<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<codeBook version="1.2.2" ID="IDN_2003_PODES_v01-ID_M" xml-lang="en" xmlns="http://www.icpsr.umich.edu/DDI" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.icpsr.umich.edu/DDI http://www.icpsr.umich.edu/DDI/Version1-2-2.xsd">
<docDscr>
  <citation>
    <titlStmt>
      <IDNo>DDI_IDN_2003_PODES_v02-ID_M</IDNo>
    </titlStmt>
    <prodStmt>
      <producer abbr="AH" affiliation="World Bank" role="Data Cataloging Staff">Ayu Harlinah</producer>
      <prodDate date="2013-02-25">2013-02-25</prodDate>
      <software version="v5">NADA</software>
    </prodStmt>
    <verStmt>
      <version>Version 01 (25 February 2013) : Initial version of DDI documentation</version>
    </verStmt>
  </citation>
</docDscr>
<stdyDscr>
  <citation>
    <titlStmt>
      <titl>Pendataan Potensi Desa / Kelurahan 2003</titl>
      <subTitl/>
      <altTitl>PODES 2003</altTitl>
      <parTitl>Village Potential Survey 2003</parTitl>
      <IDNo>IDN_2003_PODES_v01-ID_M</IDNo>
    </titlStmt>
    <rspStmt>
      <AuthEnty affiliation="BPS">Badan Pusat Statistik</AuthEnty>
    </rspStmt>
    <prodStmt>
      <producer abbr="" affiliation="" role="">Badan Pusat Statistik</producer>
      <copyright>(c) 2003, Badan Pusat Statistik</copyright>
      <software version="5.0" date="2021-03-29">NADA</software>
      <grantNo/>
    </prodStmt>
    <distStmt>
      <depDate date=""/>
      <distDate date=""/>
    </distStmt>
    <serStmt>
      <serName>Population and Housing Census [hh/popcen]</serName>
      <serInfo>Badan Pusat Statistik berfungsi menyediakan data yang diperlukan untuk pembangunan sektoral maupun wilayah. Dalam rangka pembangunan daerah, data yang berkaitan dengan potensi suatu wilayah merupakan masukan utama yang menjadi pertimbangan perumus kebijakan dan perencana, ketika membuat skala prioritas. Di tingkat wilayah administrasi yang paling rendah, informasi tentang potensi yang dimiliki suatu wilayah desa/kelurahan berperan dan berfungsi dalam perencanaan, pemantauan dan evaluasi pembangunan desa/kelurahan yang menyeluruh dan terpadu. Misalnya dalam rangka program pengentasan kemiskinan, data Potensi Desa (Podes) digunakan untuk mengidentifikasi desa tertinggal yang diduga sebagai wilayah yang dihuni oleh penduduk miskin.

BPS telah melakukan pencatatan atas potensi yang dimiliki suatu wilayah desa/kelurahan, yang dikenal dengan Podes, sejak tahun 1980 bersamaan dengan penyelenggaraan Sensus Penduduk 1980. Selanjutnya pengumpulan data Podes dilakukan bersamaan dengan penyelenggaraan suatu sensus. Dalam kurun waktu 10 tahun, pengumpulan data Podes dilakukan 3 kali, yaitu bersamaan dengan penyelenggaraan Sensus Penduduk, Sensus Pertanian, dan Sensus Ekonomi. Pada dekade 1990-2002 pengumpulan data Podes selain dilakukan bersamaan dengan penyelenggaraan sensus, juga pernah dilakukan pada tahun 1994 dan 1995 berkenaan dengan program Inpres Desa Tertinggal (IDT).

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan penyelenggaraan Sensus Pertanian 2003, kegiatan pengumpulan data Podes akan dilaksanakan kembali pada bulan Agustus 2002. Data Podes ST2003 bersama dengan hasil Sensus Pertanian 2003 akan dapat digunakan sebagai bahan penyusunan statistik wilayah kecil (small area statistics) yang merupakan kelanjutan dari penyusunan statistik wilayah kecil yang telah disusun sebelumnya berdasarkan data Podes SP2000 dan hasil Sensus Penduduk 2000.</serInfo>
    </serStmt>
    <verStmt>
      <version date="">Badan Pusat Statistik berfungsi menyediakan data yang diperlukan untuk pembangunan sektoral maupun wilayah. Dalam rangka pembangunan daerah, data yang berkaitan dengan potensi suatu wilayah merupakan masukan utama yang menjadi pertimbangan perumus kebijakan dan perencana, ketika membuat skala prioritas. Di tingkat wilayah administrasi yang paling rendah, informasi tentang potensi yang dimiliki suatu wilayah desa/kelurahan berperan dan berfungsi dalam perencanaan, pemantauan dan evaluasi pembangunan desa/kelurahan yang menyeluruh dan terpadu. Misalnya dalam rangka program pengentasan kemiskinan, data Potensi Desa (Podes) digunakan untuk mengidentifikasi desa tertinggal yang diduga sebagai wilayah yang dihuni oleh penduduk miskin.

BPS telah melakukan pencatatan atas potensi yang dimiliki suatu wilayah desa/kelurahan, yang dikenal dengan Podes, sejak tahun 1980 bersamaan dengan penyelenggaraan Sensus Penduduk 1980. Selanjutnya pengumpulan data Podes dilakukan bersamaan dengan penyelenggaraan suatu sensus. Dalam kurun waktu 10 tahun, pengumpulan data Podes dilakukan 3 kali, yaitu bersamaan dengan penyelenggaraan Sensus Penduduk, Sensus Pertanian, dan Sensus Ekonomi. Pada dekade 1990-2002 pengumpulan data Podes selain dilakukan bersamaan dengan penyelenggaraan sensus, juga pernah dilakukan pada tahun 1994 dan 1995 berkenaan dengan program Inpres Desa Tertinggal (IDT).

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan penyelenggaraan Sensus Pertanian 2003, kegiatan pengumpulan data Podes akan dilaksanakan kembali pada bulan Agustus 2002. Data Podes ST2003 bersama dengan hasil Sensus Pertanian 2003 akan dapat digunakan sebagai bahan penyusunan statistik wilayah kecil (small area statistics) yang merupakan kelanjutan dari penyusunan statistik wilayah kecil yang telah disusun sebelumnya berdasarkan data Podes SP2000 dan hasil Sensus Penduduk 2000.

Secara umum tujuan pengumpulan data Podes ST2003 adalah:
1. Menyediakan data tentang keadaan pembangunan di desa/kelurahan dan perkembangannya yang meliputi keadaan sosial, ekonomi, sarana dan prasarana, serta potensi yang ada di desa/kelurahan, terutama di bidang pertanian.
2. Menyediakan data untuk berbagai keperluan seperti penentuan klasifikasi/updating desa urban dan rural, desa tertinggal dan tidak tertinggal dsb.
3. Melengkapi penyusunan kerangka sampling/sampling frame untuk kegiatan statistik lebih lanjut.
4. Menyediakan data untuk berbagai keperluan analisis tentang perubahan sosial dan ekonomi desa/kelurahan.
5. Melengkapi penyusunan statistik wilayah kecil (Small Area Statistics)</version>
      <verResp/>
      <notes>Village Potential Survey 2003 juga dikenal sebagai Potensi Desa 2003 (PODES)</notes>
    </verStmt>
    <biblCit format=""/>
    <notes/>
  </citation>
  <stdyInfo>
    <studyBudget/>
    <subject>
      <keyword vocab="" vocabURI="">Desa/Kelurahan</keyword>
      <keyword vocab="" vocabURI="">Penduduk</keyword>
      <keyword vocab="" vocabURI="">Tenaga kerja</keyword>
      <keyword vocab="" vocabURI="">Perumahan</keyword>
      <keyword vocab="" vocabURI="">Lingkungan hidup</keyword>
      <keyword vocab="" vocabURI="">Pendidikan</keyword>
      <keyword vocab="" vocabURI="">Kesehatan</keyword>
      <keyword vocab="" vocabURI="">Sosial budaya</keyword>
      <keyword vocab="" vocabURI="">Rekreasi</keyword>
      <keyword vocab="" vocabURI="">Angkutan</keyword>
      <keyword vocab="" vocabURI="">Komunikasi</keyword>
      <keyword vocab="" vocabURI="">Lahan</keyword>
      <keyword vocab="" vocabURI="">Pertanian</keyword>
      <keyword vocab="" vocabURI="">Perdagangan</keyword>
      <keyword vocab="" vocabURI="">Keuangan</keyword>
      <keyword vocab="" vocabURI="">Politik</keyword>
      <keyword vocab="" vocabURI="">Aparat Desa/Keluarahan</keyword>
    </subject>
    <abstract>Badan Pusat Statistik berfungsi menyediakan data yang diperlukan untuk pembangunan sektoral maupun wilayah. Dalam rangka pembangunan daerah, data yang berkaitan dengan potensi suatu wilayah merupakan masukan utama yang menjadi pertimbangan perumus kebijakan dan perencana, ketika membuat skala prioritas. Di tingkat wilayah administrasi yang paling rendah, informasi tentang potensi yang dimiliki suatu wilayah desa/kelurahan berperan dan berfungsi dalam perencanaan, pemantauan dan evaluasi pembangunan desa/kelurahan yang menyeluruh dan terpadu. Misalnya dalam rangka program pengentasan kemiskinan, data Potensi Desa (Podes) digunakan untuk mengidentifikasi desa tertinggal yang diduga sebagai wilayah yang dihuni oleh penduduk miskin.

Pencacahan Podes ST2003 ini dilakukan terhadap seluruh desa atau kelurahan di seluruh Indonesia. Selain desa atau kelurahan, yang juga dicacah pada Podes ST2003 ini adalah Unit Permukiman Transmigrasi (UPT) atau Satuan Permukiman Transmigrasi (SPT) dan Permukiman Masyarakat Terasing (PMT). UPT/SPT dan PMT yang dicacah meliputi UPT/SPT dan PMT yang berada dalam pengelolaan masing-masing departemen atau instansi pembina yang bersangkutan.

Desa atau yang disebut dengan nama lain, selanjutnya disebut desa adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki kewenangan untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat berdasarkan asal-usul dan adat istiadat setempat yang diakui dalam sistem Pemerintahan Nasional dan berada di daerah kabupaten. Kelurahan adalah suatu wilayah lurah sebagai perangkat daerah kabupaten dan/atau daerah kota dibawah kecamatan. (UU RI No 22 Tahun 1999 Tentang Pemerintahan Daerah).</abstract>
    <sumDscr>
      <collDate date="2002-06-01" event="start" cycle="1"/>
      <collDate date="2002-06-30" event="end" cycle="1"/>
      <nation abbr="IDN">Indonesia</nation>
      <geogCover>Cakupan nasional, representatif sampai level desa/kelurahan.</geogCover>
      <geogUnit/>
      <anlyUnit>Desa</anlyUnit>
      <universe>Desa</universe>
      <dataKind>Census/enumeration data</dataKind>
    </sumDscr>
    <!-- qualityStatement - ddi2.5 - complex type
     
     This structure consists of two parts, standardsCompliance and otherQualityStatements. 
     In standardsCompliance list all specific standards complied with during the execution of this 
     study. Note the standard name and producer and how the study complied with the standard. 
     Enter any additional quality statements in otherQualityStatements.
     
     -->
    <qualityStatement>
      <standardsCompliance>
        <standard>
          <standardName/>
          <producer/>
        </standard>
        <complianceDescription/>
      </standardsCompliance>
      <otherQualityStatement/>
    </qualityStatement>
    <notes>Pencacahan Podes ST2003 ini dilakukan terhadap seluruh desa atau kelurahan di seluruh Indonesia. Selain desa atau kelurahan, yang juga dicacah pada Podes ST2003 ini adalah Unit Permukiman Transmigrasi (UPT) atau Satuan Permukiman Transmigrasi (SPT) dan Permukiman Masyarakat Terasing (PMT). UPT/SPT dan PMT yang dicacah meliputi UPT/SPT dan PMT yang berada dalam pengelolaan masing-masing departemen atau instansi pembina yang bersangkutan.

Desa atau yang disebut dengan nama lain, selanjutnya disebut desa adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki kewenangan untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat berdasarkan asal-usul dan adat istiadat setempat yang diakui dalam sistem Pemerintahan Nasional dan berada di daerah kabupaten. Kelurahan adalah suatu wilayah lurah sebagai perangkat daerah kabupaten dan/atau daerah kota dibawah kecamatan. (UU RI No 22 Tahun 1999 Tentang Pemerintahan Daerah).</notes>
    <!-- exPostEvaluation ddi2.5
      Use this section to describe evaluation procedures not address in data evaluation processes. 
      These may include issues such as timing of the study, sequencing issues, cost/budget issues, 
      relevance, instituional or legal arrangments etc. of the study. 
      
      The completionDate attribute holds the date the evaluation was completed. 
      The type attribute is an optional type to identify the type of evaluation with or without 
      the use of a controlled vocabulary.
    -->
    <exPostEvaluation completionDate="" type="">
      <evaluationProcess/>
      <outcomes/>
    </exPostEvaluation>
  </stdyInfo>
  <method>
    <dataColl>
      <timeMeth/>
      <!-- collectorTraining - DDI2.5
        
        Collector Training

        Describes the training provided to data collectors including internviewer training, process testing, 
        compliance with standards etc. This is repeatable for language and to capture different aspects of the 
        training process. The type attribute allows specification of the type of training being described.
        
        -->
      <collectorTraining type=""/>
      <frequenc/>
      <sampProc>Pengumpulan data Podes dilakukan dengan cara sensus (complete enumeration). Pencacahan dilakukan melalui wawancara langsung oleh petugas pencacah (PCL) terhadap kepala desa/lurah atau staf yang ditunjuk. Hasil pencacahan dibuat 2 (dua) rangkap, 1 (satu) rangkap dikirim ke BPS Kabupaten/Kota dan 1 (satu) rangkap lagi sebagai pertinggal di desa/ kelurahan.

Petugas PCL adalah Mantri Statistik atau petugas lain yang telah dilatih yang jumlahnya disesuaikan dengan kebutuhan/kondisi lapangan. Seorang PCL mencacah sekitar 6 (enam) desa. Staf BPS Kabupaten/Kota bertindak sebagai petugas pengawas dan pemeriksa (PML). Seorang PML membawahi sekitar 4 (empat) orang PCL.

Seperti halnya Podes SP2000 yang lalu, kegiatan editing dan perekaman data Podes ST2003 dilakukan di BPS Kabupaten/Kota. Setelah dilakukan pengecekan kelengkapan dan kewajaran data (clean data), selanjutnya dikirim ke BPS Propinsi. Penggabungan file hasil perekaman data dari BPS Kabupaten/Kota dilakukan di BPS Propinsi. Setelah dilakukan pengecekan kelengkapan dan kewajaran data antar wilayah kabupaten/kota, selanjutnya dikirim ke BPS (Sub Direktorat Statistik Ketahanan Wilayah, Direktorat Statistik Ketahanan Sosial). Perangkat lunak yang akan digunakan untuk pengolahan data (perekaman dan pengecekan kewajaran) disiapkan oleh BPS. Petugas pengolah data Podes di BPS Propinsi maupun BPS Kabupaten/Kota akan dilatih secara khusus sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Penjelasan lebih lanjut mengenai sistem pengolahan data akan disampaikan kemudian, khususnya dalam pelatihan petugas pengolah data Podes ST2003. Agar pengolahan data selesai tepat waktu, penanggung jawab pelaksanaan Podes di kabupaten/kota maupun propinsi harus mematuhi jadwal yang telah ditetapkan.</sampProc>
      <sampleFrame>
        <sampleFrameName/>
        <custodian/>
        <universe/>
        <frameUnit isPrimary="">
          <unitType numberOfUnits=""/>
        </frameUnit>
        <updateProcedure/>
      </sampleFrame>
      <deviat/>
      <collMode>Face-to-face</collMode>
      <resInstru/>
      <!-- instrumentDevelopment - DDI2.5             
        Describe any development work on the data collection instrument. Type attribute allows for the optional use of a defined development type with or without use of a controlled vocabulary.
        -->
      <instrumentDevelopment type=""/>
      <collSitu/>
      <actMin/>
      <ConOps/>
      <weight/>
      <cleanOps/>
    </dataColl>
    <notes/>
    <anlyInfo>
      <respRate/>
      <EstSmpErr/>
      <dataAppr/>
    </anlyInfo>
    <stdyClas/>
    <dataProcessing type=""/>
    <codingInstructions relatedProcesses="" type="">
      <txt/>
      <command formalLanguage=""/>
    </codingInstructions>
  </method>
  <dataAccs>
    <setAvail>
      <accsPlac URI=""/>
      <origArch/>
      <avlStatus/>
      <collSize/>
      <complete/>
      <fileQnty/>
      <notes/>
    </setAvail>
    <useStmt>
      <restrctn/>
      <contact affiliation="BPS" URI="www.bps.go.id" email="bpshq@bps.go.id">Badan Pusat Statistik</contact>
      <citReq>Penggunaan data harus ditunjukkan dengan dimasukkannya kutipan yang mengandung sekurang-kurangnya:
- Identifikasi peneliti utama (lembaga atau orang yang menyediakan data produksi)
- Judul yang tepat dari survei (termasuk negara, tahun survei dan singkatan dari judul survei bila tersedia)
- Jumlah referensi survei seperti yang ditunjukkan dalam katalog kami
- Sumber dan tanggal file data download untuk data yang diperoleh secara online</citReq>
      <deposReq/>
      <conditions>Data tersedia di sumber eksternal. Silakan hubungi BPS untuk informasi lebih lanjut tentang permintaan data.</conditions>
      <disclaimer>Pengguna data menyatakan bahwa produser data, distributor resmi dari data, dan lembaga donor yang relevan tidak bertanggung jawab terhadap penggunaan data, interpretasi, atau kesimpulan berdasarkan penggunaan data tersebut.</disclaimer>
    </useStmt>
    <notes/>
  </dataAccs>
  <notes/>
</stdyDscr>
<fileDscr ID="F1">
  <fileTxt>
    <fileName>podes03a</fileName>
    <fileCont>Data ini mencakup sebagian pertanyaan dalam kuesioner SENSUS PERTANIAN 2003 POTENSI DESA/KELURAHAN</fileCont>
    <dimensns>
      <caseQnty>68816</caseQnty>
      <varQnty>230</varQnty>
    </dimensns>
    <dataChck></dataChck>
    <dataMsng></dataMsng>
    <verStmt>
      <version></version>
    </verStmt>
  </fileTxt>
  <notes></notes>
</fileDscr>
<fileDscr ID="F2">
  <fileTxt>
    <fileName>podes03b</fileName>
    <fileCont>Data ini mencakup sebagian pertanyaan dalam kuesioner SENSUS PERTANIAN  2003 POTENSI DESA/KELURAHAN</fileCont>
    <dimensns>
      <caseQnty>68816</caseQnty>
      <varQnty>191</varQnty>
    </dimensns>
    <dataChck></dataChck>
    <dataMsng></dataMsng>
    <verStmt>
      <version></version>
    </verStmt>
  </fileTxt>
  <notes></notes>
</fileDscr>
<fileDscr ID="F3">
  <fileTxt>
    <fileName>podes03c</fileName>
    <fileCont>Data ini mencakup sebagian pertanyaan dalam kuesioner SENSUS PERTANIAN  2003 POTENSI DESA/KELURAHAN</fileCont>
    <dimensns>
      <caseQnty>68816</caseQnty>
      <varQnty>247</varQnty>
    </dimensns>
    <dataChck></dataChck>
    <dataMsng></dataMsng>
    <verStmt>
      <version></version>
    </verStmt>
  </fileTxt>
  <notes></notes>
</fileDscr>
<fileDscr ID="F4">
  <fileTxt>
    <fileName>podes03d</fileName>
    <fileCont>Data ini mencakup sebagian pertanyaan dalam kuesioner SENSUS PERTANIAN  2003 POTENSI DESA/KELURAHAN</fileCont>
    <dimensns>
      <caseQnty>68816</caseQnty>
      <varQnty>108</varQnty>
    </dimensns>
    <dataChck></dataChck>
    <dataMsng></dataMsng>
    <verStmt>
      <version></version>
    </verStmt>
  </fileTxt>
  <notes></notes>
</fileDscr>
<dataDscr>
<var ID="V1" name="prop2002" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="1" EndPos="2" width="2"/>
  <labl>Propinsi Juni 2002</labl>
  <imputation>Propinsi Juni 2002</imputation>
  <security>Propinsi Juni 2002</security>
  <embargo>Propinsi Juni 2002</embargo>
  <respUnit>Propinsi Juni 2002</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Propinsi</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>03</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>11</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>12</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>13</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>14</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>15</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>16</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>17</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>18</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>19</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>31</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>32</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>33</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>34</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>35</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>36</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>51</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>52</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>53</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>61</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>62</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>63</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>64</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>71</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>72</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>73</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>74</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>75</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>81</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>82</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>91</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>92</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>93</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>94</catValu>
  </catgry>
  <notes>Propinsi Juni 2002</notes>
  <txt>Tuliskan pada Pertanyaan 101 s.d 105 nama dan kode propinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan/UPT/PMT, dan status daerah (perkotaan atau perdesaan). Penulisan status perkotaan/perdesaan pada Blok I Pertanyaan 105 mengikuti Daftar Nama Desa/Kelurahan ST2003-DESA (Juni 2002). Bila ada nama desa/kelurahan yang tidak tercantum pada ST2003-DESA, desa/kelurahan tersebut tetap dicacah asalkan ada landasan hukumnya. Landasan hukum yang dimaksud disini adalah SK Mendagri/SK Gubenur/SK Menakertrans untuk UPT/SPT dan SK Mensos untuk PMT. Bila ada perubahan kode desa/kelurahan tanyakan kepada pengawas.</txt>
</var>
<var ID="V2" name="kab2002" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="3" EndPos="4" width="2"/>
  <labl>Kabupaten/Kota Juni 2002</labl>
  <imputation>Kabupaten/Kota Juni 2002</imputation>
  <security>Kabupaten/Kota Juni 2002</security>
  <embargo>Kabupaten/Kota Juni 2002</embargo>
  <respUnit>Kabupaten/Kota Juni 2002</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Kabupaten/Kota</qstnLit>
    <ivuInstr>Coret yang tidak sesuai</ivuInstr>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <notes>Kabupaten/Kota Juni 2002</notes>
  <txt>Tuliskan pada Pertanyaan 101 s.d 105 nama dan kode propinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan/UPT/PMT, dan status daerah (perkotaan atau perdesaan). Penulisan status perkotaan/perdesaan pada Blok I Pertanyaan 105 mengikuti Daftar Nama Desa/Kelurahan ST2003-DESA (Juni 2002). Bila ada nama desa/kelurahan yang tidak tercantum pada ST2003-DESA, desa/kelurahan tersebut tetap dicacah asalkan ada landasan hukumnya. Landasan hukum yang dimaksud disini adalah SK Mendagri/SK Gubenur/SK Menakertrans untuk UPT/SPT dan SK Mensos untuk PMT. Bila ada perubahan kode desa/kelurahan tanyakan kepada pengawas.</txt>
</var>
<var ID="V3" name="kec2002" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="5" EndPos="7" width="3"/>
  <labl>Kecamatan Juni 2002</labl>
  <imputation>Kecamatan Juni 2002</imputation>
  <security>Kecamatan Juni 2002</security>
  <embargo>Kecamatan Juni 2002</embargo>
  <respUnit>Kecamatan Juni 2002</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Kecamatan</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <notes>Kecamatan Juni 2002</notes>
  <txt>Tuliskan pada Pertanyaan 101 s.d 105 nama dan kode propinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan/UPT/PMT, dan status daerah (perkotaan atau perdesaan). Penulisan status perkotaan/perdesaan pada Blok I Pertanyaan 105 mengikuti Daftar Nama Desa/Kelurahan ST2003-DESA (Juni 2002). Bila ada nama desa/kelurahan yang tidak tercantum pada ST2003-DESA, desa/kelurahan tersebut tetap dicacah asalkan ada landasan hukumnya. Landasan hukum yang dimaksud disini adalah SK Mendagri/SK Gubenur/SK Menakertrans untuk UPT/SPT dan SK Mensos untuk PMT. Bila ada perubahan kode desa/kelurahan tanyakan kepada pengawas.</txt>
</var>
<var ID="V4" name="desa2002" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="8" EndPos="10" width="3"/>
  <labl>Desa/Kelurahan/UPT/PMT Juni 2002</labl>
  <imputation>Desa/Kelurahan/UPT/PMT Juni 2002</imputation>
  <security>Desa/Kelurahan/UPT/PMT Juni 2002</security>
  <embargo>Desa/Kelurahan/UPT/PMT Juni 2002</embargo>
  <respUnit>Desa/Kelurahan/UPT/PMT Juni 2002</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Desa/Kelurahan/UPT/PMT</qstnLit>
    <ivuInstr>Coret yang tidak sesuai</ivuInstr>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <notes>Desa/Kelurahan/UPT/PMT Juni 2002</notes>
  <txt>Tuliskan pada Pertanyaan 101 s.d 105 nama dan kode propinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan/UPT/PMT, dan status daerah (perkotaan atau perdesaan). Penulisan status perkotaan/perdesaan pada Blok I Pertanyaan 105 mengikuti Daftar Nama Desa/Kelurahan ST2003-DESA (Juni 2002). Bila ada nama desa/kelurahan yang tidak tercantum pada ST2003-DESA, desa/kelurahan tersebut tetap dicacah asalkan ada landasan hukumnya. Landasan hukum yang dimaksud disini adalah SK Mendagri/SK Gubenur/SK Menakertrans untuk UPT/SPT dan SK Mensos untuk PMT. Bila ada perubahan kode desa/kelurahan tanyakan kepada pengawas.</txt>
</var>
<var ID="V5" name="drh2002" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="11" EndPos="11" width="1"/>
  <labl>Daerah Juni 2002</labl>
  <imputation>Daerah Juni 2002</imputation>
  <security>Daerah Juni 2002</security>
  <embargo>Daerah Juni 2002</embargo>
  <respUnit>Daerah Juni 2002</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Daerah</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Perkotaan</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Perdesaan</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <notes>Daerah Juni 2002</notes>
  <txt>Tuliskan pada Pertanyaan 101 s.d 105 nama dan kode propinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan/UPT/PMT, dan status daerah (perkotaan atau perdesaan). Penulisan status perkotaan/perdesaan pada Blok I Pertanyaan 105 mengikuti Daftar Nama Desa/Kelurahan ST2003-DESA (Juni 2002). Bila ada nama desa/kelurahan yang tidak tercantum pada ST2003-DESA, desa/kelurahan tersebut tetap dicacah asalkan ada landasan hukumnya. Landasan hukum yang dimaksud disini adalah SK Mendagri/SK Gubenur/SK Menakertrans untuk UPT/SPT dan SK Mensos untuk PMT. Bila ada perubahan kode desa/kelurahan tanyakan kepada pengawas.</txt>
</var>
<var ID="V6" name="prop" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="12" EndPos="13" width="2"/>
  <labl>Propinsi</labl>
  <imputation>Propinsi</imputation>
  <security>Propinsi</security>
  <embargo>Propinsi</embargo>
  <respUnit>Propinsi</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Propinsi</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>11</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>12</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>13</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>14</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>15</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>16</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>17</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>18</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>19</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>31</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>32</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>33</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>34</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>35</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>36</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>51</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>52</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>53</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>61</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>62</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>63</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>64</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>71</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>72</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>73</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>74</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>75</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>81</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>82</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>94</catValu>
  </catgry>
  <txt>Tuliskan pada Pertanyaan 101 s.d 105 nama dan kode propinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan/UPT/PMT, dan status daerah (perkotaan atau perdesaan). Penulisan status perkotaan/perdesaan pada Blok I Pertanyaan 105 mengikuti Daftar Nama Desa/Kelurahan ST2003-DESA (Juni 2002). Bila ada nama desa/kelurahan yang tidak tercantum pada ST2003-DESA, desa/kelurahan tersebut tetap dicacah asalkan ada landasan hukumnya. Landasan hukum yang dimaksud disini adalah SK Mendagri/SK Gubenur/SK Menakertrans untuk UPT/SPT dan SK Mensos untuk PMT. Bila ada perubahan kode desa/kelurahan tanyakan kepada pengawas.</txt>
</var>
<var ID="V7" name="kab" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="14" EndPos="15" width="2"/>
  <labl>Kabupaten/Kota</labl>
  <imputation>Kabupaten/Kota</imputation>
  <security>Kabupaten/Kota</security>
  <embargo>Kabupaten/Kota</embargo>
  <respUnit>Kabupaten/Kota</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Kabupaten/Kota</qstnLit>
    <ivuInstr>Coret yang tidak sesuai</ivuInstr>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <txt>Tuliskan pada Pertanyaan 101 s.d 105 nama dan kode propinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan/UPT/PMT, dan status daerah (perkotaan atau perdesaan). Penulisan status perkotaan/perdesaan pada Blok I Pertanyaan 105 mengikuti Daftar Nama Desa/Kelurahan ST2003-DESA (Juni 2002). Bila ada nama desa/kelurahan yang tidak tercantum pada ST2003-DESA, desa/kelurahan tersebut tetap dicacah asalkan ada landasan hukumnya. Landasan hukum yang dimaksud disini adalah SK Mendagri/SK Gubenur/SK Menakertrans untuk UPT/SPT dan SK Mensos untuk PMT. Bila ada perubahan kode desa/kelurahan tanyakan kepada pengawas.</txt>
</var>
<var ID="V8" name="kec" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="16" EndPos="18" width="3"/>
  <labl>Kecamatan</labl>
  <imputation>Kecamatan</imputation>
  <security>Kecamatan</security>
  <embargo>Kecamatan</embargo>
  <respUnit>Kecamatan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Kecamatan</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <txt>Tuliskan pada Pertanyaan 101 s.d 105 nama dan kode propinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan/UPT/PMT, dan status daerah (perkotaan atau perdesaan). Penulisan status perkotaan/perdesaan pada Blok I Pertanyaan 105 mengikuti Daftar Nama Desa/Kelurahan ST2003-DESA (Juni 2002). Bila ada nama desa/kelurahan yang tidak tercantum pada ST2003-DESA, desa/kelurahan tersebut tetap dicacah asalkan ada landasan hukumnya. Landasan hukum yang dimaksud disini adalah SK Mendagri/SK Gubenur/SK Menakertrans untuk UPT/SPT dan SK Mensos untuk PMT. Bila ada perubahan kode desa/kelurahan tanyakan kepada pengawas.</txt>
</var>
<var ID="V9" name="desa" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="19" EndPos="21" width="3"/>
  <labl>Desa/Kelurahan/UPT/PMT</labl>
  <imputation>Desa/Kelurahan/UPT/PMT</imputation>
  <security>Desa/Kelurahan/UPT/PMT</security>
  <embargo>Desa/Kelurahan/UPT/PMT</embargo>
  <respUnit>Desa/Kelurahan/UPT/PMT</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Desa/Kelurahan/UPT/PMT</qstnLit>
    <ivuInstr>Coret yang tidak sesuai</ivuInstr>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <txt>Tuliskan pada Pertanyaan 101 s.d 105 nama dan kode propinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan/UPT/PMT, dan status daerah (perkotaan atau perdesaan). Penulisan status perkotaan/perdesaan pada Blok I Pertanyaan 105 mengikuti Daftar Nama Desa/Kelurahan ST2003-DESA (Juni 2002). Bila ada nama desa/kelurahan yang tidak tercantum pada ST2003-DESA, desa/kelurahan tersebut tetap dicacah asalkan ada landasan hukumnya. Landasan hukum yang dimaksud disini adalah SK Mendagri/SK Gubenur/SK Menakertrans untuk UPT/SPT dan SK Mensos untuk PMT. Bila ada perubahan kode desa/kelurahan tanyakan kepada pengawas.</txt>
</var>
<var ID="V10" name="drh" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="22" EndPos="22" width="1"/>
  <labl>Daerah</labl>
  <imputation>Daerah</imputation>
  <security>Daerah</security>
  <embargo>Daerah</embargo>
  <respUnit>Daerah</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Daerah</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Perkotaan</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Perdesaan</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Tuliskan pada Pertanyaan 101 s.d 105 nama dan kode propinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan/UPT/PMT, dan status daerah (perkotaan atau perdesaan). Penulisan status perkotaan/perdesaan pada Blok I Pertanyaan 105 mengikuti Daftar Nama Desa/Kelurahan ST2003-DESA (Juni 2002). Bila ada nama desa/kelurahan yang tidak tercantum pada ST2003-DESA, desa/kelurahan tersebut tetap dicacah asalkan ada landasan hukumnya. Landasan hukum yang dimaksud disini adalah SK Mendagri/SK Gubenur/SK Menakertrans untuk UPT/SPT dan SK Mensos untuk PMT. Bila ada perubahan kode desa/kelurahan tanyakan kepada pengawas.</txt>
</var>
<var ID="V11" name="b3r301" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="23" EndPos="23" width="1"/>
  <labl>Status hukum desa/kelurahan</labl>
  <imputation>Status hukum desa/kelurahan</imputation>
  <security>Status hukum desa/kelurahan</security>
  <embargo>Status hukum desa/kelurahan</embargo>
  <respUnit>Status hukum desa/kelurahan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Status hukum desa/kelurahan</qstnLit>
    <postQTxt>Jika jawabannya (3) atau (4), maka pertanyaan di lanjutkan ke P306</postQTxt>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Definitif</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Persiapan</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <labl>UPT</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
    <labl>PMT</labl>
  </catgry>
  <txt>Status hukum desa/kelurahan adalah status hukum yang dikeluarkan oleh Instansi yang berwenang yaitu definitif oleh Mendagri, Persiapan oleh Gubernur, Unit Permukiman Transmigrasi (UPT) oleh Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, dan Permukiman Masyarakat Terasing (PMT) oleh Menteri Sosial.
Desa/Kelurahan Definitif adalah desa/kelurahan yang telah memiliki SK Gubernur yang disetujui oleh Mendagri.
Desa/Kelurahan Persiapan adalah desa/kelurahan yang status definitifnya sedang diusulkan Gubernur/Bupati dan belum disetujui oleh Mendagri.
Unit Permukiman Transmigrasi (UPT) adalah suatu wilayah permukiman yang ditempati sejumlah penduduk transmigrasi yang terdiri kurang lebih 500 kepala keluarga sebagai satu kesatuan masyarakat.
Pemukiman Masyarakat Terasing (PMT) adalah tempat bermukim masyarakat suku tertinggal yang secara geografis terpencil, terisolir, dan terasing.</txt>
</var>
<var ID="V12" name="b3r302" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="24" EndPos="24" width="1"/>
  <labl>Klasifikasi desa/kelurahan</labl>
  <imputation>Klasifikasi desa/kelurahan</imputation>
  <security>Klasifikasi desa/kelurahan</security>
  <embargo>Klasifikasi desa/kelurahan</embargo>
  <respUnit>Klasifikasi desa/kelurahan</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika P301 Kode "1"</preQTxt>
    <qstnLit>Jika P301 Kode "1", Klasifikasi desa/kelurahan</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Swadaya</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Swakarya</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <labl>Swasembada</labl>
  </catgry>
  <txt>Pertanyaan ini hanya ditujukan untuk desa definitif (Blok III P.301 berkode 1).
Klasifikasi desa/ kelurahan ditentukan oleh Ditjen PMD-Depdagri yang, didasarkan pada:
1). Kemampuan dalam menyelenggarakan urusan keluarga desa/kelurahan.
2). Tingkat berfungsinya/kemajuan administrasi.
3). Tingkat berfungsinya Lembaga Ketahanan Masyarakat Desa (LKMD/K)/Lembaga Pembinaan Masyarakat Desa/Kelurahan (LPMD/K) dalam mengorganisasikan pembangunan desa/kelurahan.
Berdasarkan ketiga kriteria di atas, desa/kelurahan diklasifikasikan menjadi swadaya (tradisional), swakarya (transisional) dan swasembada (berkembang).
Desa/Kelurahan Swadaya adalah desa/kelurahan yang belum mampu mandiri secara terpadu (LKMD/K atau LPMD/K termasuk kategori 0 atau 1). Desa swadaya disebut juga Desa Tradisional. menyelenggarakan urusan keluarga sendiri, administrasi desa/kelurahan belum terselenggara dengan baik dan LKMD/K atau LPMD/K belum berfungsi dengan baik dalam mengorganisasikan dan menggerakkan peran serta masyarakat dalam pembangunan Desa/Kelurahan
Desa/Kelurahan Swakarya adalah desa/kelurahan yang setingkat lebih tinggi dari desa/kelurahan Swadaya. Pada Desa/Kelurahan Swakarya ini mulai mampu mandiri untuk meyelenggarakan urusan keluarga sendiri, administrasi desa/kelurahan sudah terselenggara dengan cukup baik dan LKMD/K atau LPMD/K cukup berfungsi dalam mengorganisasikan peran serta masyarakat dalam pembangunan Desa/Kelurahan secara terpadu (LKMD/K atau LPMD/K termasuk kategori 1 atau 2). Desa Swakarya disebut juga Desa Transisional.
Desa/Kelurahan Swasembada adalah desa/kelurahan yang setingkat lebih tinggi dari desa/kelurahan Swakarya. Desa/Kelurahan Swasembada adalah Desa/Kelurahan yang telah mampu menyelenggarakan urusan keluarga sendiri, administrasi desa/kelurahan telah terselenggara dengan baik dan LKMD/K atau LPMD/K telah berfungsi dalam mengorganisasikan dan menggerakkan peran serta masyarakat dalam pembangunan Desa/Kelurahan secara terpadu (LKMD/K atau LPMD/K termasuk kategori 2 atau 3). Desa Swasembada disebut juga Desa Berkembang. Pada umumnya aparat desa/kelurahan sudah mengetahui termasuk klasifikasi mana desa/kelurahannya. Bagi desa yang belum ada klasifikasinya isikan berdasarkan definisi. Informasi bisa ditanyakan ke Kaur Pembangunan di Kecamatan.</txt>
</var>
<var ID="V13" name="b3r303" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="25" EndPos="25" width="1"/>
  <labl>Status pemerintahan desa/kelurahan</labl>
  <imputation>Status pemerintahan desa/kelurahan</imputation>
  <security>Status pemerintahan desa/kelurahan</security>
  <embargo>Status pemerintahan desa/kelurahan</embargo>
  <respUnit>Status pemerintahan desa/kelurahan</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika P301 Kode "1" atau "2"</preQTxt>
    <qstnLit>Jika P301 Kode "1" atau "2", status pemerintahan desa/kelurahan</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68815</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Desa</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Kelurahan</labl>
  </catgry>
  <txt>Pertanyaan ini hanya ditanyakan untuk desa definitif atau persiapan.
Desa adalah suatu wilayah yang ditempati oleh sejumlah penduduk sebagai kesatuan masyarakat, termasuk di dalamnya kesatuan masyarakat hukum yang mempunyai organisasi pemerintahan terendah dan langsung di bawah camat, serta berhak menyelenggarakan rumah- tangganya sendiri dalam ikatan negara kesatuan Republik Indonesia. Kepala desa dipilih oleh rakyat setempat dan bersama lembaga musyawarah desa menentukan anggaran pendapatan dan belanja desanya.
Kelurahan adalah suatu wilayah yang ditempati oleh sejumlah penduduk yang mempunyai organisasi pemerintahan langsung di bawah camat, dan tidak berhak menyelenggarakan rumah tangganya sendiri.</txt>
</var>
<var ID="V14" name="b3r304" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="26" EndPos="26" width="1"/>
  <labl>Apakah ada Badan Perwakilan Desa/DewanKelurahan</labl>
  <imputation>Apakah ada Badan Perwakilan Desa/DewanKelurahan</imputation>
  <security>Apakah ada Badan Perwakilan Desa/DewanKelurahan</security>
  <embargo>Apakah ada Badan Perwakilan Desa/DewanKelurahan</embargo>
  <respUnit>Apakah ada Badan Perwakilan Desa/DewanKelurahan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Apakah ada Badan Perwakilan Desa/DewanKelurahan</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
  </catgry>
  <txt>Pertanyaan ini hanya ditanyakan apakah sudah terbentuk Badan Perwakilan Desa/Dewan Kelurahan.
Badan Perwakilan Desa/Dewan Kelurahan adalah lembaga permusyawaratan/permufakatan yang keanggotaannya terdiri dari pimpinan organisasi-organisasi kemasyarakatan dan pemuka- pemuka masyarakat desa/kelurahan yang bersangkutan.</txt>
</var>
<var ID="V15" name="b3r305" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="27" EndPos="27" width="1"/>
  <labl>Kategori LKMD/K atau LPMD/K</labl>
  <imputation>Kategori LKMD/K atau LPMD/K</imputation>
  <security>Kategori LKMD/K atau LPMD/K</security>
  <embargo>Kategori LKMD/K atau LPMD/K</embargo>
  <respUnit>Kategori LKMD/K atau LPMD/K</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Kategori LKMD/K atau LPMD/K</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <labl>Persiapan</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Kategori 1</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Kategori 2</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <labl>Kategori 3</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>9</catValu>
  </catgry>
  <txt>Lembaga Pembinaan Masyarakat Desa/Kelurahan (LPMD/K) atau Lembaga Ketahanan Masyarakat Desa/Kelurahan (LPMD/K) adalah lembaga masyarakat di desa/kelurahan yang tumbuh dari, oleh, dan untuk masyarakat. LKMD/K atau LPMD/K merupakan wahana partisipasi masyarakat dalam pembangunan, yang memadukan berbagai kegiatan pemerintah dan prakarsa serta swadaya gotong royong masyarakat dalam segala aspek kehidupan dan penghidupan dalam rangka mewujudkan ketahanan nasional yang meliputi aspek-aspek ideologi, politik, ekonomi, sosial, agama, dan pertahanan keamanan.
Kategori LKMD/K atau LPMD/K adalah:
Persiapan, bila dalam desa sedang dilakukan persiapan pembentukan LKMD/K atau LPMD/K.
Kategori 1, bila dalam desa telah tumbuh pengertian dan kesadaran untuk mendirikan LKMD/K atau LPMD/K, cap dan papan LKMD/K atau LPMD/K telah dibuat, telah dilakukan rapat pembentukan LKMD/K atau LPMD/K yang struktur organisasinya dirancang sesuai dengan keputusan Mendagri No.25 tahun 1980, tetapi LKMD/K atau LPMD/K tersebut masih memerlukan bimbingan dan bantuan pemerintah.
Kategori 2, bila LKMD/K atau LPMD/K yang terbentuk mampu menyusun dan melaksanakan program kerja, program PKK, memanfaatkan dana bantuan desa, dan dapat menggerakkan swadaya gotong royong.
Kategori 3, LKMD/K atau LPMD/K yang terbentuk mampu menyusun perencanaan pembangunan desa berdasarkan potensi setempat, sumber dananya tetap, administrasi dan laporannya tertib, dan seksi-seksinya telah berfungsi (minimal 3 seksi).</txt>
</var>
<var ID="V16" name="b3r306c" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="28" EndPos="37" width="10"/>
  <labl>Sebutkan nama kecamatan dan desa induk/lokasi</labl>
  <imputation>Sebutkan nama kecamatan dan desa induk/lokasi</imputation>
  <security>Sebutkan nama kecamatan dan desa induk/lokasi</security>
  <embargo>Sebutkan nama kecamatan dan desa induk/lokasi</embargo>
  <respUnit>Sebutkan nama kecamatan dan desa induk/lokasi</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika P301 "Kode 2, 3, atau 4"</preQTxt>
    <qstnLit>Sebutkan nama kecamatan dan desa induk/lokasi</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">697</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>.</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>006</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>020012</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>030016</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1101020010</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1101020021</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1101020025</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1103141003</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1105080023</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1106020013</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1106030001</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1106030002</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1106030006</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1106030007</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1106030010</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1106030011</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1106030013</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1106061013</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>110630013</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1110010015</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1110010022</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>111130014</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1111730009</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1111740004</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1111740007</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>111174016</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1113050001</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1113050010</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1115010010</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>12</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1202010003</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1202010005</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1202010008</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1202010020</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1202010021</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>120201003</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1207020002</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1210120012</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1211100009</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1212070001</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1212070002</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1212070003</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1212070004</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1212070005</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1212070006</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1212070007</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1212070009</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1212070010</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1212070012</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1212070013</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1212070014</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1212070015</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1212070016</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1212200010</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1212200013</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1301020002</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1301020012</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1301020014</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1402020005</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1402060019</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>140260015</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1403020002</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1403020003</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1403020009</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1403030004</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1403030010</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1403080004</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1403080006</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1403110003</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1403120008</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1403120010</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1403120011</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1404020034</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1406010015</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1406010032</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1406010033</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1406011003</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1407020007</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1407020009</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1407040003</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1407040015</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1407042006</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1407050009</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1407050010</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1407050011</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1407060011</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1408020006</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1408060008</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1409010</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1409010002</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1409050006</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1411031007</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1411033006</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>15</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1503050005</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1503060017</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1504010026</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1504010028</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1504010029</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1505011001</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1505011002</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1505011003</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1505011005</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1505011008</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1505030016</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1505060001</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1505060002</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1505060003</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1505060006</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1505060007</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1505060010</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1505060011</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1505060012</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1507010011</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1508041009</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1509010002</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1601010006</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1601010014</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1601081012</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1601102019</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1602020002</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1602020017</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1603010023</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1603012001</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1603020002</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1603060008</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1603070009</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1603070011</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1603070015</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1603070021</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1603080013</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1603080014</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1603081002</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1603081011</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1603081016</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1603090002</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1603090028</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1604050002</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1604113002</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1605021008</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1605050025</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1605050028</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1605070029</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1605080007</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1605090005</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1605090010</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1606070027</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1606090001</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1606090030</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1607030006</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1607040027</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1607060034</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1607070039</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1701020032</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1701020040</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1701041039</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1701060034</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1701070070</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1701070079</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>170107274</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1703080001</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1801011016</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1801060020</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1802100013</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1803020015</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1803020017</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1803021002</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1803040003</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1803070020</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1803090001</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1803090028</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1803120015</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1803120018</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1803120019</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1804010005</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1804050003</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1805012014</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1805101007</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1806010005</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1808011007</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1808020001</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1808020011</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1808040009</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1808060020</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1808060021</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1808060036</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>190002</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>190004</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>190006</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>190007</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1901010004</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1901011006</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1901020009</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1901020014</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1901021002</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1901040005</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1901040006</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1901040011</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1901050001</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1901050003</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1901050006</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1901050008</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1901050009</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1901060002</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1901060003</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1901061007</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1901070002</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1901070005</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1901070008</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1901080010</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1901080012</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1901080014</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1901080016</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1901080018</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1901081001</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1901090001</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1901091003</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1901091004</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1901092001</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1901100005</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1901100011</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1901100013</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1901100015</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1901100018</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1901100019</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>190110005</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>190110008</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1901111002</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1901111003</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1901111006</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1901111012</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1901120007</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1901120012</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1901120017</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1901130003</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1901130011</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1901130016</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1901131002</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1901131003</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1901131004</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1901131007</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1901800007</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3202100001</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3202100002</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3202100003</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3202100004</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3202100005</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3202172001</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3202172002</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3202172003</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3202172004</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3202172005</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3301120002</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3301120007</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3302210001</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3319040006</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3508160012</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3511160002</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3515140012</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3523130016</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3576020005</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3603021</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3603161001</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>50005</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5102010024</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5102070001</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5107020002</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5107020004</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5107050004</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5107060005</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>510720002</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5201020004</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5201020014</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5201030010</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5201040011</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5201050015</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5201061003</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5201081001</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5201081005</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5201088100</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5201090001</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5201090008</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5204004006</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5204010005</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5204010007</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5204011001</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5204040001</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5204040006</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5204060005</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5204060011</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5204090002</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5204090006</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5204100004</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5204130009</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5204130014</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5204140001</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5204140004</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5205011001</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5205011004</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5205030001</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5206051002</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5206051004</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5206051006</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5206090005</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5303510001</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5306020012</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5307020012</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5310030009</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5310030013</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6101041003</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6101041009</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6105010001</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6105010003</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6107100017</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6107210001</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6107210002</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6107210003</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6107210004</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6107210005</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6107210006</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6107210007</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6107210009</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>610721008</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6202100020</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6203010010</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6203070002</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6203070004</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6203070005</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6203070010</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6203070011</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6203070012</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6203070013</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6203070014</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6203070015</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6203070016</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6203070017</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6203070018</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6203070019</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6203070020</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6203070021</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6203070022</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6203070023</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6203070024</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6203070025</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6203070027</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6203070028</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6203070030</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6203070032</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6203070033</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6203070034</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6203070035</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6203090001</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6203090007</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6203090013</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6203090019</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6204010005</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6204050010</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6204060001</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6204060005</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6204060009</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6204060013</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6204060016</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6205020013</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6205040002</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6205050008</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6205060018</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6208010006</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6208040010</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6208040013</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6208040020</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>62090013</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6210020008</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6210020009</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6210030002</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6210030008</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6301020004</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6301050002</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6302020017</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6305030009</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6305030016</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6401060006</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6401080002</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6402110005</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6403080005</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6404020001</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6404020004</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6404070001</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6404070006</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6404070012</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6404080002</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6404090001</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6404100002</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6404100006</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6405020003</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6405020006</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6405020017</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6405020018</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6405020019</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6405080008</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6405080009</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6405080010</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6408040010</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7101001022</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7101030001</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7101030002</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7101030003</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7101030005</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7101030006</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7101030007</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7101030009</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7101030010</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7101030011</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7101030012</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7101030013</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7101030014</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7101030017</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7101030018</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7101031115</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7102091008</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7102170004</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7102170012</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>711030016</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7202010024</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7203060003</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7203060004</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7203070</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7204030027</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7204080016</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7204090003</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7205040005</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7205050001</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7205060018</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7206030007</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7207050011</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7208040003</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7306010010</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7306010011</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7306010012</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7306010016</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7306010017</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7306020005</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7306020008</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7306020011</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7306030007</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7306030019</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7306050008</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7306050011</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7306060003</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7306080007</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7306080008</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7306080011</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7306091002</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7306091014</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>730701007</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7307020001</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7307030006</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7307050007</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7314070010</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7314081005</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7317051001</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7317051004</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7317070004</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7319012023</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7319021004</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7319040021</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7319041013</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7319042000</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7319042002</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7319043006</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7319051007</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7319060000</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7319070004</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7319070007</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7319070009</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7319070012</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7319070014</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7319071002</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7319071003</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7319080003</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7319080005</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7319080010</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7319080025</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7319081002</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7319081006</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7319081010</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7319081012</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7319082001</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7319082003</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7319082005</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7319082007</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7319082018</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7319082019</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7319090002</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7319090004</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7319090005</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7319090006</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7319090011</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7319090012</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7319090015</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7319090016</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7319090022</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7319090023</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7319090027</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7319090030</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7319090032</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7319091001</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7319091003</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7319091005</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7319091009</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7319092003</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7319092005</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7319092007</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7319092012</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7321010001</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7321040002</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7321050017</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7321052001</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7321052009</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7321053002</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7321053003</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7321053005</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7321060024</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7321062001</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7322010002</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7322010004</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7322010013</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7322010015</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7322010018</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7322020011</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7322020020</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7322030006</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7322030007</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7322031006</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7322031009</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7322040010</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7322060001</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7322060004</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7322060010</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7322070009</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7322070014</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7322070015</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7322070017</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7322090001</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7322090004</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7322120013</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7322120021</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7322120034</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>73221210</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7322121003</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7322121005</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7322121008</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7322121012</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7322131011</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7401051012</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7401060028</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7401150014</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7402121001</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7403010004</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7403050001</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7403060031</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7403120032</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7403120033</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7403120034</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7403160010</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7501020014</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7501021011</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>8103150008</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>8201070013</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>8201070014</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>8201120013</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>8201151002</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>8202050016</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>8202050018</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>9371010001</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>9371020002</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>9401050003</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>9401050009</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>ef</catValu>
  </catgry>
  <txt>Rincian ini ditanyakan apabila status desa/kelurahan adalah persiapan, UPT atau PMT.
Desa Induk adalah desa asal yang mempunyai SK Gubernur yang disetujui Mendagri dari desa persiapan, UPT/PMT. Khusus untuk UPT/PMT yang desa induknya tidak jelas, maka desa induknya adalah desa terdekat dalam kecamatan yang sama. Untuk desa yang mempunyai lebih dari satu desa induk, isikan nama dan identitas desa induk yang luas daerahnya terambil paling luas, kemudian tuliskan nama kecamatan dan desa induk/lokasi pada tempat yang disediakan.</txt>
</var>
<var ID="V17" name="b3r307a" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="38" EndPos="38" width="1"/>
  <labl>a. Apa ada RT/RW</labl>
  <imputation>a. Apa ada RT/RW</imputation>
  <security>a. Apa ada RT/RW</security>
  <embargo>a. Apa ada RT/RW</embargo>
  <respUnit>a. Apa ada RT/RW</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>a. Apa ada RT/RW</qstnLit>
    <postQTxt>Jika jawabannya TIDAK (2), maka pertanyaannya dilanjutkan ke P307c</postQTxt>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Satuan lingkungan setempat (SLS) adalah bagian wilayah dalam desa/kelurahan yang merupakan lingkungan kerja pelaksanaan pemerintahan desa/kelurahan. Syarat-syarat pembentukannya harus memperhatikan faktor jumlah penduduk, luas wilayah, letak, prasarana, dan sarana serta kondisi kemampuan ekonomi masyarakat. Setiap dusun/lingkungan paling sedikit dibentuk oleh 2-3 RW/RK (Permendagri No.5 Th 1981, pasal 4). Di beberapa propinsi istilah dusun/lingkungan ini dikenal juga dengan istilah lorong di Sumatera Selatan, marga di Bengkulu dan nagari di Sumatera Barat.
Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Kampung (RK)/Rukun Warga (RW) adalah organisasi masyarakat yang diakui dan dibina oleh pemerintah untuk memelihara dan melestarikan nilai- nilai kehidupan masyarakat Indonesia yang berdasarkan kegotong-royongan dan kekeluargaan serta untuk membantu meningkatkan kelancaran pelaksanaan tugas pemerintah, pembangunan dan masyarakat di desa/kelurahan. Dari segi ukuran, RT biasanya lebih kecil dari RW/RK.
Jumlah kepala keluarga/keluarga di dalam RT biasanya lebih kecil dari 30 keluarga/keluarga untuk desa dan 50 untuk kelurahan. Dari setiap RW/RK biasanya terdiri dari paling sedikit 2 RT di desa dan 3 RT di kelurahan ( Permendagri No.5 Th 1981 tentang pembentukan dusun dalam dan lingkungan dalam kelurahan, pasal 4)</txt>
</var>
<var ID="V18" name="b3r307b1" files="F1" intrvl="contin">
  <location StartPos="39" EndPos="40" width="2"/>
  <labl>b1) Rukun Kampung/Rukun Warga</labl>
  <imputation>b1) Rukun Kampung/Rukun Warga</imputation>
  <security>b1) Rukun Kampung/Rukun Warga</security>
  <embargo>b1) Rukun Kampung/Rukun Warga</embargo>
  <respUnit>b1) Rukun Kampung/Rukun Warga</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>b. Jika "Ada", isikan banyaknya : 1) Rukun Kampung/Rukun Warga</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">98</sumStat>
  <txt>Satuan lingkungan setempat (SLS) adalah bagian wilayah dalam desa/kelurahan yang merupakan lingkungan kerja pelaksanaan pemerintahan desa/kelurahan. Syarat-syarat pembentukannya harus memperhatikan faktor jumlah penduduk, luas wilayah, letak, prasarana, dan sarana serta kondisi kemampuan ekonomi masyarakat. Setiap dusun/lingkungan paling sedikit dibentuk oleh 2-3 RW/RK (Permendagri No.5 Th 1981, pasal 4). Di beberapa propinsi istilah dusun/lingkungan ini dikenal juga dengan istilah lorong di Sumatera Selatan, marga di Bengkulu dan nagari di Sumatera Barat.
Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Kampung (RK)/Rukun Warga (RW) adalah organisasi masyarakat yang diakui dan dibina oleh pemerintah untuk memelihara dan melestarikan nilai- nilai kehidupan masyarakat Indonesia yang berdasarkan kegotong-royongan dan kekeluargaan serta untuk membantu meningkatkan kelancaran pelaksanaan tugas pemerintah, pembangunan dan masyarakat di desa/kelurahan. Dari segi ukuran, RT biasanya lebih kecil dari RW/RK.
Jumlah kepala keluarga/keluarga di dalam RT biasanya lebih kecil dari 30 keluarga/keluarga untuk desa dan 50 untuk kelurahan. Dari setiap RW/RK biasanya terdiri dari paling sedikit 2 RT di desa dan 3 RT di kelurahan ( Permendagri No.5 Th 1981 tentang pembentukan dusun dalam dan lingkungan dalam kelurahan, pasal 4)</txt>
</var>
<var ID="V19" name="b3r307b2" files="F1" intrvl="contin">
  <location StartPos="41" EndPos="43" width="3"/>
  <labl>b2) Rukun Tetangga</labl>
  <imputation>b2) Rukun Tetangga</imputation>
  <security>b2) Rukun Tetangga</security>
  <embargo>b2) Rukun Tetangga</embargo>
  <respUnit>b2) Rukun Tetangga</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>b. Jika "Ada", isikan banyaknya 2) Rukun Tetangga</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">998</sumStat>
  <txt>Satuan lingkungan setempat (SLS) adalah bagian wilayah dalam desa/kelurahan yang merupakan lingkungan kerja pelaksanaan pemerintahan desa/kelurahan. Syarat-syarat pembentukannya harus memperhatikan faktor jumlah penduduk, luas wilayah, letak, prasarana, dan sarana serta kondisi kemampuan ekonomi masyarakat. Setiap dusun/lingkungan paling sedikit dibentuk oleh 2-3 RW/RK (Permendagri No.5 Th 1981, pasal 4). Di beberapa propinsi istilah dusun/lingkungan ini dikenal juga dengan istilah lorong di Sumatera Selatan, marga di Bengkulu dan nagari di Sumatera Barat.
Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Kampung (RK)/Rukun Warga (RW) adalah organisasi masyarakat yang diakui dan dibina oleh pemerintah untuk memelihara dan melestarikan nilai- nilai kehidupan masyarakat Indonesia yang berdasarkan kegotong-royongan dan kekeluargaan serta untuk membantu meningkatkan kelancaran pelaksanaan tugas pemerintah, pembangunan dan masyarakat di desa/kelurahan. Dari segi ukuran, RT biasanya lebih kecil dari RW/RK.
Jumlah kepala keluarga/keluarga di dalam RT biasanya lebih kecil dari 30 keluarga/keluarga untuk desa dan 50 untuk kelurahan. Dari setiap RW/RK biasanya terdiri dari paling sedikit 2 RT di desa dan 3 RT di kelurahan ( Permendagri No.5 Th 1981 tentang pembentukan dusun dalam dan lingkungan dalam kelurahan, pasal 4)</txt>
</var>
<var ID="V20" name="b3r307c" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="44" EndPos="45" width="2"/>
  <labl>c. Nama satuan lingkungan setempat (SLS) selain RT/RW</labl>
  <imputation>c. Nama satuan lingkungan setempat (SLS) selain RT/RW</imputation>
  <security>c. Nama satuan lingkungan setempat (SLS) selain RT/RW</security>
  <embargo>c. Nama satuan lingkungan setempat (SLS) selain RT/RW</embargo>
  <respUnit>c. Nama satuan lingkungan setempat (SLS) selain RT/RW</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>c. Nama satuan lingkungan setempat (SLS) selain RT/RW :</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald"/>
  <sumStat type="invd"/>
  <txt>Satuan lingkungan setempat (SLS) adalah bagian wilayah dalam desa/kelurahan yang merupakan lingkungan kerja pelaksanaan pemerintahan desa/kelurahan. Syarat-syarat pembentukannya harus memperhatikan faktor jumlah penduduk, luas wilayah, letak, prasarana, dan sarana serta kondisi kemampuan ekonomi masyarakat. Setiap dusun/lingkungan paling sedikit dibentuk oleh 2-3 RW/RK (Permendagri No.5 Th 1981, pasal 4). Di beberapa propinsi istilah dusun/lingkungan ini dikenal juga dengan istilah lorong di Sumatera Selatan, marga di Bengkulu dan nagari di Sumatera Barat.
Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Kampung (RK)/Rukun Warga (RW) adalah organisasi masyarakat yang diakui dan dibina oleh pemerintah untuk memelihara dan melestarikan nilai- nilai kehidupan masyarakat Indonesia yang berdasarkan kegotong-royongan dan kekeluargaan serta untuk membantu meningkatkan kelancaran pelaksanaan tugas pemerintah, pembangunan dan masyarakat di desa/kelurahan. Dari segi ukuran, RT biasanya lebih kecil dari RW/RK.
Jumlah kepala keluarga/keluarga di dalam RT biasanya lebih kecil dari 30 keluarga/keluarga untuk desa dan 50 untuk kelurahan. Dari setiap RW/RK biasanya terdiri dari paling sedikit 2 RT di desa dan 3 RT di kelurahan ( Permendagri No.5 Th 1981 tentang pembentukan dusun dalam dan lingkungan dalam kelurahan, pasal 4)</txt>
</var>
<var ID="V21" name="b3r308a" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="46" EndPos="46" width="1"/>
  <labl>a. Letak geografis desa/kelurahan</labl>
  <imputation>a. Letak geografis desa/kelurahan</imputation>
  <security>a. Letak geografis desa/kelurahan</security>
  <embargo>a. Letak geografis desa/kelurahan</embargo>
  <respUnit>a. Letak geografis desa/kelurahan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>a. Letak geografis desa/kelurahan</qstnLit>
    <postQTxt>Jika jawabannya PANTAI (1), maka pertanyaan dilanjutkan ke P309</postQTxt>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Pantai</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Bukan pantai</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>1). Desa pantai adalah desa/kelurahan yang memiliki wilayah yang berbatasan langsung dengan garis pantai/laut (atau merupakan desa pulau) dengan corak kehidupan rakyatnya tergantung pada potensi laut dan bisa tidak tergantung pada potensi laut
2). Desa bukan pantai adalah desa/kelurahan yang tidak berbatasan dengan laut atau tidak mempunyai pantai. Desa bukan pantai terdiri atas:
a). Desa lembah/daerah aliran sungai (DAS) adalah desa/kelurahan yang wilayahnya sebagian besar merupakan daerah cekungan/ledokan di sekitar aliran sungai atau berada di antara dua buah gunung/bukit.
b). Desa lereng/punggung bukit adalah desa/kelurahan yang wilayahnya sebagian besar berada di lereng/punggung bukit atau gunung.
c). Desa Dataran adalah desa/kelurahan yang sebagian besar wilayahnya rata.</txt>
</var>
<var ID="V22" name="b3r308b" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="47" EndPos="47" width="1"/>
  <labl>b. Jika “bukan pantai” maka</labl>
  <imputation>b. Jika “bukan pantai” maka</imputation>
  <security>b. Jika “bukan pantai” maka</security>
  <embargo>b. Jika “bukan pantai” maka</embargo>
  <respUnit>b. Jika “bukan pantai” maka</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>b. Jika “bukan pantai” maka :</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Lembah/daerah aliran sungai</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Lereng/punggung bukit</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <labl>Dataran</labl>
  </catgry>
  <txt>1). Desa pantai adalah desa/kelurahan yang memiliki wilayah yang berbatasan langsung dengan garis pantai/laut (atau merupakan desa pulau) dengan corak kehidupan rakyatnya tergantung pada potensi laut dan bisa tidak tergantung pada potensi laut
2). Desa bukan pantai adalah desa/kelurahan yang tidak berbatasan dengan laut atau tidak mempunyai pantai. Desa bukan pantai terdiri atas:
a). Desa lembah/daerah aliran sungai (DAS) adalah desa/kelurahan yang wilayahnya sebagian besar merupakan daerah cekungan/ledokan di sekitar aliran sungai atau berada di antara dua buah gunung/bukit.
b). Desa lereng/punggung bukit adalah desa/kelurahan yang wilayahnya sebagian besar berada di lereng/punggung bukit atau gunung.
c). Desa Dataran adalah desa/kelurahan yang sebagian besar wilayahnya rata.</txt>
</var>
<var ID="V23" name="b3r309" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="48" EndPos="48" width="1"/>
  <labl>Topografi desa/kelurahan</labl>
  <imputation>Topografi desa/kelurahan</imputation>
  <security>Topografi desa/kelurahan</security>
  <embargo>Topografi desa/kelurahan</embargo>
  <respUnit>Topografi desa/kelurahan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Topografi desa/kelurahan</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Datar</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Berbukit-bukit</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Menurut topografisnya desa/kelurahan dibagi menjadi desa/kelurahan datar dan desa/kelurahan berbukit-bukit.
1). Desa datar adalah desa/kelurahan yang wilayahnya sebagian besar merupakan daerah datar.
2). Desa berbukit-bukit adalah desa/kelurahan yang wilayahnya berbukit-bukit.</txt>
</var>
<var ID="V24" name="b3r310" files="F1" intrvl="contin">
  <location StartPos="49" EndPos="53" width="5"/>
  <labl>Ketinggian desa/kelurahan dari permukaan laut</labl>
  <imputation>Ketinggian desa/kelurahan dari permukaan laut</imputation>
  <security>Ketinggian desa/kelurahan dari permukaan laut</security>
  <embargo>Ketinggian desa/kelurahan dari permukaan laut</embargo>
  <respUnit>Ketinggian desa/kelurahan dari permukaan laut</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Ketinggian desa/kelurahan dari permukaan laut</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">99999</sumStat>
  <txt>Isikan tinggi desa dari permukaan laut sampai dengan wilayah kantor desa/kelurahan yang membawahinya.</txt>
</var>
<var ID="V25" name="b3r311" files="F1" intrvl="contin">
  <location StartPos="54" EndPos="56" width="3"/>
  <labl>Rata-rata kedalaman sumber air tanah (sumur)</labl>
  <imputation>Rata-rata kedalaman sumber air tanah (sumur)</imputation>
  <security>Rata-rata kedalaman sumber air tanah (sumur)</security>
  <embargo>Rata-rata kedalaman sumber air tanah (sumur)</embargo>
  <respUnit>Rata-rata kedalaman sumber air tanah (sumur)</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Rata-rata kedalaman sumber air tanah (sumur)</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">254</sumStat>
  <txt>Isikan rata-rata kedalaman sumber air tanah/sumur di wilayah desa/kelurahan.</txt>
</var>
<var ID="V26" name="b3r312" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="57" EndPos="57" width="1"/>
  <labl>Apakah punya  bangunan khusus untuk Kantor Desa/Kelurahan</labl>
  <imputation>Apakah punya  bangunan khusus untuk Kantor Desa/Kelurahan</imputation>
  <security>Apakah punya  bangunan khusus untuk Kantor Desa/Kelurahan</security>
  <embargo>Apakah punya  bangunan khusus untuk Kantor Desa/Kelurahan</embargo>
  <respUnit>Apakah punya  bangunan khusus untuk Kantor Desa/Kelurahan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Apakah punya  bangunan khusus untuk Kantor Desa/Kelurahan :</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ya</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Tanyakan apakah desa/kelurahan mempunyai kantor desa/kelurahan. lingkari Kode "1" jika Ya dan Kode "2" jika Tidak.</txt>
</var>
<var ID="V27" name="b3r313" files="F1" intrvl="contin">
  <location StartPos="58" EndPos="61" width="4"/>
  <labl>Jarak dari kantor desa/kelurahan ke kantor kecamatan yang membawahi</labl>
  <imputation>Jarak dari kantor desa/kelurahan ke kantor kecamatan yang membawahi</imputation>
  <security>Jarak dari kantor desa/kelurahan ke kantor kecamatan yang membawahi</security>
  <embargo>Jarak dari kantor desa/kelurahan ke kantor kecamatan yang membawahi</embargo>
  <respUnit>Jarak dari kantor desa/kelurahan ke kantor kecamatan yang membawahi</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jarak dari kantor desa/kelurahan ke kantor kecamatan yang membawahi</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">1000</sumStat>
  <txt>Isikan jarak (dalam kilometer satu dijit dibelakang koma) yang biasanya ditempuh masyarakat desa/kelurahan jika mereka pergi ke kantor kecamatan yang membawahi desa/kelurahan.</txt>
</var>
<var ID="V28" name="b3r314" files="F1" intrvl="contin">
  <location StartPos="62" EndPos="65" width="4"/>
  <labl>Jarak dari kantor desa/kelurahan ke kantor kabupaten/kota yang membawahi</labl>
  <imputation>Jarak dari kantor desa/kelurahan ke kantor kabupaten/kota yang membawahi</imputation>
  <security>Jarak dari kantor desa/kelurahan ke kantor kabupaten/kota yang membawahi</security>
  <embargo>Jarak dari kantor desa/kelurahan ke kantor kabupaten/kota yang membawahi</embargo>
  <respUnit>Jarak dari kantor desa/kelurahan ke kantor kabupaten/kota yang membawahi</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jarak dari kantor desa/kelurahan ke kantor kabupaten/kota yang membawahi</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">1000</sumStat>
  <txt>Isikan jarak (dalam kilometer satu dijit dibelakang koma) yang biasanya ditempuh masyarakat desa/kelurahan jika mereka pergi ke kantor kabupaten/kota yang membawahi desa/kelurahan.</txt>
</var>
<var ID="V29" name="b3r315" files="F1" intrvl="contin">
  <location StartPos="66" EndPos="69" width="4"/>
  <labl>Jarak dari kantor desa/kelurahan ke ibukota kabupaten/kota lain yang terdekat</labl>
  <imputation>Jarak dari kantor desa/kelurahan ke ibukota kabupaten/kota lain yang terdekat</imputation>
  <security>Jarak dari kantor desa/kelurahan ke ibukota kabupaten/kota lain yang terdekat</security>
  <embargo>Jarak dari kantor desa/kelurahan ke ibukota kabupaten/kota lain yang terdekat</embargo>
  <respUnit>Jarak dari kantor desa/kelurahan ke ibukota kabupaten/kota lain yang terdekat</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jarak dari kantor desa/kelurahan ke ibukota kabupaten/kota lain yang terdekat</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">1000</sumStat>
  <txt>Isikan jarak (dalam kilometer satu dijit dibelakang koma) yang biasanya ditempuh masyarakat desa/kelurahan jika mereka pergi ke ibukota kabupaten/kota lain yang terdekat.</txt>
</var>
<var ID="V30" name="b4r401" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="70" EndPos="70" width="1"/>
  <labl>Pelaksanaan pencatatan kelahiran, kematian dan perpindahan penduduk</labl>
  <imputation>Pelaksanaan pencatatan kelahiran, kematian dan perpindahan penduduk</imputation>
  <security>Pelaksanaan pencatatan kelahiran, kematian dan perpindahan penduduk</security>
  <embargo>Pelaksanaan pencatatan kelahiran, kematian dan perpindahan penduduk</embargo>
  <respUnit>Pelaksanaan pencatatan kelahiran, kematian dan perpindahan penduduk</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Pelaksanaan pencatatan kelahiran, kematian dan perpindahan penduduk (registrasi penduduk/administrasi kependudukan)</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Tidak ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Ada tidak teratur</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <labl>Ada teratur</labl>
  </catgry>
  <txt>Registrasi penduduk/Administrasi Kependudukan adalah pencatatan penduduk mengenai kelahiran, kematian maupun perpindahan.
Tidak ada apabila selama ini tidak ada pencatatan penduduk.
Ada tidak teratur apabila pencatatannya tidak dilakukan setiap bulan
Ada teratur apabila pencatatannya dilakukan secara teratur setiap bulan.</txt>
</var>
<var ID="V31" name="b4r402a" files="F1" intrvl="contin">
  <location StartPos="71" EndPos="75" width="5"/>
  <labl>a. Jumlah penduduk laki-laki</labl>
  <imputation>a. Jumlah penduduk laki-laki</imputation>
  <security>a. Jumlah penduduk laki-laki</security>
  <embargo>a. Jumlah penduduk laki-laki</embargo>
  <respUnit>a. Jumlah penduduk laki-laki</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Penduduk dan keluarga : a. Jumlah penduduk laki-laki</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min">7</sumStat>
  <sumStat type="max">99998</sumStat>
  <txt>Jumlah penduduk dan keluarga dihitung berdasarkan keadaan terakhir.
a). Penduduk adalah semua orang yang berdomisili di desa/kelurahan tersebut selama 6 bulan atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 6 bulan tetapi bertujuan menetap. Banyaknya penduduk desa/kelurahan yang dicatat adalah jumlah penduduk yang tercatat pada buku administrasi kependudukan desa.
b). Keluarga Pertanian adalah Keluarga yang sekurang-kurangnya satu anggota keluarganya melakukan kegiatan yang menghasilkan produk pertanian seperti bertani/berkebun, menanam tanaman padi/palawija, menanam tanaman hortikultura, kayu-kayuan, membudidayakan ikan/biota lain di kolam air tawar/sawah, tambak air payau, laut, perairan umum; menangkap ikan/biota lain di laut/perairan umum, melakukan perburuan atau penangkapan satwa liar, mengusahakan ternak/unggas, atau berusaha dalam jasa pertanian dengan tujuan sebagian/seluruhnya hasilnya dijual atau memperoleh pendapatan/keuntungan atas resiko sendiri. Keluarga yang memelihara tanaman pertanian atau ternak/unggas sekedar untuk mengisi waktu/hobi tidak termasuk sebagai keluarga pertanian. Khusus untuk keluarga yang menanam padi dan bahan makanan pokok, walaupun seluruh hasilnya untuk dikonsumsi sendiri tetap dikategorikan sebagai usaha keluarga pertanian.</txt>
</var>
<var ID="V32" name="b4r402b" files="F1" intrvl="contin">
  <location StartPos="76" EndPos="80" width="5"/>
  <labl>b. Jumlah penduduk perempuan</labl>
  <imputation>b. Jumlah penduduk perempuan</imputation>
  <security>b. Jumlah penduduk perempuan</security>
  <embargo>b. Jumlah penduduk perempuan</embargo>
  <respUnit>b. Jumlah penduduk perempuan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Penduduk dan keluarga : b. Jumlah penduduk perempuan</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">81222</sumStat>
  <txt>Jumlah penduduk dan keluarga dihitung berdasarkan keadaan terakhir.
a). Penduduk adalah semua orang yang berdomisili di desa/kelurahan tersebut selama 6 bulan atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 6 bulan tetapi bertujuan menetap. Banyaknya penduduk desa/kelurahan yang dicatat adalah jumlah penduduk yang tercatat pada buku administrasi kependudukan desa.
b). Keluarga Pertanian adalah Keluarga yang sekurang-kurangnya satu anggota keluarganya melakukan kegiatan yang menghasilkan produk pertanian seperti bertani/berkebun, menanam tanaman padi/palawija, menanam tanaman hortikultura, kayu-kayuan, membudidayakan ikan/biota lain di kolam air tawar/sawah, tambak air payau, laut, perairan umum; menangkap ikan/biota lain di laut/perairan umum, melakukan perburuan atau penangkapan satwa liar, mengusahakan ternak/unggas, atau berusaha dalam jasa pertanian dengan tujuan sebagian/seluruhnya hasilnya dijual atau memperoleh pendapatan/keuntungan atas resiko sendiri. Keluarga yang memelihara tanaman pertanian atau ternak/unggas sekedar untuk mengisi waktu/hobi tidak termasuk sebagai keluarga pertanian. Khusus untuk keluarga yang menanam padi dan bahan makanan pokok, walaupun seluruh hasilnya untuk dikonsumsi sendiri tetap dikategorikan sebagai usaha keluarga pertanian.</txt>
</var>
<var ID="V33" name="b4r402c" files="F1" intrvl="contin">
  <location StartPos="81" EndPos="84" width="4"/>
  <labl>c. Jumlah keluarga</labl>
  <imputation>c. Jumlah keluarga</imputation>
  <security>c. Jumlah keluarga</security>
  <embargo>c. Jumlah keluarga</embargo>
  <respUnit>c. Jumlah keluarga</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Penduduk dan keluarga : c. Jumlah keluarga</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min">1</sumStat>
  <sumStat type="max">9998</sumStat>
  <txt>Jumlah penduduk dan keluarga dihitung berdasarkan keadaan terakhir.
a). Penduduk adalah semua orang yang berdomisili di desa/kelurahan tersebut selama 6 bulan atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 6 bulan tetapi bertujuan menetap. Banyaknya penduduk desa/kelurahan yang dicatat adalah jumlah penduduk yang tercatat pada buku administrasi kependudukan desa.
b). Keluarga Pertanian adalah Keluarga yang sekurang-kurangnya satu anggota keluarganya melakukan kegiatan yang menghasilkan produk pertanian seperti bertani/berkebun, menanam tanaman padi/palawija, menanam tanaman hortikultura, kayu-kayuan, membudidayakan ikan/biota lain di kolam air tawar/sawah, tambak air payau, laut, perairan umum; menangkap ikan/biota lain di laut/perairan umum, melakukan perburuan atau penangkapan satwa liar, mengusahakan ternak/unggas, atau berusaha dalam jasa pertanian dengan tujuan sebagian/seluruhnya hasilnya dijual atau memperoleh pendapatan/keuntungan atas resiko sendiri. Keluarga yang memelihara tanaman pertanian atau ternak/unggas sekedar untuk mengisi waktu/hobi tidak termasuk sebagai keluarga pertanian. Khusus untuk keluarga yang menanam padi dan bahan makanan pokok, walaupun seluruh hasilnya untuk dikonsumsi sendiri tetap dikategorikan sebagai usaha keluarga pertanian.</txt>
</var>
<var ID="V34" name="b4r402d" files="F1" intrvl="contin">
  <location StartPos="85" EndPos="87" width="3"/>
  <labl>d. Jumlah keluarga pertanian (%)</labl>
  <imputation>d. Jumlah keluarga pertanian (%)</imputation>
  <security>d. Jumlah keluarga pertanian (%)</security>
  <embargo>d. Jumlah keluarga pertanian (%)</embargo>
  <respUnit>d. Jumlah keluarga pertanian (%)</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Penduduk dan keluarga : d. Jumlah keluarga pertanian (%)</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">100</sumStat>
  <txt>Jumlah penduduk dan keluarga dihitung berdasarkan keadaan terakhir.
a). Penduduk adalah semua orang yang berdomisili di desa/kelurahan tersebut selama 6 bulan atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 6 bulan tetapi bertujuan menetap. Banyaknya penduduk desa/kelurahan yang dicatat adalah jumlah penduduk yang tercatat pada buku administrasi kependudukan desa.
b). Keluarga Pertanian adalah Keluarga yang sekurang-kurangnya satu anggota keluarganya melakukan kegiatan yang menghasilkan produk pertanian seperti bertani/berkebun, menanam tanaman padi/palawija, menanam tanaman hortikultura, kayu-kayuan, membudidayakan ikan/biota lain di kolam air tawar/sawah, tambak air payau, laut, perairan umum; menangkap ikan/biota lain di laut/perairan umum, melakukan perburuan atau penangkapan satwa liar, mengusahakan ternak/unggas, atau berusaha dalam jasa pertanian dengan tujuan sebagian/seluruhnya hasilnya dijual atau memperoleh pendapatan/keuntungan atas resiko sendiri. Keluarga yang memelihara tanaman pertanian atau ternak/unggas sekedar untuk mengisi waktu/hobi tidak termasuk sebagai keluarga pertanian. Khusus untuk keluarga yang menanam padi dan bahan makanan pokok, walaupun seluruh hasilnya untuk dikonsumsi sendiri tetap dikategorikan sebagai usaha keluarga pertanian.</txt>
</var>
<var ID="V35" name="b4r403a1" files="F1" intrvl="contin">
  <location StartPos="88" EndPos="91" width="4"/>
  <labl>a. Jumlah Keluarga Prasejahtera dan Sejahtera I</labl>
  <imputation>a. Jumlah Keluarga Prasejahtera dan Sejahtera I</imputation>
  <security>a. Jumlah Keluarga Prasejahtera dan Sejahtera I</security>
  <embargo>a. Jumlah Keluarga Prasejahtera dan Sejahtera I</embargo>
  <respUnit>a. Jumlah Keluarga Prasejahtera dan Sejahtera I</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>a. Jumlah Keluarga Prasejahtera dan Sejahtera I</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">9432</sumStat>
  <txt>Informasi Keluarga Sejahtera di desa/kelurahan bisa ditanyakan pada Petugas Penyuluh Keluarga Berencana Desa (PPKBD) bila tidak tersedia, atau tersedia namun ada data di kecamatan pada Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) yang mutakhir, maka data yang digunakan data dari kecamatan. Sumber data dapat diperoleh dari BKKBN yang ada dalam buku register di desa/kelurahan. Bila belum ada pendataan Keluarga Sejahtera maka dikosongkan.</txt>
</var>
<var ID="V36" name="b4r403a2" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="92" EndPos="95" width="4"/>
  <labl>a.  Keadaan pada tahun</labl>
  <imputation>a.  Keadaan pada tahun</imputation>
  <security>a.  Keadaan pada tahun</security>
  <embargo>a.  Keadaan pada tahun</embargo>
  <respUnit>a.  Keadaan pada tahun</respUnit>
  <sumStat type="vald">67652</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1997</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1998</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1999</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2000</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2001</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2002</catValu>
  </catgry>
  <txt>Informasi Keluarga Sejahtera di desa/kelurahan bisa ditanyakan pada Petugas Penyuluh Keluarga Berencana Desa (PPKBD) bila tidak tersedia, atau tersedia namun ada data di kecamatan pada Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) yang mutakhir, maka data yang digunakan data dari kecamatan. Sumber data dapat diperoleh dari BKKBN yang ada dalam buku register di desa/kelurahan. Bila belum ada pendataan Keluarga Sejahtera maka dikosongkan.</txt>
</var>
<var ID="V37" name="b4r403b" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="96" EndPos="96" width="1"/>
  <labl>b. Jumlah Keluarga Prasejahtera dan Sejahtera I bila dibandingkan keadaan pada tahun sebelumnya</labl>
  <imputation>b. Jumlah Keluarga Prasejahtera dan Sejahtera I bila dibandingkan keadaan pada tahun sebelumnya</imputation>
  <security>b. Jumlah Keluarga Prasejahtera dan Sejahtera I bila dibandingkan keadaan pada tahun sebelumnya</security>
  <embargo>b. Jumlah Keluarga Prasejahtera dan Sejahtera I bila dibandingkan keadaan pada tahun sebelumnya</embargo>
  <respUnit>b. Jumlah Keluarga Prasejahtera dan Sejahtera I bila dibandingkan keadaan pada tahun sebelumnya</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>b. Jumlah Keluarga Prasejahtera dan Sejahtera I bila dibandingkan keadaan pada tahun sebelumnya :</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">4</sumStat>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Lebih banyak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Sama saja</labl>
    <catStat type="min"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <labl>Lebih sedikit</labl>
    <catStat type="max"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
    <labl>Tidak Tahu</labl>
  </catgry>
  <txt>Informasi Keluarga Sejahtera di desa/kelurahan bisa ditanyakan pada Petugas Penyuluh Keluarga Berencana Desa (PPKBD) bila tidak tersedia, atau tersedia namun ada data di kecamatan pada Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) yang mutakhir, maka data yang digunakan data dari kecamatan. Sumber data dapat diperoleh dari BKKBN yang ada dalam buku register di desa/kelurahan. Bila belum ada pendataan Keluarga Sejahtera maka dikosongkan.</txt>
</var>
<var ID="V38" name="b4r404a" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="97" EndPos="97" width="1"/>
  <labl>a. Apakah ada warga desa/kelurahan ini yang ke luar dari desa untuk bekerja/sekolah</labl>
  <imputation>a. Apakah ada warga desa/kelurahan ini yang ke luar dari desa untuk bekerja/sekolah</imputation>
  <security>a. Apakah ada warga desa/kelurahan ini yang ke luar dari desa untuk bekerja/sekolah</security>
  <embargo>a. Apakah ada warga desa/kelurahan ini yang ke luar dari desa untuk bekerja/sekolah</embargo>
  <respUnit>a. Apakah ada warga desa/kelurahan ini yang ke luar dari desa untuk bekerja/sekolah</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>a. Apakah ada warga desa/kelurahan ini yang ke luar dari desa untuk bekerja/sekolah</qstnLit>
    <postQTxt>Jika jawabannya TIDAK (2), maka pertanyaan dilanjutkan ke P405</postQTxt>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Apakah ada warga desa/kelurahan ini yang ke luar dari desa untuk bekerja/sekolah, bila ada lingkari Kode“1” dan tidak lingkari Kode“2”. Bila ada warga yang bekerja/sekolah di luar desa, apakah di luar negeri, luar propinsi, luar kabupaten/kota atau di luar desa/kelurahan lain. Warga desa/ kelurahan yang bekerja/sekolah diluar desa untuk beberapa lama (bukan ulang- alik). Bila responden tidak tahu daerah tujuan, maka lingkari Kode 8 (dianggap bekerja/sekolah ke desa lain).</txt>
</var>
<var ID="V39" name="b4r404b" files="F1" intrvl="contin">
  <location StartPos="98" EndPos="99" width="2"/>
  <labl>b. Bila “Ya” kemana penduduk bekerja/sekolah</labl>
  <imputation>b. Bila “Ya” kemana penduduk bekerja/sekolah</imputation>
  <security>b. Bila “Ya” kemana penduduk bekerja/sekolah</security>
  <embargo>b. Bila “Ya” kemana penduduk bekerja/sekolah</embargo>
  <respUnit>b. Bila “Ya” kemana penduduk bekerja/sekolah</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>b. Bila “Ya” kemana penduduk bekerja/sekolah</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">98</sumStat>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Luar Negeri</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Propinsi Lain</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
    <labl>Kabupaten/Kota Lain</labl>
    <catStat type="min"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>8</catValu>
    <labl>Desa/Kelurahan Lain</labl>
    <catStat type="max"/>
  </catgry>
  <txt>Apakah ada warga desa/kelurahan ini yang ke luar dari desa untuk bekerja/sekolah, bila ada lingkari Kode“1” dan tidak lingkari Kode“2”. Bila ada warga yang bekerja/sekolah di luar desa, apakah di luar negeri, luar propinsi, luar kabupaten/kota atau di luar desa/kelurahan lain. Warga desa/ kelurahan yang bekerja/sekolah diluar desa untuk beberapa lama (bukan ulang- alik). Bila responden tidak tahu daerah tujuan, maka lingkari Kode 8 (dianggap bekerja/sekolah ke desa lain).</txt>
</var>
<var ID="V40" name="b4r405a" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="100" EndPos="100" width="1"/>
  <labl>a. Apakah ada penduduk yang bukan warga  desa/kelurahan yang bekerja/sekolah di desa/kelurahan ini</labl>
  <imputation>a. Apakah ada penduduk yang bukan warga  desa/kelurahan yang bekerja/sekolah di desa/kelurahan ini</imputation>
  <security>a. Apakah ada penduduk yang bukan warga  desa/kelurahan yang bekerja/sekolah di desa/kelurahan ini</security>
  <embargo>a. Apakah ada penduduk yang bukan warga  desa/kelurahan yang bekerja/sekolah di desa/kelurahan ini</embargo>
  <respUnit>a. Apakah ada penduduk yang bukan warga  desa/kelurahan yang bekerja/sekolah di desa/kelurahan ini</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>a. Apakah ada penduduk yang bukan warga  desa/kelurahan yang bekerja/sekolah di desa/kelurahan ini</qstnLit>
    <postQTxt>Jika jawabannya TIDAK (2), maka pertanyaan dilanjutkan ke P406</postQTxt>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ya</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Tanyakan apakah ada penduduk yang bukan warga desa/kelurahan yang bekerja/sekolah di desa/kelurahan ini, bila ada lingkari Kode“1”, apakah berasal dari luar negeri, propinsi lain, luar kabupaten/kota dalam propinsi yang sama atau di desa/kelurahan lain dalam kecamatan yang sama dan bila tidak ada lingkari Kode“2”.</txt>
</var>
<var ID="V41" name="b4r405b" files="F1" intrvl="contin">
  <location StartPos="101" EndPos="102" width="2"/>
  <labl>b. Bila “Ya” darimana penduduk berasal</labl>
  <imputation>b. Bila “Ya” darimana penduduk berasal</imputation>
  <security>b. Bila “Ya” darimana penduduk berasal</security>
  <embargo>b. Bila “Ya” darimana penduduk berasal</embargo>
  <respUnit>b. Bila “Ya” darimana penduduk berasal</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>b. Bila “Ya” darimana penduduk berasal</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">98</sumStat>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Luar Negeri</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Propinsi Lain</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
    <labl>Kabupaten/Kota Lain</labl>
    <catStat type="min"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>8</catValu>
    <labl>Desa/Kelurahan Lain</labl>
    <catStat type="max"/>
  </catgry>
  <txt>Tanyakan apakah ada penduduk yang bukan warga desa/kelurahan yang bekerja/sekolah di desa/kelurahan ini, bila ada lingkari Kode“1”, apakah berasal dari luar negeri, propinsi lain, luar kabupaten/kota dalam propinsi yang sama atau di desa/kelurahan lain dalam kecamatan yang sama dan bila tidak ada lingkari Kode“2”.</txt>
</var>
<var ID="V42" name="b4r406" files="F1" intrvl="contin">
  <location StartPos="103" EndPos="106" width="4"/>
  <labl>Banyaknya penduduk desa/kelurahan yang tidak mempunyai pekerjaan (menganggur)</labl>
  <imputation>Banyaknya penduduk desa/kelurahan yang tidak mempunyai pekerjaan (menganggur)</imputation>
  <security>Banyaknya penduduk desa/kelurahan yang tidak mempunyai pekerjaan (menganggur)</security>
  <embargo>Banyaknya penduduk desa/kelurahan yang tidak mempunyai pekerjaan (menganggur)</embargo>
  <respUnit>Banyaknya penduduk desa/kelurahan yang tidak mempunyai pekerjaan (menganggur)</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Banyaknya penduduk desa/kelurahan yang tidak mempunyai pekerjaan (menganggur)</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">8831</sumStat>
  <txt>Menganggur adalah mereka yang dalam usia kerja (15 tahun keatas), tidak mempunyai pekerjaan, tidak termasuk anak sekolah, ibu rumahtangga, tidak mampu bekerja (cacat, jompo, pensiunan).</txt>
</var>
<var ID="V43" name="b4r407a" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="107" EndPos="107" width="1"/>
  <labl>a. Sumber penghasilan utama sebagian besar penduduk</labl>
  <imputation>a. Sumber penghasilan utama sebagian besar penduduk</imputation>
  <security>a. Sumber penghasilan utama sebagian besar penduduk</security>
  <embargo>a. Sumber penghasilan utama sebagian besar penduduk</embargo>
  <respUnit>a. Sumber penghasilan utama sebagian besar penduduk</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>a. Sumber penghasilan utama sebagian besar penduduk Pertanian</qstnLit>
    <postQTxt>Jika jawabannya (2), (3), (4), (5), (6), maka pertanyaan dilanjutkan ke Blok V</postQTxt>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Pertanian</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Pertambangan dan penggalian</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <labl>Industri Pengolahan</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
    <labl>Perdagangan besar/eceran, rumah makan dan akomodasi</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
    <labl>Jasa</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
    <labl>Lainnya</labl>
  </catgry>
  <txt>Sumber penghasilan sebagian besar penduduk adalah sektor atau bidang usaha di mana sebagian besar penduduknya memperoleh penghasilan/pendapatan.
a). Pertanian meliputi pertanian tanaman pangan dan tanaman pertanian lainnya; peternakan; jasa pertanian dan peternakan; kehutanan dan penebangan hutan; perburuan/penangkapan, dan pembiakan binatang liar; perikanan laut dan perikanan darat.
b). Pertambangan dan penggalian adalah kegiatan/lapangan usaha di bidang pertambangan dan penggalian, seperti pertambangan batu bara, minyak dan gas bumi, biji logam, penggalian batu batuan, tanah liat, pasir, penambangan dan penggalian garam, pertambangan mineral bahan kimia dan bahan pupuk, dan penambangan gips, aspal.
c). Industri pengolahan adalah kegiatan pengubahan bahan dasar menjadi barang jadi atau setengah jadi, dari yang kurang nilainya menjadi barang yang lebih tinggi nilainya. Secara garis besar industri meliputi:
1). Industri makanan, minuman dan tembakau;
2). Industri tekstil, pakaian jadi dan kulit;
3). Industri barang dari kayu, termasuk perabot rumah-tangga;
4). Industri kertas dan barang dari kertas, percetakan dan penerbitan;
5). Industri kimia dan bahan kimia, minyak bumi, batu bara, karet dan plastik;
6). Industri barang galian bukan logam, kecuali minyak dan batu bara;
7). Industri logam dasar;
8). Industri barang dari logam, mesin dan peralatan;
9). Industri pengolahan lainnya.
d). Perdagangan adalah kegiatan jual beli barang termasuk juga usaha restoran/rumah makan dan minuman, katering, restorasi di kereta api, kafetaria, kantin, warung, penginapan (hotel, motel, hostel, dan losmen).
e). Jasa, meliputi jasa perorangan maupun jasa pemerintahan.
f). Lainnya adalah kegiatan yang bidang atau sektornya tidak termasuk pada rincian di atas.</txt>
</var>
<var ID="V44" name="b4r407b" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="108" EndPos="108" width="1"/>
  <labl>b. Sebagian besar berusaha dalam sub sektor</labl>
  <imputation>b. Sebagian besar berusaha dalam sub sektor</imputation>
  <security>b. Sebagian besar berusaha dalam sub sektor</security>
  <embargo>b. Sebagian besar berusaha dalam sub sektor</embargo>
  <respUnit>b. Sebagian besar berusaha dalam sub sektor</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika P407a Kode "1"</preQTxt>
    <qstnLit>b. Jika P407a Kode "1", maka sebagian besar berusaha dalam sub sektor:</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">60629</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Padi/Palawija</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Hortikultura</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <labl>Perkebunan</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
    <labl>Perikanan darat</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
    <labl>Perikanan laut</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
    <labl>Peternakan</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7</catValu>
    <labl>Kehutanan</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>8</catValu>
    <labl>Pertanian Lainnya</labl>
  </catgry>
  <txt>1. Pertanian padi/palawija adalah kegiatan pertanian yang meliputi pengolahan lahan, penyemaian, penanaman, pemeliharaan, pemanenan dan pasca panen, tanaman bahan makanan seperti padi sawah, padi ladang, umbi-umbian, dan kacang-kacangan.
2. Hortikultura adalah kegiatan pertanian yang meliputi pengolahan lahan, penyemaian, penanaman, pemeliharaan, pemanenan dan pasca panen, tanaman seperti buah-buahan, sayur-sayuran, tanaman hias, tanaman obat-obatan.
3. Perkebunan adalah kegiatan pengolahan lahan, penyemaian, pembibitan, penanaman, pemeliharaan dan panenan tanaman perkebunan seperti kelapa, kopi, kakao, lada, pala, vanili, dan kapuk.
4. Perikanan darat/laut adalah kegiatan penangkapan atau budidaya ikan dan biota perairan lainnya, seperti penangkapan ikan di laut/sungai, pemeliharaan/budidaya ikan di karamba, dan pengambilan hasil laut lainnya seperti rumput laut dan mutiara.
5. Peternakan adalah kegiatan pemeliharaan/pembibitan, pengembangbiakan dan pemungutan hasil ternak.
6. Kehutanan adalah kegiatan penanaman, pemeliharaan, pemungutan hasil, pengolahan, pembudidayaan hasil hutan, termasuk penangkaran satwa liar dan pengelolaan suaka alam dan marga satwa.
7. Pertanian Lainnya adalah sub sektor pertanian yang tidak termasuk pada rincian 1 s/d 6 di atas. Misalnya pembibitan tanaman hias.</txt>
</var>
<var ID="V45" name="b4r407c1" files="F1" intrvl="contin">
  <location StartPos="109" EndPos="111" width="3"/>
  <labl>c1) Pemilik sekaligus sebagai penggarap</labl>
  <imputation>c1) Pemilik sekaligus sebagai penggarap</imputation>
  <security>c1) Pemilik sekaligus sebagai penggarap</security>
  <embargo>c1) Pemilik sekaligus sebagai penggarap</embargo>
  <respUnit>c1) Pemilik sekaligus sebagai penggarap</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika P407b bukan Kode "5 atau 8"</preQTxt>
    <qstnLit>c. Jika P407b bukan Kode "5 atau 8", persentase pengolah lahan pertanian : c1) Pemilik sekaligus sebagai penggarap</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">750</sumStat>
  <txt>Isikan persentase pengolah lahan pertanian di desa/kelurahan ini untuk pemilik sekaligus sebagai penggarap, penggarap, dan buruh tani (jumlah seluruhnya sama dengan 100 persen).
Petani adalah orang yang mengusahakan/mengelola usaha pertanian baik pertanian tanaman pangan, perkebunan, peternakan, kehutanan, perburuan dan perikanan. Petani tanaman dapat merupakan petani pemilik atau petani penggarap.
Petani penggarap adalah petani yang hanya memiliki modal usaha saja, sedangkan lahan yang diusahakannya berupa lahan sewa/kontrak, bebas sewa, bagi hasil, serobotan, dan lainnya dari pihak lain.
Buruh tani adalah seseorang yang mengolah lahan pertanian dengan diberi upah oleh pemilik lahan.</txt>
</var>
<var ID="V46" name="b4r407c2" files="F1" intrvl="contin">
  <location StartPos="112" EndPos="114" width="3"/>
  <labl>c2) Penggarap</labl>
  <imputation>c2) Penggarap</imputation>
  <security>c2) Penggarap</security>
  <embargo>c2) Penggarap</embargo>
  <respUnit>c2) Penggarap</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>c. Jika P407b bukan Kode "5 atau 8", persentase pengolah lahan pertanian : c2) Penggarap</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">102</sumStat>
  <txt>Isikan persentase pengolah lahan pertanian di desa/kelurahan ini untuk pemilik sekaligus sebagai penggarap, penggarap, dan buruh tani (jumlah seluruhnya sama dengan 100 persen).
Petani adalah orang yang mengusahakan/mengelola usaha pertanian baik pertanian tanaman pangan, perkebunan, peternakan, kehutanan, perburuan dan perikanan. Petani tanaman dapat merupakan petani pemilik atau petani penggarap.
Petani penggarap adalah petani yang hanya memiliki modal usaha saja, sedangkan lahan yang diusahakannya berupa lahan sewa/kontrak, bebas sewa, bagi hasil, serobotan, dan lainnya dari pihak lain.
Buruh tani adalah seseorang yang mengolah lahan pertanian dengan diberi upah oleh pemilik lahan.</txt>
</var>
<var ID="V47" name="b4r407c3" files="F1" intrvl="contin">
  <location StartPos="115" EndPos="117" width="3"/>
  <labl>c3) Buruh tani</labl>
  <imputation>c3) Buruh tani</imputation>
  <security>c3) Buruh tani</security>
  <embargo>c3) Buruh tani</embargo>
  <respUnit>c3) Buruh tani</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>c. Jika P407b bukan Kode "5 atau 8", persentase pengolah lahan pertanian : c3) Buruh tani</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">100</sumStat>
  <txt>Isikan persentase pengolah lahan pertanian di desa/kelurahan ini untuk pemilik sekaligus sebagai penggarap, penggarap, dan buruh tani (jumlah seluruhnya sama dengan 100 persen).
Petani adalah orang yang mengusahakan/mengelola usaha pertanian baik pertanian tanaman pangan, perkebunan, peternakan, kehutanan, perburuan dan perikanan. Petani tanaman dapat merupakan petani pemilik atau petani penggarap.
Petani penggarap adalah petani yang hanya memiliki modal usaha saja, sedangkan lahan yang diusahakannya berupa lahan sewa/kontrak, bebas sewa, bagi hasil, serobotan, dan lainnya dari pihak lain.
Buruh tani adalah seseorang yang mengolah lahan pertanian dengan diberi upah oleh pemilik lahan.</txt>
</var>
<var ID="V48" name="b5r501a" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="118" EndPos="118" width="1"/>
  <labl>a. Apakah ada keluarga yang menggunakan listrik</labl>
  <imputation>a. Apakah ada keluarga yang menggunakan listrik</imputation>
  <security>a. Apakah ada keluarga yang menggunakan listrik</security>
  <embargo>a. Apakah ada keluarga yang menggunakan listrik</embargo>
  <respUnit>a. Apakah ada keluarga yang menggunakan listrik</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>a. Apakah ada keluarga yang menggunakan listrik</qstnLit>
    <postQTxt>Jika jawabannya TIDAK (2), maka pertanyaan dilanjutkan ke P502</postQTxt>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68815</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ya</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Keluarga pengguna listrik Perusahaan Listrik Negara (PLN) adalah keluarga yang berlangganan listrik secara resmi dari PLN.
Keluarga pengguna listrik non-PLN adalah keluarga yang berlangganan listrik dari Non PLN, misalnya dari diesel/generator yang diusahakan perorangan atau diusahakan secara bersama. Termasuk dari diesel/generator yang dibangkitkan sendiri (tidak diusahakan) dan hanya digunakan sendiri. Sumber data pengguna listrik PLN dapat diperoleh dari kantor pembayaran listrik PLN.</txt>
</var>
<var ID="V49" name="b5r501b1" files="F1" intrvl="contin">
  <location StartPos="119" EndPos="123" width="5"/>
  <labl>1. Listrik PLN</labl>
  <imputation>1. Listrik PLN</imputation>
  <security>1. Listrik PLN</security>
  <embargo>1. Listrik PLN</embargo>
  <respUnit>1. Listrik PLN</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>b. Banyaknya keluarga yang menggunakan listrik : 1. Listrik PLN</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">12026</sumStat>
  <txt>Keluarga pengguna listrik Perusahaan Listrik Negara (PLN) adalah keluarga yang berlangganan listrik secara resmi dari PLN.
Keluarga pengguna listrik non-PLN adalah keluarga yang berlangganan listrik dari Non PLN, misalnya dari diesel/generator yang diusahakan perorangan atau diusahakan secara bersama. Termasuk dari diesel/generator yang dibangkitkan sendiri (tidak diusahakan) dan hanya digunakan sendiri. Sumber data pengguna listrik PLN dapat diperoleh dari kantor pembayaran listrik PLN.</txt>
</var>
<var ID="V50" name="b5r501b2" files="F1" intrvl="contin">
  <location StartPos="124" EndPos="127" width="4"/>
  <labl>2. Listrik Non PLN</labl>
  <imputation>2. Listrik Non PLN</imputation>
  <security>2. Listrik Non PLN</security>
  <embargo>2. Listrik Non PLN</embargo>
  <respUnit>2. Listrik Non PLN</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>b. Banyaknya keluarga yang menggunakan listrik : 2. Listrik Non PLN</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">6200</sumStat>
  <txt>Keluarga pengguna listrik Perusahaan Listrik Negara (PLN) adalah keluarga yang berlangganan listrik secara resmi dari PLN.
Keluarga pengguna listrik non-PLN adalah keluarga yang berlangganan listrik dari Non PLN, misalnya dari diesel/generator yang diusahakan perorangan atau diusahakan secara bersama. Termasuk dari diesel/generator yang dibangkitkan sendiri (tidak diusahakan) dan hanya digunakan sendiri. Sumber data pengguna listrik PLN dapat diperoleh dari kantor pembayaran listrik PLN.</txt>
</var>
<var ID="V51" name="b5r502a" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="128" EndPos="128" width="1"/>
  <labl>a. Ada penerangan jalan utama desa/kelurahan</labl>
  <imputation>a. Ada penerangan jalan utama desa/kelurahan</imputation>
  <security>a. Ada penerangan jalan utama desa/kelurahan</security>
  <embargo>a. Ada penerangan jalan utama desa/kelurahan</embargo>
  <respUnit>a. Ada penerangan jalan utama desa/kelurahan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>a. Ada penerangan jalan utama desa/kelurahan</qstnLit>
    <postQTxt>Jika jawabannya TIDAK (2), maka pertanyaan dilanjutkan ke : P503</postQTxt>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Pertanyaan ini dimaksudkan untuk mendapatkan informasi mengenai ada/tidaknya sarana penerangan dan jenis penerangan yang ada pada jalan utama desa/kelurahan.
Penerangan jalan yang diusahakan oleh masyarakat walaupun sumbernya dari PLN dimasukkan Listrik non pemerintah.</txt>
</var>
<var ID="V52" name="b5r502b" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="129" EndPos="129" width="1"/>
  <labl>b. Jenis:</labl>
  <imputation>b. Jenis:</imputation>
  <security>b. Jenis:</security>
  <embargo>b. Jenis:</embargo>
  <respUnit>b. Jenis:</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>b. Jika "Ada", jenis:</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">35971</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Listrik diusahakan olehPemerintah</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Listrik Non Pemerintah</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <labl>Non Listrik</labl>
  </catgry>
  <txt>Pertanyaan ini dimaksudkan untuk mendapatkan informasi mengenai ada/tidaknya sarana penerangan dan jenis penerangan yang ada pada jalan utama desa/kelurahan.
Penerangan jalan yang diusahakan oleh masyarakat walaupun sumbernya dari PLN dimasukkan Listrik non pemerintah.</txt>
</var>
<var ID="V53" name="b5r503" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="130" EndPos="130" width="1"/>
  <labl>Bahan bakar yang digunakan oleh sebagian besar keluarga untuk memasak</labl>
  <imputation>Bahan bakar yang digunakan oleh sebagian besar keluarga untuk memasak</imputation>
  <security>Bahan bakar yang digunakan oleh sebagian besar keluarga untuk memasak</security>
  <embargo>Bahan bakar yang digunakan oleh sebagian besar keluarga untuk memasak</embargo>
  <respUnit>Bahan bakar yang digunakan oleh sebagian besar keluarga untuk memasak</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Bahan bakar yang digunakan oleh sebagian besar keluarga untuk memasak</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Gas kota/LPG</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Minyak tanah</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <labl>Kayu bakar</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
    <labl>Lainnya (batu bara, arang, dll)</labl>
  </catgry>
  <txt>Pertanyan 503 s/d Pertanyan 506 ingin mengetahui informasi keadaan sebagian besar masyarakat/keluarga dalam hal penggunaan bahan bakar untuk memasak, tempat buang sampah, tempat buang air besar, dan saluran pembuangan limbah cair/air kotor.

