<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<codeBook version="2.5" ID="IDN_2004_STU_v01-ID_M" xml-lang="en" xmlns="ddi:codebook:2_5" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="ddi:codebook:2_5 http://www.ddialliance.org/Specification/DDI-Codebook/2.5/XMLSchema/codebook.xsd">
    <docDscr>
        <citation>
            <titlStmt>
                <titl>Census of Agriculture 2003 (Survey of Household Enterprises on Poultry and Cattle Husbandry)</titl>
                <IDNo>DDI_IDN_2004_STU_v01-ID_M</IDNo>
            </titlStmt>
            <prodStmt>
                <producer abbr="RRR" affiliation="Sub Direktorat Pengelolaan Teknologi Informasi" role="Membuat metadata pada bagian deskripsi metadata dan deskripsi kegiatan (v1.0)">Rr Rokhidah</producer>
                <producer abbr="MTK" affiliation="Sub Direktorat Pengelolaan Teknologi Informasi" role="Membuat Datasets dari metadata">Murtika</producer>
                <prodDate date="2020-11-20">2020-11-20</prodDate>
                <software version="5.0.19">Metadata Editor</software>
            </prodStmt>
            <verStmt>
                <version date="2020-11-20">Version 1 (November 2020). Edited version that is identical to the original version (DDI-01-ST03-STU-2004-M1-ENG-BPS) that was produced by Sub Direktorat Pengelolaan Teknologi Informasi except for the following fields that were edited by The World Bank Group: study ID, and DDI ID.</version>
            </verStmt>
        </citation>
    </docDscr>
    <stdyDscr>
        <citation>
            <titlStmt>
                <IDNo>IDN_2004_STU_v01-ID_M</IDNo>
                <titl>Census of Agriculture 2003</titl>
                <subTitl>Survey of Household Enterprises on Poultry and Cattle Husbandry</subTitl>
                <altTitl>STU 2004</altTitl>
                <parTitl>Sensus Pertanian 2003, Survei Rumah Tangga Usaha Peternakan</parTitl>
            </titlStmt>
            <rspStmt>
                <AuthEnty affiliation="Badan Pusat Statistik">Direktur Statistik Peternakan</AuthEnty>
                <othId>
                    <p>Lembaga pemerintah, lembaga non pemerintah, mahasiswa, peniliti, dan lain-lain</p>
                </othId>
            </rspStmt>
            <prodStmt>
                <producer affiliation="Badan Pusat Statistik">Sub Direktorat Statistik Peternakan</producer>
                <copyright>Copyright © 2004, BPS Statistics Indonesia. All rights reserved.</copyright>
                <fundAg>APBN</fundAg>
                <software version="5.0.19">Metadata Editor</software>
            </prodStmt>
            <distStmt>
                <contact affiliation="Badan Pusat Statistik">Sub Direktorat Peternakan (Masalah Teknis)</contact>
                <contact affiliation="Badan Pusat Statistik">Sub Direktorat Peternakan (Metode Pengumpulan Data)</contact>
                <contact affiliation="Badan Pusat Statistik">Sub Direktorat Peternakan (Metode Pengolahan Data)</contact>
                <contact affiliation="Badan Pusat Statistik">Sub Direktorat Peternakan (Diseminasi Data)</contact>
                <contact affiliation="Badan Pusat Statistik">Sub Direktorat Peternakan (Sumber Dana)</contact>
            </distStmt>
            <serStmt>
                <serName>Agricultural Survey [ag/oth]</serName>
                <serInfo>Survei Rumah Tangga Usaha Peternakan (STU) 2004 merupakan lanjutan dari kegiatan Sensus Pertanian 2003 (ST2003) untuk sub sektor peternakan yang dimulai dari Oktober 2003 s.d. Sepetember 2004</serInfo>
            </serStmt>
            <verStmt>
                <version>versi 1.0 (2004) raw data baru</version>
            </verStmt>
        </citation>
        <stdyInfo>
            <subject>
                <keyword>Rumah Tangga</keyword>
                <keyword>Pertanian</keyword>
                <keyword>Ternak</keyword>
                <keyword>Unggas</keyword>
                <keyword>Usaha</keyword>
                <keyword>Bibit</keyword>
                <keyword>Produksi</keyword>
                <keyword>Modal</keyword>
            </subject>
            <abstract>
                <![CDATA[Sektor pertanian merupakan sektor yang dapat diandalkan dalam pemulihan perekonomian nasional, mengingat sektor pertanian terbukti masih dapat memberikan kontribusi pada perekonomian nasional walaupun krisis ekonomi menerpa. Hal ini dikarenakan terbukanya penyerapan tenaga kerja di sektor pertanian dan tingginya sumbangan devisa yang dihasilkan. Selain itu dapat dilihat  peranan sektor pertanian dalam perekonomian Indonesia pada tahun 2003 sekitar 15,8% dan penyerapan tenaga kerja di sektor pertanian menurut hasil Sakernas 2003 sekitar 46,3%.

Survei Rumah Tangga Usaha Peternakan 2004 (STU04) merupakan salah satu kegiatan dalam pelaksanaan Sensus Pertanian 2003 Lanjutan, survei ini dimaksudkan untuk dapat melihat lebih rinci struktur usaha rumah tangga peternakan. 

Diharapkan dari  kegiatan ini akan menghasilkan data yang dapat digunakan untuk melakukan evaluasi hasil pembangunan yang telah dilakukan Pemerintah di bidang peternakan, maupun untuk perencanaan  pembangunan tahap berikutnya.


Tujuannya adalah :
- Mendapatkan data statistik peternakan yang akurat, berupa gambaran yang jelas tentang struktur usaha rumah tangga peternakan di Indonesia.
- Mendapatkan data mutasi ternak selama setahun yang lalu dan keadaan sosial ekonomi rumah tangga peternak.
- Memperoleh informasi yang tidak didapat dari survei-survei peternakan rutin.

Mengingat data yang harus dikumpulkan melalui Survei Usaha Rumah Tangga Peternakan sangat banyak dan beragam, maka pelaksanaan harus dilakukan secara teliti dan berhati-hati. Dengan demikian hasil yang diperoleh dari pelaksanaan survei ini akan berhasil guna dan berdaya guna baik dari segi waktu, tenaga maupun biaya.


Variabel Utama
- Penguasaan dan penggunaan lahan serta sarana usaha ternak/unggas.
- Keterangan umum berkenaan dengan usaha ternak/unggas.
- Jumlah dan mutasi ternak/unggas, produksi dan pasca panen.
- Kuantitas dan nilai pengeluaran (struktur ongkos) usaha ternak/unggas.
- Sumber pendapatan dan keterangan sosial ekonomi rumah tangga usaha peternakan.

Pemanfaatan Data
- Hasil pengumpulan data digunakan oleh lembaga pemerintah khususnya Departemen Pertanian.
- Masyarakat umum (publik) seperti: lembaga/perusahaan swasta, para peneliti dan mahasiswa.

Cakupan 
Meliputi seluruh provinsi di Indonesia kecuali Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam]]>
            </abstract>
            <sumDscr>
                <collDate date="2004-06-01" event="start" cycle="Penyusunan buku pedoman dan kuesioner "/>
                <collDate date="2004-06-20" event="end" cycle="Penyusunan buku pedoman dan kuesioner "/>
                <collDate date="2004-07-07" event="start" cycle="Pembahasan pedoman &amp; kuesioner"/>
                <collDate date="2004-07-10" event="end" cycle="Pembahasan pedoman &amp; kuesioner"/>
                <collDate date="2004-07-19" event="start" cycle="Pencetakan dokumen untuk 6 Propinsi"/>
                <collDate date="2004-07-24" event="end" cycle="Pencetakan dokumen untuk 6 Propinsi"/>
                <collDate date="2004-07-26" event="start" cycle="Rekrutmen Innas "/>
                <collDate date="2004-07-31" event="end" cycle="Rekrutmen Innas "/>
                <collDate date="2004-08-01" event="start" cycle="Penyalinan sampel rumahtangga terpilih STU04"/>
                <collDate date="2004-08-14" event="end" cycle="Penyalinan sampel rumahtangga terpilih STU04"/>
                <collDate date="2004-08-23" event="start" cycle="Pelatihan Innas "/>
                <collDate date="2004-08-30" event="end" cycle="Pelatihan Innas "/>
                <collDate date="2004-09-01" event="start" cycle="Pelatihan petugas lapangan "/>
                <collDate date="2004-09-11" event="end" cycle="Pelatihan petugas lapangan "/>
                <collDate date="2004-09-15" event="start" cycle="Pelaksanaan lapangan  "/>
                <collDate date="2004-10-30" event="end" cycle="Pelaksanaan lapangan  "/>
                <collDate date="2004-11-01" event="start" cycle="Pengolahan"/>
                <collDate date="2004-11-30" event="end" cycle="Pengolahan"/>
                <collDate date="2004-12-01" event="start" cycle="Tabulasi dan penyusunan laporan "/>
                <collDate date="2004-12-31" event="end" cycle="Tabulasi dan penyusunan laporan "/>
                <nation abbr="IDN">Indonesia</nation>
                <geogCover>Sebagian Wilayah Indonesia: Pelaksanaan Survei dilakukan di 32 propinsi kecuali Nangroe Aceh Darussalam</geogCover>
                <geogUnit>Rancangan penyajian, sampai dengan tingkat: Provinsi.</geogUnit>
                <anlyUnit>Unit analisis terkecil yang digunakan pada kegiatan STU04 adalah Rumah tangga yang mengusahakan ternak.</anlyUnit>
                <universe>
                    <![CDATA[1. Responden yang dicakup pada kegiatan STU04 meliputi semua rumahtangga yang berusaha di sub sektor peternakan di seluruh wilayah negara Republik Indonesia, kecuali Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam.

2. Survei Rumah Tangga Usaha Peternakan dibedakan menurut desa/kota.]]>
                </universe>
                <dataKind>Sampel Probabilitas</dataKind>
            </sumDscr>
        </stdyInfo>
        <method>
            <dataColl>
                <dataCollector>Pencacah</dataCollector>
                <dataCollector>Pengawas/Kortim</dataCollector>
                <frequenc>Sepuluh Tahunan</frequenc>
                <sampProc>
                    <![CDATA[1. Rancangan penarikan sampel yang digunakan adalah rancangan penarikan sampel two-stage pps double sampling design dengan prosedur sebagai berikut:

a. Tahap pertama, memilih sejumlah blok sensus pada setiap strata secara pps dengan size Xs (sub sektor peternakan). Pemilihan sampel blok sensus pada setiap strata dilakukan secara independent.

b. Tahap kedua, memilih sejumlah rumah tangga menurut jenis komoditas pada blok sensus terpilih secara sistematik linier. Pemilihan sampel rumah tangga antar jenis komoditas dilakukan secara independent.

2. Unit observasi adalah rumah tangga yang mengusahakan ternak, periode dilaksanakan adalah 10 tahunan.

3. Jenis rancangan sampel adalah sampel probabilitas

4. Metodologi yang digunakan adalah sampel probabilitas purposive]]>
                </sampProc>
                <collMode>Wawancara langsung</collMode>
                <actMin>Untuk menjaga kualitas hasil data survei STU04 maka diadakan training petugas pencacah dan pengawas.</actMin>
                <cleanOps>
                    <![CDATA[Perlakuan terhadap outlier/missing data yang dilakukan dalam pengolahan data adalah
1. Tidak digunakan
2. Penyesuaian Non Respon adalah tidak ada penggantian sampel]]>
                </cleanOps>
            </dataColl>
            <notes>Kinerja dari operator data entry adalah Lainnya dan perbaiki lagi</notes>
        </method>
        <dataAccs>
            <setAvail>
                <accsPlac URI="https://mikrodata.bps.go.id/mikrodata/index.php/catalog/454">1. Sub Direktorat Statistik Peternakan</accsPlac>
                <origArch>
                    <![CDATA[Badan Pusat Statistik
https://mikrodata.bps.go.id/mikrodata/index.php/catalog/454]]>
                </origArch>
                <avlStatus>
                    <![CDATA[Secara ringkas data hasil kegiatan ini yang tersedia untuk diseminasi adalah:
 - Barang cetakan (hard copy) berupa buku Struktur Ongkos Usaha Peternakan 2004
 - Soft copy berupa disket dan CD]]>
                </avlStatus>
                <collSize>
                    <![CDATA[Jenis produk data yang tersedia dari hasil kegiatan STU04 adalah :

- Publikasi Dalam Media Cetak
- Publikasi Dalam Media Elektronik 
- Macro Data
- Micro Data/Raw
- Lainnya]]>
                </collSize>
            </setAvail>
            <useStmt>
                <confDec required="yes">Data identitas individu dan rumah tangga tidak diberikan kepada pengguna data</confDec>
                <contact affiliation="Badan Pusat Statistik" URI="www.bps.go.id" email="bpshq@bps.go.id ">Direktorat Diseminasi Statistik</contact>
                <citReq>
                    <![CDATA[Pengguna data harus menyebutkan hal berikut dalam studinya:

1. Nama survei, yaitu: Sensus Pertanian 2003 Survei Rumah Tangga Usaha Peternakan
2. Survei ID number, yaitu: 00-ST03-STU-2004-M1]]>
                </citReq>
                <disclaimer>Pengguna data mengakui bahwa BPS tidak bertanggung jawab atas penggunaan data atau interpretasi atau kesimpulan berdasarkan penggunaan data tersebut.</disclaimer>
            </useStmt>
        </dataAccs>
    </stdyDscr>
    <fileDscr ID="F1" URI="00-ST03-STU-2004-M1-ENG.Nesstar?Index=0&amp;Name=dataART">
        <fileTxt>
            <fileName>dataART.NSDstat</fileName>
            <dimensns>
                <caseQnty>0</caseQnty>
                <varQnty>20</varQnty>
            </dimensns>
            <fileType>Nesstar 200801</fileType>
            <fileCont>
                <![CDATA[Data ART Berisikan :
 Blok I     : PENGENALAN TEMPAT
Blok III   : KETERANGAN ANGGOTA RUMAH TANGGA]]>
            </fileCont>
        </fileTxt>
    </fileDscr>
    <fileDscr ID="F2" URI="00-ST03-STU-2004-M1-ENG.Nesstar?Index=1&amp;Name=dataSS">
        <fileTxt>
            <fileName>dataSS.NSDstat</fileName>
            <dimensns>
                <caseQnty>0</caseQnty>
                <varQnty>236</varQnty>
            </dimensns>
            <fileType>Nesstar 200801</fileType>
            <fileCont>
                <![CDATA[Data SS Berisikan : 
 Blok I      : PENGENALAN TEMPAT                       
 Blok IV    : PENGUASAAN DAN PENGGUNAAN LAHAN DAN SARANA USAHA TERNAK / UNGGAS PADA SAAT PENCACAHAN
 Blok V     : KETERANGAN USAHA TERNAK / UNGGAS TERPILIH]]>
            </fileCont>
        </fileTxt>
    </fileDscr>
    <fileDscr ID="F3" URI="00-ST03-STU-2004-M1-ENG.Nesstar?Index=2&amp;Name=dataSS_01">
        <fileTxt>
            <fileName>dataSS_01.NSDstat</fileName>
            <dimensns>
                <caseQnty>0</caseQnty>
                <varQnty>181</varQnty>
            </dimensns>
            <fileType>Nesstar 200801</fileType>
            <fileCont>
                <![CDATA[Data SS_01 berisikan :
Blok          I : PENGENALAN TEMPAT
Blok         V : KETERANGAN USAHA TERNAK/UNGGAS TERPILIH
Blok        VI : KETERANGAN PRODUKSI USAHA PETERNAKAN  SELAIN TERNAK/UNGGAS TERPILIH SELAMA SETAHUN YANG LALU
Blok       VII : SUMBER PENDAPATAN DAN PENERIMAAN RUMAH TANGGA SELAMA SETAHUN YANG LALU
Blok      VIII : KETERANGAN RUMAH TANGGA USAHA PETERNAKAN
Blok        IX : KEADAAN SOSIAL EKONOMI RUMAH TANGGA]]>
            </fileCont>
        </fileTxt>
    </fileDscr>
    <dataDscr>
        <varGrp ID="VG1" type="subject" var="V1 V2 V3 V4 V5 V6 V7 V8 V9 V10 V11 V12 V13 V14 V15 V16 V17 V18 V19 V20">
            <labl>dataART</labl>
        </varGrp>
        <varGrp ID="VG2" type="subject" var="V21 V22 V23 V24 V25 V26 V27 V28 V29 V30 V31 V32 V33 V34 V35 V36 V37 V38 V39 V40 V41 V42 V43 V44 V45 V46 V47 V48 V49 V50 V51 V52 V53 V54 V55 V56 V57 V58 V59 V60 V61 V62 V63 V64 V65 V66 V67 V68 V69 V70 V71 V72 V73 V74 V75 V76 V77 V78 V79 V80 V81 V82 V83 V84 V85 V86 V87 V88 V89 V90 V91 V92 V93 V94 V95 V96 V97 V98 V99 V100 V101 V102 V103 V104 V105 V106 V107 V108 V109 V110 V111 V112 V113 V114 V115 V116 V117 V118 V119 V120 V121 V122 V123 V124 V125 V126 V127 V128 V129 V130 V131 V132 V133 V134 V135 V136 V137 V138 V139 V140 V141 V142 V143 V144 V145 V146 V147 V148 V149 V150 V151 V152 V153 V154 V155 V156 V157 V158 V159 V160 V161 V162 V163 V164 V165 V166 V167 V168 V169 V170 V171 V172 V173 V174 V175 V176 V177 V178 V179 V180 V181 V182 V183 V184 V185 V186 V187 V188 V189 V190 V191 V192 V193 V194 V195 V196 V197 V198 V199 V200 V201 V202 V203 V204 V205 V206 V207 V208 V209 V210 V211 V212 V213 V214 V215 V216 V217 V218 V219 V220 V221 V222 V223 V224 V225 V226 V227 V228 V229 V230 V231 V232 V233 V234 V235 V236 V237 V238 V239 V240 V241 V242 V243 V244 V245 V246 V247 V248 V249 V250 V251 V252 V253 V254 V255 V256">
            <labl>dataSS</labl>
        </varGrp>
        <varGrp ID="VG3" type="subject" var="V257 V258 V259 V260 V261 V262 V263 V264 V265 V266 V267 V268 V269 V270 V271 V272 V273 V274 V275 V276 V277 V278 V279 V280 V281 V282 V283 V284 V285 V286 V287 V288 V289 V290 V291 V292 V293 V294 V295 V296 V297 V298 V299 V300 V301 V302 V303 V304 V305 V306 V307 V308 V309 V310 V311 V312 V313 V314 V315 V316 V317 V318 V319 V320 V321 V322 V323 V324 V325 V326 V327 V328 V329 V330 V331 V332 V333 V334 V335 V336 V337 V338 V339 V340 V341 V342 V343 V344 V345 V346 V347 V348 V349 V350 V351 V352 V353 V354 V355 V356 V357 V358 V359 V360 V361 V362 V363 V364 V365 V366 V367 V368 V369 V370 V371 V372 V373 V374 V375 V376 V377 V378 V379 V380 V381 V382 V383 V384 V385 V386 V387 V388 V389 V390 V391 V392 V393 V394 V395 V396 V397 V398 V399 V400 V401 V402 V403 V404 V405 V406 V407 V408 V409 V410 V411 V412 V413 V414 V415 V416 V417 V418 V419 V420 V421 V422 V423 V424 V425 V426 V427 V428 V429 V430 V431 V432 V433 V434 V435 V436 V437">
            <labl>dataSS_01</labl>
        </varGrp>
        <var ID="V1" name="prop" files="F1" dcml="0" intrvl="contin" uniqueId="1">
            <labl>Propinsi</labl>
            <location StartPos="1" EndPos="2" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>Propinsi</qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Salin Rincian 1 s.d 7 dari Daftar STU04-DSRT Blok I Rincian 1 s.d 7.
Rincian yang bertanda bintang harus dicoret salah satu kriteria yang tidak sesuai.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="12" max="94"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">12</sumStat>
            <sumStat type="max">94</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>12</catValu>
                <labl>Sumatera Utara</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>13</catValu>
                <labl>Sumatera barat</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>14</catValu>
                <labl>Riau</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>15</catValu>
                <labl>Jambi</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>16</catValu>
                <labl>Sumatera Selatan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>17</catValu>
                <labl>Bengkulu</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>18</catValu>
                <labl>Lampung</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>19</catValu>
                <labl>Bangka Belitung</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>31</catValu>
                <labl>DKI Jakarta</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>32</catValu>
                <labl>Jawa Barat</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>33</catValu>
                <labl>jawa Tengah</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>34</catValu>
                <labl>DI Yogyakarta</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>35</catValu>
                <labl>Jawa Timur</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>36</catValu>
                <labl>Banten</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>51</catValu>
                <labl>Bali</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>53</catValu>
                <labl>Nusa Tenggara Timur</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>61</catValu>
                <labl>Kalimantan Barat</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>62</catValu>
                <labl>Kalimantan Tengah</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>63</catValu>
                <labl>Kalimanta Selatan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>64</catValu>
                <labl>Kalimantan Timur</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>71</catValu>
                <labl>Sulawesi Utara</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>72</catValu>
                <labl>Sulawesi Tengah</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>73</catValu>
                <labl>Sulawesi Selatan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>74</catValu>
                <labl>Sulawesi Tenggara</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>75</catValu>
                <labl>Gorontalo</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>81</catValu>
                <labl>Maluku</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>82</catValu>
                <labl>Maluku Utara</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>94</catValu>
                <labl>Papua</labl>
            </catgry>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V2" name="kab" files="F1" intrvl="discrete" uniqueId="2">
            <labl>Kabupaten/Kota</labl>
            <location StartPos="3" EndPos="5" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>Kabupaten/Kota</qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Salin Rincian 1 s.d 7 dari Daftar STU04-DSRT Blok I Rincian 1 s.d 7.
Rincian yang bertanda bintang harus dicoret salah satu kriteria yang tidak sesuai.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V3" name="kec" files="F1" intrvl="discrete" uniqueId="3">
            <labl>Kecamatan</labl>
            <location StartPos="6" EndPos="8" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>Kecamatan</qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Salin Rincian 1 s.d 7 dari Daftar STU04-DSRT Blok I Rincian 1 s.d 7.
Rincian yang bertanda bintang harus dicoret salah satu kriteria yang tidak sesuai.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V4" name="desa" files="F1" intrvl="discrete" uniqueId="4">
            <labl>Desa/Kelurahan</labl>
            <location StartPos="9" EndPos="11" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>Desa/Kelurahan</qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Salin Rincian 1 s.d 7 dari Daftar STU04-DSRT Blok I Rincian 1 s.d 7.
Rincian yang bertanda bintang harus dicoret salah satu kriteria yang tidak sesuai.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V5" name="nbs" files="F1" intrvl="discrete" uniqueId="5">
            <labl>Nomor Blok Sensus</labl>
            <location StartPos="12" EndPos="15" width="4" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>Nomor Blok Sensus</qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Salin Rincian 1 s.d 7 dari Daftar STU04-DSRT Blok I Rincian 1 s.d 7.
Rincian yang bertanda bintang harus dicoret salah satu kriteria yang tidak sesuai.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V6" name="nks" files="F1" intrvl="discrete" uniqueId="6">
            <labl>Nomor Kode Sampel</labl>
            <location StartPos="16" EndPos="22" width="7" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>Nomor Kode Sampel</qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Salin Rincian 1 s.d 7 dari Daftar STU04-DSRT Blok I Rincian 1 s.d 7.
Rincian yang bertanda bintang harus dicoret salah satu kriteria yang tidak sesuai.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V7" name="segmen" files="F1" intrvl="discrete" uniqueId="7">
            <labl>Nomor Segmen</labl>
            <location StartPos="23" EndPos="25" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>Nomor Segmen</qstnLit>
                <ivuInstr>Salin nomor segmen dari Daftar STU04-DSRT Blok IV atau Blok V Kolom (2).</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V8" name="nubf" files="F1" intrvl="discrete" uniqueId="8">
            <labl>Nomor Urut Bangunan Fisik</labl>
            <location StartPos="26" EndPos="28" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>Nomor Urut Bangunan Fisik</qstnLit>
                <ivuInstr>Salin nomor urut bangunan fisik dari Daftar STU04-DSRT Blok IV atau Blok V Kolom ( 3 ).</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V9" name="nubs" files="F1" intrvl="discrete" uniqueId="9">
            <labl>Nomor Urut Bangunan Sensus</labl>
            <location StartPos="29" EndPos="31" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>Nomor Urut Bangunan Sensus</qstnLit>
                <ivuInstr>Salin nomor urut bangunan sensus dari Daftar STU04-DSRT Blok IV atau Blok V Kolom ( 4 ).</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V10" name="nurt" files="F1" intrvl="discrete" uniqueId="10">
            <labl>Nomor Urut Rumah Tangga</labl>
            <location StartPos="32" EndPos="34" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>Nomor Urut Rumah Tangga</qstnLit>
                <ivuInstr>Salin nomor urut rumah tangga dari Daftar STU04-DSRT Blok IV atau Blok V kolom ( 5 ).</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V11" name="nus" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="11">
            <labl>Nomor Urut Sampel</labl>
            <location StartPos="35" EndPos="36" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>Nomor Urut Sampel</qstnLit>
                <ivuInstr>Salin nomor urut sampel dari Daftar STU04-DSRT Blok IV atau blok V kolom (1) untuk rumah tangga usaha peternakan terpilih.</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="1" max="999"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">1</sumStat>
            <sumStat type="max">999</sumStat>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V12" name="B3K1" files="F1" intrvl="discrete" uniqueId="12">
            <labl>Nomor Urut Anggota Rumah Tangga</labl>
            <location StartPos="37" EndPos="39" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>Nomor Urut Anggota Rumah Tangga</qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Nomor urut sudah disediakan dari nomor 01 s.d 15. Jika jumlah anggota rumah tangga lebih dari 15 orang, maka catat dengan kertas lain yang ditempelkan pada
bagian bawah dengan nomor urut 16, 17, 18 dst.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V13" name="B3K2" files="F1" intrvl="discrete" uniqueId="13">
            <labl>Nama Anggota Rumah Tangga</labl>
            <location StartPos="40" EndPos="46" width="7" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>Nama Anggota Rumah Tangga</qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan nama seluruh anggota rumah tangga diurutkan dari kode hubungan dengan kepala rumah tangga ( kode untuk kolom 3 ) yang terkecil sampai yang terbesar
yaitu dari nama kepala rumah tangga, istri/suami dst.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Rumah tangga biasa adalah : seorang atau sekelompok orang yang mendiami sebagian atau seluruh bangunan fisik/sensus dan biasanya tinggal bersama serta makan dari satu dapur.

Kepala rumah tangga, adalah : salah seorang dari kelompok anggota rumah tangga yang bertanggung jawab atas kebutuhan sehari-hari rumah tangga tersebut atau yang dianggap/ditunjuk sebagai kepala di dalam rumah tangga tersebut.

