Central Data Catalog

Citation Information

Type Working Paper
Title Pemanfaatan Orang Tua Sebagai Sumber Informasi Kesehatan Reproduksi Remaja Di Daerah Pedesaan
Author(s)
Publication (Day/Month/Year) 2015
URL http://eprints.umpo.ac.id/1631/1/artikel ke semnas poltekes sby.pdf
Abstract
Remaja perlu mendapatkan informasi kesehatan reproduksi dari sumber yang akurat dan
terpercaya, akan tetapi peran orang tua sebagai salah satu sumber informasi di daerah pedesaan belum
berperan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pemanfaatan orang tua sebagai sumber informasi
kesehatan reproduksi remaja di daerah pedesaan.
Jenis penelitian ini adalah deskriptif yang akan menggambarkan pemanfaatan orang tua
sebagai sumber informasi kesehatan reproduksi remaja di daerah pedesaan. Instrumen yang digunakan
berupa kuesioner. Lokasi penelitian di Desa Sidoarjo Kecamatan Pulung dengan jumlah populasi 200
remaja. Sampel yang diambil 30% dari populasi yaitu sebanyak 60 responden yang terbagi menjadi 3
dusun (Dusun krajan 32 responden, dusun sukun 16 responden, dusun plosorejo 12 responden).
Responden yang di ambil secara purposive sampling, dengan kriteria sampel :1) remaja yang sekolah
ditingkat SMP dan SMA, 2) tinggal satu rumah dengan orang tua. Rencana analisis data dengan analisis
univariat, bivariat dan multivariat.
Hasil penelitian ini adalah pemanfaatan orang tua sebagai sumber informasi kesehatan
reproduksi pada remaja laki-laki di pedesaan lebih banyak negatif, sedangkan pada remaja perempuan
lebih banyak positif.ibu merupakan sumber informasi yang dipilih remaja (laki-laki dan perempuan),
internet/website merupakan sumber informasi dominan selain orang tua sebagai sumber informasi
kesehatan reproduksi pada remaja di daerah pedesaan. Variabel sumber informasi dan jenis kelamin
merupakan faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan orang tua sebagai sumber informasi
kesehatan reproduksi pada remaja di pedesaan.
Orang tua diharapkan lebih banyak mencari informasi tentang kesehatan reproduksi dan
meningkatkan kemampuan skill dalam berkomunikasi dengan remaja.

Related studies

»