Bahan bakar untuk memasak adalah bahan bakar yang digunakan untuk keperluan memasak oleh sebagian besar penduduk di desa/kelurahan.
Gas kota/Liquid Petroleum Gas (LPG) adalah gas LPG dan gas kota dari perusahaan gas.
Lainnya seperti arang, sekam, tempurung, briket batu bara dan biogas.
Catatan: Apabila sebagian besar penduduk memasak dengan dua atau lebih jenis bahan bakar dengan persentase yang sama, maka kode yang dipilih adalah kode bahan bakar yang terkecil.</txt>
</var>
<var ID="V54" name="b5r504" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="131" EndPos="131" width="1"/>
  <labl>Tempat buang sampah sebagian besar keluarga</labl>
  <imputation>Tempat buang sampah sebagian besar keluarga</imputation>
  <security>Tempat buang sampah sebagian besar keluarga</security>
  <embargo>Tempat buang sampah sebagian besar keluarga</embargo>
  <respUnit>Tempat buang sampah sebagian besar keluarga</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Tempat buang sampah sebagian besar keluarga</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Tempat sampah, kemudian diangkut</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Dalam lobang/dibakar</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <labl>Sungai</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
    <labl>Lainnya (Tuliskan)</labl>
  </catgry>
  <txt>Tempat sampah kemudian diangkut adalah jika sampah dibuang dengan diangkut petugas baik langsung dari keluarga maupun dari tempat pembuangan sementara.
Dalam lubang/dibakar adalah jika sampah dibuang ke dalam lubang, baik lubang buatan maupun alamiah atau dibakar.
Sungai apabila sebagian besar keluarga membuang sampah ke kali/sungai.
Lainnya misalnya dipakai sebagai bahan pembuatan kompos.
Catatan: Apabila ada dua atau lebih tempat buang sampah yang digunakan dengan persentase keluarga yang sama, maka yang dipilih adalah kode tempat buang sampah yang terkecil.</txt>
</var>
<var ID="V55" name="b5r505" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="132" EndPos="132" width="1"/>
  <labl>Tempat buang air besar sebagian besar keluarga</labl>
  <imputation>Tempat buang air besar sebagian besar keluarga</imputation>
  <security>Tempat buang air besar sebagian besar keluarga</security>
  <embargo>Tempat buang air besar sebagian besar keluarga</embargo>
  <respUnit>Tempat buang air besar sebagian besar keluarga</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Tempat buang air besar sebagian besar keluarga</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Jamban sendiri</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Jamban bersama</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <labl>Jamban umum</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
    <labl>Bukan jamban</labl>
  </catgry>
  <txt>Jamban adalah tempat buang air besar yang pembuatannya memenuhi syarat-syarat kesehatan, antara lain menggunakan tangki septik.
Jamban sendiri adalah jamban yang hanya digunakan oleh satu keluarga.
Jamban bersama adalah jamban yang digunakan oleh dua keluarga atau lebih.
Jamban umum adalah jamban yang dapat digunakan oleh setiap warga desa/kelurahan yang bersangkutan maupun masyarakat lainnya.
Bukan jamban termasuk tempat pembuangan air besar yang penampungan akhirnya sungai, kolam, lubang, dan sebagainya.
Catatan: Apabila menggunakan dua atau lebih jenis jamban dengan persentase yang sama, maka kode jenis jamban yang dipilih adalah kode yang terkecil.</txt>
</var>
<var ID="V56" name="b5r506" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="133" EndPos="133" width="1"/>
  <labl>Keadaan sebagian besar saluran pembuangan limbah cair/air kotor</labl>
  <imputation>Keadaan sebagian besar saluran pembuangan limbah cair/air kotor</imputation>
  <security>Keadaan sebagian besar saluran pembuangan limbah cair/air kotor</security>
  <embargo>Keadaan sebagian besar saluran pembuangan limbah cair/air kotor</embargo>
  <respUnit>Keadaan sebagian besar saluran pembuangan limbah cair/air kotor</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Keadaan sebagian besar saluran pembuangan limbah cair/air kotor</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Lancar</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak lancar</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <labl>Tergenang</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
    <labl>Tidak ada saluran</labl>
  </catgry>
  <txt>Saluran pembuangan limbah cair adalah saluran berupa got atau talang (pipa) digunakan untuk mengalirkan limbah cair/air kotor dari suatu tempat (tempat tinggal; pasar; pertokoan; perkantoran; pabrik dsb.) ke tempat pembuangan (sungai, danau, kolam, got besar, lahan tertentu). Pertanyaan ini dimaksudkan untuk mengetahui apakah ada saluran pembuangan limbah. Bila ada saluran pembuangan, bagaimana keadaannya? Apakah mengalir dengan lancar, mengalir tidak lancar (karena berbagai sebab), atau tergenang (tidak mengalir sama sekali, berkurang hanya karena meresap ke dalam tanah).</txt>
</var>
<var ID="V57" name="b5r507a" files="F1" intrvl="contin">
  <location StartPos="134" EndPos="138" width="5"/>
  <labl>a. Rumah Permanen</labl>
  <imputation>a. Rumah Permanen</imputation>
  <security>a. Rumah Permanen</security>
  <embargo>a. Rumah Permanen</embargo>
  <respUnit>a. Rumah Permanen</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jumlah bangunan rumah menurut kualitas : a. Rumah Permanen</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">67610</sumStat>
  <txt>Kriteria Permanen suatu bangunan ditentukan oleh dinding, atap dan lantai. Dikatakan permanen apabila dinding bukan anyaman bambu atau pelepah, atap bukan daun-daunan dan lantai bukan tanah.
Catatan:
1). bedeng untuk para pekerja konstruksi tidak termasuk dalam kategori ini, meskipun bangunan bedeng tersebut permanen.
2). rumah tempat tinggal yang sudah berubah fungsi tidak dihitung misalnya berubah menjadi rumah burung walet.</txt>
</var>
<var ID="V58" name="b5r507b" files="F1" intrvl="contin">
  <location StartPos="139" EndPos="143" width="5"/>
  <labl>b. Rumah Bukan permanen</labl>
  <imputation>b. Rumah Bukan permanen</imputation>
  <security>b. Rumah Bukan permanen</security>
  <embargo>b. Rumah Bukan permanen</embargo>
  <respUnit>b. Rumah Bukan permanen</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jumlah bangunan rumah menurut kualitas : b. Rumah Bukan permanen</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">26662</sumStat>
  <txt>Kriteria Permanen suatu bangunan ditentukan oleh dinding, atap dan lantai. Dikatakan permanen apabila dinding bukan anyaman bambu atau pelepah, atap bukan daun-daunan dan lantai bukan tanah.
Catatan:
1). bedeng untuk para pekerja konstruksi tidak termasuk dalam kategori ini, meskipun bangunan bedeng tersebut permanen.
2). rumah tempat tinggal yang sudah berubah fungsi tidak dihitung misalnya berubah menjadi rumah burung walet.</txt>
</var>
<var ID="V59" name="b5r508a" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="144" EndPos="144" width="1"/>
  <labl>a. Apakah ada sungai yang melintasi desa/kelurahan ini</labl>
  <imputation>a. Apakah ada sungai yang melintasi desa/kelurahan ini</imputation>
  <security>a. Apakah ada sungai yang melintasi desa/kelurahan ini</security>
  <embargo>a. Apakah ada sungai yang melintasi desa/kelurahan ini</embargo>
  <respUnit>a. Apakah ada sungai yang melintasi desa/kelurahan ini</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>a. Apakah ada sungai yang melintasi desa/kelurahan ini</qstnLit>
    <postQTxt>Jika jawabannya TIDAK (2), maka pertanyaan dilanjutkan ke P510</postQTxt>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Sungai yang melintasi desa adalah sungai yang alirannya melalui wilayah desa/kelurahan, termasuk juga sungai yang menjadi batas desa/kelurahan.</txt>
</var>
<var ID="V60" name="b5r508b1" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="145" EndPos="145" width="1"/>
  <labl>Air sungai digunakan untuk : 1) Mandi/cuci</labl>
  <imputation>Air sungai digunakan untuk : 1) Mandi/cuci</imputation>
  <security>Air sungai digunakan untuk : 1) Mandi/cuci</security>
  <embargo>Air sungai digunakan untuk : 1) Mandi/cuci</embargo>
  <respUnit>Air sungai digunakan untuk : 1) Mandi/cuci</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>b. Jika "Ada", air sungai digunakan untuk : 1) Mandi/cuci</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ya</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
  </catgry>
  <txt>Penggunaan air sungai bisa saja hanya digunakan oleh sebagian kecil penduduk desa/kelurahan. Suatu masyarakat dikatakan menggunakan air sungai bila ada masyarakat yang menggunakannya untuk mandi dan cuci.</txt>
</var>
<var ID="V61" name="b5r508b2" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="146" EndPos="146" width="1"/>
  <labl>Air sungai digunakan untuk : 2) Minum</labl>
  <imputation>Air sungai digunakan untuk : 2) Minum</imputation>
  <security>Air sungai digunakan untuk : 2) Minum</security>
  <embargo>Air sungai digunakan untuk : 2) Minum</embargo>
  <respUnit>Air sungai digunakan untuk : 2) Minum</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>b. Jika "Ada", air sungai digunakan untuk : 2) Minum</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ya</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
  </catgry>
  <txt>Penggunaan air sungai bisa saja hanya digunakan oleh sebagian kecil penduduk desa/kelurahan. Suatu masyarakat dikatakan menggunakan air sungai bila ada masyarakat yang menggunakannya untuk mandi dan cuci.</txt>
</var>
<var ID="V62" name="b5r508b3" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="147" EndPos="147" width="1"/>
  <labl>Air sungai digunakan untuk : 3) Bahan baku air minum (dijernihkan)</labl>
  <imputation>Air sungai digunakan untuk : 3) Bahan baku air minum (dijernihkan)</imputation>
  <security>Air sungai digunakan untuk : 3) Bahan baku air minum (dijernihkan)</security>
  <embargo>Air sungai digunakan untuk : 3) Bahan baku air minum (dijernihkan)</embargo>
  <respUnit>Air sungai digunakan untuk : 3) Bahan baku air minum (dijernihkan)</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>b. Jika "Ada", air sungai digunakan untuk : 3) Bahan baku air minum (dijernihkan)</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ya</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
  </catgry>
  <txt>Penggunaan air sungai bisa saja hanya digunakan oleh sebagian kecil penduduk desa/kelurahan. Suatu masyarakat dikatakan menggunakan air sungai bila ada masyarakat yang menggunakannya untuk mandi dan cuci.</txt>
</var>
<var ID="V63" name="b5r508b4" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="148" EndPos="148" width="1"/>
  <labl>Air sungai digunakan untuk : 4) Irigasi</labl>
  <imputation>Air sungai digunakan untuk : 4) Irigasi</imputation>
  <security>Air sungai digunakan untuk : 4) Irigasi</security>
  <embargo>Air sungai digunakan untuk : 4) Irigasi</embargo>
  <respUnit>Air sungai digunakan untuk : 4) Irigasi</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>b. Jika "Ada", air sungai digunakan untuk : 4) Irigasi</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ya</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
  </catgry>
  <txt>Penggunaan air sungai bisa saja hanya digunakan oleh sebagian kecil penduduk desa/kelurahan. Suatu masyarakat dikatakan menggunakan air sungai bila ada masyarakat yang menggunakannya untuk mandi dan cuci.</txt>
</var>
<var ID="V64" name="b5r508b5" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="149" EndPos="149" width="1"/>
  <labl>Air sungai digunakan untuk : 5) Untuk industri/pabrik</labl>
  <imputation>Air sungai digunakan untuk : 5) Untuk industri/pabrik</imputation>
  <security>Air sungai digunakan untuk : 5) Untuk industri/pabrik</security>
  <embargo>Air sungai digunakan untuk : 5) Untuk industri/pabrik</embargo>
  <respUnit>Air sungai digunakan untuk : 5) Untuk industri/pabrik</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>b. Jika "Ada", air sungai digunakan untuk : 5) Untuk industri/pabrik</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ya</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
  </catgry>
  <txt>Penggunaan air sungai bisa saja hanya digunakan oleh sebagian kecil penduduk desa/kelurahan. Suatu masyarakat dikatakan menggunakan air sungai bila ada masyarakat yang menggunakannya untuk mandi dan cuci.</txt>
</var>
<var ID="V65" name="b5r508b6" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="150" EndPos="150" width="1"/>
  <labl>Air sungai digunakan untuk : 6) Transportasi</labl>
  <imputation>Air sungai digunakan untuk : 6) Transportasi</imputation>
  <security>Air sungai digunakan untuk : 6) Transportasi</security>
  <embargo>Air sungai digunakan untuk : 6) Transportasi</embargo>
  <respUnit>Air sungai digunakan untuk : 6) Transportasi</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>b. Jika "Ada", air sungai digunakan untuk : 6) Transportasi</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ya</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
  </catgry>
  <txt>Penggunaan air sungai bisa saja hanya digunakan oleh sebagian kecil penduduk desa/kelurahan. Suatu masyarakat dikatakan menggunakan air sungai bila ada masyarakat yang menggunakannya untuk mandi dan cuci.</txt>
</var>
<var ID="V66" name="b5r508b7" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="151" EndPos="151" width="1"/>
  <labl>Air sungai digunakan untuk : 7) Lainnya</labl>
  <imputation>Air sungai digunakan untuk : 7) Lainnya</imputation>
  <security>Air sungai digunakan untuk : 7) Lainnya</security>
  <embargo>Air sungai digunakan untuk : 7) Lainnya</embargo>
  <respUnit>Air sungai digunakan untuk : 7) Lainnya</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>b. Jika "Ada", air sungai digunakan untuk : 7) Lainnya</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ya</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
  </catgry>
  <txt>Penggunaan air sungai bisa saja hanya digunakan oleh sebagian kecil penduduk desa/kelurahan. Suatu masyarakat dikatakan menggunakan air sungai bila ada masyarakat yang menggunakannya untuk mandi dan cuci.</txt>
</var>
<var ID="V67" name="b5r509a" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="152" EndPos="152" width="1"/>
  <labl>a. Keluarga yang bertempat tinggal di bantaran/tepi sungai</labl>
  <imputation>a. Keluarga yang bertempat tinggal di bantaran/tepi sungai</imputation>
  <security>a. Keluarga yang bertempat tinggal di bantaran/tepi sungai</security>
  <embargo>a. Keluarga yang bertempat tinggal di bantaran/tepi sungai</embargo>
  <respUnit>a. Keluarga yang bertempat tinggal di bantaran/tepi sungai</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>a. Keluarga yang bertempat tinggal di bantaran/tepi sungai</qstnLit>
    <postQTxt>Jika jawabannya TIDAK (2), maka pertanyaan dilanjutkan ke P510</postQTxt>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
  </catgry>
  <txt>Pertanyaan ini dimaksudkan untuk mengetahui banyaknya keluarga yang bertempat tinggal di bantaran/tepi sungai dan atau sempadan sungai.
Bantaran sungai adalah lahan pada kedua sisi sepanjang palung sungai dihitung dari tepi sampai dengan kaki tanggul sebelah dalam (PP No.35 Tahun 1991 tentang sungai).
Palung adalah cekungan yang terbentuk oleh aliran sungai secara alamiah, atau galian untuk mengalirkan sejumlah air tertentu (Kepress No.32/1990).
Sempadan sungai adalah kawasan kiri kanan sungai, termasuk sungai buatan/kanal/saluran irigasi primer yang mempunyai manfaat penting untuk mempertahankan kelestarian fungsi sungai. Kriteria sempadan sungai; 1). Sekurang-kurangnya 100 meter di kiri kanan sungai besar dan 50 meter di kiri kanan anak sungai yang berada di luar permukiman. 2). Untuk sungai di kawasan permukiman antara 10-15 meter.</txt>
</var>
<var ID="V68" name="b5r509b1" files="F1" intrvl="contin">
  <location StartPos="153" EndPos="156" width="4"/>
  <labl>1) Jumlah keluarga</labl>
  <imputation>1) Jumlah keluarga</imputation>
  <security>1) Jumlah keluarga</security>
  <embargo>1) Jumlah keluarga</embargo>
  <respUnit>1) Jumlah keluarga</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>b. Jika "Ada" : 1) Jumlah keluarga</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">3267</sumStat>
  <txt>Pertanyaan ini dimaksudkan untuk mengetahui banyaknya keluarga yang bertempat tinggal di bantaran/tepi sungai dan atau sempadan sungai.
Bantaran sungai adalah lahan pada kedua sisi sepanjang palung sungai dihitung dari tepi sampai dengan kaki tanggul sebelah dalam (PP No.35 Tahun 1991 tentang sungai).
Palung adalah cekungan yang terbentuk oleh aliran sungai secara alamiah, atau galian untuk mengalirkan sejumlah air tertentu (Kepress No.32/1990).
Sempadan sungai adalah kawasan kiri kanan sungai, termasuk sungai buatan/kanal/saluran irigasi primer yang mempunyai manfaat penting untuk mempertahankan kelestarian fungsi sungai. Kriteria sempadan sungai; 1). Sekurang-kurangnya 100 meter di kiri kanan sungai besar dan 50 meter di kiri kanan anak sungai yang berada di luar permukiman. 2). Untuk sungai di kawasan permukiman antara 10-15 meter.</txt>
</var>
<var ID="V69" name="b5r509b2" files="F1" intrvl="contin">
  <location StartPos="157" EndPos="160" width="4"/>
  <labl>2) Jumlah bangunan rumah</labl>
  <imputation>2) Jumlah bangunan rumah</imputation>
  <security>2) Jumlah bangunan rumah</security>
  <embargo>2) Jumlah bangunan rumah</embargo>
  <respUnit>2) Jumlah bangunan rumah</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>b. Jika "Ada" : 2) Jumlah bangunan rumah</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">3377</sumStat>
  <txt>Pertanyaan ini dimaksudkan untuk mengetahui banyaknya keluarga yang bertempat tinggal di bantaran/tepi sungai dan atau sempadan sungai.
Bantaran sungai adalah lahan pada kedua sisi sepanjang palung sungai dihitung dari tepi sampai dengan kaki tanggul sebelah dalam (PP No.35 Tahun 1991 tentang sungai).
Palung adalah cekungan yang terbentuk oleh aliran sungai secara alamiah, atau galian untuk mengalirkan sejumlah air tertentu (Kepress No.32/1990).
Sempadan sungai adalah kawasan kiri kanan sungai, termasuk sungai buatan/kanal/saluran irigasi primer yang mempunyai manfaat penting untuk mempertahankan kelestarian fungsi sungai. Kriteria sempadan sungai; 1). Sekurang-kurangnya 100 meter di kiri kanan sungai besar dan 50 meter di kiri kanan anak sungai yang berada di luar permukiman. 2). Untuk sungai di kawasan permukiman antara 10-15 meter.</txt>
</var>
<var ID="V70" name="b5r510a" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="161" EndPos="161" width="1"/>
  <labl>a. Keluarga yang bertempat tinggal di bawah jaringan listrik tegangan tinggi (&gt; 500 KV)</labl>
  <imputation>a. Keluarga yang bertempat tinggal di bawah jaringan listrik tegangan tinggi (&gt; 500 KV)</imputation>
  <security>a. Keluarga yang bertempat tinggal di bawah jaringan listrik tegangan tinggi (&gt; 500 KV)</security>
  <embargo>a. Keluarga yang bertempat tinggal di bawah jaringan listrik tegangan tinggi (&gt; 500 KV)</embargo>
  <respUnit>a. Keluarga yang bertempat tinggal di bawah jaringan listrik tegangan tinggi (&gt; 500 KV)</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>a. Keluarga yang bertempat tinggal di bawah jaringan listrik tegangan tinggi (&gt; 500 KV)</qstnLit>
    <postQTxt>Jika jawabannya (2) dan (3), maka pertanyaan dilanjutkan ke P511a</postQTxt>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <labl>Tidak ada listrik tegangan tinggi</labl>
  </catgry>
  <txt>Dikatakan jaringan listrik tegangan tinggi apabila kawat yang melintas mempunyai tegangan listrik lebih dari 500 KV. Keluarga dan bangunan yang dicatat pada rincian ini adalah keluarga dan bangunan yang berada di bawah jaringan dan berjarak 20 meter dari lintasan jaringan tersebut. (Permentamben No. 1.P/47/MTE/1992).</txt>
</var>
<var ID="V71" name="b5r510b1" files="F1" intrvl="contin">
  <location StartPos="162" EndPos="165" width="4"/>
  <labl>1) Jumlah keluarga</labl>
  <imputation>1) Jumlah keluarga</imputation>
  <security>1) Jumlah keluarga</security>
  <embargo>1) Jumlah keluarga</embargo>
  <respUnit>1) Jumlah keluarga</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>b. Jika "Ada" : 1) Jumlah keluarga</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">3625</sumStat>
</var>
<var ID="V72" name="b5r510b2" files="F1" intrvl="contin">
  <location StartPos="166" EndPos="169" width="4"/>
  <labl>2) Jumlah bangunan rumah</labl>
  <imputation>2) Jumlah bangunan rumah</imputation>
  <security>2) Jumlah bangunan rumah</security>
  <embargo>2) Jumlah bangunan rumah</embargo>
  <respUnit>2) Jumlah bangunan rumah</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>b. Jika "Ada" : 2) Jumlah bangunan rumah</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">3200</sumStat>
</var>
<var ID="V73" name="b5r511a" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="170" EndPos="170" width="1"/>
  <labl>Permukiman kumuh</labl>
  <imputation>Permukiman kumuh</imputation>
  <security>Permukiman kumuh</security>
  <embargo>Permukiman kumuh</embargo>
  <respUnit>Permukiman kumuh</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Permukiman kumuh</qstnLit>
    <postQTxt>Jika jawabannya TIDAK (2), maka pertanyaan dilanjutkan ke P512a</postQTxt>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Perumahan dan permukiman kumuh adalah lingkungan hunian dan usaha yang ditandai oleh:
1. Banyak rumah tidak layak huni,
2. Banyak saluran pembuangan limbah macet,
3. Penduduk/bangunan sangat padat,
4. Banyak penduduk buang air besar tidak di jamban,
5. Biasanya berada di areal marginal (seperti di tepi sungai, pinggir rel kereta api).
Rumah tak layak huni adalah rumah yang dibuat dari bahan bekas/sampah (seperti potongan triplek, lembaran plastik sisa) yang dipertimbangkan tidak cocok untuk bertempat tinggal atau terletak pada areal yang diperuntukkan bukan untuk permukiman. Termasuk rumah gubuk.</txt>
</var>
<var ID="V74" name="b5r511b1" files="F1" intrvl="contin">
  <location StartPos="171" EndPos="173" width="3"/>
  <labl>1) Jumlah lokasi</labl>
  <imputation>1) Jumlah lokasi</imputation>
  <security>1) Jumlah lokasi</security>
  <embargo>1) Jumlah lokasi</embargo>
  <respUnit>1) Jumlah lokasi</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jika "ADA" : 1) Jumlah lokasi</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">501</sumStat>
  <txt>Perumahan dan permukiman kumuh adalah lingkungan hunian dan usaha yang ditandai oleh:
1. Banyak rumah tidak layak huni,
2. Banyak saluran pembuangan limbah macet,
3. Penduduk/bangunan sangat padat,
4. Banyak penduduk buang air besar tidak di jamban,
5. Biasanya berada di areal marginal (seperti di tepi sungai, pinggir rel kereta api).
Rumah tak layak huni adalah rumah yang dibuat dari bahan bekas/sampah (seperti potongan triplek, lembaran plastik sisa) yang dipertimbangkan tidak cocok untuk bertempat tinggal atau terletak pada areal yang diperuntukkan bukan untuk permukiman. Termasuk rumah gubuk.</txt>
</var>
<var ID="V75" name="b5r511b2" files="F1" intrvl="contin">
  <location StartPos="174" EndPos="177" width="4"/>
  <labl>2) Luasnya</labl>
  <imputation>2) Luasnya</imputation>
  <security>2) Luasnya</security>
  <embargo>2) Luasnya</embargo>
  <respUnit>2) Luasnya</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jika "ADA" : 2) Luasnya</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">6728</sumStat>
  <txt>Perumahan dan permukiman kumuh adalah lingkungan hunian dan usaha yang ditandai oleh:
1. Banyak rumah tidak layak huni,
2. Banyak saluran pembuangan limbah macet,
3. Penduduk/bangunan sangat padat,
4. Banyak penduduk buang air besar tidak di jamban,
5. Biasanya berada di areal marginal (seperti di tepi sungai, pinggir rel kereta api).
Rumah tak layak huni adalah rumah yang dibuat dari bahan bekas/sampah (seperti potongan triplek, lembaran plastik sisa) yang dipertimbangkan tidak cocok untuk bertempat tinggal atau terletak pada areal yang diperuntukkan bukan untuk permukiman. Termasuk rumah gubuk.</txt>
</var>
<var ID="V76" name="b5r511b3" files="F1" intrvl="contin">
  <location StartPos="178" EndPos="181" width="4"/>
  <labl>3) Jumlah bangunan rumah</labl>
  <imputation>3) Jumlah bangunan rumah</imputation>
  <security>3) Jumlah bangunan rumah</security>
  <embargo>3) Jumlah bangunan rumah</embargo>
  <respUnit>3) Jumlah bangunan rumah</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jika "ADA" : 3) Jumlah bangunan rumah</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">4871</sumStat>
  <txt>Perumahan dan permukiman kumuh adalah lingkungan hunian dan usaha yang ditandai oleh:
1. Banyak rumah tidak layak huni,
2. Banyak saluran pembuangan limbah macet,
3. Penduduk/bangunan sangat padat,
4. Banyak penduduk buang air besar tidak di jamban,
5. Biasanya berada di areal marginal (seperti di tepi sungai, pinggir rel kereta api).
Rumah tak layak huni adalah rumah yang dibuat dari bahan bekas/sampah (seperti potongan triplek, lembaran plastik sisa) yang dipertimbangkan tidak cocok untuk bertempat tinggal atau terletak pada areal yang diperuntukkan bukan untuk permukiman. Termasuk rumah gubuk.</txt>
</var>
<var ID="V77" name="b5r511b4" files="F1" intrvl="contin">
  <location StartPos="182" EndPos="185" width="4"/>
  <labl>4) Jumlah keluarga</labl>
  <imputation>4) Jumlah keluarga</imputation>
  <security>4) Jumlah keluarga</security>
  <embargo>4) Jumlah keluarga</embargo>
  <respUnit>4) Jumlah keluarga</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jika "ADA" : 4) Jumlah keluarga</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">5518</sumStat>
  <txt>Perumahan dan permukiman kumuh adalah lingkungan hunian dan usaha yang ditandai oleh:
1. Banyak rumah tidak layak huni,
2. Banyak saluran pembuangan limbah macet,
3. Penduduk/bangunan sangat padat,
4. Banyak penduduk buang air besar tidak di jamban,
5. Biasanya berada di areal marginal (seperti di tepi sungai, pinggir rel kereta api).
Rumah tak layak huni adalah rumah yang dibuat dari bahan bekas/sampah (seperti potongan triplek, lembaran plastik sisa) yang dipertimbangkan tidak cocok untuk bertempat tinggal atau terletak pada areal yang diperuntukkan bukan untuk permukiman. Termasuk rumah gubuk.</txt>
</var>
<var ID="V78" name="b5r512a" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="186" EndPos="186" width="1"/>
  <labl>Industri pengolahan</labl>
  <imputation>Industri pengolahan</imputation>
  <security>Industri pengolahan</security>
  <embargo>Industri pengolahan</embargo>
  <respUnit>Industri pengolahan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Industri pengolahan</qstnLit>
    <postQTxt>Jika jawabannya TIDAK (2), maka pertanyaan dilanjutkan ke P513</postQTxt>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Industri pengolahan adalah kegiatan pengubahan bahan dasar menjadi barang jadi atau setengah jadi, dari yang kurang nilainya menjadi barang yang lebih tinggi nilainya.
Pencemaran akibat kegiatan industri atau pencemaran industri adalah penurunan kualitas lingkungan hidup karena masuknya atau dimasukkannya zat pencemar dalam bentuk padat, cair, gas, kebisingan, debu, getaran dan lain sebagainya yang berasal dari kegiatan industri yang kualitasnya melebihi Nilai Ambang Batas (NAB) yang berlaku ke dalam lingkungan atau ke dalam tanah, badan air dan udara. (SK Menteri Perindustrian No. 250/M/SK/10/1994)
Limbah adalah bahan sisa pada suatu kegiatan dan/atau proses produksi. (PP No. 19/94 tentang Pengelolaan Bahan Berbahaya dan Beracun). Jika ada industri pengolahan di desa/kelurahan ini tanyakan jenis limbah yang ditimbulkan.</txt>
</var>
<var ID="V79" name="b5r512b" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="187" EndPos="187" width="1"/>
  <labl>Jika "Ada", sebagian besar limbah dibuang ke:</labl>
  <imputation>Jika "Ada", sebagian besar limbah dibuang ke:</imputation>
  <security>Jika "Ada", sebagian besar limbah dibuang ke:</security>
  <embargo>Jika "Ada", sebagian besar limbah dibuang ke:</embargo>
  <respUnit>Jika "Ada", sebagian besar limbah dibuang ke:</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jika "Ada", sebagian besar limbah dibuang ke:</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">27452</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Instalasi Pembuangan Limbah (IPL)</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tanah</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <labl>Sungai</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
    <labl>Lainnya (Tuliskan)</labl>
  </catgry>
</var>
<var ID="V80" name="b5r513a2" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="188" EndPos="188" width="1"/>
  <labl>Jenis gangguan : a. Pecemaran air</labl>
  <imputation>Jenis gangguan : a. Pecemaran air</imputation>
  <security>Jenis gangguan : a. Pecemaran air</security>
  <embargo>Jenis gangguan : a. Pecemaran air</embargo>
  <respUnit>Jenis gangguan : a. Pecemaran air</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Gangguan lingkungan hidup dalam setahun terakhir : Jenis gangguan : a. Pecemaran air</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Pertanyaan ini dimaksudkan untuk mengetahui apakah di desa/kelurahan yang dicacah sudah terjadi pencemaran lingkungan, baik air, tanah, udara, flora, maupun fauna.
Gangguan lingkungan hidup adalah sesuatu yang mengakibatkan perubahan terhadap lingkungan hidup (air, tanah, udara, flora dan fauna) baik langsung maupun tidak langsung yang membahayakan kesehatan, keselamatan, dan kesejahteraan makhluk hidup, yang biasanya terjadi dalam waktu yang lama. Gangguan ini bisa terjadi dengan sendirinya (alamiah) atau disebabkan oleh aktivitas manusia.
Contoh:
a. Pencemaran air; tercemarnya air sungai di desa akibat limbah pabrik, sampah keluarga/ pasar/pertokoan/perkantoran dan sebagainya.
b. Pencemaran tanah; kesuburan tanah menurun oleh berbagai sebab, rusaknya komposisi tanah akibat penambangan, penggalian, terkontaminasinya tanah karena bahan radio aktif di atasnya atau yang dipendam di dalamnya dan sebagainya.
c. Polusi udara dan bau; debu/jelaga dari asap pabrik, pembakaran gamping, kendaraan bermotor, atau debu dari letusan gunung, bau dari peternakan, buangan limbah pabrik, penyamakan kulit dan sebagainya.
d. Ruang terbuka hijau, penebangan tanaman di taman umum, pinggir jalan.
e. Pencemaran suara/bising; bisingnya suara pabrik, pasar, bengkel, lalu lintas kendaraan bermotor dan sebagainya.
Pencemaran lingkungan adalah suatu hal, hasil, atau cara/proses kerja yang mencemari lingkungan hidup seperti yang ditimbulkan oleh limbah pabrik, pemakaian pupuk kimia pada tanaman, limbah keluarga/pasar/pertokoan/ perkantoran dan sebagainya.
Pencemaran lingkungan di suatu daerah ditunjukkan oleh adanya penyakit-penyakit tertentu pada manusia atau hewan, kerusakan atau matinya tanaman, perubahan fisik dan kimia lingkungan, yang dapat berupa perubahan yang khas pada tumbuhan atau hewan.
Pengaduan masalah pencemaran adalah pengaduan pencemaran yang dilaporkan minimal sampai dengan kepala desa/lurah.</txt>
</var>
<var ID="V81" name="b5r513a3" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="189" EndPos="189" width="1"/>
  <labl>Pengaduan ke Kades/Lurah : a. Pecemaran air</labl>
  <imputation>Pengaduan ke Kades/Lurah : a. Pecemaran air</imputation>
  <security>Pengaduan ke Kades/Lurah : a. Pecemaran air</security>
  <embargo>Pengaduan ke Kades/Lurah : a. Pecemaran air</embargo>
  <respUnit>Pengaduan ke Kades/Lurah : a. Pecemaran air</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika Kolom (2) Kode 1</preQTxt>
    <qstnLit>Gangguan lingkungan hidup dalam setahun terakhir : Pengaduan ke Kades/Lurah : a. Pecemaran air</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
  </catgry>
  <txt>Pertanyaan ini dimaksudkan untuk mengetahui apakah di desa/kelurahan yang dicacah sudah terjadi pencemaran lingkungan, baik air, tanah, udara, flora, maupun fauna.
Gangguan lingkungan hidup adalah sesuatu yang mengakibatkan perubahan terhadap lingkungan hidup (air, tanah, udara, flora dan fauna) baik langsung maupun tidak langsung yang membahayakan kesehatan, keselamatan, dan kesejahteraan makhluk hidup, yang biasanya terjadi dalam waktu yang lama. Gangguan ini bisa terjadi dengan sendirinya (alamiah) atau disebabkan oleh aktivitas manusia.
Contoh:
a. Pencemaran air; tercemarnya air sungai di desa akibat limbah pabrik, sampah keluarga/ pasar/pertokoan/perkantoran dan sebagainya.
b. Pencemaran tanah; kesuburan tanah menurun oleh berbagai sebab, rusaknya komposisi tanah akibat penambangan, penggalian, terkontaminasinya tanah karena bahan radio aktif di atasnya atau yang dipendam di dalamnya dan sebagainya.
c. Polusi udara dan bau; debu/jelaga dari asap pabrik, pembakaran gamping, kendaraan bermotor, atau debu dari letusan gunung, bau dari peternakan, buangan limbah pabrik, penyamakan kulit dan sebagainya.
d. Ruang terbuka hijau, penebangan tanaman di taman umum, pinggir jalan.
e. Pencemaran suara/bising; bisingnya suara pabrik, pasar, bengkel, lalu lintas kendaraan bermotor dan sebagainya.
Pencemaran lingkungan adalah suatu hal, hasil, atau cara/proses kerja yang mencemari lingkungan hidup seperti yang ditimbulkan oleh limbah pabrik, pemakaian pupuk kimia pada tanaman, limbah keluarga/pasar/pertokoan/ perkantoran dan sebagainya.
Pencemaran lingkungan di suatu daerah ditunjukkan oleh adanya penyakit-penyakit tertentu pada manusia atau hewan, kerusakan atau matinya tanaman, perubahan fisik dan kimia lingkungan, yang dapat berupa perubahan yang khas pada tumbuhan atau hewan.
Pengaduan masalah pencemaran adalah pengaduan pencemaran yang dilaporkan minimal sampai dengan kepala desa/lurah.</txt>
</var>
<var ID="V82" name="b5r513b2" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="190" EndPos="190" width="1"/>
  <labl>Jenis gangguan : b. Pencemaran tanah</labl>
  <imputation>Jenis gangguan : b. Pencemaran tanah</imputation>
  <security>Jenis gangguan : b. Pencemaran tanah</security>
  <embargo>Jenis gangguan : b. Pencemaran tanah</embargo>
  <respUnit>Jenis gangguan : b. Pencemaran tanah</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Gangguan lingkungan hidup dalam setahun terakhir : Jenis gangguan : b. Pencemaran tanah</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Pertanyaan ini dimaksudkan untuk mengetahui apakah di desa/kelurahan yang dicacah sudah terjadi pencemaran lingkungan, baik air, tanah, udara, flora, maupun fauna.
Gangguan lingkungan hidup adalah sesuatu yang mengakibatkan perubahan terhadap lingkungan hidup (air, tanah, udara, flora dan fauna) baik langsung maupun tidak langsung yang membahayakan kesehatan, keselamatan, dan kesejahteraan makhluk hidup, yang biasanya terjadi dalam waktu yang lama. Gangguan ini bisa terjadi dengan sendirinya (alamiah) atau disebabkan oleh aktivitas manusia.
Contoh:
a. Pencemaran air; tercemarnya air sungai di desa akibat limbah pabrik, sampah keluarga/ pasar/pertokoan/perkantoran dan sebagainya.
b. Pencemaran tanah; kesuburan tanah menurun oleh berbagai sebab, rusaknya komposisi tanah akibat penambangan, penggalian, terkontaminasinya tanah karena bahan radio aktif di atasnya atau yang dipendam di dalamnya dan sebagainya.
c. Polusi udara dan bau; debu/jelaga dari asap pabrik, pembakaran gamping, kendaraan bermotor, atau debu dari letusan gunung, bau dari peternakan, buangan limbah pabrik, penyamakan kulit dan sebagainya.
d. Ruang terbuka hijau, penebangan tanaman di taman umum, pinggir jalan.
e. Pencemaran suara/bising; bisingnya suara pabrik, pasar, bengkel, lalu lintas kendaraan bermotor dan sebagainya.
Pencemaran lingkungan adalah suatu hal, hasil, atau cara/proses kerja yang mencemari lingkungan hidup seperti yang ditimbulkan oleh limbah pabrik, pemakaian pupuk kimia pada tanaman, limbah keluarga/pasar/pertokoan/ perkantoran dan sebagainya.
Pencemaran lingkungan di suatu daerah ditunjukkan oleh adanya penyakit-penyakit tertentu pada manusia atau hewan, kerusakan atau matinya tanaman, perubahan fisik dan kimia lingkungan, yang dapat berupa perubahan yang khas pada tumbuhan atau hewan.
Pengaduan masalah pencemaran adalah pengaduan pencemaran yang dilaporkan minimal sampai dengan kepala desa/lurah.</txt>
</var>
<var ID="V83" name="b5r513b3" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="191" EndPos="191" width="1"/>
  <labl>Pengaduan ke Kades/Lurah : b. Pencemaran tanah</labl>
  <imputation>Pengaduan ke Kades/Lurah : b. Pencemaran tanah</imputation>
  <security>Pengaduan ke Kades/Lurah : b. Pencemaran tanah</security>
  <embargo>Pengaduan ke Kades/Lurah : b. Pencemaran tanah</embargo>
  <respUnit>Pengaduan ke Kades/Lurah : b. Pencemaran tanah</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika Kolom (2) Kode 1</preQTxt>
    <qstnLit>Gangguan lingkungan hidup dalam setahun terakhir : Pengaduan ke Kades/Lurah : b. Pencemaran tanah</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
  </catgry>
  <txt>Pertanyaan ini dimaksudkan untuk mengetahui apakah di desa/kelurahan yang dicacah sudah terjadi pencemaran lingkungan, baik air, tanah, udara, flora, maupun fauna.
Gangguan lingkungan hidup adalah sesuatu yang mengakibatkan perubahan terhadap lingkungan hidup (air, tanah, udara, flora dan fauna) baik langsung maupun tidak langsung yang membahayakan kesehatan, keselamatan, dan kesejahteraan makhluk hidup, yang biasanya terjadi dalam waktu yang lama. Gangguan ini bisa terjadi dengan sendirinya (alamiah) atau disebabkan oleh aktivitas manusia.
Contoh:
a. Pencemaran air; tercemarnya air sungai di desa akibat limbah pabrik, sampah keluarga/ pasar/pertokoan/perkantoran dan sebagainya.
b. Pencemaran tanah; kesuburan tanah menurun oleh berbagai sebab, rusaknya komposisi tanah akibat penambangan, penggalian, terkontaminasinya tanah karena bahan radio aktif di atasnya atau yang dipendam di dalamnya dan sebagainya.
c. Polusi udara dan bau; debu/jelaga dari asap pabrik, pembakaran gamping, kendaraan bermotor, atau debu dari letusan gunung, bau dari peternakan, buangan limbah pabrik, penyamakan kulit dan sebagainya.
d. Ruang terbuka hijau, penebangan tanaman di taman umum, pinggir jalan.
e. Pencemaran suara/bising; bisingnya suara pabrik, pasar, bengkel, lalu lintas kendaraan bermotor dan sebagainya.
Pencemaran lingkungan adalah suatu hal, hasil, atau cara/proses kerja yang mencemari lingkungan hidup seperti yang ditimbulkan oleh limbah pabrik, pemakaian pupuk kimia pada tanaman, limbah keluarga/pasar/pertokoan/ perkantoran dan sebagainya.
Pencemaran lingkungan di suatu daerah ditunjukkan oleh adanya penyakit-penyakit tertentu pada manusia atau hewan, kerusakan atau matinya tanaman, perubahan fisik dan kimia lingkungan, yang dapat berupa perubahan yang khas pada tumbuhan atau hewan.
Pengaduan masalah pencemaran adalah pengaduan pencemaran yang dilaporkan minimal sampai dengan kepala desa/lurah.</txt>
</var>
<var ID="V84" name="b5r513c2" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="192" EndPos="192" width="1"/>
  <labl>Jenis gangguan : c. Polusi udara dan bau</labl>
  <imputation>Jenis gangguan : c. Polusi udara dan bau</imputation>
  <security>Jenis gangguan : c. Polusi udara dan bau</security>
  <embargo>Jenis gangguan : c. Polusi udara dan bau</embargo>
  <respUnit>Jenis gangguan : c. Polusi udara dan bau</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Gangguan lingkungan hidup dalam setahun terakhir : Jenis gangguan : c. Polusi udara dan bau</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Pertanyaan ini dimaksudkan untuk mengetahui apakah di desa/kelurahan yang dicacah sudah terjadi pencemaran lingkungan, baik air, tanah, udara, flora, maupun fauna.
Gangguan lingkungan hidup adalah sesuatu yang mengakibatkan perubahan terhadap lingkungan hidup (air, tanah, udara, flora dan fauna) baik langsung maupun tidak langsung yang membahayakan kesehatan, keselamatan, dan kesejahteraan makhluk hidup, yang biasanya terjadi dalam waktu yang lama. Gangguan ini bisa terjadi dengan sendirinya (alamiah) atau disebabkan oleh aktivitas manusia.
Contoh:
a. Pencemaran air; tercemarnya air sungai di desa akibat limbah pabrik, sampah keluarga/ pasar/pertokoan/perkantoran dan sebagainya.
b. Pencemaran tanah; kesuburan tanah menurun oleh berbagai sebab, rusaknya komposisi tanah akibat penambangan, penggalian, terkontaminasinya tanah karena bahan radio aktif di atasnya atau yang dipendam di dalamnya dan sebagainya.
c. Polusi udara dan bau; debu/jelaga dari asap pabrik, pembakaran gamping, kendaraan bermotor, atau debu dari letusan gunung, bau dari peternakan, buangan limbah pabrik, penyamakan kulit dan sebagainya.
d. Ruang terbuka hijau, penebangan tanaman di taman umum, pinggir jalan.
e. Pencemaran suara/bising; bisingnya suara pabrik, pasar, bengkel, lalu lintas kendaraan bermotor dan sebagainya.
Pencemaran lingkungan adalah suatu hal, hasil, atau cara/proses kerja yang mencemari lingkungan hidup seperti yang ditimbulkan oleh limbah pabrik, pemakaian pupuk kimia pada tanaman, limbah keluarga/pasar/pertokoan/ perkantoran dan sebagainya.
Pencemaran lingkungan di suatu daerah ditunjukkan oleh adanya penyakit-penyakit tertentu pada manusia atau hewan, kerusakan atau matinya tanaman, perubahan fisik dan kimia lingkungan, yang dapat berupa perubahan yang khas pada tumbuhan atau hewan.
Pengaduan masalah pencemaran adalah pengaduan pencemaran yang dilaporkan minimal sampai dengan kepala desa/lurah.</txt>
</var>
<var ID="V85" name="b5r513c3" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="193" EndPos="193" width="1"/>
  <labl>Pengaduan ke Kades/Lurah : c. Polusi udara dan bau</labl>
  <imputation>Pengaduan ke Kades/Lurah : c. Polusi udara dan bau</imputation>
  <security>Pengaduan ke Kades/Lurah : c. Polusi udara dan bau</security>
  <embargo>Pengaduan ke Kades/Lurah : c. Polusi udara dan bau</embargo>
  <respUnit>Pengaduan ke Kades/Lurah : c. Polusi udara dan bau</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika Kolom (2) Kode 1</preQTxt>
    <qstnLit>Gangguan lingkungan hidup dalam setahun terakhir : Pengaduan ke Kades/Lurah : c. Polusi udara dan bau</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
  </catgry>
  <txt>Pertanyaan ini dimaksudkan untuk mengetahui apakah di desa/kelurahan yang dicacah sudah terjadi pencemaran lingkungan, baik air, tanah, udara, flora, maupun fauna.
Gangguan lingkungan hidup adalah sesuatu yang mengakibatkan perubahan terhadap lingkungan hidup (air, tanah, udara, flora dan fauna) baik langsung maupun tidak langsung yang membahayakan kesehatan, keselamatan, dan kesejahteraan makhluk hidup, yang biasanya terjadi dalam waktu yang lama. Gangguan ini bisa terjadi dengan sendirinya (alamiah) atau disebabkan oleh aktivitas manusia.
Contoh:
a. Pencemaran air; tercemarnya air sungai di desa akibat limbah pabrik, sampah keluarga/ pasar/pertokoan/perkantoran dan sebagainya.
b. Pencemaran tanah; kesuburan tanah menurun oleh berbagai sebab, rusaknya komposisi tanah akibat penambangan, penggalian, terkontaminasinya tanah karena bahan radio aktif di atasnya atau yang dipendam di dalamnya dan sebagainya.
c. Polusi udara dan bau; debu/jelaga dari asap pabrik, pembakaran gamping, kendaraan bermotor, atau debu dari letusan gunung, bau dari peternakan, buangan limbah pabrik, penyamakan kulit dan sebagainya.
d. Ruang terbuka hijau, penebangan tanaman di taman umum, pinggir jalan.
e. Pencemaran suara/bising; bisingnya suara pabrik, pasar, bengkel, lalu lintas kendaraan bermotor dan sebagainya.
Pencemaran lingkungan adalah suatu hal, hasil, atau cara/proses kerja yang mencemari lingkungan hidup seperti yang ditimbulkan oleh limbah pabrik, pemakaian pupuk kimia pada tanaman, limbah keluarga/pasar/pertokoan/ perkantoran dan sebagainya.
Pencemaran lingkungan di suatu daerah ditunjukkan oleh adanya penyakit-penyakit tertentu pada manusia atau hewan, kerusakan atau matinya tanaman, perubahan fisik dan kimia lingkungan, yang dapat berupa perubahan yang khas pada tumbuhan atau hewan.
Pengaduan masalah pencemaran adalah pengaduan pencemaran yang dilaporkan minimal sampai dengan kepala desa/lurah.</txt>
</var>
<var ID="V86" name="b5r513d2" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="194" EndPos="194" width="1"/>
  <labl>Jenis gangguan : d. Berkurangnya ruang terbuka hijau</labl>
  <imputation>Jenis gangguan : d. Berkurangnya ruang terbuka hijau</imputation>
  <security>Jenis gangguan : d. Berkurangnya ruang terbuka hijau</security>
  <embargo>Jenis gangguan : d. Berkurangnya ruang terbuka hijau</embargo>
  <respUnit>Jenis gangguan : d. Berkurangnya ruang terbuka hijau</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Gangguan lingkungan hidup dalam setahun terakhir : Jenis gangguan : d. Berkurangnya ruang terbuka hijau</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Pertanyaan ini dimaksudkan untuk mengetahui apakah di desa/kelurahan yang dicacah sudah terjadi pencemaran lingkungan, baik air, tanah, udara, flora, maupun fauna.
Gangguan lingkungan hidup adalah sesuatu yang mengakibatkan perubahan terhadap lingkungan hidup (air, tanah, udara, flora dan fauna) baik langsung maupun tidak langsung yang membahayakan kesehatan, keselamatan, dan kesejahteraan makhluk hidup, yang biasanya terjadi dalam waktu yang lama. Gangguan ini bisa terjadi dengan sendirinya (alamiah) atau disebabkan oleh aktivitas manusia.
Contoh:
a. Pencemaran air; tercemarnya air sungai di desa akibat limbah pabrik, sampah keluarga/ pasar/pertokoan/perkantoran dan sebagainya.
b. Pencemaran tanah; kesuburan tanah menurun oleh berbagai sebab, rusaknya komposisi tanah akibat penambangan, penggalian, terkontaminasinya tanah karena bahan radio aktif di atasnya atau yang dipendam di dalamnya dan sebagainya.
c. Polusi udara dan bau; debu/jelaga dari asap pabrik, pembakaran gamping, kendaraan bermotor, atau debu dari letusan gunung, bau dari peternakan, buangan limbah pabrik, penyamakan kulit dan sebagainya.
d. Ruang terbuka hijau, penebangan tanaman di taman umum, pinggir jalan.
e. Pencemaran suara/bising; bisingnya suara pabrik, pasar, bengkel, lalu lintas kendaraan bermotor dan sebagainya.
Pencemaran lingkungan adalah suatu hal, hasil, atau cara/proses kerja yang mencemari lingkungan hidup seperti yang ditimbulkan oleh limbah pabrik, pemakaian pupuk kimia pada tanaman, limbah keluarga/pasar/pertokoan/ perkantoran dan sebagainya.
Pencemaran lingkungan di suatu daerah ditunjukkan oleh adanya penyakit-penyakit tertentu pada manusia atau hewan, kerusakan atau matinya tanaman, perubahan fisik dan kimia lingkungan, yang dapat berupa perubahan yang khas pada tumbuhan atau hewan.
Pengaduan masalah pencemaran adalah pengaduan pencemaran yang dilaporkan minimal sampai dengan kepala desa/lurah.</txt>
</var>
<var ID="V87" name="b5r513d3" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="195" EndPos="195" width="1"/>
  <labl>Pengaduan ke Kades/Lurah : d. Berkurangnya ruang terbuka hijau</labl>
  <imputation>Pengaduan ke Kades/Lurah : d. Berkurangnya ruang terbuka hijau</imputation>
  <security>Pengaduan ke Kades/Lurah : d. Berkurangnya ruang terbuka hijau</security>
  <embargo>Pengaduan ke Kades/Lurah : d. Berkurangnya ruang terbuka hijau</embargo>
  <respUnit>Pengaduan ke Kades/Lurah : d. Berkurangnya ruang terbuka hijau</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika Kolom (2) Kode 1</preQTxt>
    <qstnLit>Gangguan lingkungan hidup dalam setahun terakhir : Pengaduan ke Kades/Lurah : d. Berkurangnya ruang terbuka hijau</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
  </catgry>
  <txt>Pertanyaan ini dimaksudkan untuk mengetahui apakah di desa/kelurahan yang dicacah sudah terjadi pencemaran lingkungan, baik air, tanah, udara, flora, maupun fauna.
Gangguan lingkungan hidup adalah sesuatu yang mengakibatkan perubahan terhadap lingkungan hidup (air, tanah, udara, flora dan fauna) baik langsung maupun tidak langsung yang membahayakan kesehatan, keselamatan, dan kesejahteraan makhluk hidup, yang biasanya terjadi dalam waktu yang lama. Gangguan ini bisa terjadi dengan sendirinya (alamiah) atau disebabkan oleh aktivitas manusia.
Contoh:
a. Pencemaran air; tercemarnya air sungai di desa akibat limbah pabrik, sampah keluarga/ pasar/pertokoan/perkantoran dan sebagainya.
b. Pencemaran tanah; kesuburan tanah menurun oleh berbagai sebab, rusaknya komposisi tanah akibat penambangan, penggalian, terkontaminasinya tanah karena bahan radio aktif di atasnya atau yang dipendam di dalamnya dan sebagainya.
c. Polusi udara dan bau; debu/jelaga dari asap pabrik, pembakaran gamping, kendaraan bermotor, atau debu dari letusan gunung, bau dari peternakan, buangan limbah pabrik, penyamakan kulit dan sebagainya.
d. Ruang terbuka hijau, penebangan tanaman di taman umum, pinggir jalan.
e. Pencemaran suara/bising; bisingnya suara pabrik, pasar, bengkel, lalu lintas kendaraan bermotor dan sebagainya.
Pencemaran lingkungan adalah suatu hal, hasil, atau cara/proses kerja yang mencemari lingkungan hidup seperti yang ditimbulkan oleh limbah pabrik, pemakaian pupuk kimia pada tanaman, limbah keluarga/pasar/pertokoan/ perkantoran dan sebagainya.
Pencemaran lingkungan di suatu daerah ditunjukkan oleh adanya penyakit-penyakit tertentu pada manusia atau hewan, kerusakan atau matinya tanaman, perubahan fisik dan kimia lingkungan, yang dapat berupa perubahan yang khas pada tumbuhan atau hewan.
Pengaduan masalah pencemaran adalah pengaduan pencemaran yang dilaporkan minimal sampai dengan kepala desa/lurah.</txt>
</var>
<var ID="V88" name="b5r513e2" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="196" EndPos="196" width="1"/>
  <labl>Jenis gangguan : e. Pencemaran suara/bising</labl>
  <imputation>Jenis gangguan : e. Pencemaran suara/bising</imputation>
  <security>Jenis gangguan : e. Pencemaran suara/bising</security>
  <embargo>Jenis gangguan : e. Pencemaran suara/bising</embargo>
  <respUnit>Jenis gangguan : e. Pencemaran suara/bising</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Gangguan lingkungan hidup dalam setahun terakhir : Jenis gangguan : e. Pencemaran suara/bising</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Pertanyaan ini dimaksudkan untuk mengetahui apakah di desa/kelurahan yang dicacah sudah terjadi pencemaran lingkungan, baik air, tanah, udara, flora, maupun fauna.
Gangguan lingkungan hidup adalah sesuatu yang mengakibatkan perubahan terhadap lingkungan hidup (air, tanah, udara, flora dan fauna) baik langsung maupun tidak langsung yang membahayakan kesehatan, keselamatan, dan kesejahteraan makhluk hidup, yang biasanya terjadi dalam waktu yang lama. Gangguan ini bisa terjadi dengan sendirinya (alamiah) atau disebabkan oleh aktivitas manusia.
Contoh:
a. Pencemaran air; tercemarnya air sungai di desa akibat limbah pabrik, sampah keluarga/ pasar/pertokoan/perkantoran dan sebagainya.
b. Pencemaran tanah; kesuburan tanah menurun oleh berbagai sebab, rusaknya komposisi tanah akibat penambangan, penggalian, terkontaminasinya tanah karena bahan radio aktif di atasnya atau yang dipendam di dalamnya dan sebagainya.
c. Polusi udara dan bau; debu/jelaga dari asap pabrik, pembakaran gamping, kendaraan bermotor, atau debu dari letusan gunung, bau dari peternakan, buangan limbah pabrik, penyamakan kulit dan sebagainya.
d. Ruang terbuka hijau, penebangan tanaman di taman umum, pinggir jalan.
e. Pencemaran suara/bising; bisingnya suara pabrik, pasar, bengkel, lalu lintas kendaraan bermotor dan sebagainya.
Pencemaran lingkungan adalah suatu hal, hasil, atau cara/proses kerja yang mencemari lingkungan hidup seperti yang ditimbulkan oleh limbah pabrik, pemakaian pupuk kimia pada tanaman, limbah keluarga/pasar/pertokoan/ perkantoran dan sebagainya.
Pencemaran lingkungan di suatu daerah ditunjukkan oleh adanya penyakit-penyakit tertentu pada manusia atau hewan, kerusakan atau matinya tanaman, perubahan fisik dan kimia lingkungan, yang dapat berupa perubahan yang khas pada tumbuhan atau hewan.
Pengaduan masalah pencemaran adalah pengaduan pencemaran yang dilaporkan minimal sampai dengan kepala desa/lurah.</txt>
</var>
<var ID="V89" name="b5r513e3" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="197" EndPos="197" width="1"/>
  <labl>Pengaduan ke Kades/Lurah : e. Pencemaran suara/bising</labl>
  <imputation>Pengaduan ke Kades/Lurah : e. Pencemaran suara/bising</imputation>
  <security>Pengaduan ke Kades/Lurah : e. Pencemaran suara/bising</security>
  <embargo>Pengaduan ke Kades/Lurah : e. Pencemaran suara/bising</embargo>
  <respUnit>Pengaduan ke Kades/Lurah : e. Pencemaran suara/bising</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika Kolom (2) Kode 1</preQTxt>
    <qstnLit>Gangguan lingkungan hidup dalam setahun terakhir : Pengaduan ke Kades/Lurah : e. Pencemaran suara/bising</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
  </catgry>
  <txt>Pertanyaan ini dimaksudkan untuk mengetahui apakah di desa/kelurahan yang dicacah sudah terjadi pencemaran lingkungan, baik air, tanah, udara, flora, maupun fauna.
Gangguan lingkungan hidup adalah sesuatu yang mengakibatkan perubahan terhadap lingkungan hidup (air, tanah, udara, flora dan fauna) baik langsung maupun tidak langsung yang membahayakan kesehatan, keselamatan, dan kesejahteraan makhluk hidup, yang biasanya terjadi dalam waktu yang lama. Gangguan ini bisa terjadi dengan sendirinya (alamiah) atau disebabkan oleh aktivitas manusia.
Contoh:
a. Pencemaran air; tercemarnya air sungai di desa akibat limbah pabrik, sampah keluarga/ pasar/pertokoan/perkantoran dan sebagainya.
b. Pencemaran tanah; kesuburan tanah menurun oleh berbagai sebab, rusaknya komposisi tanah akibat penambangan, penggalian, terkontaminasinya tanah karena bahan radio aktif di atasnya atau yang dipendam di dalamnya dan sebagainya.
c. Polusi udara dan bau; debu/jelaga dari asap pabrik, pembakaran gamping, kendaraan bermotor, atau debu dari letusan gunung, bau dari peternakan, buangan limbah pabrik, penyamakan kulit dan sebagainya.
d. Ruang terbuka hijau, penebangan tanaman di taman umum, pinggir jalan.
e. Pencemaran suara/bising; bisingnya suara pabrik, pasar, bengkel, lalu lintas kendaraan bermotor dan sebagainya.
Pencemaran lingkungan adalah suatu hal, hasil, atau cara/proses kerja yang mencemari lingkungan hidup seperti yang ditimbulkan oleh limbah pabrik, pemakaian pupuk kimia pada tanaman, limbah keluarga/pasar/pertokoan/ perkantoran dan sebagainya.
Pencemaran lingkungan di suatu daerah ditunjukkan oleh adanya penyakit-penyakit tertentu pada manusia atau hewan, kerusakan atau matinya tanaman, perubahan fisik dan kimia lingkungan, yang dapat berupa perubahan yang khas pada tumbuhan atau hewan.
Pengaduan masalah pencemaran adalah pengaduan pencemaran yang dilaporkan minimal sampai dengan kepala desa/lurah.</txt>
</var>
<var ID="V90" name="b5r514a2" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="198" EndPos="198" width="1"/>
  <labl>Jenis Bencana : a. Gempa bumi</labl>
  <imputation>Jenis Bencana : a. Gempa bumi</imputation>
  <security>Jenis Bencana : a. Gempa bumi</security>
  <embargo>Jenis Bencana : a. Gempa bumi</embargo>
  <respUnit>Jenis Bencana : a. Gempa bumi</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Bencana alam dalam 3 tahun terakhir : Jenis Bencana : a. Gempa bumi</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Bencana alam adalah peristiwa alam yang menimbulkan kesengsaraan, kerusakan, kerugian, dan penderitaan penduduk. Tidak termasuk bencana yang disebabkan karena hama tanaman atau wabah. Bencana lainnya misalnya angin topan dan sebagainya. Bencana alam yang dicatat yaitu bencana yang terjadi dalam 3 tahun terakhir. Jumlah bencana dihitung berdasarkan episode.
Episode adalah suatu rangkaian kejadian yang waktunya selalu runtut dan tidak diselingi dengan berhenti.
Contoh: suatu gunung berapi selama 2 bulan terakhir ini selalu meletus dan menimbulkan gempa. Untuk semacam kasus ini dihitung 1 kali gunung meletus dan 1 gempa.</txt>
</var>
<var ID="V91" name="b5r514a3" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="199" EndPos="200" width="2"/>
  <labl>Berapa kali terjadi : a. Gempa bumi</labl>
  <imputation>Berapa kali terjadi : a. Gempa bumi</imputation>
  <security>Berapa kali terjadi : a. Gempa bumi</security>
  <embargo>Berapa kali terjadi : a. Gempa bumi</embargo>
  <respUnit>Berapa kali terjadi : a. Gempa bumi</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika Kolom (2) Kode 1</preQTxt>
    <qstnLit>Bencana alam dalam 3 tahun terakhir : Berapa kali terjadi : a. Gempa bumi</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">48</sumStat>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="min"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <catStat type="max"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>8</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>9</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>10</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>11</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>12</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>14</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>15</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>16</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>18</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>20</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>30</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>48</catValu>
  </catgry>
  <txt>Bencana alam adalah peristiwa alam yang menimbulkan kesengsaraan, kerusakan, kerugian, dan penderitaan penduduk. Tidak termasuk bencana yang disebabkan karena hama tanaman atau wabah. Bencana lainnya misalnya angin topan dan sebagainya. Bencana alam yang dicatat yaitu bencana yang terjadi dalam 3 tahun terakhir. Jumlah bencana dihitung berdasarkan episode.
Episode adalah suatu rangkaian kejadian yang waktunya selalu runtut dan tidak diselingi dengan berhenti.
Contoh: suatu gunung berapi selama 2 bulan terakhir ini selalu meletus dan menimbulkan gempa. Untuk semacam kasus ini dihitung 1 kali gunung meletus dan 1 gempa.</txt>
</var>
<var ID="V92" name="b5r514b2" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="201" EndPos="201" width="1"/>
  <labl>Jenis Bencana : b. Tanah longsor</labl>
  <imputation>Jenis Bencana : b. Tanah longsor</imputation>
  <security>Jenis Bencana : b. Tanah longsor</security>
  <embargo>Jenis Bencana : b. Tanah longsor</embargo>
  <respUnit>Jenis Bencana : b. Tanah longsor</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Bencana alam dalam 3 tahun terakhir : Jenis Bencana : b. Tanah longsor</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Bencana alam adalah peristiwa alam yang menimbulkan kesengsaraan, kerusakan, kerugian, dan penderitaan penduduk. Tidak termasuk bencana yang disebabkan karena hama tanaman atau wabah. Bencana lainnya misalnya angin topan dan sebagainya. Bencana alam yang dicatat yaitu bencana yang terjadi dalam 3 tahun terakhir. Jumlah bencana dihitung berdasarkan episode.
Episode adalah suatu rangkaian kejadian yang waktunya selalu runtut dan tidak diselingi dengan berhenti.
Contoh: suatu gunung berapi selama 2 bulan terakhir ini selalu meletus dan menimbulkan gempa. Untuk semacam kasus ini dihitung 1 kali gunung meletus dan 1 gempa.</txt>
</var>
<var ID="V93" name="b5r514b3" files="F1" intrvl="contin">
  <location StartPos="202" EndPos="203" width="2"/>
  <labl>Berapa kali terjadi : b. Tanah longsor</labl>
  <imputation>Berapa kali terjadi : b. Tanah longsor</imputation>
  <security>Berapa kali terjadi : b. Tanah longsor</security>
  <embargo>Berapa kali terjadi : b. Tanah longsor</embargo>
  <respUnit>Berapa kali terjadi : b. Tanah longsor</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika Kolom (2) Kode 1</preQTxt>
    <qstnLit>Bencana alam dalam 3 tahun terakhir : Berapa kali terjadi : b. Tanah longsor</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">73</sumStat>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Bencana alam adalah peristiwa alam yang menimbulkan kesengsaraan, kerusakan, kerugian, dan penderitaan penduduk. Tidak termasuk bencana yang disebabkan karena hama tanaman atau wabah. Bencana lainnya misalnya angin topan dan sebagainya. Bencana alam yang dicatat yaitu bencana yang terjadi dalam 3 tahun terakhir. Jumlah bencana dihitung berdasarkan episode.
Episode adalah suatu rangkaian kejadian yang waktunya selalu runtut dan tidak diselingi dengan berhenti.
Contoh: suatu gunung berapi selama 2 bulan terakhir ini selalu meletus dan menimbulkan gempa. Untuk semacam kasus ini dihitung 1 kali gunung meletus dan 1 gempa.</txt>
</var>
<var ID="V94" name="b5r514c2" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="204" EndPos="204" width="1"/>
  <labl>Jenis Bencana : c. Banjir</labl>
  <imputation>Jenis Bencana : c. Banjir</imputation>
  <security>Jenis Bencana : c. Banjir</security>
  <embargo>Jenis Bencana : c. Banjir</embargo>
  <respUnit>Jenis Bencana : c. Banjir</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Bencana alam dalam 3 tahun terakhir : Jenis Bencana : c. Banjir</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Bencana alam adalah peristiwa alam yang menimbulkan kesengsaraan, kerusakan, kerugian, dan penderitaan penduduk. Tidak termasuk bencana yang disebabkan karena hama tanaman atau wabah. Bencana lainnya misalnya angin topan dan sebagainya. Bencana alam yang dicatat yaitu bencana yang terjadi dalam 3 tahun terakhir. Jumlah bencana dihitung berdasarkan episode.
Episode adalah suatu rangkaian kejadian yang waktunya selalu runtut dan tidak diselingi dengan berhenti.
Contoh: suatu gunung berapi selama 2 bulan terakhir ini selalu meletus dan menimbulkan gempa. Untuk semacam kasus ini dihitung 1 kali gunung meletus dan 1 gempa.</txt>
</var>
<var ID="V95" name="b5r514c3" files="F1" intrvl="contin">
  <location StartPos="205" EndPos="206" width="2"/>
  <labl>Berapa kali terjadi : c. Banjir</labl>
  <imputation>Berapa kali terjadi : c. Banjir</imputation>
  <security>Berapa kali terjadi : c. Banjir</security>
  <embargo>Berapa kali terjadi : c. Banjir</embargo>
  <respUnit>Berapa kali terjadi : c. Banjir</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika Kolom (2) Kode 1</preQTxt>
    <qstnLit>Bencana alam dalam 3 tahun terakhir : Berapa kali terjadi : c. Banjir</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">98</sumStat>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Bencana alam adalah peristiwa alam yang menimbulkan kesengsaraan, kerusakan, kerugian, dan penderitaan penduduk. Tidak termasuk bencana yang disebabkan karena hama tanaman atau wabah. Bencana lainnya misalnya angin topan dan sebagainya. Bencana alam yang dicatat yaitu bencana yang terjadi dalam 3 tahun terakhir. Jumlah bencana dihitung berdasarkan episode.
Episode adalah suatu rangkaian kejadian yang waktunya selalu runtut dan tidak diselingi dengan berhenti.
Contoh: suatu gunung berapi selama 2 bulan terakhir ini selalu meletus dan menimbulkan gempa. Untuk semacam kasus ini dihitung 1 kali gunung meletus dan 1 gempa.</txt>
</var>
<var ID="V96" name="b5r515a" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="207" EndPos="207" width="1"/>
  <labl>a. Apakah desa/kelurahan ini rawan bencana gempa bumi:</labl>
  <imputation>a. Apakah desa/kelurahan ini rawan bencana gempa bumi:</imputation>
  <security>a. Apakah desa/kelurahan ini rawan bencana gempa bumi:</security>
  <embargo>a. Apakah desa/kelurahan ini rawan bencana gempa bumi:</embargo>
  <respUnit>a. Apakah desa/kelurahan ini rawan bencana gempa bumi:</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>a. Apakah desa/kelurahan ini rawan bencana gempa bumi:</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ya</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Rawan bencana adalah daerah yang pernah mengalami bencana atau belum terjadi tetapi berpotensi untuk setiap saat terjadi bencana alam (seperti gempa bumi, tanah lonsor, dan banjir).</txt>
</var>
<var ID="V97" name="b5r515b1" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="208" EndPos="208" width="1"/>
  <labl>b. Apakah desa/kelurahan ini rawan bencana: 1) Tanah longsor</labl>
  <imputation>b. Apakah desa/kelurahan ini rawan bencana: 1) Tanah longsor</imputation>
  <security>b. Apakah desa/kelurahan ini rawan bencana: 1) Tanah longsor</security>
  <embargo>b. Apakah desa/kelurahan ini rawan bencana: 1) Tanah longsor</embargo>
  <respUnit>b. Apakah desa/kelurahan ini rawan bencana: 1) Tanah longsor</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>b. Apakah desa/kelurahan ini rawan bencana : 1) Tanah longsor</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ya</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Rawan bencana adalah daerah yang pernah mengalami bencana atau belum terjadi tetapi berpotensi untuk setiap saat terjadi bencana alam (seperti gempa bumi, tanah lonsor, dan banjir).</txt>
</var>
<var ID="V98" name="b5r515b2" files="F1" intrvl="contin">
  <location StartPos="209" EndPos="211" width="3"/>
  <labl>b. Apakah desa/kelurahan ini rawan bencana: 1) Berapa keluarga yang tinggal di lokasi tsb</labl>
  <imputation>b. Apakah desa/kelurahan ini rawan bencana: 1) Berapa keluarga yang tinggal di lokasi tsb</imputation>
  <security>b. Apakah desa/kelurahan ini rawan bencana: 1) Berapa keluarga yang tinggal di lokasi tsb</security>
  <embargo>b. Apakah desa/kelurahan ini rawan bencana: 1) Berapa keluarga yang tinggal di lokasi tsb</embargo>
  <respUnit>b. Apakah desa/kelurahan ini rawan bencana: 1) Berapa keluarga yang tinggal di lokasi tsb</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>b. Apakah desa/kelurahan ini rawan bencana: 1) Bila "Ya", berapa keluarga yang tinggal di lokasi tsb</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">900</sumStat>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ya</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Rawan bencana adalah daerah yang pernah mengalami bencana atau belum terjadi tetapi berpotensi untuk setiap saat terjadi bencana alam (seperti gempa bumi, tanah lonsor, dan banjir).</txt>
</var>
<var ID="V99" name="b5r515c1" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="212" EndPos="212" width="1"/>
  <labl>c. Apakah desa/kelurahan ini rawan bencana: 1) Banjir</labl>
  <imputation>c. Apakah desa/kelurahan ini rawan bencana: 1) Banjir</imputation>
  <security>c. Apakah desa/kelurahan ini rawan bencana: 1) Banjir</security>
  <embargo>c. Apakah desa/kelurahan ini rawan bencana: 1) Banjir</embargo>
  <respUnit>c. Apakah desa/kelurahan ini rawan bencana: 1) Banjir</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>c. Apakah desa/kelurahan ini rawan bencana: 1) Banjir</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ya</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Rawan bencana adalah daerah yang pernah mengalami bencana atau belum terjadi tetapi berpotensi untuk setiap saat terjadi bencana alam (seperti gempa bumi, tanah lonsor, dan banjir).</txt>
</var>
<var ID="V100" name="b5r515c2" files="F1" intrvl="contin">
  <location StartPos="213" EndPos="215" width="3"/>
  <labl>c. Apakah desa/kelurahan ini rawan bencana: 2) Berapa keluarga yang tinggal di lokasi tsb</labl>
  <imputation>c. Apakah desa/kelurahan ini rawan bencana: 2) Berapa keluarga yang tinggal di lokasi tsb</imputation>
  <security>c. Apakah desa/kelurahan ini rawan bencana: 2) Berapa keluarga yang tinggal di lokasi tsb</security>
  <embargo>c. Apakah desa/kelurahan ini rawan bencana: 2) Berapa keluarga yang tinggal di lokasi tsb</embargo>
  <respUnit>c. Apakah desa/kelurahan ini rawan bencana: 2) Berapa keluarga yang tinggal di lokasi tsb</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>c. Apakah desa/kelurahan ini rawan bencana: 2) Bila "Ya", berapa keluarga yang tinggal di lokasi tsb</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">998</sumStat>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ya</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Rawan bencana adalah daerah yang pernah mengalami bencana atau belum terjadi tetapi berpotensi untuk setiap saat terjadi bencana alam (seperti gempa bumi, tanah lonsor, dan banjir).</txt>
</var>
<var ID="V101" name="b5r515d1" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="216" EndPos="216" width="1"/>
  <labl>d. Apakah desa/kelurahan ini rawan bencana: 1) Lainnya</labl>
  <imputation>d. Apakah desa/kelurahan ini rawan bencana: 1) Lainnya</imputation>
  <security>d. Apakah desa/kelurahan ini rawan bencana: 1) Lainnya</security>
  <embargo>d. Apakah desa/kelurahan ini rawan bencana: 1) Lainnya</embargo>
  <respUnit>d. Apakah desa/kelurahan ini rawan bencana: 1) Lainnya</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>d. Apakah desa/kelurahan ini rawan bencana: 1) Lainnya</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ya</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Rawan bencana adalah daerah yang pernah mengalami bencana atau belum terjadi tetapi berpotensi untuk setiap saat terjadi bencana alam (seperti gempa bumi, tanah lonsor, dan banjir).</txt>
</var>
<var ID="V102" name="b5r515d2" files="F1" intrvl="contin">
  <location StartPos="217" EndPos="219" width="3"/>
  <labl>d. Apakah desa/kelurahan ini rawan bencana: 2) Berapa keluarga yang tinggal di lokasi tsb</labl>
  <imputation>d. Apakah desa/kelurahan ini rawan bencana: 2) Berapa keluarga yang tinggal di lokasi tsb</imputation>
  <security>d. Apakah desa/kelurahan ini rawan bencana: 2) Berapa keluarga yang tinggal di lokasi tsb</security>
  <embargo>d. Apakah desa/kelurahan ini rawan bencana: 2) Berapa keluarga yang tinggal di lokasi tsb</embargo>
  <respUnit>d. Apakah desa/kelurahan ini rawan bencana: 2) Berapa keluarga yang tinggal di lokasi tsb</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>d. Apakah desa/kelurahan ini rawan bencana: 2) Bila "Ya", berapa keluarga yang tinggal di lokasi tsb</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">998</sumStat>
  <txt>Rawan bencana adalah daerah yang pernah mengalami bencana atau belum terjadi tetapi berpotensi untuk setiap saat terjadi bencana alam (seperti gempa bumi, tanah lonsor, dan banjir).</txt>
</var>
<var ID="V103" name="b5r516a" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="220" EndPos="220" width="1"/>
  <labl>a. Apakah ada penduduk di desa/kelurahan ini tinggal di kawasan lindung:</labl>
  <imputation>a. Apakah ada penduduk di desa/kelurahan ini tinggal di kawasan lindung:</imputation>
  <security>a. Apakah ada penduduk di desa/kelurahan ini tinggal di kawasan lindung:</security>
  <embargo>a. Apakah ada penduduk di desa/kelurahan ini tinggal di kawasan lindung:</embargo>
  <respUnit>a. Apakah ada penduduk di desa/kelurahan ini tinggal di kawasan lindung:</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>a. Apakah ada penduduk di desa/kelurahan ini tinggal di kawasan lindung (cagar alam, budaya, suaka marga satwa, hutan lindung):</qstnLit>
    <postQTxt>Jika jawabannya TIDAK (2), maka pertanyaan dilanjutkan ke P517</postQTxt>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ya</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Kawasan lindung adalah kawasan yang dilindungi dan dipelihara oleh pemerintah untuk dijaga dikembangkan kelestariannya (seperti cagar alam, cagar budaya, suaka marga satwa, hutan lindung).</txt>
</var>
<var ID="V104" name="b5r516b" files="F1" intrvl="contin">
  <location StartPos="221" EndPos="223" width="3"/>
  <labl>b. Berapa keluarga yang tinggal</labl>
  <imputation>b. Berapa keluarga yang tinggal</imputation>
  <security>b. Berapa keluarga yang tinggal</security>
  <embargo>b. Berapa keluarga yang tinggal</embargo>
  <respUnit>b. Berapa keluarga yang tinggal</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>b. Bila "Ya", berapa keluarga yang tinggal</preQTxt>
    <qstnLit>b. Berapa keluarga yang tinggal</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">998</sumStat>
  <txt>Kawasan lindung adalah kawasan yang dilindungi dan dipelihara oleh pemerintah untuk dijaga dikembangkan kelestariannya (seperti cagar alam, cagar budaya, suaka marga satwa, hutan lindung).</txt>
</var>
<var ID="V105" name="b5r517a" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="224" EndPos="224" width="1"/>
  <labl>a. Apakah ada lahan kritis :</labl>
  <imputation>a. Apakah ada lahan kritis :</imputation>
  <security>a. Apakah ada lahan kritis :</security>
  <embargo>a. Apakah ada lahan kritis :</embargo>
  <respUnit>a. Apakah ada lahan kritis :</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>a. Apakah ada lahan kritis :</qstnLit>
    <postQTxt>Jika jawabannya TIDAK (2), maka pertanyaan dilanjutkan ke P518</postQTxt>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Lahan kritis adalah lahan yang keadaannya membahayakan stabilitas dan kelangsungan tata air serta alam lingkungan, atau lahan pertanian yang sudah tidak lagi subur untuk ditanami. Contoh: Tanah gundul, padang alang-alang, lahan bekas penambangan.</txt>
</var>
<var ID="V106" name="b5r517b" files="F1" intrvl="contin">
  <location StartPos="225" EndPos="227" width="3"/>
  <labl>b. Berapa luasnya?</labl>
  <imputation>b. Berapa luasnya?</imputation>
  <security>b. Berapa luasnya?</security>
  <embargo>b. Berapa luasnya?</embargo>
  <respUnit>b. Berapa luasnya?</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>b. Bila "Ada" berapa luasnya?</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">100</sumStat>
  <txt>Lahan kritis adalah lahan yang keadaannya membahayakan stabilitas dan kelangsungan tata air serta alam lingkungan, atau lahan pertanian yang sudah tidak lagi subur untuk ditanami. Contoh: Tanah gundul, padang alang-alang, lahan bekas penambangan.</txt>
</var>
<var ID="V107" name="b5r517c" files="F1" intrvl="contin">
  <location StartPos="228" EndPos="229" width="2"/>
  <labl>c. Jumlah keluarga yang tinggal</labl>
  <imputation>c. Jumlah keluarga yang tinggal</imputation>
  <security>c. Jumlah keluarga yang tinggal</security>
  <embargo>c. Jumlah keluarga yang tinggal</embargo>
  <respUnit>c. Jumlah keluarga yang tinggal</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>c. Jumlah keluarga yang tinggal</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">99</sumStat>
  <txt>Lahan kritis adalah lahan yang keadaannya membahayakan stabilitas dan kelangsungan tata air serta alam lingkungan, atau lahan pertanian yang sudah tidak lagi subur untuk ditanami. Contoh: Tanah gundul, padang alang-alang, lahan bekas penambangan.</txt>
</var>
<var ID="V108" name="b5r518" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="230" EndPos="230" width="1"/>
  <labl>Letak desa/kelurahan ini berada di dalam hutan, di tepi hutan, atau di luar hutan</labl>
  <imputation>Letak desa/kelurahan ini berada di dalam hutan, di tepi hutan, atau di luar hutan</imputation>
  <security>Letak desa/kelurahan ini berada di dalam hutan, di tepi hutan, atau di luar hutan</security>
  <embargo>Letak desa/kelurahan ini berada di dalam hutan, di tepi hutan, atau di luar hutan</embargo>
  <respUnit>Letak desa/kelurahan ini berada di dalam hutan, di tepi hutan, atau di luar hutan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Letak desa/kelurahan ini berada di dalam hutan, di tepi hutan, atau di luar hutan</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Di dalam hutan</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Di tepi hutan</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <labl>Di luar hutan</labl>
  </catgry>
  <txt>Hutan adalah suatu lapangan bertumbuhan pohon-pohon secara keseluruhan merupakan persekutuan hidup alam hayati beserta alam lingkungannya dan ditetapkan oleh pemerintah sebagai hutan (UU No 5 tahun 1967). Hutan yang dicakup pada pertanyaan ini termasuk hutan bakau.
1). Dalam hutan adalah desa/kelurahan yang letaknya di tengah atau dikelilingi hutan
2). Tepi hutan adalah desa/kelurahan yang letaknya di tepi, atau di pinggir hutan, atau berbatasan dengan hutan.
3). Luar hutan adalah desa/kelurahan yang letaknya jauh dari hutan.</txt>
</var>
<var ID="V109" name="b5r519a" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="231" EndPos="231" width="1"/>
  <labl>a. Apakah desa/kelurahan ini terdapat usaha penambangan/penggalian</labl>
  <imputation>a. Apakah desa/kelurahan ini terdapat usaha penambangan/penggalian</imputation>
  <security>a. Apakah desa/kelurahan ini terdapat usaha penambangan/penggalian</security>
  <embargo>a. Apakah desa/kelurahan ini terdapat usaha penambangan/penggalian</embargo>
  <respUnit>a. Apakah desa/kelurahan ini terdapat usaha penambangan/penggalian</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>a. Apakah desa/kelurahan ini terdapat usaha penambangan/penggalian</qstnLit>
    <postQTxt>Jika jawabannya TIDAK (2), maka pertanyaan dilanjutkan ke B.VI</postQTxt>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Usaha penambangan/penggalian adalah kegiatan dibidang pertambangan/penggalian seperti: batu/koral, pasir, kapur, belerang, kaolin, pasir kwarsa, tanah liat dan lainnya seperti: batu koral, aspal, gips, dan gamping (golongan C).</txt>
</var>
<var ID="V110" name="b5r519b12" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="232" EndPos="232" width="1"/>
  <labl>b. Jenis bahan tambang/galian : 1) Batu/koral</labl>
  <imputation>b. Jenis bahan tambang/galian : 1) Batu/koral</imputation>
  <security>b. Jenis bahan tambang/galian : 1) Batu/koral</security>
  <embargo>b. Jenis bahan tambang/galian : 1) Batu/koral</embargo>
  <respUnit>b. Jenis bahan tambang/galian : 1) Batu/koral</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>b. Jenis bahan tambang/galian : 1) Batu/koral</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68713</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
  </catgry>
  <txt>Usaha penambangan/penggalian adalah kegiatan dibidang pertambangan/penggalian seperti: batu/koral, pasir, kapur, belerang, kaolin, pasir kwarsa, tanah liat dan lainnya seperti: batu koral, aspal, gips, dan gamping (golongan C).</txt>
</var>
<var ID="V111" name="b5r519b13" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="233" EndPos="233" width="1"/>
  <labl>b. Sudah dieksploitasi atau belum : 1) Batu/koral</labl>
  <imputation>b. Sudah dieksploitasi atau belum : 1) Batu/koral</imputation>
  <security>b. Sudah dieksploitasi atau belum : 1) Batu/koral</security>
  <embargo>b. Sudah dieksploitasi atau belum : 1) Batu/koral</embargo>
  <respUnit>b. Sudah dieksploitasi atau belum : 1) Batu/koral</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>b. Sudah dieksploitasi atau belum : 1) Batu/koral</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Sudah</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Belum</labl>
  </catgry>
  <txt>Usaha penambangan/penggalian adalah kegiatan dibidang pertambangan/penggalian seperti: batu/koral, pasir, kapur, belerang, kaolin, pasir kwarsa, tanah liat dan lainnya seperti: batu koral, aspal, gips, dan gamping (golongan C).</txt>
</var>
<var ID="V112" name="b5r519b22" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="234" EndPos="234" width="1"/>
  <labl>b. Jenis bahan tambang/galian : 2) Pasir</labl>
  <imputation>b. Jenis bahan tambang/galian : 2) Pasir</imputation>
  <security>b. Jenis bahan tambang/galian : 2) Pasir</security>
  <embargo>b. Jenis bahan tambang/galian : 2) Pasir</embargo>
  <respUnit>b. Jenis bahan tambang/galian : 2) Pasir</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>b. Jenis bahan tambang/galian : 2) Pasir</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68738</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
  </catgry>
  <txt>Usaha penambangan/penggalian adalah kegiatan dibidang pertambangan/penggalian seperti: batu/koral, pasir, kapur, belerang, kaolin, pasir kwarsa, tanah liat dan lainnya seperti: batu koral, aspal, gips, dan gamping (golongan C).</txt>
</var>
<var ID="V113" name="b5r519b23" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="235" EndPos="235" width="1"/>
  <labl>b. Sudah dieksploitasi atau belum : 2) Pasir</labl>
  <imputation>b. Sudah dieksploitasi atau belum : 2) Pasir</imputation>
  <security>b. Sudah dieksploitasi atau belum : 2) Pasir</security>
  <embargo>b. Sudah dieksploitasi atau belum : 2) Pasir</embargo>
  <respUnit>b. Sudah dieksploitasi atau belum : 2) Pasir</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>b. Sudah dieksploitasi atau belum : 2) Pasir</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Sudah</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Belum</labl>
  </catgry>
  <txt>Usaha penambangan/penggalian adalah kegiatan dibidang pertambangan/penggalian seperti: batu/koral, pasir, kapur, belerang, kaolin, pasir kwarsa, tanah liat dan lainnya seperti: batu koral, aspal, gips, dan gamping (golongan C).</txt>
</var>
<var ID="V114" name="b5r519b32" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="236" EndPos="236" width="1"/>
  <labl>b. Jenis bahan tambang/galian : 3) Kapur</labl>
  <imputation>b. Jenis bahan tambang/galian : 3) Kapur</imputation>
  <security>b. Jenis bahan tambang/galian : 3) Kapur</security>
  <embargo>b. Jenis bahan tambang/galian : 3) Kapur</embargo>
  <respUnit>b. Jenis bahan tambang/galian : 3) Kapur</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>b. Jenis bahan tambang/galian : 3) Kapur</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68616</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
  </catgry>
  <txt>Usaha penambangan/penggalian adalah kegiatan dibidang pertambangan/penggalian seperti: batu/koral, pasir, kapur, belerang, kaolin, pasir kwarsa, tanah liat dan lainnya seperti: batu koral, aspal, gips, dan gamping (golongan C).</txt>
</var>
<var ID="V115" name="b5r519b33" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="237" EndPos="237" width="1"/>
  <labl>b. Sudah dieksploitasi atau belum : 3) Kapur</labl>
  <imputation>b. Sudah dieksploitasi atau belum : 3) Kapur</imputation>
  <security>b. Sudah dieksploitasi atau belum : 3) Kapur</security>
  <embargo>b. Sudah dieksploitasi atau belum : 3) Kapur</embargo>
  <respUnit>b. Sudah dieksploitasi atau belum : 3) Kapur</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>b. Sudah dieksploitasi atau belum : 3) Kapur</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Sudah</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Belum</labl>
  </catgry>
  <txt>Usaha penambangan/penggalian adalah kegiatan dibidang pertambangan/penggalian seperti: batu/koral, pasir, kapur, belerang, kaolin, pasir kwarsa, tanah liat dan lainnya seperti: batu koral, aspal, gips, dan gamping (golongan C).</txt>
</var>
<var ID="V116" name="b5r519b42" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="238" EndPos="238" width="1"/>
  <labl>b. Jenis bahan tambang/galian : 4) Belerang</labl>
  <imputation>b. Jenis bahan tambang/galian : 4) Belerang</imputation>
  <security>b. Jenis bahan tambang/galian : 4) Belerang</security>
  <embargo>b. Jenis bahan tambang/galian : 4) Belerang</embargo>
  <respUnit>b. Jenis bahan tambang/galian : 4) Belerang</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>b. Jenis bahan tambang/galian : 4) Belerang</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68604</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
  </catgry>
  <txt>Usaha penambangan/penggalian adalah kegiatan dibidang pertambangan/penggalian seperti: batu/koral, pasir, kapur, belerang, kaolin, pasir kwarsa, tanah liat dan lainnya seperti: batu koral, aspal, gips, dan gamping (golongan C).</txt>
</var>
<var ID="V117" name="b5r519b43" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="239" EndPos="239" width="1"/>
  <labl>b. Sudah dieksploitasi atau belum : 4) Belerang</labl>
  <imputation>b. Sudah dieksploitasi atau belum : 4) Belerang</imputation>
  <security>b. Sudah dieksploitasi atau belum : 4) Belerang</security>
  <embargo>b. Sudah dieksploitasi atau belum : 4) Belerang</embargo>
  <respUnit>b. Sudah dieksploitasi atau belum : 4) Belerang</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>b. Sudah dieksploitasi atau belum : 4) Belerang</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Sudah</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Belum</labl>
  </catgry>
  <txt>Usaha penambangan/penggalian adalah kegiatan dibidang pertambangan/penggalian seperti: batu/koral, pasir, kapur, belerang, kaolin, pasir kwarsa, tanah liat dan lainnya seperti: batu koral, aspal, gips, dan gamping (golongan C).</txt>
</var>
<var ID="V118" name="b5r519b52" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="240" EndPos="240" width="1"/>
  <labl>b. Jenis bahan tambang/galian : 5) Kaolin</labl>
  <imputation>b. Jenis bahan tambang/galian : 5) Kaolin</imputation>
  <security>b. Jenis bahan tambang/galian : 5) Kaolin</security>
  <embargo>b. Jenis bahan tambang/galian : 5) Kaolin</embargo>
  <respUnit>b. Jenis bahan tambang/galian : 5) Kaolin</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>b. Jenis bahan tambang/galian : 5) Kaolin</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68604</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
  </catgry>
  <txt>Usaha penambangan/penggalian adalah kegiatan dibidang pertambangan/penggalian seperti: batu/koral, pasir, kapur, belerang, kaolin, pasir kwarsa, tanah liat dan lainnya seperti: batu koral, aspal, gips, dan gamping (golongan C).</txt>
</var>
<var ID="V119" name="b5r519b53" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="241" EndPos="241" width="1"/>
  <labl>b. Sudah dieksploitasi atau belum : 5) Kaolin</labl>
  <imputation>b. Sudah dieksploitasi atau belum : 5) Kaolin</imputation>
  <security>b. Sudah dieksploitasi atau belum : 5) Kaolin</security>
  <embargo>b. Sudah dieksploitasi atau belum : 5) Kaolin</embargo>
  <respUnit>b. Sudah dieksploitasi atau belum : 5) Kaolin</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>b. Sudah dieksploitasi atau belum : 5) Kaolin</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Sudah</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Belum</labl>
  </catgry>
  <txt>Usaha penambangan/penggalian adalah kegiatan dibidang pertambangan/penggalian seperti: batu/koral, pasir, kapur, belerang, kaolin, pasir kwarsa, tanah liat dan lainnya seperti: batu koral, aspal, gips, dan gamping (golongan C).</txt>
</var>
<var ID="V120" name="b5r519b62" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="242" EndPos="242" width="1"/>
  <labl>b. Jenis bahan tambang/galian : 6) Pasir kwarsa</labl>
  <imputation>b. Jenis bahan tambang/galian : 6) Pasir kwarsa</imputation>
  <security>b. Jenis bahan tambang/galian : 6) Pasir kwarsa</security>
  <embargo>b. Jenis bahan tambang/galian : 6) Pasir kwarsa</embargo>
  <respUnit>b. Jenis bahan tambang/galian : 6) Pasir kwarsa</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>b. Jenis bahan tambang/galian : 6) Pasir kwarsa</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68608</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
  </catgry>
  <txt>Usaha penambangan/penggalian adalah kegiatan dibidang pertambangan/penggalian seperti: batu/koral, pasir, kapur, belerang, kaolin, pasir kwarsa, tanah liat dan lainnya seperti: batu koral, aspal, gips, dan gamping (golongan C).</txt>
</var>
<var ID="V121" name="b5r519b63" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="243" EndPos="243" width="1"/>
  <labl>b. Sudah dieksploitasi atau belum : 6) Pasir kwarsa</labl>
  <imputation>b. Sudah dieksploitasi atau belum : 6) Pasir kwarsa</imputation>
  <security>b. Sudah dieksploitasi atau belum : 6) Pasir kwarsa</security>
  <embargo>b. Sudah dieksploitasi atau belum : 6) Pasir kwarsa</embargo>
  <respUnit>b. Sudah dieksploitasi atau belum : 6) Pasir kwarsa</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>b. Sudah dieksploitasi atau belum : 6) Pasir kwarsa</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>.</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Sudah</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Belum</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
  </catgry>
  <txt>Usaha penambangan/penggalian adalah kegiatan dibidang pertambangan/penggalian seperti: batu/koral, pasir, kapur, belerang, kaolin, pasir kwarsa, tanah liat dan lainnya seperti: batu koral, aspal, gips, dan gamping (golongan C).</txt>
</var>
<var ID="V122" name="b5r519b72" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="244" EndPos="244" width="1"/>
  <labl>b. Jenis bahan tambang/galian : 7) Tanah liat</labl>
  <imputation>b. Jenis bahan tambang/galian : 7) Tanah liat</imputation>
  <security>b. Jenis bahan tambang/galian : 7) Tanah liat</security>
  <embargo>b. Jenis bahan tambang/galian : 7) Tanah liat</embargo>
  <respUnit>b. Jenis bahan tambang/galian : 7) Tanah liat</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>b. Jenis bahan tambang/galian : 7) Tanah liat</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68646</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
  </catgry>
  <txt>Usaha penambangan/penggalian adalah kegiatan dibidang pertambangan/penggalian seperti: batu/koral, pasir, kapur, belerang, kaolin, pasir kwarsa, tanah liat dan lainnya seperti: batu koral, aspal, gips, dan gamping (golongan C).</txt>
</var>
<var ID="V123" name="b5r519b73" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="245" EndPos="245" width="1"/>
  <labl>b. Sudah dieksploitasi atau belum : 7) Tanah liat</labl>
  <imputation>b. Sudah dieksploitasi atau belum : 7) Tanah liat</imputation>
  <security>b. Sudah dieksploitasi atau belum : 7) Tanah liat</security>
  <embargo>b. Sudah dieksploitasi atau belum : 7) Tanah liat</embargo>
  <respUnit>b. Sudah dieksploitasi atau belum : 7) Tanah liat</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>b. Sudah dieksploitasi atau belum : 7) Tanah liat</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Sudah</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Belum</labl>
  </catgry>
  <txt>Usaha penambangan/penggalian adalah kegiatan dibidang pertambangan/penggalian seperti: batu/koral, pasir, kapur, belerang, kaolin, pasir kwarsa, tanah liat dan lainnya seperti: batu koral, aspal, gips, dan gamping (golongan C).</txt>
</var>
<var ID="V124" name="b5r519b82" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="246" EndPos="246" width="1"/>
  <labl>b. Jenis bahan tambang/galian : 8) Lainnya</labl>
  <imputation>b. Jenis bahan tambang/galian : 8) Lainnya</imputation>
  <security>b. Jenis bahan tambang/galian : 8) Lainnya</security>
  <embargo>b. Jenis bahan tambang/galian : 8) Lainnya</embargo>
  <respUnit>b. Jenis bahan tambang/galian : 8) Lainnya</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>b. Jenis bahan tambang/galian : 8) Lainnya</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68576</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
  </catgry>
  <txt>Usaha penambangan/penggalian adalah kegiatan dibidang pertambangan/penggalian seperti: batu/koral, pasir, kapur, belerang, kaolin, pasir kwarsa, tanah liat dan lainnya seperti: batu koral, aspal, gips, dan gamping (golongan C).</txt>
</var>
<var ID="V125" name="b5r519b83" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="247" EndPos="247" width="1"/>
  <labl>b. Sudah dieksploitasi atau belum : 8) Lainnya</labl>
  <imputation>b. Sudah dieksploitasi atau belum : 8) Lainnya</imputation>
  <security>b. Sudah dieksploitasi atau belum : 8) Lainnya</security>
  <embargo>b. Sudah dieksploitasi atau belum : 8) Lainnya</embargo>
  <respUnit>b. Sudah dieksploitasi atau belum : 8) Lainnya</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>b. Sudah dieksploitasi atau belum : 8) Lainnya</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Sudah</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Belum</labl>
  </catgry>
  <txt>Usaha penambangan/penggalian adalah kegiatan dibidang pertambangan/penggalian seperti: batu/koral, pasir, kapur, belerang, kaolin, pasir kwarsa, tanah liat dan lainnya seperti: batu koral, aspal, gips, dan gamping (golongan C).</txt>
</var>
<var ID="V126" name="b6r601a2" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="248" EndPos="249" width="2"/>
  <labl>Jumlah sekolah TK negeri</labl>
  <imputation>Jumlah sekolah TK negeri</imputation>
  <security>Jumlah sekolah TK negeri</security>
  <embargo>Jumlah sekolah TK negeri</embargo>
  <respUnit>Jumlah sekolah TK negeri</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jumlah sekolah TK negeri</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">15</sumStat>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="min"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <catStat type="max"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>8</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>9</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>10</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>15</catValu>
  </catgry>
  <txt>Sekolah adalah lembaga pendidikan yang dimulai dari pendidikan dasar, menengah, dan tinggi. Dalam Podes ini dicatat pula sekolah taman kanak-kanak, SLB, pondok pesantren, madrasah diniyah, dan seminari atau sejenisnya, tetapi tidak termasuk pendidikan paket kelompok belajar.
Kolom (2) : isikan ke dalam kotak banyaknya sekolah negeri menurut tingkat pendidikan
Kolom (3) : isikan ke dalam kotak banyaknya sekolah swasta menurut tingkat pendidikan
Jika di desa tidak ada sekolah (Kolom (2) dan Kolom (3) kosong (-) untuk masing-masing tingkat pendidikan maka isikan pada Kolom (4) jarak yang ditempuh (dalam km) oleh anak sekolah dari kantor desa ini ke tempat sekolah mereka yang berada di luar desa.
Pondok pesantren adalah pendidikan formal yang menyelenggarakan salah satu tingkat pendidikan seperti, Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah.
Madrasah Diniyah adalah pendidikan informal yang mengkonsentrasikan pada bidang keagamaan (agama Islam).
Seminari atau sejenisnya adalah lembaga pendidikan agama Kristen/Katolik (informal) dan biasanya menyediakan asrama bagi para siswanya dalam komplek pendidikan.</txt>
</var>
<var ID="V127" name="b6r601a3" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="250" EndPos="251" width="2"/>
  <labl>Jumlah sekolah TK swasta</labl>
  <imputation>Jumlah sekolah TK swasta</imputation>
  <security>Jumlah sekolah TK swasta</security>
  <embargo>Jumlah sekolah TK swasta</embargo>
  <respUnit>Jumlah sekolah TK swasta</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jumlah sekolah TK swasta</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">24</sumStat>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="min"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <catStat type="max"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>8</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>9</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>10</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>11</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>12</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>13</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>14</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>15</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>20</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>24</catValu>
  </catgry>
  <txt>Sekolah adalah lembaga pendidikan yang dimulai dari pendidikan dasar, menengah, dan tinggi. Dalam Podes ini dicatat pula sekolah taman kanak-kanak, SLB, pondok pesantren, madrasah diniyah, dan seminari atau sejenisnya, tetapi tidak termasuk pendidikan paket kelompok belajar.
Kolom (2) : isikan ke dalam kotak banyaknya sekolah negeri menurut tingkat pendidikan
Kolom (3) : isikan ke dalam kotak banyaknya sekolah swasta menurut tingkat pendidikan
Jika di desa tidak ada sekolah (Kolom (2) dan Kolom (3) kosong (-) untuk masing-masing tingkat pendidikan maka isikan pada Kolom (4) jarak yang ditempuh (dalam km) oleh anak sekolah dari kantor desa ini ke tempat sekolah mereka yang berada di luar desa.
Pondok pesantren adalah pendidikan formal yang menyelenggarakan salah satu tingkat pendidikan seperti, Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah.
Madrasah Diniyah adalah pendidikan informal yang mengkonsentrasikan pada bidang keagamaan (agama Islam).
Seminari atau sejenisnya adalah lembaga pendidikan agama Kristen/Katolik (informal) dan biasanya menyediakan asrama bagi para siswanya dalam komplek pendidikan.</txt>
</var>
<var ID="V128" name="b6r601a4" files="F1" intrvl="contin">
  <location StartPos="252" EndPos="254" width="3"/>
  <labl>Jarak ke sekolah terdekat (km)</labl>
  <imputation>Jarak ke sekolah terdekat (km)</imputation>
  <security>Jarak ke sekolah terdekat (km)</security>
  <embargo>Jarak ke sekolah terdekat (km)</embargo>
  <respUnit>Jarak ke sekolah terdekat (km)</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jika tidak ada, jarak ke sekolah terdekat (km)</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">100</sumStat>
  <txt>Sekolah adalah lembaga pendidikan yang dimulai dari pendidikan dasar, menengah, dan tinggi. Dalam Podes ini dicatat pula sekolah taman kanak-kanak, SLB, pondok pesantren, madrasah diniyah, dan seminari atau sejenisnya, tetapi tidak termasuk pendidikan paket kelompok belajar.
Kolom (2) : isikan ke dalam kotak banyaknya sekolah negeri menurut tingkat pendidikan
Kolom (3) : isikan ke dalam kotak banyaknya sekolah swasta menurut tingkat pendidikan
Jika di desa tidak ada sekolah (Kolom (2) dan Kolom (3) kosong (-) untuk masing-masing tingkat pendidikan maka isikan pada Kolom (4) jarak yang ditempuh (dalam km) oleh anak sekolah dari kantor desa ini ke tempat sekolah mereka yang berada di luar desa.
Pondok pesantren adalah pendidikan formal yang menyelenggarakan salah satu tingkat pendidikan seperti, Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah.
Madrasah Diniyah adalah pendidikan informal yang mengkonsentrasikan pada bidang keagamaan (agama Islam).
Seminari atau sejenisnya adalah lembaga pendidikan agama Kristen/Katolik (informal) dan biasanya menyediakan asrama bagi para siswanya dalam komplek pendidikan.</txt>
</var>
<var ID="V129" name="b6r601b2" files="F1" intrvl="contin">
  <location StartPos="255" EndPos="256" width="2"/>
  <labl>Jumlah sekolah SD negeri dan yang sederajat</labl>
  <imputation>Jumlah sekolah SD negeri dan yang sederajat</imputation>
  <security>Jumlah sekolah SD negeri dan yang sederajat</security>
  <embargo>Jumlah sekolah SD negeri dan yang sederajat</embargo>
  <respUnit>Jumlah sekolah SD negeri dan yang sederajat</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jumlah sekolah SD negeri dan yang sederajat</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">29</sumStat>
  <txt>Sekolah adalah lembaga pendidikan yang dimulai dari pendidikan dasar, menengah, dan tinggi. Dalam Podes ini dicatat pula sekolah taman kanak-kanak, SLB, pondok pesantren, madrasah diniyah, dan seminari atau sejenisnya, tetapi tidak termasuk pendidikan paket kelompok belajar.
Kolom (2) : isikan ke dalam kotak banyaknya sekolah negeri menurut tingkat pendidikan
Kolom (3) : isikan ke dalam kotak banyaknya sekolah swasta menurut tingkat pendidikan
Jika di desa tidak ada sekolah (Kolom (2) dan Kolom (3) kosong (-) untuk masing-masing tingkat pendidikan maka isikan pada Kolom (4) jarak yang ditempuh (dalam km) oleh anak sekolah dari kantor desa ini ke tempat sekolah mereka yang berada di luar desa.
Pondok pesantren adalah pendidikan formal yang menyelenggarakan salah satu tingkat pendidikan seperti, Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah.
Madrasah Diniyah adalah pendidikan informal yang mengkonsentrasikan pada bidang keagamaan (agama Islam).
Seminari atau sejenisnya adalah lembaga pendidikan agama Kristen/Katolik (informal) dan biasanya menyediakan asrama bagi para siswanya dalam komplek pendidikan.</txt>
</var>
<var ID="V130" name="b6r601b3" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="257" EndPos="258" width="2"/>
  <labl>Jumlah sekolah SD swasta dan yang sederajat</labl>
  <imputation>Jumlah sekolah SD swasta dan yang sederajat</imputation>
  <security>Jumlah sekolah SD swasta dan yang sederajat</security>
  <embargo>Jumlah sekolah SD swasta dan yang sederajat</embargo>
  <respUnit>Jumlah sekolah SD swasta dan yang sederajat</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jumlah sekolah SD swasta dan yang sederajat</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">25</sumStat>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="min"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <catStat type="max"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>8</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>9</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>10</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>11</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>12</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>13</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>14</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>15</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>16</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>17</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>18</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>19</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>20</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>25</catValu>
  </catgry>
  <txt>Sekolah adalah lembaga pendidikan yang dimulai dari pendidikan dasar, menengah, dan tinggi. Dalam Podes ini dicatat pula sekolah taman kanak-kanak, SLB, pondok pesantren, madrasah diniyah, dan seminari atau sejenisnya, tetapi tidak termasuk pendidikan paket kelompok belajar.
Kolom (2) : isikan ke dalam kotak banyaknya sekolah negeri menurut tingkat pendidikan
Kolom (3) : isikan ke dalam kotak banyaknya sekolah swasta menurut tingkat pendidikan
Jika di desa tidak ada sekolah (Kolom (2) dan Kolom (3) kosong (-) untuk masing-masing tingkat pendidikan maka isikan pada Kolom (4) jarak yang ditempuh (dalam km) oleh anak sekolah dari kantor desa ini ke tempat sekolah mereka yang berada di luar desa.
Pondok pesantren adalah pendidikan formal yang menyelenggarakan salah satu tingkat pendidikan seperti, Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah.
Madrasah Diniyah adalah pendidikan informal yang mengkonsentrasikan pada bidang keagamaan (agama Islam).
Seminari atau sejenisnya adalah lembaga pendidikan agama Kristen/Katolik (informal) dan biasanya menyediakan asrama bagi para siswanya dalam komplek pendidikan.</txt>
</var>
<var ID="V131" name="b6r601b4" files="F1" intrvl="contin">
  <location StartPos="259" EndPos="261" width="3"/>
  <labl>Jarak ke sekolah terdekat (km)</labl>
  <imputation>Jarak ke sekolah terdekat (km)</imputation>
  <security>Jarak ke sekolah terdekat (km)</security>
  <embargo>Jarak ke sekolah terdekat (km)</embargo>
  <respUnit>Jarak ke sekolah terdekat (km)</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jika tidak ada, jarak ke sekolah terdekat (km)</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">100</sumStat>
  <txt>Sekolah adalah lembaga pendidikan yang dimulai dari pendidikan dasar, menengah, dan tinggi. Dalam Podes ini dicatat pula sekolah taman kanak-kanak, SLB, pondok pesantren, madrasah diniyah, dan seminari atau sejenisnya, tetapi tidak termasuk pendidikan paket kelompok belajar.
Kolom (2) : isikan ke dalam kotak banyaknya sekolah negeri menurut tingkat pendidikan
Kolom (3) : isikan ke dalam kotak banyaknya sekolah swasta menurut tingkat pendidikan
Jika di desa tidak ada sekolah (Kolom (2) dan Kolom (3) kosong (-) untuk masing-masing tingkat pendidikan maka isikan pada Kolom (4) jarak yang ditempuh (dalam km) oleh anak sekolah dari kantor desa ini ke tempat sekolah mereka yang berada di luar desa.
Pondok pesantren adalah pendidikan formal yang menyelenggarakan salah satu tingkat pendidikan seperti, Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah.
Madrasah Diniyah adalah pendidikan informal yang mengkonsentrasikan pada bidang keagamaan (agama Islam).
Seminari atau sejenisnya adalah lembaga pendidikan agama Kristen/Katolik (informal) dan biasanya menyediakan asrama bagi para siswanya dalam komplek pendidikan.</txt>
</var>
<var ID="V132" name="b6r601c2" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="262" EndPos="262" width="1"/>
  <labl>Jumlah sekolah SLTP negeri dan yang sederajat</labl>
  <imputation>Jumlah sekolah SLTP negeri dan yang sederajat</imputation>
  <security>Jumlah sekolah SLTP negeri dan yang sederajat</security>
  <embargo>Jumlah sekolah SLTP negeri dan yang sederajat</embargo>
  <respUnit>Jumlah sekolah SLTP negeri dan yang sederajat</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jumlah sekolah SLTP negeri dan yang sederajat</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">7</sumStat>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="min"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <catStat type="max"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7</catValu>
  </catgry>
  <txt>Sekolah adalah lembaga pendidikan yang dimulai dari pendidikan dasar, menengah, dan tinggi. Dalam Podes ini dicatat pula sekolah taman kanak-kanak, SLB, pondok pesantren, madrasah diniyah, dan seminari atau sejenisnya, tetapi tidak termasuk pendidikan paket kelompok belajar.
Kolom (2) : isikan ke dalam kotak banyaknya sekolah negeri menurut tingkat pendidikan
Kolom (3) : isikan ke dalam kotak banyaknya sekolah swasta menurut tingkat pendidikan
Jika di desa tidak ada sekolah (Kolom (2) dan Kolom (3) kosong (-) untuk masing-masing tingkat pendidikan maka isikan pada Kolom (4) jarak yang ditempuh (dalam km) oleh anak sekolah dari kantor desa ini ke tempat sekolah mereka yang berada di luar desa.
Pondok pesantren adalah pendidikan formal yang menyelenggarakan salah satu tingkat pendidikan seperti, Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah.
Madrasah Diniyah adalah pendidikan informal yang mengkonsentrasikan pada bidang keagamaan (agama Islam).
Seminari atau sejenisnya adalah lembaga pendidikan agama Kristen/Katolik (informal) dan biasanya menyediakan asrama bagi para siswanya dalam komplek pendidikan.</txt>
</var>
<var ID="V133" name="b6r601c3" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="263" EndPos="263" width="1"/>
  <labl>Jumlah sekolah SLTP swasta dan yang sederajat</labl>
  <imputation>Jumlah sekolah SLTP swasta dan yang sederajat</imputation>
  <security>Jumlah sekolah SLTP swasta dan yang sederajat</security>
  <embargo>Jumlah sekolah SLTP swasta dan yang sederajat</embargo>
  <respUnit>Jumlah sekolah SLTP swasta dan yang sederajat</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jumlah sekolah SLTP swasta dan yang sederajat</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">8</sumStat>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="min"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <catStat type="max"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>8</catValu>
  </catgry>
  <txt>Sekolah adalah lembaga pendidikan yang dimulai dari pendidikan dasar, menengah, dan tinggi. Dalam Podes ini dicatat pula sekolah taman kanak-kanak, SLB, pondok pesantren, madrasah diniyah, dan seminari atau sejenisnya, tetapi tidak termasuk pendidikan paket kelompok belajar.
Kolom (2) : isikan ke dalam kotak banyaknya sekolah negeri menurut tingkat pendidikan
Kolom (3) : isikan ke dalam kotak banyaknya sekolah swasta menurut tingkat pendidikan
Jika di desa tidak ada sekolah (Kolom (2) dan Kolom (3) kosong (-) untuk masing-masing tingkat pendidikan maka isikan pada Kolom (4) jarak yang ditempuh (dalam km) oleh anak sekolah dari kantor desa ini ke tempat sekolah mereka yang berada di luar desa.
Pondok pesantren adalah pendidikan formal yang menyelenggarakan salah satu tingkat pendidikan seperti, Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah.
Madrasah Diniyah adalah pendidikan informal yang mengkonsentrasikan pada bidang keagamaan (agama Islam).
Seminari atau sejenisnya adalah lembaga pendidikan agama Kristen/Katolik (informal) dan biasanya menyediakan asrama bagi para siswanya dalam komplek pendidikan.</txt>
</var>
<var ID="V134" name="b6r601c4" files="F1" intrvl="contin">
  <location StartPos="264" EndPos="266" width="3"/>
  <labl>Jarak ke sekolah terdekat (km)</labl>
  <imputation>Jarak ke sekolah terdekat (km)</imputation>
  <security>Jarak ke sekolah terdekat (km)</security>
  <embargo>Jarak ke sekolah terdekat (km)</embargo>
  <respUnit>Jarak ke sekolah terdekat (km)</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jika tidak ada, jarak ke sekolah terdekat (km)</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">100</sumStat>
  <txt>Sekolah adalah lembaga pendidikan yang dimulai dari pendidikan dasar, menengah, dan tinggi. Dalam Podes ini dicatat pula sekolah taman kanak-kanak, SLB, pondok pesantren, madrasah diniyah, dan seminari atau sejenisnya, tetapi tidak termasuk pendidikan paket kelompok belajar.
Kolom (2) : isikan ke dalam kotak banyaknya sekolah negeri menurut tingkat pendidikan
Kolom (3) : isikan ke dalam kotak banyaknya sekolah swasta menurut tingkat pendidikan
Jika di desa tidak ada sekolah (Kolom (2) dan Kolom (3) kosong (-) untuk masing-masing tingkat pendidikan maka isikan pada Kolom (4) jarak yang ditempuh (dalam km) oleh anak sekolah dari kantor desa ini ke tempat sekolah mereka yang berada di luar desa.
Pondok pesantren adalah pendidikan formal yang menyelenggarakan salah satu tingkat pendidikan seperti, Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah.
Madrasah Diniyah adalah pendidikan informal yang mengkonsentrasikan pada bidang keagamaan (agama Islam).
Seminari atau sejenisnya adalah lembaga pendidikan agama Kristen/Katolik (informal) dan biasanya menyediakan asrama bagi para siswanya dalam komplek pendidikan.</txt>
</var>
<var ID="V135" name="b6r601d2" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="267" EndPos="267" width="1"/>
  <labl>Jumlah sekolah SMU negeri dan yang sederajat</labl>
  <imputation>Jumlah sekolah SMU negeri dan yang sederajat</imputation>
  <security>Jumlah sekolah SMU negeri dan yang sederajat</security>
  <embargo>Jumlah sekolah SMU negeri dan yang sederajat</embargo>
  <respUnit>Jumlah sekolah SMU negeri dan yang sederajat</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jumlah sekolah SMU negeri dan yang sederajat</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">8</sumStat>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="min"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <catStat type="max"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>8</catValu>
  </catgry>
  <txt>Sekolah adalah lembaga pendidikan yang dimulai dari pendidikan dasar, menengah, dan tinggi. Dalam Podes ini dicatat pula sekolah taman kanak-kanak, SLB, pondok pesantren, madrasah diniyah, dan seminari atau sejenisnya, tetapi tidak termasuk pendidikan paket kelompok belajar.
Kolom (2) : isikan ke dalam kotak banyaknya sekolah negeri menurut tingkat pendidikan
Kolom (3) : isikan ke dalam kotak banyaknya sekolah swasta menurut tingkat pendidikan
Jika di desa tidak ada sekolah (Kolom (2) dan Kolom (3) kosong (-) untuk masing-masing tingkat pendidikan maka isikan pada Kolom (4) jarak yang ditempuh (dalam km) oleh anak sekolah dari kantor desa ini ke tempat sekolah mereka yang berada di luar desa.
Pondok pesantren adalah pendidikan formal yang menyelenggarakan salah satu tingkat pendidikan seperti, Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah.
Madrasah Diniyah adalah pendidikan informal yang mengkonsentrasikan pada bidang keagamaan (agama Islam).
Seminari atau sejenisnya adalah lembaga pendidikan agama Kristen/Katolik (informal) dan biasanya menyediakan asrama bagi para siswanya dalam komplek pendidikan.</txt>
</var>
<var ID="V136" name="b6r601d3" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="268" EndPos="268" width="1"/>
  <labl>Jumlah sekolah SMU swasta dan yang sederajat</labl>
  <imputation>Jumlah sekolah SMU swasta dan yang sederajat</imputation>
  <security>Jumlah sekolah SMU swasta dan yang sederajat</security>
  <embargo>Jumlah sekolah SMU swasta dan yang sederajat</embargo>
  <respUnit>Jumlah sekolah SMU swasta dan yang sederajat</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jumlah sekolah SMU swasta dan yang sederajat</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">8</sumStat>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="min"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <catStat type="max"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>8</catValu>
  </catgry>
  <txt>Sekolah adalah lembaga pendidikan yang dimulai dari pendidikan dasar, menengah, dan tinggi. Dalam Podes ini dicatat pula sekolah taman kanak-kanak, SLB, pondok pesantren, madrasah diniyah, dan seminari atau sejenisnya, tetapi tidak termasuk pendidikan paket kelompok belajar.
Kolom (2) : isikan ke dalam kotak banyaknya sekolah negeri menurut tingkat pendidikan
Kolom (3) : isikan ke dalam kotak banyaknya sekolah swasta menurut tingkat pendidikan
Jika di desa tidak ada sekolah (Kolom (2) dan Kolom (3) kosong (-) untuk masing-masing tingkat pendidikan maka isikan pada Kolom (4) jarak yang ditempuh (dalam km) oleh anak sekolah dari kantor desa ini ke tempat sekolah mereka yang berada di luar desa.
Pondok pesantren adalah pendidikan formal yang menyelenggarakan salah satu tingkat pendidikan seperti, Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah.
Madrasah Diniyah adalah pendidikan informal yang mengkonsentrasikan pada bidang keagamaan (agama Islam).
Seminari atau sejenisnya adalah lembaga pendidikan agama Kristen/Katolik (informal) dan biasanya menyediakan asrama bagi para siswanya dalam komplek pendidikan.</txt>
</var>
<var ID="V137" name="b6r601d4" files="F1" intrvl="contin">
  <location StartPos="269" EndPos="271" width="3"/>
  <labl>Jarak ke sekolah terdekat (km)</labl>
  <imputation>Jarak ke sekolah terdekat (km)</imputation>
  <security>Jarak ke sekolah terdekat (km)</security>
  <embargo>Jarak ke sekolah terdekat (km)</embargo>
  <respUnit>Jarak ke sekolah terdekat (km)</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jika tidak ada, jarak ke sekolah terdekat (km)</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">100</sumStat>
  <txt>Sekolah adalah lembaga pendidikan yang dimulai dari pendidikan dasar, menengah, dan tinggi. Dalam Podes ini dicatat pula sekolah taman kanak-kanak, SLB, pondok pesantren, madrasah diniyah, dan seminari atau sejenisnya, tetapi tidak termasuk pendidikan paket kelompok belajar.
Kolom (2) : isikan ke dalam kotak banyaknya sekolah negeri menurut tingkat pendidikan
Kolom (3) : isikan ke dalam kotak banyaknya sekolah swasta menurut tingkat pendidikan
Jika di desa tidak ada sekolah (Kolom (2) dan Kolom (3) kosong (-) untuk masing-masing tingkat pendidikan maka isikan pada Kolom (4) jarak yang ditempuh (dalam km) oleh anak sekolah dari kantor desa ini ke tempat sekolah mereka yang berada di luar desa.
Pondok pesantren adalah pendidikan formal yang menyelenggarakan salah satu tingkat pendidikan seperti, Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah.
Madrasah Diniyah adalah pendidikan informal yang mengkonsentrasikan pada bidang keagamaan (agama Islam).
Seminari atau sejenisnya adalah lembaga pendidikan agama Kristen/Katolik (informal) dan biasanya menyediakan asrama bagi para siswanya dalam komplek pendidikan.</txt>
</var>
<var ID="V138" name="b6r601e2" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="272" EndPos="272" width="1"/>
  <labl>Jumlah sekolah SMK negeri</labl>
  <imputation>Jumlah sekolah SMK negeri</imputation>
  <security>Jumlah sekolah SMK negeri</security>
  <embargo>Jumlah sekolah SMK negeri</embargo>
  <respUnit>Jumlah sekolah SMK negeri</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jumlah sekolah SMK negeri</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">8</sumStat>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="min"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <catStat type="max"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>8</catValu>
  </catgry>
  <txt>Sekolah adalah lembaga pendidikan yang dimulai dari pendidikan dasar, menengah, dan tinggi. Dalam Podes ini dicatat pula sekolah taman kanak-kanak, SLB, pondok pesantren, madrasah diniyah, dan seminari atau sejenisnya, tetapi tidak termasuk pendidikan paket kelompok belajar.
Kolom (2) : isikan ke dalam kotak banyaknya sekolah negeri menurut tingkat pendidikan
Kolom (3) : isikan ke dalam kotak banyaknya sekolah swasta menurut tingkat pendidikan
Jika di desa tidak ada sekolah (Kolom (2) dan Kolom (3) kosong (-) untuk masing-masing tingkat pendidikan maka isikan pada Kolom (4) jarak yang ditempuh (dalam km) oleh anak sekolah dari kantor desa ini ke tempat sekolah mereka yang berada di luar desa.
Pondok pesantren adalah pendidikan formal yang menyelenggarakan salah satu tingkat pendidikan seperti, Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah.
Madrasah Diniyah adalah pendidikan informal yang mengkonsentrasikan pada bidang keagamaan (agama Islam).
Seminari atau sejenisnya adalah lembaga pendidikan agama Kristen/Katolik (informal) dan biasanya menyediakan asrama bagi para siswanya dalam komplek pendidikan.</txt>
</var>
<var ID="V139" name="b6r601e3" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="273" EndPos="273" width="1"/>
  <labl>Jumlah sekolah SMK swasta</labl>
  <imputation>Jumlah sekolah SMK swasta</imputation>
  <security>Jumlah sekolah SMK swasta</security>
  <embargo>Jumlah sekolah SMK swasta</embargo>
  <respUnit>Jumlah sekolah SMK swasta</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jumlah sekolah SMK swasta</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">8</sumStat>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="min"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <catStat type="max"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>8</catValu>
  </catgry>
  <txt>Sekolah adalah lembaga pendidikan yang dimulai dari pendidikan dasar, menengah, dan tinggi. Dalam Podes ini dicatat pula sekolah taman kanak-kanak, SLB, pondok pesantren, madrasah diniyah, dan seminari atau sejenisnya, tetapi tidak termasuk pendidikan paket kelompok belajar.
Kolom (2) : isikan ke dalam kotak banyaknya sekolah negeri menurut tingkat pendidikan
Kolom (3) : isikan ke dalam kotak banyaknya sekolah swasta menurut tingkat pendidikan
Jika di desa tidak ada sekolah (Kolom (2) dan Kolom (3) kosong (-) untuk masing-masing tingkat pendidikan maka isikan pada Kolom (4) jarak yang ditempuh (dalam km) oleh anak sekolah dari kantor desa ini ke tempat sekolah mereka yang berada di luar desa.
Pondok pesantren adalah pendidikan formal yang menyelenggarakan salah satu tingkat pendidikan seperti, Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah.
Madrasah Diniyah adalah pendidikan informal yang mengkonsentrasikan pada bidang keagamaan (agama Islam).
Seminari atau sejenisnya adalah lembaga pendidikan agama Kristen/Katolik (informal) dan biasanya menyediakan asrama bagi para siswanya dalam komplek pendidikan.</txt>
</var>
<var ID="V140" name="b6r601e4" files="F1" intrvl="contin">
  <location StartPos="274" EndPos="276" width="3"/>
  <labl>Jarak ke sekolah terdekat (km)</labl>
  <imputation>Jarak ke sekolah terdekat (km)</imputation>
  <security>Jarak ke sekolah terdekat (km)</security>
  <embargo>Jarak ke sekolah terdekat (km)</embargo>
  <respUnit>Jarak ke sekolah terdekat (km)</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jika tidak ada, jarak ke sekolah terdekat (km)</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">100</sumStat>
  <txt>Sekolah adalah lembaga pendidikan yang dimulai dari pendidikan dasar, menengah, dan tinggi. Dalam Podes ini dicatat pula sekolah taman kanak-kanak, SLB, pondok pesantren, madrasah diniyah, dan seminari atau sejenisnya, tetapi tidak termasuk pendidikan paket kelompok belajar.
Kolom (2) : isikan ke dalam kotak banyaknya sekolah negeri menurut tingkat pendidikan
Kolom (3) : isikan ke dalam kotak banyaknya sekolah swasta menurut tingkat pendidikan
Jika di desa tidak ada sekolah (Kolom (2) dan Kolom (3) kosong (-) untuk masing-masing tingkat pendidikan maka isikan pada Kolom (4) jarak yang ditempuh (dalam km) oleh anak sekolah dari kantor desa ini ke tempat sekolah mereka yang berada di luar desa.
Pondok pesantren adalah pendidikan formal yang menyelenggarakan salah satu tingkat pendidikan seperti, Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah.
Madrasah Diniyah adalah pendidikan informal yang mengkonsentrasikan pada bidang keagamaan (agama Islam).
Seminari atau sejenisnya adalah lembaga pendidikan agama Kristen/Katolik (informal) dan biasanya menyediakan asrama bagi para siswanya dalam komplek pendidikan.</txt>
</var>
<var ID="V141" name="b6r601f2" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="277" EndPos="277" width="1"/>
  <labl>Jumlah sekolah Akademi/PT negeri dan yang sederajat</labl>
  <imputation>Jumlah sekolah Akademi/PT negeri dan yang sederajat</imputation>
  <security>Jumlah sekolah Akademi/PT negeri dan yang sederajat</security>
  <embargo>Jumlah sekolah Akademi/PT negeri dan yang sederajat</embargo>
  <respUnit>Jumlah sekolah Akademi/PT negeri dan yang sederajat</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jumlah sekolah Akademi/PT negeri dan yang sederajat</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">8</sumStat>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="min"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <catStat type="max"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>8</catValu>
  </catgry>
  <txt>Sekolah adalah lembaga pendidikan yang dimulai dari pendidikan dasar, menengah, dan tinggi. Dalam Podes ini dicatat pula sekolah taman kanak-kanak, SLB, pondok pesantren, madrasah diniyah, dan seminari atau sejenisnya, tetapi tidak termasuk pendidikan paket kelompok belajar.
Kolom (2) : isikan ke dalam kotak banyaknya sekolah negeri menurut tingkat pendidikan
Kolom (3) : isikan ke dalam kotak banyaknya sekolah swasta menurut tingkat pendidikan
Jika di desa tidak ada sekolah (Kolom (2) dan Kolom (3) kosong (-) untuk masing-masing tingkat pendidikan maka isikan pada Kolom (4) jarak yang ditempuh (dalam km) oleh anak sekolah dari kantor desa ini ke tempat sekolah mereka yang berada di luar desa.
Pondok pesantren adalah pendidikan formal yang menyelenggarakan salah satu tingkat pendidikan seperti, Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah.
Madrasah Diniyah adalah pendidikan informal yang mengkonsentrasikan pada bidang keagamaan (agama Islam).
Seminari atau sejenisnya adalah lembaga pendidikan agama Kristen/Katolik (informal) dan biasanya menyediakan asrama bagi para siswanya dalam komplek pendidikan.</txt>
</var>
<var ID="V142" name="b6r601f3" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="278" EndPos="278" width="1"/>
  <labl>Jumlah sekolah Akademi/PT swasta dan yang sederajat</labl>
  <imputation>Jumlah sekolah Akademi/PT swasta dan yang sederajat</imputation>
  <security>Jumlah sekolah Akademi/PT swasta dan yang sederajat</security>
  <embargo>Jumlah sekolah Akademi/PT swasta dan yang sederajat</embargo>
  <respUnit>Jumlah sekolah Akademi/PT swasta dan yang sederajat</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jumlah sekolah Akademi/PT swasta dan yang sederajat</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">8</sumStat>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="min"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <catStat type="max"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>8</catValu>
  </catgry>
  <txt>Sekolah adalah lembaga pendidikan yang dimulai dari pendidikan dasar, menengah, dan tinggi. Dalam Podes ini dicatat pula sekolah taman kanak-kanak, SLB, pondok pesantren, madrasah diniyah, dan seminari atau sejenisnya, tetapi tidak termasuk pendidikan paket kelompok belajar.
Kolom (2) : isikan ke dalam kotak banyaknya sekolah negeri menurut tingkat pendidikan
Kolom (3) : isikan ke dalam kotak banyaknya sekolah swasta menurut tingkat pendidikan
Jika di desa tidak ada sekolah (Kolom (2) dan Kolom (3) kosong (-) untuk masing-masing tingkat pendidikan maka isikan pada Kolom (4) jarak yang ditempuh (dalam km) oleh anak sekolah dari kantor desa ini ke tempat sekolah mereka yang berada di luar desa.
Pondok pesantren adalah pendidikan formal yang menyelenggarakan salah satu tingkat pendidikan seperti, Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah.
Madrasah Diniyah adalah pendidikan informal yang mengkonsentrasikan pada bidang keagamaan (agama Islam).
Seminari atau sejenisnya adalah lembaga pendidikan agama Kristen/Katolik (informal) dan biasanya menyediakan asrama bagi para siswanya dalam komplek pendidikan.</txt>
</var>
<var ID="V143" name="b6r601g2" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="279" EndPos="279" width="1"/>
  <labl>Jumlah sekolah Sekolah Luar Biasa negeri</labl>
  <imputation>Jumlah sekolah Sekolah Luar Biasa negeri</imputation>
  <security>Jumlah sekolah Sekolah Luar Biasa negeri</security>
  <embargo>Jumlah sekolah Sekolah Luar Biasa negeri</embargo>
  <respUnit>Jumlah sekolah Sekolah Luar Biasa negeri</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jumlah sekolah Sekolah Luar Biasa negeri</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">6</sumStat>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="min"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <catStat type="max"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
  </catgry>
  <txt>Sekolah adalah lembaga pendidikan yang dimulai dari pendidikan dasar, menengah, dan tinggi. Dalam Podes ini dicatat pula sekolah taman kanak-kanak, SLB, pondok pesantren, madrasah diniyah, dan seminari atau sejenisnya, tetapi tidak termasuk pendidikan paket kelompok belajar.
Kolom (2) : isikan ke dalam kotak banyaknya sekolah negeri menurut tingkat pendidikan
Kolom (3) : isikan ke dalam kotak banyaknya sekolah swasta menurut tingkat pendidikan
Jika di desa tidak ada sekolah (Kolom (2) dan Kolom (3) kosong (-) untuk masing-masing tingkat pendidikan maka isikan pada Kolom (4) jarak yang ditempuh (dalam km) oleh anak sekolah dari kantor desa ini ke tempat sekolah mereka yang berada di luar desa.
Pondok pesantren adalah pendidikan formal yang menyelenggarakan salah satu tingkat pendidikan seperti, Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah.
Madrasah Diniyah adalah pendidikan informal yang mengkonsentrasikan pada bidang keagamaan (agama Islam).
Seminari atau sejenisnya adalah lembaga pendidikan agama Kristen/Katolik (informal) dan biasanya menyediakan asrama bagi para siswanya dalam komplek pendidikan.</txt>
</var>
<var ID="V144" name="b6r601g3" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="280" EndPos="280" width="1"/>
  <labl>Jumlah sekolah Sekolah Luar Biasa swasta</labl>
  <imputation>Jumlah sekolah Sekolah Luar Biasa swasta</imputation>
  <security>Jumlah sekolah Sekolah Luar Biasa swasta</security>
  <embargo>Jumlah sekolah Sekolah Luar Biasa swasta</embargo>
  <respUnit>Jumlah sekolah Sekolah Luar Biasa swasta</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jumlah sekolah Sekolah Luar Biasa swasta</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">7</sumStat>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="min"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <catStat type="max"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7</catValu>
  </catgry>
  <txt>Sekolah adalah lembaga pendidikan yang dimulai dari pendidikan dasar, menengah, dan tinggi. Dalam Podes ini dicatat pula sekolah taman kanak-kanak, SLB, pondok pesantren, madrasah diniyah, dan seminari atau sejenisnya, tetapi tidak termasuk pendidikan paket kelompok belajar.
Kolom (2) : isikan ke dalam kotak banyaknya sekolah negeri menurut tingkat pendidikan
Kolom (3) : isikan ke dalam kotak banyaknya sekolah swasta menurut tingkat pendidikan
Jika di desa tidak ada sekolah (Kolom (2) dan Kolom (3) kosong (-) untuk masing-masing tingkat pendidikan maka isikan pada Kolom (4) jarak yang ditempuh (dalam km) oleh anak sekolah dari kantor desa ini ke tempat sekolah mereka yang berada di luar desa.
Pondok pesantren adalah pendidikan formal yang menyelenggarakan salah satu tingkat pendidikan seperti, Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah.
Madrasah Diniyah adalah pendidikan informal yang mengkonsentrasikan pada bidang keagamaan (agama Islam).
Seminari atau sejenisnya adalah lembaga pendidikan agama Kristen/Katolik (informal) dan biasanya menyediakan asrama bagi para siswanya dalam komplek pendidikan.</txt>
</var>
<var ID="V145" name="b6r601h3" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="281" EndPos="281" width="1"/>
  <labl>Jumlah Pondok pesantren/Madrasah Diniyah Swasta</labl>
  <imputation>Jumlah Pondok pesantren/Madrasah Diniyah Swasta</imputation>
  <security>Jumlah Pondok pesantren/Madrasah Diniyah Swasta</security>
  <embargo>Jumlah Pondok pesantren/Madrasah Diniyah Swasta</embargo>
  <respUnit>Jumlah Pondok pesantren/Madrasah Diniyah Swasta</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jumlah Pondok pesantren/Madrasah Diniyah Swasta</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">8</sumStat>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="min"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <catStat type="max"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>8</catValu>
  </catgry>
  <txt>Sekolah adalah lembaga pendidikan yang dimulai dari pendidikan dasar, menengah, dan tinggi. Dalam Podes ini dicatat pula sekolah taman kanak-kanak, SLB, pondok pesantren, madrasah diniyah, dan seminari atau sejenisnya, tetapi tidak termasuk pendidikan paket kelompok belajar.
Kolom (2) : isikan ke dalam kotak banyaknya sekolah negeri menurut tingkat pendidikan
Kolom (3) : isikan ke dalam kotak banyaknya sekolah swasta menurut tingkat pendidikan
Jika di desa tidak ada sekolah (Kolom (2) dan Kolom (3) kosong (-) untuk masing-masing tingkat pendidikan maka isikan pada Kolom (4) jarak yang ditempuh (dalam km) oleh anak sekolah dari kantor desa ini ke tempat sekolah mereka yang berada di luar desa.
Pondok pesantren adalah pendidikan formal yang menyelenggarakan salah satu tingkat pendidikan seperti, Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah.
Madrasah Diniyah adalah pendidikan informal yang mengkonsentrasikan pada bidang keagamaan (agama Islam).
Seminari atau sejenisnya adalah lembaga pendidikan agama Kristen/Katolik (informal) dan biasanya menyediakan asrama bagi para siswanya dalam komplek pendidikan.</txt>
</var>
<var ID="V146" name="b6r601i3" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="282" EndPos="282" width="1"/>
  <labl>Jumlah Seminari swasta atau sejenisnya</labl>
  <imputation>Jumlah Seminari swasta atau sejenisnya</imputation>
  <security>Jumlah Seminari swasta atau sejenisnya</security>
  <embargo>Jumlah Seminari swasta atau sejenisnya</embargo>
  <respUnit>Jumlah Seminari swasta atau sejenisnya</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jumlah Seminari swasta atau sejenisnya</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">8</sumStat>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="min"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <catStat type="max"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>8</catValu>
  </catgry>
  <txt>Sekolah adalah lembaga pendidikan yang dimulai dari pendidikan dasar, menengah, dan tinggi. Dalam Podes ini dicatat pula sekolah taman kanak-kanak, SLB, pondok pesantren, madrasah diniyah, dan seminari atau sejenisnya, tetapi tidak termasuk pendidikan paket kelompok belajar.
Kolom (2) : isikan ke dalam kotak banyaknya sekolah negeri menurut tingkat pendidikan
Kolom (3) : isikan ke dalam kotak banyaknya sekolah swasta menurut tingkat pendidikan
Jika di desa tidak ada sekolah (Kolom (2) dan Kolom (3) kosong (-) untuk masing-masing tingkat pendidikan maka isikan pada Kolom (4) jarak yang ditempuh (dalam km) oleh anak sekolah dari kantor desa ini ke tempat sekolah mereka yang berada di luar desa.
Pondok pesantren adalah pendidikan formal yang menyelenggarakan salah satu tingkat pendidikan seperti, Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah.
Madrasah Diniyah adalah pendidikan informal yang mengkonsentrasikan pada bidang keagamaan (agama Islam).
Seminari atau sejenisnya adalah lembaga pendidikan agama Kristen/Katolik (informal) dan biasanya menyediakan asrama bagi para siswanya dalam komplek pendidikan.</txt>
</var>
<var ID="V147" name="b6r602a" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="283" EndPos="283" width="1"/>
  <labl>a. Kejar paket A  PBH</labl>
  <imputation>a. Kejar paket A  PBH</imputation>
  <security>a. Kejar paket A  PBH</security>
  <embargo>a. Kejar paket A  PBH</embargo>
  <respUnit>a. Kejar paket A  PBH</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Desa/Kelurahan ini mempunyai Program Kejar Paket: a. Kejar paket A  PBH</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Program kejar paket A PBH adalah Program pendidikan nonformal untuk memberantas buta huruf bagi semua orang tanpa melihat usia.
Program kejar paket A setara SD adalah program pendidikan nonformal yang setara dengan SD dalam rangka menuntaskan wajib belajar pendidikan dasar bagi anak usia tingkat SD (7-12 tahun).
Program kejar paket B setara SLTP adalah program pendidikan nonformal yang setara dengan SLTP dalam rangka menuntaskan wajib belajar pendidikan dasar bagi anak usia tingkat SLTP (13-15 tahun).</txt>
</var>
<var ID="V148" name="b6r602b" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="284" EndPos="284" width="1"/>
  <labl>b. Kejar paket A setara SD</labl>
  <imputation>b. Kejar paket A setara SD</imputation>
  <security>b. Kejar paket A setara SD</security>
  <embargo>b. Kejar paket A setara SD</embargo>
  <respUnit>b. Kejar paket A setara SD</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Desa/Kelurahan ini mempunyai Program Kejar Paket: b. Kejar paket A setara SD</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Program kejar paket A PBH adalah Program pendidikan nonformal untuk memberantas buta huruf bagi semua orang tanpa melihat usia.
Program kejar paket A setara SD adalah program pendidikan nonformal yang setara dengan SD dalam rangka menuntaskan wajib belajar pendidikan dasar bagi anak usia tingkat SD (7-12 tahun).
Program kejar paket B setara SLTP adalah program pendidikan nonformal yang setara dengan SLTP dalam rangka menuntaskan wajib belajar pendidikan dasar bagi anak usia tingkat SLTP (13-15 tahun).</txt>
</var>
<var ID="V149" name="b6r602c" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="285" EndPos="285" width="1"/>
  <labl>c. Kejar paket B setara SLTP</labl>
  <imputation>c. Kejar paket B setara SLTP</imputation>
  <security>c. Kejar paket B setara SLTP</security>
  <embargo>c. Kejar paket B setara SLTP</embargo>
  <respUnit>c. Kejar paket B setara SLTP</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Desa/Kelurahan ini mempunyai Program Kejar Paket: c. Kejar paket B setara SLTP</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Program kejar paket A PBH adalah Program pendidikan nonformal untuk memberantas buta huruf bagi semua orang tanpa melihat usia.
Program kejar paket A setara SD adalah program pendidikan nonformal yang setara dengan SD dalam rangka menuntaskan wajib belajar pendidikan dasar bagi anak usia tingkat SD (7-12 tahun).
Program kejar paket B setara SLTP adalah program pendidikan nonformal yang setara dengan SLTP dalam rangka menuntaskan wajib belajar pendidikan dasar bagi anak usia tingkat SLTP (13-15 tahun).</txt>
</var>
<var ID="V150" name="b6r603" files="F1" intrvl="contin">
  <location StartPos="286" EndPos="288" width="3"/>
  <labl>Banyaknya murid SD yang drop-out di desa/kelurahan ini</labl>
  <imputation>Banyaknya murid SD yang drop-out di desa/kelurahan ini</imputation>
  <security>Banyaknya murid SD yang drop-out di desa/kelurahan ini</security>
  <embargo>Banyaknya murid SD yang drop-out di desa/kelurahan ini</embargo>
  <respUnit>Banyaknya murid SD yang drop-out di desa/kelurahan ini</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Banyaknya murid SD yang drop-out di desa/kelurahan ini</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">998</sumStat>
  <txt>Pertanyaan ini dimaksudkan untuk memperoleh keterangan secara umum mengenai anak-anak sekolah, berkaitan dengan terjadinya krisis moneter khususnya pendidikan ditingkat Sekolah Dasar.</txt>
</var>
<var ID="V151" name="b6r604a2" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="289" EndPos="289" width="1"/>
  <labl>Jenis Keterampilan : Bahasa</labl>
  <imputation>Jenis Keterampilan : Bahasa</imputation>
  <security>Jenis Keterampilan : Bahasa</security>
  <embargo>Jenis Keterampilan : Bahasa</embargo>
  <respUnit>Jenis Keterampilan : Bahasa</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jenis Keterampilan : Bahasa</qstnLit>
  </qstn>
  <universe>Lembaga pendidikan keterampilan yang berada di desa/kelurahan</universe>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Pendidikan keterampilan adalah pendidikan luar sekolah yang dikelola oleh suatu lembaga tentang keterampilan tertentu yang sifatnya khusus, jangka waktunya relatif pendek, ditujukan kepada masyarakat umum dan menyediakan sertifikat bagi peserta yang lulus serta diselenggarakan oleh pemerintah maupun swasta. Kursus montir mobil/motor antara lain kursus membetulkan sepeda motor, dan mobil. Kursus elektronik antara lain kursus membetulkan radio, TV, AC, kulkas, komputer dan sebagainya.</txt>
</var>
<var ID="V152" name="b6r604a3" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="290" EndPos="291" width="2"/>
  <labl>Banyaknya</labl>
  <imputation>Banyaknya</imputation>
  <security>Banyaknya</security>
  <embargo>Banyaknya</embargo>
  <respUnit>Banyaknya</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika Kolom (2) Kode 1</preQTxt>
    <qstnLit>Jika Kolom (2) Kode 1, banyaknya keterampilan : Bahasa</qstnLit>
  </qstn>
  <universe>Lembaga pendidikan keterampilan yang berada di desa/kelurahan</universe>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">98</sumStat>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="min"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <catStat type="max"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>8</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>9</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>10</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>11</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>12</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>14</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>15</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>23</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>24</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>25</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>26</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>40</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>67</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>90</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>98</catValu>
  </catgry>
  <txt>Pendidikan keterampilan adalah pendidikan luar sekolah yang dikelola oleh suatu lembaga tentang keterampilan tertentu yang sifatnya khusus, jangka waktunya relatif pendek, ditujukan kepada masyarakat umum dan menyediakan sertifikat bagi peserta yang lulus serta diselenggarakan oleh pemerintah maupun swasta. Kursus montir mobil/motor antara lain kursus membetulkan sepeda motor, dan mobil. Kursus elektronik antara lain kursus membetulkan radio, TV, AC, kulkas, komputer dan sebagainya.</txt>
</var>
<var ID="V153" name="b6r604b2" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="292" EndPos="292" width="1"/>
  <labl>Jenis Keterampilan : Tata buku/akuntansi</labl>
  <imputation>Jenis Keterampilan : Tata buku/akuntansi</imputation>
  <security>Jenis Keterampilan : Tata buku/akuntansi</security>
  <embargo>Jenis Keterampilan : Tata buku/akuntansi</embargo>
  <respUnit>Jenis Keterampilan : Tata buku/akuntansi</respUnit>
  <universe>Lembaga pendidikan keterampilan yang berada di desa/kelurahan</universe>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Pendidikan keterampilan adalah pendidikan luar sekolah yang dikelola oleh suatu lembaga tentang keterampilan tertentu yang sifatnya khusus, jangka waktunya relatif pendek, ditujukan kepada masyarakat umum dan menyediakan sertifikat bagi peserta yang lulus serta diselenggarakan oleh pemerintah maupun swasta. Kursus montir mobil/motor antara lain kursus membetulkan sepeda motor, dan mobil. Kursus elektronik antara lain kursus membetulkan radio, TV, AC, kulkas, komputer dan sebagainya.</txt>
</var>
<var ID="V154" name="b6r604b3" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="293" EndPos="294" width="2"/>
  <labl>Banyaknya</labl>
  <imputation>Banyaknya</imputation>
  <security>Banyaknya</security>
  <embargo>Banyaknya</embargo>
  <respUnit>Banyaknya</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika Kolom (2) Kode 1</preQTxt>
    <qstnLit>Jika Kolom (2) Kode 1, banyaknya keterampilan : Tata buku/akuntansi</qstnLit>
  </qstn>
  <universe>Lembaga pendidikan keterampilan yang berada di desa/kelurahan</universe>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">92</sumStat>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="min"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <catStat type="max"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>9</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>11</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>12</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>13</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>26</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>92</catValu>
  </catgry>
  <txt>Pendidikan keterampilan adalah pendidikan luar sekolah yang dikelola oleh suatu lembaga tentang keterampilan tertentu yang sifatnya khusus, jangka waktunya relatif pendek, ditujukan kepada masyarakat umum dan menyediakan sertifikat bagi peserta yang lulus serta diselenggarakan oleh pemerintah maupun swasta. Kursus montir mobil/motor antara lain kursus membetulkan sepeda motor, dan mobil. Kursus elektronik antara lain kursus membetulkan radio, TV, AC, kulkas, komputer dan sebagainya.</txt>
</var>
<var ID="V155" name="b6r604c2" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="295" EndPos="295" width="1"/>
  <labl>Jenis Keterampilan : Komputer</labl>
  <imputation>Jenis Keterampilan : Komputer</imputation>
  <security>Jenis Keterampilan : Komputer</security>
  <embargo>Jenis Keterampilan : Komputer</embargo>
  <respUnit>Jenis Keterampilan : Komputer</respUnit>
  <universe>Lembaga pendidikan keterampilan yang berada di desa/kelurahan</universe>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Pendidikan keterampilan adalah pendidikan luar sekolah yang dikelola oleh suatu lembaga tentang keterampilan tertentu yang sifatnya khusus, jangka waktunya relatif pendek, ditujukan kepada masyarakat umum dan menyediakan sertifikat bagi peserta yang lulus serta diselenggarakan oleh pemerintah maupun swasta. Kursus montir mobil/motor antara lain kursus membetulkan sepeda motor, dan mobil. Kursus elektronik antara lain kursus membetulkan radio, TV, AC, kulkas, komputer dan sebagainya.</txt>
</var>
<var ID="V156" name="b6r604c3" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="296" EndPos="297" width="2"/>
  <labl>Banyaknya</labl>
  <imputation>Banyaknya</imputation>
  <security>Banyaknya</security>
  <embargo>Banyaknya</embargo>
  <respUnit>Banyaknya</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika Kolom (2) Kode 1</preQTxt>
    <qstnLit>Jika Kolom (2) Kode 1, banyaknya keterampilan : Komputer</qstnLit>
  </qstn>
  <universe>Lembaga pendidikan keterampilan yang berada di desa/kelurahan</universe>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">87</sumStat>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="min"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <catStat type="max"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>8</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>9</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>10</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>11</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>12</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>14</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>15</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>18</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>20</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>21</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>23</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>32</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>50</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>60</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>72</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>87</catValu>
  </catgry>
  <txt>Pendidikan keterampilan adalah pendidikan luar sekolah yang dikelola oleh suatu lembaga tentang keterampilan tertentu yang sifatnya khusus, jangka waktunya relatif pendek, ditujukan kepada masyarakat umum dan menyediakan sertifikat bagi peserta yang lulus serta diselenggarakan oleh pemerintah maupun swasta. Kursus montir mobil/motor antara lain kursus membetulkan sepeda motor, dan mobil. Kursus elektronik antara lain kursus membetulkan radio, TV, AC, kulkas, komputer dan sebagainya.</txt>
</var>
<var ID="V157" name="b6r604d2" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="298" EndPos="298" width="1"/>
  <labl>Jenis Keterampilan : Memasak/tata boga</labl>
  <imputation>Jenis Keterampilan : Memasak/tata boga</imputation>
  <security>Jenis Keterampilan : Memasak/tata boga</security>
  <embargo>Jenis Keterampilan : Memasak/tata boga</embargo>
  <respUnit>Jenis Keterampilan : Memasak/tata boga</respUnit>
  <universe>Lembaga pendidikan keterampilan yang berada di desa/kelurahan</universe>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Pendidikan keterampilan adalah pendidikan luar sekolah yang dikelola oleh suatu lembaga tentang keterampilan tertentu yang sifatnya khusus, jangka waktunya relatif pendek, ditujukan kepada masyarakat umum dan menyediakan sertifikat bagi peserta yang lulus serta diselenggarakan oleh pemerintah maupun swasta. Kursus montir mobil/motor antara lain kursus membetulkan sepeda motor, dan mobil. Kursus elektronik antara lain kursus membetulkan radio, TV, AC, kulkas, komputer dan sebagainya.</txt>
</var>
<var ID="V158" name="b6r604d3" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="299" EndPos="300" width="2"/>
  <labl>Banyaknya</labl>
  <imputation>Banyaknya</imputation>
  <security>Banyaknya</security>
  <embargo>Banyaknya</embargo>
  <respUnit>Banyaknya</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika Kolom (2) Kode 1</preQTxt>
    <qstnLit>Jika Kolom (2) Kode 1, banyaknya keterampilan : Memasak/tata boga</qstnLit>
  </qstn>
  <universe>Lembaga pendidikan keterampilan yang berada di desa/kelurahan</universe>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">50</sumStat>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="min"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <catStat type="max"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>8</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>10</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>11</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>12</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>15</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>17</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>20</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>24</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>30</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>44</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>50</catValu>
  </catgry>
  <txt>Pendidikan keterampilan adalah pendidikan luar sekolah yang dikelola oleh suatu lembaga tentang keterampilan tertentu yang sifatnya khusus, jangka waktunya relatif pendek, ditujukan kepada masyarakat umum dan menyediakan sertifikat bagi peserta yang lulus serta diselenggarakan oleh pemerintah maupun swasta. Kursus montir mobil/motor antara lain kursus membetulkan sepeda motor, dan mobil. Kursus elektronik antara lain kursus membetulkan radio, TV, AC, kulkas, komputer dan sebagainya.</txt>
</var>
<var ID="V159" name="b6r604e2" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="301" EndPos="301" width="1"/>
  <labl>Jenis Keterampilan : Menjahit/tata busana</labl>
  <imputation>Jenis Keterampilan : Menjahit/tata busana</imputation>
  <security>Jenis Keterampilan : Menjahit/tata busana</security>
  <embargo>Jenis Keterampilan : Menjahit/tata busana</embargo>
  <respUnit>Jenis Keterampilan : Menjahit/tata busana</respUnit>
  <universe>Lembaga pendidikan keterampilan yang berada di desa/kelurahan</universe>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Pendidikan keterampilan adalah pendidikan luar sekolah yang dikelola oleh suatu lembaga tentang keterampilan tertentu yang sifatnya khusus, jangka waktunya relatif pendek, ditujukan kepada masyarakat umum dan menyediakan sertifikat bagi peserta yang lulus serta diselenggarakan oleh pemerintah maupun swasta. Kursus montir mobil/motor antara lain kursus membetulkan sepeda motor, dan mobil. Kursus elektronik antara lain kursus membetulkan radio, TV, AC, kulkas, komputer dan sebagainya.</txt>
</var>
<var ID="V160" name="b6r604e3" files="F1" intrvl="contin">
  <location StartPos="302" EndPos="303" width="2"/>
  <labl>Banyaknya</labl>
  <imputation>Banyaknya</imputation>
  <security>Banyaknya</security>
  <embargo>Banyaknya</embargo>
  <respUnit>Banyaknya</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika Kolom (2) Kode 1</preQTxt>
    <qstnLit>Jika Kolom (2) Kode 1, banyaknya keterampilan : Menjahit/tata busana</qstnLit>
  </qstn>
  <universe>Lembaga pendidikan keterampilan yang berada di desa/kelurahan</universe>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">80</sumStat>
  <txt>Pendidikan keterampilan adalah pendidikan luar sekolah yang dikelola oleh suatu lembaga tentang keterampilan tertentu yang sifatnya khusus, jangka waktunya relatif pendek, ditujukan kepada masyarakat umum dan menyediakan sertifikat bagi peserta yang lulus serta diselenggarakan oleh pemerintah maupun swasta. Kursus montir mobil/motor antara lain kursus membetulkan sepeda motor, dan mobil. Kursus elektronik antara lain kursus membetulkan radio, TV, AC, kulkas, komputer dan sebagainya.</txt>
</var>
<var ID="V161" name="b6r604f2" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="304" EndPos="304" width="1"/>
  <labl>Jenis Keterampilan : Kecantikan</labl>
  <imputation>Jenis Keterampilan : Kecantikan</imputation>
  <security>Jenis Keterampilan : Kecantikan</security>
  <embargo>Jenis Keterampilan : Kecantikan</embargo>
  <respUnit>Jenis Keterampilan : Kecantikan</respUnit>
  <universe>Lembaga pendidikan keterampilan yang berada di desa/kelurahan</universe>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Pendidikan keterampilan adalah pendidikan luar sekolah yang dikelola oleh suatu lembaga tentang keterampilan tertentu yang sifatnya khusus, jangka waktunya relatif pendek, ditujukan kepada masyarakat umum dan menyediakan sertifikat bagi peserta yang lulus serta diselenggarakan oleh pemerintah maupun swasta. Kursus montir mobil/motor antara lain kursus membetulkan sepeda motor, dan mobil. Kursus elektronik antara lain kursus membetulkan radio, TV, AC, kulkas, komputer dan sebagainya.</txt>
</var>
<var ID="V162" name="b6r604f3" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="305" EndPos="306" width="2"/>
  <labl>Banyaknya</labl>
  <imputation>Banyaknya</imputation>
  <security>Banyaknya</security>
  <embargo>Banyaknya</embargo>
  <respUnit>Banyaknya</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika Kolom (2) Kode 1</preQTxt>
    <qstnLit>Jika Kolom (2) Kode 1, banyaknya keterampilan : Kecantikan</qstnLit>
  </qstn>
  <universe>Lembaga pendidikan keterampilan yang berada di desa/kelurahan</universe>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">31</sumStat>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="min"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <catStat type="max"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>8</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>9</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>10</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>11</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>12</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>14</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>15</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>20</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>24</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>26</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>31</catValu>
  </catgry>
  <txt>Pendidikan keterampilan adalah pendidikan luar sekolah yang dikelola oleh suatu lembaga tentang keterampilan tertentu yang sifatnya khusus, jangka waktunya relatif pendek, ditujukan kepada masyarakat umum dan menyediakan sertifikat bagi peserta yang lulus serta diselenggarakan oleh pemerintah maupun swasta. Kursus montir mobil/motor antara lain kursus membetulkan sepeda motor, dan mobil. Kursus elektronik antara lain kursus membetulkan radio, TV, AC, kulkas, komputer dan sebagainya.</txt>
</var>
<var ID="V163" name="b6r604g2" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="307" EndPos="307" width="1"/>
  <labl>Jenis Keterampilan : Montir mobil/motor</labl>
  <imputation>Jenis Keterampilan : Montir mobil/motor</imputation>
  <security>Jenis Keterampilan : Montir mobil/motor</security>
  <embargo>Jenis Keterampilan : Montir mobil/motor</embargo>
  <respUnit>Jenis Keterampilan : Montir mobil/motor</respUnit>
  <universe>Lembaga pendidikan keterampilan yang berada di desa/kelurahan</universe>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Pendidikan keterampilan adalah pendidikan luar sekolah yang dikelola oleh suatu lembaga tentang keterampilan tertentu yang sifatnya khusus, jangka waktunya relatif pendek, ditujukan kepada masyarakat umum dan menyediakan sertifikat bagi peserta yang lulus serta diselenggarakan oleh pemerintah maupun swasta. Kursus montir mobil/motor antara lain kursus membetulkan sepeda motor, dan mobil. Kursus elektronik antara lain kursus membetulkan radio, TV, AC, kulkas, komputer dan sebagainya.</txt>
</var>
<var ID="V164" name="b6r604g3" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="308" EndPos="309" width="2"/>
  <labl>Banyaknya</labl>
  <imputation>Banyaknya</imputation>
  <security>Banyaknya</security>
  <embargo>Banyaknya</embargo>
  <respUnit>Banyaknya</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika Kolom (2) Kode 1</preQTxt>
    <qstnLit>Jika Kolom (2) Kode 1, banyaknya keterampilan : Montir mobil/motor</qstnLit>
  </qstn>
  <universe>Lembaga pendidikan keterampilan yang berada di desa/kelurahan</universe>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">61</sumStat>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="min"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <catStat type="max"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>8</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>9</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>10</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>12</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>14</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>15</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>16</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>20</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>26</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>30</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>31</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>33</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>35</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>42</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>60</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>61</catValu>
  </catgry>
  <txt>Pendidikan keterampilan adalah pendidikan luar sekolah yang dikelola oleh suatu lembaga tentang keterampilan tertentu yang sifatnya khusus, jangka waktunya relatif pendek, ditujukan kepada masyarakat umum dan menyediakan sertifikat bagi peserta yang lulus serta diselenggarakan oleh pemerintah maupun swasta. Kursus montir mobil/motor antara lain kursus membetulkan sepeda motor, dan mobil. Kursus elektronik antara lain kursus membetulkan radio, TV, AC, kulkas, komputer dan sebagainya.</txt>
</var>
<var ID="V165" name="b6r604h2" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="310" EndPos="310" width="1"/>
  <labl>Jenis Keterampilan : Elektronik</labl>
  <imputation>Jenis Keterampilan : Elektronik</imputation>
  <security>Jenis Keterampilan : Elektronik</security>
  <embargo>Jenis Keterampilan : Elektronik</embargo>
  <respUnit>Jenis Keterampilan : Elektronik</respUnit>
  <universe>Lembaga pendidikan keterampilan yang berada di desa/kelurahan</universe>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Pendidikan keterampilan adalah pendidikan luar sekolah yang dikelola oleh suatu lembaga tentang keterampilan tertentu yang sifatnya khusus, jangka waktunya relatif pendek, ditujukan kepada masyarakat umum dan menyediakan sertifikat bagi peserta yang lulus serta diselenggarakan oleh pemerintah maupun swasta. Kursus montir mobil/motor antara lain kursus membetulkan sepeda motor, dan mobil. Kursus elektronik antara lain kursus membetulkan radio, TV, AC, kulkas, komputer dan sebagainya.</txt>
</var>
<var ID="V166" name="b6r604h3" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="311" EndPos="312" width="2"/>
  <labl>Banyaknya</labl>
  <imputation>Banyaknya</imputation>
  <security>Banyaknya</security>
  <embargo>Banyaknya</embargo>
  <respUnit>Banyaknya</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika Kolom (2) Kode 1</preQTxt>
    <qstnLit>Jika Kolom (2) Kode 1, banyaknya keterampilan : Elektronik</qstnLit>
  </qstn>
  <universe>Lembaga pendidikan keterampilan yang berada di desa/kelurahan</universe>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">45</sumStat>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="min"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <catStat type="max"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>8</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>9</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>10</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>11</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>12</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>14</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>15</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>16</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>20</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>30</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>34</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>45</catValu>
  </catgry>
  <txt>Pendidikan keterampilan adalah pendidikan luar sekolah yang dikelola oleh suatu lembaga tentang keterampilan tertentu yang sifatnya khusus, jangka waktunya relatif pendek, ditujukan kepada masyarakat umum dan menyediakan sertifikat bagi peserta yang lulus serta diselenggarakan oleh pemerintah maupun swasta. Kursus montir mobil/motor antara lain kursus membetulkan sepeda motor, dan mobil. Kursus elektronik antara lain kursus membetulkan radio, TV, AC, kulkas, komputer dan sebagainya.</txt>
</var>
<var ID="V167" name="b7r701a2" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="313" EndPos="313" width="1"/>
  <labl>Rumah Sakit</labl>
  <imputation>Rumah Sakit</imputation>
  <security>Rumah Sakit</security>
  <embargo>Rumah Sakit</embargo>
  <respUnit>Rumah Sakit</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jumlah sarana Rumah Sakit yang ada</qstnLit>
    <ivuInstr>Cara pengisian P701:
Bila sarana kesehatan yang dimaksud ada di desa, maka isikan banyaknya fasilitas tersebut pada Kolom (2) dan isikan tanda strip (-) pada Kolom (3), dan (4). Bila tidak ada fasilitas, isikan tanda “0” pada Kolom (2), dan isikan jarak (dalam kilometer) dari kantor kepala desa/kelurahan ke fasilitas kesehatan terdekat pada Kolom (3), dan isikan kode dari kemudahan untuk mencapai sarana kesehatan pada Kolom (4).</ivuInstr>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">5</sumStat>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="min"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <catStat type="max"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
  </catgry>
  <txt>Rumah Sakit adalah tempat pemeriksaan dan perawatan kesehatan, biasanya berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis, tidak termasuk puskesmas.
Rumah Sakit Bersalin/BKIA adalah rumah sakit yang dilengkapi dengan fasilitas untuk melahirkan, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan ibu dan anak serta berada di bawah pengawasan dokter dan atau bidan senior.
Rumah Bersalin adalah rumah yang dilengkapi fasilitas untuk melahirkan, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan ibu dan anak, berada di bawah pengawasan bidan senior.
Poliklinik adalah tempat pemeriksaan kesehatan, biasanya tanpa fasilitas perawatan menginap, berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis, tidak termasuk klinik yang terdapat di puskesmas/rumah sakit. Poliklinik yang karena satu dan lain hal menyediakan tempat perawatan menginap, tetap digolongkan kedalam poliklinik (bukan rumah sakit).
Balai pengobatan adalah tempat pemeriksaan kesehatan di bawah pengawasan mantri
Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) adalah unit pelayanan kesehatan milik pemerintah yang bertanggungjawab terhadap pelayanan kesehatan masyarakat untuk wilayah kecamatan, sebagian kecamatan, atau kelurahan (misal di DKI Jakarta). Tim Puskesmas sesuai jadwal dapat melakukan kegiatan Puskesmas Keliling ke tempat-tempat tertentu dalam wilayah kerjanya, untuk mendekatkan pelayanan dengan masyarakat.
Puskesmas Pembantu (Pustu), yaitu unit pelayanan kesehatan masyarakat yang membantu kegiatan Puskesmas di sebagian dari wilayah kerja. Pada beberapa daerah balai pengobatan telah berubah fungsi menjadi Pustu walaupun papan nama masih tertulis balai pengobatan.
Tempat Praktek Dokter adalah tempat seorang (lebih) dokter melakukan praktek pribadi melayani masalah kesehatan anggota masyarakat.
Tempat Praktek Bidan adalah tempat seorang bidan atau lebih melakukan praktek pribadi melayani masalah kesehatan anggota masyarakat dan biasanya dilengkapi dengan fasilitas untuk pemeriksaan kehamilan dan melahirkan.
Posyandu adalah pos pelayanan terpadu yang merupakan kegiatan pelayanan terpadu khususnya untuk imunisasi, kesehatan ibu dan anak, keluarga berencana, penanggulangan diare dan gizi (penimbangan dan pemberian makanan tambahan untuk balita); dan diselenggarakan oleh masyarakat melalui kader kesehatan di bawah bimbingan Puskesmas.
Polindes (Pondok Bersalin Desa) adalah pos yang melayani persalinan warga desa/kelurahan, yang ditangani oleh bidan desa.
Apotik adalah tempat penjualan obat yang mempunyai izin operasi dari Departemen Kesehatan, c.q. Ditjen POM, di bawah pengawasan apoteker.
Pos Obat Desa (POD) adalah unit pelayanan di tingkat desa yang menyediakan obat-obat dasar dan diselenggarakan oleh masyarakat melalui kader kesehatannya di bawah bimbingan Puskesmas; dalam pelaksanaan kader akan menanyakan keluhan penderita, kemudian memberikan obat sederhana yang sesuai.
Toko khusus obat/jamu adalah tempat penjualan obat/jamu baik berupa toko/warung mempunyai izin atau tidak yang fungsinya khusus menjual obat/jamu termasuk toko obat tradisional (tidak termasuk kaki lima yang menjual obat).</txt>
</var>
<var ID="V168" name="b7r701a3" files="F1" intrvl="contin">
  <location StartPos="314" EndPos="316" width="3"/>
  <labl>Jarak dari desa/kelurahan ke sarana kesehatan (km) : Rumah Sakit</labl>
  <imputation>Jarak dari desa/kelurahan ke sarana kesehatan (km) : Rumah Sakit</imputation>
  <security>Jarak dari desa/kelurahan ke sarana kesehatan (km) : Rumah Sakit</security>
  <embargo>Jarak dari desa/kelurahan ke sarana kesehatan (km) : Rumah Sakit</embargo>
  <respUnit>Jarak dari desa/kelurahan ke sarana kesehatan (km) : Rumah Sakit</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika tidak ada atau Kolom 2 = "0"</preQTxt>
    <qstnLit>Jarak dari desa/kelurahan ke sarana kesehatan (km) : Rumah Sakit</qstnLit>
    <ivuInstr>Cara pengisian P701:
Bila sarana kesehatan yang dimaksud ada di desa, maka isikan banyaknya fasilitas tersebut pada Kolom (2) dan isikan tanda strip (-) pada Kolom (3), dan (4). Bila tidak ada fasilitas, isikan tanda “0” pada Kolom (2), dan isikan jarak (dalam kilometer) dari kantor kepala desa/kelurahan ke fasilitas kesehatan terdekat pada Kolom (3), dan isikan kode dari kemudahan untuk mencapai sarana kesehatan pada Kolom (4).</ivuInstr>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">100</sumStat>
  <txt>Rumah Sakit adalah tempat pemeriksaan dan perawatan kesehatan, biasanya berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis, tidak termasuk puskesmas.
Rumah Sakit Bersalin/BKIA adalah rumah sakit yang dilengkapi dengan fasilitas untuk melahirkan, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan ibu dan anak serta berada di bawah pengawasan dokter dan atau bidan senior.
Rumah Bersalin adalah rumah yang dilengkapi fasilitas untuk melahirkan, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan ibu dan anak, berada di bawah pengawasan bidan senior.
Poliklinik adalah tempat pemeriksaan kesehatan, biasanya tanpa fasilitas perawatan menginap, berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis, tidak termasuk klinik yang terdapat di puskesmas/rumah sakit. Poliklinik yang karena satu dan lain hal menyediakan tempat perawatan menginap, tetap digolongkan kedalam poliklinik (bukan rumah sakit).
Balai pengobatan adalah tempat pemeriksaan kesehatan di bawah pengawasan mantri
Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) adalah unit pelayanan kesehatan milik pemerintah yang bertanggungjawab terhadap pelayanan kesehatan masyarakat untuk wilayah kecamatan, sebagian kecamatan, atau kelurahan (misal di DKI Jakarta). Tim Puskesmas sesuai jadwal dapat melakukan kegiatan Puskesmas Keliling ke tempat-tempat tertentu dalam wilayah kerjanya, untuk mendekatkan pelayanan dengan masyarakat.
Puskesmas Pembantu (Pustu), yaitu unit pelayanan kesehatan masyarakat yang membantu kegiatan Puskesmas di sebagian dari wilayah kerja. Pada beberapa daerah balai pengobatan telah berubah fungsi menjadi Pustu walaupun papan nama masih tertulis balai pengobatan.
Tempat Praktek Dokter adalah tempat seorang (lebih) dokter melakukan praktek pribadi melayani masalah kesehatan anggota masyarakat.
Tempat Praktek Bidan adalah tempat seorang bidan atau lebih melakukan praktek pribadi melayani masalah kesehatan anggota masyarakat dan biasanya dilengkapi dengan fasilitas untuk pemeriksaan kehamilan dan melahirkan.
Posyandu adalah pos pelayanan terpadu yang merupakan kegiatan pelayanan terpadu khususnya untuk imunisasi, kesehatan ibu dan anak, keluarga berencana, penanggulangan diare dan gizi (penimbangan dan pemberian makanan tambahan untuk balita); dan diselenggarakan oleh masyarakat melalui kader kesehatan di bawah bimbingan Puskesmas.
Polindes (Pondok Bersalin Desa) adalah pos yang melayani persalinan warga desa/kelurahan, yang ditangani oleh bidan desa.
Apotik adalah tempat penjualan obat yang mempunyai izin operasi dari Departemen Kesehatan, c.q. Ditjen POM, di bawah pengawasan apoteker.
Pos Obat Desa (POD) adalah unit pelayanan di tingkat desa yang menyediakan obat-obat dasar dan diselenggarakan oleh masyarakat melalui kader kesehatannya di bawah bimbingan Puskesmas; dalam pelaksanaan kader akan menanyakan keluhan penderita, kemudian memberikan obat sederhana yang sesuai.
Toko khusus obat/jamu adalah tempat penjualan obat/jamu baik berupa toko/warung mempunyai izin atau tidak yang fungsinya khusus menjual obat/jamu termasuk toko obat tradisional (tidak termasuk kaki lima yang menjual obat).</txt>
</var>
<var ID="V169" name="b7r701a4" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="317" EndPos="317" width="1"/>
  <labl>Kemudahan untuk mencapai : Rumah Sakit</labl>
  <imputation>Kemudahan untuk mencapai : Rumah Sakit</imputation>
  <security>Kemudahan untuk mencapai : Rumah Sakit</security>
  <embargo>Kemudahan untuk mencapai : Rumah Sakit</embargo>
  <respUnit>Kemudahan untuk mencapai : Rumah Sakit</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika tidak ada atau Kolom 2 = "0"</preQTxt>
    <qstnLit>Kemudahan untuk mencapai : Rumah Sakit</qstnLit>
    <ivuInstr>Cara pengisian P701:
Bila sarana kesehatan yang dimaksud ada di desa, maka isikan banyaknya fasilitas tersebut pada Kolom (2) dan isikan tanda strip (-) pada Kolom (3), dan (4). Bila tidak ada fasilitas, isikan tanda “0” pada Kolom (2), dan isikan jarak (dalam kilometer) dari kantor kepala desa/kelurahan ke fasilitas kesehatan terdekat pada Kolom (3), dan isikan kode dari kemudahan untuk mencapai sarana kesehatan pada Kolom (4).</ivuInstr>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Sangat mudah</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Mudah</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <labl>Sulit</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
    <labl>Sangat sulit</labl>
  </catgry>
  <txt>Rumah Sakit adalah tempat pemeriksaan dan perawatan kesehatan, biasanya berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis, tidak termasuk puskesmas.
Rumah Sakit Bersalin/BKIA adalah rumah sakit yang dilengkapi dengan fasilitas untuk melahirkan, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan ibu dan anak serta berada di bawah pengawasan dokter dan atau bidan senior.
Rumah Bersalin adalah rumah yang dilengkapi fasilitas untuk melahirkan, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan ibu dan anak, berada di bawah pengawasan bidan senior.
Poliklinik adalah tempat pemeriksaan kesehatan, biasanya tanpa fasilitas perawatan menginap, berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis, tidak termasuk klinik yang terdapat di puskesmas/rumah sakit. Poliklinik yang karena satu dan lain hal menyediakan tempat perawatan menginap, tetap digolongkan kedalam poliklinik (bukan rumah sakit).
Balai pengobatan adalah tempat pemeriksaan kesehatan di bawah pengawasan mantri
Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) adalah unit pelayanan kesehatan milik pemerintah yang bertanggungjawab terhadap pelayanan kesehatan masyarakat untuk wilayah kecamatan, sebagian kecamatan, atau kelurahan (misal di DKI Jakarta). Tim Puskesmas sesuai jadwal dapat melakukan kegiatan Puskesmas Keliling ke tempat-tempat tertentu dalam wilayah kerjanya, untuk mendekatkan pelayanan dengan masyarakat.
Puskesmas Pembantu (Pustu), yaitu unit pelayanan kesehatan masyarakat yang membantu kegiatan Puskesmas di sebagian dari wilayah kerja. Pada beberapa daerah balai pengobatan telah berubah fungsi menjadi Pustu walaupun papan nama masih tertulis balai pengobatan.
Tempat Praktek Dokter adalah tempat seorang (lebih) dokter melakukan praktek pribadi melayani masalah kesehatan anggota masyarakat.
Tempat Praktek Bidan adalah tempat seorang bidan atau lebih melakukan praktek pribadi melayani masalah kesehatan anggota masyarakat dan biasanya dilengkapi dengan fasilitas untuk pemeriksaan kehamilan dan melahirkan.
Posyandu adalah pos pelayanan terpadu yang merupakan kegiatan pelayanan terpadu khususnya untuk imunisasi, kesehatan ibu dan anak, keluarga berencana, penanggulangan diare dan gizi (penimbangan dan pemberian makanan tambahan untuk balita); dan diselenggarakan oleh masyarakat melalui kader kesehatan di bawah bimbingan Puskesmas.
Polindes (Pondok Bersalin Desa) adalah pos yang melayani persalinan warga desa/kelurahan, yang ditangani oleh bidan desa.
Apotik adalah tempat penjualan obat yang mempunyai izin operasi dari Departemen Kesehatan, c.q. Ditjen POM, di bawah pengawasan apoteker.
Pos Obat Desa (POD) adalah unit pelayanan di tingkat desa yang menyediakan obat-obat dasar dan diselenggarakan oleh masyarakat melalui kader kesehatannya di bawah bimbingan Puskesmas; dalam pelaksanaan kader akan menanyakan keluhan penderita, kemudian memberikan obat sederhana yang sesuai.
Toko khusus obat/jamu adalah tempat penjualan obat/jamu baik berupa toko/warung mempunyai izin atau tidak yang fungsinya khusus menjual obat/jamu termasuk toko obat tradisional (tidak termasuk kaki lima yang menjual obat).</txt>
</var>
<var ID="V170" name="b7r701b2" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="318" EndPos="318" width="1"/>
  <labl>Rumah Sakit Bersalin/Rumah Bersalin</labl>
  <imputation>Rumah Sakit Bersalin/Rumah Bersalin</imputation>
  <security>Rumah Sakit Bersalin/Rumah Bersalin</security>
  <embargo>Rumah Sakit Bersalin/Rumah Bersalin</embargo>
  <respUnit>Rumah Sakit Bersalin/Rumah Bersalin</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jumlah sarana Rumah Sakit Bersalin/Rumah Bersalin yang ada</qstnLit>
    <ivuInstr>Cara pengisian P701:
Bila sarana kesehatan yang dimaksud ada di desa, maka isikan banyaknya fasilitas tersebut pada Kolom (2) dan isikan tanda strip (-) pada Kolom (3), dan (4). Bila tidak ada fasilitas, isikan tanda “0” pada Kolom (2), dan isikan jarak (dalam kilometer) dari kantor kepala desa/kelurahan ke fasilitas kesehatan terdekat pada Kolom (3), dan isikan kode dari kemudahan untuk mencapai sarana kesehatan pada Kolom (4).</ivuInstr>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">8</sumStat>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="min"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <catStat type="max"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>8</catValu>
  </catgry>
  <txt>Rumah Sakit adalah tempat pemeriksaan dan perawatan kesehatan, biasanya berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis, tidak termasuk puskesmas.
Rumah Sakit Bersalin/BKIA adalah rumah sakit yang dilengkapi dengan fasilitas untuk melahirkan, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan ibu dan anak serta berada di bawah pengawasan dokter dan atau bidan senior.
Rumah Bersalin adalah rumah yang dilengkapi fasilitas untuk melahirkan, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan ibu dan anak, berada di bawah pengawasan bidan senior.
Poliklinik adalah tempat pemeriksaan kesehatan, biasanya tanpa fasilitas perawatan menginap, berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis, tidak termasuk klinik yang terdapat di puskesmas/rumah sakit. Poliklinik yang karena satu dan lain hal menyediakan tempat perawatan menginap, tetap digolongkan kedalam poliklinik (bukan rumah sakit).
Balai pengobatan adalah tempat pemeriksaan kesehatan di bawah pengawasan mantri
Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) adalah unit pelayanan kesehatan milik pemerintah yang bertanggungjawab terhadap pelayanan kesehatan masyarakat untuk wilayah kecamatan, sebagian kecamatan, atau kelurahan (misal di DKI Jakarta). Tim Puskesmas sesuai jadwal dapat melakukan kegiatan Puskesmas Keliling ke tempat-tempat tertentu dalam wilayah kerjanya, untuk mendekatkan pelayanan dengan masyarakat.
Puskesmas Pembantu (Pustu), yaitu unit pelayanan kesehatan masyarakat yang membantu kegiatan Puskesmas di sebagian dari wilayah kerja. Pada beberapa daerah balai pengobatan telah berubah fungsi menjadi Pustu walaupun papan nama masih tertulis balai pengobatan.
Tempat Praktek Dokter adalah tempat seorang (lebih) dokter melakukan praktek pribadi melayani masalah kesehatan anggota masyarakat.
Tempat Praktek Bidan adalah tempat seorang bidan atau lebih melakukan praktek pribadi melayani masalah kesehatan anggota masyarakat dan biasanya dilengkapi dengan fasilitas untuk pemeriksaan kehamilan dan melahirkan.
Posyandu adalah pos pelayanan terpadu yang merupakan kegiatan pelayanan terpadu khususnya untuk imunisasi, kesehatan ibu dan anak, keluarga berencana, penanggulangan diare dan gizi (penimbangan dan pemberian makanan tambahan untuk balita); dan diselenggarakan oleh masyarakat melalui kader kesehatan di bawah bimbingan Puskesmas.
Polindes (Pondok Bersalin Desa) adalah pos yang melayani persalinan warga desa/kelurahan, yang ditangani oleh bidan desa.
Apotik adalah tempat penjualan obat yang mempunyai izin operasi dari Departemen Kesehatan, c.q. Ditjen POM, di bawah pengawasan apoteker.
Pos Obat Desa (POD) adalah unit pelayanan di tingkat desa yang menyediakan obat-obat dasar dan diselenggarakan oleh masyarakat melalui kader kesehatannya di bawah bimbingan Puskesmas; dalam pelaksanaan kader akan menanyakan keluhan penderita, kemudian memberikan obat sederhana yang sesuai.
Toko khusus obat/jamu adalah tempat penjualan obat/jamu baik berupa toko/warung mempunyai izin atau tidak yang fungsinya khusus menjual obat/jamu termasuk toko obat tradisional (tidak termasuk kaki lima yang menjual obat).</txt>
</var>
<var ID="V171" name="b7r701b3" files="F1" intrvl="contin">
  <location StartPos="319" EndPos="321" width="3"/>
  <labl>Jarak dari desa/kelurahan ke sarana kesehatan (km) : Rumah Sakit Bersalin/Rumah Bersalin</labl>
  <imputation>Jarak dari desa/kelurahan ke sarana kesehatan (km) : Rumah Sakit Bersalin/Rumah Bersalin</imputation>
  <security>Jarak dari desa/kelurahan ke sarana kesehatan (km) : Rumah Sakit Bersalin/Rumah Bersalin</security>
  <embargo>Jarak dari desa/kelurahan ke sarana kesehatan (km) : Rumah Sakit Bersalin/Rumah Bersalin</embargo>
  <respUnit>Jarak dari desa/kelurahan ke sarana kesehatan (km) : Rumah Sakit Bersalin/Rumah Bersalin</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika tidak ada atau Kolom 2 = "0"</preQTxt>
    <qstnLit>Jarak dari desa/kelurahan ke sarana kesehatan (km) : Rumah Sakit Bersalin/Rumah Bersalin</qstnLit>
    <ivuInstr>Cara pengisian P701:
Bila sarana kesehatan yang dimaksud ada di desa, maka isikan banyaknya fasilitas tersebut pada Kolom (2) dan isikan tanda strip (-) pada Kolom (3), dan (4). Bila tidak ada fasilitas, isikan tanda “0” pada Kolom (2), dan isikan jarak (dalam kilometer) dari kantor kepala desa/kelurahan ke fasilitas kesehatan terdekat pada Kolom (3), dan isikan kode dari kemudahan untuk mencapai sarana kesehatan pada Kolom (4).</ivuInstr>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">100</sumStat>
  <txt>Rumah Sakit adalah tempat pemeriksaan dan perawatan kesehatan, biasanya berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis, tidak termasuk puskesmas.
Rumah Sakit Bersalin/BKIA adalah rumah sakit yang dilengkapi dengan fasilitas untuk melahirkan, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan ibu dan anak serta berada di bawah pengawasan dokter dan atau bidan senior.
Rumah Bersalin adalah rumah yang dilengkapi fasilitas untuk melahirkan, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan ibu dan anak, berada di bawah pengawasan bidan senior.
Poliklinik adalah tempat pemeriksaan kesehatan, biasanya tanpa fasilitas perawatan menginap, berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis, tidak termasuk klinik yang terdapat di puskesmas/rumah sakit. Poliklinik yang karena satu dan lain hal menyediakan tempat perawatan menginap, tetap digolongkan kedalam poliklinik (bukan rumah sakit).
Balai pengobatan adalah tempat pemeriksaan kesehatan di bawah pengawasan mantri
Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) adalah unit pelayanan kesehatan milik pemerintah yang bertanggungjawab terhadap pelayanan kesehatan masyarakat untuk wilayah kecamatan, sebagian kecamatan, atau kelurahan (misal di DKI Jakarta). Tim Puskesmas sesuai jadwal dapat melakukan kegiatan Puskesmas Keliling ke tempat-tempat tertentu dalam wilayah kerjanya, untuk mendekatkan pelayanan dengan masyarakat.
Puskesmas Pembantu (Pustu), yaitu unit pelayanan kesehatan masyarakat yang membantu kegiatan Puskesmas di sebagian dari wilayah kerja. Pada beberapa daerah balai pengobatan telah berubah fungsi menjadi Pustu walaupun papan nama masih tertulis balai pengobatan.
Tempat Praktek Dokter adalah tempat seorang (lebih) dokter melakukan praktek pribadi melayani masalah kesehatan anggota masyarakat.
Tempat Praktek Bidan adalah tempat seorang bidan atau lebih melakukan praktek pribadi melayani masalah kesehatan anggota masyarakat dan biasanya dilengkapi dengan fasilitas untuk pemeriksaan kehamilan dan melahirkan.
Posyandu adalah pos pelayanan terpadu yang merupakan kegiatan pelayanan terpadu khususnya untuk imunisasi, kesehatan ibu dan anak, keluarga berencana, penanggulangan diare dan gizi (penimbangan dan pemberian makanan tambahan untuk balita); dan diselenggarakan oleh masyarakat melalui kader kesehatan di bawah bimbingan Puskesmas.
Polindes (Pondok Bersalin Desa) adalah pos yang melayani persalinan warga desa/kelurahan, yang ditangani oleh bidan desa.
Apotik adalah tempat penjualan obat yang mempunyai izin operasi dari Departemen Kesehatan, c.q. Ditjen POM, di bawah pengawasan apoteker.
Pos Obat Desa (POD) adalah unit pelayanan di tingkat desa yang menyediakan obat-obat dasar dan diselenggarakan oleh masyarakat melalui kader kesehatannya di bawah bimbingan Puskesmas; dalam pelaksanaan kader akan menanyakan keluhan penderita, kemudian memberikan obat sederhana yang sesuai.
Toko khusus obat/jamu adalah tempat penjualan obat/jamu baik berupa toko/warung mempunyai izin atau tidak yang fungsinya khusus menjual obat/jamu termasuk toko obat tradisional (tidak termasuk kaki lima yang menjual obat).</txt>
</var>
<var ID="V172" name="b7r701b4" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="322" EndPos="322" width="1"/>
  <labl>Kemudahan untuk mencapai : Rumah Sakit Bersalin/Rumah Bersalin</labl>
  <imputation>Kemudahan untuk mencapai : Rumah Sakit Bersalin/Rumah Bersalin</imputation>
  <security>Kemudahan untuk mencapai : Rumah Sakit Bersalin/Rumah Bersalin</security>
  <embargo>Kemudahan untuk mencapai : Rumah Sakit Bersalin/Rumah Bersalin</embargo>
  <respUnit>Kemudahan untuk mencapai : Rumah Sakit Bersalin/Rumah Bersalin</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika tidak ada atau Kolom 2 = "0"</preQTxt>
    <qstnLit>Kemudahan untuk mencapai : Rumah Sakit Bersalin/Rumah Bersalin</qstnLit>
    <ivuInstr>Cara pengisian P701:
Bila sarana kesehatan yang dimaksud ada di desa, maka isikan banyaknya fasilitas tersebut pada Kolom (2) dan isikan tanda strip (-) pada Kolom (3), dan (4). Bila tidak ada fasilitas, isikan tanda “0” pada Kolom (2), dan isikan jarak (dalam kilometer) dari kantor kepala desa/kelurahan ke fasilitas kesehatan terdekat pada Kolom (3), dan isikan kode dari kemudahan untuk mencapai sarana kesehatan pada Kolom (4).</ivuInstr>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68815</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Sangat mudah</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Mudah</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <labl>Sulit</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
    <labl>Sangat sulit</labl>
  </catgry>
  <txt>Rumah Sakit adalah tempat pemeriksaan dan perawatan kesehatan, biasanya berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis, tidak termasuk puskesmas.
Rumah Sakit Bersalin/BKIA adalah rumah sakit yang dilengkapi dengan fasilitas untuk melahirkan, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan ibu dan anak serta berada di bawah pengawasan dokter dan atau bidan senior.
Rumah Bersalin adalah rumah yang dilengkapi fasilitas untuk melahirkan, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan ibu dan anak, berada di bawah pengawasan bidan senior.
Poliklinik adalah tempat pemeriksaan kesehatan, biasanya tanpa fasilitas perawatan menginap, berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis, tidak termasuk klinik yang terdapat di puskesmas/rumah sakit. Poliklinik yang karena satu dan lain hal menyediakan tempat perawatan menginap, tetap digolongkan kedalam poliklinik (bukan rumah sakit).
Balai pengobatan adalah tempat pemeriksaan kesehatan di bawah pengawasan mantri
Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) adalah unit pelayanan kesehatan milik pemerintah yang bertanggungjawab terhadap pelayanan kesehatan masyarakat untuk wilayah kecamatan, sebagian kecamatan, atau kelurahan (misal di DKI Jakarta). Tim Puskesmas sesuai jadwal dapat melakukan kegiatan Puskesmas Keliling ke tempat-tempat tertentu dalam wilayah kerjanya, untuk mendekatkan pelayanan dengan masyarakat.
Puskesmas Pembantu (Pustu), yaitu unit pelayanan kesehatan masyarakat yang membantu kegiatan Puskesmas di sebagian dari wilayah kerja. Pada beberapa daerah balai pengobatan telah berubah fungsi menjadi Pustu walaupun papan nama masih tertulis balai pengobatan.
Tempat Praktek Dokter adalah tempat seorang (lebih) dokter melakukan praktek pribadi melayani masalah kesehatan anggota masyarakat.
Tempat Praktek Bidan adalah tempat seorang bidan atau lebih melakukan praktek pribadi melayani masalah kesehatan anggota masyarakat dan biasanya dilengkapi dengan fasilitas untuk pemeriksaan kehamilan dan melahirkan.
Posyandu adalah pos pelayanan terpadu yang merupakan kegiatan pelayanan terpadu khususnya untuk imunisasi, kesehatan ibu dan anak, keluarga berencana, penanggulangan diare dan gizi (penimbangan dan pemberian makanan tambahan untuk balita); dan diselenggarakan oleh masyarakat melalui kader kesehatan di bawah bimbingan Puskesmas.
Polindes (Pondok Bersalin Desa) adalah pos yang melayani persalinan warga desa/kelurahan, yang ditangani oleh bidan desa.
Apotik adalah tempat penjualan obat yang mempunyai izin operasi dari Departemen Kesehatan, c.q. Ditjen POM, di bawah pengawasan apoteker.
Pos Obat Desa (POD) adalah unit pelayanan di tingkat desa yang menyediakan obat-obat dasar dan diselenggarakan oleh masyarakat melalui kader kesehatannya di bawah bimbingan Puskesmas; dalam pelaksanaan kader akan menanyakan keluhan penderita, kemudian memberikan obat sederhana yang sesuai.
Toko khusus obat/jamu adalah tempat penjualan obat/jamu baik berupa toko/warung mempunyai izin atau tidak yang fungsinya khusus menjual obat/jamu termasuk toko obat tradisional (tidak termasuk kaki lima yang menjual obat).</txt>
</var>
<var ID="V173" name="b7r701c2" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="323" EndPos="323" width="1"/>
  <labl>Poliklinik/Balai Pengobatan</labl>
  <imputation>Poliklinik/Balai Pengobatan</imputation>
  <security>Poliklinik/Balai Pengobatan</security>
  <embargo>Poliklinik/Balai Pengobatan</embargo>
  <respUnit>Poliklinik/Balai Pengobatan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jumlah sarana Poliklinik/Balai Pengobatan yang ada</qstnLit>
    <ivuInstr>Cara pengisian P701:
Bila sarana kesehatan yang dimaksud ada di desa, maka isikan banyaknya fasilitas tersebut pada Kolom (2) dan isikan tanda strip (-) pada Kolom (3), dan (4). Bila tidak ada fasilitas, isikan tanda “0” pada Kolom (2), dan isikan jarak (dalam kilometer) dari kantor kepala desa/kelurahan ke fasilitas kesehatan terdekat pada Kolom (3), dan isikan kode dari kemudahan untuk mencapai sarana kesehatan pada Kolom (4).</ivuInstr>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">8</sumStat>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="min"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <catStat type="max"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>8</catValu>
  </catgry>
  <txt>Rumah Sakit adalah tempat pemeriksaan dan perawatan kesehatan, biasanya berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis, tidak termasuk puskesmas.
Rumah Sakit Bersalin/BKIA adalah rumah sakit yang dilengkapi dengan fasilitas untuk melahirkan, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan ibu dan anak serta berada di bawah pengawasan dokter dan atau bidan senior.
Rumah Bersalin adalah rumah yang dilengkapi fasilitas untuk melahirkan, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan ibu dan anak, berada di bawah pengawasan bidan senior.
Poliklinik adalah tempat pemeriksaan kesehatan, biasanya tanpa fasilitas perawatan menginap, berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis, tidak termasuk klinik yang terdapat di puskesmas/rumah sakit. Poliklinik yang karena satu dan lain hal menyediakan tempat perawatan menginap, tetap digolongkan kedalam poliklinik (bukan rumah sakit).
Balai pengobatan adalah tempat pemeriksaan kesehatan di bawah pengawasan mantri
Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) adalah unit pelayanan kesehatan milik pemerintah yang bertanggungjawab terhadap pelayanan kesehatan masyarakat untuk wilayah kecamatan, sebagian kecamatan, atau kelurahan (misal di DKI Jakarta). Tim Puskesmas sesuai jadwal dapat melakukan kegiatan Puskesmas Keliling ke tempat-tempat tertentu dalam wilayah kerjanya, untuk mendekatkan pelayanan dengan masyarakat.
Puskesmas Pembantu (Pustu), yaitu unit pelayanan kesehatan masyarakat yang membantu kegiatan Puskesmas di sebagian dari wilayah kerja. Pada beberapa daerah balai pengobatan telah berubah fungsi menjadi Pustu walaupun papan nama masih tertulis balai pengobatan.
Tempat Praktek Dokter adalah tempat seorang (lebih) dokter melakukan praktek pribadi melayani masalah kesehatan anggota masyarakat.
Tempat Praktek Bidan adalah tempat seorang bidan atau lebih melakukan praktek pribadi melayani masalah kesehatan anggota masyarakat dan biasanya dilengkapi dengan fasilitas untuk pemeriksaan kehamilan dan melahirkan.
Posyandu adalah pos pelayanan terpadu yang merupakan kegiatan pelayanan terpadu khususnya untuk imunisasi, kesehatan ibu dan anak, keluarga berencana, penanggulangan diare dan gizi (penimbangan dan pemberian makanan tambahan untuk balita); dan diselenggarakan oleh masyarakat melalui kader kesehatan di bawah bimbingan Puskesmas.
Polindes (Pondok Bersalin Desa) adalah pos yang melayani persalinan warga desa/kelurahan, yang ditangani oleh bidan desa.
Apotik adalah tempat penjualan obat yang mempunyai izin operasi dari Departemen Kesehatan, c.q. Ditjen POM, di bawah pengawasan apoteker.
Pos Obat Desa (POD) adalah unit pelayanan di tingkat desa yang menyediakan obat-obat dasar dan diselenggarakan oleh masyarakat melalui kader kesehatannya di bawah bimbingan Puskesmas; dalam pelaksanaan kader akan menanyakan keluhan penderita, kemudian memberikan obat sederhana yang sesuai.
Toko khusus obat/jamu adalah tempat penjualan obat/jamu baik berupa toko/warung mempunyai izin atau tidak yang fungsinya khusus menjual obat/jamu termasuk toko obat tradisional (tidak termasuk kaki lima yang menjual obat).</txt>
</var>
<var ID="V174" name="b7r701c3" files="F1" intrvl="contin">
  <location StartPos="324" EndPos="326" width="3"/>
  <labl>Jarak dari desa/kelurahan ke sarana kesehatan (km) : Poliklinik/Balai Pengobatan</labl>
  <imputation>Jarak dari desa/kelurahan ke sarana kesehatan (km) : Poliklinik/Balai Pengobatan</imputation>
  <security>Jarak dari desa/kelurahan ke sarana kesehatan (km) : Poliklinik/Balai Pengobatan</security>
  <embargo>Jarak dari desa/kelurahan ke sarana kesehatan (km) : Poliklinik/Balai Pengobatan</embargo>
  <respUnit>Jarak dari desa/kelurahan ke sarana kesehatan (km) : Poliklinik/Balai Pengobatan</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika tidak ada atau Kolom 2 = "0"</preQTxt>
    <qstnLit>Jarak dari desa/kelurahan ke sarana kesehatan (km) : Poliklinik/Balai Pengobatan</qstnLit>
    <ivuInstr>Cara pengisian P701:
Bila sarana kesehatan yang dimaksud ada di desa, maka isikan banyaknya fasilitas tersebut pada Kolom (2) dan isikan tanda strip (-) pada Kolom (3), dan (4). Bila tidak ada fasilitas, isikan tanda “0” pada Kolom (2), dan isikan jarak (dalam kilometer) dari kantor kepala desa/kelurahan ke fasilitas kesehatan terdekat pada Kolom (3), dan isikan kode dari kemudahan untuk mencapai sarana kesehatan pada Kolom (4).</ivuInstr>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">100</sumStat>
  <txt>Rumah Sakit adalah tempat pemeriksaan dan perawatan kesehatan, biasanya berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis, tidak termasuk puskesmas.
Rumah Sakit Bersalin/BKIA adalah rumah sakit yang dilengkapi dengan fasilitas untuk melahirkan, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan ibu dan anak serta berada di bawah pengawasan dokter dan atau bidan senior.
Rumah Bersalin adalah rumah yang dilengkapi fasilitas untuk melahirkan, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan ibu dan anak, berada di bawah pengawasan bidan senior.
Poliklinik adalah tempat pemeriksaan kesehatan, biasanya tanpa fasilitas perawatan menginap, berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis, tidak termasuk klinik yang terdapat di puskesmas/rumah sakit. Poliklinik yang karena satu dan lain hal menyediakan tempat perawatan menginap, tetap digolongkan kedalam poliklinik (bukan rumah sakit).
Balai pengobatan adalah tempat pemeriksaan kesehatan di bawah pengawasan mantri
Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) adalah unit pelayanan kesehatan milik pemerintah yang bertanggungjawab terhadap pelayanan kesehatan masyarakat untuk wilayah kecamatan, sebagian kecamatan, atau kelurahan (misal di DKI Jakarta). Tim Puskesmas sesuai jadwal dapat melakukan kegiatan Puskesmas Keliling ke tempat-tempat tertentu dalam wilayah kerjanya, untuk mendekatkan pelayanan dengan masyarakat.
Puskesmas Pembantu (Pustu), yaitu unit pelayanan kesehatan masyarakat yang membantu kegiatan Puskesmas di sebagian dari wilayah kerja. Pada beberapa daerah balai pengobatan telah berubah fungsi menjadi Pustu walaupun papan nama masih tertulis balai pengobatan.
Tempat Praktek Dokter adalah tempat seorang (lebih) dokter melakukan praktek pribadi melayani masalah kesehatan anggota masyarakat.
Tempat Praktek Bidan adalah tempat seorang bidan atau lebih melakukan praktek pribadi melayani masalah kesehatan anggota masyarakat dan biasanya dilengkapi dengan fasilitas untuk pemeriksaan kehamilan dan melahirkan.
Posyandu adalah pos pelayanan terpadu yang merupakan kegiatan pelayanan terpadu khususnya untuk imunisasi, kesehatan ibu dan anak, keluarga berencana, penanggulangan diare dan gizi (penimbangan dan pemberian makanan tambahan untuk balita); dan diselenggarakan oleh masyarakat melalui kader kesehatan di bawah bimbingan Puskesmas.
Polindes (Pondok Bersalin Desa) adalah pos yang melayani persalinan warga desa/kelurahan, yang ditangani oleh bidan desa.
Apotik adalah tempat penjualan obat yang mempunyai izin operasi dari Departemen Kesehatan, c.q. Ditjen POM, di bawah pengawasan apoteker.
Pos Obat Desa (POD) adalah unit pelayanan di tingkat desa yang menyediakan obat-obat dasar dan diselenggarakan oleh masyarakat melalui kader kesehatannya di bawah bimbingan Puskesmas; dalam pelaksanaan kader akan menanyakan keluhan penderita, kemudian memberikan obat sederhana yang sesuai.