Anggota rumah tangga, adalah : semua orang yang bergabung dalam satu kesatuan rumah tangga,
baik yang berada di rumah pada saat pencacahan maupun sementara tidak ada.
Anggota rumah tangga yang telah bepergian 6 bulan atau lebih, dan anggota rumah tangga yang bepergian kurang dari 6 bulan tetapi dengan tujuan pindah/akan meninggalkan rumah 6 bulan atau lebih, tidak dianggap sebagai anggota rumah tangga.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V14" name="B3K3" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="14">
            <labl>Hubungan Dengan Kepala Rumah Tangga</labl>
            <location StartPos="47" EndPos="47" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>Hubungan Dengan Kepala Rumah Tangga</qstnLit>
                <ivuInstr>Isikan kode hubungan anggota rumah tangga yang namanya tercantum pada kolom (2) dengan kepala rumah tangga. Isiannya adalah salah satu kode 1 s/d 9.</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="1" max="8"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">1</sumStat>
            <sumStat type="max">8</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Kepala Rumah Tangga</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Istri/Suami</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3</catValu>
                <labl>Anak</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>4</catValu>
                <labl>Menantu</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>5</catValu>
                <labl>Cucu</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>6</catValu>
                <labl>Orang Tua/Mertua</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>7</catValu>
                <labl>Famili Lain</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>8</catValu>
                <labl>Pembantu Rumah Tangga</labl>
            </catgry>
            <txt>
                <![CDATA[Kode hubungan dengan kepala rumah tangga yaitu :

1. Kepala rumah tangga.
2. Suami/Istri dari kepala rumah tangga.
3. Anak, adalah : anak kandung, anak tiri, dan atau anak angkat yang diangkat oleh kepala
rumah tangga.
4. Menantu, adalah : suami/istri dari anak kandung, anak tiri, dan atau anak angkat.
5. Cucu, adalah : anak dari anak kandung, anak tiri, dan atau anak angkat.
6. Orang tua/mertua, adalah : bapak/ibu dari kepala rumah tangga atau bapak/ibu dari
istri/suami kepala rumah tangga.
7. Famili lain, adalah : orang-orang yang ada hubungan famili dengan kepala rumah tangga atau
ada hubungan famili dengan istri/suami kepala rumah tangga misalnya : adik, kakak,
keponakan, bibi, paman, ipar, kakek, nenek, dan sebagainya.
8. Pembantu rumah tangga, adalah : seseorang yang bekerja sebagai pembantu yang
menginap dan makan di rumah tangga tersebut dengan menerima upah/gaji baik berupa
uang ataupun barang.
9. Lainnya, adalah  : orang yang tidak ada hubungan famili dengan kepala rumah tangga atau
istri/suami kepala rumah tangga, seperti tamu, teman, orang yang mondok dengan makan
(indekos) jumlahnya kurang dari 10 orang, dan sebagainya]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V15" name="B3K4" files="F1" intrvl="discrete" uniqueId="15">
            <labl>Jenis Kelamin</labl>
            <location StartPos="48" EndPos="50" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>Jenis Kelamin</qstnLit>
                <ivuInstr>Isikan kode 1 jika anggota rumah tangga berjenis kelamin laki-laki dan kode 2 untuk perempuan.</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Laki-laki</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Perempuan</labl>
            </catgry>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V16" name="B3K5" files="F1" intrvl="discrete" uniqueId="16">
            <labl>Umur</labl>
            <location StartPos="51" EndPos="52" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>Umur</qstnLit>
                <ivuInstr>Isikan umur masing-masing anggota rumah tangga. Umur dihitung sampai dengan ulang tahun terakhir. Penghitungan umur berdasarkan pada kalender masehi.</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <notes>
                <![CDATA[Penjelasan :
1. Jika umur anggota rumah tangga 8 tahun 10 bulan, dicatat 8 tahun.
2. Jika kurang dari satu tahun (10 bulan), umurnya dicatat 0 tahun.
3. Apabila responden tidak mengetahui umurnya dengan pasti, usahakan mendapatkan
keterangan mengenai umur dengan jalan menghubungkan kejadian penting baik bersifat
nasional maupun lokal/daerah setempat, sehingga umurnya dapat diperkirakan lebih tepat.]]>
            </notes>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V17" name="B3K6" files="F1" intrvl="discrete" uniqueId="17">
            <labl>Ijazah/STTB tertinggi yang dimiliki</labl>
            <location StartPos="53" EndPos="55" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>Ijazah/STTB tertinggi yang dimiliki</qstnLit>
                <ivuInstr>Isikan kode ijasah/STTB tertinggi yang dimiliki oleh masing-masing anggota rumah tangga (kode 1 s.d. 7).</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Belum/Tidak punya</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>SD/Setara</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3</catValu>
                <labl>SLTP/Setara</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>4</catValu>
                <labl>SMU/Setara</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>5</catValu>
                <labl>D1/D2</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>6</catValu>
                <labl>Akademi/D3</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>7</catValu>
                <labl>Universitas/D4</labl>
            </catgry>
            <txt>
                <![CDATA[Ijasah/Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) adalah : Surat keterangan yang diperoleh setelah
seseorang menyelesaikan jenjang pendidikan formal tertentu, dan lulus ujian akhir.

Sekolah adalah : pendidikan formal mulai dari pendidikan dasar, menengah dan tinggi.

Tamat sekolah adalah : yang dapat menyelesaikan pelajaran pada kelas atau tingkat terakhir suatu jenjang sekolah di sekolah negeri maupun swasta dengan mendapatkan tanda tamat belajar/ijasah.

Seseorang yang belum mengikuti pelajaran pada kelas tertinggi, tetapi telah lulus ujian akhir, dianggap tamat sekolah.
Belum/tidak mempunyai adalah : tidak/belum pernah sekolah, yang masih duduk di bangku sekolah dasar.

Sekolah Dasar (SD)/Setara adalah : tamat dan mempunyai ijasah Sekolah Dasar, Sekolah Rakyat, Sekolah Luar Biasa Tingkat dasar, Sekolah Dasar kecil, Sekolah Dasar Pamong, Paket A1 s.d A100 (Yang memperoleh ijasah Persamaan SD) atau Madrasah Ibtidaiyah.

Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP)/Setara adalah : tamat dan mempunyai ijasah
Sekolah Menengah Pertama Umum, misalnya: SMP, MULO, HBS 3 tahun, Sekolah Luar Biasa Tingkat Pertama, Madrasah Tsanawiyah, atau tamat dan mempunyai ijasah Sekolah Menengah Tingkat Pertama Kejuruan misalnya: SKKP, SMEP, SPMP, ST, PGA 4 tahun, SGB, Kursus Pegawai Administrasi, Kursus Karyawan Perusahaan, Pendidikan Pegawai Urusan Peradilan Agama.

Sekolah Menengah Umum (SMU)/Setara adalah : tamat dan mempunyai ijasah Sekolah Menengah Tingkat Umum, misalnya : SMA/SMU, SLTA, HBS 5 tahun, AMS, Madrasah Aliyah, atau tamat dan mempunyai ijazah Sekolah Menengah Tingkat Atas Kejuruan misalnya :
SPMA/SPP, SMKK/SKKA, SMEA, STM, SPG, KPG, SGO/SMOA, PGA 6 tahun, SNAKMA,
SAA/SMF, KPAA. STU04-PCS. Pedoman Pencacahan Survei Rumah Tangga Usaha Peternakan 27.

D1 / D2 adalah : mereka yang tamat program diploma 1 dan diploma 2 pada suatu pendidikan yang khusus diberikan untuk program diploma.

Akademi/D3 adalah : tamat Akademi/D3 dan mempunyai ijasah atau telah mendapatkan gelar
Sarjana Muda pada suatu fakultas. 
Bagi fakultas yang tidak mengeluarkan gelar Sarjana Muda , maka mahasiswa yang duduk di Tingkat 4 atau 5 tetap dimasukkan Sekolah Menengah Tingkat
Atas.

Universitas/D4 adalah : tamat dan mempunyai ijasah program pendidikan sarjana, pasca sarjana,
doktor, diploma IV, akta IV atau V, spesialis I/II pada suatu Universitas/Institut/Sekolah Tinggi.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V18" name="B3K7" files="F1" intrvl="discrete" uniqueId="18">
            <labl>Apakah sebagai Peternakan</labl>
            <location StartPos="56" EndPos="58" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[Untuk Anggota rumah tangga berumur 10 Tahun ke atas selama setahun yang lalu :
Apakah sebagai Peternak ?]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Kolom ini bertujuan untuk mengetahui anggota rumah tangga yang berusia  10 tahun dan berusaha sebagai peternak.
Tanyakan apakah ada anggota rumah tangga yang
telah berusia  10 tahun yang berusaha sebagai peternak selama setahun yang lalu.
Isikan kode 1 jika Ya dan kode 2 jika tidak.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Ya</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Tidak</labl>
            </catgry>
            <txt>Peternak adalah : seseorang melakukan pemeliharaan ternak/unggas dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual/memperoleh keuntungan atas resiko.</txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V19" name="B3K8" files="F1" intrvl="discrete" uniqueId="19">
            <labl>Apakah sebagai Peternak untuk Jenis ternak/unggas terpilih</labl>
            <location StartPos="59" EndPos="61" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <preQTxt>Jika kolom 7 berkolom 1</preQTxt>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[Untuk Anggota rumah tangga berumur 10 Tahun ke atas selama setahun yang lalu :
Jika kolom 7 berkolom 1, Apakah sebagai peternak untuk Jenis ternak/unggas terpilih ?]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan kode 1 jika jenis ternak/unggas yang dipelihara adalah : jenis ternak/unggas terpilih dan kode 2 jika jenis ternak/unggas yang dipelihara adalah bukan jenis
ternak/unggas terpilih.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Ya</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Tidak</labl>
            </catgry>
            <txt>Peternak adalah : seseorang melakukan pemeliharaan ternak/unggas dengan tujuan sebagian/seluruh hasilnya untuk dijual/memperoleh keuntungan atas resiko.</txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V20" name="B3K9" files="F1" intrvl="discrete" uniqueId="20">
            <labl>Apakah sebagai buruh usaha Peternakan</labl>
            <location StartPos="62" EndPos="64" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[Untuk Anggota rumah tangga berumur 10 Tahun ke atas selama setahun yang lalu :
Apakah sebagai buruh usaha Peternakan ?]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>Isikan kode 1 jika anggota rumah tangga bekerja sebagai buruh usaha peternakan dan kode 2 jika tidak bekerja sebagai buruh peternakan.</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Ya</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Tidak</labl>
            </catgry>
            <txt>
                <![CDATA[Buruh usaha peternakan adalah : seseorang yang bekerja pada usaha di bidang peternakan dengan
menerima upah/gaji baik berupa uang maupun barang]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V21" name="prop" files="F2" dcml="0" intrvl="contin" uniqueId="21">
            <labl>Propinsi</labl>
            <location StartPos="1" EndPos="2" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>Propinsi</qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Salin Rincian 1 s.d 7 dari Daftar STU04-DSRT Blok I Rincian 1 s.d 7.
Rincian yang bertanda bintang harus dicoret salah satu kriteria yang tidak sesuai.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="12" max="94"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">12</sumStat>
            <sumStat type="max">94</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>12</catValu>
                <labl>Sumatera Utara</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>13</catValu>
                <labl>Sumatera barat</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>14</catValu>
                <labl>Riau</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>15</catValu>
                <labl>Jambi</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>16</catValu>
                <labl>Sumatera Selatan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>17</catValu>
                <labl>Bengkulu</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>18</catValu>
                <labl>Lampung</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>19</catValu>
                <labl>Bangka Belitung</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>31</catValu>
                <labl>DKI Jakarta</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>32</catValu>
                <labl>Jawa Barat</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>33</catValu>
                <labl>jawa Tengah</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>34</catValu>
                <labl>DI Yogyakarta</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>35</catValu>
                <labl>Jawa Timur</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>36</catValu>
                <labl>Banten</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>51</catValu>
                <labl>Bali</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>53</catValu>
                <labl>Nusa Tenggara Timur</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>61</catValu>
                <labl>Kalimantan Barat</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>62</catValu>
                <labl>Kalimantan Tengah</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>63</catValu>
                <labl>Kalimanta Selatan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>64</catValu>
                <labl>Kalimantan Timur</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>71</catValu>
                <labl>Sulawesi Utara</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>72</catValu>
                <labl>Sulawesi Tengah</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>73</catValu>
                <labl>Sulawesi Selatan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>74</catValu>
                <labl>Sulawesi Tenggara</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>75</catValu>
                <labl>Gorontalo</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>81</catValu>
                <labl>Maluku</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>82</catValu>
                <labl>Maluku Utara</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>94</catValu>
                <labl>Papua</labl>
            </catgry>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V22" name="kab" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="22">
            <labl>Kabupaten/Kota</labl>
            <location StartPos="3" EndPos="5" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>Kabupaten/Kota</qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Salin Rincian 1 s.d 7 dari Daftar STU04-DSRT Blok I Rincian 1 s.d 7.
Rincian yang bertanda bintang harus dicoret salah satu kriteria yang tidak sesuai.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V23" name="kec" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="23">
            <labl>Kecamatan</labl>
            <location StartPos="6" EndPos="8" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>Kecamatan</qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Salin Rincian 1 s.d 7 dari Daftar STU04-DSRT Blok I Rincian 1 s.d 7.
Rincian yang bertanda bintang harus dicoret salah satu kriteria yang tidak sesuai.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V24" name="desa" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="24">
            <labl>Desa/Kelurahan</labl>
            <location StartPos="9" EndPos="11" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>Desa/Kelurahan</qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Salin Rincian 1 s.d 7 dari Daftar STU04-DSRT Blok I Rincian 1 s.d 7.
Rincian yang bertanda bintang harus dicoret salah satu kriteria yang tidak sesuai.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V25" name="nbs" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="25">
            <labl>Nomor Blok Sensus</labl>
            <location StartPos="12" EndPos="15" width="4" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>Nomor Blok Sensus</qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Salin Rincian 1 s.d 7 dari Daftar STU04-DSRT Blok I Rincian 1 s.d 7.
Rincian yang bertanda bintang harus dicoret salah satu kriteria yang tidak sesuai.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V26" name="nks" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="26">
            <labl>Nomor Kode Sampel</labl>
            <location StartPos="16" EndPos="22" width="7" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>Nomor Kode Sampel</qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Salin Rincian 1 s.d 7 dari Daftar STU04-DSRT Blok I Rincian 1 s.d 7.
Rincian yang bertanda bintang harus dicoret salah satu kriteria yang tidak sesuai.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V27" name="segmen" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="27">
            <labl>Nomor Segmen</labl>
            <location StartPos="23" EndPos="25" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>Nomor Segmen</qstnLit>
                <ivuInstr>Salin nomor segmen dari Daftar STU04-DSRT Blok IV atau Blok V Kolom (2).</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V28" name="nubf" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="28">
            <labl>Nomor Urut Bangunan Fisik</labl>
            <location StartPos="26" EndPos="28" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>Nomor Urut Bangunan Fisik</qstnLit>
                <ivuInstr>Salin nomor urut bangunan fisik dari Daftar STU04-DSRT Blok IV atau Blok V Kolom ( 3 ).</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V29" name="nubs" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="29">
            <labl>Nomor Urut Bangunan Sensus</labl>
            <location StartPos="29" EndPos="31" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>Nomor Urut Bangunan Sensus</qstnLit>
                <ivuInstr>Salin nomor urut bangunan sensus dari Daftar STU04-DSRT Blok IV atau Blok V Kolom ( 4 ).</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V30" name="nurt" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="30">
            <labl>Nomor Urut Rumah Tangga</labl>
            <location StartPos="32" EndPos="34" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>Nomor Urut Rumah Tangga</qstnLit>
                <ivuInstr>Salin nomor urut rumah tangga dari Daftar STU04-DSRT Blok IV atau Blok V kolom ( 5 ).</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V31" name="nus" files="F2" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="31">
            <labl>Nomor Urut Sampel</labl>
            <location StartPos="35" EndPos="36" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>Nomor Urut Sampel</qstnLit>
                <ivuInstr>Salin nomor urut sampel dari Daftar STU04-DSRT Blok IV atau blok V kolom (1) untuk rumah tangga usaha peternakan terpilih.</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="1" max="999"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">1</sumStat>
            <sumStat type="max">999</sumStat>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V32" name="namaKRT" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="32">
            <labl>Nama Kepala Rumah Tangga</labl>
            <location StartPos="37" EndPos="42" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>Nama Kepala Rumah Tangga</qstnLit>
                <ivuInstr>Salin nama kepala rumah tangga terpilih dari Daftar STU04-DSRT Blok IV atau Blok V kolom ( 6 ).</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V33" name="jns_sampel" files="F2" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="33">
            <labl>Jenis Sampel</labl>
            <location StartPos="43" EndPos="43" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>Jenis Sampel</qstnLit>
                <ivuInstr>Lingkari kode (1) jika rumah tangga yang dicacah adalah sampel utama dan lingkari kode (2) jika rumah tangga yang dicacah adalah sampel pengganti.</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="1" max="2"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">1</sumStat>
            <sumStat type="max">2</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Utama</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Pengganti</labl>
            </catgry>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V34" name="alasanGanti" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="34">
            <labl>Kode Alasan Penggantian Sampel</labl>
            <location StartPos="44" EndPos="44" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>Kode Alasan Penggantian Sampel</qstnLit>
                <ivuInstr>Isikan salah satu kode alasan penggantian sampel (hanya terisi jika rincian 14 berkode 2).</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V35" name="JTU_terpilih" files="F2" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="35">
            <labl>Jenis Ternak/Unggas terpilih</labl>
            <location StartPos="45" EndPos="47" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>Jenis Ternak/Unggas terpilih</qstnLit>
            </qstn>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="703" max="717"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">703</sumStat>
            <sumStat type="max">717</sumStat>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V36" name="b4ar1k2" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="36">
            <labl>Milik Sendiri</labl>
            <location StartPos="48" EndPos="54" width="7" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Penguasaan Lahan (M2)
1. Luas Lahan Milik sendiri : ............m2]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Luas dituliskan dalam m2 bilangan bulat. Untuk pengisian luas disediakan 7 kotak isian. 

Jika responden hanya dapat menjawab dalam satuan setempat maka petugas harus mengkorvesikan
ke dalam m2 sesuai dengan konversi yang berlaku di daerah setempat. Pembulatan hanya boleh dilakukan setelah dikonversikan ke satuan standar .

Tanyakan luas lahan yang dimiliki dan isikan pada kotak yang disediakan di kolom (2).]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Luas lahan yang dimiliki adalah : lahan yang berdasarkan status hukum atau oleh masyarakat
setempat diakui sebagai milik dari salah satu anggota rumah tangga.
Lahan milik sendiri tersebut dapat berasal dari pembelian, warisan atau pemberian dari pihak lain yang menjadi milik sendiri.

Lahan yang dimiliki berasal dari:
1. Lahan yang dibeli baik kontan maupun angsuran.
2. Lahan warisan yaitu lahan yang diterima oleh ahli waris berdasarkan pembagian dari harta orang yang telah meninggal dunia.
3. Lahan yang diperoleh secara hibah.
4. Lahan yang dimiliki berdasarkan: land reform, permohonan biasa, pembagian lahan transmigrasi, pembagian lahan dari pembabatan hutan, hukum adat, penyerahan dari program Perkebunan Inti Rakyat (PIR).]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V37" name="b4ar2k2" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="37">
            <labl>Berasal dari pihak lain</labl>
            <location StartPos="55" EndPos="61" width="7" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Penguasaan Lahan (M2)
2. Luas Lahan Berasal dari Pihak Lain :...........m2]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>Tanyakan luas lahan yang berasal dari pihak lain dan isikan pada kotak yang disediakan di kolom (2).</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Luas Lahan yang berasal dari pihak lain adalah : lahan yang diperoleh anggota rumah tangga
dari pihak lain baik yang di sewa, bagi hasil, gadai, bengkok, bebas sewa, serobotan dan lahan garapan lainnya.

Lahan sewa adalah : lahan yang berasal dari pihak lain dengan membayar sewa yang besarnya
sudah ditetapkan terlebih dahulu tanpa melihat besar kecilnya hasil produksi.
Pembayaran sewa dapat berupa uang atau barang. Dalam sewa menyewa pemilik lahan tidak ikut menanggung ongkos-ongkos produksi maupun resiko dari penggarapan lainnya.

Lahan bagi hasil/sakap adalah : lahan sewa tetapi dengan perjanjian besarnya sewa berdasarkan
hasil panen/produksi dan dibayarkan setelah panen. Besarnya bagian yang akan diserahkan pada pemilik lahan sudah ditentukan lebih dahulu, seperti setengah atau sepertiga hasil produksi.
Istilah yang dipakai di beberapa daerah antara lain : maro, meniga, martilu, toyo, nengah, jejuron,
kujang, dan mampatigoi.

Lahan gadai adalah : lahan yang berasal dari pihak lain sebagai jaminan pinjaman uang pihak yang menggadaikan lahan.
Lahan tersebut dikuasai oleh orang yang memberi pinjaman uang sampai pemilik lahan membayar kembali hutangnya.

Lahan bengkok/lahan pelungguh adalah : lahan milik desa/kelurahan yang dikuasakan kepada
pamong desa atau bekas pamong desa sebagai gaji atau pensiun.

Lahan bebas sewa adalah : lahan yang didapatkan dengan tanpa membeli atau membayar sewa,
dan bukan merupakan lahan milik, tetapi hanya diizinkan memakai dengan bebas sewa.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V38" name="b4ar3k2" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="38">
            <labl>Berada di pihak lain</labl>
            <location StartPos="62" EndPos="68" width="7" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Penguasaan Lahan (M2)
3. Luas lahan yang berada dipihak lain :...............m2]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>Tanyakan luas lahan yang berada di pihak lain dan isikan pada kotak yang disediakan di kolom (2).</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Luas lahan yang berada di pihak lain meliputi :

1. Lahan yang disewakan
2. Lahan yang dibagihasilkan
3. Lahan yang digadaikan.
4. Lahan yang diserahkan kepada pihak lain dengan bebas sewa
5. Lahan yang dikuasai pihak lain secara tidak sah. 

Contoh:
Pak Cempe menyakap lahan Pak Cemeng seluas 10.000 m2 untuk ditanami padi, pada waktu
panen harus menyerahkan 50 % dari hasil produksi (maro). Jika hasil panen 4 ton, maka pak
Cempe harus menyerahkan gabah/padi sebesar ½ x 4 ton = 2 ton gabah kepada pak Cemeng.
Jika pak Cempe terpilih sampel, maka pak Cempe menguasai lahan dari pihak lain (sakap)
seluas 10.000 m2, sedangkan lahan pak Cemeng seluas 10.000 m2 berada di pihak lain.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V39" name="b4ar4k2" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="39">
            <labl>Lahan yang dikuasai</labl>
            <location StartPos="69" EndPos="75" width="7" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Penguasaan Lahan (M2)
4. Luas Lahan yang dikuasai (1+2-3) : .............m2]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>Isikan luas lahan yang benar-benar dikuasai pada saat pencacahan di kotak yang disediakan pada kolom (2).</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Lahan yang dikuasai, adalah : luas lahan milik sendiri ditambah lahan yang berasal dari pihak
lain, dikurangi lahan yang berada dipihak lain.

Contoh:
Pak Gogor meminjam uang sebesar Rp.250.000 pada ibu Sawiyah dengan jaminan bahwa lahan yang dimiliki pak Gogor seluas 4000 m2 harus diserahkan kepada ibu Sawiyah sampai pak Gogor dapat melunasi hutangnya. 
Di samping itu pak Gogor masih mempunyai sawah warisan dari orang tuanya seluas 2,5 Ha.
Rumah pak Gogor dibangun di atas tanah seluas 250 m2. Maka lahan yang dikuasai pak Gogor seluas 4000 m2 + 25.000 m2 + 250 m2 – 4000 m2 = 25.250 m2.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V40" name="b4br1" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="40">
            <labl>Luas lahan yang digunakan untuk usaha ternak/unggas</labl>
            <location StartPos="76" EndPos="82" width="7" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Penggunaan Lahan yang dikuasai (M2)
1. Luas lahan yang digunakan untuk usaha ternak/unggas (M2) : .............m2]]>
                </qstnLit>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Luas lahan yang digunakan untuk usaha ternak/unggas terdiri dari :
a. Luas kandang yang dikuasai peternak.
b. Luas lahan untuk penanaman pakan.
c. Luas lahan lainnya.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V41" name="b4br1ak2" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="41">
            <labl>Luas kandang yang dikuasai peternak</labl>
            <location StartPos="83" EndPos="89" width="7" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Penggunaan Lahan yang dikuasai (M2)
1. Luas lahan yang digunakan untuk usaha ternak/unggas (M2) :
a. Luas kandang yang dikuasai peternak :............m2]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>Isikan luas kandang yang dikuasai peternak dalam m2 untuk seluruh jenis ternak yang diusahakan pada saat pencacahan.</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Kandang adalah : suatu bangunan yang dibangun diatas tanah baik permanen maupun tidak permanen.

Yang dimaksud dengan tidak permanen adalah : bangunan yang hanya terbuat dari pagar-pagar
dan mempunyai atap.

Luas kandang diatas lahan perikanan atau luas kandang dibawah rumah tetap dimasukkan
dalam penghitungan Luas lahan yang digunakan untuk usaha ternak/unggas]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V42" name="b4br1bk2" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="42">
            <labl>Luas lahan untuk penanaman pakan (rumput, jagung,dll) ternak/unggas</labl>
            <location StartPos="90" EndPos="96" width="7" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Penggunaan Lahan yang dikuasai (M2)
1. Luas lahan yang digunakan untuk usaha ternak/unggas (M2):
b. Luas lahan untuk penanaman pakan (rumput, jagung,dll) ternak/unggas :..............m2]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Tanyakan luas lahan yang digunakan untuk penanaman pakan ternak/unggas dan isikan ke dalam kotak yang disediakan.
Contoh: luas kebun rumput, luas lahan tanaman jagung yang digunakan khusus
untuk pakan ternak.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V43" name="b4br1ck2" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="43">
            <labl>Luas lahan lainnya (pengembalaan, kubangan, dll)</labl>
            <location StartPos="97" EndPos="103" width="7" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Penggunaan Lahan yang dikuasai (M2)
1. Luas lahan yang digunakan untuk usaha ternak/unggas (M2) :
c. Luas lahan lainnya (pengembalaan, kubangan, dll) :............m2]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Tanyakan luas lahan yang digunakan untuk ternak/unggas selain untuk kandang dan penanaman pakan dan isikan kedalam kotak yang disediakan.

Misalnya: lahan untuk penggembalaan, kubangan, tempat pembuangan kotoran.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Lahan untuk penggembalaan/padang rumput adalah : lahan yang dipakai untuk penggembalaan ternak. 