Toko khusus obat/jamu adalah tempat penjualan obat/jamu baik berupa toko/warung mempunyai izin atau tidak yang fungsinya khusus menjual obat/jamu termasuk toko obat tradisional (tidak termasuk kaki lima yang menjual obat).</txt>
</var>
<var ID="V175" name="b7r701c4" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="327" EndPos="327" width="1"/>
  <labl>Kemudahan untuk mencapai : Poliklinik/Balai Pengobatan</labl>
  <imputation>Kemudahan untuk mencapai : Poliklinik/Balai Pengobatan</imputation>
  <security>Kemudahan untuk mencapai : Poliklinik/Balai Pengobatan</security>
  <embargo>Kemudahan untuk mencapai : Poliklinik/Balai Pengobatan</embargo>
  <respUnit>Kemudahan untuk mencapai : Poliklinik/Balai Pengobatan</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika tidak ada atau Kolom 2 = "0"</preQTxt>
    <qstnLit>Kemudahan untuk mencapai : Poliklinik/Balai Pengobatan</qstnLit>
    <ivuInstr>Cara pengisian P701:
Bila sarana kesehatan yang dimaksud ada di desa, maka isikan banyaknya fasilitas tersebut pada Kolom (2) dan isikan tanda strip (-) pada Kolom (3), dan (4). Bila tidak ada fasilitas, isikan tanda “0” pada Kolom (2), dan isikan jarak (dalam kilometer) dari kantor kepala desa/kelurahan ke fasilitas kesehatan terdekat pada Kolom (3), dan isikan kode dari kemudahan untuk mencapai sarana kesehatan pada Kolom (4).</ivuInstr>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Sangat mudah</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Mudah</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <labl>Sulit</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
    <labl>Sangat sulit</labl>
  </catgry>
  <txt>Rumah Sakit adalah tempat pemeriksaan dan perawatan kesehatan, biasanya berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis, tidak termasuk puskesmas.
Rumah Sakit Bersalin/BKIA adalah rumah sakit yang dilengkapi dengan fasilitas untuk melahirkan, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan ibu dan anak serta berada di bawah pengawasan dokter dan atau bidan senior.
Rumah Bersalin adalah rumah yang dilengkapi fasilitas untuk melahirkan, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan ibu dan anak, berada di bawah pengawasan bidan senior.
Poliklinik adalah tempat pemeriksaan kesehatan, biasanya tanpa fasilitas perawatan menginap, berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis, tidak termasuk klinik yang terdapat di puskesmas/rumah sakit. Poliklinik yang karena satu dan lain hal menyediakan tempat perawatan menginap, tetap digolongkan kedalam poliklinik (bukan rumah sakit).
Balai pengobatan adalah tempat pemeriksaan kesehatan di bawah pengawasan mantri
Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) adalah unit pelayanan kesehatan milik pemerintah yang bertanggungjawab terhadap pelayanan kesehatan masyarakat untuk wilayah kecamatan, sebagian kecamatan, atau kelurahan (misal di DKI Jakarta). Tim Puskesmas sesuai jadwal dapat melakukan kegiatan Puskesmas Keliling ke tempat-tempat tertentu dalam wilayah kerjanya, untuk mendekatkan pelayanan dengan masyarakat.
Puskesmas Pembantu (Pustu), yaitu unit pelayanan kesehatan masyarakat yang membantu kegiatan Puskesmas di sebagian dari wilayah kerja. Pada beberapa daerah balai pengobatan telah berubah fungsi menjadi Pustu walaupun papan nama masih tertulis balai pengobatan.
Tempat Praktek Dokter adalah tempat seorang (lebih) dokter melakukan praktek pribadi melayani masalah kesehatan anggota masyarakat.
Tempat Praktek Bidan adalah tempat seorang bidan atau lebih melakukan praktek pribadi melayani masalah kesehatan anggota masyarakat dan biasanya dilengkapi dengan fasilitas untuk pemeriksaan kehamilan dan melahirkan.
Posyandu adalah pos pelayanan terpadu yang merupakan kegiatan pelayanan terpadu khususnya untuk imunisasi, kesehatan ibu dan anak, keluarga berencana, penanggulangan diare dan gizi (penimbangan dan pemberian makanan tambahan untuk balita); dan diselenggarakan oleh masyarakat melalui kader kesehatan di bawah bimbingan Puskesmas.
Polindes (Pondok Bersalin Desa) adalah pos yang melayani persalinan warga desa/kelurahan, yang ditangani oleh bidan desa.
Apotik adalah tempat penjualan obat yang mempunyai izin operasi dari Departemen Kesehatan, c.q. Ditjen POM, di bawah pengawasan apoteker.
Pos Obat Desa (POD) adalah unit pelayanan di tingkat desa yang menyediakan obat-obat dasar dan diselenggarakan oleh masyarakat melalui kader kesehatannya di bawah bimbingan Puskesmas; dalam pelaksanaan kader akan menanyakan keluhan penderita, kemudian memberikan obat sederhana yang sesuai.
Toko khusus obat/jamu adalah tempat penjualan obat/jamu baik berupa toko/warung mempunyai izin atau tidak yang fungsinya khusus menjual obat/jamu termasuk toko obat tradisional (tidak termasuk kaki lima yang menjual obat).</txt>
</var>
<var ID="V176" name="b7r701d2" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="328" EndPos="328" width="1"/>
  <labl>Puskesmas</labl>
  <imputation>Puskesmas</imputation>
  <security>Puskesmas</security>
  <embargo>Puskesmas</embargo>
  <respUnit>Puskesmas</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jumlah sarana Puskesmas yang ada</qstnLit>
    <ivuInstr>Cara pengisian P701:
Bila sarana kesehatan yang dimaksud ada di desa, maka isikan banyaknya fasilitas tersebut pada Kolom (2) dan isikan tanda strip (-) pada Kolom (3), dan (4). Bila tidak ada fasilitas, isikan tanda “0” pada Kolom (2), dan isikan jarak (dalam kilometer) dari kantor kepala desa/kelurahan ke fasilitas kesehatan terdekat pada Kolom (3), dan isikan kode dari kemudahan untuk mencapai sarana kesehatan pada Kolom (4).</ivuInstr>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">7</sumStat>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="min"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <catStat type="max"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7</catValu>
  </catgry>
  <txt>Rumah Sakit adalah tempat pemeriksaan dan perawatan kesehatan, biasanya berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis, tidak termasuk puskesmas.
Rumah Sakit Bersalin/BKIA adalah rumah sakit yang dilengkapi dengan fasilitas untuk melahirkan, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan ibu dan anak serta berada di bawah pengawasan dokter dan atau bidan senior.
Rumah Bersalin adalah rumah yang dilengkapi fasilitas untuk melahirkan, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan ibu dan anak, berada di bawah pengawasan bidan senior.
Poliklinik adalah tempat pemeriksaan kesehatan, biasanya tanpa fasilitas perawatan menginap, berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis, tidak termasuk klinik yang terdapat di puskesmas/rumah sakit. Poliklinik yang karena satu dan lain hal menyediakan tempat perawatan menginap, tetap digolongkan kedalam poliklinik (bukan rumah sakit).
Balai pengobatan adalah tempat pemeriksaan kesehatan di bawah pengawasan mantri
Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) adalah unit pelayanan kesehatan milik pemerintah yang bertanggungjawab terhadap pelayanan kesehatan masyarakat untuk wilayah kecamatan, sebagian kecamatan, atau kelurahan (misal di DKI Jakarta). Tim Puskesmas sesuai jadwal dapat melakukan kegiatan Puskesmas Keliling ke tempat-tempat tertentu dalam wilayah kerjanya, untuk mendekatkan pelayanan dengan masyarakat.
Puskesmas Pembantu (Pustu), yaitu unit pelayanan kesehatan masyarakat yang membantu kegiatan Puskesmas di sebagian dari wilayah kerja. Pada beberapa daerah balai pengobatan telah berubah fungsi menjadi Pustu walaupun papan nama masih tertulis balai pengobatan.
Tempat Praktek Dokter adalah tempat seorang (lebih) dokter melakukan praktek pribadi melayani masalah kesehatan anggota masyarakat.
Tempat Praktek Bidan adalah tempat seorang bidan atau lebih melakukan praktek pribadi melayani masalah kesehatan anggota masyarakat dan biasanya dilengkapi dengan fasilitas untuk pemeriksaan kehamilan dan melahirkan.
Posyandu adalah pos pelayanan terpadu yang merupakan kegiatan pelayanan terpadu khususnya untuk imunisasi, kesehatan ibu dan anak, keluarga berencana, penanggulangan diare dan gizi (penimbangan dan pemberian makanan tambahan untuk balita); dan diselenggarakan oleh masyarakat melalui kader kesehatan di bawah bimbingan Puskesmas.
Polindes (Pondok Bersalin Desa) adalah pos yang melayani persalinan warga desa/kelurahan, yang ditangani oleh bidan desa.
Apotik adalah tempat penjualan obat yang mempunyai izin operasi dari Departemen Kesehatan, c.q. Ditjen POM, di bawah pengawasan apoteker.
Pos Obat Desa (POD) adalah unit pelayanan di tingkat desa yang menyediakan obat-obat dasar dan diselenggarakan oleh masyarakat melalui kader kesehatannya di bawah bimbingan Puskesmas; dalam pelaksanaan kader akan menanyakan keluhan penderita, kemudian memberikan obat sederhana yang sesuai.
Toko khusus obat/jamu adalah tempat penjualan obat/jamu baik berupa toko/warung mempunyai izin atau tidak yang fungsinya khusus menjual obat/jamu termasuk toko obat tradisional (tidak termasuk kaki lima yang menjual obat).</txt>
</var>
<var ID="V177" name="b7r701d3" files="F1" intrvl="contin">
  <location StartPos="329" EndPos="331" width="3"/>
  <labl>Jarak dari desa/kelurahan ke sarana kesehatan (km) : Puskesmas</labl>
  <imputation>Jarak dari desa/kelurahan ke sarana kesehatan (km) : Puskesmas</imputation>
  <security>Jarak dari desa/kelurahan ke sarana kesehatan (km) : Puskesmas</security>
  <embargo>Jarak dari desa/kelurahan ke sarana kesehatan (km) : Puskesmas</embargo>
  <respUnit>Jarak dari desa/kelurahan ke sarana kesehatan (km) : Puskesmas</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika tidak ada atau Kolom 2 = "0"</preQTxt>
    <qstnLit>Jarak dari desa/kelurahan ke sarana kesehatan (km) : Puskesmas</qstnLit>
    <ivuInstr>Cara pengisian P701:
Bila sarana kesehatan yang dimaksud ada di desa, maka isikan banyaknya fasilitas tersebut pada Kolom (2) dan isikan tanda strip (-) pada Kolom (3), dan (4). Bila tidak ada fasilitas, isikan tanda “0” pada Kolom (2), dan isikan jarak (dalam kilometer) dari kantor kepala desa/kelurahan ke fasilitas kesehatan terdekat pada Kolom (3), dan isikan kode dari kemudahan untuk mencapai sarana kesehatan pada Kolom (4).</ivuInstr>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">100</sumStat>
  <txt>Rumah Sakit adalah tempat pemeriksaan dan perawatan kesehatan, biasanya berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis, tidak termasuk puskesmas.
Rumah Sakit Bersalin/BKIA adalah rumah sakit yang dilengkapi dengan fasilitas untuk melahirkan, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan ibu dan anak serta berada di bawah pengawasan dokter dan atau bidan senior.
Rumah Bersalin adalah rumah yang dilengkapi fasilitas untuk melahirkan, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan ibu dan anak, berada di bawah pengawasan bidan senior.
Poliklinik adalah tempat pemeriksaan kesehatan, biasanya tanpa fasilitas perawatan menginap, berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis, tidak termasuk klinik yang terdapat di puskesmas/rumah sakit. Poliklinik yang karena satu dan lain hal menyediakan tempat perawatan menginap, tetap digolongkan kedalam poliklinik (bukan rumah sakit).
Balai pengobatan adalah tempat pemeriksaan kesehatan di bawah pengawasan mantri
Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) adalah unit pelayanan kesehatan milik pemerintah yang bertanggungjawab terhadap pelayanan kesehatan masyarakat untuk wilayah kecamatan, sebagian kecamatan, atau kelurahan (misal di DKI Jakarta). Tim Puskesmas sesuai jadwal dapat melakukan kegiatan Puskesmas Keliling ke tempat-tempat tertentu dalam wilayah kerjanya, untuk mendekatkan pelayanan dengan masyarakat.
Puskesmas Pembantu (Pustu), yaitu unit pelayanan kesehatan masyarakat yang membantu kegiatan Puskesmas di sebagian dari wilayah kerja. Pada beberapa daerah balai pengobatan telah berubah fungsi menjadi Pustu walaupun papan nama masih tertulis balai pengobatan.
Tempat Praktek Dokter adalah tempat seorang (lebih) dokter melakukan praktek pribadi melayani masalah kesehatan anggota masyarakat.
Tempat Praktek Bidan adalah tempat seorang bidan atau lebih melakukan praktek pribadi melayani masalah kesehatan anggota masyarakat dan biasanya dilengkapi dengan fasilitas untuk pemeriksaan kehamilan dan melahirkan.
Posyandu adalah pos pelayanan terpadu yang merupakan kegiatan pelayanan terpadu khususnya untuk imunisasi, kesehatan ibu dan anak, keluarga berencana, penanggulangan diare dan gizi (penimbangan dan pemberian makanan tambahan untuk balita); dan diselenggarakan oleh masyarakat melalui kader kesehatan di bawah bimbingan Puskesmas.
Polindes (Pondok Bersalin Desa) adalah pos yang melayani persalinan warga desa/kelurahan, yang ditangani oleh bidan desa.
Apotik adalah tempat penjualan obat yang mempunyai izin operasi dari Departemen Kesehatan, c.q. Ditjen POM, di bawah pengawasan apoteker.
Pos Obat Desa (POD) adalah unit pelayanan di tingkat desa yang menyediakan obat-obat dasar dan diselenggarakan oleh masyarakat melalui kader kesehatannya di bawah bimbingan Puskesmas; dalam pelaksanaan kader akan menanyakan keluhan penderita, kemudian memberikan obat sederhana yang sesuai.
Toko khusus obat/jamu adalah tempat penjualan obat/jamu baik berupa toko/warung mempunyai izin atau tidak yang fungsinya khusus menjual obat/jamu termasuk toko obat tradisional (tidak termasuk kaki lima yang menjual obat).</txt>
</var>
<var ID="V178" name="b7r701d4" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="332" EndPos="332" width="1"/>
  <labl>Kemudahan untuk mencapai : Puskesmas</labl>
  <imputation>Kemudahan untuk mencapai : Puskesmas</imputation>
  <security>Kemudahan untuk mencapai : Puskesmas</security>
  <embargo>Kemudahan untuk mencapai : Puskesmas</embargo>
  <respUnit>Kemudahan untuk mencapai : Puskesmas</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika tidak ada atau Kolom 2 = "0"</preQTxt>
    <qstnLit>Kemudahan untuk mencapai : Puskesmas</qstnLit>
    <ivuInstr>Cara pengisian P701:
Bila sarana kesehatan yang dimaksud ada di desa, maka isikan banyaknya fasilitas tersebut pada Kolom (2) dan isikan tanda strip (-) pada Kolom (3), dan (4). Bila tidak ada fasilitas, isikan tanda “0” pada Kolom (2), dan isikan jarak (dalam kilometer) dari kantor kepala desa/kelurahan ke fasilitas kesehatan terdekat pada Kolom (3), dan isikan kode dari kemudahan untuk mencapai sarana kesehatan pada Kolom (4).</ivuInstr>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68815</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Sangat mudah</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Mudah</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <labl>Sulit</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
    <labl>Sangat sulit</labl>
  </catgry>
  <txt>Rumah Sakit adalah tempat pemeriksaan dan perawatan kesehatan, biasanya berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis, tidak termasuk puskesmas.
Rumah Sakit Bersalin/BKIA adalah rumah sakit yang dilengkapi dengan fasilitas untuk melahirkan, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan ibu dan anak serta berada di bawah pengawasan dokter dan atau bidan senior.
Rumah Bersalin adalah rumah yang dilengkapi fasilitas untuk melahirkan, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan ibu dan anak, berada di bawah pengawasan bidan senior.
Poliklinik adalah tempat pemeriksaan kesehatan, biasanya tanpa fasilitas perawatan menginap, berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis, tidak termasuk klinik yang terdapat di puskesmas/rumah sakit. Poliklinik yang karena satu dan lain hal menyediakan tempat perawatan menginap, tetap digolongkan kedalam poliklinik (bukan rumah sakit).
Balai pengobatan adalah tempat pemeriksaan kesehatan di bawah pengawasan mantri
Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) adalah unit pelayanan kesehatan milik pemerintah yang bertanggungjawab terhadap pelayanan kesehatan masyarakat untuk wilayah kecamatan, sebagian kecamatan, atau kelurahan (misal di DKI Jakarta). Tim Puskesmas sesuai jadwal dapat melakukan kegiatan Puskesmas Keliling ke tempat-tempat tertentu dalam wilayah kerjanya, untuk mendekatkan pelayanan dengan masyarakat.
Puskesmas Pembantu (Pustu), yaitu unit pelayanan kesehatan masyarakat yang membantu kegiatan Puskesmas di sebagian dari wilayah kerja. Pada beberapa daerah balai pengobatan telah berubah fungsi menjadi Pustu walaupun papan nama masih tertulis balai pengobatan.
Tempat Praktek Dokter adalah tempat seorang (lebih) dokter melakukan praktek pribadi melayani masalah kesehatan anggota masyarakat.
Tempat Praktek Bidan adalah tempat seorang bidan atau lebih melakukan praktek pribadi melayani masalah kesehatan anggota masyarakat dan biasanya dilengkapi dengan fasilitas untuk pemeriksaan kehamilan dan melahirkan.
Posyandu adalah pos pelayanan terpadu yang merupakan kegiatan pelayanan terpadu khususnya untuk imunisasi, kesehatan ibu dan anak, keluarga berencana, penanggulangan diare dan gizi (penimbangan dan pemberian makanan tambahan untuk balita); dan diselenggarakan oleh masyarakat melalui kader kesehatan di bawah bimbingan Puskesmas.
Polindes (Pondok Bersalin Desa) adalah pos yang melayani persalinan warga desa/kelurahan, yang ditangani oleh bidan desa.
Apotik adalah tempat penjualan obat yang mempunyai izin operasi dari Departemen Kesehatan, c.q. Ditjen POM, di bawah pengawasan apoteker.
Pos Obat Desa (POD) adalah unit pelayanan di tingkat desa yang menyediakan obat-obat dasar dan diselenggarakan oleh masyarakat melalui kader kesehatannya di bawah bimbingan Puskesmas; dalam pelaksanaan kader akan menanyakan keluhan penderita, kemudian memberikan obat sederhana yang sesuai.
Toko khusus obat/jamu adalah tempat penjualan obat/jamu baik berupa toko/warung mempunyai izin atau tidak yang fungsinya khusus menjual obat/jamu termasuk toko obat tradisional (tidak termasuk kaki lima yang menjual obat).</txt>
</var>
<var ID="V179" name="b7r701e2" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="333" EndPos="333" width="1"/>
  <labl>Puskesmas Pembantu</labl>
  <imputation>Puskesmas Pembantu</imputation>
  <security>Puskesmas Pembantu</security>
  <embargo>Puskesmas Pembantu</embargo>
  <respUnit>Puskesmas Pembantu</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jumlah sarana Puskesmas Pembantu yang ada</qstnLit>
    <ivuInstr>Cara pengisian P701:
Bila sarana kesehatan yang dimaksud ada di desa, maka isikan banyaknya fasilitas tersebut pada Kolom (2) dan isikan tanda strip (-) pada Kolom (3), dan (4). Bila tidak ada fasilitas, isikan tanda “0” pada Kolom (2), dan isikan jarak (dalam kilometer) dari kantor kepala desa/kelurahan ke fasilitas kesehatan terdekat pada Kolom (3), dan isikan kode dari kemudahan untuk mencapai sarana kesehatan pada Kolom (4).</ivuInstr>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">8</sumStat>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="min"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <catStat type="max"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>8</catValu>
  </catgry>
  <txt>Rumah Sakit adalah tempat pemeriksaan dan perawatan kesehatan, biasanya berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis, tidak termasuk puskesmas.
Rumah Sakit Bersalin/BKIA adalah rumah sakit yang dilengkapi dengan fasilitas untuk melahirkan, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan ibu dan anak serta berada di bawah pengawasan dokter dan atau bidan senior.
Rumah Bersalin adalah rumah yang dilengkapi fasilitas untuk melahirkan, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan ibu dan anak, berada di bawah pengawasan bidan senior.
Poliklinik adalah tempat pemeriksaan kesehatan, biasanya tanpa fasilitas perawatan menginap, berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis, tidak termasuk klinik yang terdapat di puskesmas/rumah sakit. Poliklinik yang karena satu dan lain hal menyediakan tempat perawatan menginap, tetap digolongkan kedalam poliklinik (bukan rumah sakit).
Balai pengobatan adalah tempat pemeriksaan kesehatan di bawah pengawasan mantri
Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) adalah unit pelayanan kesehatan milik pemerintah yang bertanggungjawab terhadap pelayanan kesehatan masyarakat untuk wilayah kecamatan, sebagian kecamatan, atau kelurahan (misal di DKI Jakarta). Tim Puskesmas sesuai jadwal dapat melakukan kegiatan Puskesmas Keliling ke tempat-tempat tertentu dalam wilayah kerjanya, untuk mendekatkan pelayanan dengan masyarakat.
Puskesmas Pembantu (Pustu), yaitu unit pelayanan kesehatan masyarakat yang membantu kegiatan Puskesmas di sebagian dari wilayah kerja. Pada beberapa daerah balai pengobatan telah berubah fungsi menjadi Pustu walaupun papan nama masih tertulis balai pengobatan.
Tempat Praktek Dokter adalah tempat seorang (lebih) dokter melakukan praktek pribadi melayani masalah kesehatan anggota masyarakat.
Tempat Praktek Bidan adalah tempat seorang bidan atau lebih melakukan praktek pribadi melayani masalah kesehatan anggota masyarakat dan biasanya dilengkapi dengan fasilitas untuk pemeriksaan kehamilan dan melahirkan.
Posyandu adalah pos pelayanan terpadu yang merupakan kegiatan pelayanan terpadu khususnya untuk imunisasi, kesehatan ibu dan anak, keluarga berencana, penanggulangan diare dan gizi (penimbangan dan pemberian makanan tambahan untuk balita); dan diselenggarakan oleh masyarakat melalui kader kesehatan di bawah bimbingan Puskesmas.
Polindes (Pondok Bersalin Desa) adalah pos yang melayani persalinan warga desa/kelurahan, yang ditangani oleh bidan desa.
Apotik adalah tempat penjualan obat yang mempunyai izin operasi dari Departemen Kesehatan, c.q. Ditjen POM, di bawah pengawasan apoteker.
Pos Obat Desa (POD) adalah unit pelayanan di tingkat desa yang menyediakan obat-obat dasar dan diselenggarakan oleh masyarakat melalui kader kesehatannya di bawah bimbingan Puskesmas; dalam pelaksanaan kader akan menanyakan keluhan penderita, kemudian memberikan obat sederhana yang sesuai.
Toko khusus obat/jamu adalah tempat penjualan obat/jamu baik berupa toko/warung mempunyai izin atau tidak yang fungsinya khusus menjual obat/jamu termasuk toko obat tradisional (tidak termasuk kaki lima yang menjual obat).</txt>
</var>
<var ID="V180" name="b7r701e3" files="F1" intrvl="contin">
  <location StartPos="334" EndPos="336" width="3"/>
  <labl>Jarak dari desa/kelurahan ke sarana kesehatan (km) : Puskesmas Pembantu</labl>
  <imputation>Jarak dari desa/kelurahan ke sarana kesehatan (km) : Puskesmas Pembantu</imputation>
  <security>Jarak dari desa/kelurahan ke sarana kesehatan (km) : Puskesmas Pembantu</security>
  <embargo>Jarak dari desa/kelurahan ke sarana kesehatan (km) : Puskesmas Pembantu</embargo>
  <respUnit>Jarak dari desa/kelurahan ke sarana kesehatan (km) : Puskesmas Pembantu</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika tidak ada atau Kolom 2 = "0"</preQTxt>
    <qstnLit>Jarak dari desa/kelurahan ke sarana kesehatan (km) : Puskesmas Pembantu</qstnLit>
    <ivuInstr>Cara pengisian P701:
Bila sarana kesehatan yang dimaksud ada di desa, maka isikan banyaknya fasilitas tersebut pada Kolom (2) dan isikan tanda strip (-) pada Kolom (3), dan (4). Bila tidak ada fasilitas, isikan tanda “0” pada Kolom (2), dan isikan jarak (dalam kilometer) dari kantor kepala desa/kelurahan ke fasilitas kesehatan terdekat pada Kolom (3), dan isikan kode dari kemudahan untuk mencapai sarana kesehatan pada Kolom (4).</ivuInstr>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">100</sumStat>
  <txt>Rumah Sakit adalah tempat pemeriksaan dan perawatan kesehatan, biasanya berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis, tidak termasuk puskesmas.
Rumah Sakit Bersalin/BKIA adalah rumah sakit yang dilengkapi dengan fasilitas untuk melahirkan, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan ibu dan anak serta berada di bawah pengawasan dokter dan atau bidan senior.
Rumah Bersalin adalah rumah yang dilengkapi fasilitas untuk melahirkan, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan ibu dan anak, berada di bawah pengawasan bidan senior.
Poliklinik adalah tempat pemeriksaan kesehatan, biasanya tanpa fasilitas perawatan menginap, berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis, tidak termasuk klinik yang terdapat di puskesmas/rumah sakit. Poliklinik yang karena satu dan lain hal menyediakan tempat perawatan menginap, tetap digolongkan kedalam poliklinik (bukan rumah sakit).
Balai pengobatan adalah tempat pemeriksaan kesehatan di bawah pengawasan mantri
Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) adalah unit pelayanan kesehatan milik pemerintah yang bertanggungjawab terhadap pelayanan kesehatan masyarakat untuk wilayah kecamatan, sebagian kecamatan, atau kelurahan (misal di DKI Jakarta). Tim Puskesmas sesuai jadwal dapat melakukan kegiatan Puskesmas Keliling ke tempat-tempat tertentu dalam wilayah kerjanya, untuk mendekatkan pelayanan dengan masyarakat.
Puskesmas Pembantu (Pustu), yaitu unit pelayanan kesehatan masyarakat yang membantu kegiatan Puskesmas di sebagian dari wilayah kerja. Pada beberapa daerah balai pengobatan telah berubah fungsi menjadi Pustu walaupun papan nama masih tertulis balai pengobatan.
Tempat Praktek Dokter adalah tempat seorang (lebih) dokter melakukan praktek pribadi melayani masalah kesehatan anggota masyarakat.
Tempat Praktek Bidan adalah tempat seorang bidan atau lebih melakukan praktek pribadi melayani masalah kesehatan anggota masyarakat dan biasanya dilengkapi dengan fasilitas untuk pemeriksaan kehamilan dan melahirkan.
Posyandu adalah pos pelayanan terpadu yang merupakan kegiatan pelayanan terpadu khususnya untuk imunisasi, kesehatan ibu dan anak, keluarga berencana, penanggulangan diare dan gizi (penimbangan dan pemberian makanan tambahan untuk balita); dan diselenggarakan oleh masyarakat melalui kader kesehatan di bawah bimbingan Puskesmas.
Polindes (Pondok Bersalin Desa) adalah pos yang melayani persalinan warga desa/kelurahan, yang ditangani oleh bidan desa.
Apotik adalah tempat penjualan obat yang mempunyai izin operasi dari Departemen Kesehatan, c.q. Ditjen POM, di bawah pengawasan apoteker.
Pos Obat Desa (POD) adalah unit pelayanan di tingkat desa yang menyediakan obat-obat dasar dan diselenggarakan oleh masyarakat melalui kader kesehatannya di bawah bimbingan Puskesmas; dalam pelaksanaan kader akan menanyakan keluhan penderita, kemudian memberikan obat sederhana yang sesuai.
Toko khusus obat/jamu adalah tempat penjualan obat/jamu baik berupa toko/warung mempunyai izin atau tidak yang fungsinya khusus menjual obat/jamu termasuk toko obat tradisional (tidak termasuk kaki lima yang menjual obat).</txt>
</var>
<var ID="V181" name="b7r701e4" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="337" EndPos="337" width="1"/>
  <labl>Kemudahan untuk mencapai : Puskesmas Pembantu</labl>
  <imputation>Kemudahan untuk mencapai : Puskesmas Pembantu</imputation>
  <security>Kemudahan untuk mencapai : Puskesmas Pembantu</security>
  <embargo>Kemudahan untuk mencapai : Puskesmas Pembantu</embargo>
  <respUnit>Kemudahan untuk mencapai : Puskesmas Pembantu</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika tidak ada atau Kolom 2 = "0"</preQTxt>
    <qstnLit>Kemudahan untuk mencapai : Puskesmas Pembantu</qstnLit>
    <ivuInstr>Cara pengisian P701:
Bila sarana kesehatan yang dimaksud ada di desa, maka isikan banyaknya fasilitas tersebut pada Kolom (2) dan isikan tanda strip (-) pada Kolom (3), dan (4). Bila tidak ada fasilitas, isikan tanda “0” pada Kolom (2), dan isikan jarak (dalam kilometer) dari kantor kepala desa/kelurahan ke fasilitas kesehatan terdekat pada Kolom (3), dan isikan kode dari kemudahan untuk mencapai sarana kesehatan pada Kolom (4).</ivuInstr>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68815</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Sangat mudah</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Mudah</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <labl>Sulit</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
    <labl>Sangat sulit</labl>
  </catgry>
  <txt>Rumah Sakit adalah tempat pemeriksaan dan perawatan kesehatan, biasanya berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis, tidak termasuk puskesmas.
Rumah Sakit Bersalin/BKIA adalah rumah sakit yang dilengkapi dengan fasilitas untuk melahirkan, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan ibu dan anak serta berada di bawah pengawasan dokter dan atau bidan senior.
Rumah Bersalin adalah rumah yang dilengkapi fasilitas untuk melahirkan, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan ibu dan anak, berada di bawah pengawasan bidan senior.
Poliklinik adalah tempat pemeriksaan kesehatan, biasanya tanpa fasilitas perawatan menginap, berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis, tidak termasuk klinik yang terdapat di puskesmas/rumah sakit. Poliklinik yang karena satu dan lain hal menyediakan tempat perawatan menginap, tetap digolongkan kedalam poliklinik (bukan rumah sakit).
Balai pengobatan adalah tempat pemeriksaan kesehatan di bawah pengawasan mantri
Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) adalah unit pelayanan kesehatan milik pemerintah yang bertanggungjawab terhadap pelayanan kesehatan masyarakat untuk wilayah kecamatan, sebagian kecamatan, atau kelurahan (misal di DKI Jakarta). Tim Puskesmas sesuai jadwal dapat melakukan kegiatan Puskesmas Keliling ke tempat-tempat tertentu dalam wilayah kerjanya, untuk mendekatkan pelayanan dengan masyarakat.
Puskesmas Pembantu (Pustu), yaitu unit pelayanan kesehatan masyarakat yang membantu kegiatan Puskesmas di sebagian dari wilayah kerja. Pada beberapa daerah balai pengobatan telah berubah fungsi menjadi Pustu walaupun papan nama masih tertulis balai pengobatan.
Tempat Praktek Dokter adalah tempat seorang (lebih) dokter melakukan praktek pribadi melayani masalah kesehatan anggota masyarakat.
Tempat Praktek Bidan adalah tempat seorang bidan atau lebih melakukan praktek pribadi melayani masalah kesehatan anggota masyarakat dan biasanya dilengkapi dengan fasilitas untuk pemeriksaan kehamilan dan melahirkan.
Posyandu adalah pos pelayanan terpadu yang merupakan kegiatan pelayanan terpadu khususnya untuk imunisasi, kesehatan ibu dan anak, keluarga berencana, penanggulangan diare dan gizi (penimbangan dan pemberian makanan tambahan untuk balita); dan diselenggarakan oleh masyarakat melalui kader kesehatan di bawah bimbingan Puskesmas.
Polindes (Pondok Bersalin Desa) adalah pos yang melayani persalinan warga desa/kelurahan, yang ditangani oleh bidan desa.
Apotik adalah tempat penjualan obat yang mempunyai izin operasi dari Departemen Kesehatan, c.q. Ditjen POM, di bawah pengawasan apoteker.
Pos Obat Desa (POD) adalah unit pelayanan di tingkat desa yang menyediakan obat-obat dasar dan diselenggarakan oleh masyarakat melalui kader kesehatannya di bawah bimbingan Puskesmas; dalam pelaksanaan kader akan menanyakan keluhan penderita, kemudian memberikan obat sederhana yang sesuai.
Toko khusus obat/jamu adalah tempat penjualan obat/jamu baik berupa toko/warung mempunyai izin atau tidak yang fungsinya khusus menjual obat/jamu termasuk toko obat tradisional (tidak termasuk kaki lima yang menjual obat).</txt>
</var>
<var ID="V182" name="b7r701f2" files="F1" intrvl="contin">
  <location StartPos="338" EndPos="339" width="2"/>
  <labl>Tempat Praktek Dokter</labl>
  <imputation>Tempat Praktek Dokter</imputation>
  <security>Tempat Praktek Dokter</security>
  <embargo>Tempat Praktek Dokter</embargo>
  <respUnit>Tempat Praktek Dokter</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jumlah sarana Tempat Praktek Dokter yang ada</qstnLit>
    <ivuInstr>Cara pengisian P701:
Bila sarana kesehatan yang dimaksud ada di desa, maka isikan banyaknya fasilitas tersebut pada Kolom (2) dan isikan tanda strip (-) pada Kolom (3), dan (4). Bila tidak ada fasilitas, isikan tanda “0” pada Kolom (2), dan isikan jarak (dalam kilometer) dari kantor kepala desa/kelurahan ke fasilitas kesehatan terdekat pada Kolom (3), dan isikan kode dari kemudahan untuk mencapai sarana kesehatan pada Kolom (4).</ivuInstr>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">98</sumStat>
  <txt>Rumah Sakit adalah tempat pemeriksaan dan perawatan kesehatan, biasanya berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis, tidak termasuk puskesmas.
Rumah Sakit Bersalin/BKIA adalah rumah sakit yang dilengkapi dengan fasilitas untuk melahirkan, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan ibu dan anak serta berada di bawah pengawasan dokter dan atau bidan senior.
Rumah Bersalin adalah rumah yang dilengkapi fasilitas untuk melahirkan, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan ibu dan anak, berada di bawah pengawasan bidan senior.
Poliklinik adalah tempat pemeriksaan kesehatan, biasanya tanpa fasilitas perawatan menginap, berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis, tidak termasuk klinik yang terdapat di puskesmas/rumah sakit. Poliklinik yang karena satu dan lain hal menyediakan tempat perawatan menginap, tetap digolongkan kedalam poliklinik (bukan rumah sakit).
Balai pengobatan adalah tempat pemeriksaan kesehatan di bawah pengawasan mantri
Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) adalah unit pelayanan kesehatan milik pemerintah yang bertanggungjawab terhadap pelayanan kesehatan masyarakat untuk wilayah kecamatan, sebagian kecamatan, atau kelurahan (misal di DKI Jakarta). Tim Puskesmas sesuai jadwal dapat melakukan kegiatan Puskesmas Keliling ke tempat-tempat tertentu dalam wilayah kerjanya, untuk mendekatkan pelayanan dengan masyarakat.
Puskesmas Pembantu (Pustu), yaitu unit pelayanan kesehatan masyarakat yang membantu kegiatan Puskesmas di sebagian dari wilayah kerja. Pada beberapa daerah balai pengobatan telah berubah fungsi menjadi Pustu walaupun papan nama masih tertulis balai pengobatan.
Tempat Praktek Dokter adalah tempat seorang (lebih) dokter melakukan praktek pribadi melayani masalah kesehatan anggota masyarakat.
Tempat Praktek Bidan adalah tempat seorang bidan atau lebih melakukan praktek pribadi melayani masalah kesehatan anggota masyarakat dan biasanya dilengkapi dengan fasilitas untuk pemeriksaan kehamilan dan melahirkan.
Posyandu adalah pos pelayanan terpadu yang merupakan kegiatan pelayanan terpadu khususnya untuk imunisasi, kesehatan ibu dan anak, keluarga berencana, penanggulangan diare dan gizi (penimbangan dan pemberian makanan tambahan untuk balita); dan diselenggarakan oleh masyarakat melalui kader kesehatan di bawah bimbingan Puskesmas.
Polindes (Pondok Bersalin Desa) adalah pos yang melayani persalinan warga desa/kelurahan, yang ditangani oleh bidan desa.
Apotik adalah tempat penjualan obat yang mempunyai izin operasi dari Departemen Kesehatan, c.q. Ditjen POM, di bawah pengawasan apoteker.
Pos Obat Desa (POD) adalah unit pelayanan di tingkat desa yang menyediakan obat-obat dasar dan diselenggarakan oleh masyarakat melalui kader kesehatannya di bawah bimbingan Puskesmas; dalam pelaksanaan kader akan menanyakan keluhan penderita, kemudian memberikan obat sederhana yang sesuai.
Toko khusus obat/jamu adalah tempat penjualan obat/jamu baik berupa toko/warung mempunyai izin atau tidak yang fungsinya khusus menjual obat/jamu termasuk toko obat tradisional (tidak termasuk kaki lima yang menjual obat).</txt>
</var>
<var ID="V183" name="b7r701f3" files="F1" intrvl="contin">
  <location StartPos="340" EndPos="342" width="3"/>
  <labl>Jarak dari desa/kelurahan ke sarana kesehatan (km) : Tempat Praktek Dokter</labl>
  <imputation>Jarak dari desa/kelurahan ke sarana kesehatan (km) : Tempat Praktek Dokter</imputation>
  <security>Jarak dari desa/kelurahan ke sarana kesehatan (km) : Tempat Praktek Dokter</security>
  <embargo>Jarak dari desa/kelurahan ke sarana kesehatan (km) : Tempat Praktek Dokter</embargo>
  <respUnit>Jarak dari desa/kelurahan ke sarana kesehatan (km) : Tempat Praktek Dokter</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika tidak ada atau Kolom 2 = "0"</preQTxt>
    <qstnLit>Jarak dari desa/kelurahan ke sarana kesehatan (km) : Tempat Praktek Dokter</qstnLit>
    <ivuInstr>Cara pengisian P701:
Bila sarana kesehatan yang dimaksud ada di desa, maka isikan banyaknya fasilitas tersebut pada Kolom (2) dan isikan tanda strip (-) pada Kolom (3), dan (4). Bila tidak ada fasilitas, isikan tanda “0” pada Kolom (2), dan isikan jarak (dalam kilometer) dari kantor kepala desa/kelurahan ke fasilitas kesehatan terdekat pada Kolom (3), dan isikan kode dari kemudahan untuk mencapai sarana kesehatan pada Kolom (4).</ivuInstr>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">100</sumStat>
  <txt>Rumah Sakit adalah tempat pemeriksaan dan perawatan kesehatan, biasanya berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis, tidak termasuk puskesmas.
Rumah Sakit Bersalin/BKIA adalah rumah sakit yang dilengkapi dengan fasilitas untuk melahirkan, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan ibu dan anak serta berada di bawah pengawasan dokter dan atau bidan senior.
Rumah Bersalin adalah rumah yang dilengkapi fasilitas untuk melahirkan, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan ibu dan anak, berada di bawah pengawasan bidan senior.
Poliklinik adalah tempat pemeriksaan kesehatan, biasanya tanpa fasilitas perawatan menginap, berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis, tidak termasuk klinik yang terdapat di puskesmas/rumah sakit. Poliklinik yang karena satu dan lain hal menyediakan tempat perawatan menginap, tetap digolongkan kedalam poliklinik (bukan rumah sakit).
Balai pengobatan adalah tempat pemeriksaan kesehatan di bawah pengawasan mantri
Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) adalah unit pelayanan kesehatan milik pemerintah yang bertanggungjawab terhadap pelayanan kesehatan masyarakat untuk wilayah kecamatan, sebagian kecamatan, atau kelurahan (misal di DKI Jakarta). Tim Puskesmas sesuai jadwal dapat melakukan kegiatan Puskesmas Keliling ke tempat-tempat tertentu dalam wilayah kerjanya, untuk mendekatkan pelayanan dengan masyarakat.
Puskesmas Pembantu (Pustu), yaitu unit pelayanan kesehatan masyarakat yang membantu kegiatan Puskesmas di sebagian dari wilayah kerja. Pada beberapa daerah balai pengobatan telah berubah fungsi menjadi Pustu walaupun papan nama masih tertulis balai pengobatan.
Tempat Praktek Dokter adalah tempat seorang (lebih) dokter melakukan praktek pribadi melayani masalah kesehatan anggota masyarakat.
Tempat Praktek Bidan adalah tempat seorang bidan atau lebih melakukan praktek pribadi melayani masalah kesehatan anggota masyarakat dan biasanya dilengkapi dengan fasilitas untuk pemeriksaan kehamilan dan melahirkan.
Posyandu adalah pos pelayanan terpadu yang merupakan kegiatan pelayanan terpadu khususnya untuk imunisasi, kesehatan ibu dan anak, keluarga berencana, penanggulangan diare dan gizi (penimbangan dan pemberian makanan tambahan untuk balita); dan diselenggarakan oleh masyarakat melalui kader kesehatan di bawah bimbingan Puskesmas.
Polindes (Pondok Bersalin Desa) adalah pos yang melayani persalinan warga desa/kelurahan, yang ditangani oleh bidan desa.
Apotik adalah tempat penjualan obat yang mempunyai izin operasi dari Departemen Kesehatan, c.q. Ditjen POM, di bawah pengawasan apoteker.
Pos Obat Desa (POD) adalah unit pelayanan di tingkat desa yang menyediakan obat-obat dasar dan diselenggarakan oleh masyarakat melalui kader kesehatannya di bawah bimbingan Puskesmas; dalam pelaksanaan kader akan menanyakan keluhan penderita, kemudian memberikan obat sederhana yang sesuai.
Toko khusus obat/jamu adalah tempat penjualan obat/jamu baik berupa toko/warung mempunyai izin atau tidak yang fungsinya khusus menjual obat/jamu termasuk toko obat tradisional (tidak termasuk kaki lima yang menjual obat).</txt>
</var>
<var ID="V184" name="b7r701f4" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="343" EndPos="343" width="1"/>
  <labl>Kemudahan untuk mencapai : Tempat Praktek Dokter</labl>
  <imputation>Kemudahan untuk mencapai : Tempat Praktek Dokter</imputation>
  <security>Kemudahan untuk mencapai : Tempat Praktek Dokter</security>
  <embargo>Kemudahan untuk mencapai : Tempat Praktek Dokter</embargo>
  <respUnit>Kemudahan untuk mencapai : Tempat Praktek Dokter</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika tidak ada atau Kolom 2 = "0"</preQTxt>
    <qstnLit>Kemudahan untuk mencapai : Tempat Praktek Dokter</qstnLit>
    <ivuInstr>Cara pengisian P701:
Bila sarana kesehatan yang dimaksud ada di desa, maka isikan banyaknya fasilitas tersebut pada Kolom (2) dan isikan tanda strip (-) pada Kolom (3), dan (4). Bila tidak ada fasilitas, isikan tanda “0” pada Kolom (2), dan isikan jarak (dalam kilometer) dari kantor kepala desa/kelurahan ke fasilitas kesehatan terdekat pada Kolom (3), dan isikan kode dari kemudahan untuk mencapai sarana kesehatan pada Kolom (4).</ivuInstr>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Sangat mudah</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Mudah</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <labl>Sulit</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
    <labl>Sangat sulit</labl>
  </catgry>
  <txt>Rumah Sakit adalah tempat pemeriksaan dan perawatan kesehatan, biasanya berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis, tidak termasuk puskesmas.
Rumah Sakit Bersalin/BKIA adalah rumah sakit yang dilengkapi dengan fasilitas untuk melahirkan, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan ibu dan anak serta berada di bawah pengawasan dokter dan atau bidan senior.
Rumah Bersalin adalah rumah yang dilengkapi fasilitas untuk melahirkan, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan ibu dan anak, berada di bawah pengawasan bidan senior.
Poliklinik adalah tempat pemeriksaan kesehatan, biasanya tanpa fasilitas perawatan menginap, berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis, tidak termasuk klinik yang terdapat di puskesmas/rumah sakit. Poliklinik yang karena satu dan lain hal menyediakan tempat perawatan menginap, tetap digolongkan kedalam poliklinik (bukan rumah sakit).
Balai pengobatan adalah tempat pemeriksaan kesehatan di bawah pengawasan mantri
Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) adalah unit pelayanan kesehatan milik pemerintah yang bertanggungjawab terhadap pelayanan kesehatan masyarakat untuk wilayah kecamatan, sebagian kecamatan, atau kelurahan (misal di DKI Jakarta). Tim Puskesmas sesuai jadwal dapat melakukan kegiatan Puskesmas Keliling ke tempat-tempat tertentu dalam wilayah kerjanya, untuk mendekatkan pelayanan dengan masyarakat.
Puskesmas Pembantu (Pustu), yaitu unit pelayanan kesehatan masyarakat yang membantu kegiatan Puskesmas di sebagian dari wilayah kerja. Pada beberapa daerah balai pengobatan telah berubah fungsi menjadi Pustu walaupun papan nama masih tertulis balai pengobatan.
Tempat Praktek Dokter adalah tempat seorang (lebih) dokter melakukan praktek pribadi melayani masalah kesehatan anggota masyarakat.
Tempat Praktek Bidan adalah tempat seorang bidan atau lebih melakukan praktek pribadi melayani masalah kesehatan anggota masyarakat dan biasanya dilengkapi dengan fasilitas untuk pemeriksaan kehamilan dan melahirkan.
Posyandu adalah pos pelayanan terpadu yang merupakan kegiatan pelayanan terpadu khususnya untuk imunisasi, kesehatan ibu dan anak, keluarga berencana, penanggulangan diare dan gizi (penimbangan dan pemberian makanan tambahan untuk balita); dan diselenggarakan oleh masyarakat melalui kader kesehatan di bawah bimbingan Puskesmas.
Polindes (Pondok Bersalin Desa) adalah pos yang melayani persalinan warga desa/kelurahan, yang ditangani oleh bidan desa.
Apotik adalah tempat penjualan obat yang mempunyai izin operasi dari Departemen Kesehatan, c.q. Ditjen POM, di bawah pengawasan apoteker.
Pos Obat Desa (POD) adalah unit pelayanan di tingkat desa yang menyediakan obat-obat dasar dan diselenggarakan oleh masyarakat melalui kader kesehatannya di bawah bimbingan Puskesmas; dalam pelaksanaan kader akan menanyakan keluhan penderita, kemudian memberikan obat sederhana yang sesuai.
Toko khusus obat/jamu adalah tempat penjualan obat/jamu baik berupa toko/warung mempunyai izin atau tidak yang fungsinya khusus menjual obat/jamu termasuk toko obat tradisional (tidak termasuk kaki lima yang menjual obat).</txt>
</var>
<var ID="V185" name="b7r701g2" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="344" EndPos="345" width="2"/>
  <labl>Tempat Praktek Bidan</labl>
  <imputation>Tempat Praktek Bidan</imputation>
  <security>Tempat Praktek Bidan</security>
  <embargo>Tempat Praktek Bidan</embargo>
  <respUnit>Tempat Praktek Bidan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jumlah sarana Tempat Praktek Bidan yang ada</qstnLit>
    <ivuInstr>Cara pengisian P701:
Bila sarana kesehatan yang dimaksud ada di desa, maka isikan banyaknya fasilitas tersebut pada Kolom (2) dan isikan tanda strip (-) pada Kolom (3), dan (4). Bila tidak ada fasilitas, isikan tanda “0” pada Kolom (2), dan isikan jarak (dalam kilometer) dari kantor kepala desa/kelurahan ke fasilitas kesehatan terdekat pada Kolom (3), dan isikan kode dari kemudahan untuk mencapai sarana kesehatan pada Kolom (4).</ivuInstr>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">29</sumStat>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="min"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <catStat type="max"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>8</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>9</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>10</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>12</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>14</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>15</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>23</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>29</catValu>
  </catgry>
  <txt>Rumah Sakit adalah tempat pemeriksaan dan perawatan kesehatan, biasanya berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis, tidak termasuk puskesmas.
Rumah Sakit Bersalin/BKIA adalah rumah sakit yang dilengkapi dengan fasilitas untuk melahirkan, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan ibu dan anak serta berada di bawah pengawasan dokter dan atau bidan senior.
Rumah Bersalin adalah rumah yang dilengkapi fasilitas untuk melahirkan, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan ibu dan anak, berada di bawah pengawasan bidan senior.
Poliklinik adalah tempat pemeriksaan kesehatan, biasanya tanpa fasilitas perawatan menginap, berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis, tidak termasuk klinik yang terdapat di puskesmas/rumah sakit. Poliklinik yang karena satu dan lain hal menyediakan tempat perawatan menginap, tetap digolongkan kedalam poliklinik (bukan rumah sakit).
Balai pengobatan adalah tempat pemeriksaan kesehatan di bawah pengawasan mantri
Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) adalah unit pelayanan kesehatan milik pemerintah yang bertanggungjawab terhadap pelayanan kesehatan masyarakat untuk wilayah kecamatan, sebagian kecamatan, atau kelurahan (misal di DKI Jakarta). Tim Puskesmas sesuai jadwal dapat melakukan kegiatan Puskesmas Keliling ke tempat-tempat tertentu dalam wilayah kerjanya, untuk mendekatkan pelayanan dengan masyarakat.
Puskesmas Pembantu (Pustu), yaitu unit pelayanan kesehatan masyarakat yang membantu kegiatan Puskesmas di sebagian dari wilayah kerja. Pada beberapa daerah balai pengobatan telah berubah fungsi menjadi Pustu walaupun papan nama masih tertulis balai pengobatan.
Tempat Praktek Dokter adalah tempat seorang (lebih) dokter melakukan praktek pribadi melayani masalah kesehatan anggota masyarakat.
Tempat Praktek Bidan adalah tempat seorang bidan atau lebih melakukan praktek pribadi melayani masalah kesehatan anggota masyarakat dan biasanya dilengkapi dengan fasilitas untuk pemeriksaan kehamilan dan melahirkan.
Posyandu adalah pos pelayanan terpadu yang merupakan kegiatan pelayanan terpadu khususnya untuk imunisasi, kesehatan ibu dan anak, keluarga berencana, penanggulangan diare dan gizi (penimbangan dan pemberian makanan tambahan untuk balita); dan diselenggarakan oleh masyarakat melalui kader kesehatan di bawah bimbingan Puskesmas.
Polindes (Pondok Bersalin Desa) adalah pos yang melayani persalinan warga desa/kelurahan, yang ditangani oleh bidan desa.
Apotik adalah tempat penjualan obat yang mempunyai izin operasi dari Departemen Kesehatan, c.q. Ditjen POM, di bawah pengawasan apoteker.
Pos Obat Desa (POD) adalah unit pelayanan di tingkat desa yang menyediakan obat-obat dasar dan diselenggarakan oleh masyarakat melalui kader kesehatannya di bawah bimbingan Puskesmas; dalam pelaksanaan kader akan menanyakan keluhan penderita, kemudian memberikan obat sederhana yang sesuai.
Toko khusus obat/jamu adalah tempat penjualan obat/jamu baik berupa toko/warung mempunyai izin atau tidak yang fungsinya khusus menjual obat/jamu termasuk toko obat tradisional (tidak termasuk kaki lima yang menjual obat).</txt>
</var>
<var ID="V186" name="b7r701g3" files="F1" intrvl="contin">
  <location StartPos="346" EndPos="348" width="3"/>
  <labl>Jarak dari desa/kelurahan ke sarana kesehatan (km) : Tempat Praktek Bidan</labl>
  <imputation>Jarak dari desa/kelurahan ke sarana kesehatan (km) : Tempat Praktek Bidan</imputation>
  <security>Jarak dari desa/kelurahan ke sarana kesehatan (km) : Tempat Praktek Bidan</security>
  <embargo>Jarak dari desa/kelurahan ke sarana kesehatan (km) : Tempat Praktek Bidan</embargo>
  <respUnit>Jarak dari desa/kelurahan ke sarana kesehatan (km) : Tempat Praktek Bidan</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika tidak ada atau Kolom 2 = "0"</preQTxt>
    <qstnLit>Jarak dari desa/kelurahan ke sarana kesehatan (km) : Tempat Praktek Bidan</qstnLit>
    <ivuInstr>Cara pengisian P701:
Bila sarana kesehatan yang dimaksud ada di desa, maka isikan banyaknya fasilitas tersebut pada Kolom (2) dan isikan tanda strip (-) pada Kolom (3), dan (4). Bila tidak ada fasilitas, isikan tanda “0” pada Kolom (2), dan isikan jarak (dalam kilometer) dari kantor kepala desa/kelurahan ke fasilitas kesehatan terdekat pada Kolom (3), dan isikan kode dari kemudahan untuk mencapai sarana kesehatan pada Kolom (4).</ivuInstr>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">100</sumStat>
  <txt>Rumah Sakit adalah tempat pemeriksaan dan perawatan kesehatan, biasanya berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis, tidak termasuk puskesmas.
Rumah Sakit Bersalin/BKIA adalah rumah sakit yang dilengkapi dengan fasilitas untuk melahirkan, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan ibu dan anak serta berada di bawah pengawasan dokter dan atau bidan senior.
Rumah Bersalin adalah rumah yang dilengkapi fasilitas untuk melahirkan, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan ibu dan anak, berada di bawah pengawasan bidan senior.
Poliklinik adalah tempat pemeriksaan kesehatan, biasanya tanpa fasilitas perawatan menginap, berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis, tidak termasuk klinik yang terdapat di puskesmas/rumah sakit. Poliklinik yang karena satu dan lain hal menyediakan tempat perawatan menginap, tetap digolongkan kedalam poliklinik (bukan rumah sakit).
Balai pengobatan adalah tempat pemeriksaan kesehatan di bawah pengawasan mantri
Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) adalah unit pelayanan kesehatan milik pemerintah yang bertanggungjawab terhadap pelayanan kesehatan masyarakat untuk wilayah kecamatan, sebagian kecamatan, atau kelurahan (misal di DKI Jakarta). Tim Puskesmas sesuai jadwal dapat melakukan kegiatan Puskesmas Keliling ke tempat-tempat tertentu dalam wilayah kerjanya, untuk mendekatkan pelayanan dengan masyarakat.
Puskesmas Pembantu (Pustu), yaitu unit pelayanan kesehatan masyarakat yang membantu kegiatan Puskesmas di sebagian dari wilayah kerja. Pada beberapa daerah balai pengobatan telah berubah fungsi menjadi Pustu walaupun papan nama masih tertulis balai pengobatan.
Tempat Praktek Dokter adalah tempat seorang (lebih) dokter melakukan praktek pribadi melayani masalah kesehatan anggota masyarakat.
Tempat Praktek Bidan adalah tempat seorang bidan atau lebih melakukan praktek pribadi melayani masalah kesehatan anggota masyarakat dan biasanya dilengkapi dengan fasilitas untuk pemeriksaan kehamilan dan melahirkan.
Posyandu adalah pos pelayanan terpadu yang merupakan kegiatan pelayanan terpadu khususnya untuk imunisasi, kesehatan ibu dan anak, keluarga berencana, penanggulangan diare dan gizi (penimbangan dan pemberian makanan tambahan untuk balita); dan diselenggarakan oleh masyarakat melalui kader kesehatan di bawah bimbingan Puskesmas.
Polindes (Pondok Bersalin Desa) adalah pos yang melayani persalinan warga desa/kelurahan, yang ditangani oleh bidan desa.
Apotik adalah tempat penjualan obat yang mempunyai izin operasi dari Departemen Kesehatan, c.q. Ditjen POM, di bawah pengawasan apoteker.
Pos Obat Desa (POD) adalah unit pelayanan di tingkat desa yang menyediakan obat-obat dasar dan diselenggarakan oleh masyarakat melalui kader kesehatannya di bawah bimbingan Puskesmas; dalam pelaksanaan kader akan menanyakan keluhan penderita, kemudian memberikan obat sederhana yang sesuai.
Toko khusus obat/jamu adalah tempat penjualan obat/jamu baik berupa toko/warung mempunyai izin atau tidak yang fungsinya khusus menjual obat/jamu termasuk toko obat tradisional (tidak termasuk kaki lima yang menjual obat).</txt>
</var>
<var ID="V187" name="b7r701g4" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="349" EndPos="349" width="1"/>
  <labl>Kemudahan untuk mencapai : Tempat Praktek Bidan</labl>
  <imputation>Kemudahan untuk mencapai : Tempat Praktek Bidan</imputation>
  <security>Kemudahan untuk mencapai : Tempat Praktek Bidan</security>
  <embargo>Kemudahan untuk mencapai : Tempat Praktek Bidan</embargo>
  <respUnit>Kemudahan untuk mencapai : Tempat Praktek Bidan</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika tidak ada atau Kolom 2 = "0"</preQTxt>
    <qstnLit>Kemudahan untuk mencapai : Tempat Praktek Bidan</qstnLit>
    <ivuInstr>Cara pengisian P701:
Bila sarana kesehatan yang dimaksud ada di desa, maka isikan banyaknya fasilitas tersebut pada Kolom (2) dan isikan tanda strip (-) pada Kolom (3), dan (4). Bila tidak ada fasilitas, isikan tanda “0” pada Kolom (2), dan isikan jarak (dalam kilometer) dari kantor kepala desa/kelurahan ke fasilitas kesehatan terdekat pada Kolom (3), dan isikan kode dari kemudahan untuk mencapai sarana kesehatan pada Kolom (4).</ivuInstr>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Sangat mudah</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Mudah</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <labl>Sulit</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
    <labl>Sangat sulit</labl>
  </catgry>
  <txt>Rumah Sakit adalah tempat pemeriksaan dan perawatan kesehatan, biasanya berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis, tidak termasuk puskesmas.
Rumah Sakit Bersalin/BKIA adalah rumah sakit yang dilengkapi dengan fasilitas untuk melahirkan, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan ibu dan anak serta berada di bawah pengawasan dokter dan atau bidan senior.
Rumah Bersalin adalah rumah yang dilengkapi fasilitas untuk melahirkan, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan ibu dan anak, berada di bawah pengawasan bidan senior.
Poliklinik adalah tempat pemeriksaan kesehatan, biasanya tanpa fasilitas perawatan menginap, berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis, tidak termasuk klinik yang terdapat di puskesmas/rumah sakit. Poliklinik yang karena satu dan lain hal menyediakan tempat perawatan menginap, tetap digolongkan kedalam poliklinik (bukan rumah sakit).
Balai pengobatan adalah tempat pemeriksaan kesehatan di bawah pengawasan mantri
Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) adalah unit pelayanan kesehatan milik pemerintah yang bertanggungjawab terhadap pelayanan kesehatan masyarakat untuk wilayah kecamatan, sebagian kecamatan, atau kelurahan (misal di DKI Jakarta). Tim Puskesmas sesuai jadwal dapat melakukan kegiatan Puskesmas Keliling ke tempat-tempat tertentu dalam wilayah kerjanya, untuk mendekatkan pelayanan dengan masyarakat.
Puskesmas Pembantu (Pustu), yaitu unit pelayanan kesehatan masyarakat yang membantu kegiatan Puskesmas di sebagian dari wilayah kerja. Pada beberapa daerah balai pengobatan telah berubah fungsi menjadi Pustu walaupun papan nama masih tertulis balai pengobatan.
Tempat Praktek Dokter adalah tempat seorang (lebih) dokter melakukan praktek pribadi melayani masalah kesehatan anggota masyarakat.
Tempat Praktek Bidan adalah tempat seorang bidan atau lebih melakukan praktek pribadi melayani masalah kesehatan anggota masyarakat dan biasanya dilengkapi dengan fasilitas untuk pemeriksaan kehamilan dan melahirkan.
Posyandu adalah pos pelayanan terpadu yang merupakan kegiatan pelayanan terpadu khususnya untuk imunisasi, kesehatan ibu dan anak, keluarga berencana, penanggulangan diare dan gizi (penimbangan dan pemberian makanan tambahan untuk balita); dan diselenggarakan oleh masyarakat melalui kader kesehatan di bawah bimbingan Puskesmas.
Polindes (Pondok Bersalin Desa) adalah pos yang melayani persalinan warga desa/kelurahan, yang ditangani oleh bidan desa.
Apotik adalah tempat penjualan obat yang mempunyai izin operasi dari Departemen Kesehatan, c.q. Ditjen POM, di bawah pengawasan apoteker.
Pos Obat Desa (POD) adalah unit pelayanan di tingkat desa yang menyediakan obat-obat dasar dan diselenggarakan oleh masyarakat melalui kader kesehatannya di bawah bimbingan Puskesmas; dalam pelaksanaan kader akan menanyakan keluhan penderita, kemudian memberikan obat sederhana yang sesuai.
Toko khusus obat/jamu adalah tempat penjualan obat/jamu baik berupa toko/warung mempunyai izin atau tidak yang fungsinya khusus menjual obat/jamu termasuk toko obat tradisional (tidak termasuk kaki lima yang menjual obat).</txt>
</var>
<var ID="V188" name="b7r701h2" files="F1" intrvl="contin">
  <location StartPos="350" EndPos="351" width="2"/>
  <labl>Posyandu</labl>
  <imputation>Posyandu</imputation>
  <security>Posyandu</security>
  <embargo>Posyandu</embargo>
  <respUnit>Posyandu</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jumlah sarana Posyandu yang ada</qstnLit>
    <ivuInstr>Cara pengisian P701:
Bila sarana kesehatan yang dimaksud ada di desa, maka isikan banyaknya fasilitas tersebut pada Kolom (2) dan isikan tanda strip (-) pada Kolom (3), dan (4). Bila tidak ada fasilitas, isikan tanda “0” pada Kolom (2), dan isikan jarak (dalam kilometer) dari kantor kepala desa/kelurahan ke fasilitas kesehatan terdekat pada Kolom (3), dan isikan kode dari kemudahan untuk mencapai sarana kesehatan pada Kolom (4).</ivuInstr>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">94</sumStat>
  <txt>Rumah Sakit adalah tempat pemeriksaan dan perawatan kesehatan, biasanya berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis, tidak termasuk puskesmas.
Rumah Sakit Bersalin/BKIA adalah rumah sakit yang dilengkapi dengan fasilitas untuk melahirkan, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan ibu dan anak serta berada di bawah pengawasan dokter dan atau bidan senior.
Rumah Bersalin adalah rumah yang dilengkapi fasilitas untuk melahirkan, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan ibu dan anak, berada di bawah pengawasan bidan senior.
Poliklinik adalah tempat pemeriksaan kesehatan, biasanya tanpa fasilitas perawatan menginap, berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis, tidak termasuk klinik yang terdapat di puskesmas/rumah sakit. Poliklinik yang karena satu dan lain hal menyediakan tempat perawatan menginap, tetap digolongkan kedalam poliklinik (bukan rumah sakit).
Balai pengobatan adalah tempat pemeriksaan kesehatan di bawah pengawasan mantri
Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) adalah unit pelayanan kesehatan milik pemerintah yang bertanggungjawab terhadap pelayanan kesehatan masyarakat untuk wilayah kecamatan, sebagian kecamatan, atau kelurahan (misal di DKI Jakarta). Tim Puskesmas sesuai jadwal dapat melakukan kegiatan Puskesmas Keliling ke tempat-tempat tertentu dalam wilayah kerjanya, untuk mendekatkan pelayanan dengan masyarakat.
Puskesmas Pembantu (Pustu), yaitu unit pelayanan kesehatan masyarakat yang membantu kegiatan Puskesmas di sebagian dari wilayah kerja. Pada beberapa daerah balai pengobatan telah berubah fungsi menjadi Pustu walaupun papan nama masih tertulis balai pengobatan.
Tempat Praktek Dokter adalah tempat seorang (lebih) dokter melakukan praktek pribadi melayani masalah kesehatan anggota masyarakat.
Tempat Praktek Bidan adalah tempat seorang bidan atau lebih melakukan praktek pribadi melayani masalah kesehatan anggota masyarakat dan biasanya dilengkapi dengan fasilitas untuk pemeriksaan kehamilan dan melahirkan.
Posyandu adalah pos pelayanan terpadu yang merupakan kegiatan pelayanan terpadu khususnya untuk imunisasi, kesehatan ibu dan anak, keluarga berencana, penanggulangan diare dan gizi (penimbangan dan pemberian makanan tambahan untuk balita); dan diselenggarakan oleh masyarakat melalui kader kesehatan di bawah bimbingan Puskesmas.
Polindes (Pondok Bersalin Desa) adalah pos yang melayani persalinan warga desa/kelurahan, yang ditangani oleh bidan desa.
Apotik adalah tempat penjualan obat yang mempunyai izin operasi dari Departemen Kesehatan, c.q. Ditjen POM, di bawah pengawasan apoteker.
Pos Obat Desa (POD) adalah unit pelayanan di tingkat desa yang menyediakan obat-obat dasar dan diselenggarakan oleh masyarakat melalui kader kesehatannya di bawah bimbingan Puskesmas; dalam pelaksanaan kader akan menanyakan keluhan penderita, kemudian memberikan obat sederhana yang sesuai.
Toko khusus obat/jamu adalah tempat penjualan obat/jamu baik berupa toko/warung mempunyai izin atau tidak yang fungsinya khusus menjual obat/jamu termasuk toko obat tradisional (tidak termasuk kaki lima yang menjual obat).</txt>
</var>
<var ID="V189" name="b7r701h3" files="F1" intrvl="contin">
  <location StartPos="352" EndPos="354" width="3"/>
  <labl>Jarak dari desa/kelurahan ke sarana kesehatan (km) : Posyandu</labl>
  <imputation>Jarak dari desa/kelurahan ke sarana kesehatan (km) : Posyandu</imputation>
  <security>Jarak dari desa/kelurahan ke sarana kesehatan (km) : Posyandu</security>
  <embargo>Jarak dari desa/kelurahan ke sarana kesehatan (km) : Posyandu</embargo>
  <respUnit>Jarak dari desa/kelurahan ke sarana kesehatan (km) : Posyandu</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika tidak ada atau Kolom 2 = "0"</preQTxt>
    <qstnLit>Jarak dari desa/kelurahan ke sarana kesehatan (km) : Posyandu</qstnLit>
    <ivuInstr>Cara pengisian P701:
Bila sarana kesehatan yang dimaksud ada di desa, maka isikan banyaknya fasilitas tersebut pada Kolom (2) dan isikan tanda strip (-) pada Kolom (3), dan (4). Bila tidak ada fasilitas, isikan tanda “0” pada Kolom (2), dan isikan jarak (dalam kilometer) dari kantor kepala desa/kelurahan ke fasilitas kesehatan terdekat pada Kolom (3), dan isikan kode dari kemudahan untuk mencapai sarana kesehatan pada Kolom (4).</ivuInstr>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">100</sumStat>
  <txt>Rumah Sakit adalah tempat pemeriksaan dan perawatan kesehatan, biasanya berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis, tidak termasuk puskesmas.
Rumah Sakit Bersalin/BKIA adalah rumah sakit yang dilengkapi dengan fasilitas untuk melahirkan, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan ibu dan anak serta berada di bawah pengawasan dokter dan atau bidan senior.
Rumah Bersalin adalah rumah yang dilengkapi fasilitas untuk melahirkan, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan ibu dan anak, berada di bawah pengawasan bidan senior.
Poliklinik adalah tempat pemeriksaan kesehatan, biasanya tanpa fasilitas perawatan menginap, berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis, tidak termasuk klinik yang terdapat di puskesmas/rumah sakit. Poliklinik yang karena satu dan lain hal menyediakan tempat perawatan menginap, tetap digolongkan kedalam poliklinik (bukan rumah sakit).
Balai pengobatan adalah tempat pemeriksaan kesehatan di bawah pengawasan mantri
Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) adalah unit pelayanan kesehatan milik pemerintah yang bertanggungjawab terhadap pelayanan kesehatan masyarakat untuk wilayah kecamatan, sebagian kecamatan, atau kelurahan (misal di DKI Jakarta). Tim Puskesmas sesuai jadwal dapat melakukan kegiatan Puskesmas Keliling ke tempat-tempat tertentu dalam wilayah kerjanya, untuk mendekatkan pelayanan dengan masyarakat.
Puskesmas Pembantu (Pustu), yaitu unit pelayanan kesehatan masyarakat yang membantu kegiatan Puskesmas di sebagian dari wilayah kerja. Pada beberapa daerah balai pengobatan telah berubah fungsi menjadi Pustu walaupun papan nama masih tertulis balai pengobatan.
Tempat Praktek Dokter adalah tempat seorang (lebih) dokter melakukan praktek pribadi melayani masalah kesehatan anggota masyarakat.
Tempat Praktek Bidan adalah tempat seorang bidan atau lebih melakukan praktek pribadi melayani masalah kesehatan anggota masyarakat dan biasanya dilengkapi dengan fasilitas untuk pemeriksaan kehamilan dan melahirkan.
Posyandu adalah pos pelayanan terpadu yang merupakan kegiatan pelayanan terpadu khususnya untuk imunisasi, kesehatan ibu dan anak, keluarga berencana, penanggulangan diare dan gizi (penimbangan dan pemberian makanan tambahan untuk balita); dan diselenggarakan oleh masyarakat melalui kader kesehatan di bawah bimbingan Puskesmas.
Polindes (Pondok Bersalin Desa) adalah pos yang melayani persalinan warga desa/kelurahan, yang ditangani oleh bidan desa.
Apotik adalah tempat penjualan obat yang mempunyai izin operasi dari Departemen Kesehatan, c.q. Ditjen POM, di bawah pengawasan apoteker.
Pos Obat Desa (POD) adalah unit pelayanan di tingkat desa yang menyediakan obat-obat dasar dan diselenggarakan oleh masyarakat melalui kader kesehatannya di bawah bimbingan Puskesmas; dalam pelaksanaan kader akan menanyakan keluhan penderita, kemudian memberikan obat sederhana yang sesuai.
Toko khusus obat/jamu adalah tempat penjualan obat/jamu baik berupa toko/warung mempunyai izin atau tidak yang fungsinya khusus menjual obat/jamu termasuk toko obat tradisional (tidak termasuk kaki lima yang menjual obat).</txt>
</var>
<var ID="V190" name="b7r701h4" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="355" EndPos="355" width="1"/>
  <labl>Kemudahan untuk mencapai : Posyandu</labl>
  <imputation>Kemudahan untuk mencapai : Posyandu</imputation>
  <security>Kemudahan untuk mencapai : Posyandu</security>
  <embargo>Kemudahan untuk mencapai : Posyandu</embargo>
  <respUnit>Kemudahan untuk mencapai : Posyandu</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika tidak ada atau Kolom 2 = "0"</preQTxt>
    <qstnLit>Kemudahan untuk mencapai : Posyandu</qstnLit>
    <ivuInstr>Cara pengisian P701:
Bila sarana kesehatan yang dimaksud ada di desa, maka isikan banyaknya fasilitas tersebut pada Kolom (2) dan isikan tanda strip (-) pada Kolom (3), dan (4). Bila tidak ada fasilitas, isikan tanda “0” pada Kolom (2), dan isikan jarak (dalam kilometer) dari kantor kepala desa/kelurahan ke fasilitas kesehatan terdekat pada Kolom (3), dan isikan kode dari kemudahan untuk mencapai sarana kesehatan pada Kolom (4).</ivuInstr>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Sangat mudah</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Mudah</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <labl>Sulit</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
    <labl>Sangat sulit</labl>
  </catgry>
  <txt>Rumah Sakit adalah tempat pemeriksaan dan perawatan kesehatan, biasanya berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis, tidak termasuk puskesmas.
Rumah Sakit Bersalin/BKIA adalah rumah sakit yang dilengkapi dengan fasilitas untuk melahirkan, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan ibu dan anak serta berada di bawah pengawasan dokter dan atau bidan senior.
Rumah Bersalin adalah rumah yang dilengkapi fasilitas untuk melahirkan, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan ibu dan anak, berada di bawah pengawasan bidan senior.
Poliklinik adalah tempat pemeriksaan kesehatan, biasanya tanpa fasilitas perawatan menginap, berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis, tidak termasuk klinik yang terdapat di puskesmas/rumah sakit. Poliklinik yang karena satu dan lain hal menyediakan tempat perawatan menginap, tetap digolongkan kedalam poliklinik (bukan rumah sakit).
Balai pengobatan adalah tempat pemeriksaan kesehatan di bawah pengawasan mantri
Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) adalah unit pelayanan kesehatan milik pemerintah yang bertanggungjawab terhadap pelayanan kesehatan masyarakat untuk wilayah kecamatan, sebagian kecamatan, atau kelurahan (misal di DKI Jakarta). Tim Puskesmas sesuai jadwal dapat melakukan kegiatan Puskesmas Keliling ke tempat-tempat tertentu dalam wilayah kerjanya, untuk mendekatkan pelayanan dengan masyarakat.
Puskesmas Pembantu (Pustu), yaitu unit pelayanan kesehatan masyarakat yang membantu kegiatan Puskesmas di sebagian dari wilayah kerja. Pada beberapa daerah balai pengobatan telah berubah fungsi menjadi Pustu walaupun papan nama masih tertulis balai pengobatan.
Tempat Praktek Dokter adalah tempat seorang (lebih) dokter melakukan praktek pribadi melayani masalah kesehatan anggota masyarakat.
Tempat Praktek Bidan adalah tempat seorang bidan atau lebih melakukan praktek pribadi melayani masalah kesehatan anggota masyarakat dan biasanya dilengkapi dengan fasilitas untuk pemeriksaan kehamilan dan melahirkan.
Posyandu adalah pos pelayanan terpadu yang merupakan kegiatan pelayanan terpadu khususnya untuk imunisasi, kesehatan ibu dan anak, keluarga berencana, penanggulangan diare dan gizi (penimbangan dan pemberian makanan tambahan untuk balita); dan diselenggarakan oleh masyarakat melalui kader kesehatan di bawah bimbingan Puskesmas.
Polindes (Pondok Bersalin Desa) adalah pos yang melayani persalinan warga desa/kelurahan, yang ditangani oleh bidan desa.
Apotik adalah tempat penjualan obat yang mempunyai izin operasi dari Departemen Kesehatan, c.q. Ditjen POM, di bawah pengawasan apoteker.
Pos Obat Desa (POD) adalah unit pelayanan di tingkat desa yang menyediakan obat-obat dasar dan diselenggarakan oleh masyarakat melalui kader kesehatannya di bawah bimbingan Puskesmas; dalam pelaksanaan kader akan menanyakan keluhan penderita, kemudian memberikan obat sederhana yang sesuai.
Toko khusus obat/jamu adalah tempat penjualan obat/jamu baik berupa toko/warung mempunyai izin atau tidak yang fungsinya khusus menjual obat/jamu termasuk toko obat tradisional (tidak termasuk kaki lima yang menjual obat).</txt>
</var>
<var ID="V191" name="b7r701i2" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="356" EndPos="356" width="1"/>
  <labl>Polindes (Pondok Bersalin Desa)</labl>
  <imputation>Polindes (Pondok Bersalin Desa)</imputation>
  <security>Polindes (Pondok Bersalin Desa)</security>
  <embargo>Polindes (Pondok Bersalin Desa)</embargo>
  <respUnit>Polindes (Pondok Bersalin Desa)</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jumlah sarana Polindes (Pondok Bersalin Desa) yang ada</qstnLit>
    <ivuInstr>Cara pengisian P701:
Bila sarana kesehatan yang dimaksud ada di desa, maka isikan banyaknya fasilitas tersebut pada Kolom (2) dan isikan tanda strip (-) pada Kolom (3), dan (4). Bila tidak ada fasilitas, isikan tanda “0” pada Kolom (2), dan isikan jarak (dalam kilometer) dari kantor kepala desa/kelurahan ke fasilitas kesehatan terdekat pada Kolom (3), dan isikan kode dari kemudahan untuk mencapai sarana kesehatan pada Kolom (4).</ivuInstr>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">8</sumStat>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="min"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <catStat type="max"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>8</catValu>
  </catgry>
  <txt>Rumah Sakit adalah tempat pemeriksaan dan perawatan kesehatan, biasanya berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis, tidak termasuk puskesmas.
Rumah Sakit Bersalin/BKIA adalah rumah sakit yang dilengkapi dengan fasilitas untuk melahirkan, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan ibu dan anak serta berada di bawah pengawasan dokter dan atau bidan senior.
Rumah Bersalin adalah rumah yang dilengkapi fasilitas untuk melahirkan, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan ibu dan anak, berada di bawah pengawasan bidan senior.
Poliklinik adalah tempat pemeriksaan kesehatan, biasanya tanpa fasilitas perawatan menginap, berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis, tidak termasuk klinik yang terdapat di puskesmas/rumah sakit. Poliklinik yang karena satu dan lain hal menyediakan tempat perawatan menginap, tetap digolongkan kedalam poliklinik (bukan rumah sakit).
Balai pengobatan adalah tempat pemeriksaan kesehatan di bawah pengawasan mantri
Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) adalah unit pelayanan kesehatan milik pemerintah yang bertanggungjawab terhadap pelayanan kesehatan masyarakat untuk wilayah kecamatan, sebagian kecamatan, atau kelurahan (misal di DKI Jakarta). Tim Puskesmas sesuai jadwal dapat melakukan kegiatan Puskesmas Keliling ke tempat-tempat tertentu dalam wilayah kerjanya, untuk mendekatkan pelayanan dengan masyarakat.
Puskesmas Pembantu (Pustu), yaitu unit pelayanan kesehatan masyarakat yang membantu kegiatan Puskesmas di sebagian dari wilayah kerja. Pada beberapa daerah balai pengobatan telah berubah fungsi menjadi Pustu walaupun papan nama masih tertulis balai pengobatan.
Tempat Praktek Dokter adalah tempat seorang (lebih) dokter melakukan praktek pribadi melayani masalah kesehatan anggota masyarakat.
Tempat Praktek Bidan adalah tempat seorang bidan atau lebih melakukan praktek pribadi melayani masalah kesehatan anggota masyarakat dan biasanya dilengkapi dengan fasilitas untuk pemeriksaan kehamilan dan melahirkan.
Posyandu adalah pos pelayanan terpadu yang merupakan kegiatan pelayanan terpadu khususnya untuk imunisasi, kesehatan ibu dan anak, keluarga berencana, penanggulangan diare dan gizi (penimbangan dan pemberian makanan tambahan untuk balita); dan diselenggarakan oleh masyarakat melalui kader kesehatan di bawah bimbingan Puskesmas.
Polindes (Pondok Bersalin Desa) adalah pos yang melayani persalinan warga desa/kelurahan, yang ditangani oleh bidan desa.
Apotik adalah tempat penjualan obat yang mempunyai izin operasi dari Departemen Kesehatan, c.q. Ditjen POM, di bawah pengawasan apoteker.
Pos Obat Desa (POD) adalah unit pelayanan di tingkat desa yang menyediakan obat-obat dasar dan diselenggarakan oleh masyarakat melalui kader kesehatannya di bawah bimbingan Puskesmas; dalam pelaksanaan kader akan menanyakan keluhan penderita, kemudian memberikan obat sederhana yang sesuai.
Toko khusus obat/jamu adalah tempat penjualan obat/jamu baik berupa toko/warung mempunyai izin atau tidak yang fungsinya khusus menjual obat/jamu termasuk toko obat tradisional (tidak termasuk kaki lima yang menjual obat).</txt>
</var>
<var ID="V192" name="b7r701i3" files="F1" intrvl="contin">
  <location StartPos="357" EndPos="359" width="3"/>
  <labl>Jarak dari desa/kelurahan ke sarana kesehatan (km) : Polindes (Pondok Bersalin Desa)</labl>
  <imputation>Jarak dari desa/kelurahan ke sarana kesehatan (km) : Polindes (Pondok Bersalin Desa)</imputation>
  <security>Jarak dari desa/kelurahan ke sarana kesehatan (km) : Polindes (Pondok Bersalin Desa)</security>
  <embargo>Jarak dari desa/kelurahan ke sarana kesehatan (km) : Polindes (Pondok Bersalin Desa)</embargo>
  <respUnit>Jarak dari desa/kelurahan ke sarana kesehatan (km) : Polindes (Pondok Bersalin Desa)</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika tidak ada atau Kolom 2 = "0"</preQTxt>
    <qstnLit>Jarak dari desa/kelurahan ke sarana kesehatan (km) : Polindes (Pondok Bersalin Desa)</qstnLit>
    <ivuInstr>Cara pengisian P701:
Bila sarana kesehatan yang dimaksud ada di desa, maka isikan banyaknya fasilitas tersebut pada Kolom (2) dan isikan tanda strip (-) pada Kolom (3), dan (4). Bila tidak ada fasilitas, isikan tanda “0” pada Kolom (2), dan isikan jarak (dalam kilometer) dari kantor kepala desa/kelurahan ke fasilitas kesehatan terdekat pada Kolom (3), dan isikan kode dari kemudahan untuk mencapai sarana kesehatan pada Kolom (4).</ivuInstr>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">100</sumStat>
  <txt>Rumah Sakit adalah tempat pemeriksaan dan perawatan kesehatan, biasanya berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis, tidak termasuk puskesmas.
Rumah Sakit Bersalin/BKIA adalah rumah sakit yang dilengkapi dengan fasilitas untuk melahirkan, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan ibu dan anak serta berada di bawah pengawasan dokter dan atau bidan senior.
Rumah Bersalin adalah rumah yang dilengkapi fasilitas untuk melahirkan, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan ibu dan anak, berada di bawah pengawasan bidan senior.
Poliklinik adalah tempat pemeriksaan kesehatan, biasanya tanpa fasilitas perawatan menginap, berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis, tidak termasuk klinik yang terdapat di puskesmas/rumah sakit. Poliklinik yang karena satu dan lain hal menyediakan tempat perawatan menginap, tetap digolongkan kedalam poliklinik (bukan rumah sakit).
Balai pengobatan adalah tempat pemeriksaan kesehatan di bawah pengawasan mantri
Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) adalah unit pelayanan kesehatan milik pemerintah yang bertanggungjawab terhadap pelayanan kesehatan masyarakat untuk wilayah kecamatan, sebagian kecamatan, atau kelurahan (misal di DKI Jakarta). Tim Puskesmas sesuai jadwal dapat melakukan kegiatan Puskesmas Keliling ke tempat-tempat tertentu dalam wilayah kerjanya, untuk mendekatkan pelayanan dengan masyarakat.
Puskesmas Pembantu (Pustu), yaitu unit pelayanan kesehatan masyarakat yang membantu kegiatan Puskesmas di sebagian dari wilayah kerja. Pada beberapa daerah balai pengobatan telah berubah fungsi menjadi Pustu walaupun papan nama masih tertulis balai pengobatan.
Tempat Praktek Dokter adalah tempat seorang (lebih) dokter melakukan praktek pribadi melayani masalah kesehatan anggota masyarakat.
Tempat Praktek Bidan adalah tempat seorang bidan atau lebih melakukan praktek pribadi melayani masalah kesehatan anggota masyarakat dan biasanya dilengkapi dengan fasilitas untuk pemeriksaan kehamilan dan melahirkan.
Posyandu adalah pos pelayanan terpadu yang merupakan kegiatan pelayanan terpadu khususnya untuk imunisasi, kesehatan ibu dan anak, keluarga berencana, penanggulangan diare dan gizi (penimbangan dan pemberian makanan tambahan untuk balita); dan diselenggarakan oleh masyarakat melalui kader kesehatan di bawah bimbingan Puskesmas.
Polindes (Pondok Bersalin Desa) adalah pos yang melayani persalinan warga desa/kelurahan, yang ditangani oleh bidan desa.
Apotik adalah tempat penjualan obat yang mempunyai izin operasi dari Departemen Kesehatan, c.q. Ditjen POM, di bawah pengawasan apoteker.
Pos Obat Desa (POD) adalah unit pelayanan di tingkat desa yang menyediakan obat-obat dasar dan diselenggarakan oleh masyarakat melalui kader kesehatannya di bawah bimbingan Puskesmas; dalam pelaksanaan kader akan menanyakan keluhan penderita, kemudian memberikan obat sederhana yang sesuai.
Toko khusus obat/jamu adalah tempat penjualan obat/jamu baik berupa toko/warung mempunyai izin atau tidak yang fungsinya khusus menjual obat/jamu termasuk toko obat tradisional (tidak termasuk kaki lima yang menjual obat).</txt>
</var>
<var ID="V193" name="b7r701i4" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="360" EndPos="360" width="1"/>
  <labl>Kemudahan untuk mencapai : Polindes (Pondok Bersalin Desa)</labl>
  <imputation>Kemudahan untuk mencapai : Polindes (Pondok Bersalin Desa)</imputation>
  <security>Kemudahan untuk mencapai : Polindes (Pondok Bersalin Desa)</security>
  <embargo>Kemudahan untuk mencapai : Polindes (Pondok Bersalin Desa)</embargo>
  <respUnit>Kemudahan untuk mencapai : Polindes (Pondok Bersalin Desa)</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika tidak ada atau Kolom 2 = "0"</preQTxt>
    <qstnLit>Kemudahan untuk mencapai : Polindes (Pondok Bersalin Desa)</qstnLit>
    <ivuInstr>Cara pengisian P701:
Bila sarana kesehatan yang dimaksud ada di desa, maka isikan banyaknya fasilitas tersebut pada Kolom (2) dan isikan tanda strip (-) pada Kolom (3), dan (4). Bila tidak ada fasilitas, isikan tanda “0” pada Kolom (2), dan isikan jarak (dalam kilometer) dari kantor kepala desa/kelurahan ke fasilitas kesehatan terdekat pada Kolom (3), dan isikan kode dari kemudahan untuk mencapai sarana kesehatan pada Kolom (4).</ivuInstr>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Sangat mudah</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Mudah</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <labl>Sulit</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
    <labl>Sangat sulit</labl>
  </catgry>
  <txt>Rumah Sakit adalah tempat pemeriksaan dan perawatan kesehatan, biasanya berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis, tidak termasuk puskesmas.
Rumah Sakit Bersalin/BKIA adalah rumah sakit yang dilengkapi dengan fasilitas untuk melahirkan, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan ibu dan anak serta berada di bawah pengawasan dokter dan atau bidan senior.
Rumah Bersalin adalah rumah yang dilengkapi fasilitas untuk melahirkan, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan ibu dan anak, berada di bawah pengawasan bidan senior.
Poliklinik adalah tempat pemeriksaan kesehatan, biasanya tanpa fasilitas perawatan menginap, berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis, tidak termasuk klinik yang terdapat di puskesmas/rumah sakit. Poliklinik yang karena satu dan lain hal menyediakan tempat perawatan menginap, tetap digolongkan kedalam poliklinik (bukan rumah sakit).
Balai pengobatan adalah tempat pemeriksaan kesehatan di bawah pengawasan mantri
Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) adalah unit pelayanan kesehatan milik pemerintah yang bertanggungjawab terhadap pelayanan kesehatan masyarakat untuk wilayah kecamatan, sebagian kecamatan, atau kelurahan (misal di DKI Jakarta). Tim Puskesmas sesuai jadwal dapat melakukan kegiatan Puskesmas Keliling ke tempat-tempat tertentu dalam wilayah kerjanya, untuk mendekatkan pelayanan dengan masyarakat.
Puskesmas Pembantu (Pustu), yaitu unit pelayanan kesehatan masyarakat yang membantu kegiatan Puskesmas di sebagian dari wilayah kerja. Pada beberapa daerah balai pengobatan telah berubah fungsi menjadi Pustu walaupun papan nama masih tertulis balai pengobatan.
Tempat Praktek Dokter adalah tempat seorang (lebih) dokter melakukan praktek pribadi melayani masalah kesehatan anggota masyarakat.
Tempat Praktek Bidan adalah tempat seorang bidan atau lebih melakukan praktek pribadi melayani masalah kesehatan anggota masyarakat dan biasanya dilengkapi dengan fasilitas untuk pemeriksaan kehamilan dan melahirkan.
Posyandu adalah pos pelayanan terpadu yang merupakan kegiatan pelayanan terpadu khususnya untuk imunisasi, kesehatan ibu dan anak, keluarga berencana, penanggulangan diare dan gizi (penimbangan dan pemberian makanan tambahan untuk balita); dan diselenggarakan oleh masyarakat melalui kader kesehatan di bawah bimbingan Puskesmas.
Polindes (Pondok Bersalin Desa) adalah pos yang melayani persalinan warga desa/kelurahan, yang ditangani oleh bidan desa.
Apotik adalah tempat penjualan obat yang mempunyai izin operasi dari Departemen Kesehatan, c.q. Ditjen POM, di bawah pengawasan apoteker.
Pos Obat Desa (POD) adalah unit pelayanan di tingkat desa yang menyediakan obat-obat dasar dan diselenggarakan oleh masyarakat melalui kader kesehatannya di bawah bimbingan Puskesmas; dalam pelaksanaan kader akan menanyakan keluhan penderita, kemudian memberikan obat sederhana yang sesuai.
Toko khusus obat/jamu adalah tempat penjualan obat/jamu baik berupa toko/warung mempunyai izin atau tidak yang fungsinya khusus menjual obat/jamu termasuk toko obat tradisional (tidak termasuk kaki lima yang menjual obat).</txt>
</var>
<var ID="V194" name="b7r701j2" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="361" EndPos="362" width="2"/>
  <labl>Apotik</labl>
  <imputation>Apotik</imputation>
  <security>Apotik</security>
  <embargo>Apotik</embargo>
  <respUnit>Apotik</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jumlah sarana Apotik yang ada</qstnLit>
    <ivuInstr>Cara pengisian P701:
Bila sarana kesehatan yang dimaksud ada di desa, maka isikan banyaknya fasilitas tersebut pada Kolom (2) dan isikan tanda strip (-) pada Kolom (3), dan (4). Bila tidak ada fasilitas, isikan tanda “0” pada Kolom (2), dan isikan jarak (dalam kilometer) dari kantor kepala desa/kelurahan ke fasilitas kesehatan terdekat pada Kolom (3), dan isikan kode dari kemudahan untuk mencapai sarana kesehatan pada Kolom (4).</ivuInstr>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">12</sumStat>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="min"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <catStat type="max"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>8</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>9</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>12</catValu>
  </catgry>
  <txt>Rumah Sakit adalah tempat pemeriksaan dan perawatan kesehatan, biasanya berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis, tidak termasuk puskesmas.
Rumah Sakit Bersalin/BKIA adalah rumah sakit yang dilengkapi dengan fasilitas untuk melahirkan, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan ibu dan anak serta berada di bawah pengawasan dokter dan atau bidan senior.
Rumah Bersalin adalah rumah yang dilengkapi fasilitas untuk melahirkan, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan ibu dan anak, berada di bawah pengawasan bidan senior.
Poliklinik adalah tempat pemeriksaan kesehatan, biasanya tanpa fasilitas perawatan menginap, berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis, tidak termasuk klinik yang terdapat di puskesmas/rumah sakit. Poliklinik yang karena satu dan lain hal menyediakan tempat perawatan menginap, tetap digolongkan kedalam poliklinik (bukan rumah sakit).
Balai pengobatan adalah tempat pemeriksaan kesehatan di bawah pengawasan mantri
Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) adalah unit pelayanan kesehatan milik pemerintah yang bertanggungjawab terhadap pelayanan kesehatan masyarakat untuk wilayah kecamatan, sebagian kecamatan, atau kelurahan (misal di DKI Jakarta). Tim Puskesmas sesuai jadwal dapat melakukan kegiatan Puskesmas Keliling ke tempat-tempat tertentu dalam wilayah kerjanya, untuk mendekatkan pelayanan dengan masyarakat.
Puskesmas Pembantu (Pustu), yaitu unit pelayanan kesehatan masyarakat yang membantu kegiatan Puskesmas di sebagian dari wilayah kerja. Pada beberapa daerah balai pengobatan telah berubah fungsi menjadi Pustu walaupun papan nama masih tertulis balai pengobatan.
Tempat Praktek Dokter adalah tempat seorang (lebih) dokter melakukan praktek pribadi melayani masalah kesehatan anggota masyarakat.
Tempat Praktek Bidan adalah tempat seorang bidan atau lebih melakukan praktek pribadi melayani masalah kesehatan anggota masyarakat dan biasanya dilengkapi dengan fasilitas untuk pemeriksaan kehamilan dan melahirkan.
Posyandu adalah pos pelayanan terpadu yang merupakan kegiatan pelayanan terpadu khususnya untuk imunisasi, kesehatan ibu dan anak, keluarga berencana, penanggulangan diare dan gizi (penimbangan dan pemberian makanan tambahan untuk balita); dan diselenggarakan oleh masyarakat melalui kader kesehatan di bawah bimbingan Puskesmas.
Polindes (Pondok Bersalin Desa) adalah pos yang melayani persalinan warga desa/kelurahan, yang ditangani oleh bidan desa.
Apotik adalah tempat penjualan obat yang mempunyai izin operasi dari Departemen Kesehatan, c.q. Ditjen POM, di bawah pengawasan apoteker.
Pos Obat Desa (POD) adalah unit pelayanan di tingkat desa yang menyediakan obat-obat dasar dan diselenggarakan oleh masyarakat melalui kader kesehatannya di bawah bimbingan Puskesmas; dalam pelaksanaan kader akan menanyakan keluhan penderita, kemudian memberikan obat sederhana yang sesuai.
Toko khusus obat/jamu adalah tempat penjualan obat/jamu baik berupa toko/warung mempunyai izin atau tidak yang fungsinya khusus menjual obat/jamu termasuk toko obat tradisional (tidak termasuk kaki lima yang menjual obat).</txt>
</var>
<var ID="V195" name="b7r701j3" files="F1" intrvl="contin">
  <location StartPos="363" EndPos="365" width="3"/>
  <labl>Jarak dari desa/kelurahan ke sarana kesehatan (km) : Apotik</labl>
  <imputation>Jarak dari desa/kelurahan ke sarana kesehatan (km) : Apotik</imputation>
  <security>Jarak dari desa/kelurahan ke sarana kesehatan (km) : Apotik</security>
  <embargo>Jarak dari desa/kelurahan ke sarana kesehatan (km) : Apotik</embargo>
  <respUnit>Jarak dari desa/kelurahan ke sarana kesehatan (km) : Apotik</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika tidak ada atau Kolom 2 = "0"</preQTxt>
    <qstnLit>Jarak dari desa/kelurahan ke sarana kesehatan (km) : Apotik</qstnLit>
    <ivuInstr>Cara pengisian P701:
Bila sarana kesehatan yang dimaksud ada di desa, maka isikan banyaknya fasilitas tersebut pada Kolom (2) dan isikan tanda strip (-) pada Kolom (3), dan (4). Bila tidak ada fasilitas, isikan tanda “0” pada Kolom (2), dan isikan jarak (dalam kilometer) dari kantor kepala desa/kelurahan ke fasilitas kesehatan terdekat pada Kolom (3), dan isikan kode dari kemudahan untuk mencapai sarana kesehatan pada Kolom (4).</ivuInstr>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">100</sumStat>
  <txt>Rumah Sakit adalah tempat pemeriksaan dan perawatan kesehatan, biasanya berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis, tidak termasuk puskesmas.
Rumah Sakit Bersalin/BKIA adalah rumah sakit yang dilengkapi dengan fasilitas untuk melahirkan, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan ibu dan anak serta berada di bawah pengawasan dokter dan atau bidan senior.
Rumah Bersalin adalah rumah yang dilengkapi fasilitas untuk melahirkan, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan ibu dan anak, berada di bawah pengawasan bidan senior.
Poliklinik adalah tempat pemeriksaan kesehatan, biasanya tanpa fasilitas perawatan menginap, berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis, tidak termasuk klinik yang terdapat di puskesmas/rumah sakit. Poliklinik yang karena satu dan lain hal menyediakan tempat perawatan menginap, tetap digolongkan kedalam poliklinik (bukan rumah sakit).
Balai pengobatan adalah tempat pemeriksaan kesehatan di bawah pengawasan mantri
Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) adalah unit pelayanan kesehatan milik pemerintah yang bertanggungjawab terhadap pelayanan kesehatan masyarakat untuk wilayah kecamatan, sebagian kecamatan, atau kelurahan (misal di DKI Jakarta). Tim Puskesmas sesuai jadwal dapat melakukan kegiatan Puskesmas Keliling ke tempat-tempat tertentu dalam wilayah kerjanya, untuk mendekatkan pelayanan dengan masyarakat.
Puskesmas Pembantu (Pustu), yaitu unit pelayanan kesehatan masyarakat yang membantu kegiatan Puskesmas di sebagian dari wilayah kerja. Pada beberapa daerah balai pengobatan telah berubah fungsi menjadi Pustu walaupun papan nama masih tertulis balai pengobatan.
Tempat Praktek Dokter adalah tempat seorang (lebih) dokter melakukan praktek pribadi melayani masalah kesehatan anggota masyarakat.
Tempat Praktek Bidan adalah tempat seorang bidan atau lebih melakukan praktek pribadi melayani masalah kesehatan anggota masyarakat dan biasanya dilengkapi dengan fasilitas untuk pemeriksaan kehamilan dan melahirkan.
Posyandu adalah pos pelayanan terpadu yang merupakan kegiatan pelayanan terpadu khususnya untuk imunisasi, kesehatan ibu dan anak, keluarga berencana, penanggulangan diare dan gizi (penimbangan dan pemberian makanan tambahan untuk balita); dan diselenggarakan oleh masyarakat melalui kader kesehatan di bawah bimbingan Puskesmas.
Polindes (Pondok Bersalin Desa) adalah pos yang melayani persalinan warga desa/kelurahan, yang ditangani oleh bidan desa.
Apotik adalah tempat penjualan obat yang mempunyai izin operasi dari Departemen Kesehatan, c.q. Ditjen POM, di bawah pengawasan apoteker.
Pos Obat Desa (POD) adalah unit pelayanan di tingkat desa yang menyediakan obat-obat dasar dan diselenggarakan oleh masyarakat melalui kader kesehatannya di bawah bimbingan Puskesmas; dalam pelaksanaan kader akan menanyakan keluhan penderita, kemudian memberikan obat sederhana yang sesuai.
Toko khusus obat/jamu adalah tempat penjualan obat/jamu baik berupa toko/warung mempunyai izin atau tidak yang fungsinya khusus menjual obat/jamu termasuk toko obat tradisional (tidak termasuk kaki lima yang menjual obat).</txt>
</var>
<var ID="V196" name="b7r701j4" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="366" EndPos="366" width="1"/>
  <labl>Kemudahan untuk mencapai : Apotik</labl>
  <imputation>Kemudahan untuk mencapai : Apotik</imputation>
  <security>Kemudahan untuk mencapai : Apotik</security>
  <embargo>Kemudahan untuk mencapai : Apotik</embargo>
  <respUnit>Kemudahan untuk mencapai : Apotik</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika tidak ada atau Kolom 2 = "0"</preQTxt>
    <qstnLit>Kemudahan untuk mencapai : Apotik</qstnLit>
    <ivuInstr>Cara pengisian P701:
Bila sarana kesehatan yang dimaksud ada di desa, maka isikan banyaknya fasilitas tersebut pada Kolom (2) dan isikan tanda strip (-) pada Kolom (3), dan (4). Bila tidak ada fasilitas, isikan tanda “0” pada Kolom (2), dan isikan jarak (dalam kilometer) dari kantor kepala desa/kelurahan ke fasilitas kesehatan terdekat pada Kolom (3), dan isikan kode dari kemudahan untuk mencapai sarana kesehatan pada Kolom (4).</ivuInstr>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Sangat mudah</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Mudah</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <labl>Sulit</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
    <labl>Sangat sulit</labl>
  </catgry>
  <txt>Rumah Sakit adalah tempat pemeriksaan dan perawatan kesehatan, biasanya berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis, tidak termasuk puskesmas.
Rumah Sakit Bersalin/BKIA adalah rumah sakit yang dilengkapi dengan fasilitas untuk melahirkan, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan ibu dan anak serta berada di bawah pengawasan dokter dan atau bidan senior.
Rumah Bersalin adalah rumah yang dilengkapi fasilitas untuk melahirkan, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan ibu dan anak, berada di bawah pengawasan bidan senior.
Poliklinik adalah tempat pemeriksaan kesehatan, biasanya tanpa fasilitas perawatan menginap, berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis, tidak termasuk klinik yang terdapat di puskesmas/rumah sakit. Poliklinik yang karena satu dan lain hal menyediakan tempat perawatan menginap, tetap digolongkan kedalam poliklinik (bukan rumah sakit).
Balai pengobatan adalah tempat pemeriksaan kesehatan di bawah pengawasan mantri
Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) adalah unit pelayanan kesehatan milik pemerintah yang bertanggungjawab terhadap pelayanan kesehatan masyarakat untuk wilayah kecamatan, sebagian kecamatan, atau kelurahan (misal di DKI Jakarta). Tim Puskesmas sesuai jadwal dapat melakukan kegiatan Puskesmas Keliling ke tempat-tempat tertentu dalam wilayah kerjanya, untuk mendekatkan pelayanan dengan masyarakat.
Puskesmas Pembantu (Pustu), yaitu unit pelayanan kesehatan masyarakat yang membantu kegiatan Puskesmas di sebagian dari wilayah kerja. Pada beberapa daerah balai pengobatan telah berubah fungsi menjadi Pustu walaupun papan nama masih tertulis balai pengobatan.
Tempat Praktek Dokter adalah tempat seorang (lebih) dokter melakukan praktek pribadi melayani masalah kesehatan anggota masyarakat.
Tempat Praktek Bidan adalah tempat seorang bidan atau lebih melakukan praktek pribadi melayani masalah kesehatan anggota masyarakat dan biasanya dilengkapi dengan fasilitas untuk pemeriksaan kehamilan dan melahirkan.
Posyandu adalah pos pelayanan terpadu yang merupakan kegiatan pelayanan terpadu khususnya untuk imunisasi, kesehatan ibu dan anak, keluarga berencana, penanggulangan diare dan gizi (penimbangan dan pemberian makanan tambahan untuk balita); dan diselenggarakan oleh masyarakat melalui kader kesehatan di bawah bimbingan Puskesmas.
Polindes (Pondok Bersalin Desa) adalah pos yang melayani persalinan warga desa/kelurahan, yang ditangani oleh bidan desa.
Apotik adalah tempat penjualan obat yang mempunyai izin operasi dari Departemen Kesehatan, c.q. Ditjen POM, di bawah pengawasan apoteker.
Pos Obat Desa (POD) adalah unit pelayanan di tingkat desa yang menyediakan obat-obat dasar dan diselenggarakan oleh masyarakat melalui kader kesehatannya di bawah bimbingan Puskesmas; dalam pelaksanaan kader akan menanyakan keluhan penderita, kemudian memberikan obat sederhana yang sesuai.
Toko khusus obat/jamu adalah tempat penjualan obat/jamu baik berupa toko/warung mempunyai izin atau tidak yang fungsinya khusus menjual obat/jamu termasuk toko obat tradisional (tidak termasuk kaki lima yang menjual obat).</txt>
</var>
<var ID="V197" name="b7r701k2" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="367" EndPos="367" width="1"/>
  <labl>POD (Pos Obat Desa)</labl>
  <imputation>POD (Pos Obat Desa)</imputation>
  <security>POD (Pos Obat Desa)</security>
  <embargo>POD (Pos Obat Desa)</embargo>
  <respUnit>POD (Pos Obat Desa)</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jumlah sarana POD (Pos Obat Desa) yang ada</qstnLit>
    <ivuInstr>Cara pengisian P701:
Bila sarana kesehatan yang dimaksud ada di desa, maka isikan banyaknya fasilitas tersebut pada Kolom (2) dan isikan tanda strip (-) pada Kolom (3), dan (4). Bila tidak ada fasilitas, isikan tanda “0” pada Kolom (2), dan isikan jarak (dalam kilometer) dari kantor kepala desa/kelurahan ke fasilitas kesehatan terdekat pada Kolom (3), dan isikan kode dari kemudahan untuk mencapai sarana kesehatan pada Kolom (4).</ivuInstr>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">8</sumStat>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="min"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <catStat type="max"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>8</catValu>
  </catgry>
  <txt>Rumah Sakit adalah tempat pemeriksaan dan perawatan kesehatan, biasanya berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis, tidak termasuk puskesmas.
Rumah Sakit Bersalin/BKIA adalah rumah sakit yang dilengkapi dengan fasilitas untuk melahirkan, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan ibu dan anak serta berada di bawah pengawasan dokter dan atau bidan senior.
Rumah Bersalin adalah rumah yang dilengkapi fasilitas untuk melahirkan, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan ibu dan anak, berada di bawah pengawasan bidan senior.
Poliklinik adalah tempat pemeriksaan kesehatan, biasanya tanpa fasilitas perawatan menginap, berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis, tidak termasuk klinik yang terdapat di puskesmas/rumah sakit. Poliklinik yang karena satu dan lain hal menyediakan tempat perawatan menginap, tetap digolongkan kedalam poliklinik (bukan rumah sakit).
Balai pengobatan adalah tempat pemeriksaan kesehatan di bawah pengawasan mantri
Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) adalah unit pelayanan kesehatan milik pemerintah yang bertanggungjawab terhadap pelayanan kesehatan masyarakat untuk wilayah kecamatan, sebagian kecamatan, atau kelurahan (misal di DKI Jakarta). Tim Puskesmas sesuai jadwal dapat melakukan kegiatan Puskesmas Keliling ke tempat-tempat tertentu dalam wilayah kerjanya, untuk mendekatkan pelayanan dengan masyarakat.
Puskesmas Pembantu (Pustu), yaitu unit pelayanan kesehatan masyarakat yang membantu kegiatan Puskesmas di sebagian dari wilayah kerja. Pada beberapa daerah balai pengobatan telah berubah fungsi menjadi Pustu walaupun papan nama masih tertulis balai pengobatan.
Tempat Praktek Dokter adalah tempat seorang (lebih) dokter melakukan praktek pribadi melayani masalah kesehatan anggota masyarakat.
Tempat Praktek Bidan adalah tempat seorang bidan atau lebih melakukan praktek pribadi melayani masalah kesehatan anggota masyarakat dan biasanya dilengkapi dengan fasilitas untuk pemeriksaan kehamilan dan melahirkan.
Posyandu adalah pos pelayanan terpadu yang merupakan kegiatan pelayanan terpadu khususnya untuk imunisasi, kesehatan ibu dan anak, keluarga berencana, penanggulangan diare dan gizi (penimbangan dan pemberian makanan tambahan untuk balita); dan diselenggarakan oleh masyarakat melalui kader kesehatan di bawah bimbingan Puskesmas.
Polindes (Pondok Bersalin Desa) adalah pos yang melayani persalinan warga desa/kelurahan, yang ditangani oleh bidan desa.
Apotik adalah tempat penjualan obat yang mempunyai izin operasi dari Departemen Kesehatan, c.q. Ditjen POM, di bawah pengawasan apoteker.
Pos Obat Desa (POD) adalah unit pelayanan di tingkat desa yang menyediakan obat-obat dasar dan diselenggarakan oleh masyarakat melalui kader kesehatannya di bawah bimbingan Puskesmas; dalam pelaksanaan kader akan menanyakan keluhan penderita, kemudian memberikan obat sederhana yang sesuai.
Toko khusus obat/jamu adalah tempat penjualan obat/jamu baik berupa toko/warung mempunyai izin atau tidak yang fungsinya khusus menjual obat/jamu termasuk toko obat tradisional (tidak termasuk kaki lima yang menjual obat).</txt>
</var>
<var ID="V198" name="b7r701k3" files="F1" intrvl="contin">
  <location StartPos="368" EndPos="370" width="3"/>
  <labl>Jarak dari desa/kelurahan ke sarana kesehatan (km) : POD (Pos Obat Desa)</labl>
  <imputation>Jarak dari desa/kelurahan ke sarana kesehatan (km) : POD (Pos Obat Desa)</imputation>
  <security>Jarak dari desa/kelurahan ke sarana kesehatan (km) : POD (Pos Obat Desa)</security>
  <embargo>Jarak dari desa/kelurahan ke sarana kesehatan (km) : POD (Pos Obat Desa)</embargo>
  <respUnit>Jarak dari desa/kelurahan ke sarana kesehatan (km) : POD (Pos Obat Desa)</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika tidak ada atau Kolom 2 = "0"</preQTxt>
    <qstnLit>Jarak dari desa/kelurahan ke sarana kesehatan (km) : POD (Pos Obat Desa)</qstnLit>
    <ivuInstr>Cara pengisian P701:
Bila sarana kesehatan yang dimaksud ada di desa, maka isikan banyaknya fasilitas tersebut pada Kolom (2) dan isikan tanda strip (-) pada Kolom (3), dan (4). Bila tidak ada fasilitas, isikan tanda “0” pada Kolom (2), dan isikan jarak (dalam kilometer) dari kantor kepala desa/kelurahan ke fasilitas kesehatan terdekat pada Kolom (3), dan isikan kode dari kemudahan untuk mencapai sarana kesehatan pada Kolom (4).</ivuInstr>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">100</sumStat>
  <txt>Rumah Sakit adalah tempat pemeriksaan dan perawatan kesehatan, biasanya berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis, tidak termasuk puskesmas.
Rumah Sakit Bersalin/BKIA adalah rumah sakit yang dilengkapi dengan fasilitas untuk melahirkan, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan ibu dan anak serta berada di bawah pengawasan dokter dan atau bidan senior.
Rumah Bersalin adalah rumah yang dilengkapi fasilitas untuk melahirkan, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan ibu dan anak, berada di bawah pengawasan bidan senior.
Poliklinik adalah tempat pemeriksaan kesehatan, biasanya tanpa fasilitas perawatan menginap, berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis, tidak termasuk klinik yang terdapat di puskesmas/rumah sakit. Poliklinik yang karena satu dan lain hal menyediakan tempat perawatan menginap, tetap digolongkan kedalam poliklinik (bukan rumah sakit).
Balai pengobatan adalah tempat pemeriksaan kesehatan di bawah pengawasan mantri
Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) adalah unit pelayanan kesehatan milik pemerintah yang bertanggungjawab terhadap pelayanan kesehatan masyarakat untuk wilayah kecamatan, sebagian kecamatan, atau kelurahan (misal di DKI Jakarta). Tim Puskesmas sesuai jadwal dapat melakukan kegiatan Puskesmas Keliling ke tempat-tempat tertentu dalam wilayah kerjanya, untuk mendekatkan pelayanan dengan masyarakat.
Puskesmas Pembantu (Pustu), yaitu unit pelayanan kesehatan masyarakat yang membantu kegiatan Puskesmas di sebagian dari wilayah kerja. Pada beberapa daerah balai pengobatan telah berubah fungsi menjadi Pustu walaupun papan nama masih tertulis balai pengobatan.
Tempat Praktek Dokter adalah tempat seorang (lebih) dokter melakukan praktek pribadi melayani masalah kesehatan anggota masyarakat.
Tempat Praktek Bidan adalah tempat seorang bidan atau lebih melakukan praktek pribadi melayani masalah kesehatan anggota masyarakat dan biasanya dilengkapi dengan fasilitas untuk pemeriksaan kehamilan dan melahirkan.
Posyandu adalah pos pelayanan terpadu yang merupakan kegiatan pelayanan terpadu khususnya untuk imunisasi, kesehatan ibu dan anak, keluarga berencana, penanggulangan diare dan gizi (penimbangan dan pemberian makanan tambahan untuk balita); dan diselenggarakan oleh masyarakat melalui kader kesehatan di bawah bimbingan Puskesmas.
Polindes (Pondok Bersalin Desa) adalah pos yang melayani persalinan warga desa/kelurahan, yang ditangani oleh bidan desa.
Apotik adalah tempat penjualan obat yang mempunyai izin operasi dari Departemen Kesehatan, c.q. Ditjen POM, di bawah pengawasan apoteker.
Pos Obat Desa (POD) adalah unit pelayanan di tingkat desa yang menyediakan obat-obat dasar dan diselenggarakan oleh masyarakat melalui kader kesehatannya di bawah bimbingan Puskesmas; dalam pelaksanaan kader akan menanyakan keluhan penderita, kemudian memberikan obat sederhana yang sesuai.
Toko khusus obat/jamu adalah tempat penjualan obat/jamu baik berupa toko/warung mempunyai izin atau tidak yang fungsinya khusus menjual obat/jamu termasuk toko obat tradisional (tidak termasuk kaki lima yang menjual obat).</txt>
</var>
<var ID="V199" name="b7r701k4" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="371" EndPos="371" width="1"/>
  <labl>Kemudahan untuk mencapai : POD (Pos Obat Desa)</labl>
  <imputation>Kemudahan untuk mencapai : POD (Pos Obat Desa)</imputation>
  <security>Kemudahan untuk mencapai : POD (Pos Obat Desa)</security>
  <embargo>Kemudahan untuk mencapai : POD (Pos Obat Desa)</embargo>
  <respUnit>Kemudahan untuk mencapai : POD (Pos Obat Desa)</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika tidak ada atau Kolom 2 = "0"</preQTxt>
    <qstnLit>Kemudahan untuk mencapai : POD (Pos Obat Desa)</qstnLit>
    <ivuInstr>Cara pengisian P701:
Bila sarana kesehatan yang dimaksud ada di desa, maka isikan banyaknya fasilitas tersebut pada Kolom (2) dan isikan tanda strip (-) pada Kolom (3), dan (4). Bila tidak ada fasilitas, isikan tanda “0” pada Kolom (2), dan isikan jarak (dalam kilometer) dari kantor kepala desa/kelurahan ke fasilitas kesehatan terdekat pada Kolom (3), dan isikan kode dari kemudahan untuk mencapai sarana kesehatan pada Kolom (4).</ivuInstr>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68814</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Sangat mudah</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Mudah</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <labl>Sulit</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
    <labl>Sangat sulit</labl>
  </catgry>
  <txt>Rumah Sakit adalah tempat pemeriksaan dan perawatan kesehatan, biasanya berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis, tidak termasuk puskesmas.
Rumah Sakit Bersalin/BKIA adalah rumah sakit yang dilengkapi dengan fasilitas untuk melahirkan, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan ibu dan anak serta berada di bawah pengawasan dokter dan atau bidan senior.
Rumah Bersalin adalah rumah yang dilengkapi fasilitas untuk melahirkan, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan ibu dan anak, berada di bawah pengawasan bidan senior.
Poliklinik adalah tempat pemeriksaan kesehatan, biasanya tanpa fasilitas perawatan menginap, berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis, tidak termasuk klinik yang terdapat di puskesmas/rumah sakit. Poliklinik yang karena satu dan lain hal menyediakan tempat perawatan menginap, tetap digolongkan kedalam poliklinik (bukan rumah sakit).
Balai pengobatan adalah tempat pemeriksaan kesehatan di bawah pengawasan mantri
Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) adalah unit pelayanan kesehatan milik pemerintah yang bertanggungjawab terhadap pelayanan kesehatan masyarakat untuk wilayah kecamatan, sebagian kecamatan, atau kelurahan (misal di DKI Jakarta). Tim Puskesmas sesuai jadwal dapat melakukan kegiatan Puskesmas Keliling ke tempat-tempat tertentu dalam wilayah kerjanya, untuk mendekatkan pelayanan dengan masyarakat.
Puskesmas Pembantu (Pustu), yaitu unit pelayanan kesehatan masyarakat yang membantu kegiatan Puskesmas di sebagian dari wilayah kerja. Pada beberapa daerah balai pengobatan telah berubah fungsi menjadi Pustu walaupun papan nama masih tertulis balai pengobatan.
Tempat Praktek Dokter adalah tempat seorang (lebih) dokter melakukan praktek pribadi melayani masalah kesehatan anggota masyarakat.
Tempat Praktek Bidan adalah tempat seorang bidan atau lebih melakukan praktek pribadi melayani masalah kesehatan anggota masyarakat dan biasanya dilengkapi dengan fasilitas untuk pemeriksaan kehamilan dan melahirkan.
Posyandu adalah pos pelayanan terpadu yang merupakan kegiatan pelayanan terpadu khususnya untuk imunisasi, kesehatan ibu dan anak, keluarga berencana, penanggulangan diare dan gizi (penimbangan dan pemberian makanan tambahan untuk balita); dan diselenggarakan oleh masyarakat melalui kader kesehatan di bawah bimbingan Puskesmas.
Polindes (Pondok Bersalin Desa) adalah pos yang melayani persalinan warga desa/kelurahan, yang ditangani oleh bidan desa.
Apotik adalah tempat penjualan obat yang mempunyai izin operasi dari Departemen Kesehatan, c.q. Ditjen POM, di bawah pengawasan apoteker.
Pos Obat Desa (POD) adalah unit pelayanan di tingkat desa yang menyediakan obat-obat dasar dan diselenggarakan oleh masyarakat melalui kader kesehatannya di bawah bimbingan Puskesmas; dalam pelaksanaan kader akan menanyakan keluhan penderita, kemudian memberikan obat sederhana yang sesuai.
Toko khusus obat/jamu adalah tempat penjualan obat/jamu baik berupa toko/warung mempunyai izin atau tidak yang fungsinya khusus menjual obat/jamu termasuk toko obat tradisional (tidak termasuk kaki lima yang menjual obat).</txt>
</var>
<var ID="V200" name="b7r701l2" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="372" EndPos="373" width="2"/>
  <labl>Toko khusus obat/jamu</labl>
  <imputation>Toko khusus obat/jamu</imputation>
  <security>Toko khusus obat/jamu</security>
  <embargo>Toko khusus obat/jamu</embargo>
  <respUnit>Toko khusus obat/jamu</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jumlah sarana Toko khusus obat/jamu yang ada</qstnLit>
    <ivuInstr>Cara pengisian P701:
Bila sarana kesehatan yang dimaksud ada di desa, maka isikan banyaknya fasilitas tersebut pada Kolom (2) dan isikan tanda strip (-) pada Kolom (3), dan (4). Bila tidak ada fasilitas, isikan tanda “0” pada Kolom (2), dan isikan jarak (dalam kilometer) dari kantor kepala desa/kelurahan ke fasilitas kesehatan terdekat pada Kolom (3), dan isikan kode dari kemudahan untuk mencapai sarana kesehatan pada Kolom (4).</ivuInstr>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">26</sumStat>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="min"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <catStat type="max"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>8</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>15</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>23</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>26</catValu>
  </catgry>
  <txt>Rumah Sakit adalah tempat pemeriksaan dan perawatan kesehatan, biasanya berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis, tidak termasuk puskesmas.
Rumah Sakit Bersalin/BKIA adalah rumah sakit yang dilengkapi dengan fasilitas untuk melahirkan, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan ibu dan anak serta berada di bawah pengawasan dokter dan atau bidan senior.
Rumah Bersalin adalah rumah yang dilengkapi fasilitas untuk melahirkan, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan ibu dan anak, berada di bawah pengawasan bidan senior.
Poliklinik adalah tempat pemeriksaan kesehatan, biasanya tanpa fasilitas perawatan menginap, berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis, tidak termasuk klinik yang terdapat di puskesmas/rumah sakit. Poliklinik yang karena satu dan lain hal menyediakan tempat perawatan menginap, tetap digolongkan kedalam poliklinik (bukan rumah sakit).
Balai pengobatan adalah tempat pemeriksaan kesehatan di bawah pengawasan mantri
Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) adalah unit pelayanan kesehatan milik pemerintah yang bertanggungjawab terhadap pelayanan kesehatan masyarakat untuk wilayah kecamatan, sebagian kecamatan, atau kelurahan (misal di DKI Jakarta). Tim Puskesmas sesuai jadwal dapat melakukan kegiatan Puskesmas Keliling ke tempat-tempat tertentu dalam wilayah kerjanya, untuk mendekatkan pelayanan dengan masyarakat.
Puskesmas Pembantu (Pustu), yaitu unit pelayanan kesehatan masyarakat yang membantu kegiatan Puskesmas di sebagian dari wilayah kerja. Pada beberapa daerah balai pengobatan telah berubah fungsi menjadi Pustu walaupun papan nama masih tertulis balai pengobatan.
Tempat Praktek Dokter adalah tempat seorang (lebih) dokter melakukan praktek pribadi melayani masalah kesehatan anggota masyarakat.
Tempat Praktek Bidan adalah tempat seorang bidan atau lebih melakukan praktek pribadi melayani masalah kesehatan anggota masyarakat dan biasanya dilengkapi dengan fasilitas untuk pemeriksaan kehamilan dan melahirkan.
Posyandu adalah pos pelayanan terpadu yang merupakan kegiatan pelayanan terpadu khususnya untuk imunisasi, kesehatan ibu dan anak, keluarga berencana, penanggulangan diare dan gizi (penimbangan dan pemberian makanan tambahan untuk balita); dan diselenggarakan oleh masyarakat melalui kader kesehatan di bawah bimbingan Puskesmas.
Polindes (Pondok Bersalin Desa) adalah pos yang melayani persalinan warga desa/kelurahan, yang ditangani oleh bidan desa.
Apotik adalah tempat penjualan obat yang mempunyai izin operasi dari Departemen Kesehatan, c.q. Ditjen POM, di bawah pengawasan apoteker.
Pos Obat Desa (POD) adalah unit pelayanan di tingkat desa yang menyediakan obat-obat dasar dan diselenggarakan oleh masyarakat melalui kader kesehatannya di bawah bimbingan Puskesmas; dalam pelaksanaan kader akan menanyakan keluhan penderita, kemudian memberikan obat sederhana yang sesuai.
Toko khusus obat/jamu adalah tempat penjualan obat/jamu baik berupa toko/warung mempunyai izin atau tidak yang fungsinya khusus menjual obat/jamu termasuk toko obat tradisional (tidak termasuk kaki lima yang menjual obat).</txt>
</var>
<var ID="V201" name="b7r701l3" files="F1" intrvl="contin">
  <location StartPos="374" EndPos="376" width="3"/>
  <labl>Jarak dari desa/kelurahan ke sarana kesehatan (km) : Toko khusus obat/jamu</labl>
  <imputation>Jarak dari desa/kelurahan ke sarana kesehatan (km) : Toko khusus obat/jamu</imputation>
  <security>Jarak dari desa/kelurahan ke sarana kesehatan (km) : Toko khusus obat/jamu</security>
  <embargo>Jarak dari desa/kelurahan ke sarana kesehatan (km) : Toko khusus obat/jamu</embargo>
  <respUnit>Jarak dari desa/kelurahan ke sarana kesehatan (km) : Toko khusus obat/jamu</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika tidak ada atau Kolom 2 = "0"</preQTxt>
    <qstnLit>Jarak dari desa/kelurahan ke sarana kesehatan (km) : Toko khusus obat/jamu</qstnLit>
    <ivuInstr>Cara pengisian P701:
Bila sarana kesehatan yang dimaksud ada di desa, maka isikan banyaknya fasilitas tersebut pada Kolom (2) dan isikan tanda strip (-) pada Kolom (3), dan (4). Bila tidak ada fasilitas, isikan tanda “0” pada Kolom (2), dan isikan jarak (dalam kilometer) dari kantor kepala desa/kelurahan ke fasilitas kesehatan terdekat pada Kolom (3), dan isikan kode dari kemudahan untuk mencapai sarana kesehatan pada Kolom (4).</ivuInstr>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">100</sumStat>
  <txt>Rumah Sakit adalah tempat pemeriksaan dan perawatan kesehatan, biasanya berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis, tidak termasuk puskesmas.
Rumah Sakit Bersalin/BKIA adalah rumah sakit yang dilengkapi dengan fasilitas untuk melahirkan, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan ibu dan anak serta berada di bawah pengawasan dokter dan atau bidan senior.
Rumah Bersalin adalah rumah yang dilengkapi fasilitas untuk melahirkan, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan ibu dan anak, berada di bawah pengawasan bidan senior.
Poliklinik adalah tempat pemeriksaan kesehatan, biasanya tanpa fasilitas perawatan menginap, berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis, tidak termasuk klinik yang terdapat di puskesmas/rumah sakit. Poliklinik yang karena satu dan lain hal menyediakan tempat perawatan menginap, tetap digolongkan kedalam poliklinik (bukan rumah sakit).
Balai pengobatan adalah tempat pemeriksaan kesehatan di bawah pengawasan mantri
Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) adalah unit pelayanan kesehatan milik pemerintah yang bertanggungjawab terhadap pelayanan kesehatan masyarakat untuk wilayah kecamatan, sebagian kecamatan, atau kelurahan (misal di DKI Jakarta). Tim Puskesmas sesuai jadwal dapat melakukan kegiatan Puskesmas Keliling ke tempat-tempat tertentu dalam wilayah kerjanya, untuk mendekatkan pelayanan dengan masyarakat.
Puskesmas Pembantu (Pustu), yaitu unit pelayanan kesehatan masyarakat yang membantu kegiatan Puskesmas di sebagian dari wilayah kerja. Pada beberapa daerah balai pengobatan telah berubah fungsi menjadi Pustu walaupun papan nama masih tertulis balai pengobatan.
Tempat Praktek Dokter adalah tempat seorang (lebih) dokter melakukan praktek pribadi melayani masalah kesehatan anggota masyarakat.
Tempat Praktek Bidan adalah tempat seorang bidan atau lebih melakukan praktek pribadi melayani masalah kesehatan anggota masyarakat dan biasanya dilengkapi dengan fasilitas untuk pemeriksaan kehamilan dan melahirkan.
Posyandu adalah pos pelayanan terpadu yang merupakan kegiatan pelayanan terpadu khususnya untuk imunisasi, kesehatan ibu dan anak, keluarga berencana, penanggulangan diare dan gizi (penimbangan dan pemberian makanan tambahan untuk balita); dan diselenggarakan oleh masyarakat melalui kader kesehatan di bawah bimbingan Puskesmas.
Polindes (Pondok Bersalin Desa) adalah pos yang melayani persalinan warga desa/kelurahan, yang ditangani oleh bidan desa.
Apotik adalah tempat penjualan obat yang mempunyai izin operasi dari Departemen Kesehatan, c.q. Ditjen POM, di bawah pengawasan apoteker.
Pos Obat Desa (POD) adalah unit pelayanan di tingkat desa yang menyediakan obat-obat dasar dan diselenggarakan oleh masyarakat melalui kader kesehatannya di bawah bimbingan Puskesmas; dalam pelaksanaan kader akan menanyakan keluhan penderita, kemudian memberikan obat sederhana yang sesuai.
Toko khusus obat/jamu adalah tempat penjualan obat/jamu baik berupa toko/warung mempunyai izin atau tidak yang fungsinya khusus menjual obat/jamu termasuk toko obat tradisional (tidak termasuk kaki lima yang menjual obat).</txt>
</var>
<var ID="V202" name="b7r701l4" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="377" EndPos="377" width="1"/>
  <labl>Kemudahan untuk mencapai : Toko khusus obat/jamu</labl>
  <imputation>Kemudahan untuk mencapai : Toko khusus obat/jamu</imputation>
  <security>Kemudahan untuk mencapai : Toko khusus obat/jamu</security>
  <embargo>Kemudahan untuk mencapai : Toko khusus obat/jamu</embargo>
  <respUnit>Kemudahan untuk mencapai : Toko khusus obat/jamu</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika tidak ada atau Kolom 2 = "0"</preQTxt>
    <qstnLit>Kemudahan untuk mencapai : Toko khusus obat/jamu</qstnLit>
    <ivuInstr>Cara pengisian P701:
Bila sarana kesehatan yang dimaksud ada di desa, maka isikan banyaknya fasilitas tersebut pada Kolom (2) dan isikan tanda strip (-) pada Kolom (3), dan (4). Bila tidak ada fasilitas, isikan tanda “0” pada Kolom (2), dan isikan jarak (dalam kilometer) dari kantor kepala desa/kelurahan ke fasilitas kesehatan terdekat pada Kolom (3), dan isikan kode dari kemudahan untuk mencapai sarana kesehatan pada Kolom (4).</ivuInstr>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Sangat mudah</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Mudah</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <labl>Sulit</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
    <labl>Sangat sulit</labl>
  </catgry>
  <txt>Rumah Sakit adalah tempat pemeriksaan dan perawatan kesehatan, biasanya berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis, tidak termasuk puskesmas.
Rumah Sakit Bersalin/BKIA adalah rumah sakit yang dilengkapi dengan fasilitas untuk melahirkan, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan ibu dan anak serta berada di bawah pengawasan dokter dan atau bidan senior.
Rumah Bersalin adalah rumah yang dilengkapi fasilitas untuk melahirkan, pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan ibu dan anak, berada di bawah pengawasan bidan senior.
Poliklinik adalah tempat pemeriksaan kesehatan, biasanya tanpa fasilitas perawatan menginap, berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis, tidak termasuk klinik yang terdapat di puskesmas/rumah sakit. Poliklinik yang karena satu dan lain hal menyediakan tempat perawatan menginap, tetap digolongkan kedalam poliklinik (bukan rumah sakit).
Balai pengobatan adalah tempat pemeriksaan kesehatan di bawah pengawasan mantri
Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) adalah unit pelayanan kesehatan milik pemerintah yang bertanggungjawab terhadap pelayanan kesehatan masyarakat untuk wilayah kecamatan, sebagian kecamatan, atau kelurahan (misal di DKI Jakarta). Tim Puskesmas sesuai jadwal dapat melakukan kegiatan Puskesmas Keliling ke tempat-tempat tertentu dalam wilayah kerjanya, untuk mendekatkan pelayanan dengan masyarakat.
Puskesmas Pembantu (Pustu), yaitu unit pelayanan kesehatan masyarakat yang membantu kegiatan Puskesmas di sebagian dari wilayah kerja. Pada beberapa daerah balai pengobatan telah berubah fungsi menjadi Pustu walaupun papan nama masih tertulis balai pengobatan.
Tempat Praktek Dokter adalah tempat seorang (lebih) dokter melakukan praktek pribadi melayani masalah kesehatan anggota masyarakat.
Tempat Praktek Bidan adalah tempat seorang bidan atau lebih melakukan praktek pribadi melayani masalah kesehatan anggota masyarakat dan biasanya dilengkapi dengan fasilitas untuk pemeriksaan kehamilan dan melahirkan.
Posyandu adalah pos pelayanan terpadu yang merupakan kegiatan pelayanan terpadu khususnya untuk imunisasi, kesehatan ibu dan anak, keluarga berencana, penanggulangan diare dan gizi (penimbangan dan pemberian makanan tambahan untuk balita); dan diselenggarakan oleh masyarakat melalui kader kesehatan di bawah bimbingan Puskesmas.
Polindes (Pondok Bersalin Desa) adalah pos yang melayani persalinan warga desa/kelurahan, yang ditangani oleh bidan desa.
Apotik adalah tempat penjualan obat yang mempunyai izin operasi dari Departemen Kesehatan, c.q. Ditjen POM, di bawah pengawasan apoteker.
Pos Obat Desa (POD) adalah unit pelayanan di tingkat desa yang menyediakan obat-obat dasar dan diselenggarakan oleh masyarakat melalui kader kesehatannya di bawah bimbingan Puskesmas; dalam pelaksanaan kader akan menanyakan keluhan penderita, kemudian memberikan obat sederhana yang sesuai.
Toko khusus obat/jamu adalah tempat penjualan obat/jamu baik berupa toko/warung mempunyai izin atau tidak yang fungsinya khusus menjual obat/jamu termasuk toko obat tradisional (tidak termasuk kaki lima yang menjual obat).</txt>
</var>
<var ID="V203" name="b7r702" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="378" EndPos="378" width="1"/>
  <labl>Apakah desa/kelurahan dikunjungi puskesmas keliling secara berkala</labl>
  <imputation>Apakah desa/kelurahan dikunjungi puskesmas keliling secara berkala</imputation>
  <security>Apakah desa/kelurahan dikunjungi puskesmas keliling secara berkala</security>
  <embargo>Apakah desa/kelurahan dikunjungi puskesmas keliling secara berkala</embargo>
  <respUnit>Apakah desa/kelurahan dikunjungi puskesmas keliling secara berkala</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Apakah desa/kelurahan dikunjungi puskesmas keliling secara berkala</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ya</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Puskesmas keliling adalah puskesmas yang secara berkala mengunjungi desa/kelurahan. Kunjungan secara berkala adalah kunjungan yang mengikuti jadwal yang sudah ditentukan/ditetapkan.</txt>
</var>
<var ID="V204" name="b7r703a1" files="F1" intrvl="contin">
  <location StartPos="379" EndPos="380" width="2"/>
  <labl>Dokter Pria</labl>
  <imputation>Dokter Pria</imputation>
  <security>Dokter Pria</security>
  <embargo>Dokter Pria</embargo>
  <respUnit>Dokter Pria</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Dokter Pria</qstnLit>
  </qstn>
  <universe>Tenaga kesehatan yang tinggal di desa/kelurahan ini</universe>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">98</sumStat>
  <txt>Dokter yang dicakup adalah dokter umum dan dokter ahli/spesialis (THT, kelamin, kebidanan, mata dan sebagainya) tidak termasuk dokter hewan.
Bidan adalah bidan yang berdomisili/tinggal di desa/kelurahan.
Bidan Di Desa (BDD) adalah seorang petugas paramedis (bidan) yang telah mendapat SK
Bupati untuk bertugas di desa/kelurahan yang bersangkutan (sesuai dengan desa penempatan/ SK nya)
Dukun bayi adalah orang yang pekerjaannya menolong wanita melahirkan, baik sebagai pekerjaan sambilan maupun utama. Contoh: paraji (di Jawa Barat).
Dikatakan terlatih apabila pernah mendapatkan pembinaan/pelatihan persalinan dari Dinas Kesehatan (Puskesmas)</txt>
</var>
<var ID="V205" name="b7r703a2" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="381" EndPos="382" width="2"/>
  <labl>Dokter Wanita</labl>
  <imputation>Dokter Wanita</imputation>
  <security>Dokter Wanita</security>
  <embargo>Dokter Wanita</embargo>
  <respUnit>Dokter Wanita</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Dokter Wanita</qstnLit>
  </qstn>
  <universe>Tenaga kesehatan yang tinggal di desa/kelurahan ini</universe>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">97</sumStat>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="min"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <catStat type="max"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>8</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>9</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>10</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>11</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>12</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>13</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>14</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>15</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>16</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>18</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>19</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>20</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>21</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>22</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>24</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>25</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>27</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>28</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>29</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>30</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>31</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>32</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>33</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>47</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>75</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>76</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>89</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>90</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>93</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>97</catValu>
  </catgry>
  <txt>Dokter yang dicakup adalah dokter umum dan dokter ahli/spesialis (THT, kelamin, kebidanan, mata dan sebagainya) tidak termasuk dokter hewan.
Bidan adalah bidan yang berdomisili/tinggal di desa/kelurahan.
Bidan Di Desa (BDD) adalah seorang petugas paramedis (bidan) yang telah mendapat SK
Bupati untuk bertugas di desa/kelurahan yang bersangkutan (sesuai dengan desa penempatan/ SK nya)
Dukun bayi adalah orang yang pekerjaannya menolong wanita melahirkan, baik sebagai pekerjaan sambilan maupun utama. Contoh: paraji (di Jawa Barat).
Dikatakan terlatih apabila pernah mendapatkan pembinaan/pelatihan persalinan dari Dinas Kesehatan (Puskesmas)</txt>
</var>
<var ID="V206" name="b7r703b1" files="F1" intrvl="contin">
  <location StartPos="383" EndPos="384" width="2"/>
  <labl>Bidan</labl>
  <imputation>Bidan</imputation>
  <security>Bidan</security>
  <embargo>Bidan</embargo>
  <respUnit>Bidan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Bidan</qstnLit>
  </qstn>
  <universe>Tenaga kesehatan yang tinggal di desa/kelurahan ini</universe>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">71</sumStat>
  <txt>Dokter yang dicakup adalah dokter umum dan dokter ahli/spesialis (THT, kelamin, kebidanan, mata dan sebagainya) tidak termasuk dokter hewan.
Bidan adalah bidan yang berdomisili/tinggal di desa/kelurahan.
Bidan Di Desa (BDD) adalah seorang petugas paramedis (bidan) yang telah mendapat SK
Bupati untuk bertugas di desa/kelurahan yang bersangkutan (sesuai dengan desa penempatan/ SK nya)
Dukun bayi adalah orang yang pekerjaannya menolong wanita melahirkan, baik sebagai pekerjaan sambilan maupun utama. Contoh: paraji (di Jawa Barat).
Dikatakan terlatih apabila pernah mendapatkan pembinaan/pelatihan persalinan dari Dinas Kesehatan (Puskesmas)</txt>
</var>
<var ID="V207" name="b7r703b2" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="385" EndPos="385" width="1"/>
  <labl>Bidan di Desa (sesuai penempatan)</labl>
  <imputation>Bidan di Desa (sesuai penempatan)</imputation>
  <security>Bidan di Desa (sesuai penempatan)</security>
  <embargo>Bidan di Desa (sesuai penempatan)</embargo>
  <respUnit>Bidan di Desa (sesuai penempatan)</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Bidan di Desa (sesuai penempatan)</qstnLit>
  </qstn>
  <universe>Tenaga kesehatan yang tinggal di desa/kelurahan ini</universe>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">8</sumStat>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="min"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <catStat type="max"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>8</catValu>
  </catgry>
  <txt>Dokter yang dicakup adalah dokter umum dan dokter ahli/spesialis (THT, kelamin, kebidanan, mata dan sebagainya) tidak termasuk dokter hewan.
Bidan adalah bidan yang berdomisili/tinggal di desa/kelurahan.
Bidan Di Desa (BDD) adalah seorang petugas paramedis (bidan) yang telah mendapat SK
Bupati untuk bertugas di desa/kelurahan yang bersangkutan (sesuai dengan desa penempatan/ SK nya)
Dukun bayi adalah orang yang pekerjaannya menolong wanita melahirkan, baik sebagai pekerjaan sambilan maupun utama. Contoh: paraji (di Jawa Barat).
Dikatakan terlatih apabila pernah mendapatkan pembinaan/pelatihan persalinan dari Dinas Kesehatan (Puskesmas)</txt>
</var>
<var ID="V208" name="b7r703c1" files="F1" intrvl="contin">
  <location StartPos="386" EndPos="387" width="2"/>
  <labl>Dukun bayi terlatih</labl>
  <imputation>Dukun bayi terlatih</imputation>
  <security>Dukun bayi terlatih</security>
  <embargo>Dukun bayi terlatih</embargo>
  <respUnit>Dukun bayi terlatih</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Dukun bayi terlatih</qstnLit>
  </qstn>
  <universe>Tenaga kesehatan yang tinggal di desa/kelurahan ini</universe>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">83</sumStat>
  <txt>Dokter yang dicakup adalah dokter umum dan dokter ahli/spesialis (THT, kelamin, kebidanan, mata dan sebagainya) tidak termasuk dokter hewan.
Bidan adalah bidan yang berdomisili/tinggal di desa/kelurahan.
Bidan Di Desa (BDD) adalah seorang petugas paramedis (bidan) yang telah mendapat SK
Bupati untuk bertugas di desa/kelurahan yang bersangkutan (sesuai dengan desa penempatan/ SK nya)
Dukun bayi adalah orang yang pekerjaannya menolong wanita melahirkan, baik sebagai pekerjaan sambilan maupun utama. Contoh: paraji (di Jawa Barat).
Dikatakan terlatih apabila pernah mendapatkan pembinaan/pelatihan persalinan dari Dinas Kesehatan (Puskesmas)</txt>
</var>
<var ID="V209" name="b7r703c2" files="F1" intrvl="contin">
  <location StartPos="388" EndPos="389" width="2"/>
  <labl>Dukun bayi belum dilatih</labl>
  <imputation>Dukun bayi belum dilatih</imputation>
  <security>Dukun bayi belum dilatih</security>
  <embargo>Dukun bayi belum dilatih</embargo>
  <respUnit>Dukun bayi belum dilatih</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Dukun bayi belum dilatih</qstnLit>
  </qstn>
  <universe>Tenaga kesehatan yang tinggal di desa/kelurahan ini</universe>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">96</sumStat>
  <txt>Dokter yang dicakup adalah dokter umum dan dokter ahli/spesialis (THT, kelamin, kebidanan, mata dan sebagainya) tidak termasuk dokter hewan.
Bidan adalah bidan yang berdomisili/tinggal di desa/kelurahan.
Bidan Di Desa (BDD) adalah seorang petugas paramedis (bidan) yang telah mendapat SK
Bupati untuk bertugas di desa/kelurahan yang bersangkutan (sesuai dengan desa penempatan/ SK nya)
Dukun bayi adalah orang yang pekerjaannya menolong wanita melahirkan, baik sebagai pekerjaan sambilan maupun utama. Contoh: paraji (di Jawa Barat).
Dikatakan terlatih apabila pernah mendapatkan pembinaan/pelatihan persalinan dari Dinas Kesehatan (Puskesmas)</txt>
</var>
<var ID="V210" name="b7r704a" files="F1" intrvl="contin">
  <location StartPos="390" EndPos="393" width="4"/>
  <labl>Jumlah surat miskin yang dikeluarkan desa/kelurahan</labl>
  <imputation>Jumlah surat miskin yang dikeluarkan desa/kelurahan</imputation>
  <security>Jumlah surat miskin yang dikeluarkan desa/kelurahan</security>
  <embargo>Jumlah surat miskin yang dikeluarkan desa/kelurahan</embargo>
  <respUnit>Jumlah surat miskin yang dikeluarkan desa/kelurahan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jumlah surat miskin yang dikeluarkan desa/kelurahan :</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">9998</sumStat>
  <txt>Surat miskin adalah surat yang dikeluarkan oleh desa/kelurahan bagi penduduk desa/kelurahan yang dianggap tidak mampu, biasanya surat keterangan miskin ini digunakan untuk memperoleh keringanan/pembebasan biaya pengobatan dan perawatan di rumah sakit dan keringanan biaya pendidikan bagi anak-anak yang orang tuanya tidak mampu.</txt>
</var>
<var ID="V211" name="b7r704b" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="394" EndPos="394" width="1"/>
  <labl>Jumlah surat miskin yang dikeluarkan, dibandingkan tahun yang lalu</labl>
  <imputation>Jumlah surat miskin yang dikeluarkan, dibandingkan tahun yang lalu</imputation>
  <security>Jumlah surat miskin yang dikeluarkan, dibandingkan tahun yang lalu</security>
  <embargo>Jumlah surat miskin yang dikeluarkan, dibandingkan tahun yang lalu</embargo>
  <respUnit>Jumlah surat miskin yang dikeluarkan, dibandingkan tahun yang lalu</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jumlah surat miskin yang dikeluarkan, dibandingkan tahun yang lalu</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">59776</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Lebih Banyak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Sama Saja</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <labl>Lebih Sedikit</labl>
  </catgry>
  <txt>Surat miskin adalah surat yang dikeluarkan oleh desa/kelurahan bagi penduduk desa/kelurahan yang dianggap tidak mampu, biasanya surat keterangan miskin ini digunakan untuk memperoleh keringanan/pembebasan biaya pengobatan dan perawatan di rumah sakit dan keringanan biaya pendidikan bagi anak-anak yang orang tuanya tidak mampu.</txt>
</var>
<var ID="V212" name="b7r705" files="F1" intrvl="contin">
  <location StartPos="395" EndPos="398" width="4"/>
  <labl>Jumlah keluarga yang menerima "kartu sehat" dalam setahun terakhir</labl>
  <imputation>Jumlah keluarga yang menerima "kartu sehat" dalam setahun terakhir</imputation>
  <security>Jumlah keluarga yang menerima "kartu sehat" dalam setahun terakhir</security>
  <embargo>Jumlah keluarga yang menerima "kartu sehat" dalam setahun terakhir</embargo>
  <respUnit>Jumlah keluarga yang menerima "kartu sehat" dalam setahun terakhir</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jumlah keluarga yang menerima "kartu sehat" dalam setahun terakhir :</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">9999</sumStat>
  <txt>Kartu Sehat adalah kartu yang dikeluarkan oleh Departemen Kesehatan dengan maksud membantu masyarakat yang tidak mampu. Kartu sehat ini digunakan untuk berobat ke fasilitas kesehatan Pemerintah (Rumah Sakit, dan Puskesmas) tanpa dipungut biaya. Satu keluarga mempunyai satu kartu sehat yang di dalamnya memuat daftar anggota keluarganya, dan setiap anggota keluarga bisa mempergunakannya dan dapat ditanyakan di puskesmas.</txt>
</var>
<var ID="V213" name="b7r706a2" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="399" EndPos="399" width="1"/>
  <labl>Wabah penyakit setahun terakhir : Muntaber/diare</labl>
  <imputation>Wabah penyakit setahun terakhir : Muntaber/diare</imputation>
  <security>Wabah penyakit setahun terakhir : Muntaber/diare</security>
  <embargo>Wabah penyakit setahun terakhir : Muntaber/diare</embargo>
  <respUnit>Wabah penyakit setahun terakhir : Muntaber/diare</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Wabah penyakit setahun terakhir : Muntaber/diare</qstnLit>
  </qstn>
  <universe>Wabah penyakit setahun terakhir</universe>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Wabah penyakit adalah penyakit menular yang berjangkit dengan cepat, menyerang sejumlah besar anggota masyarakat. Wabah penyakit yang diamati secara umum adalah muntaber, demam berdarah, infeksi saluran pernafasan, campak, dan malaria, sedangkan lainnya seperti sakit mata.
Penjelasan:
1). Penentuan adanya wabah menurut jumlah penduduk yang terserang belum seragam.
Sepanjang penyakit tersebut berjangkit secara cepat, sehingga Dinas Kesehatan turun tangan mengatasi/melakukan pencegahan (misalnya dengan penyemprotan), atau Kades/Lurah setempat mengetahui adanya wabah, walaupun yang terserang hanya sedikit atau hanya sekelompok penduduk saja, tetap dianggap ada wabah.
2). Satu kasus dapat dikatakan sebagai wabah apabila kasus tersebut sangat penting.
Contohnya penyakit Tetanus Neonetorum (Tetanus pada bayi).</txt>
</var>
<var ID="V214" name="b7r706a3" files="F1" intrvl="contin">
  <location StartPos="400" EndPos="401" width="2"/>
  <labl>Jumlah yang meninggal : Muntaber/diare</labl>
  <imputation>Jumlah yang meninggal : Muntaber/diare</imputation>
  <security>Jumlah yang meninggal : Muntaber/diare</security>
  <embargo>Jumlah yang meninggal : Muntaber/diare</embargo>
  <respUnit>Jumlah yang meninggal : Muntaber/diare</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika Kolom (2)  = 1</preQTxt>
    <qstnLit>Jumlah yang meninggal : Muntaber/diare</qstnLit>
  </qstn>
  <universe>Wabah penyakit setahun terakhir</universe>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">60</sumStat>
  <txt>Wabah penyakit adalah penyakit menular yang berjangkit dengan cepat, menyerang sejumlah besar anggota masyarakat. Wabah penyakit yang diamati secara umum adalah muntaber, demam berdarah, infeksi saluran pernafasan, campak, dan malaria, sedangkan lainnya seperti sakit mata.
Penjelasan:
1). Penentuan adanya wabah menurut jumlah penduduk yang terserang belum seragam.
Sepanjang penyakit tersebut berjangkit secara cepat, sehingga Dinas Kesehatan turun tangan mengatasi/melakukan pencegahan (misalnya dengan penyemprotan), atau Kades/Lurah setempat mengetahui adanya wabah, walaupun yang terserang hanya sedikit atau hanya sekelompok penduduk saja, tetap dianggap ada wabah.
2). Satu kasus dapat dikatakan sebagai wabah apabila kasus tersebut sangat penting.
Contohnya penyakit Tetanus Neonetorum (Tetanus pada bayi).</txt>
</var>
<var ID="V215" name="b7r706b2" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="402" EndPos="402" width="1"/>
  <labl>Wabah penyakit setahun terakhir : Demam berdarah</labl>
  <imputation>Wabah penyakit setahun terakhir : Demam berdarah</imputation>
  <security>Wabah penyakit setahun terakhir : Demam berdarah</security>
  <embargo>Wabah penyakit setahun terakhir : Demam berdarah</embargo>
  <respUnit>Wabah penyakit setahun terakhir : Demam berdarah</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Wabah penyakit setahun terakhir : Demam berdarah</qstnLit>
  </qstn>
  <universe>Wabah penyakit setahun terakhir</universe>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Wabah penyakit adalah penyakit menular yang berjangkit dengan cepat, menyerang sejumlah besar anggota masyarakat. Wabah penyakit yang diamati secara umum adalah muntaber, demam berdarah, infeksi saluran pernafasan, campak, dan malaria, sedangkan lainnya seperti sakit mata.
Penjelasan:
1). Penentuan adanya wabah menurut jumlah penduduk yang terserang belum seragam.
Sepanjang penyakit tersebut berjangkit secara cepat, sehingga Dinas Kesehatan turun tangan mengatasi/melakukan pencegahan (misalnya dengan penyemprotan), atau Kades/Lurah setempat mengetahui adanya wabah, walaupun yang terserang hanya sedikit atau hanya sekelompok penduduk saja, tetap dianggap ada wabah.
2). Satu kasus dapat dikatakan sebagai wabah apabila kasus tersebut sangat penting.
Contohnya penyakit Tetanus Neonetorum (Tetanus pada bayi).</txt>
</var>
<var ID="V216" name="b7r706b3" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="403" EndPos="404" width="2"/>
  <labl>Jumlah yang meninggal : Demam berdarah</labl>
  <imputation>Jumlah yang meninggal : Demam berdarah</imputation>
  <security>Jumlah yang meninggal : Demam berdarah</security>
  <embargo>Jumlah yang meninggal : Demam berdarah</embargo>
  <respUnit>Jumlah yang meninggal : Demam berdarah</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika Kolom (2)  = 1</preQTxt>
    <qstnLit>Jumlah yang meninggal : Demam berdarah</qstnLit>
  </qstn>
  <universe>Wabah penyakit setahun terakhir</universe>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">48</sumStat>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="min"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <catStat type="max"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>8</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>10</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>11</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>12</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>13</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>14</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>15</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>16</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>20</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>29</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>40</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>48</catValu>
  </catgry>
  <txt>Wabah penyakit adalah penyakit menular yang berjangkit dengan cepat, menyerang sejumlah besar anggota masyarakat. Wabah penyakit yang diamati secara umum adalah muntaber, demam berdarah, infeksi saluran pernafasan, campak, dan malaria, sedangkan lainnya seperti sakit mata.
Penjelasan:
1). Penentuan adanya wabah menurut jumlah penduduk yang terserang belum seragam.
Sepanjang penyakit tersebut berjangkit secara cepat, sehingga Dinas Kesehatan turun tangan mengatasi/melakukan pencegahan (misalnya dengan penyemprotan), atau Kades/Lurah setempat mengetahui adanya wabah, walaupun yang terserang hanya sedikit atau hanya sekelompok penduduk saja, tetap dianggap ada wabah.
2). Satu kasus dapat dikatakan sebagai wabah apabila kasus tersebut sangat penting.
Contohnya penyakit Tetanus Neonetorum (Tetanus pada bayi).</txt>
</var>
<var ID="V217" name="b7r706c2" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="405" EndPos="405" width="1"/>
  <labl>Wabah penyakit setahun terakhir : Infeksi saluran pernafasan</labl>
  <imputation>Wabah penyakit setahun terakhir : Infeksi saluran pernafasan</imputation>
  <security>Wabah penyakit setahun terakhir : Infeksi saluran pernafasan</security>
  <embargo>Wabah penyakit setahun terakhir : Infeksi saluran pernafasan</embargo>
  <respUnit>Wabah penyakit setahun terakhir : Infeksi saluran pernafasan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Wabah penyakit setahun terakhir : Infeksi saluran pernafasan</qstnLit>
  </qstn>
  <universe>Wabah penyakit setahun terakhir</universe>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Wabah penyakit adalah penyakit menular yang berjangkit dengan cepat, menyerang sejumlah besar anggota masyarakat. Wabah penyakit yang diamati secara umum adalah muntaber, demam berdarah, infeksi saluran pernafasan, campak, dan malaria, sedangkan lainnya seperti sakit mata.
Penjelasan:
1). Penentuan adanya wabah menurut jumlah penduduk yang terserang belum seragam.
Sepanjang penyakit tersebut berjangkit secara cepat, sehingga Dinas Kesehatan turun tangan mengatasi/melakukan pencegahan (misalnya dengan penyemprotan), atau Kades/Lurah setempat mengetahui adanya wabah, walaupun yang terserang hanya sedikit atau hanya sekelompok penduduk saja, tetap dianggap ada wabah.
2). Satu kasus dapat dikatakan sebagai wabah apabila kasus tersebut sangat penting.
Contohnya penyakit Tetanus Neonetorum (Tetanus pada bayi).</txt>
</var>
<var ID="V218" name="b7r706c3" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="406" EndPos="407" width="2"/>
  <labl>Jumlah yang meninggal : Infeksi saluran pernafasan</labl>
  <imputation>Jumlah yang meninggal : Infeksi saluran pernafasan</imputation>
  <security>Jumlah yang meninggal : Infeksi saluran pernafasan</security>
  <embargo>Jumlah yang meninggal : Infeksi saluran pernafasan</embargo>
  <respUnit>Jumlah yang meninggal : Infeksi saluran pernafasan</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika Kolom (2)  = 1</preQTxt>
    <qstnLit>Jumlah yang meninggal : Infeksi saluran pernafasan</qstnLit>
  </qstn>
  <universe>Wabah penyakit setahun terakhir</universe>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">92</sumStat>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="min"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <catStat type="max"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>8</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>9</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>10</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>11</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>12</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>13</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>14</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>15</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>17</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>19</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>20</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>25</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>30</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>50</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>60</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>72</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>92</catValu>
  </catgry>
  <txt>Wabah penyakit adalah penyakit menular yang berjangkit dengan cepat, menyerang sejumlah besar anggota masyarakat. Wabah penyakit yang diamati secara umum adalah muntaber, demam berdarah, infeksi saluran pernafasan, campak, dan malaria, sedangkan lainnya seperti sakit mata.
Penjelasan:
1). Penentuan adanya wabah menurut jumlah penduduk yang terserang belum seragam.
Sepanjang penyakit tersebut berjangkit secara cepat, sehingga Dinas Kesehatan turun tangan mengatasi/melakukan pencegahan (misalnya dengan penyemprotan), atau Kades/Lurah setempat mengetahui adanya wabah, walaupun yang terserang hanya sedikit atau hanya sekelompok penduduk saja, tetap dianggap ada wabah.
2). Satu kasus dapat dikatakan sebagai wabah apabila kasus tersebut sangat penting.
Contohnya penyakit Tetanus Neonetorum (Tetanus pada bayi).</txt>
</var>
<var ID="V219" name="b7r706d2" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="408" EndPos="408" width="1"/>
  <labl>Wabah penyakit setahun terakhir : Campak</labl>
  <imputation>Wabah penyakit setahun terakhir : Campak</imputation>
  <security>Wabah penyakit setahun terakhir : Campak</security>
  <embargo>Wabah penyakit setahun terakhir : Campak</embargo>
  <respUnit>Wabah penyakit setahun terakhir : Campak</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Wabah penyakit setahun terakhir : Campak</qstnLit>
  </qstn>
  <universe>Wabah penyakit setahun terakhir</universe>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Wabah penyakit adalah penyakit menular yang berjangkit dengan cepat, menyerang sejumlah besar anggota masyarakat. Wabah penyakit yang diamati secara umum adalah muntaber, demam berdarah, infeksi saluran pernafasan, campak, dan malaria, sedangkan lainnya seperti sakit mata.
Penjelasan:
1). Penentuan adanya wabah menurut jumlah penduduk yang terserang belum seragam.
Sepanjang penyakit tersebut berjangkit secara cepat, sehingga Dinas Kesehatan turun tangan mengatasi/melakukan pencegahan (misalnya dengan penyemprotan), atau Kades/Lurah setempat mengetahui adanya wabah, walaupun yang terserang hanya sedikit atau hanya sekelompok penduduk saja, tetap dianggap ada wabah.
2). Satu kasus dapat dikatakan sebagai wabah apabila kasus tersebut sangat penting.
Contohnya penyakit Tetanus Neonetorum (Tetanus pada bayi).</txt>
</var>
<var ID="V220" name="b7r706d3" files="F1" intrvl="contin">
  <location StartPos="409" EndPos="410" width="2"/>
  <labl>Jumlah yang meninggal : Campak</labl>
  <imputation>Jumlah yang meninggal : Campak</imputation>
  <security>Jumlah yang meninggal : Campak</security>
  <embargo>Jumlah yang meninggal : Campak</embargo>
  <respUnit>Jumlah yang meninggal : Campak</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika Kolom (2)  = 1</preQTxt>
    <qstnLit>Jumlah yang meninggal : Campak</qstnLit>
  </qstn>
  <universe>Wabah penyakit setahun terakhir</universe>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">75</sumStat>
  <txt>Wabah penyakit adalah penyakit menular yang berjangkit dengan cepat, menyerang sejumlah besar anggota masyarakat. Wabah penyakit yang diamati secara umum adalah muntaber, demam berdarah, infeksi saluran pernafasan, campak, dan malaria, sedangkan lainnya seperti sakit mata.
Penjelasan:
1). Penentuan adanya wabah menurut jumlah penduduk yang terserang belum seragam.
Sepanjang penyakit tersebut berjangkit secara cepat, sehingga Dinas Kesehatan turun tangan mengatasi/melakukan pencegahan (misalnya dengan penyemprotan), atau Kades/Lurah setempat mengetahui adanya wabah, walaupun yang terserang hanya sedikit atau hanya sekelompok penduduk saja, tetap dianggap ada wabah.
2). Satu kasus dapat dikatakan sebagai wabah apabila kasus tersebut sangat penting.
Contohnya penyakit Tetanus Neonetorum (Tetanus pada bayi).</txt>
</var>
<var ID="V221" name="b7r706e2" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="411" EndPos="411" width="1"/>
  <labl>Wabah penyakit setahun terakhir : Malaria</labl>
  <imputation>Wabah penyakit setahun terakhir : Malaria</imputation>
  <security>Wabah penyakit setahun terakhir : Malaria</security>
  <embargo>Wabah penyakit setahun terakhir : Malaria</embargo>
  <respUnit>Wabah penyakit setahun terakhir : Malaria</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Wabah penyakit setahun terakhir : Malaria</qstnLit>
  </qstn>
  <universe>Wabah penyakit setahun terakhir</universe>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Wabah penyakit adalah penyakit menular yang berjangkit dengan cepat, menyerang sejumlah besar anggota masyarakat. Wabah penyakit yang diamati secara umum adalah muntaber, demam berdarah, infeksi saluran pernafasan, campak, dan malaria, sedangkan lainnya seperti sakit mata.
Penjelasan:
1). Penentuan adanya wabah menurut jumlah penduduk yang terserang belum seragam.
Sepanjang penyakit tersebut berjangkit secara cepat, sehingga Dinas Kesehatan turun tangan mengatasi/melakukan pencegahan (misalnya dengan penyemprotan), atau Kades/Lurah setempat mengetahui adanya wabah, walaupun yang terserang hanya sedikit atau hanya sekelompok penduduk saja, tetap dianggap ada wabah.
2). Satu kasus dapat dikatakan sebagai wabah apabila kasus tersebut sangat penting.
Contohnya penyakit Tetanus Neonetorum (Tetanus pada bayi).</txt>
</var>
<var ID="V222" name="b7r706e3" files="F1" intrvl="contin">
  <location StartPos="412" EndPos="413" width="2"/>
  <labl>Jumlah yang meninggal : Malaria</labl>
  <imputation>Jumlah yang meninggal : Malaria</imputation>
  <security>Jumlah yang meninggal : Malaria</security>
  <embargo>Jumlah yang meninggal : Malaria</embargo>
  <respUnit>Jumlah yang meninggal : Malaria</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika Kolom (2)  = 1</preQTxt>
    <qstnLit>Jumlah yang meninggal : Malaria</qstnLit>
  </qstn>
  <universe>Wabah penyakit setahun terakhir</universe>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">99</sumStat>
  <txt>Wabah penyakit adalah penyakit menular yang berjangkit dengan cepat, menyerang sejumlah besar anggota masyarakat. Wabah penyakit yang diamati secara umum adalah muntaber, demam berdarah, infeksi saluran pernafasan, campak, dan malaria, sedangkan lainnya seperti sakit mata.
Penjelasan:
1). Penentuan adanya wabah menurut jumlah penduduk yang terserang belum seragam.
Sepanjang penyakit tersebut berjangkit secara cepat, sehingga Dinas Kesehatan turun tangan mengatasi/melakukan pencegahan (misalnya dengan penyemprotan), atau Kades/Lurah setempat mengetahui adanya wabah, walaupun yang terserang hanya sedikit atau hanya sekelompok penduduk saja, tetap dianggap ada wabah.
2). Satu kasus dapat dikatakan sebagai wabah apabila kasus tersebut sangat penting.
Contohnya penyakit Tetanus Neonetorum (Tetanus pada bayi).</txt>
</var>
<var ID="V223" name="b7r706f2" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="414" EndPos="414" width="1"/>
  <labl>Wabah penyakit setahun terakhir : Lainnya</labl>
  <imputation>Wabah penyakit setahun terakhir : Lainnya</imputation>
  <security>Wabah penyakit setahun terakhir : Lainnya</security>
  <embargo>Wabah penyakit setahun terakhir : Lainnya</embargo>
  <respUnit>Wabah penyakit setahun terakhir : Lainnya</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Wabah penyakit setahun terakhir : Lainnya</qstnLit>
  </qstn>
  <universe>Wabah penyakit setahun terakhir</universe>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Wabah penyakit adalah penyakit menular yang berjangkit dengan cepat, menyerang sejumlah besar anggota masyarakat. Wabah penyakit yang diamati secara umum adalah muntaber, demam berdarah, infeksi saluran pernafasan, campak, dan malaria, sedangkan lainnya seperti sakit mata.
Penjelasan:
1). Penentuan adanya wabah menurut jumlah penduduk yang terserang belum seragam.
Sepanjang penyakit tersebut berjangkit secara cepat, sehingga Dinas Kesehatan turun tangan mengatasi/melakukan pencegahan (misalnya dengan penyemprotan), atau Kades/Lurah setempat mengetahui adanya wabah, walaupun yang terserang hanya sedikit atau hanya sekelompok penduduk saja, tetap dianggap ada wabah.
2). Satu kasus dapat dikatakan sebagai wabah apabila kasus tersebut sangat penting.
Contohnya penyakit Tetanus Neonetorum (Tetanus pada bayi).</txt>
</var>
<var ID="V224" name="b7r706f3" files="F1" intrvl="contin">
  <location StartPos="415" EndPos="416" width="2"/>
  <labl>Jumlah yang meninggal : Lainnya</labl>
  <imputation>Jumlah yang meninggal : Lainnya</imputation>
  <security>Jumlah yang meninggal : Lainnya</security>
  <embargo>Jumlah yang meninggal : Lainnya</embargo>
  <respUnit>Jumlah yang meninggal : Lainnya</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jumlah yang meninggal : Lainnya</qstnLit>
    <postQTxt>Jika Kolom (2)  = 1</postQTxt>
  </qstn>
  <universe>Wabah penyakit setahun terakhir</universe>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">33</sumStat>
  <txt>Wabah penyakit adalah penyakit menular yang berjangkit dengan cepat, menyerang sejumlah besar anggota masyarakat. Wabah penyakit yang diamati secara umum adalah muntaber, demam berdarah, infeksi saluran pernafasan, campak, dan malaria, sedangkan lainnya seperti sakit mata.
Penjelasan:
1). Penentuan adanya wabah menurut jumlah penduduk yang terserang belum seragam.
Sepanjang penyakit tersebut berjangkit secara cepat, sehingga Dinas Kesehatan turun tangan mengatasi/melakukan pencegahan (misalnya dengan penyemprotan), atau Kades/Lurah setempat mengetahui adanya wabah, walaupun yang terserang hanya sedikit atau hanya sekelompok penduduk saja, tetap dianggap ada wabah.
2). Satu kasus dapat dikatakan sebagai wabah apabila kasus tersebut sangat penting.
Contohnya penyakit Tetanus Neonetorum (Tetanus pada bayi).</txt>
</var>
<var ID="V225" name="b7r707a" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="417" EndPos="417" width="1"/>
  <labl>Apakah di desa/kelurahan ini ada kasus busung lapar : Balita</labl>
  <imputation>Apakah di desa/kelurahan ini ada kasus busung lapar : Balita</imputation>
  <security>Apakah di desa/kelurahan ini ada kasus busung lapar : Balita</security>
  <embargo>Apakah di desa/kelurahan ini ada kasus busung lapar : Balita</embargo>
  <respUnit>Apakah di desa/kelurahan ini ada kasus busung lapar : Balita</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Apakah di desa/kelurahan ini ada kasus busung lapar/HO/kurang gizi/marasmus : Balita</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Banyak</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Sedikit</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <labl>Tidak ada</labl>
  </catgry>
  <txt>Busung lapar/HO/Kurang gizi/Marasmus adalah penyakit yang disebabkan karena kekurangan gizi.
Orang yang terkena penyakit ini antara lain ditandai dengan badan kurus, perut buncit, mata cekung dan belo.
Banyak, apabila yang terkena penyakit ini lebih atau sama dengan 3 orang.
Sedikit, apabila yang terkena penyakit ini kurang dari 3 orang.</txt>
</var>
<var ID="V226" name="b7r707b" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="418" EndPos="418" width="1"/>
  <labl>Apakah di desa/kelurahan ini ada kasus busung lapar : Selain balita</labl>
  <imputation>Apakah di desa/kelurahan ini ada kasus busung lapar : Selain balita</imputation>
  <security>Apakah di desa/kelurahan ini ada kasus busung lapar : Selain balita</security>
  <embargo>Apakah di desa/kelurahan ini ada kasus busung lapar : Selain balita</embargo>
  <respUnit>Apakah di desa/kelurahan ini ada kasus busung lapar : Selain balita</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Apakah di desa/kelurahan ini ada kasus busung lapar/HO/kurang gizi/marasmus : Selain balita</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Banyak</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Sedikit</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <labl>Tidak ada</labl>
  </catgry>
  <txt>Busung lapar/HO/Kurang gizi/Marasmus adalah penyakit yang disebabkan karena kekurangan gizi.
Orang yang terkena penyakit ini antara lain ditandai dengan badan kurus, perut buncit, mata cekung dan belo.
Banyak, apabila yang terkena penyakit ini lebih atau sama dengan 3 orang.
Sedikit, apabila yang terkena penyakit ini kurang dari 3 orang.</txt>
</var>
<var ID="V227" name="b7r708" files="F1" intrvl="contin">
  <location StartPos="419" EndPos="422" width="4"/>
  <labl>Jumlah peserta (akseptor) KB</labl>
  <imputation>Jumlah peserta (akseptor) KB</imputation>
  <security>Jumlah peserta (akseptor) KB</security>
  <embargo>Jumlah peserta (akseptor) KB</embargo>
  <respUnit>Jumlah peserta (akseptor) KB</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jumlah peserta (akseptor) KB :</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">9998</sumStat>
  <txt>Akseptor KB adalah peserta program keluarga berencana yang tercatat di Pos KB, Posyandu desa/kelurahan.</txt>
</var>
<var ID="V228" name="b7r709a" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="423" EndPos="423" width="1"/>
  <labl>Keperluan air bersih untuk minum/memasak pada umumnya bersumber dari</labl>
  <imputation>Keperluan air bersih untuk minum/memasak pada umumnya bersumber dari</imputation>
  <security>Keperluan air bersih untuk minum/memasak pada umumnya bersumber dari</security>
  <embargo>Keperluan air bersih untuk minum/memasak pada umumnya bersumber dari</embargo>
  <respUnit>Keperluan air bersih untuk minum/memasak pada umumnya bersumber dari</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Keperluan air bersih untuk minum/memasak pada umumnya bersumber dari :</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>PAM/Air Mineral</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Pompa listrik/tangan</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <labl>Sumur</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
    <labl>Mata air</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
    <labl>Sungai/danau</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
    <labl>Air hujan</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7</catValu>
    <labl>Lainnya (tuliskan)</labl>
  </catgry>
  <txt>Sumber air bersih yang dicakup adalah sumber air bersih untuk keperluan minum/masak atau mandi/cuci sebagian besar penduduk.
Perusahaan air minum (PAM) adalah perusahaan yang menyalurkan air minum yang telah mengalami proses penjernihan, seperti Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), dan Dinas Air Minum (DAM).</txt>
</var>
<var ID="V229" name="b7r709b" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="424" EndPos="424" width="1"/>
  <labl>Apakah sebagian besar penduduk desa/kelurahan ini  membeli air untuk minum</labl>
  <imputation>Apakah sebagian besar penduduk desa/kelurahan ini  membeli air untuk minum</imputation>
  <security>Apakah sebagian besar penduduk desa/kelurahan ini  membeli air untuk minum</security>
  <embargo>Apakah sebagian besar penduduk desa/kelurahan ini  membeli air untuk minum</embargo>
  <respUnit>Apakah sebagian besar penduduk desa/kelurahan ini  membeli air untuk minum</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Apakah sebagian besar penduduk desa/kelurahan ini  membeli air untuk minum :</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Sumber air bersih yang dicakup adalah sumber air bersih untuk keperluan minum/masak atau mandi/cuci sebagian besar penduduk.
Perusahaan air minum (PAM) adalah perusahaan yang menyalurkan air minum yang telah mengalami proses penjernihan, seperti Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), dan Dinas Air Minum (DAM).</txt>
</var>
<var ID="V230" name="b7r709c" files="F1" intrvl="discrete">
  <location StartPos="425" EndPos="425" width="1"/>
  <labl>Keperluan air untuk mandi/cuci pada umumnya bersumber dari</labl>
  <imputation>Keperluan air untuk mandi/cuci pada umumnya bersumber dari</imputation>
  <security>Keperluan air untuk mandi/cuci pada umumnya bersumber dari</security>
  <embargo>Keperluan air untuk mandi/cuci pada umumnya bersumber dari</embargo>
  <respUnit>Keperluan air untuk mandi/cuci pada umumnya bersumber dari</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Keperluan air untuk mandi/cuci pada umumnya bersumber dari :</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>PAM</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Pompa listrik/tangan</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <labl>Sumur</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
    <labl>Mata air</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
    <labl>Sungai/danau</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
    <labl>Air hujan</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7</catValu>
    <labl>Lainnya (tuliskan)</labl>
  </catgry>
  <txt>Sumber air bersih yang dicakup adalah sumber air bersih untuk keperluan minum/masak atau mandi/cuci sebagian besar penduduk.
Perusahaan air minum (PAM) adalah perusahaan yang menyalurkan air minum yang telah mengalami proses penjernihan, seperti Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), dan Dinas Air Minum (DAM).</txt>
</var>
<var ID="V231" name="prop2002" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="1" EndPos="2" width="2"/>
  <labl>Propinsi Juni 2002</labl>
  <imputation>Propinsi Juni 2002</imputation>
  <security>Propinsi Juni 2002</security>
  <embargo>Propinsi Juni 2002</embargo>
  <respUnit>Propinsi Juni 2002</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Propinsi</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>03</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>11</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>12</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>13</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>14</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>15</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>16</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>17</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>18</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>19</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>31</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>32</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>33</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>34</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>35</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>36</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>51</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>52</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>53</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>61</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>62</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>63</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>64</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>71</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>72</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>73</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>74</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>75</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>81</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>82</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>91</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>92</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>93</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>94</catValu>
  </catgry>
  <notes>Propinsi Juni 2002</notes>
</var>
<var ID="V232" name="kab2002" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="3" EndPos="4" width="2"/>
  <labl>Kabupaten/Kota Juni 2002</labl>
  <imputation>Kabupaten/Kota Juni 2002</imputation>
  <security>Kabupaten/Kota Juni 2002</security>
  <embargo>Kabupaten/Kota Juni 2002</embargo>
  <respUnit>Kabupaten/Kota Juni 2002</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Kabupaten/Kota</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <notes>Kabupaten/Kota Juni 2002</notes>
</var>
<var ID="V233" name="kec2002" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="5" EndPos="7" width="3"/>
  <labl>Kecamatan Juni 2002</labl>
  <imputation>Kecamatan Juni 2002</imputation>
  <security>Kecamatan Juni 2002</security>
  <embargo>Kecamatan Juni 2002</embargo>
  <respUnit>Kecamatan Juni 2002</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Kecamatan</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <notes>Kecamatan Juni 2002</notes>
</var>
<var ID="V235" name="drh2002" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="8" EndPos="8" width="1"/>
  <labl>Daerah Juni 2002</labl>
  <imputation>Daerah Juni 2002</imputation>
  <security>Daerah Juni 2002</security>
  <embargo>Daerah Juni 2002</embargo>
  <respUnit>Daerah Juni 2002</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Daerah</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <notes>Daerah Juni 2002</notes>
</var>
<var ID="V236" name="prop" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="9" EndPos="10" width="2"/>
  <labl>Propinsi</labl>
  <imputation>Propinsi</imputation>
  <security>Propinsi</security>
  <embargo>Propinsi</embargo>
  <respUnit>Propinsi</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Propinsi</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>11</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>12</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>13</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>14</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>15</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>16</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>17</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>18</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>19</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>31</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>32</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>33</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>34</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>35</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>36</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>51</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>52</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>53</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>61</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>62</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>63</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>64</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>71</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>72</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>73</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>74</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>75</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>81</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>82</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>94</catValu>
  </catgry>
</var>
<var ID="V237" name="kab" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="11" EndPos="12" width="2"/>
  <labl>Kabupaten/Kota</labl>
  <imputation>Kabupaten/Kota</imputation>
  <security>Kabupaten/Kota</security>
  <embargo>Kabupaten/Kota</embargo>
  <respUnit>Kabupaten/Kota</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Kabupaten/Kota</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
</var>
<var ID="V234" name="desa2002" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="13" EndPos="15" width="3"/>
  <labl>Desa/Kelurahan/UPT/PMT Juni 2002</labl>
  <imputation>Desa/Kelurahan/UPT/PMT Juni 2002</imputation>
  <security>Desa/Kelurahan/UPT/PMT Juni 2002</security>
  <embargo>Desa/Kelurahan/UPT/PMT Juni 2002</embargo>
  <respUnit>Desa/Kelurahan/UPT/PMT Juni 2002</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Desa/Kelurahan/UPT/PMT</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <notes>Desa/Kelurahan/UPT/PMT Juni 2002</notes>
</var>
<var ID="V238" name="kec" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="16" EndPos="18" width="3"/>
  <labl>Kecamatan</labl>
  <imputation>Kecamatan</imputation>
  <security>Kecamatan</security>
  <embargo>Kecamatan</embargo>
  <respUnit>Kecamatan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Kecamatan</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
</var>
<var ID="V239" name="desa" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="19" EndPos="21" width="3"/>
  <labl>Desa/Kelurahan/UPT/PMT</labl>
  <imputation>Desa/Kelurahan/UPT/PMT</imputation>
  <security>Desa/Kelurahan/UPT/PMT</security>
  <embargo>Desa/Kelurahan/UPT/PMT</embargo>
  <respUnit>Desa/Kelurahan/UPT/PMT</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Desa/Kelurahan/UPT/PMT</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
</var>
<var ID="V240" name="drh" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="22" EndPos="22" width="1"/>
  <labl>Daerah</labl>
  <imputation>Daerah</imputation>
  <security>Daerah</security>
  <embargo>Daerah</embargo>
  <respUnit>Daerah</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Daerah</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
</var>
<var ID="V241" name="b8r801a" files="F2" intrvl="contin">
  <location StartPos="23" EndPos="24" width="2"/>
  <labl>Banyaknya tempat ibadah : Masjid</labl>
  <imputation>Banyaknya tempat ibadah : Masjid</imputation>
  <security>Banyaknya tempat ibadah : Masjid</security>
  <embargo>Banyaknya tempat ibadah : Masjid</embargo>
  <respUnit>Banyaknya tempat ibadah : Masjid</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Banyaknya tempat ibadah : a. Masjid</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">96</sumStat>
  <txt>Masjid adalah tempat peribadatan umat Islam, yang dapat digunakan untuk sholat Jum'at.
Surau/Langgar yang digunakan untuk sholat Jum'at dianggap sebagai masjid, Surau/langgar khusus yang dipakai untuk pribadi tidak dihitung.
Gereja kristen adalah tempat ibadah untuk umat kristen
Gereja katolik adalah tempat ibadah untuk umat katolik
Pura adalah tempat sembahyang umat Hindhu .
Vihara/klenteng adalah tempat sembahyang umat Budha/Konghucu.</txt>
</var>
<var ID="V242" name="b8r801b" files="F2" intrvl="contin">
  <location StartPos="25" EndPos="26" width="2"/>
  <labl>Banyaknya tempat ibadah : Surau/Langgar</labl>
  <imputation>Banyaknya tempat ibadah : Surau/Langgar</imputation>
  <security>Banyaknya tempat ibadah : Surau/Langgar</security>
  <embargo>Banyaknya tempat ibadah : Surau/Langgar</embargo>
  <respUnit>Banyaknya tempat ibadah : Surau/Langgar</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Banyaknya tempat ibadah : b. Surau/Langgar</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">98</sumStat>
  <txt>Masjid adalah tempat peribadatan umat Islam, yang dapat digunakan untuk sholat Jum'at.
Surau/Langgar yang digunakan untuk sholat Jum'at dianggap sebagai masjid, Surau/langgar khusus yang dipakai untuk pribadi tidak dihitung.
Gereja kristen adalah tempat ibadah untuk umat kristen
Gereja katolik adalah tempat ibadah untuk umat katolik
Pura adalah tempat sembahyang umat Hindhu .
Vihara/klenteng adalah tempat sembahyang umat Budha/Konghucu.</txt>
</var>
<var ID="V243" name="b8r801c" files="F2" intrvl="contin">
  <location StartPos="27" EndPos="28" width="2"/>
  <labl>Banyaknya tempat ibadah : Gereja Kristen</labl>
  <imputation>Banyaknya tempat ibadah : Gereja Kristen</imputation>
  <security>Banyaknya tempat ibadah : Gereja Kristen</security>
  <embargo>Banyaknya tempat ibadah : Gereja Kristen</embargo>
  <respUnit>Banyaknya tempat ibadah : Gereja Kristen</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Banyaknya tempat ibadah : c. Gereja Kristen</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">70</sumStat>
  <txt>Masjid adalah tempat peribadatan umat Islam, yang dapat digunakan untuk sholat Jum'at.
Surau/Langgar yang digunakan untuk sholat Jum'at dianggap sebagai masjid, Surau/langgar khusus yang dipakai untuk pribadi tidak dihitung.
Gereja kristen adalah tempat ibadah untuk umat kristen
Gereja katolik adalah tempat ibadah untuk umat katolik
Pura adalah tempat sembahyang umat Hindhu .
Vihara/klenteng adalah tempat sembahyang umat Budha/Konghucu.</txt>
</var>
<var ID="V244" name="b8r801d" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="29" EndPos="30" width="2"/>
  <labl>Banyaknya tempat ibadah : Gereja Katolik</labl>
  <imputation>Banyaknya tempat ibadah : Gereja Katolik</imputation>
  <security>Banyaknya tempat ibadah : Gereja Katolik</security>
  <embargo>Banyaknya tempat ibadah : Gereja Katolik</embargo>
  <respUnit>Banyaknya tempat ibadah : Gereja Katolik</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Banyaknya tempat ibadah : d. Gereja Katolik</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">30</sumStat>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="min"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <catStat type="max"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>8</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>9</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>10</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>11</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>12</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>14</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>19</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>30</catValu>
  </catgry>
  <txt>Masjid adalah tempat peribadatan umat Islam, yang dapat digunakan untuk sholat Jum'at.
Surau/Langgar yang digunakan untuk sholat Jum'at dianggap sebagai masjid, Surau/langgar khusus yang dipakai untuk pribadi tidak dihitung.
Gereja kristen adalah tempat ibadah untuk umat kristen
Gereja katolik adalah tempat ibadah untuk umat katolik
Pura adalah tempat sembahyang umat Hindhu .
Vihara/klenteng adalah tempat sembahyang umat Budha/Konghucu.</txt>
</var>
<var ID="V245" name="b8r801e" files="F2" intrvl="contin">
  <location StartPos="31" EndPos="32" width="2"/>
  <labl>Banyaknya tempat ibadah : Pura</labl>
  <imputation>Banyaknya tempat ibadah : Pura</imputation>
  <security>Banyaknya tempat ibadah : Pura</security>
  <embargo>Banyaknya tempat ibadah : Pura</embargo>
  <respUnit>Banyaknya tempat ibadah : Pura</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Banyaknya tempat ibadah : e. Pura</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">98</sumStat>
  <txt>Masjid adalah tempat peribadatan umat Islam, yang dapat digunakan untuk sholat Jum'at.
Surau/Langgar yang digunakan untuk sholat Jum'at dianggap sebagai masjid, Surau/langgar khusus yang dipakai untuk pribadi tidak dihitung.
Gereja kristen adalah tempat ibadah untuk umat kristen
Gereja katolik adalah tempat ibadah untuk umat katolik
Pura adalah tempat sembahyang umat Hindhu .
Vihara/klenteng adalah tempat sembahyang umat Budha/Konghucu.</txt>
</var>
<var ID="V246" name="b8r801f" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="33" EndPos="34" width="2"/>
  <labl>Banyaknya tempat ibadah : Vihara</labl>
  <imputation>Banyaknya tempat ibadah : Vihara</imputation>
  <security>Banyaknya tempat ibadah : Vihara</security>
  <embargo>Banyaknya tempat ibadah : Vihara</embargo>
  <respUnit>Banyaknya tempat ibadah : Vihara</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Banyaknya tempat ibadah : f. Vihara</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">15</sumStat>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="min"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <catStat type="max"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>8</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>9</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>10</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>11</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>13</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>15</catValu>
  </catgry>
  <txt>Masjid adalah tempat peribadatan umat Islam, yang dapat digunakan untuk sholat Jum'at.
Surau/Langgar yang digunakan untuk sholat Jum'at dianggap sebagai masjid, Surau/langgar khusus yang dipakai untuk pribadi tidak dihitung.
Gereja kristen adalah tempat ibadah untuk umat kristen
Gereja katolik adalah tempat ibadah untuk umat katolik
Pura adalah tempat sembahyang umat Hindhu .
Vihara/klenteng adalah tempat sembahyang umat Budha/Konghucu.</txt>
</var>
<var ID="V247" name="b8r801g" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="35" EndPos="36" width="2"/>
  <labl>Banyaknya tempat ibadah : Klenteng</labl>
  <imputation>Banyaknya tempat ibadah : Klenteng</imputation>
  <security>Banyaknya tempat ibadah : Klenteng</security>
  <embargo>Banyaknya tempat ibadah : Klenteng</embargo>
  <respUnit>Banyaknya tempat ibadah : Klenteng</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Banyaknya tempat ibadah : g. Klenteng</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">46</sumStat>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="min"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <catStat type="max"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>8</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>9</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>10</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>11</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>23</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>33</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>46</catValu>
  </catgry>
  <txt>Masjid adalah tempat peribadatan umat Islam, yang dapat digunakan untuk sholat Jum'at.
Surau/Langgar yang digunakan untuk sholat Jum'at dianggap sebagai masjid, Surau/langgar khusus yang dipakai untuk pribadi tidak dihitung.
Gereja kristen adalah tempat ibadah untuk umat kristen
Gereja katolik adalah tempat ibadah untuk umat katolik
Pura adalah tempat sembahyang umat Hindhu .
Vihara/klenteng adalah tempat sembahyang umat Budha/Konghucu.</txt>
</var>
<var ID="V248" name="b8r802a1" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="37" EndPos="37" width="1"/>
  <labl>Kegiatan Institusi Sosial : Gugus depan pramuka</labl>
  <imputation>Kegiatan Institusi Sosial : Gugus depan pramuka</imputation>
  <security>Kegiatan Institusi Sosial : Gugus depan pramuka</security>
  <embargo>Kegiatan Institusi Sosial : Gugus depan pramuka</embargo>
  <respUnit>Kegiatan Institusi Sosial : Gugus depan pramuka</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>a. Kegiatan Institusi Sosial : 1. Gugus depan pramuka</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Isikan jenis kegiatan sosial/kemasyarakatan yang berada di desa ini, jika ada isikan Kode “1“ dan Kode “2“ jika tidak ada.
Organisasi adalah suatu ikatan kelembagaan yang dibentuk berdasarkan landasan dan tujuan tertentu serta disertai dengan Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) yang jelas.
Organisasi sosial adalah organisasi yang melaksanakan pelayanan dalam bidang kesejahteraan sosial baik untuk anggotanya sendiri maupun masyarakat (organisasi selain organisasi politik), dan telah mempunyai struktur yang tetap (susunan pengurus, seperti ketua, sekretaris dan bendahara), baik yang berbadan hukum maupun tidak, dikelola oleh pemerintah maupun swasta.
Karang taruna adalah organisasi kepemudaan sebagai wadah pembinaan generasi muda di tingkat desa/kelurahan.</txt>
</var>
<var ID="V249" name="b8r802a2" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="38" EndPos="38" width="1"/>
  <labl>Kegiatan Institusi Sosial : Karang taruna</labl>
  <imputation>Kegiatan Institusi Sosial : Karang taruna</imputation>
  <security>Kegiatan Institusi Sosial : Karang taruna</security>
  <embargo>Kegiatan Institusi Sosial : Karang taruna</embargo>
  <respUnit>Kegiatan Institusi Sosial : Karang taruna</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>a. Kegiatan Institusi Sosial : 2. Karang taruna</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Isikan jenis kegiatan sosial/kemasyarakatan yang berada di desa ini, jika ada isikan Kode “1“ dan Kode “2“ jika tidak ada.
Organisasi adalah suatu ikatan kelembagaan yang dibentuk berdasarkan landasan dan tujuan tertentu serta disertai dengan Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) yang jelas.
Organisasi sosial adalah organisasi yang melaksanakan pelayanan dalam bidang kesejahteraan sosial baik untuk anggotanya sendiri maupun masyarakat (organisasi selain organisasi politik), dan telah mempunyai struktur yang tetap (susunan pengurus, seperti ketua, sekretaris dan bendahara), baik yang berbadan hukum maupun tidak, dikelola oleh pemerintah maupun swasta.
Karang taruna adalah organisasi kepemudaan sebagai wadah pembinaan generasi muda di tingkat desa/kelurahan.</txt>
</var>
<var ID="V250" name="b8r802a3" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="39" EndPos="39" width="1"/>
  <labl>Kegiatan Institusi Sosial : PKK</labl>
  <imputation>Kegiatan Institusi Sosial : PKK</imputation>
  <security>Kegiatan Institusi Sosial : PKK</security>
  <embargo>Kegiatan Institusi Sosial : PKK</embargo>
  <respUnit>Kegiatan Institusi Sosial : PKK</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>a. Kegiatan Institusi Sosial : 3. PKK</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Isikan jenis kegiatan sosial/kemasyarakatan yang berada di desa ini, jika ada isikan Kode “1“ dan Kode “2“ jika tidak ada.
Organisasi adalah suatu ikatan kelembagaan yang dibentuk berdasarkan landasan dan tujuan tertentu serta disertai dengan Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) yang jelas.
Organisasi sosial adalah organisasi yang melaksanakan pelayanan dalam bidang kesejahteraan sosial baik untuk anggotanya sendiri maupun masyarakat (organisasi selain organisasi politik), dan telah mempunyai struktur yang tetap (susunan pengurus, seperti ketua, sekretaris dan bendahara), baik yang berbadan hukum maupun tidak, dikelola oleh pemerintah maupun swasta.
Karang taruna adalah organisasi kepemudaan sebagai wadah pembinaan generasi muda di tingkat desa/kelurahan.</txt>
</var>
<var ID="V251" name="b8r802a4" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="40" EndPos="40" width="1"/>
  <labl>Kegiatan Institusi Sosial : Majelis ta'lim/kel. Pengajian/kel. Kebaktian</labl>
  <imputation>Kegiatan Institusi Sosial : Majelis ta'lim/kel. Pengajian/kel. Kebaktian</imputation>
  <security>Kegiatan Institusi Sosial : Majelis ta'lim/kel. Pengajian/kel. Kebaktian</security>
  <embargo>Kegiatan Institusi Sosial : Majelis ta'lim/kel. Pengajian/kel. Kebaktian</embargo>
  <respUnit>Kegiatan Institusi Sosial : Majelis ta'lim/kel. Pengajian/kel. Kebaktian</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>a. Kegiatan Institusi Sosial : 4. Majelis ta'lim/kel. Pengajian/kel. Kebaktian</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Isikan jenis kegiatan sosial/kemasyarakatan yang berada di desa ini, jika ada isikan Kode “1“ dan Kode “2“ jika tidak ada.
Organisasi adalah suatu ikatan kelembagaan yang dibentuk berdasarkan landasan dan tujuan tertentu serta disertai dengan Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) yang jelas.
Organisasi sosial adalah organisasi yang melaksanakan pelayanan dalam bidang kesejahteraan sosial baik untuk anggotanya sendiri maupun masyarakat (organisasi selain organisasi politik), dan telah mempunyai struktur yang tetap (susunan pengurus, seperti ketua, sekretaris dan bendahara), baik yang berbadan hukum maupun tidak, dikelola oleh pemerintah maupun swasta.
Karang taruna adalah organisasi kepemudaan sebagai wadah pembinaan generasi muda di tingkat desa/kelurahan.</txt>
</var>
<var ID="V252" name="b8r802a5" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="41" EndPos="41" width="1"/>
  <labl>Kegiatan Institusi Sosial : Panti Asuhan</labl>
  <imputation>Kegiatan Institusi Sosial : Panti Asuhan</imputation>
  <security>Kegiatan Institusi Sosial : Panti Asuhan</security>
  <embargo>Kegiatan Institusi Sosial : Panti Asuhan</embargo>
  <respUnit>Kegiatan Institusi Sosial : Panti Asuhan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>a. Kegiatan Institusi Sosial : 5. Panti Asuhan</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Isikan jenis kegiatan sosial/kemasyarakatan yang berada di desa ini, jika ada isikan Kode “1“ dan Kode “2“ jika tidak ada.
Organisasi adalah suatu ikatan kelembagaan yang dibentuk berdasarkan landasan dan tujuan tertentu serta disertai dengan Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) yang jelas.
Organisasi sosial adalah organisasi yang melaksanakan pelayanan dalam bidang kesejahteraan sosial baik untuk anggotanya sendiri maupun masyarakat (organisasi selain organisasi politik), dan telah mempunyai struktur yang tetap (susunan pengurus, seperti ketua, sekretaris dan bendahara), baik yang berbadan hukum maupun tidak, dikelola oleh pemerintah maupun swasta.
Karang taruna adalah organisasi kepemudaan sebagai wadah pembinaan generasi muda di tingkat desa/kelurahan.</txt>
</var>
<var ID="V253" name="b8r802a6" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="42" EndPos="42" width="1"/>
  <labl>Kegiatan Institusi Sosial : Panti wreda/jompo</labl>
  <imputation>Kegiatan Institusi Sosial : Panti wreda/jompo</imputation>
  <security>Kegiatan Institusi Sosial : Panti wreda/jompo</security>
  <embargo>Kegiatan Institusi Sosial : Panti wreda/jompo</embargo>
  <respUnit>Kegiatan Institusi Sosial : Panti wreda/jompo</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>a. Kegiatan Institusi Sosial : 6. Panti wreda/jompo</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Isikan jenis kegiatan sosial/kemasyarakatan yang berada di desa ini, jika ada isikan Kode “1“ dan Kode “2“ jika tidak ada.
Organisasi adalah suatu ikatan kelembagaan yang dibentuk berdasarkan landasan dan tujuan tertentu serta disertai dengan Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) yang jelas.
Organisasi sosial adalah organisasi yang melaksanakan pelayanan dalam bidang kesejahteraan sosial baik untuk anggotanya sendiri maupun masyarakat (organisasi selain organisasi politik), dan telah mempunyai struktur yang tetap (susunan pengurus, seperti ketua, sekretaris dan bendahara), baik yang berbadan hukum maupun tidak, dikelola oleh pemerintah maupun swasta.
Karang taruna adalah organisasi kepemudaan sebagai wadah pembinaan generasi muda di tingkat desa/kelurahan.</txt>
</var>
<var ID="V254" name="b8r802a7" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="43" EndPos="43" width="1"/>
  <labl>Kegiatan Institusi Sosial : Panti cacat/YPAC</labl>
  <imputation>Kegiatan Institusi Sosial : Panti cacat/YPAC</imputation>
  <security>Kegiatan Institusi Sosial : Panti cacat/YPAC</security>
  <embargo>Kegiatan Institusi Sosial : Panti cacat/YPAC</embargo>
  <respUnit>Kegiatan Institusi Sosial : Panti cacat/YPAC</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>a. Kegiatan Institusi Sosial : 7. Panti wreda/jompo</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Isikan jenis kegiatan sosial/kemasyarakatan yang berada di desa ini, jika ada isikan Kode “1“ dan Kode “2“ jika tidak ada.
Organisasi adalah suatu ikatan kelembagaan yang dibentuk berdasarkan landasan dan tujuan tertentu serta disertai dengan Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) yang jelas.
Organisasi sosial adalah organisasi yang melaksanakan pelayanan dalam bidang kesejahteraan sosial baik untuk anggotanya sendiri maupun masyarakat (organisasi selain organisasi politik), dan telah mempunyai struktur yang tetap (susunan pengurus, seperti ketua, sekretaris dan bendahara), baik yang berbadan hukum maupun tidak, dikelola oleh pemerintah maupun swasta.
Karang taruna adalah organisasi kepemudaan sebagai wadah pembinaan generasi muda di tingkat desa/kelurahan.</txt>
</var>
<var ID="V255" name="b8r802b1" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="44" EndPos="44" width="1"/>
  <labl>Kegiatan Kemasyarakatan : Arisan</labl>
  <imputation>Kegiatan Kemasyarakatan : Arisan</imputation>
  <security>Kegiatan Kemasyarakatan : Arisan</security>
  <embargo>Kegiatan Kemasyarakatan : Arisan</embargo>
  <respUnit>Kegiatan Kemasyarakatan : Arisan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>b. Kegiatan Kemasyarakatan : 1. Arisan</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Kegiatan kemasyarakatan adalah suatu kegiatan yang ditujukan untuk kekompakan atau silaturahmi (menjaga tali persaudaraan) agar sesama warga bisa lebih saling kenal.</txt>
</var>
<var ID="V256" name="b8r802b2" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="45" EndPos="45" width="1"/>
  <labl>Kegiatan Kemasyarakatan : Gotong royong</labl>
  <imputation>Kegiatan Kemasyarakatan : Gotong royong</imputation>
  <security>Kegiatan Kemasyarakatan : Gotong royong</security>
  <embargo>Kegiatan Kemasyarakatan : Gotong royong</embargo>
  <respUnit>Kegiatan Kemasyarakatan : Gotong royong</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>b. Kegiatan Kemasyarakatan : 2. Gotong royong</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Kegiatan kemasyarakatan adalah suatu kegiatan yang ditujukan untuk kekompakan atau silaturahmi (menjaga tali persaudaraan) agar sesama warga bisa lebih saling kenal.</txt>
</var>
<var ID="V257" name="b8r802b3" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="46" EndPos="46" width="1"/>
  <labl>Kegiatan Kemasyarakatan : Pengumpulan zakat infak &amp; sodakhoh (ZIS)</labl>
  <imputation>Kegiatan Kemasyarakatan : Pengumpulan zakat infak &amp; sodakhoh (ZIS)</imputation>
  <security>Kegiatan Kemasyarakatan : Pengumpulan zakat infak &amp; sodakhoh (ZIS)</security>
  <embargo>Kegiatan Kemasyarakatan : Pengumpulan zakat infak &amp; sodakhoh (ZIS)</embargo>
  <respUnit>Kegiatan Kemasyarakatan : Pengumpulan zakat infak &amp; sodakhoh (ZIS)</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>b. Kegiatan Kemasyarakatan : 3. Pengumpulan zakat infak &amp; sodakhoh (ZIS)</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Kegiatan kemasyarakatan adalah suatu kegiatan yang ditujukan untuk kekompakan atau silaturahmi (menjaga tali persaudaraan) agar sesama warga bisa lebih saling kenal.</txt>
</var>
<var ID="V258" name="b8r802c1" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="47" EndPos="47" width="1"/>
  <labl>Kegiatan/organisasi sosial petani : Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A)</labl>
  <imputation>Kegiatan/organisasi sosial petani : Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A)</imputation>
  <security>Kegiatan/organisasi sosial petani : Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A)</security>
  <embargo>Kegiatan/organisasi sosial petani : Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A)</embargo>
  <respUnit>Kegiatan/organisasi sosial petani : Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A)</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>c. Kegiatan/organisasi sosial petani : 1. Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A)</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Kegiatan/organisasi sosial petani yang dimaksud adalah kegiatan/organisasi yang masih aktif. Apabila di desa/ kelurahan ada kelompoknya tetapi tidak aktif maka dianggap tidak ada.
Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) adalah kelompok petani yang secara bersama mengatur pembagian air untuk pengairan sawah anggotanya. Termasuk organisasi pemakai air sejenisnya seperti Subak di Bali, Mitra Cai di Jawa Barat.
Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) adalah nelayan yang diandalkan dan dipilih secara periodik oleh para kontak tani nelayan dalam satu desa. Sesuai dengan kondisi setempat jumlah KTNA dari satu desa dapat lebih dari satu orang.</txt>
</var>
<var ID="V259" name="b8r802c2" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="48" EndPos="48" width="1"/>
  <labl>Kegiatan/organisasi sosial petani : Kelompok Tani</labl>
  <imputation>Kegiatan/organisasi sosial petani : Kelompok Tani</imputation>
  <security>Kegiatan/organisasi sosial petani : Kelompok Tani</security>
  <embargo>Kegiatan/organisasi sosial petani : Kelompok Tani</embargo>
  <respUnit>Kegiatan/organisasi sosial petani : Kelompok Tani</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>c. Kegiatan/organisasi sosial petani : 2. Kelompok Tani</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Kegiatan/organisasi sosial petani yang dimaksud adalah kegiatan/organisasi yang masih aktif. Apabila di desa/ kelurahan ada kelompoknya tetapi tidak aktif maka dianggap tidak ada.
Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) adalah kelompok petani yang secara bersama mengatur pembagian air untuk pengairan sawah anggotanya. Termasuk organisasi pemakai air sejenisnya seperti Subak di Bali, Mitra Cai di Jawa Barat.
Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) adalah nelayan yang diandalkan dan dipilih secara periodik oleh para kontak tani nelayan dalam satu desa. Sesuai dengan kondisi setempat jumlah KTNA dari satu desa dapat lebih dari satu orang.</txt>
</var>
<var ID="V260" name="b8r802c3" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="49" EndPos="49" width="1"/>
  <labl>Kegiatan/organisasi sosial petani : Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)</labl>
  <imputation>Kegiatan/organisasi sosial petani : Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)</imputation>
  <security>Kegiatan/organisasi sosial petani : Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)</security>
  <embargo>Kegiatan/organisasi sosial petani : Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)</embargo>
  <respUnit>Kegiatan/organisasi sosial petani : Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>c. Kegiatan/organisasi sosial petani : 3. Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Kegiatan/organisasi sosial petani yang dimaksud adalah kegiatan/organisasi yang masih aktif. Apabila di desa/ kelurahan ada kelompoknya tetapi tidak aktif maka dianggap tidak ada.
Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) adalah kelompok petani yang secara bersama mengatur pembagian air untuk pengairan sawah anggotanya. Termasuk organisasi pemakai air sejenisnya seperti Subak di Bali, Mitra Cai di Jawa Barat.
Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) adalah nelayan yang diandalkan dan dipilih secara periodik oleh para kontak tani nelayan dalam satu desa. Sesuai dengan kondisi setempat jumlah KTNA dari satu desa dapat lebih dari satu orang.</txt>
</var>
<var ID="V261" name="b8r802c4" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="50" EndPos="50" width="1"/>
  <labl>Kegiatan/organisasi sosial petani : Taruna Tani</labl>
  <imputation>Kegiatan/organisasi sosial petani : Taruna Tani</imputation>
  <security>Kegiatan/organisasi sosial petani : Taruna Tani</security>
  <embargo>Kegiatan/organisasi sosial petani : Taruna Tani</embargo>
  <respUnit>Kegiatan/organisasi sosial petani : Taruna Tani</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>c. Kegiatan/organisasi sosial petani : 4. Taruna Tani</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Kegiatan/organisasi sosial petani yang dimaksud adalah kegiatan/organisasi yang masih aktif. Apabila di desa/ kelurahan ada kelompoknya tetapi tidak aktif maka dianggap tidak ada.
Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) adalah kelompok petani yang secara bersama mengatur pembagian air untuk pengairan sawah anggotanya. Termasuk organisasi pemakai air sejenisnya seperti Subak di Bali, Mitra Cai di Jawa Barat.
Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) adalah nelayan yang diandalkan dan dipilih secara periodik oleh para kontak tani nelayan dalam satu desa. Sesuai dengan kondisi setempat jumlah KTNA dari satu desa dapat lebih dari satu orang.</txt>
</var>
<var ID="V262" name="b8r802c5" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="51" EndPos="51" width="1"/>
  <labl>Kegiatan/organisasi sosial petani : Penyuluhan Pertanian</labl>
  <imputation>Kegiatan/organisasi sosial petani : Penyuluhan Pertanian</imputation>
  <security>Kegiatan/organisasi sosial petani : Penyuluhan Pertanian</security>
  <embargo>Kegiatan/organisasi sosial petani : Penyuluhan Pertanian</embargo>
  <respUnit>Kegiatan/organisasi sosial petani : Penyuluhan Pertanian</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>c. Kegiatan/organisasi sosial petani : 5. Penyuluhan Pertanian</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Kegiatan/organisasi sosial petani yang dimaksud adalah kegiatan/organisasi yang masih aktif. Apabila di desa/ kelurahan ada kelompoknya tetapi tidak aktif maka dianggap tidak ada.
Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) adalah kelompok petani yang secara bersama mengatur pembagian air untuk pengairan sawah anggotanya. Termasuk organisasi pemakai air sejenisnya seperti Subak di Bali, Mitra Cai di Jawa Barat.
Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) adalah nelayan yang diandalkan dan dipilih secara periodik oleh para kontak tani nelayan dalam satu desa. Sesuai dengan kondisi setempat jumlah KTNA dari satu desa dapat lebih dari satu orang.</txt>
</var>
<var ID="V263" name="b8r802c6" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="52" EndPos="52" width="1"/>
  <labl>Kegiatan/organisasi sosial petani : Kelompok Usaha Ternak</labl>
  <imputation>Kegiatan/organisasi sosial petani : Kelompok Usaha Ternak</imputation>
  <security>Kegiatan/organisasi sosial petani : Kelompok Usaha Ternak</security>
  <embargo>Kegiatan/organisasi sosial petani : Kelompok Usaha Ternak</embargo>
  <respUnit>Kegiatan/organisasi sosial petani : Kelompok Usaha Ternak</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>c. Kegiatan/organisasi sosial petani : 6. Kelompok Usaha Ternak</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Kegiatan/organisasi sosial petani yang dimaksud adalah kegiatan/organisasi yang masih aktif. Apabila di desa/ kelurahan ada kelompoknya tetapi tidak aktif maka dianggap tidak ada.
Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) adalah kelompok petani yang secara bersama mengatur pembagian air untuk pengairan sawah anggotanya. Termasuk organisasi pemakai air sejenisnya seperti Subak di Bali, Mitra Cai di Jawa Barat.
Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) adalah nelayan yang diandalkan dan dipilih secara periodik oleh para kontak tani nelayan dalam satu desa. Sesuai dengan kondisi setempat jumlah KTNA dari satu desa dapat lebih dari satu orang.</txt>
</var>
<var ID="V264" name="b8r803a2" files="F2" intrvl="contin">
  <location StartPos="53" EndPos="54" width="2"/>
  <labl>Banyaknya penyandang cacat yang tinggal di rumah penduduk : Tuna Netra</labl>
  <imputation>Banyaknya penyandang cacat yang tinggal di rumah penduduk : Tuna Netra</imputation>
  <security>Banyaknya penyandang cacat yang tinggal di rumah penduduk : Tuna Netra</security>
  <embargo>Banyaknya penyandang cacat yang tinggal di rumah penduduk : Tuna Netra</embargo>
  <respUnit>Banyaknya penyandang cacat yang tinggal di rumah penduduk : Tuna Netra</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Banyaknya penyandang cacat yang tinggal di rumah penduduk : a. Tuna Netra</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">99</sumStat>
  <txt>Penyandang cacat adalah setiap orang yang mengalami kecacatan sehingga mengganggu atau mendapatkan rintangan atau hambatan baginya untuk melakukan sesuatu secara selayaknya.
Penyandang cacat terdiri dari penyandang cacat fisik, mental, serta fisik dan mental.
Tuna Netra (buta), dibedakan ke dalam dua golongan, yaitu buta total dan kurang awas (low vision). Buta total jika kedua mata tidak dapat melihat sama sekali. Kurang awas, bila dua mata tidak dapat menghitung jari-jari tangan yang digerakkan pada jarak 1 meter di depannya walaupun memakai kacamata atau ada cukup cahaya untuk melihat.
Tuna Rungu bila kedua telinga tidak dapat mendengar/tidak dapat bicara sama sekali atau memahami perkataan yang disampaikan pada jarak 1 meter tanpa alat bantu dengar.
Tuna Grahita (keterbelakangan mental) adalah kelainan yang biasanya terjadi sejak kecil, misalnya anak yang terhambat perkembangan kepandaiaannya (duduk, berdiri, jalan, bicara, berpakaian, makan), orang yang tidak bisa mempelajari dan melakukan perbuatan yang umum dilakukan orang lain seusianya (berkomunikasi dengan orang lain), dan orang yang tidak dapat mengikuti sekolah biasa (harus sekolah SLB). Wajah penderita terlihat seperti wajah dungu.
Tuna Daksa adalah kelainan pada tulang, otot atau sendi anggota gerak dan tubuh, kelumpuhan pada anggota gerak dan tubuh, tidak ada atau tidak lengkapnya anggota gerak atas dan anggota gerak bawah sehingga menimbulkan gangguan gerak.
Tuna Ganda adalah seseorang menyandang cacat lebih dari satu (misal: tuna daksa sekaligus tuna rungu).
Catatan: Berbicara tidak jelas karena bindeng/sumbing termasuk cacat tubuh.</txt>
</var>
<var ID="V265" name="b8r803a3" files="F2" intrvl="contin">
  <location StartPos="55" EndPos="56" width="2"/>
  <labl>Banyaknya penyandang cacat yang tinggal di panti : Tuna Netra</labl>
  <imputation>Banyaknya penyandang cacat yang tinggal di panti : Tuna Netra</imputation>
  <security>Banyaknya penyandang cacat yang tinggal di panti : Tuna Netra</security>
  <embargo>Banyaknya penyandang cacat yang tinggal di panti : Tuna Netra</embargo>
  <respUnit>Banyaknya penyandang cacat yang tinggal di panti : Tuna Netra</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Banyaknya penyandang cacat yang tinggal di panti : a. Tuna Netra</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">98</sumStat>
  <txt>Penyandang cacat adalah setiap orang yang mengalami kecacatan sehingga mengganggu atau mendapatkan rintangan atau hambatan baginya untuk melakukan sesuatu secara selayaknya.
Penyandang cacat terdiri dari penyandang cacat fisik, mental, serta fisik dan mental.
Tuna Netra (buta), dibedakan ke dalam dua golongan, yaitu buta total dan kurang awas (low vision). Buta total jika kedua mata tidak dapat melihat sama sekali. Kurang awas, bila dua mata tidak dapat menghitung jari-jari tangan yang digerakkan pada jarak 1 meter di depannya walaupun memakai kacamata atau ada cukup cahaya untuk melihat.
Tuna Rungu bila kedua telinga tidak dapat mendengar/tidak dapat bicara sama sekali atau memahami perkataan yang disampaikan pada jarak 1 meter tanpa alat bantu dengar.
Tuna Grahita (keterbelakangan mental) adalah kelainan yang biasanya terjadi sejak kecil, misalnya anak yang terhambat perkembangan kepandaiaannya (duduk, berdiri, jalan, bicara, berpakaian, makan), orang yang tidak bisa mempelajari dan melakukan perbuatan yang umum dilakukan orang lain seusianya (berkomunikasi dengan orang lain), dan orang yang tidak dapat mengikuti sekolah biasa (harus sekolah SLB). Wajah penderita terlihat seperti wajah dungu.
Tuna Daksa adalah kelainan pada tulang, otot atau sendi anggota gerak dan tubuh, kelumpuhan pada anggota gerak dan tubuh, tidak ada atau tidak lengkapnya anggota gerak atas dan anggota gerak bawah sehingga menimbulkan gangguan gerak.
Tuna Ganda adalah seseorang menyandang cacat lebih dari satu (misal: tuna daksa sekaligus tuna rungu).
Catatan: Berbicara tidak jelas karena bindeng/sumbing termasuk cacat tubuh.</txt>
</var>
<var ID="V266" name="b8r803b2" files="F2" intrvl="contin">
  <location StartPos="57" EndPos="58" width="2"/>
  <labl>Banyaknya penyandang cacat yang tinggal di rumah penduduk : Tuna Rungu-Wicara</labl>
  <imputation>Banyaknya penyandang cacat yang tinggal di rumah penduduk : Tuna Rungu-Wicara</imputation>
  <security>Banyaknya penyandang cacat yang tinggal di rumah penduduk : Tuna Rungu-Wicara</security>
  <embargo>Banyaknya penyandang cacat yang tinggal di rumah penduduk : Tuna Rungu-Wicara</embargo>
  <respUnit>Banyaknya penyandang cacat yang tinggal di rumah penduduk : Tuna Rungu-Wicara</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Banyaknya penyandang cacat yang tinggal di rumah penduduk : b. Tuna Rungu-Wicara</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">99</sumStat>
  <txt>Penyandang cacat adalah setiap orang yang mengalami kecacatan sehingga mengganggu atau mendapatkan rintangan atau hambatan baginya untuk melakukan sesuatu secara selayaknya.
Penyandang cacat terdiri dari penyandang cacat fisik, mental, serta fisik dan mental.
Tuna Netra (buta), dibedakan ke dalam dua golongan, yaitu buta total dan kurang awas (low vision). Buta total jika kedua mata tidak dapat melihat sama sekali. Kurang awas, bila dua mata tidak dapat menghitung jari-jari tangan yang digerakkan pada jarak 1 meter di depannya walaupun memakai kacamata atau ada cukup cahaya untuk melihat.
Tuna Rungu bila kedua telinga tidak dapat mendengar/tidak dapat bicara sama sekali atau memahami perkataan yang disampaikan pada jarak 1 meter tanpa alat bantu dengar.
Tuna Grahita (keterbelakangan mental) adalah kelainan yang biasanya terjadi sejak kecil, misalnya anak yang terhambat perkembangan kepandaiaannya (duduk, berdiri, jalan, bicara, berpakaian, makan), orang yang tidak bisa mempelajari dan melakukan perbuatan yang umum dilakukan orang lain seusianya (berkomunikasi dengan orang lain), dan orang yang tidak dapat mengikuti sekolah biasa (harus sekolah SLB). Wajah penderita terlihat seperti wajah dungu.
Tuna Daksa adalah kelainan pada tulang, otot atau sendi anggota gerak dan tubuh, kelumpuhan pada anggota gerak dan tubuh, tidak ada atau tidak lengkapnya anggota gerak atas dan anggota gerak bawah sehingga menimbulkan gangguan gerak.
Tuna Ganda adalah seseorang menyandang cacat lebih dari satu (misal: tuna daksa sekaligus tuna rungu).
Catatan: Berbicara tidak jelas karena bindeng/sumbing termasuk cacat tubuh.</txt>
</var>
<var ID="V267" name="b8r803b3" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="59" EndPos="60" width="2"/>
  <labl>Banyaknya penyandang cacat yang tinggal di panti : Tuna Rungu-Wicara</labl>
  <imputation>Banyaknya penyandang cacat yang tinggal di panti : Tuna Rungu-Wicara</imputation>
  <security>Banyaknya penyandang cacat yang tinggal di panti : Tuna Rungu-Wicara</security>
  <embargo>Banyaknya penyandang cacat yang tinggal di panti : Tuna Rungu-Wicara</embargo>
  <respUnit>Banyaknya penyandang cacat yang tinggal di panti : Tuna Rungu-Wicara</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Banyaknya penyandang cacat yang tinggal di panti : b. Tuna Rungu-Wicara</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">98</sumStat>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="min"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <catStat type="max"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>8</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>9</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>10</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>11</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>12</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>13</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>14</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>15</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>16</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>17</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>18</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>20</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>22</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>24</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>25</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>26</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>29</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>30</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>31</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>50</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>52</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>56</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>60</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>65</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>98</catValu>
  </catgry>
  <txt>Penyandang cacat adalah setiap orang yang mengalami kecacatan sehingga mengganggu atau mendapatkan rintangan atau hambatan baginya untuk melakukan sesuatu secara selayaknya.
Penyandang cacat terdiri dari penyandang cacat fisik, mental, serta fisik dan mental.
Tuna Netra (buta), dibedakan ke dalam dua golongan, yaitu buta total dan kurang awas (low vision). Buta total jika kedua mata tidak dapat melihat sama sekali. Kurang awas, bila dua mata tidak dapat menghitung jari-jari tangan yang digerakkan pada jarak 1 meter di depannya walaupun memakai kacamata atau ada cukup cahaya untuk melihat.
Tuna Rungu bila kedua telinga tidak dapat mendengar/tidak dapat bicara sama sekali atau memahami perkataan yang disampaikan pada jarak 1 meter tanpa alat bantu dengar.
Tuna Grahita (keterbelakangan mental) adalah kelainan yang biasanya terjadi sejak kecil, misalnya anak yang terhambat perkembangan kepandaiaannya (duduk, berdiri, jalan, bicara, berpakaian, makan), orang yang tidak bisa mempelajari dan melakukan perbuatan yang umum dilakukan orang lain seusianya (berkomunikasi dengan orang lain), dan orang yang tidak dapat mengikuti sekolah biasa (harus sekolah SLB). Wajah penderita terlihat seperti wajah dungu.
Tuna Daksa adalah kelainan pada tulang, otot atau sendi anggota gerak dan tubuh, kelumpuhan pada anggota gerak dan tubuh, tidak ada atau tidak lengkapnya anggota gerak atas dan anggota gerak bawah sehingga menimbulkan gangguan gerak.
Tuna Ganda adalah seseorang menyandang cacat lebih dari satu (misal: tuna daksa sekaligus tuna rungu).
Catatan: Berbicara tidak jelas karena bindeng/sumbing termasuk cacat tubuh.</txt>
</var>
<var ID="V268" name="b8r803c2" files="F2" intrvl="contin">
  <location StartPos="61" EndPos="62" width="2"/>
  <labl>Banyaknya penyandang cacat yang tinggal di rumah penduduk : Tuna Grahita</labl>
  <imputation>Banyaknya penyandang cacat yang tinggal di rumah penduduk : Tuna Grahita</imputation>
  <security>Banyaknya penyandang cacat yang tinggal di rumah penduduk : Tuna Grahita</security>
  <embargo>Banyaknya penyandang cacat yang tinggal di rumah penduduk : Tuna Grahita</embargo>
  <respUnit>Banyaknya penyandang cacat yang tinggal di rumah penduduk : Tuna Grahita</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Banyaknya penyandang cacat yang tinggal di rumah penduduk : c. Tuna Grahita</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">76</sumStat>
  <txt>Penyandang cacat adalah setiap orang yang mengalami kecacatan sehingga mengganggu atau mendapatkan rintangan atau hambatan baginya untuk melakukan sesuatu secara selayaknya.
Penyandang cacat terdiri dari penyandang cacat fisik, mental, serta fisik dan mental.
Tuna Netra (buta), dibedakan ke dalam dua golongan, yaitu buta total dan kurang awas (low vision). Buta total jika kedua mata tidak dapat melihat sama sekali. Kurang awas, bila dua mata tidak dapat menghitung jari-jari tangan yang digerakkan pada jarak 1 meter di depannya walaupun memakai kacamata atau ada cukup cahaya untuk melihat.
Tuna Rungu bila kedua telinga tidak dapat mendengar/tidak dapat bicara sama sekali atau memahami perkataan yang disampaikan pada jarak 1 meter tanpa alat bantu dengar.
Tuna Grahita (keterbelakangan mental) adalah kelainan yang biasanya terjadi sejak kecil, misalnya anak yang terhambat perkembangan kepandaiaannya (duduk, berdiri, jalan, bicara, berpakaian, makan), orang yang tidak bisa mempelajari dan melakukan perbuatan yang umum dilakukan orang lain seusianya (berkomunikasi dengan orang lain), dan orang yang tidak dapat mengikuti sekolah biasa (harus sekolah SLB). Wajah penderita terlihat seperti wajah dungu.
Tuna Daksa adalah kelainan pada tulang, otot atau sendi anggota gerak dan tubuh, kelumpuhan pada anggota gerak dan tubuh, tidak ada atau tidak lengkapnya anggota gerak atas dan anggota gerak bawah sehingga menimbulkan gangguan gerak.
Tuna Ganda adalah seseorang menyandang cacat lebih dari satu (misal: tuna daksa sekaligus tuna rungu).
Catatan: Berbicara tidak jelas karena bindeng/sumbing termasuk cacat tubuh.</txt>
</var>
<var ID="V269" name="b8r803c3" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="63" EndPos="64" width="2"/>
  <labl>Banyaknya penyandang cacat yang tinggal di panti : Tuna Grahita</labl>
  <imputation>Banyaknya penyandang cacat yang tinggal di panti : Tuna Grahita</imputation>
  <security>Banyaknya penyandang cacat yang tinggal di panti : Tuna Grahita</security>
  <embargo>Banyaknya penyandang cacat yang tinggal di panti : Tuna Grahita</embargo>
  <respUnit>Banyaknya penyandang cacat yang tinggal di panti : Tuna Grahita</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Banyaknya penyandang cacat yang tinggal di panti : c. Tuna Grahita</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">86</sumStat>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="min"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <catStat type="max"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>8</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>9</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>10</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>11</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>12</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>13</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>14</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>15</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>16</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>18</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>20</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>28</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>30</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>33</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>37</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>55</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>70</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>75</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>86</catValu>
  </catgry>
  <txt>Penyandang cacat adalah setiap orang yang mengalami kecacatan sehingga mengganggu atau mendapatkan rintangan atau hambatan baginya untuk melakukan sesuatu secara selayaknya.
Penyandang cacat terdiri dari penyandang cacat fisik, mental, serta fisik dan mental.
Tuna Netra (buta), dibedakan ke dalam dua golongan, yaitu buta total dan kurang awas (low vision). Buta total jika kedua mata tidak dapat melihat sama sekali. Kurang awas, bila dua mata tidak dapat menghitung jari-jari tangan yang digerakkan pada jarak 1 meter di depannya walaupun memakai kacamata atau ada cukup cahaya untuk melihat.
Tuna Rungu bila kedua telinga tidak dapat mendengar/tidak dapat bicara sama sekali atau memahami perkataan yang disampaikan pada jarak 1 meter tanpa alat bantu dengar.
Tuna Grahita (keterbelakangan mental) adalah kelainan yang biasanya terjadi sejak kecil, misalnya anak yang terhambat perkembangan kepandaiaannya (duduk, berdiri, jalan, bicara, berpakaian, makan), orang yang tidak bisa mempelajari dan melakukan perbuatan yang umum dilakukan orang lain seusianya (berkomunikasi dengan orang lain), dan orang yang tidak dapat mengikuti sekolah biasa (harus sekolah SLB). Wajah penderita terlihat seperti wajah dungu.
Tuna Daksa adalah kelainan pada tulang, otot atau sendi anggota gerak dan tubuh, kelumpuhan pada anggota gerak dan tubuh, tidak ada atau tidak lengkapnya anggota gerak atas dan anggota gerak bawah sehingga menimbulkan gangguan gerak.
Tuna Ganda adalah seseorang menyandang cacat lebih dari satu (misal: tuna daksa sekaligus tuna rungu).
Catatan: Berbicara tidak jelas karena bindeng/sumbing termasuk cacat tubuh.</txt>
</var>
<var ID="V270" name="b8r803d2" files="F2" intrvl="contin">
  <location StartPos="65" EndPos="66" width="2"/>
  <labl>Banyaknya penyandang cacat yang tinggal di rumah penduduk : Tuna Daksa</labl>
  <imputation>Banyaknya penyandang cacat yang tinggal di rumah penduduk : Tuna Daksa</imputation>
  <security>Banyaknya penyandang cacat yang tinggal di rumah penduduk : Tuna Daksa</security>
  <embargo>Banyaknya penyandang cacat yang tinggal di rumah penduduk : Tuna Daksa</embargo>
  <respUnit>Banyaknya penyandang cacat yang tinggal di rumah penduduk : Tuna Daksa</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Banyaknya penyandang cacat yang tinggal di rumah penduduk : d. Tuna Daksa</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">98</sumStat>
  <txt>Penyandang cacat adalah setiap orang yang mengalami kecacatan sehingga mengganggu atau mendapatkan rintangan atau hambatan baginya untuk melakukan sesuatu secara selayaknya.
Penyandang cacat terdiri dari penyandang cacat fisik, mental, serta fisik dan mental.
Tuna Netra (buta), dibedakan ke dalam dua golongan, yaitu buta total dan kurang awas (low vision). Buta total jika kedua mata tidak dapat melihat sama sekali. Kurang awas, bila dua mata tidak dapat menghitung jari-jari tangan yang digerakkan pada jarak 1 meter di depannya walaupun memakai kacamata atau ada cukup cahaya untuk melihat.
Tuna Rungu bila kedua telinga tidak dapat mendengar/tidak dapat bicara sama sekali atau memahami perkataan yang disampaikan pada jarak 1 meter tanpa alat bantu dengar.
Tuna Grahita (keterbelakangan mental) adalah kelainan yang biasanya terjadi sejak kecil, misalnya anak yang terhambat perkembangan kepandaiaannya (duduk, berdiri, jalan, bicara, berpakaian, makan), orang yang tidak bisa mempelajari dan melakukan perbuatan yang umum dilakukan orang lain seusianya (berkomunikasi dengan orang lain), dan orang yang tidak dapat mengikuti sekolah biasa (harus sekolah SLB). Wajah penderita terlihat seperti wajah dungu.
Tuna Daksa adalah kelainan pada tulang, otot atau sendi anggota gerak dan tubuh, kelumpuhan pada anggota gerak dan tubuh, tidak ada atau tidak lengkapnya anggota gerak atas dan anggota gerak bawah sehingga menimbulkan gangguan gerak.
Tuna Ganda adalah seseorang menyandang cacat lebih dari satu (misal: tuna daksa sekaligus tuna rungu).
Catatan: Berbicara tidak jelas karena bindeng/sumbing termasuk cacat tubuh.</txt>
</var>
<var ID="V271" name="b8r803d3" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="67" EndPos="68" width="2"/>
  <labl>Banyaknya penyandang cacat yang tinggal di panti : Tuna Daksa</labl>
  <imputation>Banyaknya penyandang cacat yang tinggal di panti : Tuna Daksa</imputation>
  <security>Banyaknya penyandang cacat yang tinggal di panti : Tuna Daksa</security>
  <embargo>Banyaknya penyandang cacat yang tinggal di panti : Tuna Daksa</embargo>
  <respUnit>Banyaknya penyandang cacat yang tinggal di panti : Tuna Daksa</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Banyaknya penyandang cacat yang tinggal di panti : d. Tuna Daksa</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">50</sumStat>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="min"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <catStat type="max"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>8</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>9</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>10</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>12</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>13</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>14</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>16</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>18</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>19</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>21</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>23</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>24</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>30</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>40</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>41</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>43</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>50</catValu>
  </catgry>
  <txt>Penyandang cacat adalah setiap orang yang mengalami kecacatan sehingga mengganggu atau mendapatkan rintangan atau hambatan baginya untuk melakukan sesuatu secara selayaknya.
Penyandang cacat terdiri dari penyandang cacat fisik, mental, serta fisik dan mental.
Tuna Netra (buta), dibedakan ke dalam dua golongan, yaitu buta total dan kurang awas (low vision). Buta total jika kedua mata tidak dapat melihat sama sekali. Kurang awas, bila dua mata tidak dapat menghitung jari-jari tangan yang digerakkan pada jarak 1 meter di depannya walaupun memakai kacamata atau ada cukup cahaya untuk melihat.
Tuna Rungu bila kedua telinga tidak dapat mendengar/tidak dapat bicara sama sekali atau memahami perkataan yang disampaikan pada jarak 1 meter tanpa alat bantu dengar.
Tuna Grahita (keterbelakangan mental) adalah kelainan yang biasanya terjadi sejak kecil, misalnya anak yang terhambat perkembangan kepandaiaannya (duduk, berdiri, jalan, bicara, berpakaian, makan), orang yang tidak bisa mempelajari dan melakukan perbuatan yang umum dilakukan orang lain seusianya (berkomunikasi dengan orang lain), dan orang yang tidak dapat mengikuti sekolah biasa (harus sekolah SLB). Wajah penderita terlihat seperti wajah dungu.
Tuna Daksa adalah kelainan pada tulang, otot atau sendi anggota gerak dan tubuh, kelumpuhan pada anggota gerak dan tubuh, tidak ada atau tidak lengkapnya anggota gerak atas dan anggota gerak bawah sehingga menimbulkan gangguan gerak.
Tuna Ganda adalah seseorang menyandang cacat lebih dari satu (misal: tuna daksa sekaligus tuna rungu).
Catatan: Berbicara tidak jelas karena bindeng/sumbing termasuk cacat tubuh.</txt>
</var>
<var ID="V272" name="b8r803e2" files="F2" intrvl="contin">
  <location StartPos="69" EndPos="70" width="2"/>
  <labl>Banyaknya penyandang cacat yang tinggal di rumah penduduk : Tuna Ganda</labl>
  <imputation>Banyaknya penyandang cacat yang tinggal di rumah penduduk : Tuna Ganda</imputation>
  <security>Banyaknya penyandang cacat yang tinggal di rumah penduduk : Tuna Ganda</security>
  <embargo>Banyaknya penyandang cacat yang tinggal di rumah penduduk : Tuna Ganda</embargo>
  <respUnit>Banyaknya penyandang cacat yang tinggal di rumah penduduk : Tuna Ganda</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Banyaknya penyandang cacat yang tinggal di rumah penduduk : e. Tuna Ganda</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">59</sumStat>
  <txt>Penyandang cacat adalah setiap orang yang mengalami kecacatan sehingga mengganggu atau mendapatkan rintangan atau hambatan baginya untuk melakukan sesuatu secara selayaknya.
Penyandang cacat terdiri dari penyandang cacat fisik, mental, serta fisik dan mental.
Tuna Netra (buta), dibedakan ke dalam dua golongan, yaitu buta total dan kurang awas (low vision). Buta total jika kedua mata tidak dapat melihat sama sekali. Kurang awas, bila dua mata tidak dapat menghitung jari-jari tangan yang digerakkan pada jarak 1 meter di depannya walaupun memakai kacamata atau ada cukup cahaya untuk melihat.
Tuna Rungu bila kedua telinga tidak dapat mendengar/tidak dapat bicara sama sekali atau memahami perkataan yang disampaikan pada jarak 1 meter tanpa alat bantu dengar.
Tuna Grahita (keterbelakangan mental) adalah kelainan yang biasanya terjadi sejak kecil, misalnya anak yang terhambat perkembangan kepandaiaannya (duduk, berdiri, jalan, bicara, berpakaian, makan), orang yang tidak bisa mempelajari dan melakukan perbuatan yang umum dilakukan orang lain seusianya (berkomunikasi dengan orang lain), dan orang yang tidak dapat mengikuti sekolah biasa (harus sekolah SLB). Wajah penderita terlihat seperti wajah dungu.
Tuna Daksa adalah kelainan pada tulang, otot atau sendi anggota gerak dan tubuh, kelumpuhan pada anggota gerak dan tubuh, tidak ada atau tidak lengkapnya anggota gerak atas dan anggota gerak bawah sehingga menimbulkan gangguan gerak.
Tuna Ganda adalah seseorang menyandang cacat lebih dari satu (misal: tuna daksa sekaligus tuna rungu).
Catatan: Berbicara tidak jelas karena bindeng/sumbing termasuk cacat tubuh.</txt>
</var>
<var ID="V273" name="b8r803e3" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="71" EndPos="72" width="2"/>
  <labl>Banyaknya penyandang cacat yang tinggal di panti : Tuna Ganda</labl>
  <imputation>Banyaknya penyandang cacat yang tinggal di panti : Tuna Ganda</imputation>
  <security>Banyaknya penyandang cacat yang tinggal di panti : Tuna Ganda</security>
  <embargo>Banyaknya penyandang cacat yang tinggal di panti : Tuna Ganda</embargo>
  <respUnit>Banyaknya penyandang cacat yang tinggal di panti : Tuna Ganda</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Banyaknya penyandang cacat yang tinggal di panti : e. Tuna Ganda</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">60</sumStat>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="min"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <catStat type="max"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>8</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>9</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>10</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>11</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>12</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>13</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>15</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>16</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>19</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>24</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>30</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>60</catValu>
  </catgry>
  <txt>Penyandang cacat adalah setiap orang yang mengalami kecacatan sehingga mengganggu atau mendapatkan rintangan atau hambatan baginya untuk melakukan sesuatu secara selayaknya.
Penyandang cacat terdiri dari penyandang cacat fisik, mental, serta fisik dan mental.
Tuna Netra (buta), dibedakan ke dalam dua golongan, yaitu buta total dan kurang awas (low vision). Buta total jika kedua mata tidak dapat melihat sama sekali. Kurang awas, bila dua mata tidak dapat menghitung jari-jari tangan yang digerakkan pada jarak 1 meter di depannya walaupun memakai kacamata atau ada cukup cahaya untuk melihat.
Tuna Rungu bila kedua telinga tidak dapat mendengar/tidak dapat bicara sama sekali atau memahami perkataan yang disampaikan pada jarak 1 meter tanpa alat bantu dengar.
Tuna Grahita (keterbelakangan mental) adalah kelainan yang biasanya terjadi sejak kecil, misalnya anak yang terhambat perkembangan kepandaiaannya (duduk, berdiri, jalan, bicara, berpakaian, makan), orang yang tidak bisa mempelajari dan melakukan perbuatan yang umum dilakukan orang lain seusianya (berkomunikasi dengan orang lain), dan orang yang tidak dapat mengikuti sekolah biasa (harus sekolah SLB). Wajah penderita terlihat seperti wajah dungu.
Tuna Daksa adalah kelainan pada tulang, otot atau sendi anggota gerak dan tubuh, kelumpuhan pada anggota gerak dan tubuh, tidak ada atau tidak lengkapnya anggota gerak atas dan anggota gerak bawah sehingga menimbulkan gangguan gerak.
Tuna Ganda adalah seseorang menyandang cacat lebih dari satu (misal: tuna daksa sekaligus tuna rungu).
Catatan: Berbicara tidak jelas karena bindeng/sumbing termasuk cacat tubuh.</txt>
</var>
<var ID="V274" name="b8r804" files="F2" intrvl="contin">
  <location StartPos="73" EndPos="74" width="2"/>
  <labl>Banyaknya perpustakaan :</labl>
  <imputation>Banyaknya perpustakaan :</imputation>
  <security>Banyaknya perpustakaan :</security>
  <embargo>Banyaknya perpustakaan :</embargo>
  <respUnit>Banyaknya perpustakaan :</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Banyaknya perpustakaan :</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">99</sumStat>
  <txt>Perpustakaan yang dimaksud disini adalah perpustakaan yang ada di desa/kelurahan dan dapat diakses oleh siapapun.</txt>
</var>
<var ID="V275" name="b8r805a2" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="75" EndPos="75" width="1"/>
  <labl>Keberadaan : LSM Lingkungan</labl>
  <imputation>Keberadaan : LSM Lingkungan</imputation>
  <security>Keberadaan : LSM Lingkungan</security>
  <embargo>Keberadaan : LSM Lingkungan</embargo>
  <respUnit>Keberadaan : LSM Lingkungan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Keberadaan : a. LSM Lingkungan</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>LSM adalah lembaga swadaya masyarakat non pemerintah yang bergerak dalam bidang pembangunan yang bertujuan mengakomodasi inspirasi dan memberdayakan masyarakat.
Contoh: LSM Lingkungan: Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI)
LSM Perempuan: Lembaga Bantuan Hukum (LBH) APIK
LSM Anak: AKATIGA
LSM Hukum dan Hak Asasi: Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (LBHI), Komisi untuk orang hilang dan tindakan kekerasan (KONTRAS).</txt>
</var>
<var ID="V276" name="b8r805a3" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="76" EndPos="76" width="1"/>
  <labl>Kegiatan : LSM Lingkungan</labl>
  <imputation>Kegiatan : LSM Lingkungan</imputation>
  <security>Kegiatan : LSM Lingkungan</security>
  <embargo>Kegiatan : LSM Lingkungan</embargo>
  <respUnit>Kegiatan : LSM Lingkungan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Kegiatan : a. LSM Lingkungan</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>LSM adalah lembaga swadaya masyarakat non pemerintah yang bergerak dalam bidang pembangunan yang bertujuan mengakomodasi inspirasi dan memberdayakan masyarakat.
Contoh: LSM Lingkungan: Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI)
LSM Perempuan: Lembaga Bantuan Hukum (LBH) APIK
LSM Anak: AKATIGA
LSM Hukum dan Hak Asasi: Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (LBHI), Komisi untuk orang hilang dan tindakan kekerasan (KONTRAS).</txt>
</var>
<var ID="V277" name="b8r805b2" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="77" EndPos="77" width="1"/>
  <labl>Keberadaan : LSM Perempuan</labl>
  <imputation>Keberadaan : LSM Perempuan</imputation>
  <security>Keberadaan : LSM Perempuan</security>
  <embargo>Keberadaan : LSM Perempuan</embargo>
  <respUnit>Keberadaan : LSM Perempuan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Keberadaan : b. LSM Perempuan</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>LSM adalah lembaga swadaya masyarakat non pemerintah yang bergerak dalam bidang pembangunan yang bertujuan mengakomodasi inspirasi dan memberdayakan masyarakat.
Contoh: LSM Lingkungan: Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI)
LSM Perempuan: Lembaga Bantuan Hukum (LBH) APIK
LSM Anak: AKATIGA
LSM Hukum dan Hak Asasi: Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (LBHI), Komisi untuk orang hilang dan tindakan kekerasan (KONTRAS).</txt>
</var>
<var ID="V278" name="b8r805b3" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="78" EndPos="78" width="1"/>
  <labl>Kegiatan : LSM Perempuan</labl>
  <imputation>Kegiatan : LSM Perempuan</imputation>
  <security>Kegiatan : LSM Perempuan</security>
  <embargo>Kegiatan : LSM Perempuan</embargo>
  <respUnit>Kegiatan : LSM Perempuan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Kegiatan : b. LSM Perempuan</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>LSM adalah lembaga swadaya masyarakat non pemerintah yang bergerak dalam bidang pembangunan yang bertujuan mengakomodasi inspirasi dan memberdayakan masyarakat.
Contoh: LSM Lingkungan: Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI)
LSM Perempuan: Lembaga Bantuan Hukum (LBH) APIK
LSM Anak: AKATIGA
LSM Hukum dan Hak Asasi: Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (LBHI), Komisi untuk orang hilang dan tindakan kekerasan (KONTRAS).</txt>
</var>
<var ID="V279" name="b8r805c2" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="79" EndPos="79" width="1"/>
  <labl>Keberadaan : LSM Anak</labl>
  <imputation>Keberadaan : LSM Anak</imputation>
  <security>Keberadaan : LSM Anak</security>
  <embargo>Keberadaan : LSM Anak</embargo>
  <respUnit>Keberadaan : LSM Anak</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Keberadaan : c. LSM Anak</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>LSM adalah lembaga swadaya masyarakat non pemerintah yang bergerak dalam bidang pembangunan yang bertujuan mengakomodasi inspirasi dan memberdayakan masyarakat.
Contoh: LSM Lingkungan: Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI)
LSM Perempuan: Lembaga Bantuan Hukum (LBH) APIK
LSM Anak: AKATIGA
LSM Hukum dan Hak Asasi: Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (LBHI), Komisi untuk orang hilang dan tindakan kekerasan (KONTRAS).</txt>
</var>
<var ID="V280" name="b8r805c3" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="80" EndPos="80" width="1"/>
  <labl>Kegiatan : LSM Anak</labl>
  <imputation>Kegiatan : LSM Anak</imputation>
  <security>Kegiatan : LSM Anak</security>
  <embargo>Kegiatan : LSM Anak</embargo>
  <respUnit>Kegiatan : LSM Anak</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Kegiatan : c. LSM Anak</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>LSM adalah lembaga swadaya masyarakat non pemerintah yang bergerak dalam bidang pembangunan yang bertujuan mengakomodasi inspirasi dan memberdayakan masyarakat.
Contoh: LSM Lingkungan: Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI)
LSM Perempuan: Lembaga Bantuan Hukum (LBH) APIK
LSM Anak: AKATIGA
LSM Hukum dan Hak Asasi: Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (LBHI), Komisi untuk orang hilang dan tindakan kekerasan (KONTRAS).</txt>
</var>
<var ID="V281" name="b8r805d2" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="81" EndPos="81" width="1"/>
  <labl>Keberadaan : LSM Hukum dan Ham</labl>
  <imputation>Keberadaan : LSM Hukum dan Ham</imputation>
  <security>Keberadaan : LSM Hukum dan Ham</security>
  <embargo>Keberadaan : LSM Hukum dan Ham</embargo>
  <respUnit>Keberadaan : LSM Hukum dan Ham</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Keberadaan : d. LSM Hukum dan Ham</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>LSM adalah lembaga swadaya masyarakat non pemerintah yang bergerak dalam bidang pembangunan yang bertujuan mengakomodasi inspirasi dan memberdayakan masyarakat.
Contoh: LSM Lingkungan: Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI)
LSM Perempuan: Lembaga Bantuan Hukum (LBH) APIK
LSM Anak: AKATIGA
LSM Hukum dan Hak Asasi: Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (LBHI), Komisi untuk orang hilang dan tindakan kekerasan (KONTRAS).</txt>
</var>
<var ID="V282" name="b8r805d3" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="82" EndPos="82" width="1"/>
  <labl>Kegiatan : LSM Hukum dan Ham</labl>
  <imputation>Kegiatan : LSM Hukum dan Ham</imputation>
  <security>Kegiatan : LSM Hukum dan Ham</security>
  <embargo>Kegiatan : LSM Hukum dan Ham</embargo>
  <respUnit>Kegiatan : LSM Hukum dan Ham</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Kegiatan : d. LSM Hukum dan Ham</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>LSM adalah lembaga swadaya masyarakat non pemerintah yang bergerak dalam bidang pembangunan yang bertujuan mengakomodasi inspirasi dan memberdayakan masyarakat.
Contoh: LSM Lingkungan: Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI)
LSM Perempuan: Lembaga Bantuan Hukum (LBH) APIK
LSM Anak: AKATIGA
LSM Hukum dan Hak Asasi: Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (LBHI), Komisi untuk orang hilang dan tindakan kekerasan (KONTRAS).</txt>
</var>
<var ID="V283" name="b8r805e2" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="83" EndPos="83" width="1"/>
  <labl>Keberadaan : LSM Lainnya</labl>
  <imputation>Keberadaan : LSM Lainnya</imputation>
  <security>Keberadaan : LSM Lainnya</security>
  <embargo>Keberadaan : LSM Lainnya</embargo>
  <respUnit>Keberadaan : LSM Lainnya</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Keberadaan : e. LSM Lainnya</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>LSM adalah lembaga swadaya masyarakat non pemerintah yang bergerak dalam bidang pembangunan yang bertujuan mengakomodasi inspirasi dan memberdayakan masyarakat.
Contoh: LSM Lingkungan: Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI)
LSM Perempuan: Lembaga Bantuan Hukum (LBH) APIK
LSM Anak: AKATIGA
LSM Hukum dan Hak Asasi: Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (LBHI), Komisi untuk orang hilang dan tindakan kekerasan (KONTRAS).</txt>
</var>
<var ID="V284" name="b8r805e3" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="84" EndPos="84" width="1"/>
  <labl>Kegiatan : LSM Lainnya</labl>
  <imputation>Kegiatan : LSM Lainnya</imputation>
  <security>Kegiatan : LSM Lainnya</security>
  <embargo>Kegiatan : LSM Lainnya</embargo>
  <respUnit>Kegiatan : LSM Lainnya</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Kegiatan : e. LSM Lainnya</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>LSM adalah lembaga swadaya masyarakat non pemerintah yang bergerak dalam bidang pembangunan yang bertujuan mengakomodasi inspirasi dan memberdayakan masyarakat.
Contoh: LSM Lingkungan: Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI)
LSM Perempuan: Lembaga Bantuan Hukum (LBH) APIK
LSM Anak: AKATIGA
LSM Hukum dan Hak Asasi: Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (LBHI), Komisi untuk orang hilang dan tindakan kekerasan (KONTRAS).</txt>
</var>
<var ID="V285" name="b8r806" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="85" EndPos="87" width="3"/>
  <labl>Pemeluk agama/kepercayaan apa saja yang ada di desa/kelurahan ini</labl>
  <imputation>Pemeluk agama/kepercayaan apa saja yang ada di desa/kelurahan ini</imputation>
  <security>Pemeluk agama/kepercayaan apa saja yang ada di desa/kelurahan ini</security>
  <embargo>Pemeluk agama/kepercayaan apa saja yang ada di desa/kelurahan ini</embargo>
  <respUnit>Pemeluk agama/kepercayaan apa saja yang ada di desa/kelurahan ini</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Pemeluk agama/kepercayaan apa saja yang ada di desa/kelurahan ini :</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>001</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>002</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>003</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>004</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>005</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>006</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>007</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>008</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>009</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>01</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>010</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>011</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>012</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>013</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>014</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>015</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>016</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>017</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>019</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>01@</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>02</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>021</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>022</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>023</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>024</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>025</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>027</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>029</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>03</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>031</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>032</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>033</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>035</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>037</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>039</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>04</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>041</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>043</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>045</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>047</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>049</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>05</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>051</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>053</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>055</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>056</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>059</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>06</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>062</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>063</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>064</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>065</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>066</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>067</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>069</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>07</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>070</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>071</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>073</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>075</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>079</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>081</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>083</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>087</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>089</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>09</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>091</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>095</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Islam</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1*</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1*1</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1.</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1.2</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>10</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>101</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>103</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>11</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>111</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>113</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>115</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>117</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>118</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>119</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>12</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>121</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>123</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>124</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>125</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>127</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>13</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>14</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>15</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>16</catValu>
    <labl>Budha</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>17</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>19</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>19@</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1@</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1@1</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Kristen</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2*</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>20</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>21</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>22</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>23</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>24</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>25</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>26</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>27</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>28</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>29</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2@</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3*</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>30</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>31</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>32</catValu>
    <labl>Konghucu</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>33</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>35</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>36</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>37</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>38</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>39</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>39.</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3@</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
    <labl>Katholik</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4*</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>40</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>41</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>43</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>45</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>47</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>49</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>51</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>53</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>54</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>55</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>57</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>59</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>61</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>62</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>63</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>64</catValu>
    <labl>Lainnya</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>65</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>66</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>67</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>68</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>69</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6@</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7*</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7+</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7.</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>70</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>71</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>71.</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>72</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>73</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>74</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>75</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>77</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>78</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>79</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7@</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>8</catValu>
    <labl>Hindu</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>81</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>83</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>85</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>86</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>87</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>89</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>9</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>9.</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>91</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>93</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>95</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>97</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>99</catValu>
  </catgry>
  <txt>Lingkari kode-kode sesuai dengan agama/kepercayaan yang dianut oleh penduduk desa/kelurahan.</txt>
</var>
<var ID="V286" name="b8r807" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="88" EndPos="88" width="1"/>
  <labl>Mayoritas  pemeluk agama/kepercayaan di desa/kelurahan ini</labl>
  <imputation>Mayoritas  pemeluk agama/kepercayaan di desa/kelurahan ini</imputation>
  <security>Mayoritas  pemeluk agama/kepercayaan di desa/kelurahan ini</security>
  <embargo>Mayoritas  pemeluk agama/kepercayaan di desa/kelurahan ini</embargo>
  <respUnit>Mayoritas  pemeluk agama/kepercayaan di desa/kelurahan ini</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Mayoritas  pemeluk agama/kepercayaan di desa/kelurahan ini :</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Islam</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Kristen</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <labl>Katholik</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
    <labl>Hindu</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
    <labl>Budha</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
    <labl>Konghucu</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7</catValu>
    <labl>Lainnya</labl>
  </catgry>
  <txt>Lingkari salah satu kode menurut agama/kepercayaan yang dianut oleh mayoritas penduduk desa/kelurahan.</txt>
</var>
<var ID="V287" name="b8r808" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="89" EndPos="89" width="1"/>
  <labl>Apakah di desa/kelurahan ini ada kelompok kepercayaan</labl>
  <imputation>Apakah di desa/kelurahan ini ada kelompok kepercayaan</imputation>
  <security>Apakah di desa/kelurahan ini ada kelompok kepercayaan</security>
  <embargo>Apakah di desa/kelurahan ini ada kelompok kepercayaan</embargo>
  <respUnit>Apakah di desa/kelurahan ini ada kelompok kepercayaan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Apakah di desa/kelurahan ini ada kelompok kepercayaan :</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Kelompok kepercayaan adalah organisasi atau kelompok masyarakat yang masih meyakini kepercayaan/keyakinan lama yang diaktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari. Misal Organisasi Trijaya, Organisasi Pangestu, Organisasi Perjalanan, Organisasi Saptodarmo, Organisasi Susilo Budi Darma (Subud)</txt>
</var>
<var ID="V288" name="b8r809" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="90" EndPos="90" width="1"/>
  <labl>Apakah desa/kelurahan ini dihuni oleh lebih dari satu suku/etnis</labl>
  <imputation>Apakah desa/kelurahan ini dihuni oleh lebih dari satu suku/etnis</imputation>
  <security>Apakah desa/kelurahan ini dihuni oleh lebih dari satu suku/etnis</security>
  <embargo>Apakah desa/kelurahan ini dihuni oleh lebih dari satu suku/etnis</embargo>
  <respUnit>Apakah desa/kelurahan ini dihuni oleh lebih dari satu suku/etnis</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Apakah desa/kelurahan ini dihuni oleh lebih dari satu suku/etnis :</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ya</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Suku/etnis adalah golongan suku/etnis yang tinggal di desa/kelurahan ini yang biasanya ditandai dengan kebudayaan dan adat istiadat tertentu.</txt>
</var>
<var ID="V289" name="b8r810" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="91" EndPos="94" width="4"/>
  <labl>Mayoritas suku/etnis di desa/kelurahan ini</labl>
  <imputation>Mayoritas suku/etnis di desa/kelurahan ini</imputation>
  <security>Mayoritas suku/etnis di desa/kelurahan ini</security>
  <embargo>Mayoritas suku/etnis di desa/kelurahan ini</embargo>
  <respUnit>Mayoritas suku/etnis di desa/kelurahan ini</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Mayoritas suku/etnis di desa/kelurahan ini :</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68184</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>.327</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0.27</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0001</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0003</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0004</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0005</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0006</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0008</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>001</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0011</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0012</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0013</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0015</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0016</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0017</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0018</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0019</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>002</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0020</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0021</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0022</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0023</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0024</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0025</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0026</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0027</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0030</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0031</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0032</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0033</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0034</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0035</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0036</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0037</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>004</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0041</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0042</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0044</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0045</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0049</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>005</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>005.</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0051</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0054</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0055</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0058</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>006</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0061</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0062</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0064</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0065</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0068</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0069</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>007</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0071</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0072</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0073</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0074</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0075</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0076</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0077</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0078</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>008</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>008/</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0080</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0083</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0085</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0086</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0089</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0090</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0091</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0092</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0093</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0094</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0095</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0096</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0098</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0099</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0103</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0105</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0107</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0111</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0112</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0114</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0116</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0117</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0118</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0119</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0121</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0126</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0129</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>013</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0130</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0131</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0133</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0137</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0144</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0147</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0148</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0153</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0156</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0159</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>016</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0160</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0161</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0162</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0164</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0165</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0167</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0168</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0169</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0170</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0171</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0173</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0175</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0179</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0180</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0184</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0185</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0188</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0190</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0192</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0194</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0198</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0199</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>02</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0201</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0202</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0203</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0204</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0205</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0206</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0207</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0208</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0209</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0210</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0211</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0212</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0213</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0214</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0215</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0216</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0217</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0218</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0219</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0223</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0225</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0230</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0231</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0232</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0237</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0238</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0239</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0248</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0250</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0252</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0253</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0254</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0255</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0257</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0265</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0267</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0269</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>027</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0271</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0273</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0274</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0275</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0277</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>028</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0280</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0281</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0283</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0285</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0286</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0289</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0290</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0293</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0294</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0295</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0299</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0305</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0306</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0307</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0308</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0309</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>031</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0312</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0314</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0315</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0317</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0319</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>032</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0320</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0321</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0323</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0324</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0326</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0327</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0329</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0333</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0337</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0339</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0340</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0343</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0350</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0354</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0357</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0359</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0361</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0362</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0367</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0368</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0369</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>037</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0370</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0372</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0376</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0378</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0379</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0380</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0381</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0384</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0388</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0390</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0392</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0393</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0396</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0398</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>040.</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0400</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0403</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0404</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0406</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0408</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0410</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0411</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0413</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0414</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0420</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0423</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0424</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0425</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0427</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0428</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0431</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0432</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0437</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0442</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0446</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0448</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0450</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0452</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>046</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0460</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0464</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0469</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>047</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0470</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0475</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0476</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0477</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0478</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0480</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0489</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>049</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0491</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0492</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0495</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0499</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>05</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>050</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0507</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0513</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0514</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0516</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0519</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>052</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0520</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0523</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0524</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0526</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0527</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0528</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>053</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0530</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0532</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0533</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0534</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0535</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0536</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0537</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0538</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0540</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0541</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0543</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>055</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0554</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0555</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0560</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0561</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0563</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0564</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0565</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0566</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0568</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0570</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0571</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0572</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0575</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0576</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0577</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0578</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0579</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0580</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0581</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0583</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0584</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0585</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0586</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0587</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0588</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0589</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0590</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0591</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0592</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0593</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0594</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0595</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0597</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>06</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0601</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0603</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0604</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0606</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0607</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0608</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0610</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0611</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0614</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0622</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0623</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0627</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0628</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0629</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0630</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0631</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0632</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0633</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0639</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0640</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0642</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0644</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0646</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0648</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0649</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0653</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0654</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0661</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0667</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0668</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0670</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0674</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0675</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0676</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0678</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0679</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>068</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0680</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0681</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0684</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0685</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0686</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0690</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0691</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0693</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0694</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0698</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0700</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0702</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0704</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0707</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0709</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0714</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0715</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0718</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>072</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0720</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0721</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0724</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0732</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0733</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>074</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0740</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0741</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0742</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0745</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0746</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>075</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0755</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0758</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>076</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0760</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0761</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0762</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0764</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0765</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0773</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0777</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0778</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0781</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0783</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0784</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0785</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0786</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0787</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0789</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0790</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0791</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0794</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0795</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0797</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0798</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>080</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0800</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0803</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0804</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0808</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0812</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0813</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0814</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0817</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0818</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0819</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0821</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0822</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0825</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0827</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0831</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0836</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0839</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>084</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0840</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0841</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0843</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0846</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0848</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>085</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0851</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0852</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0853</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0856</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0857</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0859</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0863</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0866</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0867</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0868</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0869</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0870</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0871</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0875</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0876</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0878</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>088</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0882</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0884</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0885</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0886</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0888</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0889</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>089</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0890</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0893</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0894</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0897</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0899</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>090</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0902</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0904</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0905</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0906</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0907</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0909</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>091</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0918</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0921</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0923</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0926</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0927</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0928</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0930</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>094</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0941</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0948</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0950</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0953</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0956</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0959</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>096</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0963</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0964</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0965</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0966</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0967</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0970</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0971</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0972</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0973</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0974</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0975</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0976</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0979</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0980</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0982</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0985</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0990</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0994</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0998</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>100</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1000</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1002</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1011</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1016</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1022</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1023</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1025</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1026</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1027</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>103</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1031</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1033</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1034</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1035</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1037</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1040</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1043</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1044</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1045</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1046</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1047</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1048</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1049</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>105</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1050</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1052</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1053</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1054</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1059</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>106</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1060</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1061</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1062</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1063</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1064</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1065</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1066</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1067</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1068</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1069</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>107</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1070</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1072</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>109</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>11</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>111</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>112</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>113</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>116</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>118</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>119</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>12</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>120</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>121</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1213</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>126</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>127</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1271</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>13</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>130</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>133</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>137</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>139</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>14</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>143</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>147</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>148</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>149</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1527</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>159</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>160</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>161</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>162</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1621</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>163</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>164</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>167</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>168</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>169</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>175</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>176</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>178</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>179</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>18</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>180</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>182</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>183</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>186</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>187</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1886</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>189</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>190</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>192</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>193</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>196</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>198</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>199</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>20</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>200</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>203</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>204</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>205</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>207</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>208</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>210</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>212</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>213</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>214</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>215</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>216</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>217</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>218</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>219</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>225</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>227</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>23</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>230</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>231</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>236</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>237</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>238</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>239</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>248</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>25</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>253</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>254</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>255</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>256</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>257</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>259</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>26</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>267</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>27</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>271</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>272</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>273</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>277</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>28</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>280</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>281</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>282</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>284</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>285</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>290</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>293</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>294</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>295</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3 27</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>30</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3027</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>306</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>307</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>308</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>309</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>31</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>310</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>314</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>315</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>321</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>322</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>324</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>327</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>327.</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>33</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>34</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>340</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>349</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>35</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>353</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>357</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>361</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>362</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>365</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>367</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>37</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>372</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>376</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>381</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>382</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>387</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>388</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>389</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>390</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>392</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>393</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>396</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>397</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>398</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>402</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>403</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>404</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>408</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>410</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>414</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>416</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>42</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>425</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>44</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>443</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>450</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>452</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>464</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>469</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>470</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>472</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>475</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>477</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>478</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>480</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>485</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>495</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>500</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>502</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>508</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>51</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>510</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>514</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>515</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>516</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>520</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>520.</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>521</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5210</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>522</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>523</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>526</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>527</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>530</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>531</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>532</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>533</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>534</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>534.</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>535</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>538</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>543</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>547</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>549</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>55</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>556</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>557</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>558</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>561</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>568</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>570</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>572</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>573</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>575</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5751</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>576</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>577</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>578</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>579</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>58</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>580</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>581</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>582</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>583</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>584</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>585</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>586</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>587</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>588</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>589</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>590</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>591</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>592</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>593</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>596</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>597</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>598</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>600</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>601</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>604</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>607</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>610</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>611</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>627</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>631</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>632</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>633</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>638</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>639</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>645</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>646</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>653</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>659</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>661</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>670</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>675</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>676</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>680</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>683</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>684</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>685</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>69</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>694</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>70</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>702</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>71</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>712</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>713</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>715</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>717</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>72</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>721</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>73</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>732</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>733</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>736</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>740</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>742</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>746</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>748</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>75</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>751</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>753</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>76</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>762</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>764</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>765</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>77</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>773</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>777</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>778</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>781</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>782</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>782.</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>783</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>784</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>787</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>789</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>794</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>797</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>798</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>80</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>800</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>801</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>803</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>804</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>808</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>810</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>814</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>818</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>827</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>83</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>831</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>832</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>836</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>84</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>840</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>848</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>85</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>851</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>852</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>853</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>856</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>857</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>859</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>86</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>860</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>863</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>866</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>867</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>870</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>871</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>872</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>878</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>881</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>883</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>884</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>885</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>886</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>887</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>8886</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>889</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>89</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>893</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>894</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>899</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>9</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>90</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>900</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>901</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>902</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>903</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>905</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>906</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>907</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>909</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>91</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>91.</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>926</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>928</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>936</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>938</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>94</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>940</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>941</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>947</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>948</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>95</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>950</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>956</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>959</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>96</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>964</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>965</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>971</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>973</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>974</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>975</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>979</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>98</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>980</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>99</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>998</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>999</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>9999</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>jawa</catValu>
  </catgry>
  <txt>Tuliskan mayoritas suku/etnis penduduk yang tinggal di desa/kelurahan ini, dan isikan kode suku/etnis (kode suku/etnis di isi di BPS Kabupaten/Kota).</txt>
</var>
<var ID="V290" name="b8r811" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="95" EndPos="95" width="1"/>
  <labl>Apakah di desa/kelurahan ini ada perkawinan antar suku/etnis</labl>
  <imputation>Apakah di desa/kelurahan ini ada perkawinan antar suku/etnis</imputation>
  <security>Apakah di desa/kelurahan ini ada perkawinan antar suku/etnis</security>
  <embargo>Apakah di desa/kelurahan ini ada perkawinan antar suku/etnis</embargo>
  <respUnit>Apakah di desa/kelurahan ini ada perkawinan antar suku/etnis</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Apakah di desa/kelurahan ini ada perkawinan antar suku/etnis</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Perkawinan antar suku/etnis adalah suatu proses percampuran budaya maupun adat istiadat setempat dengan budaya maupun adat isitiadat dari luar, dalam bentuk perkawinan.</txt>
</var>
<var ID="V291" name="b8r812" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="96" EndPos="96" width="1"/>
  <labl>Apakah di desa/kelurahan ini ada lembaga adat</labl>
  <imputation>Apakah di desa/kelurahan ini ada lembaga adat</imputation>
  <security>Apakah di desa/kelurahan ini ada lembaga adat</security>
  <embargo>Apakah di desa/kelurahan ini ada lembaga adat</embargo>
  <respUnit>Apakah di desa/kelurahan ini ada lembaga adat</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Apakah di desa/kelurahan ini ada lembaga adat :</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Lembaga adat adalah aturan-aturan, hukum, dan kebiasaan-kebiasaan tradisional yang dipelihara secara turun temurun dan masih dilakukan oleh masyarakat (yang tujuannya untuk mengharapkan berkah dari Yang Maha Kuasa).
Contoh:
1. Kasodo yang dilakukan Masyarakat Tengger.
2. Seren Taun pada Masyarakat Kasepuhan Pancer Pangawinan
3. Tabot pada Masyarakat Bengkulu.
4. Sasi dan Kewang pada Masyarakat Maluku.</txt>
</var>
<var ID="V292" name="b8r813a" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="97" EndPos="97" width="1"/>
  <labl>Situs/Bangunan bersejarah : Gedung</labl>
  <imputation>Situs/Bangunan bersejarah : Gedung</imputation>
  <security>Situs/Bangunan bersejarah : Gedung</security>
  <embargo>Situs/Bangunan bersejarah : Gedung</embargo>
  <respUnit>Situs/Bangunan bersejarah : Gedung</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Situs/Bangunan bersejarah : a. Gedung</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Situs bangunan bersejarah adalah peninggalan sejarah, baik yang dilindungi dan dipelihara atau tidak dipelihara oleh pemerintah setempat.
Contoh : Mesjid Demak, Makam Imogiri di Yogya, jembatan merah di Surabaya, Katedral dll.</txt>
</var>
<var ID="V293" name="b8r813b" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="98" EndPos="98" width="1"/>
  <labl>Situs/Bangunan bersejarah : Jembatan</labl>
  <imputation>Situs/Bangunan bersejarah : Jembatan</imputation>
  <security>Situs/Bangunan bersejarah : Jembatan</security>
  <embargo>Situs/Bangunan bersejarah : Jembatan</embargo>
  <respUnit>Situs/Bangunan bersejarah : Jembatan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Situs/Bangunan bersejarah : b. Jembatan</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Situs bangunan bersejarah adalah peninggalan sejarah, baik yang dilindungi dan dipelihara atau tidak dipelihara oleh pemerintah setempat.
Contoh : Mesjid Demak, Makam Imogiri di Yogya, jembatan merah di Surabaya, Katedral dll.</txt>
</var>
<var ID="V294" name="b8r813c" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="99" EndPos="99" width="1"/>
  <labl>Situs/Bangunan bersejarah : Candi</labl>
  <imputation>Situs/Bangunan bersejarah : Candi</imputation>
  <security>Situs/Bangunan bersejarah : Candi</security>
  <embargo>Situs/Bangunan bersejarah : Candi</embargo>
  <respUnit>Situs/Bangunan bersejarah : Candi</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Situs/Bangunan bersejarah : c. Candi</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Situs bangunan bersejarah adalah peninggalan sejarah, baik yang dilindungi dan dipelihara atau tidak dipelihara oleh pemerintah setempat.
Contoh : Mesjid Demak, Makam Imogiri di Yogya, jembatan merah di Surabaya, Katedral dll.</txt>
</var>
<var ID="V295" name="b8r813d" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="100" EndPos="100" width="1"/>
  <labl>Situs/Bangunan bersejarah : Pelabuhan</labl>
  <imputation>Situs/Bangunan bersejarah : Pelabuhan</imputation>
  <security>Situs/Bangunan bersejarah : Pelabuhan</security>
  <embargo>Situs/Bangunan bersejarah : Pelabuhan</embargo>
  <respUnit>Situs/Bangunan bersejarah : Pelabuhan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Situs/Bangunan bersejarah : d. Pelabuhan</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Situs bangunan bersejarah adalah peninggalan sejarah, baik yang dilindungi dan dipelihara atau tidak dipelihara oleh pemerintah setempat.
Contoh : Mesjid Demak, Makam Imogiri di Yogya, jembatan merah di Surabaya, Katedral dll.</txt>
</var>
<var ID="V296" name="b8r813e" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="101" EndPos="101" width="1"/>
  <labl>Situs/Bangunan bersejarah : Stasiun</labl>
  <imputation>Situs/Bangunan bersejarah : Stasiun</imputation>
  <security>Situs/Bangunan bersejarah : Stasiun</security>
  <embargo>Situs/Bangunan bersejarah : Stasiun</embargo>
  <respUnit>Situs/Bangunan bersejarah : Stasiun</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Situs/Bangunan bersejarah : e. Stasiun</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Situs bangunan bersejarah adalah peninggalan sejarah, baik yang dilindungi dan dipelihara atau tidak dipelihara oleh pemerintah setempat.
Contoh : Mesjid Demak, Makam Imogiri di Yogya, jembatan merah di Surabaya, Katedral dll.</txt>
</var>
<var ID="V297" name="b8r813f" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="102" EndPos="102" width="1"/>
  <labl>Situs/Bangunan bersejarah : Tempat Spiritual (misal: mesjid kuno, patilasan)</labl>
  <imputation>Situs/Bangunan bersejarah : Tempat Spiritual (misal: mesjid kuno, patilasan)</imputation>
  <security>Situs/Bangunan bersejarah : Tempat Spiritual (misal: mesjid kuno, patilasan)</security>
  <embargo>Situs/Bangunan bersejarah : Tempat Spiritual (misal: mesjid kuno, patilasan)</embargo>
  <respUnit>Situs/Bangunan bersejarah : Tempat Spiritual (misal: mesjid kuno, patilasan)</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Situs/Bangunan bersejarah : f. Tempat Spiritual (misal: mesjid kuno, patilasan)</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Situs bangunan bersejarah adalah peninggalan sejarah, baik yang dilindungi dan dipelihara atau tidak dipelihara oleh pemerintah setempat.
Contoh : Mesjid Demak, Makam Imogiri di Yogya, jembatan merah di Surabaya, Katedral dll.</txt>
</var>
<var ID="V298" name="b8r813g" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="103" EndPos="103" width="1"/>
  <labl>Situs/Bangunan bersejarah : Lainnya</labl>
  <imputation>Situs/Bangunan bersejarah : Lainnya</imputation>
  <security>Situs/Bangunan bersejarah : Lainnya</security>
  <embargo>Situs/Bangunan bersejarah : Lainnya</embargo>
  <respUnit>Situs/Bangunan bersejarah : Lainnya</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Situs/Bangunan bersejarah : g. Lainnya</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Situs bangunan bersejarah adalah peninggalan sejarah, baik yang dilindungi dan dipelihara atau tidak dipelihara oleh pemerintah setempat.
Contoh : Mesjid Demak, Makam Imogiri di Yogya, jembatan merah di Surabaya, Katedral dll.</txt>
</var>
<var ID="V299" name="b9r901" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="104" EndPos="105" width="2"/>
  <labl>Lapangan terbuka/alun-alun/taman bermain</labl>
  <imputation>Lapangan terbuka/alun-alun/taman bermain</imputation>
  <security>Lapangan terbuka/alun-alun/taman bermain</security>
  <embargo>Lapangan terbuka/alun-alun/taman bermain</embargo>
  <respUnit>Lapangan terbuka/alun-alun/taman bermain</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Lapangan terbuka/alun-alun/taman bermain :</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">98</sumStat>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="min"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <catStat type="max"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>8</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>9</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>10</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>11</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>12</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>13</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>14</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>15</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>16</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>17</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>18</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>19</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>20</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>21</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>22</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>27</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>28</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>31</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>32</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>39</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>41</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>42</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>47</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>88</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>91</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>98</catValu>
  </catgry>
  <txt>Banyaknya lapangan terbuka/alun-alun/taman bermain yang tidak komersial, yang biasa terdapat di pusat desa/kelurahan.</txt>
</var>
<var ID="V300" name="b9r902a1" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="106" EndPos="106" width="1"/>
  <labl>Tempat hiburan/tempat rekreasi (komersial)  : Alam Bahari</labl>
  <imputation>Tempat hiburan/tempat rekreasi (komersial)  : Alam Bahari</imputation>
  <security>Tempat hiburan/tempat rekreasi (komersial)  : Alam Bahari</security>
  <embargo>Tempat hiburan/tempat rekreasi (komersial)  : Alam Bahari</embargo>
  <respUnit>Tempat hiburan/tempat rekreasi (komersial)  : Alam Bahari</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Tempat hiburan/tempat rekreasi (komersial)  : a1. Alam Bahari</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">8</sumStat>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="min"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <catStat type="max"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>8</catValu>
  </catgry>
  <txt>Tempat hiburan/tempat rekreasi (komersial) adalah tempat rekreasi yang banyak dikunjungi orang karena mempunyai daya tarik secara alamiah maupun buatan manusia, dengan membayar. Contoh: Alam Bahari: Pangandaran di Jawa Barat, Pulau Seribu.
Budaya: Musium, Taman Mini Indonesia Indah.
Alam Non Bahari: Taman Nasional Tanjung Putting.
Lainnya: Taman Bunga, Taman Safari, Kebun binatang.
Gedung bioskop adalah gedung yang khusus digunakan untuk pertunjukkan film, biasanya dilengkapi tempat penjualan tanda masuk (karcis) dan tempat menggantungkan gambar iklan film yang sedang atau akan diputar.</txt>
</var>
<var ID="V301" name="b9r902a2" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="107" EndPos="107" width="1"/>
  <labl>Tempat hiburan/tempat rekreasi (komersial)  : Alam Non Bahari</labl>
  <imputation>Tempat hiburan/tempat rekreasi (komersial)  : Alam Non Bahari</imputation>
  <security>Tempat hiburan/tempat rekreasi (komersial)  : Alam Non Bahari</security>
  <embargo>Tempat hiburan/tempat rekreasi (komersial)  : Alam Non Bahari</embargo>
  <respUnit>Tempat hiburan/tempat rekreasi (komersial)  : Alam Non Bahari</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Tempat hiburan/tempat rekreasi (komersial)  : a2. Alam Non Bahari</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">8</sumStat>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="min"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <catStat type="max"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>8</catValu>
  </catgry>
  <txt>Tempat hiburan/tempat rekreasi (komersial) adalah tempat rekreasi yang banyak dikunjungi orang karena mempunyai daya tarik secara alamiah maupun buatan manusia, dengan membayar. Contoh: Alam Bahari: Pangandaran di Jawa Barat, Pulau Seribu.
Budaya: Musium, Taman Mini Indonesia Indah.
Alam Non Bahari: Taman Nasional Tanjung Putting.
Lainnya: Taman Bunga, Taman Safari, Kebun binatang.
Gedung bioskop adalah gedung yang khusus digunakan untuk pertunjukkan film, biasanya dilengkapi tempat penjualan tanda masuk (karcis) dan tempat menggantungkan gambar iklan film yang sedang atau akan diputar.</txt>
</var>
<var ID="V302" name="b9r902b" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="108" EndPos="108" width="1"/>
  <labl>Tempat hiburan/tempat rekreasi (komersial) : Budaya</labl>
  <imputation>Tempat hiburan/tempat rekreasi (komersial) : Budaya</imputation>
  <security>Tempat hiburan/tempat rekreasi (komersial) : Budaya</security>
  <embargo>Tempat hiburan/tempat rekreasi (komersial) : Budaya</embargo>
  <respUnit>Tempat hiburan/tempat rekreasi (komersial) : Budaya</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Tempat hiburan/tempat rekreasi (komersial) : b. Budaya</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">8</sumStat>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="min"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <catStat type="max"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>8</catValu>
  </catgry>
  <txt>Tempat hiburan/tempat rekreasi (komersial) adalah tempat rekreasi yang banyak dikunjungi orang karena mempunyai daya tarik secara alamiah maupun buatan manusia, dengan membayar. Contoh: Alam Bahari: Pangandaran di Jawa Barat, Pulau Seribu.
Budaya: Musium, Taman Mini Indonesia Indah.
Alam Non Bahari: Taman Nasional Tanjung Putting.
Lainnya: Taman Bunga, Taman Safari, Kebun binatang.
Gedung bioskop adalah gedung yang khusus digunakan untuk pertunjukkan film, biasanya dilengkapi tempat penjualan tanda masuk (karcis) dan tempat menggantungkan gambar iklan film yang sedang atau akan diputar.</txt>
</var>
<var ID="V303" name="b9r902c" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="109" EndPos="109" width="1"/>
  <labl>Tempat hiburan/tempat rekreasi (komersial) : Lainnya</labl>
  <imputation>Tempat hiburan/tempat rekreasi (komersial) : Lainnya</imputation>
  <security>Tempat hiburan/tempat rekreasi (komersial) : Lainnya</security>
  <embargo>Tempat hiburan/tempat rekreasi (komersial) : Lainnya</embargo>
  <respUnit>Tempat hiburan/tempat rekreasi (komersial) : Lainnya</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Tempat hiburan/tempat rekreasi (komersial) : c. Budaya</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">8</sumStat>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="min"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <catStat type="max"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>8</catValu>
  </catgry>
  <txt>Tempat hiburan/tempat rekreasi (komersial) adalah tempat rekreasi yang banyak dikunjungi orang karena mempunyai daya tarik secara alamiah maupun buatan manusia, dengan membayar. Contoh: Alam Bahari: Pangandaran di Jawa Barat, Pulau Seribu.
Budaya: Musium, Taman Mini Indonesia Indah.
Alam Non Bahari: Taman Nasional Tanjung Putting.
Lainnya: Taman Bunga, Taman Safari, Kebun binatang.
Gedung bioskop adalah gedung yang khusus digunakan untuk pertunjukkan film, biasanya dilengkapi tempat penjualan tanda masuk (karcis) dan tempat menggantungkan gambar iklan film yang sedang atau akan diputar.</txt>
</var>
<var ID="V304" name="b9r903a" files="F2" intrvl="contin">
  <location StartPos="110" EndPos="111" width="2"/>
  <labl>Gedung bioskop</labl>
  <imputation>Gedung bioskop</imputation>
  <security>Gedung bioskop</security>
  <embargo>Gedung bioskop</embargo>
  <respUnit>Gedung bioskop</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>a. Gedung bioskop :</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">50</sumStat>
  <txt>Tempat hiburan/tempat rekreasi (komersial) adalah tempat rekreasi yang banyak dikunjungi orang karena mempunyai daya tarik secara alamiah maupun buatan manusia, dengan membayar. Contoh: Alam Bahari: Pangandaran di Jawa Barat, Pulau Seribu.
Budaya: Musium, Taman Mini Indonesia Indah.
Alam Non Bahari: Taman Nasional Tanjung Putting.
Lainnya: Taman Bunga, Taman Safari, Kebun binatang.
Gedung bioskop adalah gedung yang khusus digunakan untuk pertunjukkan film, biasanya dilengkapi tempat penjualan tanda masuk (karcis) dan tempat menggantungkan gambar iklan film yang sedang atau akan diputar.</txt>
</var>
<var ID="V305" name="b9r903b" files="F2" intrvl="contin">
  <location StartPos="112" EndPos="115" width="4"/>
  <labl>Jarak terdekat ke gedung bioskop</labl>
  <imputation>Jarak terdekat ke gedung bioskop</imputation>
  <security>Jarak terdekat ke gedung bioskop</security>
  <embargo>Jarak terdekat ke gedung bioskop</embargo>
  <respUnit>Jarak terdekat ke gedung bioskop</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika "Tidak ada (isiannya=0)"</preQTxt>
    <qstnLit>b. Jika “Tidak ada (isiannya=0)", jarak terdekat ke gedung bioskop :</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">1000</sumStat>
  <txt>Tempat hiburan/tempat rekreasi (komersial) adalah tempat rekreasi yang banyak dikunjungi orang karena mempunyai daya tarik secara alamiah maupun buatan manusia, dengan membayar. Contoh: Alam Bahari: Pangandaran di Jawa Barat, Pulau Seribu.
Budaya: Musium, Taman Mini Indonesia Indah.
Alam Non Bahari: Taman Nasional Tanjung Putting.
Lainnya: Taman Bunga, Taman Safari, Kebun binatang.
Gedung bioskop adalah gedung yang khusus digunakan untuk pertunjukkan film, biasanya dilengkapi tempat penjualan tanda masuk (karcis) dan tempat menggantungkan gambar iklan film yang sedang atau akan diputar.</txt>
</var>
<var ID="V306" name="b9r904a" files="F2" intrvl="contin">
  <location StartPos="116" EndPos="117" width="2"/>
  <labl>Tempat penyewaan Video/VCD/DVD/LD</labl>
  <imputation>Tempat penyewaan Video/VCD/DVD/LD</imputation>
  <security>Tempat penyewaan Video/VCD/DVD/LD</security>
  <embargo>Tempat penyewaan Video/VCD/DVD/LD</embargo>
  <respUnit>Tempat penyewaan Video/VCD/DVD/LD</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>a. Tempat penyewaan Video/VCD/DVD/LD</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">98</sumStat>
  <txt>Tempat hiburan/tempat rekreasi (komersial) adalah tempat rekreasi yang banyak dikunjungi orang karena mempunyai daya tarik secara alamiah maupun buatan manusia, dengan membayar. Contoh: Alam Bahari: Pangandaran di Jawa Barat, Pulau Seribu.
Budaya: Musium, Taman Mini Indonesia Indah.
Alam Non Bahari: Taman Nasional Tanjung Putting.
Lainnya: Taman Bunga, Taman Safari, Kebun binatang.
Gedung bioskop adalah gedung yang khusus digunakan untuk pertunjukkan film, biasanya dilengkapi tempat penjualan tanda masuk (karcis) dan tempat menggantungkan gambar iklan film yang sedang atau akan diputar.</txt>
</var>
<var ID="V307" name="b9r904b" files="F2" intrvl="contin">
  <location StartPos="118" EndPos="121" width="4"/>
  <labl>Jarak terdekat ke tempat penyewaan Video/VCD/DVD/LD</labl>
  <imputation>Jarak terdekat ke tempat penyewaan Video/VCD/DVD/LD</imputation>
  <security>Jarak terdekat ke tempat penyewaan Video/VCD/DVD/LD</security>
  <embargo>Jarak terdekat ke tempat penyewaan Video/VCD/DVD/LD</embargo>
  <respUnit>Jarak terdekat ke tempat penyewaan Video/VCD/DVD/LD</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika "Tidak ada (isiannya=0)"</preQTxt>
    <qstnLit>b. Jika “Tidak ada (isiannya=0)", jarak terdekat ke tempat penyewaan Video/VCD/DVD/LD</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">1000</sumStat>
  <txt>Tempat hiburan/tempat rekreasi (komersial) adalah tempat rekreasi yang banyak dikunjungi orang karena mempunyai daya tarik secara alamiah maupun buatan manusia, dengan membayar. Contoh: Alam Bahari: Pangandaran di Jawa Barat, Pulau Seribu.
Budaya: Musium, Taman Mini Indonesia Indah.
Alam Non Bahari: Taman Nasional Tanjung Putting.
Lainnya: Taman Bunga, Taman Safari, Kebun binatang.
Gedung bioskop adalah gedung yang khusus digunakan untuk pertunjukkan film, biasanya dilengkapi tempat penjualan tanda masuk (karcis) dan tempat menggantungkan gambar iklan film yang sedang atau akan diputar.</txt>
</var>
<var ID="V308" name="b9r905a" files="F2" intrvl="contin">
  <location StartPos="122" EndPos="123" width="2"/>
  <labl>Rumah bilyar</labl>
  <imputation>Rumah bilyar</imputation>
  <security>Rumah bilyar</security>
  <embargo>Rumah bilyar</embargo>
  <respUnit>Rumah bilyar</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>a. Rumah bilyar</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">98</sumStat>
  <txt>Tempat hiburan/tempat rekreasi (komersial) adalah tempat rekreasi yang banyak dikunjungi orang karena mempunyai daya tarik secara alamiah maupun buatan manusia, dengan membayar. Contoh: Alam Bahari: Pangandaran di Jawa Barat, Pulau Seribu.
Budaya: Musium, Taman Mini Indonesia Indah.
Alam Non Bahari: Taman Nasional Tanjung Putting.
Lainnya: Taman Bunga, Taman Safari, Kebun binatang.
Gedung bioskop adalah gedung yang khusus digunakan untuk pertunjukkan film, biasanya dilengkapi tempat penjualan tanda masuk (karcis) dan tempat menggantungkan gambar iklan film yang sedang atau akan diputar.</txt>
</var>
<var ID="V309" name="b9r905b" files="F2" intrvl="contin">
  <location StartPos="124" EndPos="127" width="4"/>
  <labl>Jarak terdekat ke rumah bilyar</labl>
  <imputation>Jarak terdekat ke rumah bilyar</imputation>
  <security>Jarak terdekat ke rumah bilyar</security>
  <embargo>Jarak terdekat ke rumah bilyar</embargo>
  <respUnit>Jarak terdekat ke rumah bilyar</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika "Tidak ada (isiannya=0)"</preQTxt>
    <qstnLit>b. Jika “Tidak ada (isiannya=0)", jarak terdekat ke rumah bilyar</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">1000</sumStat>
  <txt>Tempat hiburan/tempat rekreasi (komersial) adalah tempat rekreasi yang banyak dikunjungi orang karena mempunyai daya tarik secara alamiah maupun buatan manusia, dengan membayar. Contoh: Alam Bahari: Pangandaran di Jawa Barat, Pulau Seribu.
Budaya: Musium, Taman Mini Indonesia Indah.
Alam Non Bahari: Taman Nasional Tanjung Putting.
Lainnya: Taman Bunga, Taman Safari, Kebun binatang.
Gedung bioskop adalah gedung yang khusus digunakan untuk pertunjukkan film, biasanya dilengkapi tempat penjualan tanda masuk (karcis) dan tempat menggantungkan gambar iklan film yang sedang atau akan diputar.</txt>
</var>
<var ID="V310" name="b9r906a" files="F2" intrvl="contin">
  <location StartPos="128" EndPos="129" width="2"/>
  <labl>Pub/diskotik/karaoke</labl>
  <imputation>Pub/diskotik/karaoke</imputation>
  <security>Pub/diskotik/karaoke</security>
  <embargo>Pub/diskotik/karaoke</embargo>
  <respUnit>Pub/diskotik/karaoke</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>a. Pub/diskotik/karaoke</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">98</sumStat>
  <txt>Tempat hiburan/tempat rekreasi (komersial) adalah tempat rekreasi yang banyak dikunjungi orang karena mempunyai daya tarik secara alamiah maupun buatan manusia, dengan membayar. Contoh: Alam Bahari: Pangandaran di Jawa Barat, Pulau Seribu.
Budaya: Musium, Taman Mini Indonesia Indah.
Alam Non Bahari: Taman Nasional Tanjung Putting.
Lainnya: Taman Bunga, Taman Safari, Kebun binatang.
Gedung bioskop adalah gedung yang khusus digunakan untuk pertunjukkan film, biasanya dilengkapi tempat penjualan tanda masuk (karcis) dan tempat menggantungkan gambar iklan film yang sedang atau akan diputar.</txt>
</var>
<var ID="V311" name="b9r906b" files="F2" intrvl="contin">
  <location StartPos="130" EndPos="133" width="4"/>
  <labl>Jarak terdekat ke pub/diskotik/karaoke</labl>
  <imputation>Jarak terdekat ke pub/diskotik/karaoke</imputation>
  <security>Jarak terdekat ke pub/diskotik/karaoke</security>
  <embargo>Jarak terdekat ke pub/diskotik/karaoke</embargo>
  <respUnit>Jarak terdekat ke pub/diskotik/karaoke</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika "Tidak ada (isiannya=0)"</preQTxt>
    <qstnLit>b. Jika “Tidak ada (isiannya=0)", jarak terdekat ke pub/diskotik/karaoke</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">1000</sumStat>
  <txt>Tempat hiburan/tempat rekreasi (komersial) adalah tempat rekreasi yang banyak dikunjungi orang karena mempunyai daya tarik secara alamiah maupun buatan manusia, dengan membayar. Contoh: Alam Bahari: Pangandaran di Jawa Barat, Pulau Seribu.
Budaya: Musium, Taman Mini Indonesia Indah.
Alam Non Bahari: Taman Nasional Tanjung Putting.
Lainnya: Taman Bunga, Taman Safari, Kebun binatang.
Gedung bioskop adalah gedung yang khusus digunakan untuk pertunjukkan film, biasanya dilengkapi tempat penjualan tanda masuk (karcis) dan tempat menggantungkan gambar iklan film yang sedang atau akan diputar.</txt>
</var>
<var ID="V312" name="b9r907" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="134" EndPos="134" width="1"/>
  <labl>Apakah di desa/kelurahan ini ada tempat transaksi seks komersial (lokasi pelacuran)</labl>
  <imputation>Apakah di desa/kelurahan ini ada tempat transaksi seks komersial (lokasi pelacuran)</imputation>
  <security>Apakah di desa/kelurahan ini ada tempat transaksi seks komersial (lokasi pelacuran)</security>
  <embargo>Apakah di desa/kelurahan ini ada tempat transaksi seks komersial (lokasi pelacuran)</embargo>
  <respUnit>Apakah di desa/kelurahan ini ada tempat transaksi seks komersial (lokasi pelacuran)</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Apakah di desa/kelurahan ini ada tempat transaksi seks komersial (lokasi pelacuran) :</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Lokasi pelacuran adalah tempat transaksi antara penjaja sex dengan pelanggannya, seperti: Hotel, Taman, rumah bordil, lokalisasi pelacuran (kawasan Dolly di Surabaya), dan lain-lain.</txt>
</var>
<var ID="V313" name="b9r908" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="135" EndPos="135" width="1"/>
  <labl>Apakah desa/kelurahan ini mempunyai kelompok/organisasi kesenian</labl>
  <imputation>Apakah desa/kelurahan ini mempunyai kelompok/organisasi kesenian</imputation>
  <security>Apakah desa/kelurahan ini mempunyai kelompok/organisasi kesenian</security>
  <embargo>Apakah desa/kelurahan ini mempunyai kelompok/organisasi kesenian</embargo>
  <respUnit>Apakah desa/kelurahan ini mempunyai kelompok/organisasi kesenian</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Apakah desa/kelurahan ini mempunyai kelompok/organisasi kesenian :</qstnLit>
    <postQTxt>Jika jawabannya TIDAK (2), maka pertanyaan dilanjutkan ke P911</postQTxt>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68815</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Kelompok/Organisasi kesenian adalah organisasi yang bergerak dalam bidang seni, baik seni musik, tari, seni rupa/gambar, teater, media rekam, pedalangan, maupun satra.
Lingkari Kode “1” jika di desa/kelurahan mempunyai organisasi kesenian, dan Kode “2” jika tidak, dan lanjutkan ke Pertanyaan 912.
Sanggar adalah tempat perkumpulan/latihan suatu jenis kesenian seperti: sanggar tari, sanggar teater dan sebagainya.
Perkumpulan adalah kelompok kesenian yang melakukan latihan secara teratur dan siap untuk naik pentas baik ditempat sendiri maupun memenuhi panggilan.</txt>
</var>
<var ID="V314" name="b9r909" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="136" EndPos="137" width="2"/>
  <labl>Bidang “seni” yang dikelola (bisa lebih dari 1 bidang kesenian)</labl>
  <imputation>Bidang “seni” yang dikelola (bisa lebih dari 1 bidang kesenian)</imputation>
  <security>Bidang “seni” yang dikelola (bisa lebih dari 1 bidang kesenian)</security>
  <embargo>Bidang “seni” yang dikelola (bisa lebih dari 1 bidang kesenian)</embargo>
  <respUnit>Bidang “seni” yang dikelola (bisa lebih dari 1 bidang kesenian)</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Bidang “seni” yang dikelola (bisa lebih dari 1 bidang kesenian) :</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68815</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>01</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>02</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>03</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>04</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>05</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>06</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>07</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>08</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>09</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Musik</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1.</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>10</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>11</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>12</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>13</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>14</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>15</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>16</catValu>
    <labl>Pedalangan</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>17</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>18</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>19</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tari</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>20</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>21</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>22</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>23</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>24</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>25</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>26</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>27</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>28</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>30</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>31</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>32</catValu>
    <labl>Lainnya (tuliskan)</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>33</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>34</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>35</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>36</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>37</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>38</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>39</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
    <labl>Seni Rupa</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>40</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>41</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>42</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>43</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>44</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>45</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>47</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>48</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>49</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>50</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>51</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>52</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>53</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>54</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>55</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>56</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>57</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>58</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>59</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>62</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>63</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>8</catValu>
    <labl>Teater</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>9</catValu>
  </catgry>
  <txt>Bidang seni yang dikelola adalah bidang seni yang dikelola oleh masyarakat desa/kelurahan, baik mulai dari pelatihan sampai dengan pementasan.</txt>
</var>
<var ID="V315" name="b9r910a" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="138" EndPos="138" width="1"/>
  <labl>Bidang “seni” yang utama</labl>
  <imputation>Bidang “seni” yang utama</imputation>
  <security>Bidang “seni” yang utama</security>
  <embargo>Bidang “seni” yang utama</embargo>
  <respUnit>Bidang “seni” yang utama</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>a.  Bidang “seni” yang utama :</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68812</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>-</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>.</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Musik</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tari</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <labl>Seni Rupa</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
    <labl>Teater</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
    <labl>Lainnya (tuliskan)</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
    <labl>Pedalangan</labl>
  </catgry>
  <txt>Bidang seni utama adalah seni yang paling digemari dan sering ditampilkan untuk dan oleh masyarakat desa/kelurahan.</txt>
</var>
<var ID="V316" name="b9r910b" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="139" EndPos="139" width="1"/>
  <labl>Apakah kelompok/organisasi kesenian ini menerima bayaran berupa uang pada saat pentas</labl>
  <imputation>Apakah kelompok/organisasi kesenian ini menerima bayaran berupa uang pada saat pentas</imputation>
  <security>Apakah kelompok/organisasi kesenian ini menerima bayaran berupa uang pada saat pentas</security>
  <embargo>Apakah kelompok/organisasi kesenian ini menerima bayaran berupa uang pada saat pentas</embargo>
  <respUnit>Apakah kelompok/organisasi kesenian ini menerima bayaran berupa uang pada saat pentas</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Apakah kelompok/organisasi kesenian ini menerima bayaran berupa uang pada saat pentas :</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68812</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ya</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
  </catgry>
  <txt>Kelompok/organisasi yang menerima bayaran adalah kelompok/organisasi kesenian pada saat pementasan menerima bayaran berupa uang (komersil).</txt>
</var>
<var ID="V317" name="b9r911a" files="F2" intrvl="contin">
  <location StartPos="140" EndPos="141" width="2"/>
  <labl>Banyaknya permainan rakyat yang masih dilakukan</labl>
  <imputation>Banyaknya permainan rakyat yang masih dilakukan</imputation>
  <security>Banyaknya permainan rakyat yang masih dilakukan</security>
  <embargo>Banyaknya permainan rakyat yang masih dilakukan</embargo>
  <respUnit>Banyaknya permainan rakyat yang masih dilakukan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Permainan dan cerita rakyat yang ada di desa/kelurahan : a. Banyaknya permainan rakyat yang masih dilakukan</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">72</sumStat>
  <txt>Permainan rakyat adalah salah satu bentuk permainan tradisional (genre dari folklore) yang disebarluaskan secara lisan melalui gerak tubuh atau alat berdasarkan kegiatan sosial.
Contoh: Patoklele/Takadal, Congklak, Gangsing, Riman, Jumpring/egrang, dsb.
Cerita rakyat adalah salah satu bentuk (genre) dari folklore yang disebarluaskan secara lisan, digemari, dan diwariskan secara turun temurun, berbentuk: legenda, dongeng dan mitos.
Contoh: Lutung Kasarung (Jawa Barat), Malin Kundang (Sumatra Barat), Roro Jonggrang (Jawa Tengah), dsb.</txt>
</var>
<var ID="V318" name="b9r911b" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="142" EndPos="143" width="2"/>
  <labl>Banyaknya cerita rakyat yang masih dikenal</labl>
  <imputation>Banyaknya cerita rakyat yang masih dikenal</imputation>
  <security>Banyaknya cerita rakyat yang masih dikenal</security>
  <embargo>Banyaknya cerita rakyat yang masih dikenal</embargo>
  <respUnit>Banyaknya cerita rakyat yang masih dikenal</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Permainan dan cerita rakyat yang ada di desa/kelurahan : b. Banyaknya cerita rakyat yang masih dikenal</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">86</sumStat>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="min"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <catStat type="max"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>8</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>9</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>10</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>11</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>12</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>13</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>14</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>15</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>16</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>17</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>18</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>19</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>20</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>21</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>24</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>25</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>32</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>36</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>37</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>50</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>52</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>69</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>86</catValu>
  </catgry>
  <txt>Permainan rakyat adalah salah satu bentuk permainan tradisional (genre dari folklore) yang disebarluaskan secara lisan melalui gerak tubuh atau alat berdasarkan kegiatan sosial.
Contoh: Patoklele/Takadal, Congklak, Gangsing, Riman, Jumpring/egrang, dsb.
Cerita rakyat adalah salah satu bentuk (genre) dari folklore yang disebarluaskan secara lisan, digemari, dan diwariskan secara turun temurun, berbentuk: legenda, dongeng dan mitos.
Contoh: Lutung Kasarung (Jawa Barat), Malin Kundang (Sumatra Barat), Roro Jonggrang (Jawa Tengah), dsb.</txt>
</var>
<var ID="V319" name="b9r912a" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="144" EndPos="144" width="1"/>
  <labl>Tempat kegiatan seni dan budaya : Taman budaya</labl>
  <imputation>Tempat kegiatan seni dan budaya : Taman budaya</imputation>
  <security>Tempat kegiatan seni dan budaya : Taman budaya</security>
  <embargo>Tempat kegiatan seni dan budaya : Taman budaya</embargo>
  <respUnit>Tempat kegiatan seni dan budaya : Taman budaya</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Tempat kegiatan seni dan budaya : a. Taman budaya</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68815</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Tempat kegiatan seni dan budaya adalah tempat aktifitas kegiatan seni dan budaya dilakukan.
Taman budaya adalah unit pelaksana teknis bidang kebudayaan yang menangani kegiatan kesenian di tingkat propinsi.
Balai/gedung kesenian adalah tempat kegiatan dan pertunjukkan kesenian (seni musik, seni tari dan seni teater).
Galeri adalah tempat menyimpan dan memamerkan karya-karya seni rupa (seni lukis, kriya dan patung) yang dapat dikelola oleh lembaga atau perorangan dan bersifat komersil/non komersil.
Padepokan/sanggar budaya adalah tempat kegiatan olah seni yang dikelola oleh masyarakat, kelompok organisasi maupun perorangan.</txt>
</var>
<var ID="V320" name="b9r912b" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="145" EndPos="145" width="1"/>
  <labl>Tempat kegiatan seni dan budaya : Balai/gedung kesenian</labl>
  <imputation>Tempat kegiatan seni dan budaya : Balai/gedung kesenian</imputation>
  <security>Tempat kegiatan seni dan budaya : Balai/gedung kesenian</security>
  <embargo>Tempat kegiatan seni dan budaya : Balai/gedung kesenian</embargo>
  <respUnit>Tempat kegiatan seni dan budaya : Balai/gedung kesenian</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Tempat kegiatan seni dan budaya : b. Balai/gedung kesenian</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Tempat kegiatan seni dan budaya adalah tempat aktifitas kegiatan seni dan budaya dilakukan.
Taman budaya adalah unit pelaksana teknis bidang kebudayaan yang menangani kegiatan kesenian di tingkat propinsi.
Balai/gedung kesenian adalah tempat kegiatan dan pertunjukkan kesenian (seni musik, seni tari dan seni teater).
Galeri adalah tempat menyimpan dan memamerkan karya-karya seni rupa (seni lukis, kriya dan patung) yang dapat dikelola oleh lembaga atau perorangan dan bersifat komersil/non komersil.
Padepokan/sanggar budaya adalah tempat kegiatan olah seni yang dikelola oleh masyarakat, kelompok organisasi maupun perorangan.</txt>
</var>
<var ID="V321" name="b9r912c" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="146" EndPos="146" width="1"/>
  <labl>Tempat kegiatan seni dan budaya : Galeri</labl>
  <imputation>Tempat kegiatan seni dan budaya : Galeri</imputation>
  <security>Tempat kegiatan seni dan budaya : Galeri</security>
  <embargo>Tempat kegiatan seni dan budaya : Galeri</embargo>
  <respUnit>Tempat kegiatan seni dan budaya : Galeri</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Tempat kegiatan seni dan budaya : c. Galeri</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Tempat kegiatan seni dan budaya adalah tempat aktifitas kegiatan seni dan budaya dilakukan.
Taman budaya adalah unit pelaksana teknis bidang kebudayaan yang menangani kegiatan kesenian di tingkat propinsi.
Balai/gedung kesenian adalah tempat kegiatan dan pertunjukkan kesenian (seni musik, seni tari dan seni teater).
Galeri adalah tempat menyimpan dan memamerkan karya-karya seni rupa (seni lukis, kriya dan patung) yang dapat dikelola oleh lembaga atau perorangan dan bersifat komersil/non komersil.
Padepokan/sanggar budaya adalah tempat kegiatan olah seni yang dikelola oleh masyarakat, kelompok organisasi maupun perorangan.</txt>
</var>
<var ID="V322" name="b9r912d" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="147" EndPos="147" width="1"/>
  <labl>Tempat kegiatan seni dan budaya : Pedepokan/Sanggar budaya</labl>
  <imputation>Tempat kegiatan seni dan budaya : Pedepokan/Sanggar budaya</imputation>
  <security>Tempat kegiatan seni dan budaya : Pedepokan/Sanggar budaya</security>
  <embargo>Tempat kegiatan seni dan budaya : Pedepokan/Sanggar budaya</embargo>
  <respUnit>Tempat kegiatan seni dan budaya : Pedepokan/Sanggar budaya</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Tempat kegiatan seni dan budaya : d. Pedepokan/Sanggar budaya</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Tempat kegiatan seni dan budaya adalah tempat aktifitas kegiatan seni dan budaya dilakukan.
Taman budaya adalah unit pelaksana teknis bidang kebudayaan yang menangani kegiatan kesenian di tingkat propinsi.
Balai/gedung kesenian adalah tempat kegiatan dan pertunjukkan kesenian (seni musik, seni tari dan seni teater).
Galeri adalah tempat menyimpan dan memamerkan karya-karya seni rupa (seni lukis, kriya dan patung) yang dapat dikelola oleh lembaga atau perorangan dan bersifat komersil/non komersil.
Padepokan/sanggar budaya adalah tempat kegiatan olah seni yang dikelola oleh masyarakat, kelompok organisasi maupun perorangan.</txt>
</var>
<var ID="V323" name="b9r912e" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="148" EndPos="148" width="1"/>
  <labl>Tempat kegiatan seni dan budaya : Lainnya</labl>
  <imputation>Tempat kegiatan seni dan budaya : Lainnya</imputation>
  <security>Tempat kegiatan seni dan budaya : Lainnya</security>
  <embargo>Tempat kegiatan seni dan budaya : Lainnya</embargo>
  <respUnit>Tempat kegiatan seni dan budaya : Lainnya</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Tempat kegiatan seni dan budaya : e. Lainnya</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Tempat kegiatan seni dan budaya adalah tempat aktifitas kegiatan seni dan budaya dilakukan.
Taman budaya adalah unit pelaksana teknis bidang kebudayaan yang menangani kegiatan kesenian di tingkat propinsi.
Balai/gedung kesenian adalah tempat kegiatan dan pertunjukkan kesenian (seni musik, seni tari dan seni teater).
Galeri adalah tempat menyimpan dan memamerkan karya-karya seni rupa (seni lukis, kriya dan patung) yang dapat dikelola oleh lembaga atau perorangan dan bersifat komersil/non komersil.
Padepokan/sanggar budaya adalah tempat kegiatan olah seni yang dikelola oleh masyarakat, kelompok organisasi maupun perorangan.</txt>
</var>
<var ID="V324" name="b9r913a2" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="149" EndPos="149" width="1"/>
  <labl>Lapangan : Sepak Bola</labl>
  <imputation>Lapangan : Sepak Bola</imputation>
  <security>Lapangan : Sepak Bola</security>
  <embargo>Lapangan : Sepak Bola</embargo>
  <respUnit>Lapangan : Sepak Bola</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Lapangan : a. Sepak Bola</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Lapangan olah raga adalah tempat melakukan olah raga yang ada di desa/kelurahan sesuai dengan persyaratan olah raga yang bersangkutan.
Lapangan Sepakbola adalah lapangan yang diperuntukkan bagi prasarana cabang olahraga sepakbola dengan ukuran 110 m x 70 m.
Lapangan bola basket adalah prasarana olahraga yang diperuntukkan bagi permainan bolabasket dengan ukuran lapangan 28 m x 15 m dengan lantai terbuat dari beton.
Lapangan bola voli adalah prasarana olahraga yang diperuntukkan bagi permainan bolavoli dengan ukuran lapangan 18 m x 9 m dengan lantai terbuat dari tanah/beton.
Lapangan bulu tangkis adalah prasarana olahraga yang diperuntukkan bagi permainan bulutangkis dengan ukuran lapangan 14,40 m x 6,10 m dengan lantai terbuat dari tanah/beton.
Kolam renang adalah prasarana olahraga yang berupa bangunan kolam renang dan diperuntukkan bagi olahraga renang dengan ukuran kolam 50 m x 25 m atau 25 m x 15 m.
Lapangan tennis adalah prasarana olahraga yang diperuntukkan bagi olahraga tennis lapangan dengan ukuran lapangan 23,77 m x 10,97 m dengan lantai terbuat dari rumput/gravel/beton.
Kelompok kegiatan olah raga adalah kelompok penduduk desa/kelurahan dalam melakukan olah raga, tanpa memperhatikan apakah olahraga tersebut dilakukan di desa/kelurahan ini maupun di tempat lain.</txt>
</var>
<var ID="V325" name="b9r913a3" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="150" EndPos="150" width="1"/>
  <labl>Kelompok Kegiatan : Sepak Bola</labl>
  <imputation>Kelompok Kegiatan : Sepak Bola</imputation>
  <security>Kelompok Kegiatan : Sepak Bola</security>
  <embargo>Kelompok Kegiatan : Sepak Bola</embargo>
  <respUnit>Kelompok Kegiatan : Sepak Bola</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Kelompok Kegiatan : a. Sepak Bola</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Lapangan olah raga adalah tempat melakukan olah raga yang ada di desa/kelurahan sesuai dengan persyaratan olah raga yang bersangkutan.
Lapangan Sepakbola adalah lapangan yang diperuntukkan bagi prasarana cabang olahraga sepakbola dengan ukuran 110 m x 70 m.
Lapangan bola basket adalah prasarana olahraga yang diperuntukkan bagi permainan bolabasket dengan ukuran lapangan 28 m x 15 m dengan lantai terbuat dari beton.
Lapangan bola voli adalah prasarana olahraga yang diperuntukkan bagi permainan bolavoli dengan ukuran lapangan 18 m x 9 m dengan lantai terbuat dari tanah/beton.
Lapangan bulu tangkis adalah prasarana olahraga yang diperuntukkan bagi permainan bulutangkis dengan ukuran lapangan 14,40 m x 6,10 m dengan lantai terbuat dari tanah/beton.
Kolam renang adalah prasarana olahraga yang berupa bangunan kolam renang dan diperuntukkan bagi olahraga renang dengan ukuran kolam 50 m x 25 m atau 25 m x 15 m.
Lapangan tennis adalah prasarana olahraga yang diperuntukkan bagi olahraga tennis lapangan dengan ukuran lapangan 23,77 m x 10,97 m dengan lantai terbuat dari rumput/gravel/beton.
Kelompok kegiatan olah raga adalah kelompok penduduk desa/kelurahan dalam melakukan olah raga, tanpa memperhatikan apakah olahraga tersebut dilakukan di desa/kelurahan ini maupun di tempat lain.</txt>
</var>
<var ID="V326" name="b9r913b2" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="151" EndPos="151" width="1"/>
  <labl>Lapangan : Bola Voli</labl>
  <imputation>Lapangan : Bola Voli</imputation>
  <security>Lapangan : Bola Voli</security>
  <embargo>Lapangan : Bola Voli</embargo>
  <respUnit>Lapangan : Bola Voli</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Lapangan : b. Bola Voli</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Lapangan olah raga adalah tempat melakukan olah raga yang ada di desa/kelurahan sesuai dengan persyaratan olah raga yang bersangkutan.
Lapangan Sepakbola adalah lapangan yang diperuntukkan bagi prasarana cabang olahraga sepakbola dengan ukuran 110 m x 70 m.
Lapangan bola basket adalah prasarana olahraga yang diperuntukkan bagi permainan bolabasket dengan ukuran lapangan 28 m x 15 m dengan lantai terbuat dari beton.
Lapangan bola voli adalah prasarana olahraga yang diperuntukkan bagi permainan bolavoli dengan ukuran lapangan 18 m x 9 m dengan lantai terbuat dari tanah/beton.
Lapangan bulu tangkis adalah prasarana olahraga yang diperuntukkan bagi permainan bulutangkis dengan ukuran lapangan 14,40 m x 6,10 m dengan lantai terbuat dari tanah/beton.
Kolam renang adalah prasarana olahraga yang berupa bangunan kolam renang dan diperuntukkan bagi olahraga renang dengan ukuran kolam 50 m x 25 m atau 25 m x 15 m.
Lapangan tennis adalah prasarana olahraga yang diperuntukkan bagi olahraga tennis lapangan dengan ukuran lapangan 23,77 m x 10,97 m dengan lantai terbuat dari rumput/gravel/beton.
Kelompok kegiatan olah raga adalah kelompok penduduk desa/kelurahan dalam melakukan olah raga, tanpa memperhatikan apakah olahraga tersebut dilakukan di desa/kelurahan ini maupun di tempat lain.</txt>
</var>
<var ID="V327" name="b9r913b3" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="152" EndPos="152" width="1"/>
  <labl>Kelompok Kegiatan : Bola Voli</labl>
  <imputation>Kelompok Kegiatan : Bola Voli</imputation>
  <security>Kelompok Kegiatan : Bola Voli</security>
  <embargo>Kelompok Kegiatan : Bola Voli</embargo>
  <respUnit>Kelompok Kegiatan : Bola Voli</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Kelompok Kegiatan : b. Bola Voli</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Lapangan olah raga adalah tempat melakukan olah raga yang ada di desa/kelurahan sesuai dengan persyaratan olah raga yang bersangkutan.
Lapangan Sepakbola adalah lapangan yang diperuntukkan bagi prasarana cabang olahraga sepakbola dengan ukuran 110 m x 70 m.
Lapangan bola basket adalah prasarana olahraga yang diperuntukkan bagi permainan bolabasket dengan ukuran lapangan 28 m x 15 m dengan lantai terbuat dari beton.
Lapangan bola voli adalah prasarana olahraga yang diperuntukkan bagi permainan bolavoli dengan ukuran lapangan 18 m x 9 m dengan lantai terbuat dari tanah/beton.
Lapangan bulu tangkis adalah prasarana olahraga yang diperuntukkan bagi permainan bulutangkis dengan ukuran lapangan 14,40 m x 6,10 m dengan lantai terbuat dari tanah/beton.
Kolam renang adalah prasarana olahraga yang berupa bangunan kolam renang dan diperuntukkan bagi olahraga renang dengan ukuran kolam 50 m x 25 m atau 25 m x 15 m.
Lapangan tennis adalah prasarana olahraga yang diperuntukkan bagi olahraga tennis lapangan dengan ukuran lapangan 23,77 m x 10,97 m dengan lantai terbuat dari rumput/gravel/beton.
Kelompok kegiatan olah raga adalah kelompok penduduk desa/kelurahan dalam melakukan olah raga, tanpa memperhatikan apakah olahraga tersebut dilakukan di desa/kelurahan ini maupun di tempat lain.</txt>
</var>
<var ID="V328" name="b9r913c2" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="153" EndPos="153" width="1"/>
  <labl>Lapangan : Bulu Tangkis</labl>
  <imputation>Lapangan : Bulu Tangkis</imputation>
  <security>Lapangan : Bulu Tangkis</security>
  <embargo>Lapangan : Bulu Tangkis</embargo>
  <respUnit>Lapangan : Bulu Tangkis</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Lapangan : c. Bulu Tangkis</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Lapangan olah raga adalah tempat melakukan olah raga yang ada di desa/kelurahan sesuai dengan persyaratan olah raga yang bersangkutan.
Lapangan Sepakbola adalah lapangan yang diperuntukkan bagi prasarana cabang olahraga sepakbola dengan ukuran 110 m x 70 m.
Lapangan bola basket adalah prasarana olahraga yang diperuntukkan bagi permainan bolabasket dengan ukuran lapangan 28 m x 15 m dengan lantai terbuat dari beton.
Lapangan bola voli adalah prasarana olahraga yang diperuntukkan bagi permainan bolavoli dengan ukuran lapangan 18 m x 9 m dengan lantai terbuat dari tanah/beton.
Lapangan bulu tangkis adalah prasarana olahraga yang diperuntukkan bagi permainan bulutangkis dengan ukuran lapangan 14,40 m x 6,10 m dengan lantai terbuat dari tanah/beton.
Kolam renang adalah prasarana olahraga yang berupa bangunan kolam renang dan diperuntukkan bagi olahraga renang dengan ukuran kolam 50 m x 25 m atau 25 m x 15 m.
Lapangan tennis adalah prasarana olahraga yang diperuntukkan bagi olahraga tennis lapangan dengan ukuran lapangan 23,77 m x 10,97 m dengan lantai terbuat dari rumput/gravel/beton.
Kelompok kegiatan olah raga adalah kelompok penduduk desa/kelurahan dalam melakukan olah raga, tanpa memperhatikan apakah olahraga tersebut dilakukan di desa/kelurahan ini maupun di tempat lain.</txt>
</var>
<var ID="V329" name="b9r913c3" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="154" EndPos="154" width="1"/>
  <labl>Kelompok Kegiatan : Bulu Tangkis</labl>
  <imputation>Kelompok Kegiatan : Bulu Tangkis</imputation>
  <security>Kelompok Kegiatan : Bulu Tangkis</security>
  <embargo>Kelompok Kegiatan : Bulu Tangkis</embargo>
  <respUnit>Kelompok Kegiatan : Bulu Tangkis</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Kelompok Kegiatan : c. Bulu Tangkis</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Lapangan olah raga adalah tempat melakukan olah raga yang ada di desa/kelurahan sesuai dengan persyaratan olah raga yang bersangkutan.
Lapangan Sepakbola adalah lapangan yang diperuntukkan bagi prasarana cabang olahraga sepakbola dengan ukuran 110 m x 70 m.
Lapangan bola basket adalah prasarana olahraga yang diperuntukkan bagi permainan bolabasket dengan ukuran lapangan 28 m x 15 m dengan lantai terbuat dari beton.
Lapangan bola voli adalah prasarana olahraga yang diperuntukkan bagi permainan bolavoli dengan ukuran lapangan 18 m x 9 m dengan lantai terbuat dari tanah/beton.
Lapangan bulu tangkis adalah prasarana olahraga yang diperuntukkan bagi permainan bulutangkis dengan ukuran lapangan 14,40 m x 6,10 m dengan lantai terbuat dari tanah/beton.
Kolam renang adalah prasarana olahraga yang berupa bangunan kolam renang dan diperuntukkan bagi olahraga renang dengan ukuran kolam 50 m x 25 m atau 25 m x 15 m.
Lapangan tennis adalah prasarana olahraga yang diperuntukkan bagi olahraga tennis lapangan dengan ukuran lapangan 23,77 m x 10,97 m dengan lantai terbuat dari rumput/gravel/beton.
Kelompok kegiatan olah raga adalah kelompok penduduk desa/kelurahan dalam melakukan olah raga, tanpa memperhatikan apakah olahraga tersebut dilakukan di desa/kelurahan ini maupun di tempat lain.</txt>
</var>
<var ID="V330" name="b9r913d2" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="155" EndPos="155" width="1"/>
  <labl>Lapangan : Bola Basket</labl>
  <imputation>Lapangan : Bola Basket</imputation>
  <security>Lapangan : Bola Basket</security>
  <embargo>Lapangan : Bola Basket</embargo>
  <respUnit>Lapangan : Bola Basket</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Lapangan : d. Bola Basket</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Lapangan olah raga adalah tempat melakukan olah raga yang ada di desa/kelurahan sesuai dengan persyaratan olah raga yang bersangkutan.
Lapangan Sepakbola adalah lapangan yang diperuntukkan bagi prasarana cabang olahraga sepakbola dengan ukuran 110 m x 70 m.
Lapangan bola basket adalah prasarana olahraga yang diperuntukkan bagi permainan bolabasket dengan ukuran lapangan 28 m x 15 m dengan lantai terbuat dari beton.
Lapangan bola voli adalah prasarana olahraga yang diperuntukkan bagi permainan bolavoli dengan ukuran lapangan 18 m x 9 m dengan lantai terbuat dari tanah/beton.
Lapangan bulu tangkis adalah prasarana olahraga yang diperuntukkan bagi permainan bulutangkis dengan ukuran lapangan 14,40 m x 6,10 m dengan lantai terbuat dari tanah/beton.
Kolam renang adalah prasarana olahraga yang berupa bangunan kolam renang dan diperuntukkan bagi olahraga renang dengan ukuran kolam 50 m x 25 m atau 25 m x 15 m.
Lapangan tennis adalah prasarana olahraga yang diperuntukkan bagi olahraga tennis lapangan dengan ukuran lapangan 23,77 m x 10,97 m dengan lantai terbuat dari rumput/gravel/beton.
Kelompok kegiatan olah raga adalah kelompok penduduk desa/kelurahan dalam melakukan olah raga, tanpa memperhatikan apakah olahraga tersebut dilakukan di desa/kelurahan ini maupun di tempat lain.</txt>
</var>
<var ID="V331" name="b9r913d3" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="156" EndPos="156" width="1"/>
  <labl>Kelompok Kegiatan : Bola Basket</labl>
  <imputation>Kelompok Kegiatan : Bola Basket</imputation>
  <security>Kelompok Kegiatan : Bola Basket</security>
  <embargo>Kelompok Kegiatan : Bola Basket</embargo>
  <respUnit>Kelompok Kegiatan : Bola Basket</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Kelompok Kegiatan : d. Bola Basket</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Lapangan olah raga adalah tempat melakukan olah raga yang ada di desa/kelurahan sesuai dengan persyaratan olah raga yang bersangkutan.
Lapangan Sepakbola adalah lapangan yang diperuntukkan bagi prasarana cabang olahraga sepakbola dengan ukuran 110 m x 70 m.
Lapangan bola basket adalah prasarana olahraga yang diperuntukkan bagi permainan bolabasket dengan ukuran lapangan 28 m x 15 m dengan lantai terbuat dari beton.
Lapangan bola voli adalah prasarana olahraga yang diperuntukkan bagi permainan bolavoli dengan ukuran lapangan 18 m x 9 m dengan lantai terbuat dari tanah/beton.
Lapangan bulu tangkis adalah prasarana olahraga yang diperuntukkan bagi permainan bulutangkis dengan ukuran lapangan 14,40 m x 6,10 m dengan lantai terbuat dari tanah/beton.
Kolam renang adalah prasarana olahraga yang berupa bangunan kolam renang dan diperuntukkan bagi olahraga renang dengan ukuran kolam 50 m x 25 m atau 25 m x 15 m.
Lapangan tennis adalah prasarana olahraga yang diperuntukkan bagi olahraga tennis lapangan dengan ukuran lapangan 23,77 m x 10,97 m dengan lantai terbuat dari rumput/gravel/beton.
Kelompok kegiatan olah raga adalah kelompok penduduk desa/kelurahan dalam melakukan olah raga, tanpa memperhatikan apakah olahraga tersebut dilakukan di desa/kelurahan ini maupun di tempat lain.</txt>
</var>
<var ID="V332" name="b9r913e2" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="157" EndPos="157" width="1"/>
  <labl>Lapangan : Tenis Lapangan</labl>
  <imputation>Lapangan : Tenis Lapangan</imputation>
  <security>Lapangan : Tenis Lapangan</security>
  <embargo>Lapangan : Tenis Lapangan</embargo>
  <respUnit>Lapangan : Tenis Lapangan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Lapangan : e. Tenis Lapangan</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Lapangan olah raga adalah tempat melakukan olah raga yang ada di desa/kelurahan sesuai dengan persyaratan olah raga yang bersangkutan.
Lapangan Sepakbola adalah lapangan yang diperuntukkan bagi prasarana cabang olahraga sepakbola dengan ukuran 110 m x 70 m.
Lapangan bola basket adalah prasarana olahraga yang diperuntukkan bagi permainan bolabasket dengan ukuran lapangan 28 m x 15 m dengan lantai terbuat dari beton.
Lapangan bola voli adalah prasarana olahraga yang diperuntukkan bagi permainan bolavoli dengan ukuran lapangan 18 m x 9 m dengan lantai terbuat dari tanah/beton.
Lapangan bulu tangkis adalah prasarana olahraga yang diperuntukkan bagi permainan bulutangkis dengan ukuran lapangan 14,40 m x 6,10 m dengan lantai terbuat dari tanah/beton.
Kolam renang adalah prasarana olahraga yang berupa bangunan kolam renang dan diperuntukkan bagi olahraga renang dengan ukuran kolam 50 m x 25 m atau 25 m x 15 m.
Lapangan tennis adalah prasarana olahraga yang diperuntukkan bagi olahraga tennis lapangan dengan ukuran lapangan 23,77 m x 10,97 m dengan lantai terbuat dari rumput/gravel/beton.
Kelompok kegiatan olah raga adalah kelompok penduduk desa/kelurahan dalam melakukan olah raga, tanpa memperhatikan apakah olahraga tersebut dilakukan di desa/kelurahan ini maupun di tempat lain.</txt>
</var>
<var ID="V333" name="b9r913e3" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="158" EndPos="158" width="1"/>
  <labl>Kelompok Kegiatan : Tenis Lapangan</labl>
  <imputation>Kelompok Kegiatan : Tenis Lapangan</imputation>
  <security>Kelompok Kegiatan : Tenis Lapangan</security>
  <embargo>Kelompok Kegiatan : Tenis Lapangan</embargo>
  <respUnit>Kelompok Kegiatan : Tenis Lapangan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Kelompok Kegiatan : e. Tenis Lapangan</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Lapangan olah raga adalah tempat melakukan olah raga yang ada di desa/kelurahan sesuai dengan persyaratan olah raga yang bersangkutan.
Lapangan Sepakbola adalah lapangan yang diperuntukkan bagi prasarana cabang olahraga sepakbola dengan ukuran 110 m x 70 m.
Lapangan bola basket adalah prasarana olahraga yang diperuntukkan bagi permainan bolabasket dengan ukuran lapangan 28 m x 15 m dengan lantai terbuat dari beton.
Lapangan bola voli adalah prasarana olahraga yang diperuntukkan bagi permainan bolavoli dengan ukuran lapangan 18 m x 9 m dengan lantai terbuat dari tanah/beton.
Lapangan bulu tangkis adalah prasarana olahraga yang diperuntukkan bagi permainan bulutangkis dengan ukuran lapangan 14,40 m x 6,10 m dengan lantai terbuat dari tanah/beton.
Kolam renang adalah prasarana olahraga yang berupa bangunan kolam renang dan diperuntukkan bagi olahraga renang dengan ukuran kolam 50 m x 25 m atau 25 m x 15 m.
Lapangan tennis adalah prasarana olahraga yang diperuntukkan bagi olahraga tennis lapangan dengan ukuran lapangan 23,77 m x 10,97 m dengan lantai terbuat dari rumput/gravel/beton.
Kelompok kegiatan olah raga adalah kelompok penduduk desa/kelurahan dalam melakukan olah raga, tanpa memperhatikan apakah olahraga tersebut dilakukan di desa/kelurahan ini maupun di tempat lain.</txt>
</var>
<var ID="V334" name="b9r913f2" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="159" EndPos="159" width="1"/>
  <labl>Lapangan : Renang</labl>
  <imputation>Lapangan : Renang</imputation>
  <security>Lapangan : Renang</security>
  <embargo>Lapangan : Renang</embargo>
  <respUnit>Lapangan : Renang</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Lapangan : f. Renang</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Lapangan olah raga adalah tempat melakukan olah raga yang ada di desa/kelurahan sesuai dengan persyaratan olah raga yang bersangkutan.
Lapangan Sepakbola adalah lapangan yang diperuntukkan bagi prasarana cabang olahraga sepakbola dengan ukuran 110 m x 70 m.
Lapangan bola basket adalah prasarana olahraga yang diperuntukkan bagi permainan bolabasket dengan ukuran lapangan 28 m x 15 m dengan lantai terbuat dari beton.
Lapangan bola voli adalah prasarana olahraga yang diperuntukkan bagi permainan bolavoli dengan ukuran lapangan 18 m x 9 m dengan lantai terbuat dari tanah/beton.
Lapangan bulu tangkis adalah prasarana olahraga yang diperuntukkan bagi permainan bulutangkis dengan ukuran lapangan 14,40 m x 6,10 m dengan lantai terbuat dari tanah/beton.
Kolam renang adalah prasarana olahraga yang berupa bangunan kolam renang dan diperuntukkan bagi olahraga renang dengan ukuran kolam 50 m x 25 m atau 25 m x 15 m.
Lapangan tennis adalah prasarana olahraga yang diperuntukkan bagi olahraga tennis lapangan dengan ukuran lapangan 23,77 m x 10,97 m dengan lantai terbuat dari rumput/gravel/beton.
Kelompok kegiatan olah raga adalah kelompok penduduk desa/kelurahan dalam melakukan olah raga, tanpa memperhatikan apakah olahraga tersebut dilakukan di desa/kelurahan ini maupun di tempat lain.</txt>
</var>
<var ID="V335" name="b9r913f3" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="160" EndPos="160" width="1"/>
  <labl>Kelompok Kegiatan : Renang</labl>
  <imputation>Kelompok Kegiatan : Renang</imputation>
  <security>Kelompok Kegiatan : Renang</security>
  <embargo>Kelompok Kegiatan : Renang</embargo>
  <respUnit>Kelompok Kegiatan : Renang</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Kelompok Kegiatan : f. Renang</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Lapangan olah raga adalah tempat melakukan olah raga yang ada di desa/kelurahan sesuai dengan persyaratan olah raga yang bersangkutan.
Lapangan Sepakbola adalah lapangan yang diperuntukkan bagi prasarana cabang olahraga sepakbola dengan ukuran 110 m x 70 m.
Lapangan bola basket adalah prasarana olahraga yang diperuntukkan bagi permainan bolabasket dengan ukuran lapangan 28 m x 15 m dengan lantai terbuat dari beton.
Lapangan bola voli adalah prasarana olahraga yang diperuntukkan bagi permainan bolavoli dengan ukuran lapangan 18 m x 9 m dengan lantai terbuat dari tanah/beton.
Lapangan bulu tangkis adalah prasarana olahraga yang diperuntukkan bagi permainan bulutangkis dengan ukuran lapangan 14,40 m x 6,10 m dengan lantai terbuat dari tanah/beton.
Kolam renang adalah prasarana olahraga yang berupa bangunan kolam renang dan diperuntukkan bagi olahraga renang dengan ukuran kolam 50 m x 25 m atau 25 m x 15 m.
Lapangan tennis adalah prasarana olahraga yang diperuntukkan bagi olahraga tennis lapangan dengan ukuran lapangan 23,77 m x 10,97 m dengan lantai terbuat dari rumput/gravel/beton.
Kelompok kegiatan olah raga adalah kelompok penduduk desa/kelurahan dalam melakukan olah raga, tanpa memperhatikan apakah olahraga tersebut dilakukan di desa/kelurahan ini maupun di tempat lain.</txt>
</var>
<var ID="V336" name="b9r913g3" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="161" EndPos="161" width="1"/>
  <labl>Kelompok Kegiatan : Tenis Meja</labl>
  <imputation>Kelompok Kegiatan : Tenis Meja</imputation>
  <security>Kelompok Kegiatan : Tenis Meja</security>
  <embargo>Kelompok Kegiatan : Tenis Meja</embargo>
  <respUnit>Kelompok Kegiatan : Tenis Meja</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Kelompok Kegiatan : g. Tenis Meja</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Lapangan olah raga adalah tempat melakukan olah raga yang ada di desa/kelurahan sesuai dengan persyaratan olah raga yang bersangkutan.
Lapangan Sepakbola adalah lapangan yang diperuntukkan bagi prasarana cabang olahraga sepakbola dengan ukuran 110 m x 70 m.
Lapangan bola basket adalah prasarana olahraga yang diperuntukkan bagi permainan bolabasket dengan ukuran lapangan 28 m x 15 m dengan lantai terbuat dari beton.
Lapangan bola voli adalah prasarana olahraga yang diperuntukkan bagi permainan bolavoli dengan ukuran lapangan 18 m x 9 m dengan lantai terbuat dari tanah/beton.
Lapangan bulu tangkis adalah prasarana olahraga yang diperuntukkan bagi permainan bulutangkis dengan ukuran lapangan 14,40 m x 6,10 m dengan lantai terbuat dari tanah/beton.
Kolam renang adalah prasarana olahraga yang berupa bangunan kolam renang dan diperuntukkan bagi olahraga renang dengan ukuran kolam 50 m x 25 m atau 25 m x 15 m.
Lapangan tennis adalah prasarana olahraga yang diperuntukkan bagi olahraga tennis lapangan dengan ukuran lapangan 23,77 m x 10,97 m dengan lantai terbuat dari rumput/gravel/beton.
Kelompok kegiatan olah raga adalah kelompok penduduk desa/kelurahan dalam melakukan olah raga, tanpa memperhatikan apakah olahraga tersebut dilakukan di desa/kelurahan ini maupun di tempat lain.</txt>
</var>
<var ID="V337" name="b9r913h3" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="162" EndPos="162" width="1"/>
  <labl>Kelompok Kegiatan : Bela diri (pencak silat, karate, dll)</labl>
  <imputation>Kelompok Kegiatan : Bela diri (pencak silat, karate, dll)</imputation>
  <security>Kelompok Kegiatan : Bela diri (pencak silat, karate, dll)</security>
  <embargo>Kelompok Kegiatan : Bela diri (pencak silat, karate, dll)</embargo>
  <respUnit>Kelompok Kegiatan : Bela diri (pencak silat, karate, dll)</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Kelompok Kegiatan : g. Bela diri (pencak silat, karate, dll)</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Lapangan olah raga adalah tempat melakukan olah raga yang ada di desa/kelurahan sesuai dengan persyaratan olah raga yang bersangkutan.
Lapangan Sepakbola adalah lapangan yang diperuntukkan bagi prasarana cabang olahraga sepakbola dengan ukuran 110 m x 70 m.
Lapangan bola basket adalah prasarana olahraga yang diperuntukkan bagi permainan bolabasket dengan ukuran lapangan 28 m x 15 m dengan lantai terbuat dari beton.
Lapangan bola voli adalah prasarana olahraga yang diperuntukkan bagi permainan bolavoli dengan ukuran lapangan 18 m x 9 m dengan lantai terbuat dari tanah/beton.
Lapangan bulu tangkis adalah prasarana olahraga yang diperuntukkan bagi permainan bulutangkis dengan ukuran lapangan 14,40 m x 6,10 m dengan lantai terbuat dari tanah/beton.
Kolam renang adalah prasarana olahraga yang berupa bangunan kolam renang dan diperuntukkan bagi olahraga renang dengan ukuran kolam 50 m x 25 m atau 25 m x 15 m.
Lapangan tennis adalah prasarana olahraga yang diperuntukkan bagi olahraga tennis lapangan dengan ukuran lapangan 23,77 m x 10,97 m dengan lantai terbuat dari rumput/gravel/beton.
Kelompok kegiatan olah raga adalah kelompok penduduk desa/kelurahan dalam melakukan olah raga, tanpa memperhatikan apakah olahraga tersebut dilakukan di desa/kelurahan ini maupun di tempat lain.</txt>
</var>
<var ID="V338" name="b10r1001a" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="163" EndPos="163" width="1"/>
  <labl>Sebagian besar lalu lintas antar desa/kelurahan melalui</labl>
  <imputation>Sebagian besar lalu lintas antar desa/kelurahan melalui</imputation>
  <security>Sebagian besar lalu lintas antar desa/kelurahan melalui</security>
  <embargo>Sebagian besar lalu lintas antar desa/kelurahan melalui</embargo>
  <respUnit>Sebagian besar lalu lintas antar desa/kelurahan melalui</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jenis jalan antar desa/kelurahan : a. Sebagian besar lalu lintas antar desa/kelurahan melalui :</qstnLit>
    <postQTxt>Jika jawabannya AIR (2), maka pertanyaan dilanjutkan ke P1001c</postQTxt>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Darat</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Air</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <notes>Angkutan adalah suatu kegiatan usaha menyediakan jasa angkutan penumpang dan atau barang/ternak dari suatu tempat ke tempat lain dengan menggunakan alat angkutan bermotor maupun tidak bermotor, baik melalui darat, air maupun udara.</notes>
  <txt>Lalu-lintas antar desa/kelurahan yang dimaksud di sini adalah prasarana lalu lintas yang paling sering dilalui oleh penduduk untuk menuju desa/kelurahan atau kecamatan lain.
Permukaan jalan lainnya, misalnya permukaan jalan yang terbuat dari kayu/papan yang biasanya digunakan di daerah rawa.
Jalan eks angkutan log (kayu gelondongan) adalah jalan desa/kelurahan tepi hutan (biasanya) yang dibuat oleh perusahaan HPH atau perusahaan penebangan kayu lainnya yang kegunaan utamanya untuk mempermudah pengangkutan kayu dari hutan. Namun dalam perkembangannya jalan tersebut biasanya digunakan juga oleh masyarakat desa dan tidak jarang yang sudah diserahkan ke desa/kelurahan untuk perawatan selanjutnya.</txt>
</var>
<var ID="V339" name="b10r1001b1" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="164" EndPos="164" width="1"/>
  <labl>Jika sebagian besar melalui darat : 1. Jenis permukaan jalan yang terluas</labl>
  <imputation>Jika sebagian besar melalui darat : 1. Jenis permukaan jalan yang terluas</imputation>
  <security>Jika sebagian besar melalui darat : 1. Jenis permukaan jalan yang terluas</security>
  <embargo>Jika sebagian besar melalui darat : 1. Jenis permukaan jalan yang terluas</embargo>
  <respUnit>Jika sebagian besar melalui darat : 1. Jenis permukaan jalan yang terluas</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>P1001a ="1"</preQTxt>
    <qstnLit>Jenis jalan antar desa/kelurahan :
b. Jika sebagian besar melalui darat : 1. Jenis permukaan jalan yang terluas</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68815</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Aspal/Beton</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Diperkeras (kerikil, batu, dsb)</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <labl>Tanah</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
    <labl>Lainnya</labl>
  </catgry>
  <txt>Lalu-lintas antar desa/kelurahan yang dimaksud di sini adalah prasarana lalu lintas yang paling sering dilalui oleh penduduk untuk menuju desa/kelurahan atau kecamatan lain.
Permukaan jalan lainnya, misalnya permukaan jalan yang terbuat dari kayu/papan yang biasanya digunakan di daerah rawa.
Jalan eks angkutan log (kayu gelondongan) adalah jalan desa/kelurahan tepi hutan (biasanya) yang dibuat oleh perusahaan HPH atau perusahaan penebangan kayu lainnya yang kegunaan utamanya untuk mempermudah pengangkutan kayu dari hutan. Namun dalam perkembangannya jalan tersebut biasanya digunakan juga oleh masyarakat desa dan tidak jarang yang sudah diserahkan ke desa/kelurahan untuk perawatan selanjutnya.</txt>
</var>
<var ID="V340" name="b10r1001b2" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="165" EndPos="165" width="1"/>
  <labl>Apakah dapat dilalui kendaraan bermotor roda 4 atau lebih sepanjang tahun</labl>
  <imputation>Apakah dapat dilalui kendaraan bermotor roda 4 atau lebih sepanjang tahun</imputation>
  <security>Apakah dapat dilalui kendaraan bermotor roda 4 atau lebih sepanjang tahun</security>
  <embargo>Apakah dapat dilalui kendaraan bermotor roda 4 atau lebih sepanjang tahun</embargo>
  <respUnit>Apakah dapat dilalui kendaraan bermotor roda 4 atau lebih sepanjang tahun</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>P1001a ="1"</preQTxt>
    <qstnLit>Jenis jalan antar desa/kelurahan :
b. Jika sebagian besar melalui darat : 2. Apakah dapat dilalui kendaraan bermotor roda 4 atau lebih sepanjang tahun</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68815</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ya</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
  </catgry>
  <txt>Lalu-lintas antar desa/kelurahan yang dimaksud di sini adalah prasarana lalu lintas yang paling sering dilalui oleh penduduk untuk menuju desa/kelurahan atau kecamatan lain.
Permukaan jalan lainnya, misalnya permukaan jalan yang terbuat dari kayu/papan yang biasanya digunakan di daerah rawa.
Jalan eks angkutan log (kayu gelondongan) adalah jalan desa/kelurahan tepi hutan (biasanya) yang dibuat oleh perusahaan HPH atau perusahaan penebangan kayu lainnya yang kegunaan utamanya untuk mempermudah pengangkutan kayu dari hutan. Namun dalam perkembangannya jalan tersebut biasanya digunakan juga oleh masyarakat desa dan tidak jarang yang sudah diserahkan ke desa/kelurahan untuk perawatan selanjutnya.</txt>
</var>
<var ID="V341" name="b10r1001c" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="166" EndPos="166" width="1"/>
  <labl>Jalan eks angkutan log (kayu gelondongan)</labl>
  <imputation>Jalan eks angkutan log (kayu gelondongan)</imputation>
  <security>Jalan eks angkutan log (kayu gelondongan)</security>
  <embargo>Jalan eks angkutan log (kayu gelondongan)</embargo>
  <respUnit>Jalan eks angkutan log (kayu gelondongan)</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jenis jalan antar desa/kelurahan : c. Jalan eks angkutan log (kayu gelondongan)</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68341</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Lalu-lintas antar desa/kelurahan yang dimaksud di sini adalah prasarana lalu lintas yang paling sering dilalui oleh penduduk untuk menuju desa/kelurahan atau kecamatan lain.
Permukaan jalan lainnya, misalnya permukaan jalan yang terbuat dari kayu/papan yang biasanya digunakan di daerah rawa.
Jalan eks angkutan log (kayu gelondongan) adalah jalan desa/kelurahan tepi hutan (biasanya) yang dibuat oleh perusahaan HPH atau perusahaan penebangan kayu lainnya yang kegunaan utamanya untuk mempermudah pengangkutan kayu dari hutan. Namun dalam perkembangannya jalan tersebut biasanya digunakan juga oleh masyarakat desa dan tidak jarang yang sudah diserahkan ke desa/kelurahan untuk perawatan selanjutnya.</txt>
</var>
<var ID="V342" name="b10r100201" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="167" EndPos="167" width="1"/>
  <labl>Ojek sepeda</labl>
  <imputation>Ojek sepeda</imputation>
  <security>Ojek sepeda</security>
  <embargo>Ojek sepeda</embargo>
  <respUnit>Ojek sepeda</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jenis angkutan umum yang digunakan oleh penduduk ke ibukota Kecamatan/kota terdekat : 01. Ojek sepeda</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Jenis angkutan umum yang digunakan oleh penduduk ke ibukota kecamatan/kota terdekat meliputi angkutan umum yang tersedia untuk melayani trayek dari desa ke ibukota kecamatan/ kota terdekat.
Ojek sepeda adalah alat angkut yang menggunakan sepeda untuk mengangkut orang/barang.
Becak adalah alat angkut beroda tiga yang digunakan untuk mengangkut orang/barang.
Gerobak/pedati merupakan alat angkut yang pada umumnya untuk angkutan barang, dan menggunakan tenaga kerbau/sapi/kuda sebagai penarik.