Tanah yang untuk sementara tidak diusahakan (dibiarkan kosong lebih dari satu tahun) tidak dianggap sebagai tanah penggembalaan/padang rumput walaupun ada ternak/unggas yang digembalakan disana. 
Tanah ini dimasukkan ke dalam tanah yang sementara tidak diusahakan.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V44" name="b4br2k2" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="44">
            <labl>Luas lahan pertanian lainnya (perikanan, perkebunan, tanaman pangan, dll)</labl>
            <location StartPos="104" EndPos="110" width="7" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Penggunaan lahan yang dikuasai (m2) 
2. Luas lahan pertanian lainnya (perikanan, perkebunan, tanaman pangan, dll) :..............m2]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>Tanyakan luas lahan yang digunakan untuk pertanian selain usaha ternak/unggas dalam m2 dan isikan kedalam kotak yang telah disediakan.</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Pertanian lainnya adalah : lahan yang digunakan selain dari usaha peternakan, yang meliputi
pertanian tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, budidaya perikanan, perburuan, kehutanan, dan penangkaran satwa liar.

Lahan pertanian tanaman pangan adalah : lahan yang diusahakan milik kegiatan/usaha penyiapan/
pelaksanaan, pembibitan, persemaian, pemeliharaan dan pemanenan tanaman pangan/tanaman lainnya di atas lahan milik sendiri maupun yang disewa, bagi hasil, bebas sewa, gadai, bengkok, lahan garapan, dan sebagainya.
Tanaman pangan mencakup padi-padian, biji-bijian (serealia), kacang-kacangan, dan umbi-umbian.

Lahan hortikultura adalah : lahan yang digunakan 
untuk kegiatan/usaha penguasaan/pemeliharaan
tanaman hortikultura meliputi tanaman sayuran, tanaman buah-buahan, tanaman hias dan tanaman
obat-obatan dengan tujuan untuk dijual baik sebagian maupun seluruhnya atas resiko sendiri.
Tanaman sayuran seperti; bayam, cabe, kacang panjang, kacang merah, kangkung, wortel, buncis
dan sebagainya.
Tanaman buah-buahan seperti; pisang, pepaya, alpokat, duku, durian, jambu, jeruk, mangga, salak,
manggis, apel, melon, blewah dan sebagainya.
Tanaman hias seperti; anggrek, mawar, gladiol, angelir, cemara, paku-pakuan dan sebagainya.
Tanaman obat-obatan seperti; jahe, kencur, keji beling, sambiroto, temu ireng, temu giring, temu
lawak, temu kunci, dan sebagainya.

Lahan perkebunan adalah : lahan yang digunakan untuk kegiatan/usaha pemeliharaan yang menghasilkan produk tanaman perkebunan seperti tanaman kelapa sawit, kelapa, karet, cengkeh,
jambu mete, kopi, kakao, teh, lada dan sebagainya dengan tujuan untuk dijual baik sebagian maupun
seluruhnya atas resiko sendiri.

Lahan Budidaya Perikanan adalah : Kegiatan/lapangan usaha yang meliputi pembenihan atau pembesaran ikan/biota lain dengan menggunakan kolam air tawar, sawah dan tambak air payau.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V45" name="b4br3k2" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="45">
            <labl>Luas lahan bukan untuk pertanian (bangunan tempat tinggal, halaman sekitar, dll)</labl>
            <location StartPos="111" EndPos="117" width="7" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Penggunaan lahan yang dikuasai (m2) 
3. Luas lahan bukan untuk pertanian (bangunan tempat tinggal, halaman sekitar, dll) : ............m2]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>Tanyakan luas lahan bukan untuk pertanian dalam m2 dan isikan ke dalam kotak yang disediakan.</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Lahan Bukan untuk Pertanian, meliputi :

Lahan untuk bangunan dan halaman sekitar adalah: lahan untuk bangunan rumah serta halaman, biasanya diberi pagar atau batas tanpa memperhatikan ditanami atau tidak. 
Jika lahan disekitar rumah tersebut tidak jelas batas-batasnya dengan tegal/kebun, maka dimasukkan kedalam lahan tegal/kebun.

Lahan yang sementara tidak diusahakan adalah : lahan yang biasanya diusahakan tetapi untuk sementara (lebih dari satu tahun dan kurang dari dua tahun) tidak diusahakan.
Lahan yang dibiarkan kosong kurang dari satu tahun (untuk menunggu masa penanaman yang akan
datang) dianggap sebagai lahan tegal/kebun, jika hendak ditanami tanaman perkebunan, maka dianggap sebagai lahan perkebunan.

Lainnya, lahan lainnya adalah : lahan tandus, berpasir, terjal dan lahan berkapur, termasuk
lahan pertanian yang digunakan untuk pembuatan genteng, batu bata, dan sebagainya serta
lahan untuk usaha non pertanian.
Lahan tersebut dapat berasal dari lahan sawah, huma, ladang/tegal/kebun, kolam/lebak/empang, tambak, lahan perkebunan, hutan, dan lahan untuk
penggembalaan/padang rumput.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V46" name="b4cr1k2" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="46">
            <labl>Luar Propinsi</labl>
            <location StartPos="118" EndPos="122" width="5" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[C. Lokasi usaha peternakan (m2)
1. Luas Lahan  Luar Propinsi : ............m2]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>Isikan luas lahan yang digunakan untuk usaha ternak/unggas menurut lokasi.</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <notes>Rincian ini bertujuan untuk mendapatkan data luas lahan dan lokasi usaha ternak/unggas yang diusahakan oleh rumah tangga peternak.</notes>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V47" name="b4cr2k2" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="47">
            <labl>Luar Kabupaten</labl>
            <location StartPos="123" EndPos="127" width="5" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[C. Lokasi usaha peternakan (m2)
2. Luas Lahan Luar Kabupaten : ............m2]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>Isikan luas lahan yang digunakan untuk usaha ternak/unggas menurut lokasi.</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <notes>Rincian ini bertujuan untuk mendapatkan data luas lahan dan lokasi usaha ternak/unggas yang diusahakan oleh rumah tangga peternak.</notes>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V48" name="b4cr3k2" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="48">
            <labl>Dalam Kabupaten</labl>
            <location StartPos="128" EndPos="134" width="7" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[C. Lokasi usaha peternakan (m2)
3. Luas lahan Dalam Kabupaten : .............m2]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>Isikan luas lahan yang digunakan untuk usaha ternak/unggas menurut lokasi.</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <notes>Rincian ini bertujuan untuk mendapatkan data luas lahan dan lokasi usaha ternak/unggas yang diusahakan oleh rumah tangga peternak.</notes>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V49" name="b4dr1k2" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="49">
            <labl>Kandang milik sendiri</labl>
            <location StartPos="135" EndPos="136" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[D. Jumlah sarana usaha ternak/unggas menurut status kepemilikan.
1. Kandang milik sendiri : .............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah kandang milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti kandang bebas sewa pada kolom (4).

Isikan jumlah alat penetasan telur milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti bebas sewa pada kolom (4).

Isikan jumlah alat pemerah susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).

Isikan jumlah alat penampung susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).

Isikan jumlah kendaraan roda 2 milik sendiri yang biasanya digunakan untuk usaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).

Isikan jumlah kendaraan roda 4 atau lebih milik sendiri yang biasanya digunakan untuk suaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <notes>Rincian ini bertujuan untuk mendapatkan data jumlah sarana usaha ternak/unggas yang biasa digunakan menurut status kepemilikan selama setahun Peternakan yang lalu.</notes>
            <txt>
                <![CDATA[Milik sendiri adalah : jika tempat kandang, alat penetasan telur dan alat pemerah susu tersebut
pada waktu pencacahan benar-benar milik salah seorang anggota rumah tangga.
Kandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu yang dibeli secara
angsuran dianggap sarana milik sendiri.

Sewa adalah : jika kandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu
tersebut disewa oleh salah seorang anggota rumah tangga dengan pembayaran sewanya secara
teratur dan terus menerus tanpa batasan waktu tertentu.

Lainnya adalah : sarana tersebut tidak dapat digolongkan kedalam salah satu kategori diatas,
misalnya bebas sewa, kontrak dan milik bersama.

Alat penetasan telur adalah : alat yang dapat menetaskan telur baik secara tradisional maupun
modern.

Alat pemerah susu adalah : alat khusus untuk memerah susu tidak termasuk tangan orang.

Alat penampung susu adalah : alat khusus yang digunakan untuk menampung susu dan biasanya terbuat dari bahan alumunium, tidak termasuk ember.

Kendaraan roda 2 dan 4 atau lebih adalah : kendaraan bermotor maupun tidak bermotor yang
beroda 2, empat atau lebih yang khusus yang digunakan untuk usaha peternakan seperti untuk
mengangkut hasil produksi dan sebagainya .]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V50" name="b4dr1k3" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="50">
            <labl>Sewa kandang</labl>
            <location StartPos="137" EndPos="138" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[D. Jumlah sarana usaha ternak/unggas menurut status kepemilikan.
1. Sewa kandang : ................]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah kandang milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti kandang bebas sewa pada kolom (4).

Isikan jumlah alat penetasan telur milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti bebas sewa pada kolom (4).

Isikan jumlah alat pemerah susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).

Isikan jumlah alat penampung susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).

Isikan jumlah kendaraan roda 2 milik sendiri yang biasanya digunakan untuk usaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).

Isikan jumlah kendaraan roda 4 atau lebih milik sendiri yang biasanya digunakan untuk suaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <notes>Rincian ini bertujuan untuk mendapatkan data jumlah sarana usaha ternak/unggas yang biasa digunakan menurut status kepemilikan selama setahun Peternakan yang lalu.</notes>
            <txt>
                <![CDATA[Milik sendiri adalah : jika tempat kandang, alat penetasan telur dan alat pemerah susu tersebut
pada waktu pencacahan benar-benar milik salah seorang anggota rumah tangga.
Kandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu yang dibeli secara
angsuran dianggap sarana milik sendiri.

Sewa adalah : jika kandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu
tersebut disewa oleh salah seorang anggota rumah tangga dengan pembayaran sewanya secara
teratur dan terus menerus tanpa batasan waktu tertentu.

Lainnya adalah : sarana tersebut tidak dapat digolongkan kedalam salah satu kategori diatas,
misalnya bebas sewa, kontrak dan milik bersama.

Alat penetasan telur adalah : alat yang dapat menetaskan telur baik secara tradisional maupun
modern.

Alat pemerah susu adalah : alat khusus untuk memerah susu tidak termasuk tangan orang.

Alat penampung susu adalah : alat khusus yang digunakan untuk menampung susu dan biasanya terbuat dari bahan alumunium, tidak termasuk ember.

Kendaraan roda 2 dan 4 atau lebih adalah : kendaraan bermotor maupun tidak bermotor yang
beroda 2, empat atau lebih yang khusus yang digunakan untuk usaha peternakan seperti untuk
mengangkut hasil produksi dan sebagainya .]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V51" name="b4dr1k4" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="51">
            <labl>Kandang lainnya</labl>
            <location StartPos="139" EndPos="140" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[D. Jumlah sarana usaha ternak/unggas menurut status kepemilikan.
1. Kandang lainnya : ..................]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah kandang milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti kandang bebas sewa pada kolom (4).

Isikan jumlah alat penetasan telur milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti bebas sewa pada kolom (4).

Isikan jumlah alat pemerah susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).

Isikan jumlah alat penampung susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).

Isikan jumlah kendaraan roda 2 milik sendiri yang biasanya digunakan untuk usaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).

Isikan jumlah kendaraan roda 4 atau lebih milik sendiri yang biasanya digunakan untuk suaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <notes>Rincian ini bertujuan untuk mendapatkan data jumlah sarana usaha ternak/unggas yang biasa digunakan menurut status kepemilikan selama setahun Peternakan yang lalu.</notes>
            <txt>
                <![CDATA[Milik sendiri adalah : jika tempat kandang, alat penetasan telur dan alat pemerah susu tersebut
pada waktu pencacahan benar-benar milik salah seorang anggota rumah tangga.
Kandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu yang dibeli secara
angsuran dianggap sarana milik sendiri.

Sewa adalah : jika kandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu
tersebut disewa oleh salah seorang anggota rumah tangga dengan pembayaran sewanya secara
teratur dan terus menerus tanpa batasan waktu tertentu.

Lainnya adalah : sarana tersebut tidak dapat digolongkan kedalam salah satu kategori diatas,
misalnya bebas sewa, kontrak dan milik bersama.

Alat penetasan telur adalah : alat yang dapat menetaskan telur baik secara tradisional maupun
modern.

Alat pemerah susu adalah : alat khusus untuk memerah susu tidak termasuk tangan orang.

Alat penampung susu adalah : alat khusus yang digunakan untuk menampung susu dan biasanya terbuat dari bahan alumunium, tidak termasuk ember.

Kendaraan roda 2 dan 4 atau lebih adalah : kendaraan bermotor maupun tidak bermotor yang
beroda 2, empat atau lebih yang khusus yang digunakan untuk usaha peternakan seperti untuk
mengangkut hasil produksi dan sebagainya .]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V52" name="b4dr1k5" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="52">
            <labl>Jumlah Kandang</labl>
            <location StartPos="141" EndPos="142" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[D. Jumlah sarana usaha ternak/unggas menurut status kepemilikan.
1. Jumlah Kandang : .............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah kandang milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti kandang bebas sewa pada kolom (4).

Isikan jumlah alat penetasan telur milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti bebas sewa pada kolom (4).

Isikan jumlah alat pemerah susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).

Isikan jumlah alat penampung susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).

Isikan jumlah kendaraan roda 2 milik sendiri yang biasanya digunakan untuk usaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).

Isikan jumlah kendaraan roda 4 atau lebih milik sendiri yang biasanya digunakan untuk suaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <notes>Rincian ini bertujuan untuk mendapatkan data jumlah sarana usaha ternak/unggas yang biasa digunakan menurut status kepemilikan selama setahun Peternakan yang lalu.</notes>
            <txt>
                <![CDATA[Milik sendiri adalah : jika tempat kandang, alat penetasan telur dan alat pemerah susu tersebut
pada waktu pencacahan benar-benar milik salah seorang anggota rumah tangga.
Kandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu yang dibeli secara
angsuran dianggap sarana milik sendiri.

Sewa adalah : jika kandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu
tersebut disewa oleh salah seorang anggota rumah tangga dengan pembayaran sewanya secara
teratur dan terus menerus tanpa batasan waktu tertentu.

Lainnya adalah : sarana tersebut tidak dapat digolongkan kedalam salah satu kategori diatas,
misalnya bebas sewa, kontrak dan milik bersama.

Alat penetasan telur adalah : alat yang dapat menetaskan telur baik secara tradisional maupun
modern.

Alat pemerah susu adalah : alat khusus untuk memerah susu tidak termasuk tangan orang.

Alat penampung susu adalah : alat khusus yang digunakan untuk menampung susu dan biasanya terbuat dari bahan alumunium, tidak termasuk ember.

Kendaraan roda 2 dan 4 atau lebih adalah : kendaraan bermotor maupun tidak bermotor yang
beroda 2, empat atau lebih yang khusus yang digunakan untuk usaha peternakan seperti untuk
mengangkut hasil produksi dan sebagainya .]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V53" name="b4dr2k2" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="53">
            <labl>Alat Penetasan Milik sendiri</labl>
            <location StartPos="143" EndPos="144" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[D. Jumlah sarana usaha ternak/unggas menurut status kepemilikan.
2. Alat Penetasan Milik sendiri : ...........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah kandang milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti kandang bebas sewa pada kolom (4).

Isikan jumlah alat penetasan telur milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti bebas sewa pada kolom (4).

Isikan jumlah alat pemerah susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).

Isikan jumlah alat penampung susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).

Isikan jumlah kendaraan roda 2 milik sendiri yang biasanya digunakan untuk usaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).

Isikan jumlah kendaraan roda 4 atau lebih milik sendiri yang biasanya digunakan untuk suaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <notes>Rincian ini bertujuan untuk mendapatkan data jumlah sarana usaha ternak/unggas yang biasa digunakan menurut status kepemilikan selama setahun Peternakan yang lalu.</notes>
            <txt>
                <![CDATA[Milik sendiri adalah : jika tempat kandang, alat penetasan telur dan alat pemerah susu tersebut
pada waktu pencacahan benar-benar milik salah seorang anggota rumah tangga.
Kandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu yang dibeli secara
angsuran dianggap sarana milik sendiri.

Sewa adalah : jika kandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu
tersebut disewa oleh salah seorang anggota rumah tangga dengan pembayaran sewanya secara
teratur dan terus menerus tanpa batasan waktu tertentu.

Lainnya adalah : sarana tersebut tidak dapat digolongkan kedalam salah satu kategori diatas,
misalnya bebas sewa, kontrak dan milik bersama.

Alat penetasan telur adalah : alat yang dapat menetaskan telur baik secara tradisional maupun
modern.

Alat pemerah susu adalah : alat khusus untuk memerah susu tidak termasuk tangan orang.

Alat penampung susu adalah : alat khusus yang digunakan untuk menampung susu dan biasanya terbuat dari bahan alumunium, tidak termasuk ember.

Kendaraan roda 2 dan 4 atau lebih adalah : kendaraan bermotor maupun tidak bermotor yang
beroda 2, empat atau lebih yang khusus yang digunakan untuk usaha peternakan seperti untuk
mengangkut hasil produksi dan sebagainya .]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V54" name="b4dr2k3" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="54">
            <labl>Sewa Alat Penetasan</labl>
            <location StartPos="145" EndPos="146" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[D. Jumlah sarana usaha ternak/unggas menurut status kepemilikan.
2. Sewa Alat Penetasan : .............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah kandang milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti kandang bebas sewa pada kolom (4).

Isikan jumlah alat penetasan telur milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti bebas sewa pada kolom (4).

Isikan jumlah alat pemerah susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).

Isikan jumlah alat penampung susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).

Isikan jumlah kendaraan roda 2 milik sendiri yang biasanya digunakan untuk usaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).

Isikan jumlah kendaraan roda 4 atau lebih milik sendiri yang biasanya digunakan untuk suaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <notes>Rincian ini bertujuan untuk mendapatkan data jumlah sarana usaha ternak/unggas yang biasa digunakan menurut status kepemilikan selama setahun Peternakan yang lalu.</notes>
            <txt>
                <![CDATA[Milik sendiri adalah : jika tempat kandang, alat penetasan telur dan alat pemerah susu tersebut
pada waktu pencacahan benar-benar milik salah seorang anggota rumah tangga.
Kandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu yang dibeli secara
angsuran dianggap sarana milik sendiri.

Sewa adalah : jika kandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu
tersebut disewa oleh salah seorang anggota rumah tangga dengan pembayaran sewanya secara
teratur dan terus menerus tanpa batasan waktu tertentu.

Lainnya adalah : sarana tersebut tidak dapat digolongkan kedalam salah satu kategori diatas,
misalnya bebas sewa, kontrak dan milik bersama.

Alat penetasan telur adalah : alat yang dapat menetaskan telur baik secara tradisional maupun
modern.

Alat pemerah susu adalah : alat khusus untuk memerah susu tidak termasuk tangan orang.

Alat penampung susu adalah : alat khusus yang digunakan untuk menampung susu dan biasanya terbuat dari bahan alumunium, tidak termasuk ember.

Kendaraan roda 2 dan 4 atau lebih adalah : kendaraan bermotor maupun tidak bermotor yang
beroda 2, empat atau lebih yang khusus yang digunakan untuk usaha peternakan seperti untuk
mengangkut hasil produksi dan sebagainya .]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V55" name="b4dr2k4" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="55">
            <labl>Alat Penetasan Lainnya</labl>
            <location StartPos="147" EndPos="148" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[D. Jumlah sarana usaha ternak/unggas menurut status kepemilikan.
2. Alat Penetasan Lainnya : .............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah kandang milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti kandang bebas sewa pada kolom (4).

Isikan jumlah alat penetasan telur milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti bebas sewa pada kolom (4).

Isikan jumlah alat pemerah susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).

Isikan jumlah alat penampung susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).

Isikan jumlah kendaraan roda 2 milik sendiri yang biasanya digunakan untuk usaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).

Isikan jumlah kendaraan roda 4 atau lebih milik sendiri yang biasanya digunakan untuk suaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <notes>Rincian ini bertujuan untuk mendapatkan data jumlah sarana usaha ternak/unggas yang biasa digunakan menurut status kepemilikan selama setahun Peternakan yang lalu.</notes>
            <txt>
                <![CDATA[Milik sendiri adalah : jika tempat kandang, alat penetasan telur dan alat pemerah susu tersebut
pada waktu pencacahan benar-benar milik salah seorang anggota rumah tangga.
Kandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu yang dibeli secara
angsuran dianggap sarana milik sendiri.

Sewa adalah : jika kandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu
tersebut disewa oleh salah seorang anggota rumah tangga dengan pembayaran sewanya secara
teratur dan terus menerus tanpa batasan waktu tertentu.

Lainnya adalah : sarana tersebut tidak dapat digolongkan kedalam salah satu kategori diatas,
misalnya bebas sewa, kontrak dan milik bersama.

Alat penetasan telur adalah : alat yang dapat menetaskan telur baik secara tradisional maupun
modern.

Alat pemerah susu adalah : alat khusus untuk memerah susu tidak termasuk tangan orang.

Alat penampung susu adalah : alat khusus yang digunakan untuk menampung susu dan biasanya terbuat dari bahan alumunium, tidak termasuk ember.

Kendaraan roda 2 dan 4 atau lebih adalah : kendaraan bermotor maupun tidak bermotor yang
beroda 2, empat atau lebih yang khusus yang digunakan untuk usaha peternakan seperti untuk
mengangkut hasil produksi dan sebagainya .]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V56" name="b4dr2k5" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="56">
            <labl>Jumlah Alat Penetasan</labl>
            <location StartPos="149" EndPos="150" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[D. Jumlah sarana usaha ternak/unggas menurut status kepemilikan.
2. Jumlah Alat Penetasan : ..............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah kandang milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti kandang bebas sewa pada kolom (4).

Isikan jumlah alat penetasan telur milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti bebas sewa pada kolom (4).

Isikan jumlah alat pemerah susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).

Isikan jumlah alat penampung susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).

Isikan jumlah kendaraan roda 2 milik sendiri yang biasanya digunakan untuk usaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).

Isikan jumlah kendaraan roda 4 atau lebih milik sendiri yang biasanya digunakan untuk suaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <notes>Rincian ini bertujuan untuk mendapatkan data jumlah sarana usaha ternak/unggas yang biasa digunakan menurut status kepemilikan selama setahun Peternakan yang lalu.</notes>
            <txt>
                <![CDATA[Milik sendiri adalah : jika tempat kandang, alat penetasan telur dan alat pemerah susu tersebut
pada waktu pencacahan benar-benar milik salah seorang anggota rumah tangga.
Kandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu yang dibeli secara
angsuran dianggap sarana milik sendiri.

Sewa adalah : jika kandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu
tersebut disewa oleh salah seorang anggota rumah tangga dengan pembayaran sewanya secara
teratur dan terus menerus tanpa batasan waktu tertentu.

Lainnya adalah : sarana tersebut tidak dapat digolongkan kedalam salah satu kategori diatas,
misalnya bebas sewa, kontrak dan milik bersama.

Alat penetasan telur adalah : alat yang dapat menetaskan telur baik secara tradisional maupun
modern.

Alat pemerah susu adalah : alat khusus untuk memerah susu tidak termasuk tangan orang.

Alat penampung susu adalah : alat khusus yang digunakan untuk menampung susu dan biasanya terbuat dari bahan alumunium, tidak termasuk ember.

Kendaraan roda 2 dan 4 atau lebih adalah : kendaraan bermotor maupun tidak bermotor yang
beroda 2, empat atau lebih yang khusus yang digunakan untuk usaha peternakan seperti untuk
mengangkut hasil produksi dan sebagainya .]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V57" name="b4dr3k2" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="57">
            <labl>Alat Pemerah Susu milik sendiri</labl>
            <location StartPos="151" EndPos="152" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[D. Jumlah sarana usaha ternak/unggas menurut status kepemilikan.
3. Alat Pemerah Susu milik sendiri : ...........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah kandang milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti kandang bebas sewa pada kolom (4).

Isikan jumlah alat penetasan telur milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti bebas sewa pada kolom (4).

Isikan jumlah alat pemerah susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).

Isikan jumlah alat penampung susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).

Isikan jumlah kendaraan roda 2 milik sendiri yang biasanya digunakan untuk usaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).

Isikan jumlah kendaraan roda 4 atau lebih milik sendiri yang biasanya digunakan untuk suaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <notes>Rincian ini bertujuan untuk mendapatkan data jumlah sarana usaha ternak/unggas yang biasa digunakan menurut status kepemilikan selama setahun Peternakan yang lalu.</notes>
            <txt>
                <![CDATA[Milik sendiri adalah : jika tempat kandang, alat penetasan telur dan alat pemerah susu tersebut
pada waktu pencacahan benar-benar milik salah seorang anggota rumah tangga.
Kandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu yang dibeli secara
angsuran dianggap sarana milik sendiri.

Sewa adalah : jika kandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu
tersebut disewa oleh salah seorang anggota rumah tangga dengan pembayaran sewanya secara
teratur dan terus menerus tanpa batasan waktu tertentu.

Lainnya adalah : sarana tersebut tidak dapat digolongkan kedalam salah satu kategori diatas,
misalnya bebas sewa, kontrak dan milik bersama.

Alat penetasan telur adalah : alat yang dapat menetaskan telur baik secara tradisional maupun
modern.

Alat pemerah susu adalah : alat khusus untuk memerah susu tidak termasuk tangan orang.

Alat penampung susu adalah : alat khusus yang digunakan untuk menampung susu dan biasanya terbuat dari bahan alumunium, tidak termasuk ember.

Kendaraan roda 2 dan 4 atau lebih adalah : kendaraan bermotor maupun tidak bermotor yang
beroda 2, empat atau lebih yang khusus yang digunakan untuk usaha peternakan seperti untuk
mengangkut hasil produksi dan sebagainya .]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V58" name="b4dr3k3" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="58">
            <labl>Sewa Alat Pemerah Susu</labl>
            <location StartPos="153" EndPos="153" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[D. Jumlah sarana usaha ternak/unggas menurut status kepemilikan.
3. Sewa Alat Pemerah Susu : ............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah kandang milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti kandang bebas sewa pada kolom (4).

Isikan jumlah alat penetasan telur milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti bebas sewa pada kolom (4).

Isikan jumlah alat pemerah susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).

Isikan jumlah alat penampung susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).

Isikan jumlah kendaraan roda 2 milik sendiri yang biasanya digunakan untuk usaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).

Isikan jumlah kendaraan roda 4 atau lebih milik sendiri yang biasanya digunakan untuk suaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <notes>Rincian ini bertujuan untuk mendapatkan data jumlah sarana usaha ternak/unggas yang biasa digunakan menurut status kepemilikan selama setahun Peternakan yang lalu.</notes>
            <txt>
                <![CDATA[Milik sendiri adalah : jika tempat kandang, alat penetasan telur dan alat pemerah susu tersebut
pada waktu pencacahan benar-benar milik salah seorang anggota rumah tangga.
Kandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu yang dibeli secara
angsuran dianggap sarana milik sendiri.

Sewa adalah : jika kandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu
tersebut disewa oleh salah seorang anggota rumah tangga dengan pembayaran sewanya secara
teratur dan terus menerus tanpa batasan waktu tertentu.

Lainnya adalah : sarana tersebut tidak dapat digolongkan kedalam salah satu kategori diatas,
misalnya bebas sewa, kontrak dan milik bersama.

Alat penetasan telur adalah : alat yang dapat menetaskan telur baik secara tradisional maupun
modern.

Alat pemerah susu adalah : alat khusus untuk memerah susu tidak termasuk tangan orang.

Alat penampung susu adalah : alat khusus yang digunakan untuk menampung susu dan biasanya terbuat dari bahan alumunium, tidak termasuk ember.

Kendaraan roda 2 dan 4 atau lebih adalah : kendaraan bermotor maupun tidak bermotor yang
beroda 2, empat atau lebih yang khusus yang digunakan untuk usaha peternakan seperti untuk
mengangkut hasil produksi dan sebagainya .]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V59" name="b4dr3k4" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="59">
            <labl>Alat pemerah Susu Lainnya</labl>
            <location StartPos="154" EndPos="154" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[D. Jumlah sarana usaha ternak/unggas menurut status kepemilikan.
3. Alat pemerah Susu Lainnya : ..............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah kandang milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti kandang bebas sewa pada kolom (4).

Isikan jumlah alat penetasan telur milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti bebas sewa pada kolom (4).

Isikan jumlah alat pemerah susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).

Isikan jumlah alat penampung susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).

Isikan jumlah kendaraan roda 2 milik sendiri yang biasanya digunakan untuk usaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).

Isikan jumlah kendaraan roda 4 atau lebih milik sendiri yang biasanya digunakan untuk suaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <notes>Rincian ini bertujuan untuk mendapatkan data jumlah sarana usaha ternak/unggas yang biasa digunakan menurut status kepemilikan selama setahun Peternakan yang lalu.</notes>
            <txt>
                <![CDATA[Milik sendiri adalah : jika tempat kandang, alat penetasan telur dan alat pemerah susu tersebut
pada waktu pencacahan benar-benar milik salah seorang anggota rumah tangga.
Kandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu yang dibeli secara
angsuran dianggap sarana milik sendiri.

Sewa adalah : jika kandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu
tersebut disewa oleh salah seorang anggota rumah tangga dengan pembayaran sewanya secara
teratur dan terus menerus tanpa batasan waktu tertentu.

Lainnya adalah : sarana tersebut tidak dapat digolongkan kedalam salah satu kategori diatas,
misalnya bebas sewa, kontrak dan milik bersama.

Alat penetasan telur adalah : alat yang dapat menetaskan telur baik secara tradisional maupun
modern.

Alat pemerah susu adalah : alat khusus untuk memerah susu tidak termasuk tangan orang.

Alat penampung susu adalah : alat khusus yang digunakan untuk menampung susu dan biasanya terbuat dari bahan alumunium, tidak termasuk ember.

Kendaraan roda 2 dan 4 atau lebih adalah : kendaraan bermotor maupun tidak bermotor yang
beroda 2, empat atau lebih yang khusus yang digunakan untuk usaha peternakan seperti untuk
mengangkut hasil produksi dan sebagainya .]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V60" name="b4dr3k5" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="60">
            <labl>Jumlah Alat Pemerah Susu</labl>
            <location StartPos="155" EndPos="156" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[D. Jumlah sarana usaha ternak/unggas menurut status kepemilikan.
3. Jumlah Alat pemerah susu : ............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah kandang milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti kandang bebas sewa pada kolom (4).

Isikan jumlah alat penetasan telur milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti bebas sewa pada kolom (4).

Isikan jumlah alat pemerah susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).

Isikan jumlah alat penampung susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).

Isikan jumlah kendaraan roda 2 milik sendiri yang biasanya digunakan untuk usaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).

Isikan jumlah kendaraan roda 4 atau lebih milik sendiri yang biasanya digunakan untuk suaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <notes>Rincian ini bertujuan untuk mendapatkan data jumlah sarana usaha ternak/unggas yang biasa digunakan menurut status kepemilikan selama setahun Peternakan yang lalu.</notes>
            <txt>
                <![CDATA[Milik sendiri adalah : jika tempat kandang, alat penetasan telur dan alat pemerah susu tersebut
pada waktu pencacahan benar-benar milik salah seorang anggota rumah tangga.
Kandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu yang dibeli secara
angsuran dianggap sarana milik sendiri.

Sewa adalah : jika kandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu
tersebut disewa oleh salah seorang anggota rumah tangga dengan pembayaran sewanya secara
teratur dan terus menerus tanpa batasan waktu tertentu.

Lainnya adalah : sarana tersebut tidak dapat digolongkan kedalam salah satu kategori diatas,
misalnya bebas sewa, kontrak dan milik bersama.

Alat penetasan telur adalah : alat yang dapat menetaskan telur baik secara tradisional maupun
modern.

Alat pemerah susu adalah : alat khusus untuk memerah susu tidak termasuk tangan orang.

Alat penampung susu adalah : alat khusus yang digunakan untuk menampung susu dan biasanya terbuat dari bahan alumunium, tidak termasuk ember.

Kendaraan roda 2 dan 4 atau lebih adalah : kendaraan bermotor maupun tidak bermotor yang
beroda 2, empat atau lebih yang khusus yang digunakan untuk usaha peternakan seperti untuk
mengangkut hasil produksi dan sebagainya .]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V61" name="b4dr4k2" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="61">
            <labl>Alat Penampung Susu milik sendiri</labl>
            <location StartPos="157" EndPos="158" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[D. Jumlah sarana usaha ternak/unggas menurut status kepemilikan.
4. Alat Penampung susu milik sendiri : ..............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah kandang milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti kandang bebas sewa pada kolom (4).

Isikan jumlah alat penetasan telur milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti bebas sewa pada kolom (4).

Isikan jumlah alat pemerah susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).

Isikan jumlah alat penampung susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).

Isikan jumlah kendaraan roda 2 milik sendiri yang biasanya digunakan untuk usaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).

Isikan jumlah kendaraan roda 4 atau lebih milik sendiri yang biasanya digunakan untuk suaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <notes>Rincian ini bertujuan untuk mendapatkan data jumlah sarana usaha ternak/unggas yang biasa digunakan menurut status kepemilikan selama setahun Peternakan yang lalu.</notes>
            <txt>
                <![CDATA[Milik sendiri adalah : jika tempat kandang, alat penetasan telur dan alat pemerah susu tersebut
pada waktu pencacahan benar-benar milik salah seorang anggota rumah tangga.
Kandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu yang dibeli secara
angsuran dianggap sarana milik sendiri.

Sewa adalah : jika kandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu
tersebut disewa oleh salah seorang anggota rumah tangga dengan pembayaran sewanya secara
teratur dan terus menerus tanpa batasan waktu tertentu.

Lainnya adalah : sarana tersebut tidak dapat digolongkan kedalam salah satu kategori diatas,
misalnya bebas sewa, kontrak dan milik bersama.

Alat penetasan telur adalah : alat yang dapat menetaskan telur baik secara tradisional maupun
modern.

Alat pemerah susu adalah : alat khusus untuk memerah susu tidak termasuk tangan orang.

Alat penampung susu adalah : alat khusus yang digunakan untuk menampung susu dan biasanya terbuat dari bahan alumunium, tidak termasuk ember.

Kendaraan roda 2 dan 4 atau lebih adalah : kendaraan bermotor maupun tidak bermotor yang
beroda 2, empat atau lebih yang khusus yang digunakan untuk usaha peternakan seperti untuk
mengangkut hasil produksi dan sebagainya .]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V62" name="b4dr4k3" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="62">
            <labl>Sewa Alat penampung Susu</labl>
            <location StartPos="159" EndPos="159" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[D. Jumlah sarana usaha ternak/unggas menurut status kepemilikan. 
4. Sewa Alat Penampung Susu :.............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah kandang milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti kandang bebas sewa pada kolom (4).

Isikan jumlah alat penetasan telur milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti bebas sewa pada kolom (4).

Isikan jumlah alat pemerah susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).

Isikan jumlah alat penampung susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).

Isikan jumlah kendaraan roda 2 milik sendiri yang biasanya digunakan untuk usaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).

Isikan jumlah kendaraan roda 4 atau lebih milik sendiri yang biasanya digunakan untuk suaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <notes>Rincian ini bertujuan untuk mendapatkan data jumlah sarana usaha ternak/unggas yang biasa digunakan menurut status kepemilikan selama setahun Peternakan yang lalu.</notes>
            <txt>
                <![CDATA[Milik sendiri adalah : jika tempat kandang, alat penetasan telur dan alat pemerah susu tersebut
pada waktu pencacahan benar-benar milik salah seorang anggota rumah tangga.
Kandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu yang dibeli secara
angsuran dianggap sarana milik sendiri.

Sewa adalah : jika kandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu
tersebut disewa oleh salah seorang anggota rumah tangga dengan pembayaran sewanya secara
teratur dan terus menerus tanpa batasan waktu tertentu.

Lainnya adalah : sarana tersebut tidak dapat digolongkan kedalam salah satu kategori diatas,
misalnya bebas sewa, kontrak dan milik bersama.

Alat penetasan telur adalah : alat yang dapat menetaskan telur baik secara tradisional maupun
modern.

Alat pemerah susu adalah : alat khusus untuk memerah susu tidak termasuk tangan orang.

Alat penampung susu adalah : alat khusus yang digunakan untuk menampung susu dan biasanya terbuat dari bahan alumunium, tidak termasuk ember.

Kendaraan roda 2 dan 4 atau lebih adalah : kendaraan bermotor maupun tidak bermotor yang
beroda 2, empat atau lebih yang khusus yang digunakan untuk usaha peternakan seperti untuk
mengangkut hasil produksi dan sebagainya .]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V63" name="b4dr4k4" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="63">
            <labl>Alat Penampung Susu Lainnya</labl>
            <location StartPos="160" EndPos="161" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[D. Jumlah sarana usaha ternak/unggas menurut status kepemilikan.
4. Alat Penampung Susu Lainnya :............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah kandang milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti kandang bebas sewa pada kolom (4).

Isikan jumlah alat penetasan telur milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti bebas sewa pada kolom (4).

Isikan jumlah alat pemerah susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).

Isikan jumlah alat penampung susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).

Isikan jumlah kendaraan roda 2 milik sendiri yang biasanya digunakan untuk usaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).

Isikan jumlah kendaraan roda 4 atau lebih milik sendiri yang biasanya digunakan untuk suaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <notes>Rincian ini bertujuan untuk mendapatkan data jumlah sarana usaha ternak/unggas yang biasa digunakan menurut status kepemilikan selama setahun Peternakan yang lalu.</notes>
            <txt>
                <![CDATA[Milik sendiri adalah : jika tempat kandang, alat penetasan telur dan alat pemerah susu tersebut
pada waktu pencacahan benar-benar milik salah seorang anggota rumah tangga.
Kandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu yang dibeli secara
angsuran dianggap sarana milik sendiri.

Sewa adalah : jika kandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu
tersebut disewa oleh salah seorang anggota rumah tangga dengan pembayaran sewanya secara
teratur dan terus menerus tanpa batasan waktu tertentu.

Lainnya adalah : sarana tersebut tidak dapat digolongkan kedalam salah satu kategori diatas,
misalnya bebas sewa, kontrak dan milik bersama.

Alat penetasan telur adalah : alat yang dapat menetaskan telur baik secara tradisional maupun
modern.

Alat pemerah susu adalah : alat khusus untuk memerah susu tidak termasuk tangan orang.

Alat penampung susu adalah : alat khusus yang digunakan untuk menampung susu dan biasanya terbuat dari bahan alumunium, tidak termasuk ember.

Kendaraan roda 2 dan 4 atau lebih adalah : kendaraan bermotor maupun tidak bermotor yang
beroda 2, empat atau lebih yang khusus yang digunakan untuk usaha peternakan seperti untuk
mengangkut hasil produksi dan sebagainya .]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V64" name="b4dr4k5" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="64">
            <labl>Jumlah Alat Penampung Susu</labl>
            <location StartPos="162" EndPos="163" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[D. Jumlah sarana usaha ternak/unggas menurut status kepemilikan.
4. Jumlah Alat Penampung Susu : ............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah kandang milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti kandang bebas sewa pada kolom (4).

Isikan jumlah alat penetasan telur milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti bebas sewa pada kolom (4).

Isikan jumlah alat pemerah susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).

Isikan jumlah alat penampung susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).

Isikan jumlah kendaraan roda 2 milik sendiri yang biasanya digunakan untuk usaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).

Isikan jumlah kendaraan roda 4 atau lebih milik sendiri yang biasanya digunakan untuk suaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <notes>Rincian ini bertujuan untuk mendapatkan data jumlah sarana usaha ternak/unggas yang biasa digunakan menurut status kepemilikan selama setahun Peternakan yang lalu.</notes>
            <txt>
                <![CDATA[Milik sendiri adalah : jika tempat kandang, alat penetasan telur dan alat pemerah susu tersebut
pada waktu pencacahan benar-benar milik salah seorang anggota rumah tangga.
Kandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu yang dibeli secara
angsuran dianggap sarana milik sendiri.

Sewa adalah : jika kandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu
tersebut disewa oleh salah seorang anggota rumah tangga dengan pembayaran sewanya secara
teratur dan terus menerus tanpa batasan waktu tertentu.

Lainnya adalah : sarana tersebut tidak dapat digolongkan kedalam salah satu kategori diatas,
misalnya bebas sewa, kontrak dan milik bersama.

Alat penetasan telur adalah : alat yang dapat menetaskan telur baik secara tradisional maupun
modern.

Alat pemerah susu adalah : alat khusus untuk memerah susu tidak termasuk tangan orang.

Alat penampung susu adalah : alat khusus yang digunakan untuk menampung susu dan biasanya terbuat dari bahan alumunium, tidak termasuk ember.

Kendaraan roda 2 dan 4 atau lebih adalah : kendaraan bermotor maupun tidak bermotor yang
beroda 2, empat atau lebih yang khusus yang digunakan untuk usaha peternakan seperti untuk
mengangkut hasil produksi dan sebagainya .]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V65" name="b4dr5k2" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="65">
            <labl>Kendaraan roda 2 milik sendiri</labl>
            <location StartPos="164" EndPos="165" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[D. Jumlah sarana usaha ternak/unggas menurut status kepemilikan.
5. Kendaraan roda 2 milik sendiri :..............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah kandang milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti kandang bebas sewa pada kolom (4).

Isikan jumlah alat penetasan telur milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti bebas sewa pada kolom (4).

Isikan jumlah alat pemerah susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).

Isikan jumlah alat penampung susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).

Isikan jumlah kendaraan roda 2 milik sendiri yang biasanya digunakan untuk usaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).

Isikan jumlah kendaraan roda 4 atau lebih milik sendiri yang biasanya digunakan untuk suaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <notes>Rincian ini bertujuan untuk mendapatkan data jumlah sarana usaha ternak/unggas yang biasa digunakan menurut status kepemilikan selama setahun Peternakan yang lalu.</notes>
            <txt>
                <![CDATA[Milik sendiri adalah : jika tempat kandang, alat penetasan telur dan alat pemerah susu tersebut
pada waktu pencacahan benar-benar milik salah seorang anggota rumah tangga.
Kandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu yang dibeli secara
angsuran dianggap sarana milik sendiri.

Sewa adalah : jika kandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu
tersebut disewa oleh salah seorang anggota rumah tangga dengan pembayaran sewanya secara
teratur dan terus menerus tanpa batasan waktu tertentu.

Lainnya adalah : sarana tersebut tidak dapat digolongkan kedalam salah satu kategori diatas,
misalnya bebas sewa, kontrak dan milik bersama.

Alat penetasan telur adalah : alat yang dapat menetaskan telur baik secara tradisional maupun
modern.

Alat pemerah susu adalah : alat khusus untuk memerah susu tidak termasuk tangan orang.

Alat penampung susu adalah : alat khusus yang digunakan untuk menampung susu dan biasanya terbuat dari bahan alumunium, tidak termasuk ember.

Kendaraan roda 2 dan 4 atau lebih adalah : kendaraan bermotor maupun tidak bermotor yang
beroda 2, empat atau lebih yang khusus yang digunakan untuk usaha peternakan seperti untuk
mengangkut hasil produksi dan sebagainya .]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V66" name="b4dr5k3" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="66">
            <labl>Sewa Kendaraan roda 2</labl>
            <location StartPos="166" EndPos="167" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[D. Jumlah sarana usaha ternak/unggas menurut status kepemilikan
5. Sewa Kendaraan roda 2 : .............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah kandang milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti kandang bebas sewa pada kolom (4).

Isikan jumlah alat penetasan telur milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti bebas sewa pada kolom (4).

Isikan jumlah alat pemerah susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).

Isikan jumlah alat penampung susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).

Isikan jumlah kendaraan roda 2 milik sendiri yang biasanya digunakan untuk usaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).

Isikan jumlah kendaraan roda 4 atau lebih milik sendiri yang biasanya digunakan untuk suaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <notes>Rincian ini bertujuan untuk mendapatkan data jumlah sarana usaha ternak/unggas yang biasa digunakan menurut status kepemilikan selama setahun Peternakan yang lalu.</notes>
            <txt>
                <![CDATA[Milik sendiri adalah : jika tempat kandang, alat penetasan telur dan alat pemerah susu tersebut
pada waktu pencacahan benar-benar milik salah seorang anggota rumah tangga.
Kandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu yang dibeli secara
angsuran dianggap sarana milik sendiri.

Sewa adalah : jika kandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu
tersebut disewa oleh salah seorang anggota rumah tangga dengan pembayaran sewanya secara
teratur dan terus menerus tanpa batasan waktu tertentu.

Lainnya adalah : sarana tersebut tidak dapat digolongkan kedalam salah satu kategori diatas,
misalnya bebas sewa, kontrak dan milik bersama.

Alat penetasan telur adalah : alat yang dapat menetaskan telur baik secara tradisional maupun
modern.

Alat pemerah susu adalah : alat khusus untuk memerah susu tidak termasuk tangan orang.

Alat penampung susu adalah : alat khusus yang digunakan untuk menampung susu dan biasanya terbuat dari bahan alumunium, tidak termasuk ember.

Kendaraan roda 2 dan 4 atau lebih adalah : kendaraan bermotor maupun tidak bermotor yang
beroda 2, empat atau lebih yang khusus yang digunakan untuk usaha peternakan seperti untuk
mengangkut hasil produksi dan sebagainya .]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V67" name="b4dr5k4" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="67">
            <labl>Kendaraan roda 2 Lainnya</labl>
            <location StartPos="168" EndPos="169" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[D. Jumlah sarana usaha ternak/unggas menurut status kepemilikan.
5. Kendaraan roda 2 Lainnya : ..............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah kandang milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti kandang bebas sewa pada kolom (4).

Isikan jumlah alat penetasan telur milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti bebas sewa pada kolom (4).

Isikan jumlah alat pemerah susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).

Isikan jumlah alat penampung susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).

Isikan jumlah kendaraan roda 2 milik sendiri yang biasanya digunakan untuk usaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).

Isikan jumlah kendaraan roda 4 atau lebih milik sendiri yang biasanya digunakan untuk suaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <notes>Rincian ini bertujuan untuk mendapatkan data jumlah sarana usaha ternak/unggas yang biasa digunakan menurut status kepemilikan selama setahun Peternakan yang lalu.</notes>
            <txt>
                <![CDATA[Milik sendiri adalah : jika tempat kandang, alat penetasan telur dan alat pemerah susu tersebut
pada waktu pencacahan benar-benar milik salah seorang anggota rumah tangga.
Kandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu yang dibeli secara
angsuran dianggap sarana milik sendiri.

Sewa adalah : jika kandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu
tersebut disewa oleh salah seorang anggota rumah tangga dengan pembayaran sewanya secara
teratur dan terus menerus tanpa batasan waktu tertentu.

Lainnya adalah : sarana tersebut tidak dapat digolongkan kedalam salah satu kategori diatas,
misalnya bebas sewa, kontrak dan milik bersama.

Alat penetasan telur adalah : alat yang dapat menetaskan telur baik secara tradisional maupun
modern.

Alat pemerah susu adalah : alat khusus untuk memerah susu tidak termasuk tangan orang.

Alat penampung susu adalah : alat khusus yang digunakan untuk menampung susu dan biasanya terbuat dari bahan alumunium, tidak termasuk ember.

Kendaraan roda 2 dan 4 atau lebih adalah : kendaraan bermotor maupun tidak bermotor yang
beroda 2, empat atau lebih yang khusus yang digunakan untuk usaha peternakan seperti untuk
mengangkut hasil produksi dan sebagainya .]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V68" name="b4dr5k5" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="68">
            <labl>Jumlah Kendaraan roda 2</labl>
            <location StartPos="170" EndPos="171" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[D. Jumlah sarana usaha ternak/unggas menurut status kepemilikan.
5. Jumlah Kendaraan roda 2 :................]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah kandang milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti kandang bebas sewa pada kolom (4).

Isikan jumlah alat penetasan telur milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti bebas sewa pada kolom (4).

Isikan jumlah alat pemerah susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).

Isikan jumlah alat penampung susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).

Isikan jumlah kendaraan roda 2 milik sendiri yang biasanya digunakan untuk usaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).

Isikan jumlah kendaraan roda 4 atau lebih milik sendiri yang biasanya digunakan untuk suaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <notes>Rincian ini bertujuan untuk mendapatkan data jumlah sarana usaha ternak/unggas yang biasa digunakan menurut status kepemilikan selama setahun Peternakan yang lalu.</notes>
            <txt>
                <![CDATA[Milik sendiri adalah : jika tempat kandang, alat penetasan telur dan alat pemerah susu tersebut
pada waktu pencacahan benar-benar milik salah seorang anggota rumah tangga.
Kandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu yang dibeli secara
angsuran dianggap sarana milik sendiri.

Sewa adalah : jika kandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu
tersebut disewa oleh salah seorang anggota rumah tangga dengan pembayaran sewanya secara
teratur dan terus menerus tanpa batasan waktu tertentu.

Lainnya adalah : sarana tersebut tidak dapat digolongkan kedalam salah satu kategori diatas,
misalnya bebas sewa, kontrak dan milik bersama.

Alat penetasan telur adalah : alat yang dapat menetaskan telur baik secara tradisional maupun
modern.

Alat pemerah susu adalah : alat khusus untuk memerah susu tidak termasuk tangan orang.

Alat penampung susu adalah : alat khusus yang digunakan untuk menampung susu dan biasanya terbuat dari bahan alumunium, tidak termasuk ember.

Kendaraan roda 2 dan 4 atau lebih adalah : kendaraan bermotor maupun tidak bermotor yang
beroda 2, empat atau lebih yang khusus yang digunakan untuk usaha peternakan seperti untuk
mengangkut hasil produksi dan sebagainya .]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V69" name="b4dr6k2" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="69">
            <labl>Kendaran roda 4,6 milik sendiri</labl>
            <location StartPos="172" EndPos="173" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[D. Jumlah sarana usaha ternak/unggas menurut status kepemilikan.
6. Kendaran roda 4,6 milik sendiri :............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah kandang milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti kandang bebas sewa pada kolom (4).

Isikan jumlah alat penetasan telur milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti bebas sewa pada kolom (4).

Isikan jumlah alat pemerah susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).

Isikan jumlah alat penampung susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).

Isikan jumlah kendaraan roda 2 milik sendiri yang biasanya digunakan untuk usaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).

Isikan jumlah kendaraan roda 4 atau lebih milik sendiri yang biasanya digunakan untuk suaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <notes>Rincian ini bertujuan untuk mendapatkan data jumlah sarana usaha ternak/unggas yang biasa digunakan menurut status kepemilikan selama setahun Peternakan yang lalu.</notes>
            <txt>
                <![CDATA[Milik sendiri adalah : jika tempat kandang, alat penetasan telur dan alat pemerah susu tersebut
pada waktu pencacahan benar-benar milik salah seorang anggota rumah tangga.
Kandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu yang dibeli secara
angsuran dianggap sarana milik sendiri.

Sewa adalah : jika kandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu
tersebut disewa oleh salah seorang anggota rumah tangga dengan pembayaran sewanya secara
teratur dan terus menerus tanpa batasan waktu tertentu.

Lainnya adalah : sarana tersebut tidak dapat digolongkan kedalam salah satu kategori diatas,
misalnya bebas sewa, kontrak dan milik bersama.

Alat penetasan telur adalah : alat yang dapat menetaskan telur baik secara tradisional maupun
modern.

Alat pemerah susu adalah : alat khusus untuk memerah susu tidak termasuk tangan orang.

Alat penampung susu adalah : alat khusus yang digunakan untuk menampung susu dan biasanya terbuat dari bahan alumunium, tidak termasuk ember.

Kendaraan roda 2 dan 4 atau lebih adalah : kendaraan bermotor maupun tidak bermotor yang
beroda 2, empat atau lebih yang khusus yang digunakan untuk usaha peternakan seperti untuk
mengangkut hasil produksi dan sebagainya .]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V70" name="b4dr6k3" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="70">
            <labl>Sewa Kendaraan roda 4,6</labl>
            <location StartPos="174" EndPos="175" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[D. Jumlah sarana usaha ternak/unggas menurut status kepemilikan.
6. Sewa Kendaraan roda 4,6 :..............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah kandang milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti kandang bebas sewa pada kolom (4).

Isikan jumlah alat penetasan telur milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti bebas sewa pada kolom (4).

Isikan jumlah alat pemerah susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).

Isikan jumlah alat penampung susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).

Isikan jumlah kendaraan roda 2 milik sendiri yang biasanya digunakan untuk usaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).

Isikan jumlah kendaraan roda 4 atau lebih milik sendiri yang biasanya digunakan untuk suaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <notes>Rincian ini bertujuan untuk mendapatkan data jumlah sarana usaha ternak/unggas yang biasa digunakan menurut status kepemilikan selama setahun Peternakan yang lalu.</notes>
            <txt>
                <![CDATA[Milik sendiri adalah : jika tempat kandang, alat penetasan telur dan alat pemerah susu tersebut
pada waktu pencacahan benar-benar milik salah seorang anggota rumah tangga.
Kandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu yang dibeli secara
angsuran dianggap sarana milik sendiri.