Delman/dokar/bendi adalah alat angkut beroda dua atau empat yang ditarik oleh kuda dan biasanya digunakan untuk angkutan orang.
Ojek sepeda motor adalah alat angkut yang menggunakan sepeda motor untuk mengangkut orang.
Kendaraan bermotor roda 3 adalah alat untuk mengangkut orang/barang seperti bemo, bajaj, motor beca (mobet).
Perahu tidak bermotor adalah perahu yang tidak menggunakan mesin sebagai tenaga penggerak, melainkan menggunakan angin atau dayung.
Perahu motor tempel adalah perahu yang menggunakan tenaga penggerak motor tempel, dan dipasang pada sebelah luar buritan atau diatas lambung.
Kapal motor adalah kapal yang menggunakan motor sebagai tenaga penggerak, motor ini dipasang secara permanen di dalamnya.
Lainnya misalnya kuda beban.</txt>
</var>
<var ID="V343" name="b10r100202" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="168" EndPos="168" width="1"/>
  <labl>Becak</labl>
  <imputation>Becak</imputation>
  <security>Becak</security>
  <embargo>Becak</embargo>
  <respUnit>Becak</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jenis angkutan umum yang digunakan oleh penduduk ke ibukota Kecamatan/kota terdekat : 02. Becak</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Jenis angkutan umum yang digunakan oleh penduduk ke ibukota kecamatan/kota terdekat meliputi angkutan umum yang tersedia untuk melayani trayek dari desa ke ibukota kecamatan/ kota terdekat.
Ojek sepeda adalah alat angkut yang menggunakan sepeda untuk mengangkut orang/barang.
Becak adalah alat angkut beroda tiga yang digunakan untuk mengangkut orang/barang.
Gerobak/pedati merupakan alat angkut yang pada umumnya untuk angkutan barang, dan menggunakan tenaga kerbau/sapi/kuda sebagai penarik.
Delman/dokar/bendi adalah alat angkut beroda dua atau empat yang ditarik oleh kuda dan biasanya digunakan untuk angkutan orang.
Ojek sepeda motor adalah alat angkut yang menggunakan sepeda motor untuk mengangkut orang.
Kendaraan bermotor roda 3 adalah alat untuk mengangkut orang/barang seperti bemo, bajaj, motor beca (mobet).
Perahu tidak bermotor adalah perahu yang tidak menggunakan mesin sebagai tenaga penggerak, melainkan menggunakan angin atau dayung.
Perahu motor tempel adalah perahu yang menggunakan tenaga penggerak motor tempel, dan dipasang pada sebelah luar buritan atau diatas lambung.
Kapal motor adalah kapal yang menggunakan motor sebagai tenaga penggerak, motor ini dipasang secara permanen di dalamnya.
Lainnya misalnya kuda beban.</txt>
</var>
<var ID="V344" name="b10r100203" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="169" EndPos="169" width="1"/>
  <labl>Gerobak/pedati/delman/dokar/bendi</labl>
  <imputation>Gerobak/pedati/delman/dokar/bendi</imputation>
  <security>Gerobak/pedati/delman/dokar/bendi</security>
  <embargo>Gerobak/pedati/delman/dokar/bendi</embargo>
  <respUnit>Gerobak/pedati/delman/dokar/bendi</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jenis angkutan umum yang digunakan oleh penduduk ke ibukota Kecamatan/kota terdekat : 03. Gerobak/pedati/delman/dokar/bendi</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Jenis angkutan umum yang digunakan oleh penduduk ke ibukota kecamatan/kota terdekat meliputi angkutan umum yang tersedia untuk melayani trayek dari desa ke ibukota kecamatan/ kota terdekat.
Ojek sepeda adalah alat angkut yang menggunakan sepeda untuk mengangkut orang/barang.
Becak adalah alat angkut beroda tiga yang digunakan untuk mengangkut orang/barang.
Gerobak/pedati merupakan alat angkut yang pada umumnya untuk angkutan barang, dan menggunakan tenaga kerbau/sapi/kuda sebagai penarik.
Delman/dokar/bendi adalah alat angkut beroda dua atau empat yang ditarik oleh kuda dan biasanya digunakan untuk angkutan orang.
Ojek sepeda motor adalah alat angkut yang menggunakan sepeda motor untuk mengangkut orang.
Kendaraan bermotor roda 3 adalah alat untuk mengangkut orang/barang seperti bemo, bajaj, motor beca (mobet).
Perahu tidak bermotor adalah perahu yang tidak menggunakan mesin sebagai tenaga penggerak, melainkan menggunakan angin atau dayung.
Perahu motor tempel adalah perahu yang menggunakan tenaga penggerak motor tempel, dan dipasang pada sebelah luar buritan atau diatas lambung.
Kapal motor adalah kapal yang menggunakan motor sebagai tenaga penggerak, motor ini dipasang secara permanen di dalamnya.
Lainnya misalnya kuda beban.</txt>
</var>
<var ID="V345" name="b10r100204" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="170" EndPos="170" width="1"/>
  <labl>Ojek sepeda motor</labl>
  <imputation>Ojek sepeda motor</imputation>
  <security>Ojek sepeda motor</security>
  <embargo>Ojek sepeda motor</embargo>
  <respUnit>Ojek sepeda motor</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jenis angkutan umum yang digunakan oleh penduduk ke ibukota Kecamatan/kota terdekat : 04. Ojek sepeda motor</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Jenis angkutan umum yang digunakan oleh penduduk ke ibukota kecamatan/kota terdekat meliputi angkutan umum yang tersedia untuk melayani trayek dari desa ke ibukota kecamatan/ kota terdekat.
Ojek sepeda adalah alat angkut yang menggunakan sepeda untuk mengangkut orang/barang.
Becak adalah alat angkut beroda tiga yang digunakan untuk mengangkut orang/barang.
Gerobak/pedati merupakan alat angkut yang pada umumnya untuk angkutan barang, dan menggunakan tenaga kerbau/sapi/kuda sebagai penarik.
Delman/dokar/bendi adalah alat angkut beroda dua atau empat yang ditarik oleh kuda dan biasanya digunakan untuk angkutan orang.
Ojek sepeda motor adalah alat angkut yang menggunakan sepeda motor untuk mengangkut orang.
Kendaraan bermotor roda 3 adalah alat untuk mengangkut orang/barang seperti bemo, bajaj, motor beca (mobet).
Perahu tidak bermotor adalah perahu yang tidak menggunakan mesin sebagai tenaga penggerak, melainkan menggunakan angin atau dayung.
Perahu motor tempel adalah perahu yang menggunakan tenaga penggerak motor tempel, dan dipasang pada sebelah luar buritan atau diatas lambung.
Kapal motor adalah kapal yang menggunakan motor sebagai tenaga penggerak, motor ini dipasang secara permanen di dalamnya.
Lainnya misalnya kuda beban.</txt>
</var>
<var ID="V346" name="b10r100205" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="171" EndPos="171" width="1"/>
  <labl>Kendaraan bermotor roda 3</labl>
  <imputation>Kendaraan bermotor roda 3</imputation>
  <security>Kendaraan bermotor roda 3</security>
  <embargo>Kendaraan bermotor roda 3</embargo>
  <respUnit>Kendaraan bermotor roda 3</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jenis angkutan umum yang digunakan oleh penduduk ke ibukota Kecamatan/kota terdekat : 05. Kendaraan bermotor roda 3</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Jenis angkutan umum yang digunakan oleh penduduk ke ibukota kecamatan/kota terdekat meliputi angkutan umum yang tersedia untuk melayani trayek dari desa ke ibukota kecamatan/ kota terdekat.
Ojek sepeda adalah alat angkut yang menggunakan sepeda untuk mengangkut orang/barang.
Becak adalah alat angkut beroda tiga yang digunakan untuk mengangkut orang/barang.
Gerobak/pedati merupakan alat angkut yang pada umumnya untuk angkutan barang, dan menggunakan tenaga kerbau/sapi/kuda sebagai penarik.
Delman/dokar/bendi adalah alat angkut beroda dua atau empat yang ditarik oleh kuda dan biasanya digunakan untuk angkutan orang.
Ojek sepeda motor adalah alat angkut yang menggunakan sepeda motor untuk mengangkut orang.
Kendaraan bermotor roda 3 adalah alat untuk mengangkut orang/barang seperti bemo, bajaj, motor beca (mobet).
Perahu tidak bermotor adalah perahu yang tidak menggunakan mesin sebagai tenaga penggerak, melainkan menggunakan angin atau dayung.
Perahu motor tempel adalah perahu yang menggunakan tenaga penggerak motor tempel, dan dipasang pada sebelah luar buritan atau diatas lambung.
Kapal motor adalah kapal yang menggunakan motor sebagai tenaga penggerak, motor ini dipasang secara permanen di dalamnya.
Lainnya misalnya kuda beban.</txt>
</var>
<var ID="V347" name="b10r100206" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="172" EndPos="172" width="1"/>
  <labl>Kendaraan bermotor roda lebih dari sama dengan 4</labl>
  <imputation>Kendaraan bermotor roda lebih dari sama dengan 4</imputation>
  <security>Kendaraan bermotor roda lebih dari sama dengan 4</security>
  <embargo>Kendaraan bermotor roda lebih dari sama dengan 4</embargo>
  <respUnit>Kendaraan bermotor roda lebih dari sama dengan 4</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jenis angkutan umum yang digunakan oleh penduduk ke ibukota Kecamatan/kota terdekat : 06. Kendaraan bermotor roda lebih dari sama dengan 4</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Jenis angkutan umum yang digunakan oleh penduduk ke ibukota kecamatan/kota terdekat meliputi angkutan umum yang tersedia untuk melayani trayek dari desa ke ibukota kecamatan/ kota terdekat.
Ojek sepeda adalah alat angkut yang menggunakan sepeda untuk mengangkut orang/barang.
Becak adalah alat angkut beroda tiga yang digunakan untuk mengangkut orang/barang.
Gerobak/pedati merupakan alat angkut yang pada umumnya untuk angkutan barang, dan menggunakan tenaga kerbau/sapi/kuda sebagai penarik.
Delman/dokar/bendi adalah alat angkut beroda dua atau empat yang ditarik oleh kuda dan biasanya digunakan untuk angkutan orang.
Ojek sepeda motor adalah alat angkut yang menggunakan sepeda motor untuk mengangkut orang.
Kendaraan bermotor roda 3 adalah alat untuk mengangkut orang/barang seperti bemo, bajaj, motor beca (mobet).
Perahu tidak bermotor adalah perahu yang tidak menggunakan mesin sebagai tenaga penggerak, melainkan menggunakan angin atau dayung.
Perahu motor tempel adalah perahu yang menggunakan tenaga penggerak motor tempel, dan dipasang pada sebelah luar buritan atau diatas lambung.
Kapal motor adalah kapal yang menggunakan motor sebagai tenaga penggerak, motor ini dipasang secara permanen di dalamnya.
Lainnya misalnya kuda beban.</txt>
</var>
<var ID="V348" name="b10r100207" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="173" EndPos="173" width="1"/>
  <labl>Perahu tidak bermotor</labl>
  <imputation>Perahu tidak bermotor</imputation>
  <security>Perahu tidak bermotor</security>
  <embargo>Perahu tidak bermotor</embargo>
  <respUnit>Perahu tidak bermotor</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jenis angkutan umum yang digunakan oleh penduduk ke ibukota Kecamatan/kota terdekat : 07. Perahu tidak bermotor</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Jenis angkutan umum yang digunakan oleh penduduk ke ibukota kecamatan/kota terdekat meliputi angkutan umum yang tersedia untuk melayani trayek dari desa ke ibukota kecamatan/ kota terdekat.
Ojek sepeda adalah alat angkut yang menggunakan sepeda untuk mengangkut orang/barang.
Becak adalah alat angkut beroda tiga yang digunakan untuk mengangkut orang/barang.
Gerobak/pedati merupakan alat angkut yang pada umumnya untuk angkutan barang, dan menggunakan tenaga kerbau/sapi/kuda sebagai penarik.
Delman/dokar/bendi adalah alat angkut beroda dua atau empat yang ditarik oleh kuda dan biasanya digunakan untuk angkutan orang.
Ojek sepeda motor adalah alat angkut yang menggunakan sepeda motor untuk mengangkut orang.
Kendaraan bermotor roda 3 adalah alat untuk mengangkut orang/barang seperti bemo, bajaj, motor beca (mobet).
Perahu tidak bermotor adalah perahu yang tidak menggunakan mesin sebagai tenaga penggerak, melainkan menggunakan angin atau dayung.
Perahu motor tempel adalah perahu yang menggunakan tenaga penggerak motor tempel, dan dipasang pada sebelah luar buritan atau diatas lambung.
Kapal motor adalah kapal yang menggunakan motor sebagai tenaga penggerak, motor ini dipasang secara permanen di dalamnya.
Lainnya misalnya kuda beban.</txt>
</var>
<var ID="V349" name="b10r100208" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="174" EndPos="174" width="1"/>
  <labl>Perahu motor tempel</labl>
  <imputation>Perahu motor tempel</imputation>
  <security>Perahu motor tempel</security>
  <embargo>Perahu motor tempel</embargo>
  <respUnit>Perahu motor tempel</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jenis angkutan umum yang digunakan oleh penduduk ke ibukota Kecamatan/kota terdekat : 08. Perahu motor tempel</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Jenis angkutan umum yang digunakan oleh penduduk ke ibukota kecamatan/kota terdekat meliputi angkutan umum yang tersedia untuk melayani trayek dari desa ke ibukota kecamatan/ kota terdekat.
Ojek sepeda adalah alat angkut yang menggunakan sepeda untuk mengangkut orang/barang.
Becak adalah alat angkut beroda tiga yang digunakan untuk mengangkut orang/barang.
Gerobak/pedati merupakan alat angkut yang pada umumnya untuk angkutan barang, dan menggunakan tenaga kerbau/sapi/kuda sebagai penarik.
Delman/dokar/bendi adalah alat angkut beroda dua atau empat yang ditarik oleh kuda dan biasanya digunakan untuk angkutan orang.
Ojek sepeda motor adalah alat angkut yang menggunakan sepeda motor untuk mengangkut orang.
Kendaraan bermotor roda 3 adalah alat untuk mengangkut orang/barang seperti bemo, bajaj, motor beca (mobet).
Perahu tidak bermotor adalah perahu yang tidak menggunakan mesin sebagai tenaga penggerak, melainkan menggunakan angin atau dayung.
Perahu motor tempel adalah perahu yang menggunakan tenaga penggerak motor tempel, dan dipasang pada sebelah luar buritan atau diatas lambung.
Kapal motor adalah kapal yang menggunakan motor sebagai tenaga penggerak, motor ini dipasang secara permanen di dalamnya.
Lainnya misalnya kuda beban.</txt>
</var>
<var ID="V350" name="b10r100209" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="175" EndPos="175" width="1"/>
  <labl>Kapal motor</labl>
  <imputation>Kapal motor</imputation>
  <security>Kapal motor</security>
  <embargo>Kapal motor</embargo>
  <respUnit>Kapal motor</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jenis angkutan umum yang digunakan oleh penduduk ke ibukota Kecamatan/kota terdekat : 09. Kapal motor</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Jenis angkutan umum yang digunakan oleh penduduk ke ibukota kecamatan/kota terdekat meliputi angkutan umum yang tersedia untuk melayani trayek dari desa ke ibukota kecamatan/ kota terdekat.
Ojek sepeda adalah alat angkut yang menggunakan sepeda untuk mengangkut orang/barang.
Becak adalah alat angkut beroda tiga yang digunakan untuk mengangkut orang/barang.
Gerobak/pedati merupakan alat angkut yang pada umumnya untuk angkutan barang, dan menggunakan tenaga kerbau/sapi/kuda sebagai penarik.
Delman/dokar/bendi adalah alat angkut beroda dua atau empat yang ditarik oleh kuda dan biasanya digunakan untuk angkutan orang.
Ojek sepeda motor adalah alat angkut yang menggunakan sepeda motor untuk mengangkut orang.
Kendaraan bermotor roda 3 adalah alat untuk mengangkut orang/barang seperti bemo, bajaj, motor beca (mobet).
Perahu tidak bermotor adalah perahu yang tidak menggunakan mesin sebagai tenaga penggerak, melainkan menggunakan angin atau dayung.
Perahu motor tempel adalah perahu yang menggunakan tenaga penggerak motor tempel, dan dipasang pada sebelah luar buritan atau diatas lambung.
Kapal motor adalah kapal yang menggunakan motor sebagai tenaga penggerak, motor ini dipasang secara permanen di dalamnya.
Lainnya misalnya kuda beban.</txt>
</var>
<var ID="V351" name="b10r100210" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="176" EndPos="176" width="1"/>
  <labl>Lainnya</labl>
  <imputation>Lainnya</imputation>
  <security>Lainnya</security>
  <embargo>Lainnya</embargo>
  <respUnit>Lainnya</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jenis angkutan umum yang digunakan oleh penduduk ke ibukota Kecamatan/kota terdekat : 10. Lainnya</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Jenis angkutan umum yang digunakan oleh penduduk ke ibukota kecamatan/kota terdekat meliputi angkutan umum yang tersedia untuk melayani trayek dari desa ke ibukota kecamatan/ kota terdekat.
Ojek sepeda adalah alat angkut yang menggunakan sepeda untuk mengangkut orang/barang.
Becak adalah alat angkut beroda tiga yang digunakan untuk mengangkut orang/barang.
Gerobak/pedati merupakan alat angkut yang pada umumnya untuk angkutan barang, dan menggunakan tenaga kerbau/sapi/kuda sebagai penarik.
Delman/dokar/bendi adalah alat angkut beroda dua atau empat yang ditarik oleh kuda dan biasanya digunakan untuk angkutan orang.
Ojek sepeda motor adalah alat angkut yang menggunakan sepeda motor untuk mengangkut orang.
Kendaraan bermotor roda 3 adalah alat untuk mengangkut orang/barang seperti bemo, bajaj, motor beca (mobet).
Perahu tidak bermotor adalah perahu yang tidak menggunakan mesin sebagai tenaga penggerak, melainkan menggunakan angin atau dayung.
Perahu motor tempel adalah perahu yang menggunakan tenaga penggerak motor tempel, dan dipasang pada sebelah luar buritan atau diatas lambung.
Kapal motor adalah kapal yang menggunakan motor sebagai tenaga penggerak, motor ini dipasang secara permanen di dalamnya.
Lainnya misalnya kuda beban.</txt>
</var>
<var ID="V352" name="b10r1003" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="177" EndPos="178" width="2"/>
  <labl>Dari sarana angkutan umum pada P1002, sebutkan yang utama</labl>
  <imputation>Dari sarana angkutan umum pada P1002, sebutkan yang utama</imputation>
  <security>Dari sarana angkutan umum pada P1002, sebutkan yang utama</security>
  <embargo>Dari sarana angkutan umum pada P1002, sebutkan yang utama</embargo>
  <respUnit>Dari sarana angkutan umum pada P1002, sebutkan yang utama</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Dari sarana angkutan umum pada P1002, sebutkan yang utama</qstnLit>
    <ivuInstr>Isikan kode pilihan dari P1002 ke dalam kotak</ivuInstr>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>01</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>02</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>03</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>04</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>05</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>06</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>07</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>08</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>09</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>10</catValu>
  </catgry>
  <txt>Sarana angkutan yang utama adalah angkutan yang paling umum digunakan penduduk desa/ kelurahan. Kode sarana angkutan adalah nomor urut sarana angkutan pada P.1002. Bila sarana angkutan utama yang digunakan oleh penduduk di desa/kelurahan adalah delman/dokar/bendi dengan kode nomor urutnya adalah 3, maka pengisiannya: tuliskan delman/dokar/bendi pada titik-titik dan 03 pada kotak pengolahan.
0 3
Apabila di desa/kelurahan yang dicacah tidak ada angkutan umum antar desa/kelurahan, berarti masyarakatnya hanya berjalan kaki saja untuk mencapai desa/kelurahan tetangganya maka tuliskan jalan kaki pada titik-titik dan 00 pada kotak pengolahan.
0 0</txt>
</var>
<var ID="V353" name="b10r1004a" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="179" EndPos="179" width="1"/>
  <labl>Jembatan sungai yang dapat dilalui kendaraan roda 4 di desa/kelurahan ini</labl>
  <imputation>Jembatan sungai yang dapat dilalui kendaraan roda 4 di desa/kelurahan ini</imputation>
  <security>Jembatan sungai yang dapat dilalui kendaraan roda 4 di desa/kelurahan ini</security>
  <embargo>Jembatan sungai yang dapat dilalui kendaraan roda 4 di desa/kelurahan ini</embargo>
  <respUnit>Jembatan sungai yang dapat dilalui kendaraan roda 4 di desa/kelurahan ini</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jembatan sungai yang dapat dilalui kendaraan roda 4 di desa/kelurahan ini</qstnLit>
    <postQTxt>Jika jawabannya TIDAK (2), maka pertanyaan dilanjutkan ke P1005</postQTxt>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Jembatan sungai adalah jembatan yang dapat dilalui kendaraan roda 4 yang menghubungkan antar desa atau dalam desa yang bersangkutan.</txt>
</var>
<var ID="V354" name="b10r1004b" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="180" EndPos="180" width="1"/>
  <labl>Jika "Ada" terbuat dari</labl>
  <imputation>Jika "Ada" terbuat dari</imputation>
  <security>Jika "Ada" terbuat dari</security>
  <embargo>Jika "Ada" terbuat dari</embargo>
  <respUnit>Jika "Ada" terbuat dari</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jika "Ada" terbuat dari:</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Besi/beton</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Kayu/bambu</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <labl>Besi/beton dan Kayu/bambu</labl>
  </catgry>
  <txt>Jembatan sungai adalah jembatan yang dapat dilalui kendaraan roda 4 yang menghubungkan antar desa atau dalam desa yang bersangkutan.</txt>
</var>
<var ID="V355" name="b10r1005a" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="181" EndPos="181" width="1"/>
  <labl>Terminal angkutan roda 4</labl>
  <imputation>Terminal angkutan roda 4</imputation>
  <security>Terminal angkutan roda 4</security>
  <embargo>Terminal angkutan roda 4</embargo>
  <respUnit>Terminal angkutan roda 4</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Prasarana angkutan umum di desa/kelurahan ini : a. Terminal angkutan roda 4</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>a. Terminal angkutan roda 4 adalah suatu tempat kedatangan/keberangkatan dan pemberhentian armada angkutan jalan raya, yang kegiatannya meliputi kedatangan/ keberangkatan penumpang, hewan, dan bongkar muat barang serta merupakan daerah lingkungan kerja ekonomi yang dikelola oleh pemerintah daerah (Pemda). Tidak termasuk pangkalan taksi, dan pangkalan kendaraan seperti bemo, bajaj, helicak.
b. Stasiun kereta api adalah tempat keberangkatan dan kedatangan serta pemberhentian sementara kereta api, untuk melakukan kegiatan angkutan kereta api, seperti menaikkan dan menurunkan penumpang dan bongkar/muat barang.
c. Dermaga/Pelabuhan laut adalah suatu tempat kedatangan/keberangkatan serta pemberhentian kapal untuk sementara, untuk melakukan kegiatan angkutan laut, seperti menaikkan dan menurunkan penumpang, hewan, dan bongkar/muat barang.
d. Lapangan terbang adalah tempat keberangkatan dan kedatangan serta pemberhentian sementara pesawat terbang, untuk melakukan kegiatan angkutan udara, seperti menaikkan dan menurunkan penumpang, dan bongkar/muat barang.</txt>
</var>
<var ID="V356" name="b10r1005b" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="182" EndPos="182" width="1"/>
  <labl>Stasiun Kereta Api</labl>
  <imputation>Stasiun Kereta Api</imputation>
  <security>Stasiun Kereta Api</security>
  <embargo>Stasiun Kereta Api</embargo>
  <respUnit>Stasiun Kereta Api</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Prasarana angkutan umum di desa/kelurahan ini : b. Stasiun Kereta Api</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>a. Terminal angkutan roda 4 adalah suatu tempat kedatangan/keberangkatan dan pemberhentian armada angkutan jalan raya, yang kegiatannya meliputi kedatangan/ keberangkatan penumpang, hewan, dan bongkar muat barang serta merupakan daerah lingkungan kerja ekonomi yang dikelola oleh pemerintah daerah (Pemda). Tidak termasuk pangkalan taksi, dan pangkalan kendaraan seperti bemo, bajaj, helicak.
b. Stasiun kereta api adalah tempat keberangkatan dan kedatangan serta pemberhentian sementara kereta api, untuk melakukan kegiatan angkutan kereta api, seperti menaikkan dan menurunkan penumpang dan bongkar/muat barang.
c. Dermaga/Pelabuhan laut adalah suatu tempat kedatangan/keberangkatan serta pemberhentian kapal untuk sementara, untuk melakukan kegiatan angkutan laut, seperti menaikkan dan menurunkan penumpang, hewan, dan bongkar/muat barang.
d. Lapangan terbang adalah tempat keberangkatan dan kedatangan serta pemberhentian sementara pesawat terbang, untuk melakukan kegiatan angkutan udara, seperti menaikkan dan menurunkan penumpang, dan bongkar/muat barang.</txt>
</var>
<var ID="V357" name="b10r1005c" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="183" EndPos="183" width="1"/>
  <labl>Dermaga/pelabuhan</labl>
  <imputation>Dermaga/pelabuhan</imputation>
  <security>Dermaga/pelabuhan</security>
  <embargo>Dermaga/pelabuhan</embargo>
  <respUnit>Dermaga/pelabuhan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Prasarana angkutan umum di desa/kelurahan ini : c. Dermaga/pelabuhan</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>a. Terminal angkutan roda 4 adalah suatu tempat kedatangan/keberangkatan dan pemberhentian armada angkutan jalan raya, yang kegiatannya meliputi kedatangan/ keberangkatan penumpang, hewan, dan bongkar muat barang serta merupakan daerah lingkungan kerja ekonomi yang dikelola oleh pemerintah daerah (Pemda). Tidak termasuk pangkalan taksi, dan pangkalan kendaraan seperti bemo, bajaj, helicak.
b. Stasiun kereta api adalah tempat keberangkatan dan kedatangan serta pemberhentian sementara kereta api, untuk melakukan kegiatan angkutan kereta api, seperti menaikkan dan menurunkan penumpang dan bongkar/muat barang.
c. Dermaga/Pelabuhan laut adalah suatu tempat kedatangan/keberangkatan serta pemberhentian kapal untuk sementara, untuk melakukan kegiatan angkutan laut, seperti menaikkan dan menurunkan penumpang, hewan, dan bongkar/muat barang.
d. Lapangan terbang adalah tempat keberangkatan dan kedatangan serta pemberhentian sementara pesawat terbang, untuk melakukan kegiatan angkutan udara, seperti menaikkan dan menurunkan penumpang, dan bongkar/muat barang.</txt>
</var>
<var ID="V358" name="b10r1005d" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="184" EndPos="184" width="1"/>
  <labl>Lapangan terbang</labl>
  <imputation>Lapangan terbang</imputation>
  <security>Lapangan terbang</security>
  <embargo>Lapangan terbang</embargo>
  <respUnit>Lapangan terbang</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Prasarana angkutan umum di desa/kelurahan ini : d. Lapangan terbang</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>a. Terminal angkutan roda 4 adalah suatu tempat kedatangan/keberangkatan dan pemberhentian armada angkutan jalan raya, yang kegiatannya meliputi kedatangan/ keberangkatan penumpang, hewan, dan bongkar muat barang serta merupakan daerah lingkungan kerja ekonomi yang dikelola oleh pemerintah daerah (Pemda). Tidak termasuk pangkalan taksi, dan pangkalan kendaraan seperti bemo, bajaj, helicak.
b. Stasiun kereta api adalah tempat keberangkatan dan kedatangan serta pemberhentian sementara kereta api, untuk melakukan kegiatan angkutan kereta api, seperti menaikkan dan menurunkan penumpang dan bongkar/muat barang.
c. Dermaga/Pelabuhan laut adalah suatu tempat kedatangan/keberangkatan serta pemberhentian kapal untuk sementara, untuk melakukan kegiatan angkutan laut, seperti menaikkan dan menurunkan penumpang, hewan, dan bongkar/muat barang.
d. Lapangan terbang adalah tempat keberangkatan dan kedatangan serta pemberhentian sementara pesawat terbang, untuk melakukan kegiatan angkutan udara, seperti menaikkan dan menurunkan penumpang, dan bongkar/muat barang.</txt>
</var>
<var ID="V359" name="b11r1101" files="F2" intrvl="contin">
  <location StartPos="185" EndPos="189" width="5"/>
  <labl>Banyaknya keluarga yang berlangganan telepon</labl>
  <imputation>Banyaknya keluarga yang berlangganan telepon</imputation>
  <security>Banyaknya keluarga yang berlangganan telepon</security>
  <embargo>Banyaknya keluarga yang berlangganan telepon</embargo>
  <respUnit>Banyaknya keluarga yang berlangganan telepon</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Banyaknya keluarga yang berlangganan telepon :</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">13675</sumStat>
  <notes>Komunikasi adalah proses penyampaian lambang-lambang yang mengandung arti antara satu orang dengan orang lain. Komunikasi meliputi kegiatan telekomunikasi dan kegiatan pos dan giro.
Informasi adalah Proses penyampaian antara satu orang dengan orang lain, baik berbentuk media TV, radio, surat kabar dll.
Telekomunikasi adalah hubungan komunikasi jarak jauh melalui pemancaran, pengiriman atau penerimaan segala jenis tanda, isyarat, tulisan, gambar, suara atau berita melalui kawat, radio, secara visual atau sistem elektronik. Contoh: telepon, telegraph, telex, dan sejenisnya.
Pos adalah pelayanan lalu-lintas surat pos, uang, barang, dan pelayanan jasa lainnya.</notes>
  <txt>Keluarga yang berlangganan telepon adalah keluarga yang mempunyai sambungan telepon (yang  dimiliki  atau  dikuasai  oleh  pelanggan  secara  pribadi).  Apabila  ada  keluarga  yang memiliki/menguasai lebih dari satu sambungan telepon tetap dihitung sebagai satu.</txt>
</var>
<var ID="V360" name="b11r1102" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="190" EndPos="190" width="1"/>
  <labl>Telepon umum koin/kartu</labl>
  <imputation>Telepon umum koin/kartu</imputation>
  <security>Telepon umum koin/kartu</security>
  <embargo>Telepon umum koin/kartu</embargo>
  <respUnit>Telepon umum koin/kartu</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Telepon umum koin/kartu :</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Telepon umum koin adalah telepon yang penggunaannya dengan koin/uang logam dan dapat digunakan oleh setiap warga desa/kelurahan yang dicacah maupun anggota masyarakat lainnya.
Telepon yang dimaksud disini adalah yang disediakan khusus oleh PT telkom, dan tidak termasuk telpon koin yang disediakan oleh keluarga.
Telepon umum kartu adalah telepon yang dapat digunakan oleh setiap warga desa/kelurahan yang dicacah maupun anggota masyarakat lainnya yang penggunaannya dengan kartu telepon biasa atau kartu telepon chip.</txt>
</var>
<var ID="V361" name="b11r1103" files="F2" intrvl="contin">
  <location StartPos="191" EndPos="192" width="2"/>
  <labl>Wartel/kiospon/ Warpostel/Warparpostel</labl>
  <imputation>Wartel/kiospon/ Warpostel/Warparpostel</imputation>
  <security>Wartel/kiospon/ Warpostel/Warparpostel</security>
  <embargo>Wartel/kiospon/ Warpostel/Warparpostel</embargo>
  <respUnit>Wartel/kiospon/ Warpostel/Warparpostel</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Wartel/kiospon/ Warpostel/Warparpostel :</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">98</sumStat>
  <txt>Warung Telekomunikasi (Wartel)/Kios Telepon (Kiospon) adalah tempat yang disediakan untuk menyelenggarakan pelayanan jasa telekomunikasi.
Warung Pos dan Telekomunikasi (Warpostel) adalah tempat yang disediakan untuk menyelenggarakan pelayanan jasa pos dan jasa telekomunikasi.
Warung Pariwisata, Pos dan Telekomunikasi (Warparpostel) adalah tempat yang disediakan untuk menyelenggarakan pelayanan jasa pos, agen perjalanan/paket pariwisata dan telekomunikasi.</txt>
</var>
<var ID="V362" name="b11r1104" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="193" EndPos="193" width="1"/>
  <labl>Warung internet (Warnet)</labl>
  <imputation>Warung internet (Warnet)</imputation>
  <security>Warung internet (Warnet)</security>
  <embargo>Warung internet (Warnet)</embargo>
  <respUnit>Warung internet (Warnet)</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Warung internet (Warnet) :</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">9</sumStat>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="min"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <catStat type="max"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>8</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>9</catValu>
  </catgry>
  <txt>Warnet adalah tempat yang disediakan untuk menyelenggarakan pelayanan jasa internet.</txt>
</var>
<var ID="V363" name="b11r1105a" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="194" EndPos="194" width="1"/>
  <labl>Kantor Pos/Pos Pembantu/Rumah Pos</labl>
  <imputation>Kantor Pos/Pos Pembantu/Rumah Pos</imputation>
  <security>Kantor Pos/Pos Pembantu/Rumah Pos</security>
  <embargo>Kantor Pos/Pos Pembantu/Rumah Pos</embargo>
  <respUnit>Kantor Pos/Pos Pembantu/Rumah Pos</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>a. Kantor Pos/Pos Pembantu/Rumah Pos :</qstnLit>
    <postQTxt>Jika jawabannya TIDAK (2), maka pertanyaan dilanjutkan ke P1106</postQTxt>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Kantor pos adalah pemberi pelayanan pengiriman barang, uang dsb. dari suatu tempat ke tempat yang lain. Pengguna pelayanan biasanya diharuskan menempel perangko yang cukup pada sampul surat, kartu pos, pos wesel, warkat pos, paket dsb. Rumah pos berfungsi sama seperti kantor pos dan kantor pos pembantu, bedanya rumah pos biasanya terletak di daerah terpencil.</txt>
</var>
<var ID="V364" name="b11r1105b" files="F2" intrvl="contin">
  <location StartPos="195" EndPos="197" width="3"/>
  <labl>Jarak ke Kantor Pos terdekat</labl>
  <imputation>Jarak ke Kantor Pos terdekat</imputation>
  <security>Jarak ke Kantor Pos terdekat</security>
  <embargo>Jarak ke Kantor Pos terdekat</embargo>
  <respUnit>Jarak ke Kantor Pos terdekat</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika " Tidak ada"</preQTxt>
    <qstnLit>b. Jika " Tidak ada", jarak ke Kantor Pos terdekat :</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">100</sumStat>
  <txt>Kantor pos adalah pemberi pelayanan pengiriman barang, uang dsb. dari suatu tempat ke tempat yang lain. Pengguna pelayanan biasanya diharuskan menempel perangko yang cukup pada sampul surat, kartu pos, pos wesel, warkat pos, paket dsb. Rumah pos berfungsi sama seperti kantor pos dan kantor pos pembantu, bedanya rumah pos biasanya terletak di daerah terpencil.</txt>
</var>
<var ID="V365" name="b11r1106" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="198" EndPos="198" width="1"/>
  <labl>Pos Keliling</labl>
  <imputation>Pos Keliling</imputation>
  <security>Pos Keliling</security>
  <embargo>Pos Keliling</embargo>
  <respUnit>Pos Keliling</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Pos Keliling :</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Pos keliling adalah pelayanan pos (menjual, mengirim, dan menerima benda pos) keliling dengan menggunakan mobil atau sarana angkutan yang berfungsi sama seperti kantor pos atau kantor pos pembantu.</txt>
</var>
<var ID="V366" name="b11r1107" files="F2" intrvl="contin">
  <location StartPos="199" EndPos="202" width="4"/>
  <labl>Banyaknya keluarga yang mempunyai pesawat TV</labl>
  <imputation>Banyaknya keluarga yang mempunyai pesawat TV</imputation>
  <security>Banyaknya keluarga yang mempunyai pesawat TV</security>
  <embargo>Banyaknya keluarga yang mempunyai pesawat TV</embargo>
  <respUnit>Banyaknya keluarga yang mempunyai pesawat TV</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Banyaknya keluarga yang mempunyai pesawat TV :</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">9998</sumStat>
  <txt>Pesawat TV adalah hubungan komunikasi jarak jauh melalui pemancaran secara visual.</txt>
</var>
<var ID="V367" name="b11r1108a" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="203" EndPos="203" width="1"/>
  <labl>TVRI</labl>
  <imputation>TVRI</imputation>
  <security>TVRI</security>
  <embargo>TVRI</embargo>
  <respUnit>TVRI</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Program TV yang bisa diterima di desa/kelurahan ini : a. TVRI</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Program TV adalah program yang dirancang/disusun oleh stasiun/pemancar TV, baik stasiun TV swasta maupun pemerintah.</txt>
</var>
<var ID="V368" name="b11r1108b1" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="204" EndPos="204" width="1"/>
  <labl>TV Swasta : TPI</labl>
  <imputation>TV Swasta : TPI</imputation>
  <security>TV Swasta : TPI</security>
  <embargo>TV Swasta : TPI</embargo>
  <respUnit>TV Swasta : TPI</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Program TV yang bisa diterima di desa/kelurahan ini : b. TV Swasta, meliputi : 1. TPI</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Program TV adalah program yang dirancang/disusun oleh stasiun/pemancar TV, baik stasiun TV swasta maupun pemerintah.</txt>
</var>
<var ID="V369" name="b11r1108b2" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="205" EndPos="205" width="1"/>
  <labl>TV Swasta : RCTI</labl>
  <imputation>TV Swasta : RCTI</imputation>
  <security>TV Swasta : RCTI</security>
  <embargo>TV Swasta : RCTI</embargo>
  <respUnit>TV Swasta : RCTI</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Program TV yang bisa diterima di desa/kelurahan ini : b. TV Swasta, meliputi : 2. RCTI</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Program TV adalah program yang dirancang/disusun oleh stasiun/pemancar TV, baik stasiun TV swasta maupun pemerintah.</txt>
</var>
<var ID="V370" name="b11r1108b3" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="206" EndPos="206" width="1"/>
  <labl>TV Swasta : SCTV</labl>
  <imputation>TV Swasta : SCTV</imputation>
  <security>TV Swasta : SCTV</security>
  <embargo>TV Swasta : SCTV</embargo>
  <respUnit>TV Swasta : SCTV</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Program TV yang bisa diterima di desa/kelurahan ini : b. TV Swasta, meliputi : 3. SCTV</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Program TV adalah program yang dirancang/disusun oleh stasiun/pemancar TV, baik stasiun TV swasta maupun pemerintah.</txt>
</var>
<var ID="V371" name="b11r1108b4" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="207" EndPos="207" width="1"/>
  <labl>TV Swasta : INDOSIAR</labl>
  <imputation>TV Swasta : INDOSIAR</imputation>
  <security>TV Swasta : INDOSIAR</security>
  <embargo>TV Swasta : INDOSIAR</embargo>
  <respUnit>TV Swasta : INDOSIAR</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Program TV yang bisa diterima di desa/kelurahan ini : b. TV Swasta, meliputi : 4. INDOSIAR</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Program TV adalah program yang dirancang/disusun oleh stasiun/pemancar TV, baik stasiun TV swasta maupun pemerintah.</txt>
</var>
<var ID="V372" name="b11r1108c" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="208" EndPos="208" width="1"/>
  <labl>TV Luar Negeri</labl>
  <imputation>TV Luar Negeri</imputation>
  <security>TV Luar Negeri</security>
  <embargo>TV Luar Negeri</embargo>
  <respUnit>TV Luar Negeri</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Program TV yang bisa diterima di desa/kelurahan ini : c. TV Luar Negeri</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Program TV adalah program yang dirancang/disusun oleh stasiun/pemancar TV, baik stasiun TV swasta maupun pemerintah.</txt>
</var>
<var ID="V373" name="b11r1109a" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="209" EndPos="209" width="1"/>
  <labl>Pelanggan surat kabar di desa/kelurahan</labl>
  <imputation>Pelanggan surat kabar di desa/kelurahan</imputation>
  <security>Pelanggan surat kabar di desa/kelurahan</security>
  <embargo>Pelanggan surat kabar di desa/kelurahan</embargo>
  <respUnit>Pelanggan surat kabar di desa/kelurahan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>a. Pelanggan surat kabar di desa/kelurahan</qstnLit>
    <postQTxt>Jika jawabannya TIDAK (2), maka pertanyaan dilanjutkan ke P1109c</postQTxt>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Keluarga dikatakan berlangganan surat kabar/majalah, bila ada salah seorang anggota keluarga yang selalu memperoleh media cetak dengan cara membeli dari penyalur/agennya. Biasanya surat kabar/majalah tersebut diterima langsung oleh pelanggan di alamat rumahnya, serta pembayarannya sekaligus, di awal atau akhir bulan.
Surat kabar lokal adalah surat kabar yang isi beritanya sebagian besar memuat berita daerah.
Surat kabar nasional adalah surat kabar yang isi beritanya sebagian besar memuat berita nasional maupun internasional.
Majalah/tabloid adalah media massa yang berisi berita atau artikel, dan biasanya terbit setiap minggu atau 2 mingguan.
Contoh jenis majalah/tabloid; politik (Tempo, Detik); Agama (Sabili, Hidayatullah, Aku Anak Sholeh); Gaya Hidup (Kartini, Femina, Matra, Popular); Lainnya (Misteri, Fakta, Trubus).</txt>
</var>
<var ID="V374" name="b11r1109b" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="210" EndPos="210" width="1"/>
  <labl>Jenis surat kabar</labl>
  <imputation>Jenis surat kabar</imputation>
  <security>Jenis surat kabar</security>
  <embargo>Jenis surat kabar</embargo>
  <respUnit>Jenis surat kabar</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Bila "Ada", jenis surat kabar</preQTxt>
    <qstnLit>Bila “Ada”, jenis surat kabar :</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">31938</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Lokal</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Nasional</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <labl>Lokal dan Nasional</labl>
  </catgry>
  <txt>Keluarga dikatakan berlangganan surat kabar/majalah, bila ada salah seorang anggota keluarga yang selalu memperoleh media cetak dengan cara membeli dari penyalur/agennya. Biasanya surat kabar/majalah tersebut diterima langsung oleh pelanggan di alamat rumahnya, serta pembayarannya sekaligus, di awal atau akhir bulan.
Surat kabar lokal adalah surat kabar yang isi beritanya sebagian besar memuat berita daerah.
Surat kabar nasional adalah surat kabar yang isi beritanya sebagian besar memuat berita nasional maupun internasional.
Majalah/tabloid adalah media massa yang berisi berita atau artikel, dan biasanya terbit setiap minggu atau 2 mingguan.
Contoh jenis majalah/tabloid; politik (Tempo, Detik); Agama (Sabili, Hidayatullah, Aku Anak Sholeh); Gaya Hidup (Kartini, Femina, Matra, Popular); Lainnya (Misteri, Fakta, Trubus).</txt>
</var>
<var ID="V375" name="b11r1109c1" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="211" EndPos="211" width="1"/>
  <labl>Politik</labl>
  <imputation>Politik</imputation>
  <security>Politik</security>
  <embargo>Politik</embargo>
  <respUnit>Politik</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Majalah/tabloid apa saja yang beredar di desa/kelurahan ini : 1. Politik</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Keluarga dikatakan berlangganan surat kabar/majalah, bila ada salah seorang anggota keluarga yang selalu memperoleh media cetak dengan cara membeli dari penyalur/agennya. Biasanya surat kabar/majalah tersebut diterima langsung oleh pelanggan di alamat rumahnya, serta pembayarannya sekaligus, di awal atau akhir bulan.
Surat kabar lokal adalah surat kabar yang isi beritanya sebagian besar memuat berita daerah.
Surat kabar nasional adalah surat kabar yang isi beritanya sebagian besar memuat berita nasional maupun internasional.
Majalah/tabloid adalah media massa yang berisi berita atau artikel, dan biasanya terbit setiap minggu atau 2 mingguan.
Contoh jenis majalah/tabloid; politik (Tempo, Detik); Agama (Sabili, Hidayatullah, Aku Anak Sholeh); Gaya Hidup (Kartini, Femina, Matra, Popular); Lainnya (Misteri, Fakta, Trubus).</txt>
</var>
<var ID="V376" name="b11r1109c2" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="212" EndPos="212" width="1"/>
  <labl>Agama</labl>
  <imputation>Agama</imputation>
  <security>Agama</security>
  <embargo>Agama</embargo>
  <respUnit>Agama</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Majalah/tabloid apa saja yang beredar di desa/kelurahan ini : 2. Agama</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Keluarga dikatakan berlangganan surat kabar/majalah, bila ada salah seorang anggota keluarga yang selalu memperoleh media cetak dengan cara membeli dari penyalur/agennya. Biasanya surat kabar/majalah tersebut diterima langsung oleh pelanggan di alamat rumahnya, serta pembayarannya sekaligus, di awal atau akhir bulan.
Surat kabar lokal adalah surat kabar yang isi beritanya sebagian besar memuat berita daerah.
Surat kabar nasional adalah surat kabar yang isi beritanya sebagian besar memuat berita nasional maupun internasional.
Majalah/tabloid adalah media massa yang berisi berita atau artikel, dan biasanya terbit setiap minggu atau 2 mingguan.
Contoh jenis majalah/tabloid; politik (Tempo, Detik); Agama (Sabili, Hidayatullah, Aku Anak Sholeh); Gaya Hidup (Kartini, Femina, Matra, Popular); Lainnya (Misteri, Fakta, Trubus).</txt>
</var>
<var ID="V377" name="b11r1109c3" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="213" EndPos="213" width="1"/>
  <labl>Gaya Hidup</labl>
  <imputation>Gaya Hidup</imputation>
  <security>Gaya Hidup</security>
  <embargo>Gaya Hidup</embargo>
  <respUnit>Gaya Hidup</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Majalah/tabloid apa saja yang beredar di desa/kelurahan ini : 3. Gaya Hidup</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Keluarga dikatakan berlangganan surat kabar/majalah, bila ada salah seorang anggota keluarga yang selalu memperoleh media cetak dengan cara membeli dari penyalur/agennya. Biasanya surat kabar/majalah tersebut diterima langsung oleh pelanggan di alamat rumahnya, serta pembayarannya sekaligus, di awal atau akhir bulan.
Surat kabar lokal adalah surat kabar yang isi beritanya sebagian besar memuat berita daerah.
Surat kabar nasional adalah surat kabar yang isi beritanya sebagian besar memuat berita nasional maupun internasional.
Majalah/tabloid adalah media massa yang berisi berita atau artikel, dan biasanya terbit setiap minggu atau 2 mingguan.
Contoh jenis majalah/tabloid; politik (Tempo, Detik); Agama (Sabili, Hidayatullah, Aku Anak Sholeh); Gaya Hidup (Kartini, Femina, Matra, Popular); Lainnya (Misteri, Fakta, Trubus).</txt>
</var>
<var ID="V378" name="b11r1109c4" files="F2" intrvl="discrete">
  <location StartPos="214" EndPos="214" width="1"/>
  <labl>Lainnya</labl>
  <imputation>Lainnya</imputation>
  <security>Lainnya</security>
  <embargo>Lainnya</embargo>
  <respUnit>Lainnya</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Majalah/tabloid apa saja yang beredar di desa/kelurahan ini : 4. Lainnya</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Keluarga dikatakan berlangganan surat kabar/majalah, bila ada salah seorang anggota keluarga yang selalu memperoleh media cetak dengan cara membeli dari penyalur/agennya. Biasanya surat kabar/majalah tersebut diterima langsung oleh pelanggan di alamat rumahnya, serta pembayarannya sekaligus, di awal atau akhir bulan.
Surat kabar lokal adalah surat kabar yang isi beritanya sebagian besar memuat berita daerah.
Surat kabar nasional adalah surat kabar yang isi beritanya sebagian besar memuat berita nasional maupun internasional.
Majalah/tabloid adalah media massa yang berisi berita atau artikel, dan biasanya terbit setiap minggu atau 2 mingguan.
Contoh jenis majalah/tabloid; politik (Tempo, Detik); Agama (Sabili, Hidayatullah, Aku Anak Sholeh); Gaya Hidup (Kartini, Femina, Matra, Popular); Lainnya (Misteri, Fakta, Trubus).</txt>
</var>
<var ID="V379" name="b12r1201" files="F2" intrvl="contin">
  <location StartPos="215" EndPos="220" width="6"/>
  <labl>Luas desa/kelurahan</labl>
  <imputation>Luas desa/kelurahan</imputation>
  <security>Luas desa/kelurahan</security>
  <embargo>Luas desa/kelurahan</embargo>
  <respUnit>Luas desa/kelurahan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Luas desa/kelurahan (P1202 + P1203)</qstnLit>
    <ivuInstr>Luas desa/kelurahan (P1202 + P1203)</ivuInstr>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">995000</sumStat>
  <txt>Luas Desa/kelurahan tidak termasuk hutan negara/perkebunan negara, kecuali yang dikerjakan/ digarap penduduk dimasukkan sesuai dengan kenyataan. Artinya bisa berupa sawah atau ladang dan sebagainya. Desa yang seluruh wilayahnya berada di wilayah perkebunan/hutan negara, luas desa sesuai yang tercantum di SK-nya.</txt>
</var>
<var ID="V380" name="b12r1202" files="F2" intrvl="contin">
  <location StartPos="221" EndPos="226" width="6"/>
  <labl>Luas lahan sawah (a + b + c)</labl>
  <imputation>Luas lahan sawah (a + b + c)</imputation>
  <security>Luas lahan sawah (a + b + c)</security>
  <embargo>Luas lahan sawah (a + b + c)</embargo>
  <respUnit>Luas lahan sawah (a + b + c)</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Luas lahan sawah (a + b + c)</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">181000</sumStat>
  <txt>Lahan sawah adalah lahan pertanian yang berpetak-petak dan dibatasi oleh pematang (galengan), saluran untuk menahan/menyalurkan air, biasanya ditanami padi sawah, termasuk lahan rawa tanpa memandang dari mana diperolehnya atau status tanah tersebut. Termasuk di sini lahan yang terdaftar di Pajak Hasil Bumi, Iuran Pembangunan Daerah, lahan bengkok, lahan serobotan, lahan rawa yang ditanami padi dan lahan-lahan bukaan baru (transmigrasi dan sebagainya).
Lahan sawah berpengairan yang diusahakan Lahan Sawah Berpengairan terdiri dari lahan sawah berpengairan teknis dan lahan sawah berpengairan non teknis. Berpengairan teknis ada 2 yaitu: 1. berpengairan teknis dan 2. setengah teknis. Sedangkan berpengairan non teknis terdiri atas berpengairan sederhana PU dan berpengairan sederhanan non-PU.
Diusahakan adalah lahan yang masih dimanfaatkan untuk kegiatan yang dimulai dari penanaman sampai dengan pemanenan.
Lahan Sawah Berpengairan Teknis terdiri dari lahan sawah berpengairan teknis dan lahan sawah berpengairan setengah teknis.
1. Lahan Sawah Berpengairan Teknis adalah lahan sawah yang memperoleh pengairan dari irigasi teknis yaitu jaringan dimana saluran pemberi terpisah dari saluran pembuang agar penyediaan dan pembagian irigasi dapat sepenuhnya diatur dengan mudah. Biasanya jaringan semacam ini terdiri dari saluran primer (induk) dan sekunder serta tersier, dimana saluran primer dan sekunder serta bangunannya dibangun dan dipelihara oleh dinas pengairan/pemerintah.
2. Lahan Sawah Berpengairan Setengah Teknis adalah lahan sawah yang memperoleh pengairan dari irigasi setengah teknis yaitu sama halnya dengan pengairan teknis, tetapi dalam hal ini dinas pengairan/pemerintah hanya menguasai bangunan penyadap untuk dapat mengatur dan mengukur pemasukan air, sedangkan pada jaringan selanjutnya tidak diatur dan tidak dikuasai oleh Dinas Pengairan/Pemerintah.
Lahan Sawah Berpengairan Non Teknis terdiri dari lahan sawah berpengairan sederhana PU dan lahan sawah berpengairan sederhana Non PU
1. Lahan Sawah Berpengairan Sederhana PU adalah lahan sawah yang memperoleh pengairan dari irigasi yang sistem pembagian airnya belum teratur meskipun pihak pemerintah (PU) sudah ikut membangun sebagian dari jaringan tersebut (misalnya biaya membuat saluran irigasinya).
2. Lahan Sawah Berpengairan Sederhana Non PU adalah lahan sawah yang memperoleh pengairan dari sistem pengairan yang dikelola sendiri oleh masyarakat tanpa campur tangan PU.
Lahan sawah tidak berpengairan yang diusahakan terdiri atas:
1. Lahan sawah tadah hujan adalah lahan sawah yang pengairannya tergantung pada air hujan (tidak mempunyai sistem pengairan).
2. Lahan sawah pasang surut adalah lahan sawah yang pengairannya tergantung pada air sungai yang dipengaruhi oleh pasang surutnya air laut.
3. Lahan polder adalah lahan sawah yang ada pada delta sungai yang pengairannya dipengaruhi oleh air sungai tersebut.
4. Lahan lebak adalah lahan sawah yang pengairannya berasal dari reklamasi rawa lebak (bukan pasang surut).
5. Lahan rawa adalah lahan yang biasanya ditanami padi dan pengairannya berasal dari rembesan rawa.
Lahan Sawah Sementara Tidak Diusahakan adalah lahan sawah yang karena alasan tertentu misalnya tidak ada tenaga atau yang dikuasai pihak lain selama lebih dari 1 tahun dan kurang dari 2 tahun tidak diusahakan untuk pertanian. Bila lahan tersebut tidak diusahakan (tidak ditanami tanaman semusim) lebih dari 2 tahun dianggap bukan lahan sawah dan dimasukkan ke lahan kering.</txt>
</var>
<var ID="V381" name="b12r1202a" files="F2" intrvl="contin">
  <location StartPos="227" EndPos="232" width="6"/>
  <labl>Lahan sawah berpengairan  yang diusahakan</labl>
  <imputation>Lahan sawah berpengairan  yang diusahakan</imputation>
  <security>Lahan sawah berpengairan  yang diusahakan</security>
  <embargo>Lahan sawah berpengairan  yang diusahakan</embargo>
  <respUnit>Lahan sawah berpengairan  yang diusahakan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>a. Lahan sawah berpengairan  yang diusahakan</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">181000</sumStat>
  <txt>Lahan sawah adalah lahan pertanian yang berpetak-petak dan dibatasi oleh pematang (galengan), saluran untuk menahan/menyalurkan air, biasanya ditanami padi sawah, termasuk lahan rawa tanpa memandang dari mana diperolehnya atau status tanah tersebut. Termasuk di sini lahan yang terdaftar di Pajak Hasil Bumi, Iuran Pembangunan Daerah, lahan bengkok, lahan serobotan, lahan rawa yang ditanami padi dan lahan-lahan bukaan baru (transmigrasi dan sebagainya).
Lahan sawah berpengairan yang diusahakan Lahan Sawah Berpengairan terdiri dari lahan sawah berpengairan teknis dan lahan sawah berpengairan non teknis. Berpengairan teknis ada 2 yaitu: 1. berpengairan teknis dan 2. setengah teknis. Sedangkan berpengairan non teknis terdiri atas berpengairan sederhana PU dan berpengairan sederhanan non-PU.
Diusahakan adalah lahan yang masih dimanfaatkan untuk kegiatan yang dimulai dari penanaman sampai dengan pemanenan.
Lahan Sawah Berpengairan Teknis terdiri dari lahan sawah berpengairan teknis dan lahan sawah berpengairan setengah teknis.
1. Lahan Sawah Berpengairan Teknis adalah lahan sawah yang memperoleh pengairan dari irigasi teknis yaitu jaringan dimana saluran pemberi terpisah dari saluran pembuang agar penyediaan dan pembagian irigasi dapat sepenuhnya diatur dengan mudah. Biasanya jaringan semacam ini terdiri dari saluran primer (induk) dan sekunder serta tersier, dimana saluran primer dan sekunder serta bangunannya dibangun dan dipelihara oleh dinas pengairan/pemerintah.
2. Lahan Sawah Berpengairan Setengah Teknis adalah lahan sawah yang memperoleh pengairan dari irigasi setengah teknis yaitu sama halnya dengan pengairan teknis, tetapi dalam hal ini dinas pengairan/pemerintah hanya menguasai bangunan penyadap untuk dapat mengatur dan mengukur pemasukan air, sedangkan pada jaringan selanjutnya tidak diatur dan tidak dikuasai oleh Dinas Pengairan/Pemerintah.
Lahan Sawah Berpengairan Non Teknis terdiri dari lahan sawah berpengairan sederhana PU dan lahan sawah berpengairan sederhana Non PU
1. Lahan Sawah Berpengairan Sederhana PU adalah lahan sawah yang memperoleh pengairan dari irigasi yang sistem pembagian airnya belum teratur meskipun pihak pemerintah (PU) sudah ikut membangun sebagian dari jaringan tersebut (misalnya biaya membuat saluran irigasinya).
2. Lahan Sawah Berpengairan Sederhana Non PU adalah lahan sawah yang memperoleh pengairan dari sistem pengairan yang dikelola sendiri oleh masyarakat tanpa campur tangan PU.
Lahan sawah tidak berpengairan yang diusahakan terdiri atas:
1. Lahan sawah tadah hujan adalah lahan sawah yang pengairannya tergantung pada air hujan (tidak mempunyai sistem pengairan).
2. Lahan sawah pasang surut adalah lahan sawah yang pengairannya tergantung pada air sungai yang dipengaruhi oleh pasang surutnya air laut.
3. Lahan polder adalah lahan sawah yang ada pada delta sungai yang pengairannya dipengaruhi oleh air sungai tersebut.
4. Lahan lebak adalah lahan sawah yang pengairannya berasal dari reklamasi rawa lebak (bukan pasang surut).
5. Lahan rawa adalah lahan yang biasanya ditanami padi dan pengairannya berasal dari rembesan rawa.
Lahan Sawah Sementara Tidak Diusahakan adalah lahan sawah yang karena alasan tertentu misalnya tidak ada tenaga atau yang dikuasai pihak lain selama lebih dari 1 tahun dan kurang dari 2 tahun tidak diusahakan untuk pertanian. Bila lahan tersebut tidak diusahakan (tidak ditanami tanaman semusim) lebih dari 2 tahun dianggap bukan lahan sawah dan dimasukkan ke lahan kering.</txt>
</var>
<var ID="V382" name="b12r1202b" files="F2" intrvl="contin">
  <location StartPos="233" EndPos="237" width="5"/>
  <labl>Lahan sawah tidak berpengairan  yang diusahakan</labl>
  <imputation>Lahan sawah tidak berpengairan  yang diusahakan</imputation>
  <security>Lahan sawah tidak berpengairan  yang diusahakan</security>
  <embargo>Lahan sawah tidak berpengairan  yang diusahakan</embargo>
  <respUnit>Lahan sawah tidak berpengairan  yang diusahakan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>b. Lahan sawah tidak berpengairan  yang diusahakan</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">50199</sumStat>
  <txt>Lahan sawah adalah lahan pertanian yang berpetak-petak dan dibatasi oleh pematang (galengan), saluran untuk menahan/menyalurkan air, biasanya ditanami padi sawah, termasuk lahan rawa tanpa memandang dari mana diperolehnya atau status tanah tersebut. Termasuk di sini lahan yang terdaftar di Pajak Hasil Bumi, Iuran Pembangunan Daerah, lahan bengkok, lahan serobotan, lahan rawa yang ditanami padi dan lahan-lahan bukaan baru (transmigrasi dan sebagainya).
Lahan sawah berpengairan yang diusahakan Lahan Sawah Berpengairan terdiri dari lahan sawah berpengairan teknis dan lahan sawah berpengairan non teknis. Berpengairan teknis ada 2 yaitu: 1. berpengairan teknis dan 2. setengah teknis. Sedangkan berpengairan non teknis terdiri atas berpengairan sederhana PU dan berpengairan sederhanan non-PU.
Diusahakan adalah lahan yang masih dimanfaatkan untuk kegiatan yang dimulai dari penanaman sampai dengan pemanenan.
Lahan Sawah Berpengairan Teknis terdiri dari lahan sawah berpengairan teknis dan lahan sawah berpengairan setengah teknis.
1. Lahan Sawah Berpengairan Teknis adalah lahan sawah yang memperoleh pengairan dari irigasi teknis yaitu jaringan dimana saluran pemberi terpisah dari saluran pembuang agar penyediaan dan pembagian irigasi dapat sepenuhnya diatur dengan mudah. Biasanya jaringan semacam ini terdiri dari saluran primer (induk) dan sekunder serta tersier, dimana saluran primer dan sekunder serta bangunannya dibangun dan dipelihara oleh dinas pengairan/pemerintah.
2. Lahan Sawah Berpengairan Setengah Teknis adalah lahan sawah yang memperoleh pengairan dari irigasi setengah teknis yaitu sama halnya dengan pengairan teknis, tetapi dalam hal ini dinas pengairan/pemerintah hanya menguasai bangunan penyadap untuk dapat mengatur dan mengukur pemasukan air, sedangkan pada jaringan selanjutnya tidak diatur dan tidak dikuasai oleh Dinas Pengairan/Pemerintah.
Lahan Sawah Berpengairan Non Teknis terdiri dari lahan sawah berpengairan sederhana PU dan lahan sawah berpengairan sederhana Non PU
1. Lahan Sawah Berpengairan Sederhana PU adalah lahan sawah yang memperoleh pengairan dari irigasi yang sistem pembagian airnya belum teratur meskipun pihak pemerintah (PU) sudah ikut membangun sebagian dari jaringan tersebut (misalnya biaya membuat saluran irigasinya).
2. Lahan Sawah Berpengairan Sederhana Non PU adalah lahan sawah yang memperoleh pengairan dari sistem pengairan yang dikelola sendiri oleh masyarakat tanpa campur tangan PU.
Lahan sawah tidak berpengairan yang diusahakan terdiri atas:
1. Lahan sawah tadah hujan adalah lahan sawah yang pengairannya tergantung pada air hujan (tidak mempunyai sistem pengairan).
2. Lahan sawah pasang surut adalah lahan sawah yang pengairannya tergantung pada air sungai yang dipengaruhi oleh pasang surutnya air laut.
3. Lahan polder adalah lahan sawah yang ada pada delta sungai yang pengairannya dipengaruhi oleh air sungai tersebut.
4. Lahan lebak adalah lahan sawah yang pengairannya berasal dari reklamasi rawa lebak (bukan pasang surut).
5. Lahan rawa adalah lahan yang biasanya ditanami padi dan pengairannya berasal dari rembesan rawa.
Lahan Sawah Sementara Tidak Diusahakan adalah lahan sawah yang karena alasan tertentu misalnya tidak ada tenaga atau yang dikuasai pihak lain selama lebih dari 1 tahun dan kurang dari 2 tahun tidak diusahakan untuk pertanian. Bila lahan tersebut tidak diusahakan (tidak ditanami tanaman semusim) lebih dari 2 tahun dianggap bukan lahan sawah dan dimasukkan ke lahan kering.</txt>
</var>
<var ID="V383" name="b12r1202c" files="F2" intrvl="contin">
  <location StartPos="238" EndPos="242" width="5"/>
  <labl>Lahan sawah sementara tidak diusahakan</labl>
  <imputation>Lahan sawah sementara tidak diusahakan</imputation>
  <security>Lahan sawah sementara tidak diusahakan</security>
  <embargo>Lahan sawah sementara tidak diusahakan</embargo>
  <respUnit>Lahan sawah sementara tidak diusahakan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>c. Lahan sawah sementara tidak diusahakan</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">50000</sumStat>
  <txt>Lahan sawah adalah lahan pertanian yang berpetak-petak dan dibatasi oleh pematang (galengan), saluran untuk menahan/menyalurkan air, biasanya ditanami padi sawah, termasuk lahan rawa tanpa memandang dari mana diperolehnya atau status tanah tersebut. Termasuk di sini lahan yang terdaftar di Pajak Hasil Bumi, Iuran Pembangunan Daerah, lahan bengkok, lahan serobotan, lahan rawa yang ditanami padi dan lahan-lahan bukaan baru (transmigrasi dan sebagainya).
Lahan sawah berpengairan yang diusahakan Lahan Sawah Berpengairan terdiri dari lahan sawah berpengairan teknis dan lahan sawah berpengairan non teknis. Berpengairan teknis ada 2 yaitu: 1. berpengairan teknis dan 2. setengah teknis. Sedangkan berpengairan non teknis terdiri atas berpengairan sederhana PU dan berpengairan sederhanan non-PU.
Diusahakan adalah lahan yang masih dimanfaatkan untuk kegiatan yang dimulai dari penanaman sampai dengan pemanenan.
Lahan Sawah Berpengairan Teknis terdiri dari lahan sawah berpengairan teknis dan lahan sawah berpengairan setengah teknis.
1. Lahan Sawah Berpengairan Teknis adalah lahan sawah yang memperoleh pengairan dari irigasi teknis yaitu jaringan dimana saluran pemberi terpisah dari saluran pembuang agar penyediaan dan pembagian irigasi dapat sepenuhnya diatur dengan mudah. Biasanya jaringan semacam ini terdiri dari saluran primer (induk) dan sekunder serta tersier, dimana saluran primer dan sekunder serta bangunannya dibangun dan dipelihara oleh dinas pengairan/pemerintah.
2. Lahan Sawah Berpengairan Setengah Teknis adalah lahan sawah yang memperoleh pengairan dari irigasi setengah teknis yaitu sama halnya dengan pengairan teknis, tetapi dalam hal ini dinas pengairan/pemerintah hanya menguasai bangunan penyadap untuk dapat mengatur dan mengukur pemasukan air, sedangkan pada jaringan selanjutnya tidak diatur dan tidak dikuasai oleh Dinas Pengairan/Pemerintah.
Lahan Sawah Berpengairan Non Teknis terdiri dari lahan sawah berpengairan sederhana PU dan lahan sawah berpengairan sederhana Non PU
1. Lahan Sawah Berpengairan Sederhana PU adalah lahan sawah yang memperoleh pengairan dari irigasi yang sistem pembagian airnya belum teratur meskipun pihak pemerintah (PU) sudah ikut membangun sebagian dari jaringan tersebut (misalnya biaya membuat saluran irigasinya).
2. Lahan Sawah Berpengairan Sederhana Non PU adalah lahan sawah yang memperoleh pengairan dari sistem pengairan yang dikelola sendiri oleh masyarakat tanpa campur tangan PU.
Lahan sawah tidak berpengairan yang diusahakan terdiri atas:
1. Lahan sawah tadah hujan adalah lahan sawah yang pengairannya tergantung pada air hujan (tidak mempunyai sistem pengairan).
2. Lahan sawah pasang surut adalah lahan sawah yang pengairannya tergantung pada air sungai yang dipengaruhi oleh pasang surutnya air laut.
3. Lahan polder adalah lahan sawah yang ada pada delta sungai yang pengairannya dipengaruhi oleh air sungai tersebut.
4. Lahan lebak adalah lahan sawah yang pengairannya berasal dari reklamasi rawa lebak (bukan pasang surut).
5. Lahan rawa adalah lahan yang biasanya ditanami padi dan pengairannya berasal dari rembesan rawa.
Lahan Sawah Sementara Tidak Diusahakan adalah lahan sawah yang karena alasan tertentu misalnya tidak ada tenaga atau yang dikuasai pihak lain selama lebih dari 1 tahun dan kurang dari 2 tahun tidak diusahakan untuk pertanian. Bila lahan tersebut tidak diusahakan (tidak ditanami tanaman semusim) lebih dari 2 tahun dianggap bukan lahan sawah dan dimasukkan ke lahan kering.</txt>
</var>
<var ID="V384" name="b12r1203" files="F2" intrvl="contin">
  <location StartPos="243" EndPos="248" width="6"/>
  <labl>Luas lahan bukan sawah (a + b + c + d + e + f + g+ h)</labl>
  <imputation>Luas lahan bukan sawah (a + b + c + d + e + f + g+ h)</imputation>
  <security>Luas lahan bukan sawah (a + b + c + d + e + f + g+ h)</security>
  <embargo>Luas lahan bukan sawah (a + b + c + d + e + f + g+ h)</embargo>
  <respUnit>Luas lahan bukan sawah (a + b + c + d + e + f + g+ h)</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Luas lahan bukan sawah (a + b + c + d + e + f + g+ h)</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">995000</sumStat>
  <txt>Luas lahan bukan sawah/lahan kering ini merupakan penjumlahan Pertanyaan 1203.a. s/d 1203.h. Lahan bukan sawah terdiri dari lahan yang diusahakan untuk pertanian dan bukan pertanian. Lahan bukan sawah yang diusahakan untuk pertanian misalnya: tegal/kebun, ladang/huma, tambak/tebat/empang, penggembalaan/padang rumput, lahan yang ditanami kayu-kayuan/hutan rakyat dan perkebunan. Lahan bukan sawah yang diusahakan bukan pertanian seperti perumahan dan permukiman, dan lahan untuk bangunan.
Ladang/huma adalah lahan yang ditanami tanaman musiman dan pemakaiannya hanya semusim atau dua musim kemudian ditinggalkan karena tidak subur lagi. Kemungkinan lahan ini beberapa tahun lagi akan dikerjakan kembali jika sudah subur.
Tegal/kebun adalah bukan lahan sawah yang ditanami tanaman musiman atau tahunan letaknya terpisah dengan halaman sekitar rumah serta pemakaiannya tidak berpindah-pindah.
Termasuk lahan yang sementara tidak diusahakan kurang dari satu tahun (untuk menunggu penanaman yang akan datang) dan tegal/kebun milik transmigrasi yang berasal dari hutan negara setelah penempatan transmigrasi 2 tahun atau lebih. Tegal/kebun milik transmigrasi yang penempatan transmigrasinya kurang dari 2 tahun tidak dimasukkan pada perincian ini tetapi dimasukkan pada hutan negara. Lahan yang ditanami tanaman perkebunan/industri (karet, kelapa kopi, lada, teh) tidak termasuk tegal/kebun tetapi dimasukkan ke dalam perkebunan.
Kolam/tambak/tebat/empang adalah lahan yang dipergunakan untuk melakukan pemeliharaan ikan, udang atau fauna/biota air lainnya. Letak tambak biasanya tidak jauh dari laut atau air asin atau payau yang merupakan campuran air laut dan air tawar.
Penggembalaan/padang rumput adalah lahan yang dipakai untuk penggembalaan ternak.
Lahan yang untuk sementara tidak diusahakan (dibiarkan kosong lebih dari satu tahun) tidak dianggap sebagai lahan penggembalaan/padang rumput walaupun ada hewan yang digembalakan di sana. Lahan ini dimasukkan ke dalam lahan yang sementara tidak diusahakan (P.1203.h).
Perkebunan adalah lahan yang ditanami tanaman perkebunan/industri seperti karet, kelapa, kopi, teh dan lada, baik perkebunan rakyat maupun perkebunan besar.
Hutan Rakyat meliputi lahan yang ditanami kayu-kayuan termasuk bambu, baik yang tumbuh sendiri maupun yang sengaja ditanam misalnya semak belukar dan pohon-pohonan yang hasil utamanya kayu. Kemungkinan di sini juga ditanami tanaman bahan makanan seperti padi atau palawija, tetapi tanaman utamanya adalah bambu/kayu-kayuan. Di sini tidak termasuk lahan kehutanan (hutan liar, hutan negara, hutan di luar tanah usaha peternakan/pertanian).
Lahan untuk perumahan dan permukiman adalah lahan yang dipakai untuk rumah/bangunan termasuk halaman sekitarnya. Bila tanah sekitar rumah tersebut tidak jelas batas-batasnya dengan kebun/tegal maka dimasukkan ke dalam tanah kebun/tegal.
Lahan untuk bangunan industri adalah lahan yang dipakai untuk bangunan industri baik industri besar/sedang maupun industri kecil.
Lahan untuk bangunan Lainnya adalah lahan yang digunakan untuk bangunan selain untuk perumahan dan permukiman seperti industri, perkantoran, perniagaan/pertokoan dan bangunan lainnya. Bila tanah sekitar bangunan tersebut tidak jelas batas-batasnya dengan kebun/tegal maka masukkan ke dalam tanah kebun/tegal.
Lahan lainnya (tidak termasuk hutan negara) seperti:
1). Rawa-rawa (yang tidak ditanami) adalah lahan yang luas dan tergenang air yang tidak digunakan untuk sawah.
2). Jalan, saluran, lapangan olah raga, kuburan dan lain-lain.
3). Lahan yang tidak ditanami seperti lahan tandus/lahan kritis, berpasir, terjal dan sebagainya.
Lahan bukan sawah yang sementara tidak diusahakan yaitu lahan yang biasanya diusahakan tetapi untuk sementara (lebih dari satu tahun dan kurang dari dua tahun) tidak diusahakan. Lahan yang dibiarkan kosong kurang dari satu tahun dan akan diusahakan kembali maka dianggap sebagai lahan yang diusahakan. Contoh: Lahan perkebunan yang dibiarkan kosong kurang dari satu tahun (menunggu masa tanam berikutnya) tetap dianggap sebagai lahan perkebunan.</txt>
</var>
<var ID="V385" name="b12r1203a" files="F2" intrvl="contin">
  <location StartPos="249" EndPos="254" width="6"/>
  <labl>Ladang/huma/tegal/kebun/kolam/tambak/tebat/empang/penggembalaan/padang rumput</labl>
  <imputation>Ladang/huma/tegal/kebun/kolam/tambak/tebat/empang/penggembalaan/padang rumput</imputation>
  <security>Ladang/huma/tegal/kebun/kolam/tambak/tebat/empang/penggembalaan/padang rumput</security>
  <embargo>Ladang/huma/tegal/kebun/kolam/tambak/tebat/empang/penggembalaan/padang rumput</embargo>
  <respUnit>Ladang/huma/tegal/kebun/kolam/tambak/tebat/empang/penggembalaan/padang rumput</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>a. Ladang/huma/tegal/kebun/kolam/tambak/tebat/empang/penggembalaan/padang rumput</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">680000</sumStat>
  <txt>Luas lahan bukan sawah/lahan kering ini merupakan penjumlahan Pertanyaan 1203.a. s/d 1203.h. Lahan bukan sawah terdiri dari lahan yang diusahakan untuk pertanian dan bukan pertanian. Lahan bukan sawah yang diusahakan untuk pertanian misalnya: tegal/kebun, ladang/huma, tambak/tebat/empang, penggembalaan/padang rumput, lahan yang ditanami kayu-kayuan/hutan rakyat dan perkebunan. Lahan bukan sawah yang diusahakan bukan pertanian seperti perumahan dan permukiman, dan lahan untuk bangunan.
Ladang/huma adalah lahan yang ditanami tanaman musiman dan pemakaiannya hanya semusim atau dua musim kemudian ditinggalkan karena tidak subur lagi. Kemungkinan lahan ini beberapa tahun lagi akan dikerjakan kembali jika sudah subur.
Tegal/kebun adalah bukan lahan sawah yang ditanami tanaman musiman atau tahunan letaknya terpisah dengan halaman sekitar rumah serta pemakaiannya tidak berpindah-pindah.
Termasuk lahan yang sementara tidak diusahakan kurang dari satu tahun (untuk menunggu penanaman yang akan datang) dan tegal/kebun milik transmigrasi yang berasal dari hutan negara setelah penempatan transmigrasi 2 tahun atau lebih. Tegal/kebun milik transmigrasi yang penempatan transmigrasinya kurang dari 2 tahun tidak dimasukkan pada perincian ini tetapi dimasukkan pada hutan negara. Lahan yang ditanami tanaman perkebunan/industri (karet, kelapa kopi, lada, teh) tidak termasuk tegal/kebun tetapi dimasukkan ke dalam perkebunan.
Kolam/tambak/tebat/empang adalah lahan yang dipergunakan untuk melakukan pemeliharaan ikan, udang atau fauna/biota air lainnya. Letak tambak biasanya tidak jauh dari laut atau air asin atau payau yang merupakan campuran air laut dan air tawar.
Penggembalaan/padang rumput adalah lahan yang dipakai untuk penggembalaan ternak.
Lahan yang untuk sementara tidak diusahakan (dibiarkan kosong lebih dari satu tahun) tidak dianggap sebagai lahan penggembalaan/padang rumput walaupun ada hewan yang digembalakan di sana. Lahan ini dimasukkan ke dalam lahan yang sementara tidak diusahakan (P.1203.h).
Perkebunan adalah lahan yang ditanami tanaman perkebunan/industri seperti karet, kelapa, kopi, teh dan lada, baik perkebunan rakyat maupun perkebunan besar.
Hutan Rakyat meliputi lahan yang ditanami kayu-kayuan termasuk bambu, baik yang tumbuh sendiri maupun yang sengaja ditanam misalnya semak belukar dan pohon-pohonan yang hasil utamanya kayu. Kemungkinan di sini juga ditanami tanaman bahan makanan seperti padi atau palawija, tetapi tanaman utamanya adalah bambu/kayu-kayuan. Di sini tidak termasuk lahan kehutanan (hutan liar, hutan negara, hutan di luar tanah usaha peternakan/pertanian).
Lahan untuk perumahan dan permukiman adalah lahan yang dipakai untuk rumah/bangunan termasuk halaman sekitarnya. Bila tanah sekitar rumah tersebut tidak jelas batas-batasnya dengan kebun/tegal maka dimasukkan ke dalam tanah kebun/tegal.
Lahan untuk bangunan industri adalah lahan yang dipakai untuk bangunan industri baik industri besar/sedang maupun industri kecil.
Lahan untuk bangunan Lainnya adalah lahan yang digunakan untuk bangunan selain untuk perumahan dan permukiman seperti industri, perkantoran, perniagaan/pertokoan dan bangunan lainnya. Bila tanah sekitar bangunan tersebut tidak jelas batas-batasnya dengan kebun/tegal maka masukkan ke dalam tanah kebun/tegal.
Lahan lainnya (tidak termasuk hutan negara) seperti:
1). Rawa-rawa (yang tidak ditanami) adalah lahan yang luas dan tergenang air yang tidak digunakan untuk sawah.
2). Jalan, saluran, lapangan olah raga, kuburan dan lain-lain.
3). Lahan yang tidak ditanami seperti lahan tandus/lahan kritis, berpasir, terjal dan sebagainya.
Lahan bukan sawah yang sementara tidak diusahakan yaitu lahan yang biasanya diusahakan tetapi untuk sementara (lebih dari satu tahun dan kurang dari dua tahun) tidak diusahakan. Lahan yang dibiarkan kosong kurang dari satu tahun dan akan diusahakan kembali maka dianggap sebagai lahan yang diusahakan. Contoh: Lahan perkebunan yang dibiarkan kosong kurang dari satu tahun (menunggu masa tanam berikutnya) tetap dianggap sebagai lahan perkebunan.</txt>
</var>
<var ID="V386" name="b12r1203b" files="F2" intrvl="contin">
  <location StartPos="255" EndPos="260" width="6"/>
  <labl>Perkebunan</labl>
  <imputation>Perkebunan</imputation>
  <security>Perkebunan</security>
  <embargo>Perkebunan</embargo>
  <respUnit>Perkebunan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>b. Perkebunan</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">655058</sumStat>
  <txt>Luas lahan bukan sawah/lahan kering ini merupakan penjumlahan Pertanyaan 1203.a. s/d 1203.h. Lahan bukan sawah terdiri dari lahan yang diusahakan untuk pertanian dan bukan pertanian. Lahan bukan sawah yang diusahakan untuk pertanian misalnya: tegal/kebun, ladang/huma, tambak/tebat/empang, penggembalaan/padang rumput, lahan yang ditanami kayu-kayuan/hutan rakyat dan perkebunan. Lahan bukan sawah yang diusahakan bukan pertanian seperti perumahan dan permukiman, dan lahan untuk bangunan.
Ladang/huma adalah lahan yang ditanami tanaman musiman dan pemakaiannya hanya semusim atau dua musim kemudian ditinggalkan karena tidak subur lagi. Kemungkinan lahan ini beberapa tahun lagi akan dikerjakan kembali jika sudah subur.
Tegal/kebun adalah bukan lahan sawah yang ditanami tanaman musiman atau tahunan letaknya terpisah dengan halaman sekitar rumah serta pemakaiannya tidak berpindah-pindah.
Termasuk lahan yang sementara tidak diusahakan kurang dari satu tahun (untuk menunggu penanaman yang akan datang) dan tegal/kebun milik transmigrasi yang berasal dari hutan negara setelah penempatan transmigrasi 2 tahun atau lebih. Tegal/kebun milik transmigrasi yang penempatan transmigrasinya kurang dari 2 tahun tidak dimasukkan pada perincian ini tetapi dimasukkan pada hutan negara. Lahan yang ditanami tanaman perkebunan/industri (karet, kelapa kopi, lada, teh) tidak termasuk tegal/kebun tetapi dimasukkan ke dalam perkebunan.
Kolam/tambak/tebat/empang adalah lahan yang dipergunakan untuk melakukan pemeliharaan ikan, udang atau fauna/biota air lainnya. Letak tambak biasanya tidak jauh dari laut atau air asin atau payau yang merupakan campuran air laut dan air tawar.
Penggembalaan/padang rumput adalah lahan yang dipakai untuk penggembalaan ternak.
Lahan yang untuk sementara tidak diusahakan (dibiarkan kosong lebih dari satu tahun) tidak dianggap sebagai lahan penggembalaan/padang rumput walaupun ada hewan yang digembalakan di sana. Lahan ini dimasukkan ke dalam lahan yang sementara tidak diusahakan (P.1203.h).
Perkebunan adalah lahan yang ditanami tanaman perkebunan/industri seperti karet, kelapa, kopi, teh dan lada, baik perkebunan rakyat maupun perkebunan besar.
Hutan Rakyat meliputi lahan yang ditanami kayu-kayuan termasuk bambu, baik yang tumbuh sendiri maupun yang sengaja ditanam misalnya semak belukar dan pohon-pohonan yang hasil utamanya kayu. Kemungkinan di sini juga ditanami tanaman bahan makanan seperti padi atau palawija, tetapi tanaman utamanya adalah bambu/kayu-kayuan. Di sini tidak termasuk lahan kehutanan (hutan liar, hutan negara, hutan di luar tanah usaha peternakan/pertanian).
Lahan untuk perumahan dan permukiman adalah lahan yang dipakai untuk rumah/bangunan termasuk halaman sekitarnya. Bila tanah sekitar rumah tersebut tidak jelas batas-batasnya dengan kebun/tegal maka dimasukkan ke dalam tanah kebun/tegal.
Lahan untuk bangunan industri adalah lahan yang dipakai untuk bangunan industri baik industri besar/sedang maupun industri kecil.
Lahan untuk bangunan Lainnya adalah lahan yang digunakan untuk bangunan selain untuk perumahan dan permukiman seperti industri, perkantoran, perniagaan/pertokoan dan bangunan lainnya. Bila tanah sekitar bangunan tersebut tidak jelas batas-batasnya dengan kebun/tegal maka masukkan ke dalam tanah kebun/tegal.
Lahan lainnya (tidak termasuk hutan negara) seperti:
1). Rawa-rawa (yang tidak ditanami) adalah lahan yang luas dan tergenang air yang tidak digunakan untuk sawah.
2). Jalan, saluran, lapangan olah raga, kuburan dan lain-lain.
3). Lahan yang tidak ditanami seperti lahan tandus/lahan kritis, berpasir, terjal dan sebagainya.
Lahan bukan sawah yang sementara tidak diusahakan yaitu lahan yang biasanya diusahakan tetapi untuk sementara (lebih dari satu tahun dan kurang dari dua tahun) tidak diusahakan. Lahan yang dibiarkan kosong kurang dari satu tahun dan akan diusahakan kembali maka dianggap sebagai lahan yang diusahakan. Contoh: Lahan perkebunan yang dibiarkan kosong kurang dari satu tahun (menunggu masa tanam berikutnya) tetap dianggap sebagai lahan perkebunan.</txt>
</var>
<var ID="V387" name="b12r1203c" files="F2" intrvl="contin">
  <location StartPos="261" EndPos="266" width="6"/>
  <labl>Hutan rakyat</labl>
  <imputation>Hutan rakyat</imputation>
  <security>Hutan rakyat</security>
  <embargo>Hutan rakyat</embargo>
  <respUnit>Hutan rakyat</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>c. Hutan rakyat</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">656555</sumStat>
  <txt>Luas lahan bukan sawah/lahan kering ini merupakan penjumlahan Pertanyaan 1203.a. s/d 1203.h. Lahan bukan sawah terdiri dari lahan yang diusahakan untuk pertanian dan bukan pertanian. Lahan bukan sawah yang diusahakan untuk pertanian misalnya: tegal/kebun, ladang/huma, tambak/tebat/empang, penggembalaan/padang rumput, lahan yang ditanami kayu-kayuan/hutan rakyat dan perkebunan. Lahan bukan sawah yang diusahakan bukan pertanian seperti perumahan dan permukiman, dan lahan untuk bangunan.
Ladang/huma adalah lahan yang ditanami tanaman musiman dan pemakaiannya hanya semusim atau dua musim kemudian ditinggalkan karena tidak subur lagi. Kemungkinan lahan ini beberapa tahun lagi akan dikerjakan kembali jika sudah subur.
Tegal/kebun adalah bukan lahan sawah yang ditanami tanaman musiman atau tahunan letaknya terpisah dengan halaman sekitar rumah serta pemakaiannya tidak berpindah-pindah.
Termasuk lahan yang sementara tidak diusahakan kurang dari satu tahun (untuk menunggu penanaman yang akan datang) dan tegal/kebun milik transmigrasi yang berasal dari hutan negara setelah penempatan transmigrasi 2 tahun atau lebih. Tegal/kebun milik transmigrasi yang penempatan transmigrasinya kurang dari 2 tahun tidak dimasukkan pada perincian ini tetapi dimasukkan pada hutan negara. Lahan yang ditanami tanaman perkebunan/industri (karet, kelapa kopi, lada, teh) tidak termasuk tegal/kebun tetapi dimasukkan ke dalam perkebunan.
Kolam/tambak/tebat/empang adalah lahan yang dipergunakan untuk melakukan pemeliharaan ikan, udang atau fauna/biota air lainnya. Letak tambak biasanya tidak jauh dari laut atau air asin atau payau yang merupakan campuran air laut dan air tawar.
Penggembalaan/padang rumput adalah lahan yang dipakai untuk penggembalaan ternak.
Lahan yang untuk sementara tidak diusahakan (dibiarkan kosong lebih dari satu tahun) tidak dianggap sebagai lahan penggembalaan/padang rumput walaupun ada hewan yang digembalakan di sana. Lahan ini dimasukkan ke dalam lahan yang sementara tidak diusahakan (P.1203.h).
Perkebunan adalah lahan yang ditanami tanaman perkebunan/industri seperti karet, kelapa, kopi, teh dan lada, baik perkebunan rakyat maupun perkebunan besar.
Hutan Rakyat meliputi lahan yang ditanami kayu-kayuan termasuk bambu, baik yang tumbuh sendiri maupun yang sengaja ditanam misalnya semak belukar dan pohon-pohonan yang hasil utamanya kayu. Kemungkinan di sini juga ditanami tanaman bahan makanan seperti padi atau palawija, tetapi tanaman utamanya adalah bambu/kayu-kayuan. Di sini tidak termasuk lahan kehutanan (hutan liar, hutan negara, hutan di luar tanah usaha peternakan/pertanian).
Lahan untuk perumahan dan permukiman adalah lahan yang dipakai untuk rumah/bangunan termasuk halaman sekitarnya. Bila tanah sekitar rumah tersebut tidak jelas batas-batasnya dengan kebun/tegal maka dimasukkan ke dalam tanah kebun/tegal.
Lahan untuk bangunan industri adalah lahan yang dipakai untuk bangunan industri baik industri besar/sedang maupun industri kecil.
Lahan untuk bangunan Lainnya adalah lahan yang digunakan untuk bangunan selain untuk perumahan dan permukiman seperti industri, perkantoran, perniagaan/pertokoan dan bangunan lainnya. Bila tanah sekitar bangunan tersebut tidak jelas batas-batasnya dengan kebun/tegal maka masukkan ke dalam tanah kebun/tegal.
Lahan lainnya (tidak termasuk hutan negara) seperti:
1). Rawa-rawa (yang tidak ditanami) adalah lahan yang luas dan tergenang air yang tidak digunakan untuk sawah.
2). Jalan, saluran, lapangan olah raga, kuburan dan lain-lain.
3). Lahan yang tidak ditanami seperti lahan tandus/lahan kritis, berpasir, terjal dan sebagainya.
Lahan bukan sawah yang sementara tidak diusahakan yaitu lahan yang biasanya diusahakan tetapi untuk sementara (lebih dari satu tahun dan kurang dari dua tahun) tidak diusahakan. Lahan yang dibiarkan kosong kurang dari satu tahun dan akan diusahakan kembali maka dianggap sebagai lahan yang diusahakan. Contoh: Lahan perkebunan yang dibiarkan kosong kurang dari satu tahun (menunggu masa tanam berikutnya) tetap dianggap sebagai lahan perkebunan.</txt>
</var>
<var ID="V388" name="b12r1203d" files="F2" intrvl="contin">
  <location StartPos="267" EndPos="272" width="6"/>
  <labl>Perumahan dan permukiman</labl>
  <imputation>Perumahan dan permukiman</imputation>
  <security>Perumahan dan permukiman</security>
  <embargo>Perumahan dan permukiman</embargo>
  <respUnit>Perumahan dan permukiman</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>d. Perumahan dan permukiman</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">633159</sumStat>
  <txt>Luas lahan bukan sawah/lahan kering ini merupakan penjumlahan Pertanyaan 1203.a. s/d 1203.h. Lahan bukan sawah terdiri dari lahan yang diusahakan untuk pertanian dan bukan pertanian. Lahan bukan sawah yang diusahakan untuk pertanian misalnya: tegal/kebun, ladang/huma, tambak/tebat/empang, penggembalaan/padang rumput, lahan yang ditanami kayu-kayuan/hutan rakyat dan perkebunan. Lahan bukan sawah yang diusahakan bukan pertanian seperti perumahan dan permukiman, dan lahan untuk bangunan.
Ladang/huma adalah lahan yang ditanami tanaman musiman dan pemakaiannya hanya semusim atau dua musim kemudian ditinggalkan karena tidak subur lagi. Kemungkinan lahan ini beberapa tahun lagi akan dikerjakan kembali jika sudah subur.
Tegal/kebun adalah bukan lahan sawah yang ditanami tanaman musiman atau tahunan letaknya terpisah dengan halaman sekitar rumah serta pemakaiannya tidak berpindah-pindah.
Termasuk lahan yang sementara tidak diusahakan kurang dari satu tahun (untuk menunggu penanaman yang akan datang) dan tegal/kebun milik transmigrasi yang berasal dari hutan negara setelah penempatan transmigrasi 2 tahun atau lebih. Tegal/kebun milik transmigrasi yang penempatan transmigrasinya kurang dari 2 tahun tidak dimasukkan pada perincian ini tetapi dimasukkan pada hutan negara. Lahan yang ditanami tanaman perkebunan/industri (karet, kelapa kopi, lada, teh) tidak termasuk tegal/kebun tetapi dimasukkan ke dalam perkebunan.
Kolam/tambak/tebat/empang adalah lahan yang dipergunakan untuk melakukan pemeliharaan ikan, udang atau fauna/biota air lainnya. Letak tambak biasanya tidak jauh dari laut atau air asin atau payau yang merupakan campuran air laut dan air tawar.
Penggembalaan/padang rumput adalah lahan yang dipakai untuk penggembalaan ternak.
Lahan yang untuk sementara tidak diusahakan (dibiarkan kosong lebih dari satu tahun) tidak dianggap sebagai lahan penggembalaan/padang rumput walaupun ada hewan yang digembalakan di sana. Lahan ini dimasukkan ke dalam lahan yang sementara tidak diusahakan (P.1203.h).
Perkebunan adalah lahan yang ditanami tanaman perkebunan/industri seperti karet, kelapa, kopi, teh dan lada, baik perkebunan rakyat maupun perkebunan besar.
Hutan Rakyat meliputi lahan yang ditanami kayu-kayuan termasuk bambu, baik yang tumbuh sendiri maupun yang sengaja ditanam misalnya semak belukar dan pohon-pohonan yang hasil utamanya kayu. Kemungkinan di sini juga ditanami tanaman bahan makanan seperti padi atau palawija, tetapi tanaman utamanya adalah bambu/kayu-kayuan. Di sini tidak termasuk lahan kehutanan (hutan liar, hutan negara, hutan di luar tanah usaha peternakan/pertanian).
Lahan untuk perumahan dan permukiman adalah lahan yang dipakai untuk rumah/bangunan termasuk halaman sekitarnya. Bila tanah sekitar rumah tersebut tidak jelas batas-batasnya dengan kebun/tegal maka dimasukkan ke dalam tanah kebun/tegal.
Lahan untuk bangunan industri adalah lahan yang dipakai untuk bangunan industri baik industri besar/sedang maupun industri kecil.
Lahan untuk bangunan Lainnya adalah lahan yang digunakan untuk bangunan selain untuk perumahan dan permukiman seperti industri, perkantoran, perniagaan/pertokoan dan bangunan lainnya. Bila tanah sekitar bangunan tersebut tidak jelas batas-batasnya dengan kebun/tegal maka masukkan ke dalam tanah kebun/tegal.
Lahan lainnya (tidak termasuk hutan negara) seperti:
1). Rawa-rawa (yang tidak ditanami) adalah lahan yang luas dan tergenang air yang tidak digunakan untuk sawah.
2). Jalan, saluran, lapangan olah raga, kuburan dan lain-lain.
3). Lahan yang tidak ditanami seperti lahan tandus/lahan kritis, berpasir, terjal dan sebagainya.
Lahan bukan sawah yang sementara tidak diusahakan yaitu lahan yang biasanya diusahakan tetapi untuk sementara (lebih dari satu tahun dan kurang dari dua tahun) tidak diusahakan. Lahan yang dibiarkan kosong kurang dari satu tahun dan akan diusahakan kembali maka dianggap sebagai lahan yang diusahakan. Contoh: Lahan perkebunan yang dibiarkan kosong kurang dari satu tahun (menunggu masa tanam berikutnya) tetap dianggap sebagai lahan perkebunan.</txt>
</var>
<var ID="V389" name="b12r1203e" files="F2" intrvl="contin">
  <location StartPos="273" EndPos="277" width="5"/>
  <labl>Lahan untuk bangunan industri</labl>
  <imputation>Lahan untuk bangunan industri</imputation>
  <security>Lahan untuk bangunan industri</security>
  <embargo>Lahan untuk bangunan industri</embargo>
  <respUnit>Lahan untuk bangunan industri</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>e. Lahan untuk bangunan industri</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">60000</sumStat>
  <txt>Luas lahan bukan sawah/lahan kering ini merupakan penjumlahan Pertanyaan 1203.a. s/d 1203.h. Lahan bukan sawah terdiri dari lahan yang diusahakan untuk pertanian dan bukan pertanian. Lahan bukan sawah yang diusahakan untuk pertanian misalnya: tegal/kebun, ladang/huma, tambak/tebat/empang, penggembalaan/padang rumput, lahan yang ditanami kayu-kayuan/hutan rakyat dan perkebunan. Lahan bukan sawah yang diusahakan bukan pertanian seperti perumahan dan permukiman, dan lahan untuk bangunan.
Ladang/huma adalah lahan yang ditanami tanaman musiman dan pemakaiannya hanya semusim atau dua musim kemudian ditinggalkan karena tidak subur lagi. Kemungkinan lahan ini beberapa tahun lagi akan dikerjakan kembali jika sudah subur.
Tegal/kebun adalah bukan lahan sawah yang ditanami tanaman musiman atau tahunan letaknya terpisah dengan halaman sekitar rumah serta pemakaiannya tidak berpindah-pindah.
Termasuk lahan yang sementara tidak diusahakan kurang dari satu tahun (untuk menunggu penanaman yang akan datang) dan tegal/kebun milik transmigrasi yang berasal dari hutan negara setelah penempatan transmigrasi 2 tahun atau lebih. Tegal/kebun milik transmigrasi yang penempatan transmigrasinya kurang dari 2 tahun tidak dimasukkan pada perincian ini tetapi dimasukkan pada hutan negara. Lahan yang ditanami tanaman perkebunan/industri (karet, kelapa kopi, lada, teh) tidak termasuk tegal/kebun tetapi dimasukkan ke dalam perkebunan.
Kolam/tambak/tebat/empang adalah lahan yang dipergunakan untuk melakukan pemeliharaan ikan, udang atau fauna/biota air lainnya. Letak tambak biasanya tidak jauh dari laut atau air asin atau payau yang merupakan campuran air laut dan air tawar.
Penggembalaan/padang rumput adalah lahan yang dipakai untuk penggembalaan ternak.
Lahan yang untuk sementara tidak diusahakan (dibiarkan kosong lebih dari satu tahun) tidak dianggap sebagai lahan penggembalaan/padang rumput walaupun ada hewan yang digembalakan di sana. Lahan ini dimasukkan ke dalam lahan yang sementara tidak diusahakan (P.1203.h).
Perkebunan adalah lahan yang ditanami tanaman perkebunan/industri seperti karet, kelapa, kopi, teh dan lada, baik perkebunan rakyat maupun perkebunan besar.
Hutan Rakyat meliputi lahan yang ditanami kayu-kayuan termasuk bambu, baik yang tumbuh sendiri maupun yang sengaja ditanam misalnya semak belukar dan pohon-pohonan yang hasil utamanya kayu. Kemungkinan di sini juga ditanami tanaman bahan makanan seperti padi atau palawija, tetapi tanaman utamanya adalah bambu/kayu-kayuan. Di sini tidak termasuk lahan kehutanan (hutan liar, hutan negara, hutan di luar tanah usaha peternakan/pertanian).
Lahan untuk perumahan dan permukiman adalah lahan yang dipakai untuk rumah/bangunan termasuk halaman sekitarnya. Bila tanah sekitar rumah tersebut tidak jelas batas-batasnya dengan kebun/tegal maka dimasukkan ke dalam tanah kebun/tegal.
Lahan untuk bangunan industri adalah lahan yang dipakai untuk bangunan industri baik industri besar/sedang maupun industri kecil.
Lahan untuk bangunan Lainnya adalah lahan yang digunakan untuk bangunan selain untuk perumahan dan permukiman seperti industri, perkantoran, perniagaan/pertokoan dan bangunan lainnya. Bila tanah sekitar bangunan tersebut tidak jelas batas-batasnya dengan kebun/tegal maka masukkan ke dalam tanah kebun/tegal.
Lahan lainnya (tidak termasuk hutan negara) seperti:
1). Rawa-rawa (yang tidak ditanami) adalah lahan yang luas dan tergenang air yang tidak digunakan untuk sawah.
2). Jalan, saluran, lapangan olah raga, kuburan dan lain-lain.
3). Lahan yang tidak ditanami seperti lahan tandus/lahan kritis, berpasir, terjal dan sebagainya.
Lahan bukan sawah yang sementara tidak diusahakan yaitu lahan yang biasanya diusahakan tetapi untuk sementara (lebih dari satu tahun dan kurang dari dua tahun) tidak diusahakan. Lahan yang dibiarkan kosong kurang dari satu tahun dan akan diusahakan kembali maka dianggap sebagai lahan yang diusahakan. Contoh: Lahan perkebunan yang dibiarkan kosong kurang dari satu tahun (menunggu masa tanam berikutnya) tetap dianggap sebagai lahan perkebunan.</txt>
</var>
<var ID="V390" name="b12r1203f" files="F2" intrvl="contin">
  <location StartPos="278" EndPos="282" width="5"/>
  <labl>Lahan untuk bangunan lainnya (perkantoran, pertokoan)</labl>
  <imputation>Lahan untuk bangunan lainnya (perkantoran, pertokoan)</imputation>
  <security>Lahan untuk bangunan lainnya (perkantoran, pertokoan)</security>
  <embargo>Lahan untuk bangunan lainnya (perkantoran, pertokoan)</embargo>
  <respUnit>Lahan untuk bangunan lainnya (perkantoran, pertokoan)</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>f. Lahan untuk bangunan lainnya (perkantoran, pertokoan)</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">97323</sumStat>
  <txt>Luas lahan bukan sawah/lahan kering ini merupakan penjumlahan Pertanyaan 1203.a. s/d 1203.h. Lahan bukan sawah terdiri dari lahan yang diusahakan untuk pertanian dan bukan pertanian. Lahan bukan sawah yang diusahakan untuk pertanian misalnya: tegal/kebun, ladang/huma, tambak/tebat/empang, penggembalaan/padang rumput, lahan yang ditanami kayu-kayuan/hutan rakyat dan perkebunan. Lahan bukan sawah yang diusahakan bukan pertanian seperti perumahan dan permukiman, dan lahan untuk bangunan.
Ladang/huma adalah lahan yang ditanami tanaman musiman dan pemakaiannya hanya semusim atau dua musim kemudian ditinggalkan karena tidak subur lagi. Kemungkinan lahan ini beberapa tahun lagi akan dikerjakan kembali jika sudah subur.
Tegal/kebun adalah bukan lahan sawah yang ditanami tanaman musiman atau tahunan letaknya terpisah dengan halaman sekitar rumah serta pemakaiannya tidak berpindah-pindah.
Termasuk lahan yang sementara tidak diusahakan kurang dari satu tahun (untuk menunggu penanaman yang akan datang) dan tegal/kebun milik transmigrasi yang berasal dari hutan negara setelah penempatan transmigrasi 2 tahun atau lebih. Tegal/kebun milik transmigrasi yang penempatan transmigrasinya kurang dari 2 tahun tidak dimasukkan pada perincian ini tetapi dimasukkan pada hutan negara. Lahan yang ditanami tanaman perkebunan/industri (karet, kelapa kopi, lada, teh) tidak termasuk tegal/kebun tetapi dimasukkan ke dalam perkebunan.
Kolam/tambak/tebat/empang adalah lahan yang dipergunakan untuk melakukan pemeliharaan ikan, udang atau fauna/biota air lainnya. Letak tambak biasanya tidak jauh dari laut atau air asin atau payau yang merupakan campuran air laut dan air tawar.
Penggembalaan/padang rumput adalah lahan yang dipakai untuk penggembalaan ternak.
Lahan yang untuk sementara tidak diusahakan (dibiarkan kosong lebih dari satu tahun) tidak dianggap sebagai lahan penggembalaan/padang rumput walaupun ada hewan yang digembalakan di sana. Lahan ini dimasukkan ke dalam lahan yang sementara tidak diusahakan (P.1203.h).
Perkebunan adalah lahan yang ditanami tanaman perkebunan/industri seperti karet, kelapa, kopi, teh dan lada, baik perkebunan rakyat maupun perkebunan besar.
Hutan Rakyat meliputi lahan yang ditanami kayu-kayuan termasuk bambu, baik yang tumbuh sendiri maupun yang sengaja ditanam misalnya semak belukar dan pohon-pohonan yang hasil utamanya kayu. Kemungkinan di sini juga ditanami tanaman bahan makanan seperti padi atau palawija, tetapi tanaman utamanya adalah bambu/kayu-kayuan. Di sini tidak termasuk lahan kehutanan (hutan liar, hutan negara, hutan di luar tanah usaha peternakan/pertanian).
Lahan untuk perumahan dan permukiman adalah lahan yang dipakai untuk rumah/bangunan termasuk halaman sekitarnya. Bila tanah sekitar rumah tersebut tidak jelas batas-batasnya dengan kebun/tegal maka dimasukkan ke dalam tanah kebun/tegal.
Lahan untuk bangunan industri adalah lahan yang dipakai untuk bangunan industri baik industri besar/sedang maupun industri kecil.
Lahan untuk bangunan Lainnya adalah lahan yang digunakan untuk bangunan selain untuk perumahan dan permukiman seperti industri, perkantoran, perniagaan/pertokoan dan bangunan lainnya. Bila tanah sekitar bangunan tersebut tidak jelas batas-batasnya dengan kebun/tegal maka masukkan ke dalam tanah kebun/tegal.
Lahan lainnya (tidak termasuk hutan negara) seperti:
1). Rawa-rawa (yang tidak ditanami) adalah lahan yang luas dan tergenang air yang tidak digunakan untuk sawah.
2). Jalan, saluran, lapangan olah raga, kuburan dan lain-lain.
3). Lahan yang tidak ditanami seperti lahan tandus/lahan kritis, berpasir, terjal dan sebagainya.
Lahan bukan sawah yang sementara tidak diusahakan yaitu lahan yang biasanya diusahakan tetapi untuk sementara (lebih dari satu tahun dan kurang dari dua tahun) tidak diusahakan. Lahan yang dibiarkan kosong kurang dari satu tahun dan akan diusahakan kembali maka dianggap sebagai lahan yang diusahakan. Contoh: Lahan perkebunan yang dibiarkan kosong kurang dari satu tahun (menunggu masa tanam berikutnya) tetap dianggap sebagai lahan perkebunan.</txt>
</var>
<var ID="V391" name="b12r1203g" files="F2" intrvl="contin">
  <location StartPos="283" EndPos="288" width="6"/>
  <labl>Lainnya (tidak termasuk hutan negara)</labl>
  <imputation>Lainnya (tidak termasuk hutan negara)</imputation>
  <security>Lainnya (tidak termasuk hutan negara)</security>
  <embargo>Lainnya (tidak termasuk hutan negara)</embargo>
  <respUnit>Lainnya (tidak termasuk hutan negara)</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>g. Lainnya (tidak termasuk hutan negara)</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">805902</sumStat>
  <txt>Luas lahan bukan sawah/lahan kering ini merupakan penjumlahan Pertanyaan 1203.a. s/d 1203.h. Lahan bukan sawah terdiri dari lahan yang diusahakan untuk pertanian dan bukan pertanian. Lahan bukan sawah yang diusahakan untuk pertanian misalnya: tegal/kebun, ladang/huma, tambak/tebat/empang, penggembalaan/padang rumput, lahan yang ditanami kayu-kayuan/hutan rakyat dan perkebunan. Lahan bukan sawah yang diusahakan bukan pertanian seperti perumahan dan permukiman, dan lahan untuk bangunan.
Ladang/huma adalah lahan yang ditanami tanaman musiman dan pemakaiannya hanya semusim atau dua musim kemudian ditinggalkan karena tidak subur lagi. Kemungkinan lahan ini beberapa tahun lagi akan dikerjakan kembali jika sudah subur.
Tegal/kebun adalah bukan lahan sawah yang ditanami tanaman musiman atau tahunan letaknya terpisah dengan halaman sekitar rumah serta pemakaiannya tidak berpindah-pindah.
Termasuk lahan yang sementara tidak diusahakan kurang dari satu tahun (untuk menunggu penanaman yang akan datang) dan tegal/kebun milik transmigrasi yang berasal dari hutan negara setelah penempatan transmigrasi 2 tahun atau lebih. Tegal/kebun milik transmigrasi yang penempatan transmigrasinya kurang dari 2 tahun tidak dimasukkan pada perincian ini tetapi dimasukkan pada hutan negara. Lahan yang ditanami tanaman perkebunan/industri (karet, kelapa kopi, lada, teh) tidak termasuk tegal/kebun tetapi dimasukkan ke dalam perkebunan.
Kolam/tambak/tebat/empang adalah lahan yang dipergunakan untuk melakukan pemeliharaan ikan, udang atau fauna/biota air lainnya. Letak tambak biasanya tidak jauh dari laut atau air asin atau payau yang merupakan campuran air laut dan air tawar.
Penggembalaan/padang rumput adalah lahan yang dipakai untuk penggembalaan ternak.
Lahan yang untuk sementara tidak diusahakan (dibiarkan kosong lebih dari satu tahun) tidak dianggap sebagai lahan penggembalaan/padang rumput walaupun ada hewan yang digembalakan di sana. Lahan ini dimasukkan ke dalam lahan yang sementara tidak diusahakan (P.1203.h).
Perkebunan adalah lahan yang ditanami tanaman perkebunan/industri seperti karet, kelapa, kopi, teh dan lada, baik perkebunan rakyat maupun perkebunan besar.
Hutan Rakyat meliputi lahan yang ditanami kayu-kayuan termasuk bambu, baik yang tumbuh sendiri maupun yang sengaja ditanam misalnya semak belukar dan pohon-pohonan yang hasil utamanya kayu. Kemungkinan di sini juga ditanami tanaman bahan makanan seperti padi atau palawija, tetapi tanaman utamanya adalah bambu/kayu-kayuan. Di sini tidak termasuk lahan kehutanan (hutan liar, hutan negara, hutan di luar tanah usaha peternakan/pertanian).
Lahan untuk perumahan dan permukiman adalah lahan yang dipakai untuk rumah/bangunan termasuk halaman sekitarnya. Bila tanah sekitar rumah tersebut tidak jelas batas-batasnya dengan kebun/tegal maka dimasukkan ke dalam tanah kebun/tegal.
Lahan untuk bangunan industri adalah lahan yang dipakai untuk bangunan industri baik industri besar/sedang maupun industri kecil.
Lahan untuk bangunan Lainnya adalah lahan yang digunakan untuk bangunan selain untuk perumahan dan permukiman seperti industri, perkantoran, perniagaan/pertokoan dan bangunan lainnya. Bila tanah sekitar bangunan tersebut tidak jelas batas-batasnya dengan kebun/tegal maka masukkan ke dalam tanah kebun/tegal.
Lahan lainnya (tidak termasuk hutan negara) seperti:
1). Rawa-rawa (yang tidak ditanami) adalah lahan yang luas dan tergenang air yang tidak digunakan untuk sawah.
2). Jalan, saluran, lapangan olah raga, kuburan dan lain-lain.
3). Lahan yang tidak ditanami seperti lahan tandus/lahan kritis, berpasir, terjal dan sebagainya.
Lahan bukan sawah yang sementara tidak diusahakan yaitu lahan yang biasanya diusahakan tetapi untuk sementara (lebih dari satu tahun dan kurang dari dua tahun) tidak diusahakan. Lahan yang dibiarkan kosong kurang dari satu tahun dan akan diusahakan kembali maka dianggap sebagai lahan yang diusahakan. Contoh: Lahan perkebunan yang dibiarkan kosong kurang dari satu tahun (menunggu masa tanam berikutnya) tetap dianggap sebagai lahan perkebunan.</txt>
</var>
<var ID="V392" name="b12r1203h" files="F2" intrvl="contin">
  <location StartPos="289" EndPos="294" width="6"/>
  <labl>Lahan bukan sawah yang sementara tidak diusahakan</labl>
  <imputation>Lahan bukan sawah yang sementara tidak diusahakan</imputation>
  <security>Lahan bukan sawah yang sementara tidak diusahakan</security>
  <embargo>Lahan bukan sawah yang sementara tidak diusahakan</embargo>
  <respUnit>Lahan bukan sawah yang sementara tidak diusahakan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>h. Lahan bukan sawah yang sementara tidak diusahakan</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">302425</sumStat>
  <txt>Luas lahan bukan sawah/lahan kering ini merupakan penjumlahan Pertanyaan 1203.a. s/d 1203.h. Lahan bukan sawah terdiri dari lahan yang diusahakan untuk pertanian dan bukan pertanian. Lahan bukan sawah yang diusahakan untuk pertanian misalnya: tegal/kebun, ladang/huma, tambak/tebat/empang, penggembalaan/padang rumput, lahan yang ditanami kayu-kayuan/hutan rakyat dan perkebunan. Lahan bukan sawah yang diusahakan bukan pertanian seperti perumahan dan permukiman, dan lahan untuk bangunan.
Ladang/huma adalah lahan yang ditanami tanaman musiman dan pemakaiannya hanya semusim atau dua musim kemudian ditinggalkan karena tidak subur lagi. Kemungkinan lahan ini beberapa tahun lagi akan dikerjakan kembali jika sudah subur.
Tegal/kebun adalah bukan lahan sawah yang ditanami tanaman musiman atau tahunan letaknya terpisah dengan halaman sekitar rumah serta pemakaiannya tidak berpindah-pindah.
Termasuk lahan yang sementara tidak diusahakan kurang dari satu tahun (untuk menunggu penanaman yang akan datang) dan tegal/kebun milik transmigrasi yang berasal dari hutan negara setelah penempatan transmigrasi 2 tahun atau lebih. Tegal/kebun milik transmigrasi yang penempatan transmigrasinya kurang dari 2 tahun tidak dimasukkan pada perincian ini tetapi dimasukkan pada hutan negara. Lahan yang ditanami tanaman perkebunan/industri (karet, kelapa kopi, lada, teh) tidak termasuk tegal/kebun tetapi dimasukkan ke dalam perkebunan.
Kolam/tambak/tebat/empang adalah lahan yang dipergunakan untuk melakukan pemeliharaan ikan, udang atau fauna/biota air lainnya. Letak tambak biasanya tidak jauh dari laut atau air asin atau payau yang merupakan campuran air laut dan air tawar.
Penggembalaan/padang rumput adalah lahan yang dipakai untuk penggembalaan ternak.
Lahan yang untuk sementara tidak diusahakan (dibiarkan kosong lebih dari satu tahun) tidak dianggap sebagai lahan penggembalaan/padang rumput walaupun ada hewan yang digembalakan di sana. Lahan ini dimasukkan ke dalam lahan yang sementara tidak diusahakan (P.1203.h).
Perkebunan adalah lahan yang ditanami tanaman perkebunan/industri seperti karet, kelapa, kopi, teh dan lada, baik perkebunan rakyat maupun perkebunan besar.
Hutan Rakyat meliputi lahan yang ditanami kayu-kayuan termasuk bambu, baik yang tumbuh sendiri maupun yang sengaja ditanam misalnya semak belukar dan pohon-pohonan yang hasil utamanya kayu. Kemungkinan di sini juga ditanami tanaman bahan makanan seperti padi atau palawija, tetapi tanaman utamanya adalah bambu/kayu-kayuan. Di sini tidak termasuk lahan kehutanan (hutan liar, hutan negara, hutan di luar tanah usaha peternakan/pertanian).
Lahan untuk perumahan dan permukiman adalah lahan yang dipakai untuk rumah/bangunan termasuk halaman sekitarnya. Bila tanah sekitar rumah tersebut tidak jelas batas-batasnya dengan kebun/tegal maka dimasukkan ke dalam tanah kebun/tegal.
Lahan untuk bangunan industri adalah lahan yang dipakai untuk bangunan industri baik industri besar/sedang maupun industri kecil.
Lahan untuk bangunan Lainnya adalah lahan yang digunakan untuk bangunan selain untuk perumahan dan permukiman seperti industri, perkantoran, perniagaan/pertokoan dan bangunan lainnya. Bila tanah sekitar bangunan tersebut tidak jelas batas-batasnya dengan kebun/tegal maka masukkan ke dalam tanah kebun/tegal.
Lahan lainnya (tidak termasuk hutan negara) seperti:
1). Rawa-rawa (yang tidak ditanami) adalah lahan yang luas dan tergenang air yang tidak digunakan untuk sawah.
2). Jalan, saluran, lapangan olah raga, kuburan dan lain-lain.
3). Lahan yang tidak ditanami seperti lahan tandus/lahan kritis, berpasir, terjal dan sebagainya.
Lahan bukan sawah yang sementara tidak diusahakan yaitu lahan yang biasanya diusahakan tetapi untuk sementara (lebih dari satu tahun dan kurang dari dua tahun) tidak diusahakan. Lahan yang dibiarkan kosong kurang dari satu tahun dan akan diusahakan kembali maka dianggap sebagai lahan yang diusahakan. Contoh: Lahan perkebunan yang dibiarkan kosong kurang dari satu tahun (menunggu masa tanam berikutnya) tetap dianggap sebagai lahan perkebunan.</txt>
</var>
<var ID="V393" name="b12r1204a" files="F2" intrvl="contin">
  <location StartPos="295" EndPos="299" width="5"/>
  <labl>Tanah desa (Bengkok, titisara, dsb)</labl>
  <imputation>Tanah desa (Bengkok, titisara, dsb)</imputation>
  <security>Tanah desa (Bengkok, titisara, dsb)</security>
  <embargo>Tanah desa (Bengkok, titisara, dsb)</embargo>
  <respUnit>Tanah desa (Bengkok, titisara, dsb)</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Bagian lahan desa/kelurahan yang merupakan : a. Tanah desa (Bengkok, titisara, dsb)</qstnLit>
    <ivuInstr>Luas lahan pada Sub Blok XII. P1204 merupakan bagian dari luas desa/kelurahan</ivuInstr>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">52190</sumStat>
  <txt>a) Tanah desa/kelurahan yaitu tanah yang milik desa/kelurahan yang dikuasakan kepada aparat/pamong desa sebagai pengganti upah/gaji atau kepada bekas pamong desa sebagai pensiun. Contoh: bengkok (Jawa Tengah dan Jawa Timur), titisara (Jawa Barat).
b) Tanah kas desa/kelurahan adalah lahan milik desa/kelurahan yang diusahakan oleh warga desa di mana sebagian penghasilannya diserahkan kepada desa/kelurahan sebagai pendapatan dan merupakan sumber keuangan desa/kelurahan.
c) Tanah milik adalah tanah yang menjadi hak milik seseorang atau perusahaan (bukan tanah negara) baik bersertifikat maupun tidak bersertifikat. Data ini bisa diperoleh dari letter C atau buku C desa.
d) Tanah Wakaf adalah tanah yang didermakan atau dihibahkan untuk mendirikan sesuatu yang berguna bagi umum. Misalnya untuk masjid, sekolah/madrasah, pemakaman, pondok pesantren dsb. Tanah wakaf yang dijadikan pemakaman umum maka dihitung sebagai tanah wakaf dan juga tanah pemakaman umum</txt>
</var>
<var ID="V394" name="b12r1204b" files="F2" intrvl="contin">
  <location StartPos="300" EndPos="304" width="5"/>
  <labl>Tanah Kas desa</labl>
  <imputation>Tanah Kas desa</imputation>
  <security>Tanah Kas desa</security>
  <embargo>Tanah Kas desa</embargo>
  <respUnit>Tanah Kas desa</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Bagian lahan desa/kelurahan yang merupakan : b. Tanah Kas desa</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">12005</sumStat>
  <txt>a) Tanah desa/kelurahan yaitu tanah yang milik desa/kelurahan yang dikuasakan kepada aparat/pamong desa sebagai pengganti upah/gaji atau kepada bekas pamong desa sebagai pensiun. Contoh: bengkok (Jawa Tengah dan Jawa Timur), titisara (Jawa Barat).
b) Tanah kas desa/kelurahan adalah lahan milik desa/kelurahan yang diusahakan oleh warga desa di mana sebagian penghasilannya diserahkan kepada desa/kelurahan sebagai pendapatan dan merupakan sumber keuangan desa/kelurahan.
c) Tanah milik adalah tanah yang menjadi hak milik seseorang atau perusahaan (bukan tanah negara) baik bersertifikat maupun tidak bersertifikat. Data ini bisa diperoleh dari letter C atau buku C desa.
d) Tanah Wakaf adalah tanah yang didermakan atau dihibahkan untuk mendirikan sesuatu yang berguna bagi umum. Misalnya untuk masjid, sekolah/madrasah, pemakaman, pondok pesantren dsb. Tanah wakaf yang dijadikan pemakaman umum maka dihitung sebagai tanah wakaf dan juga tanah pemakaman umum</txt>
</var>
<var ID="V395" name="b12r1204c" files="F2" intrvl="contin">
  <location StartPos="305" EndPos="310" width="6"/>
  <labl>Tanah  milik perorangan bersertifikat</labl>
  <imputation>Tanah  milik perorangan bersertifikat</imputation>
  <security>Tanah  milik perorangan bersertifikat</security>
  <embargo>Tanah  milik perorangan bersertifikat</embargo>
  <respUnit>Tanah  milik perorangan bersertifikat</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Bagian lahan desa/kelurahan yang merupakan : c. Tanah  milik perorangan bersertifikat</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">100295</sumStat>
  <txt>a) Tanah desa/kelurahan yaitu tanah yang milik desa/kelurahan yang dikuasakan kepada aparat/pamong desa sebagai pengganti upah/gaji atau kepada bekas pamong desa sebagai pensiun. Contoh: bengkok (Jawa Tengah dan Jawa Timur), titisara (Jawa Barat).
b) Tanah kas desa/kelurahan adalah lahan milik desa/kelurahan yang diusahakan oleh warga desa di mana sebagian penghasilannya diserahkan kepada desa/kelurahan sebagai pendapatan dan merupakan sumber keuangan desa/kelurahan.
c) Tanah milik adalah tanah yang menjadi hak milik seseorang atau perusahaan (bukan tanah negara) baik bersertifikat maupun tidak bersertifikat. Data ini bisa diperoleh dari letter C atau buku C desa.
d) Tanah Wakaf adalah tanah yang didermakan atau dihibahkan untuk mendirikan sesuatu yang berguna bagi umum. Misalnya untuk masjid, sekolah/madrasah, pemakaman, pondok pesantren dsb. Tanah wakaf yang dijadikan pemakaman umum maka dihitung sebagai tanah wakaf dan juga tanah pemakaman umum</txt>
</var>
<var ID="V396" name="b12r1204d" files="F2" intrvl="contin">
  <location StartPos="311" EndPos="315" width="5"/>
  <labl>Tanah milik perorangan belum bersertifikat</labl>
  <imputation>Tanah milik perorangan belum bersertifikat</imputation>
  <security>Tanah milik perorangan belum bersertifikat</security>
  <embargo>Tanah milik perorangan belum bersertifikat</embargo>
  <respUnit>Tanah milik perorangan belum bersertifikat</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Bagian lahan desa/kelurahan yang merupakan : d. Tanah milik perorangan belum bersertifikat</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">80463</sumStat>
  <txt>a) Tanah desa/kelurahan yaitu tanah yang milik desa/kelurahan yang dikuasakan kepada aparat/pamong desa sebagai pengganti upah/gaji atau kepada bekas pamong desa sebagai pensiun. Contoh: bengkok (Jawa Tengah dan Jawa Timur), titisara (Jawa Barat).
b) Tanah kas desa/kelurahan adalah lahan milik desa/kelurahan yang diusahakan oleh warga desa di mana sebagian penghasilannya diserahkan kepada desa/kelurahan sebagai pendapatan dan merupakan sumber keuangan desa/kelurahan.
c) Tanah milik adalah tanah yang menjadi hak milik seseorang atau perusahaan (bukan tanah negara) baik bersertifikat maupun tidak bersertifikat. Data ini bisa diperoleh dari letter C atau buku C desa.
d) Tanah Wakaf adalah tanah yang didermakan atau dihibahkan untuk mendirikan sesuatu yang berguna bagi umum. Misalnya untuk masjid, sekolah/madrasah, pemakaman, pondok pesantren dsb. Tanah wakaf yang dijadikan pemakaman umum maka dihitung sebagai tanah wakaf dan juga tanah pemakaman umum</txt>
</var>
<var ID="V397" name="b12r1204e" files="F2" intrvl="contin">
  <location StartPos="316" EndPos="319" width="4"/>
  <labl>Tanah wakaf</labl>
  <imputation>Tanah wakaf</imputation>
  <security>Tanah wakaf</security>
  <embargo>Tanah wakaf</embargo>
  <respUnit>Tanah wakaf</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Bagian lahan desa/kelurahan yang merupakan : e. Tanah wakaf</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">5247</sumStat>
  <txt>a) Tanah desa/kelurahan yaitu tanah yang milik desa/kelurahan yang dikuasakan kepada aparat/pamong desa sebagai pengganti upah/gaji atau kepada bekas pamong desa sebagai pensiun. Contoh: bengkok (Jawa Tengah dan Jawa Timur), titisara (Jawa Barat).
b) Tanah kas desa/kelurahan adalah lahan milik desa/kelurahan yang diusahakan oleh warga desa di mana sebagian penghasilannya diserahkan kepada desa/kelurahan sebagai pendapatan dan merupakan sumber keuangan desa/kelurahan.
c) Tanah milik adalah tanah yang menjadi hak milik seseorang atau perusahaan (bukan tanah negara) baik bersertifikat maupun tidak bersertifikat. Data ini bisa diperoleh dari letter C atau buku C desa.
d) Tanah Wakaf adalah tanah yang didermakan atau dihibahkan untuk mendirikan sesuatu yang berguna bagi umum. Misalnya untuk masjid, sekolah/madrasah, pemakaman, pondok pesantren dsb. Tanah wakaf yang dijadikan pemakaman umum maka dihitung sebagai tanah wakaf dan juga tanah pemakaman umum</txt>
</var>
<var ID="V398" name="b12r1205a" files="F2" intrvl="contin">
  <location StartPos="320" EndPos="325" width="6"/>
  <labl>Lahan pertanian bukan sawah</labl>
  <imputation>Lahan pertanian bukan sawah</imputation>
  <security>Lahan pertanian bukan sawah</security>
  <embargo>Lahan pertanian bukan sawah</embargo>
  <respUnit>Lahan pertanian bukan sawah</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Perubahan penggunaan lahan selama 3 tahun terakhir, lahan sawah berubah menjadi : a. Lahan pertanian bukan sawah</qstnLit>
    <ivuInstr>Pertanyaan 1205 s/d Pertanyaan 1208 tentang perubahan penggunaan status lahan selama 3 tahun terakhir</ivuInstr>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">112888</sumStat>
  <txt>Isikan  luas  perubahan  penggunaan  lahan  sawah  menjadi  lahan  pertanian  bukan  sawah, perumahan,  industri,  perusahaan/perkantoran,  dan  lainnya  selama  3  tahun  terakhir  menurut kenyataan dalam hektar satu angka dibelakang koma.</txt>
</var>
<var ID="V399" name="b12r1205b" files="F2" intrvl="contin">
  <location StartPos="326" EndPos="330" width="5"/>
  <labl>Perumahan</labl>
  <imputation>Perumahan</imputation>
  <security>Perumahan</security>
  <embargo>Perumahan</embargo>
  <respUnit>Perumahan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Perubahan penggunaan lahan selama 3 tahun terakhir, lahan sawah berubah menjadi : b. Perumahan</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">58750</sumStat>
  <txt>Isikan  luas  perubahan  penggunaan  lahan  sawah  menjadi  lahan  pertanian  bukan  sawah, perumahan,  industri,  perusahaan/perkantoran,  dan  lainnya  selama  3  tahun  terakhir  menurut kenyataan dalam hektar satu angka dibelakang koma.</txt>
</var>
<var ID="V400" name="b12r1205c" files="F2" intrvl="contin">
  <location StartPos="331" EndPos="334" width="4"/>
  <labl>Industri</labl>
  <imputation>Industri</imputation>
  <security>Industri</security>
  <embargo>Industri</embargo>
  <respUnit>Industri</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Perubahan penggunaan lahan selama 3 tahun terakhir, lahan sawah berubah menjadi : c. Industri</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">5750</sumStat>
  <txt>Isikan  luas  perubahan  penggunaan  lahan  sawah  menjadi  lahan  pertanian  bukan  sawah, perumahan,  industri,  perusahaan/perkantoran,  dan  lainnya  selama  3  tahun  terakhir  menurut kenyataan dalam hektar satu angka dibelakang koma.</txt>
</var>
<var ID="V401" name="b12r1205d" files="F2" intrvl="contin">
  <location StartPos="335" EndPos="338" width="4"/>
  <labl>Perusahaan/perkantoran</labl>
  <imputation>Perusahaan/perkantoran</imputation>
  <security>Perusahaan/perkantoran</security>
  <embargo>Perusahaan/perkantoran</embargo>
  <respUnit>Perusahaan/perkantoran</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Perubahan penggunaan lahan selama 3 tahun terakhir, lahan sawah berubah menjadi : d. Perusahaan/perkantoran</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">6000</sumStat>
  <txt>Isikan  luas  perubahan  penggunaan  lahan  sawah  menjadi  lahan  pertanian  bukan  sawah, perumahan,  industri,  perusahaan/perkantoran,  dan  lainnya  selama  3  tahun  terakhir  menurut kenyataan dalam hektar satu angka dibelakang koma.</txt>
</var>
<var ID="V402" name="b12r1205e" files="F2" intrvl="contin">
  <location StartPos="339" EndPos="343" width="5"/>
  <labl>Lainnya</labl>
  <imputation>Lainnya</imputation>
  <security>Lainnya</security>
  <embargo>Lainnya</embargo>
  <respUnit>Lainnya</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Perubahan penggunaan lahan selama 3 tahun terakhir, lahan sawah berubah menjadi : e. Lainnya</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">22143</sumStat>
  <txt>Isikan  luas  perubahan  penggunaan  lahan  sawah  menjadi  lahan  pertanian  bukan  sawah, perumahan,  industri,  perusahaan/perkantoran,  dan  lainnya  selama  3  tahun  terakhir  menurut kenyataan dalam hektar satu angka dibelakang koma.</txt>
</var>
<var ID="V403" name="b12r1206a" files="F2" intrvl="contin">
  <location StartPos="344" EndPos="349" width="6"/>
  <labl>Lahan sawah</labl>
  <imputation>Lahan sawah</imputation>
  <security>Lahan sawah</security>
  <embargo>Lahan sawah</embargo>
  <respUnit>Lahan sawah</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Perubahan penggunaan lahan selama 3 tahun terakhir, tegalan/ladang/huma/kebonan berubah menjadi : a. Lahan sawah</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">302394</sumStat>
  <txt>Isikan luas perubahan penggunaan lahan tegalan/ladang/huma/kebonan menjadi lahan sawah, perumahan, industri, perusahaan/perkantoran, dan lainnya selama 3 tahun terakhir menurut kenyataan dalam hektar satu angka dibelakang koma.</txt>
</var>
<var ID="V404" name="b12r1206b" files="F2" intrvl="contin">
  <location StartPos="350" EndPos="355" width="6"/>
  <labl>Perumahan</labl>
  <imputation>Perumahan</imputation>
  <security>Perumahan</security>
  <embargo>Perumahan</embargo>
  <respUnit>Perumahan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Perubahan penggunaan lahan selama 3 tahun terakhir, tegalan/ladang/huma/kebonan berubah menjadi : b. Perumahan</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">142037</sumStat>
  <txt>Isikan luas perubahan penggunaan lahan tegalan/ladang/huma/kebonan menjadi lahan sawah, perumahan, industri, perusahaan/perkantoran, dan lainnya selama 3 tahun terakhir menurut kenyataan dalam hektar satu angka dibelakang koma.</txt>
</var>
<var ID="V405" name="b12r1206c" files="F2" intrvl="contin">
  <location StartPos="356" EndPos="361" width="6"/>
  <labl>Industri</labl>
  <imputation>Industri</imputation>
  <security>Industri</security>
  <embargo>Industri</embargo>
  <respUnit>Industri</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Perubahan penggunaan lahan selama 3 tahun terakhir, tegalan/ladang/huma/kebonan berubah menjadi : c. Industri</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">100000</sumStat>
  <txt>Isikan luas perubahan penggunaan lahan tegalan/ladang/huma/kebonan menjadi lahan sawah, perumahan, industri, perusahaan/perkantoran, dan lainnya selama 3 tahun terakhir menurut kenyataan dalam hektar satu angka dibelakang koma.</txt>
</var>
<var ID="V406" name="b12r1206d" files="F2" intrvl="contin">
  <location StartPos="362" EndPos="365" width="4"/>
  <labl>Perusahaan/perkantoran</labl>
  <imputation>Perusahaan/perkantoran</imputation>
  <security>Perusahaan/perkantoran</security>
  <embargo>Perusahaan/perkantoran</embargo>
  <respUnit>Perusahaan/perkantoran</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Perubahan penggunaan lahan selama 3 tahun terakhir, tegalan/ladang/huma/kebonan berubah menjadi : d. Perusahaan/perkantoran</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">1700</sumStat>
  <txt>Isikan luas perubahan penggunaan lahan tegalan/ladang/huma/kebonan menjadi lahan sawah, perumahan, industri, perusahaan/perkantoran, dan lainnya selama 3 tahun terakhir menurut kenyataan dalam hektar satu angka dibelakang koma.</txt>
</var>
<var ID="V407" name="b12r1206e" files="F2" intrvl="contin">
  <location StartPos="366" EndPos="371" width="6"/>
  <labl>Lainnya</labl>
  <imputation>Lainnya</imputation>
  <security>Lainnya</security>
  <embargo>Lainnya</embargo>
  <respUnit>Lainnya</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Perubahan penggunaan lahan selama 3 tahun terakhir, tegalan/ladang/huma/kebonan berubah menjadi : e. Lainnya</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">150000</sumStat>
  <txt>Isikan luas perubahan penggunaan lahan tegalan/ladang/huma/kebonan menjadi lahan sawah, perumahan, industri, perusahaan/perkantoran, dan lainnya selama 3 tahun terakhir menurut kenyataan dalam hektar satu angka dibelakang koma.</txt>
</var>
<var ID="V408" name="b12r1207a" files="F2" intrvl="contin">
  <location StartPos="372" EndPos="375" width="4"/>
  <labl>Lahan sawah</labl>
  <imputation>Lahan sawah</imputation>
  <security>Lahan sawah</security>
  <embargo>Lahan sawah</embargo>
  <respUnit>Lahan sawah</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Perubahan penggunaan lahan selama 3 tahun terakhir, tambak/kolam/tebat/empang berubah menjadi : a. Lahan sawah</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">3000</sumStat>
  <txt>Isikan luas perubahan penggunaan lahan tambak/kolam/tebak/empang menjadi lahan sawah, perumahan, industri, perusahaan/perkantoran, dan lainnya selama 3 tahun terakhir menurut kenyataan dalam hektar satu angka dibelakang koma.</txt>
</var>
<var ID="V409" name="b12r1207b" files="F2" intrvl="contin">
  <location StartPos="376" EndPos="379" width="4"/>
  <labl>Perumahan</labl>
  <imputation>Perumahan</imputation>
  <security>Perumahan</security>
  <embargo>Perumahan</embargo>
  <respUnit>Perumahan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Perubahan penggunaan lahan selama 3 tahun terakhir, tambak/kolam/tebat/empang berubah menjadi : b. Perumahan</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">2666</sumStat>
  <txt>Isikan luas perubahan penggunaan lahan tambak/kolam/tebak/empang menjadi lahan sawah, perumahan, industri, perusahaan/perkantoran, dan lainnya selama 3 tahun terakhir menurut kenyataan dalam hektar satu angka dibelakang koma.</txt>
</var>
<var ID="V410" name="b12r1207c" files="F2" intrvl="contin">
  <location StartPos="380" EndPos="382" width="3"/>
  <labl>Industri</labl>
  <imputation>Industri</imputation>
  <security>Industri</security>
  <embargo>Industri</embargo>
  <respUnit>Industri</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Perubahan penggunaan lahan selama 3 tahun terakhir, tambak/kolam/tebat/empang berubah menjadi : c. Industri</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">188</sumStat>
  <txt>Isikan luas perubahan penggunaan lahan tambak/kolam/tebak/empang menjadi lahan sawah, perumahan, industri, perusahaan/perkantoran, dan lainnya selama 3 tahun terakhir menurut kenyataan dalam hektar satu angka dibelakang koma.</txt>
</var>
<var ID="V411" name="b12r1207d" files="F2" intrvl="contin">
  <location StartPos="383" EndPos="385" width="3"/>
  <labl>Perusahaan/perkantoran</labl>
  <imputation>Perusahaan/perkantoran</imputation>
  <security>Perusahaan/perkantoran</security>
  <embargo>Perusahaan/perkantoran</embargo>
  <respUnit>Perusahaan/perkantoran</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Perubahan penggunaan lahan selama 3 tahun terakhir, tambak/kolam/tebat/empang berubah menjadi : d. Perusahaan/perkantoran</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">600</sumStat>
  <txt>Isikan luas perubahan penggunaan lahan tambak/kolam/tebak/empang menjadi lahan sawah, perumahan, industri, perusahaan/perkantoran, dan lainnya selama 3 tahun terakhir menurut kenyataan dalam hektar satu angka dibelakang koma.</txt>
</var>
<var ID="V412" name="b12r1207e" files="F2" intrvl="contin">
  <location StartPos="386" EndPos="388" width="3"/>
  <labl>Lainnya</labl>
  <imputation>Lainnya</imputation>
  <security>Lainnya</security>
  <embargo>Lainnya</embargo>
  <respUnit>Lainnya</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Perubahan penggunaan lahan selama 3 tahun terakhir, tambak/kolam/tebat/empang berubah menjadi : e. Lainnya</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">565</sumStat>
  <txt>Isikan luas perubahan penggunaan lahan tambak/kolam/tebak/empang menjadi lahan sawah, perumahan, industri, perusahaan/perkantoran, dan lainnya selama 3 tahun terakhir menurut kenyataan dalam hektar satu angka dibelakang koma.</txt>
</var>
<var ID="V413" name="b12r1208a" files="F2" intrvl="contin">
  <location StartPos="389" EndPos="392" width="4"/>
  <labl>Lahan sawah</labl>
  <imputation>Lahan sawah</imputation>
  <security>Lahan sawah</security>
  <embargo>Lahan sawah</embargo>
  <respUnit>Lahan sawah</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Perubahan penggunaan lahan selama 3 tahun terakhir, hutan berubah menjadi : a. Lahan sawah</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">1900</sumStat>
  <txt>Isikan luas perubahan penggunaan lahan hutan menjadi lahan sawah, perumahan, industri, perusahaan/perkantoran, dan lainnya selama 3 tahun terakhir menurut kenyataan dalam hektar satu angka dibelakang koma.</txt>
</var>
<var ID="V414" name="b12r1208b" files="F2" intrvl="contin">
  <location StartPos="393" EndPos="396" width="4"/>
  <labl>Perumahan</labl>
  <imputation>Perumahan</imputation>
  <security>Perumahan</security>
  <embargo>Perumahan</embargo>
  <respUnit>Perumahan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Perubahan penggunaan lahan selama 3 tahun terakhir, hutan berubah menjadi : b. Perumahan</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">6000</sumStat>
  <txt>Isikan luas perubahan penggunaan lahan hutan menjadi lahan sawah, perumahan, industri, perusahaan/perkantoran, dan lainnya selama 3 tahun terakhir menurut kenyataan dalam hektar satu angka dibelakang koma.</txt>
</var>
<var ID="V415" name="b12r1208c" files="F2" intrvl="contin">
  <location StartPos="397" EndPos="402" width="6"/>
  <labl>Industri</labl>
  <imputation>Industri</imputation>
  <security>Industri</security>
  <embargo>Industri</embargo>
  <respUnit>Industri</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Perubahan penggunaan lahan selama 3 tahun terakhir, hutan berubah menjadi : c. Industri</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">200000</sumStat>
  <txt>Isikan luas perubahan penggunaan lahan hutan menjadi lahan sawah, perumahan, industri, perusahaan/perkantoran, dan lainnya selama 3 tahun terakhir menurut kenyataan dalam hektar satu angka dibelakang koma.</txt>
</var>
<var ID="V416" name="b12r1208d" files="F2" intrvl="contin">
  <location StartPos="403" EndPos="407" width="5"/>
  <labl>Perusahaan/perkantoran</labl>
  <imputation>Perusahaan/perkantoran</imputation>
  <security>Perusahaan/perkantoran</security>
  <embargo>Perusahaan/perkantoran</embargo>
  <respUnit>Perusahaan/perkantoran</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Perubahan penggunaan lahan selama 3 tahun terakhir, hutan berubah menjadi : d. Perusahaan/perkantoran</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">23000</sumStat>
  <txt>Isikan luas perubahan penggunaan lahan hutan menjadi lahan sawah, perumahan, industri, perusahaan/perkantoran, dan lainnya selama 3 tahun terakhir menurut kenyataan dalam hektar satu angka dibelakang koma.</txt>
</var>
<var ID="V417" name="b12r1208e" files="F2" intrvl="contin">
  <location StartPos="408" EndPos="412" width="5"/>
  <labl>Lahan pertanian bukan sawah</labl>
  <imputation>Lahan pertanian bukan sawah</imputation>
  <security>Lahan pertanian bukan sawah</security>
  <embargo>Lahan pertanian bukan sawah</embargo>
  <respUnit>Lahan pertanian bukan sawah</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Perubahan penggunaan lahan selama 3 tahun terakhir, hutan berubah menjadi : e. Lahan pertanian bukan sawah</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">64121</sumStat>
  <txt>Isikan luas perubahan penggunaan lahan hutan menjadi lahan sawah, perumahan, industri, perusahaan/perkantoran, dan lainnya selama 3 tahun terakhir menurut kenyataan dalam hektar satu angka dibelakang koma.</txt>
</var>
<var ID="V418" name="b12r1208f" files="F2" intrvl="contin">
  <location StartPos="413" EndPos="418" width="6"/>
  <labl>Lainnya</labl>
  <imputation>Lainnya</imputation>
  <security>Lainnya</security>
  <embargo>Lainnya</embargo>
  <respUnit>Lainnya</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Perubahan penggunaan lahan selama 3 tahun terakhir, hutan berubah menjadi : f. Lainnya</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">100000</sumStat>
  <txt>Isikan luas perubahan penggunaan lahan hutan menjadi lahan sawah, perumahan, industri, perusahaan/perkantoran, dan lainnya selama 3 tahun terakhir menurut kenyataan dalam hektar satu angka dibelakang koma.</txt>
</var>
<var ID="V419" name="b12r1209a" files="F2" intrvl="contin">
  <location StartPos="419" EndPos="421" width="3"/>
  <labl>Pemilik saja (termasuk dikuasai oleh orang luar)</labl>
  <imputation>Pemilik saja (termasuk dikuasai oleh orang luar)</imputation>
  <security>Pemilik saja (termasuk dikuasai oleh orang luar)</security>
  <embargo>Pemilik saja (termasuk dikuasai oleh orang luar)</embargo>
  <respUnit>Pemilik saja (termasuk dikuasai oleh orang luar)</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Persentase lahan pertanian di desa/kelurahan ini dikuasai oleh : a. Pemilik saja (termasuk dikuasai oleh orang luar)</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">100</sumStat>
  <txt>Isikan persentase lahan pertanian di desa/kelurahan yang dikuasai oleh pemilik saja (termasuk orang luar desa/kelurahan), pemilik sekaligus penggarap, dan penggarap.
1. Pemilik saja adalah penguasaan lahan oleh pemilik tanah saja, baik dimiliki oleh warga desa/kelurahan maupun dimiliki oleh warga luar desa/kelurahan.
2. Pemilik sekaligus penggarap adalah pengusaan lahan pertanian dikuasai oleh pemilik sekaligus sebagai penggarap.
3. Penggarap/penyewa adalah lahan yang dikuasai oleh orang yang menggarap lahan dan hasilnya diperoleh dengan cara bagi hasil dengan pemilik.</txt>
</var>
<var ID="V420" name="b12r1209b" files="F2" intrvl="contin">
  <location StartPos="422" EndPos="424" width="3"/>
  <labl>Pemilik sekaligus penggarap</labl>
  <imputation>Pemilik sekaligus penggarap</imputation>
  <security>Pemilik sekaligus penggarap</security>
  <embargo>Pemilik sekaligus penggarap</embargo>
  <respUnit>Pemilik sekaligus penggarap</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Persentase lahan pertanian di desa/kelurahan ini dikuasai oleh : b. Pemilik sekaligus penggarap</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">100</sumStat>
  <txt>Isikan persentase lahan pertanian di desa/kelurahan yang dikuasai oleh pemilik saja (termasuk orang luar desa/kelurahan), pemilik sekaligus penggarap, dan penggarap.
1. Pemilik saja adalah penguasaan lahan oleh pemilik tanah saja, baik dimiliki oleh warga desa/kelurahan maupun dimiliki oleh warga luar desa/kelurahan.
2. Pemilik sekaligus penggarap adalah pengusaan lahan pertanian dikuasai oleh pemilik sekaligus sebagai penggarap.
3. Penggarap/penyewa adalah lahan yang dikuasai oleh orang yang menggarap lahan dan hasilnya diperoleh dengan cara bagi hasil dengan pemilik.</txt>
</var>
<var ID="V421" name="b12r1209c" files="F2" intrvl="contin">
  <location StartPos="425" EndPos="427" width="3"/>
  <labl>Penggarap/penyewa</labl>
  <imputation>Penggarap/penyewa</imputation>
  <security>Penggarap/penyewa</security>
  <embargo>Penggarap/penyewa</embargo>
  <respUnit>Penggarap/penyewa</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Persentase lahan pertanian di desa/kelurahan ini dikuasai oleh : c. Penggarap/penyewa</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">100</sumStat>
  <txt>Isikan persentase lahan pertanian di desa/kelurahan yang dikuasai oleh pemilik saja (termasuk orang luar desa/kelurahan), pemilik sekaligus penggarap, dan penggarap.
1. Pemilik saja adalah penguasaan lahan oleh pemilik tanah saja, baik dimiliki oleh warga desa/kelurahan maupun dimiliki oleh warga luar desa/kelurahan.
2. Pemilik sekaligus penggarap adalah pengusaan lahan pertanian dikuasai oleh pemilik sekaligus sebagai penggarap.
3. Penggarap/penyewa adalah lahan yang dikuasai oleh orang yang menggarap lahan dan hasilnya diperoleh dengan cara bagi hasil dengan pemilik.</txt>
</var>
<var ID="V422" name="prop2002" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="1" EndPos="2" width="2"/>
  <labl>Propinsi Juni 2002</labl>
  <imputation>Propinsi Juni 2002</imputation>
  <security>Propinsi Juni 2002</security>
  <embargo>Propinsi Juni 2002</embargo>
  <respUnit>Propinsi Juni 2002</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Propinsi</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>03</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>11</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>12</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>13</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>14</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>15</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>16</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>17</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>18</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>19</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>31</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>32</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>33</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>34</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>35</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>36</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>51</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>52</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>53</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>61</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>62</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>63</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>64</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>71</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>72</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>73</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>74</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>75</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>81</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>82</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>91</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>92</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>93</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>94</catValu>
  </catgry>
  <notes>Propinsi Juni 2002</notes>
  <txt>Tuliskan pada Pertanyaan 101 s.d 105 nama dan kode propinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan/UPT/PMT, dan status daerah (perkotaan atau perdesaan). Penulisan status perkotaan/perdesaan pada Blok I Pertanyaan 105 mengikuti Daftar Nama Desa/Kelurahan ST2003-DESA (Juni 2002). Bila ada nama desa/kelurahan yang tidak tercantum pada ST2003-DESA, desa/kelurahan tersebut tetap dicacah asalkan ada landasan hukumnya. Landasan hukum yang dimaksud disini adalah SK Mendagri/SK Gubenur/SK Menakertrans untuk UPT/SPT dan SK Mensos untuk PMT. Bila ada perubahan kode desa/kelurahan tanyakan kepada pengawas.</txt>
</var>
<var ID="V423" name="kab2002" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="3" EndPos="4" width="2"/>
  <labl>Kabupaten/Kota Juni 2002</labl>
  <imputation>Kabupaten/Kota Juni 2002</imputation>
  <security>Kabupaten/Kota Juni 2002</security>
  <embargo>Kabupaten/Kota Juni 2002</embargo>
  <respUnit>Kabupaten/Kota Juni 2002</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Kabupaten/Kota</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>01</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>02</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>03</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>04</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>05</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>06</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>07</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>08</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>09</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>10</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>11</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>12</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>13</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>14</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>15</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>16</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>17</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>18</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>19</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>20</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>21</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>22</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>23</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>24</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>25</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>26</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>27</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>28</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>29</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>71</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>72</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>73</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>74</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>75</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>76</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>77</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>78</catValu>
  </catgry>
  <notes>Kabupaten/Kota Juni 2002</notes>
  <txt>Tuliskan pada Pertanyaan 101 s.d 105 nama dan kode propinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan/UPT/PMT, dan status daerah (perkotaan atau perdesaan). Penulisan status perkotaan/perdesaan pada Blok I Pertanyaan 105 mengikuti Daftar Nama Desa/Kelurahan ST2003-DESA (Juni 2002). Bila ada nama desa/kelurahan yang tidak tercantum pada ST2003-DESA, desa/kelurahan tersebut tetap dicacah asalkan ada landasan hukumnya. Landasan hukum yang dimaksud disini adalah SK Mendagri/SK Gubenur/SK Menakertrans untuk UPT/SPT dan SK Mensos untuk PMT. Bila ada perubahan kode desa/kelurahan tanyakan kepada pengawas.</txt>
</var>
<var ID="V424" name="kec2002" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="5" EndPos="7" width="3"/>
  <labl>Kecamatan Juni 2002</labl>
  <imputation>Kecamatan Juni 2002</imputation>
  <security>Kecamatan Juni 2002</security>
  <embargo>Kecamatan Juni 2002</embargo>
  <respUnit>Kecamatan Juni 2002</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Kecamatan</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <notes>Kecamatan Juni 2002</notes>
  <txt>Tuliskan pada Pertanyaan 101 s.d 105 nama dan kode propinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan/UPT/PMT, dan status daerah (perkotaan atau perdesaan). Penulisan status perkotaan/perdesaan pada Blok I Pertanyaan 105 mengikuti Daftar Nama Desa/Kelurahan ST2003-DESA (Juni 2002). Bila ada nama desa/kelurahan yang tidak tercantum pada ST2003-DESA, desa/kelurahan tersebut tetap dicacah asalkan ada landasan hukumnya. Landasan hukum yang dimaksud disini adalah SK Mendagri/SK Gubenur/SK Menakertrans untuk UPT/SPT dan SK Mensos untuk PMT. Bila ada perubahan kode desa/kelurahan tanyakan kepada pengawas.</txt>
</var>
<var ID="V425" name="desa2002" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="8" EndPos="10" width="3"/>
  <labl>Desa/Kelurahan/UPT/PMT Juni 2002</labl>
  <imputation>Desa/Kelurahan/UPT/PMT Juni 2002</imputation>
  <security>Desa/Kelurahan/UPT/PMT Juni 2002</security>
  <embargo>Desa/Kelurahan/UPT/PMT Juni 2002</embargo>
  <respUnit>Desa/Kelurahan/UPT/PMT Juni 2002</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Desa/Kelurahan/UPT/PMT</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <notes>Desa/Kelurahan/UPT/PMT Juni 2002</notes>
  <txt>Tuliskan pada Pertanyaan 101 s.d 105 nama dan kode propinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan/UPT/PMT, dan status daerah (perkotaan atau perdesaan). Penulisan status perkotaan/perdesaan pada Blok I Pertanyaan 105 mengikuti Daftar Nama Desa/Kelurahan ST2003-DESA (Juni 2002). Bila ada nama desa/kelurahan yang tidak tercantum pada ST2003-DESA, desa/kelurahan tersebut tetap dicacah asalkan ada landasan hukumnya. Landasan hukum yang dimaksud disini adalah SK Mendagri/SK Gubenur/SK Menakertrans untuk UPT/SPT dan SK Mensos untuk PMT. Bila ada perubahan kode desa/kelurahan tanyakan kepada pengawas.</txt>
</var>
<var ID="V426" name="drh2002" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="11" EndPos="11" width="1"/>
  <labl>Daerah Juni 2002</labl>
  <imputation>Daerah Juni 2002</imputation>
  <security>Daerah Juni 2002</security>
  <embargo>Daerah Juni 2002</embargo>
  <respUnit>Daerah Juni 2002</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Daerah</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <notes>Daerah Juni 2002</notes>
  <txt>Tuliskan pada Pertanyaan 101 s.d 105 nama dan kode propinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan/UPT/PMT, dan status daerah (perkotaan atau perdesaan). Penulisan status perkotaan/perdesaan pada Blok I Pertanyaan 105 mengikuti Daftar Nama Desa/Kelurahan ST2003-DESA (Juni 2002). Bila ada nama desa/kelurahan yang tidak tercantum pada ST2003-DESA, desa/kelurahan tersebut tetap dicacah asalkan ada landasan hukumnya. Landasan hukum yang dimaksud disini adalah SK Mendagri/SK Gubenur/SK Menakertrans untuk UPT/SPT dan SK Mensos untuk PMT. Bila ada perubahan kode desa/kelurahan tanyakan kepada pengawas.</txt>
</var>
<var ID="V427" name="prop" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="12" EndPos="13" width="2"/>
  <labl>Propinsi</labl>
  <imputation>Propinsi</imputation>
  <security>Propinsi</security>
  <embargo>Propinsi</embargo>
  <respUnit>Propinsi</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Propinsi</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>11</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>12</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>13</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>14</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>15</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>16</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>17</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>18</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>19</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>31</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>32</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>33</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>34</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>35</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>36</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>51</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>52</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>53</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>61</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>62</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>63</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>64</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>71</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>72</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>73</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>74</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>75</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>81</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>82</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>94</catValu>
  </catgry>
  <txt>Tuliskan pada Pertanyaan 101 s.d 105 nama dan kode propinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan/UPT/PMT, dan status daerah (perkotaan atau perdesaan). Penulisan status perkotaan/perdesaan pada Blok I Pertanyaan 105 mengikuti Daftar Nama Desa/Kelurahan ST2003-DESA (Juni 2002). Bila ada nama desa/kelurahan yang tidak tercantum pada ST2003-DESA, desa/kelurahan tersebut tetap dicacah asalkan ada landasan hukumnya. Landasan hukum yang dimaksud disini adalah SK Mendagri/SK Gubenur/SK Menakertrans untuk UPT/SPT dan SK Mensos untuk PMT. Bila ada perubahan kode desa/kelurahan tanyakan kepada pengawas.</txt>
</var>
<var ID="V428" name="kab" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="14" EndPos="15" width="2"/>
  <labl>Kabupaten/Kota</labl>
  <imputation>Kabupaten/Kota</imputation>
  <security>Kabupaten/Kota</security>
  <embargo>Kabupaten/Kota</embargo>
  <respUnit>Kabupaten/Kota</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Kabupaten/Kota</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <txt>Tuliskan pada Pertanyaan 101 s.d 105 nama dan kode propinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan/UPT/PMT, dan status daerah (perkotaan atau perdesaan). Penulisan status perkotaan/perdesaan pada Blok I Pertanyaan 105 mengikuti Daftar Nama Desa/Kelurahan ST2003-DESA (Juni 2002). Bila ada nama desa/kelurahan yang tidak tercantum pada ST2003-DESA, desa/kelurahan tersebut tetap dicacah asalkan ada landasan hukumnya. Landasan hukum yang dimaksud disini adalah SK Mendagri/SK Gubenur/SK Menakertrans untuk UPT/SPT dan SK Mensos untuk PMT. Bila ada perubahan kode desa/kelurahan tanyakan kepada pengawas.</txt>
</var>
<var ID="V429" name="kec" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="16" EndPos="18" width="3"/>
  <labl>Kecamatan</labl>
  <imputation>Kecamatan</imputation>
  <security>Kecamatan</security>
  <embargo>Kecamatan</embargo>
  <respUnit>Kecamatan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Kecamatan</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <txt>Tuliskan pada Pertanyaan 101 s.d 105 nama dan kode propinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan/UPT/PMT, dan status daerah (perkotaan atau perdesaan). Penulisan status perkotaan/perdesaan pada Blok I Pertanyaan 105 mengikuti Daftar Nama Desa/Kelurahan ST2003-DESA (Juni 2002). Bila ada nama desa/kelurahan yang tidak tercantum pada ST2003-DESA, desa/kelurahan tersebut tetap dicacah asalkan ada landasan hukumnya. Landasan hukum yang dimaksud disini adalah SK Mendagri/SK Gubenur/SK Menakertrans untuk UPT/SPT dan SK Mensos untuk PMT. Bila ada perubahan kode desa/kelurahan tanyakan kepada pengawas.</txt>
</var>
<var ID="V430" name="desa" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="19" EndPos="21" width="3"/>
  <labl>Desa/Kelurahan/UPT/PMT</labl>
  <imputation>Desa/Kelurahan/UPT/PMT</imputation>
  <security>Desa/Kelurahan/UPT/PMT</security>
  <embargo>Desa/Kelurahan/UPT/PMT</embargo>
  <respUnit>Desa/Kelurahan/UPT/PMT</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Desa/Kelurahan/UPT/PMT</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <txt>Tuliskan pada Pertanyaan 101 s.d 105 nama dan kode propinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan/UPT/PMT, dan status daerah (perkotaan atau perdesaan). Penulisan status perkotaan/perdesaan pada Blok I Pertanyaan 105 mengikuti Daftar Nama Desa/Kelurahan ST2003-DESA (Juni 2002). Bila ada nama desa/kelurahan yang tidak tercantum pada ST2003-DESA, desa/kelurahan tersebut tetap dicacah asalkan ada landasan hukumnya. Landasan hukum yang dimaksud disini adalah SK Mendagri/SK Gubenur/SK Menakertrans untuk UPT/SPT dan SK Mensos untuk PMT. Bila ada perubahan kode desa/kelurahan tanyakan kepada pengawas.</txt>
</var>
<var ID="V431" name="drh" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="22" EndPos="22" width="1"/>
  <labl>Daerah</labl>
  <imputation>Daerah</imputation>
  <security>Daerah</security>
  <embargo>Daerah</embargo>
  <respUnit>Daerah</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Daerah</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Tuliskan pada Pertanyaan 101 s.d 105 nama dan kode propinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan/UPT/PMT, dan status daerah (perkotaan atau perdesaan). Penulisan status perkotaan/perdesaan pada Blok I Pertanyaan 105 mengikuti Daftar Nama Desa/Kelurahan ST2003-DESA (Juni 2002). Bila ada nama desa/kelurahan yang tidak tercantum pada ST2003-DESA, desa/kelurahan tersebut tetap dicacah asalkan ada landasan hukumnya. Landasan hukum yang dimaksud disini adalah SK Mendagri/SK Gubenur/SK Menakertrans untuk UPT/SPT dan SK Mensos untuk PMT. Bila ada perubahan kode desa/kelurahan tanyakan kepada pengawas.</txt>
</var>
<var ID="V432" name="b13r1301a1" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="23" EndPos="27" width="5"/>
  <labl>1. Jumlah Keluarga pertanian tanaman pangan</labl>
  <imputation>1. Jumlah Keluarga pertanian tanaman pangan</imputation>
  <security>1. Jumlah Keluarga pertanian tanaman pangan</security>
  <embargo>1. Jumlah Keluarga pertanian tanaman pangan</embargo>
  <respUnit>1. Jumlah Keluarga pertanian tanaman pangan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>A. Potensi “tanaman pangan, obat-obatan, dan hias”  selama setahun terakhir :
1. Jumlah Keluarga pertanian tanaman pangan</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">15100</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pertanian tanaman pangan adalah keluarga yang mengusahakan tanaman padi, palawija, hortikultura (sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan), baik mengusahakan tanaman sendiri atau bukan, atas resiko sendiri dimana sebagian atau seluruh hasil produksinya dijual.
Potensi tanaman pangan adalah jenis-jenis tanaman pangan yang mempunyai lahan paling luas di Desa/kelurahan itu. Jika ada dua tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga/keluarga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Isikan potensi padi dan palawija, sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan yang ada di desa/kelurahan ini, yang benar-benar dimiliki oleh keluarga yang berada dalam desa/kelurahan tersebut. Tidak termasuk rumah tangga pertanian yang berusaha di luar desa walaupun memenuhi syarat batas minimal usaha (BMU).</txt>
</var>
<var ID="V433" name="b13r1301a2" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="28" EndPos="29" width="2"/>
  <labl>2. Banyaknya perusahaan pertanian tananam pangan</labl>
  <imputation>2. Banyaknya perusahaan pertanian tananam pangan</imputation>
  <security>2. Banyaknya perusahaan pertanian tananam pangan</security>
  <embargo>2. Banyaknya perusahaan pertanian tananam pangan</embargo>
  <respUnit>2. Banyaknya perusahaan pertanian tananam pangan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>A. Potensi “tanaman pangan, obat-obatan, dan hias”  selama setahun terakhir :
2. Banyaknya perusahaan pertanian tananam pangan</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">99</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pertanian tanaman pangan adalah keluarga yang mengusahakan tanaman padi, palawija, hortikultura (sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan), baik mengusahakan tanaman sendiri atau bukan, atas resiko sendiri dimana sebagian atau seluruh hasil produksinya dijual.
Potensi tanaman pangan adalah jenis-jenis tanaman pangan yang mempunyai lahan paling luas di Desa/kelurahan itu. Jika ada dua tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga/keluarga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Isikan potensi padi dan palawija, sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan yang ada di desa/kelurahan ini, yang benar-benar dimiliki oleh keluarga yang berada dalam desa/kelurahan tersebut. Tidak termasuk rumah tangga pertanian yang berusaha di luar desa walaupun memenuhi syarat batas minimal usaha (BMU).</txt>
</var>
<var ID="V434" name="b1301b12" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="30" EndPos="32" width="3"/>
  <labl>Kode tanaman : 1. Padi</labl>
  <imputation>Kode tanaman : 1. Padi</imputation>
  <security>Kode tanaman : 1. Padi</security>
  <embargo>Kode tanaman : 1. Padi</embargo>
  <respUnit>Kode tanaman : 1. Padi</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>B. Padi dan Palawija : Kode tanaman : 1. Padi</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">51768</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>101</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>102</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>103</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>105</catValu>
  </catgry>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pertanian tanaman pangan adalah keluarga yang mengusahakan tanaman padi, palawija, hortikultura (sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan), baik mengusahakan tanaman sendiri atau bukan, atas resiko sendiri dimana sebagian atau seluruh hasil produksinya dijual.
Potensi tanaman pangan adalah jenis-jenis tanaman pangan yang mempunyai lahan paling luas di Desa/kelurahan itu. Jika ada dua tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga/keluarga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Isikan potensi padi dan palawija, sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan yang ada di desa/kelurahan ini, yang benar-benar dimiliki oleh keluarga yang berada dalam desa/kelurahan tersebut. Tidak termasuk rumah tangga pertanian yang berusaha di luar desa walaupun memenuhi syarat batas minimal usaha (BMU).</txt>
</var>
<var ID="V435" name="b1301b13" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="33" EndPos="37" width="5"/>
  <labl>Luas tanam : 1. Padi</labl>
  <imputation>Luas tanam : 1. Padi</imputation>
  <security>Luas tanam : 1. Padi</security>
  <embargo>Luas tanam : 1. Padi</embargo>
  <respUnit>Luas tanam : 1. Padi</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>B. Padi dan Palawija : Luas tanam : 1. Padi</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">10000</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pertanian tanaman pangan adalah keluarga yang mengusahakan tanaman padi, palawija, hortikultura (sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan), baik mengusahakan tanaman sendiri atau bukan, atas resiko sendiri dimana sebagian atau seluruh hasil produksinya dijual.
Potensi tanaman pangan adalah jenis-jenis tanaman pangan yang mempunyai lahan paling luas di Desa/kelurahan itu. Jika ada dua tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga/keluarga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Isikan potensi padi dan palawija, sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan yang ada di desa/kelurahan ini, yang benar-benar dimiliki oleh keluarga yang berada dalam desa/kelurahan tersebut. Tidak termasuk rumah tangga pertanian yang berusaha di luar desa walaupun memenuhi syarat batas minimal usaha (BMU).</txt>
</var>
<var ID="V436" name="b1301b14" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="38" EndPos="42" width="5"/>
  <labl>Produksi : 1. Padi</labl>
  <imputation>Produksi : 1. Padi</imputation>
  <security>Produksi : 1. Padi</security>
  <embargo>Produksi : 1. Padi</embargo>
  <respUnit>Produksi : 1. Padi</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>B. Padi dan Palawija : Produksi : 1. Padi</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">10000</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pertanian tanaman pangan adalah keluarga yang mengusahakan tanaman padi, palawija, hortikultura (sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan), baik mengusahakan tanaman sendiri atau bukan, atas resiko sendiri dimana sebagian atau seluruh hasil produksinya dijual.
Potensi tanaman pangan adalah jenis-jenis tanaman pangan yang mempunyai lahan paling luas di Desa/kelurahan itu. Jika ada dua tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga/keluarga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Isikan potensi padi dan palawija, sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan yang ada di desa/kelurahan ini, yang benar-benar dimiliki oleh keluarga yang berada dalam desa/kelurahan tersebut. Tidak termasuk rumah tangga pertanian yang berusaha di luar desa walaupun memenuhi syarat batas minimal usaha (BMU).</txt>
</var>
<var ID="V437" name="b1301b22" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="43" EndPos="45" width="3"/>
  <labl>Kode tanaman : 2. Jagung</labl>
  <imputation>Kode tanaman : 2. Jagung</imputation>
  <security>Kode tanaman : 2. Jagung</security>
  <embargo>Kode tanaman : 2. Jagung</embargo>
  <respUnit>Kode tanaman : 2. Jagung</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>B. Padi dan Palawija : Kode tanaman : 2. Jagung</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">34101</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>103</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>104</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pertanian tanaman pangan adalah keluarga yang mengusahakan tanaman padi, palawija, hortikultura (sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan), baik mengusahakan tanaman sendiri atau bukan, atas resiko sendiri dimana sebagian atau seluruh hasil produksinya dijual.
Potensi tanaman pangan adalah jenis-jenis tanaman pangan yang mempunyai lahan paling luas di Desa/kelurahan itu. Jika ada dua tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga/keluarga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Isikan potensi padi dan palawija, sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan yang ada di desa/kelurahan ini, yang benar-benar dimiliki oleh keluarga yang berada dalam desa/kelurahan tersebut. Tidak termasuk rumah tangga pertanian yang berusaha di luar desa walaupun memenuhi syarat batas minimal usaha (BMU).</txt>
</var>
<var ID="V438" name="b1301b23" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="46" EndPos="49" width="4"/>
  <labl>Luas tanam : 2. Jagung</labl>
  <imputation>Luas tanam : 2. Jagung</imputation>
  <security>Luas tanam : 2. Jagung</security>
  <embargo>Luas tanam : 2. Jagung</embargo>
  <respUnit>Luas tanam : 2. Jagung</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>B. Padi dan Palawija : Luas tanam : 2. Jagung</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">9919</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pertanian tanaman pangan adalah keluarga yang mengusahakan tanaman padi, palawija, hortikultura (sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan), baik mengusahakan tanaman sendiri atau bukan, atas resiko sendiri dimana sebagian atau seluruh hasil produksinya dijual.
Potensi tanaman pangan adalah jenis-jenis tanaman pangan yang mempunyai lahan paling luas di Desa/kelurahan itu. Jika ada dua tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga/keluarga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Isikan potensi padi dan palawija, sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan yang ada di desa/kelurahan ini, yang benar-benar dimiliki oleh keluarga yang berada dalam desa/kelurahan tersebut. Tidak termasuk rumah tangga pertanian yang berusaha di luar desa walaupun memenuhi syarat batas minimal usaha (BMU).</txt>
</var>
<var ID="V439" name="b1301b24" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="50" EndPos="54" width="5"/>
  <labl>Produksi : 2. Jagung</labl>
  <imputation>Produksi : 2. Jagung</imputation>
  <security>Produksi : 2. Jagung</security>
  <embargo>Produksi : 2. Jagung</embargo>
  <respUnit>Produksi : 2. Jagung</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>B. Padi dan Palawija : Produksi : 2. Jagung</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">10000</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pertanian tanaman pangan adalah keluarga yang mengusahakan tanaman padi, palawija, hortikultura (sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan), baik mengusahakan tanaman sendiri atau bukan, atas resiko sendiri dimana sebagian atau seluruh hasil produksinya dijual.
Potensi tanaman pangan adalah jenis-jenis tanaman pangan yang mempunyai lahan paling luas di Desa/kelurahan itu. Jika ada dua tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga/keluarga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Isikan potensi padi dan palawija, sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan yang ada di desa/kelurahan ini, yang benar-benar dimiliki oleh keluarga yang berada dalam desa/kelurahan tersebut. Tidak termasuk rumah tangga pertanian yang berusaha di luar desa walaupun memenuhi syarat batas minimal usaha (BMU).</txt>
</var>
<var ID="V440" name="b1301b32" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="55" EndPos="57" width="3"/>
  <labl>Kode tanaman : 3. Kedele</labl>
  <imputation>Kode tanaman : 3. Kedele</imputation>
  <security>Kode tanaman : 3. Kedele</security>
  <embargo>Kode tanaman : 3. Kedele</embargo>
  <respUnit>Kode tanaman : 3. Kedele</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>B. Padi dan Palawija : Kode tanaman : 3. Kedele</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">11335</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>105</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>106</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
  </catgry>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pertanian tanaman pangan adalah keluarga yang mengusahakan tanaman padi, palawija, hortikultura (sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan), baik mengusahakan tanaman sendiri atau bukan, atas resiko sendiri dimana sebagian atau seluruh hasil produksinya dijual.
Potensi tanaman pangan adalah jenis-jenis tanaman pangan yang mempunyai lahan paling luas di Desa/kelurahan itu. Jika ada dua tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga/keluarga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Isikan potensi padi dan palawija, sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan yang ada di desa/kelurahan ini, yang benar-benar dimiliki oleh keluarga yang berada dalam desa/kelurahan tersebut. Tidak termasuk rumah tangga pertanian yang berusaha di luar desa walaupun memenuhi syarat batas minimal usaha (BMU).</txt>
</var>
<var ID="V441" name="b1301b33" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="58" EndPos="61" width="4"/>
  <labl>Luas tanam : 3. Kedele</labl>
  <imputation>Luas tanam : 3. Kedele</imputation>
  <security>Luas tanam : 3. Kedele</security>
  <embargo>Luas tanam : 3. Kedele</embargo>
  <respUnit>Luas tanam : 3. Kedele</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>B. Padi dan Palawija : Luas tanam : 3. Kedele</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">6463</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pertanian tanaman pangan adalah keluarga yang mengusahakan tanaman padi, palawija, hortikultura (sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan), baik mengusahakan tanaman sendiri atau bukan, atas resiko sendiri dimana sebagian atau seluruh hasil produksinya dijual.
Potensi tanaman pangan adalah jenis-jenis tanaman pangan yang mempunyai lahan paling luas di Desa/kelurahan itu. Jika ada dua tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga/keluarga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Isikan potensi padi dan palawija, sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan yang ada di desa/kelurahan ini, yang benar-benar dimiliki oleh keluarga yang berada dalam desa/kelurahan tersebut. Tidak termasuk rumah tangga pertanian yang berusaha di luar desa walaupun memenuhi syarat batas minimal usaha (BMU).</txt>
</var>
<var ID="V442" name="b1301b34" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="62" EndPos="65" width="4"/>
  <labl>Produksi : 3. Kedele</labl>
  <imputation>Produksi : 3. Kedele</imputation>
  <security>Produksi : 3. Kedele</security>
  <embargo>Produksi : 3. Kedele</embargo>
  <respUnit>Produksi : 3. Kedele</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>B. Padi dan Palawija : Produksi : 3. Kedele</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">9999</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pertanian tanaman pangan adalah keluarga yang mengusahakan tanaman padi, palawija, hortikultura (sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan), baik mengusahakan tanaman sendiri atau bukan, atas resiko sendiri dimana sebagian atau seluruh hasil produksinya dijual.
Potensi tanaman pangan adalah jenis-jenis tanaman pangan yang mempunyai lahan paling luas di Desa/kelurahan itu. Jika ada dua tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga/keluarga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Isikan potensi padi dan palawija, sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan yang ada di desa/kelurahan ini, yang benar-benar dimiliki oleh keluarga yang berada dalam desa/kelurahan tersebut. Tidak termasuk rumah tangga pertanian yang berusaha di luar desa walaupun memenuhi syarat batas minimal usaha (BMU).</txt>
</var>
<var ID="V443" name="b1301b42" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="66" EndPos="68" width="3"/>
  <labl>Kode tanaman : 4. Ketela pohon</labl>
  <imputation>Kode tanaman : 4. Ketela pohon</imputation>
  <security>Kode tanaman : 4. Ketela pohon</security>
  <embargo>Kode tanaman : 4. Ketela pohon</embargo>
  <respUnit>Kode tanaman : 4. Ketela pohon</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>B. Padi dan Palawija : Kode tanaman : 4. Ketela pohon</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">28590</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>10</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>105</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>108</catValu>
  </catgry>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pertanian tanaman pangan adalah keluarga yang mengusahakan tanaman padi, palawija, hortikultura (sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan), baik mengusahakan tanaman sendiri atau bukan, atas resiko sendiri dimana sebagian atau seluruh hasil produksinya dijual.
Potensi tanaman pangan adalah jenis-jenis tanaman pangan yang mempunyai lahan paling luas di Desa/kelurahan itu. Jika ada dua tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga/keluarga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Isikan potensi padi dan palawija, sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan yang ada di desa/kelurahan ini, yang benar-benar dimiliki oleh keluarga yang berada dalam desa/kelurahan tersebut. Tidak termasuk rumah tangga pertanian yang berusaha di luar desa walaupun memenuhi syarat batas minimal usaha (BMU).</txt>
</var>
<var ID="V444" name="b1301b43" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="69" EndPos="72" width="4"/>
  <labl>Luas tanam : 4. Ketela pohon</labl>
  <imputation>Luas tanam : 4. Ketela pohon</imputation>
  <security>Luas tanam : 4. Ketela pohon</security>
  <embargo>Luas tanam : 4. Ketela pohon</embargo>
  <respUnit>Luas tanam : 4. Ketela pohon</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>B. Padi dan Palawija : Luas tanam : 4. Ketela pohon</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">5953</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pertanian tanaman pangan adalah keluarga yang mengusahakan tanaman padi, palawija, hortikultura (sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan), baik mengusahakan tanaman sendiri atau bukan, atas resiko sendiri dimana sebagian atau seluruh hasil produksinya dijual.
Potensi tanaman pangan adalah jenis-jenis tanaman pangan yang mempunyai lahan paling luas di Desa/kelurahan itu. Jika ada dua tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga/keluarga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Isikan potensi padi dan palawija, sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan yang ada di desa/kelurahan ini, yang benar-benar dimiliki oleh keluarga yang berada dalam desa/kelurahan tersebut. Tidak termasuk rumah tangga pertanian yang berusaha di luar desa walaupun memenuhi syarat batas minimal usaha (BMU).</txt>
</var>
<var ID="V445" name="b1301b44" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="73" EndPos="77" width="5"/>
  <labl>Produksi : 4. Ketela pohon</labl>
  <imputation>Produksi : 4. Ketela pohon</imputation>
  <security>Produksi : 4. Ketela pohon</security>
  <embargo>Produksi : 4. Ketela pohon</embargo>
  <respUnit>Produksi : 4. Ketela pohon</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>B. Padi dan Palawija : Produksi : 4. Ketela pohon</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">10000</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pertanian tanaman pangan adalah keluarga yang mengusahakan tanaman padi, palawija, hortikultura (sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan), baik mengusahakan tanaman sendiri atau bukan, atas resiko sendiri dimana sebagian atau seluruh hasil produksinya dijual.
Potensi tanaman pangan adalah jenis-jenis tanaman pangan yang mempunyai lahan paling luas di Desa/kelurahan itu. Jika ada dua tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga/keluarga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Isikan potensi padi dan palawija, sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan yang ada di desa/kelurahan ini, yang benar-benar dimiliki oleh keluarga yang berada dalam desa/kelurahan tersebut. Tidak termasuk rumah tangga pertanian yang berusaha di luar desa walaupun memenuhi syarat batas minimal usaha (BMU).</txt>
</var>
<var ID="V446" name="b1301b52" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="78" EndPos="80" width="3"/>
  <labl>Kode tanaman : 5. Ketela rambat</labl>
  <imputation>Kode tanaman : 5. Ketela rambat</imputation>
  <security>Kode tanaman : 5. Ketela rambat</security>
  <embargo>Kode tanaman : 5. Ketela rambat</embargo>
  <respUnit>Kode tanaman : 5. Ketela rambat</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>B. Padi dan Palawija : Kode tanaman : 5. Ketela rambat</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">15350</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>109</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pertanian tanaman pangan adalah keluarga yang mengusahakan tanaman padi, palawija, hortikultura (sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan), baik mengusahakan tanaman sendiri atau bukan, atas resiko sendiri dimana sebagian atau seluruh hasil produksinya dijual.
Potensi tanaman pangan adalah jenis-jenis tanaman pangan yang mempunyai lahan paling luas di Desa/kelurahan itu. Jika ada dua tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga/keluarga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Isikan potensi padi dan palawija, sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan yang ada di desa/kelurahan ini, yang benar-benar dimiliki oleh keluarga yang berada dalam desa/kelurahan tersebut. Tidak termasuk rumah tangga pertanian yang berusaha di luar desa walaupun memenuhi syarat batas minimal usaha (BMU).</txt>
</var>
<var ID="V447" name="b1301b53" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="81" EndPos="84" width="4"/>
  <labl>Luas tanam : 5. Ketela rambat</labl>
  <imputation>Luas tanam : 5. Ketela rambat</imputation>
  <security>Luas tanam : 5. Ketela rambat</security>
  <embargo>Luas tanam : 5. Ketela rambat</embargo>
  <respUnit>Luas tanam : 5. Ketela rambat</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>B. Padi dan Palawija : Luas tanam : 5. Ketela rambat</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">1224</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pertanian tanaman pangan adalah keluarga yang mengusahakan tanaman padi, palawija, hortikultura (sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan), baik mengusahakan tanaman sendiri atau bukan, atas resiko sendiri dimana sebagian atau seluruh hasil produksinya dijual.
Potensi tanaman pangan adalah jenis-jenis tanaman pangan yang mempunyai lahan paling luas di Desa/kelurahan itu. Jika ada dua tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga/keluarga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Isikan potensi padi dan palawija, sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan yang ada di desa/kelurahan ini, yang benar-benar dimiliki oleh keluarga yang berada dalam desa/kelurahan tersebut. Tidak termasuk rumah tangga pertanian yang berusaha di luar desa walaupun memenuhi syarat batas minimal usaha (BMU).</txt>
</var>
<var ID="V448" name="b1301b54" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="85" EndPos="88" width="4"/>
  <labl>Produksi : 5. Ketela rambat</labl>
  <imputation>Produksi : 5. Ketela rambat</imputation>
  <security>Produksi : 5. Ketela rambat</security>
  <embargo>Produksi : 5. Ketela rambat</embargo>
  <respUnit>Produksi : 5. Ketela rambat</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>B. Padi dan Palawija : Produksi : 5. Ketela rambat</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">9998</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pertanian tanaman pangan adalah keluarga yang mengusahakan tanaman padi, palawija, hortikultura (sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan), baik mengusahakan tanaman sendiri atau bukan, atas resiko sendiri dimana sebagian atau seluruh hasil produksinya dijual.
Potensi tanaman pangan adalah jenis-jenis tanaman pangan yang mempunyai lahan paling luas di Desa/kelurahan itu. Jika ada dua tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga/keluarga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Isikan potensi padi dan palawija, sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan yang ada di desa/kelurahan ini, yang benar-benar dimiliki oleh keluarga yang berada dalam desa/kelurahan tersebut. Tidak termasuk rumah tangga pertanian yang berusaha di luar desa walaupun memenuhi syarat batas minimal usaha (BMU).</txt>
</var>
<var ID="V449" name="b1301b62" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="89" EndPos="91" width="3"/>
  <labl>Kode tanaman : 6. Kacang tanah</labl>
  <imputation>Kode tanaman : 6. Kacang tanah</imputation>
  <security>Kode tanaman : 6. Kacang tanah</security>
  <embargo>Kode tanaman : 6. Kacang tanah</embargo>
  <respUnit>Kode tanaman : 6. Kacang tanah</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>B. Padi dan Palawija : Kode tanaman : 6. Kacang tanah</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">19736</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>106</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>107</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>109</catValu>
  </catgry>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pertanian tanaman pangan adalah keluarga yang mengusahakan tanaman padi, palawija, hortikultura (sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan), baik mengusahakan tanaman sendiri atau bukan, atas resiko sendiri dimana sebagian atau seluruh hasil produksinya dijual.
Potensi tanaman pangan adalah jenis-jenis tanaman pangan yang mempunyai lahan paling luas di Desa/kelurahan itu. Jika ada dua tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga/keluarga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Isikan potensi padi dan palawija, sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan yang ada di desa/kelurahan ini, yang benar-benar dimiliki oleh keluarga yang berada dalam desa/kelurahan tersebut. Tidak termasuk rumah tangga pertanian yang berusaha di luar desa walaupun memenuhi syarat batas minimal usaha (BMU).</txt>
</var>
<var ID="V450" name="b1301b63" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="92" EndPos="95" width="4"/>
  <labl>Luas tanam : 6. Kacang tanah</labl>
  <imputation>Luas tanam : 6. Kacang tanah</imputation>
  <security>Luas tanam : 6. Kacang tanah</security>
  <embargo>Luas tanam : 6. Kacang tanah</embargo>
  <respUnit>Luas tanam : 6. Kacang tanah</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>B. Padi dan Palawija : Luas tanam : 6. Kacang tanah</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">9305</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pertanian tanaman pangan adalah keluarga yang mengusahakan tanaman padi, palawija, hortikultura (sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan), baik mengusahakan tanaman sendiri atau bukan, atas resiko sendiri dimana sebagian atau seluruh hasil produksinya dijual.
Potensi tanaman pangan adalah jenis-jenis tanaman pangan yang mempunyai lahan paling luas di Desa/kelurahan itu. Jika ada dua tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga/keluarga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Isikan potensi padi dan palawija, sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan yang ada di desa/kelurahan ini, yang benar-benar dimiliki oleh keluarga yang berada dalam desa/kelurahan tersebut. Tidak termasuk rumah tangga pertanian yang berusaha di luar desa walaupun memenuhi syarat batas minimal usaha (BMU).</txt>
</var>
<var ID="V451" name="b1301b64" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="96" EndPos="100" width="5"/>
  <labl>Produksi : 6. Kacang tanah</labl>
  <imputation>Produksi : 6. Kacang tanah</imputation>
  <security>Produksi : 6. Kacang tanah</security>
  <embargo>Produksi : 6. Kacang tanah</embargo>
  <respUnit>Produksi : 6. Kacang tanah</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>B. Padi dan Palawija : Produksi : 6. Kacang tanah</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">10000</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pertanian tanaman pangan adalah keluarga yang mengusahakan tanaman padi, palawija, hortikultura (sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan), baik mengusahakan tanaman sendiri atau bukan, atas resiko sendiri dimana sebagian atau seluruh hasil produksinya dijual.
Potensi tanaman pangan adalah jenis-jenis tanaman pangan yang mempunyai lahan paling luas di Desa/kelurahan itu. Jika ada dua tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga/keluarga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Isikan potensi padi dan palawija, sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan yang ada di desa/kelurahan ini, yang benar-benar dimiliki oleh keluarga yang berada dalam desa/kelurahan tersebut. Tidak termasuk rumah tangga pertanian yang berusaha di luar desa walaupun memenuhi syarat batas minimal usaha (BMU).</txt>
</var>
<var ID="V452" name="b1301b72" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="101" EndPos="103" width="3"/>
  <labl>Kode tanaman : 7. Lainnya</labl>
  <imputation>Kode tanaman : 7. Lainnya</imputation>
  <security>Kode tanaman : 7. Lainnya</security>
  <embargo>Kode tanaman : 7. Lainnya</embargo>
  <respUnit>Kode tanaman : 7. Lainnya</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>B. Padi dan Palawija : Kode tanaman : 7. Lainnya</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">5528</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>107</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>110</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>111</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>112</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>113</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>114</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>115</catValu>
  </catgry>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pertanian tanaman pangan adalah keluarga yang mengusahakan tanaman padi, palawija, hortikultura (sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan), baik mengusahakan tanaman sendiri atau bukan, atas resiko sendiri dimana sebagian atau seluruh hasil produksinya dijual.
Potensi tanaman pangan adalah jenis-jenis tanaman pangan yang mempunyai lahan paling luas di Desa/kelurahan itu. Jika ada dua tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga/keluarga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Isikan potensi padi dan palawija, sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan yang ada di desa/kelurahan ini, yang benar-benar dimiliki oleh keluarga yang berada dalam desa/kelurahan tersebut. Tidak termasuk rumah tangga pertanian yang berusaha di luar desa walaupun memenuhi syarat batas minimal usaha (BMU).</txt>
</var>
<var ID="V453" name="b1301b73" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="104" EndPos="107" width="4"/>
  <labl>Luas tanam : 7. Lainnya</labl>
  <imputation>Luas tanam : 7. Lainnya</imputation>
  <security>Luas tanam : 7. Lainnya</security>
  <embargo>Luas tanam : 7. Lainnya</embargo>
  <respUnit>Luas tanam : 7. Lainnya</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>B. Padi dan Palawija : Luas tanam : 7. Lainnya</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">3309</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pertanian tanaman pangan adalah keluarga yang mengusahakan tanaman padi, palawija, hortikultura (sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan), baik mengusahakan tanaman sendiri atau bukan, atas resiko sendiri dimana sebagian atau seluruh hasil produksinya dijual.
Potensi tanaman pangan adalah jenis-jenis tanaman pangan yang mempunyai lahan paling luas di Desa/kelurahan itu. Jika ada dua tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga/keluarga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Isikan potensi padi dan palawija, sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan yang ada di desa/kelurahan ini, yang benar-benar dimiliki oleh keluarga yang berada dalam desa/kelurahan tersebut. Tidak termasuk rumah tangga pertanian yang berusaha di luar desa walaupun memenuhi syarat batas minimal usaha (BMU).</txt>
</var>
<var ID="V454" name="b1301b74" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="108" EndPos="111" width="4"/>
  <labl>Produksi : 7. Lainnya</labl>
  <imputation>Produksi : 7. Lainnya</imputation>
  <security>Produksi : 7. Lainnya</security>
  <embargo>Produksi : 7. Lainnya</embargo>
  <respUnit>Produksi : 7. Lainnya</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>B. Padi dan Palawija : Produksi : 7. Lainnya</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">5480</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pertanian tanaman pangan adalah keluarga yang mengusahakan tanaman padi, palawija, hortikultura (sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan), baik mengusahakan tanaman sendiri atau bukan, atas resiko sendiri dimana sebagian atau seluruh hasil produksinya dijual.
Potensi tanaman pangan adalah jenis-jenis tanaman pangan yang mempunyai lahan paling luas di Desa/kelurahan itu. Jika ada dua tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga/keluarga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Isikan potensi padi dan palawija, sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan yang ada di desa/kelurahan ini, yang benar-benar dimiliki oleh keluarga yang berada dalam desa/kelurahan tersebut. Tidak termasuk rumah tangga pertanian yang berusaha di luar desa walaupun memenuhi syarat batas minimal usaha (BMU).</txt>
</var>
<var ID="V455" name="b1301c12" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="112" EndPos="114" width="3"/>
  <labl>Kode tanaman : C. Sayur-sayuran 1</labl>
  <imputation>Kode tanaman : C. Sayur-sayuran 1</imputation>
  <security>Kode tanaman : C. Sayur-sayuran 1</security>
  <embargo>Kode tanaman : C. Sayur-sayuran 1</embargo>
  <respUnit>Kode tanaman : C. Sayur-sayuran 1</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>C. Sayur-sayuran : Kode tanaman : Sayur-sayuran 1</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">31417</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>201</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>202</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>203</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>204</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>205</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>206</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>207</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>208</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>209</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>210</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>211</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>212</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>213</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>214</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>215</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>216</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>217</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>218</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>219</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>220</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>221</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>222</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>223</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>224</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>225</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>226</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>227</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>228</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>229</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>230</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>231</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>232</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>233</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>234</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>235</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>236</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>237</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>238</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>277</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>288</catValu>
  </catgry>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pertanian tanaman pangan adalah keluarga yang mengusahakan tanaman padi, palawija, hortikultura (sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan), baik mengusahakan tanaman sendiri atau bukan, atas resiko sendiri dimana sebagian atau seluruh hasil produksinya dijual.
Potensi tanaman pangan adalah jenis-jenis tanaman pangan yang mempunyai lahan paling luas di Desa/kelurahan itu. Jika ada dua tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga/keluarga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Isikan potensi padi dan palawija, sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan yang ada di desa/kelurahan ini, yang benar-benar dimiliki oleh keluarga yang berada dalam desa/kelurahan tersebut. Tidak termasuk rumah tangga pertanian yang berusaha di luar desa walaupun memenuhi syarat batas minimal usaha (BMU).</txt>
</var>
<var ID="V456" name="b1301c13" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="115" EndPos="118" width="4"/>
  <labl>Luas tanam : C. Sayur-sayuran 1</labl>
  <imputation>Luas tanam : C. Sayur-sayuran 1</imputation>
  <security>Luas tanam : C. Sayur-sayuran 1</security>
  <embargo>Luas tanam : C. Sayur-sayuran 1</embargo>
  <respUnit>Luas tanam : C. Sayur-sayuran 1</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>C. Sayur-sayuran : Luas tanam : Sayur-sayuran 1</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">4708</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pertanian tanaman pangan adalah keluarga yang mengusahakan tanaman padi, palawija, hortikultura (sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan), baik mengusahakan tanaman sendiri atau bukan, atas resiko sendiri dimana sebagian atau seluruh hasil produksinya dijual.
Potensi tanaman pangan adalah jenis-jenis tanaman pangan yang mempunyai lahan paling luas di Desa/kelurahan itu. Jika ada dua tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga/keluarga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Isikan potensi padi dan palawija, sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan yang ada di desa/kelurahan ini, yang benar-benar dimiliki oleh keluarga yang berada dalam desa/kelurahan tersebut. Tidak termasuk rumah tangga pertanian yang berusaha di luar desa walaupun memenuhi syarat batas minimal usaha (BMU).</txt>
</var>
<var ID="V457" name="b1301c14" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="119" EndPos="123" width="5"/>
  <labl>Produksi : C. Sayur-sayuran 1</labl>
  <imputation>Produksi : C. Sayur-sayuran 1</imputation>
  <security>Produksi : C. Sayur-sayuran 1</security>
  <embargo>Produksi : C. Sayur-sayuran 1</embargo>
  <respUnit>Produksi : C. Sayur-sayuran 1</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>C. Sayur-sayuran : Produksi : Sayur-sayuran 1</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">10000</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pertanian tanaman pangan adalah keluarga yang mengusahakan tanaman padi, palawija, hortikultura (sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan), baik mengusahakan tanaman sendiri atau bukan, atas resiko sendiri dimana sebagian atau seluruh hasil produksinya dijual.
Potensi tanaman pangan adalah jenis-jenis tanaman pangan yang mempunyai lahan paling luas di Desa/kelurahan itu. Jika ada dua tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga/keluarga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Isikan potensi padi dan palawija, sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan yang ada di desa/kelurahan ini, yang benar-benar dimiliki oleh keluarga yang berada dalam desa/kelurahan tersebut. Tidak termasuk rumah tangga pertanian yang berusaha di luar desa walaupun memenuhi syarat batas minimal usaha (BMU).</txt>
</var>
<var ID="V458" name="b1301c22" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="124" EndPos="126" width="3"/>
  <labl>Kode tanaman : C. Sayur-sayuran 2</labl>
  <imputation>Kode tanaman : C. Sayur-sayuran 2</imputation>
  <security>Kode tanaman : C. Sayur-sayuran 2</security>
  <embargo>Kode tanaman : C. Sayur-sayuran 2</embargo>
  <respUnit>Kode tanaman : C. Sayur-sayuran 2</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>C. Sayur-sayuran : Kode tanaman : Sayur-sayur 2</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">24284</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>201</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>202</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>203</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>204</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>205</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>206</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>207</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>208</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>209</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>210</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>211</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>212</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>213</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>214</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>215</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>216</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>217</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>218</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>219</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>220</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>221</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>222</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>223</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>224</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>225</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>226</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>227</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>228</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>229</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>230</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>231</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>232</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>233</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>234</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>235</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>236</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>237</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>238</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>258</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>277</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>288</catValu>
  </catgry>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pertanian tanaman pangan adalah keluarga yang mengusahakan tanaman padi, palawija, hortikultura (sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan), baik mengusahakan tanaman sendiri atau bukan, atas resiko sendiri dimana sebagian atau seluruh hasil produksinya dijual.
Potensi tanaman pangan adalah jenis-jenis tanaman pangan yang mempunyai lahan paling luas di Desa/kelurahan itu. Jika ada dua tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga/keluarga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Isikan potensi padi dan palawija, sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan yang ada di desa/kelurahan ini, yang benar-benar dimiliki oleh keluarga yang berada dalam desa/kelurahan tersebut. Tidak termasuk rumah tangga pertanian yang berusaha di luar desa walaupun memenuhi syarat batas minimal usaha (BMU).</txt>
</var>
<var ID="V459" name="b1301c23" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="127" EndPos="130" width="4"/>
  <labl>Luas tanam : C. Sayur-sayuran 2</labl>
  <imputation>Luas tanam : C. Sayur-sayuran 2</imputation>
  <security>Luas tanam : C. Sayur-sayuran 2</security>
  <embargo>Luas tanam : C. Sayur-sayuran 2</embargo>
  <respUnit>Luas tanam : C. Sayur-sayuran 2</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>C. Sayur-sayuran : Luas tanam : Sayur-sayuran 2</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">1000</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pertanian tanaman pangan adalah keluarga yang mengusahakan tanaman padi, palawija, hortikultura (sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan), baik mengusahakan tanaman sendiri atau bukan, atas resiko sendiri dimana sebagian atau seluruh hasil produksinya dijual.
Potensi tanaman pangan adalah jenis-jenis tanaman pangan yang mempunyai lahan paling luas di Desa/kelurahan itu. Jika ada dua tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga/keluarga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Isikan potensi padi dan palawija, sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan yang ada di desa/kelurahan ini, yang benar-benar dimiliki oleh keluarga yang berada dalam desa/kelurahan tersebut. Tidak termasuk rumah tangga pertanian yang berusaha di luar desa walaupun memenuhi syarat batas minimal usaha (BMU).</txt>
</var>
<var ID="V460" name="b1301c24" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="131" EndPos="134" width="4"/>
  <labl>Produksi : C. Sayur-sayuran 2</labl>
  <imputation>Produksi : C. Sayur-sayuran 2</imputation>
  <security>Produksi : C. Sayur-sayuran 2</security>
  <embargo>Produksi : C. Sayur-sayuran 2</embargo>
  <respUnit>Produksi : C. Sayur-sayuran 2</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>C. Sayur-sayuran : Produksi : Sayur-sayuran 2</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">9998</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pertanian tanaman pangan adalah keluarga yang mengusahakan tanaman padi, palawija, hortikultura (sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan), baik mengusahakan tanaman sendiri atau bukan, atas resiko sendiri dimana sebagian atau seluruh hasil produksinya dijual.
Potensi tanaman pangan adalah jenis-jenis tanaman pangan yang mempunyai lahan paling luas di Desa/kelurahan itu. Jika ada dua tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga/keluarga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Isikan potensi padi dan palawija, sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan yang ada di desa/kelurahan ini, yang benar-benar dimiliki oleh keluarga yang berada dalam desa/kelurahan tersebut. Tidak termasuk rumah tangga pertanian yang berusaha di luar desa walaupun memenuhi syarat batas minimal usaha (BMU).</txt>
</var>
<var ID="V461" name="b1301c32" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="135" EndPos="137" width="3"/>
  <labl>Kode tanaman : C. Sayur-sayuran 3</labl>
  <imputation>Kode tanaman : C. Sayur-sayuran 3</imputation>
  <security>Kode tanaman : C. Sayur-sayuran 3</security>
  <embargo>Kode tanaman : C. Sayur-sayuran 3</embargo>
  <respUnit>Kode tanaman : C. Sayur-sayuran 3</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>C. Sayur-sayuran : Kode tanaman : Sayur-sayur 3</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">16570</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>201</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>202</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>203</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>204</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>205</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>206</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>207</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>208</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>209</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>210</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>211</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>212</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>213</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>214</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>215</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>216</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>217</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>218</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>219</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>220</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>221</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>222</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>223</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>224</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>225</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>226</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>227</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>228</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>229</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>230</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>231</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>232</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>233</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>234</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>235</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>236</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>237</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>238</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>258</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>277</catValu>
  </catgry>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pertanian tanaman pangan adalah keluarga yang mengusahakan tanaman padi, palawija, hortikultura (sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan), baik mengusahakan tanaman sendiri atau bukan, atas resiko sendiri dimana sebagian atau seluruh hasil produksinya dijual.
Potensi tanaman pangan adalah jenis-jenis tanaman pangan yang mempunyai lahan paling luas di Desa/kelurahan itu. Jika ada dua tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga/keluarga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Isikan potensi padi dan palawija, sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan yang ada di desa/kelurahan ini, yang benar-benar dimiliki oleh keluarga yang berada dalam desa/kelurahan tersebut. Tidak termasuk rumah tangga pertanian yang berusaha di luar desa walaupun memenuhi syarat batas minimal usaha (BMU).</txt>
</var>
<var ID="V462" name="b1301c33" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="138" EndPos="140" width="3"/>
  <labl>Luas tanam : C. Sayur-sayuran 3</labl>
  <imputation>Luas tanam : C. Sayur-sayuran 3</imputation>
  <security>Luas tanam : C. Sayur-sayuran 3</security>
  <embargo>Luas tanam : C. Sayur-sayuran 3</embargo>
  <respUnit>Luas tanam : C. Sayur-sayuran 3</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>C. Sayur-sayuran : Luas tanam : Sayur-sayuran 3</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">566</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pertanian tanaman pangan adalah keluarga yang mengusahakan tanaman padi, palawija, hortikultura (sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan), baik mengusahakan tanaman sendiri atau bukan, atas resiko sendiri dimana sebagian atau seluruh hasil produksinya dijual.
Potensi tanaman pangan adalah jenis-jenis tanaman pangan yang mempunyai lahan paling luas di Desa/kelurahan itu. Jika ada dua tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga/keluarga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Isikan potensi padi dan palawija, sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan yang ada di desa/kelurahan ini, yang benar-benar dimiliki oleh keluarga yang berada dalam desa/kelurahan tersebut. Tidak termasuk rumah tangga pertanian yang berusaha di luar desa walaupun memenuhi syarat batas minimal usaha (BMU).</txt>
</var>
<var ID="V463" name="b1301c34" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="141" EndPos="144" width="4"/>
  <labl>Produksi : C. Sayur-sayuran 3</labl>
  <imputation>Produksi : C. Sayur-sayuran 3</imputation>
  <security>Produksi : C. Sayur-sayuran 3</security>
  <embargo>Produksi : C. Sayur-sayuran 3</embargo>
  <respUnit>Produksi : C. Sayur-sayuran 3</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>C. Sayur-sayuran : Produksi : Sayur-sayuran 3</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">9998</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pertanian tanaman pangan adalah keluarga yang mengusahakan tanaman padi, palawija, hortikultura (sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan), baik mengusahakan tanaman sendiri atau bukan, atas resiko sendiri dimana sebagian atau seluruh hasil produksinya dijual.
Potensi tanaman pangan adalah jenis-jenis tanaman pangan yang mempunyai lahan paling luas di Desa/kelurahan itu. Jika ada dua tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga/keluarga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Isikan potensi padi dan palawija, sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan yang ada di desa/kelurahan ini, yang benar-benar dimiliki oleh keluarga yang berada dalam desa/kelurahan tersebut. Tidak termasuk rumah tangga pertanian yang berusaha di luar desa walaupun memenuhi syarat batas minimal usaha (BMU).</txt>
</var>
<var ID="V464" name="b1301c42" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="145" EndPos="147" width="3"/>
  <labl>Kode tanaman : C. Sayur-sayuran 4</labl>
  <imputation>Kode tanaman : C. Sayur-sayuran 4</imputation>
  <security>Kode tanaman : C. Sayur-sayuran 4</security>
  <embargo>Kode tanaman : C. Sayur-sayuran 4</embargo>
  <respUnit>Kode tanaman : C. Sayur-sayuran 4</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>C. Sayur-sayuran : Kode tanaman : Sayur-sayur 4</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">9985</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>201</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>202</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>203</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>204</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>205</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>206</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>207</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>208</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>209</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>210</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>211</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>212</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>213</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>214</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>215</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>216</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>217</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>218</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>219</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>220</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>221</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>222</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>223</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>224</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>225</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>226</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>227</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>228</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>229</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>230</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>231</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>232</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>233</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>234</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>235</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>236</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>237</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>238</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>277</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>288</catValu>
  </catgry>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pertanian tanaman pangan adalah keluarga yang mengusahakan tanaman padi, palawija, hortikultura (sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan), baik mengusahakan tanaman sendiri atau bukan, atas resiko sendiri dimana sebagian atau seluruh hasil produksinya dijual.
Potensi tanaman pangan adalah jenis-jenis tanaman pangan yang mempunyai lahan paling luas di Desa/kelurahan itu. Jika ada dua tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga/keluarga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Isikan potensi padi dan palawija, sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan yang ada di desa/kelurahan ini, yang benar-benar dimiliki oleh keluarga yang berada dalam desa/kelurahan tersebut. Tidak termasuk rumah tangga pertanian yang berusaha di luar desa walaupun memenuhi syarat batas minimal usaha (BMU).</txt>
</var>
<var ID="V465" name="b1301c43" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="148" EndPos="150" width="3"/>
  <labl>Luas tanam : C. Sayur-sayuran 4</labl>
  <imputation>Luas tanam : C. Sayur-sayuran 4</imputation>
  <security>Luas tanam : C. Sayur-sayuran 4</security>
  <embargo>Luas tanam : C. Sayur-sayuran 4</embargo>
  <respUnit>Luas tanam : C. Sayur-sayuran 4</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>C. Sayur-sayuran : Luas tanam : Sayur-sayuran 4</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">635</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pertanian tanaman pangan adalah keluarga yang mengusahakan tanaman padi, palawija, hortikultura (sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan), baik mengusahakan tanaman sendiri atau bukan, atas resiko sendiri dimana sebagian atau seluruh hasil produksinya dijual.
Potensi tanaman pangan adalah jenis-jenis tanaman pangan yang mempunyai lahan paling luas di Desa/kelurahan itu. Jika ada dua tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga/keluarga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Isikan potensi padi dan palawija, sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan yang ada di desa/kelurahan ini, yang benar-benar dimiliki oleh keluarga yang berada dalam desa/kelurahan tersebut. Tidak termasuk rumah tangga pertanian yang berusaha di luar desa walaupun memenuhi syarat batas minimal usaha (BMU).</txt>
</var>
<var ID="V466" name="b1301c44" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="151" EndPos="154" width="4"/>
  <labl>Produksi : C. Sayur-sayuran 4</labl>
  <imputation>Produksi : C. Sayur-sayuran 4</imputation>
  <security>Produksi : C. Sayur-sayuran 4</security>
  <embargo>Produksi : C. Sayur-sayuran 4</embargo>
  <respUnit>Produksi : C. Sayur-sayuran 4</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>C. Sayur-sayuran : Produksi : Sayur-sayuran 4</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">9998</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pertanian tanaman pangan adalah keluarga yang mengusahakan tanaman padi, palawija, hortikultura (sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan), baik mengusahakan tanaman sendiri atau bukan, atas resiko sendiri dimana sebagian atau seluruh hasil produksinya dijual.
Potensi tanaman pangan adalah jenis-jenis tanaman pangan yang mempunyai lahan paling luas di Desa/kelurahan itu. Jika ada dua tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga/keluarga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Isikan potensi padi dan palawija, sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan yang ada di desa/kelurahan ini, yang benar-benar dimiliki oleh keluarga yang berada dalam desa/kelurahan tersebut. Tidak termasuk rumah tangga pertanian yang berusaha di luar desa walaupun memenuhi syarat batas minimal usaha (BMU).</txt>
</var>
<var ID="V467" name="b1301c52" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="155" EndPos="157" width="3"/>
  <labl>Kode tanaman : C. Sayur-sayuran 5</labl>
  <imputation>Kode tanaman : C. Sayur-sayuran 5</imputation>
  <security>Kode tanaman : C. Sayur-sayuran 5</security>
  <embargo>Kode tanaman : C. Sayur-sayuran 5</embargo>
  <respUnit>Kode tanaman : C. Sayur-sayuran 5</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>C. Sayur-sayuran : Kode tanaman : Sayur-sayur 5</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">5490</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>201</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>202</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>203</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>204</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>205</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>206</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>207</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>208</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>209</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>210</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>211</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>212</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>213</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>214</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>215</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>216</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>217</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>218</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>219</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>220</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>221</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>222</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>223</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>224</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>225</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>226</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>227</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>228</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>229</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>230</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>231</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>232</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>233</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>234</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>235</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>236</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>237</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>238</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>288</catValu>
  </catgry>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pertanian tanaman pangan adalah keluarga yang mengusahakan tanaman padi, palawija, hortikultura (sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan), baik mengusahakan tanaman sendiri atau bukan, atas resiko sendiri dimana sebagian atau seluruh hasil produksinya dijual.
Potensi tanaman pangan adalah jenis-jenis tanaman pangan yang mempunyai lahan paling luas di Desa/kelurahan itu. Jika ada dua tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga/keluarga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Isikan potensi padi dan palawija, sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan yang ada di desa/kelurahan ini, yang benar-benar dimiliki oleh keluarga yang berada dalam desa/kelurahan tersebut. Tidak termasuk rumah tangga pertanian yang berusaha di luar desa walaupun memenuhi syarat batas minimal usaha (BMU).</txt>
</var>
<var ID="V468" name="b1301c53" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="158" EndPos="161" width="4"/>
  <labl>Luas tanam : C. Sayur-sayuran 5</labl>
  <imputation>Luas tanam : C. Sayur-sayuran 5</imputation>
  <security>Luas tanam : C. Sayur-sayuran 5</security>
  <embargo>Luas tanam : C. Sayur-sayuran 5</embargo>
  <respUnit>Luas tanam : C. Sayur-sayuran 5</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>C. Sayur-sayuran : Luas tanam : Sayur-sayuran 5</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">1787</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pertanian tanaman pangan adalah keluarga yang mengusahakan tanaman padi, palawija, hortikultura (sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan), baik mengusahakan tanaman sendiri atau bukan, atas resiko sendiri dimana sebagian atau seluruh hasil produksinya dijual.
Potensi tanaman pangan adalah jenis-jenis tanaman pangan yang mempunyai lahan paling luas di Desa/kelurahan itu. Jika ada dua tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga/keluarga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Isikan potensi padi dan palawija, sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan yang ada di desa/kelurahan ini, yang benar-benar dimiliki oleh keluarga yang berada dalam desa/kelurahan tersebut. Tidak termasuk rumah tangga pertanian yang berusaha di luar desa walaupun memenuhi syarat batas minimal usaha (BMU).</txt>
</var>
<var ID="V469" name="b1301c54" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="162" EndPos="165" width="4"/>
  <labl>Produksi : C. Sayur-sayuran 5</labl>
  <imputation>Produksi : C. Sayur-sayuran 5</imputation>
  <security>Produksi : C. Sayur-sayuran 5</security>
  <embargo>Produksi : C. Sayur-sayuran 5</embargo>
  <respUnit>Produksi : C. Sayur-sayuran 5</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>C. Sayur-sayuran : Produksi : Sayur-sayuran 5</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">8000</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pertanian tanaman pangan adalah keluarga yang mengusahakan tanaman padi, palawija, hortikultura (sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan), baik mengusahakan tanaman sendiri atau bukan, atas resiko sendiri dimana sebagian atau seluruh hasil produksinya dijual.
Potensi tanaman pangan adalah jenis-jenis tanaman pangan yang mempunyai lahan paling luas di Desa/kelurahan itu. Jika ada dua tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga/keluarga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Isikan potensi padi dan palawija, sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan yang ada di desa/kelurahan ini, yang benar-benar dimiliki oleh keluarga yang berada dalam desa/kelurahan tersebut. Tidak termasuk rumah tangga pertanian yang berusaha di luar desa walaupun memenuhi syarat batas minimal usaha (BMU).</txt>
</var>
<var ID="V470" name="b1301d12" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="166" EndPos="168" width="3"/>
  <labl>Kode tanaman : D. Buah-buahan 1</labl>
  <imputation>Kode tanaman : D. Buah-buahan 1</imputation>
  <security>Kode tanaman : D. Buah-buahan 1</security>
  <embargo>Kode tanaman : D. Buah-buahan 1</embargo>
  <respUnit>Kode tanaman : D. Buah-buahan 1</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>D. Buah-buahan : Kode tanaman : Buah-buahan 1</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">34855</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>301</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>302</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>303</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>304</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>305</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>306</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>307</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>308</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>309</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>310</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>311</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>312</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>313</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>314</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>315</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>316</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>317</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>318</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>319</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>320</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>321</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>322</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>323</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>324</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>325</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>326</catValu>
  </catgry>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pertanian tanaman pangan adalah keluarga yang mengusahakan tanaman padi, palawija, hortikultura (sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan), baik mengusahakan tanaman sendiri atau bukan, atas resiko sendiri dimana sebagian atau seluruh hasil produksinya dijual.
Potensi tanaman pangan adalah jenis-jenis tanaman pangan yang mempunyai lahan paling luas di Desa/kelurahan itu. Jika ada dua tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga/keluarga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Isikan potensi padi dan palawija, sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan yang ada di desa/kelurahan ini, yang benar-benar dimiliki oleh keluarga yang berada dalam desa/kelurahan tersebut. Tidak termasuk rumah tangga pertanian yang berusaha di luar desa walaupun memenuhi syarat batas minimal usaha (BMU).</txt>
</var>
<var ID="V471" name="b1301d13" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="169" EndPos="172" width="4"/>
  <labl>Luas tanam : D. Buah-buahan 1</labl>
  <imputation>Luas tanam : D. Buah-buahan 1</imputation>
  <security>Luas tanam : D. Buah-buahan 1</security>
  <embargo>Luas tanam : D. Buah-buahan 1</embargo>
  <respUnit>Luas tanam : D. Buah-buahan 1</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>D. Buah-buahan : Luas tanam : Buah-buahan 1</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">9998</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pertanian tanaman pangan adalah keluarga yang mengusahakan tanaman padi, palawija, hortikultura (sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan), baik mengusahakan tanaman sendiri atau bukan, atas resiko sendiri dimana sebagian atau seluruh hasil produksinya dijual.
Potensi tanaman pangan adalah jenis-jenis tanaman pangan yang mempunyai lahan paling luas di Desa/kelurahan itu. Jika ada dua tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga/keluarga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Isikan potensi padi dan palawija, sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan yang ada di desa/kelurahan ini, yang benar-benar dimiliki oleh keluarga yang berada dalam desa/kelurahan tersebut. Tidak termasuk rumah tangga pertanian yang berusaha di luar desa walaupun memenuhi syarat batas minimal usaha (BMU).</txt>
</var>
<var ID="V472" name="b1301d14" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="173" EndPos="177" width="5"/>
  <labl>Produksi : D. Buah-buahan 1</labl>
  <imputation>Produksi : D. Buah-buahan 1</imputation>
  <security>Produksi : D. Buah-buahan 1</security>
  <embargo>Produksi : D. Buah-buahan 1</embargo>
  <respUnit>Produksi : D. Buah-buahan 1</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>D. Buah-buahan : Produksi : Buah-buahan 1</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">10000</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pertanian tanaman pangan adalah keluarga yang mengusahakan tanaman padi, palawija, hortikultura (sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan), baik mengusahakan tanaman sendiri atau bukan, atas resiko sendiri dimana sebagian atau seluruh hasil produksinya dijual.
Potensi tanaman pangan adalah jenis-jenis tanaman pangan yang mempunyai lahan paling luas di Desa/kelurahan itu. Jika ada dua tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga/keluarga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Isikan potensi padi dan palawija, sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan yang ada di desa/kelurahan ini, yang benar-benar dimiliki oleh keluarga yang berada dalam desa/kelurahan tersebut. Tidak termasuk rumah tangga pertanian yang berusaha di luar desa walaupun memenuhi syarat batas minimal usaha (BMU).</txt>
</var>
<var ID="V473" name="b1301d22" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="178" EndPos="180" width="3"/>
  <labl>Kode tanaman : D. Buah-buahan 2</labl>
  <imputation>Kode tanaman : D. Buah-buahan 2</imputation>
  <security>Kode tanaman : D. Buah-buahan 2</security>
  <embargo>Kode tanaman : D. Buah-buahan 2</embargo>
  <respUnit>Kode tanaman : D. Buah-buahan 2</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>D. Buah-buahan : Kode tanaman : Buah-buahan 2</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">25120</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>0.1</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>301</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>302</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>303</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>304</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>305</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>306</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>307</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>308</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>309</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>310</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>311</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>312</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>313</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>314</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>315</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>316</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>317</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>318</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>319</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>320</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>321</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>322</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>323</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>324</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>325</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>326</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>329</catValu>
  </catgry>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pertanian tanaman pangan adalah keluarga yang mengusahakan tanaman padi, palawija, hortikultura (sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan), baik mengusahakan tanaman sendiri atau bukan, atas resiko sendiri dimana sebagian atau seluruh hasil produksinya dijual.
Potensi tanaman pangan adalah jenis-jenis tanaman pangan yang mempunyai lahan paling luas di Desa/kelurahan itu. Jika ada dua tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga/keluarga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Isikan potensi padi dan palawija, sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan yang ada di desa/kelurahan ini, yang benar-benar dimiliki oleh keluarga yang berada dalam desa/kelurahan tersebut. Tidak termasuk rumah tangga pertanian yang berusaha di luar desa walaupun memenuhi syarat batas minimal usaha (BMU).</txt>
</var>
<var ID="V474" name="b1301d23" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="181" EndPos="184" width="4"/>
  <labl>Luas tanam : D. Buah-buahan 2</labl>
  <imputation>Luas tanam : D. Buah-buahan 2</imputation>
  <security>Luas tanam : D. Buah-buahan 2</security>
  <embargo>Luas tanam : D. Buah-buahan 2</embargo>
  <respUnit>Luas tanam : D. Buah-buahan 2</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>D. Buah-buahan : Luas tanam : Buah-buahan 2</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">7451</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pertanian tanaman pangan adalah keluarga yang mengusahakan tanaman padi, palawija, hortikultura (sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan), baik mengusahakan tanaman sendiri atau bukan, atas resiko sendiri dimana sebagian atau seluruh hasil produksinya dijual.
Potensi tanaman pangan adalah jenis-jenis tanaman pangan yang mempunyai lahan paling luas di Desa/kelurahan itu. Jika ada dua tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga/keluarga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Isikan potensi padi dan palawija, sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan yang ada di desa/kelurahan ini, yang benar-benar dimiliki oleh keluarga yang berada dalam desa/kelurahan tersebut. Tidak termasuk rumah tangga pertanian yang berusaha di luar desa walaupun memenuhi syarat batas minimal usaha (BMU).</txt>
</var>
<var ID="V475" name="b1301d24" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="185" EndPos="189" width="5"/>
  <labl>Produksi : D. Buah-buahan 2</labl>
  <imputation>Produksi : D. Buah-buahan 2</imputation>
  <security>Produksi : D. Buah-buahan 2</security>
  <embargo>Produksi : D. Buah-buahan 2</embargo>
  <respUnit>Produksi : D. Buah-buahan 2</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>D. Buah-buahan : Produksi : Buah-buahan 2</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">10000</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pertanian tanaman pangan adalah keluarga yang mengusahakan tanaman padi, palawija, hortikultura (sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan), baik mengusahakan tanaman sendiri atau bukan, atas resiko sendiri dimana sebagian atau seluruh hasil produksinya dijual.
Potensi tanaman pangan adalah jenis-jenis tanaman pangan yang mempunyai lahan paling luas di Desa/kelurahan itu. Jika ada dua tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga/keluarga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Isikan potensi padi dan palawija, sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan yang ada di desa/kelurahan ini, yang benar-benar dimiliki oleh keluarga yang berada dalam desa/kelurahan tersebut. Tidak termasuk rumah tangga pertanian yang berusaha di luar desa walaupun memenuhi syarat batas minimal usaha (BMU).</txt>
</var>
<var ID="V476" name="b1301d32" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="190" EndPos="192" width="3"/>
  <labl>Kode tanaman : D. Buah-buahan 3</labl>
  <imputation>Kode tanaman : D. Buah-buahan 3</imputation>
  <security>Kode tanaman : D. Buah-buahan 3</security>
  <embargo>Kode tanaman : D. Buah-buahan 3</embargo>
  <respUnit>Kode tanaman : D. Buah-buahan 3</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>D. Buah-buahan : Kode tanaman : Buah-buahan 3</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">15649</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>0.1</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>301</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>302</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>303</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>304</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>305</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>306</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>307</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>308</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>309</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>310</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>311</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>312</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>313</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>314</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>315</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>316</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>317</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>318</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>319</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>320</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>321</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>322</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>323</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>324</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>325</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>326</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>388</catValu>
  </catgry>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pertanian tanaman pangan adalah keluarga yang mengusahakan tanaman padi, palawija, hortikultura (sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan), baik mengusahakan tanaman sendiri atau bukan, atas resiko sendiri dimana sebagian atau seluruh hasil produksinya dijual.
Potensi tanaman pangan adalah jenis-jenis tanaman pangan yang mempunyai lahan paling luas di Desa/kelurahan itu. Jika ada dua tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga/keluarga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Isikan potensi padi dan palawija, sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan yang ada di desa/kelurahan ini, yang benar-benar dimiliki oleh keluarga yang berada dalam desa/kelurahan tersebut. Tidak termasuk rumah tangga pertanian yang berusaha di luar desa walaupun memenuhi syarat batas minimal usaha (BMU).</txt>
</var>
<var ID="V477" name="b1301d33" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="193" EndPos="196" width="4"/>
  <labl>Luas tanam : D. Buah-buahan 3</labl>
  <imputation>Luas tanam : D. Buah-buahan 3</imputation>
  <security>Luas tanam : D. Buah-buahan 3</security>
  <embargo>Luas tanam : D. Buah-buahan 3</embargo>
  <respUnit>Luas tanam : D. Buah-buahan 3</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>D. Buah-buahan : Luas tanam : Buah-buahan 3</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">9410</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pertanian tanaman pangan adalah keluarga yang mengusahakan tanaman padi, palawija, hortikultura (sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan), baik mengusahakan tanaman sendiri atau bukan, atas resiko sendiri dimana sebagian atau seluruh hasil produksinya dijual.
Potensi tanaman pangan adalah jenis-jenis tanaman pangan yang mempunyai lahan paling luas di Desa/kelurahan itu. Jika ada dua tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga/keluarga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Isikan potensi padi dan palawija, sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan yang ada di desa/kelurahan ini, yang benar-benar dimiliki oleh keluarga yang berada dalam desa/kelurahan tersebut. Tidak termasuk rumah tangga pertanian yang berusaha di luar desa walaupun memenuhi syarat batas minimal usaha (BMU).</txt>
</var>
<var ID="V478" name="b1301d34" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="197" EndPos="200" width="4"/>
  <labl>Produksi : D. Buah-buahan 3</labl>
  <imputation>Produksi : D. Buah-buahan 3</imputation>
  <security>Produksi : D. Buah-buahan 3</security>
  <embargo>Produksi : D. Buah-buahan 3</embargo>
  <respUnit>Produksi : D. Buah-buahan 3</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>D. Buah-buahan : Produksi : Buah-buahan 3</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">9999</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pertanian tanaman pangan adalah keluarga yang mengusahakan tanaman padi, palawija, hortikultura (sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan), baik mengusahakan tanaman sendiri atau bukan, atas resiko sendiri dimana sebagian atau seluruh hasil produksinya dijual.
Potensi tanaman pangan adalah jenis-jenis tanaman pangan yang mempunyai lahan paling luas di Desa/kelurahan itu. Jika ada dua tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga/keluarga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Isikan potensi padi dan palawija, sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan yang ada di desa/kelurahan ini, yang benar-benar dimiliki oleh keluarga yang berada dalam desa/kelurahan tersebut. Tidak termasuk rumah tangga pertanian yang berusaha di luar desa walaupun memenuhi syarat batas minimal usaha (BMU).</txt>
</var>
<var ID="V479" name="b1301d42" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="201" EndPos="203" width="3"/>
  <labl>Kode tanaman : D. Buah-buahan 4</labl>
  <imputation>Kode tanaman : D. Buah-buahan 4</imputation>
  <security>Kode tanaman : D. Buah-buahan 4</security>
  <embargo>Kode tanaman : D. Buah-buahan 4</embargo>
  <respUnit>Kode tanaman : D. Buah-buahan 4</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>D. Buah-buahan : Kode tanaman : Buah-buahan 4</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">8949</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>0.1</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>301</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>302</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>303</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>304</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>305</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>306</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>307</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>308</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>309</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>310</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>311</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>312</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>313</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>314</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>315</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>316</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>317</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>318</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>319</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>320</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>321</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>322</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>323</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>324</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>325</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>326</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>388</catValu>
  </catgry>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pertanian tanaman pangan adalah keluarga yang mengusahakan tanaman padi, palawija, hortikultura (sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan), baik mengusahakan tanaman sendiri atau bukan, atas resiko sendiri dimana sebagian atau seluruh hasil produksinya dijual.
Potensi tanaman pangan adalah jenis-jenis tanaman pangan yang mempunyai lahan paling luas di Desa/kelurahan itu. Jika ada dua tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga/keluarga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Isikan potensi padi dan palawija, sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan yang ada di desa/kelurahan ini, yang benar-benar dimiliki oleh keluarga yang berada dalam desa/kelurahan tersebut. Tidak termasuk rumah tangga pertanian yang berusaha di luar desa walaupun memenuhi syarat batas minimal usaha (BMU).</txt>
</var>
<var ID="V480" name="b1301d43" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="204" EndPos="207" width="4"/>
  <labl>Luas tanam : D. Buah-buahan 4</labl>
  <imputation>Luas tanam : D. Buah-buahan 4</imputation>
  <security>Luas tanam : D. Buah-buahan 4</security>
  <embargo>Luas tanam : D. Buah-buahan 4</embargo>
  <respUnit>Luas tanam : D. Buah-buahan 4</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>D. Buah-buahan : Luas tanam : Buah-buahan 4</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">5620</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pertanian tanaman pangan adalah keluarga yang mengusahakan tanaman padi, palawija, hortikultura (sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan), baik mengusahakan tanaman sendiri atau bukan, atas resiko sendiri dimana sebagian atau seluruh hasil produksinya dijual.
Potensi tanaman pangan adalah jenis-jenis tanaman pangan yang mempunyai lahan paling luas di Desa/kelurahan itu. Jika ada dua tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga/keluarga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Isikan potensi padi dan palawija, sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan yang ada di desa/kelurahan ini, yang benar-benar dimiliki oleh keluarga yang berada dalam desa/kelurahan tersebut. Tidak termasuk rumah tangga pertanian yang berusaha di luar desa walaupun memenuhi syarat batas minimal usaha (BMU).</txt>
</var>
<var ID="V481" name="b1301d44" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="208" EndPos="212" width="5"/>
  <labl>Produksi : D. Buah-buahan 4</labl>
  <imputation>Produksi : D. Buah-buahan 4</imputation>
  <security>Produksi : D. Buah-buahan 4</security>
  <embargo>Produksi : D. Buah-buahan 4</embargo>
  <respUnit>Produksi : D. Buah-buahan 4</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>D. Buah-buahan : Produksi : Buah-buahan 4</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">10000</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pertanian tanaman pangan adalah keluarga yang mengusahakan tanaman padi, palawija, hortikultura (sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan), baik mengusahakan tanaman sendiri atau bukan, atas resiko sendiri dimana sebagian atau seluruh hasil produksinya dijual.
Potensi tanaman pangan adalah jenis-jenis tanaman pangan yang mempunyai lahan paling luas di Desa/kelurahan itu. Jika ada dua tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga/keluarga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Isikan potensi padi dan palawija, sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan yang ada di desa/kelurahan ini, yang benar-benar dimiliki oleh keluarga yang berada dalam desa/kelurahan tersebut. Tidak termasuk rumah tangga pertanian yang berusaha di luar desa walaupun memenuhi syarat batas minimal usaha (BMU).</txt>
</var>
<var ID="V482" name="b1301d52" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="213" EndPos="215" width="3"/>
  <labl>Kode tanaman : D. Buah-buahan 5</labl>
  <imputation>Kode tanaman : D. Buah-buahan 5</imputation>
  <security>Kode tanaman : D. Buah-buahan 5</security>
  <embargo>Kode tanaman : D. Buah-buahan 5</embargo>
  <respUnit>Kode tanaman : D. Buah-buahan 5</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>D. Buah-buahan : Kode tanaman : Buah-buahan 5</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">4749</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>301</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>302</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>304</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>305</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>306</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>307</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>308</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>309</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>310</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>311</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>312</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>313</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>314</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>315</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>316</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>317</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>318</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>319</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>320</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>321</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>322</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>323</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>324</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>325</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>326</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>388</catValu>
  </catgry>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pertanian tanaman pangan adalah keluarga yang mengusahakan tanaman padi, palawija, hortikultura (sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan), baik mengusahakan tanaman sendiri atau bukan, atas resiko sendiri dimana sebagian atau seluruh hasil produksinya dijual.
Potensi tanaman pangan adalah jenis-jenis tanaman pangan yang mempunyai lahan paling luas di Desa/kelurahan itu. Jika ada dua tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga/keluarga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Isikan potensi padi dan palawija, sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan yang ada di desa/kelurahan ini, yang benar-benar dimiliki oleh keluarga yang berada dalam desa/kelurahan tersebut. Tidak termasuk rumah tangga pertanian yang berusaha di luar desa walaupun memenuhi syarat batas minimal usaha (BMU).</txt>
</var>
<var ID="V483" name="b1301d53" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="216" EndPos="219" width="4"/>
  <labl>Luas tanam : D. Buah-buahan 5</labl>
  <imputation>Luas tanam : D. Buah-buahan 5</imputation>
  <security>Luas tanam : D. Buah-buahan 5</security>
  <embargo>Luas tanam : D. Buah-buahan 5</embargo>
  <respUnit>Luas tanam : D. Buah-buahan 5</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>D. Buah-buahan : Luas tanam : Buah-buahan 5</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">9998</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pertanian tanaman pangan adalah keluarga yang mengusahakan tanaman padi, palawija, hortikultura (sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan), baik mengusahakan tanaman sendiri atau bukan, atas resiko sendiri dimana sebagian atau seluruh hasil produksinya dijual.
Potensi tanaman pangan adalah jenis-jenis tanaman pangan yang mempunyai lahan paling luas di Desa/kelurahan itu. Jika ada dua tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga/keluarga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Isikan potensi padi dan palawija, sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan yang ada di desa/kelurahan ini, yang benar-benar dimiliki oleh keluarga yang berada dalam desa/kelurahan tersebut. Tidak termasuk rumah tangga pertanian yang berusaha di luar desa walaupun memenuhi syarat batas minimal usaha (BMU).</txt>
</var>
<var ID="V484" name="b1301d54" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="220" EndPos="223" width="4"/>
  <labl>Produksi : D. Buah-buahan 5</labl>
  <imputation>Produksi : D. Buah-buahan 5</imputation>
  <security>Produksi : D. Buah-buahan 5</security>
  <embargo>Produksi : D. Buah-buahan 5</embargo>
  <respUnit>Produksi : D. Buah-buahan 5</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>D. Buah-buahan : Produksi : Buah-buahan 5</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">5913</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pertanian tanaman pangan adalah keluarga yang mengusahakan tanaman padi, palawija, hortikultura (sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan), baik mengusahakan tanaman sendiri atau bukan, atas resiko sendiri dimana sebagian atau seluruh hasil produksinya dijual.
Potensi tanaman pangan adalah jenis-jenis tanaman pangan yang mempunyai lahan paling luas di Desa/kelurahan itu. Jika ada dua tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga/keluarga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Isikan potensi padi dan palawija, sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan yang ada di desa/kelurahan ini, yang benar-benar dimiliki oleh keluarga yang berada dalam desa/kelurahan tersebut. Tidak termasuk rumah tangga pertanian yang berusaha di luar desa walaupun memenuhi syarat batas minimal usaha (BMU).</txt>
</var>
<var ID="V485" name="b1301e12" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="224" EndPos="226" width="3"/>
  <labl>Kode tanaman : E. Obat-Obatan 1</labl>
  <imputation>Kode tanaman : E. Obat-Obatan 1</imputation>
  <security>Kode tanaman : E. Obat-Obatan 1</security>
  <embargo>Kode tanaman : E. Obat-Obatan 1</embargo>
  <respUnit>Kode tanaman : E. Obat-Obatan 1</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>E. Obat-obatan : Kode tanaman : Obat-obatan 1</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">6356</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>501</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>502</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>503</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>504</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>505</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>506</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>507</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>508</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>509</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>510</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>511</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>512</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>514</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>515</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>519</catValu>
  </catgry>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pertanian tanaman pangan adalah keluarga yang mengusahakan tanaman padi, palawija, hortikultura (sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan), baik mengusahakan tanaman sendiri atau bukan, atas resiko sendiri dimana sebagian atau seluruh hasil produksinya dijual.
Potensi tanaman pangan adalah jenis-jenis tanaman pangan yang mempunyai lahan paling luas di Desa/kelurahan itu. Jika ada dua tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga/keluarga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Isikan potensi padi dan palawija, sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan yang ada di desa/kelurahan ini, yang benar-benar dimiliki oleh keluarga yang berada dalam desa/kelurahan tersebut. Tidak termasuk rumah tangga pertanian yang berusaha di luar desa walaupun memenuhi syarat batas minimal usaha (BMU).</txt>
</var>
<var ID="V486" name="b1301e13" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="227" EndPos="229" width="3"/>
  <labl>Luas tanam : E. Obat-Obatan 1</labl>
  <imputation>Luas tanam : E. Obat-Obatan 1</imputation>
  <security>Luas tanam : E. Obat-Obatan 1</security>
  <embargo>Luas tanam : E. Obat-Obatan 1</embargo>
  <respUnit>Luas tanam : E. Obat-Obatan 1</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>E. Obat-obatan : Luas tanam : Obat-obatan 1</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">784</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pertanian tanaman pangan adalah keluarga yang mengusahakan tanaman padi, palawija, hortikultura (sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan), baik mengusahakan tanaman sendiri atau bukan, atas resiko sendiri dimana sebagian atau seluruh hasil produksinya dijual.
Potensi tanaman pangan adalah jenis-jenis tanaman pangan yang mempunyai lahan paling luas di Desa/kelurahan itu. Jika ada dua tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga/keluarga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Isikan potensi padi dan palawija, sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan yang ada di desa/kelurahan ini, yang benar-benar dimiliki oleh keluarga yang berada dalam desa/kelurahan tersebut. Tidak termasuk rumah tangga pertanian yang berusaha di luar desa walaupun memenuhi syarat batas minimal usaha (BMU).</txt>
</var>
<var ID="V487" name="b1301e14" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="230" EndPos="233" width="4"/>
  <labl>Produksi : E. Obat-Obatan 1</labl>
  <imputation>Produksi : E. Obat-Obatan 1</imputation>
  <security>Produksi : E. Obat-Obatan 1</security>
  <embargo>Produksi : E. Obat-Obatan 1</embargo>
  <respUnit>Produksi : E. Obat-Obatan 1</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>E. Obat-obatan : Produksi : Obat-obatan 1</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">2800</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pertanian tanaman pangan adalah keluarga yang mengusahakan tanaman padi, palawija, hortikultura (sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan), baik mengusahakan tanaman sendiri atau bukan, atas resiko sendiri dimana sebagian atau seluruh hasil produksinya dijual.
Potensi tanaman pangan adalah jenis-jenis tanaman pangan yang mempunyai lahan paling luas di Desa/kelurahan itu. Jika ada dua tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga/keluarga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Isikan potensi padi dan palawija, sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan yang ada di desa/kelurahan ini, yang benar-benar dimiliki oleh keluarga yang berada dalam desa/kelurahan tersebut. Tidak termasuk rumah tangga pertanian yang berusaha di luar desa walaupun memenuhi syarat batas minimal usaha (BMU).</txt>
</var>
<var ID="V488" name="b1301e22" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="234" EndPos="236" width="3"/>
  <labl>Kode tanaman : E. Obat-Obatan 2</labl>
  <imputation>Kode tanaman : E. Obat-Obatan 2</imputation>
  <security>Kode tanaman : E. Obat-Obatan 2</security>
  <embargo>Kode tanaman : E. Obat-Obatan 2</embargo>
  <respUnit>Kode tanaman : E. Obat-Obatan 2</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>E. Obat-obatan : Kode tanaman : Obat-obatan 2</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">4791</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>501</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>502</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>503</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>504</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>505</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>506</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>507</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>508</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>509</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>510</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>511</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>512</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>514</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>519</catValu>
  </catgry>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pertanian tanaman pangan adalah keluarga yang mengusahakan tanaman padi, palawija, hortikultura (sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan), baik mengusahakan tanaman sendiri atau bukan, atas resiko sendiri dimana sebagian atau seluruh hasil produksinya dijual.
Potensi tanaman pangan adalah jenis-jenis tanaman pangan yang mempunyai lahan paling luas di Desa/kelurahan itu. Jika ada dua tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga/keluarga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Isikan potensi padi dan palawija, sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan yang ada di desa/kelurahan ini, yang benar-benar dimiliki oleh keluarga yang berada dalam desa/kelurahan tersebut. Tidak termasuk rumah tangga pertanian yang berusaha di luar desa walaupun memenuhi syarat batas minimal usaha (BMU).</txt>
</var>
<var ID="V489" name="b1301e23" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="237" EndPos="240" width="4"/>
  <labl>Luas tanam : E. Obat-Obatan 2</labl>
  <imputation>Luas tanam : E. Obat-Obatan 2</imputation>
  <security>Luas tanam : E. Obat-Obatan 2</security>
  <embargo>Luas tanam : E. Obat-Obatan 2</embargo>
  <respUnit>Luas tanam : E. Obat-Obatan 2</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>E. Obat-obatan : Luas tanam : Obat-obatan 2</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">1200</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pertanian tanaman pangan adalah keluarga yang mengusahakan tanaman padi, palawija, hortikultura (sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan), baik mengusahakan tanaman sendiri atau bukan, atas resiko sendiri dimana sebagian atau seluruh hasil produksinya dijual.
Potensi tanaman pangan adalah jenis-jenis tanaman pangan yang mempunyai lahan paling luas di Desa/kelurahan itu. Jika ada dua tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga/keluarga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Isikan potensi padi dan palawija, sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan yang ada di desa/kelurahan ini, yang benar-benar dimiliki oleh keluarga yang berada dalam desa/kelurahan tersebut. Tidak termasuk rumah tangga pertanian yang berusaha di luar desa walaupun memenuhi syarat batas minimal usaha (BMU).</txt>
</var>
<var ID="V490" name="b1301e24" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="241" EndPos="243" width="3"/>
  <labl>Produksi : E. Obat-Obatan 2</labl>
  <imputation>Produksi : E. Obat-Obatan 2</imputation>
  <security>Produksi : E. Obat-Obatan 2</security>
  <embargo>Produksi : E. Obat-Obatan 2</embargo>
  <respUnit>Produksi : E. Obat-Obatan 2</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>E. Obat-obatan : Produksi : Obat-obatan 2</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">999</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pertanian tanaman pangan adalah keluarga yang mengusahakan tanaman padi, palawija, hortikultura (sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan), baik mengusahakan tanaman sendiri atau bukan, atas resiko sendiri dimana sebagian atau seluruh hasil produksinya dijual.
Potensi tanaman pangan adalah jenis-jenis tanaman pangan yang mempunyai lahan paling luas di Desa/kelurahan itu. Jika ada dua tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga/keluarga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Isikan potensi padi dan palawija, sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan yang ada di desa/kelurahan ini, yang benar-benar dimiliki oleh keluarga yang berada dalam desa/kelurahan tersebut. Tidak termasuk rumah tangga pertanian yang berusaha di luar desa walaupun memenuhi syarat batas minimal usaha (BMU).</txt>
</var>
<var ID="V491" name="b1301e32" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="244" EndPos="246" width="3"/>
  <labl>Kode tanaman : E. Obat-Obatan 3</labl>
  <imputation>Kode tanaman : E. Obat-Obatan 3</imputation>
  <security>Kode tanaman : E. Obat-Obatan 3</security>
  <embargo>Kode tanaman : E. Obat-Obatan 3</embargo>
  <respUnit>Kode tanaman : E. Obat-Obatan 3</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>E. Obat-obatan : Kode tanaman : Obat-obatan 3</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">2980</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>501</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>502</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>503</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>504</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>505</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>506</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>507</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>508</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>509</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>510</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>511</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>512</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>516</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>519</catValu>
  </catgry>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pertanian tanaman pangan adalah keluarga yang mengusahakan tanaman padi, palawija, hortikultura (sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan), baik mengusahakan tanaman sendiri atau bukan, atas resiko sendiri dimana sebagian atau seluruh hasil produksinya dijual.
Potensi tanaman pangan adalah jenis-jenis tanaman pangan yang mempunyai lahan paling luas di Desa/kelurahan itu. Jika ada dua tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga/keluarga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Isikan potensi padi dan palawija, sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan yang ada di desa/kelurahan ini, yang benar-benar dimiliki oleh keluarga yang berada dalam desa/kelurahan tersebut. Tidak termasuk rumah tangga pertanian yang berusaha di luar desa walaupun memenuhi syarat batas minimal usaha (BMU).</txt>
</var>
<var ID="V492" name="b1301e33" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="247" EndPos="249" width="3"/>
  <labl>Luas tanam : E. Obat-Obatan 3</labl>
  <imputation>Luas tanam : E. Obat-Obatan 3</imputation>
  <security>Luas tanam : E. Obat-Obatan 3</security>
  <embargo>Luas tanam : E. Obat-Obatan 3</embargo>
  <respUnit>Luas tanam : E. Obat-Obatan 3</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>E. Obat-obatan : Luas tanam : Obat-obatan 3</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">115</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pertanian tanaman pangan adalah keluarga yang mengusahakan tanaman padi, palawija, hortikultura (sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan), baik mengusahakan tanaman sendiri atau bukan, atas resiko sendiri dimana sebagian atau seluruh hasil produksinya dijual.
Potensi tanaman pangan adalah jenis-jenis tanaman pangan yang mempunyai lahan paling luas di Desa/kelurahan itu. Jika ada dua tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga/keluarga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Isikan potensi padi dan palawija, sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan yang ada di desa/kelurahan ini, yang benar-benar dimiliki oleh keluarga yang berada dalam desa/kelurahan tersebut. Tidak termasuk rumah tangga pertanian yang berusaha di luar desa walaupun memenuhi syarat batas minimal usaha (BMU).</txt>
</var>
<var ID="V493" name="b1301e34" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="250" EndPos="252" width="3"/>
  <labl>Produksi : E. Obat-Obatan 3</labl>
  <imputation>Produksi : E. Obat-Obatan 3</imputation>
  <security>Produksi : E. Obat-Obatan 3</security>
  <embargo>Produksi : E. Obat-Obatan 3</embargo>
  <respUnit>Produksi : E. Obat-Obatan 3</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>E. Obat-obatan : Produksi : Obat-obatan 3</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">999</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pertanian tanaman pangan adalah keluarga yang mengusahakan tanaman padi, palawija, hortikultura (sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan), baik mengusahakan tanaman sendiri atau bukan, atas resiko sendiri dimana sebagian atau seluruh hasil produksinya dijual.
Potensi tanaman pangan adalah jenis-jenis tanaman pangan yang mempunyai lahan paling luas di Desa/kelurahan itu. Jika ada dua tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga/keluarga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Isikan potensi padi dan palawija, sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan yang ada di desa/kelurahan ini, yang benar-benar dimiliki oleh keluarga yang berada dalam desa/kelurahan tersebut. Tidak termasuk rumah tangga pertanian yang berusaha di luar desa walaupun memenuhi syarat batas minimal usaha (BMU).</txt>
</var>
<var ID="V494" name="b1301e42" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="253" EndPos="255" width="3"/>
  <labl>Kode tanaman : E. Obat-Obatan 4</labl>
  <imputation>Kode tanaman : E. Obat-Obatan 4</imputation>
  <security>Kode tanaman : E. Obat-Obatan 4</security>
  <embargo>Kode tanaman : E. Obat-Obatan 4</embargo>
  <respUnit>Kode tanaman : E. Obat-Obatan 4</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>E. Obat-obatan : Kode tanaman : Obat-obatan 4</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">1359</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>501</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>502</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>503</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>504</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>505</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>506</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>507</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>508</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>509</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>510</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>511</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>516</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>518</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>519</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>598</catValu>
  </catgry>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pertanian tanaman pangan adalah keluarga yang mengusahakan tanaman padi, palawija, hortikultura (sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan), baik mengusahakan tanaman sendiri atau bukan, atas resiko sendiri dimana sebagian atau seluruh hasil produksinya dijual.
Potensi tanaman pangan adalah jenis-jenis tanaman pangan yang mempunyai lahan paling luas di Desa/kelurahan itu. Jika ada dua tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga/keluarga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Isikan potensi padi dan palawija, sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan yang ada di desa/kelurahan ini, yang benar-benar dimiliki oleh keluarga yang berada dalam desa/kelurahan tersebut. Tidak termasuk rumah tangga pertanian yang berusaha di luar desa walaupun memenuhi syarat batas minimal usaha (BMU).</txt>
</var>
<var ID="V495" name="b1301e43" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="256" EndPos="258" width="3"/>
  <labl>Luas tanam : E. Obat-Obatan 4</labl>
  <imputation>Luas tanam : E. Obat-Obatan 4</imputation>
  <security>Luas tanam : E. Obat-Obatan 4</security>
  <embargo>Luas tanam : E. Obat-Obatan 4</embargo>
  <respUnit>Luas tanam : E. Obat-Obatan 4</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>E. Obat-obatan : Luas tanam : Obat-obatan 4</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">900</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pertanian tanaman pangan adalah keluarga yang mengusahakan tanaman padi, palawija, hortikultura (sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan), baik mengusahakan tanaman sendiri atau bukan, atas resiko sendiri dimana sebagian atau seluruh hasil produksinya dijual.
Potensi tanaman pangan adalah jenis-jenis tanaman pangan yang mempunyai lahan paling luas di Desa/kelurahan itu. Jika ada dua tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga/keluarga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Isikan potensi padi dan palawija, sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan yang ada di desa/kelurahan ini, yang benar-benar dimiliki oleh keluarga yang berada dalam desa/kelurahan tersebut. Tidak termasuk rumah tangga pertanian yang berusaha di luar desa walaupun memenuhi syarat batas minimal usaha (BMU).</txt>
</var>
<var ID="V496" name="b1301e44" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="259" EndPos="261" width="3"/>
  <labl>Produksi : E. Obat-Obatan 4</labl>
  <imputation>Produksi : E. Obat-Obatan 4</imputation>
  <security>Produksi : E. Obat-Obatan 4</security>
  <embargo>Produksi : E. Obat-Obatan 4</embargo>
  <respUnit>Produksi : E. Obat-Obatan 4</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>E. Obat-obatan : Produksi : Obat-obatan 4</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">621</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pertanian tanaman pangan adalah keluarga yang mengusahakan tanaman padi, palawija, hortikultura (sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan), baik mengusahakan tanaman sendiri atau bukan, atas resiko sendiri dimana sebagian atau seluruh hasil produksinya dijual.
Potensi tanaman pangan adalah jenis-jenis tanaman pangan yang mempunyai lahan paling luas di Desa/kelurahan itu. Jika ada dua tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga/keluarga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Isikan potensi padi dan palawija, sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan yang ada di desa/kelurahan ini, yang benar-benar dimiliki oleh keluarga yang berada dalam desa/kelurahan tersebut. Tidak termasuk rumah tangga pertanian yang berusaha di luar desa walaupun memenuhi syarat batas minimal usaha (BMU).</txt>
</var>
<var ID="V497" name="b1301e52" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="262" EndPos="264" width="3"/>
  <labl>Kode tanaman : E. Obat-Obatan 5</labl>
  <imputation>Kode tanaman : E. Obat-Obatan 5</imputation>
  <security>Kode tanaman : E. Obat-Obatan 5</security>
  <embargo>Kode tanaman : E. Obat-Obatan 5</embargo>
  <respUnit>Kode tanaman : E. Obat-Obatan 5</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>E. Obat-obatan : Kode tanaman : Obat-obatan 5</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">500</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>501</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>502</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>503</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>504</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>505</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>506</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>507</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>508</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>509</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>510</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>511</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>512</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>516</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>519</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>598</catValu>
  </catgry>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pertanian tanaman pangan adalah keluarga yang mengusahakan tanaman padi, palawija, hortikultura (sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan), baik mengusahakan tanaman sendiri atau bukan, atas resiko sendiri dimana sebagian atau seluruh hasil produksinya dijual.
Potensi tanaman pangan adalah jenis-jenis tanaman pangan yang mempunyai lahan paling luas di Desa/kelurahan itu. Jika ada dua tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga/keluarga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Isikan potensi padi dan palawija, sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan yang ada di desa/kelurahan ini, yang benar-benar dimiliki oleh keluarga yang berada dalam desa/kelurahan tersebut. Tidak termasuk rumah tangga pertanian yang berusaha di luar desa walaupun memenuhi syarat batas minimal usaha (BMU).</txt>
</var>
<var ID="V498" name="b1301e53" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="265" EndPos="267" width="3"/>
  <labl>Luas tanam : E. Obat-Obatan 5</labl>
  <imputation>Luas tanam : E. Obat-Obatan 5</imputation>
  <security>Luas tanam : E. Obat-Obatan 5</security>
  <embargo>Luas tanam : E. Obat-Obatan 5</embargo>
  <respUnit>Luas tanam : E. Obat-Obatan 5</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>E. Obat-obatan : Luas tanam : Obat-obatan 5</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">200</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pertanian tanaman pangan adalah keluarga yang mengusahakan tanaman padi, palawija, hortikultura (sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan), baik mengusahakan tanaman sendiri atau bukan, atas resiko sendiri dimana sebagian atau seluruh hasil produksinya dijual.
Potensi tanaman pangan adalah jenis-jenis tanaman pangan yang mempunyai lahan paling luas di Desa/kelurahan itu. Jika ada dua tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga/keluarga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Isikan potensi padi dan palawija, sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan yang ada di desa/kelurahan ini, yang benar-benar dimiliki oleh keluarga yang berada dalam desa/kelurahan tersebut. Tidak termasuk rumah tangga pertanian yang berusaha di luar desa walaupun memenuhi syarat batas minimal usaha (BMU).</txt>
</var>
<var ID="V499" name="b1301e54" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="268" EndPos="269" width="2"/>
  <labl>Produksi : E. Obat-Obatan 5</labl>
  <imputation>Produksi : E. Obat-Obatan 5</imputation>
  <security>Produksi : E. Obat-Obatan 5</security>
  <embargo>Produksi : E. Obat-Obatan 5</embargo>
  <respUnit>Produksi : E. Obat-Obatan 5</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>E. Obat-obatan : Produksi : Obat-obatan 5</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">62</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pertanian tanaman pangan adalah keluarga yang mengusahakan tanaman padi, palawija, hortikultura (sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan), baik mengusahakan tanaman sendiri atau bukan, atas resiko sendiri dimana sebagian atau seluruh hasil produksinya dijual.
Potensi tanaman pangan adalah jenis-jenis tanaman pangan yang mempunyai lahan paling luas di Desa/kelurahan itu. Jika ada dua tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga/keluarga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Isikan potensi padi dan palawija, sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan yang ada di desa/kelurahan ini, yang benar-benar dimiliki oleh keluarga yang berada dalam desa/kelurahan tersebut. Tidak termasuk rumah tangga pertanian yang berusaha di luar desa walaupun memenuhi syarat batas minimal usaha (BMU).</txt>
</var>
<var ID="V500" name="b1301f12" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="270" EndPos="272" width="3"/>
  <labl>Kode tanaman : F. Tanaman Hias 1</labl>
  <imputation>Kode tanaman : F. Tanaman Hias 1</imputation>
  <security>Kode tanaman : F. Tanaman Hias 1</security>
  <embargo>Kode tanaman : F. Tanaman Hias 1</embargo>
  <respUnit>Kode tanaman : F. Tanaman Hias 1</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>F. Tanaman hias : Kode tanaman : Tanaman hias 1</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">2304</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>.</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>001</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>010</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>015</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>018</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>049</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>07</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>101</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>106</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>107</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>110</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>112</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>147</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>265</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>310</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4.6</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>40</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>401</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>402</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>403</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>404</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>405</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>406</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>407</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>408</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>409</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>410</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>411</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>412</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>413</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>480</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>498</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>499</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>510</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>607</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>616</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>701</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>707</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>753</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>801</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>812</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>912</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>999</catValu>
  </catgry>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pertanian tanaman pangan adalah keluarga yang mengusahakan tanaman padi, palawija, hortikultura (sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan), baik mengusahakan tanaman sendiri atau bukan, atas resiko sendiri dimana sebagian atau seluruh hasil produksinya dijual.
Potensi tanaman pangan adalah jenis-jenis tanaman pangan yang mempunyai lahan paling luas di Desa/kelurahan itu. Jika ada dua tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga/keluarga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Isikan potensi padi dan palawija, sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan yang ada di desa/kelurahan ini, yang benar-benar dimiliki oleh keluarga yang berada dalam desa/kelurahan tersebut. Tidak termasuk rumah tangga pertanian yang berusaha di luar desa walaupun memenuhi syarat batas minimal usaha (BMU).</txt>
</var>
<var ID="V501" name="b1301f22" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="273" EndPos="275" width="3"/>
  <labl>Kode tanaman : F. Tanaman Hias 2</labl>
  <imputation>Kode tanaman : F. Tanaman Hias 2</imputation>
  <security>Kode tanaman : F. Tanaman Hias 2</security>
  <embargo>Kode tanaman : F. Tanaman Hias 2</embargo>
  <respUnit>Kode tanaman : F. Tanaman Hias 2</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>F. Tanaman hias : Kode tanaman : Tanaman hias 2</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">1626</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>006</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>106</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>107</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>108</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>109</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>110</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>112</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>140</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>401</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>402</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>403</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>404</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>405</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>406</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>407</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>408</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>409</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>410</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>411</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>412</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>413</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>414</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>490</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>607</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>612</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>616</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>620</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>639</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>708</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>75</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>999</catValu>
  </catgry>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pertanian tanaman pangan adalah keluarga yang mengusahakan tanaman padi, palawija, hortikultura (sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan), baik mengusahakan tanaman sendiri atau bukan, atas resiko sendiri dimana sebagian atau seluruh hasil produksinya dijual.
Potensi tanaman pangan adalah jenis-jenis tanaman pangan yang mempunyai lahan paling luas di Desa/kelurahan itu. Jika ada dua tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga/keluarga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Isikan potensi padi dan palawija, sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan yang ada di desa/kelurahan ini, yang benar-benar dimiliki oleh keluarga yang berada dalam desa/kelurahan tersebut. Tidak termasuk rumah tangga pertanian yang berusaha di luar desa walaupun memenuhi syarat batas minimal usaha (BMU).</txt>
</var>
<var ID="V502" name="b1301f32" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="276" EndPos="278" width="3"/>
  <labl>Kode tanaman : F. Tanaman Hias 3</labl>
  <imputation>Kode tanaman : F. Tanaman Hias 3</imputation>
  <security>Kode tanaman : F. Tanaman Hias 3</security>
  <embargo>Kode tanaman : F. Tanaman Hias 3</embargo>
  <respUnit>Kode tanaman : F. Tanaman Hias 3</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>F. Tanaman hias : Kode tanaman : Tanaman hias 3</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">1130</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>.</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>00</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>000</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>104</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>107</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>108</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>109</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>112</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>14</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>250</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>400</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>401</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>402</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>403</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>404</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>405</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>406</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>407</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>408</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>409</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>41</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>410</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>411</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>412</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>415</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>416</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>418</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>419</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>510</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>618</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>623</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>704</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>999</catValu>
  </catgry>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pertanian tanaman pangan adalah keluarga yang mengusahakan tanaman padi, palawija, hortikultura (sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan), baik mengusahakan tanaman sendiri atau bukan, atas resiko sendiri dimana sebagian atau seluruh hasil produksinya dijual.
Potensi tanaman pangan adalah jenis-jenis tanaman pangan yang mempunyai lahan paling luas di Desa/kelurahan itu. Jika ada dua tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga/keluarga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Isikan potensi padi dan palawija, sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan yang ada di desa/kelurahan ini, yang benar-benar dimiliki oleh keluarga yang berada dalam desa/kelurahan tersebut. Tidak termasuk rumah tangga pertanian yang berusaha di luar desa walaupun memenuhi syarat batas minimal usaha (BMU).</txt>
</var>
<var ID="V503" name="b1301f42" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="279" EndPos="281" width="3"/>
  <labl>Kode tanaman : F. Tanaman Hias 4</labl>
  <imputation>Kode tanaman : F. Tanaman Hias 4</imputation>
  <security>Kode tanaman : F. Tanaman Hias 4</security>
  <embargo>Kode tanaman : F. Tanaman Hias 4</embargo>
  <respUnit>Kode tanaman : F. Tanaman Hias 4</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>F. Tanaman hias : Kode tanaman : Tanaman hias 4</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">759</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>.</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>007</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>107</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>13</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>200</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>400</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>401</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>403</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>404</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>405</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>406</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>407</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>408</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>409</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>410</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>411</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>412</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>413</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>441</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>618</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>639</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>999</catValu>
  </catgry>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pertanian tanaman pangan adalah keluarga yang mengusahakan tanaman padi, palawija, hortikultura (sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan), baik mengusahakan tanaman sendiri atau bukan, atas resiko sendiri dimana sebagian atau seluruh hasil produksinya dijual.
Potensi tanaman pangan adalah jenis-jenis tanaman pangan yang mempunyai lahan paling luas di Desa/kelurahan itu. Jika ada dua tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga/keluarga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Isikan potensi padi dan palawija, sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan yang ada di desa/kelurahan ini, yang benar-benar dimiliki oleh keluarga yang berada dalam desa/kelurahan tersebut. Tidak termasuk rumah tangga pertanian yang berusaha di luar desa walaupun memenuhi syarat batas minimal usaha (BMU).</txt>
</var>
<var ID="V504" name="b1301f52" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="282" EndPos="284" width="3"/>
  <labl>Kode tanaman : F. Tanaman Hias 5</labl>
  <imputation>Kode tanaman : F. Tanaman Hias 5</imputation>
  <security>Kode tanaman : F. Tanaman Hias 5</security>
  <embargo>Kode tanaman : F. Tanaman Hias 5</embargo>
  <respUnit>Kode tanaman : F. Tanaman Hias 5</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>F. Tanaman hias : Kode tanaman : Tanaman hias 5</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">451</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>.</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>401</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>402</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>403</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>404</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>405</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>406</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>407</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>408</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>409</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>410</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>411</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>412</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>413</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>429</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>490</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>611</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>712</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>999</catValu>
  </catgry>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pertanian tanaman pangan adalah keluarga yang mengusahakan tanaman padi, palawija, hortikultura (sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan), baik mengusahakan tanaman sendiri atau bukan, atas resiko sendiri dimana sebagian atau seluruh hasil produksinya dijual.
Potensi tanaman pangan adalah jenis-jenis tanaman pangan yang mempunyai lahan paling luas di Desa/kelurahan itu. Jika ada dua tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga/keluarga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Isikan potensi padi dan palawija, sayuran, buah-buahan dan tanaman hias/obat-obatan yang ada di desa/kelurahan ini, yang benar-benar dimiliki oleh keluarga yang berada dalam desa/kelurahan tersebut. Tidak termasuk rumah tangga pertanian yang berusaha di luar desa walaupun memenuhi syarat batas minimal usaha (BMU).</txt>
</var>
<var ID="V505" name="b13r1302a1" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="285" EndPos="289" width="5"/>
  <labl>1. Jumlah Keluarga tanaman perkebunan</labl>
  <imputation>1. Jumlah Keluarga tanaman perkebunan</imputation>
  <security>1. Jumlah Keluarga tanaman perkebunan</security>
  <embargo>1. Jumlah Keluarga tanaman perkebunan</embargo>
  <respUnit>1. Jumlah Keluarga tanaman perkebunan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>A.  Potensi “tanaman perkebunan” di desa/kelurahan selama setahun terakhir :
1. Jumlah Keluarga tanaman perkebunan</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">25013</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Banyaknya keluarga perkebunan yang ada di wilayah desa/kelurahan. Isiannya harus lebih kecil atau sama dengan keluarga pada desa/kelurahan tersebut.
Keluarga/keluarga perkebunan adalah keluarga yang memelihara/menanam tanaman perkebunan dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya dijual untuk memperoleh pendapatan.
Potensi tanaman perkebunan adalah jenis-jenis tanaman perkebunan yang mempunyai lahan paling luas di desa itu. Jika ada tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Tuliskan lima nama tanaman perkebunan yang banyak diusahakan dan dimiliki oleh keluarga di desa/kelurahan tersebut.</txt>
</var>
<var ID="V506" name="b13r1302a2" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="290" EndPos="291" width="2"/>
  <labl>2. Banyaknya perusahaan perkebunan</labl>
  <imputation>2. Banyaknya perusahaan perkebunan</imputation>
  <security>2. Banyaknya perusahaan perkebunan</security>
  <embargo>2. Banyaknya perusahaan perkebunan</embargo>
  <respUnit>2. Banyaknya perusahaan perkebunan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>A.  Potensi “tanaman perkebunan” di desa/kelurahan selama setahun terakhir :</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">99</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Banyaknya keluarga perkebunan yang ada di wilayah desa/kelurahan. Isiannya harus lebih kecil atau sama dengan keluarga pada desa/kelurahan tersebut.
Keluarga/keluarga perkebunan adalah keluarga yang memelihara/menanam tanaman perkebunan dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya dijual untuk memperoleh pendapatan.
Potensi tanaman perkebunan adalah jenis-jenis tanaman perkebunan yang mempunyai lahan paling luas di desa itu. Jika ada tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Tuliskan lima nama tanaman perkebunan yang banyak diusahakan dan dimiliki oleh keluarga di desa/kelurahan tersebut.</txt>
</var>
<var ID="V507" name="b1302b12" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="292" EndPos="294" width="3"/>
  <labl>Kode tanaman : B. Perkebunan 1</labl>
  <imputation>Kode tanaman : B. Perkebunan 1</imputation>
  <security>Kode tanaman : B. Perkebunan 1</security>
  <embargo>Kode tanaman : B. Perkebunan 1</embargo>
  <respUnit>Kode tanaman : B. Perkebunan 1</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>B. Perkebunan : Kode tanaman : Perkebunan 1</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">43459</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>001</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>115</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>228</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>601</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>602</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>603</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>604</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>605</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>606</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>607</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>608</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>609</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>610</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>611</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>612</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>613</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>614</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>615</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>616</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>617</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>618</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>619</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>620</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>621</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>622</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>623</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>624</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>625</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>626</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>627</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>628</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>629</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>630</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>631</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>632</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>633</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>634</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>635</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>636</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>637</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>638</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>639</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>640</catValu>
  </catgry>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Banyaknya keluarga perkebunan yang ada di wilayah desa/kelurahan. Isiannya harus lebih kecil atau sama dengan keluarga pada desa/kelurahan tersebut.
Keluarga/keluarga perkebunan adalah keluarga yang memelihara/menanam tanaman perkebunan dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya dijual untuk memperoleh pendapatan.
Potensi tanaman perkebunan adalah jenis-jenis tanaman perkebunan yang mempunyai lahan paling luas di desa itu. Jika ada tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Tuliskan lima nama tanaman perkebunan yang banyak diusahakan dan dimiliki oleh keluarga di desa/kelurahan tersebut.</txt>
</var>
<var ID="V508" name="b1302b13" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="295" EndPos="299" width="5"/>
  <labl>Luas tanam : B. Perkebunan 1</labl>
  <imputation>Luas tanam : B. Perkebunan 1</imputation>
  <security>Luas tanam : B. Perkebunan 1</security>
  <embargo>Luas tanam : B. Perkebunan 1</embargo>
  <respUnit>Luas tanam : B. Perkebunan 1</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>B. Perkebunan : Luas tanam : Perkebunan 1</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">10000</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Banyaknya keluarga perkebunan yang ada di wilayah desa/kelurahan. Isiannya harus lebih kecil atau sama dengan keluarga pada desa/kelurahan tersebut.
Keluarga/keluarga perkebunan adalah keluarga yang memelihara/menanam tanaman perkebunan dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya dijual untuk memperoleh pendapatan.
Potensi tanaman perkebunan adalah jenis-jenis tanaman perkebunan yang mempunyai lahan paling luas di desa itu. Jika ada tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Tuliskan lima nama tanaman perkebunan yang banyak diusahakan dan dimiliki oleh keluarga di desa/kelurahan tersebut.</txt>
</var>
<var ID="V509" name="b1302b14" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="300" EndPos="304" width="5"/>
  <labl>Produksi : B. Perkebunan 1</labl>
  <imputation>Produksi : B. Perkebunan 1</imputation>
  <security>Produksi : B. Perkebunan 1</security>
  <embargo>Produksi : B. Perkebunan 1</embargo>
  <respUnit>Produksi : B. Perkebunan 1</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>B. Perkebunan : Produksi : Perkebunan 1</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">10000</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Banyaknya keluarga perkebunan yang ada di wilayah desa/kelurahan. Isiannya harus lebih kecil atau sama dengan keluarga pada desa/kelurahan tersebut.
Keluarga/keluarga perkebunan adalah keluarga yang memelihara/menanam tanaman perkebunan dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya dijual untuk memperoleh pendapatan.
Potensi tanaman perkebunan adalah jenis-jenis tanaman perkebunan yang mempunyai lahan paling luas di desa itu. Jika ada tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Tuliskan lima nama tanaman perkebunan yang banyak diusahakan dan dimiliki oleh keluarga di desa/kelurahan tersebut.</txt>
</var>
<var ID="V510" name="b1302b22" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="305" EndPos="307" width="3"/>
  <labl>Kode tanaman : B. Perkebunan 2</labl>
  <imputation>Kode tanaman : B. Perkebunan 2</imputation>
  <security>Kode tanaman : B. Perkebunan 2</security>
  <embargo>Kode tanaman : B. Perkebunan 2</embargo>
  <respUnit>Kode tanaman : B. Perkebunan 2</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>B. Perkebunan : Kode tanaman : Perkebunan 2</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">25621</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>601</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>602</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>603</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>604</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>605</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>606</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>607</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>608</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>609</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>610</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>611</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>612</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>613</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>614</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>615</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>616</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>617</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>618</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>619</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>620</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>621</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>622</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>623</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>624</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>625</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>626</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>627</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>628</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>629</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>630</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>631</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>632</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>633</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>634</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>635</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>636</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>637</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>638</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>639</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>640</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>672</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>688</catValu>
  </catgry>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Banyaknya keluarga perkebunan yang ada di wilayah desa/kelurahan. Isiannya harus lebih kecil atau sama dengan keluarga pada desa/kelurahan tersebut.
Keluarga/keluarga perkebunan adalah keluarga yang memelihara/menanam tanaman perkebunan dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya dijual untuk memperoleh pendapatan.
Potensi tanaman perkebunan adalah jenis-jenis tanaman perkebunan yang mempunyai lahan paling luas di desa itu. Jika ada tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Tuliskan lima nama tanaman perkebunan yang banyak diusahakan dan dimiliki oleh keluarga di desa/kelurahan tersebut.</txt>
</var>
<var ID="V511" name="b1302b23" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="308" EndPos="311" width="4"/>
  <labl>Luas tanam : B. Perkebunan 2</labl>
  <imputation>Luas tanam : B. Perkebunan 2</imputation>
  <security>Luas tanam : B. Perkebunan 2</security>
  <embargo>Luas tanam : B. Perkebunan 2</embargo>
  <respUnit>Luas tanam : B. Perkebunan 2</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>B. Perkebunan : Luas tanam : Perkebunan 2</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">9999</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Banyaknya keluarga perkebunan yang ada di wilayah desa/kelurahan. Isiannya harus lebih kecil atau sama dengan keluarga pada desa/kelurahan tersebut.
Keluarga/keluarga perkebunan adalah keluarga yang memelihara/menanam tanaman perkebunan dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya dijual untuk memperoleh pendapatan.
Potensi tanaman perkebunan adalah jenis-jenis tanaman perkebunan yang mempunyai lahan paling luas di desa itu. Jika ada tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Tuliskan lima nama tanaman perkebunan yang banyak diusahakan dan dimiliki oleh keluarga di desa/kelurahan tersebut.</txt>
</var>
<var ID="V512" name="b1302b24" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="312" EndPos="316" width="5"/>
  <labl>Produksi : B. Perkebunan 2</labl>
  <imputation>Produksi : B. Perkebunan 2</imputation>
  <security>Produksi : B. Perkebunan 2</security>
  <embargo>Produksi : B. Perkebunan 2</embargo>
  <respUnit>Produksi : B. Perkebunan 2</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>B. Perkebunan : Produksi : Perkebunan 2</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">10000</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Banyaknya keluarga perkebunan yang ada di wilayah desa/kelurahan. Isiannya harus lebih kecil atau sama dengan keluarga pada desa/kelurahan tersebut.
Keluarga/keluarga perkebunan adalah keluarga yang memelihara/menanam tanaman perkebunan dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya dijual untuk memperoleh pendapatan.
Potensi tanaman perkebunan adalah jenis-jenis tanaman perkebunan yang mempunyai lahan paling luas di desa itu. Jika ada tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Tuliskan lima nama tanaman perkebunan yang banyak diusahakan dan dimiliki oleh keluarga di desa/kelurahan tersebut.</txt>
</var>
<var ID="V513" name="b1302b32" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="317" EndPos="319" width="3"/>
  <labl>Kode tanaman : B. Perkebunan 3</labl>
  <imputation>Kode tanaman : B. Perkebunan 3</imputation>
  <security>Kode tanaman : B. Perkebunan 3</security>
  <embargo>Kode tanaman : B. Perkebunan 3</embargo>
  <respUnit>Kode tanaman : B. Perkebunan 3</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>B. Perkebunan : Kode tanaman : Perkebunan 3</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">13876</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>601</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>602</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>603</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>604</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>605</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>606</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>607</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>608</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>609</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>610</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>611</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>612</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>613</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>614</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>615</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>616</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>617</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>618</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>619</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>620</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>621</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>622</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>623</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>624</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>625</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>626</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>627</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>628</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>629</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>630</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>631</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>632</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>633</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>634</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>635</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>636</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>637</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>638</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>639</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>640</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>688</catValu>
  </catgry>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Banyaknya keluarga perkebunan yang ada di wilayah desa/kelurahan. Isiannya harus lebih kecil atau sama dengan keluarga pada desa/kelurahan tersebut.
Keluarga/keluarga perkebunan adalah keluarga yang memelihara/menanam tanaman perkebunan dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya dijual untuk memperoleh pendapatan.
Potensi tanaman perkebunan adalah jenis-jenis tanaman perkebunan yang mempunyai lahan paling luas di desa itu. Jika ada tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Tuliskan lima nama tanaman perkebunan yang banyak diusahakan dan dimiliki oleh keluarga di desa/kelurahan tersebut.</txt>
</var>
<var ID="V514" name="b1302b33" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="320" EndPos="324" width="5"/>
  <labl>Luas tanam : B. Perkebunan 3</labl>
  <imputation>Luas tanam : B. Perkebunan 3</imputation>
  <security>Luas tanam : B. Perkebunan 3</security>
  <embargo>Luas tanam : B. Perkebunan 3</embargo>
  <respUnit>Luas tanam : B. Perkebunan 3</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>B. Perkebunan : Luas tanam : Perkebunan 3</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">10000</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Banyaknya keluarga perkebunan yang ada di wilayah desa/kelurahan. Isiannya harus lebih kecil atau sama dengan keluarga pada desa/kelurahan tersebut.
Keluarga/keluarga perkebunan adalah keluarga yang memelihara/menanam tanaman perkebunan dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya dijual untuk memperoleh pendapatan.
Potensi tanaman perkebunan adalah jenis-jenis tanaman perkebunan yang mempunyai lahan paling luas di desa itu. Jika ada tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Tuliskan lima nama tanaman perkebunan yang banyak diusahakan dan dimiliki oleh keluarga di desa/kelurahan tersebut.</txt>
</var>
<var ID="V515" name="b1302b34" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="325" EndPos="329" width="5"/>
  <labl>Produksi : B. Perkebunan 3</labl>
  <imputation>Produksi : B. Perkebunan 3</imputation>
  <security>Produksi : B. Perkebunan 3</security>
  <embargo>Produksi : B. Perkebunan 3</embargo>
  <respUnit>Produksi : B. Perkebunan 3</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>B. Perkebunan : Produksi : Perkebunan 3</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">10000</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Banyaknya keluarga perkebunan yang ada di wilayah desa/kelurahan. Isiannya harus lebih kecil atau sama dengan keluarga pada desa/kelurahan tersebut.
Keluarga/keluarga perkebunan adalah keluarga yang memelihara/menanam tanaman perkebunan dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya dijual untuk memperoleh pendapatan.
Potensi tanaman perkebunan adalah jenis-jenis tanaman perkebunan yang mempunyai lahan paling luas di desa itu. Jika ada tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Tuliskan lima nama tanaman perkebunan yang banyak diusahakan dan dimiliki oleh keluarga di desa/kelurahan tersebut.</txt>
</var>
<var ID="V516" name="b1302b42" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="330" EndPos="332" width="3"/>
  <labl>Kode tanaman : B. Perkebunan 4</labl>
  <imputation>Kode tanaman : B. Perkebunan 4</imputation>
  <security>Kode tanaman : B. Perkebunan 4</security>
  <embargo>Kode tanaman : B. Perkebunan 4</embargo>
  <respUnit>Kode tanaman : B. Perkebunan 4</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>B. Perkebunan : Kode tanaman : Perkebunan 4</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">6398</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>601</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>602</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>603</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>604</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>605</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>606</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>607</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>608</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>609</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>610</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>611</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>612</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>613</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>614</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>615</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>616</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>617</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>618</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>619</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>620</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>622</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>623</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>624</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>625</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>626</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>627</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>628</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>629</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>630</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>631</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>632</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>633</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>634</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>635</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>636</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>637</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>638</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>639</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>640</catValu>
  </catgry>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Banyaknya keluarga perkebunan yang ada di wilayah desa/kelurahan. Isiannya harus lebih kecil atau sama dengan keluarga pada desa/kelurahan tersebut.
Keluarga/keluarga perkebunan adalah keluarga yang memelihara/menanam tanaman perkebunan dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya dijual untuk memperoleh pendapatan.
Potensi tanaman perkebunan adalah jenis-jenis tanaman perkebunan yang mempunyai lahan paling luas di desa itu. Jika ada tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Tuliskan lima nama tanaman perkebunan yang banyak diusahakan dan dimiliki oleh keluarga di desa/kelurahan tersebut.</txt>
</var>
<var ID="V517" name="b1302b43" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="333" EndPos="336" width="4"/>
  <labl>Luas tanam : B. Perkebunan 4</labl>
  <imputation>Luas tanam : B. Perkebunan 4</imputation>
  <security>Luas tanam : B. Perkebunan 4</security>
  <embargo>Luas tanam : B. Perkebunan 4</embargo>
  <respUnit>Luas tanam : B. Perkebunan 4</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>B. Perkebunan : Luas tanam : Perkebunan 4</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">3054</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Banyaknya keluarga perkebunan yang ada di wilayah desa/kelurahan. Isiannya harus lebih kecil atau sama dengan keluarga pada desa/kelurahan tersebut.
Keluarga/keluarga perkebunan adalah keluarga yang memelihara/menanam tanaman perkebunan dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya dijual untuk memperoleh pendapatan.
Potensi tanaman perkebunan adalah jenis-jenis tanaman perkebunan yang mempunyai lahan paling luas di desa itu. Jika ada tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Tuliskan lima nama tanaman perkebunan yang banyak diusahakan dan dimiliki oleh keluarga di desa/kelurahan tersebut.</txt>
</var>
<var ID="V518" name="b1302b44" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="337" EndPos="341" width="5"/>
  <labl>Produksi : B. Perkebunan 4</labl>
  <imputation>Produksi : B. Perkebunan 4</imputation>
  <security>Produksi : B. Perkebunan 4</security>
  <embargo>Produksi : B. Perkebunan 4</embargo>
  <respUnit>Produksi : B. Perkebunan 4</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>B. Perkebunan : Produksi : Perkebunan 4</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">10000</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Banyaknya keluarga perkebunan yang ada di wilayah desa/kelurahan. Isiannya harus lebih kecil atau sama dengan keluarga pada desa/kelurahan tersebut.
Keluarga/keluarga perkebunan adalah keluarga yang memelihara/menanam tanaman perkebunan dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya dijual untuk memperoleh pendapatan.
Potensi tanaman perkebunan adalah jenis-jenis tanaman perkebunan yang mempunyai lahan paling luas di desa itu. Jika ada tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Tuliskan lima nama tanaman perkebunan yang banyak diusahakan dan dimiliki oleh keluarga di desa/kelurahan tersebut.</txt>
</var>
<var ID="V519" name="b1302b52" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="342" EndPos="344" width="3"/>
  <labl>Kode tanaman : B. Perkebunan 5</labl>
  <imputation>Kode tanaman : B. Perkebunan 5</imputation>
  <security>Kode tanaman : B. Perkebunan 5</security>
  <embargo>Kode tanaman : B. Perkebunan 5</embargo>
  <respUnit>Kode tanaman : B. Perkebunan 5</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>B. Perkebunan : Kode tanaman : Perkebunan 5</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">2720</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>601</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>603</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>604</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>605</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>606</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>607</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>608</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>609</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>610</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>611</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>612</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>613</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>614</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>615</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>616</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>617</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>618</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>619</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>620</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>621</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>622</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>623</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>624</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>625</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>626</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>627</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>628</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>629</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>630</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>631</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>632</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>633</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>634</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>635</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>637</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>638</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>639</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>640</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>688</catValu>
  </catgry>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Banyaknya keluarga perkebunan yang ada di wilayah desa/kelurahan. Isiannya harus lebih kecil atau sama dengan keluarga pada desa/kelurahan tersebut.
Keluarga/keluarga perkebunan adalah keluarga yang memelihara/menanam tanaman perkebunan dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya dijual untuk memperoleh pendapatan.
Potensi tanaman perkebunan adalah jenis-jenis tanaman perkebunan yang mempunyai lahan paling luas di desa itu. Jika ada tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Tuliskan lima nama tanaman perkebunan yang banyak diusahakan dan dimiliki oleh keluarga di desa/kelurahan tersebut.</txt>
</var>
<var ID="V520" name="b1302b53" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="345" EndPos="348" width="4"/>
  <labl>Luas tanam : B. Perkebunan 5</labl>
  <imputation>Luas tanam : B. Perkebunan 5</imputation>
  <security>Luas tanam : B. Perkebunan 5</security>
  <embargo>Luas tanam : B. Perkebunan 5</embargo>
  <respUnit>Luas tanam : B. Perkebunan 5</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>B. Perkebunan : Luas tanam : Perkebunan 5</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">1200</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Banyaknya keluarga perkebunan yang ada di wilayah desa/kelurahan. Isiannya harus lebih kecil atau sama dengan keluarga pada desa/kelurahan tersebut.
Keluarga/keluarga perkebunan adalah keluarga yang memelihara/menanam tanaman perkebunan dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya dijual untuk memperoleh pendapatan.
Potensi tanaman perkebunan adalah jenis-jenis tanaman perkebunan yang mempunyai lahan paling luas di desa itu. Jika ada tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Tuliskan lima nama tanaman perkebunan yang banyak diusahakan dan dimiliki oleh keluarga di desa/kelurahan tersebut.</txt>
</var>
<var ID="V521" name="b1302b54" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="349" EndPos="352" width="4"/>
  <labl>Produksi : B. Perkebunan 5</labl>
  <imputation>Produksi : B. Perkebunan 5</imputation>
  <security>Produksi : B. Perkebunan 5</security>
  <embargo>Produksi : B. Perkebunan 5</embargo>
  <respUnit>Produksi : B. Perkebunan 5</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>B. Perkebunan : Produksi : Perkebunan 5</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">9999</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Banyaknya keluarga perkebunan yang ada di wilayah desa/kelurahan. Isiannya harus lebih kecil atau sama dengan keluarga pada desa/kelurahan tersebut.
Keluarga/keluarga perkebunan adalah keluarga yang memelihara/menanam tanaman perkebunan dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya dijual untuk memperoleh pendapatan.
Potensi tanaman perkebunan adalah jenis-jenis tanaman perkebunan yang mempunyai lahan paling luas di desa itu. Jika ada tanaman pangan yang luas arealnya sama, maka urutan potensi tanaman tersebut ditentukan berdasarkan jumlah rumah tangga yang terlibat didalamnya yang lebih banyak. Tuliskan lima nama tanaman perkebunan yang banyak diusahakan dan dimiliki oleh keluarga di desa/kelurahan tersebut.</txt>
</var>
<var ID="V522" name="b13r1303a1" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="353" EndPos="357" width="5"/>
  <labl>1. Jumlah Keluarga peternak  (besar/kecil)</labl>
  <imputation>1. Jumlah Keluarga peternak  (besar/kecil)</imputation>
  <security>1. Jumlah Keluarga peternak  (besar/kecil)</security>
  <embargo>1. Jumlah Keluarga peternak  (besar/kecil)</embargo>
  <respUnit>1. Jumlah Keluarga peternak  (besar/kecil)</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>A. Potensi “peternakan” di desa/kelurahan selama setahun terakhir :
1. Jumlah Keluarga peternak  (besar/kecil)</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">60625</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pemelihara ternak adalah keluarga yang melakukan pemeliharaan ternak/unggas tanpa menbedakan apakah ternak/unggas tersebut milik sendiri atau bukan.
Potensi ternak/unggas dituliskan berdasarkan urutan banyaknya ternak/unggas yang diusahakan dan dipelihara oleh keluarga di desa/kelurahan tersebut. Tuliskan lima nama ternak besar/ kecil dan tiga nama unggas yang banyak dipelihara oleh keluarga di desa/kelurahan tersebut.</txt>
</var>
<var ID="V523" name="b13r1303a2" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="358" EndPos="362" width="5"/>
  <labl>2. Jumlah Keluarga peternak  unggas</labl>
  <imputation>2. Jumlah Keluarga peternak  unggas</imputation>
  <security>2. Jumlah Keluarga peternak  unggas</security>
  <embargo>2. Jumlah Keluarga peternak  unggas</embargo>
  <respUnit>2. Jumlah Keluarga peternak  unggas</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>A. Potensi “peternakan” di desa/kelurahan selama setahun terakhir :
2. Jumlah Keluarga peternak  unggas</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">31120</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pemelihara ternak adalah keluarga yang melakukan pemeliharaan ternak/unggas tanpa menbedakan apakah ternak/unggas tersebut milik sendiri atau bukan.
Potensi ternak/unggas dituliskan berdasarkan urutan banyaknya ternak/unggas yang diusahakan dan dipelihara oleh keluarga di desa/kelurahan tersebut. Tuliskan lima nama ternak besar/ kecil dan tiga nama unggas yang banyak dipelihara oleh keluarga di desa/kelurahan tersebut.</txt>
</var>
<var ID="V524" name="b13r1303a3" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="363" EndPos="364" width="2"/>
  <labl>3. Banyaknya perusahaan peternakan</labl>
  <imputation>3. Banyaknya perusahaan peternakan</imputation>
  <security>3. Banyaknya perusahaan peternakan</security>
  <embargo>3. Banyaknya perusahaan peternakan</embargo>
  <respUnit>3. Banyaknya perusahaan peternakan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>A. Potensi “peternakan” di desa/kelurahan selama setahun terakhir :
3. Banyaknya perusahaan peternakan</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">99</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pemelihara ternak adalah keluarga yang melakukan pemeliharaan ternak/unggas tanpa menbedakan apakah ternak/unggas tersebut milik sendiri atau bukan.
Potensi ternak/unggas dituliskan berdasarkan urutan banyaknya ternak/unggas yang diusahakan dan dipelihara oleh keluarga di desa/kelurahan tersebut. Tuliskan lima nama ternak besar/ kecil dan tiga nama unggas yang banyak dipelihara oleh keluarga di desa/kelurahan tersebut.</txt>
</var>
<var ID="V525" name="b1303b12" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="365" EndPos="367" width="3"/>
  <labl>Kode ternak/unggas : B. Ternak Besar/Kecil 1</labl>
  <imputation>Kode ternak/unggas : B. Ternak Besar/Kecil 1</imputation>
  <security>Kode ternak/unggas : B. Ternak Besar/Kecil 1</security>
  <embargo>Kode ternak/unggas : B. Ternak Besar/Kecil 1</embargo>
  <respUnit>Kode ternak/unggas : B. Ternak Besar/Kecil 1</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>B. Ternak besar/kecil : Kode ternak/unggas : Ternak besar/kecil 1</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">55076</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>701</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>811</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>812</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>813</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>814</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>815</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>816</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>817</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>818</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>819</catValu>
  </catgry>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pemelihara ternak adalah keluarga yang melakukan pemeliharaan ternak/unggas tanpa menbedakan apakah ternak/unggas tersebut milik sendiri atau bukan.
Potensi ternak/unggas dituliskan berdasarkan urutan banyaknya ternak/unggas yang diusahakan dan dipelihara oleh keluarga di desa/kelurahan tersebut. Tuliskan lima nama ternak besar/ kecil dan tiga nama unggas yang banyak dipelihara oleh keluarga di desa/kelurahan tersebut.</txt>
</var>
<var ID="V526" name="b1303b13" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="368" EndPos="371" width="4"/>
  <labl>Jumlah ternak/unggas (ekor) : B. Ternak Besar/Kecil 1</labl>
  <imputation>Jumlah ternak/unggas (ekor) : B. Ternak Besar/Kecil 1</imputation>
  <security>Jumlah ternak/unggas (ekor) : B. Ternak Besar/Kecil 1</security>
  <embargo>Jumlah ternak/unggas (ekor) : B. Ternak Besar/Kecil 1</embargo>
  <respUnit>Jumlah ternak/unggas (ekor) : B. Ternak Besar/Kecil 1</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>B. Ternak besar/kecil : Jumlah ternak/unggas (ekor) : Ternak besar/kecil 1</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">9999</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pemelihara ternak adalah keluarga yang melakukan pemeliharaan ternak/unggas tanpa menbedakan apakah ternak/unggas tersebut milik sendiri atau bukan.
Potensi ternak/unggas dituliskan berdasarkan urutan banyaknya ternak/unggas yang diusahakan dan dipelihara oleh keluarga di desa/kelurahan tersebut. Tuliskan lima nama ternak besar/ kecil dan tiga nama unggas yang banyak dipelihara oleh keluarga di desa/kelurahan tersebut.</txt>
</var>
<var ID="V527" name="b1303b22" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="372" EndPos="374" width="3"/>
  <labl>Kode ternak/unggas : B. Ternak Besar/Kecil 2</labl>
  <imputation>Kode ternak/unggas : B. Ternak Besar/Kecil 2</imputation>
  <security>Kode ternak/unggas : B. Ternak Besar/Kecil 2</security>
  <embargo>Kode ternak/unggas : B. Ternak Besar/Kecil 2</embargo>
  <respUnit>Kode ternak/unggas : B. Ternak Besar/Kecil 2</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>B. Ternak besar/kecil : Kode ternak/unggas : Ternak besar/kecil 2</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">45465</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>811</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>812</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>813</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>814</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>815</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>816</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>817</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>818</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>819</catValu>
  </catgry>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pemelihara ternak adalah keluarga yang melakukan pemeliharaan ternak/unggas tanpa menbedakan apakah ternak/unggas tersebut milik sendiri atau bukan.
Potensi ternak/unggas dituliskan berdasarkan urutan banyaknya ternak/unggas yang diusahakan dan dipelihara oleh keluarga di desa/kelurahan tersebut. Tuliskan lima nama ternak besar/ kecil dan tiga nama unggas yang banyak dipelihara oleh keluarga di desa/kelurahan tersebut.</txt>
</var>
<var ID="V528" name="b1303b23" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="375" EndPos="378" width="4"/>
  <labl>Jumlah ternak/unggas (ekor) : B. Ternak Besar/Kecil 2</labl>
  <imputation>Jumlah ternak/unggas (ekor) : B. Ternak Besar/Kecil 2</imputation>
  <security>Jumlah ternak/unggas (ekor) : B. Ternak Besar/Kecil 2</security>
  <embargo>Jumlah ternak/unggas (ekor) : B. Ternak Besar/Kecil 2</embargo>
  <respUnit>Jumlah ternak/unggas (ekor) : B. Ternak Besar/Kecil 2</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>B. Ternak besar/kecil : Jumlah ternak/unggas (ekor) : Ternak besar/kecil 2</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">9999</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pemelihara ternak adalah keluarga yang melakukan pemeliharaan ternak/unggas tanpa menbedakan apakah ternak/unggas tersebut milik sendiri atau bukan.
Potensi ternak/unggas dituliskan berdasarkan urutan banyaknya ternak/unggas yang diusahakan dan dipelihara oleh keluarga di desa/kelurahan tersebut. Tuliskan lima nama ternak besar/ kecil dan tiga nama unggas yang banyak dipelihara oleh keluarga di desa/kelurahan tersebut.</txt>
</var>
<var ID="V529" name="b1303b32" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="379" EndPos="381" width="3"/>
  <labl>Kode ternak/unggas : B. Ternak Besar/Kecil 3</labl>
  <imputation>Kode ternak/unggas : B. Ternak Besar/Kecil 3</imputation>
  <security>Kode ternak/unggas : B. Ternak Besar/Kecil 3</security>
  <embargo>Kode ternak/unggas : B. Ternak Besar/Kecil 3</embargo>
  <respUnit>Kode ternak/unggas : B. Ternak Besar/Kecil 3</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>B. Ternak besar/kecil : Kode ternak/unggas : Ternak besar/kecil 3</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">25523</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>701</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>811</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>812</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>813</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>814</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>815</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>816</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>817</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>818</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>819</catValu>
  </catgry>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pemelihara ternak adalah keluarga yang melakukan pemeliharaan ternak/unggas tanpa menbedakan apakah ternak/unggas tersebut milik sendiri atau bukan.
Potensi ternak/unggas dituliskan berdasarkan urutan banyaknya ternak/unggas yang diusahakan dan dipelihara oleh keluarga di desa/kelurahan tersebut. Tuliskan lima nama ternak besar/ kecil dan tiga nama unggas yang banyak dipelihara oleh keluarga di desa/kelurahan tersebut.</txt>
</var>
<var ID="V530" name="b1303b33" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="382" EndPos="385" width="4"/>
  <labl>Jumlah ternak/unggas (ekor) : B. Ternak Besar/Kecil 3</labl>
  <imputation>Jumlah ternak/unggas (ekor) : B. Ternak Besar/Kecil 3</imputation>
  <security>Jumlah ternak/unggas (ekor) : B. Ternak Besar/Kecil 3</security>
  <embargo>Jumlah ternak/unggas (ekor) : B. Ternak Besar/Kecil 3</embargo>
  <respUnit>Jumlah ternak/unggas (ekor) : B. Ternak Besar/Kecil 3</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>B. Ternak besar/kecil : Jumlah ternak/unggas (ekor) : Ternak besar/kecil 3</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">9581</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pemelihara ternak adalah keluarga yang melakukan pemeliharaan ternak/unggas tanpa menbedakan apakah ternak/unggas tersebut milik sendiri atau bukan.
Potensi ternak/unggas dituliskan berdasarkan urutan banyaknya ternak/unggas yang diusahakan dan dipelihara oleh keluarga di desa/kelurahan tersebut. Tuliskan lima nama ternak besar/ kecil dan tiga nama unggas yang banyak dipelihara oleh keluarga di desa/kelurahan tersebut.</txt>
</var>
<var ID="V531" name="b1303b42" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="386" EndPos="388" width="3"/>
  <labl>Kode ternak/unggas : B. Ternak Besar/Kecil 4</labl>
  <imputation>Kode ternak/unggas : B. Ternak Besar/Kecil 4</imputation>
  <security>Kode ternak/unggas : B. Ternak Besar/Kecil 4</security>
  <embargo>Kode ternak/unggas : B. Ternak Besar/Kecil 4</embargo>
  <respUnit>Kode ternak/unggas : B. Ternak Besar/Kecil 4</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>B. Ternak besar/kecil : Kode ternak/unggas : Ternak besar/kecil 4</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">9481</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>804</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>811</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>812</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>813</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>814</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>815</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>816</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>817</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>818</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>819</catValu>
  </catgry>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pemelihara ternak adalah keluarga yang melakukan pemeliharaan ternak/unggas tanpa menbedakan apakah ternak/unggas tersebut milik sendiri atau bukan.
Potensi ternak/unggas dituliskan berdasarkan urutan banyaknya ternak/unggas yang diusahakan dan dipelihara oleh keluarga di desa/kelurahan tersebut. Tuliskan lima nama ternak besar/ kecil dan tiga nama unggas yang banyak dipelihara oleh keluarga di desa/kelurahan tersebut.</txt>
</var>
<var ID="V532" name="b1303b43" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="389" EndPos="392" width="4"/>
  <labl>Jumlah ternak/unggas (ekor) : B. Ternak Besar/Kecil 4</labl>
  <imputation>Jumlah ternak/unggas (ekor) : B. Ternak Besar/Kecil 4</imputation>
  <security>Jumlah ternak/unggas (ekor) : B. Ternak Besar/Kecil 4</security>
  <embargo>Jumlah ternak/unggas (ekor) : B. Ternak Besar/Kecil 4</embargo>
  <respUnit>Jumlah ternak/unggas (ekor) : B. Ternak Besar/Kecil 4</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>B. Ternak besar/kecil : Jumlah ternak/unggas (ekor) : Ternak besar/kecil 4</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">9998</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pemelihara ternak adalah keluarga yang melakukan pemeliharaan ternak/unggas tanpa menbedakan apakah ternak/unggas tersebut milik sendiri atau bukan.
Potensi ternak/unggas dituliskan berdasarkan urutan banyaknya ternak/unggas yang diusahakan dan dipelihara oleh keluarga di desa/kelurahan tersebut. Tuliskan lima nama ternak besar/ kecil dan tiga nama unggas yang banyak dipelihara oleh keluarga di desa/kelurahan tersebut.</txt>
</var>
<var ID="V533" name="b1303b52" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="393" EndPos="395" width="3"/>
  <labl>Kode ternak/unggas : B. Ternak Besar/Kecil 5</labl>
  <imputation>Kode ternak/unggas : B. Ternak Besar/Kecil 5</imputation>
  <security>Kode ternak/unggas : B. Ternak Besar/Kecil 5</security>
  <embargo>Kode ternak/unggas : B. Ternak Besar/Kecil 5</embargo>
  <respUnit>Kode ternak/unggas : B. Ternak Besar/Kecil 5</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>B. Ternak besar/kecil : Kode ternak/unggas : Ternak besar/kecil 5</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">2177</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>811</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>812</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>813</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>814</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>815</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>816</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>817</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>818</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>819</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>888</catValu>
  </catgry>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pemelihara ternak adalah keluarga yang melakukan pemeliharaan ternak/unggas tanpa menbedakan apakah ternak/unggas tersebut milik sendiri atau bukan.
Potensi ternak/unggas dituliskan berdasarkan urutan banyaknya ternak/unggas yang diusahakan dan dipelihara oleh keluarga di desa/kelurahan tersebut. Tuliskan lima nama ternak besar/ kecil dan tiga nama unggas yang banyak dipelihara oleh keluarga di desa/kelurahan tersebut.</txt>
</var>
<var ID="V534" name="b1303b53" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="396" EndPos="399" width="4"/>
  <labl>Jumlah ternak/unggas (ekor) : B. Ternak Besar/Kecil 5</labl>
  <imputation>Jumlah ternak/unggas (ekor) : B. Ternak Besar/Kecil 5</imputation>
  <security>Jumlah ternak/unggas (ekor) : B. Ternak Besar/Kecil 5</security>
  <embargo>Jumlah ternak/unggas (ekor) : B. Ternak Besar/Kecil 5</embargo>
  <respUnit>Jumlah ternak/unggas (ekor) : B. Ternak Besar/Kecil 5</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>B. Ternak besar/kecil : Jumlah ternak/unggas (ekor) : Ternak besar/kecil 5</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">9999</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pemelihara ternak adalah keluarga yang melakukan pemeliharaan ternak/unggas tanpa menbedakan apakah ternak/unggas tersebut milik sendiri atau bukan.
Potensi ternak/unggas dituliskan berdasarkan urutan banyaknya ternak/unggas yang diusahakan dan dipelihara oleh keluarga di desa/kelurahan tersebut. Tuliskan lima nama ternak besar/ kecil dan tiga nama unggas yang banyak dipelihara oleh keluarga di desa/kelurahan tersebut.</txt>
</var>
<var ID="V535" name="b1303c12" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="400" EndPos="402" width="3"/>
  <labl>Kode ternak/unggas : C. Unggas 1</labl>
  <imputation>Kode ternak/unggas : C. Unggas 1</imputation>
  <security>Kode ternak/unggas : C. Unggas 1</security>
  <embargo>Kode ternak/unggas : C. Unggas 1</embargo>
  <respUnit>Kode ternak/unggas : C. Unggas 1</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>C. Unggas : Kode ternak/unggas : Unggas 1</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">53888</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>821</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>822</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>823</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>824</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>825</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>826</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>827</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>828</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>889</catValu>
  </catgry>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pemelihara ternak adalah keluarga yang melakukan pemeliharaan ternak/unggas tanpa menbedakan apakah ternak/unggas tersebut milik sendiri atau bukan.
Potensi ternak/unggas dituliskan berdasarkan urutan banyaknya ternak/unggas yang diusahakan dan dipelihara oleh keluarga di desa/kelurahan tersebut. Tuliskan lima nama ternak besar/ kecil dan tiga nama unggas yang banyak dipelihara oleh keluarga di desa/kelurahan tersebut.</txt>
</var>
<var ID="V536" name="b1303c13" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="403" EndPos="409" width="7"/>
  <labl>Jumlah ternak/unggas (ekor) : C. Unggas 1</labl>
  <imputation>Jumlah ternak/unggas (ekor) : C. Unggas 1</imputation>
  <security>Jumlah ternak/unggas (ekor) : C. Unggas 1</security>
  <embargo>Jumlah ternak/unggas (ekor) : C. Unggas 1</embargo>
  <respUnit>Jumlah ternak/unggas (ekor) : C. Unggas 1</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>C. Unggas : Jumlah ternak/unggas (ekor) : Unggas 1</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">9999999</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pemelihara ternak adalah keluarga yang melakukan pemeliharaan ternak/unggas tanpa menbedakan apakah ternak/unggas tersebut milik sendiri atau bukan.
Potensi ternak/unggas dituliskan berdasarkan urutan banyaknya ternak/unggas yang diusahakan dan dipelihara oleh keluarga di desa/kelurahan tersebut. Tuliskan lima nama ternak besar/ kecil dan tiga nama unggas yang banyak dipelihara oleh keluarga di desa/kelurahan tersebut.</txt>
</var>
<var ID="V537" name="b1303c22" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="410" EndPos="412" width="3"/>
  <labl>Kode ternak/unggas : C. Unggas 2</labl>
  <imputation>Kode ternak/unggas : C. Unggas 2</imputation>
  <security>Kode ternak/unggas : C. Unggas 2</security>
  <embargo>Kode ternak/unggas : C. Unggas 2</embargo>
  <respUnit>Kode ternak/unggas : C. Unggas 2</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>C. Unggas : Kode ternak/unggas : Unggas 2</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">33393</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>821</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>822</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>823</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>824</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>825</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>826</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>827</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>828</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>909</catValu>
  </catgry>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pemelihara ternak adalah keluarga yang melakukan pemeliharaan ternak/unggas tanpa menbedakan apakah ternak/unggas tersebut milik sendiri atau bukan.
Potensi ternak/unggas dituliskan berdasarkan urutan banyaknya ternak/unggas yang diusahakan dan dipelihara oleh keluarga di desa/kelurahan tersebut. Tuliskan lima nama ternak besar/ kecil dan tiga nama unggas yang banyak dipelihara oleh keluarga di desa/kelurahan tersebut.</txt>
</var>
<var ID="V538" name="b1303c23" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="413" EndPos="419" width="7"/>
  <labl>Jumlah ternak/unggas (ekor) : C. Unggas 2</labl>
  <imputation>Jumlah ternak/unggas (ekor) : C. Unggas 2</imputation>
  <security>Jumlah ternak/unggas (ekor) : C. Unggas 2</security>
  <embargo>Jumlah ternak/unggas (ekor) : C. Unggas 2</embargo>
  <respUnit>Jumlah ternak/unggas (ekor) : C. Unggas 2</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>C. Unggas : Jumlah ternak/unggas (ekor) : Unggas 2</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">9000000</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pemelihara ternak adalah keluarga yang melakukan pemeliharaan ternak/unggas tanpa menbedakan apakah ternak/unggas tersebut milik sendiri atau bukan.
Potensi ternak/unggas dituliskan berdasarkan urutan banyaknya ternak/unggas yang diusahakan dan dipelihara oleh keluarga di desa/kelurahan tersebut. Tuliskan lima nama ternak besar/ kecil dan tiga nama unggas yang banyak dipelihara oleh keluarga di desa/kelurahan tersebut.</txt>
</var>
<var ID="V539" name="b1303c32" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="420" EndPos="422" width="3"/>
  <labl>Kode ternak/unggas : C. Unggas 3</labl>
  <imputation>Kode ternak/unggas : C. Unggas 3</imputation>
  <security>Kode ternak/unggas : C. Unggas 3</security>
  <embargo>Kode ternak/unggas : C. Unggas 3</embargo>
  <respUnit>Kode ternak/unggas : C. Unggas 3</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>C. Unggas : Kode ternak/unggas : Unggas 3</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">9954</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>821</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>822</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>823</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>824</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>825</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>826</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>827</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>828</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>889</catValu>
  </catgry>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pemelihara ternak adalah keluarga yang melakukan pemeliharaan ternak/unggas tanpa menbedakan apakah ternak/unggas tersebut milik sendiri atau bukan.
Potensi ternak/unggas dituliskan berdasarkan urutan banyaknya ternak/unggas yang diusahakan dan dipelihara oleh keluarga di desa/kelurahan tersebut. Tuliskan lima nama ternak besar/ kecil dan tiga nama unggas yang banyak dipelihara oleh keluarga di desa/kelurahan tersebut.</txt>
</var>
<var ID="V540" name="b1303c33" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="423" EndPos="428" width="6"/>
  <labl>Jumlah ternak/unggas (ekor) : C. Unggas 3</labl>
  <imputation>Jumlah ternak/unggas (ekor) : C. Unggas 3</imputation>
  <security>Jumlah ternak/unggas (ekor) : C. Unggas 3</security>
  <embargo>Jumlah ternak/unggas (ekor) : C. Unggas 3</embargo>
  <respUnit>Jumlah ternak/unggas (ekor) : C. Unggas 3</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>C. Unggas : Jumlah ternak/unggas (ekor) : Unggas 3</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">500000</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga pemelihara ternak adalah keluarga yang melakukan pemeliharaan ternak/unggas tanpa menbedakan apakah ternak/unggas tersebut milik sendiri atau bukan.
Potensi ternak/unggas dituliskan berdasarkan urutan banyaknya ternak/unggas yang diusahakan dan dipelihara oleh keluarga di desa/kelurahan tersebut. Tuliskan lima nama ternak besar/ kecil dan tiga nama unggas yang banyak dipelihara oleh keluarga di desa/kelurahan tersebut.</txt>
</var>
<var ID="V541" name="b1304a1a" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="429" EndPos="432" width="4"/>
  <labl>Penangkapan ikan : a. Di Perairan Umum</labl>
  <imputation>Penangkapan ikan : a. Di Perairan Umum</imputation>
  <security>Penangkapan ikan : a. Di Perairan Umum</security>
  <embargo>Penangkapan ikan : a. Di Perairan Umum</embargo>
  <respUnit>Penangkapan ikan : a. Di Perairan Umum</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>A. Potensi “perikanan” di desa/kelurahan selama setahun terakhir : Penangkapan ikan : a. Di Perairan Umum</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">3240</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Penangkapan ikan di perairan umum adalah penangkapan ikan yang dilakukan di perairan umum seperti danau, waduk/dam, dan rawa dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/ keuntungan atas resiko sendiri (tidak termasuk yang bersifat hobby).
Penangkapan ikan di laut adalah penangkapan ikan atau binatang/tumbuhan yang dilakukan di laut dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/keuntungan atas resiko sendiri.
Budidaya perikanan adalah kegiatan melakukan pembenihan dan pembesaran ikan atau binatang/tumbuhan dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/keuntungan.
Tambak adalah sarana untuk memelihara ikan, udang atau lainnya di air payau.</txt>
</var>
<var ID="V542" name="b1304a1b" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="433" EndPos="436" width="4"/>
  <labl>Penangkapan ikan : b. Di Laut</labl>
  <imputation>Penangkapan ikan : b. Di Laut</imputation>
  <security>Penangkapan ikan : b. Di Laut</security>
  <embargo>Penangkapan ikan : b. Di Laut</embargo>
  <respUnit>Penangkapan ikan : b. Di Laut</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>A. Potensi “perikanan” di desa/kelurahan selama setahun terakhir : Penangkapan ikan : b. Di Laut</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">3324</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Penangkapan ikan di perairan umum adalah penangkapan ikan yang dilakukan di perairan umum seperti danau, waduk/dam, dan rawa dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/ keuntungan atas resiko sendiri (tidak termasuk yang bersifat hobby).
Penangkapan ikan di laut adalah penangkapan ikan atau binatang/tumbuhan yang dilakukan di laut dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/keuntungan atas resiko sendiri.
Budidaya perikanan adalah kegiatan melakukan pembenihan dan pembesaran ikan atau binatang/tumbuhan dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/keuntungan.
Tambak adalah sarana untuk memelihara ikan, udang atau lainnya di air payau.</txt>
</var>
<var ID="V543" name="b1304a2a" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="437" EndPos="441" width="5"/>
  <labl>Budidaya perikanan : a. Darat</labl>
  <imputation>Budidaya perikanan : a. Darat</imputation>
  <security>Budidaya perikanan : a. Darat</security>
  <embargo>Budidaya perikanan : a. Darat</embargo>
  <respUnit>Budidaya perikanan : a. Darat</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>A. Potensi “perikanan” di desa/kelurahan selama setahun terakhir : Budidaya perikanan : a. Darat</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">58900</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Penangkapan ikan di perairan umum adalah penangkapan ikan yang dilakukan di perairan umum seperti danau, waduk/dam, dan rawa dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/ keuntungan atas resiko sendiri (tidak termasuk yang bersifat hobby).
Penangkapan ikan di laut adalah penangkapan ikan atau binatang/tumbuhan yang dilakukan di laut dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/keuntungan atas resiko sendiri.
Budidaya perikanan adalah kegiatan melakukan pembenihan dan pembesaran ikan atau binatang/tumbuhan dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/keuntungan.
Tambak adalah sarana untuk memelihara ikan, udang atau lainnya di air payau.</txt>
</var>
<var ID="V544" name="b1304a2b" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="442" EndPos="445" width="4"/>
  <labl>Budidaya perikanan : b. Di Laut</labl>
  <imputation>Budidaya perikanan : b. Di Laut</imputation>
  <security>Budidaya perikanan : b. Di Laut</security>
  <embargo>Budidaya perikanan : b. Di Laut</embargo>
  <respUnit>Budidaya perikanan : b. Di Laut</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>A. Potensi “perikanan” di desa/kelurahan selama setahun terakhir : Budidaya perikanan : b. Di Laut</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">9000</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Penangkapan ikan di perairan umum adalah penangkapan ikan yang dilakukan di perairan umum seperti danau, waduk/dam, dan rawa dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/ keuntungan atas resiko sendiri (tidak termasuk yang bersifat hobby).
Penangkapan ikan di laut adalah penangkapan ikan atau binatang/tumbuhan yang dilakukan di laut dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/keuntungan atas resiko sendiri.
Budidaya perikanan adalah kegiatan melakukan pembenihan dan pembesaran ikan atau binatang/tumbuhan dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/keuntungan.
Tambak adalah sarana untuk memelihara ikan, udang atau lainnya di air payau.</txt>
</var>
<var ID="V545" name="b1304a3a" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="446" EndPos="448" width="3"/>
  <labl>Banyaknya perusahaan : a.  Perikanan Laut</labl>
  <imputation>Banyaknya perusahaan : a.  Perikanan Laut</imputation>
  <security>Banyaknya perusahaan : a.  Perikanan Laut</security>
  <embargo>Banyaknya perusahaan : a.  Perikanan Laut</embargo>
  <respUnit>Banyaknya perusahaan : a.  Perikanan Laut</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>A. Potensi “perikanan” di desa/kelurahan selama setahun terakhir : Banyaknya perusahaan : a.  Perikanan Laut</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">171</sumStat>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="min"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <catStat type="max"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>8</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>9</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>10</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>11</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>12</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>13</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>15</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>16</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>17</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>18</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>20</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>21</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>25</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>26</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>30</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>31</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>40</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>62</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>76</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>135</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>150</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>166</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>171</catValu>
  </catgry>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Penangkapan ikan di perairan umum adalah penangkapan ikan yang dilakukan di perairan umum seperti danau, waduk/dam, dan rawa dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/ keuntungan atas resiko sendiri (tidak termasuk yang bersifat hobby).
Penangkapan ikan di laut adalah penangkapan ikan atau binatang/tumbuhan yang dilakukan di laut dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/keuntungan atas resiko sendiri.
Budidaya perikanan adalah kegiatan melakukan pembenihan dan pembesaran ikan atau binatang/tumbuhan dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/keuntungan.
Tambak adalah sarana untuk memelihara ikan, udang atau lainnya di air payau.</txt>
</var>
<var ID="V546" name="b1304a3b" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="449" EndPos="450" width="2"/>
  <labl>Banyaknya perusahaan : b. Budidaya di Laut</labl>
  <imputation>Banyaknya perusahaan : b. Budidaya di Laut</imputation>
  <security>Banyaknya perusahaan : b. Budidaya di Laut</security>
  <embargo>Banyaknya perusahaan : b. Budidaya di Laut</embargo>
  <respUnit>Banyaknya perusahaan : b. Budidaya di Laut</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>A. Potensi “perikanan” di desa/kelurahan selama setahun terakhir : Banyaknya perusahaan : b. Budidaya di Laut</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">60</sumStat>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="min"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <catStat type="max"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>9</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>10</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>11</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>23</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>35</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>38</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>39</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>40</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>47</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>60</catValu>
  </catgry>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Penangkapan ikan di perairan umum adalah penangkapan ikan yang dilakukan di perairan umum seperti danau, waduk/dam, dan rawa dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/ keuntungan atas resiko sendiri (tidak termasuk yang bersifat hobby).
Penangkapan ikan di laut adalah penangkapan ikan atau binatang/tumbuhan yang dilakukan di laut dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/keuntungan atas resiko sendiri.
Budidaya perikanan adalah kegiatan melakukan pembenihan dan pembesaran ikan atau binatang/tumbuhan dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/keuntungan.
Tambak adalah sarana untuk memelihara ikan, udang atau lainnya di air payau.</txt>
</var>
<var ID="V547" name="b1304b1a2" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="451" EndPos="453" width="3"/>
  <labl>Kode perairan umum : a. Danau</labl>
  <imputation>Kode perairan umum : a. Danau</imputation>
  <security>Kode perairan umum : a. Danau</security>
  <embargo>Kode perairan umum : a. Danau</embargo>
  <respUnit>Kode perairan umum : a. Danau</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>B. Penangkapan ikan dan sejenisnya : 1. Kode perairan umum : a. Danau</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">1693</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>001</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Penangkapan ikan di perairan umum adalah penangkapan ikan yang dilakukan di perairan umum seperti danau, waduk/dam, dan rawa dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/ keuntungan atas resiko sendiri (tidak termasuk yang bersifat hobby).
Penangkapan ikan di laut adalah penangkapan ikan atau binatang/tumbuhan yang dilakukan di laut dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/keuntungan atas resiko sendiri.
Budidaya perikanan adalah kegiatan melakukan pembenihan dan pembesaran ikan atau binatang/tumbuhan dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/keuntungan.
Tambak adalah sarana untuk memelihara ikan, udang atau lainnya di air payau.</txt>
</var>
<var ID="V548" name="b1304b1a3" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="454" EndPos="457" width="4"/>
  <labl>Produksi perairan umum : a. Danau</labl>
  <imputation>Produksi perairan umum : a. Danau</imputation>
  <security>Produksi perairan umum : a. Danau</security>
  <embargo>Produksi perairan umum : a. Danau</embargo>
  <respUnit>Produksi perairan umum : a. Danau</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>B. Penangkapan ikan dan sejenisnya : 1. Produksi perairan umum : a. Danau</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">5284</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Penangkapan ikan di perairan umum adalah penangkapan ikan yang dilakukan di perairan umum seperti danau, waduk/dam, dan rawa dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/ keuntungan atas resiko sendiri (tidak termasuk yang bersifat hobby).
Penangkapan ikan di laut adalah penangkapan ikan atau binatang/tumbuhan yang dilakukan di laut dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/keuntungan atas resiko sendiri.
Budidaya perikanan adalah kegiatan melakukan pembenihan dan pembesaran ikan atau binatang/tumbuhan dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/keuntungan.
Tambak adalah sarana untuk memelihara ikan, udang atau lainnya di air payau.</txt>
</var>
<var ID="V549" name="b1304b1b2" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="458" EndPos="460" width="3"/>
  <labl>Kode perairan umum : b. Waduk/dam</labl>
  <imputation>Kode perairan umum : b. Waduk/dam</imputation>
  <security>Kode perairan umum : b. Waduk/dam</security>
  <embargo>Kode perairan umum : b. Waduk/dam</embargo>
  <respUnit>Kode perairan umum : b. Waduk/dam</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>B. Penangkapan ikan dan sejenisnya : 1. Kode perairan umum : b. Waduk/dam</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">402</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>001</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>002</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
  </catgry>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Penangkapan ikan di perairan umum adalah penangkapan ikan yang dilakukan di perairan umum seperti danau, waduk/dam, dan rawa dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/ keuntungan atas resiko sendiri (tidak termasuk yang bersifat hobby).
Penangkapan ikan di laut adalah penangkapan ikan atau binatang/tumbuhan yang dilakukan di laut dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/keuntungan atas resiko sendiri.
Budidaya perikanan adalah kegiatan melakukan pembenihan dan pembesaran ikan atau binatang/tumbuhan dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/keuntungan.
Tambak adalah sarana untuk memelihara ikan, udang atau lainnya di air payau.</txt>
</var>
<var ID="V550" name="b1304b1b3" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="461" EndPos="463" width="3"/>
  <labl>Produksi perairan umum : b. Waduk/dam</labl>
  <imputation>Produksi perairan umum : b. Waduk/dam</imputation>
  <security>Produksi perairan umum : b. Waduk/dam</security>
  <embargo>Produksi perairan umum : b. Waduk/dam</embargo>
  <respUnit>Produksi perairan umum : b. Waduk/dam</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>B. Penangkapan ikan dan sejenisnya : 1. Produksi perairan umum : b. Waduk/dam</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">997</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Penangkapan ikan di perairan umum adalah penangkapan ikan yang dilakukan di perairan umum seperti danau, waduk/dam, dan rawa dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/ keuntungan atas resiko sendiri (tidak termasuk yang bersifat hobby).
Penangkapan ikan di laut adalah penangkapan ikan atau binatang/tumbuhan yang dilakukan di laut dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/keuntungan atas resiko sendiri.
Budidaya perikanan adalah kegiatan melakukan pembenihan dan pembesaran ikan atau binatang/tumbuhan dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/keuntungan.
Tambak adalah sarana untuk memelihara ikan, udang atau lainnya di air payau.</txt>
</var>
<var ID="V551" name="b1304b1c2" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="464" EndPos="466" width="3"/>
  <labl>Kode perairan umum : c. Rawa</labl>
  <imputation>Kode perairan umum : c. Rawa</imputation>
  <security>Kode perairan umum : c. Rawa</security>
  <embargo>Kode perairan umum : c. Rawa</embargo>
  <respUnit>Kode perairan umum : c. Rawa</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>B. Penangkapan ikan dan sejenisnya : 1. Kode perairan umum : c. Rawa</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">1246</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>003</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Penangkapan ikan di perairan umum adalah penangkapan ikan yang dilakukan di perairan umum seperti danau, waduk/dam, dan rawa dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/ keuntungan atas resiko sendiri (tidak termasuk yang bersifat hobby).
Penangkapan ikan di laut adalah penangkapan ikan atau binatang/tumbuhan yang dilakukan di laut dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/keuntungan atas resiko sendiri.
Budidaya perikanan adalah kegiatan melakukan pembenihan dan pembesaran ikan atau binatang/tumbuhan dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/keuntungan.
Tambak adalah sarana untuk memelihara ikan, udang atau lainnya di air payau.</txt>
</var>
<var ID="V552" name="b1304b1c3" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="467" EndPos="470" width="4"/>
  <labl>Produksi perairan umum : c. Rawa</labl>
  <imputation>Produksi perairan umum : c. Rawa</imputation>
  <security>Produksi perairan umum : c. Rawa</security>
  <embargo>Produksi perairan umum : c. Rawa</embargo>
  <respUnit>Produksi perairan umum : c. Rawa</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>B. Penangkapan ikan dan sejenisnya : 1. Produksi perairan umum : c. Rawa</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">5548</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Penangkapan ikan di perairan umum adalah penangkapan ikan yang dilakukan di perairan umum seperti danau, waduk/dam, dan rawa dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/ keuntungan atas resiko sendiri (tidak termasuk yang bersifat hobby).
Penangkapan ikan di laut adalah penangkapan ikan atau binatang/tumbuhan yang dilakukan di laut dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/keuntungan atas resiko sendiri.
Budidaya perikanan adalah kegiatan melakukan pembenihan dan pembesaran ikan atau binatang/tumbuhan dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/keuntungan.
Tambak adalah sarana untuk memelihara ikan, udang atau lainnya di air payau.</txt>
</var>
<var ID="V553" name="b1304b22" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="471" EndPos="473" width="3"/>
  <labl>Kode : Laut</labl>
  <imputation>Kode : Laut</imputation>
  <security>Kode : Laut</security>
  <embargo>Kode : Laut</embargo>
  <respUnit>Kode : Laut</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>B. Penangkapan ikan dan sejenisnya : 2. Kode : Laut</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">5527</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>002</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>004</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Penangkapan ikan di perairan umum adalah penangkapan ikan yang dilakukan di perairan umum seperti danau, waduk/dam, dan rawa dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/ keuntungan atas resiko sendiri (tidak termasuk yang bersifat hobby).
Penangkapan ikan di laut adalah penangkapan ikan atau binatang/tumbuhan yang dilakukan di laut dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/keuntungan atas resiko sendiri.
Budidaya perikanan adalah kegiatan melakukan pembenihan dan pembesaran ikan atau binatang/tumbuhan dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/keuntungan.
Tambak adalah sarana untuk memelihara ikan, udang atau lainnya di air payau.</txt>
</var>
<var ID="V554" name="b1304b23" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="474" EndPos="477" width="4"/>
  <labl>Produksi : Laut</labl>
  <imputation>Produksi : Laut</imputation>
  <security>Produksi : Laut</security>
  <embargo>Produksi : Laut</embargo>
  <respUnit>Produksi : Laut</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>B. Penangkapan ikan dan sejenisnya : 2. Produksi : Laut</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">9999</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Penangkapan ikan di perairan umum adalah penangkapan ikan yang dilakukan di perairan umum seperti danau, waduk/dam, dan rawa dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/ keuntungan atas resiko sendiri (tidak termasuk yang bersifat hobby).
Penangkapan ikan di laut adalah penangkapan ikan atau binatang/tumbuhan yang dilakukan di laut dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/keuntungan atas resiko sendiri.
Budidaya perikanan adalah kegiatan melakukan pembenihan dan pembesaran ikan atau binatang/tumbuhan dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/keuntungan.
Tambak adalah sarana untuk memelihara ikan, udang atau lainnya di air payau.</txt>
</var>
<var ID="V555" name="b1304c12" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="478" EndPos="481" width="4"/>
  <labl>Luas : 1. Tambak</labl>
  <imputation>Luas : 1. Tambak</imputation>
  <security>Luas : 1. Tambak</security>
  <embargo>Luas : 1. Tambak</embargo>
  <respUnit>Luas : 1. Tambak</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>C. Budidaya ikan dan sejenisnya di : Luas : 1. Tambak</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">2120</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Penangkapan ikan di perairan umum adalah penangkapan ikan yang dilakukan di perairan umum seperti danau, waduk/dam, dan rawa dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/ keuntungan atas resiko sendiri (tidak termasuk yang bersifat hobby).
Penangkapan ikan di laut adalah penangkapan ikan atau binatang/tumbuhan yang dilakukan di laut dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/keuntungan atas resiko sendiri.
Budidaya perikanan adalah kegiatan melakukan pembenihan dan pembesaran ikan atau binatang/tumbuhan dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/keuntungan.
Tambak adalah sarana untuk memelihara ikan, udang atau lainnya di air payau.</txt>
</var>
<var ID="V556" name="b1304c13" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="482" EndPos="485" width="4"/>
  <labl>Produksi : 1. Tambak</labl>
  <imputation>Produksi : 1. Tambak</imputation>
  <security>Produksi : 1. Tambak</security>
  <embargo>Produksi : 1. Tambak</embargo>
  <respUnit>Produksi : 1. Tambak</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>C. Budidaya ikan dan sejenisnya di : Produksi : 1. Tambak</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">9444</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Penangkapan ikan di perairan umum adalah penangkapan ikan yang dilakukan di perairan umum seperti danau, waduk/dam, dan rawa dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/ keuntungan atas resiko sendiri (tidak termasuk yang bersifat hobby).
Penangkapan ikan di laut adalah penangkapan ikan atau binatang/tumbuhan yang dilakukan di laut dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/keuntungan atas resiko sendiri.
Budidaya perikanan adalah kegiatan melakukan pembenihan dan pembesaran ikan atau binatang/tumbuhan dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/keuntungan.
Tambak adalah sarana untuk memelihara ikan, udang atau lainnya di air payau.</txt>
</var>
<var ID="V557" name="b1304c14" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="486" EndPos="486" width="1"/>
  <labl>Eksport : 1. Tambak</labl>
  <imputation>Eksport : 1. Tambak</imputation>
  <security>Eksport : 1. Tambak</security>
  <embargo>Eksport : 1. Tambak</embargo>
  <respUnit>Eksport : 1. Tambak</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>C. Budidaya ikan dan sejenisnya di : Eksport : 1. Tambak</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">2737</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>.</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
  </catgry>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Penangkapan ikan di perairan umum adalah penangkapan ikan yang dilakukan di perairan umum seperti danau, waduk/dam, dan rawa dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/ keuntungan atas resiko sendiri (tidak termasuk yang bersifat hobby).
Penangkapan ikan di laut adalah penangkapan ikan atau binatang/tumbuhan yang dilakukan di laut dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/keuntungan atas resiko sendiri.
Budidaya perikanan adalah kegiatan melakukan pembenihan dan pembesaran ikan atau binatang/tumbuhan dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/keuntungan.
Tambak adalah sarana untuk memelihara ikan, udang atau lainnya di air payau.</txt>
</var>
<var ID="V558" name="b1304c22" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="487" EndPos="490" width="4"/>
  <labl>Luas : 2. Empang/Kolam</labl>
  <imputation>Luas : 2. Empang/Kolam</imputation>
  <security>Luas : 2. Empang/Kolam</security>
  <embargo>Luas : 2. Empang/Kolam</embargo>
  <respUnit>Luas : 2. Empang/Kolam</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>C. Budidaya ikan dan sejenisnya di : Luas : 2. Empang/Kolam</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">2280</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Penangkapan ikan di perairan umum adalah penangkapan ikan yang dilakukan di perairan umum seperti danau, waduk/dam, dan rawa dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/ keuntungan atas resiko sendiri (tidak termasuk yang bersifat hobby).
Penangkapan ikan di laut adalah penangkapan ikan atau binatang/tumbuhan yang dilakukan di laut dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/keuntungan atas resiko sendiri.
Budidaya perikanan adalah kegiatan melakukan pembenihan dan pembesaran ikan atau binatang/tumbuhan dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/keuntungan.
Tambak adalah sarana untuk memelihara ikan, udang atau lainnya di air payau.</txt>
</var>
<var ID="V559" name="b1304c23" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="491" EndPos="494" width="4"/>
  <labl>Produksi : 2. Empang/Kolam</labl>
  <imputation>Produksi : 2. Empang/Kolam</imputation>
  <security>Produksi : 2. Empang/Kolam</security>
  <embargo>Produksi : 2. Empang/Kolam</embargo>
  <respUnit>Produksi : 2. Empang/Kolam</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>C. Budidaya ikan dan sejenisnya di : Produksi : 2. Empang/Kolam</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">9998</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Penangkapan ikan di perairan umum adalah penangkapan ikan yang dilakukan di perairan umum seperti danau, waduk/dam, dan rawa dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/ keuntungan atas resiko sendiri (tidak termasuk yang bersifat hobby).
Penangkapan ikan di laut adalah penangkapan ikan atau binatang/tumbuhan yang dilakukan di laut dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/keuntungan atas resiko sendiri.
Budidaya perikanan adalah kegiatan melakukan pembenihan dan pembesaran ikan atau binatang/tumbuhan dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/keuntungan.
Tambak adalah sarana untuk memelihara ikan, udang atau lainnya di air payau.</txt>
</var>
<var ID="V560" name="b1304c24" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="495" EndPos="495" width="1"/>
  <labl>Eksport : 2. Empang/Kolam</labl>
  <imputation>Eksport : 2. Empang/Kolam</imputation>
  <security>Eksport : 2. Empang/Kolam</security>
  <embargo>Eksport : 2. Empang/Kolam</embargo>
  <respUnit>Eksport : 2. Empang/Kolam</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>C. Budidaya ikan dan sejenisnya di : Eksport : 2. Empang/Kolam</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">9101</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>9</catValu>
  </catgry>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Penangkapan ikan di perairan umum adalah penangkapan ikan yang dilakukan di perairan umum seperti danau, waduk/dam, dan rawa dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/ keuntungan atas resiko sendiri (tidak termasuk yang bersifat hobby).
Penangkapan ikan di laut adalah penangkapan ikan atau binatang/tumbuhan yang dilakukan di laut dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/keuntungan atas resiko sendiri.
Budidaya perikanan adalah kegiatan melakukan pembenihan dan pembesaran ikan atau binatang/tumbuhan dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/keuntungan.
Tambak adalah sarana untuk memelihara ikan, udang atau lainnya di air payau.</txt>
</var>
<var ID="V561" name="b1304c32" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="496" EndPos="498" width="3"/>
  <labl>Luas : 3. Sawah/Mina padi</labl>
  <imputation>Luas : 3. Sawah/Mina padi</imputation>
  <security>Luas : 3. Sawah/Mina padi</security>
  <embargo>Luas : 3. Sawah/Mina padi</embargo>
  <respUnit>Luas : 3. Sawah/Mina padi</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>C. Budidaya ikan dan sejenisnya di : Luas : 3. Sawah/Mina padi</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">479</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Penangkapan ikan di perairan umum adalah penangkapan ikan yang dilakukan di perairan umum seperti danau, waduk/dam, dan rawa dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/ keuntungan atas resiko sendiri (tidak termasuk yang bersifat hobby).
Penangkapan ikan di laut adalah penangkapan ikan atau binatang/tumbuhan yang dilakukan di laut dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/keuntungan atas resiko sendiri.
Budidaya perikanan adalah kegiatan melakukan pembenihan dan pembesaran ikan atau binatang/tumbuhan dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/keuntungan.
Tambak adalah sarana untuk memelihara ikan, udang atau lainnya di air payau.</txt>
</var>
<var ID="V562" name="b1304c33" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="499" EndPos="502" width="4"/>
  <labl>Produksi : 3. Sawah/Mina padi</labl>
  <imputation>Produksi : 3. Sawah/Mina padi</imputation>
  <security>Produksi : 3. Sawah/Mina padi</security>
  <embargo>Produksi : 3. Sawah/Mina padi</embargo>
  <respUnit>Produksi : 3. Sawah/Mina padi</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>C. Budidaya ikan dan sejenisnya di : Produksi : 3. Sawah/Mina padi</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">2940</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Penangkapan ikan di perairan umum adalah penangkapan ikan yang dilakukan di perairan umum seperti danau, waduk/dam, dan rawa dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/ keuntungan atas resiko sendiri (tidak termasuk yang bersifat hobby).
Penangkapan ikan di laut adalah penangkapan ikan atau binatang/tumbuhan yang dilakukan di laut dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/keuntungan atas resiko sendiri.
Budidaya perikanan adalah kegiatan melakukan pembenihan dan pembesaran ikan atau binatang/tumbuhan dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/keuntungan.
Tambak adalah sarana untuk memelihara ikan, udang atau lainnya di air payau.</txt>
</var>
<var ID="V563" name="b1304c34" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="503" EndPos="503" width="1"/>
  <labl>Eksport : 3. Sawah/Mina padi</labl>
  <imputation>Eksport : 3. Sawah/Mina padi</imputation>
  <security>Eksport : 3. Sawah/Mina padi</security>
  <embargo>Eksport : 3. Sawah/Mina padi</embargo>
  <respUnit>Eksport : 3. Sawah/Mina padi</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>C. Budidaya ikan dan sejenisnya di : Eksport : 3. Sawah/Mina padi</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">1865</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
  </catgry>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Penangkapan ikan di perairan umum adalah penangkapan ikan yang dilakukan di perairan umum seperti danau, waduk/dam, dan rawa dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/ keuntungan atas resiko sendiri (tidak termasuk yang bersifat hobby).
Penangkapan ikan di laut adalah penangkapan ikan atau binatang/tumbuhan yang dilakukan di laut dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/keuntungan atas resiko sendiri.
Budidaya perikanan adalah kegiatan melakukan pembenihan dan pembesaran ikan atau binatang/tumbuhan dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/keuntungan.
Tambak adalah sarana untuk memelihara ikan, udang atau lainnya di air payau.</txt>
</var>
<var ID="V564" name="b1304c42" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="504" EndPos="506" width="3"/>
  <labl>Luas : 4. Danau</labl>
  <imputation>Luas : 4. Danau</imputation>
  <security>Luas : 4. Danau</security>
  <embargo>Luas : 4. Danau</embargo>
  <respUnit>Luas : 4. Danau</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>C. Budidaya ikan dan sejenisnya di : Luas : 4. Danau</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">750</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Penangkapan ikan di perairan umum adalah penangkapan ikan yang dilakukan di perairan umum seperti danau, waduk/dam, dan rawa dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/ keuntungan atas resiko sendiri (tidak termasuk yang bersifat hobby).
Penangkapan ikan di laut adalah penangkapan ikan atau binatang/tumbuhan yang dilakukan di laut dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/keuntungan atas resiko sendiri.
Budidaya perikanan adalah kegiatan melakukan pembenihan dan pembesaran ikan atau binatang/tumbuhan dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/keuntungan.
Tambak adalah sarana untuk memelihara ikan, udang atau lainnya di air payau.</txt>
</var>
<var ID="V565" name="b1304c43" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="507" EndPos="510" width="4"/>
  <labl>Produksi : 4. Danau</labl>
  <imputation>Produksi : 4. Danau</imputation>
  <security>Produksi : 4. Danau</security>
  <embargo>Produksi : 4. Danau</embargo>
  <respUnit>Produksi : 4. Danau</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>C. Budidaya ikan dan sejenisnya di : Produksi : 4. Danau</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">1200</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Penangkapan ikan di perairan umum adalah penangkapan ikan yang dilakukan di perairan umum seperti danau, waduk/dam, dan rawa dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/ keuntungan atas resiko sendiri (tidak termasuk yang bersifat hobby).
Penangkapan ikan di laut adalah penangkapan ikan atau binatang/tumbuhan yang dilakukan di laut dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/keuntungan atas resiko sendiri.
Budidaya perikanan adalah kegiatan melakukan pembenihan dan pembesaran ikan atau binatang/tumbuhan dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/keuntungan.
Tambak adalah sarana untuk memelihara ikan, udang atau lainnya di air payau.</txt>
</var>
<var ID="V566" name="b1304c44" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="511" EndPos="511" width="1"/>
  <labl>Eksport : 4. Danau</labl>
  <imputation>Eksport : 4. Danau</imputation>
  <security>Eksport : 4. Danau</security>
  <embargo>Eksport : 4. Danau</embargo>
  <respUnit>Eksport : 4. Danau</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>C. Budidaya ikan dan sejenisnya di : Eksport : 4. Danau</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">401</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>.</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
  </catgry>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Penangkapan ikan di perairan umum adalah penangkapan ikan yang dilakukan di perairan umum seperti danau, waduk/dam, dan rawa dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/ keuntungan atas resiko sendiri (tidak termasuk yang bersifat hobby).
Penangkapan ikan di laut adalah penangkapan ikan atau binatang/tumbuhan yang dilakukan di laut dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/keuntungan atas resiko sendiri.
Budidaya perikanan adalah kegiatan melakukan pembenihan dan pembesaran ikan atau binatang/tumbuhan dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/keuntungan.
Tambak adalah sarana untuk memelihara ikan, udang atau lainnya di air payau.</txt>
</var>
<var ID="V567" name="b1304c52" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="512" EndPos="514" width="3"/>
  <labl>Luas : 5. Waduk/Dam</labl>
  <imputation>Luas : 5. Waduk/Dam</imputation>
  <security>Luas : 5. Waduk/Dam</security>
  <embargo>Luas : 5. Waduk/Dam</embargo>
  <respUnit>Luas : 5. Waduk/Dam</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>C. Budidaya ikan dan sejenisnya di : Luas : 5. Waduk/Dam</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">400</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Penangkapan ikan di perairan umum adalah penangkapan ikan yang dilakukan di perairan umum seperti danau, waduk/dam, dan rawa dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/ keuntungan atas resiko sendiri (tidak termasuk yang bersifat hobby).
Penangkapan ikan di laut adalah penangkapan ikan atau binatang/tumbuhan yang dilakukan di laut dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/keuntungan atas resiko sendiri.
Budidaya perikanan adalah kegiatan melakukan pembenihan dan pembesaran ikan atau binatang/tumbuhan dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/keuntungan.
Tambak adalah sarana untuk memelihara ikan, udang atau lainnya di air payau.</txt>
</var>
<var ID="V568" name="b1304c53" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="515" EndPos="518" width="4"/>
  <labl>Produksi : 5. Waduk/Dam</labl>
  <imputation>Produksi : 5. Waduk/Dam</imputation>
  <security>Produksi : 5. Waduk/Dam</security>
  <embargo>Produksi : 5. Waduk/Dam</embargo>
  <respUnit>Produksi : 5. Waduk/Dam</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>C. Budidaya ikan dan sejenisnya di : Produksi : 5. Waduk/Dam</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">3530</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Penangkapan ikan di perairan umum adalah penangkapan ikan yang dilakukan di perairan umum seperti danau, waduk/dam, dan rawa dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/ keuntungan atas resiko sendiri (tidak termasuk yang bersifat hobby).
Penangkapan ikan di laut adalah penangkapan ikan atau binatang/tumbuhan yang dilakukan di laut dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/keuntungan atas resiko sendiri.
Budidaya perikanan adalah kegiatan melakukan pembenihan dan pembesaran ikan atau binatang/tumbuhan dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/keuntungan.
Tambak adalah sarana untuk memelihara ikan, udang atau lainnya di air payau.</txt>
</var>
<var ID="V569" name="b1304c54" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="519" EndPos="519" width="1"/>
  <labl>Eksport : 5. Waduk/Dam</labl>
  <imputation>Eksport : 5. Waduk/Dam</imputation>
  <security>Eksport : 5. Waduk/Dam</security>
  <embargo>Eksport : 5. Waduk/Dam</embargo>
  <respUnit>Eksport : 5. Waduk/Dam</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>C. Budidaya ikan dan sejenisnya di : Eksport : 5. Waduk/Dam</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">274</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
  </catgry>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Penangkapan ikan di perairan umum adalah penangkapan ikan yang dilakukan di perairan umum seperti danau, waduk/dam, dan rawa dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/ keuntungan atas resiko sendiri (tidak termasuk yang bersifat hobby).
Penangkapan ikan di laut adalah penangkapan ikan atau binatang/tumbuhan yang dilakukan di laut dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/keuntungan atas resiko sendiri.
Budidaya perikanan adalah kegiatan melakukan pembenihan dan pembesaran ikan atau binatang/tumbuhan dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/keuntungan.
Tambak adalah sarana untuk memelihara ikan, udang atau lainnya di air payau.</txt>
</var>
<var ID="V570" name="b1304c62" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="520" EndPos="523" width="4"/>
  <labl>Luas : 6. Laut</labl>
  <imputation>Luas : 6. Laut</imputation>
  <security>Luas : 6. Laut</security>
  <embargo>Luas : 6. Laut</embargo>
  <respUnit>Luas : 6. Laut</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>C. Budidaya ikan dan sejenisnya di : Luas : 6. Laut</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">3098</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Penangkapan ikan di perairan umum adalah penangkapan ikan yang dilakukan di perairan umum seperti danau, waduk/dam, dan rawa dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/ keuntungan atas resiko sendiri (tidak termasuk yang bersifat hobby).
Penangkapan ikan di laut adalah penangkapan ikan atau binatang/tumbuhan yang dilakukan di laut dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/keuntungan atas resiko sendiri.
Budidaya perikanan adalah kegiatan melakukan pembenihan dan pembesaran ikan atau binatang/tumbuhan dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/keuntungan.
Tambak adalah sarana untuk memelihara ikan, udang atau lainnya di air payau.</txt>
</var>
<var ID="V571" name="b1304c63" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="524" EndPos="527" width="4"/>
  <labl>Produksi : 6. Laut</labl>
  <imputation>Produksi : 6. Laut</imputation>
  <security>Produksi : 6. Laut</security>
  <embargo>Produksi : 6. Laut</embargo>
  <respUnit>Produksi : 6. Laut</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>C. Budidaya ikan dan sejenisnya di : Produksi : 6. Laut</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">6000</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Penangkapan ikan di perairan umum adalah penangkapan ikan yang dilakukan di perairan umum seperti danau, waduk/dam, dan rawa dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/ keuntungan atas resiko sendiri (tidak termasuk yang bersifat hobby).
Penangkapan ikan di laut adalah penangkapan ikan atau binatang/tumbuhan yang dilakukan di laut dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/keuntungan atas resiko sendiri.
Budidaya perikanan adalah kegiatan melakukan pembenihan dan pembesaran ikan atau binatang/tumbuhan dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/keuntungan.
Tambak adalah sarana untuk memelihara ikan, udang atau lainnya di air payau.</txt>
</var>