Sewa adalah : jika kandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu
tersebut disewa oleh salah seorang anggota rumah tangga dengan pembayaran sewanya secara
teratur dan terus menerus tanpa batasan waktu tertentu.

Lainnya adalah : sarana tersebut tidak dapat digolongkan kedalam salah satu kategori diatas,
misalnya bebas sewa, kontrak dan milik bersama.

Alat penetasan telur adalah : alat yang dapat menetaskan telur baik secara tradisional maupun
modern.

Alat pemerah susu adalah : alat khusus untuk memerah susu tidak termasuk tangan orang.

Alat penampung susu adalah : alat khusus yang digunakan untuk menampung susu dan biasanya terbuat dari bahan alumunium, tidak termasuk ember.

Kendaraan roda 2 dan 4 atau lebih adalah : kendaraan bermotor maupun tidak bermotor yang
beroda 2, empat atau lebih yang khusus yang digunakan untuk usaha peternakan seperti untuk
mengangkut hasil produksi dan sebagainya .]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V71" name="b4dr6k4" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="71">
            <labl>Kendaraan roda 4,6 Lainnya</labl>
            <location StartPos="176" EndPos="177" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[D. Jumlah sarana usaha ternak/unggas menurut status kepemilikan.
6. Kendaraan roda 4,6 Lainnya : .............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah kandang milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti kandang bebas sewa pada kolom (4).

Isikan jumlah alat penetasan telur milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti bebas sewa pada kolom (4).

Isikan jumlah alat pemerah susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).

Isikan jumlah alat penampung susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).

Isikan jumlah kendaraan roda 2 milik sendiri yang biasanya digunakan untuk usaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).

Isikan jumlah kendaraan roda 4 atau lebih milik sendiri yang biasanya digunakan untuk suaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <notes>Rincian ini bertujuan untuk mendapatkan data jumlah sarana usaha ternak/unggas yang biasa digunakan menurut status kepemilikan selama setahun Peternakan yang lalu.</notes>
            <txt>
                <![CDATA[Milik sendiri adalah : jika tempat kandang, alat penetasan telur dan alat pemerah susu tersebut
pada waktu pencacahan benar-benar milik salah seorang anggota rumah tangga.
Kandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu yang dibeli secara
angsuran dianggap sarana milik sendiri.

Sewa adalah : jika kandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu
tersebut disewa oleh salah seorang anggota rumah tangga dengan pembayaran sewanya secara
teratur dan terus menerus tanpa batasan waktu tertentu.

Lainnya adalah : sarana tersebut tidak dapat digolongkan kedalam salah satu kategori diatas,
misalnya bebas sewa, kontrak dan milik bersama.

Alat penetasan telur adalah : alat yang dapat menetaskan telur baik secara tradisional maupun
modern.

Alat pemerah susu adalah : alat khusus untuk memerah susu tidak termasuk tangan orang.

Alat penampung susu adalah : alat khusus yang digunakan untuk menampung susu dan biasanya terbuat dari bahan alumunium, tidak termasuk ember.

Kendaraan roda 2 dan 4 atau lebih adalah : kendaraan bermotor maupun tidak bermotor yang
beroda 2, empat atau lebih yang khusus yang digunakan untuk usaha peternakan seperti untuk
mengangkut hasil produksi dan sebagainya .]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V72" name="b4dr6k5" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="72">
            <labl>Jumlah Kendaraan roda 4,6</labl>
            <location StartPos="178" EndPos="179" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[D. Jumlah sarana usaha ternak/unggas menurut status kepemilikan.
6. Jumlah Kendaraan roda 4,6 :............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah kandang milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti kandang bebas sewa pada kolom (4).

Isikan jumlah alat penetasan telur milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya seperti bebas sewa pada kolom (4).

Isikan jumlah alat pemerah susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).

Isikan jumlah alat penampung susu milik sendiri pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).

Isikan jumlah kendaraan roda 2 milik sendiri yang biasanya digunakan untuk usaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).

Isikan jumlah kendaraan roda 4 atau lebih milik sendiri yang biasanya digunakan untuk suaha peternakan pada kolom (2), yang disewa pada kolom (3) dan lainnya pada kolom (4).]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <notes>Rincian ini bertujuan untuk mendapatkan data jumlah sarana usaha ternak/unggas yang biasa digunakan menurut status kepemilikan selama setahun Peternakan yang lalu.</notes>
            <txt>
                <![CDATA[Milik sendiri adalah : jika tempat kandang, alat penetasan telur dan alat pemerah susu tersebut
pada waktu pencacahan benar-benar milik salah seorang anggota rumah tangga.
Kandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu yang dibeli secara
angsuran dianggap sarana milik sendiri.

Sewa adalah : jika kandang, alat penetasan telur, alat pemerah susu dan alat penampung susu
tersebut disewa oleh salah seorang anggota rumah tangga dengan pembayaran sewanya secara
teratur dan terus menerus tanpa batasan waktu tertentu.

Lainnya adalah : sarana tersebut tidak dapat digolongkan kedalam salah satu kategori diatas,
misalnya bebas sewa, kontrak dan milik bersama.

Alat penetasan telur adalah : alat yang dapat menetaskan telur baik secara tradisional maupun
modern.

Alat pemerah susu adalah : alat khusus untuk memerah susu tidak termasuk tangan orang.

Alat penampung susu adalah : alat khusus yang digunakan untuk menampung susu dan biasanya terbuat dari bahan alumunium, tidak termasuk ember.

Kendaraan roda 2 dan 4 atau lebih adalah : kendaraan bermotor maupun tidak bermotor yang
beroda 2, empat atau lebih yang khusus yang digunakan untuk usaha peternakan seperti untuk
mengangkut hasil produksi dan sebagainya .]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V73" name="b5ar0" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="73">
            <labl>Kode Usaha Ternak/Unggas</labl>
            <location StartPos="180" EndPos="182" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas
1. Kegiatan usaha peternakan :
Kode Usaha Ternak/Unggas :...........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Lingkari kode 1 jika kegiatannya adalah : pembibitan ternak, kode 2 jika penggemukan ternak dan kode 3 jika pembibitan dan penggemukan ternak, pindahkan kode yang dilingkari kedalam kotak yang disediakan.

Lingkari kode 1 jika dilakukan pemacekan (alami), kode 2 jika dilakukan inseminasi buatan (IB) dan kode 3 jika dilakukan pemacekan dan IB.

Lingkari kode lama kegiatan dalam melakukan usaha ternak/unggas terpilih dan pindahkan kode yang dilingkari kedalam kotak yang disediakan.

Lama usaha ternak/unggas (tahun).
                    < 1      -1     6-10    -3
1 – 5    -2      >10    -4]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>707</catValu>
                <labl>Kambing</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>708</catValu>
                <labl>Kelinci</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>709</catValu>
                <labl>Lebah</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>710</catValu>
                <labl>Rusa</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>711</catValu>
                <labl>Angsa</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>712</catValu>
                <labl>Ayam beras/kampung</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>713</catValu>
                <labl>Ayam Ras Pedaging</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>714</catValu>
                <labl>Ayam Ras Petelur</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>715</catValu>
                <labl>Burung Dara</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>716</catValu>
                <labl>Burung Puyuh</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>717</catValu>
                <labl>Itik</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>718</catValu>
                <labl>Itik Manila</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>719</catValu>
                <labl>Ternak/Unggas Lainnya</labl>
            </catgry>
            <txt>
                <![CDATA[Pembibitan adalah : usaha pemeliharaan ternak/unggas dengan tujuan memperoleh anakan,
bakalan (ternak muda) dan pullet.

Penggemukan adalah : usaha pemeliharaan ternak/unggas dengan tujuan meningkatkan bobot
ternak/unggas dalam waktu yang relatif singkat.

Lama pemeliharaan ternak besar berkisar antara 3 – 6 bulan.
Ayam ras pedaging lama pemeliharaannya antara 28 – 42 hari.
Sapi perah, dikategorikan penggemukan apabila yang dihasilkan/produksinya adalah susu, dan
dikategorikan pembibitan apabila yang dihasilkan/produksinya adalah anakan/bakalan.
Ayam ras petelur, dikategorikan penggemukan bila yang dihasilkan/produksinya adalah telur, dan
dikategorikan pembibitan bila yang dihasilkan/produksinya adalah anak ayam.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V74" name="b5ar1a" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="74">
            <labl>Jenis kegiatan usaha peternakan yang dilakukan rumah tangga selama setahun yang lalu</labl>
            <location StartPos="183" EndPos="183" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas
1. Kegiatan usaha peternakan :
a. Jenis kegiatan usaha peternakan yang dilakukan rumah tangga selama setahun yang lalu :...........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Lingkari kode 1 jika kegiatannya adalah : pembibitan ternak, kode 2 jika penggemukan ternak dan kode 3 jika pembibitan dan penggemukan ternak, pindahkan kode yang dilingkari kedalam kotak yang disediakan.

Lingkari kode 1 jika dilakukan pemacekan (alami), kode 2 jika dilakukan inseminasi buatan (IB) dan kode 3 jika dilakukan pemacekan dan IB.

Lingkari kode lama kegiatan dalam melakukan usaha ternak/unggas terpilih dan pindahkan kode yang dilingkari kedalam kotak yang disediakan.

Lama usaha ternak/unggas (tahun).
                    < 1      -1     6-10    -3
1 - 5    -2      >10    -4]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Pembibitan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Penggemukan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3</catValu>
                <labl>Pembibitan dan Penggemukan</labl>
            </catgry>
            <txt>
                <![CDATA[Pembibitan adalah : usaha pemeliharaan ternak/unggas dengan tujuan memperoleh anakan,
bakalan (ternak muda) dan pullet.

Penggemukan adalah : usaha pemeliharaan ternak/unggas dengan tujuan meningkatkan bobot
ternak/unggas dalam waktu yang relatif singkat.

Lama pemeliharaan ternak besar berkisar antara 3 - 6 bulan.
Ayam ras pedaging lama pemeliharaannya antara 28 - 42 hari.
Sapi perah, dikategorikan penggemukan apabila yang dihasilkan/produksinya adalah susu, dan
dikategorikan pembibitan apabila yang dihasilkan/produksinya adalah anakan/bakalan.
Ayam ras petelur, dikategorikan penggemukan bila yang dihasilkan/produksinya adalah telur, dan
dikategorikan pembibitan bila yang dihasilkan/produksinya adalah anak ayam.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V75" name="b5ar1b" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="75">
            <labl>Jika rincian 1a berkode 1 atau 3, perlakuan perkawinan secara</labl>
            <location StartPos="184" EndPos="184" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <preQTxt>Jika rincian 1a berkode 1 atau 3</preQTxt>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas
1. Kegiatan usaha peternakan :
b. Jika rincian 1a berkode 1 atau 3, perlakuan perkawinan secara :..................]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Lingkari kode 1 jika kegiatannya adalah : pembibitan ternak, kode 2 jika penggemukan ternak dan kode 3 jika pembibitan dan penggemukan ternak, pindahkan kode yang dilingkari kedalam kotak yang disediakan.

Lingkari kode 1 jika dilakukan pemacekan (alami), kode 2 jika dilakukan inseminasi buatan (IB) dan kode 3 jika dilakukan pemacekan dan IB.

Lingkari kode lama kegiatan dalam melakukan usaha ternak/unggas terpilih dan pindahkan kode yang dilingkari kedalam kotak yang disediakan.

Lama usaha ternak/unggas (tahun).
                    < 1      -1     6-10    -3
1 - 5    -2      >10    -4]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Pemacekan (alami)</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Inseminasi buatan/kawin</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3</catValu>
                <labl>kedua-duanya</labl>
            </catgry>
            <txt>
                <![CDATA[Pembibitan adalah : usaha pemeliharaan ternak/unggas dengan tujuan memperoleh anakan,
bakalan (ternak muda) dan pullet.

Penggemukan adalah : usaha pemeliharaan ternak/unggas dengan tujuan meningkatkan bobot
ternak/unggas dalam waktu yang relatif singkat.

Lama pemeliharaan ternak besar berkisar antara 3 - 6 bulan.
Ayam ras pedaging lama pemeliharaannya antara 28 - 42 hari.
Sapi perah, dikategorikan penggemukan apabila yang dihasilkan/produksinya adalah susu, dan
dikategorikan pembibitan apabila yang dihasilkan/produksinya adalah anakan/bakalan.
Ayam ras petelur, dikategorikan penggemukan bila yang dihasilkan/produksinya adalah telur, dan
dikategorikan pembibitan bila yang dihasilkan/produksinya adalah anak ayam.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V76" name="b5ar1c" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="76">
            <labl>Lama kegiatan dalam melakukan usaha ternak/unggas (tahun)</labl>
            <location StartPos="185" EndPos="185" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <preQTxt>Lama kegiatan dalam melakukan usaha ternak/unggas (tahun)</preQTxt>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas
1. Kegiatan usaha peternakan :
c. Lama kegiatan dalam melakukan usaha ternak/unggas (tahun):............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Lingkari kode 1 jika kegiatannya adalah : pembibitan ternak, kode 2 jika penggemukan ternak dan kode 3 jika pembibitan dan penggemukan ternak, pindahkan kode yang dilingkari kedalam kotak yang disediakan.

Lingkari kode 1 jika dilakukan pemacekan (alami), kode 2 jika dilakukan inseminasi buatan (IB) dan kode 3 jika dilakukan pemacekan dan IB.

Lingkari kode lama kegiatan dalam melakukan usaha ternak/unggas terpilih dan pindahkan kode yang dilingkari kedalam kotak yang disediakan.

Lama usaha ternak/unggas (tahun).
                    < 1      -1     6-10    -3
1 - 5    -2      >10    -4]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>
                    <![CDATA[< 1]]>
                </labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>(1-5)</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3</catValu>
                <labl>(6-10)</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>4</catValu>
                <labl>>10</labl>
            </catgry>
            <txt>
                <![CDATA[Pembibitan adalah : usaha pemeliharaan ternak/unggas dengan tujuan memperoleh anakan,
bakalan (ternak muda) dan pullet.

Penggemukan adalah : usaha pemeliharaan ternak/unggas dengan tujuan meningkatkan bobot
ternak/unggas dalam waktu yang relatif singkat.

Lama pemeliharaan ternak besar berkisar antara 3 - 6 bulan.
Ayam ras pedaging lama pemeliharaannya antara 28 - 42 hari.
Sapi perah, dikategorikan penggemukan apabila yang dihasilkan/produksinya adalah susu, dan
dikategorikan pembibitan apabila yang dihasilkan/produksinya adalah anakan/bakalan.
Ayam ras petelur, dikategorikan penggemukan bila yang dihasilkan/produksinya adalah telur, dan
dikategorikan pembibitan bila yang dihasilkan/produksinya adalah anak ayam.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V77" name="b5ar2ak2" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="77">
            <labl>Ternak Anak Jantan</labl>
            <location StartPos="186" EndPos="188" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas
2. Jumlah ternak besar kecil yang dikuasai menurut kategori umur pada saat pencacahan (ekor)
a. Ternak Anak Jantan : .............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah ternak besar/kecil yang dikuasai menurut kategori umur dan jenis
kelamin.

Isikan jumlah ternak besar/kecil jantan yang dikuasai pada saat pencacahan menurut
kategori umur.

Isikan jumlah ternak besar/kecil betina yang dikuasai pada saat pencacahan menurut
kategori umur. Khusus untuk ternak betina dewasa/tua jumlah ternak yang belum
pernah melahirkan dan yang sudah pernah melahirkan.

Isikan jumlah ternak besar/kecil kebiri yang dikuasai pada saat pencacahan menurut
kategori umur. Khusus untuk anak ternak tidak perlu diisi.

Isikan jumlah dari kolom (2) s.d kolom (4) menurut kategori umur.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Ternak besar/kecil yang dikuasai adalah : ternak besar/kecil milik sendiri ditambah yang berasal
dari pihak lain, dikurangi yang berada dipihak lain.

Ternak kebiri adalah : ternak besar/kecil jantan atau betina yang dihilangkan alat reproduksinya,
sehingga tidak mungkin lagi dapat memberikan atau mendapatkan keturunan/anak.

Kriteria penggolongan umur ternak tidak sama antara ternak besar, dan ternak kecil. Penggolongan
umur ternak adalah sebagai berikut:

a. Ternak Besar
1. Anak ternak adalah :ternak yang berumur kurang dari satu (1) tahun. 
2. Ternak muda adalah : ternak yang berumur 1-2 tahun dan belum pernah kawin/beranak. 
3. Ternak dewasa/tua adalah : ternak yang berumur 3-7 tahun, atau belum berumur 3 tahun tetapi
sudah kawin atau beranak. Ternak tua (yang berumur 8 tahun dan lebih) pada penelitian ini
dimasukkan dalam kategori ternak dewasa.
Yang termasuk ternak besar adalah : sapi perah, sapi, kerbau, dan kuda.

b. Ternak Kecil 
1. Anak ternak adalah  : ternak yang berumur kurang dari 2 bulan.
2. Ternak muda adalah : ternak yang berumur 2-5 bulan dan belum kawin/beranak.
3. Ternak dewasa/tua adalah : ternak yang berumur 6 bulan sampai 5 tahun atau belum ber-umur
6 bulan tetapi sudah kawin atau beranak. Ternak kecil tua (yang berumur 6 tahun dan lebih)
pada penelitian ini dimasukkan dalam kategori ternak dewasa.
Yang termasuk ternak kecil adalah : kambing, domba, babi, rusa kijang, dan kelinci.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V78" name="b5ar2ak3" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="78">
            <labl>Ternak Anak Betina</labl>
            <location StartPos="189" EndPos="191" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas
2. Jumlah ternak besar kecil yang dikuasai menurut kategori umur pada saat pencacahan (ekor)
a. Ternak Anak Betina : .............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah ternak besar/kecil yang dikuasai menurut kategori umur dan jenis
kelamin.

Isikan jumlah ternak besar/kecil jantan yang dikuasai pada saat pencacahan menurut
kategori umur.

Isikan jumlah ternak besar/kecil betina yang dikuasai pada saat pencacahan menurut
kategori umur. Khusus untuk ternak betina dewasa/tua jumlah ternak yang belum
pernah melahirkan dan yang sudah pernah melahirkan.

Isikan jumlah ternak besar/kecil kebiri yang dikuasai pada saat pencacahan menurut
kategori umur. Khusus untuk anak ternak tidak perlu diisi.

Isikan jumlah dari kolom (2) s.d kolom (4) menurut kategori umur.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Ternak besar/kecil yang dikuasai adalah : ternak besar/kecil milik sendiri ditambah yang berasal
dari pihak lain, dikurangi yang berada dipihak lain.

Ternak kebiri adalah : ternak besar/kecil jantan atau betina yang dihilangkan alat reproduksinya,
sehingga tidak mungkin lagi dapat memberikan atau mendapatkan keturunan/anak.

Kriteria penggolongan umur ternak tidak sama antara ternak besar, dan ternak kecil. Penggolongan
umur ternak adalah sebagai berikut:

a. Ternak Besar
1. Anak ternak adalah :ternak yang berumur kurang dari satu (1) tahun. 
2. Ternak muda adalah : ternak yang berumur 1-2 tahun dan belum pernah kawin/beranak. 
3. Ternak dewasa/tua adalah : ternak yang berumur 3-7 tahun, atau belum berumur 3 tahun tetapi
sudah kawin atau beranak. Ternak tua (yang berumur 8 tahun dan lebih) pada penelitian ini
dimasukkan dalam kategori ternak dewasa.
Yang termasuk ternak besar adalah : sapi perah, sapi, kerbau, dan kuda.

b. Ternak Kecil 
1. Anak ternak adalah  : ternak yang berumur kurang dari 2 bulan.
2. Ternak muda adalah : ternak yang berumur 2-5 bulan dan belum kawin/beranak.
3. Ternak dewasa/tua adalah : ternak yang berumur 6 bulan sampai 5 tahun atau belum ber-umur
6 bulan tetapi sudah kawin atau beranak. Ternak kecil tua (yang berumur 6 tahun dan lebih)
pada penelitian ini dimasukkan dalam kategori ternak dewasa.
Yang termasuk ternak kecil adalah : kambing, domba, babi, rusa kijang, dan kelinci.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V79" name="b5ar2ak5" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="79">
            <labl>Jumlah Ternak Anak Jantan dan Ternak Anak Betina</labl>
            <location StartPos="192" EndPos="194" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas
2. Jumlah ternak besar kecil yang dikuasai menurut kategori umur pada saat pencacahan (ekor)
a. Jumlah Ternak Anak Jantan dan Ternak Anak Betina :............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah ternak besar/kecil yang dikuasai menurut kategori umur dan jenis
kelamin.

Isikan jumlah ternak besar/kecil jantan yang dikuasai pada saat pencacahan menurut
kategori umur.

Isikan jumlah ternak besar/kecil betina yang dikuasai pada saat pencacahan menurut
kategori umur. Khusus untuk ternak betina dewasa/tua jumlah ternak yang belum
pernah melahirkan dan yang sudah pernah melahirkan.

Isikan jumlah ternak besar/kecil kebiri yang dikuasai pada saat pencacahan menurut
kategori umur. Khusus untuk anak ternak tidak perlu diisi.

Isikan jumlah dari kolom (2) s.d kolom (4) menurut kategori umur.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Ternak besar/kecil yang dikuasai adalah : ternak besar/kecil milik sendiri ditambah yang berasal
dari pihak lain, dikurangi yang berada dipihak lain.

Ternak kebiri adalah : ternak besar/kecil jantan atau betina yang dihilangkan alat reproduksinya,
sehingga tidak mungkin lagi dapat memberikan atau mendapatkan keturunan/anak.

Kriteria penggolongan umur ternak tidak sama antara ternak besar, dan ternak kecil. Penggolongan
umur ternak adalah sebagai berikut:

a. Ternak Besar
1. Anak ternak adalah :ternak yang berumur kurang dari satu (1) tahun. 
2. Ternak muda adalah : ternak yang berumur 1-2 tahun dan belum pernah kawin/beranak. 
3. Ternak dewasa/tua adalah : ternak yang berumur 3-7 tahun, atau belum berumur 3 tahun tetapi
sudah kawin atau beranak. Ternak tua (yang berumur 8 tahun dan lebih) pada penelitian ini
dimasukkan dalam kategori ternak dewasa.
Yang termasuk ternak besar adalah : sapi perah, sapi, kerbau, dan kuda.

b. Ternak Kecil 
1. Anak ternak adalah  : ternak yang berumur kurang dari 2 bulan.
2. Ternak muda adalah : ternak yang berumur 2-5 bulan dan belum kawin/beranak.
3. Ternak dewasa/tua adalah : ternak yang berumur 6 bulan sampai 5 tahun atau belum ber-umur
6 bulan tetapi sudah kawin atau beranak. Ternak kecil tua (yang berumur 6 tahun dan lebih)
pada penelitian ini dimasukkan dalam kategori ternak dewasa.
Yang termasuk ternak kecil adalah : kambing, domba, babi, rusa kijang, dan kelinci.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V80" name="b5ar2bk2" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="80">
            <labl>Ternak Jantan Muda</labl>
            <location StartPos="195" EndPos="197" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas
2. Jumlah ternak besar kecil yang dikuasai menurut kategori umur pada saat pencacahan (ekor)
b. Ternak Jantan Muda :...........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah ternak besar/kecil yang dikuasai menurut kategori umur dan jenis
kelamin.

Isikan jumlah ternak besar/kecil jantan yang dikuasai pada saat pencacahan menurut
kategori umur.

Isikan jumlah ternak besar/kecil betina yang dikuasai pada saat pencacahan menurut
kategori umur. Khusus untuk ternak betina dewasa/tua jumlah ternak yang belum
pernah melahirkan dan yang sudah pernah melahirkan.

Isikan jumlah ternak besar/kecil kebiri yang dikuasai pada saat pencacahan menurut
kategori umur. Khusus untuk anak ternak tidak perlu diisi.

Isikan jumlah dari kolom (2) s.d kolom (4) menurut kategori umur.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Ternak besar/kecil yang dikuasai adalah : ternak besar/kecil milik sendiri ditambah yang berasal
dari pihak lain, dikurangi yang berada dipihak lain.

Ternak kebiri adalah : ternak besar/kecil jantan atau betina yang dihilangkan alat reproduksinya,
sehingga tidak mungkin lagi dapat memberikan atau mendapatkan keturunan/anak.

Kriteria penggolongan umur ternak tidak sama antara ternak besar, dan ternak kecil. Penggolongan
umur ternak adalah sebagai berikut:

a. Ternak Besar
1. Anak ternak adalah :ternak yang berumur kurang dari satu (1) tahun. 
2. Ternak muda adalah : ternak yang berumur 1-2 tahun dan belum pernah kawin/beranak. 
3. Ternak dewasa/tua adalah : ternak yang berumur 3-7 tahun, atau belum berumur 3 tahun tetapi
sudah kawin atau beranak. Ternak tua (yang berumur 8 tahun dan lebih) pada penelitian ini
dimasukkan dalam kategori ternak dewasa.
Yang termasuk ternak besar adalah : sapi perah, sapi, kerbau, dan kuda.

b. Ternak Kecil 
1. Anak ternak adalah  : ternak yang berumur kurang dari 2 bulan.
2. Ternak muda adalah : ternak yang berumur 2-5 bulan dan belum kawin/beranak.
3. Ternak dewasa/tua adalah : ternak yang berumur 6 bulan sampai 5 tahun atau belum ber-umur
6 bulan tetapi sudah kawin atau beranak. Ternak kecil tua (yang berumur 6 tahun dan lebih)
pada penelitian ini dimasukkan dalam kategori ternak dewasa.
Yang termasuk ternak kecil adalah : kambing, domba, babi, rusa kijang, dan kelinci.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V81" name="b5ar2bk3" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="81">
            <labl>Ternak Betina Muda</labl>
            <location StartPos="198" EndPos="200" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas
2. Jumlah ternak besar kecil yang dikuasai menurut kategori umur pada saat pencacahan (ekor)
b. Ternak Betina Muda :..............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah ternak besar/kecil yang dikuasai menurut kategori umur dan jenis
kelamin.

Isikan jumlah ternak besar/kecil jantan yang dikuasai pada saat pencacahan menurut
kategori umur.

Isikan jumlah ternak besar/kecil betina yang dikuasai pada saat pencacahan menurut
kategori umur. Khusus untuk ternak betina dewasa/tua jumlah ternak yang belum
pernah melahirkan dan yang sudah pernah melahirkan.

Isikan jumlah ternak besar/kecil kebiri yang dikuasai pada saat pencacahan menurut
kategori umur. Khusus untuk anak ternak tidak perlu diisi.