<var ID="V572" name="b1304c64" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="528" EndPos="528" width="1"/>
  <labl>Eksport : 6. Laut</labl>
  <imputation>Eksport : 6. Laut</imputation>
  <security>Eksport : 6. Laut</security>
  <embargo>Eksport : 6. Laut</embargo>
  <respUnit>Eksport : 6. Laut</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>C. Budidaya ikan dan sejenisnya di : Eksport : 6. Laut</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">395</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>.</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
  </catgry>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Penangkapan ikan di perairan umum adalah penangkapan ikan yang dilakukan di perairan umum seperti danau, waduk/dam, dan rawa dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/ keuntungan atas resiko sendiri (tidak termasuk yang bersifat hobby).
Penangkapan ikan di laut adalah penangkapan ikan atau binatang/tumbuhan yang dilakukan di laut dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/keuntungan atas resiko sendiri.
Budidaya perikanan adalah kegiatan melakukan pembenihan dan pembesaran ikan atau binatang/tumbuhan dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual atau untuk memperoleh pendapatan/keuntungan.
Tambak adalah sarana untuk memelihara ikan, udang atau lainnya di air payau.</txt>
</var>
<var ID="V573" name="b13r1305a1" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="529" EndPos="532" width="4"/>
  <labl>Jumlah Keluarga kehutanan</labl>
  <imputation>Jumlah Keluarga kehutanan</imputation>
  <security>Jumlah Keluarga kehutanan</security>
  <embargo>Jumlah Keluarga kehutanan</embargo>
  <respUnit>Jumlah Keluarga kehutanan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>A. Potensi “kehutanan” di desa/kelurahan selama setahun terakhir : 1. Jumlah Keluarga kehutanan</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">2162</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga kehutanan adalah keluarga yang mengusahakan penanaman, pemeliharaan, penanaman kembali/pemindahan tanaman kayu-kayuan, pengumpulan hasil, penebangan kayu dan pembuatan arang serta hasil hutan lainnya di hutan.</txt>
</var>
<var ID="V574" name="b13r1305a2" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="533" EndPos="534" width="2"/>
  <labl>Banyaknya perusahaan kehutanan</labl>
  <imputation>Banyaknya perusahaan kehutanan</imputation>
  <security>Banyaknya perusahaan kehutanan</security>
  <embargo>Banyaknya perusahaan kehutanan</embargo>
  <respUnit>Banyaknya perusahaan kehutanan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>A. Potensi “kehutanan” di desa/kelurahan selama setahun terakhir : 2. Banyaknya perusahaan kehutanan</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">74</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga kehutanan adalah keluarga yang mengusahakan penanaman, pemeliharaan, penanaman kembali/pemindahan tanaman kayu-kayuan, pengumpulan hasil, penebangan kayu dan pembuatan arang serta hasil hutan lainnya di hutan.</txt>
</var>
<var ID="V575" name="b1305b12" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="535" EndPos="537" width="3"/>
  <labl>Kode : B. Jenis Kayu 1</labl>
  <imputation>Kode : B. Jenis Kayu 1</imputation>
  <security>Kode : B. Jenis Kayu 1</security>
  <embargo>Kode : B. Jenis Kayu 1</embargo>
  <respUnit>Kode : B. Jenis Kayu 1</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Kode : B. Jenis Kayu 1</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">12037</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>701</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>702</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>703</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>704</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>705</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>706</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>707</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>708</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>709</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>710</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>711</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>712</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>713</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>714</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>715</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>716</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>717</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>718</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>719</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>720</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>721</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>722</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>723</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>724</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>725</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>726</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>727</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>728</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>729</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>730</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>731</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>732</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>733</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>734</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>735</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>736</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>737</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>738</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>739</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>740</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>741</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>743</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>744</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>745</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>746</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>747</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>748</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>749</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>750</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>788</catValu>
  </catgry>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga kehutanan adalah keluarga yang mengusahakan penanaman, pemeliharaan, penanaman kembali/pemindahan tanaman kayu-kayuan, pengumpulan hasil, penebangan kayu dan pembuatan arang serta hasil hutan lainnya di hutan.</txt>
</var>
<var ID="V576" name="b1305b13" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="538" EndPos="542" width="5"/>
  <labl>Luas : B. Jenis Kayu 1</labl>
  <imputation>Luas : B. Jenis Kayu 1</imputation>
  <security>Luas : B. Jenis Kayu 1</security>
  <embargo>Luas : B. Jenis Kayu 1</embargo>
  <respUnit>Luas : B. Jenis Kayu 1</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Luas : B. Jenis Kayu 1</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">10000</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga kehutanan adalah keluarga yang mengusahakan penanaman, pemeliharaan, penanaman kembali/pemindahan tanaman kayu-kayuan, pengumpulan hasil, penebangan kayu dan pembuatan arang serta hasil hutan lainnya di hutan.</txt>
</var>
<var ID="V577" name="b1305b22" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="543" EndPos="545" width="3"/>
  <labl>Kode : B. Jenis Kayu 2</labl>
  <imputation>Kode : B. Jenis Kayu 2</imputation>
  <security>Kode : B. Jenis Kayu 2</security>
  <embargo>Kode : B. Jenis Kayu 2</embargo>
  <respUnit>Kode : B. Jenis Kayu 2</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Kode : B. Jenis Kayu 2</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">7144</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>701</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>702</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>703</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>704</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>705</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>706</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>707</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>708</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>709</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>710</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>711</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>712</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>713</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>714</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>715</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>716</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>717</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>718</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>719</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>720</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>721</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>722</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>723</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>724</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>725</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>726</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>727</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>728</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>729</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>730</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>731</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>732</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>733</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>734</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>735</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>736</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>737</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>738</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>739</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>740</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>741</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>742</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>744</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>745</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>746</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>747</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>748</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>749</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>750</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>788</catValu>
  </catgry>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga kehutanan adalah keluarga yang mengusahakan penanaman, pemeliharaan, penanaman kembali/pemindahan tanaman kayu-kayuan, pengumpulan hasil, penebangan kayu dan pembuatan arang serta hasil hutan lainnya di hutan.</txt>
</var>
<var ID="V578" name="b1305b23" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="546" EndPos="549" width="4"/>
  <labl>Luas : B. Jenis Kayu 2</labl>
  <imputation>Luas : B. Jenis Kayu 2</imputation>
  <security>Luas : B. Jenis Kayu 2</security>
  <embargo>Luas : B. Jenis Kayu 2</embargo>
  <respUnit>Luas : B. Jenis Kayu 2</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Luas : B. Jenis Kayu 2</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">9800</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga kehutanan adalah keluarga yang mengusahakan penanaman, pemeliharaan, penanaman kembali/pemindahan tanaman kayu-kayuan, pengumpulan hasil, penebangan kayu dan pembuatan arang serta hasil hutan lainnya di hutan.</txt>
</var>
<var ID="V579" name="b1305b32" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="550" EndPos="552" width="3"/>
  <labl>Kode : B. Jenis Kayu 3</labl>
  <imputation>Kode : B. Jenis Kayu 3</imputation>
  <security>Kode : B. Jenis Kayu 3</security>
  <embargo>Kode : B. Jenis Kayu 3</embargo>
  <respUnit>Kode : B. Jenis Kayu 3</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Kode : B. Jenis Kayu 3</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">3977</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>701</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>702</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>703</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>704</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>705</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>706</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>707</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>708</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>709</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>710</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>711</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>712</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>713</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>714</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>715</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>716</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>717</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>718</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>719</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>720</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>721</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>722</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>723</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>724</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>725</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>726</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>727</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>728</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>729</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>730</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>731</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>732</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>733</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>734</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>735</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>736</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>737</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>738</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>739</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>740</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>741</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>743</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>744</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>745</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>746</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>747</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>748</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>749</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>750</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>788</catValu>
  </catgry>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga kehutanan adalah keluarga yang mengusahakan penanaman, pemeliharaan, penanaman kembali/pemindahan tanaman kayu-kayuan, pengumpulan hasil, penebangan kayu dan pembuatan arang serta hasil hutan lainnya di hutan.</txt>
</var>
<var ID="V580" name="b1305b33" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="553" EndPos="556" width="4"/>
  <labl>Luas : B. Jenis Kayu 3</labl>
  <imputation>Luas : B. Jenis Kayu 3</imputation>
  <security>Luas : B. Jenis Kayu 3</security>
  <embargo>Luas : B. Jenis Kayu 3</embargo>
  <respUnit>Luas : B. Jenis Kayu 3</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Luas : B. Jenis Kayu 3</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">9009</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga kehutanan adalah keluarga yang mengusahakan penanaman, pemeliharaan, penanaman kembali/pemindahan tanaman kayu-kayuan, pengumpulan hasil, penebangan kayu dan pembuatan arang serta hasil hutan lainnya di hutan.</txt>
</var>
<var ID="V581" name="b1305b42" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="557" EndPos="559" width="3"/>
  <labl>Kode : B. Jenis Kayu 4</labl>
  <imputation>Kode : B. Jenis Kayu 4</imputation>
  <security>Kode : B. Jenis Kayu 4</security>
  <embargo>Kode : B. Jenis Kayu 4</embargo>
  <respUnit>Kode : B. Jenis Kayu 4</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Kode : B. Jenis Kayu 4</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">1914</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>701</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>702</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>703</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>704</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>705</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>706</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>707</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>708</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>709</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>710</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>711</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>713</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>714</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>715</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>716</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>717</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>718</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>719</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>720</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>721</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>722</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>723</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>724</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>725</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>726</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>727</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>728</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>729</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>730</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>731</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>732</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>734</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>735</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>736</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>737</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>738</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>739</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>740</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>742</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>744</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>745</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>746</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>747</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>748</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>749</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>788</catValu>
  </catgry>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga kehutanan adalah keluarga yang mengusahakan penanaman, pemeliharaan, penanaman kembali/pemindahan tanaman kayu-kayuan, pengumpulan hasil, penebangan kayu dan pembuatan arang serta hasil hutan lainnya di hutan.</txt>
</var>
<var ID="V582" name="b1305b43" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="560" EndPos="564" width="5"/>
  <labl>Luas : B. Jenis Kayu 4</labl>
  <imputation>Luas : B. Jenis Kayu 4</imputation>
  <security>Luas : B. Jenis Kayu 4</security>
  <embargo>Luas : B. Jenis Kayu 4</embargo>
  <respUnit>Luas : B. Jenis Kayu 4</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Luas : B. Jenis Kayu 4</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">10000</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga kehutanan adalah keluarga yang mengusahakan penanaman, pemeliharaan, penanaman kembali/pemindahan tanaman kayu-kayuan, pengumpulan hasil, penebangan kayu dan pembuatan arang serta hasil hutan lainnya di hutan.</txt>
</var>
<var ID="V583" name="b1305b52" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="565" EndPos="567" width="3"/>
  <labl>Kode : B. Jenis Kayu 5</labl>
  <imputation>Kode : B. Jenis Kayu 5</imputation>
  <security>Kode : B. Jenis Kayu 5</security>
  <embargo>Kode : B. Jenis Kayu 5</embargo>
  <respUnit>Kode : B. Jenis Kayu 5</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Kode : B. Jenis Kayu 5</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">793</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>701</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>702</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>703</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>704</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>705</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>706</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>707</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>708</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>709</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>710</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>711</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>713</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>714</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>715</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>716</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>717</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>718</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>719</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>720</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>721</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>722</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>723</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>724</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>725</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>726</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>727</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>728</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>729</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>730</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>731</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>732</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>734</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>735</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>736</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>737</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>738</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>739</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>740</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>742</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>743</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>744</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>746</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>747</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>748</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>749</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>788</catValu>
  </catgry>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga kehutanan adalah keluarga yang mengusahakan penanaman, pemeliharaan, penanaman kembali/pemindahan tanaman kayu-kayuan, pengumpulan hasil, penebangan kayu dan pembuatan arang serta hasil hutan lainnya di hutan.</txt>
</var>
<var ID="V584" name="b1305b53" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="568" EndPos="571" width="4"/>
  <labl>Luas : B. Jenis Kayu 5</labl>
  <imputation>Luas : B. Jenis Kayu 5</imputation>
  <security>Luas : B. Jenis Kayu 5</security>
  <embargo>Luas : B. Jenis Kayu 5</embargo>
  <respUnit>Luas : B. Jenis Kayu 5</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Luas : B. Jenis Kayu 5</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">9999</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga kehutanan adalah keluarga yang mengusahakan penanaman, pemeliharaan, penanaman kembali/pemindahan tanaman kayu-kayuan, pengumpulan hasil, penebangan kayu dan pembuatan arang serta hasil hutan lainnya di hutan.</txt>
</var>
<var ID="V585" name="b1305c12" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="572" EndPos="574" width="3"/>
  <labl>Kode : C. Hasil hutan lainnya 1</labl>
  <imputation>Kode : C. Hasil hutan lainnya 1</imputation>
  <security>Kode : C. Hasil hutan lainnya 1</security>
  <embargo>Kode : C. Hasil hutan lainnya 1</embargo>
  <respUnit>Kode : C. Hasil hutan lainnya 1</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Kode : C. Hasil hutan lainnya 1</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">1722</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>735</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>750</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>751</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>752</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>753</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>788</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>798</catValu>
  </catgry>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga kehutanan adalah keluarga yang mengusahakan penanaman, pemeliharaan, penanaman kembali/pemindahan tanaman kayu-kayuan, pengumpulan hasil, penebangan kayu dan pembuatan arang serta hasil hutan lainnya di hutan.</txt>
</var>
<var ID="V586" name="b1305c13" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="575" EndPos="579" width="5"/>
  <labl>Luas : C. Hasil hutan lainnya 1</labl>
  <imputation>Luas : C. Hasil hutan lainnya 1</imputation>
  <security>Luas : C. Hasil hutan lainnya 1</security>
  <embargo>Luas : C. Hasil hutan lainnya 1</embargo>
  <respUnit>Luas : C. Hasil hutan lainnya 1</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Luas : C. Hasil hutan lainnya 1</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">10000</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga kehutanan adalah keluarga yang mengusahakan penanaman, pemeliharaan, penanaman kembali/pemindahan tanaman kayu-kayuan, pengumpulan hasil, penebangan kayu dan pembuatan arang serta hasil hutan lainnya di hutan.</txt>
</var>
<var ID="V587" name="b1305c22" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="580" EndPos="582" width="3"/>
  <labl>Kode : C. Hasil hutan lainnya 2</labl>
  <imputation>Kode : C. Hasil hutan lainnya 2</imputation>
  <security>Kode : C. Hasil hutan lainnya 2</security>
  <embargo>Kode : C. Hasil hutan lainnya 2</embargo>
  <respUnit>Kode : C. Hasil hutan lainnya 2</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Kode : C. Hasil hutan lainnya 2</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">307</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>750</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>751</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>752</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>753</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>798</catValu>
  </catgry>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga kehutanan adalah keluarga yang mengusahakan penanaman, pemeliharaan, penanaman kembali/pemindahan tanaman kayu-kayuan, pengumpulan hasil, penebangan kayu dan pembuatan arang serta hasil hutan lainnya di hutan.</txt>
</var>
<var ID="V588" name="b1305c23" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="583" EndPos="586" width="4"/>
  <labl>Luas : C. Hasil hutan lainnya 2</labl>
  <imputation>Luas : C. Hasil hutan lainnya 2</imputation>
  <security>Luas : C. Hasil hutan lainnya 2</security>
  <embargo>Luas : C. Hasil hutan lainnya 2</embargo>
  <respUnit>Luas : C. Hasil hutan lainnya 2</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Luas : C. Hasil hutan lainnya 2</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">2650</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga kehutanan adalah keluarga yang mengusahakan penanaman, pemeliharaan, penanaman kembali/pemindahan tanaman kayu-kayuan, pengumpulan hasil, penebangan kayu dan pembuatan arang serta hasil hutan lainnya di hutan.</txt>
</var>
<var ID="V589" name="b1305c32" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="587" EndPos="589" width="3"/>
  <labl>Kode : C. Hasil hutan lainnya 3</labl>
  <imputation>Kode : C. Hasil hutan lainnya 3</imputation>
  <security>Kode : C. Hasil hutan lainnya 3</security>
  <embargo>Kode : C. Hasil hutan lainnya 3</embargo>
  <respUnit>Kode : C. Hasil hutan lainnya 3</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Kode : C. Hasil hutan lainnya 3</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">108</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>750</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>751</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>752</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>753</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>798</catValu>
  </catgry>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga kehutanan adalah keluarga yang mengusahakan penanaman, pemeliharaan, penanaman kembali/pemindahan tanaman kayu-kayuan, pengumpulan hasil, penebangan kayu dan pembuatan arang serta hasil hutan lainnya di hutan.</txt>
</var>
<var ID="V590" name="b1305c33" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="590" EndPos="593" width="4"/>
  <labl>Luas : C. Hasil hutan lainnya 3</labl>
  <imputation>Luas : C. Hasil hutan lainnya 3</imputation>
  <security>Luas : C. Hasil hutan lainnya 3</security>
  <embargo>Luas : C. Hasil hutan lainnya 3</embargo>
  <respUnit>Luas : C. Hasil hutan lainnya 3</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Luas : C. Hasil hutan lainnya 3</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">1500</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga kehutanan adalah keluarga yang mengusahakan penanaman, pemeliharaan, penanaman kembali/pemindahan tanaman kayu-kayuan, pengumpulan hasil, penebangan kayu dan pembuatan arang serta hasil hutan lainnya di hutan.</txt>
</var>
<var ID="V591" name="b1305c42" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="594" EndPos="596" width="3"/>
  <labl>Kode : C. Hasil hutan lainnya 4</labl>
  <imputation>Kode : C. Hasil hutan lainnya 4</imputation>
  <security>Kode : C. Hasil hutan lainnya 4</security>
  <embargo>Kode : C. Hasil hutan lainnya 4</embargo>
  <respUnit>Kode : C. Hasil hutan lainnya 4</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Kode : C. Hasil hutan lainnya 4</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">37</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>750</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>752</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>753</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>798</catValu>
  </catgry>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga kehutanan adalah keluarga yang mengusahakan penanaman, pemeliharaan, penanaman kembali/pemindahan tanaman kayu-kayuan, pengumpulan hasil, penebangan kayu dan pembuatan arang serta hasil hutan lainnya di hutan.</txt>
</var>
<var ID="V592" name="b1305c43" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="597" EndPos="599" width="3"/>
  <labl>Luas : C. Hasil hutan lainnya 4</labl>
  <imputation>Luas : C. Hasil hutan lainnya 4</imputation>
  <security>Luas : C. Hasil hutan lainnya 4</security>
  <embargo>Luas : C. Hasil hutan lainnya 4</embargo>
  <respUnit>Luas : C. Hasil hutan lainnya 4</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Luas : C. Hasil hutan lainnya 4</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">525</sumStat>
  <notes>Pertanyaan ini ditanyakan untuk mengetahui potensi pertanian di desa/kelurahan selama setahun terakhir baik jumlah keluarga pertanian maupun jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian.
Perusahaan pertanian adalah unit usaha yang berbadan hukum baik perusahaan besar/sedang maupun kecil dan bergerak dibidang pertanian.
Luas tanam untuk tanaman semusim dalam satu tahun adalah jumlah dari luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru), baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan (replanting) karena terserang organisma pengganggu atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan tersebut tanaman yang baru ditanam, dibongkar kembali (akan ditanami/replanting).
Contoh tanaman semusim: padi, palawija, sayuran semusim, buah semusim (melon, semangka, blewah)
Produksi selama setahun adalah penjumlahan hasil selama setahun dari setiap tanaman menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas panen.
Yang dimasud dengan setahun terakhir adalah setahun sebelum masa pencacahan
Misal pencacahan dilakukan pada bulan Agustus 2002, maka produksi setahun terakhir yang dicatat adalah mulai dari bulan September 2001.</notes>
  <txt>Keluarga/keluarga kehutanan adalah keluarga yang mengusahakan penanaman, pemeliharaan, penanaman kembali/pemindahan tanaman kayu-kayuan, pengumpulan hasil, penebangan kayu dan pembuatan arang serta hasil hutan lainnya di hutan.</txt>
</var>
<var ID="V593" name="b14r1401a" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="600" EndPos="601" width="2"/>
  <labl>Traktor roda dua</labl>
  <imputation>Traktor roda dua</imputation>
  <security>Traktor roda dua</security>
  <embargo>Traktor roda dua</embargo>
  <respUnit>Traktor roda dua</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Banyaknya traktor pengolah tanah : a. Traktor roda dua</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">98</sumStat>
  <notes>Alat pertanian yang dapat bergerak dicatat di desa pemilik alat (traktor), sedangkan alat yang tidak bergerak dicatat di desa alat tersebut berada.</notes>
  <txt>Isikan jumlah traktor pengolah tanah yang dimiliki oleh desa/kelurahan baik traktor roda empat maupun traktor roda dua.</txt>
</var>
<var ID="V594" name="b14r1401b" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="602" EndPos="603" width="2"/>
  <labl>Traktor roda empat</labl>
  <imputation>Traktor roda empat</imputation>
  <security>Traktor roda empat</security>
  <embargo>Traktor roda empat</embargo>
  <respUnit>Traktor roda empat</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Banyaknya traktor pengolah tanah : b. Traktor roda empat</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">98</sumStat>
  <notes>Alat pertanian yang dapat bergerak dicatat di desa pemilik alat (traktor), sedangkan alat yang tidak bergerak dicatat di desa alat tersebut berada.</notes>
  <txt>Isikan jumlah traktor pengolah tanah yang dimiliki oleh desa/kelurahan baik traktor roda empat maupun traktor roda dua.</txt>
</var>
<var ID="V595" name="b14r1402a" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="604" EndPos="606" width="3"/>
  <labl>Sprayer</labl>
  <imputation>Sprayer</imputation>
  <security>Sprayer</security>
  <embargo>Sprayer</embargo>
  <respUnit>Sprayer</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Banyaknya alat pengendali jasad pengganggu : a. Sprayer</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">998</sumStat>
  <notes>Alat pertanian yang dapat bergerak dicatat di desa pemilik alat (traktor), sedangkan alat yang tidak bergerak dicatat di desa alat tersebut berada.</notes>
  <txt>Sprayer adalah alat untuk menyemprotkan pestisida dalam bentuk cairan baik yang digerakan dengan tangan maupun motor.
Duster adalah alat untuk menghembuskan pestisida dalam bentuk tepung.
Emposan adalah alat penghembus untuk menghembuskan asap beracun ke dalam liang tikus.</txt>
</var>
<var ID="V596" name="b14r1402b" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="607" EndPos="609" width="3"/>
  <labl>Duster</labl>
  <imputation>Duster</imputation>
  <security>Duster</security>
  <embargo>Duster</embargo>
  <respUnit>Duster</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Banyaknya alat pengendali jasad pengganggu : b. Duster</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">998</sumStat>
  <notes>Alat pertanian yang dapat bergerak dicatat di desa pemilik alat (traktor), sedangkan alat yang tidak bergerak dicatat di desa alat tersebut berada.</notes>
  <txt>Sprayer adalah alat untuk menyemprotkan pestisida dalam bentuk cairan baik yang digerakan dengan tangan maupun motor.
Duster adalah alat untuk menghembuskan pestisida dalam bentuk tepung.
Emposan adalah alat penghembus untuk menghembuskan asap beracun ke dalam liang tikus.</txt>
</var>
<var ID="V597" name="b14r1402c" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="610" EndPos="612" width="3"/>
  <labl>Emposan tikus</labl>
  <imputation>Emposan tikus</imputation>
  <security>Emposan tikus</security>
  <embargo>Emposan tikus</embargo>
  <respUnit>Emposan tikus</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Banyaknya alat pengendali jasad pengganggu : c. Emposan tikus</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">972</sumStat>
  <notes>Alat pertanian yang dapat bergerak dicatat di desa pemilik alat (traktor), sedangkan alat yang tidak bergerak dicatat di desa alat tersebut berada.</notes>
  <txt>Sprayer adalah alat untuk menyemprotkan pestisida dalam bentuk cairan baik yang digerakan dengan tangan maupun motor.
Duster adalah alat untuk menghembuskan pestisida dalam bentuk tepung.
Emposan adalah alat penghembus untuk menghembuskan asap beracun ke dalam liang tikus.</txt>
</var>
<var ID="V598" name="b14r1402d" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="613" EndPos="615" width="3"/>
  <labl>Lainnya</labl>
  <imputation>Lainnya</imputation>
  <security>Lainnya</security>
  <embargo>Lainnya</embargo>
  <respUnit>Lainnya</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Banyaknya alat pengendali jasad pengganggu : d. Lainnya</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">998</sumStat>
  <notes>Alat pertanian yang dapat bergerak dicatat di desa pemilik alat (traktor), sedangkan alat yang tidak bergerak dicatat di desa alat tersebut berada.</notes>
  <txt>Sprayer adalah alat untuk menyemprotkan pestisida dalam bentuk cairan baik yang digerakan dengan tangan maupun motor.
Duster adalah alat untuk menghembuskan pestisida dalam bentuk tepung.
Emposan adalah alat penghembus untuk menghembuskan asap beracun ke dalam liang tikus.</txt>
</var>
<var ID="V599" name="b14r1403a" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="616" EndPos="618" width="3"/>
  <labl>Perontok padi</labl>
  <imputation>Perontok padi</imputation>
  <security>Perontok padi</security>
  <embargo>Perontok padi</embargo>
  <respUnit>Perontok padi</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Banyaknya mesin pengolah padi : a. Perontok padi</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">832</sumStat>
  <notes>Alat pertanian yang dapat bergerak dicatat di desa pemilik alat (traktor), sedangkan alat yang tidak bergerak dicatat di desa alat tersebut berada.</notes>
  <txt>Penyosoh beras adalah alat pengolah yang digerakan dengan tenaga mesin yang digunakan untuk membersihkan beras pecah kulit menjadi beras sosoh.
R.M.U. adalah penggilingan padi terdiri dari pemecah kulit (husher) dan pemutih (polisher) yang dirakit menjadi satu. Proses pemindahan bahan dari alat ke alat yang lain menggunakan elevator.</txt>
</var>
<var ID="V600" name="b14r1403b" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="619" EndPos="621" width="3"/>
  <labl>Pengering padi</labl>
  <imputation>Pengering padi</imputation>
  <security>Pengering padi</security>
  <embargo>Pengering padi</embargo>
  <respUnit>Pengering padi</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Banyaknya mesin pengolah padi : b. Pengering padi</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">420</sumStat>
  <notes>Alat pertanian yang dapat bergerak dicatat di desa pemilik alat (traktor), sedangkan alat yang tidak bergerak dicatat di desa alat tersebut berada.</notes>
  <txt>Penyosoh beras adalah alat pengolah yang digerakan dengan tenaga mesin yang digunakan untuk membersihkan beras pecah kulit menjadi beras sosoh.
R.M.U. adalah penggilingan padi terdiri dari pemecah kulit (husher) dan pemutih (polisher) yang dirakit menjadi satu. Proses pemindahan bahan dari alat ke alat yang lain menggunakan elevator.</txt>
</var>
<var ID="V601" name="b14r1403c" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="622" EndPos="624" width="3"/>
  <labl>Pembersih gabah</labl>
  <imputation>Pembersih gabah</imputation>
  <security>Pembersih gabah</security>
  <embargo>Pembersih gabah</embargo>
  <respUnit>Pembersih gabah</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Banyaknya mesin pengolah padi : c. Pembersih gabah</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">700</sumStat>
  <notes>Alat pertanian yang dapat bergerak dicatat di desa pemilik alat (traktor), sedangkan alat yang tidak bergerak dicatat di desa alat tersebut berada.</notes>
  <txt>Penyosoh beras adalah alat pengolah yang digerakan dengan tenaga mesin yang digunakan untuk membersihkan beras pecah kulit menjadi beras sosoh.
R.M.U. adalah penggilingan padi terdiri dari pemecah kulit (husher) dan pemutih (polisher) yang dirakit menjadi satu. Proses pemindahan bahan dari alat ke alat yang lain menggunakan elevator.</txt>
</var>
<var ID="V602" name="b14r1403d" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="625" EndPos="627" width="3"/>
  <labl>Huller</labl>
  <imputation>Huller</imputation>
  <security>Huller</security>
  <embargo>Huller</embargo>
  <respUnit>Huller</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Banyaknya mesin pengolah padi : d. Huller</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">203</sumStat>
  <notes>Alat pertanian yang dapat bergerak dicatat di desa pemilik alat (traktor), sedangkan alat yang tidak bergerak dicatat di desa alat tersebut berada.</notes>
  <txt>Penyosoh beras adalah alat pengolah yang digerakan dengan tenaga mesin yang digunakan untuk membersihkan beras pecah kulit menjadi beras sosoh.
R.M.U. adalah penggilingan padi terdiri dari pemecah kulit (husher) dan pemutih (polisher) yang dirakit menjadi satu. Proses pemindahan bahan dari alat ke alat yang lain menggunakan elevator.</txt>
</var>
<var ID="V603" name="b14r1403e" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="628" EndPos="630" width="3"/>
  <labl>Penyosoh beras</labl>
  <imputation>Penyosoh beras</imputation>
  <security>Penyosoh beras</security>
  <embargo>Penyosoh beras</embargo>
  <respUnit>Penyosoh beras</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Banyaknya mesin pengolah padi : e. Penyosoh beras</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">361</sumStat>
  <notes>Alat pertanian yang dapat bergerak dicatat di desa pemilik alat (traktor), sedangkan alat yang tidak bergerak dicatat di desa alat tersebut berada.</notes>
  <txt>Penyosoh beras adalah alat pengolah yang digerakan dengan tenaga mesin yang digunakan untuk membersihkan beras pecah kulit menjadi beras sosoh.
R.M.U. adalah penggilingan padi terdiri dari pemecah kulit (husher) dan pemutih (polisher) yang dirakit menjadi satu. Proses pemindahan bahan dari alat ke alat yang lain menggunakan elevator.</txt>
</var>
<var ID="V604" name="b14r1403f" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="631" EndPos="632" width="2"/>
  <labl>Penggiling padi kecil</labl>
  <imputation>Penggiling padi kecil</imputation>
  <security>Penggiling padi kecil</security>
  <embargo>Penggiling padi kecil</embargo>
  <respUnit>Penggiling padi kecil</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Banyaknya mesin pengolah padi : f. Penggiling padi kecil</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">75</sumStat>
  <notes>Alat pertanian yang dapat bergerak dicatat di desa pemilik alat (traktor), sedangkan alat yang tidak bergerak dicatat di desa alat tersebut berada.</notes>
  <txt>Penyosoh beras adalah alat pengolah yang digerakan dengan tenaga mesin yang digunakan untuk membersihkan beras pecah kulit menjadi beras sosoh.
R.M.U. adalah penggilingan padi terdiri dari pemecah kulit (husher) dan pemutih (polisher) yang dirakit menjadi satu. Proses pemindahan bahan dari alat ke alat yang lain menggunakan elevator.</txt>
</var>
<var ID="V605" name="b14r1403g" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="633" EndPos="634" width="2"/>
  <labl>R.M.U</labl>
  <imputation>R.M.U</imputation>
  <security>R.M.U</security>
  <embargo>R.M.U</embargo>
  <respUnit>R.M.U</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Banyaknya mesin pengolah padi : g. R.M.U</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">56</sumStat>
  <notes>Alat pertanian yang dapat bergerak dicatat di desa pemilik alat (traktor), sedangkan alat yang tidak bergerak dicatat di desa alat tersebut berada.</notes>
  <txt>Penyosoh beras adalah alat pengolah yang digerakan dengan tenaga mesin yang digunakan untuk membersihkan beras pecah kulit menjadi beras sosoh.
R.M.U. adalah penggilingan padi terdiri dari pemecah kulit (husher) dan pemutih (polisher) yang dirakit menjadi satu. Proses pemindahan bahan dari alat ke alat yang lain menggunakan elevator.</txt>
</var>
<var ID="V606" name="b14r1403h" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="635" EndPos="636" width="2"/>
  <labl>Penggiling padi besar/pabrik</labl>
  <imputation>Penggiling padi besar/pabrik</imputation>
  <security>Penggiling padi besar/pabrik</security>
  <embargo>Penggiling padi besar/pabrik</embargo>
  <respUnit>Penggiling padi besar/pabrik</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Banyaknya mesin pengolah padi : h. Penggiling padi besar/pabrik</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">43</sumStat>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="min"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <catStat type="max"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>8</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>9</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>10</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>11</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>12</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>13</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>14</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>15</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>16</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>17</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>19</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>20</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>21</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>25</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>37</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>43</catValu>
  </catgry>
  <notes>Alat pertanian yang dapat bergerak dicatat di desa pemilik alat (traktor), sedangkan alat yang tidak bergerak dicatat di desa alat tersebut berada.</notes>
  <txt>Penyosoh beras adalah alat pengolah yang digerakan dengan tenaga mesin yang digunakan untuk membersihkan beras pecah kulit menjadi beras sosoh.
R.M.U. adalah penggilingan padi terdiri dari pemecah kulit (husher) dan pemutih (polisher) yang dirakit menjadi satu. Proses pemindahan bahan dari alat ke alat yang lain menggunakan elevator.</txt>
</var>
<var ID="V607" name="b14r1404a" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="637" EndPos="639" width="3"/>
  <labl>Pemipil jagung</labl>
  <imputation>Pemipil jagung</imputation>
  <security>Pemipil jagung</security>
  <embargo>Pemipil jagung</embargo>
  <respUnit>Pemipil jagung</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Banyaknya mesin pengolah jagung : a. Pemipil jagung</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">187</sumStat>
  <notes>Alat pertanian yang dapat bergerak dicatat di desa pemilik alat (traktor), sedangkan alat yang tidak bergerak dicatat di desa alat tersebut berada.</notes>
  <txt>Pemipil jagung adalah alat mekanis yang terbuat dari kayu, batu atau besi untuk melepaskan jagung dari tongkolnya, digerakan oleh tangan atau mesin. Pemberas jagung adalah alat mekanis yang terbuat dari besi/kayu, guna mengubah pipilan jagung menjadi berasan jagung, digerakan oleh tangan atau mesin.</txt>
</var>
<var ID="V608" name="b14r1404b" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="640" EndPos="642" width="3"/>
  <labl>Pemberas jagung</labl>
  <imputation>Pemberas jagung</imputation>
  <security>Pemberas jagung</security>
  <embargo>Pemberas jagung</embargo>
  <respUnit>Pemberas jagung</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Banyaknya mesin pengolah jagung : b. Pemberas jagung</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">142</sumStat>
  <notes>Alat pertanian yang dapat bergerak dicatat di desa pemilik alat (traktor), sedangkan alat yang tidak bergerak dicatat di desa alat tersebut berada.</notes>
  <txt>Pemipil jagung adalah alat mekanis yang terbuat dari kayu, batu atau besi untuk melepaskan jagung dari tongkolnya, digerakan oleh tangan atau mesin. Pemberas jagung adalah alat mekanis yang terbuat dari besi/kayu, guna mengubah pipilan jagung menjadi berasan jagung, digerakan oleh tangan atau mesin.</txt>
</var>
<var ID="V609" name="b14r1404c" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="643" EndPos="645" width="3"/>
  <labl>Pembuat tepung jagung</labl>
  <imputation>Pembuat tepung jagung</imputation>
  <security>Pembuat tepung jagung</security>
  <embargo>Pembuat tepung jagung</embargo>
  <respUnit>Pembuat tepung jagung</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Banyaknya mesin pengolah jagung : c. Pembuat tepung jagung</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">150</sumStat>
  <notes>Alat pertanian yang dapat bergerak dicatat di desa pemilik alat (traktor), sedangkan alat yang tidak bergerak dicatat di desa alat tersebut berada.</notes>
  <txt>Pemipil jagung adalah alat mekanis yang terbuat dari kayu, batu atau besi untuk melepaskan jagung dari tongkolnya, digerakan oleh tangan atau mesin. Pemberas jagung adalah alat mekanis yang terbuat dari besi/kayu, guna mengubah pipilan jagung menjadi berasan jagung, digerakan oleh tangan atau mesin.</txt>
</var>
<var ID="V610" name="b14r1405a" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="646" EndPos="648" width="3"/>
  <labl>Pemarut/penyawut ubi kayu</labl>
  <imputation>Pemarut/penyawut ubi kayu</imputation>
  <security>Pemarut/penyawut ubi kayu</security>
  <embargo>Pemarut/penyawut ubi kayu</embargo>
  <respUnit>Pemarut/penyawut ubi kayu</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Banyaknya mesin pengolah ubi kayu : a. Pemarut/penyawut ubi kayu</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">312</sumStat>
  <notes>Alat pertanian yang dapat bergerak dicatat di desa pemilik alat (traktor), sedangkan alat yang tidak bergerak dicatat di desa alat tersebut berada.</notes>
  <txt>Pembuat chip adalah alat mekanis yang terbuat dari besi untuk mengubah gaplek menjadi chip (gaplek ukuran kecil 1-2 cm), digerakan dengan mesin/diesel.
Pembuat pelet adalah alat mekanis untuk mengubah dari gaplek, onggok, tapioka dan lain-lain menjadi bentuk pellet (makanan ternak), digerakan dengan mesin/diesel.</txt>
</var>
<var ID="V611" name="b14r1405b" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="649" EndPos="650" width="2"/>
  <labl>Pembuat chip</labl>
  <imputation>Pembuat chip</imputation>
  <security>Pembuat chip</security>
  <embargo>Pembuat chip</embargo>
  <respUnit>Pembuat chip</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Banyaknya mesin pengolah ubi kayu : b. Pembuat chip</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">32</sumStat>
  <notes>Alat pertanian yang dapat bergerak dicatat di desa pemilik alat (traktor), sedangkan alat yang tidak bergerak dicatat di desa alat tersebut berada.</notes>
  <txt>Pembuat chip adalah alat mekanis yang terbuat dari besi untuk mengubah gaplek menjadi chip (gaplek ukuran kecil 1-2 cm), digerakan dengan mesin/diesel.
Pembuat pelet adalah alat mekanis untuk mengubah dari gaplek, onggok, tapioka dan lain-lain menjadi bentuk pellet (makanan ternak), digerakan dengan mesin/diesel.</txt>
</var>
<var ID="V612" name="b14r1405c" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="651" EndPos="653" width="3"/>
  <labl>Pembuat pellet</labl>
  <imputation>Pembuat pellet</imputation>
  <security>Pembuat pellet</security>
  <embargo>Pembuat pellet</embargo>
  <respUnit>Pembuat pellet</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Banyaknya mesin pengolah ubi kayu : c. Pembuat pellet</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">282</sumStat>
  <notes>Alat pertanian yang dapat bergerak dicatat di desa pemilik alat (traktor), sedangkan alat yang tidak bergerak dicatat di desa alat tersebut berada.</notes>
  <txt>Pembuat chip adalah alat mekanis yang terbuat dari besi untuk mengubah gaplek menjadi chip (gaplek ukuran kecil 1-2 cm), digerakan dengan mesin/diesel.
Pembuat pelet adalah alat mekanis untuk mengubah dari gaplek, onggok, tapioka dan lain-lain menjadi bentuk pellet (makanan ternak), digerakan dengan mesin/diesel.</txt>
</var>
<var ID="V613" name="b14r1405d" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="654" EndPos="656" width="3"/>
  <labl>Penggilingan tapioka</labl>
  <imputation>Penggilingan tapioka</imputation>
  <security>Penggilingan tapioka</security>
  <embargo>Penggilingan tapioka</embargo>
  <respUnit>Penggilingan tapioka</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Banyaknya mesin pengolah ubi kayu : d. Penggilingan tapioka</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">480</sumStat>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="min"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <catStat type="max"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>8</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>9</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>10</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>11</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>12</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>13</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>15</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>17</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>20</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>28</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>37</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>39</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>47</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>50</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>60</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>64</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>480</catValu>
  </catgry>
  <notes>Alat pertanian yang dapat bergerak dicatat di desa pemilik alat (traktor), sedangkan alat yang tidak bergerak dicatat di desa alat tersebut berada.</notes>
  <txt>Pembuat chip adalah alat mekanis yang terbuat dari besi untuk mengubah gaplek menjadi chip (gaplek ukuran kecil 1-2 cm), digerakan dengan mesin/diesel.
Pembuat pelet adalah alat mekanis untuk mengubah dari gaplek, onggok, tapioka dan lain-lain menjadi bentuk pellet (makanan ternak), digerakan dengan mesin/diesel.</txt>
</var>
<var ID="V614" name="b14r1406a" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="657" EndPos="659" width="3"/>
  <labl>Penggiling karet tanpa asap</labl>
  <imputation>Penggiling karet tanpa asap</imputation>
  <security>Penggiling karet tanpa asap</security>
  <embargo>Penggiling karet tanpa asap</embargo>
  <respUnit>Penggiling karet tanpa asap</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Banyaknya pengolah karet : a. Penggiling karet tanpa asap</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">700</sumStat>
  <notes>Alat pertanian yang dapat bergerak dicatat di desa pemilik alat (traktor), sedangkan alat yang tidak bergerak dicatat di desa alat tersebut berada.</notes>
  <txt>Penggilingan karet adalah alat untuk menggiling karet dengan tenaga pembangkitnya dari bahan bakar minyak/listrik/diesel.
Rumah asap adalah rumah yang dilengkapi dengan alat untuk mengasap/mengeringkan karet.
Remiling adalah mesin penggiling karet sehingga menghasilkan karet dalam bentuk lembaran, seperti sheet (lembaran karet halus dan crepe/yang berkeriput).
Pembuat cramb rubber adalah mesin pengolah karet yang menghasilkan karet remah, termasuk karet spon (busa).</txt>
</var>
<var ID="V615" name="b14r1406b" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="660" EndPos="662" width="3"/>
  <labl>Rumah asap</labl>
  <imputation>Rumah asap</imputation>
  <security>Rumah asap</security>
  <embargo>Rumah asap</embargo>
  <respUnit>Rumah asap</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Banyaknya pengolah karet : b. Rumah asap</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">688</sumStat>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="min"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <catStat type="max"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>8</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>9</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>10</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>12</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>14</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>15</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>16</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>18</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>23</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>26</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>27</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>688</catValu>
  </catgry>
  <notes>Alat pertanian yang dapat bergerak dicatat di desa pemilik alat (traktor), sedangkan alat yang tidak bergerak dicatat di desa alat tersebut berada.</notes>
  <txt>Penggilingan karet adalah alat untuk menggiling karet dengan tenaga pembangkitnya dari bahan bakar minyak/listrik/diesel.
Rumah asap adalah rumah yang dilengkapi dengan alat untuk mengasap/mengeringkan karet.
Remiling adalah mesin penggiling karet sehingga menghasilkan karet dalam bentuk lembaran, seperti sheet (lembaran karet halus dan crepe/yang berkeriput).
Pembuat cramb rubber adalah mesin pengolah karet yang menghasilkan karet remah, termasuk karet spon (busa).</txt>
</var>
<var ID="V616" name="b14r1406c" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="663" EndPos="665" width="3"/>
  <labl>Remiling</labl>
  <imputation>Remiling</imputation>
  <security>Remiling</security>
  <embargo>Remiling</embargo>
  <respUnit>Remiling</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Banyaknya pengolah karet : c. Remiling</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">725</sumStat>
  <notes>Alat pertanian yang dapat bergerak dicatat di desa pemilik alat (traktor), sedangkan alat yang tidak bergerak dicatat di desa alat tersebut berada.</notes>
  <txt>Penggilingan karet adalah alat untuk menggiling karet dengan tenaga pembangkitnya dari bahan bakar minyak/listrik/diesel.
Rumah asap adalah rumah yang dilengkapi dengan alat untuk mengasap/mengeringkan karet.
Remiling adalah mesin penggiling karet sehingga menghasilkan karet dalam bentuk lembaran, seperti sheet (lembaran karet halus dan crepe/yang berkeriput).
Pembuat cramb rubber adalah mesin pengolah karet yang menghasilkan karet remah, termasuk karet spon (busa).</txt>
</var>
<var ID="V617" name="b14r1406d" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="666" EndPos="668" width="3"/>
  <labl>Pembuat crumb rubber (karet remah)</labl>
  <imputation>Pembuat crumb rubber (karet remah)</imputation>
  <security>Pembuat crumb rubber (karet remah)</security>
  <embargo>Pembuat crumb rubber (karet remah)</embargo>
  <respUnit>Pembuat crumb rubber (karet remah)</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Banyaknya pengolah karet : d. Pembuat crumb rubber (karet remah)</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">200</sumStat>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="min"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <catStat type="max"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>8</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>9</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>10</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>12</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>14</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>15</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>16</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>20</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>24</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>25</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>30</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>40</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>45</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>72</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>110</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>125</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>140</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>152</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>200</catValu>
  </catgry>
  <notes>Alat pertanian yang dapat bergerak dicatat di desa pemilik alat (traktor), sedangkan alat yang tidak bergerak dicatat di desa alat tersebut berada.</notes>
  <txt>Penggilingan karet adalah alat untuk menggiling karet dengan tenaga pembangkitnya dari bahan bakar minyak/listrik/diesel.
Rumah asap adalah rumah yang dilengkapi dengan alat untuk mengasap/mengeringkan karet.
Remiling adalah mesin penggiling karet sehingga menghasilkan karet dalam bentuk lembaran, seperti sheet (lembaran karet halus dan crepe/yang berkeriput).
Pembuat cramb rubber adalah mesin pengolah karet yang menghasilkan karet remah, termasuk karet spon (busa).</txt>
</var>
<var ID="V618" name="b14r1407a" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="669" EndPos="671" width="3"/>
  <labl>Penggilingan dengan mesin</labl>
  <imputation>Penggilingan dengan mesin</imputation>
  <security>Penggilingan dengan mesin</security>
  <embargo>Penggilingan dengan mesin</embargo>
  <respUnit>Penggilingan dengan mesin</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Banyaknya pengolah tebu : a. Penggilingan dengan mesin</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">519</sumStat>
  <notes>Alat pertanian yang dapat bergerak dicatat di desa pemilik alat (traktor), sedangkan alat yang tidak bergerak dicatat di desa alat tersebut berada.</notes>
  <txt>Penggilingan tebu adalah alat untuk menggiling tebu dengan tenaga pembangkitnya dari bahan bakar listrik/diesel</txt>
</var>
<var ID="V619" name="b14r1407b" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="672" EndPos="674" width="3"/>
  <labl>Penggilingan tanpa mesin</labl>
  <imputation>Penggilingan tanpa mesin</imputation>
  <security>Penggilingan tanpa mesin</security>
  <embargo>Penggilingan tanpa mesin</embargo>
  <respUnit>Penggilingan tanpa mesin</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Banyaknya pengolah tebu : b. Penggilingan tanpa mesin</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">716</sumStat>
  <notes>Alat pertanian yang dapat bergerak dicatat di desa pemilik alat (traktor), sedangkan alat yang tidak bergerak dicatat di desa alat tersebut berada.</notes>
  <txt>Penggilingan tebu adalah alat untuk menggiling tebu dengan tenaga pembangkitnya dari bahan bakar listrik/diesel</txt>
</var>
<var ID="V620" name="b14r1408a" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="675" EndPos="677" width="3"/>
  <labl>Kapal motor</labl>
  <imputation>Kapal motor</imputation>
  <security>Kapal motor</security>
  <embargo>Kapal motor</embargo>
  <respUnit>Kapal motor</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Banyaknya kapal/perahu penangkap ikan : a. Kapal motor</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">998</sumStat>
  <notes>Alat pertanian yang dapat bergerak dicatat di desa pemilik alat (traktor), sedangkan alat yang tidak bergerak dicatat di desa alat tersebut berada.</notes>
  <txt>Kapal/perahu penangkap ikan adalah perahu atau kapal untuk menangkap ikan baik menggunakan perahu motor maupun perahu layar.</txt>
</var>
<var ID="V621" name="b14r1408b" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="678" EndPos="680" width="3"/>
  <labl>Perahu motor tempel</labl>
  <imputation>Perahu motor tempel</imputation>
  <security>Perahu motor tempel</security>
  <embargo>Perahu motor tempel</embargo>
  <respUnit>Perahu motor tempel</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Banyaknya kapal/perahu penangkap ikan : b. Perahu motor tempel</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">998</sumStat>
  <notes>Alat pertanian yang dapat bergerak dicatat di desa pemilik alat (traktor), sedangkan alat yang tidak bergerak dicatat di desa alat tersebut berada.</notes>
  <txt>Kapal/perahu penangkap ikan adalah perahu atau kapal untuk menangkap ikan baik menggunakan perahu motor maupun perahu layar.</txt>
</var>
<var ID="V622" name="b14r1408c" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="681" EndPos="683" width="3"/>
  <labl>Perahu tak bermotor</labl>
  <imputation>Perahu tak bermotor</imputation>
  <security>Perahu tak bermotor</security>
  <embargo>Perahu tak bermotor</embargo>
  <respUnit>Perahu tak bermotor</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Banyaknya kapal/perahu penangkap ikan : c. Perahu tak bermotor</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">998</sumStat>
  <notes>Alat pertanian yang dapat bergerak dicatat di desa pemilik alat (traktor), sedangkan alat yang tidak bergerak dicatat di desa alat tersebut berada.</notes>
  <txt>Kapal/perahu penangkap ikan adalah perahu atau kapal untuk menangkap ikan baik menggunakan perahu motor maupun perahu layar.</txt>
</var>
<var ID="V623" name="b14r1409" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="684" EndPos="685" width="2"/>
  <labl>Banyaknya gudang pendingin (Cold Storage)</labl>
  <imputation>Banyaknya gudang pendingin (Cold Storage)</imputation>
  <security>Banyaknya gudang pendingin (Cold Storage)</security>
  <embargo>Banyaknya gudang pendingin (Cold Storage)</embargo>
  <respUnit>Banyaknya gudang pendingin (Cold Storage)</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Banyaknya gudang pendingin (Cold Storage)</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">96</sumStat>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="min"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <catStat type="max"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>8</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>9</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>10</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>11</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>12</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>13</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>14</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>15</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>17</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>19</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>29</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>52</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>96</catValu>
  </catgry>
  <notes>Alat pertanian yang dapat bergerak dicatat di desa pemilik alat (traktor), sedangkan alat yang tidak bergerak dicatat di desa alat tersebut berada.</notes>
  <txt>Gudang pendingin (cold storage) adalah Gudang yang digunakan untuk menyimpan bahan/barang untuk diawetkan dengan fasilitas pendingin.</txt>
</var>
<var ID="V624" name="b15r1501" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="686" EndPos="688" width="3"/>
  <labl>Toko/Warung/Kios</labl>
  <imputation>Toko/Warung/Kios</imputation>
  <security>Toko/Warung/Kios</security>
  <embargo>Toko/Warung/Kios</embargo>
  <respUnit>Toko/Warung/Kios</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Toko/Warung/Kios</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">998</sumStat>
  <notes>Blok ini bertujuan untuk mendapatkan fasilitas perekonomian di desa ini.</notes>
  <txt>Toko/warung/kios adalah tempat transaksi jual beli antar pedagang dan konsumen yang dilakukan pada suatu bangunan.</txt>
</var>
<var ID="V625" name="b15r1502a" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="689" EndPos="689" width="1"/>
  <labl>Kelompok pertokoan</labl>
  <imputation>Kelompok pertokoan</imputation>
  <security>Kelompok pertokoan</security>
  <embargo>Kelompok pertokoan</embargo>
  <respUnit>Kelompok pertokoan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Kelompok pertokoan</qstnLit>
    <postQTxt>Jika jawabannya ADA (1), maka pertanyaan dilanjutkan ke P1503a</postQTxt>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <notes>Blok ini bertujuan untuk mendapatkan fasilitas perekonomian di desa ini.</notes>
  <txt>Kelompok pertokoan adalah sejumlah toko yang terdiri dari paling sedikit ada 10 toko dan mengelompok. Dalam satu kelompok pertokoan bangunan fisiknya dapat lebih dari satu.
Contoh kelompok pertokoan Pasar Baru, kelompok pertokoan Pasar Senen.
Jarak terdekat adalah jarak yang dihitung dari kantor kepala desa/kelurahan ke tempat kelompok pertokoan dan dinyatakan dalam km.</txt>
</var>
<var ID="V626" name="b15r1502b" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="690" EndPos="692" width="3"/>
  <labl>Jarak  ke pertokoan terdekat</labl>
  <imputation>Jarak  ke pertokoan terdekat</imputation>
  <security>Jarak  ke pertokoan terdekat</security>
  <embargo>Jarak  ke pertokoan terdekat</embargo>
  <respUnit>Jarak  ke pertokoan terdekat</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika "Tidak ada"</preQTxt>
    <qstnLit>Jika "Tidak ada", Jarak  ke pertokoan terdekat</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">100</sumStat>
  <notes>Blok ini bertujuan untuk mendapatkan fasilitas perekonomian di desa ini.</notes>
  <txt>Kelompok pertokoan adalah sejumlah toko yang terdiri dari paling sedikit ada 10 toko dan mengelompok. Dalam satu kelompok pertokoan bangunan fisiknya dapat lebih dari satu.
Contoh kelompok pertokoan Pasar Baru, kelompok pertokoan Pasar Senen.
Jarak terdekat adalah jarak yang dihitung dari kantor kepala desa/kelurahan ke tempat kelompok pertokoan dan dinyatakan dalam km.</txt>
</var>
<var ID="V627" name="b15r1503a" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="693" EndPos="693" width="1"/>
  <labl>Bangunan Pasar permanen/semi permanen</labl>
  <imputation>Bangunan Pasar permanen/semi permanen</imputation>
  <security>Bangunan Pasar permanen/semi permanen</security>
  <embargo>Bangunan Pasar permanen/semi permanen</embargo>
  <respUnit>Bangunan Pasar permanen/semi permanen</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Bangunan Pasar permanen/semi permanen</qstnLit>
    <postQTxt>Jika jawbannya ADA (1), maka pertanyaan dilanjutkan ke P1504</postQTxt>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <notes>Blok ini bertujuan untuk mendapatkan fasilitas perekonomian di desa ini.</notes>
  <txt>Pasar adalah tempat pertemuan antara penjual dan pembeli barang dan jasa. Pasar bisa menggunakan bangunan yang bersifat permanen atau semi permanen ataupun tanpa bangunan.
Pasar dengan bangunan permanen/semi permanen adalah pasar yang menggunakan dengan lantai semen atau tegel, tiang besi atau kayu, atap seng atau genteng atau sirap, baik berdinding maupun tidak.
Jarak terdekat adalah jarak yang dihitung dari kantor kepala desa/kelurahan ke pasar dengan bangunan permanen/semi permanen dan dinyatakan dalam km.</txt>
</var>
<var ID="V628" name="b15r1503b" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="694" EndPos="696" width="3"/>
  <labl>Jarak  ke pasar terdekat</labl>
  <imputation>Jarak  ke pasar terdekat</imputation>
  <security>Jarak  ke pasar terdekat</security>
  <embargo>Jarak  ke pasar terdekat</embargo>
  <respUnit>Jarak  ke pasar terdekat</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika "Tidak ada"</preQTxt>
    <qstnLit>Jika "Tidak ada", Jarak  ke pasar terdekat</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">100</sumStat>
  <notes>Blok ini bertujuan untuk mendapatkan fasilitas perekonomian di desa ini.</notes>
  <txt>Pasar adalah tempat pertemuan antara penjual dan pembeli barang dan jasa. Pasar bisa menggunakan bangunan yang bersifat permanen atau semi permanen ataupun tanpa bangunan.
Pasar dengan bangunan permanen/semi permanen adalah pasar yang menggunakan dengan lantai semen atau tegel, tiang besi atau kayu, atap seng atau genteng atau sirap, baik berdinding maupun tidak.
Jarak terdekat adalah jarak yang dihitung dari kantor kepala desa/kelurahan ke pasar dengan bangunan permanen/semi permanen dan dinyatakan dalam km.</txt>
</var>
<var ID="V629" name="b15r1504" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="697" EndPos="697" width="1"/>
  <labl>Pasar tanpa bangunan permanen</labl>
  <imputation>Pasar tanpa bangunan permanen</imputation>
  <security>Pasar tanpa bangunan permanen</security>
  <embargo>Pasar tanpa bangunan permanen</embargo>
  <respUnit>Pasar tanpa bangunan permanen</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Pasar tanpa bangunan permanen</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <notes>Blok ini bertujuan untuk mendapatkan fasilitas perekonomian di desa ini.</notes>
  <txt>Pasar tanpa bangunan permanen (tidak termasuk kaki lima) adalah pasar yang mempunyai bangunan tetapi tidak permanen, misalnya bangunan dari bambu, daun, dan sebagainya.
Contoh: pasar kaget (Pasar kaget adalah pasar yang muncul di lokasi yang bukan diperuntukkan pasar dan selesai dengan cepat).</txt>
</var>
<var ID="V630" name="b15r1505" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="698" EndPos="698" width="1"/>
  <labl>Supermarket/pasar swalayan/toserba</labl>
  <imputation>Supermarket/pasar swalayan/toserba</imputation>
  <security>Supermarket/pasar swalayan/toserba</security>
  <embargo>Supermarket/pasar swalayan/toserba</embargo>
  <respUnit>Supermarket/pasar swalayan/toserba</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Supermarket/pasar swalayan/toserba</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">8</sumStat>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="min"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <catStat type="max"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>8</catValu>
  </catgry>
  <notes>Blok ini bertujuan untuk mendapatkan fasilitas perekonomian di desa ini.</notes>
  <txt>Supermarket/pasar swalayan/toserba adalah pasar yang menjual beraneka barang dengan harga yang telah ditentukan, dan konsumen/pembeli melayani dirinya sendiri (mengambil, dan membawa barang sendiri), membayar dikasir.</txt>
</var>
<var ID="V631" name="b15r1506" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="699" EndPos="700" width="2"/>
  <labl>Restoran/rumah makan/kedai makanan minuman</labl>
  <imputation>Restoran/rumah makan/kedai makanan minuman</imputation>
  <security>Restoran/rumah makan/kedai makanan minuman</security>
  <embargo>Restoran/rumah makan/kedai makanan minuman</embargo>
  <respUnit>Restoran/rumah makan/kedai makanan minuman</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Restoran/rumah makan/kedai makanan minuman</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">98</sumStat>
  <notes>Blok ini bertujuan untuk mendapatkan fasilitas perekonomian di desa ini.</notes>
  <txt>Restoran adalah perusahaan/usaha yang menyajikan, dan menjual makanan dan minuman bagi umum di tempat usahanya yang bertempat di sebagian atau seluruh bangunan permanen, dilengkapi peralatan dan perlengkapan proses pembuatan, penyimpanan dan penyajian. Proses pembuatan dari bahan baku menjadi bahan jadi dilakukan di tempat usahanya. Menurut Ditjen Pariwisata/Kanwil Parpostel restoran diklasifikasikan menjadi tiga yaitu, Talam Kencana, Talam Selaka, dan Talam Gangsa (kriteria penilaian antara lain peralatan, tempat parkir kendaraan, kebersihan dan lain-lain).
Ijin restoran dan kualifikasinya diberikan oleh Ditjen Pariwisata/Kanwil Parpostel setempat.
Ijin rumah makan diberikan oleh Diparda (pada kabupaten/kota) yang ada Dinas Pariwisata biasanya pemberian ijin ditangani oleh Direktorat Perekonomian/Bagian Perekonomian Pemda setempat.
Rumah makan adalah perusahaan/usaha yang kegiatannya hanya menyediakan/menjual makanan (hidangan) dan minuman bagi umum di tempat usahanya, yang proses pembuatan dari bahan baku menjadi bahan jadi tidak dilakukan di tempat usahanya.
Warung/kedai makanan minuman:
Meliputi usaha yang menjual bermacam-macam makanan kecil dan minuman siap dikonsumsi yang dijual di tempat tetap, termasuk kantin.</txt>
</var>
<var ID="V632" name="b15r1507" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="701" EndPos="701" width="1"/>
  <labl>Pasar hewan</labl>
  <imputation>Pasar hewan</imputation>
  <security>Pasar hewan</security>
  <embargo>Pasar hewan</embargo>
  <respUnit>Pasar hewan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Pasar hewan</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <notes>Blok ini bertujuan untuk mendapatkan fasilitas perekonomian di desa ini.</notes>
  <txt>Pasar hewan adalah pasar yang khusus disediakan untuk tempat jual beli hewan ternak berkaki empat.</txt>
</var>
<var ID="V633" name="b15r1508" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="702" EndPos="702" width="1"/>
  <labl>Rumah Potong Hewan (RPH)</labl>
  <imputation>Rumah Potong Hewan (RPH)</imputation>
  <security>Rumah Potong Hewan (RPH)</security>
  <embargo>Rumah Potong Hewan (RPH)</embargo>
  <respUnit>Rumah Potong Hewan (RPH)</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Rumah Potong Hewan (RPH)</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <notes>Blok ini bertujuan untuk mendapatkan fasilitas perekonomian di desa ini.</notes>
  <txt>Rumah Potong Hewan (RPH) adalah tempat yang khusus digunakan pemotongan hewan atau ternak yang mempunyai bangunan permanen/semi permanen yang telah ditetapkan oleh pemerintah sebagai RPH. Tidak termasuk pedagang daging yang memotong hewan sendiri.</txt>
</var>
<var ID="V634" name="b15r1509" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="703" EndPos="703" width="1"/>
  <labl>Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI)</labl>
  <imputation>Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI)</imputation>
  <security>Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI)</security>
  <embargo>Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI)</embargo>
  <respUnit>Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI)</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI)</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <notes>Blok ini bertujuan untuk mendapatkan fasilitas perekonomian di desa ini.</notes>
  <txt>Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) adalah suatu tempat di tepi pantai yang digunakan oleh para nelayan untuk mendaratkan hasil tangkapannya.</txt>
</var>
<var ID="V635" name="b15r1510" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="704" EndPos="704" width="1"/>
  <labl>Tempat Pelelangan Ikan (TPI)</labl>
  <imputation>Tempat Pelelangan Ikan (TPI)</imputation>
  <security>Tempat Pelelangan Ikan (TPI)</security>
  <embargo>Tempat Pelelangan Ikan (TPI)</embargo>
  <respUnit>Tempat Pelelangan Ikan (TPI)</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Tempat Pelelangan Ikan (TPI)</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <notes>Blok ini bertujuan untuk mendapatkan fasilitas perekonomian di desa ini.</notes>
  <txt>Tempat Pelelangan Ikan (TPI) adalah tempat yang biasanya terletak di dalam pelabuhan/ pangkalan pendaratan ikan, dan di tempat tersebut dilakukan transaksi penjualan ikan/hasil laut baik secara lelang maupun tidak. TPI tersebut dikoordinasi oleh Dinas Perikanan, atau Pemda setempat.
TPI harus memenuhi kriteria:
a. tempat tetap (tak berpindah)
b. mempunyai bangunan induk tempat transaksi lelang/penjualan ikan
c. mempunyai koordinator pelelangan/penjualan ikan
d. mendapat ijin dari instansi yang berwenang (Dinas Perikanan atau Pemerintah Daerah setempat).</txt>
</var>
<var ID="V636" name="b15r1511" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="705" EndPos="706" width="2"/>
  <labl>Hotel/penginapan</labl>
  <imputation>Hotel/penginapan</imputation>
  <security>Hotel/penginapan</security>
  <embargo>Hotel/penginapan</embargo>
  <respUnit>Hotel/penginapan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Hotel/penginapan</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">98</sumStat>
  <notes>Blok ini bertujuan untuk mendapatkan fasilitas perekonomian di desa ini.</notes>
  <txt>Hotel/Penginapan adalah usaha yang menggunakan bangunan atau sebagian dari bangunan untuk penginapan umum baik dilengkapi maupun tidak dilengkapi fasilitas restoran. Penginapan disini termasuk motel, hostel, losmen dan wisma.</txt>
</var>
<var ID="V637" name="b15r1512a2" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="707" EndPos="707" width="1"/>
  <labl>Mempunyai Pekerja anak-anak : a. Kerajinan dari kulit</labl>
  <imputation>Mempunyai Pekerja anak-anak : a. Kerajinan dari kulit</imputation>
  <security>Mempunyai Pekerja anak-anak : a. Kerajinan dari kulit</security>
  <embargo>Mempunyai Pekerja anak-anak : a. Kerajinan dari kulit</embargo>
  <respUnit>Mempunyai Pekerja anak-anak : a. Kerajinan dari kulit</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Mempunyai Pekerja anak-anak : a. Kerajinan dari kulit</qstnLit>
  </qstn>
  <universe>Industri Kecil/Kerajinan Rakyat</universe>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <notes>Blok ini bertujuan untuk mendapatkan fasilitas perekonomian di desa ini.</notes>
  <txt>Definisi industri lihat Blok V. Pertanyaan 512.a
Contoh:
Kerajinan dari kulit: pembuatan tas, sepatu, sandal, dsb.
Kerajinan dari kayu: pembuatan almari, meja, kursi, pembuatan perabot dan mainan anak- anak dari kayu.
Kerajinan dari logam: pembuatan panci, kompor, mur, baut, parang, pacul, alat pertanian lain dan pembuatan peralatan dari logam lainnya.
Kerajinan dari logam mulia: pembuatan anting-anting, gelang, cincin dan pembuatan perhiasan lainnya dari emas atau perak.</txt>
</var>
<var ID="V638" name="b15r1512a3" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="708" EndPos="708" width="1"/>
  <labl>Mempunyai Pekerja wanita : a. Kerajinan dari kulit</labl>
  <imputation>Mempunyai Pekerja wanita : a. Kerajinan dari kulit</imputation>
  <security>Mempunyai Pekerja wanita : a. Kerajinan dari kulit</security>
  <embargo>Mempunyai Pekerja wanita : a. Kerajinan dari kulit</embargo>
  <respUnit>Mempunyai Pekerja wanita : a. Kerajinan dari kulit</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Mempunyai Pekerja wanita : a. Kerajinan dari kulit</qstnLit>
  </qstn>
  <universe>Industri Kecil/Kerajinan Rakyat</universe>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <notes>Blok ini bertujuan untuk mendapatkan fasilitas perekonomian di desa ini.</notes>
  <txt>Definisi industri lihat Blok V. Pertanyaan 512.a
Contoh:
Kerajinan dari kulit: pembuatan tas, sepatu, sandal, dsb.
Kerajinan dari kayu: pembuatan almari, meja, kursi, pembuatan perabot dan mainan anak- anak dari kayu.
Kerajinan dari logam: pembuatan panci, kompor, mur, baut, parang, pacul, alat pertanian lain dan pembuatan peralatan dari logam lainnya.
Kerajinan dari logam mulia: pembuatan anting-anting, gelang, cincin dan pembuatan perhiasan lainnya dari emas atau perak.</txt>
</var>
<var ID="V639" name="b15r1512a4" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="709" EndPos="711" width="3"/>
  <labl>Jumlah industri kecil/kerajinan rakyat (Unit) : a. Kerajinan dari kulit</labl>
  <imputation>Jumlah industri kecil/kerajinan rakyat (Unit) : a. Kerajinan dari kulit</imputation>
  <security>Jumlah industri kecil/kerajinan rakyat (Unit) : a. Kerajinan dari kulit</security>
  <embargo>Jumlah industri kecil/kerajinan rakyat (Unit) : a. Kerajinan dari kulit</embargo>
  <respUnit>Jumlah industri kecil/kerajinan rakyat (Unit) : a. Kerajinan dari kulit</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jumlah industri kecil/kerajinan rakyat (Unit) : a. Kerajinan dari kulit</qstnLit>
  </qstn>
  <universe>Industri Kecil/Kerajinan Rakyat</universe>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">452</sumStat>
  <notes>Blok ini bertujuan untuk mendapatkan fasilitas perekonomian di desa ini.</notes>
  <txt>Definisi industri lihat Blok V. Pertanyaan 512.a
Contoh:
Kerajinan dari kulit: pembuatan tas, sepatu, sandal, dsb.
Kerajinan dari kayu: pembuatan almari, meja, kursi, pembuatan perabot dan mainan anak- anak dari kayu.
Kerajinan dari logam: pembuatan panci, kompor, mur, baut, parang, pacul, alat pertanian lain dan pembuatan peralatan dari logam lainnya.
Kerajinan dari logam mulia: pembuatan anting-anting, gelang, cincin dan pembuatan perhiasan lainnya dari emas atau perak.</txt>
</var>
<var ID="V640" name="b15r1512b2" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="712" EndPos="712" width="1"/>
  <labl>Mempunyai Pekerja anak-anak : b. Kerajinan dari kayu</labl>
  <imputation>Mempunyai Pekerja anak-anak : b. Kerajinan dari kayu</imputation>
  <security>Mempunyai Pekerja anak-anak : b. Kerajinan dari kayu</security>
  <embargo>Mempunyai Pekerja anak-anak : b. Kerajinan dari kayu</embargo>
  <respUnit>Mempunyai Pekerja anak-anak : b. Kerajinan dari kayu</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Mempunyai Pekerja anak-anak : b. Kerajinan dari kayu</qstnLit>
  </qstn>
  <universe>Industri Kecil/Kerajinan Rakyat</universe>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <notes>Blok ini bertujuan untuk mendapatkan fasilitas perekonomian di desa ini.</notes>
  <txt>Definisi industri lihat Blok V. Pertanyaan 512.a
Contoh:
Kerajinan dari kulit: pembuatan tas, sepatu, sandal, dsb.
Kerajinan dari kayu: pembuatan almari, meja, kursi, pembuatan perabot dan mainan anak- anak dari kayu.
Kerajinan dari logam: pembuatan panci, kompor, mur, baut, parang, pacul, alat pertanian lain dan pembuatan peralatan dari logam lainnya.
Kerajinan dari logam mulia: pembuatan anting-anting, gelang, cincin dan pembuatan perhiasan lainnya dari emas atau perak.</txt>
</var>
<var ID="V641" name="b15r1512b3" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="713" EndPos="713" width="1"/>
  <labl>Mempunyai Pekerja wanita : b. Kerajinan dari kayu</labl>
  <imputation>Mempunyai Pekerja wanita : b. Kerajinan dari kayu</imputation>
  <security>Mempunyai Pekerja wanita : b. Kerajinan dari kayu</security>
  <embargo>Mempunyai Pekerja wanita : b. Kerajinan dari kayu</embargo>
  <respUnit>Mempunyai Pekerja wanita : b. Kerajinan dari kayu</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Mempunyai Pekerja wanita : b. Kerajinan dari kayu</qstnLit>
  </qstn>
  <universe>Industri Kecil/Kerajinan Rakyat</universe>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <notes>Blok ini bertujuan untuk mendapatkan fasilitas perekonomian di desa ini.</notes>
  <txt>Definisi industri lihat Blok V. Pertanyaan 512.a
Contoh:
Kerajinan dari kulit: pembuatan tas, sepatu, sandal, dsb.
Kerajinan dari kayu: pembuatan almari, meja, kursi, pembuatan perabot dan mainan anak- anak dari kayu.
Kerajinan dari logam: pembuatan panci, kompor, mur, baut, parang, pacul, alat pertanian lain dan pembuatan peralatan dari logam lainnya.
Kerajinan dari logam mulia: pembuatan anting-anting, gelang, cincin dan pembuatan perhiasan lainnya dari emas atau perak.</txt>
</var>
<var ID="V642" name="b15r1512b4" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="714" EndPos="716" width="3"/>
  <labl>Jumlah industri kecil/kerajinan rakyat (Unit) : b. Kerajinan dari kayu</labl>
  <imputation>Jumlah industri kecil/kerajinan rakyat (Unit) : b. Kerajinan dari kayu</imputation>
  <security>Jumlah industri kecil/kerajinan rakyat (Unit) : b. Kerajinan dari kayu</security>
  <embargo>Jumlah industri kecil/kerajinan rakyat (Unit) : b. Kerajinan dari kayu</embargo>
  <respUnit>Jumlah industri kecil/kerajinan rakyat (Unit) : b. Kerajinan dari kayu</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jumlah industri kecil/kerajinan rakyat (Unit) : b. Kerajinan dari kayu</qstnLit>
  </qstn>
  <universe>Industri Kecil/Kerajinan Rakyat</universe>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">998</sumStat>
  <notes>Blok ini bertujuan untuk mendapatkan fasilitas perekonomian di desa ini.</notes>
  <txt>Definisi industri lihat Blok V. Pertanyaan 512.a
Contoh:
Kerajinan dari kulit: pembuatan tas, sepatu, sandal, dsb.
Kerajinan dari kayu: pembuatan almari, meja, kursi, pembuatan perabot dan mainan anak- anak dari kayu.
Kerajinan dari logam: pembuatan panci, kompor, mur, baut, parang, pacul, alat pertanian lain dan pembuatan peralatan dari logam lainnya.
Kerajinan dari logam mulia: pembuatan anting-anting, gelang, cincin dan pembuatan perhiasan lainnya dari emas atau perak.</txt>
</var>
<var ID="V643" name="b15r1512c2" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="717" EndPos="717" width="1"/>
  <labl>Mempunyai Pekerja anak-anak : c. Kerajinan dari logam/logam mulia</labl>
  <imputation>Mempunyai Pekerja anak-anak : c. Kerajinan dari logam/logam mulia</imputation>
  <security>Mempunyai Pekerja anak-anak : c. Kerajinan dari logam/logam mulia</security>
  <embargo>Mempunyai Pekerja anak-anak : c. Kerajinan dari logam/logam mulia</embargo>
  <respUnit>Mempunyai Pekerja anak-anak : c. Kerajinan dari logam/logam mulia</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Mempunyai Pekerja anak-anak : c. Kerajinan dari logam/logam mulia</qstnLit>
  </qstn>
  <universe>Industri Kecil/Kerajinan Rakyat</universe>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <notes>Blok ini bertujuan untuk mendapatkan fasilitas perekonomian di desa ini.</notes>
  <txt>Definisi industri lihat Blok V. Pertanyaan 512.a
Contoh:
Kerajinan dari kulit: pembuatan tas, sepatu, sandal, dsb.
Kerajinan dari kayu: pembuatan almari, meja, kursi, pembuatan perabot dan mainan anak- anak dari kayu.
Kerajinan dari logam: pembuatan panci, kompor, mur, baut, parang, pacul, alat pertanian lain dan pembuatan peralatan dari logam lainnya.
Kerajinan dari logam mulia: pembuatan anting-anting, gelang, cincin dan pembuatan perhiasan lainnya dari emas atau perak.</txt>
</var>
<var ID="V644" name="b15r1512c3" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="718" EndPos="718" width="1"/>
  <labl>Mempunyai Pekerja wanita : c. Kerajinan dari logam/logam mulia</labl>
  <imputation>Mempunyai Pekerja wanita : c. Kerajinan dari logam/logam mulia</imputation>
  <security>Mempunyai Pekerja wanita : c. Kerajinan dari logam/logam mulia</security>
  <embargo>Mempunyai Pekerja wanita : c. Kerajinan dari logam/logam mulia</embargo>
  <respUnit>Mempunyai Pekerja wanita : c. Kerajinan dari logam/logam mulia</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Mempunyai Pekerja wanita : c. Kerajinan dari logam/logam mulia</qstnLit>
  </qstn>
  <universe>Industri Kecil/Kerajinan Rakyat</universe>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <notes>Blok ini bertujuan untuk mendapatkan fasilitas perekonomian di desa ini.</notes>
  <txt>Definisi industri lihat Blok V. Pertanyaan 512.a
Contoh:
Kerajinan dari kulit: pembuatan tas, sepatu, sandal, dsb.
Kerajinan dari kayu: pembuatan almari, meja, kursi, pembuatan perabot dan mainan anak- anak dari kayu.
Kerajinan dari logam: pembuatan panci, kompor, mur, baut, parang, pacul, alat pertanian lain dan pembuatan peralatan dari logam lainnya.
Kerajinan dari logam mulia: pembuatan anting-anting, gelang, cincin dan pembuatan perhiasan lainnya dari emas atau perak.</txt>
</var>
<var ID="V645" name="b15r1512c4" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="719" EndPos="721" width="3"/>
  <labl>Jumlah industri kecil/kerajinan rakyat (Unit) : c. Kerajinan dari logam/logam mulia</labl>
  <imputation>Jumlah industri kecil/kerajinan rakyat (Unit) : c. Kerajinan dari logam/logam mulia</imputation>
  <security>Jumlah industri kecil/kerajinan rakyat (Unit) : c. Kerajinan dari logam/logam mulia</security>
  <embargo>Jumlah industri kecil/kerajinan rakyat (Unit) : c. Kerajinan dari logam/logam mulia</embargo>
  <respUnit>Jumlah industri kecil/kerajinan rakyat (Unit) : c. Kerajinan dari logam/logam mulia</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jumlah industri kecil/kerajinan rakyat (Unit) : c. Kerajinan dari logam/logam mulia</qstnLit>
  </qstn>
  <universe>Industri Kecil/Kerajinan Rakyat</universe>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">998</sumStat>
  <notes>Blok ini bertujuan untuk mendapatkan fasilitas perekonomian di desa ini.</notes>
  <txt>Definisi industri lihat Blok V. Pertanyaan 512.a
Contoh:
Kerajinan dari kulit: pembuatan tas, sepatu, sandal, dsb.
Kerajinan dari kayu: pembuatan almari, meja, kursi, pembuatan perabot dan mainan anak- anak dari kayu.
Kerajinan dari logam: pembuatan panci, kompor, mur, baut, parang, pacul, alat pertanian lain dan pembuatan peralatan dari logam lainnya.
Kerajinan dari logam mulia: pembuatan anting-anting, gelang, cincin dan pembuatan perhiasan lainnya dari emas atau perak.</txt>
</var>
<var ID="V646" name="b15r1512d2" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="722" EndPos="722" width="1"/>
  <labl>Mempunyai Pekerja anak-anak : d. Anyaman/gerabah/keramik</labl>
  <imputation>Mempunyai Pekerja anak-anak : d. Anyaman/gerabah/keramik</imputation>
  <security>Mempunyai Pekerja anak-anak : d. Anyaman/gerabah/keramik</security>
  <embargo>Mempunyai Pekerja anak-anak : d. Anyaman/gerabah/keramik</embargo>
  <respUnit>Mempunyai Pekerja anak-anak : d. Anyaman/gerabah/keramik</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Mempunyai Pekerja anak-anak : d. Anyaman/gerabah/keramik</qstnLit>
  </qstn>
  <universe>Industri Kecil/Kerajinan Rakyat</universe>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <notes>Blok ini bertujuan untuk mendapatkan fasilitas perekonomian di desa ini.</notes>
  <txt>Definisi industri lihat Blok V. Pertanyaan 512.a
Contoh:
Kerajinan dari kulit: pembuatan tas, sepatu, sandal, dsb.
Kerajinan dari kayu: pembuatan almari, meja, kursi, pembuatan perabot dan mainan anak- anak dari kayu.
Kerajinan dari logam: pembuatan panci, kompor, mur, baut, parang, pacul, alat pertanian lain dan pembuatan peralatan dari logam lainnya.
Kerajinan dari logam mulia: pembuatan anting-anting, gelang, cincin dan pembuatan perhiasan lainnya dari emas atau perak.</txt>
</var>
<var ID="V647" name="b15r1512d3" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="723" EndPos="723" width="1"/>
  <labl>Mempunyai Pekerja wanita : d. Anyaman/gerabah/keramik</labl>
  <imputation>Mempunyai Pekerja wanita : d. Anyaman/gerabah/keramik</imputation>
  <security>Mempunyai Pekerja wanita : d. Anyaman/gerabah/keramik</security>
  <embargo>Mempunyai Pekerja wanita : d. Anyaman/gerabah/keramik</embargo>
  <respUnit>Mempunyai Pekerja wanita : d. Anyaman/gerabah/keramik</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Mempunyai Pekerja wanita : d. Anyaman/gerabah/keramik</qstnLit>
  </qstn>
  <universe>Industri Kecil/Kerajinan Rakyat</universe>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <notes>Blok ini bertujuan untuk mendapatkan fasilitas perekonomian di desa ini.</notes>
  <txt>Definisi industri lihat Blok V. Pertanyaan 512.a
Contoh:
Kerajinan dari kulit: pembuatan tas, sepatu, sandal, dsb.
Kerajinan dari kayu: pembuatan almari, meja, kursi, pembuatan perabot dan mainan anak- anak dari kayu.
Kerajinan dari logam: pembuatan panci, kompor, mur, baut, parang, pacul, alat pertanian lain dan pembuatan peralatan dari logam lainnya.
Kerajinan dari logam mulia: pembuatan anting-anting, gelang, cincin dan pembuatan perhiasan lainnya dari emas atau perak.</txt>
</var>
<var ID="V648" name="b15r1512d4" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="724" EndPos="726" width="3"/>
  <labl>Jumlah industri kecil/kerajinan rakyat (Unit) : d. Anyaman/gerabah/keramik</labl>
  <imputation>Jumlah industri kecil/kerajinan rakyat (Unit) : d. Anyaman/gerabah/keramik</imputation>
  <security>Jumlah industri kecil/kerajinan rakyat (Unit) : d. Anyaman/gerabah/keramik</security>
  <embargo>Jumlah industri kecil/kerajinan rakyat (Unit) : d. Anyaman/gerabah/keramik</embargo>
  <respUnit>Jumlah industri kecil/kerajinan rakyat (Unit) : d. Anyaman/gerabah/keramik</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jumlah industri kecil/kerajinan rakyat (Unit) : d. Anyaman/gerabah/keramik</qstnLit>
  </qstn>
  <universe>Industri Kecil/Kerajinan Rakyat</universe>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">998</sumStat>
  <notes>Blok ini bertujuan untuk mendapatkan fasilitas perekonomian di desa ini.</notes>
  <txt>Definisi industri lihat Blok V. Pertanyaan 512.a
Contoh:
Kerajinan dari kulit: pembuatan tas, sepatu, sandal, dsb.
Kerajinan dari kayu: pembuatan almari, meja, kursi, pembuatan perabot dan mainan anak- anak dari kayu.
Kerajinan dari logam: pembuatan panci, kompor, mur, baut, parang, pacul, alat pertanian lain dan pembuatan peralatan dari logam lainnya.
Kerajinan dari logam mulia: pembuatan anting-anting, gelang, cincin dan pembuatan perhiasan lainnya dari emas atau perak.</txt>
</var>
<var ID="V649" name="b15r1512e2" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="727" EndPos="727" width="1"/>
  <labl>Mempunyai Pekerja anak-anak : e. Kerajinan dari kain/tenun</labl>
  <imputation>Mempunyai Pekerja anak-anak : e. Kerajinan dari kain/tenun</imputation>
  <security>Mempunyai Pekerja anak-anak : e. Kerajinan dari kain/tenun</security>
  <embargo>Mempunyai Pekerja anak-anak : e. Kerajinan dari kain/tenun</embargo>
  <respUnit>Mempunyai Pekerja anak-anak : e. Kerajinan dari kain/tenun</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Mempunyai Pekerja anak-anak : e. Kerajinan dari kain/tenun</qstnLit>
  </qstn>
  <universe>Industri Kecil/Kerajinan Rakyat</universe>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <notes>Blok ini bertujuan untuk mendapatkan fasilitas perekonomian di desa ini.</notes>
  <txt>Definisi industri lihat Blok V. Pertanyaan 512.a
Contoh:
Kerajinan dari kulit: pembuatan tas, sepatu, sandal, dsb.
Kerajinan dari kayu: pembuatan almari, meja, kursi, pembuatan perabot dan mainan anak- anak dari kayu.
Kerajinan dari logam: pembuatan panci, kompor, mur, baut, parang, pacul, alat pertanian lain dan pembuatan peralatan dari logam lainnya.
Kerajinan dari logam mulia: pembuatan anting-anting, gelang, cincin dan pembuatan perhiasan lainnya dari emas atau perak.</txt>
</var>
<var ID="V650" name="b15r1512e3" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="728" EndPos="728" width="1"/>
  <labl>Mempunyai Pekerja wanita : e. Kerajinan dari kain/tenun</labl>
  <imputation>Mempunyai Pekerja wanita : e. Kerajinan dari kain/tenun</imputation>
  <security>Mempunyai Pekerja wanita : e. Kerajinan dari kain/tenun</security>
  <embargo>Mempunyai Pekerja wanita : e. Kerajinan dari kain/tenun</embargo>
  <respUnit>Mempunyai Pekerja wanita : e. Kerajinan dari kain/tenun</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Mempunyai Pekerja wanita : e. Kerajinan dari kain/tenun</qstnLit>
  </qstn>
  <universe>Industri Kecil/Kerajinan Rakyat</universe>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <notes>Blok ini bertujuan untuk mendapatkan fasilitas perekonomian di desa ini.</notes>
  <txt>Definisi industri lihat Blok V. Pertanyaan 512.a
Contoh:
Kerajinan dari kulit: pembuatan tas, sepatu, sandal, dsb.
Kerajinan dari kayu: pembuatan almari, meja, kursi, pembuatan perabot dan mainan anak- anak dari kayu.
Kerajinan dari logam: pembuatan panci, kompor, mur, baut, parang, pacul, alat pertanian lain dan pembuatan peralatan dari logam lainnya.
Kerajinan dari logam mulia: pembuatan anting-anting, gelang, cincin dan pembuatan perhiasan lainnya dari emas atau perak.</txt>
</var>
<var ID="V651" name="b15r1512e4" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="729" EndPos="731" width="3"/>
  <labl>Jumlah industri kecil/kerajinan rakyat (Unit) : e. Kerajinan dari kain/tenun</labl>
  <imputation>Jumlah industri kecil/kerajinan rakyat (Unit) : e. Kerajinan dari kain/tenun</imputation>
  <security>Jumlah industri kecil/kerajinan rakyat (Unit) : e. Kerajinan dari kain/tenun</security>
  <embargo>Jumlah industri kecil/kerajinan rakyat (Unit) : e. Kerajinan dari kain/tenun</embargo>
  <respUnit>Jumlah industri kecil/kerajinan rakyat (Unit) : e. Kerajinan dari kain/tenun</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jumlah industri kecil/kerajinan rakyat (Unit) : e. Kerajinan dari kain/tenun</qstnLit>
  </qstn>
  <universe>Industri Kecil/Kerajinan Rakyat</universe>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">998</sumStat>
  <notes>Blok ini bertujuan untuk mendapatkan fasilitas perekonomian di desa ini.</notes>
  <txt>Definisi industri lihat Blok V. Pertanyaan 512.a
Contoh:
Kerajinan dari kulit: pembuatan tas, sepatu, sandal, dsb.
Kerajinan dari kayu: pembuatan almari, meja, kursi, pembuatan perabot dan mainan anak- anak dari kayu.
Kerajinan dari logam: pembuatan panci, kompor, mur, baut, parang, pacul, alat pertanian lain dan pembuatan peralatan dari logam lainnya.
Kerajinan dari logam mulia: pembuatan anting-anting, gelang, cincin dan pembuatan perhiasan lainnya dari emas atau perak.</txt>
</var>
<var ID="V652" name="b15r1512f2" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="732" EndPos="732" width="1"/>
  <labl>Mempunyai Pekerja anak-anak : f. Makanan</labl>
  <imputation>Mempunyai Pekerja anak-anak : f. Makanan</imputation>
  <security>Mempunyai Pekerja anak-anak : f. Makanan</security>
  <embargo>Mempunyai Pekerja anak-anak : f. Makanan</embargo>
  <respUnit>Mempunyai Pekerja anak-anak : f. Makanan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Mempunyai Pekerja anak-anak : f. Makanan</qstnLit>
  </qstn>
  <universe>Industri Kecil/Kerajinan Rakyat</universe>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <notes>Blok ini bertujuan untuk mendapatkan fasilitas perekonomian di desa ini.</notes>
  <txt>Definisi industri lihat Blok V. Pertanyaan 512.a
Contoh:
Kerajinan dari kulit: pembuatan tas, sepatu, sandal, dsb.
Kerajinan dari kayu: pembuatan almari, meja, kursi, pembuatan perabot dan mainan anak- anak dari kayu.
Kerajinan dari logam: pembuatan panci, kompor, mur, baut, parang, pacul, alat pertanian lain dan pembuatan peralatan dari logam lainnya.
Kerajinan dari logam mulia: pembuatan anting-anting, gelang, cincin dan pembuatan perhiasan lainnya dari emas atau perak.</txt>
</var>
<var ID="V653" name="b15r1512f3" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="733" EndPos="733" width="1"/>
  <labl>Mempunyai Pekerja wanita : f. Makanan</labl>
  <imputation>Mempunyai Pekerja wanita : f. Makanan</imputation>
  <security>Mempunyai Pekerja wanita : f. Makanan</security>
  <embargo>Mempunyai Pekerja wanita : f. Makanan</embargo>
  <respUnit>Mempunyai Pekerja wanita : f. Makanan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Mempunyai Pekerja wanita : f. Makanan</qstnLit>
  </qstn>
  <universe>Industri Kecil/Kerajinan Rakyat</universe>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <notes>Blok ini bertujuan untuk mendapatkan fasilitas perekonomian di desa ini.</notes>
  <txt>Definisi industri lihat Blok V. Pertanyaan 512.a
Contoh:
Kerajinan dari kulit: pembuatan tas, sepatu, sandal, dsb.
Kerajinan dari kayu: pembuatan almari, meja, kursi, pembuatan perabot dan mainan anak- anak dari kayu.
Kerajinan dari logam: pembuatan panci, kompor, mur, baut, parang, pacul, alat pertanian lain dan pembuatan peralatan dari logam lainnya.
Kerajinan dari logam mulia: pembuatan anting-anting, gelang, cincin dan pembuatan perhiasan lainnya dari emas atau perak.</txt>
</var>
<var ID="V654" name="b15r1512f4" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="734" EndPos="736" width="3"/>
  <labl>Jumlah industri kecil/kerajinan rakyat (Unit) : f. Makanan</labl>
  <imputation>Jumlah industri kecil/kerajinan rakyat (Unit) : f. Makanan</imputation>
  <security>Jumlah industri kecil/kerajinan rakyat (Unit) : f. Makanan</security>
  <embargo>Jumlah industri kecil/kerajinan rakyat (Unit) : f. Makanan</embargo>
  <respUnit>Jumlah industri kecil/kerajinan rakyat (Unit) : f. Makanan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jumlah industri kecil/kerajinan rakyat (Unit) : f. Makanan</qstnLit>
  </qstn>
  <universe>Industri Kecil/Kerajinan Rakyat</universe>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">998</sumStat>
  <notes>Blok ini bertujuan untuk mendapatkan fasilitas perekonomian di desa ini.</notes>
  <txt>Definisi industri lihat Blok V. Pertanyaan 512.a
Contoh:
Kerajinan dari kulit: pembuatan tas, sepatu, sandal, dsb.
Kerajinan dari kayu: pembuatan almari, meja, kursi, pembuatan perabot dan mainan anak- anak dari kayu.
Kerajinan dari logam: pembuatan panci, kompor, mur, baut, parang, pacul, alat pertanian lain dan pembuatan peralatan dari logam lainnya.
Kerajinan dari logam mulia: pembuatan anting-anting, gelang, cincin dan pembuatan perhiasan lainnya dari emas atau perak.</txt>
</var>
<var ID="V655" name="b15r1512g2" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="737" EndPos="737" width="1"/>
  <labl>Mempunyai Pekerja anak-anak : g. Lainnya</labl>
  <imputation>Mempunyai Pekerja anak-anak : g. Lainnya</imputation>
  <security>Mempunyai Pekerja anak-anak : g. Lainnya</security>
  <embargo>Mempunyai Pekerja anak-anak : g. Lainnya</embargo>
  <respUnit>Mempunyai Pekerja anak-anak : g. Lainnya</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Mempunyai Pekerja anak-anak : g. Lainnya</qstnLit>
  </qstn>
  <universe>Industri Kecil/Kerajinan Rakyat</universe>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <notes>Blok ini bertujuan untuk mendapatkan fasilitas perekonomian di desa ini.</notes>
  <txt>Definisi industri lihat Blok V. Pertanyaan 512.a
Contoh:
Kerajinan dari kulit: pembuatan tas, sepatu, sandal, dsb.
Kerajinan dari kayu: pembuatan almari, meja, kursi, pembuatan perabot dan mainan anak- anak dari kayu.
Kerajinan dari logam: pembuatan panci, kompor, mur, baut, parang, pacul, alat pertanian lain dan pembuatan peralatan dari logam lainnya.
Kerajinan dari logam mulia: pembuatan anting-anting, gelang, cincin dan pembuatan perhiasan lainnya dari emas atau perak.</txt>
</var>
<var ID="V656" name="b15r1512g3" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="738" EndPos="738" width="1"/>
  <labl>Mempunyai Pekerja wanita : g. Lainnya</labl>
  <imputation>Mempunyai Pekerja wanita : g. Lainnya</imputation>
  <security>Mempunyai Pekerja wanita : g. Lainnya</security>
  <embargo>Mempunyai Pekerja wanita : g. Lainnya</embargo>
  <respUnit>Mempunyai Pekerja wanita : g. Lainnya</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Mempunyai Pekerja wanita : g. Lainnya</qstnLit>
  </qstn>
  <universe>Industri Kecil/Kerajinan Rakyat</universe>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <notes>Blok ini bertujuan untuk mendapatkan fasilitas perekonomian di desa ini.</notes>
  <txt>Definisi industri lihat Blok V. Pertanyaan 512.a
Contoh:
Kerajinan dari kulit: pembuatan tas, sepatu, sandal, dsb.
Kerajinan dari kayu: pembuatan almari, meja, kursi, pembuatan perabot dan mainan anak- anak dari kayu.
Kerajinan dari logam: pembuatan panci, kompor, mur, baut, parang, pacul, alat pertanian lain dan pembuatan peralatan dari logam lainnya.
Kerajinan dari logam mulia: pembuatan anting-anting, gelang, cincin dan pembuatan perhiasan lainnya dari emas atau perak.</txt>
</var>
<var ID="V657" name="b15r1512g4" files="F3" intrvl="contin">
  <location StartPos="739" EndPos="741" width="3"/>
  <labl>Jumlah industri kecil/kerajinan rakyat (Unit) : g. Lainnya</labl>
  <imputation>Jumlah industri kecil/kerajinan rakyat (Unit) : g. Lainnya</imputation>
  <security>Jumlah industri kecil/kerajinan rakyat (Unit) : g. Lainnya</security>
  <embargo>Jumlah industri kecil/kerajinan rakyat (Unit) : g. Lainnya</embargo>
  <respUnit>Jumlah industri kecil/kerajinan rakyat (Unit) : g. Lainnya</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jumlah industri kecil/kerajinan rakyat (Unit) : g. Lainnya</qstnLit>
  </qstn>
  <universe>Industri Kecil/Kerajinan Rakyat</universe>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">998</sumStat>
  <notes>Blok ini bertujuan untuk mendapatkan fasilitas perekonomian di desa ini.</notes>
  <txt>Definisi industri lihat Blok V. Pertanyaan 512.a
Contoh:
Kerajinan dari kulit: pembuatan tas, sepatu, sandal, dsb.
Kerajinan dari kayu: pembuatan almari, meja, kursi, pembuatan perabot dan mainan anak- anak dari kayu.
Kerajinan dari logam: pembuatan panci, kompor, mur, baut, parang, pacul, alat pertanian lain dan pembuatan peralatan dari logam lainnya.
Kerajinan dari logam mulia: pembuatan anting-anting, gelang, cincin dan pembuatan perhiasan lainnya dari emas atau perak.</txt>
</var>
<var ID="V658" name="b15r1513" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="742" EndPos="742" width="1"/>
  <labl>Bank Umum</labl>
  <imputation>Bank Umum</imputation>
  <security>Bank Umum</security>
  <embargo>Bank Umum</embargo>
  <respUnit>Bank Umum</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Bank Umum</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>8</catValu>
  </catgry>
  <notes>Blok ini bertujuan untuk mendapatkan fasilitas perekonomian di desa ini.</notes>
  <txt>Bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan, dan menyalurkan kepada masyarakat dalam rangka meningkatkan taraf hidup orang banyak.
Bank umum adalah bank yang dapat memberikan jasa dalam lalu-lintas pembayaran. Usaha dari bank umum tersebut adalah menghimpun dana masyarakat dalam bentuk giro, deposito berjangka, sertifikat deposito dan tabungan serta menyalurkan kembali dananya dalam bentuk pemberian kredit. Yang termasuk dalam bank umum ini adalah semua jenis bank, seperti bank pemerintah, bank swasta, bank asing, dan bank campuran baik yang masuk kategori devisa maupun non devisa (berdasarkan UU No. 7 tahun 1992 tentang Perbankan).
Kantor pusat adalah kantor yang berwenang dan bertanggung jawab penuh dalam membuat kebijakan-kebijakan manajemen untuk keberhasilan tujuan perbankan.
Kantor Cabang/Cabang Pembantu adalah setiap kantor bank yang secara langsung bertanggung jawab kepada kantor pusat bank yang bersangkutan, dengan tempat usaha yang permanen dimana kantor cabang/cabang pembantu tersebut melakukan kegiatannya.
Kantor Kas adalah unit terkecil dari struktur Kantor Bank yang merupakan kepanjangan tangan dari kantor cabang/cabang pembantu. Kantor kas hanya menerima setoran pembayaran dari para nasabah.
Kantor Unit Bank Rakyat Indonesia (BRI)/Pos Pelayanan Desa BRI adalah unit kegiatan ekonomi/usaha yang dapat melakukan transaksi keuangan baik menerima maupun memberi kredit pada nasabah dengan batas maksimal kredit yang diberikan tersebut mengikuti aturan- aturan yang digariskan kantor pusat BRI.</txt>
</var>
<var ID="V659" name="b15r1514" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="743" EndPos="743" width="1"/>
  <labl>Bank Perkreditan Rakyat</labl>
  <imputation>Bank Perkreditan Rakyat</imputation>
  <security>Bank Perkreditan Rakyat</security>
  <embargo>Bank Perkreditan Rakyat</embargo>
  <respUnit>Bank Perkreditan Rakyat</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Bank Perkreditan Rakyat</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>8</catValu>
  </catgry>
  <notes>Blok ini bertujuan untuk mendapatkan fasilitas perekonomian di desa ini.</notes>
  <txt>Bank Perkreditan Rakyat (BPR) adalah bank yang menerima simpanan hanya dalam bentuk deposito berjangka, tabungan dan/atau bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu, kemudian menyalurkan dananya dalam bentuk kredit kepada masyarakat yang membutuhkan.</txt>
</var>
<var ID="V660" name="b15r1515a" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="744" EndPos="744" width="1"/>
  <labl>a. Apakah penduduk desa/kelurahan ini telah memperoleh fasilitas perkreditan:</labl>
  <imputation>a. Apakah penduduk desa/kelurahan ini telah memperoleh fasilitas perkreditan:</imputation>
  <security>a. Apakah penduduk desa/kelurahan ini telah memperoleh fasilitas perkreditan:</security>
  <embargo>a. Apakah penduduk desa/kelurahan ini telah memperoleh fasilitas perkreditan:</embargo>
  <respUnit>a. Apakah penduduk desa/kelurahan ini telah memperoleh fasilitas perkreditan:</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>a. Apakah penduduk desa/kelurahan ini telah memperoleh fasilitas perkreditan:</qstnLit>
    <postQTxt>Jika jawabannya TIDAK (3), maka pertanyaan dilanjutkan ke P1516</postQTxt>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ya</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <notes>Blok ini bertujuan untuk mendapatkan fasilitas perekonomian di desa ini.</notes>
  <txt>Fasilitas perkreditan adalah pinjaman berupa uang tunai atau lainnya sesuai perjanjian.
Dalam pengembaliannya termasuk bunga yang telah ditetapkan.
Kredit Usaha Kecil (KUK) adalah kredit yang diberikan kepada nasabah usaha kecil dengan plafon kredit maksimum Rp. 250 juta untuk membiayai usaha produktif. Kredit tersebut dapat berupa kredit investasi maupun kredit modal kerja. Kredit investasi merupakan krerdit jangka panjang/menengah untuk membiayai pembelian barang-barang modal dan jasa.
Kredit Pemilikan Rumah (KPR) adalah kredit yang diberikan kepada perorangan untuk pembelian rumah.
Kredit Tebu Rakyat Intensifikasi (TRI) adalah kredit yang diberikan untuk usaha budidaya tanaman tebu rakyat dalam menghasilkan tebu dan gula dengan penerapan teknologi sapta usaha yang dianjurkan untuk dapat meningkatkan pendapatan petani dan produksi petani.</txt>
</var>
<var ID="V661" name="b15r1515b1" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="745" EndPos="745" width="1"/>
  <labl>1. Kredit Ketahanan Pangan (KKP)</labl>
  <imputation>1. Kredit Ketahanan Pangan (KKP)</imputation>
  <security>1. Kredit Ketahanan Pangan (KKP)</security>
  <embargo>1. Kredit Ketahanan Pangan (KKP)</embargo>
  <respUnit>1. Kredit Ketahanan Pangan (KKP)</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Bila “Ya” fasilitas kredit yang diterima : 1. Kredit Ketahanan Pangan (KKP)</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">36878</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <notes>Blok ini bertujuan untuk mendapatkan fasilitas perekonomian di desa ini.</notes>
  <txt>Fasilitas perkreditan adalah pinjaman berupa uang tunai atau lainnya sesuai perjanjian.
Dalam pengembaliannya termasuk bunga yang telah ditetapkan.
Kredit Usaha Kecil (KUK) adalah kredit yang diberikan kepada nasabah usaha kecil dengan plafon kredit maksimum Rp. 250 juta untuk membiayai usaha produktif. Kredit tersebut dapat berupa kredit investasi maupun kredit modal kerja. Kredit investasi merupakan krerdit jangka panjang/menengah untuk membiayai pembelian barang-barang modal dan jasa.
Kredit Pemilikan Rumah (KPR) adalah kredit yang diberikan kepada perorangan untuk pembelian rumah.
Kredit Tebu Rakyat Intensifikasi (TRI) adalah kredit yang diberikan untuk usaha budidaya tanaman tebu rakyat dalam menghasilkan tebu dan gula dengan penerapan teknologi sapta usaha yang dianjurkan untuk dapat meningkatkan pendapatan petani dan produksi petani.</txt>
</var>
<var ID="V662" name="b15r1515b2" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="746" EndPos="746" width="1"/>
  <labl>2. Kredit Usaha Kecil (KUK)</labl>
  <imputation>2. Kredit Usaha Kecil (KUK)</imputation>
  <security>2. Kredit Usaha Kecil (KUK)</security>
  <embargo>2. Kredit Usaha Kecil (KUK)</embargo>
  <respUnit>2. Kredit Usaha Kecil (KUK)</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Bila “Ya” fasilitas kredit yang diterima : 2. Kredit Usaha Kecil (KUK)</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">36895</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <notes>Blok ini bertujuan untuk mendapatkan fasilitas perekonomian di desa ini.</notes>
  <txt>Fasilitas perkreditan adalah pinjaman berupa uang tunai atau lainnya sesuai perjanjian.
Dalam pengembaliannya termasuk bunga yang telah ditetapkan.
Kredit Usaha Kecil (KUK) adalah kredit yang diberikan kepada nasabah usaha kecil dengan plafon kredit maksimum Rp. 250 juta untuk membiayai usaha produktif. Kredit tersebut dapat berupa kredit investasi maupun kredit modal kerja. Kredit investasi merupakan krerdit jangka panjang/menengah untuk membiayai pembelian barang-barang modal dan jasa.
Kredit Pemilikan Rumah (KPR) adalah kredit yang diberikan kepada perorangan untuk pembelian rumah.
Kredit Tebu Rakyat Intensifikasi (TRI) adalah kredit yang diberikan untuk usaha budidaya tanaman tebu rakyat dalam menghasilkan tebu dan gula dengan penerapan teknologi sapta usaha yang dianjurkan untuk dapat meningkatkan pendapatan petani dan produksi petani.</txt>
</var>
<var ID="V663" name="b15r1515b3" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="747" EndPos="747" width="1"/>
  <labl>3. Kredit Pemilikan Rumah (KPR)</labl>
  <imputation>3. Kredit Pemilikan Rumah (KPR)</imputation>
  <security>3. Kredit Pemilikan Rumah (KPR)</security>
  <embargo>3. Kredit Pemilikan Rumah (KPR)</embargo>
  <respUnit>3. Kredit Pemilikan Rumah (KPR)</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Bila “Ya” fasilitas kredit yang diterima : 3. Kredit Pemilikan Rumah (KPR)</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">36879</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <notes>Blok ini bertujuan untuk mendapatkan fasilitas perekonomian di desa ini.</notes>
  <txt>Fasilitas perkreditan adalah pinjaman berupa uang tunai atau lainnya sesuai perjanjian.
Dalam pengembaliannya termasuk bunga yang telah ditetapkan.
Kredit Usaha Kecil (KUK) adalah kredit yang diberikan kepada nasabah usaha kecil dengan plafon kredit maksimum Rp. 250 juta untuk membiayai usaha produktif. Kredit tersebut dapat berupa kredit investasi maupun kredit modal kerja. Kredit investasi merupakan krerdit jangka panjang/menengah untuk membiayai pembelian barang-barang modal dan jasa.
Kredit Pemilikan Rumah (KPR) adalah kredit yang diberikan kepada perorangan untuk pembelian rumah.
Kredit Tebu Rakyat Intensifikasi (TRI) adalah kredit yang diberikan untuk usaha budidaya tanaman tebu rakyat dalam menghasilkan tebu dan gula dengan penerapan teknologi sapta usaha yang dianjurkan untuk dapat meningkatkan pendapatan petani dan produksi petani.</txt>
</var>
<var ID="V664" name="b15r1515b4" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="748" EndPos="748" width="1"/>
  <labl>4. Kredit Tebu Rakyat Intensifikasi (TRI)</labl>
  <imputation>4. Kredit Tebu Rakyat Intensifikasi (TRI)</imputation>
  <security>4. Kredit Tebu Rakyat Intensifikasi (TRI)</security>
  <embargo>4. Kredit Tebu Rakyat Intensifikasi (TRI)</embargo>
  <respUnit>4. Kredit Tebu Rakyat Intensifikasi (TRI)</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Bila “Ya” fasilitas kredit yang diterima : 4. Kredit Tebu Rakyat Intensifikasi (TRI)</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">36882</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <notes>Blok ini bertujuan untuk mendapatkan fasilitas perekonomian di desa ini.</notes>
  <txt>Fasilitas perkreditan adalah pinjaman berupa uang tunai atau lainnya sesuai perjanjian.
Dalam pengembaliannya termasuk bunga yang telah ditetapkan.
Kredit Usaha Kecil (KUK) adalah kredit yang diberikan kepada nasabah usaha kecil dengan plafon kredit maksimum Rp. 250 juta untuk membiayai usaha produktif. Kredit tersebut dapat berupa kredit investasi maupun kredit modal kerja. Kredit investasi merupakan krerdit jangka panjang/menengah untuk membiayai pembelian barang-barang modal dan jasa.
Kredit Pemilikan Rumah (KPR) adalah kredit yang diberikan kepada perorangan untuk pembelian rumah.
Kredit Tebu Rakyat Intensifikasi (TRI) adalah kredit yang diberikan untuk usaha budidaya tanaman tebu rakyat dalam menghasilkan tebu dan gula dengan penerapan teknologi sapta usaha yang dianjurkan untuk dapat meningkatkan pendapatan petani dan produksi petani.</txt>
</var>
<var ID="V665" name="b15r1515b5" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="749" EndPos="749" width="1"/>
  <labl>5. Lainnya</labl>
  <imputation>5. Lainnya</imputation>
  <security>5. Lainnya</security>
  <embargo>5. Lainnya</embargo>
  <respUnit>5. Lainnya</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Bila “Ya” fasilitas kredit yang diterima : 5. Lainnya</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">36837</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <notes>Blok ini bertujuan untuk mendapatkan fasilitas perekonomian di desa ini.</notes>
  <txt>Fasilitas perkreditan adalah pinjaman berupa uang tunai atau lainnya sesuai perjanjian.
Dalam pengembaliannya termasuk bunga yang telah ditetapkan.
Kredit Usaha Kecil (KUK) adalah kredit yang diberikan kepada nasabah usaha kecil dengan plafon kredit maksimum Rp. 250 juta untuk membiayai usaha produktif. Kredit tersebut dapat berupa kredit investasi maupun kredit modal kerja. Kredit investasi merupakan krerdit jangka panjang/menengah untuk membiayai pembelian barang-barang modal dan jasa.
Kredit Pemilikan Rumah (KPR) adalah kredit yang diberikan kepada perorangan untuk pembelian rumah.
Kredit Tebu Rakyat Intensifikasi (TRI) adalah kredit yang diberikan untuk usaha budidaya tanaman tebu rakyat dalam menghasilkan tebu dan gula dengan penerapan teknologi sapta usaha yang dianjurkan untuk dapat meningkatkan pendapatan petani dan produksi petani.</txt>
</var>
<var ID="V666" name="b15r1516a" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="750" EndPos="750" width="1"/>
  <labl>a. Koperasi Unit Desa (KUD)</labl>
  <imputation>a. Koperasi Unit Desa (KUD)</imputation>
  <security>a. Koperasi Unit Desa (KUD)</security>
  <embargo>a. Koperasi Unit Desa (KUD)</embargo>
  <respUnit>a. Koperasi Unit Desa (KUD)</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Keberadaan koperasi : a. Koperasi Unit Desa (KUD)</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">8</sumStat>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="min"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <catStat type="max"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>8</catValu>
  </catgry>
  <notes>Blok ini bertujuan untuk mendapatkan fasilitas perekonomian di desa ini.</notes>
  <txt>Dalam UU No. 25/1992 tentang Perkoperasian menyatakan bahwa Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-seorang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip;
1). keanggotaannya sukarela dan terbuka,
2). pengelolaannya dilakukan secara demokratis,
3). pembagian sisa hasil usahanya dilakukan secara adil sebanding dengan besarnya jasa usaha masing-masing anggota,
4). pemberian balas jasa yang terbatas terhadap modal, dan
5). Kemandirian, serta sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas azas kekeluargaan.
a). Koperasi Unit Desa adalah suatu organisasi ekonomi yang berwatak sosial merupakan wadah bagi pengembangan berbagai kegiatan ekonomi masyarakat pedesaan yang diselenggarakan oleh dan untuk masyarakat itu sendiri.
b). Koperasi Non KUD Lainnya meliputi:
1). Koperasi Pemasaran yaitu koperasi yang kegiatan usaha utamanya menyalurkan barang dari produsen, distributor atau pedagang lainnya kepada konsumen.
2). Koperasi Konsumen yaitu koperasi yang usaha utamanya menyediakan barang- barang dalam rangka melayani para anggotanya.
3). Koperasi Jasa-jasa yaitu koperasi yang kegiatan utamanya bergerak di bidang jasa-jasa.
Koperasi yang dicakup meliputi koperasi yang sudah berbadan hukum Tidak termasuk kelompok simpan pinjam dalam arisan</txt>
</var>
<var ID="V667" name="b15r1516b" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="751" EndPos="751" width="1"/>
  <labl>b. Koperasi Non KUD lainnya</labl>
  <imputation>b. Koperasi Non KUD lainnya</imputation>
  <security>b. Koperasi Non KUD lainnya</security>
  <embargo>b. Koperasi Non KUD lainnya</embargo>
  <respUnit>b. Koperasi Non KUD lainnya</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Keberadaan koperasi : b. Koperasi Non KUD lainnya</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">8</sumStat>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="min"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <catStat type="max"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>8</catValu>
  </catgry>
  <notes>Blok ini bertujuan untuk mendapatkan fasilitas perekonomian di desa ini.</notes>
  <txt>Dalam UU No. 25/1992 tentang Perkoperasian menyatakan bahwa Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-seorang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip;
1). keanggotaannya sukarela dan terbuka,
2). pengelolaannya dilakukan secara demokratis,
3). pembagian sisa hasil usahanya dilakukan secara adil sebanding dengan besarnya jasa usaha masing-masing anggota,
4). pemberian balas jasa yang terbatas terhadap modal, dan
5). Kemandirian, serta sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas azas kekeluargaan.
a). Koperasi Unit Desa adalah suatu organisasi ekonomi yang berwatak sosial merupakan wadah bagi pengembangan berbagai kegiatan ekonomi masyarakat pedesaan yang diselenggarakan oleh dan untuk masyarakat itu sendiri.
b). Koperasi Non KUD Lainnya meliputi:
1). Koperasi Pemasaran yaitu koperasi yang kegiatan usaha utamanya menyalurkan barang dari produsen, distributor atau pedagang lainnya kepada konsumen.
2). Koperasi Konsumen yaitu koperasi yang usaha utamanya menyediakan barang- barang dalam rangka melayani para anggotanya.
3). Koperasi Jasa-jasa yaitu koperasi yang kegiatan utamanya bergerak di bidang jasa-jasa.
Koperasi yang dicakup meliputi koperasi yang sudah berbadan hukum Tidak termasuk kelompok simpan pinjam dalam arisan</txt>
</var>
<var ID="V668" name="b15r1517" files="F3" intrvl="discrete">
  <location StartPos="752" EndPos="752" width="1"/>
  <labl>Desa/Kelurahan ini mendapat kompensasi BBM</labl>
  <imputation>Desa/Kelurahan ini mendapat kompensasi BBM</imputation>
  <security>Desa/Kelurahan ini mendapat kompensasi BBM</security>
  <embargo>Desa/Kelurahan ini mendapat kompensasi BBM</embargo>
  <respUnit>Desa/Kelurahan ini mendapat kompensasi BBM</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Desa/Kelurahan ini mendapat kompensasi BBM</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ya</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <labl>Tidak tahu</labl>
  </catgry>
  <notes>Blok ini bertujuan untuk mendapatkan fasilitas perekonomian di desa ini.</notes>
  <txt>Kompensasi BBM adalah Salah satu fasilitas yang diberikan oleh pemerintah, dalam rangka mengganti subsidi BBM yang telah dicabut oleh pemerintah untuk masyarakat kecil.</txt>
</var>
<var ID="V669" name="prop2002" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="1" EndPos="2" width="2"/>
  <labl>Propinsi Juni 2002</labl>
  <imputation>Propinsi Juni 2002</imputation>
  <security>Propinsi Juni 2002</security>
  <embargo>Propinsi Juni 2002</embargo>
  <respUnit>Propinsi Juni 2002</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Propinsi</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>03</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>11</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>12</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>13</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>14</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>15</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>16</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>17</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>18</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>19</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>31</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>32</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>33</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>34</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>35</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>36</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>51</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>52</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>53</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>61</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>62</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>63</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>64</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>71</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>72</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>73</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>74</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>75</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>81</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>82</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>91</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>92</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>93</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>94</catValu>
  </catgry>
  <notes>Propinsi Juni 2002</notes>
  <txt>Tuliskan pada Pertanyaan 101 s.d 105 nama dan kode propinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan/UPT/PMT, dan status daerah (perkotaan atau perdesaan). Penulisan status perkotaan/perdesaan pada Blok I Pertanyaan 105 mengikuti Daftar Nama Desa/Kelurahan ST2003-DESA (Juni 2002). Bila ada nama desa/kelurahan yang tidak tercantum pada ST2003-DESA, desa/kelurahan tersebut tetap dicacah asalkan ada landasan hukumnya. Landasan hukum yang dimaksud disini adalah SK Mendagri/SK Gubenur/SK Menakertrans untuk UPT/SPT dan SK Mensos untuk PMT. Bila ada perubahan kode desa/kelurahan tanyakan kepada pengawas.</txt>
</var>
<var ID="V670" name="kab2002" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="3" EndPos="4" width="2"/>
  <labl>Kabupaten/Kota Juni 2002</labl>
  <imputation>Kabupaten/Kota Juni 2002</imputation>
  <security>Kabupaten/Kota Juni 2002</security>
  <embargo>Kabupaten/Kota Juni 2002</embargo>
  <respUnit>Kabupaten/Kota Juni 2002</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Kabupaten/Kota</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <notes>Kabupaten/Kota Juni 2002</notes>
  <txt>Tuliskan pada Pertanyaan 101 s.d 105 nama dan kode propinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan/UPT/PMT, dan status daerah (perkotaan atau perdesaan). Penulisan status perkotaan/perdesaan pada Blok I Pertanyaan 105 mengikuti Daftar Nama Desa/Kelurahan ST2003-DESA (Juni 2002). Bila ada nama desa/kelurahan yang tidak tercantum pada ST2003-DESA, desa/kelurahan tersebut tetap dicacah asalkan ada landasan hukumnya. Landasan hukum yang dimaksud disini adalah SK Mendagri/SK Gubenur/SK Menakertrans untuk UPT/SPT dan SK Mensos untuk PMT. Bila ada perubahan kode desa/kelurahan tanyakan kepada pengawas.</txt>
</var>
<var ID="V671" name="kec2002" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="5" EndPos="7" width="3"/>
  <labl>Kecamatan Juni 2002</labl>
  <imputation>Kecamatan Juni 2002</imputation>
  <security>Kecamatan Juni 2002</security>
  <embargo>Kecamatan Juni 2002</embargo>
  <respUnit>Kecamatan Juni 2002</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Kecamatan</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <notes>Kecamatan Juni 2002</notes>
  <txt>Tuliskan pada Pertanyaan 101 s.d 105 nama dan kode propinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan/UPT/PMT, dan status daerah (perkotaan atau perdesaan). Penulisan status perkotaan/perdesaan pada Blok I Pertanyaan 105 mengikuti Daftar Nama Desa/Kelurahan ST2003-DESA (Juni 2002). Bila ada nama desa/kelurahan yang tidak tercantum pada ST2003-DESA, desa/kelurahan tersebut tetap dicacah asalkan ada landasan hukumnya. Landasan hukum yang dimaksud disini adalah SK Mendagri/SK Gubenur/SK Menakertrans untuk UPT/SPT dan SK Mensos untuk PMT. Bila ada perubahan kode desa/kelurahan tanyakan kepada pengawas.</txt>
</var>
<var ID="V672" name="desa2002" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="8" EndPos="10" width="3"/>
  <labl>Desa/Kelurahan/UPT/PMT Juni 2002</labl>
  <imputation>Desa/Kelurahan/UPT/PMT Juni 2002</imputation>
  <security>Desa/Kelurahan/UPT/PMT Juni 2002</security>
  <embargo>Desa/Kelurahan/UPT/PMT Juni 2002</embargo>
  <respUnit>Desa/Kelurahan/UPT/PMT Juni 2002</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Desa/Kelurahan/UPT/PMT</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <notes>Desa/Kelurahan/UPT/PMT Juni 2002</notes>
  <txt>Tuliskan pada Pertanyaan 101 s.d 105 nama dan kode propinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan/UPT/PMT, dan status daerah (perkotaan atau perdesaan). Penulisan status perkotaan/perdesaan pada Blok I Pertanyaan 105 mengikuti Daftar Nama Desa/Kelurahan ST2003-DESA (Juni 2002). Bila ada nama desa/kelurahan yang tidak tercantum pada ST2003-DESA, desa/kelurahan tersebut tetap dicacah asalkan ada landasan hukumnya. Landasan hukum yang dimaksud disini adalah SK Mendagri/SK Gubenur/SK Menakertrans untuk UPT/SPT dan SK Mensos untuk PMT. Bila ada perubahan kode desa/kelurahan tanyakan kepada pengawas.</txt>
</var>
<var ID="V673" name="drh2002" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="11" EndPos="11" width="1"/>
  <labl>Daerah Juni 2002</labl>
  <imputation>Daerah Juni 2002</imputation>
  <security>Daerah Juni 2002</security>
  <embargo>Daerah Juni 2002</embargo>
  <respUnit>Daerah Juni 2002</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Daerah</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <notes>Daerah Juni 2002</notes>
  <txt>Tuliskan pada Pertanyaan 101 s.d 105 nama dan kode propinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan/UPT/PMT, dan status daerah (perkotaan atau perdesaan). Penulisan status perkotaan/perdesaan pada Blok I Pertanyaan 105 mengikuti Daftar Nama Desa/Kelurahan ST2003-DESA (Juni 2002). Bila ada nama desa/kelurahan yang tidak tercantum pada ST2003-DESA, desa/kelurahan tersebut tetap dicacah asalkan ada landasan hukumnya. Landasan hukum yang dimaksud disini adalah SK Mendagri/SK Gubenur/SK Menakertrans untuk UPT/SPT dan SK Mensos untuk PMT. Bila ada perubahan kode desa/kelurahan tanyakan kepada pengawas.</txt>
</var>
<var ID="V674" name="prop" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="12" EndPos="13" width="2"/>
  <labl>Propinsi</labl>
  <imputation>Propinsi</imputation>
  <security>Propinsi</security>
  <embargo>Propinsi</embargo>
  <respUnit>Propinsi</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Propinsi</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>11</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>12</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>13</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>14</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>15</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>16</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>17</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>18</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>19</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>31</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>32</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>33</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>34</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>35</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>36</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>51</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>52</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>53</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>61</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>62</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>63</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>64</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>71</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>72</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>73</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>74</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>75</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>81</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>82</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>94</catValu>
  </catgry>
  <txt>Tuliskan pada Pertanyaan 101 s.d 105 nama dan kode propinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan/UPT/PMT, dan status daerah (perkotaan atau perdesaan). Penulisan status perkotaan/perdesaan pada Blok I Pertanyaan 105 mengikuti Daftar Nama Desa/Kelurahan ST2003-DESA (Juni 2002). Bila ada nama desa/kelurahan yang tidak tercantum pada ST2003-DESA, desa/kelurahan tersebut tetap dicacah asalkan ada landasan hukumnya. Landasan hukum yang dimaksud disini adalah SK Mendagri/SK Gubenur/SK Menakertrans untuk UPT/SPT dan SK Mensos untuk PMT. Bila ada perubahan kode desa/kelurahan tanyakan kepada pengawas.</txt>
</var>
<var ID="V675" name="kab" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="14" EndPos="15" width="2"/>
  <labl>Kabupaten/Kota</labl>
  <imputation>Kabupaten/Kota</imputation>
  <security>Kabupaten/Kota</security>
  <embargo>Kabupaten/Kota</embargo>
  <respUnit>Kabupaten/Kota</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Kabupaten/Kota</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <txt>Tuliskan pada Pertanyaan 101 s.d 105 nama dan kode propinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan/UPT/PMT, dan status daerah (perkotaan atau perdesaan). Penulisan status perkotaan/perdesaan pada Blok I Pertanyaan 105 mengikuti Daftar Nama Desa/Kelurahan ST2003-DESA (Juni 2002). Bila ada nama desa/kelurahan yang tidak tercantum pada ST2003-DESA, desa/kelurahan tersebut tetap dicacah asalkan ada landasan hukumnya. Landasan hukum yang dimaksud disini adalah SK Mendagri/SK Gubenur/SK Menakertrans untuk UPT/SPT dan SK Mensos untuk PMT. Bila ada perubahan kode desa/kelurahan tanyakan kepada pengawas.</txt>
</var>
<var ID="V676" name="kec" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="16" EndPos="18" width="3"/>
  <labl>Kecamatan</labl>
  <imputation>Kecamatan</imputation>
  <security>Kecamatan</security>
  <embargo>Kecamatan</embargo>
  <respUnit>Kecamatan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Kecamatan</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <txt>Tuliskan pada Pertanyaan 101 s.d 105 nama dan kode propinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan/UPT/PMT, dan status daerah (perkotaan atau perdesaan). Penulisan status perkotaan/perdesaan pada Blok I Pertanyaan 105 mengikuti Daftar Nama Desa/Kelurahan ST2003-DESA (Juni 2002). Bila ada nama desa/kelurahan yang tidak tercantum pada ST2003-DESA, desa/kelurahan tersebut tetap dicacah asalkan ada landasan hukumnya. Landasan hukum yang dimaksud disini adalah SK Mendagri/SK Gubenur/SK Menakertrans untuk UPT/SPT dan SK Mensos untuk PMT. Bila ada perubahan kode desa/kelurahan tanyakan kepada pengawas.</txt>
</var>
<var ID="V677" name="desa" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="19" EndPos="21" width="3"/>
  <labl>Desa/Kelurahan/UPT/PMT</labl>
  <imputation>Desa/Kelurahan/UPT/PMT</imputation>
  <security>Desa/Kelurahan/UPT/PMT</security>
  <embargo>Desa/Kelurahan/UPT/PMT</embargo>
  <respUnit>Desa/Kelurahan/UPT/PMT</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Desa/Kelurahan/UPT/PMT</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <txt>Tuliskan pada Pertanyaan 101 s.d 105 nama dan kode propinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan/UPT/PMT, dan status daerah (perkotaan atau perdesaan). Penulisan status perkotaan/perdesaan pada Blok I Pertanyaan 105 mengikuti Daftar Nama Desa/Kelurahan ST2003-DESA (Juni 2002). Bila ada nama desa/kelurahan yang tidak tercantum pada ST2003-DESA, desa/kelurahan tersebut tetap dicacah asalkan ada landasan hukumnya. Landasan hukum yang dimaksud disini adalah SK Mendagri/SK Gubenur/SK Menakertrans untuk UPT/SPT dan SK Mensos untuk PMT. Bila ada perubahan kode desa/kelurahan tanyakan kepada pengawas.</txt>
</var>
<var ID="V678" name="drh" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="22" EndPos="22" width="1"/>
  <labl>Daerah</labl>
  <imputation>Daerah</imputation>
  <security>Daerah</security>
  <embargo>Daerah</embargo>
  <respUnit>Daerah</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Daerah</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Tuliskan pada Pertanyaan 101 s.d 105 nama dan kode propinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan/UPT/PMT, dan status daerah (perkotaan atau perdesaan). Penulisan status perkotaan/perdesaan pada Blok I Pertanyaan 105 mengikuti Daftar Nama Desa/Kelurahan ST2003-DESA (Juni 2002). Bila ada nama desa/kelurahan yang tidak tercantum pada ST2003-DESA, desa/kelurahan tersebut tetap dicacah asalkan ada landasan hukumnya. Landasan hukum yang dimaksud disini adalah SK Mendagri/SK Gubenur/SK Menakertrans untuk UPT/SPT dan SK Mensos untuk PMT. Bila ada perubahan kode desa/kelurahan tanyakan kepada pengawas.</txt>
</var>
<var ID="V679" name="b16r1601a" files="F4" intrvl="contin">
  <location StartPos="23" EndPos="29" width="7"/>
  <labl>a. Sisa anggaran tahun lalu</labl>
  <imputation>a. Sisa anggaran tahun lalu</imputation>
  <security>a. Sisa anggaran tahun lalu</security>
  <embargo>a. Sisa anggaran tahun lalu</embargo>
  <respUnit>a. Sisa anggaran tahun lalu</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Keuangan (ribuan rupiah) : a. Sisa anggaran tahun lalu</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">8106550</sumStat>
  <txt>Keuangan yang dicatat adalah keuangan yang terdiri dari sisa anggaran tahun lalu, penerimaan , pengeluaran rutin, dan pengeluaran anggaran pembangunan di desa/kelurahan tersebut. Isikan jumlah sisa anggaran tahun lalu, penerimaan rutin, dan pengeluaran anggaran pembangunan (dalam ribuan rupiah).
Sisa anggaran tahun lalu adalah sisa lebih perhitungan tahun lalu yang digunakan pada anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran berikutnya.
Penerimaan daerah terdiri dari sumber pendapatan asli daerah dan bantuan pemerintah (isian P1602 + isian P1603 dalam ribuan rupiah).
Pengeluaran anggaran rutin adalah pengeluaran rutin harus dapat dibiayai dari pendapatan daerah sendiri, yang terdiri dari pos-pos pengeluaran yaitu; Belanja Pegawai, Belanja Barang,
Belanja Pemeliharaan, Belanja Lain-lain, Angsuran Pinjaman/hutang dan bunga, Ganjaran subsidi dan Sumbangan kepada Daerah Bawahan, Bantuan, Pengeluaran yang tidak termasuk bagian lain, dan Pengeluaran tidak Terduga.
Pengeluaran anggaran pembangunan adalah pengeluaran yang ditujukan untuk membiayai proses perubahan, yang merupakan kemajuan dan perbaikan menuju kearah yang ingin dicapai.
Pengeluaran pembangunan semua diprogramkan dalam berbagai proyek disetiap sektor/subsektor.</txt>
</var>
<var ID="V680" name="b16r1601b" files="F4" intrvl="contin">
  <location StartPos="30" EndPos="36" width="7"/>
  <labl>b. Penerimaan</labl>
  <imputation>b. Penerimaan</imputation>
  <security>b. Penerimaan</security>
  <embargo>b. Penerimaan</embargo>
  <respUnit>b. Penerimaan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Keuangan (ribuan rupiah) : b. Penerimaan</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">9999998</sumStat>
  <txt>Keuangan yang dicatat adalah keuangan yang terdiri dari sisa anggaran tahun lalu, penerimaan , pengeluaran rutin, dan pengeluaran anggaran pembangunan di desa/kelurahan tersebut. Isikan jumlah sisa anggaran tahun lalu, penerimaan rutin, dan pengeluaran anggaran pembangunan (dalam ribuan rupiah).
Sisa anggaran tahun lalu adalah sisa lebih perhitungan tahun lalu yang digunakan pada anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran berikutnya.
Penerimaan daerah terdiri dari sumber pendapatan asli daerah dan bantuan pemerintah (isian P1602 + isian P1603 dalam ribuan rupiah).
Pengeluaran anggaran rutin adalah pengeluaran rutin harus dapat dibiayai dari pendapatan daerah sendiri, yang terdiri dari pos-pos pengeluaran yaitu; Belanja Pegawai, Belanja Barang,
Belanja Pemeliharaan, Belanja Lain-lain, Angsuran Pinjaman/hutang dan bunga, Ganjaran subsidi dan Sumbangan kepada Daerah Bawahan, Bantuan, Pengeluaran yang tidak termasuk bagian lain, dan Pengeluaran tidak Terduga.
Pengeluaran anggaran pembangunan adalah pengeluaran yang ditujukan untuk membiayai proses perubahan, yang merupakan kemajuan dan perbaikan menuju kearah yang ingin dicapai.
Pengeluaran pembangunan semua diprogramkan dalam berbagai proyek disetiap sektor/subsektor.</txt>
</var>
<var ID="V681" name="b16r1601c" files="F4" intrvl="contin">
  <location StartPos="37" EndPos="43" width="7"/>
  <labl>c. Pengeluaran Anggaran Rutin</labl>
  <imputation>c. Pengeluaran Anggaran Rutin</imputation>
  <security>c. Pengeluaran Anggaran Rutin</security>
  <embargo>c. Pengeluaran Anggaran Rutin</embargo>
  <respUnit>c. Pengeluaran Anggaran Rutin</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Keuangan (ribuan rupiah) : c. Pengeluaran Anggaran Rutin</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">9750000</sumStat>
  <txt>Keuangan yang dicatat adalah keuangan yang terdiri dari sisa anggaran tahun lalu, penerimaan , pengeluaran rutin, dan pengeluaran anggaran pembangunan di desa/kelurahan tersebut. Isikan jumlah sisa anggaran tahun lalu, penerimaan rutin, dan pengeluaran anggaran pembangunan (dalam ribuan rupiah).
Sisa anggaran tahun lalu adalah sisa lebih perhitungan tahun lalu yang digunakan pada anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran berikutnya.
Penerimaan daerah terdiri dari sumber pendapatan asli daerah dan bantuan pemerintah (isian P1602 + isian P1603 dalam ribuan rupiah).
Pengeluaran anggaran rutin adalah pengeluaran rutin harus dapat dibiayai dari pendapatan daerah sendiri, yang terdiri dari pos-pos pengeluaran yaitu; Belanja Pegawai, Belanja Barang,
Belanja Pemeliharaan, Belanja Lain-lain, Angsuran Pinjaman/hutang dan bunga, Ganjaran subsidi dan Sumbangan kepada Daerah Bawahan, Bantuan, Pengeluaran yang tidak termasuk bagian lain, dan Pengeluaran tidak Terduga.
Pengeluaran anggaran pembangunan adalah pengeluaran yang ditujukan untuk membiayai proses perubahan, yang merupakan kemajuan dan perbaikan menuju kearah yang ingin dicapai.
Pengeluaran pembangunan semua diprogramkan dalam berbagai proyek disetiap sektor/subsektor.</txt>
</var>
<var ID="V682" name="b16r1601d" files="F4" intrvl="contin">
  <location StartPos="44" EndPos="50" width="7"/>
  <labl>d. Pengeluaran Anggaran Pembangunan</labl>
  <imputation>d. Pengeluaran Anggaran Pembangunan</imputation>
  <security>d. Pengeluaran Anggaran Pembangunan</security>
  <embargo>d. Pengeluaran Anggaran Pembangunan</embargo>
  <respUnit>d. Pengeluaran Anggaran Pembangunan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Keuangan (ribuan rupiah) : d. Pengeluaran Anggaran Pembangunan</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">9750000</sumStat>
  <txt>Keuangan yang dicatat adalah keuangan yang terdiri dari sisa anggaran tahun lalu, penerimaan , pengeluaran rutin, dan pengeluaran anggaran pembangunan di desa/kelurahan tersebut. Isikan jumlah sisa anggaran tahun lalu, penerimaan rutin, dan pengeluaran anggaran pembangunan (dalam ribuan rupiah).
Sisa anggaran tahun lalu adalah sisa lebih perhitungan tahun lalu yang digunakan pada anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran berikutnya.
Penerimaan daerah terdiri dari sumber pendapatan asli daerah dan bantuan pemerintah (isian P1602 + isian P1603 dalam ribuan rupiah).
Pengeluaran anggaran rutin adalah pengeluaran rutin harus dapat dibiayai dari pendapatan daerah sendiri, yang terdiri dari pos-pos pengeluaran yaitu; Belanja Pegawai, Belanja Barang,
Belanja Pemeliharaan, Belanja Lain-lain, Angsuran Pinjaman/hutang dan bunga, Ganjaran subsidi dan Sumbangan kepada Daerah Bawahan, Bantuan, Pengeluaran yang tidak termasuk bagian lain, dan Pengeluaran tidak Terduga.
Pengeluaran anggaran pembangunan adalah pengeluaran yang ditujukan untuk membiayai proses perubahan, yang merupakan kemajuan dan perbaikan menuju kearah yang ingin dicapai.
Pengeluaran pembangunan semua diprogramkan dalam berbagai proyek disetiap sektor/subsektor.</txt>
</var>
<var ID="V683" name="b16r1602" files="F4" intrvl="contin">
  <location StartPos="51" EndPos="57" width="7"/>
  <labl>Sumber Pendapatan Asli Desa (ribuan rupiah)</labl>
  <imputation>Sumber Pendapatan Asli Desa (ribuan rupiah)</imputation>
  <security>Sumber Pendapatan Asli Desa (ribuan rupiah)</security>
  <embargo>Sumber Pendapatan Asli Desa (ribuan rupiah)</embargo>
  <respUnit>Sumber Pendapatan Asli Desa (ribuan rupiah)</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Sumber Pendapatan Asli Desa (ribuan rupiah)</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">9000000</sumStat>
  <txt>Sumber pendapatan asli desa yang dicatat adalah yang berasal dari tanah kas desa/kelurahan, pasar desa/kelurahan, pungutan desa/kelurahan, swadaya masyarakat, hasil gotong royong, dan sumber lainnya dari usaha desa/kelurahan. Isikan masing-masing sumber pendapatan daerah dalam ribuan rupiah.</txt>
</var>
<var ID="V684" name="b16r1602a" files="F4" intrvl="contin">
  <location StartPos="58" EndPos="64" width="7"/>
  <labl>a. Tanah kas desa/kelurahan</labl>
  <imputation>a. Tanah kas desa/kelurahan</imputation>
  <security>a. Tanah kas desa/kelurahan</security>
  <embargo>a. Tanah kas desa/kelurahan</embargo>
  <respUnit>a. Tanah kas desa/kelurahan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Sumber Pendapatan Asli Desa (ribuan rupiah) : a. Tanah kas desa/kelurahan</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">8146505</sumStat>
  <txt>Sumber pendapatan asli desa yang dicatat adalah yang berasal dari tanah kas desa/kelurahan, pasar desa/kelurahan, pungutan desa/kelurahan, swadaya masyarakat, hasil gotong royong, dan sumber lainnya dari usaha desa/kelurahan. Isikan masing-masing sumber pendapatan daerah dalam ribuan rupiah.</txt>
</var>
<var ID="V685" name="b16r1602b" files="F4" intrvl="contin">
  <location StartPos="65" EndPos="70" width="6"/>
  <labl>b. Pasar desa/kelurahan</labl>
  <imputation>b. Pasar desa/kelurahan</imputation>
  <security>b. Pasar desa/kelurahan</security>
  <embargo>b. Pasar desa/kelurahan</embargo>
  <respUnit>b. Pasar desa/kelurahan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Sumber Pendapatan Asli Desa (ribuan rupiah) : b. Pasar desa/kelurahan</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">600000</sumStat>
  <txt>Sumber pendapatan asli desa yang dicatat adalah yang berasal dari tanah kas desa/kelurahan, pasar desa/kelurahan, pungutan desa/kelurahan, swadaya masyarakat, hasil gotong royong, dan sumber lainnya dari usaha desa/kelurahan. Isikan masing-masing sumber pendapatan daerah dalam ribuan rupiah.</txt>
</var>
<var ID="V686" name="b16r1602c" files="F4" intrvl="contin">
  <location StartPos="71" EndPos="77" width="7"/>
  <labl>c. Pungutan desa/kelurahan</labl>
  <imputation>c. Pungutan desa/kelurahan</imputation>
  <security>c. Pungutan desa/kelurahan</security>
  <embargo>c. Pungutan desa/kelurahan</embargo>
  <respUnit>c. Pungutan desa/kelurahan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Sumber Pendapatan Asli Desa (ribuan rupiah) : c. Pungutan desa/kelurahan</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">7500500</sumStat>
  <txt>Sumber pendapatan asli desa yang dicatat adalah yang berasal dari tanah kas desa/kelurahan, pasar desa/kelurahan, pungutan desa/kelurahan, swadaya masyarakat, hasil gotong royong, dan sumber lainnya dari usaha desa/kelurahan. Isikan masing-masing sumber pendapatan daerah dalam ribuan rupiah.</txt>
</var>
<var ID="V687" name="b16r1602d" files="F4" intrvl="contin">
  <location StartPos="78" EndPos="84" width="7"/>
  <labl>d. Swadaya masyarakat</labl>
  <imputation>d. Swadaya masyarakat</imputation>
  <security>d. Swadaya masyarakat</security>
  <embargo>d. Swadaya masyarakat</embargo>
  <respUnit>d. Swadaya masyarakat</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Sumber Pendapatan Asli Desa (ribuan rupiah) : d. Swadaya masyarakat</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">7000000</sumStat>
  <txt>Sumber pendapatan asli desa yang dicatat adalah yang berasal dari tanah kas desa/kelurahan, pasar desa/kelurahan, pungutan desa/kelurahan, swadaya masyarakat, hasil gotong royong, dan sumber lainnya dari usaha desa/kelurahan. Isikan masing-masing sumber pendapatan daerah dalam ribuan rupiah.</txt>
</var>
<var ID="V688" name="b16r1602e" files="F4" intrvl="contin">
  <location StartPos="85" EndPos="91" width="7"/>
  <labl>e. Hasil gotong royong</labl>
  <imputation>e. Hasil gotong royong</imputation>
  <security>e. Hasil gotong royong</security>
  <embargo>e. Hasil gotong royong</embargo>
  <respUnit>e. Hasil gotong royong</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Sumber Pendapatan Asli Desa (ribuan rupiah) : e. Hasil gotong royong</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">7000000</sumStat>
  <txt>Sumber pendapatan asli desa yang dicatat adalah yang berasal dari tanah kas desa/kelurahan, pasar desa/kelurahan, pungutan desa/kelurahan, swadaya masyarakat, hasil gotong royong, dan sumber lainnya dari usaha desa/kelurahan. Isikan masing-masing sumber pendapatan daerah dalam ribuan rupiah.</txt>
</var>
<var ID="V689" name="b16r1602f" files="F4" intrvl="contin">
  <location StartPos="92" EndPos="98" width="7"/>
  <labl>f. Lain-lainnya</labl>
  <imputation>f. Lain-lainnya</imputation>
  <security>f. Lain-lainnya</security>
  <embargo>f. Lain-lainnya</embargo>
  <respUnit>f. Lain-lainnya</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Sumber Pendapatan Asli Desa (ribuan rupiah) : f. Lain-lainnya</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">8500000</sumStat>
  <txt>Sumber pendapatan asli desa yang dicatat adalah yang berasal dari tanah kas desa/kelurahan, pasar desa/kelurahan, pungutan desa/kelurahan, swadaya masyarakat, hasil gotong royong, dan sumber lainnya dari usaha desa/kelurahan. Isikan masing-masing sumber pendapatan daerah dalam ribuan rupiah.</txt>
</var>
<var ID="V690" name="b16r1603" files="F4" intrvl="contin">
  <location StartPos="99" EndPos="105" width="7"/>
  <labl>Bantuan Pemerintah (ribuan rupiah)</labl>
  <imputation>Bantuan Pemerintah (ribuan rupiah)</imputation>
  <security>Bantuan Pemerintah (ribuan rupiah)</security>
  <embargo>Bantuan Pemerintah (ribuan rupiah)</embargo>
  <respUnit>Bantuan Pemerintah (ribuan rupiah)</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Bantuan Pemerintah (ribuan rupiah)</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">9999998</sumStat>
  <txt>Bantuan pemerintah yang dicatat adalah bantuan pemerintah yang berasal dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Propinsi, ataupun dari Pemerintah Kabupaten/Kota. Isikan besarnya bantuan Pemerintah Pusat, Pemerintah Propinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota dalam ribuan rupiah.</txt>
</var>
<var ID="V691" name="b16r1603a" files="F4" intrvl="contin">
  <location StartPos="106" EndPos="112" width="7"/>
  <labl>a. Pemerintah Pusat</labl>
  <imputation>a. Pemerintah Pusat</imputation>
  <security>a. Pemerintah Pusat</security>
  <embargo>a. Pemerintah Pusat</embargo>
  <respUnit>a. Pemerintah Pusat</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Bantuan Pemerintah (ribuan rupiah) : a. Pemerintah Pusat</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">9500000</sumStat>
  <txt>Bantuan pemerintah yang dicatat adalah bantuan pemerintah yang berasal dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Propinsi, ataupun dari Pemerintah Kabupaten/Kota. Isikan besarnya bantuan Pemerintah Pusat, Pemerintah Propinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota dalam ribuan rupiah.</txt>
</var>
<var ID="V692" name="b16r1603b" files="F4" intrvl="contin">
  <location StartPos="113" EndPos="119" width="7"/>
  <labl>b. Pemerintah Propinsi</labl>
  <imputation>b. Pemerintah Propinsi</imputation>
  <security>b. Pemerintah Propinsi</security>
  <embargo>b. Pemerintah Propinsi</embargo>
  <respUnit>b. Pemerintah Propinsi</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Bantuan Pemerintah (ribuan rupiah) : b. Pemerintah Propinsi</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">5000000</sumStat>
  <txt>Bantuan pemerintah yang dicatat adalah bantuan pemerintah yang berasal dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Propinsi, ataupun dari Pemerintah Kabupaten/Kota. Isikan besarnya bantuan Pemerintah Pusat, Pemerintah Propinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota dalam ribuan rupiah.</txt>
</var>
<var ID="V693" name="b16r1603c" files="F4" intrvl="contin">
  <location StartPos="120" EndPos="126" width="7"/>
  <labl>c. Pemerintah Kabupaten/Kota</labl>
  <imputation>c. Pemerintah Kabupaten/Kota</imputation>
  <security>c. Pemerintah Kabupaten/Kota</security>
  <embargo>c. Pemerintah Kabupaten/Kota</embargo>
  <respUnit>c. Pemerintah Kabupaten/Kota</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Bantuan Pemerintah (ribuan rupiah) : c. Pemerintah Kabupaten/Kota</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">9999998</sumStat>
  <txt>Bantuan pemerintah yang dicatat adalah bantuan pemerintah yang berasal dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Propinsi, ataupun dari Pemerintah Kabupaten/Kota. Isikan besarnya bantuan Pemerintah Pusat, Pemerintah Propinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota dalam ribuan rupiah.</txt>
</var>
<var ID="V694" name="b17r1701a" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="127" EndPos="128" width="2"/>
  <labl>Partai A</labl>
  <imputation>Partai A</imputation>
  <security>Partai A</security>
  <embargo>Partai A</embargo>
  <respUnit>Partai A</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Sebutkan 3 partai yang memperoleh suara terbanyak pada Pemilu yang lalu</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>.1</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>00</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>01</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>02</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>03</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>04</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>05</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>06</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>07</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>08</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>09</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1*</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>10</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>11</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>12</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>13</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>14</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>15</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>16</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>17</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>18</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>19</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1@</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>20</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>21</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>22</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>23</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>24</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>25</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>26</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>27</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>28</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>29</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3*</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>30</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>31</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>32</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>33</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>34</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>35</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>36</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>37</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>38</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>39</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3@</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>40</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>41</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>43</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>44</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>45</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>47</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>48</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>49</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>59</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>71</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>8</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>83</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>9+</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>9.</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>9@</catValu>
  </catgry>
  <txt>Tuliskan 3 partai politik terbesar yang memperoleh suara terbanyak pada Pemilu 1999 di desa/kelurahan tersebut dan tuliskan kode peserta pemilu pada kotak yang tersedia.</txt>
</var>
<var ID="V695" name="b17r1701b" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="129" EndPos="130" width="2"/>
  <labl>Partai B</labl>
  <imputation>Partai B</imputation>
  <security>Partai B</security>
  <embargo>Partai B</embargo>
  <respUnit>Partai B</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Sebutkan 3 partai yang memperoleh suara terbanyak pada Pemilu yang lalu</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>00</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>01</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>02</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>03</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>04</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>05</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>06</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>07</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>08</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>09</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0@</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>10</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>11</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>12</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>13</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>14</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>15</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>16</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>17</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>18</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>19</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>20</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>21</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>22</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>23</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>24</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>25</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>26</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>27</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>28</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>29</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>30</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>31</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>32</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>33</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>34</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>35</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>36</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>37</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>38</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>39</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>40</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>41</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>42</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>43</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>44</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>45</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>46</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>47</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>48</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>50</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>51</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>53</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>55</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>58</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>65</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>91</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>95</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>99</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>9@</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>@9</catValu>
  </catgry>
  <txt>Tuliskan 3 partai politik terbesar yang memperoleh suara terbanyak pada Pemilu 1999 di desa/kelurahan tersebut dan tuliskan kode peserta pemilu pada kotak yang tersedia.</txt>
</var>
<var ID="V696" name="b17r1701c" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="131" EndPos="132" width="2"/>
  <labl>Partai C</labl>
  <imputation>Partai C</imputation>
  <security>Partai C</security>
  <embargo>Partai C</embargo>
  <respUnit>Partai C</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Sebutkan 3 partai yang memperoleh suara terbanyak pada Pemilu yang lalu</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>+</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>.0</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>.1</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>.3</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0+</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0.</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>00</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>01</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>02</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>03</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>04</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>05</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>06</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>07</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>08</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>09</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>0@</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>10</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>11</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>12</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>13</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>14</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>15</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>16</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>17</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>18</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>19</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>20</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>21</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>22</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>23</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>24</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>25</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>26</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>27</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>28</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>29</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>30</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>31</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>32</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>33</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>34</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>35</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>36</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>37</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>38</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>39</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>40</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>41</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>42</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>43</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>44</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>45</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>46</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>47</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>48</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>50</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>51</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>55</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>58</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>62</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>7</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>75</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>8</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>89</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>9.</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>91</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>95</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>99</catValu>
  </catgry>
  <txt>Tuliskan 3 partai politik terbesar yang memperoleh suara terbanyak pada Pemilu 1999 di desa/kelurahan tersebut dan tuliskan kode peserta pemilu pada kotak yang tersedia.</txt>
</var>
<var ID="V697" name="b17r1702" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="133" EndPos="133" width="1"/>
  <labl>Apakah ada kantor partai politik di desa/ kelurahan ini?</labl>
  <imputation>Apakah ada kantor partai politik di desa/ kelurahan ini?</imputation>
  <security>Apakah ada kantor partai politik di desa/ kelurahan ini?</security>
  <embargo>Apakah ada kantor partai politik di desa/ kelurahan ini?</embargo>
  <respUnit>Apakah ada kantor partai politik di desa/ kelurahan ini?</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Apakah ada kantor partai politik di desa/ kelurahan ini?</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Kantor Partai Politik adalah kantor partai politik yang berada di desa/kelurahan, bisa berupa kantor ranting, kantor cabang, atau kantor pusat.</txt>
</var>
<var ID="V698" name="b17r1703" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="134" EndPos="134" width="1"/>
  <labl>Apakah pernah terjadi konflik di desa/kelurahan ini selama setahun terakhir</labl>
  <imputation>Apakah pernah terjadi konflik di desa/kelurahan ini selama setahun terakhir</imputation>
  <security>Apakah pernah terjadi konflik di desa/kelurahan ini selama setahun terakhir</security>
  <embargo>Apakah pernah terjadi konflik di desa/kelurahan ini selama setahun terakhir</embargo>
  <respUnit>Apakah pernah terjadi konflik di desa/kelurahan ini selama setahun terakhir</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Apakah pernah terjadi konflik di desa/kelurahan ini selama setahun terakhir</qstnLit>
    <postQTxt>Jika jawabannya TIDAK (2), maka pertanyaan dilanjutkan ke P1705</postQTxt>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ya</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
  </catgry>
  <txt>Pertanyaan ini ditujukan untuk mengetahui kejadian-kejadian yang diakibatkan oleh persinggungan antar masyarakat (konflik) yang disebabkan oleh perbedaan suku, agama, golongan, partai atau lainnya di desa/kelurahan selama setahun terakhir.</txt>
</var>
<var ID="V699" name="b17r1704a" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="135" EndPos="135" width="1"/>
  <labl>a.  Bila "Ya", jenis konflik yang sering terjadi selama setahun terakhir</labl>
  <imputation>a.  Bila "Ya", jenis konflik yang sering terjadi selama setahun terakhir</imputation>
  <security>a.  Bila "Ya", jenis konflik yang sering terjadi selama setahun terakhir</security>
  <embargo>a.  Bila "Ya", jenis konflik yang sering terjadi selama setahun terakhir</embargo>
  <respUnit>a.  Bila "Ya", jenis konflik yang sering terjadi selama setahun terakhir</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>a.  Bila "Ya", jenis konflik yang sering terjadi selama setahun terakhir</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68815</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Perkelahian antar kelompok warga</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Perkelahian warga dengan aparat Keamanan</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <labl>Perkelahian pelajar</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
    <labl>Perkelahian antar suku</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
    <labl>Lainnya</labl>
  </catgry>
  <txt>Perkelahian antar warga adalah perkelahian antara warga desa/kelurahan dengan warga di luar desa/kelurahan (desa/kelurahan lainnya) ataupun perkelahian antara warga desa/kelurahan itu sendiri.
Perkelahian warga dengan aparat adalah perkelahian antara warga desa/kelurahan dengan aparat.
Perkelahian pelajar adalah perkelahian antar pelajar suatu sekolah dengan pelajar sekolah lain.
Perkelahian antar suku/etnis adalah perkelahian antar suku/etnis yang terjadi di desa/ kelurahan.
Lainnya: Perkelahian antar warga dengan pelajar</txt>
</var>
<var ID="V700" name="b17r1704b" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="136" EndPos="136" width="1"/>
  <labl>b. Bila "Ya", apakah  konflik yang terjadi selama setahun terakhir adalah</labl>
  <imputation>b. Bila "Ya", apakah  konflik yang terjadi selama setahun terakhir adalah</imputation>
  <security>b. Bila "Ya", apakah  konflik yang terjadi selama setahun terakhir adalah</security>
  <embargo>b. Bila "Ya", apakah  konflik yang terjadi selama setahun terakhir adalah</embargo>
  <respUnit>b. Bila "Ya", apakah  konflik yang terjadi selama setahun terakhir adalah</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>b. Bila "Ya", apakah  konflik yang terjadi selama setahun terakhir adalah</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68815</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Konflik baru</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Konflik lama</labl>
  </catgry>
  <txt>Perkelahian antar warga adalah perkelahian antara warga desa/kelurahan dengan warga di luar desa/kelurahan (desa/kelurahan lainnya) ataupun perkelahian antara warga desa/kelurahan itu sendiri.
Perkelahian warga dengan aparat adalah perkelahian antara warga desa/kelurahan dengan aparat.
Perkelahian pelajar adalah perkelahian antar pelajar suatu sekolah dengan pelajar sekolah lain.
Perkelahian antar suku/etnis adalah perkelahian antar suku/etnis yang terjadi di desa/ kelurahan.
Lainnya: Perkelahian antar warga dengan pelajar</txt>
</var>
<var ID="V701" name="b17r1704c1" files="F4" intrvl="contin">
  <location StartPos="137" EndPos="139" width="3"/>
  <labl>1. Meninggal</labl>
  <imputation>1. Meninggal</imputation>
  <security>1. Meninggal</security>
  <embargo>1. Meninggal</embargo>
  <respUnit>1. Meninggal</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jumlah korban akibat konflik : 1. Meninggal</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">379</sumStat>
  <txt>Perkelahian antar warga adalah perkelahian antara warga desa/kelurahan dengan warga di luar desa/kelurahan (desa/kelurahan lainnya) ataupun perkelahian antara warga desa/kelurahan itu sendiri.
Perkelahian warga dengan aparat adalah perkelahian antara warga desa/kelurahan dengan aparat.
Perkelahian pelajar adalah perkelahian antar pelajar suatu sekolah dengan pelajar sekolah lain.
Perkelahian antar suku/etnis adalah perkelahian antar suku/etnis yang terjadi di desa/ kelurahan.
Lainnya: Perkelahian antar warga dengan pelajar</txt>
</var>
<var ID="V702" name="b17r1704c2" files="F4" intrvl="contin">
  <location StartPos="140" EndPos="142" width="3"/>
  <labl>2. Luka-luka</labl>
  <imputation>2. Luka-luka</imputation>
  <security>2. Luka-luka</security>
  <embargo>2. Luka-luka</embargo>
  <respUnit>2. Luka-luka</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jumlah korban akibat konflik : 2. Luka-luka</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">253</sumStat>
  <txt>Perkelahian antar warga adalah perkelahian antara warga desa/kelurahan dengan warga di luar desa/kelurahan (desa/kelurahan lainnya) ataupun perkelahian antara warga desa/kelurahan itu sendiri.
Perkelahian warga dengan aparat adalah perkelahian antara warga desa/kelurahan dengan aparat.
Perkelahian pelajar adalah perkelahian antar pelajar suatu sekolah dengan pelajar sekolah lain.
Perkelahian antar suku/etnis adalah perkelahian antar suku/etnis yang terjadi di desa/ kelurahan.
Lainnya: Perkelahian antar warga dengan pelajar</txt>
</var>
<var ID="V703" name="b17r1704c3" files="F4" intrvl="contin">
  <location StartPos="143" EndPos="149" width="7"/>
  <labl>3. Material (Ribuan Rupiah)</labl>
  <imputation>3. Material (Ribuan Rupiah)</imputation>
  <security>3. Material (Ribuan Rupiah)</security>
  <embargo>3. Material (Ribuan Rupiah)</embargo>
  <respUnit>3. Material (Ribuan Rupiah)</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jumlah korban akibat konflik : 3. Material (Ribuan Rupiah)</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">9999998</sumStat>
  <txt>Perkelahian antar warga adalah perkelahian antara warga desa/kelurahan dengan warga di luar desa/kelurahan (desa/kelurahan lainnya) ataupun perkelahian antara warga desa/kelurahan itu sendiri.
Perkelahian warga dengan aparat adalah perkelahian antara warga desa/kelurahan dengan aparat.
Perkelahian pelajar adalah perkelahian antar pelajar suatu sekolah dengan pelajar sekolah lain.
Perkelahian antar suku/etnis adalah perkelahian antar suku/etnis yang terjadi di desa/ kelurahan.
Lainnya: Perkelahian antar warga dengan pelajar</txt>
</var>
<var ID="V704" name="b17r1704d" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="150" EndPos="150" width="1"/>
  <labl>d. Apakah konflik tersebut dapat diselesaikan secara damai</labl>
  <imputation>d. Apakah konflik tersebut dapat diselesaikan secara damai</imputation>
  <security>d. Apakah konflik tersebut dapat diselesaikan secara damai</security>
  <embargo>d. Apakah konflik tersebut dapat diselesaikan secara damai</embargo>
  <respUnit>d. Apakah konflik tersebut dapat diselesaikan secara damai</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>d. Apakah konflik tersebut dapat diselesaikan secara damai</qstnLit>
    <postQTxt>Jika jawabannya TIDAK (2), maka pertanyaan dilanjutkan ke P1705</postQTxt>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">4958</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ya</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <txt>Perkelahian antar warga adalah perkelahian antara warga desa/kelurahan dengan warga di luar desa/kelurahan (desa/kelurahan lainnya) ataupun perkelahian antara warga desa/kelurahan itu sendiri.
Perkelahian warga dengan aparat adalah perkelahian antara warga desa/kelurahan dengan aparat.
Perkelahian pelajar adalah perkelahian antar pelajar suatu sekolah dengan pelajar sekolah lain.
Perkelahian antar suku/etnis adalah perkelahian antar suku/etnis yang terjadi di desa/ kelurahan.
Lainnya: Perkelahian antar warga dengan pelajar</txt>
</var>
<var ID="V705" name="b17r1704e" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="151" EndPos="152" width="2"/>
  <labl>e. Bila “Ya”, diselesaikan oleh siapa</labl>
  <imputation>e. Bila “Ya”, diselesaikan oleh siapa</imputation>
  <security>e. Bila “Ya”, diselesaikan oleh siapa</security>
  <embargo>e. Bila “Ya”, diselesaikan oleh siapa</embargo>
  <respUnit>e. Bila “Ya”, diselesaikan oleh siapa</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>e. Bila “Ya”, diselesaikan oleh siapa</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">3644</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>.</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Masyarakat</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Aparat desa</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <labl>Aparat keamanan</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
  </catgry>
  <txt>Perkelahian antar warga adalah perkelahian antara warga desa/kelurahan dengan warga di luar desa/kelurahan (desa/kelurahan lainnya) ataupun perkelahian antara warga desa/kelurahan itu sendiri.
Perkelahian warga dengan aparat adalah perkelahian antara warga desa/kelurahan dengan aparat.
Perkelahian pelajar adalah perkelahian antar pelajar suatu sekolah dengan pelajar sekolah lain.
Perkelahian antar suku/etnis adalah perkelahian antar suku/etnis yang terjadi di desa/ kelurahan.
Lainnya: Perkelahian antar warga dengan pelajar</txt>
</var>
<var ID="V706" name="b17r170512" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="153" EndPos="153" width="1"/>
  <labl>Apakah ada Kasus : 1. Pencurian</labl>
  <imputation>Apakah ada Kasus : 1. Pencurian</imputation>
  <security>Apakah ada Kasus : 1. Pencurian</security>
  <embargo>Apakah ada Kasus : 1. Pencurian</embargo>
  <respUnit>Apakah ada Kasus : 1. Pencurian</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jenis kejahatan yang terjadi setahun terakhir : Apakah ada Kasus : 1. Pencurian</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ya</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <notes>Rasa aman merupakan salah satu kebutuhan hidup masyarakat yang dapat dijadikan indikator kesejahteraan masyarakat. Salah satu cara untuk mengukur rasa aman masyarakat adalah penelitian korban kejahatan. Semakin banyak anggota masyarakat yang menjadi korban kejahatan berarti makin rendah derajat keamanan yang mereka rasakan dan sebaliknya. Kesulitan ekonomi yang berkepanjangan pada masyarakat, kesulitan memperoleh bahan pangan, kesulitan mencari pekerjaan dan berbagai kesulitan lain diduga dapat meningkatkan tindak kriminalitas pada masyarakat yang berarti pula menyebabkan turunnya derajat keamanan.</notes>
  <txt>Pertanyaan ini dimaksudkan untuk digunakan mengumpulkan informasi kriminalitas pada level desa. Ada tiga pertanyaan yang akan diajukan yaitu tingkat kejahatan setahun terakhir, perlu/ tidaknya upaya peningkatan keamanan dan mutu pelayanan keamanan oleh aparat keamanan.
a. Pencurian dibagi dua yaitu pencurian biasa dan pencurian dengan pemberatan
1. Pencurian biasa adalah pengambilan barang dan atau uang milik orang tanpa sepengetahuan dan seizin yang empunya dengan melawan hukum
2. Pencurian dengan pemberatan adalah perbuatan mengambil barang atau ternak hewan bukan miliknya dengan maksud untuk memilikinya dengan melawan hak.
Kejahatan ini meliputi;
- Pencurian semua jenis binatang yang memamah biak (kerbau, sapi, kambing), binatang yang berkuku satu (kuda, keledai) dan babi;
- Pencurian yang dilakukan pada malam hari (antara matahari terbenam sampai matahari terbit) dalam sebuah rumah atau di sekitar pekarangannya;
- Pencurian oleh dua orang atau lebih bersama-sama;
- Pencurian yang dilakukan oleh seorang dengan cara membongkar, memecah, memanjat, atau dengan jalan memakai kunci palsu, perintah palsu, pakaian atau jabatan palsu agar dapat masuk ke dalam tempat tinggal korban. Juga termasuk dalam kategori ini adalah pencopetan yang dilakukan dengan merusak tas/kantong korban.
b. Penjarahan adalah pencurian pada waktu terjadi kebakaran, banjir, gempa bumi, letusan gunung api, kapal karam, kapal terdampar, kecelakaan kereta api, huru-hara, pemberontakan atau kesengsaraan di masa perang, termasuk penjarahan ketika terjadi huru- hara;
c. Perampokan atau Pencurian dengan kekerasan adalah pencurian barang atau ternak yang didahului, disertai, diikuti dengan kekerasan atau ancaman kekerasan terhadap orang, dengan maksud akan menyiapkan atau memudahkan pencurian itu, memudahkan/memberi kesempatan pelaku melarikan diri atau jika tertangkap basah (kepergok), supaya barang yang dicuri tetap ada di tangan pelaku.
d. Penganiayaan adalah perbuatan dengan sengaja mengakibatkan rusaknya kesehatan orang lain, mulai dari yang tidak menimbulkan halangan bagi korban, luka/cacat, atau menjadi sakit sehingga tidak mampu melakukan kegiatan sehari-hari secara sempurna.
e. Pembakaran adalah perbuatan dengan sengaja membakar sesuatu, misalnya rumah, hutan, mobil dan kapal, yang dapat mendatangkan bahaya bagi barang, jiwa atau badan orang lain.
f. Perkosaan
g. Narkoba
h. Pembunuhan
i. Lainnya yaitu perbuatan-perbuatan yang tidak termasuk di atas.</txt>
</var>
<var ID="V707" name="b17r170513" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="154" EndPos="154" width="1"/>
  <labl>Tren kejahatan dibanding satu tahun yang lalu : 1. Pencurian</labl>
  <imputation>Tren kejahatan dibanding satu tahun yang lalu : 1. Pencurian</imputation>
  <security>Tren kejahatan dibanding satu tahun yang lalu : 1. Pencurian</security>
  <embargo>Tren kejahatan dibanding satu tahun yang lalu : 1. Pencurian</embargo>
  <respUnit>Tren kejahatan dibanding satu tahun yang lalu : 1. Pencurian</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jenis kejahatan yang terjadi setahun terakhir : Tren kejahatan dibanding satu tahun yang lalu : 1. Pencurian</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">29758</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>-</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>.</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Menurun</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Sama saja</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <labl>Meningkat</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>n</catValu>
  </catgry>
  <notes>Rasa aman merupakan salah satu kebutuhan hidup masyarakat yang dapat dijadikan indikator kesejahteraan masyarakat. Salah satu cara untuk mengukur rasa aman masyarakat adalah penelitian korban kejahatan. Semakin banyak anggota masyarakat yang menjadi korban kejahatan berarti makin rendah derajat keamanan yang mereka rasakan dan sebaliknya. Kesulitan ekonomi yang berkepanjangan pada masyarakat, kesulitan memperoleh bahan pangan, kesulitan mencari pekerjaan dan berbagai kesulitan lain diduga dapat meningkatkan tindak kriminalitas pada masyarakat yang berarti pula menyebabkan turunnya derajat keamanan.</notes>
  <txt>Pertanyaan ini dimaksudkan untuk digunakan mengumpulkan informasi kriminalitas pada level desa. Ada tiga pertanyaan yang akan diajukan yaitu tingkat kejahatan setahun terakhir, perlu/ tidaknya upaya peningkatan keamanan dan mutu pelayanan keamanan oleh aparat keamanan.
a. Pencurian dibagi dua yaitu pencurian biasa dan pencurian dengan pemberatan
1. Pencurian biasa adalah pengambilan barang dan atau uang milik orang tanpa sepengetahuan dan seizin yang empunya dengan melawan hukum
2. Pencurian dengan pemberatan adalah perbuatan mengambil barang atau ternak hewan bukan miliknya dengan maksud untuk memilikinya dengan melawan hak.
Kejahatan ini meliputi;
- Pencurian semua jenis binatang yang memamah biak (kerbau, sapi, kambing), binatang yang berkuku satu (kuda, keledai) dan babi;
- Pencurian yang dilakukan pada malam hari (antara matahari terbenam sampai matahari terbit) dalam sebuah rumah atau di sekitar pekarangannya;
- Pencurian oleh dua orang atau lebih bersama-sama;
- Pencurian yang dilakukan oleh seorang dengan cara membongkar, memecah, memanjat, atau dengan jalan memakai kunci palsu, perintah palsu, pakaian atau jabatan palsu agar dapat masuk ke dalam tempat tinggal korban. Juga termasuk dalam kategori ini adalah pencopetan yang dilakukan dengan merusak tas/kantong korban.
b. Penjarahan adalah pencurian pada waktu terjadi kebakaran, banjir, gempa bumi, letusan gunung api, kapal karam, kapal terdampar, kecelakaan kereta api, huru-hara, pemberontakan atau kesengsaraan di masa perang, termasuk penjarahan ketika terjadi huru- hara;
c. Perampokan atau Pencurian dengan kekerasan adalah pencurian barang atau ternak yang didahului, disertai, diikuti dengan kekerasan atau ancaman kekerasan terhadap orang, dengan maksud akan menyiapkan atau memudahkan pencurian itu, memudahkan/memberi kesempatan pelaku melarikan diri atau jika tertangkap basah (kepergok), supaya barang yang dicuri tetap ada di tangan pelaku.
d. Penganiayaan adalah perbuatan dengan sengaja mengakibatkan rusaknya kesehatan orang lain, mulai dari yang tidak menimbulkan halangan bagi korban, luka/cacat, atau menjadi sakit sehingga tidak mampu melakukan kegiatan sehari-hari secara sempurna.
e. Pembakaran adalah perbuatan dengan sengaja membakar sesuatu, misalnya rumah, hutan, mobil dan kapal, yang dapat mendatangkan bahaya bagi barang, jiwa atau badan orang lain.
f. Perkosaan
g. Narkoba
h. Pembunuhan
i. Lainnya yaitu perbuatan-perbuatan yang tidak termasuk di atas.</txt>
</var>
<var ID="V708" name="b17r170522" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="155" EndPos="155" width="1"/>
  <labl>Apakah ada Kasus : 2. Perampokan</labl>
  <imputation>Apakah ada Kasus : 2. Perampokan</imputation>
  <security>Apakah ada Kasus : 2. Perampokan</security>
  <embargo>Apakah ada Kasus : 2. Perampokan</embargo>
  <respUnit>Apakah ada Kasus : 2. Perampokan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jenis kejahatan yang terjadi setahun terakhir : Apakah ada Kasus : 2. Perampokan</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ya</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <notes>Rasa aman merupakan salah satu kebutuhan hidup masyarakat yang dapat dijadikan indikator kesejahteraan masyarakat. Salah satu cara untuk mengukur rasa aman masyarakat adalah penelitian korban kejahatan. Semakin banyak anggota masyarakat yang menjadi korban kejahatan berarti makin rendah derajat keamanan yang mereka rasakan dan sebaliknya. Kesulitan ekonomi yang berkepanjangan pada masyarakat, kesulitan memperoleh bahan pangan, kesulitan mencari pekerjaan dan berbagai kesulitan lain diduga dapat meningkatkan tindak kriminalitas pada masyarakat yang berarti pula menyebabkan turunnya derajat keamanan.</notes>
  <txt>Pertanyaan ini dimaksudkan untuk digunakan mengumpulkan informasi kriminalitas pada level desa. Ada tiga pertanyaan yang akan diajukan yaitu tingkat kejahatan setahun terakhir, perlu/ tidaknya upaya peningkatan keamanan dan mutu pelayanan keamanan oleh aparat keamanan.
a. Pencurian dibagi dua yaitu pencurian biasa dan pencurian dengan pemberatan
1. Pencurian biasa adalah pengambilan barang dan atau uang milik orang tanpa sepengetahuan dan seizin yang empunya dengan melawan hukum
2. Pencurian dengan pemberatan adalah perbuatan mengambil barang atau ternak hewan bukan miliknya dengan maksud untuk memilikinya dengan melawan hak.
Kejahatan ini meliputi;
- Pencurian semua jenis binatang yang memamah biak (kerbau, sapi, kambing), binatang yang berkuku satu (kuda, keledai) dan babi;
- Pencurian yang dilakukan pada malam hari (antara matahari terbenam sampai matahari terbit) dalam sebuah rumah atau di sekitar pekarangannya;
- Pencurian oleh dua orang atau lebih bersama-sama;
- Pencurian yang dilakukan oleh seorang dengan cara membongkar, memecah, memanjat, atau dengan jalan memakai kunci palsu, perintah palsu, pakaian atau jabatan palsu agar dapat masuk ke dalam tempat tinggal korban. Juga termasuk dalam kategori ini adalah pencopetan yang dilakukan dengan merusak tas/kantong korban.
b. Penjarahan adalah pencurian pada waktu terjadi kebakaran, banjir, gempa bumi, letusan gunung api, kapal karam, kapal terdampar, kecelakaan kereta api, huru-hara, pemberontakan atau kesengsaraan di masa perang, termasuk penjarahan ketika terjadi huru- hara;
c. Perampokan atau Pencurian dengan kekerasan adalah pencurian barang atau ternak yang didahului, disertai, diikuti dengan kekerasan atau ancaman kekerasan terhadap orang, dengan maksud akan menyiapkan atau memudahkan pencurian itu, memudahkan/memberi kesempatan pelaku melarikan diri atau jika tertangkap basah (kepergok), supaya barang yang dicuri tetap ada di tangan pelaku.
d. Penganiayaan adalah perbuatan dengan sengaja mengakibatkan rusaknya kesehatan orang lain, mulai dari yang tidak menimbulkan halangan bagi korban, luka/cacat, atau menjadi sakit sehingga tidak mampu melakukan kegiatan sehari-hari secara sempurna.
e. Pembakaran adalah perbuatan dengan sengaja membakar sesuatu, misalnya rumah, hutan, mobil dan kapal, yang dapat mendatangkan bahaya bagi barang, jiwa atau badan orang lain.
f. Perkosaan
g. Narkoba
h. Pembunuhan
i. Lainnya yaitu perbuatan-perbuatan yang tidak termasuk di atas.</txt>
</var>
<var ID="V709" name="b17r170523" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="156" EndPos="156" width="1"/>
  <labl>Tren kejahatan dibanding satu tahun yang lalu : 2. Perampokan</labl>
  <imputation>Tren kejahatan dibanding satu tahun yang lalu : 2. Perampokan</imputation>
  <security>Tren kejahatan dibanding satu tahun yang lalu : 2. Perampokan</security>
  <embargo>Tren kejahatan dibanding satu tahun yang lalu : 2. Perampokan</embargo>
  <respUnit>Tren kejahatan dibanding satu tahun yang lalu : 2. Perampokan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jenis kejahatan yang terjadi setahun terakhir : Tren kejahatan dibanding satu tahun yang lalu : 2. Perampokan</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">3712</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>-</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>.</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Menurun</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Sama saja</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <labl>Meningkat</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
  </catgry>
  <notes>Rasa aman merupakan salah satu kebutuhan hidup masyarakat yang dapat dijadikan indikator kesejahteraan masyarakat. Salah satu cara untuk mengukur rasa aman masyarakat adalah penelitian korban kejahatan. Semakin banyak anggota masyarakat yang menjadi korban kejahatan berarti makin rendah derajat keamanan yang mereka rasakan dan sebaliknya. Kesulitan ekonomi yang berkepanjangan pada masyarakat, kesulitan memperoleh bahan pangan, kesulitan mencari pekerjaan dan berbagai kesulitan lain diduga dapat meningkatkan tindak kriminalitas pada masyarakat yang berarti pula menyebabkan turunnya derajat keamanan.</notes>
  <txt>Pertanyaan ini dimaksudkan untuk digunakan mengumpulkan informasi kriminalitas pada level desa. Ada tiga pertanyaan yang akan diajukan yaitu tingkat kejahatan setahun terakhir, perlu/ tidaknya upaya peningkatan keamanan dan mutu pelayanan keamanan oleh aparat keamanan.
a. Pencurian dibagi dua yaitu pencurian biasa dan pencurian dengan pemberatan
1. Pencurian biasa adalah pengambilan barang dan atau uang milik orang tanpa sepengetahuan dan seizin yang empunya dengan melawan hukum
2. Pencurian dengan pemberatan adalah perbuatan mengambil barang atau ternak hewan bukan miliknya dengan maksud untuk memilikinya dengan melawan hak.
Kejahatan ini meliputi;
- Pencurian semua jenis binatang yang memamah biak (kerbau, sapi, kambing), binatang yang berkuku satu (kuda, keledai) dan babi;
- Pencurian yang dilakukan pada malam hari (antara matahari terbenam sampai matahari terbit) dalam sebuah rumah atau di sekitar pekarangannya;
- Pencurian oleh dua orang atau lebih bersama-sama;
- Pencurian yang dilakukan oleh seorang dengan cara membongkar, memecah, memanjat, atau dengan jalan memakai kunci palsu, perintah palsu, pakaian atau jabatan palsu agar dapat masuk ke dalam tempat tinggal korban. Juga termasuk dalam kategori ini adalah pencopetan yang dilakukan dengan merusak tas/kantong korban.
b. Penjarahan adalah pencurian pada waktu terjadi kebakaran, banjir, gempa bumi, letusan gunung api, kapal karam, kapal terdampar, kecelakaan kereta api, huru-hara, pemberontakan atau kesengsaraan di masa perang, termasuk penjarahan ketika terjadi huru- hara;
c. Perampokan atau Pencurian dengan kekerasan adalah pencurian barang atau ternak yang didahului, disertai, diikuti dengan kekerasan atau ancaman kekerasan terhadap orang, dengan maksud akan menyiapkan atau memudahkan pencurian itu, memudahkan/memberi kesempatan pelaku melarikan diri atau jika tertangkap basah (kepergok), supaya barang yang dicuri tetap ada di tangan pelaku.
d. Penganiayaan adalah perbuatan dengan sengaja mengakibatkan rusaknya kesehatan orang lain, mulai dari yang tidak menimbulkan halangan bagi korban, luka/cacat, atau menjadi sakit sehingga tidak mampu melakukan kegiatan sehari-hari secara sempurna.
e. Pembakaran adalah perbuatan dengan sengaja membakar sesuatu, misalnya rumah, hutan, mobil dan kapal, yang dapat mendatangkan bahaya bagi barang, jiwa atau badan orang lain.
f. Perkosaan
g. Narkoba
h. Pembunuhan
i. Lainnya yaitu perbuatan-perbuatan yang tidak termasuk di atas.</txt>
</var>
<var ID="V710" name="b17r170532" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="157" EndPos="157" width="1"/>
  <labl>Apakah ada Kasus : 3. Penjarahan</labl>
  <imputation>Apakah ada Kasus : 3. Penjarahan</imputation>
  <security>Apakah ada Kasus : 3. Penjarahan</security>
  <embargo>Apakah ada Kasus : 3. Penjarahan</embargo>
  <respUnit>Apakah ada Kasus : 3. Penjarahan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jenis kejahatan yang terjadi setahun terakhir : Apakah ada Kasus : 3. Penjarahan</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ya</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <notes>Rasa aman merupakan salah satu kebutuhan hidup masyarakat yang dapat dijadikan indikator kesejahteraan masyarakat. Salah satu cara untuk mengukur rasa aman masyarakat adalah penelitian korban kejahatan. Semakin banyak anggota masyarakat yang menjadi korban kejahatan berarti makin rendah derajat keamanan yang mereka rasakan dan sebaliknya. Kesulitan ekonomi yang berkepanjangan pada masyarakat, kesulitan memperoleh bahan pangan, kesulitan mencari pekerjaan dan berbagai kesulitan lain diduga dapat meningkatkan tindak kriminalitas pada masyarakat yang berarti pula menyebabkan turunnya derajat keamanan.</notes>
  <txt>Pertanyaan ini dimaksudkan untuk digunakan mengumpulkan informasi kriminalitas pada level desa. Ada tiga pertanyaan yang akan diajukan yaitu tingkat kejahatan setahun terakhir, perlu/ tidaknya upaya peningkatan keamanan dan mutu pelayanan keamanan oleh aparat keamanan.
a. Pencurian dibagi dua yaitu pencurian biasa dan pencurian dengan pemberatan
1. Pencurian biasa adalah pengambilan barang dan atau uang milik orang tanpa sepengetahuan dan seizin yang empunya dengan melawan hukum
2. Pencurian dengan pemberatan adalah perbuatan mengambil barang atau ternak hewan bukan miliknya dengan maksud untuk memilikinya dengan melawan hak.
Kejahatan ini meliputi;
- Pencurian semua jenis binatang yang memamah biak (kerbau, sapi, kambing), binatang yang berkuku satu (kuda, keledai) dan babi;
- Pencurian yang dilakukan pada malam hari (antara matahari terbenam sampai matahari terbit) dalam sebuah rumah atau di sekitar pekarangannya;
- Pencurian oleh dua orang atau lebih bersama-sama;
- Pencurian yang dilakukan oleh seorang dengan cara membongkar, memecah, memanjat, atau dengan jalan memakai kunci palsu, perintah palsu, pakaian atau jabatan palsu agar dapat masuk ke dalam tempat tinggal korban. Juga termasuk dalam kategori ini adalah pencopetan yang dilakukan dengan merusak tas/kantong korban.
b. Penjarahan adalah pencurian pada waktu terjadi kebakaran, banjir, gempa bumi, letusan gunung api, kapal karam, kapal terdampar, kecelakaan kereta api, huru-hara, pemberontakan atau kesengsaraan di masa perang, termasuk penjarahan ketika terjadi huru- hara;
c. Perampokan atau Pencurian dengan kekerasan adalah pencurian barang atau ternak yang didahului, disertai, diikuti dengan kekerasan atau ancaman kekerasan terhadap orang, dengan maksud akan menyiapkan atau memudahkan pencurian itu, memudahkan/memberi kesempatan pelaku melarikan diri atau jika tertangkap basah (kepergok), supaya barang yang dicuri tetap ada di tangan pelaku.
d. Penganiayaan adalah perbuatan dengan sengaja mengakibatkan rusaknya kesehatan orang lain, mulai dari yang tidak menimbulkan halangan bagi korban, luka/cacat, atau menjadi sakit sehingga tidak mampu melakukan kegiatan sehari-hari secara sempurna.
e. Pembakaran adalah perbuatan dengan sengaja membakar sesuatu, misalnya rumah, hutan, mobil dan kapal, yang dapat mendatangkan bahaya bagi barang, jiwa atau badan orang lain.
f. Perkosaan
g. Narkoba
h. Pembunuhan
i. Lainnya yaitu perbuatan-perbuatan yang tidak termasuk di atas.</txt>
</var>
<var ID="V711" name="b17r170533" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="158" EndPos="158" width="1"/>
  <labl>Tren kejahatan dibanding satu tahun yang lalu : 3. Penjarahan</labl>
  <imputation>Tren kejahatan dibanding satu tahun yang lalu : 3. Penjarahan</imputation>
  <security>Tren kejahatan dibanding satu tahun yang lalu : 3. Penjarahan</security>
  <embargo>Tren kejahatan dibanding satu tahun yang lalu : 3. Penjarahan</embargo>
  <respUnit>Tren kejahatan dibanding satu tahun yang lalu : 3. Penjarahan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jenis kejahatan yang terjadi setahun terakhir : Tren kejahatan dibanding satu tahun yang lalu : 3. Penjarahan</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">1719</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>-</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>.</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Menurun</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Sama saja</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <labl>Meningkat</labl>
  </catgry>
  <notes>Rasa aman merupakan salah satu kebutuhan hidup masyarakat yang dapat dijadikan indikator kesejahteraan masyarakat. Salah satu cara untuk mengukur rasa aman masyarakat adalah penelitian korban kejahatan. Semakin banyak anggota masyarakat yang menjadi korban kejahatan berarti makin rendah derajat keamanan yang mereka rasakan dan sebaliknya. Kesulitan ekonomi yang berkepanjangan pada masyarakat, kesulitan memperoleh bahan pangan, kesulitan mencari pekerjaan dan berbagai kesulitan lain diduga dapat meningkatkan tindak kriminalitas pada masyarakat yang berarti pula menyebabkan turunnya derajat keamanan.</notes>
  <txt>Pertanyaan ini dimaksudkan untuk digunakan mengumpulkan informasi kriminalitas pada level desa. Ada tiga pertanyaan yang akan diajukan yaitu tingkat kejahatan setahun terakhir, perlu/ tidaknya upaya peningkatan keamanan dan mutu pelayanan keamanan oleh aparat keamanan.
a. Pencurian dibagi dua yaitu pencurian biasa dan pencurian dengan pemberatan
1. Pencurian biasa adalah pengambilan barang dan atau uang milik orang tanpa sepengetahuan dan seizin yang empunya dengan melawan hukum
2. Pencurian dengan pemberatan adalah perbuatan mengambil barang atau ternak hewan bukan miliknya dengan maksud untuk memilikinya dengan melawan hak.
Kejahatan ini meliputi;
- Pencurian semua jenis binatang yang memamah biak (kerbau, sapi, kambing), binatang yang berkuku satu (kuda, keledai) dan babi;
- Pencurian yang dilakukan pada malam hari (antara matahari terbenam sampai matahari terbit) dalam sebuah rumah atau di sekitar pekarangannya;
- Pencurian oleh dua orang atau lebih bersama-sama;
- Pencurian yang dilakukan oleh seorang dengan cara membongkar, memecah, memanjat, atau dengan jalan memakai kunci palsu, perintah palsu, pakaian atau jabatan palsu agar dapat masuk ke dalam tempat tinggal korban. Juga termasuk dalam kategori ini adalah pencopetan yang dilakukan dengan merusak tas/kantong korban.
b. Penjarahan adalah pencurian pada waktu terjadi kebakaran, banjir, gempa bumi, letusan gunung api, kapal karam, kapal terdampar, kecelakaan kereta api, huru-hara, pemberontakan atau kesengsaraan di masa perang, termasuk penjarahan ketika terjadi huru- hara;
c. Perampokan atau Pencurian dengan kekerasan adalah pencurian barang atau ternak yang didahului, disertai, diikuti dengan kekerasan atau ancaman kekerasan terhadap orang, dengan maksud akan menyiapkan atau memudahkan pencurian itu, memudahkan/memberi kesempatan pelaku melarikan diri atau jika tertangkap basah (kepergok), supaya barang yang dicuri tetap ada di tangan pelaku.
d. Penganiayaan adalah perbuatan dengan sengaja mengakibatkan rusaknya kesehatan orang lain, mulai dari yang tidak menimbulkan halangan bagi korban, luka/cacat, atau menjadi sakit sehingga tidak mampu melakukan kegiatan sehari-hari secara sempurna.
e. Pembakaran adalah perbuatan dengan sengaja membakar sesuatu, misalnya rumah, hutan, mobil dan kapal, yang dapat mendatangkan bahaya bagi barang, jiwa atau badan orang lain.
f. Perkosaan
g. Narkoba
h. Pembunuhan
i. Lainnya yaitu perbuatan-perbuatan yang tidak termasuk di atas.</txt>
</var>
<var ID="V712" name="b17r170542" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="159" EndPos="159" width="1"/>
  <labl>Apakah ada Kasus : 4. Penganiayaan/kekerasan</labl>
  <imputation>Apakah ada Kasus : 4. Penganiayaan/kekerasan</imputation>
  <security>Apakah ada Kasus : 4. Penganiayaan/kekerasan</security>
  <embargo>Apakah ada Kasus : 4. Penganiayaan/kekerasan</embargo>
  <respUnit>Apakah ada Kasus : 4. Penganiayaan/kekerasan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jenis kejahatan yang terjadi setahun terakhir : Apakah ada Kasus : 4. Penganiayaan/kekerasan</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ya</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <notes>Rasa aman merupakan salah satu kebutuhan hidup masyarakat yang dapat dijadikan indikator kesejahteraan masyarakat. Salah satu cara untuk mengukur rasa aman masyarakat adalah penelitian korban kejahatan. Semakin banyak anggota masyarakat yang menjadi korban kejahatan berarti makin rendah derajat keamanan yang mereka rasakan dan sebaliknya. Kesulitan ekonomi yang berkepanjangan pada masyarakat, kesulitan memperoleh bahan pangan, kesulitan mencari pekerjaan dan berbagai kesulitan lain diduga dapat meningkatkan tindak kriminalitas pada masyarakat yang berarti pula menyebabkan turunnya derajat keamanan.</notes>
  <txt>Pertanyaan ini dimaksudkan untuk digunakan mengumpulkan informasi kriminalitas pada level desa. Ada tiga pertanyaan yang akan diajukan yaitu tingkat kejahatan setahun terakhir, perlu/ tidaknya upaya peningkatan keamanan dan mutu pelayanan keamanan oleh aparat keamanan.
a. Pencurian dibagi dua yaitu pencurian biasa dan pencurian dengan pemberatan
1. Pencurian biasa adalah pengambilan barang dan atau uang milik orang tanpa sepengetahuan dan seizin yang empunya dengan melawan hukum
2. Pencurian dengan pemberatan adalah perbuatan mengambil barang atau ternak hewan bukan miliknya dengan maksud untuk memilikinya dengan melawan hak.
Kejahatan ini meliputi;
- Pencurian semua jenis binatang yang memamah biak (kerbau, sapi, kambing), binatang yang berkuku satu (kuda, keledai) dan babi;
- Pencurian yang dilakukan pada malam hari (antara matahari terbenam sampai matahari terbit) dalam sebuah rumah atau di sekitar pekarangannya;
- Pencurian oleh dua orang atau lebih bersama-sama;
- Pencurian yang dilakukan oleh seorang dengan cara membongkar, memecah, memanjat, atau dengan jalan memakai kunci palsu, perintah palsu, pakaian atau jabatan palsu agar dapat masuk ke dalam tempat tinggal korban. Juga termasuk dalam kategori ini adalah pencopetan yang dilakukan dengan merusak tas/kantong korban.
b. Penjarahan adalah pencurian pada waktu terjadi kebakaran, banjir, gempa bumi, letusan gunung api, kapal karam, kapal terdampar, kecelakaan kereta api, huru-hara, pemberontakan atau kesengsaraan di masa perang, termasuk penjarahan ketika terjadi huru- hara;
c. Perampokan atau Pencurian dengan kekerasan adalah pencurian barang atau ternak yang didahului, disertai, diikuti dengan kekerasan atau ancaman kekerasan terhadap orang, dengan maksud akan menyiapkan atau memudahkan pencurian itu, memudahkan/memberi kesempatan pelaku melarikan diri atau jika tertangkap basah (kepergok), supaya barang yang dicuri tetap ada di tangan pelaku.
d. Penganiayaan adalah perbuatan dengan sengaja mengakibatkan rusaknya kesehatan orang lain, mulai dari yang tidak menimbulkan halangan bagi korban, luka/cacat, atau menjadi sakit sehingga tidak mampu melakukan kegiatan sehari-hari secara sempurna.
e. Pembakaran adalah perbuatan dengan sengaja membakar sesuatu, misalnya rumah, hutan, mobil dan kapal, yang dapat mendatangkan bahaya bagi barang, jiwa atau badan orang lain.
f. Perkosaan
g. Narkoba
h. Pembunuhan
i. Lainnya yaitu perbuatan-perbuatan yang tidak termasuk di atas.</txt>
</var>
<var ID="V713" name="b17r170543" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="160" EndPos="160" width="1"/>
  <labl>Tren kejahatan dibanding satu tahun yang lalu : 4. Penganiayaan/kekerasan</labl>
  <imputation>Tren kejahatan dibanding satu tahun yang lalu : 4. Penganiayaan/kekerasan</imputation>
  <security>Tren kejahatan dibanding satu tahun yang lalu : 4. Penganiayaan/kekerasan</security>
  <embargo>Tren kejahatan dibanding satu tahun yang lalu : 4. Penganiayaan/kekerasan</embargo>
  <respUnit>Tren kejahatan dibanding satu tahun yang lalu : 4. Penganiayaan/kekerasan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jenis kejahatan yang terjadi setahun terakhir : Tren kejahatan dibanding satu tahun yang lalu : 4. Penganiayaan/kekerasan</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">4272</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>-</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>.</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Menurun</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Sama saja</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <labl>Meningkat</labl>
  </catgry>
  <notes>Rasa aman merupakan salah satu kebutuhan hidup masyarakat yang dapat dijadikan indikator kesejahteraan masyarakat. Salah satu cara untuk mengukur rasa aman masyarakat adalah penelitian korban kejahatan. Semakin banyak anggota masyarakat yang menjadi korban kejahatan berarti makin rendah derajat keamanan yang mereka rasakan dan sebaliknya. Kesulitan ekonomi yang berkepanjangan pada masyarakat, kesulitan memperoleh bahan pangan, kesulitan mencari pekerjaan dan berbagai kesulitan lain diduga dapat meningkatkan tindak kriminalitas pada masyarakat yang berarti pula menyebabkan turunnya derajat keamanan.</notes>
  <txt>Pertanyaan ini dimaksudkan untuk digunakan mengumpulkan informasi kriminalitas pada level desa. Ada tiga pertanyaan yang akan diajukan yaitu tingkat kejahatan setahun terakhir, perlu/ tidaknya upaya peningkatan keamanan dan mutu pelayanan keamanan oleh aparat keamanan.
a. Pencurian dibagi dua yaitu pencurian biasa dan pencurian dengan pemberatan
1. Pencurian biasa adalah pengambilan barang dan atau uang milik orang tanpa sepengetahuan dan seizin yang empunya dengan melawan hukum
2. Pencurian dengan pemberatan adalah perbuatan mengambil barang atau ternak hewan bukan miliknya dengan maksud untuk memilikinya dengan melawan hak.
Kejahatan ini meliputi;
- Pencurian semua jenis binatang yang memamah biak (kerbau, sapi, kambing), binatang yang berkuku satu (kuda, keledai) dan babi;
- Pencurian yang dilakukan pada malam hari (antara matahari terbenam sampai matahari terbit) dalam sebuah rumah atau di sekitar pekarangannya;
- Pencurian oleh dua orang atau lebih bersama-sama;
- Pencurian yang dilakukan oleh seorang dengan cara membongkar, memecah, memanjat, atau dengan jalan memakai kunci palsu, perintah palsu, pakaian atau jabatan palsu agar dapat masuk ke dalam tempat tinggal korban. Juga termasuk dalam kategori ini adalah pencopetan yang dilakukan dengan merusak tas/kantong korban.
b. Penjarahan adalah pencurian pada waktu terjadi kebakaran, banjir, gempa bumi, letusan gunung api, kapal karam, kapal terdampar, kecelakaan kereta api, huru-hara, pemberontakan atau kesengsaraan di masa perang, termasuk penjarahan ketika terjadi huru- hara;
c. Perampokan atau Pencurian dengan kekerasan adalah pencurian barang atau ternak yang didahului, disertai, diikuti dengan kekerasan atau ancaman kekerasan terhadap orang, dengan maksud akan menyiapkan atau memudahkan pencurian itu, memudahkan/memberi kesempatan pelaku melarikan diri atau jika tertangkap basah (kepergok), supaya barang yang dicuri tetap ada di tangan pelaku.
d. Penganiayaan adalah perbuatan dengan sengaja mengakibatkan rusaknya kesehatan orang lain, mulai dari yang tidak menimbulkan halangan bagi korban, luka/cacat, atau menjadi sakit sehingga tidak mampu melakukan kegiatan sehari-hari secara sempurna.
e. Pembakaran adalah perbuatan dengan sengaja membakar sesuatu, misalnya rumah, hutan, mobil dan kapal, yang dapat mendatangkan bahaya bagi barang, jiwa atau badan orang lain.
f. Perkosaan
g. Narkoba
h. Pembunuhan
i. Lainnya yaitu perbuatan-perbuatan yang tidak termasuk di atas.</txt>
</var>
<var ID="V714" name="b17r170552" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="161" EndPos="161" width="1"/>
  <labl>Apakah ada Kasus : 5. Pembakaran</labl>
  <imputation>Apakah ada Kasus : 5. Pembakaran</imputation>
  <security>Apakah ada Kasus : 5. Pembakaran</security>
  <embargo>Apakah ada Kasus : 5. Pembakaran</embargo>
  <respUnit>Apakah ada Kasus : 5. Pembakaran</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jenis kejahatan yang terjadi setahun terakhir : Apakah ada Kasus : 5. Pembakaran</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ya</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <notes>Rasa aman merupakan salah satu kebutuhan hidup masyarakat yang dapat dijadikan indikator kesejahteraan masyarakat. Salah satu cara untuk mengukur rasa aman masyarakat adalah penelitian korban kejahatan. Semakin banyak anggota masyarakat yang menjadi korban kejahatan berarti makin rendah derajat keamanan yang mereka rasakan dan sebaliknya. Kesulitan ekonomi yang berkepanjangan pada masyarakat, kesulitan memperoleh bahan pangan, kesulitan mencari pekerjaan dan berbagai kesulitan lain diduga dapat meningkatkan tindak kriminalitas pada masyarakat yang berarti pula menyebabkan turunnya derajat keamanan.</notes>
  <txt>Pertanyaan ini dimaksudkan untuk digunakan mengumpulkan informasi kriminalitas pada level desa. Ada tiga pertanyaan yang akan diajukan yaitu tingkat kejahatan setahun terakhir, perlu/ tidaknya upaya peningkatan keamanan dan mutu pelayanan keamanan oleh aparat keamanan.
a. Pencurian dibagi dua yaitu pencurian biasa dan pencurian dengan pemberatan
1. Pencurian biasa adalah pengambilan barang dan atau uang milik orang tanpa sepengetahuan dan seizin yang empunya dengan melawan hukum
2. Pencurian dengan pemberatan adalah perbuatan mengambil barang atau ternak hewan bukan miliknya dengan maksud untuk memilikinya dengan melawan hak.
Kejahatan ini meliputi;
- Pencurian semua jenis binatang yang memamah biak (kerbau, sapi, kambing), binatang yang berkuku satu (kuda, keledai) dan babi;
- Pencurian yang dilakukan pada malam hari (antara matahari terbenam sampai matahari terbit) dalam sebuah rumah atau di sekitar pekarangannya;
- Pencurian oleh dua orang atau lebih bersama-sama;
- Pencurian yang dilakukan oleh seorang dengan cara membongkar, memecah, memanjat, atau dengan jalan memakai kunci palsu, perintah palsu, pakaian atau jabatan palsu agar dapat masuk ke dalam tempat tinggal korban. Juga termasuk dalam kategori ini adalah pencopetan yang dilakukan dengan merusak tas/kantong korban.
b. Penjarahan adalah pencurian pada waktu terjadi kebakaran, banjir, gempa bumi, letusan gunung api, kapal karam, kapal terdampar, kecelakaan kereta api, huru-hara, pemberontakan atau kesengsaraan di masa perang, termasuk penjarahan ketika terjadi huru- hara;
c. Perampokan atau Pencurian dengan kekerasan adalah pencurian barang atau ternak yang didahului, disertai, diikuti dengan kekerasan atau ancaman kekerasan terhadap orang, dengan maksud akan menyiapkan atau memudahkan pencurian itu, memudahkan/memberi kesempatan pelaku melarikan diri atau jika tertangkap basah (kepergok), supaya barang yang dicuri tetap ada di tangan pelaku.
d. Penganiayaan adalah perbuatan dengan sengaja mengakibatkan rusaknya kesehatan orang lain, mulai dari yang tidak menimbulkan halangan bagi korban, luka/cacat, atau menjadi sakit sehingga tidak mampu melakukan kegiatan sehari-hari secara sempurna.
e. Pembakaran adalah perbuatan dengan sengaja membakar sesuatu, misalnya rumah, hutan, mobil dan kapal, yang dapat mendatangkan bahaya bagi barang, jiwa atau badan orang lain.
f. Perkosaan
g. Narkoba
h. Pembunuhan
i. Lainnya yaitu perbuatan-perbuatan yang tidak termasuk di atas.</txt>
</var>
<var ID="V715" name="b17r170553" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="162" EndPos="162" width="1"/>
  <labl>Tren kejahatan dibanding satu tahun yang lalu : 5. Pembakaran</labl>
  <imputation>Tren kejahatan dibanding satu tahun yang lalu : 5. Pembakaran</imputation>
  <security>Tren kejahatan dibanding satu tahun yang lalu : 5. Pembakaran</security>
  <embargo>Tren kejahatan dibanding satu tahun yang lalu : 5. Pembakaran</embargo>
  <respUnit>Tren kejahatan dibanding satu tahun yang lalu : 5. Pembakaran</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jenis kejahatan yang terjadi setahun terakhir : Tren kejahatan dibanding satu tahun yang lalu : 5. Pembakaran</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">1490</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>-</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>.</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Menurun</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Sama saja</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <labl>Meningkat</labl>
  </catgry>
  <notes>Rasa aman merupakan salah satu kebutuhan hidup masyarakat yang dapat dijadikan indikator kesejahteraan masyarakat. Salah satu cara untuk mengukur rasa aman masyarakat adalah penelitian korban kejahatan. Semakin banyak anggota masyarakat yang menjadi korban kejahatan berarti makin rendah derajat keamanan yang mereka rasakan dan sebaliknya. Kesulitan ekonomi yang berkepanjangan pada masyarakat, kesulitan memperoleh bahan pangan, kesulitan mencari pekerjaan dan berbagai kesulitan lain diduga dapat meningkatkan tindak kriminalitas pada masyarakat yang berarti pula menyebabkan turunnya derajat keamanan.</notes>
  <txt>Pertanyaan ini dimaksudkan untuk digunakan mengumpulkan informasi kriminalitas pada level desa. Ada tiga pertanyaan yang akan diajukan yaitu tingkat kejahatan setahun terakhir, perlu/ tidaknya upaya peningkatan keamanan dan mutu pelayanan keamanan oleh aparat keamanan.
a. Pencurian dibagi dua yaitu pencurian biasa dan pencurian dengan pemberatan
1. Pencurian biasa adalah pengambilan barang dan atau uang milik orang tanpa sepengetahuan dan seizin yang empunya dengan melawan hukum
2. Pencurian dengan pemberatan adalah perbuatan mengambil barang atau ternak hewan bukan miliknya dengan maksud untuk memilikinya dengan melawan hak.
Kejahatan ini meliputi;
- Pencurian semua jenis binatang yang memamah biak (kerbau, sapi, kambing), binatang yang berkuku satu (kuda, keledai) dan babi;
- Pencurian yang dilakukan pada malam hari (antara matahari terbenam sampai matahari terbit) dalam sebuah rumah atau di sekitar pekarangannya;
- Pencurian oleh dua orang atau lebih bersama-sama;
- Pencurian yang dilakukan oleh seorang dengan cara membongkar, memecah, memanjat, atau dengan jalan memakai kunci palsu, perintah palsu, pakaian atau jabatan palsu agar dapat masuk ke dalam tempat tinggal korban. Juga termasuk dalam kategori ini adalah pencopetan yang dilakukan dengan merusak tas/kantong korban.
b. Penjarahan adalah pencurian pada waktu terjadi kebakaran, banjir, gempa bumi, letusan gunung api, kapal karam, kapal terdampar, kecelakaan kereta api, huru-hara, pemberontakan atau kesengsaraan di masa perang, termasuk penjarahan ketika terjadi huru- hara;
c. Perampokan atau Pencurian dengan kekerasan adalah pencurian barang atau ternak yang didahului, disertai, diikuti dengan kekerasan atau ancaman kekerasan terhadap orang, dengan maksud akan menyiapkan atau memudahkan pencurian itu, memudahkan/memberi kesempatan pelaku melarikan diri atau jika tertangkap basah (kepergok), supaya barang yang dicuri tetap ada di tangan pelaku.
d. Penganiayaan adalah perbuatan dengan sengaja mengakibatkan rusaknya kesehatan orang lain, mulai dari yang tidak menimbulkan halangan bagi korban, luka/cacat, atau menjadi sakit sehingga tidak mampu melakukan kegiatan sehari-hari secara sempurna.
e. Pembakaran adalah perbuatan dengan sengaja membakar sesuatu, misalnya rumah, hutan, mobil dan kapal, yang dapat mendatangkan bahaya bagi barang, jiwa atau badan orang lain.
f. Perkosaan
g. Narkoba
h. Pembunuhan
i. Lainnya yaitu perbuatan-perbuatan yang tidak termasuk di atas.</txt>
</var>
<var ID="V716" name="b17r170562" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="163" EndPos="163" width="1"/>
  <labl>Apakah ada Kasus : 6. Perkosaan</labl>
  <imputation>Apakah ada Kasus : 6. Perkosaan</imputation>
  <security>Apakah ada Kasus : 6. Perkosaan</security>
  <embargo>Apakah ada Kasus : 6. Perkosaan</embargo>
  <respUnit>Apakah ada Kasus : 6. Perkosaan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jenis kejahatan yang terjadi setahun terakhir : Apakah ada Kasus : 6. Perkosaan</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ya</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <notes>Rasa aman merupakan salah satu kebutuhan hidup masyarakat yang dapat dijadikan indikator kesejahteraan masyarakat. Salah satu cara untuk mengukur rasa aman masyarakat adalah penelitian korban kejahatan. Semakin banyak anggota masyarakat yang menjadi korban kejahatan berarti makin rendah derajat keamanan yang mereka rasakan dan sebaliknya. Kesulitan ekonomi yang berkepanjangan pada masyarakat, kesulitan memperoleh bahan pangan, kesulitan mencari pekerjaan dan berbagai kesulitan lain diduga dapat meningkatkan tindak kriminalitas pada masyarakat yang berarti pula menyebabkan turunnya derajat keamanan.</notes>
  <txt>Pertanyaan ini dimaksudkan untuk digunakan mengumpulkan informasi kriminalitas pada level desa. Ada tiga pertanyaan yang akan diajukan yaitu tingkat kejahatan setahun terakhir, perlu/ tidaknya upaya peningkatan keamanan dan mutu pelayanan keamanan oleh aparat keamanan.
a. Pencurian dibagi dua yaitu pencurian biasa dan pencurian dengan pemberatan
1. Pencurian biasa adalah pengambilan barang dan atau uang milik orang tanpa sepengetahuan dan seizin yang empunya dengan melawan hukum
2. Pencurian dengan pemberatan adalah perbuatan mengambil barang atau ternak hewan bukan miliknya dengan maksud untuk memilikinya dengan melawan hak.
Kejahatan ini meliputi;
- Pencurian semua jenis binatang yang memamah biak (kerbau, sapi, kambing), binatang yang berkuku satu (kuda, keledai) dan babi;
- Pencurian yang dilakukan pada malam hari (antara matahari terbenam sampai matahari terbit) dalam sebuah rumah atau di sekitar pekarangannya;
- Pencurian oleh dua orang atau lebih bersama-sama;
- Pencurian yang dilakukan oleh seorang dengan cara membongkar, memecah, memanjat, atau dengan jalan memakai kunci palsu, perintah palsu, pakaian atau jabatan palsu agar dapat masuk ke dalam tempat tinggal korban. Juga termasuk dalam kategori ini adalah pencopetan yang dilakukan dengan merusak tas/kantong korban.
b. Penjarahan adalah pencurian pada waktu terjadi kebakaran, banjir, gempa bumi, letusan gunung api, kapal karam, kapal terdampar, kecelakaan kereta api, huru-hara, pemberontakan atau kesengsaraan di masa perang, termasuk penjarahan ketika terjadi huru- hara;
c. Perampokan atau Pencurian dengan kekerasan adalah pencurian barang atau ternak yang didahului, disertai, diikuti dengan kekerasan atau ancaman kekerasan terhadap orang, dengan maksud akan menyiapkan atau memudahkan pencurian itu, memudahkan/memberi kesempatan pelaku melarikan diri atau jika tertangkap basah (kepergok), supaya barang yang dicuri tetap ada di tangan pelaku.
d. Penganiayaan adalah perbuatan dengan sengaja mengakibatkan rusaknya kesehatan orang lain, mulai dari yang tidak menimbulkan halangan bagi korban, luka/cacat, atau menjadi sakit sehingga tidak mampu melakukan kegiatan sehari-hari secara sempurna.
e. Pembakaran adalah perbuatan dengan sengaja membakar sesuatu, misalnya rumah, hutan, mobil dan kapal, yang dapat mendatangkan bahaya bagi barang, jiwa atau badan orang lain.
f. Perkosaan
g. Narkoba
h. Pembunuhan
i. Lainnya yaitu perbuatan-perbuatan yang tidak termasuk di atas.</txt>
</var>
<var ID="V717" name="b17r170563" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="164" EndPos="164" width="1"/>
  <labl>Tren kejahatan dibanding satu tahun yang lalu : 6. Perkosaan</labl>
  <imputation>Tren kejahatan dibanding satu tahun yang lalu : 6. Perkosaan</imputation>
  <security>Tren kejahatan dibanding satu tahun yang lalu : 6. Perkosaan</security>
  <embargo>Tren kejahatan dibanding satu tahun yang lalu : 6. Perkosaan</embargo>
  <respUnit>Tren kejahatan dibanding satu tahun yang lalu : 6. Perkosaan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jenis kejahatan yang terjadi setahun terakhir : Tren kejahatan dibanding satu tahun yang lalu : 6. Perkosaan</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">1217</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>-</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>.</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Menurun</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Sama saja</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <labl>Meningkat</labl>
  </catgry>
  <notes>Rasa aman merupakan salah satu kebutuhan hidup masyarakat yang dapat dijadikan indikator kesejahteraan masyarakat. Salah satu cara untuk mengukur rasa aman masyarakat adalah penelitian korban kejahatan. Semakin banyak anggota masyarakat yang menjadi korban kejahatan berarti makin rendah derajat keamanan yang mereka rasakan dan sebaliknya. Kesulitan ekonomi yang berkepanjangan pada masyarakat, kesulitan memperoleh bahan pangan, kesulitan mencari pekerjaan dan berbagai kesulitan lain diduga dapat meningkatkan tindak kriminalitas pada masyarakat yang berarti pula menyebabkan turunnya derajat keamanan.</notes>
  <txt>Pertanyaan ini dimaksudkan untuk digunakan mengumpulkan informasi kriminalitas pada level desa. Ada tiga pertanyaan yang akan diajukan yaitu tingkat kejahatan setahun terakhir, perlu/ tidaknya upaya peningkatan keamanan dan mutu pelayanan keamanan oleh aparat keamanan.
a. Pencurian dibagi dua yaitu pencurian biasa dan pencurian dengan pemberatan
1. Pencurian biasa adalah pengambilan barang dan atau uang milik orang tanpa sepengetahuan dan seizin yang empunya dengan melawan hukum
2. Pencurian dengan pemberatan adalah perbuatan mengambil barang atau ternak hewan bukan miliknya dengan maksud untuk memilikinya dengan melawan hak.
Kejahatan ini meliputi;
- Pencurian semua jenis binatang yang memamah biak (kerbau, sapi, kambing), binatang yang berkuku satu (kuda, keledai) dan babi;
- Pencurian yang dilakukan pada malam hari (antara matahari terbenam sampai matahari terbit) dalam sebuah rumah atau di sekitar pekarangannya;
- Pencurian oleh dua orang atau lebih bersama-sama;
- Pencurian yang dilakukan oleh seorang dengan cara membongkar, memecah, memanjat, atau dengan jalan memakai kunci palsu, perintah palsu, pakaian atau jabatan palsu agar dapat masuk ke dalam tempat tinggal korban. Juga termasuk dalam kategori ini adalah pencopetan yang dilakukan dengan merusak tas/kantong korban.
b. Penjarahan adalah pencurian pada waktu terjadi kebakaran, banjir, gempa bumi, letusan gunung api, kapal karam, kapal terdampar, kecelakaan kereta api, huru-hara, pemberontakan atau kesengsaraan di masa perang, termasuk penjarahan ketika terjadi huru- hara;
c. Perampokan atau Pencurian dengan kekerasan adalah pencurian barang atau ternak yang didahului, disertai, diikuti dengan kekerasan atau ancaman kekerasan terhadap orang, dengan maksud akan menyiapkan atau memudahkan pencurian itu, memudahkan/memberi kesempatan pelaku melarikan diri atau jika tertangkap basah (kepergok), supaya barang yang dicuri tetap ada di tangan pelaku.
d. Penganiayaan adalah perbuatan dengan sengaja mengakibatkan rusaknya kesehatan orang lain, mulai dari yang tidak menimbulkan halangan bagi korban, luka/cacat, atau menjadi sakit sehingga tidak mampu melakukan kegiatan sehari-hari secara sempurna.
e. Pembakaran adalah perbuatan dengan sengaja membakar sesuatu, misalnya rumah, hutan, mobil dan kapal, yang dapat mendatangkan bahaya bagi barang, jiwa atau badan orang lain.
f. Perkosaan
g. Narkoba
h. Pembunuhan
i. Lainnya yaitu perbuatan-perbuatan yang tidak termasuk di atas.</txt>
</var>
<var ID="V718" name="b17r170572" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="165" EndPos="165" width="1"/>
  <labl>Apakah ada Kasus : 7. Narkoba</labl>
  <imputation>Apakah ada Kasus : 7. Narkoba</imputation>
  <security>Apakah ada Kasus : 7. Narkoba</security>
  <embargo>Apakah ada Kasus : 7. Narkoba</embargo>
  <respUnit>Apakah ada Kasus : 7. Narkoba</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jenis kejahatan yang terjadi setahun terakhir : Apakah ada Kasus : 7. Narkoba</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ya</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <notes>Rasa aman merupakan salah satu kebutuhan hidup masyarakat yang dapat dijadikan indikator kesejahteraan masyarakat. Salah satu cara untuk mengukur rasa aman masyarakat adalah penelitian korban kejahatan. Semakin banyak anggota masyarakat yang menjadi korban kejahatan berarti makin rendah derajat keamanan yang mereka rasakan dan sebaliknya. Kesulitan ekonomi yang berkepanjangan pada masyarakat, kesulitan memperoleh bahan pangan, kesulitan mencari pekerjaan dan berbagai kesulitan lain diduga dapat meningkatkan tindak kriminalitas pada masyarakat yang berarti pula menyebabkan turunnya derajat keamanan.</notes>
  <txt>Pertanyaan ini dimaksudkan untuk digunakan mengumpulkan informasi kriminalitas pada level desa. Ada tiga pertanyaan yang akan diajukan yaitu tingkat kejahatan setahun terakhir, perlu/ tidaknya upaya peningkatan keamanan dan mutu pelayanan keamanan oleh aparat keamanan.
a. Pencurian dibagi dua yaitu pencurian biasa dan pencurian dengan pemberatan
1. Pencurian biasa adalah pengambilan barang dan atau uang milik orang tanpa sepengetahuan dan seizin yang empunya dengan melawan hukum
2. Pencurian dengan pemberatan adalah perbuatan mengambil barang atau ternak hewan bukan miliknya dengan maksud untuk memilikinya dengan melawan hak.
Kejahatan ini meliputi;
- Pencurian semua jenis binatang yang memamah biak (kerbau, sapi, kambing), binatang yang berkuku satu (kuda, keledai) dan babi;
- Pencurian yang dilakukan pada malam hari (antara matahari terbenam sampai matahari terbit) dalam sebuah rumah atau di sekitar pekarangannya;
- Pencurian oleh dua orang atau lebih bersama-sama;
- Pencurian yang dilakukan oleh seorang dengan cara membongkar, memecah, memanjat, atau dengan jalan memakai kunci palsu, perintah palsu, pakaian atau jabatan palsu agar dapat masuk ke dalam tempat tinggal korban. Juga termasuk dalam kategori ini adalah pencopetan yang dilakukan dengan merusak tas/kantong korban.
b. Penjarahan adalah pencurian pada waktu terjadi kebakaran, banjir, gempa bumi, letusan gunung api, kapal karam, kapal terdampar, kecelakaan kereta api, huru-hara, pemberontakan atau kesengsaraan di masa perang, termasuk penjarahan ketika terjadi huru- hara;
c. Perampokan atau Pencurian dengan kekerasan adalah pencurian barang atau ternak yang didahului, disertai, diikuti dengan kekerasan atau ancaman kekerasan terhadap orang, dengan maksud akan menyiapkan atau memudahkan pencurian itu, memudahkan/memberi kesempatan pelaku melarikan diri atau jika tertangkap basah (kepergok), supaya barang yang dicuri tetap ada di tangan pelaku.
d. Penganiayaan adalah perbuatan dengan sengaja mengakibatkan rusaknya kesehatan orang lain, mulai dari yang tidak menimbulkan halangan bagi korban, luka/cacat, atau menjadi sakit sehingga tidak mampu melakukan kegiatan sehari-hari secara sempurna.
e. Pembakaran adalah perbuatan dengan sengaja membakar sesuatu, misalnya rumah, hutan, mobil dan kapal, yang dapat mendatangkan bahaya bagi barang, jiwa atau badan orang lain.
f. Perkosaan
g. Narkoba
h. Pembunuhan
i. Lainnya yaitu perbuatan-perbuatan yang tidak termasuk di atas.</txt>
</var>
<var ID="V719" name="b17r170573" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="166" EndPos="166" width="1"/>
  <labl>Tren kejahatan dibanding satu tahun yang lalu : 7. Narkoba</labl>
  <imputation>Tren kejahatan dibanding satu tahun yang lalu : 7. Narkoba</imputation>
  <security>Tren kejahatan dibanding satu tahun yang lalu : 7. Narkoba</security>
  <embargo>Tren kejahatan dibanding satu tahun yang lalu : 7. Narkoba</embargo>
  <respUnit>Tren kejahatan dibanding satu tahun yang lalu : 7. Narkoba</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jenis kejahatan yang terjadi setahun terakhir : Tren kejahatan dibanding satu tahun yang lalu : 7. Narkoba</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">2511</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>+</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>-</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>.</catValu>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Menurun</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Sama saja</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <labl>Meningkat</labl>
  </catgry>
  <notes>Rasa aman merupakan salah satu kebutuhan hidup masyarakat yang dapat dijadikan indikator kesejahteraan masyarakat. Salah satu cara untuk mengukur rasa aman masyarakat adalah penelitian korban kejahatan. Semakin banyak anggota masyarakat yang menjadi korban kejahatan berarti makin rendah derajat keamanan yang mereka rasakan dan sebaliknya. Kesulitan ekonomi yang berkepanjangan pada masyarakat, kesulitan memperoleh bahan pangan, kesulitan mencari pekerjaan dan berbagai kesulitan lain diduga dapat meningkatkan tindak kriminalitas pada masyarakat yang berarti pula menyebabkan turunnya derajat keamanan.</notes>
  <txt>Pertanyaan ini dimaksudkan untuk digunakan mengumpulkan informasi kriminalitas pada level desa. Ada tiga pertanyaan yang akan diajukan yaitu tingkat kejahatan setahun terakhir, perlu/ tidaknya upaya peningkatan keamanan dan mutu pelayanan keamanan oleh aparat keamanan.
a. Pencurian dibagi dua yaitu pencurian biasa dan pencurian dengan pemberatan
1. Pencurian biasa adalah pengambilan barang dan atau uang milik orang tanpa sepengetahuan dan seizin yang empunya dengan melawan hukum
2. Pencurian dengan pemberatan adalah perbuatan mengambil barang atau ternak hewan bukan miliknya dengan maksud untuk memilikinya dengan melawan hak.
Kejahatan ini meliputi;
- Pencurian semua jenis binatang yang memamah biak (kerbau, sapi, kambing), binatang yang berkuku satu (kuda, keledai) dan babi;
- Pencurian yang dilakukan pada malam hari (antara matahari terbenam sampai matahari terbit) dalam sebuah rumah atau di sekitar pekarangannya;
- Pencurian oleh dua orang atau lebih bersama-sama;
- Pencurian yang dilakukan oleh seorang dengan cara membongkar, memecah, memanjat, atau dengan jalan memakai kunci palsu, perintah palsu, pakaian atau jabatan palsu agar dapat masuk ke dalam tempat tinggal korban. Juga termasuk dalam kategori ini adalah pencopetan yang dilakukan dengan merusak tas/kantong korban.
b. Penjarahan adalah pencurian pada waktu terjadi kebakaran, banjir, gempa bumi, letusan gunung api, kapal karam, kapal terdampar, kecelakaan kereta api, huru-hara, pemberontakan atau kesengsaraan di masa perang, termasuk penjarahan ketika terjadi huru- hara;
c. Perampokan atau Pencurian dengan kekerasan adalah pencurian barang atau ternak yang didahului, disertai, diikuti dengan kekerasan atau ancaman kekerasan terhadap orang, dengan maksud akan menyiapkan atau memudahkan pencurian itu, memudahkan/memberi kesempatan pelaku melarikan diri atau jika tertangkap basah (kepergok), supaya barang yang dicuri tetap ada di tangan pelaku.
d. Penganiayaan adalah perbuatan dengan sengaja mengakibatkan rusaknya kesehatan orang lain, mulai dari yang tidak menimbulkan halangan bagi korban, luka/cacat, atau menjadi sakit sehingga tidak mampu melakukan kegiatan sehari-hari secara sempurna.
e. Pembakaran adalah perbuatan dengan sengaja membakar sesuatu, misalnya rumah, hutan, mobil dan kapal, yang dapat mendatangkan bahaya bagi barang, jiwa atau badan orang lain.
f. Perkosaan
g. Narkoba
h. Pembunuhan
i. Lainnya yaitu perbuatan-perbuatan yang tidak termasuk di atas.</txt>
</var>
<var ID="V720" name="b17r170582" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="167" EndPos="167" width="1"/>
  <labl>Apakah ada Kasus : 8. Pembunuhan</labl>
  <imputation>Apakah ada Kasus : 8. Pembunuhan</imputation>
  <security>Apakah ada Kasus : 8. Pembunuhan</security>
  <embargo>Apakah ada Kasus : 8. Pembunuhan</embargo>
  <respUnit>Apakah ada Kasus : 8. Pembunuhan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jenis kejahatan yang terjadi setahun terakhir : Apakah ada Kasus : 8. Pembunuhan</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ya</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <notes>Rasa aman merupakan salah satu kebutuhan hidup masyarakat yang dapat dijadikan indikator kesejahteraan masyarakat. Salah satu cara untuk mengukur rasa aman masyarakat adalah penelitian korban kejahatan. Semakin banyak anggota masyarakat yang menjadi korban kejahatan berarti makin rendah derajat keamanan yang mereka rasakan dan sebaliknya. Kesulitan ekonomi yang berkepanjangan pada masyarakat, kesulitan memperoleh bahan pangan, kesulitan mencari pekerjaan dan berbagai kesulitan lain diduga dapat meningkatkan tindak kriminalitas pada masyarakat yang berarti pula menyebabkan turunnya derajat keamanan.</notes>
  <txt>Pertanyaan ini dimaksudkan untuk digunakan mengumpulkan informasi kriminalitas pada level desa. Ada tiga pertanyaan yang akan diajukan yaitu tingkat kejahatan setahun terakhir, perlu/ tidaknya upaya peningkatan keamanan dan mutu pelayanan keamanan oleh aparat keamanan.
a. Pencurian dibagi dua yaitu pencurian biasa dan pencurian dengan pemberatan
1. Pencurian biasa adalah pengambilan barang dan atau uang milik orang tanpa sepengetahuan dan seizin yang empunya dengan melawan hukum
2. Pencurian dengan pemberatan adalah perbuatan mengambil barang atau ternak hewan bukan miliknya dengan maksud untuk memilikinya dengan melawan hak.
Kejahatan ini meliputi;
- Pencurian semua jenis binatang yang memamah biak (kerbau, sapi, kambing), binatang yang berkuku satu (kuda, keledai) dan babi;
- Pencurian yang dilakukan pada malam hari (antara matahari terbenam sampai matahari terbit) dalam sebuah rumah atau di sekitar pekarangannya;
- Pencurian oleh dua orang atau lebih bersama-sama;
- Pencurian yang dilakukan oleh seorang dengan cara membongkar, memecah, memanjat, atau dengan jalan memakai kunci palsu, perintah palsu, pakaian atau jabatan palsu agar dapat masuk ke dalam tempat tinggal korban. Juga termasuk dalam kategori ini adalah pencopetan yang dilakukan dengan merusak tas/kantong korban.
b. Penjarahan adalah pencurian pada waktu terjadi kebakaran, banjir, gempa bumi, letusan gunung api, kapal karam, kapal terdampar, kecelakaan kereta api, huru-hara, pemberontakan atau kesengsaraan di masa perang, termasuk penjarahan ketika terjadi huru- hara;
c. Perampokan atau Pencurian dengan kekerasan adalah pencurian barang atau ternak yang didahului, disertai, diikuti dengan kekerasan atau ancaman kekerasan terhadap orang, dengan maksud akan menyiapkan atau memudahkan pencurian itu, memudahkan/memberi kesempatan pelaku melarikan diri atau jika tertangkap basah (kepergok), supaya barang yang dicuri tetap ada di tangan pelaku.
d. Penganiayaan adalah perbuatan dengan sengaja mengakibatkan rusaknya kesehatan orang lain, mulai dari yang tidak menimbulkan halangan bagi korban, luka/cacat, atau menjadi sakit sehingga tidak mampu melakukan kegiatan sehari-hari secara sempurna.
e. Pembakaran adalah perbuatan dengan sengaja membakar sesuatu, misalnya rumah, hutan, mobil dan kapal, yang dapat mendatangkan bahaya bagi barang, jiwa atau badan orang lain.
f. Perkosaan
g. Narkoba
h. Pembunuhan
i. Lainnya yaitu perbuatan-perbuatan yang tidak termasuk di atas.</txt>
</var>
<var ID="V721" name="b17r170583" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="168" EndPos="168" width="1"/>
  <labl>Tren kejahatan dibanding satu tahun yang lalu : 8. Pembunuhan</labl>
  <imputation>Tren kejahatan dibanding satu tahun yang lalu : 8. Pembunuhan</imputation>
  <security>Tren kejahatan dibanding satu tahun yang lalu : 8. Pembunuhan</security>
  <embargo>Tren kejahatan dibanding satu tahun yang lalu : 8. Pembunuhan</embargo>
  <respUnit>Tren kejahatan dibanding satu tahun yang lalu : 8. Pembunuhan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jenis kejahatan yang terjadi setahun terakhir : Tren kejahatan dibanding satu tahun yang lalu : 8. Pembunuhan</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">2830</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>-</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>.</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Menurun</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Sama saja</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <labl>Meningkat</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>\</catValu>
  </catgry>
  <notes>Rasa aman merupakan salah satu kebutuhan hidup masyarakat yang dapat dijadikan indikator kesejahteraan masyarakat. Salah satu cara untuk mengukur rasa aman masyarakat adalah penelitian korban kejahatan. Semakin banyak anggota masyarakat yang menjadi korban kejahatan berarti makin rendah derajat keamanan yang mereka rasakan dan sebaliknya. Kesulitan ekonomi yang berkepanjangan pada masyarakat, kesulitan memperoleh bahan pangan, kesulitan mencari pekerjaan dan berbagai kesulitan lain diduga dapat meningkatkan tindak kriminalitas pada masyarakat yang berarti pula menyebabkan turunnya derajat keamanan.</notes>
  <txt>Pertanyaan ini dimaksudkan untuk digunakan mengumpulkan informasi kriminalitas pada level desa. Ada tiga pertanyaan yang akan diajukan yaitu tingkat kejahatan setahun terakhir, perlu/ tidaknya upaya peningkatan keamanan dan mutu pelayanan keamanan oleh aparat keamanan.
a. Pencurian dibagi dua yaitu pencurian biasa dan pencurian dengan pemberatan
1. Pencurian biasa adalah pengambilan barang dan atau uang milik orang tanpa sepengetahuan dan seizin yang empunya dengan melawan hukum
2. Pencurian dengan pemberatan adalah perbuatan mengambil barang atau ternak hewan bukan miliknya dengan maksud untuk memilikinya dengan melawan hak.
Kejahatan ini meliputi;
- Pencurian semua jenis binatang yang memamah biak (kerbau, sapi, kambing), binatang yang berkuku satu (kuda, keledai) dan babi;
- Pencurian yang dilakukan pada malam hari (antara matahari terbenam sampai matahari terbit) dalam sebuah rumah atau di sekitar pekarangannya;
- Pencurian oleh dua orang atau lebih bersama-sama;
- Pencurian yang dilakukan oleh seorang dengan cara membongkar, memecah, memanjat, atau dengan jalan memakai kunci palsu, perintah palsu, pakaian atau jabatan palsu agar dapat masuk ke dalam tempat tinggal korban. Juga termasuk dalam kategori ini adalah pencopetan yang dilakukan dengan merusak tas/kantong korban.
b. Penjarahan adalah pencurian pada waktu terjadi kebakaran, banjir, gempa bumi, letusan gunung api, kapal karam, kapal terdampar, kecelakaan kereta api, huru-hara, pemberontakan atau kesengsaraan di masa perang, termasuk penjarahan ketika terjadi huru- hara;
c. Perampokan atau Pencurian dengan kekerasan adalah pencurian barang atau ternak yang didahului, disertai, diikuti dengan kekerasan atau ancaman kekerasan terhadap orang, dengan maksud akan menyiapkan atau memudahkan pencurian itu, memudahkan/memberi kesempatan pelaku melarikan diri atau jika tertangkap basah (kepergok), supaya barang yang dicuri tetap ada di tangan pelaku.
d. Penganiayaan adalah perbuatan dengan sengaja mengakibatkan rusaknya kesehatan orang lain, mulai dari yang tidak menimbulkan halangan bagi korban, luka/cacat, atau menjadi sakit sehingga tidak mampu melakukan kegiatan sehari-hari secara sempurna.
e. Pembakaran adalah perbuatan dengan sengaja membakar sesuatu, misalnya rumah, hutan, mobil dan kapal, yang dapat mendatangkan bahaya bagi barang, jiwa atau badan orang lain.
f. Perkosaan
g. Narkoba
h. Pembunuhan
i. Lainnya yaitu perbuatan-perbuatan yang tidak termasuk di atas.</txt>
</var>
<var ID="V722" name="b17r170592" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="169" EndPos="169" width="1"/>
  <labl>Apakah ada Kasus : 9. Lainnya</labl>
  <imputation>Apakah ada Kasus : 9. Lainnya</imputation>
  <security>Apakah ada Kasus : 9. Lainnya</security>
  <embargo>Apakah ada Kasus : 9. Lainnya</embargo>
  <respUnit>Apakah ada Kasus : 9. Lainnya</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jenis kejahatan yang terjadi setahun terakhir : Apakah ada Kasus : 9. Lainnya</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ya</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
  </catgry>
  <notes>Rasa aman merupakan salah satu kebutuhan hidup masyarakat yang dapat dijadikan indikator kesejahteraan masyarakat. Salah satu cara untuk mengukur rasa aman masyarakat adalah penelitian korban kejahatan. Semakin banyak anggota masyarakat yang menjadi korban kejahatan berarti makin rendah derajat keamanan yang mereka rasakan dan sebaliknya. Kesulitan ekonomi yang berkepanjangan pada masyarakat, kesulitan memperoleh bahan pangan, kesulitan mencari pekerjaan dan berbagai kesulitan lain diduga dapat meningkatkan tindak kriminalitas pada masyarakat yang berarti pula menyebabkan turunnya derajat keamanan.</notes>
  <txt>Pertanyaan ini dimaksudkan untuk digunakan mengumpulkan informasi kriminalitas pada level desa. Ada tiga pertanyaan yang akan diajukan yaitu tingkat kejahatan setahun terakhir, perlu/ tidaknya upaya peningkatan keamanan dan mutu pelayanan keamanan oleh aparat keamanan.
a. Pencurian dibagi dua yaitu pencurian biasa dan pencurian dengan pemberatan
1. Pencurian biasa adalah pengambilan barang dan atau uang milik orang tanpa sepengetahuan dan seizin yang empunya dengan melawan hukum
2. Pencurian dengan pemberatan adalah perbuatan mengambil barang atau ternak hewan bukan miliknya dengan maksud untuk memilikinya dengan melawan hak.
Kejahatan ini meliputi;
- Pencurian semua jenis binatang yang memamah biak (kerbau, sapi, kambing), binatang yang berkuku satu (kuda, keledai) dan babi;
- Pencurian yang dilakukan pada malam hari (antara matahari terbenam sampai matahari terbit) dalam sebuah rumah atau di sekitar pekarangannya;
- Pencurian oleh dua orang atau lebih bersama-sama;
- Pencurian yang dilakukan oleh seorang dengan cara membongkar, memecah, memanjat, atau dengan jalan memakai kunci palsu, perintah palsu, pakaian atau jabatan palsu agar dapat masuk ke dalam tempat tinggal korban. Juga termasuk dalam kategori ini adalah pencopetan yang dilakukan dengan merusak tas/kantong korban.
b. Penjarahan adalah pencurian pada waktu terjadi kebakaran, banjir, gempa bumi, letusan gunung api, kapal karam, kapal terdampar, kecelakaan kereta api, huru-hara, pemberontakan atau kesengsaraan di masa perang, termasuk penjarahan ketika terjadi huru- hara;
c. Perampokan atau Pencurian dengan kekerasan adalah pencurian barang atau ternak yang didahului, disertai, diikuti dengan kekerasan atau ancaman kekerasan terhadap orang, dengan maksud akan menyiapkan atau memudahkan pencurian itu, memudahkan/memberi kesempatan pelaku melarikan diri atau jika tertangkap basah (kepergok), supaya barang yang dicuri tetap ada di tangan pelaku.
d. Penganiayaan adalah perbuatan dengan sengaja mengakibatkan rusaknya kesehatan orang lain, mulai dari yang tidak menimbulkan halangan bagi korban, luka/cacat, atau menjadi sakit sehingga tidak mampu melakukan kegiatan sehari-hari secara sempurna.
e. Pembakaran adalah perbuatan dengan sengaja membakar sesuatu, misalnya rumah, hutan, mobil dan kapal, yang dapat mendatangkan bahaya bagi barang, jiwa atau badan orang lain.
f. Perkosaan
g. Narkoba
h. Pembunuhan
i. Lainnya yaitu perbuatan-perbuatan yang tidak termasuk di atas.</txt>
</var>
<var ID="V723" name="b17r170593" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="170" EndPos="170" width="1"/>
  <labl>Tren kejahatan dibanding satu tahun yang lalu : 9. Lainnya</labl>
  <imputation>Tren kejahatan dibanding satu tahun yang lalu : 9. Lainnya</imputation>
  <security>Tren kejahatan dibanding satu tahun yang lalu : 9. Lainnya</security>
  <embargo>Tren kejahatan dibanding satu tahun yang lalu : 9. Lainnya</embargo>
  <respUnit>Tren kejahatan dibanding satu tahun yang lalu : 9. Lainnya</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jenis kejahatan yang terjadi setahun terakhir : Tren kejahatan dibanding satu tahun yang lalu : 9. Lainnya</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">1796</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>-</catValu>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>.</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Menurun</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Sama saja</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <labl>Meningkat</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>~</catValu>
  </catgry>
  <notes>Rasa aman merupakan salah satu kebutuhan hidup masyarakat yang dapat dijadikan indikator kesejahteraan masyarakat. Salah satu cara untuk mengukur rasa aman masyarakat adalah penelitian korban kejahatan. Semakin banyak anggota masyarakat yang menjadi korban kejahatan berarti makin rendah derajat keamanan yang mereka rasakan dan sebaliknya. Kesulitan ekonomi yang berkepanjangan pada masyarakat, kesulitan memperoleh bahan pangan, kesulitan mencari pekerjaan dan berbagai kesulitan lain diduga dapat meningkatkan tindak kriminalitas pada masyarakat yang berarti pula menyebabkan turunnya derajat keamanan.</notes>
  <txt>Pertanyaan ini dimaksudkan untuk digunakan mengumpulkan informasi kriminalitas pada level desa. Ada tiga pertanyaan yang akan diajukan yaitu tingkat kejahatan setahun terakhir, perlu/ tidaknya upaya peningkatan keamanan dan mutu pelayanan keamanan oleh aparat keamanan.
a. Pencurian dibagi dua yaitu pencurian biasa dan pencurian dengan pemberatan
1. Pencurian biasa adalah pengambilan barang dan atau uang milik orang tanpa sepengetahuan dan seizin yang empunya dengan melawan hukum
2. Pencurian dengan pemberatan adalah perbuatan mengambil barang atau ternak hewan bukan miliknya dengan maksud untuk memilikinya dengan melawan hak.
Kejahatan ini meliputi;
- Pencurian semua jenis binatang yang memamah biak (kerbau, sapi, kambing), binatang yang berkuku satu (kuda, keledai) dan babi;
- Pencurian yang dilakukan pada malam hari (antara matahari terbenam sampai matahari terbit) dalam sebuah rumah atau di sekitar pekarangannya;
- Pencurian oleh dua orang atau lebih bersama-sama;
- Pencurian yang dilakukan oleh seorang dengan cara membongkar, memecah, memanjat, atau dengan jalan memakai kunci palsu, perintah palsu, pakaian atau jabatan palsu agar dapat masuk ke dalam tempat tinggal korban. Juga termasuk dalam kategori ini adalah pencopetan yang dilakukan dengan merusak tas/kantong korban.
b. Penjarahan adalah pencurian pada waktu terjadi kebakaran, banjir, gempa bumi, letusan gunung api, kapal karam, kapal terdampar, kecelakaan kereta api, huru-hara, pemberontakan atau kesengsaraan di masa perang, termasuk penjarahan ketika terjadi huru- hara;
c. Perampokan atau Pencurian dengan kekerasan adalah pencurian barang atau ternak yang didahului, disertai, diikuti dengan kekerasan atau ancaman kekerasan terhadap orang, dengan maksud akan menyiapkan atau memudahkan pencurian itu, memudahkan/memberi kesempatan pelaku melarikan diri atau jika tertangkap basah (kepergok), supaya barang yang dicuri tetap ada di tangan pelaku.
d. Penganiayaan adalah perbuatan dengan sengaja mengakibatkan rusaknya kesehatan orang lain, mulai dari yang tidak menimbulkan halangan bagi korban, luka/cacat, atau menjadi sakit sehingga tidak mampu melakukan kegiatan sehari-hari secara sempurna.
e. Pembakaran adalah perbuatan dengan sengaja membakar sesuatu, misalnya rumah, hutan, mobil dan kapal, yang dapat mendatangkan bahaya bagi barang, jiwa atau badan orang lain.
f. Perkosaan
g. Narkoba
h. Pembunuhan
i. Lainnya yaitu perbuatan-perbuatan yang tidak termasuk di atas.</txt>
</var>
<var ID="V724" name="b17r1706" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="171" EndPos="171" width="1"/>
  <labl>Apakah ada penduduk yang bunuh diri setahun terakhir</labl>
  <imputation>Apakah ada penduduk yang bunuh diri setahun terakhir</imputation>
  <security>Apakah ada penduduk yang bunuh diri setahun terakhir</security>
  <embargo>Apakah ada penduduk yang bunuh diri setahun terakhir</embargo>
  <respUnit>Apakah ada penduduk yang bunuh diri setahun terakhir</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Apakah ada penduduk yang bunuh diri setahun terakhir</qstnLit>
    <postQTxt>Jika jawabannya TIDAK (2), maka pertanyaan dilanjutkan ke P1707</postQTxt>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68808</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ya</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <notes>Rasa aman merupakan salah satu kebutuhan hidup masyarakat yang dapat dijadikan indikator kesejahteraan masyarakat. Salah satu cara untuk mengukur rasa aman masyarakat adalah penelitian korban kejahatan. Semakin banyak anggota masyarakat yang menjadi korban kejahatan berarti makin rendah derajat keamanan yang mereka rasakan dan sebaliknya. Kesulitan ekonomi yang berkepanjangan pada masyarakat, kesulitan memperoleh bahan pangan, kesulitan mencari pekerjaan dan berbagai kesulitan lain diduga dapat meningkatkan tindak kriminalitas pada masyarakat yang berarti pula menyebabkan turunnya derajat keamanan.</notes>
  <txt>Bunuh diri adalah perbuatan dengan sengaja membunuh diri sendiri atau menghilangkan nyawa sendiri atas kemauan sendiri atau karena bujukan, rayuan, dan hasutan.</txt>
</var>
<var ID="V725" name="b17r1706a2" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="172" EndPos="172" width="1"/>
  <labl>Laki-Laki : a. Anak–anak</labl>
  <imputation>Laki-Laki : a. Anak–anak</imputation>
  <security>Laki-Laki : a. Anak–anak</security>
  <embargo>Laki-Laki : a. Anak–anak</embargo>
  <respUnit>Laki-Laki : a. Anak–anak</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Apakah ada penduduk yang bunuh diri setahun terakhir : Laki-Laki : a. Anak–anak</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">2</sumStat>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="min"/>
  </catgry>
  <notes>Rasa aman merupakan salah satu kebutuhan hidup masyarakat yang dapat dijadikan indikator kesejahteraan masyarakat. Salah satu cara untuk mengukur rasa aman masyarakat adalah penelitian korban kejahatan. Semakin banyak anggota masyarakat yang menjadi korban kejahatan berarti makin rendah derajat keamanan yang mereka rasakan dan sebaliknya. Kesulitan ekonomi yang berkepanjangan pada masyarakat, kesulitan memperoleh bahan pangan, kesulitan mencari pekerjaan dan berbagai kesulitan lain diduga dapat meningkatkan tindak kriminalitas pada masyarakat yang berarti pula menyebabkan turunnya derajat keamanan.</notes>
  <txt>Bunuh diri adalah perbuatan dengan sengaja membunuh diri sendiri atau menghilangkan nyawa sendiri atas kemauan sendiri atau karena bujukan, rayuan, dan hasutan.</txt>
</var>
<var ID="V726" name="b17r1706a3" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="173" EndPos="173" width="1"/>
  <labl>Perempuan : a. Anak–anak</labl>
  <imputation>Perempuan : a. Anak–anak</imputation>
  <security>Perempuan : a. Anak–anak</security>
  <embargo>Perempuan : a. Anak–anak</embargo>
  <respUnit>Perempuan : a. Anak–anak</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Apakah ada penduduk yang bunuh diri setahun terakhir : Perempuan : a. Anak–anak</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">2</sumStat>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="min"/>
  </catgry>
  <notes>Rasa aman merupakan salah satu kebutuhan hidup masyarakat yang dapat dijadikan indikator kesejahteraan masyarakat. Salah satu cara untuk mengukur rasa aman masyarakat adalah penelitian korban kejahatan. Semakin banyak anggota masyarakat yang menjadi korban kejahatan berarti makin rendah derajat keamanan yang mereka rasakan dan sebaliknya. Kesulitan ekonomi yang berkepanjangan pada masyarakat, kesulitan memperoleh bahan pangan, kesulitan mencari pekerjaan dan berbagai kesulitan lain diduga dapat meningkatkan tindak kriminalitas pada masyarakat yang berarti pula menyebabkan turunnya derajat keamanan.</notes>
  <txt>Bunuh diri adalah perbuatan dengan sengaja membunuh diri sendiri atau menghilangkan nyawa sendiri atas kemauan sendiri atau karena bujukan, rayuan, dan hasutan.</txt>
</var>
<var ID="V727" name="b17r1706b2" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="174" EndPos="174" width="1"/>
  <labl>Laki-Laki : b. Remaja</labl>
  <imputation>Laki-Laki : b. Remaja</imputation>
  <security>Laki-Laki : b. Remaja</security>
  <embargo>Laki-Laki : b. Remaja</embargo>
  <respUnit>Laki-Laki : b. Remaja</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Apakah ada penduduk yang bunuh diri setahun terakhir : Laki-Laki : b. Remaja</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">6</sumStat>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="min"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <catStat type="max"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
  </catgry>
  <notes>Rasa aman merupakan salah satu kebutuhan hidup masyarakat yang dapat dijadikan indikator kesejahteraan masyarakat. Salah satu cara untuk mengukur rasa aman masyarakat adalah penelitian korban kejahatan. Semakin banyak anggota masyarakat yang menjadi korban kejahatan berarti makin rendah derajat keamanan yang mereka rasakan dan sebaliknya. Kesulitan ekonomi yang berkepanjangan pada masyarakat, kesulitan memperoleh bahan pangan, kesulitan mencari pekerjaan dan berbagai kesulitan lain diduga dapat meningkatkan tindak kriminalitas pada masyarakat yang berarti pula menyebabkan turunnya derajat keamanan.</notes>
  <txt>Bunuh diri adalah perbuatan dengan sengaja membunuh diri sendiri atau menghilangkan nyawa sendiri atas kemauan sendiri atau karena bujukan, rayuan, dan hasutan.</txt>
</var>
<var ID="V728" name="b17r1706b3" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="175" EndPos="175" width="1"/>
  <labl>Perempuan : b. Remaja</labl>
  <imputation>Perempuan : b. Remaja</imputation>
  <security>Perempuan : b. Remaja</security>
  <embargo>Perempuan : b. Remaja</embargo>
  <respUnit>Perempuan : b. Remaja</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Apakah ada penduduk yang bunuh diri setahun terakhir : Perempuan : b. Remaja</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">3</sumStat>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="min"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <catStat type="max"/>
  </catgry>
  <notes>Rasa aman merupakan salah satu kebutuhan hidup masyarakat yang dapat dijadikan indikator kesejahteraan masyarakat. Salah satu cara untuk mengukur rasa aman masyarakat adalah penelitian korban kejahatan. Semakin banyak anggota masyarakat yang menjadi korban kejahatan berarti makin rendah derajat keamanan yang mereka rasakan dan sebaliknya. Kesulitan ekonomi yang berkepanjangan pada masyarakat, kesulitan memperoleh bahan pangan, kesulitan mencari pekerjaan dan berbagai kesulitan lain diduga dapat meningkatkan tindak kriminalitas pada masyarakat yang berarti pula menyebabkan turunnya derajat keamanan.</notes>
  <txt>Bunuh diri adalah perbuatan dengan sengaja membunuh diri sendiri atau menghilangkan nyawa sendiri atas kemauan sendiri atau karena bujukan, rayuan, dan hasutan.</txt>
</var>
<var ID="V729" name="b17r1706c2" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="176" EndPos="176" width="1"/>
  <labl>Laki-Laki : c. Dewasa</labl>
  <imputation>Laki-Laki : c. Dewasa</imputation>
  <security>Laki-Laki : c. Dewasa</security>
  <embargo>Laki-Laki : c. Dewasa</embargo>
  <respUnit>Laki-Laki : c. Dewasa</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Apakah ada penduduk yang bunuh diri setahun terakhir : Laki-Laki : c. Dewasa</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">3</sumStat>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="min"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <catStat type="max"/>
  </catgry>
  <notes>Rasa aman merupakan salah satu kebutuhan hidup masyarakat yang dapat dijadikan indikator kesejahteraan masyarakat. Salah satu cara untuk mengukur rasa aman masyarakat adalah penelitian korban kejahatan. Semakin banyak anggota masyarakat yang menjadi korban kejahatan berarti makin rendah derajat keamanan yang mereka rasakan dan sebaliknya. Kesulitan ekonomi yang berkepanjangan pada masyarakat, kesulitan memperoleh bahan pangan, kesulitan mencari pekerjaan dan berbagai kesulitan lain diduga dapat meningkatkan tindak kriminalitas pada masyarakat yang berarti pula menyebabkan turunnya derajat keamanan.</notes>
  <txt>Bunuh diri adalah perbuatan dengan sengaja membunuh diri sendiri atau menghilangkan nyawa sendiri atas kemauan sendiri atau karena bujukan, rayuan, dan hasutan.</txt>
</var>
<var ID="V730" name="b17r1706c3" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="177" EndPos="177" width="1"/>
  <labl>Perempuan : c. Dewasa</labl>
  <imputation>Perempuan : c. Dewasa</imputation>
  <security>Perempuan : c. Dewasa</security>
  <embargo>Perempuan : c. Dewasa</embargo>
  <respUnit>Perempuan : c. Dewasa</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Apakah ada penduduk yang bunuh diri setahun terakhir : Perempuan : c. Dewasa</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">3</sumStat>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <catStat type="min"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <catStat type="max"/>
  </catgry>
  <notes>Rasa aman merupakan salah satu kebutuhan hidup masyarakat yang dapat dijadikan indikator kesejahteraan masyarakat. Salah satu cara untuk mengukur rasa aman masyarakat adalah penelitian korban kejahatan. Semakin banyak anggota masyarakat yang menjadi korban kejahatan berarti makin rendah derajat keamanan yang mereka rasakan dan sebaliknya. Kesulitan ekonomi yang berkepanjangan pada masyarakat, kesulitan memperoleh bahan pangan, kesulitan mencari pekerjaan dan berbagai kesulitan lain diduga dapat meningkatkan tindak kriminalitas pada masyarakat yang berarti pula menyebabkan turunnya derajat keamanan.</notes>
  <txt>Bunuh diri adalah perbuatan dengan sengaja membunuh diri sendiri atau menghilangkan nyawa sendiri atas kemauan sendiri atau karena bujukan, rayuan, dan hasutan.</txt>
</var>
<var ID="V731" name="b17r1707a" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="178" EndPos="178" width="1"/>
  <labl>a. Membangun pos keamanan lingkungan</labl>
  <imputation>a. Membangun pos keamanan lingkungan</imputation>
  <security>a. Membangun pos keamanan lingkungan</security>
  <embargo>a. Membangun pos keamanan lingkungan</embargo>
  <respUnit>a. Membangun pos keamanan lingkungan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Upaya warga menjaga keamanan selama setahun terakhir : a. Membangun pos keamanan lingkungan</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ya</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <notes>Rasa aman merupakan salah satu kebutuhan hidup masyarakat yang dapat dijadikan indikator kesejahteraan masyarakat. Salah satu cara untuk mengukur rasa aman masyarakat adalah penelitian korban kejahatan. Semakin banyak anggota masyarakat yang menjadi korban kejahatan berarti makin rendah derajat keamanan yang mereka rasakan dan sebaliknya. Kesulitan ekonomi yang berkepanjangan pada masyarakat, kesulitan memperoleh bahan pangan, kesulitan mencari pekerjaan dan berbagai kesulitan lain diduga dapat meningkatkan tindak kriminalitas pada masyarakat yang berarti pula menyebabkan turunnya derajat keamanan.</notes>
  <txt>Pertanyaan ini digunakan untuk melihat upaya-upaya yang dilakukan warga desa/kelurahan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Pos Keamanan Lingkungan adalah kegiatan ronda malam yang dilakukan oleh masyarakat/ warga setempat yang dikoordinir oleh aparat desa untuk keamanan semua penduduk.</txt>
</var>
<var ID="V732" name="b17r1707b" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="179" EndPos="179" width="1"/>
  <labl>b. Membentuk regu penjaga keamanan lingkungan</labl>
  <imputation>b. Membentuk regu penjaga keamanan lingkungan</imputation>
  <security>b. Membentuk regu penjaga keamanan lingkungan</security>
  <embargo>b. Membentuk regu penjaga keamanan lingkungan</embargo>
  <respUnit>b. Membentuk regu penjaga keamanan lingkungan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Upaya warga menjaga keamanan selama setahun terakhir : b. Membentuk regu penjaga keamanan lingkungan</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ya</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <notes>Rasa aman merupakan salah satu kebutuhan hidup masyarakat yang dapat dijadikan indikator kesejahteraan masyarakat. Salah satu cara untuk mengukur rasa aman masyarakat adalah penelitian korban kejahatan. Semakin banyak anggota masyarakat yang menjadi korban kejahatan berarti makin rendah derajat keamanan yang mereka rasakan dan sebaliknya. Kesulitan ekonomi yang berkepanjangan pada masyarakat, kesulitan memperoleh bahan pangan, kesulitan mencari pekerjaan dan berbagai kesulitan lain diduga dapat meningkatkan tindak kriminalitas pada masyarakat yang berarti pula menyebabkan turunnya derajat keamanan.</notes>
  <txt>Pertanyaan ini digunakan untuk melihat upaya-upaya yang dilakukan warga desa/kelurahan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Pos Keamanan Lingkungan adalah kegiatan ronda malam yang dilakukan oleh masyarakat/ warga setempat yang dikoordinir oleh aparat desa untuk keamanan semua penduduk.</txt>
</var>
<var ID="V733" name="b17r1707c" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="180" EndPos="180" width="1"/>
  <labl>c. Menambah jumlah anggota hansip</labl>
  <imputation>c. Menambah jumlah anggota hansip</imputation>
  <security>c. Menambah jumlah anggota hansip</security>
  <embargo>c. Menambah jumlah anggota hansip</embargo>
  <respUnit>c. Menambah jumlah anggota hansip</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Upaya warga menjaga keamanan selama setahun terakhir : c. Menambah jumlah anggota hansip</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ya</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <notes>Rasa aman merupakan salah satu kebutuhan hidup masyarakat yang dapat dijadikan indikator kesejahteraan masyarakat. Salah satu cara untuk mengukur rasa aman masyarakat adalah penelitian korban kejahatan. Semakin banyak anggota masyarakat yang menjadi korban kejahatan berarti makin rendah derajat keamanan yang mereka rasakan dan sebaliknya. Kesulitan ekonomi yang berkepanjangan pada masyarakat, kesulitan memperoleh bahan pangan, kesulitan mencari pekerjaan dan berbagai kesulitan lain diduga dapat meningkatkan tindak kriminalitas pada masyarakat yang berarti pula menyebabkan turunnya derajat keamanan.</notes>
  <txt>Pertanyaan ini digunakan untuk melihat upaya-upaya yang dilakukan warga desa/kelurahan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Pos Keamanan Lingkungan adalah kegiatan ronda malam yang dilakukan oleh masyarakat/ warga setempat yang dikoordinir oleh aparat desa untuk keamanan semua penduduk.</txt>
</var>
<var ID="V734" name="b17r1707d" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="181" EndPos="181" width="1"/>
  <labl>d. Memeriksa setiap orang asing yang masuk</labl>
  <imputation>d. Memeriksa setiap orang asing yang masuk</imputation>
  <security>d. Memeriksa setiap orang asing yang masuk</security>
  <embargo>d. Memeriksa setiap orang asing yang masuk</embargo>
  <respUnit>d. Memeriksa setiap orang asing yang masuk</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Upaya warga menjaga keamanan selama setahun terakhir : d. Memeriksa setiap orang asing yang masuk</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ya</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <notes>Rasa aman merupakan salah satu kebutuhan hidup masyarakat yang dapat dijadikan indikator kesejahteraan masyarakat. Salah satu cara untuk mengukur rasa aman masyarakat adalah penelitian korban kejahatan. Semakin banyak anggota masyarakat yang menjadi korban kejahatan berarti makin rendah derajat keamanan yang mereka rasakan dan sebaliknya. Kesulitan ekonomi yang berkepanjangan pada masyarakat, kesulitan memperoleh bahan pangan, kesulitan mencari pekerjaan dan berbagai kesulitan lain diduga dapat meningkatkan tindak kriminalitas pada masyarakat yang berarti pula menyebabkan turunnya derajat keamanan.</notes>
  <txt>Pertanyaan ini digunakan untuk melihat upaya-upaya yang dilakukan warga desa/kelurahan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Pos Keamanan Lingkungan adalah kegiatan ronda malam yang dilakukan oleh masyarakat/ warga setempat yang dikoordinir oleh aparat desa untuk keamanan semua penduduk.</txt>
</var>
<var ID="V735" name="b17r1707e" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="182" EndPos="182" width="1"/>
  <labl>e. Lainnya</labl>
  <imputation>e. Lainnya</imputation>
  <security>e. Lainnya</security>
  <embargo>e. Lainnya</embargo>
  <respUnit>e. Lainnya</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Upaya warga menjaga keamanan selama setahun terakhir : e. Lainnya</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ya</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
  </catgry>
  <notes>Rasa aman merupakan salah satu kebutuhan hidup masyarakat yang dapat dijadikan indikator kesejahteraan masyarakat. Salah satu cara untuk mengukur rasa aman masyarakat adalah penelitian korban kejahatan. Semakin banyak anggota masyarakat yang menjadi korban kejahatan berarti makin rendah derajat keamanan yang mereka rasakan dan sebaliknya. Kesulitan ekonomi yang berkepanjangan pada masyarakat, kesulitan memperoleh bahan pangan, kesulitan mencari pekerjaan dan berbagai kesulitan lain diduga dapat meningkatkan tindak kriminalitas pada masyarakat yang berarti pula menyebabkan turunnya derajat keamanan.</notes>
  <txt>Pertanyaan ini digunakan untuk melihat upaya-upaya yang dilakukan warga desa/kelurahan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Pos Keamanan Lingkungan adalah kegiatan ronda malam yang dilakukan oleh masyarakat/ warga setempat yang dikoordinir oleh aparat desa untuk keamanan semua penduduk.</txt>
</var>
<var ID="V736" name="b17r1708a2" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="183" EndPos="183" width="1"/>
  <labl>a. Pos hansip/kamling</labl>
  <imputation>a. Pos hansip/kamling</imputation>
  <security>a. Pos hansip/kamling</security>
  <embargo>a. Pos hansip/kamling</embargo>
  <respUnit>a. Pos hansip/kamling</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Sarana keamanan lingkungan (kamling) : a. Pos hansip/kamling</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68815</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak ada</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <notes>Rasa aman merupakan salah satu kebutuhan hidup masyarakat yang dapat dijadikan indikator kesejahteraan masyarakat. Salah satu cara untuk mengukur rasa aman masyarakat adalah penelitian korban kejahatan. Semakin banyak anggota masyarakat yang menjadi korban kejahatan berarti makin rendah derajat keamanan yang mereka rasakan dan sebaliknya. Kesulitan ekonomi yang berkepanjangan pada masyarakat, kesulitan memperoleh bahan pangan, kesulitan mencari pekerjaan dan berbagai kesulitan lain diduga dapat meningkatkan tindak kriminalitas pada masyarakat yang berarti pula menyebabkan turunnya derajat keamanan.</notes>
  <txt>Pos Polisi adalah tempat polisi menjaga kamtibmas wilayah sekitar, biasanya hanya beberapa personil.
Polsek adalah Kepolisian Sektor yang wilayahnya meliputi satu kecamatan.</txt>
</var>
<var ID="V737" name="b17r1708a3" files="F4" intrvl="contin">
  <location StartPos="184" EndPos="186" width="3"/>
  <labl>Jarak terdekat (km) : a. Pos hansip/kamling</labl>
  <imputation>Jarak terdekat (km) : a. Pos hansip/kamling</imputation>
  <security>Jarak terdekat (km) : a. Pos hansip/kamling</security>
  <embargo>Jarak terdekat (km) : a. Pos hansip/kamling</embargo>
  <respUnit>Jarak terdekat (km) : a. Pos hansip/kamling</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika "Tidak ada"</preQTxt>
    <qstnLit>Sarana keamanan lingkungan (kamling) :</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">100</sumStat>
  <notes>Rasa aman merupakan salah satu kebutuhan hidup masyarakat yang dapat dijadikan indikator kesejahteraan masyarakat. Salah satu cara untuk mengukur rasa aman masyarakat adalah penelitian korban kejahatan. Semakin banyak anggota masyarakat yang menjadi korban kejahatan berarti makin rendah derajat keamanan yang mereka rasakan dan sebaliknya. Kesulitan ekonomi yang berkepanjangan pada masyarakat, kesulitan memperoleh bahan pangan, kesulitan mencari pekerjaan dan berbagai kesulitan lain diduga dapat meningkatkan tindak kriminalitas pada masyarakat yang berarti pula menyebabkan turunnya derajat keamanan.</notes>
  <txt>Pos Polisi adalah tempat polisi menjaga kamtibmas wilayah sekitar, biasanya hanya beberapa personil.
Polsek adalah Kepolisian Sektor yang wilayahnya meliputi satu kecamatan.</txt>
</var>
<var ID="V738" name="b17r1708a4" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="187" EndPos="187" width="1"/>
  <labl>Kemudahan untuk mencapai : a. Pos hansip/kamling</labl>
  <imputation>Kemudahan untuk mencapai : a. Pos hansip/kamling</imputation>
  <security>Kemudahan untuk mencapai : a. Pos hansip/kamling</security>
  <embargo>Kemudahan untuk mencapai : a. Pos hansip/kamling</embargo>
  <respUnit>Kemudahan untuk mencapai : a. Pos hansip/kamling</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika "Tidak ada"</preQTxt>
    <qstnLit>Sarana keamanan lingkungan (kamling) :</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">10304</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Sangat mudah</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Mudah</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <labl>Sulit</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
    <labl>Sangat sulit</labl>
  </catgry>
  <notes>Rasa aman merupakan salah satu kebutuhan hidup masyarakat yang dapat dijadikan indikator kesejahteraan masyarakat. Salah satu cara untuk mengukur rasa aman masyarakat adalah penelitian korban kejahatan. Semakin banyak anggota masyarakat yang menjadi korban kejahatan berarti makin rendah derajat keamanan yang mereka rasakan dan sebaliknya. Kesulitan ekonomi yang berkepanjangan pada masyarakat, kesulitan memperoleh bahan pangan, kesulitan mencari pekerjaan dan berbagai kesulitan lain diduga dapat meningkatkan tindak kriminalitas pada masyarakat yang berarti pula menyebabkan turunnya derajat keamanan.</notes>
  <txt>Pos Polisi adalah tempat polisi menjaga kamtibmas wilayah sekitar, biasanya hanya beberapa personil.
Polsek adalah Kepolisian Sektor yang wilayahnya meliputi satu kecamatan.</txt>
</var>
<var ID="V739" name="b17r1708b2" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="188" EndPos="188" width="1"/>
  <labl>b. Pos polisi</labl>
  <imputation>b. Pos polisi</imputation>
  <security>b. Pos polisi</security>
  <embargo>b. Pos polisi</embargo>
  <respUnit>b. Pos polisi</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Sarana keamanan lingkungan (kamling) :</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak ada</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <notes>Rasa aman merupakan salah satu kebutuhan hidup masyarakat yang dapat dijadikan indikator kesejahteraan masyarakat. Salah satu cara untuk mengukur rasa aman masyarakat adalah penelitian korban kejahatan. Semakin banyak anggota masyarakat yang menjadi korban kejahatan berarti makin rendah derajat keamanan yang mereka rasakan dan sebaliknya. Kesulitan ekonomi yang berkepanjangan pada masyarakat, kesulitan memperoleh bahan pangan, kesulitan mencari pekerjaan dan berbagai kesulitan lain diduga dapat meningkatkan tindak kriminalitas pada masyarakat yang berarti pula menyebabkan turunnya derajat keamanan.</notes>
  <txt>Pos Polisi adalah tempat polisi menjaga kamtibmas wilayah sekitar, biasanya hanya beberapa personil.
Polsek adalah Kepolisian Sektor yang wilayahnya meliputi satu kecamatan.</txt>
</var>
<var ID="V740" name="b17r1708b3" files="F4" intrvl="contin">
  <location StartPos="189" EndPos="191" width="3"/>
  <labl>Jarak terdekat (km) : b. Pos polisi</labl>
  <imputation>Jarak terdekat (km) : b. Pos polisi</imputation>
  <security>Jarak terdekat (km) : b. Pos polisi</security>
  <embargo>Jarak terdekat (km) : b. Pos polisi</embargo>
  <respUnit>Jarak terdekat (km) : b. Pos polisi</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika "Tidak ada"</preQTxt>
    <qstnLit>Sarana keamanan lingkungan (kamling) :</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">100</sumStat>
  <notes>Rasa aman merupakan salah satu kebutuhan hidup masyarakat yang dapat dijadikan indikator kesejahteraan masyarakat. Salah satu cara untuk mengukur rasa aman masyarakat adalah penelitian korban kejahatan. Semakin banyak anggota masyarakat yang menjadi korban kejahatan berarti makin rendah derajat keamanan yang mereka rasakan dan sebaliknya. Kesulitan ekonomi yang berkepanjangan pada masyarakat, kesulitan memperoleh bahan pangan, kesulitan mencari pekerjaan dan berbagai kesulitan lain diduga dapat meningkatkan tindak kriminalitas pada masyarakat yang berarti pula menyebabkan turunnya derajat keamanan.</notes>
  <txt>Pos Polisi adalah tempat polisi menjaga kamtibmas wilayah sekitar, biasanya hanya beberapa personil.
Polsek adalah Kepolisian Sektor yang wilayahnya meliputi satu kecamatan.</txt>
</var>
<var ID="V741" name="b17r1708b4" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="192" EndPos="192" width="1"/>
  <labl>Kemudahan untuk mencapai : b. Pos polisi</labl>
  <imputation>Kemudahan untuk mencapai : b. Pos polisi</imputation>
  <security>Kemudahan untuk mencapai : b. Pos polisi</security>
  <embargo>Kemudahan untuk mencapai : b. Pos polisi</embargo>
  <respUnit>Kemudahan untuk mencapai : b. Pos polisi</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika "Tidak ada"</preQTxt>
    <qstnLit>Sarana keamanan lingkungan (kamling) :</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">61927</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Sangat mudah</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Mudah</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <labl>Sulit</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
    <labl>Sangat sulit</labl>
  </catgry>
  <notes>Rasa aman merupakan salah satu kebutuhan hidup masyarakat yang dapat dijadikan indikator kesejahteraan masyarakat. Salah satu cara untuk mengukur rasa aman masyarakat adalah penelitian korban kejahatan. Semakin banyak anggota masyarakat yang menjadi korban kejahatan berarti makin rendah derajat keamanan yang mereka rasakan dan sebaliknya. Kesulitan ekonomi yang berkepanjangan pada masyarakat, kesulitan memperoleh bahan pangan, kesulitan mencari pekerjaan dan berbagai kesulitan lain diduga dapat meningkatkan tindak kriminalitas pada masyarakat yang berarti pula menyebabkan turunnya derajat keamanan.</notes>
  <txt>Pos Polisi adalah tempat polisi menjaga kamtibmas wilayah sekitar, biasanya hanya beberapa personil.
Polsek adalah Kepolisian Sektor yang wilayahnya meliputi satu kecamatan.</txt>
</var>
<var ID="V742" name="b17r1709" files="F4" intrvl="contin">
  <location StartPos="193" EndPos="194" width="2"/>
  <labl>Jumlah anggota hansip di desa/kelurahan ini</labl>
  <imputation>Jumlah anggota hansip di desa/kelurahan ini</imputation>
  <security>Jumlah anggota hansip di desa/kelurahan ini</security>
  <embargo>Jumlah anggota hansip di desa/kelurahan ini</embargo>
  <respUnit>Jumlah anggota hansip di desa/kelurahan ini</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Jumlah anggota hansip di desa/kelurahan ini</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">98</sumStat>
  <notes>Rasa aman merupakan salah satu kebutuhan hidup masyarakat yang dapat dijadikan indikator kesejahteraan masyarakat. Salah satu cara untuk mengukur rasa aman masyarakat adalah penelitian korban kejahatan. Semakin banyak anggota masyarakat yang menjadi korban kejahatan berarti makin rendah derajat keamanan yang mereka rasakan dan sebaliknya. Kesulitan ekonomi yang berkepanjangan pada masyarakat, kesulitan memperoleh bahan pangan, kesulitan mencari pekerjaan dan berbagai kesulitan lain diduga dapat meningkatkan tindak kriminalitas pada masyarakat yang berarti pula menyebabkan turunnya derajat keamanan.</notes>
  <txt>Isikan jumlah anggota hansip yang ada di desa/kelurahan dan pindahkan ke dalam kotak yang tersedia.</txt>
</var>
<var ID="V743" name="b17r1801a2" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="195" EndPos="195" width="1"/>
  <labl>a. Kepala Desa/Kelurahan</labl>
  <imputation>a. Kepala Desa/Kelurahan</imputation>
  <security>a. Kepala Desa/Kelurahan</security>
  <embargo>a. Kepala Desa/Kelurahan</embargo>
  <respUnit>a. Kepala Desa/Kelurahan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Aparat Pemerintahan Desa/Kelurahan : a. Kepala Desa/Kelurahan</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <notes>a) Sekretaris Desa/Kelurahan (Sekdes) mempunyai tugas menjalankan administrasi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di desa/kelurahan serta membantu Kepala Desa/Kelurahan serta memberikan pelayanan administrasi kepada masyarakat.
Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud di atas Sekretaris Desa/Kelurahan mempunyai fungsi:
1. Melaksanakan urusan surat menyurat, kearsipan dan laporan
2. Melaksanakan urusan keuangan
3. Melaksanakan administrasi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan
4. Melaksanakan tugas dan fungsi Kepala Desa/Kelurahan apabila Kepala Desa/ Kelurahan berhalangan melakukan tugasnya
b) Kepala Urusan Pemerintahan (Kaur Pemerintahan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang pemerintahan desa/kelurahan, keamanan dan sebagainya c) Kepala Urusan Pembangunan (Kaur Pembangunan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang pembangunan, seperti; pengaturan air, bimbingan pertanian, kerajinan keluarga, perdagangan dan sebagainya.
d) Kepala Urusan Kesejahteraan Rakyat (Kaur Kesra) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang keagamaan, kesehatan, kesenian, olahraga dan sebagainya
e) Kepala Urusan Keuangan (Kaur Keuangan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang keuangan desa/kelurahan.
f) Kepala Urusan Umum (Kaur Umum) merupakan pembantu Sekretaris Desa/kelurahan dalam bidang pengurusan umum selain urusan kaur-kaur di atas. Apabila ada Kaur yang merangkap maka dipilih yang utama.
g. Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N) yaitu orang yang bertempat tinggal di desa dengan tugas membantu secara teknis (mengurus surat-surat, penghubung dengan KUA dan sebagainya) pegawai pencatat nikah yang berada di Kantor KUA kecamatan.</notes>
  <txt>Umur dihitung dalam tahun dengan pembulatan ke bawah atau umur pada waktu ulang tahun terakhir. Perhitungan tahun didasarkan pada kalender Masehi.
Contoh: Jika umur kepala desa/lurah 45 tahun 11 bulan, ditulis 45 tahun.
Pendidikan tertinggi yang ditamatkan adalah pendidikan yang telah diselesaikan pelajarannya pada kelas atau tingkat terakhir sehingga ia mendapat tanda tamat belajar/ijazah.
Misalnya, kuliah sampai tingkat 3 dari jenjang program S1, maka kode yang dilingkari adalah 4 (hanya tamat SM atau sederajat).</txt>
</var>
<var ID="V744" name="b17r1801a3" files="F4" intrvl="contin">
  <location StartPos="196" EndPos="197" width="2"/>
  <labl>Umur : a. Kepala Desa/Kelurahan</labl>
  <imputation>Umur : a. Kepala Desa/Kelurahan</imputation>
  <security>Umur : a. Kepala Desa/Kelurahan</security>
  <embargo>Umur : a. Kepala Desa/Kelurahan</embargo>
  <respUnit>Umur : a. Kepala Desa/Kelurahan</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika Ada (Kolom 2 = 1)</preQTxt>
    <qstnLit>Aparat Pemerintahan Desa/Kelurahan : Umur : a. Kepala Desa/Kelurahan</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">75</sumStat>
  <notes>a) Sekretaris Desa/Kelurahan (Sekdes) mempunyai tugas menjalankan administrasi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di desa/kelurahan serta membantu Kepala Desa/Kelurahan serta memberikan pelayanan administrasi kepada masyarakat.
Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud di atas Sekretaris Desa/Kelurahan mempunyai fungsi:
1. Melaksanakan urusan surat menyurat, kearsipan dan laporan
2. Melaksanakan urusan keuangan
3. Melaksanakan administrasi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan
4. Melaksanakan tugas dan fungsi Kepala Desa/Kelurahan apabila Kepala Desa/ Kelurahan berhalangan melakukan tugasnya
b) Kepala Urusan Pemerintahan (Kaur Pemerintahan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang pemerintahan desa/kelurahan, keamanan dan sebagainya c) Kepala Urusan Pembangunan (Kaur Pembangunan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang pembangunan, seperti; pengaturan air, bimbingan pertanian, kerajinan keluarga, perdagangan dan sebagainya.
d) Kepala Urusan Kesejahteraan Rakyat (Kaur Kesra) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang keagamaan, kesehatan, kesenian, olahraga dan sebagainya
e) Kepala Urusan Keuangan (Kaur Keuangan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang keuangan desa/kelurahan.
f) Kepala Urusan Umum (Kaur Umum) merupakan pembantu Sekretaris Desa/kelurahan dalam bidang pengurusan umum selain urusan kaur-kaur di atas. Apabila ada Kaur yang merangkap maka dipilih yang utama.
g. Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N) yaitu orang yang bertempat tinggal di desa dengan tugas membantu secara teknis (mengurus surat-surat, penghubung dengan KUA dan sebagainya) pegawai pencatat nikah yang berada di Kantor KUA kecamatan.</notes>
  <txt>Umur dihitung dalam tahun dengan pembulatan ke bawah atau umur pada waktu ulang tahun terakhir. Perhitungan tahun didasarkan pada kalender Masehi.
Contoh: Jika umur kepala desa/lurah 45 tahun 11 bulan, ditulis 45 tahun.
Pendidikan tertinggi yang ditamatkan adalah pendidikan yang telah diselesaikan pelajarannya pada kelas atau tingkat terakhir sehingga ia mendapat tanda tamat belajar/ijazah.
Misalnya, kuliah sampai tingkat 3 dari jenjang program S1, maka kode yang dilingkari adalah 4 (hanya tamat SM atau sederajat).</txt>
</var>
<var ID="V745" name="b17r1801a4" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="198" EndPos="198" width="1"/>
  <labl>Jenis Kelamin : a. Kepala Desa/Kelurahan</labl>
  <imputation>Jenis Kelamin : a. Kepala Desa/Kelurahan</imputation>
  <security>Jenis Kelamin : a. Kepala Desa/Kelurahan</security>
  <embargo>Jenis Kelamin : a. Kepala Desa/Kelurahan</embargo>
  <respUnit>Jenis Kelamin : a. Kepala Desa/Kelurahan</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika Ada (Kolom 2 = 1)</preQTxt>
    <qstnLit>Aparat Pemerintahan Desa/Kelurahan : Jenis Kelamin : a. Kepala Desa/Kelurahan</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">67868</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Laki-laki</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Perempuan</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <notes>a) Sekretaris Desa/Kelurahan (Sekdes) mempunyai tugas menjalankan administrasi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di desa/kelurahan serta membantu Kepala Desa/Kelurahan serta memberikan pelayanan administrasi kepada masyarakat.
Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud di atas Sekretaris Desa/Kelurahan mempunyai fungsi:
1. Melaksanakan urusan surat menyurat, kearsipan dan laporan
2. Melaksanakan urusan keuangan
3. Melaksanakan administrasi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan
4. Melaksanakan tugas dan fungsi Kepala Desa/Kelurahan apabila Kepala Desa/ Kelurahan berhalangan melakukan tugasnya
b) Kepala Urusan Pemerintahan (Kaur Pemerintahan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang pemerintahan desa/kelurahan, keamanan dan sebagainya c) Kepala Urusan Pembangunan (Kaur Pembangunan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang pembangunan, seperti; pengaturan air, bimbingan pertanian, kerajinan keluarga, perdagangan dan sebagainya.
d) Kepala Urusan Kesejahteraan Rakyat (Kaur Kesra) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang keagamaan, kesehatan, kesenian, olahraga dan sebagainya
e) Kepala Urusan Keuangan (Kaur Keuangan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang keuangan desa/kelurahan.
f) Kepala Urusan Umum (Kaur Umum) merupakan pembantu Sekretaris Desa/kelurahan dalam bidang pengurusan umum selain urusan kaur-kaur di atas. Apabila ada Kaur yang merangkap maka dipilih yang utama.
g. Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N) yaitu orang yang bertempat tinggal di desa dengan tugas membantu secara teknis (mengurus surat-surat, penghubung dengan KUA dan sebagainya) pegawai pencatat nikah yang berada di Kantor KUA kecamatan.</notes>
  <txt>Umur dihitung dalam tahun dengan pembulatan ke bawah atau umur pada waktu ulang tahun terakhir. Perhitungan tahun didasarkan pada kalender Masehi.
Contoh: Jika umur kepala desa/lurah 45 tahun 11 bulan, ditulis 45 tahun.
Pendidikan tertinggi yang ditamatkan adalah pendidikan yang telah diselesaikan pelajarannya pada kelas atau tingkat terakhir sehingga ia mendapat tanda tamat belajar/ijazah.
Misalnya, kuliah sampai tingkat 3 dari jenjang program S1, maka kode yang dilingkari adalah 4 (hanya tamat SM atau sederajat).</txt>
</var>
<var ID="V746" name="b17r1801a5" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="199" EndPos="199" width="1"/>
  <labl>Pendidikan tertinggi yang ditamatkan : a. Kepala Desa/Kelurahan</labl>
  <imputation>Pendidikan tertinggi yang ditamatkan : a. Kepala Desa/Kelurahan</imputation>
  <security>Pendidikan tertinggi yang ditamatkan : a. Kepala Desa/Kelurahan</security>
  <embargo>Pendidikan tertinggi yang ditamatkan : a. Kepala Desa/Kelurahan</embargo>
  <respUnit>Pendidikan tertinggi yang ditamatkan : a. Kepala Desa/Kelurahan</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika Ada (Kolom 2 = 1)</preQTxt>
    <qstnLit>Aparat Pemerintahan Desa/Kelurahan : Pendidikan tertinggi yang ditamatkan : a. Kepala Desa/Kelurahan</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">67901</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Tidak Sekolah/BlmTamat SD</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tamat SD dan Sederajat</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <labl>SLTP dan Sederajat</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
    <labl>SM dan sederajat</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
    <labl>Akademi/DIII</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
    <labl>Perguruan Tinggi</labl>
  </catgry>
  <notes>a) Sekretaris Desa/Kelurahan (Sekdes) mempunyai tugas menjalankan administrasi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di desa/kelurahan serta membantu Kepala Desa/Kelurahan serta memberikan pelayanan administrasi kepada masyarakat.
Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud di atas Sekretaris Desa/Kelurahan mempunyai fungsi:
1. Melaksanakan urusan surat menyurat, kearsipan dan laporan
2. Melaksanakan urusan keuangan
3. Melaksanakan administrasi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan
4. Melaksanakan tugas dan fungsi Kepala Desa/Kelurahan apabila Kepala Desa/ Kelurahan berhalangan melakukan tugasnya
b) Kepala Urusan Pemerintahan (Kaur Pemerintahan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang pemerintahan desa/kelurahan, keamanan dan sebagainya c) Kepala Urusan Pembangunan (Kaur Pembangunan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang pembangunan, seperti; pengaturan air, bimbingan pertanian, kerajinan keluarga, perdagangan dan sebagainya.
d) Kepala Urusan Kesejahteraan Rakyat (Kaur Kesra) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang keagamaan, kesehatan, kesenian, olahraga dan sebagainya
e) Kepala Urusan Keuangan (Kaur Keuangan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang keuangan desa/kelurahan.
f) Kepala Urusan Umum (Kaur Umum) merupakan pembantu Sekretaris Desa/kelurahan dalam bidang pengurusan umum selain urusan kaur-kaur di atas. Apabila ada Kaur yang merangkap maka dipilih yang utama.
g. Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N) yaitu orang yang bertempat tinggal di desa dengan tugas membantu secara teknis (mengurus surat-surat, penghubung dengan KUA dan sebagainya) pegawai pencatat nikah yang berada di Kantor KUA kecamatan.</notes>
  <txt>Umur dihitung dalam tahun dengan pembulatan ke bawah atau umur pada waktu ulang tahun terakhir. Perhitungan tahun didasarkan pada kalender Masehi.
Contoh: Jika umur kepala desa/lurah 45 tahun 11 bulan, ditulis 45 tahun.
Pendidikan tertinggi yang ditamatkan adalah pendidikan yang telah diselesaikan pelajarannya pada kelas atau tingkat terakhir sehingga ia mendapat tanda tamat belajar/ijazah.
Misalnya, kuliah sampai tingkat 3 dari jenjang program S1, maka kode yang dilingkari adalah 4 (hanya tamat SM atau sederajat).</txt>
</var>
<var ID="V747" name="b17r1801b2" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="200" EndPos="200" width="1"/>
  <labl>b. Sekretaris Desa/Kelurahan</labl>
  <imputation>b. Sekretaris Desa/Kelurahan</imputation>
  <security>b. Sekretaris Desa/Kelurahan</security>
  <embargo>b. Sekretaris Desa/Kelurahan</embargo>
  <respUnit>b. Sekretaris Desa/Kelurahan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Aparat Pemerintahan Desa/Kelurahan : b. Sekretaris Desa/Kelurahan</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <notes>a) Sekretaris Desa/Kelurahan (Sekdes) mempunyai tugas menjalankan administrasi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di desa/kelurahan serta membantu Kepala Desa/Kelurahan serta memberikan pelayanan administrasi kepada masyarakat.
Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud di atas Sekretaris Desa/Kelurahan mempunyai fungsi:
1. Melaksanakan urusan surat menyurat, kearsipan dan laporan
2. Melaksanakan urusan keuangan
3. Melaksanakan administrasi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan
4. Melaksanakan tugas dan fungsi Kepala Desa/Kelurahan apabila Kepala Desa/ Kelurahan berhalangan melakukan tugasnya
b) Kepala Urusan Pemerintahan (Kaur Pemerintahan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang pemerintahan desa/kelurahan, keamanan dan sebagainya c) Kepala Urusan Pembangunan (Kaur Pembangunan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang pembangunan, seperti; pengaturan air, bimbingan pertanian, kerajinan keluarga, perdagangan dan sebagainya.
d) Kepala Urusan Kesejahteraan Rakyat (Kaur Kesra) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang keagamaan, kesehatan, kesenian, olahraga dan sebagainya
e) Kepala Urusan Keuangan (Kaur Keuangan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang keuangan desa/kelurahan.
f) Kepala Urusan Umum (Kaur Umum) merupakan pembantu Sekretaris Desa/kelurahan dalam bidang pengurusan umum selain urusan kaur-kaur di atas. Apabila ada Kaur yang merangkap maka dipilih yang utama.
g. Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N) yaitu orang yang bertempat tinggal di desa dengan tugas membantu secara teknis (mengurus surat-surat, penghubung dengan KUA dan sebagainya) pegawai pencatat nikah yang berada di Kantor KUA kecamatan.</notes>
  <txt>Umur dihitung dalam tahun dengan pembulatan ke bawah atau umur pada waktu ulang tahun terakhir. Perhitungan tahun didasarkan pada kalender Masehi.
Contoh: Jika umur kepala desa/lurah 45 tahun 11 bulan, ditulis 45 tahun.
Pendidikan tertinggi yang ditamatkan adalah pendidikan yang telah diselesaikan pelajarannya pada kelas atau tingkat terakhir sehingga ia mendapat tanda tamat belajar/ijazah.
Misalnya, kuliah sampai tingkat 3 dari jenjang program S1, maka kode yang dilingkari adalah 4 (hanya tamat SM atau sederajat).</txt>
</var>
<var ID="V748" name="b17r1801b3" files="F4" intrvl="contin">
  <location StartPos="201" EndPos="202" width="2"/>
  <labl>Umur : b. Sekretaris Desa/Kelurahan</labl>
  <imputation>Umur : b. Sekretaris Desa/Kelurahan</imputation>
  <security>Umur : b. Sekretaris Desa/Kelurahan</security>
  <embargo>Umur : b. Sekretaris Desa/Kelurahan</embargo>
  <respUnit>Umur : b. Sekretaris Desa/Kelurahan</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika Ada (Kolom 2 = 1)</preQTxt>
    <qstnLit>Aparat Pemerintahan Desa/Kelurahan : Umur : b. Sekretaris Desa/Kelurahan</qstnLit>
    <postQTxt>Jika Ada (Kolom 2 = 1)</postQTxt>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">75</sumStat>
  <notes>a) Sekretaris Desa/Kelurahan (Sekdes) mempunyai tugas menjalankan administrasi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di desa/kelurahan serta membantu Kepala Desa/Kelurahan serta memberikan pelayanan administrasi kepada masyarakat.
Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud di atas Sekretaris Desa/Kelurahan mempunyai fungsi:
1. Melaksanakan urusan surat menyurat, kearsipan dan laporan
2. Melaksanakan urusan keuangan
3. Melaksanakan administrasi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan
4. Melaksanakan tugas dan fungsi Kepala Desa/Kelurahan apabila Kepala Desa/ Kelurahan berhalangan melakukan tugasnya
b) Kepala Urusan Pemerintahan (Kaur Pemerintahan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang pemerintahan desa/kelurahan, keamanan dan sebagainya c) Kepala Urusan Pembangunan (Kaur Pembangunan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang pembangunan, seperti; pengaturan air, bimbingan pertanian, kerajinan keluarga, perdagangan dan sebagainya.
d) Kepala Urusan Kesejahteraan Rakyat (Kaur Kesra) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang keagamaan, kesehatan, kesenian, olahraga dan sebagainya
e) Kepala Urusan Keuangan (Kaur Keuangan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang keuangan desa/kelurahan.
f) Kepala Urusan Umum (Kaur Umum) merupakan pembantu Sekretaris Desa/kelurahan dalam bidang pengurusan umum selain urusan kaur-kaur di atas. Apabila ada Kaur yang merangkap maka dipilih yang utama.
g. Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N) yaitu orang yang bertempat tinggal di desa dengan tugas membantu secara teknis (mengurus surat-surat, penghubung dengan KUA dan sebagainya) pegawai pencatat nikah yang berada di Kantor KUA kecamatan.</notes>
  <txt>Umur dihitung dalam tahun dengan pembulatan ke bawah atau umur pada waktu ulang tahun terakhir. Perhitungan tahun didasarkan pada kalender Masehi.
Contoh: Jika umur kepala desa/lurah 45 tahun 11 bulan, ditulis 45 tahun.
Pendidikan tertinggi yang ditamatkan adalah pendidikan yang telah diselesaikan pelajarannya pada kelas atau tingkat terakhir sehingga ia mendapat tanda tamat belajar/ijazah.
Misalnya, kuliah sampai tingkat 3 dari jenjang program S1, maka kode yang dilingkari adalah 4 (hanya tamat SM atau sederajat).</txt>
</var>
<var ID="V749" name="b17r1801b4" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="203" EndPos="203" width="1"/>
  <labl>Jenis Kelamin : b. Sekretaris Desa/Kelurahan</labl>
  <imputation>Jenis Kelamin : b. Sekretaris Desa/Kelurahan</imputation>
  <security>Jenis Kelamin : b. Sekretaris Desa/Kelurahan</security>
  <embargo>Jenis Kelamin : b. Sekretaris Desa/Kelurahan</embargo>
  <respUnit>Jenis Kelamin : b. Sekretaris Desa/Kelurahan</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika Ada (Kolom 2 = 1)</preQTxt>
    <qstnLit>Aparat Pemerintahan Desa/Kelurahan : Jenis Kelamin : b. Sekretaris Desa/Kelurahan</qstnLit>
    <postQTxt>Jika Ada (Kolom 2 = 1)</postQTxt>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">65851</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Laki-laki</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Perempuan</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <notes>a) Sekretaris Desa/Kelurahan (Sekdes) mempunyai tugas menjalankan administrasi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di desa/kelurahan serta membantu Kepala Desa/Kelurahan serta memberikan pelayanan administrasi kepada masyarakat.
Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud di atas Sekretaris Desa/Kelurahan mempunyai fungsi:
1. Melaksanakan urusan surat menyurat, kearsipan dan laporan
2. Melaksanakan urusan keuangan
3. Melaksanakan administrasi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan
4. Melaksanakan tugas dan fungsi Kepala Desa/Kelurahan apabila Kepala Desa/ Kelurahan berhalangan melakukan tugasnya
b) Kepala Urusan Pemerintahan (Kaur Pemerintahan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang pemerintahan desa/kelurahan, keamanan dan sebagainya c) Kepala Urusan Pembangunan (Kaur Pembangunan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang pembangunan, seperti; pengaturan air, bimbingan pertanian, kerajinan keluarga, perdagangan dan sebagainya.
d) Kepala Urusan Kesejahteraan Rakyat (Kaur Kesra) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang keagamaan, kesehatan, kesenian, olahraga dan sebagainya
e) Kepala Urusan Keuangan (Kaur Keuangan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang keuangan desa/kelurahan.
f) Kepala Urusan Umum (Kaur Umum) merupakan pembantu Sekretaris Desa/kelurahan dalam bidang pengurusan umum selain urusan kaur-kaur di atas. Apabila ada Kaur yang merangkap maka dipilih yang utama.
g. Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N) yaitu orang yang bertempat tinggal di desa dengan tugas membantu secara teknis (mengurus surat-surat, penghubung dengan KUA dan sebagainya) pegawai pencatat nikah yang berada di Kantor KUA kecamatan.</notes>
  <txt>Umur dihitung dalam tahun dengan pembulatan ke bawah atau umur pada waktu ulang tahun terakhir. Perhitungan tahun didasarkan pada kalender Masehi.
Contoh: Jika umur kepala desa/lurah 45 tahun 11 bulan, ditulis 45 tahun.
Pendidikan tertinggi yang ditamatkan adalah pendidikan yang telah diselesaikan pelajarannya pada kelas atau tingkat terakhir sehingga ia mendapat tanda tamat belajar/ijazah.
Misalnya, kuliah sampai tingkat 3 dari jenjang program S1, maka kode yang dilingkari adalah 4 (hanya tamat SM atau sederajat).</txt>
</var>
<var ID="V750" name="b17r1801b5" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="204" EndPos="204" width="1"/>
  <labl>Pendidikan tertinggi yang ditamatkan : b. Sekretaris Desa/Kelurahan</labl>
  <imputation>Pendidikan tertinggi yang ditamatkan : b. Sekretaris Desa/Kelurahan</imputation>
  <security>Pendidikan tertinggi yang ditamatkan : b. Sekretaris Desa/Kelurahan</security>
  <embargo>Pendidikan tertinggi yang ditamatkan : b. Sekretaris Desa/Kelurahan</embargo>
  <respUnit>Pendidikan tertinggi yang ditamatkan : b. Sekretaris Desa/Kelurahan</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika Ada (Kolom 2 = 1)</preQTxt>
    <qstnLit>Aparat Pemerintahan Desa/Kelurahan : Pendidikan tertinggi yang ditamatkan : b. Sekretaris Desa/Kelurahan</qstnLit>
    <postQTxt>Jika Ada (Kolom 2 = 1)</postQTxt>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">65994</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Tidak Sekolah/BlmTamat SD</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tamat SD dan Sederajat</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <labl>SLTP dan Sederajat</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
    <labl>SM dan sederajat</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
    <labl>Akademi/DIII</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
    <labl>Perguruan Tinggi</labl>
  </catgry>
  <notes>a) Sekretaris Desa/Kelurahan (Sekdes) mempunyai tugas menjalankan administrasi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di desa/kelurahan serta membantu Kepala Desa/Kelurahan serta memberikan pelayanan administrasi kepada masyarakat.
Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud di atas Sekretaris Desa/Kelurahan mempunyai fungsi:
1. Melaksanakan urusan surat menyurat, kearsipan dan laporan
2. Melaksanakan urusan keuangan
3. Melaksanakan administrasi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan
4. Melaksanakan tugas dan fungsi Kepala Desa/Kelurahan apabila Kepala Desa/ Kelurahan berhalangan melakukan tugasnya
b) Kepala Urusan Pemerintahan (Kaur Pemerintahan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang pemerintahan desa/kelurahan, keamanan dan sebagainya c) Kepala Urusan Pembangunan (Kaur Pembangunan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang pembangunan, seperti; pengaturan air, bimbingan pertanian, kerajinan keluarga, perdagangan dan sebagainya.
d) Kepala Urusan Kesejahteraan Rakyat (Kaur Kesra) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang keagamaan, kesehatan, kesenian, olahraga dan sebagainya
e) Kepala Urusan Keuangan (Kaur Keuangan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang keuangan desa/kelurahan.
f) Kepala Urusan Umum (Kaur Umum) merupakan pembantu Sekretaris Desa/kelurahan dalam bidang pengurusan umum selain urusan kaur-kaur di atas. Apabila ada Kaur yang merangkap maka dipilih yang utama.
g. Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N) yaitu orang yang bertempat tinggal di desa dengan tugas membantu secara teknis (mengurus surat-surat, penghubung dengan KUA dan sebagainya) pegawai pencatat nikah yang berada di Kantor KUA kecamatan.</notes>
  <txt>Umur dihitung dalam tahun dengan pembulatan ke bawah atau umur pada waktu ulang tahun terakhir. Perhitungan tahun didasarkan pada kalender Masehi.
Contoh: Jika umur kepala desa/lurah 45 tahun 11 bulan, ditulis 45 tahun.
Pendidikan tertinggi yang ditamatkan adalah pendidikan yang telah diselesaikan pelajarannya pada kelas atau tingkat terakhir sehingga ia mendapat tanda tamat belajar/ijazah.
Misalnya, kuliah sampai tingkat 3 dari jenjang program S1, maka kode yang dilingkari adalah 4 (hanya tamat SM atau sederajat).</txt>
</var>
<var ID="V751" name="b17r1801c2" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="205" EndPos="205" width="1"/>
  <labl>c. Kepala Urusan Pemerintahan</labl>
  <imputation>c. Kepala Urusan Pemerintahan</imputation>
  <security>c. Kepala Urusan Pemerintahan</security>
  <embargo>c. Kepala Urusan Pemerintahan</embargo>
  <respUnit>c. Kepala Urusan Pemerintahan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Aparat Pemerintahan Desa/Kelurahan : c. Kepala Urusan Pemerintahan</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <notes>a) Sekretaris Desa/Kelurahan (Sekdes) mempunyai tugas menjalankan administrasi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di desa/kelurahan serta membantu Kepala Desa/Kelurahan serta memberikan pelayanan administrasi kepada masyarakat.
Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud di atas Sekretaris Desa/Kelurahan mempunyai fungsi:
1. Melaksanakan urusan surat menyurat, kearsipan dan laporan
2. Melaksanakan urusan keuangan
3. Melaksanakan administrasi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan
4. Melaksanakan tugas dan fungsi Kepala Desa/Kelurahan apabila Kepala Desa/ Kelurahan berhalangan melakukan tugasnya
b) Kepala Urusan Pemerintahan (Kaur Pemerintahan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang pemerintahan desa/kelurahan, keamanan dan sebagainya c) Kepala Urusan Pembangunan (Kaur Pembangunan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang pembangunan, seperti; pengaturan air, bimbingan pertanian, kerajinan keluarga, perdagangan dan sebagainya.
d) Kepala Urusan Kesejahteraan Rakyat (Kaur Kesra) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang keagamaan, kesehatan, kesenian, olahraga dan sebagainya
e) Kepala Urusan Keuangan (Kaur Keuangan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang keuangan desa/kelurahan.
f) Kepala Urusan Umum (Kaur Umum) merupakan pembantu Sekretaris Desa/kelurahan dalam bidang pengurusan umum selain urusan kaur-kaur di atas. Apabila ada Kaur yang merangkap maka dipilih yang utama.
g. Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N) yaitu orang yang bertempat tinggal di desa dengan tugas membantu secara teknis (mengurus surat-surat, penghubung dengan KUA dan sebagainya) pegawai pencatat nikah yang berada di Kantor KUA kecamatan.</notes>
  <txt>Umur dihitung dalam tahun dengan pembulatan ke bawah atau umur pada waktu ulang tahun terakhir. Perhitungan tahun didasarkan pada kalender Masehi.
Contoh: Jika umur kepala desa/lurah 45 tahun 11 bulan, ditulis 45 tahun.
Pendidikan tertinggi yang ditamatkan adalah pendidikan yang telah diselesaikan pelajarannya pada kelas atau tingkat terakhir sehingga ia mendapat tanda tamat belajar/ijazah.
Misalnya, kuliah sampai tingkat 3 dari jenjang program S1, maka kode yang dilingkari adalah 4 (hanya tamat SM atau sederajat).</txt>
</var>
<var ID="V752" name="b17r1801c3" files="F4" intrvl="contin">
  <location StartPos="206" EndPos="207" width="2"/>
  <labl>Umur : c. Kepala Urusan Pemerintahan</labl>
  <imputation>Umur : c. Kepala Urusan Pemerintahan</imputation>
  <security>Umur : c. Kepala Urusan Pemerintahan</security>
  <embargo>Umur : c. Kepala Urusan Pemerintahan</embargo>
  <respUnit>Umur : c. Kepala Urusan Pemerintahan</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika Ada (Kolom 2 = 1)</preQTxt>
    <qstnLit>Aparat Pemerintahan Desa/Kelurahan : Umur : c. Kepala Urusan Pemerintahan</qstnLit>
    <postQTxt>Jika Ada (Kolom 2 = 1)</postQTxt>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">75</sumStat>
  <notes>a) Sekretaris Desa/Kelurahan (Sekdes) mempunyai tugas menjalankan administrasi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di desa/kelurahan serta membantu Kepala Desa/Kelurahan serta memberikan pelayanan administrasi kepada masyarakat.
Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud di atas Sekretaris Desa/Kelurahan mempunyai fungsi:
1. Melaksanakan urusan surat menyurat, kearsipan dan laporan
2. Melaksanakan urusan keuangan
3. Melaksanakan administrasi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan
4. Melaksanakan tugas dan fungsi Kepala Desa/Kelurahan apabila Kepala Desa/ Kelurahan berhalangan melakukan tugasnya
b) Kepala Urusan Pemerintahan (Kaur Pemerintahan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang pemerintahan desa/kelurahan, keamanan dan sebagainya c) Kepala Urusan Pembangunan (Kaur Pembangunan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang pembangunan, seperti; pengaturan air, bimbingan pertanian, kerajinan keluarga, perdagangan dan sebagainya.
d) Kepala Urusan Kesejahteraan Rakyat (Kaur Kesra) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang keagamaan, kesehatan, kesenian, olahraga dan sebagainya
e) Kepala Urusan Keuangan (Kaur Keuangan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang keuangan desa/kelurahan.
f) Kepala Urusan Umum (Kaur Umum) merupakan pembantu Sekretaris Desa/kelurahan dalam bidang pengurusan umum selain urusan kaur-kaur di atas. Apabila ada Kaur yang merangkap maka dipilih yang utama.
g. Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N) yaitu orang yang bertempat tinggal di desa dengan tugas membantu secara teknis (mengurus surat-surat, penghubung dengan KUA dan sebagainya) pegawai pencatat nikah yang berada di Kantor KUA kecamatan.</notes>
  <txt>Umur dihitung dalam tahun dengan pembulatan ke bawah atau umur pada waktu ulang tahun terakhir. Perhitungan tahun didasarkan pada kalender Masehi.
Contoh: Jika umur kepala desa/lurah 45 tahun 11 bulan, ditulis 45 tahun.
Pendidikan tertinggi yang ditamatkan adalah pendidikan yang telah diselesaikan pelajarannya pada kelas atau tingkat terakhir sehingga ia mendapat tanda tamat belajar/ijazah.
Misalnya, kuliah sampai tingkat 3 dari jenjang program S1, maka kode yang dilingkari adalah 4 (hanya tamat SM atau sederajat).</txt>
</var>
<var ID="V753" name="b17r1801c4" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="208" EndPos="208" width="1"/>
  <labl>Jenis Kelamin : c. Kepala Urusan Pemerintahan</labl>
  <imputation>Jenis Kelamin : c. Kepala Urusan Pemerintahan</imputation>
  <security>Jenis Kelamin : c. Kepala Urusan Pemerintahan</security>
  <embargo>Jenis Kelamin : c. Kepala Urusan Pemerintahan</embargo>
  <respUnit>Jenis Kelamin : c. Kepala Urusan Pemerintahan</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika Ada (Kolom 2 = 1)</preQTxt>
    <qstnLit>Aparat Pemerintahan Desa/Kelurahan : Jenis Kelamin : c. Kepala Urusan Pemerintahan</qstnLit>
    <postQTxt>Jika Ada (Kolom 2 = 1)</postQTxt>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">64485</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Laki-laki</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Perempuan</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <notes>a) Sekretaris Desa/Kelurahan (Sekdes) mempunyai tugas menjalankan administrasi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di desa/kelurahan serta membantu Kepala Desa/Kelurahan serta memberikan pelayanan administrasi kepada masyarakat.
Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud di atas Sekretaris Desa/Kelurahan mempunyai fungsi:
1. Melaksanakan urusan surat menyurat, kearsipan dan laporan
2. Melaksanakan urusan keuangan
3. Melaksanakan administrasi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan
4. Melaksanakan tugas dan fungsi Kepala Desa/Kelurahan apabila Kepala Desa/ Kelurahan berhalangan melakukan tugasnya
b) Kepala Urusan Pemerintahan (Kaur Pemerintahan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang pemerintahan desa/kelurahan, keamanan dan sebagainya c) Kepala Urusan Pembangunan (Kaur Pembangunan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang pembangunan, seperti; pengaturan air, bimbingan pertanian, kerajinan keluarga, perdagangan dan sebagainya.
d) Kepala Urusan Kesejahteraan Rakyat (Kaur Kesra) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang keagamaan, kesehatan, kesenian, olahraga dan sebagainya
e) Kepala Urusan Keuangan (Kaur Keuangan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang keuangan desa/kelurahan.
f) Kepala Urusan Umum (Kaur Umum) merupakan pembantu Sekretaris Desa/kelurahan dalam bidang pengurusan umum selain urusan kaur-kaur di atas. Apabila ada Kaur yang merangkap maka dipilih yang utama.
g. Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N) yaitu orang yang bertempat tinggal di desa dengan tugas membantu secara teknis (mengurus surat-surat, penghubung dengan KUA dan sebagainya) pegawai pencatat nikah yang berada di Kantor KUA kecamatan.</notes>
  <txt>Umur dihitung dalam tahun dengan pembulatan ke bawah atau umur pada waktu ulang tahun terakhir. Perhitungan tahun didasarkan pada kalender Masehi.
Contoh: Jika umur kepala desa/lurah 45 tahun 11 bulan, ditulis 45 tahun.
Pendidikan tertinggi yang ditamatkan adalah pendidikan yang telah diselesaikan pelajarannya pada kelas atau tingkat terakhir sehingga ia mendapat tanda tamat belajar/ijazah.
Misalnya, kuliah sampai tingkat 3 dari jenjang program S1, maka kode yang dilingkari adalah 4 (hanya tamat SM atau sederajat).</txt>
</var>
<var ID="V754" name="b17r1801c5" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="209" EndPos="209" width="1"/>
  <labl>Pendidikan tertinggi yang ditamatkan : c. Kepala Urusan Pemerintahan</labl>
  <imputation>Pendidikan tertinggi yang ditamatkan : c. Kepala Urusan Pemerintahan</imputation>
  <security>Pendidikan tertinggi yang ditamatkan : c. Kepala Urusan Pemerintahan</security>
  <embargo>Pendidikan tertinggi yang ditamatkan : c. Kepala Urusan Pemerintahan</embargo>
  <respUnit>Pendidikan tertinggi yang ditamatkan : c. Kepala Urusan Pemerintahan</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika Ada (Kolom 2 = 1)</preQTxt>
    <qstnLit>Aparat Pemerintahan Desa/Kelurahan : Pendidikan tertinggi yang ditamatkan : c. Kepala Urusan Pemerintahan</qstnLit>
    <postQTxt>Jika Ada (Kolom 2 = 1)</postQTxt>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">64694</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Tidak Sekolah/BlmTamat SD</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tamat SD dan Sederajat</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <labl>SLTP dan Sederajat</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
    <labl>SM dan sederajat</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
    <labl>Akademi/DIII</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
    <labl>Perguruan Tinggi</labl>
  </catgry>
  <notes>a) Sekretaris Desa/Kelurahan (Sekdes) mempunyai tugas menjalankan administrasi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di desa/kelurahan serta membantu Kepala Desa/Kelurahan serta memberikan pelayanan administrasi kepada masyarakat.
Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud di atas Sekretaris Desa/Kelurahan mempunyai fungsi:
1. Melaksanakan urusan surat menyurat, kearsipan dan laporan
2. Melaksanakan urusan keuangan
3. Melaksanakan administrasi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan
4. Melaksanakan tugas dan fungsi Kepala Desa/Kelurahan apabila Kepala Desa/ Kelurahan berhalangan melakukan tugasnya
b) Kepala Urusan Pemerintahan (Kaur Pemerintahan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang pemerintahan desa/kelurahan, keamanan dan sebagainya c) Kepala Urusan Pembangunan (Kaur Pembangunan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang pembangunan, seperti; pengaturan air, bimbingan pertanian, kerajinan keluarga, perdagangan dan sebagainya.
d) Kepala Urusan Kesejahteraan Rakyat (Kaur Kesra) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang keagamaan, kesehatan, kesenian, olahraga dan sebagainya
e) Kepala Urusan Keuangan (Kaur Keuangan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang keuangan desa/kelurahan.
f) Kepala Urusan Umum (Kaur Umum) merupakan pembantu Sekretaris Desa/kelurahan dalam bidang pengurusan umum selain urusan kaur-kaur di atas. Apabila ada Kaur yang merangkap maka dipilih yang utama.
g. Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N) yaitu orang yang bertempat tinggal di desa dengan tugas membantu secara teknis (mengurus surat-surat, penghubung dengan KUA dan sebagainya) pegawai pencatat nikah yang berada di Kantor KUA kecamatan.</notes>
  <txt>Umur dihitung dalam tahun dengan pembulatan ke bawah atau umur pada waktu ulang tahun terakhir. Perhitungan tahun didasarkan pada kalender Masehi.
Contoh: Jika umur kepala desa/lurah 45 tahun 11 bulan, ditulis 45 tahun.
Pendidikan tertinggi yang ditamatkan adalah pendidikan yang telah diselesaikan pelajarannya pada kelas atau tingkat terakhir sehingga ia mendapat tanda tamat belajar/ijazah.
Misalnya, kuliah sampai tingkat 3 dari jenjang program S1, maka kode yang dilingkari adalah 4 (hanya tamat SM atau sederajat).</txt>
</var>
<var ID="V755" name="b17r1801d2" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="210" EndPos="210" width="1"/>
  <labl>d. Kepala Urusan Pembangunan</labl>
  <imputation>d. Kepala Urusan Pembangunan</imputation>
  <security>d. Kepala Urusan Pembangunan</security>
  <embargo>d. Kepala Urusan Pembangunan</embargo>
  <respUnit>d. Kepala Urusan Pembangunan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Aparat Pemerintahan Desa/Kelurahan : d. Kepala Urusan Pembangunan</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <notes>a) Sekretaris Desa/Kelurahan (Sekdes) mempunyai tugas menjalankan administrasi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di desa/kelurahan serta membantu Kepala Desa/Kelurahan serta memberikan pelayanan administrasi kepada masyarakat.
Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud di atas Sekretaris Desa/Kelurahan mempunyai fungsi:
1. Melaksanakan urusan surat menyurat, kearsipan dan laporan
2. Melaksanakan urusan keuangan
3. Melaksanakan administrasi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan
4. Melaksanakan tugas dan fungsi Kepala Desa/Kelurahan apabila Kepala Desa/ Kelurahan berhalangan melakukan tugasnya
b) Kepala Urusan Pemerintahan (Kaur Pemerintahan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang pemerintahan desa/kelurahan, keamanan dan sebagainya c) Kepala Urusan Pembangunan (Kaur Pembangunan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang pembangunan, seperti; pengaturan air, bimbingan pertanian, kerajinan keluarga, perdagangan dan sebagainya.
d) Kepala Urusan Kesejahteraan Rakyat (Kaur Kesra) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang keagamaan, kesehatan, kesenian, olahraga dan sebagainya
e) Kepala Urusan Keuangan (Kaur Keuangan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang keuangan desa/kelurahan.
f) Kepala Urusan Umum (Kaur Umum) merupakan pembantu Sekretaris Desa/kelurahan dalam bidang pengurusan umum selain urusan kaur-kaur di atas. Apabila ada Kaur yang merangkap maka dipilih yang utama.
g. Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N) yaitu orang yang bertempat tinggal di desa dengan tugas membantu secara teknis (mengurus surat-surat, penghubung dengan KUA dan sebagainya) pegawai pencatat nikah yang berada di Kantor KUA kecamatan.</notes>
  <txt>Umur dihitung dalam tahun dengan pembulatan ke bawah atau umur pada waktu ulang tahun terakhir. Perhitungan tahun didasarkan pada kalender Masehi.
Contoh: Jika umur kepala desa/lurah 45 tahun 11 bulan, ditulis 45 tahun.
Pendidikan tertinggi yang ditamatkan adalah pendidikan yang telah diselesaikan pelajarannya pada kelas atau tingkat terakhir sehingga ia mendapat tanda tamat belajar/ijazah.
Misalnya, kuliah sampai tingkat 3 dari jenjang program S1, maka kode yang dilingkari adalah 4 (hanya tamat SM atau sederajat).</txt>
</var>
<var ID="V756" name="b17r1801d3" files="F4" intrvl="contin">
  <location StartPos="211" EndPos="212" width="2"/>
  <labl>Umur : d. Kepala Urusan Pembangunan</labl>
  <imputation>Umur : d. Kepala Urusan Pembangunan</imputation>
  <security>Umur : d. Kepala Urusan Pembangunan</security>
  <embargo>Umur : d. Kepala Urusan Pembangunan</embargo>
  <respUnit>Umur : d. Kepala Urusan Pembangunan</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika Ada (Kolom 2 = 1)</preQTxt>
    <qstnLit>Aparat Pemerintahan Desa/Kelurahan : Umur : d. Kepala Urusan Pembangunan</qstnLit>
    <postQTxt>Jika Ada (Kolom 2 = 1)</postQTxt>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">75</sumStat>
  <notes>a) Sekretaris Desa/Kelurahan (Sekdes) mempunyai tugas menjalankan administrasi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di desa/kelurahan serta membantu Kepala Desa/Kelurahan serta memberikan pelayanan administrasi kepada masyarakat.
Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud di atas Sekretaris Desa/Kelurahan mempunyai fungsi:
1. Melaksanakan urusan surat menyurat, kearsipan dan laporan
2. Melaksanakan urusan keuangan
3. Melaksanakan administrasi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan
4. Melaksanakan tugas dan fungsi Kepala Desa/Kelurahan apabila Kepala Desa/ Kelurahan berhalangan melakukan tugasnya
b) Kepala Urusan Pemerintahan (Kaur Pemerintahan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang pemerintahan desa/kelurahan, keamanan dan sebagainya c) Kepala Urusan Pembangunan (Kaur Pembangunan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang pembangunan, seperti; pengaturan air, bimbingan pertanian, kerajinan keluarga, perdagangan dan sebagainya.
d) Kepala Urusan Kesejahteraan Rakyat (Kaur Kesra) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang keagamaan, kesehatan, kesenian, olahraga dan sebagainya
e) Kepala Urusan Keuangan (Kaur Keuangan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang keuangan desa/kelurahan.
f) Kepala Urusan Umum (Kaur Umum) merupakan pembantu Sekretaris Desa/kelurahan dalam bidang pengurusan umum selain urusan kaur-kaur di atas. Apabila ada Kaur yang merangkap maka dipilih yang utama.
g. Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N) yaitu orang yang bertempat tinggal di desa dengan tugas membantu secara teknis (mengurus surat-surat, penghubung dengan KUA dan sebagainya) pegawai pencatat nikah yang berada di Kantor KUA kecamatan.</notes>
  <txt>Umur dihitung dalam tahun dengan pembulatan ke bawah atau umur pada waktu ulang tahun terakhir. Perhitungan tahun didasarkan pada kalender Masehi.
Contoh: Jika umur kepala desa/lurah 45 tahun 11 bulan, ditulis 45 tahun.
Pendidikan tertinggi yang ditamatkan adalah pendidikan yang telah diselesaikan pelajarannya pada kelas atau tingkat terakhir sehingga ia mendapat tanda tamat belajar/ijazah.
Misalnya, kuliah sampai tingkat 3 dari jenjang program S1, maka kode yang dilingkari adalah 4 (hanya tamat SM atau sederajat).</txt>
</var>
<var ID="V757" name="b17r1801d4" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="213" EndPos="213" width="1"/>
  <labl>Jenis Kelamin : d. Kepala Urusan Pembangunan</labl>
  <imputation>Jenis Kelamin : d. Kepala Urusan Pembangunan</imputation>
  <security>Jenis Kelamin : d. Kepala Urusan Pembangunan</security>
  <embargo>Jenis Kelamin : d. Kepala Urusan Pembangunan</embargo>
  <respUnit>Jenis Kelamin : d. Kepala Urusan Pembangunan</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika Ada (Kolom 2 = 1)</preQTxt>
    <qstnLit>Aparat Pemerintahan Desa/Kelurahan : Jenis Kelamin : d. Kepala Urusan Pembangunan</qstnLit>
    <postQTxt>Jika Ada (Kolom 2 = 1)</postQTxt>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">62274</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Laki-laki</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Perempuan</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <notes>a) Sekretaris Desa/Kelurahan (Sekdes) mempunyai tugas menjalankan administrasi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di desa/kelurahan serta membantu Kepala Desa/Kelurahan serta memberikan pelayanan administrasi kepada masyarakat.
Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud di atas Sekretaris Desa/Kelurahan mempunyai fungsi:
1. Melaksanakan urusan surat menyurat, kearsipan dan laporan
2. Melaksanakan urusan keuangan
3. Melaksanakan administrasi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan
4. Melaksanakan tugas dan fungsi Kepala Desa/Kelurahan apabila Kepala Desa/ Kelurahan berhalangan melakukan tugasnya
b) Kepala Urusan Pemerintahan (Kaur Pemerintahan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang pemerintahan desa/kelurahan, keamanan dan sebagainya c) Kepala Urusan Pembangunan (Kaur Pembangunan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang pembangunan, seperti; pengaturan air, bimbingan pertanian, kerajinan keluarga, perdagangan dan sebagainya.
d) Kepala Urusan Kesejahteraan Rakyat (Kaur Kesra) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang keagamaan, kesehatan, kesenian, olahraga dan sebagainya
e) Kepala Urusan Keuangan (Kaur Keuangan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang keuangan desa/kelurahan.
f) Kepala Urusan Umum (Kaur Umum) merupakan pembantu Sekretaris Desa/kelurahan dalam bidang pengurusan umum selain urusan kaur-kaur di atas. Apabila ada Kaur yang merangkap maka dipilih yang utama.
g. Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N) yaitu orang yang bertempat tinggal di desa dengan tugas membantu secara teknis (mengurus surat-surat, penghubung dengan KUA dan sebagainya) pegawai pencatat nikah yang berada di Kantor KUA kecamatan.</notes>
  <txt>Umur dihitung dalam tahun dengan pembulatan ke bawah atau umur pada waktu ulang tahun terakhir. Perhitungan tahun didasarkan pada kalender Masehi.
Contoh: Jika umur kepala desa/lurah 45 tahun 11 bulan, ditulis 45 tahun.
Pendidikan tertinggi yang ditamatkan adalah pendidikan yang telah diselesaikan pelajarannya pada kelas atau tingkat terakhir sehingga ia mendapat tanda tamat belajar/ijazah.
Misalnya, kuliah sampai tingkat 3 dari jenjang program S1, maka kode yang dilingkari adalah 4 (hanya tamat SM atau sederajat).</txt>
</var>
<var ID="V758" name="b17r1801d5" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="214" EndPos="214" width="1"/>
  <labl>Pendidikan tertinggi yang ditamatkan : d. Kepala Urusan Pembangunan</labl>
  <imputation>Pendidikan tertinggi yang ditamatkan : d. Kepala Urusan Pembangunan</imputation>
  <security>Pendidikan tertinggi yang ditamatkan : d. Kepala Urusan Pembangunan</security>
  <embargo>Pendidikan tertinggi yang ditamatkan : d. Kepala Urusan Pembangunan</embargo>
  <respUnit>Pendidikan tertinggi yang ditamatkan : d. Kepala Urusan Pembangunan</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika Ada (Kolom 2 = 1)</preQTxt>
    <qstnLit>Aparat Pemerintahan Desa/Kelurahan : Pendidikan tertinggi yang ditamatkan : d. Kepala Urusan Pembangunan</qstnLit>
    <postQTxt>Jika Ada (Kolom 2 = 1)</postQTxt>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">62604</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Tidak Sekolah/BlmTamat SD</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tamat SD dan Sederajat</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <labl>SLTP dan Sederajat</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
    <labl>SM dan sederajat</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
    <labl>Akademi/DIII</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
    <labl>Perguruan Tinggi</labl>
  </catgry>
  <notes>a) Sekretaris Desa/Kelurahan (Sekdes) mempunyai tugas menjalankan administrasi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di desa/kelurahan serta membantu Kepala Desa/Kelurahan serta memberikan pelayanan administrasi kepada masyarakat.
Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud di atas Sekretaris Desa/Kelurahan mempunyai fungsi:
1. Melaksanakan urusan surat menyurat, kearsipan dan laporan
2. Melaksanakan urusan keuangan
3. Melaksanakan administrasi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan
4. Melaksanakan tugas dan fungsi Kepala Desa/Kelurahan apabila Kepala Desa/ Kelurahan berhalangan melakukan tugasnya
b) Kepala Urusan Pemerintahan (Kaur Pemerintahan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang pemerintahan desa/kelurahan, keamanan dan sebagainya c) Kepala Urusan Pembangunan (Kaur Pembangunan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang pembangunan, seperti; pengaturan air, bimbingan pertanian, kerajinan keluarga, perdagangan dan sebagainya.
d) Kepala Urusan Kesejahteraan Rakyat (Kaur Kesra) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang keagamaan, kesehatan, kesenian, olahraga dan sebagainya
e) Kepala Urusan Keuangan (Kaur Keuangan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang keuangan desa/kelurahan.
f) Kepala Urusan Umum (Kaur Umum) merupakan pembantu Sekretaris Desa/kelurahan dalam bidang pengurusan umum selain urusan kaur-kaur di atas. Apabila ada Kaur yang merangkap maka dipilih yang utama.
g. Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N) yaitu orang yang bertempat tinggal di desa dengan tugas membantu secara teknis (mengurus surat-surat, penghubung dengan KUA dan sebagainya) pegawai pencatat nikah yang berada di Kantor KUA kecamatan.</notes>
  <txt>Umur dihitung dalam tahun dengan pembulatan ke bawah atau umur pada waktu ulang tahun terakhir. Perhitungan tahun didasarkan pada kalender Masehi.
Contoh: Jika umur kepala desa/lurah 45 tahun 11 bulan, ditulis 45 tahun.
Pendidikan tertinggi yang ditamatkan adalah pendidikan yang telah diselesaikan pelajarannya pada kelas atau tingkat terakhir sehingga ia mendapat tanda tamat belajar/ijazah.
Misalnya, kuliah sampai tingkat 3 dari jenjang program S1, maka kode yang dilingkari adalah 4 (hanya tamat SM atau sederajat).</txt>
</var>
<var ID="V759" name="b17r1801e2" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="215" EndPos="215" width="1"/>
  <labl>e. Kepala Urusan Kesra</labl>
  <imputation>e. Kepala Urusan Kesra</imputation>
  <security>e. Kepala Urusan Kesra</security>
  <embargo>e. Kepala Urusan Kesra</embargo>
  <respUnit>e. Kepala Urusan Kesra</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Aparat Pemerintahan Desa/Kelurahan : e. Kepala Urusan Kesra</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68815</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <notes>a) Sekretaris Desa/Kelurahan (Sekdes) mempunyai tugas menjalankan administrasi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di desa/kelurahan serta membantu Kepala Desa/Kelurahan serta memberikan pelayanan administrasi kepada masyarakat.
Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud di atas Sekretaris Desa/Kelurahan mempunyai fungsi:
1. Melaksanakan urusan surat menyurat, kearsipan dan laporan
2. Melaksanakan urusan keuangan
3. Melaksanakan administrasi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan
4. Melaksanakan tugas dan fungsi Kepala Desa/Kelurahan apabila Kepala Desa/ Kelurahan berhalangan melakukan tugasnya
b) Kepala Urusan Pemerintahan (Kaur Pemerintahan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang pemerintahan desa/kelurahan, keamanan dan sebagainya c) Kepala Urusan Pembangunan (Kaur Pembangunan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang pembangunan, seperti; pengaturan air, bimbingan pertanian, kerajinan keluarga, perdagangan dan sebagainya.
d) Kepala Urusan Kesejahteraan Rakyat (Kaur Kesra) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang keagamaan, kesehatan, kesenian, olahraga dan sebagainya
e) Kepala Urusan Keuangan (Kaur Keuangan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang keuangan desa/kelurahan.
f) Kepala Urusan Umum (Kaur Umum) merupakan pembantu Sekretaris Desa/kelurahan dalam bidang pengurusan umum selain urusan kaur-kaur di atas. Apabila ada Kaur yang merangkap maka dipilih yang utama.
g. Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N) yaitu orang yang bertempat tinggal di desa dengan tugas membantu secara teknis (mengurus surat-surat, penghubung dengan KUA dan sebagainya) pegawai pencatat nikah yang berada di Kantor KUA kecamatan.</notes>
  <txt>Umur dihitung dalam tahun dengan pembulatan ke bawah atau umur pada waktu ulang tahun terakhir. Perhitungan tahun didasarkan pada kalender Masehi.
Contoh: Jika umur kepala desa/lurah 45 tahun 11 bulan, ditulis 45 tahun.
Pendidikan tertinggi yang ditamatkan adalah pendidikan yang telah diselesaikan pelajarannya pada kelas atau tingkat terakhir sehingga ia mendapat tanda tamat belajar/ijazah.
Misalnya, kuliah sampai tingkat 3 dari jenjang program S1, maka kode yang dilingkari adalah 4 (hanya tamat SM atau sederajat).</txt>
</var>
<var ID="V760" name="b17r1801e3" files="F4" intrvl="contin">
  <location StartPos="216" EndPos="217" width="2"/>
  <labl>Umur : e. Kepala Urusan Kesra</labl>
  <imputation>Umur : e. Kepala Urusan Kesra</imputation>
  <security>Umur : e. Kepala Urusan Kesra</security>
  <embargo>Umur : e. Kepala Urusan Kesra</embargo>
  <respUnit>Umur : e. Kepala Urusan Kesra</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika Ada (Kolom 2 = 1)</preQTxt>
    <qstnLit>Aparat Pemerintahan Desa/Kelurahan : Umur : e. Kepala Urusan Kesra</qstnLit>
    <postQTxt>Jika Ada (Kolom 2 = 1)</postQTxt>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">75</sumStat>
  <notes>a) Sekretaris Desa/Kelurahan (Sekdes) mempunyai tugas menjalankan administrasi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di desa/kelurahan serta membantu Kepala Desa/Kelurahan serta memberikan pelayanan administrasi kepada masyarakat.
Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud di atas Sekretaris Desa/Kelurahan mempunyai fungsi:
1. Melaksanakan urusan surat menyurat, kearsipan dan laporan
2. Melaksanakan urusan keuangan
3. Melaksanakan administrasi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan
4. Melaksanakan tugas dan fungsi Kepala Desa/Kelurahan apabila Kepala Desa/ Kelurahan berhalangan melakukan tugasnya
b) Kepala Urusan Pemerintahan (Kaur Pemerintahan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang pemerintahan desa/kelurahan, keamanan dan sebagainya c) Kepala Urusan Pembangunan (Kaur Pembangunan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang pembangunan, seperti; pengaturan air, bimbingan pertanian, kerajinan keluarga, perdagangan dan sebagainya.
d) Kepala Urusan Kesejahteraan Rakyat (Kaur Kesra) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang keagamaan, kesehatan, kesenian, olahraga dan sebagainya
e) Kepala Urusan Keuangan (Kaur Keuangan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang keuangan desa/kelurahan.
f) Kepala Urusan Umum (Kaur Umum) merupakan pembantu Sekretaris Desa/kelurahan dalam bidang pengurusan umum selain urusan kaur-kaur di atas. Apabila ada Kaur yang merangkap maka dipilih yang utama.
g. Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N) yaitu orang yang bertempat tinggal di desa dengan tugas membantu secara teknis (mengurus surat-surat, penghubung dengan KUA dan sebagainya) pegawai pencatat nikah yang berada di Kantor KUA kecamatan.</notes>
  <txt>Umur dihitung dalam tahun dengan pembulatan ke bawah atau umur pada waktu ulang tahun terakhir. Perhitungan tahun didasarkan pada kalender Masehi.
Contoh: Jika umur kepala desa/lurah 45 tahun 11 bulan, ditulis 45 tahun.
Pendidikan tertinggi yang ditamatkan adalah pendidikan yang telah diselesaikan pelajarannya pada kelas atau tingkat terakhir sehingga ia mendapat tanda tamat belajar/ijazah.
Misalnya, kuliah sampai tingkat 3 dari jenjang program S1, maka kode yang dilingkari adalah 4 (hanya tamat SM atau sederajat).</txt>
</var>
<var ID="V761" name="b17r1801e4" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="218" EndPos="218" width="1"/>
  <labl>Jenis Kelamin : e. Kepala Urusan Kesra</labl>
  <imputation>Jenis Kelamin : e. Kepala Urusan Kesra</imputation>
  <security>Jenis Kelamin : e. Kepala Urusan Kesra</security>
  <embargo>Jenis Kelamin : e. Kepala Urusan Kesra</embargo>
  <respUnit>Jenis Kelamin : e. Kepala Urusan Kesra</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika Ada (Kolom 2 = 1)</preQTxt>
    <qstnLit>Aparat Pemerintahan Desa/Kelurahan : Jenis Kelamin : e. Kepala Urusan Kesra</qstnLit>
    <postQTxt>Jika Ada (Kolom 2 = 1)</postQTxt>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">40222</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Laki-laki</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Perempuan</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <notes>a) Sekretaris Desa/Kelurahan (Sekdes) mempunyai tugas menjalankan administrasi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di desa/kelurahan serta membantu Kepala Desa/Kelurahan serta memberikan pelayanan administrasi kepada masyarakat.
Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud di atas Sekretaris Desa/Kelurahan mempunyai fungsi:
1. Melaksanakan urusan surat menyurat, kearsipan dan laporan
2. Melaksanakan urusan keuangan
3. Melaksanakan administrasi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan
4. Melaksanakan tugas dan fungsi Kepala Desa/Kelurahan apabila Kepala Desa/ Kelurahan berhalangan melakukan tugasnya
b) Kepala Urusan Pemerintahan (Kaur Pemerintahan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang pemerintahan desa/kelurahan, keamanan dan sebagainya c) Kepala Urusan Pembangunan (Kaur Pembangunan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang pembangunan, seperti; pengaturan air, bimbingan pertanian, kerajinan keluarga, perdagangan dan sebagainya.
d) Kepala Urusan Kesejahteraan Rakyat (Kaur Kesra) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang keagamaan, kesehatan, kesenian, olahraga dan sebagainya
e) Kepala Urusan Keuangan (Kaur Keuangan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang keuangan desa/kelurahan.
f) Kepala Urusan Umum (Kaur Umum) merupakan pembantu Sekretaris Desa/kelurahan dalam bidang pengurusan umum selain urusan kaur-kaur di atas. Apabila ada Kaur yang merangkap maka dipilih yang utama.
g. Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N) yaitu orang yang bertempat tinggal di desa dengan tugas membantu secara teknis (mengurus surat-surat, penghubung dengan KUA dan sebagainya) pegawai pencatat nikah yang berada di Kantor KUA kecamatan.</notes>
  <txt>Umur dihitung dalam tahun dengan pembulatan ke bawah atau umur pada waktu ulang tahun terakhir. Perhitungan tahun didasarkan pada kalender Masehi.
Contoh: Jika umur kepala desa/lurah 45 tahun 11 bulan, ditulis 45 tahun.
Pendidikan tertinggi yang ditamatkan adalah pendidikan yang telah diselesaikan pelajarannya pada kelas atau tingkat terakhir sehingga ia mendapat tanda tamat belajar/ijazah.
Misalnya, kuliah sampai tingkat 3 dari jenjang program S1, maka kode yang dilingkari adalah 4 (hanya tamat SM atau sederajat).</txt>
</var>
<var ID="V762" name="b17r1801e5" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="219" EndPos="219" width="1"/>
  <labl>Pendidikan tertinggi yang ditamatkan : e. Kepala Urusan Kesra</labl>
  <imputation>Pendidikan tertinggi yang ditamatkan : e. Kepala Urusan Kesra</imputation>
  <security>Pendidikan tertinggi yang ditamatkan : e. Kepala Urusan Kesra</security>
  <embargo>Pendidikan tertinggi yang ditamatkan : e. Kepala Urusan Kesra</embargo>
  <respUnit>Pendidikan tertinggi yang ditamatkan : e. Kepala Urusan Kesra</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika Ada (Kolom 2 = 1)</preQTxt>
    <qstnLit>Aparat Pemerintahan Desa/Kelurahan : Pendidikan tertinggi yang ditamatkan : e. Kepala Urusan Kesra</qstnLit>
    <postQTxt>Jika Ada (Kolom 2 = 1)</postQTxt>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">41530</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Tidak Sekolah/BlmTamat SD</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tamat SD dan Sederajat</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <labl>SLTP dan Sederajat</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
    <labl>SM dan sederajat</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
    <labl>Akademi/DIII</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
    <labl>Perguruan Tinggi</labl>
  </catgry>
  <notes>a) Sekretaris Desa/Kelurahan (Sekdes) mempunyai tugas menjalankan administrasi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di desa/kelurahan serta membantu Kepala Desa/Kelurahan serta memberikan pelayanan administrasi kepada masyarakat.
Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud di atas Sekretaris Desa/Kelurahan mempunyai fungsi:
1. Melaksanakan urusan surat menyurat, kearsipan dan laporan
2. Melaksanakan urusan keuangan
3. Melaksanakan administrasi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan
4. Melaksanakan tugas dan fungsi Kepala Desa/Kelurahan apabila Kepala Desa/ Kelurahan berhalangan melakukan tugasnya
b) Kepala Urusan Pemerintahan (Kaur Pemerintahan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang pemerintahan desa/kelurahan, keamanan dan sebagainya c) Kepala Urusan Pembangunan (Kaur Pembangunan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang pembangunan, seperti; pengaturan air, bimbingan pertanian, kerajinan keluarga, perdagangan dan sebagainya.
d) Kepala Urusan Kesejahteraan Rakyat (Kaur Kesra) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang keagamaan, kesehatan, kesenian, olahraga dan sebagainya
e) Kepala Urusan Keuangan (Kaur Keuangan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang keuangan desa/kelurahan.
f) Kepala Urusan Umum (Kaur Umum) merupakan pembantu Sekretaris Desa/kelurahan dalam bidang pengurusan umum selain urusan kaur-kaur di atas. Apabila ada Kaur yang merangkap maka dipilih yang utama.
g. Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N) yaitu orang yang bertempat tinggal di desa dengan tugas membantu secara teknis (mengurus surat-surat, penghubung dengan KUA dan sebagainya) pegawai pencatat nikah yang berada di Kantor KUA kecamatan.</notes>
  <txt>Umur dihitung dalam tahun dengan pembulatan ke bawah atau umur pada waktu ulang tahun terakhir. Perhitungan tahun didasarkan pada kalender Masehi.
Contoh: Jika umur kepala desa/lurah 45 tahun 11 bulan, ditulis 45 tahun.
Pendidikan tertinggi yang ditamatkan adalah pendidikan yang telah diselesaikan pelajarannya pada kelas atau tingkat terakhir sehingga ia mendapat tanda tamat belajar/ijazah.
Misalnya, kuliah sampai tingkat 3 dari jenjang program S1, maka kode yang dilingkari adalah 4 (hanya tamat SM atau sederajat).</txt>
</var>
<var ID="V763" name="b17r1801f2" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="220" EndPos="220" width="1"/>
  <labl>f. Kepala Urusan Keuangan</labl>
  <imputation>f. Kepala Urusan Keuangan</imputation>
  <security>f. Kepala Urusan Keuangan</security>
  <embargo>f. Kepala Urusan Keuangan</embargo>
  <respUnit>f. Kepala Urusan Keuangan</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Aparat Pemerintahan Desa/Kelurahan : f. Kepala Urusan Keuangan</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68815</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <notes>a) Sekretaris Desa/Kelurahan (Sekdes) mempunyai tugas menjalankan administrasi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di desa/kelurahan serta membantu Kepala Desa/Kelurahan serta memberikan pelayanan administrasi kepada masyarakat.
Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud di atas Sekretaris Desa/Kelurahan mempunyai fungsi:
1. Melaksanakan urusan surat menyurat, kearsipan dan laporan
2. Melaksanakan urusan keuangan
3. Melaksanakan administrasi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan
4. Melaksanakan tugas dan fungsi Kepala Desa/Kelurahan apabila Kepala Desa/ Kelurahan berhalangan melakukan tugasnya
b) Kepala Urusan Pemerintahan (Kaur Pemerintahan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang pemerintahan desa/kelurahan, keamanan dan sebagainya c) Kepala Urusan Pembangunan (Kaur Pembangunan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang pembangunan, seperti; pengaturan air, bimbingan pertanian, kerajinan keluarga, perdagangan dan sebagainya.
d) Kepala Urusan Kesejahteraan Rakyat (Kaur Kesra) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang keagamaan, kesehatan, kesenian, olahraga dan sebagainya
e) Kepala Urusan Keuangan (Kaur Keuangan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang keuangan desa/kelurahan.
f) Kepala Urusan Umum (Kaur Umum) merupakan pembantu Sekretaris Desa/kelurahan dalam bidang pengurusan umum selain urusan kaur-kaur di atas. Apabila ada Kaur yang merangkap maka dipilih yang utama.
g. Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N) yaitu orang yang bertempat tinggal di desa dengan tugas membantu secara teknis (mengurus surat-surat, penghubung dengan KUA dan sebagainya) pegawai pencatat nikah yang berada di Kantor KUA kecamatan.</notes>
  <txt>Umur dihitung dalam tahun dengan pembulatan ke bawah atau umur pada waktu ulang tahun terakhir. Perhitungan tahun didasarkan pada kalender Masehi.
Contoh: Jika umur kepala desa/lurah 45 tahun 11 bulan, ditulis 45 tahun.
Pendidikan tertinggi yang ditamatkan adalah pendidikan yang telah diselesaikan pelajarannya pada kelas atau tingkat terakhir sehingga ia mendapat tanda tamat belajar/ijazah.
Misalnya, kuliah sampai tingkat 3 dari jenjang program S1, maka kode yang dilingkari adalah 4 (hanya tamat SM atau sederajat).</txt>
</var>
<var ID="V764" name="b17r1801f3" files="F4" intrvl="contin">
  <location StartPos="221" EndPos="222" width="2"/>
  <labl>Umur : f. Kepala Urusan Keuangan</labl>
  <imputation>Umur : f. Kepala Urusan Keuangan</imputation>
  <security>Umur : f. Kepala Urusan Keuangan</security>
  <embargo>Umur : f. Kepala Urusan Keuangan</embargo>
  <respUnit>Umur : f. Kepala Urusan Keuangan</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika Ada (Kolom 2 = 1)</preQTxt>
    <qstnLit>Aparat Pemerintahan Desa/Kelurahan : Umur : f. Kepala Urusan Keuangan</qstnLit>
    <postQTxt>Jika Ada (Kolom 2 = 1)</postQTxt>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">75</sumStat>
  <notes>a) Sekretaris Desa/Kelurahan (Sekdes) mempunyai tugas menjalankan administrasi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di desa/kelurahan serta membantu Kepala Desa/Kelurahan serta memberikan pelayanan administrasi kepada masyarakat.
Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud di atas Sekretaris Desa/Kelurahan mempunyai fungsi:
1. Melaksanakan urusan surat menyurat, kearsipan dan laporan
2. Melaksanakan urusan keuangan
3. Melaksanakan administrasi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan
4. Melaksanakan tugas dan fungsi Kepala Desa/Kelurahan apabila Kepala Desa/ Kelurahan berhalangan melakukan tugasnya
b) Kepala Urusan Pemerintahan (Kaur Pemerintahan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang pemerintahan desa/kelurahan, keamanan dan sebagainya c) Kepala Urusan Pembangunan (Kaur Pembangunan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang pembangunan, seperti; pengaturan air, bimbingan pertanian, kerajinan keluarga, perdagangan dan sebagainya.
d) Kepala Urusan Kesejahteraan Rakyat (Kaur Kesra) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang keagamaan, kesehatan, kesenian, olahraga dan sebagainya
e) Kepala Urusan Keuangan (Kaur Keuangan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang keuangan desa/kelurahan.
f) Kepala Urusan Umum (Kaur Umum) merupakan pembantu Sekretaris Desa/kelurahan dalam bidang pengurusan umum selain urusan kaur-kaur di atas. Apabila ada Kaur yang merangkap maka dipilih yang utama.
g. Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N) yaitu orang yang bertempat tinggal di desa dengan tugas membantu secara teknis (mengurus surat-surat, penghubung dengan KUA dan sebagainya) pegawai pencatat nikah yang berada di Kantor KUA kecamatan.</notes>
  <txt>Umur dihitung dalam tahun dengan pembulatan ke bawah atau umur pada waktu ulang tahun terakhir. Perhitungan tahun didasarkan pada kalender Masehi.
Contoh: Jika umur kepala desa/lurah 45 tahun 11 bulan, ditulis 45 tahun.
Pendidikan tertinggi yang ditamatkan adalah pendidikan yang telah diselesaikan pelajarannya pada kelas atau tingkat terakhir sehingga ia mendapat tanda tamat belajar/ijazah.
Misalnya, kuliah sampai tingkat 3 dari jenjang program S1, maka kode yang dilingkari adalah 4 (hanya tamat SM atau sederajat).</txt>
</var>
<var ID="V766" name="b17r1801f5" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="223" EndPos="223" width="1"/>
  <labl>Pendidikan tertinggi yang ditamatkan : f. Kepala Urusan Keuangan</labl>
  <imputation>Pendidikan tertinggi yang ditamatkan : f. Kepala Urusan Keuangan</imputation>
  <security>Pendidikan tertinggi yang ditamatkan : f. Kepala Urusan Keuangan</security>
  <embargo>Pendidikan tertinggi yang ditamatkan : f. Kepala Urusan Keuangan</embargo>
  <respUnit>Pendidikan tertinggi yang ditamatkan : f. Kepala Urusan Keuangan</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika Ada (Kolom 2 = 1)</preQTxt>
    <qstnLit>Aparat Pemerintahan Desa/Kelurahan : Pendidikan tertinggi yang ditamatkan : f. Kepala Urusan Keuangan</qstnLit>
    <postQTxt>Jika Ada (Kolom 2 = 1)</postQTxt>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">31403</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Tidak Sekolah/BlmTamat SD</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tamat SD dan Sederajat</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <labl>SLTP dan Sederajat</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
    <labl>SM dan sederajat</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
    <labl>Akademi/DIII</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
    <labl>Perguruan Tinggi</labl>
  </catgry>
  <notes>a) Sekretaris Desa/Kelurahan (Sekdes) mempunyai tugas menjalankan administrasi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di desa/kelurahan serta membantu Kepala Desa/Kelurahan serta memberikan pelayanan administrasi kepada masyarakat.
Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud di atas Sekretaris Desa/Kelurahan mempunyai fungsi:
1. Melaksanakan urusan surat menyurat, kearsipan dan laporan
2. Melaksanakan urusan keuangan
3. Melaksanakan administrasi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan
4. Melaksanakan tugas dan fungsi Kepala Desa/Kelurahan apabila Kepala Desa/ Kelurahan berhalangan melakukan tugasnya
b) Kepala Urusan Pemerintahan (Kaur Pemerintahan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang pemerintahan desa/kelurahan, keamanan dan sebagainya c) Kepala Urusan Pembangunan (Kaur Pembangunan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang pembangunan, seperti; pengaturan air, bimbingan pertanian, kerajinan keluarga, perdagangan dan sebagainya.
d) Kepala Urusan Kesejahteraan Rakyat (Kaur Kesra) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang keagamaan, kesehatan, kesenian, olahraga dan sebagainya
e) Kepala Urusan Keuangan (Kaur Keuangan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang keuangan desa/kelurahan.
f) Kepala Urusan Umum (Kaur Umum) merupakan pembantu Sekretaris Desa/kelurahan dalam bidang pengurusan umum selain urusan kaur-kaur di atas. Apabila ada Kaur yang merangkap maka dipilih yang utama.
g. Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N) yaitu orang yang bertempat tinggal di desa dengan tugas membantu secara teknis (mengurus surat-surat, penghubung dengan KUA dan sebagainya) pegawai pencatat nikah yang berada di Kantor KUA kecamatan.</notes>
  <txt>Umur dihitung dalam tahun dengan pembulatan ke bawah atau umur pada waktu ulang tahun terakhir. Perhitungan tahun didasarkan pada kalender Masehi.
Contoh: Jika umur kepala desa/lurah 45 tahun 11 bulan, ditulis 45 tahun.
Pendidikan tertinggi yang ditamatkan adalah pendidikan yang telah diselesaikan pelajarannya pada kelas atau tingkat terakhir sehingga ia mendapat tanda tamat belajar/ijazah.
Misalnya, kuliah sampai tingkat 3 dari jenjang program S1, maka kode yang dilingkari adalah 4 (hanya tamat SM atau sederajat).</txt>
</var>
<var ID="V765" name="b17r1801f4" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="224" EndPos="224" width="1"/>
  <labl>Jenis Kelamin : f. Kepala Urusan Keuangan</labl>
  <imputation>Jenis Kelamin : f. Kepala Urusan Keuangan</imputation>
  <security>Jenis Kelamin : f. Kepala Urusan Keuangan</security>
  <embargo>Jenis Kelamin : f. Kepala Urusan Keuangan</embargo>
  <respUnit>Jenis Kelamin : f. Kepala Urusan Keuangan</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika Ada (Kolom 2 = 1)</preQTxt>
    <qstnLit>Aparat Pemerintahan Desa/Kelurahan : Jenis Kelamin : f. Kepala Urusan Keuangan</qstnLit>
    <postQTxt>Jika Ada (Kolom 2 = 1)</postQTxt>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">30135</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Laki-laki</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Perempuan</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <notes>a) Sekretaris Desa/Kelurahan (Sekdes) mempunyai tugas menjalankan administrasi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di desa/kelurahan serta membantu Kepala Desa/Kelurahan serta memberikan pelayanan administrasi kepada masyarakat.
Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud di atas Sekretaris Desa/Kelurahan mempunyai fungsi:
1. Melaksanakan urusan surat menyurat, kearsipan dan laporan
2. Melaksanakan urusan keuangan
3. Melaksanakan administrasi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan
4. Melaksanakan tugas dan fungsi Kepala Desa/Kelurahan apabila Kepala Desa/ Kelurahan berhalangan melakukan tugasnya
b) Kepala Urusan Pemerintahan (Kaur Pemerintahan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang pemerintahan desa/kelurahan, keamanan dan sebagainya c) Kepala Urusan Pembangunan (Kaur Pembangunan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang pembangunan, seperti; pengaturan air, bimbingan pertanian, kerajinan keluarga, perdagangan dan sebagainya.
d) Kepala Urusan Kesejahteraan Rakyat (Kaur Kesra) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang keagamaan, kesehatan, kesenian, olahraga dan sebagainya
e) Kepala Urusan Keuangan (Kaur Keuangan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang keuangan desa/kelurahan.
f) Kepala Urusan Umum (Kaur Umum) merupakan pembantu Sekretaris Desa/kelurahan dalam bidang pengurusan umum selain urusan kaur-kaur di atas. Apabila ada Kaur yang merangkap maka dipilih yang utama.
g. Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N) yaitu orang yang bertempat tinggal di desa dengan tugas membantu secara teknis (mengurus surat-surat, penghubung dengan KUA dan sebagainya) pegawai pencatat nikah yang berada di Kantor KUA kecamatan.</notes>
  <txt>Umur dihitung dalam tahun dengan pembulatan ke bawah atau umur pada waktu ulang tahun terakhir. Perhitungan tahun didasarkan pada kalender Masehi.
Contoh: Jika umur kepala desa/lurah 45 tahun 11 bulan, ditulis 45 tahun.
Pendidikan tertinggi yang ditamatkan adalah pendidikan yang telah diselesaikan pelajarannya pada kelas atau tingkat terakhir sehingga ia mendapat tanda tamat belajar/ijazah.
Misalnya, kuliah sampai tingkat 3 dari jenjang program S1, maka kode yang dilingkari adalah 4 (hanya tamat SM atau sederajat).</txt>
</var>
<var ID="V767" name="b17r1801g2" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="225" EndPos="225" width="1"/>
  <labl>g. Kepala Urusan Umum</labl>
  <imputation>g. Kepala Urusan Umum</imputation>
  <security>g. Kepala Urusan Umum</security>
  <embargo>g. Kepala Urusan Umum</embargo>
  <respUnit>g. Kepala Urusan Umum</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Aparat Pemerintahan Desa/Kelurahan : g. Kepala Urusan Umum</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <notes>a) Sekretaris Desa/Kelurahan (Sekdes) mempunyai tugas menjalankan administrasi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di desa/kelurahan serta membantu Kepala Desa/Kelurahan serta memberikan pelayanan administrasi kepada masyarakat.
Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud di atas Sekretaris Desa/Kelurahan mempunyai fungsi:
1. Melaksanakan urusan surat menyurat, kearsipan dan laporan
2. Melaksanakan urusan keuangan
3. Melaksanakan administrasi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan
4. Melaksanakan tugas dan fungsi Kepala Desa/Kelurahan apabila Kepala Desa/ Kelurahan berhalangan melakukan tugasnya
b) Kepala Urusan Pemerintahan (Kaur Pemerintahan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang pemerintahan desa/kelurahan, keamanan dan sebagainya c) Kepala Urusan Pembangunan (Kaur Pembangunan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang pembangunan, seperti; pengaturan air, bimbingan pertanian, kerajinan keluarga, perdagangan dan sebagainya.
d) Kepala Urusan Kesejahteraan Rakyat (Kaur Kesra) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang keagamaan, kesehatan, kesenian, olahraga dan sebagainya
e) Kepala Urusan Keuangan (Kaur Keuangan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang keuangan desa/kelurahan.
f) Kepala Urusan Umum (Kaur Umum) merupakan pembantu Sekretaris Desa/kelurahan dalam bidang pengurusan umum selain urusan kaur-kaur di atas. Apabila ada Kaur yang merangkap maka dipilih yang utama.
g. Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N) yaitu orang yang bertempat tinggal di desa dengan tugas membantu secara teknis (mengurus surat-surat, penghubung dengan KUA dan sebagainya) pegawai pencatat nikah yang berada di Kantor KUA kecamatan.</notes>
  <txt>Umur dihitung dalam tahun dengan pembulatan ke bawah atau umur pada waktu ulang tahun terakhir. Perhitungan tahun didasarkan pada kalender Masehi.
Contoh: Jika umur kepala desa/lurah 45 tahun 11 bulan, ditulis 45 tahun.
Pendidikan tertinggi yang ditamatkan adalah pendidikan yang telah diselesaikan pelajarannya pada kelas atau tingkat terakhir sehingga ia mendapat tanda tamat belajar/ijazah.
Misalnya, kuliah sampai tingkat 3 dari jenjang program S1, maka kode yang dilingkari adalah 4 (hanya tamat SM atau sederajat).</txt>
</var>
<var ID="V768" name="b17r1801g3" files="F4" intrvl="contin">
  <location StartPos="226" EndPos="227" width="2"/>
  <labl>Umur : g. Kepala Urusan Umum</labl>
  <imputation>Umur : g. Kepala Urusan Umum</imputation>
  <security>Umur : g. Kepala Urusan Umum</security>
  <embargo>Umur : g. Kepala Urusan Umum</embargo>
  <respUnit>Umur : g. Kepala Urusan Umum</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika Ada (Kolom 2 = 1)</preQTxt>
    <qstnLit>Aparat Pemerintahan Desa/Kelurahan : Umur : g. Kepala Urusan Umum</qstnLit>
    <postQTxt>Jika Ada (Kolom 2 = 1)</postQTxt>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">75</sumStat>
  <notes>a) Sekretaris Desa/Kelurahan (Sekdes) mempunyai tugas menjalankan administrasi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di desa/kelurahan serta membantu Kepala Desa/Kelurahan serta memberikan pelayanan administrasi kepada masyarakat.
Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud di atas Sekretaris Desa/Kelurahan mempunyai fungsi:
1. Melaksanakan urusan surat menyurat, kearsipan dan laporan
2. Melaksanakan urusan keuangan
3. Melaksanakan administrasi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan
4. Melaksanakan tugas dan fungsi Kepala Desa/Kelurahan apabila Kepala Desa/ Kelurahan berhalangan melakukan tugasnya
b) Kepala Urusan Pemerintahan (Kaur Pemerintahan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang pemerintahan desa/kelurahan, keamanan dan sebagainya c) Kepala Urusan Pembangunan (Kaur Pembangunan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang pembangunan, seperti; pengaturan air, bimbingan pertanian, kerajinan keluarga, perdagangan dan sebagainya.
d) Kepala Urusan Kesejahteraan Rakyat (Kaur Kesra) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang keagamaan, kesehatan, kesenian, olahraga dan sebagainya
e) Kepala Urusan Keuangan (Kaur Keuangan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang keuangan desa/kelurahan.
f) Kepala Urusan Umum (Kaur Umum) merupakan pembantu Sekretaris Desa/kelurahan dalam bidang pengurusan umum selain urusan kaur-kaur di atas. Apabila ada Kaur yang merangkap maka dipilih yang utama.
g. Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N) yaitu orang yang bertempat tinggal di desa dengan tugas membantu secara teknis (mengurus surat-surat, penghubung dengan KUA dan sebagainya) pegawai pencatat nikah yang berada di Kantor KUA kecamatan.</notes>
  <txt>Umur dihitung dalam tahun dengan pembulatan ke bawah atau umur pada waktu ulang tahun terakhir. Perhitungan tahun didasarkan pada kalender Masehi.
Contoh: Jika umur kepala desa/lurah 45 tahun 11 bulan, ditulis 45 tahun.
Pendidikan tertinggi yang ditamatkan adalah pendidikan yang telah diselesaikan pelajarannya pada kelas atau tingkat terakhir sehingga ia mendapat tanda tamat belajar/ijazah.
Misalnya, kuliah sampai tingkat 3 dari jenjang program S1, maka kode yang dilingkari adalah 4 (hanya tamat SM atau sederajat).</txt>
</var>
<var ID="V769" name="b17r1801g4" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="228" EndPos="228" width="1"/>
  <labl>Jenis Kelamin : g. Kepala Urusan Umum</labl>
  <imputation>Jenis Kelamin : g. Kepala Urusan Umum</imputation>
  <security>Jenis Kelamin : g. Kepala Urusan Umum</security>
  <embargo>Jenis Kelamin : g. Kepala Urusan Umum</embargo>
  <respUnit>Jenis Kelamin : g. Kepala Urusan Umum</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika Ada (Kolom 2 = 1)</preQTxt>
    <qstnLit>Aparat Pemerintahan Desa/Kelurahan : Jenis Kelamin : g. Kepala Urusan Umum</qstnLit>
    <postQTxt>Jika Ada (Kolom 2 = 1)</postQTxt>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">52255</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Laki-laki</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Perempuan</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <notes>a) Sekretaris Desa/Kelurahan (Sekdes) mempunyai tugas menjalankan administrasi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di desa/kelurahan serta membantu Kepala Desa/Kelurahan serta memberikan pelayanan administrasi kepada masyarakat.
Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud di atas Sekretaris Desa/Kelurahan mempunyai fungsi:
1. Melaksanakan urusan surat menyurat, kearsipan dan laporan
2. Melaksanakan urusan keuangan
3. Melaksanakan administrasi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan
4. Melaksanakan tugas dan fungsi Kepala Desa/Kelurahan apabila Kepala Desa/ Kelurahan berhalangan melakukan tugasnya
b) Kepala Urusan Pemerintahan (Kaur Pemerintahan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang pemerintahan desa/kelurahan, keamanan dan sebagainya c) Kepala Urusan Pembangunan (Kaur Pembangunan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang pembangunan, seperti; pengaturan air, bimbingan pertanian, kerajinan keluarga, perdagangan dan sebagainya.
d) Kepala Urusan Kesejahteraan Rakyat (Kaur Kesra) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang keagamaan, kesehatan, kesenian, olahraga dan sebagainya
e) Kepala Urusan Keuangan (Kaur Keuangan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang keuangan desa/kelurahan.
f) Kepala Urusan Umum (Kaur Umum) merupakan pembantu Sekretaris Desa/kelurahan dalam bidang pengurusan umum selain urusan kaur-kaur di atas. Apabila ada Kaur yang merangkap maka dipilih yang utama.
g. Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N) yaitu orang yang bertempat tinggal di desa dengan tugas membantu secara teknis (mengurus surat-surat, penghubung dengan KUA dan sebagainya) pegawai pencatat nikah yang berada di Kantor KUA kecamatan.</notes>
  <txt>Umur dihitung dalam tahun dengan pembulatan ke bawah atau umur pada waktu ulang tahun terakhir. Perhitungan tahun didasarkan pada kalender Masehi.
Contoh: Jika umur kepala desa/lurah 45 tahun 11 bulan, ditulis 45 tahun.
Pendidikan tertinggi yang ditamatkan adalah pendidikan yang telah diselesaikan pelajarannya pada kelas atau tingkat terakhir sehingga ia mendapat tanda tamat belajar/ijazah.
Misalnya, kuliah sampai tingkat 3 dari jenjang program S1, maka kode yang dilingkari adalah 4 (hanya tamat SM atau sederajat).</txt>
</var>
<var ID="V770" name="b17r1801g5" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="229" EndPos="229" width="1"/>
  <labl>Pendidikan tertinggi yang ditamatkan : g. Kepala Urusan Umum</labl>
  <imputation>Pendidikan tertinggi yang ditamatkan : g. Kepala Urusan Umum</imputation>
  <security>Pendidikan tertinggi yang ditamatkan : g. Kepala Urusan Umum</security>
  <embargo>Pendidikan tertinggi yang ditamatkan : g. Kepala Urusan Umum</embargo>
  <respUnit>Pendidikan tertinggi yang ditamatkan : g. Kepala Urusan Umum</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika Ada (Kolom 2 = 1)</preQTxt>
    <qstnLit>Aparat Pemerintahan Desa/Kelurahan : Pendidikan tertinggi yang ditamatkan : g. Kepala Urusan Umum</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">52858</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Tidak Sekolah/BlmTamat SD</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tamat SD dan Sederajat</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <labl>SLTP dan Sederajat</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
    <labl>SM dan sederajat</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
    <labl>Akademi/DIII</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
    <labl>Perguruan Tinggi</labl>
  </catgry>
  <notes>a) Sekretaris Desa/Kelurahan (Sekdes) mempunyai tugas menjalankan administrasi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di desa/kelurahan serta membantu Kepala Desa/Kelurahan serta memberikan pelayanan administrasi kepada masyarakat.
Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud di atas Sekretaris Desa/Kelurahan mempunyai fungsi:
1. Melaksanakan urusan surat menyurat, kearsipan dan laporan
2. Melaksanakan urusan keuangan
3. Melaksanakan administrasi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan
4. Melaksanakan tugas dan fungsi Kepala Desa/Kelurahan apabila Kepala Desa/ Kelurahan berhalangan melakukan tugasnya
b) Kepala Urusan Pemerintahan (Kaur Pemerintahan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang pemerintahan desa/kelurahan, keamanan dan sebagainya c) Kepala Urusan Pembangunan (Kaur Pembangunan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang pembangunan, seperti; pengaturan air, bimbingan pertanian, kerajinan keluarga, perdagangan dan sebagainya.
d) Kepala Urusan Kesejahteraan Rakyat (Kaur Kesra) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang keagamaan, kesehatan, kesenian, olahraga dan sebagainya
e) Kepala Urusan Keuangan (Kaur Keuangan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang keuangan desa/kelurahan.
f) Kepala Urusan Umum (Kaur Umum) merupakan pembantu Sekretaris Desa/kelurahan dalam bidang pengurusan umum selain urusan kaur-kaur di atas. Apabila ada Kaur yang merangkap maka dipilih yang utama.
g. Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N) yaitu orang yang bertempat tinggal di desa dengan tugas membantu secara teknis (mengurus surat-surat, penghubung dengan KUA dan sebagainya) pegawai pencatat nikah yang berada di Kantor KUA kecamatan.</notes>
  <txt>Umur dihitung dalam tahun dengan pembulatan ke bawah atau umur pada waktu ulang tahun terakhir. Perhitungan tahun didasarkan pada kalender Masehi.
Contoh: Jika umur kepala desa/lurah 45 tahun 11 bulan, ditulis 45 tahun.
Pendidikan tertinggi yang ditamatkan adalah pendidikan yang telah diselesaikan pelajarannya pada kelas atau tingkat terakhir sehingga ia mendapat tanda tamat belajar/ijazah.
Misalnya, kuliah sampai tingkat 3 dari jenjang program S1, maka kode yang dilingkari adalah 4 (hanya tamat SM atau sederajat).</txt>
</var>
<var ID="V771" name="b17r1801h2" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="230" EndPos="230" width="1"/>
  <labl>h. Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N)</labl>
  <imputation>h. Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N)</imputation>
  <security>h. Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N)</security>
  <embargo>h. Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N)</embargo>
  <respUnit>h. Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N)</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Aparat Pemerintahan Desa/Kelurahan : h. Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N)</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68815</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Ada</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tidak</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <notes>a) Sekretaris Desa/Kelurahan (Sekdes) mempunyai tugas menjalankan administrasi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di desa/kelurahan serta membantu Kepala Desa/Kelurahan serta memberikan pelayanan administrasi kepada masyarakat.
Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud di atas Sekretaris Desa/Kelurahan mempunyai fungsi:
1. Melaksanakan urusan surat menyurat, kearsipan dan laporan
2. Melaksanakan urusan keuangan
3. Melaksanakan administrasi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan
4. Melaksanakan tugas dan fungsi Kepala Desa/Kelurahan apabila Kepala Desa/ Kelurahan berhalangan melakukan tugasnya
b) Kepala Urusan Pemerintahan (Kaur Pemerintahan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang pemerintahan desa/kelurahan, keamanan dan sebagainya c) Kepala Urusan Pembangunan (Kaur Pembangunan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang pembangunan, seperti; pengaturan air, bimbingan pertanian, kerajinan keluarga, perdagangan dan sebagainya.
d) Kepala Urusan Kesejahteraan Rakyat (Kaur Kesra) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang keagamaan, kesehatan, kesenian, olahraga dan sebagainya
e) Kepala Urusan Keuangan (Kaur Keuangan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang keuangan desa/kelurahan.
f) Kepala Urusan Umum (Kaur Umum) merupakan pembantu Sekretaris Desa/kelurahan dalam bidang pengurusan umum selain urusan kaur-kaur di atas. Apabila ada Kaur yang merangkap maka dipilih yang utama.
g. Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N) yaitu orang yang bertempat tinggal di desa dengan tugas membantu secara teknis (mengurus surat-surat, penghubung dengan KUA dan sebagainya) pegawai pencatat nikah yang berada di Kantor KUA kecamatan.</notes>
  <txt>Umur dihitung dalam tahun dengan pembulatan ke bawah atau umur pada waktu ulang tahun terakhir. Perhitungan tahun didasarkan pada kalender Masehi.
Contoh: Jika umur kepala desa/lurah 45 tahun 11 bulan, ditulis 45 tahun.
Pendidikan tertinggi yang ditamatkan adalah pendidikan yang telah diselesaikan pelajarannya pada kelas atau tingkat terakhir sehingga ia mendapat tanda tamat belajar/ijazah.
Misalnya, kuliah sampai tingkat 3 dari jenjang program S1, maka kode yang dilingkari adalah 4 (hanya tamat SM atau sederajat).</txt>
</var>
<var ID="V772" name="b17r1801h3" files="F4" intrvl="contin">
  <location StartPos="231" EndPos="232" width="2"/>
  <labl>Umur : h. Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N)</labl>
  <imputation>Umur : h. Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N)</imputation>
  <security>Umur : h. Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N)</security>
  <embargo>Umur : h. Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N)</embargo>
  <respUnit>Umur : h. Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N)</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika Ada (Kolom 2 = 1)</preQTxt>
    <qstnLit>Aparat Pemerintahan Desa/Kelurahan : Umur : h. Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N)</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">75</sumStat>
  <notes>a) Sekretaris Desa/Kelurahan (Sekdes) mempunyai tugas menjalankan administrasi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di desa/kelurahan serta membantu Kepala Desa/Kelurahan serta memberikan pelayanan administrasi kepada masyarakat.
Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud di atas Sekretaris Desa/Kelurahan mempunyai fungsi:
1. Melaksanakan urusan surat menyurat, kearsipan dan laporan
2. Melaksanakan urusan keuangan
3. Melaksanakan administrasi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan
4. Melaksanakan tugas dan fungsi Kepala Desa/Kelurahan apabila Kepala Desa/ Kelurahan berhalangan melakukan tugasnya
b) Kepala Urusan Pemerintahan (Kaur Pemerintahan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang pemerintahan desa/kelurahan, keamanan dan sebagainya c) Kepala Urusan Pembangunan (Kaur Pembangunan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang pembangunan, seperti; pengaturan air, bimbingan pertanian, kerajinan keluarga, perdagangan dan sebagainya.
d) Kepala Urusan Kesejahteraan Rakyat (Kaur Kesra) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang keagamaan, kesehatan, kesenian, olahraga dan sebagainya
e) Kepala Urusan Keuangan (Kaur Keuangan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang keuangan desa/kelurahan.
f) Kepala Urusan Umum (Kaur Umum) merupakan pembantu Sekretaris Desa/kelurahan dalam bidang pengurusan umum selain urusan kaur-kaur di atas. Apabila ada Kaur yang merangkap maka dipilih yang utama.
g. Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N) yaitu orang yang bertempat tinggal di desa dengan tugas membantu secara teknis (mengurus surat-surat, penghubung dengan KUA dan sebagainya) pegawai pencatat nikah yang berada di Kantor KUA kecamatan.</notes>
  <txt>Umur dihitung dalam tahun dengan pembulatan ke bawah atau umur pada waktu ulang tahun terakhir. Perhitungan tahun didasarkan pada kalender Masehi.
Contoh: Jika umur kepala desa/lurah 45 tahun 11 bulan, ditulis 45 tahun.
Pendidikan tertinggi yang ditamatkan adalah pendidikan yang telah diselesaikan pelajarannya pada kelas atau tingkat terakhir sehingga ia mendapat tanda tamat belajar/ijazah.
Misalnya, kuliah sampai tingkat 3 dari jenjang program S1, maka kode yang dilingkari adalah 4 (hanya tamat SM atau sederajat).</txt>
</var>
<var ID="V773" name="b17r1801h4" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="233" EndPos="233" width="1"/>
  <labl>Jenis Kelamin : h. Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N)</labl>
  <imputation>Jenis Kelamin : h. Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N)</imputation>
  <security>Jenis Kelamin : h. Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N)</security>
  <embargo>Jenis Kelamin : h. Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N)</embargo>
  <respUnit>Jenis Kelamin : h. Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N)</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika Ada (Kolom 2 = 1)</preQTxt>
    <qstnLit>Aparat Pemerintahan Desa/Kelurahan : Jenis Kelamin : h. Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N)</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">40438</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Laki-laki</labl>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Perempuan</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <notes>a) Sekretaris Desa/Kelurahan (Sekdes) mempunyai tugas menjalankan administrasi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di desa/kelurahan serta membantu Kepala Desa/Kelurahan serta memberikan pelayanan administrasi kepada masyarakat.
Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud di atas Sekretaris Desa/Kelurahan mempunyai fungsi:
1. Melaksanakan urusan surat menyurat, kearsipan dan laporan
2. Melaksanakan urusan keuangan
3. Melaksanakan administrasi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan
4. Melaksanakan tugas dan fungsi Kepala Desa/Kelurahan apabila Kepala Desa/ Kelurahan berhalangan melakukan tugasnya
b) Kepala Urusan Pemerintahan (Kaur Pemerintahan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang pemerintahan desa/kelurahan, keamanan dan sebagainya c) Kepala Urusan Pembangunan (Kaur Pembangunan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang pembangunan, seperti; pengaturan air, bimbingan pertanian, kerajinan keluarga, perdagangan dan sebagainya.
d) Kepala Urusan Kesejahteraan Rakyat (Kaur Kesra) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang keagamaan, kesehatan, kesenian, olahraga dan sebagainya
e) Kepala Urusan Keuangan (Kaur Keuangan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang keuangan desa/kelurahan.
f) Kepala Urusan Umum (Kaur Umum) merupakan pembantu Sekretaris Desa/kelurahan dalam bidang pengurusan umum selain urusan kaur-kaur di atas. Apabila ada Kaur yang merangkap maka dipilih yang utama.
g. Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N) yaitu orang yang bertempat tinggal di desa dengan tugas membantu secara teknis (mengurus surat-surat, penghubung dengan KUA dan sebagainya) pegawai pencatat nikah yang berada di Kantor KUA kecamatan.</notes>
  <txt>Umur dihitung dalam tahun dengan pembulatan ke bawah atau umur pada waktu ulang tahun terakhir. Perhitungan tahun didasarkan pada kalender Masehi.
Contoh: Jika umur kepala desa/lurah 45 tahun 11 bulan, ditulis 45 tahun.
Pendidikan tertinggi yang ditamatkan adalah pendidikan yang telah diselesaikan pelajarannya pada kelas atau tingkat terakhir sehingga ia mendapat tanda tamat belajar/ijazah.
Misalnya, kuliah sampai tingkat 3 dari jenjang program S1, maka kode yang dilingkari adalah 4 (hanya tamat SM atau sederajat).</txt>
</var>
<var ID="V774" name="b17r1801h5" files="F4" intrvl="discrete">
  <location StartPos="234" EndPos="234" width="1"/>
  <labl>Pendidikan tertinggi yang ditamatkan : h. Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N)</labl>
  <imputation>Pendidikan tertinggi yang ditamatkan : h. Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N)</imputation>
  <security>Pendidikan tertinggi yang ditamatkan : h. Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N)</security>
  <embargo>Pendidikan tertinggi yang ditamatkan : h. Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N)</embargo>
  <respUnit>Pendidikan tertinggi yang ditamatkan : h. Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N)</respUnit>
  <qstn>
    <preQTxt>Jika Ada (Kolom 2 = 1)</preQTxt>
    <qstnLit>Aparat Pemerintahan Desa/Kelurahan : Pendidikan tertinggi yang ditamatkan : h. Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N)</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">40921</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <catgry>
    <catStat type="vald"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>1</catValu>
    <labl>Tidak Sekolah/BlmTamat SD</labl>
    <catStat type="invd"/>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>2</catValu>
    <labl>Tamat SD dan Sederajat</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>3</catValu>
    <labl>SLTP dan Sederajat</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>4</catValu>
    <labl>SM dan sederajat</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>5</catValu>
    <labl>Akademi/DIII</labl>
  </catgry>
  <catgry>
    <catValu>6</catValu>
    <labl>Perguruan Tinggi</labl>
  </catgry>
  <notes>a) Sekretaris Desa/Kelurahan (Sekdes) mempunyai tugas menjalankan administrasi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di desa/kelurahan serta membantu Kepala Desa/Kelurahan serta memberikan pelayanan administrasi kepada masyarakat.
Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud di atas Sekretaris Desa/Kelurahan mempunyai fungsi:
1. Melaksanakan urusan surat menyurat, kearsipan dan laporan
2. Melaksanakan urusan keuangan
3. Melaksanakan administrasi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan
4. Melaksanakan tugas dan fungsi Kepala Desa/Kelurahan apabila Kepala Desa/ Kelurahan berhalangan melakukan tugasnya
b) Kepala Urusan Pemerintahan (Kaur Pemerintahan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang pemerintahan desa/kelurahan, keamanan dan sebagainya c) Kepala Urusan Pembangunan (Kaur Pembangunan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang pembangunan, seperti; pengaturan air, bimbingan pertanian, kerajinan keluarga, perdagangan dan sebagainya.
d) Kepala Urusan Kesejahteraan Rakyat (Kaur Kesra) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang keagamaan, kesehatan, kesenian, olahraga dan sebagainya
e) Kepala Urusan Keuangan (Kaur Keuangan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang keuangan desa/kelurahan.
f) Kepala Urusan Umum (Kaur Umum) merupakan pembantu Sekretaris Desa/kelurahan dalam bidang pengurusan umum selain urusan kaur-kaur di atas. Apabila ada Kaur yang merangkap maka dipilih yang utama.
g. Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N) yaitu orang yang bertempat tinggal di desa dengan tugas membantu secara teknis (mengurus surat-surat, penghubung dengan KUA dan sebagainya) pegawai pencatat nikah yang berada di Kantor KUA kecamatan.</notes>
  <txt>Umur dihitung dalam tahun dengan pembulatan ke bawah atau umur pada waktu ulang tahun terakhir. Perhitungan tahun didasarkan pada kalender Masehi.
Contoh: Jika umur kepala desa/lurah 45 tahun 11 bulan, ditulis 45 tahun.
Pendidikan tertinggi yang ditamatkan adalah pendidikan yang telah diselesaikan pelajarannya pada kelas atau tingkat terakhir sehingga ia mendapat tanda tamat belajar/ijazah.
Misalnya, kuliah sampai tingkat 3 dari jenjang program S1, maka kode yang dilingkari adalah 4 (hanya tamat SM atau sederajat).</txt>
</var>
<var ID="V775" name="b17r1802a" files="F4" intrvl="contin">
  <location StartPos="235" EndPos="236" width="2"/>
  <labl>Lamanya pencacahan : Jam</labl>
  <imputation>Lamanya pencacahan : Jam</imputation>
  <security>Lamanya pencacahan : Jam</security>
  <embargo>Lamanya pencacahan : Jam</embargo>
  <respUnit>Lamanya pencacahan : Jam</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Lamanya pencacahan : Jam...., Menit.....</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">99</sumStat>
  <notes>a) Sekretaris Desa/Kelurahan (Sekdes) mempunyai tugas menjalankan administrasi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di desa/kelurahan serta membantu Kepala Desa/Kelurahan serta memberikan pelayanan administrasi kepada masyarakat.
Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud di atas Sekretaris Desa/Kelurahan mempunyai fungsi:
1. Melaksanakan urusan surat menyurat, kearsipan dan laporan
2. Melaksanakan urusan keuangan
3. Melaksanakan administrasi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan
4. Melaksanakan tugas dan fungsi Kepala Desa/Kelurahan apabila Kepala Desa/ Kelurahan berhalangan melakukan tugasnya
b) Kepala Urusan Pemerintahan (Kaur Pemerintahan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang pemerintahan desa/kelurahan, keamanan dan sebagainya c) Kepala Urusan Pembangunan (Kaur Pembangunan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang pembangunan, seperti; pengaturan air, bimbingan pertanian, kerajinan keluarga, perdagangan dan sebagainya.
d) Kepala Urusan Kesejahteraan Rakyat (Kaur Kesra) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang keagamaan, kesehatan, kesenian, olahraga dan sebagainya
e) Kepala Urusan Keuangan (Kaur Keuangan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang keuangan desa/kelurahan.
f) Kepala Urusan Umum (Kaur Umum) merupakan pembantu Sekretaris Desa/kelurahan dalam bidang pengurusan umum selain urusan kaur-kaur di atas. Apabila ada Kaur yang merangkap maka dipilih yang utama.
g. Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N) yaitu orang yang bertempat tinggal di desa dengan tugas membantu secara teknis (mengurus surat-surat, penghubung dengan KUA dan sebagainya) pegawai pencatat nikah yang berada di Kantor KUA kecamatan.</notes>
  <txt>Tuliskan lamanya pencacahan dalam jam dan menit. Lamanya pencacahan dihitung mulai mengisi Blok I sampai dengan berakhirnya pengisian Blok XVIII.</txt>
</var>
<var ID="V776" name="b17r1802b" files="F4" intrvl="contin">
  <location StartPos="237" EndPos="238" width="2"/>
  <labl>Lamanya pencacahan : Menit</labl>
  <imputation>Lamanya pencacahan : Menit</imputation>
  <security>Lamanya pencacahan : Menit</security>
  <embargo>Lamanya pencacahan : Menit</embargo>
  <respUnit>Lamanya pencacahan : Menit</respUnit>
  <qstn>
    <qstnLit>Lamanya pencacahan : Jam...., Menit.....</qstnLit>
  </qstn>
  <sumStat type="vald">68816</sumStat>
  <sumStat type="invd"/>
  <sumStat type="min"/>
  <sumStat type="max">59</sumStat>
  <notes>a) Sekretaris Desa/Kelurahan (Sekdes) mempunyai tugas menjalankan administrasi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di desa/kelurahan serta membantu Kepala Desa/Kelurahan serta memberikan pelayanan administrasi kepada masyarakat.
Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud di atas Sekretaris Desa/Kelurahan mempunyai fungsi:
1. Melaksanakan urusan surat menyurat, kearsipan dan laporan
2. Melaksanakan urusan keuangan
3. Melaksanakan administrasi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan
4. Melaksanakan tugas dan fungsi Kepala Desa/Kelurahan apabila Kepala Desa/ Kelurahan berhalangan melakukan tugasnya
b) Kepala Urusan Pemerintahan (Kaur Pemerintahan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang pemerintahan desa/kelurahan, keamanan dan sebagainya c) Kepala Urusan Pembangunan (Kaur Pembangunan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang pembangunan, seperti; pengaturan air, bimbingan pertanian, kerajinan keluarga, perdagangan dan sebagainya.
d) Kepala Urusan Kesejahteraan Rakyat (Kaur Kesra) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang keagamaan, kesehatan, kesenian, olahraga dan sebagainya
e) Kepala Urusan Keuangan (Kaur Keuangan) merupakan pembantu Sekretaris Desa/Kelurahan dalam bidang keuangan desa/kelurahan.
f) Kepala Urusan Umum (Kaur Umum) merupakan pembantu Sekretaris Desa/kelurahan dalam bidang pengurusan umum selain urusan kaur-kaur di atas. Apabila ada Kaur yang merangkap maka dipilih yang utama.
g. Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N) yaitu orang yang bertempat tinggal di desa dengan tugas membantu secara teknis (mengurus surat-surat, penghubung dengan KUA dan sebagainya) pegawai pencatat nikah yang berada di Kantor KUA kecamatan.</notes>
  <txt>Tuliskan lamanya pencacahan dalam jam dan menit. Lamanya pencacahan dihitung mulai mengisi Blok I sampai dengan berakhirnya pengisian Blok XVIII.</txt>
</var>
</dataDscr></codeBook>