Isikan jumlah dari kolom (2) s.d kolom (4) menurut kategori umur.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Ternak besar/kecil yang dikuasai adalah : ternak besar/kecil milik sendiri ditambah yang berasal
dari pihak lain, dikurangi yang berada dipihak lain.

Ternak kebiri adalah : ternak besar/kecil jantan atau betina yang dihilangkan alat reproduksinya,
sehingga tidak mungkin lagi dapat memberikan atau mendapatkan keturunan/anak.

Kriteria penggolongan umur ternak tidak sama antara ternak besar, dan ternak kecil. Penggolongan
umur ternak adalah sebagai berikut:

a. Ternak Besar
1. Anak ternak adalah :ternak yang berumur kurang dari satu (1) tahun. 
2. Ternak muda adalah : ternak yang berumur 1-2 tahun dan belum pernah kawin/beranak. 
3. Ternak dewasa/tua adalah : ternak yang berumur 3-7 tahun, atau belum berumur 3 tahun tetapi
sudah kawin atau beranak. Ternak tua (yang berumur 8 tahun dan lebih) pada penelitian ini
dimasukkan dalam kategori ternak dewasa.
Yang termasuk ternak besar adalah : sapi perah, sapi, kerbau, dan kuda.

b. Ternak Kecil 
1. Anak ternak adalah  : ternak yang berumur kurang dari 2 bulan.
2. Ternak muda adalah : ternak yang berumur 2-5 bulan dan belum kawin/beranak.
3. Ternak dewasa/tua adalah : ternak yang berumur 6 bulan sampai 5 tahun atau belum ber-umur
6 bulan tetapi sudah kawin atau beranak. Ternak kecil tua (yang berumur 6 tahun dan lebih)
pada penelitian ini dimasukkan dalam kategori ternak dewasa.
Yang termasuk ternak kecil adalah : kambing, domba, babi, rusa kijang, dan kelinci.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V82" name="b5ar2bk4" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="82">
            <labl>Ternak Kebiri Muda</labl>
            <location StartPos="201" EndPos="203" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas
2. Jumlah ternak besar kecil yang dikuasai menurut kategori umur pada saat pencacahan (ekor)
b. Ternak Kebiri Muda :.................]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah ternak besar/kecil yang dikuasai menurut kategori umur dan jenis
kelamin.

Isikan jumlah ternak besar/kecil jantan yang dikuasai pada saat pencacahan menurut
kategori umur.

Isikan jumlah ternak besar/kecil betina yang dikuasai pada saat pencacahan menurut
kategori umur. Khusus untuk ternak betina dewasa/tua jumlah ternak yang belum
pernah melahirkan dan yang sudah pernah melahirkan.

Isikan jumlah ternak besar/kecil kebiri yang dikuasai pada saat pencacahan menurut
kategori umur. Khusus untuk anak ternak tidak perlu diisi.

Isikan jumlah dari kolom (2) s.d kolom (4) menurut kategori umur.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Ternak besar/kecil yang dikuasai adalah : ternak besar/kecil milik sendiri ditambah yang berasal
dari pihak lain, dikurangi yang berada dipihak lain.

Ternak kebiri adalah : ternak besar/kecil jantan atau betina yang dihilangkan alat reproduksinya,
sehingga tidak mungkin lagi dapat memberikan atau mendapatkan keturunan/anak.

Kriteria penggolongan umur ternak tidak sama antara ternak besar, dan ternak kecil. Penggolongan
umur ternak adalah sebagai berikut:

a. Ternak Besar
1. Anak ternak adalah :ternak yang berumur kurang dari satu (1) tahun. 
2. Ternak muda adalah : ternak yang berumur 1-2 tahun dan belum pernah kawin/beranak. 
3. Ternak dewasa/tua adalah : ternak yang berumur 3-7 tahun, atau belum berumur 3 tahun tetapi
sudah kawin atau beranak. Ternak tua (yang berumur 8 tahun dan lebih) pada penelitian ini
dimasukkan dalam kategori ternak dewasa.
Yang termasuk ternak besar adalah : sapi perah, sapi, kerbau, dan kuda.

b. Ternak Kecil 
1. Anak ternak adalah  : ternak yang berumur kurang dari 2 bulan.
2. Ternak muda adalah : ternak yang berumur 2-5 bulan dan belum kawin/beranak.
3. Ternak dewasa/tua adalah : ternak yang berumur 6 bulan sampai 5 tahun atau belum ber-umur
6 bulan tetapi sudah kawin atau beranak. Ternak kecil tua (yang berumur 6 tahun dan lebih)
pada penelitian ini dimasukkan dalam kategori ternak dewasa.
Yang termasuk ternak kecil adalah : kambing, domba, babi, rusa kijang, dan kelinci.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V83" name="b5ar2bk5" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="83">
            <labl>Jumlah Ternak Muda Jantan, Betina yang dikebiri</labl>
            <location StartPos="204" EndPos="206" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas
2. Jumlah ternak besar kecil yang dikuasai menurut kategori umur pada saat pencacahan (ekor)
b. Jumlah Ternak Muda Jantan, Betina dan dikebiri :.................]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah ternak besar/kecil yang dikuasai menurut kategori umur dan jenis
kelamin.

Isikan jumlah ternak besar/kecil jantan yang dikuasai pada saat pencacahan menurut
kategori umur.

Isikan jumlah ternak besar/kecil betina yang dikuasai pada saat pencacahan menurut
kategori umur. Khusus untuk ternak betina dewasa/tua jumlah ternak yang belum
pernah melahirkan dan yang sudah pernah melahirkan.

Isikan jumlah ternak besar/kecil kebiri yang dikuasai pada saat pencacahan menurut
kategori umur. Khusus untuk anak ternak tidak perlu diisi.

Isikan jumlah dari kolom (2) s.d kolom (4) menurut kategori umur.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Ternak besar/kecil yang dikuasai adalah : ternak besar/kecil milik sendiri ditambah yang berasal
dari pihak lain, dikurangi yang berada dipihak lain.

Ternak kebiri adalah : ternak besar/kecil jantan atau betina yang dihilangkan alat reproduksinya,
sehingga tidak mungkin lagi dapat memberikan atau mendapatkan keturunan/anak.

Kriteria penggolongan umur ternak tidak sama antara ternak besar, dan ternak kecil. Penggolongan
umur ternak adalah sebagai berikut:

a. Ternak Besar
1. Anak ternak adalah :ternak yang berumur kurang dari satu (1) tahun. 
2. Ternak muda adalah : ternak yang berumur 1-2 tahun dan belum pernah kawin/beranak. 
3. Ternak dewasa/tua adalah : ternak yang berumur 3-7 tahun, atau belum berumur 3 tahun tetapi
sudah kawin atau beranak. Ternak tua (yang berumur 8 tahun dan lebih) pada penelitian ini
dimasukkan dalam kategori ternak dewasa.
Yang termasuk ternak besar adalah : sapi perah, sapi, kerbau, dan kuda.

b. Ternak Kecil 
1. Anak ternak adalah  : ternak yang berumur kurang dari 2 bulan.
2. Ternak muda adalah : ternak yang berumur 2-5 bulan dan belum kawin/beranak.
3. Ternak dewasa/tua adalah : ternak yang berumur 6 bulan sampai 5 tahun atau belum ber-umur
6 bulan tetapi sudah kawin atau beranak. Ternak kecil tua (yang berumur 6 tahun dan lebih)
pada penelitian ini dimasukkan dalam kategori ternak dewasa.
Yang termasuk ternak kecil adalah : kambing, domba, babi, rusa kijang, dan kelinci.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V84" name="b5ar2ck2" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="84">
            <labl>Ternak Jantan Dewasa Tua</labl>
            <location StartPos="207" EndPos="209" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas
2. Jumlah ternak besar kecil yang dikuasai menurut kategori umur pada saat pencacahan (ekor)
c. Ternak Jantan Dewasa Tua :..........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah ternak besar/kecil yang dikuasai menurut kategori umur dan jenis
kelamin.

Isikan jumlah ternak besar/kecil jantan yang dikuasai pada saat pencacahan menurut
kategori umur.

Isikan jumlah ternak besar/kecil betina yang dikuasai pada saat pencacahan menurut
kategori umur. Khusus untuk ternak betina dewasa/tua jumlah ternak yang belum
pernah melahirkan dan yang sudah pernah melahirkan.

Isikan jumlah ternak besar/kecil kebiri yang dikuasai pada saat pencacahan menurut
kategori umur. Khusus untuk anak ternak tidak perlu diisi.

Isikan jumlah dari kolom (2) s.d kolom (4) menurut kategori umur.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Ternak besar/kecil yang dikuasai adalah : ternak besar/kecil milik sendiri ditambah yang berasal
dari pihak lain, dikurangi yang berada dipihak lain.

Ternak kebiri adalah : ternak besar/kecil jantan atau betina yang dihilangkan alat reproduksinya,
sehingga tidak mungkin lagi dapat memberikan atau mendapatkan keturunan/anak.

Kriteria penggolongan umur ternak tidak sama antara ternak besar, dan ternak kecil. Penggolongan
umur ternak adalah sebagai berikut:

a. Ternak Besar
1. Anak ternak adalah :ternak yang berumur kurang dari satu (1) tahun. 
2. Ternak muda adalah : ternak yang berumur 1-2 tahun dan belum pernah kawin/beranak. 
3. Ternak dewasa/tua adalah : ternak yang berumur 3-7 tahun, atau belum berumur 3 tahun tetapi
sudah kawin atau beranak. Ternak tua (yang berumur 8 tahun dan lebih) pada penelitian ini
dimasukkan dalam kategori ternak dewasa.
Yang termasuk ternak besar adalah : sapi perah, sapi, kerbau, dan kuda.

b. Ternak Kecil 
1. Anak ternak adalah  : ternak yang berumur kurang dari 2 bulan.
2. Ternak muda adalah : ternak yang berumur 2-5 bulan dan belum kawin/beranak.
3. Ternak dewasa/tua adalah : ternak yang berumur 6 bulan sampai 5 tahun atau belum ber-umur
6 bulan tetapi sudah kawin atau beranak. Ternak kecil tua (yang berumur 6 tahun dan lebih)
pada penelitian ini dimasukkan dalam kategori ternak dewasa.
Yang termasuk ternak kecil adalah : kambing, domba, babi, rusa kijang, dan kelinci.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V85" name="b5ar2ck3" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="85">
            <labl>Ternak  Betina Dewasa Tua</labl>
            <location StartPos="210" EndPos="212" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas
2. Jumlah ternak besar kecil yang dikuasai menurut kategori umur pada saat pencacahan (ekor)
c. Ternak  Betina Dewasa Tua :.............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah ternak besar/kecil yang dikuasai menurut kategori umur dan jenis
kelamin.

Isikan jumlah ternak besar/kecil jantan yang dikuasai pada saat pencacahan menurut
kategori umur.

Isikan jumlah ternak besar/kecil betina yang dikuasai pada saat pencacahan menurut
kategori umur. Khusus untuk ternak betina dewasa/tua jumlah ternak yang belum
pernah melahirkan dan yang sudah pernah melahirkan.

Isikan jumlah ternak besar/kecil kebiri yang dikuasai pada saat pencacahan menurut
kategori umur. Khusus untuk anak ternak tidak perlu diisi.

Isikan jumlah dari kolom (2) s.d kolom (4) menurut kategori umur.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Ternak besar/kecil yang dikuasai adalah : ternak besar/kecil milik sendiri ditambah yang berasal
dari pihak lain, dikurangi yang berada dipihak lain.

Ternak kebiri adalah : ternak besar/kecil jantan atau betina yang dihilangkan alat reproduksinya,
sehingga tidak mungkin lagi dapat memberikan atau mendapatkan keturunan/anak.

Kriteria penggolongan umur ternak tidak sama antara ternak besar, dan ternak kecil. Penggolongan
umur ternak adalah sebagai berikut:

a. Ternak Besar
1. Anak ternak adalah :ternak yang berumur kurang dari satu (1) tahun. 
2. Ternak muda adalah : ternak yang berumur 1-2 tahun dan belum pernah kawin/beranak. 
3. Ternak dewasa/tua adalah : ternak yang berumur 3-7 tahun, atau belum berumur 3 tahun tetapi
sudah kawin atau beranak. Ternak tua (yang berumur 8 tahun dan lebih) pada penelitian ini
dimasukkan dalam kategori ternak dewasa.
Yang termasuk ternak besar adalah : sapi perah, sapi, kerbau, dan kuda.

b. Ternak Kecil 
1. Anak ternak adalah  : ternak yang berumur kurang dari 2 bulan.
2. Ternak muda adalah : ternak yang berumur 2-5 bulan dan belum kawin/beranak.
3. Ternak dewasa/tua adalah : ternak yang berumur 6 bulan sampai 5 tahun atau belum ber-umur
6 bulan tetapi sudah kawin atau beranak. Ternak kecil tua (yang berumur 6 tahun dan lebih)
pada penelitian ini dimasukkan dalam kategori ternak dewasa.
Yang termasuk ternak kecil adalah : kambing, domba, babi, rusa kijang, dan kelinci.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V86" name="b5ar2ck4" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="86">
            <labl>Ternak Kebiri Dewasa Tua</labl>
            <location StartPos="213" EndPos="215" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas
2. Jumlah ternak besar kecil yang dikuasai menurut kategori umur pada saat pencacahan (ekor)
c. Ternak Kebiri Dewasa Tua :.............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah ternak besar/kecil yang dikuasai menurut kategori umur dan jenis
kelamin.

Isikan jumlah ternak besar/kecil jantan yang dikuasai pada saat pencacahan menurut
kategori umur.

Isikan jumlah ternak besar/kecil betina yang dikuasai pada saat pencacahan menurut
kategori umur. Khusus untuk ternak betina dewasa/tua jumlah ternak yang belum
pernah melahirkan dan yang sudah pernah melahirkan.

Isikan jumlah ternak besar/kecil kebiri yang dikuasai pada saat pencacahan menurut
kategori umur. Khusus untuk anak ternak tidak perlu diisi.

Isikan jumlah dari kolom (2) s.d kolom (4) menurut kategori umur.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Ternak besar/kecil yang dikuasai adalah : ternak besar/kecil milik sendiri ditambah yang berasal
dari pihak lain, dikurangi yang berada dipihak lain.

Ternak kebiri adalah : ternak besar/kecil jantan atau betina yang dihilangkan alat reproduksinya,
sehingga tidak mungkin lagi dapat memberikan atau mendapatkan keturunan/anak.

Kriteria penggolongan umur ternak tidak sama antara ternak besar, dan ternak kecil. Penggolongan
umur ternak adalah sebagai berikut:

a. Ternak Besar
1. Anak ternak adalah :ternak yang berumur kurang dari satu (1) tahun. 
2. Ternak muda adalah : ternak yang berumur 1-2 tahun dan belum pernah kawin/beranak. 
3. Ternak dewasa/tua adalah : ternak yang berumur 3-7 tahun, atau belum berumur 3 tahun tetapi
sudah kawin atau beranak. Ternak tua (yang berumur 8 tahun dan lebih) pada penelitian ini
dimasukkan dalam kategori ternak dewasa.
Yang termasuk ternak besar adalah : sapi perah, sapi, kerbau, dan kuda.

b. Ternak Kecil 
1. Anak ternak adalah  : ternak yang berumur kurang dari 2 bulan.
2. Ternak muda adalah : ternak yang berumur 2-5 bulan dan belum kawin/beranak.
3. Ternak dewasa/tua adalah : ternak yang berumur 6 bulan sampai 5 tahun atau belum ber-umur
6 bulan tetapi sudah kawin atau beranak. Ternak kecil tua (yang berumur 6 tahun dan lebih)
pada penelitian ini dimasukkan dalam kategori ternak dewasa.
Yang termasuk ternak kecil adalah : kambing, domba, babi, rusa kijang, dan kelinci.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V87" name="b5ar2ck5" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="87">
            <labl>Jumlah Ternak Dewasa Tua jantan dan Betina yang dikebiri</labl>
            <location StartPos="216" EndPos="218" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas
2. Jumlah ternak besar kecil yang dikuasai menurut kategori umur pada saat pencacahan (ekor)
c. Jumlah Ternak Dewasa Tua jantan dan Betina yang dikebiri :.............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah ternak besar/kecil yang dikuasai menurut kategori umur dan jenis
kelamin.

Isikan jumlah ternak besar/kecil jantan yang dikuasai pada saat pencacahan menurut
kategori umur.

Isikan jumlah ternak besar/kecil betina yang dikuasai pada saat pencacahan menurut
kategori umur. Khusus untuk ternak betina dewasa/tua jumlah ternak yang belum
pernah melahirkan dan yang sudah pernah melahirkan.

Isikan jumlah ternak besar/kecil kebiri yang dikuasai pada saat pencacahan menurut
kategori umur. Khusus untuk anak ternak tidak perlu diisi.

Isikan jumlah dari kolom (2) s.d kolom (4) menurut kategori umur.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Ternak besar/kecil yang dikuasai adalah : ternak besar/kecil milik sendiri ditambah yang berasal
dari pihak lain, dikurangi yang berada dipihak lain.

Ternak kebiri adalah : ternak besar/kecil jantan atau betina yang dihilangkan alat reproduksinya,
sehingga tidak mungkin lagi dapat memberikan atau mendapatkan keturunan/anak.

Kriteria penggolongan umur ternak tidak sama antara ternak besar, dan ternak kecil. Penggolongan
umur ternak adalah sebagai berikut:

a. Ternak Besar
1. Anak ternak adalah :ternak yang berumur kurang dari satu (1) tahun. 
2. Ternak muda adalah : ternak yang berumur 1-2 tahun dan belum pernah kawin/beranak. 
3. Ternak dewasa/tua adalah : ternak yang berumur 3-7 tahun, atau belum berumur 3 tahun tetapi
sudah kawin atau beranak. Ternak tua (yang berumur 8 tahun dan lebih) pada penelitian ini
dimasukkan dalam kategori ternak dewasa.
Yang termasuk ternak besar adalah : sapi perah, sapi, kerbau, dan kuda.

b. Ternak Kecil 
1. Anak ternak adalah  : ternak yang berumur kurang dari 2 bulan.
2. Ternak muda adalah : ternak yang berumur 2-5 bulan dan belum kawin/beranak.
3. Ternak dewasa/tua adalah : ternak yang berumur 6 bulan sampai 5 tahun atau belum ber-umur
6 bulan tetapi sudah kawin atau beranak. Ternak kecil tua (yang berumur 6 tahun dan lebih)
pada penelitian ini dimasukkan dalam kategori ternak dewasa.
Yang termasuk ternak kecil adalah : kambing, domba, babi, rusa kijang, dan kelinci.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V88" name="b5ar2dk2" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="88">
            <labl>Jumlah Ternak Anak, Muda, Dewasa Tua Jantan</labl>
            <location StartPos="219" EndPos="221" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas
2. Jumlah ternak besar kecil yang dikuasai menurut kategori umur pada saat pencacahan (ekor)
d. Jumlah Ternak Anak, Muda, Dewasa Tua Jantan :...................]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah ternak besar/kecil yang dikuasai menurut kategori umur dan jenis
kelamin.

Isikan jumlah ternak besar/kecil jantan yang dikuasai pada saat pencacahan menurut
kategori umur.

Isikan jumlah ternak besar/kecil betina yang dikuasai pada saat pencacahan menurut
kategori umur. Khusus untuk ternak betina dewasa/tua jumlah ternak yang belum
pernah melahirkan dan yang sudah pernah melahirkan.

Isikan jumlah ternak besar/kecil kebiri yang dikuasai pada saat pencacahan menurut
kategori umur. Khusus untuk anak ternak tidak perlu diisi.

Isikan jumlah dari kolom (2) s.d kolom (4) menurut kategori umur.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Ternak besar/kecil yang dikuasai adalah : ternak besar/kecil milik sendiri ditambah yang berasal
dari pihak lain, dikurangi yang berada dipihak lain.

Ternak kebiri adalah : ternak besar/kecil jantan atau betina yang dihilangkan alat reproduksinya,
sehingga tidak mungkin lagi dapat memberikan atau mendapatkan keturunan/anak.

Kriteria penggolongan umur ternak tidak sama antara ternak besar, dan ternak kecil. Penggolongan
umur ternak adalah sebagai berikut:

a. Ternak Besar
1. Anak ternak adalah :ternak yang berumur kurang dari satu (1) tahun. 
2. Ternak muda adalah : ternak yang berumur 1-2 tahun dan belum pernah kawin/beranak. 
3. Ternak dewasa/tua adalah : ternak yang berumur 3-7 tahun, atau belum berumur 3 tahun tetapi
sudah kawin atau beranak. Ternak tua (yang berumur 8 tahun dan lebih) pada penelitian ini
dimasukkan dalam kategori ternak dewasa.
Yang termasuk ternak besar adalah : sapi perah, sapi, kerbau, dan kuda.

b. Ternak Kecil 
1. Anak ternak adalah  : ternak yang berumur kurang dari 2 bulan.
2. Ternak muda adalah : ternak yang berumur 2-5 bulan dan belum kawin/beranak.
3. Ternak dewasa/tua adalah : ternak yang berumur 6 bulan sampai 5 tahun atau belum ber-umur
6 bulan tetapi sudah kawin atau beranak. Ternak kecil tua (yang berumur 6 tahun dan lebih)
pada penelitian ini dimasukkan dalam kategori ternak dewasa.
Yang termasuk ternak kecil adalah : kambing, domba, babi, rusa kijang, dan kelinci.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V89" name="b5ar2dk3" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="89">
            <labl>Jumlah Ternak Anak, Muda, Dewasa Tua Betina</labl>
            <location StartPos="222" EndPos="224" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas
2. Jumlah ternak besar kecil yang dikuasai menurut kategori umur pada saat pencacahan (ekor)
d. Jumlah Ternak Anak, Muda, Dewasa Tua Betina :..............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah ternak besar/kecil yang dikuasai menurut kategori umur dan jenis
kelamin.

Isikan jumlah ternak besar/kecil jantan yang dikuasai pada saat pencacahan menurut
kategori umur.

Isikan jumlah ternak besar/kecil betina yang dikuasai pada saat pencacahan menurut
kategori umur. Khusus untuk ternak betina dewasa/tua jumlah ternak yang belum
pernah melahirkan dan yang sudah pernah melahirkan.

Isikan jumlah ternak besar/kecil kebiri yang dikuasai pada saat pencacahan menurut
kategori umur. Khusus untuk anak ternak tidak perlu diisi.

Isikan jumlah dari kolom (2) s.d kolom (4) menurut kategori umur.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Ternak besar/kecil yang dikuasai adalah : ternak besar/kecil milik sendiri ditambah yang berasal
dari pihak lain, dikurangi yang berada dipihak lain.

Ternak kebiri adalah : ternak besar/kecil jantan atau betina yang dihilangkan alat reproduksinya,
sehingga tidak mungkin lagi dapat memberikan atau mendapatkan keturunan/anak.

Kriteria penggolongan umur ternak tidak sama antara ternak besar, dan ternak kecil. Penggolongan
umur ternak adalah sebagai berikut:

a. Ternak Besar
1. Anak ternak adalah :ternak yang berumur kurang dari satu (1) tahun. 
2. Ternak muda adalah : ternak yang berumur 1-2 tahun dan belum pernah kawin/beranak. 
3. Ternak dewasa/tua adalah : ternak yang berumur 3-7 tahun, atau belum berumur 3 tahun tetapi
sudah kawin atau beranak. Ternak tua (yang berumur 8 tahun dan lebih) pada penelitian ini
dimasukkan dalam kategori ternak dewasa.
Yang termasuk ternak besar adalah : sapi perah, sapi, kerbau, dan kuda.

b. Ternak Kecil 
1. Anak ternak adalah  : ternak yang berumur kurang dari 2 bulan.
2. Ternak muda adalah : ternak yang berumur 2-5 bulan dan belum kawin/beranak.
3. Ternak dewasa/tua adalah : ternak yang berumur 6 bulan sampai 5 tahun atau belum ber-umur
6 bulan tetapi sudah kawin atau beranak. Ternak kecil tua (yang berumur 6 tahun dan lebih)
pada penelitian ini dimasukkan dalam kategori ternak dewasa.
Yang termasuk ternak kecil adalah : kambing, domba, babi, rusa kijang, dan kelinci.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V90" name="b5ar2dk4" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="90">
            <labl>Jumlah Ternak Anak, Muda, Dewasa Tua dikebiri</labl>
            <location StartPos="225" EndPos="227" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas
2. Jumlah ternak besar kecil yang dikuasai menurut kategori umur pada saat pencacahan (ekor)
d. Jumlah Ternak Anak, Muda, Dewasa Tua dikebiri : ................]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah ternak besar/kecil yang dikuasai menurut kategori umur dan jenis
kelamin.

Isikan jumlah ternak besar/kecil jantan yang dikuasai pada saat pencacahan menurut
kategori umur.

Isikan jumlah ternak besar/kecil betina yang dikuasai pada saat pencacahan menurut
kategori umur. Khusus untuk ternak betina dewasa/tua jumlah ternak yang belum
pernah melahirkan dan yang sudah pernah melahirkan.

Isikan jumlah ternak besar/kecil kebiri yang dikuasai pada saat pencacahan menurut
kategori umur. Khusus untuk anak ternak tidak perlu diisi.

Isikan jumlah dari kolom (2) s.d kolom (4) menurut kategori umur.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Ternak besar/kecil yang dikuasai adalah : ternak besar/kecil milik sendiri ditambah yang berasal
dari pihak lain, dikurangi yang berada dipihak lain.

Ternak kebiri adalah : ternak besar/kecil jantan atau betina yang dihilangkan alat reproduksinya,
sehingga tidak mungkin lagi dapat memberikan atau mendapatkan keturunan/anak.

Kriteria penggolongan umur ternak tidak sama antara ternak besar, dan ternak kecil. Penggolongan
umur ternak adalah sebagai berikut:

a. Ternak Besar
1. Anak ternak adalah :ternak yang berumur kurang dari satu (1) tahun. 
2. Ternak muda adalah : ternak yang berumur 1-2 tahun dan belum pernah kawin/beranak. 
3. Ternak dewasa/tua adalah : ternak yang berumur 3-7 tahun, atau belum berumur 3 tahun tetapi
sudah kawin atau beranak. Ternak tua (yang berumur 8 tahun dan lebih) pada penelitian ini
dimasukkan dalam kategori ternak dewasa.
Yang termasuk ternak besar adalah : sapi perah, sapi, kerbau, dan kuda.

b. Ternak Kecil 
1. Anak ternak adalah  : ternak yang berumur kurang dari 2 bulan.
2. Ternak muda adalah : ternak yang berumur 2-5 bulan dan belum kawin/beranak.
3. Ternak dewasa/tua adalah : ternak yang berumur 6 bulan sampai 5 tahun atau belum ber-umur
6 bulan tetapi sudah kawin atau beranak. Ternak kecil tua (yang berumur 6 tahun dan lebih)
pada penelitian ini dimasukkan dalam kategori ternak dewasa.
Yang termasuk ternak kecil adalah : kambing, domba, babi, rusa kijang, dan kelinci.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V91" name="b5ar2dk5" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="91">
            <labl>Jumlah Ternak Anak, Muda, Dewasa Tua Jantan, Betina yang dikebiri</labl>
            <location StartPos="228" EndPos="230" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas
2. Jumlah ternak besar kecil yang dikuasai menurut kategori umur pada saat pencacahan (ekor)
d. Jumlah Ternak Anak, Muda, Dewasa Tua Jantan, Betina yang dikebiri : ...............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah ternak besar/kecil yang dikuasai menurut kategori umur dan jenis
kelamin.

Isikan jumlah ternak besar/kecil jantan yang dikuasai pada saat pencacahan menurut
kategori umur.

Isikan jumlah ternak besar/kecil betina yang dikuasai pada saat pencacahan menurut
kategori umur. Khusus untuk ternak betina dewasa/tua jumlah ternak yang belum
pernah melahirkan dan yang sudah pernah melahirkan.

Isikan jumlah ternak besar/kecil kebiri yang dikuasai pada saat pencacahan menurut
kategori umur. Khusus untuk anak ternak tidak perlu diisi.

Isikan jumlah dari kolom (2) s.d kolom (4) menurut kategori umur.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Ternak besar/kecil yang dikuasai adalah : ternak besar/kecil milik sendiri ditambah yang berasal
dari pihak lain, dikurangi yang berada dipihak lain.

Ternak kebiri adalah : ternak besar/kecil jantan atau betina yang dihilangkan alat reproduksinya,
sehingga tidak mungkin lagi dapat memberikan atau mendapatkan keturunan/anak.

Kriteria penggolongan umur ternak tidak sama antara ternak besar, dan ternak kecil. Penggolongan
umur ternak adalah sebagai berikut:

a. Ternak Besar
1. Anak ternak adalah :ternak yang berumur kurang dari satu (1) tahun. 
2. Ternak muda adalah : ternak yang berumur 1-2 tahun dan belum pernah kawin/beranak. 
3. Ternak dewasa/tua adalah : ternak yang berumur 3-7 tahun, atau belum berumur 3 tahun tetapi
sudah kawin atau beranak. Ternak tua (yang berumur 8 tahun dan lebih) pada penelitian ini
dimasukkan dalam kategori ternak dewasa.
Yang termasuk ternak besar adalah : sapi perah, sapi, kerbau, dan kuda.

b. Ternak Kecil 
1. Anak ternak adalah  : ternak yang berumur kurang dari 2 bulan.
2. Ternak muda adalah : ternak yang berumur 2-5 bulan dan belum kawin/beranak.
3. Ternak dewasa/tua adalah : ternak yang berumur 6 bulan sampai 5 tahun atau belum ber-umur
6 bulan tetapi sudah kawin atau beranak. Ternak kecil tua (yang berumur 6 tahun dan lebih)
pada penelitian ini dimasukkan dalam kategori ternak dewasa.
Yang termasuk ternak kecil adalah : kambing, domba, babi, rusa kijang, dan kelinci.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V92" name="b5ar2e1k3" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="92">
            <labl>Betina Belum Pernah Melahirkan</labl>
            <location StartPos="231" EndPos="233" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas
2. Jumlah ternak besar kecil yang dikuasai menurut kategori umur pada saat pencacahan (ekor)
e. Khusus Ternak Dewasa/Tua :
1. Betina Belum Pernah Melahirkan :..............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah ternak besar/kecil yang dikuasai menurut kategori umur dan jenis
kelamin.

Isikan jumlah ternak besar/kecil jantan yang dikuasai pada saat pencacahan menurut
kategori umur.

Isikan jumlah ternak besar/kecil betina yang dikuasai pada saat pencacahan menurut
kategori umur. Khusus untuk ternak betina dewasa/tua jumlah ternak yang belum
pernah melahirkan dan yang sudah pernah melahirkan.

Isikan jumlah ternak besar/kecil kebiri yang dikuasai pada saat pencacahan menurut
kategori umur. Khusus untuk anak ternak tidak perlu diisi.

Isikan jumlah dari kolom (2) s.d kolom (4) menurut kategori umur.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Ternak besar/kecil yang dikuasai adalah : ternak besar/kecil milik sendiri ditambah yang berasal
dari pihak lain, dikurangi yang berada dipihak lain.

Ternak kebiri adalah : ternak besar/kecil jantan atau betina yang dihilangkan alat reproduksinya,
sehingga tidak mungkin lagi dapat memberikan atau mendapatkan keturunan/anak.

Kriteria penggolongan umur ternak tidak sama antara ternak besar, dan ternak kecil. Penggolongan
umur ternak adalah sebagai berikut:

a. Ternak Besar
1. Anak ternak adalah :ternak yang berumur kurang dari satu (1) tahun. 
2. Ternak muda adalah : ternak yang berumur 1-2 tahun dan belum pernah kawin/beranak. 
3. Ternak dewasa/tua adalah : ternak yang berumur 3-7 tahun, atau belum berumur 3 tahun tetapi
sudah kawin atau beranak. Ternak tua (yang berumur 8 tahun dan lebih) pada penelitian ini
dimasukkan dalam kategori ternak dewasa.
Yang termasuk ternak besar adalah : sapi perah, sapi, kerbau, dan kuda.

b. Ternak Kecil 
1. Anak ternak adalah  : ternak yang berumur kurang dari 2 bulan.
2. Ternak muda adalah : ternak yang berumur 2-5 bulan dan belum kawin/beranak.
3. Ternak dewasa/tua adalah : ternak yang berumur 6 bulan sampai 5 tahun atau belum ber-umur
6 bulan tetapi sudah kawin atau beranak. Ternak kecil tua (yang berumur 6 tahun dan lebih)
pada penelitian ini dimasukkan dalam kategori ternak dewasa.
Yang termasuk ternak kecil adalah : kambing, domba, babi, rusa kijang, dan kelinci.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V93" name="b5ar2e2k3" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="93">
            <labl>Betina Pernah Melahirkan</labl>
            <location StartPos="234" EndPos="236" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas
2. Jumlah ternak besar kecil yang dikuasai menurut kategori umur pada saat pencacahan (ekor) :
e. Khusus Ternak Dewasa/Tua :
2. Betina Pernah Melahirkan :..............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah ternak besar/kecil yang dikuasai menurut kategori umur dan jenis
kelamin.

Isikan jumlah ternak besar/kecil jantan yang dikuasai pada saat pencacahan menurut
kategori umur.

Isikan jumlah ternak besar/kecil betina yang dikuasai pada saat pencacahan menurut
kategori umur. Khusus untuk ternak betina dewasa/tua jumlah ternak yang belum
pernah melahirkan dan yang sudah pernah melahirkan.

Isikan jumlah ternak besar/kecil kebiri yang dikuasai pada saat pencacahan menurut
kategori umur. Khusus untuk anak ternak tidak perlu diisi.

Isikan jumlah dari kolom (2) s.d kolom (4) menurut kategori umur.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Ternak besar/kecil yang dikuasai adalah : ternak besar/kecil milik sendiri ditambah yang berasal
dari pihak lain, dikurangi yang berada dipihak lain.

Ternak kebiri adalah : ternak besar/kecil jantan atau betina yang dihilangkan alat reproduksinya,
sehingga tidak mungkin lagi dapat memberikan atau mendapatkan keturunan/anak.

Kriteria penggolongan umur ternak tidak sama antara ternak besar, dan ternak kecil. Penggolongan
umur ternak adalah sebagai berikut:

a. Ternak Besar
1. Anak ternak adalah :ternak yang berumur kurang dari satu (1) tahun. 
2. Ternak muda adalah : ternak yang berumur 1-2 tahun dan belum pernah kawin/beranak. 
3. Ternak dewasa/tua adalah : ternak yang berumur 3-7 tahun, atau belum berumur 3 tahun tetapi
sudah kawin atau beranak. Ternak tua (yang berumur 8 tahun dan lebih) pada penelitian ini
dimasukkan dalam kategori ternak dewasa.
Yang termasuk ternak besar adalah : sapi perah, sapi, kerbau, dan kuda.

b. Ternak Kecil 
1. Anak ternak adalah  : ternak yang berumur kurang dari 2 bulan.
2. Ternak muda adalah : ternak yang berumur 2-5 bulan dan belum kawin/beranak.
3. Ternak dewasa/tua adalah : ternak yang berumur 6 bulan sampai 5 tahun atau belum ber-umur
6 bulan tetapi sudah kawin atau beranak. Ternak kecil tua (yang berumur 6 tahun dan lebih)
pada penelitian ini dimasukkan dalam kategori ternak dewasa.
Yang termasuk ternak kecil adalah : kambing, domba, babi, rusa kijang, dan kelinci.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V94" name="b5ar3ak1" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="94">
            <labl>Jenis Rumpun ke 1</labl>
            <location StartPos="237" EndPos="238" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas
3. Jumlah Ternak besar/Kecil yang dikuasai menurut rumpun pada saat pencacahan (ekor)
a. Jenis Rumpun ke 1 :........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Tuliskan jenis rumpun ternak besar/kecil terpilih pada titik-titik dan masukan kode
rumpun ternak kedalam kotak yang disediakan. Kode rumpun lihat pada daftar STU04-Kode.

Isikan jumlah ternak besar/kecil (ekor) perjenis rumpun ternak kedalam kotak yang telah disediakan. Jika jenis rumpun ternak tidak diketahui oleh responden maka isikan jumlah ternak kedalam kotak “tidak tahu” .]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <notes>Rincian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah ternak besar/kecil terpilih yang dikuasai pada saat pencacahan per jenis rumpun ternak.</notes>
            <txt>
                <![CDATA[Rumpun/bangsa (breed) Ternak adalah : segolongan hewan dari suatu jenis, yang mempunyai bentuk dan sifat keturunan yang sama/sekelompok hewan yang mempunyai asal-usul dan sifat-sifat mantap yang merupakan ciri khas bagi kelompok atau populasi ternak tersebut.

Bangsa ternak asli/lokal (Indigenous breed) adalah : ternak yang telah lama berkembang biak di
suatu wilayah atau negara tertentu.

Ternak impor yang telah lama dikembangkan di Indonesia seperti sapi Sumba Onggole dapat dianggap ternak bangsa asli.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V95" name="b5ar3bk1" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="95">
            <labl>Jumlah Ternak ke 1</labl>
            <location StartPos="239" EndPos="241" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas
3. Jumlah Ternak besar/Kecil yang dikuasai menurut rumpun pada saat pencacahan (ekor)
b. Jumlah Ternak ke 1:..........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Tuliskan jenis rumpun ternak besar/kecil terpilih pada titik-titik dan masukan kode
rumpun ternak kedalam kotak yang disediakan. Kode rumpun lihat pada daftar STU04-Kode.

Isikan jumlah ternak besar/kecil (ekor) perjenis rumpun ternak kedalam kotak yang telah disediakan. Jika jenis rumpun ternak tidak diketahui oleh responden maka isikan jumlah ternak kedalam kotak "tidak tahu" .]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <notes>Rincian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah ternak besar/kecil terpilih yang dikuasai pada saat pencacahan per jenis rumpun ternak.</notes>
            <txt>
                <![CDATA[Rumpun/bangsa (breed) Ternak adalah : segolongan hewan dari suatu jenis, yang mempunyai bentuk dan sifat keturunan yang sama/sekelompok hewan yang mempunyai asal-usul dan sifat-sifat mantap yang merupakan ciri khas bagi kelompok atau populasi ternak tersebut.

Bangsa ternak asli/lokal (Indigenous breed) adalah : ternak yang telah lama berkembang biak di
suatu wilayah atau negara tertentu.

Ternak impor yang telah lama dikembangkan di Indonesia seperti sapi Sumba Onggole dapat dianggap ternak bangsa asli.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V96" name="b5ar3ak2" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="96">
            <labl>Jenis Rumpun ke 2</labl>
            <location StartPos="242" EndPos="243" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas
3. Jumlah Ternak besar/Kecil yang dikuasai menurut rumpun pada saat pencacahan (ekor)
a. Jenis Rumpun ke 2 :........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Tuliskan jenis rumpun ternak besar/kecil terpilih pada titik-titik dan masukan kode
rumpun ternak kedalam kotak yang disediakan. Kode rumpun lihat pada daftar STU04-Kode.

Isikan jumlah ternak besar/kecil (ekor) perjenis rumpun ternak kedalam kotak yang telah disediakan. Jika jenis rumpun ternak tidak diketahui oleh responden maka isikan jumlah ternak kedalam kotak "tidak tahu" .]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <notes>Rincian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah ternak besar/kecil terpilih yang dikuasai pada saat pencacahan per jenis rumpun ternak.</notes>
            <txt>
                <![CDATA[Rumpun/bangsa (breed) Ternak adalah : segolongan hewan dari suatu jenis, yang mempunyai bentuk dan sifat keturunan yang sama/sekelompok hewan yang mempunyai asal-usul dan sifat-sifat mantap yang merupakan ciri khas bagi kelompok atau populasi ternak tersebut.

Bangsa ternak asli/lokal (Indigenous breed) adalah : ternak yang telah lama berkembang biak di
suatu wilayah atau negara tertentu.

Ternak impor yang telah lama dikembangkan di Indonesia seperti sapi Sumba Onggole dapat dianggap ternak bangsa asli.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V97" name="b5ar3bk2" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="97">
            <labl>Jumlah Ternak ke 2</labl>
            <location StartPos="244" EndPos="246" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas
3. Jumlah Ternak besar/Kecil yang dikuasai menurut rumpun pada saat pencacahan (ekor)
b. Jumlah Ternak ke 2 :.........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Tuliskan jenis rumpun ternak besar/kecil terpilih pada titik-titik dan masukan kode
rumpun ternak kedalam kotak yang disediakan. Kode rumpun lihat pada daftar STU04-Kode.

Isikan jumlah ternak besar/kecil (ekor) perjenis rumpun ternak kedalam kotak yang telah disediakan. Jika jenis rumpun ternak tidak diketahui oleh responden maka isikan jumlah ternak kedalam kotak "tidak tahu" .]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <notes>Rincian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah ternak besar/kecil terpilih yang dikuasai pada saat pencacahan per jenis rumpun ternak.</notes>
            <txt>
                <![CDATA[Rumpun/bangsa (breed) Ternak adalah : segolongan hewan dari suatu jenis, yang mempunyai bentuk dan sifat keturunan yang sama/sekelompok hewan yang mempunyai asal-usul dan sifat-sifat mantap yang merupakan ciri khas bagi kelompok atau populasi ternak tersebut.

Bangsa ternak asli/lokal (Indigenous breed) adalah : ternak yang telah lama berkembang biak di
suatu wilayah atau negara tertentu.

Ternak impor yang telah lama dikembangkan di Indonesia seperti sapi Sumba Onggole dapat dianggap ternak bangsa asli.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V98" name="b5ar3ak3" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="98">
            <labl>Jenis Rumpun ke 3</labl>
            <location StartPos="247" EndPos="248" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas
3. Jumlah Ternak besar/Kecil yang dikuasai menurut rumpun pada saat pencacahan (ekor)
a. Jenis Rumpun ke 3 :........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Tuliskan jenis rumpun ternak besar/kecil terpilih pada titik-titik dan masukan kode
rumpun ternak kedalam kotak yang disediakan. Kode rumpun lihat pada daftar STU04-Kode.

Isikan jumlah ternak besar/kecil (ekor) perjenis rumpun ternak kedalam kotak yang telah disediakan. Jika jenis rumpun ternak tidak diketahui oleh responden maka isikan jumlah ternak kedalam kotak "tidak tahu" .]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <notes>Rincian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah ternak besar/kecil terpilih yang dikuasai pada saat pencacahan per jenis rumpun ternak.</notes>
            <txt>
                <![CDATA[Rumpun/bangsa (breed) Ternak adalah : segolongan hewan dari suatu jenis, yang mempunyai bentuk dan sifat keturunan yang sama/sekelompok hewan yang mempunyai asal-usul dan sifat-sifat mantap yang merupakan ciri khas bagi kelompok atau populasi ternak tersebut.

Bangsa ternak asli/lokal (Indigenous breed) adalah : ternak yang telah lama berkembang biak di
suatu wilayah atau negara tertentu.

Ternak impor yang telah lama dikembangkan di Indonesia seperti sapi Sumba Onggole dapat dianggap ternak bangsa asli.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V99" name="b5ar3bk3" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="99">
            <labl>Jumlah Ternak ke 3</labl>
            <location StartPos="249" EndPos="251" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas
3. Jumlah Ternak besar/Kecil yang dikuasai menurut rumpun pada saat pencacahan (ekor)
b. Jumlah Ternak ke 3 :...........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Tuliskan jenis rumpun ternak besar/kecil terpilih pada titik-titik dan masukan kode
rumpun ternak kedalam kotak yang disediakan. Kode rumpun lihat pada daftar STU04-Kode.

Isikan jumlah ternak besar/kecil (ekor) perjenis rumpun ternak kedalam kotak yang telah disediakan. Jika jenis rumpun ternak tidak diketahui oleh responden maka isikan jumlah ternak kedalam kotak "tidak tahu" .]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <notes>Rincian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah ternak besar/kecil terpilih yang dikuasai pada saat pencacahan per jenis rumpun ternak.</notes>
            <txt>
                <![CDATA[Rumpun/bangsa (breed) Ternak adalah : segolongan hewan dari suatu jenis, yang mempunyai bentuk dan sifat keturunan yang sama/sekelompok hewan yang mempunyai asal-usul dan sifat-sifat mantap yang merupakan ciri khas bagi kelompok atau populasi ternak tersebut.

Bangsa ternak asli/lokal (Indigenous breed) adalah : ternak yang telah lama berkembang biak di
suatu wilayah atau negara tertentu.

Ternak impor yang telah lama dikembangkan di Indonesia seperti sapi Sumba Onggole dapat dianggap ternak bangsa asli.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V100" name="b5ar3ak4" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="100">
            <labl>Jenis Rumpun ke 4</labl>
            <location StartPos="252" EndPos="253" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas
3. Jumlah Ternak besar/Kecil yang dikuasai menurut rumpun pada saat pencacahan (ekor)
a. Jenis Rumpun ke 4 :..........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Tuliskan jenis rumpun ternak besar/kecil terpilih pada titik-titik dan masukan kode
rumpun ternak kedalam kotak yang disediakan. Kode rumpun lihat pada daftar STU04-Kode.

Isikan jumlah ternak besar/kecil (ekor) perjenis rumpun ternak kedalam kotak yang telah disediakan. Jika jenis rumpun ternak tidak diketahui oleh responden maka isikan jumlah ternak kedalam kotak "tidak tahu" .]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <notes>Rincian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah ternak besar/kecil terpilih yang dikuasai pada saat pencacahan per jenis rumpun ternak.</notes>
            <txt>
                <![CDATA[Rumpun/bangsa (breed) Ternak adalah : segolongan hewan dari suatu jenis, yang mempunyai bentuk dan sifat keturunan yang sama/sekelompok hewan yang mempunyai asal-usul dan sifat-sifat mantap yang merupakan ciri khas bagi kelompok atau populasi ternak tersebut.

Bangsa ternak asli/lokal (Indigenous breed) adalah : ternak yang telah lama berkembang biak di
suatu wilayah atau negara tertentu.

Ternak impor yang telah lama dikembangkan di Indonesia seperti sapi Sumba Onggole dapat dianggap ternak bangsa asli.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V101" name="b5ar3bk4" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="101">
            <labl>Jumlah Ternak ke 4</labl>
            <location StartPos="254" EndPos="256" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas
3. Jumlah Ternak besar/Kecil yang dikuasai menurut rumpun pada saat pencacahan (ekor)
b. Jumlah Ternak ke 4 :.........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Tuliskan jenis rumpun ternak besar/kecil terpilih pada titik-titik dan masukan kode
rumpun ternak kedalam kotak yang disediakan. Kode rumpun lihat pada daftar STU04-Kode.

Isikan jumlah ternak besar/kecil (ekor) perjenis rumpun ternak kedalam kotak yang telah disediakan. Jika jenis rumpun ternak tidak diketahui oleh responden maka isikan jumlah ternak kedalam kotak "tidak tahu" .]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <notes>Rincian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah ternak besar/kecil terpilih yang dikuasai pada saat pencacahan per jenis rumpun ternak.</notes>
            <txt>
                <![CDATA[Rumpun/bangsa (breed) Ternak adalah : segolongan hewan dari suatu jenis, yang mempunyai bentuk dan sifat keturunan yang sama/sekelompok hewan yang mempunyai asal-usul dan sifat-sifat mantap yang merupakan ciri khas bagi kelompok atau populasi ternak tersebut.

Bangsa ternak asli/lokal (Indigenous breed) adalah : ternak yang telah lama berkembang biak di
suatu wilayah atau negara tertentu.

Ternak impor yang telah lama dikembangkan di Indonesia seperti sapi Sumba Onggole dapat dianggap ternak bangsa asli.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V102" name="b5ar3ak5" files="F2" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="102">
            <labl>Jenis Rumpun ke 5</labl>
            <location StartPos="257" EndPos="258" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas
3. Jumlah Ternak besar/Kecil yang dikuasai menurut rumpun pada saat pencacahan (ekor)
a. Jenis Rumpun ke 5 :............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Tuliskan jenis rumpun ternak besar/kecil terpilih pada titik-titik dan masukan kode
rumpun ternak kedalam kotak yang disediakan. Kode rumpun lihat pada daftar STU04-Kode.

Isikan jumlah ternak besar/kecil (ekor) perjenis rumpun ternak kedalam kotak yang telah disediakan. Jika jenis rumpun ternak tidak diketahui oleh responden maka isikan jumlah ternak kedalam kotak "tidak tahu" .]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="99" max="99"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">99</sumStat>
            <sumStat type="max">99</sumStat>
            <notes>Rincian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah ternak besar/kecil terpilih yang dikuasai pada saat pencacahan per jenis rumpun ternak.</notes>
            <txt>
                <![CDATA[Rumpun/bangsa (breed) Ternak adalah : segolongan hewan dari suatu jenis, yang mempunyai bentuk dan sifat keturunan yang sama/sekelompok hewan yang mempunyai asal-usul dan sifat-sifat mantap yang merupakan ciri khas bagi kelompok atau populasi ternak tersebut.

Bangsa ternak asli/lokal (Indigenous breed) adalah : ternak yang telah lama berkembang biak di
suatu wilayah atau negara tertentu.

Ternak impor yang telah lama dikembangkan di Indonesia seperti sapi Sumba Onggole dapat dianggap ternak bangsa asli.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V103" name="b5ar3bk5" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="103">
            <labl>Jumlah Ternak ke 5</labl>
            <location StartPos="259" EndPos="261" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas
3. Jumlah Ternak besar/Kecil yang dikuasai menurut rumpun pada saat pencacahan (ekor)
b. Jumlah Ternak ke 5 :...........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Tuliskan jenis rumpun ternak besar/kecil terpilih pada titik-titik dan masukan kode
rumpun ternak kedalam kotak yang disediakan. Kode rumpun lihat pada daftar STU04-Kode.

Isikan jumlah ternak besar/kecil (ekor) perjenis rumpun ternak kedalam kotak yang telah disediakan. Jika jenis rumpun ternak tidak diketahui oleh responden maka isikan jumlah ternak kedalam kotak "tidak tahu" .]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <notes>Rincian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah ternak besar/kecil terpilih yang dikuasai pada saat pencacahan per jenis rumpun ternak.</notes>
            <txt>
                <![CDATA[Rumpun/bangsa (breed) Ternak adalah : segolongan hewan dari suatu jenis, yang mempunyai bentuk dan sifat keturunan yang sama/sekelompok hewan yang mempunyai asal-usul dan sifat-sifat mantap yang merupakan ciri khas bagi kelompok atau populasi ternak tersebut.

Bangsa ternak asli/lokal (Indigenous breed) adalah : ternak yang telah lama berkembang biak di
suatu wilayah atau negara tertentu.

Ternak impor yang telah lama dikembangkan di Indonesia seperti sapi Sumba Onggole dapat dianggap ternak bangsa asli.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V104" name="b5ar3bk6" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="104">
            <labl>Jumlah Jenis rumpun dan jumlah ternak</labl>
            <location StartPos="262" EndPos="264" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas
3. Jumlah Ternak besar/Kecil yang dikuasai menurut rumpun pada saat pencacahan (ekor)
Jumlah Jenis rumpun dan jumlah ternak :..........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Tuliskan jenis rumpun ternak besar/kecil terpilih pada titik-titik dan masukan kode
rumpun ternak kedalam kotak yang disediakan. Kode rumpun lihat pada daftar STU04-Kode.

Isikan jumlah ternak besar/kecil (ekor) perjenis rumpun ternak kedalam kotak yang telah disediakan. Jika jenis rumpun ternak tidak diketahui oleh responden maka isikan jumlah ternak kedalam kotak "tidak tahu" .]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <notes>Rincian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah ternak besar/kecil terpilih yang dikuasai pada saat pencacahan per jenis rumpun ternak.</notes>
            <txt>
                <![CDATA[Rumpun/bangsa (breed) Ternak adalah : segolongan hewan dari suatu jenis, yang mempunyai bentuk dan sifat keturunan yang sama/sekelompok hewan yang mempunyai asal-usul dan sifat-sifat mantap yang merupakan ciri khas bagi kelompok atau populasi ternak tersebut.

Bangsa ternak asli/lokal (Indigenous breed) adalah : ternak yang telah lama berkembang biak di
suatu wilayah atau negara tertentu.

Ternak impor yang telah lama dikembangkan di Indonesia seperti sapi Sumba Onggole dapat dianggap ternak bangsa asli.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V105" name="b5ar4a" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="105">
            <labl>Apakah selama setahun yang lalu ada ternak besar/kecil yang dipotong ?</labl>
            <location StartPos="265" EndPos="265" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas
4.a. Apakah selama setahun yang lalu ada ternak besar/kecil yang dipotong ?]]>
                </qstnLit>
                <postQTxt>Jika jawaban Tidak maka langsung ke rincian 6</postQTxt>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Tanyakan apakah ada pemotongan ternak besar/kecil selama setahun yang lalu.
Lingkari kode 1 bila ada, dan kode 2 jika tidak ada .

Tanyakan jumlah ternak jantan/kebiri menurut status pemotongan ternak dan isikan ke
dalam kotak yang telah disediakan.

Tanyakan jumlah ternak betina menurut status pemotongan ternak dan isikan ke dalam
kotak yang telah disediakan.

Lingkari kode yang sesuai dengan alasan pemotongan ternak betina dan pindahkan
kode yang dilingkari ke dalam kotak.

Penjumlahan dari kolom (2) dengan kolom (3) menurut status pemotongannya]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Ya</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Tidak</labl>
            </catgry>
            <txt>
                <![CDATA[RPH (Rumah Potong Hewan) adalah : semua tempat pemotongan hewan atau ternak yang mempunyai bangunan permanen atau semi permanen yang khusus digunakan untuk tempat pemotongan hewan/ternak yang telah ditetapkan oleh pemerintah sebagai Rumah Potong Hewan.

Keurmaster adalah : aparat Dinas Peternakan/Pemda setempat, khususnya yang tidak langsung menangani/tidak bertugas di RPH tetapi mempunyai tugas pokok sebagai berikut:
- Mencatat pemotongan ternak oleh rumah tangga berdasarkan laporan kepala desa setempat.
- Memeriksa kelayakan daging ternak potong untuk dikonsumsi, dan memungut retribusi yang
berkaitan dengan pemotongan dan sebagainya.

Tidak produktif adalah : ternak yang tidak dapat memperoleh keturunan, baik secara alami atau
buatan. 

Brucellosis adalah : jenis penyakit kelamin pada ternak yang dapat menular, serta dapat
mengakibatkan kemandulan pada ternak yang diserang (ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan
medis). 

Sakit adalah : ternak yang mengalami gangguan suatu penyakit. 

Lainnya adalah : alasan selain diatas misalnya keracunan, kecelakaan]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V106" name="b5ar4b1k2" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="106">
            <labl>Pemotongan ternak Jantan/Kebiri yang dilaporkan ke RPH/Keumaster</labl>
            <location StartPos="266" EndPos="268" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <preQTxt>Jika rincian 4a berkode 1</preQTxt>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas
4.b. Jika rincian 4a berkode 1, jumlah ternak besar/kecil yang dipotong selama setahun yang lalu(ekor):
b.1. Pemotongan ternak Jantan/Kebiri yang dilaporkan ke RPH/Keumaster : ...............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Tanyakan apakah ada pemotongan ternak besar/kecil selama setahun yang lalu.
Lingkari kode 1 bila ada, dan kode 2 jika tidak ada .

Tanyakan jumlah ternak jantan/kebiri menurut status pemotongan ternak dan isikan ke
dalam kotak yang telah disediakan.

Tanyakan jumlah ternak betina menurut status pemotongan ternak dan isikan ke dalam
kotak yang telah disediakan.

Lingkari kode yang sesuai dengan alasan pemotongan ternak betina dan pindahkan
kode yang dilingkari ke dalam kotak.

Penjumlahan dari kolom (2) dengan kolom (3) menurut status pemotongannya.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[RPH (Rumah Potong Hewan) adalah : semua tempat pemotongan hewan atau ternak yang mempunyai bangunan permanen atau semi permanen yang khusus digunakan untuk tempat pemotongan hewan/ternak yang telah ditetapkan oleh pemerintah sebagai Rumah Potong Hewan.

Keurmaster adalah : aparat Dinas Peternakan/Pemda setempat, khususnya yang tidak langsung menangani/tidak bertugas di RPH tetapi mempunyai tugas pokok sebagai berikut:
- Mencatat pemotongan ternak oleh rumah tangga berdasarkan laporan kepala desa setempat.
- Memeriksa kelayakan daging ternak potong untuk dikonsumsi, dan memungut retribusi yang
berkaitan dengan pemotongan dan sebagainya.

Tidak produktif adalah : ternak yang tidak dapat memperoleh keturunan, baik secara alami atau
buatan. 

Brucellosis adalah : jenis penyakit kelamin pada ternak yang dapat menular, serta dapat
mengakibatkan kemandulan pada ternak yang diserang (ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan
medis). 

Sakit adalah : ternak yang mengalami gangguan suatu penyakit. 

Lainnya adalah : alasan selain diatas misalnya keracunan, kecelakaan]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V107" name="b5ar4b2k2" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="107">
            <labl>Pemotongan Ternak jantan/Kebiri yang tidak dilaporkan ke RPH/Keumaster</labl>
            <location StartPos="269" EndPos="271" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas
4.b. Jika rincian 4a berkode 1, jumlah ternak besar/kecil yang dipotong selama setahun yang lalu(ekor):
b.2. Pemotongan Ternak jantan/Kebiri yang tidak dilaporkan ke RPH/Keumaster :..........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Tanyakan apakah ada pemotongan ternak besar/kecil selama setahun yang lalu.
Lingkari kode 1 bila ada, dan kode 2 jika tidak ada .

Tanyakan jumlah ternak jantan/kebiri menurut status pemotongan ternak dan isikan ke
dalam kotak yang telah disediakan.

Tanyakan jumlah ternak betina menurut status pemotongan ternak dan isikan ke dalam
kotak yang telah disediakan.

Lingkari kode yang sesuai dengan alasan pemotongan ternak betina dan pindahkan
kode yang dilingkari ke dalam kotak.

Penjumlahan dari kolom (2) dengan kolom (3) menurut status pemotongannya.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[RPH (Rumah Potong Hewan) adalah : semua tempat pemotongan hewan atau ternak yang mempunyai bangunan permanen atau semi permanen yang khusus digunakan untuk tempat pemotongan hewan/ternak yang telah ditetapkan oleh pemerintah sebagai Rumah Potong Hewan.

Keurmaster adalah : aparat Dinas Peternakan/Pemda setempat, khususnya yang tidak langsung menangani/tidak bertugas di RPH tetapi mempunyai tugas pokok sebagai berikut:
- Mencatat pemotongan ternak oleh rumah tangga berdasarkan laporan kepala desa setempat.
- Memeriksa kelayakan daging ternak potong untuk dikonsumsi, dan memungut retribusi yang
berkaitan dengan pemotongan dan sebagainya.

Tidak produktif adalah : ternak yang tidak dapat memperoleh keturunan, baik secara alami atau
buatan. 

Brucellosis adalah : jenis penyakit kelamin pada ternak yang dapat menular, serta dapat
mengakibatkan kemandulan pada ternak yang diserang (ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan
medis). 

Sakit adalah : ternak yang mengalami gangguan suatu penyakit. 

Lainnya adalah : alasan selain diatas misalnya keracunan, kecelakaan]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V108" name="b5ar4b3k2" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="108">
            <labl>Jumlah Pemotongan Ternak jantan/Kebiri</labl>
            <location StartPos="272" EndPos="274" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas
4.b. Jika rincian 4a berkode 1, jumlah ternak besar/kecil yang dipotong selama setahun yang lalu(ekor):
b.3. Jumlah Pemotongan Ternak jantan/Kebiri :........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Tanyakan apakah ada pemotongan ternak besar/kecil selama setahun yang lalu.
Lingkari kode 1 bila ada, dan kode 2 jika tidak ada .

Tanyakan jumlah ternak jantan/kebiri menurut status pemotongan ternak dan isikan ke
dalam kotak yang telah disediakan.

Tanyakan jumlah ternak betina menurut status pemotongan ternak dan isikan ke dalam
kotak yang telah disediakan.

Lingkari kode yang sesuai dengan alasan pemotongan ternak betina dan pindahkan
kode yang dilingkari ke dalam kotak.

Penjumlahan dari kolom (2) dengan kolom (3) menurut status pemotongannya.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[RPH (Rumah Potong Hewan) adalah : semua tempat pemotongan hewan atau ternak yang mempunyai bangunan permanen atau semi permanen yang khusus digunakan untuk tempat pemotongan hewan/ternak yang telah ditetapkan oleh pemerintah sebagai Rumah Potong Hewan.

Keurmaster adalah : aparat Dinas Peternakan/Pemda setempat, khususnya yang tidak langsung menangani/tidak bertugas di RPH tetapi mempunyai tugas pokok sebagai berikut:
- Mencatat pemotongan ternak oleh rumah tangga berdasarkan laporan kepala desa setempat.
- Memeriksa kelayakan daging ternak potong untuk dikonsumsi, dan memungut retribusi yang
berkaitan dengan pemotongan dan sebagainya.

Tidak produktif adalah : ternak yang tidak dapat memperoleh keturunan, baik secara alami atau
buatan. 

Brucellosis adalah : jenis penyakit kelamin pada ternak yang dapat menular, serta dapat
mengakibatkan kemandulan pada ternak yang diserang (ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan
medis). 

Sakit adalah : ternak yang mengalami gangguan suatu penyakit. 

Lainnya adalah : alasan selain diatas misalnya keracunan, kecelakaan]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V109" name="b5ar4b1k3" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="109">
            <labl>Pemotongan ternak Betina yang dilaporkan ke RPH/Keumaster</labl>
            <location StartPos="275" EndPos="277" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas
4.b. Jika rincian 4a berkode 1, jumlah ternak besar/kecil yang dipotong selama setahun yang lalu(ekor):
b.1. Pemotongan ternak Betina yang dilaporkan ke RPH/Keumaster : ...............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Tanyakan apakah ada pemotongan ternak besar/kecil selama setahun yang lalu.
Lingkari kode 1 bila ada, dan kode 2 jika tidak ada .

Tanyakan jumlah ternak jantan/kebiri menurut status pemotongan ternak dan isikan ke
dalam kotak yang telah disediakan.

Tanyakan jumlah ternak betina menurut status pemotongan ternak dan isikan ke dalam
kotak yang telah disediakan.

Lingkari kode yang sesuai dengan alasan pemotongan ternak betina dan pindahkan
kode yang dilingkari ke dalam kotak.

Penjumlahan dari kolom (2) dengan kolom (3) menurut status pemotongannya.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[RPH (Rumah Potong Hewan) adalah : semua tempat pemotongan hewan atau ternak yang mempunyai bangunan permanen atau semi permanen yang khusus digunakan untuk tempat pemotongan hewan/ternak yang telah ditetapkan oleh pemerintah sebagai Rumah Potong Hewan.

Keurmaster adalah : aparat Dinas Peternakan/Pemda setempat, khususnya yang tidak langsung menangani/tidak bertugas di RPH tetapi mempunyai tugas pokok sebagai berikut:
- Mencatat pemotongan ternak oleh rumah tangga berdasarkan laporan kepala desa setempat.
- Memeriksa kelayakan daging ternak potong untuk dikonsumsi, dan memungut retribusi yang
berkaitan dengan pemotongan dan sebagainya.

Tidak produktif adalah : ternak yang tidak dapat memperoleh keturunan, baik secara alami atau
buatan. 

Brucellosis adalah : jenis penyakit kelamin pada ternak yang dapat menular, serta dapat
mengakibatkan kemandulan pada ternak yang diserang (ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan
medis). 

Sakit adalah : ternak yang mengalami gangguan suatu penyakit. 

Lainnya adalah : alasan selain diatas misalnya keracunan, kecelakaan]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V110" name="b5ar4b2k3" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="110">
            <labl>Pemotongan Ternak Betina yang tidak dilaporkan ke RPH/Keumaster</labl>
            <location StartPos="278" EndPos="280" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas
4.b. Jika rincian 4a berkode 1, jumlah ternak besar/kecil yang dipotong selama setahun yang lalu(ekor):
b.2. Pemotongan Ternak Betina yang tidak dilaporkan ke RPH/Keumaster :..........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Tanyakan apakah ada pemotongan ternak besar/kecil selama setahun yang lalu.
Lingkari kode 1 bila ada, dan kode 2 jika tidak ada .

Tanyakan jumlah ternak jantan/kebiri menurut status pemotongan ternak dan isikan ke
dalam kotak yang telah disediakan.

Tanyakan jumlah ternak betina menurut status pemotongan ternak dan isikan ke dalam
kotak yang telah disediakan.

Lingkari kode yang sesuai dengan alasan pemotongan ternak betina dan pindahkan
kode yang dilingkari ke dalam kotak.

Penjumlahan dari kolom (2) dengan kolom (3) menurut status pemotongannya.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[RPH (Rumah Potong Hewan) adalah : semua tempat pemotongan hewan atau ternak yang mempunyai bangunan permanen atau semi permanen yang khusus digunakan untuk tempat pemotongan hewan/ternak yang telah ditetapkan oleh pemerintah sebagai Rumah Potong Hewan.

Keurmaster adalah : aparat Dinas Peternakan/Pemda setempat, khususnya yang tidak langsung menangani/tidak bertugas di RPH tetapi mempunyai tugas pokok sebagai berikut:
- Mencatat pemotongan ternak oleh rumah tangga berdasarkan laporan kepala desa setempat.
- Memeriksa kelayakan daging ternak potong untuk dikonsumsi, dan memungut retribusi yang
berkaitan dengan pemotongan dan sebagainya.

Tidak produktif adalah : ternak yang tidak dapat memperoleh keturunan, baik secara alami atau
buatan. 

Brucellosis adalah : jenis penyakit kelamin pada ternak yang dapat menular, serta dapat
mengakibatkan kemandulan pada ternak yang diserang (ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan
medis). 

Sakit adalah : ternak yang mengalami gangguan suatu penyakit. 

Lainnya adalah : alasan selain diatas misalnya keracunan, kecelakaan]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V111" name="b5ar4b3k3" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="111">
            <labl>Jumlah Pemotongan Ternak Betina</labl>
            <location StartPos="281" EndPos="283" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas
4.b. Jika rincian 4a berkode 1, jumlah ternak besar/kecil yang dipotong selama setahun yang lalu(ekor):
b.3. Jumlah Pemotongan Ternak Betina :......]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Tanyakan apakah ada pemotongan ternak besar/kecil selama setahun yang lalu.
Lingkari kode 1 bila ada, dan kode 2 jika tidak ada .

Tanyakan jumlah ternak jantan/kebiri menurut status pemotongan ternak dan isikan ke
dalam kotak yang telah disediakan.

Tanyakan jumlah ternak betina menurut status pemotongan ternak dan isikan ke dalam
kotak yang telah disediakan.

Lingkari kode yang sesuai dengan alasan pemotongan ternak betina dan pindahkan
kode yang dilingkari ke dalam kotak.

Penjumlahan dari kolom (2) dengan kolom (3) menurut status pemotongannya.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[RPH (Rumah Potong Hewan) adalah : semua tempat pemotongan hewan atau ternak yang mempunyai bangunan permanen atau semi permanen yang khusus digunakan untuk tempat pemotongan hewan/ternak yang telah ditetapkan oleh pemerintah sebagai Rumah Potong Hewan.

Keurmaster adalah : aparat Dinas Peternakan/Pemda setempat, khususnya yang tidak langsung menangani/tidak bertugas di RPH tetapi mempunyai tugas pokok sebagai berikut:
- Mencatat pemotongan ternak oleh rumah tangga berdasarkan laporan kepala desa setempat.
- Memeriksa kelayakan daging ternak potong untuk dikonsumsi, dan memungut retribusi yang
berkaitan dengan pemotongan dan sebagainya.

Tidak produktif adalah : ternak yang tidak dapat memperoleh keturunan, baik secara alami atau
buatan. 

Brucellosis adalah : jenis penyakit kelamin pada ternak yang dapat menular, serta dapat
mengakibatkan kemandulan pada ternak yang diserang (ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan
medis). 

Sakit adalah : ternak yang mengalami gangguan suatu penyakit. 

Lainnya adalah : alasan selain diatas misalnya keracunan, kecelakaan]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V112" name="b5ar4b1k4" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="112">
            <labl>Jumlah pemotongan ternak Jantan/Kebiri dan Betina yang dilaporkan ke RPH/Keumaster</labl>
            <location StartPos="284" EndPos="286" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas
4.b. Jika rincian 4a berkode 1, jumlah ternak besar/kecil yang dipotong selama setahun yang lalu(ekor):
b.1. Jumlah pemotongan ternak Jantan/Kebiri dan Betina yang dilaporkan ke RPH/Keumaster : ...............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Tanyakan apakah ada pemotongan ternak besar/kecil selama setahun yang lalu.
Lingkari kode 1 bila ada, dan kode 2 jika tidak ada .

Tanyakan jumlah ternak jantan/kebiri menurut status pemotongan ternak dan isikan ke
dalam kotak yang telah disediakan.

Tanyakan jumlah ternak betina menurut status pemotongan ternak dan isikan ke dalam
kotak yang telah disediakan.

Lingkari kode yang sesuai dengan alasan pemotongan ternak betina dan pindahkan
kode yang dilingkari ke dalam kotak.

Penjumlahan dari kolom (2) dengan kolom (3) menurut status pemotongannya.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[RPH (Rumah Potong Hewan) adalah : semua tempat pemotongan hewan atau ternak yang mempunyai bangunan permanen atau semi permanen yang khusus digunakan untuk tempat pemotongan hewan/ternak yang telah ditetapkan oleh pemerintah sebagai Rumah Potong Hewan.

Keurmaster adalah : aparat Dinas Peternakan/Pemda setempat, khususnya yang tidak langsung menangani/tidak bertugas di RPH tetapi mempunyai tugas pokok sebagai berikut:
- Mencatat pemotongan ternak oleh rumah tangga berdasarkan laporan kepala desa setempat.
- Memeriksa kelayakan daging ternak potong untuk dikonsumsi, dan memungut retribusi yang
berkaitan dengan pemotongan dan sebagainya.

Tidak produktif adalah : ternak yang tidak dapat memperoleh keturunan, baik secara alami atau
buatan. 

Brucellosis adalah : jenis penyakit kelamin pada ternak yang dapat menular, serta dapat
mengakibatkan kemandulan pada ternak yang diserang (ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan
medis). 

Sakit adalah : ternak yang mengalami gangguan suatu penyakit. 

Lainnya adalah : alasan selain diatas misalnya keracunan, kecelakaan]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V113" name="b5ar4b2k4" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="113">
            <labl>Pemotongan Ternak jantan/Kebiri dan betina yang tidak dilaporkan ke RPH/Keumaster</labl>
            <location StartPos="287" EndPos="289" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas
4.b. Jika rincian 4a berkode 1, jumlah ternak besar/kecil yang dipotong selama setahun yang lalu(ekor):
b.2. Pemotongan Ternak jantan/Kebiri dan Betina yang tidak dilaporkan ke RPH/Keumaster :..........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Tanyakan apakah ada pemotongan ternak besar/kecil selama setahun yang lalu.
Lingkari kode 1 bila ada, dan kode 2 jika tidak ada .

Tanyakan jumlah ternak jantan/kebiri menurut status pemotongan ternak dan isikan ke
dalam kotak yang telah disediakan.

Tanyakan jumlah ternak betina menurut status pemotongan ternak dan isikan ke dalam
kotak yang telah disediakan.

Lingkari kode yang sesuai dengan alasan pemotongan ternak betina dan pindahkan
kode yang dilingkari ke dalam kotak.

Penjumlahan dari kolom (2) dengan kolom (3) menurut status pemotongannya.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[RPH (Rumah Potong Hewan) adalah : semua tempat pemotongan hewan atau ternak yang mempunyai bangunan permanen atau semi permanen yang khusus digunakan untuk tempat pemotongan hewan/ternak yang telah ditetapkan oleh pemerintah sebagai Rumah Potong Hewan.

Keurmaster adalah : aparat Dinas Peternakan/Pemda setempat, khususnya yang tidak langsung menangani/tidak bertugas di RPH tetapi mempunyai tugas pokok sebagai berikut:
- Mencatat pemotongan ternak oleh rumah tangga berdasarkan laporan kepala desa setempat.
- Memeriksa kelayakan daging ternak potong untuk dikonsumsi, dan memungut retribusi yang
berkaitan dengan pemotongan dan sebagainya.

Tidak produktif adalah : ternak yang tidak dapat memperoleh keturunan, baik secara alami atau
buatan. 

Brucellosis adalah : jenis penyakit kelamin pada ternak yang dapat menular, serta dapat
mengakibatkan kemandulan pada ternak yang diserang (ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan
medis). 

Sakit adalah : ternak yang mengalami gangguan suatu penyakit. 

Lainnya adalah : alasan selain diatas misalnya keracunan, kecelakaan]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V114" name="b5ar4b3k4" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="114">
            <labl>Jumlah Pemotongan Ternak jantan/Kebiri</labl>
            <location StartPos="290" EndPos="292" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas
4.b. Jika rincian 4a berkode 1, jumlah ternak besar/kecil yang dipotong selama setahun yang lalu(ekor):
b.3. Jumlah Pemotongan Ternak jantan/Kebiri :........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Tanyakan apakah ada pemotongan ternak besar/kecil selama setahun yang lalu.
Lingkari kode 1 bila ada, dan kode 2 jika tidak ada .

Tanyakan jumlah ternak jantan/kebiri menurut status pemotongan ternak dan isikan ke
dalam kotak yang telah disediakan.

Tanyakan jumlah ternak betina menurut status pemotongan ternak dan isikan ke dalam
kotak yang telah disediakan.

Lingkari kode yang sesuai dengan alasan pemotongan ternak betina dan pindahkan
kode yang dilingkari ke dalam kotak.

Penjumlahan dari kolom (2) dengan kolom (3) menurut status pemotongannya.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[RPH (Rumah Potong Hewan) adalah : semua tempat pemotongan hewan atau ternak yang mempunyai bangunan permanen atau semi permanen yang khusus digunakan untuk tempat pemotongan hewan/ternak yang telah ditetapkan oleh pemerintah sebagai Rumah Potong Hewan.

Keurmaster adalah : aparat Dinas Peternakan/Pemda setempat, khususnya yang tidak langsung menangani/tidak bertugas di RPH tetapi mempunyai tugas pokok sebagai berikut:
- Mencatat pemotongan ternak oleh rumah tangga berdasarkan laporan kepala desa setempat.
- Memeriksa kelayakan daging ternak potong untuk dikonsumsi, dan memungut retribusi yang
berkaitan dengan pemotongan dan sebagainya.

Tidak produktif adalah : ternak yang tidak dapat memperoleh keturunan, baik secara alami atau
buatan. 

Brucellosis adalah : jenis penyakit kelamin pada ternak yang dapat menular, serta dapat
mengakibatkan kemandulan pada ternak yang diserang (ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan
medis). 

Sakit adalah : ternak yang mengalami gangguan suatu penyakit. 

Lainnya adalah : alasan selain diatas misalnya keracunan, kecelakaan]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V115" name="b5ar4c" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="115">
            <labl>Jika rincian 4b kol (3) ada isian, alasan utama pemotongan ternak betina</labl>
            <location StartPos="293" EndPos="293" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <preQTxt>Jika rincian 4b kol (3) ada isian</preQTxt>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas
4.c. Jika rincian 4b kol (3) ada isian, alasan utama pemotongan ternak betina :]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Tanyakan apakah ada pemotongan ternak besar/kecil selama setahun yang lalu.
Lingkari kode 1 bila ada, dan kode 2 jika tidak ada .

Tanyakan jumlah ternak jantan/kebiri menurut status pemotongan ternak dan isikan ke
dalam kotak yang telah disediakan.

Tanyakan jumlah ternak betina menurut status pemotongan ternak dan isikan ke dalam
kotak yang telah disediakan.

Lingkari kode yang sesuai dengan alasan pemotongan ternak betina dan pindahkan
kode yang dilingkari ke dalam kotak.

Penjumlahan dari kolom (2) dengan kolom (3) menurut status pemotongannya.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Tidak Produktif</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Brucellosis</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3</catValu>
                <labl>Sakit</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>4</catValu>
                <labl>Lainnya</labl>
            </catgry>
            <txt>
                <![CDATA[RPH (Rumah Potong Hewan) adalah : semua tempat pemotongan hewan atau ternak yang mempunyai bangunan permanen atau semi permanen yang khusus digunakan untuk tempat pemotongan hewan/ternak yang telah ditetapkan oleh pemerintah sebagai Rumah Potong Hewan.

Keurmaster adalah : aparat Dinas Peternakan/Pemda setempat, khususnya yang tidak langsung menangani/tidak bertugas di RPH tetapi mempunyai tugas pokok sebagai berikut:
- Mencatat pemotongan ternak oleh rumah tangga berdasarkan laporan kepala desa setempat.
- Memeriksa kelayakan daging ternak potong untuk dikonsumsi, dan memungut retribusi yang
berkaitan dengan pemotongan dan sebagainya.

Tidak produktif adalah : ternak yang tidak dapat memperoleh keturunan, baik secara alami atau
buatan. 

Brucellosis adalah : jenis penyakit kelamin pada ternak yang dapat menular, serta dapat
mengakibatkan kemandulan pada ternak yang diserang (ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan
medis). 

Sakit adalah : ternak yang mengalami gangguan suatu penyakit. 

Lainnya adalah : alasan selain diatas misalnya keracunan, kecelakaan]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V116" name="b5ar5a" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="116">
            <labl>Apakah selama setahun yang lalu ada ternak besar/kecil yang mati</labl>
            <location StartPos="294" EndPos="294" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas
5.a. Apakah selama setahun yang lalu ada ternak besar/kecil yang mati ?]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Lingkari kode 1 apabila ada ternak yang mati selama setahun yang lalu dan kode 2 jika tidak ada ternak yang mati.

Lingkari kode penyebab kematian ternak, jika penyebab kematian lebih dari satu maka jumlahkan kode yang dilingkari dan masukan kedalam kotak yang telah
disediakan.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>ya</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Tidak (langsung ke rincian 6)</labl>
            </catgry>
            <txt>
                <![CDATA[Mati adalah : mati karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas dsb.
Mati karena dipotong / disembelih tidak termasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V117" name="b5ar5b" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="117">
            <labl>Jika Rincian 5a berkode 1, penyebab kematian ternak</labl>
            <location StartPos="295" EndPos="295" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <preQTxt>Jika Rincian 5a berkode 1</preQTxt>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas
5.b. Jika Rincian 5a berkode 1, penyebab kematian ternak :]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Lingkari kode 1 apabila ada ternak yang mati selama setahun yang lalu dan kode 2 jika tidak ada ternak yang mati.

Lingkari kode penyebab kematian ternak, jika penyebab kematian lebih dari satu maka jumlahkan kode yang dilingkari dan masukan kedalam kotak yang telah
disediakan.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Penyakit mendadak</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Penyakit menahun</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>4</catValu>
                <labl>Lainnya (..........)</labl>
            </catgry>
            <txt>
                <![CDATA[Mati adalah : mati karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas dsb.
Mati karena dipotong / disembelih tidak termasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V118" name="b5ar6a" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="118">
            <labl>Jumlah siklus selama setahun yang lalu (siklus)</labl>
            <location StartPos="296" EndPos="297" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas
6. Jika jenis unggul terpilih adalah : penggemukan ayam ras pedaging :
a. Jumlah siklus selama setahun yang lalu (siklus) :.........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah siklus selama setahun yang lalu.

Isikan rata-rata umur ayam ras pedaging yang dijual dalam satuan hari

Isikan rata-rata lama pengosongan kandang

Isikan rata-rata jumlah ayam ras pedaging yang dijual setiap siklus.
Jika pada saat pencacahan responden tidak mengusahakan ayam pedaging, tetapi selama setahun yang lalu mengusahakan ayam pedaging, maka rincian 6 tetap terisi.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Siklus adalah : keadaan sejak Day Old Chicken (DOC) dimasukkan kandang pemeliharaan, sampai
siap diproduksi atau dipasarkan.

Rata rata lama pengosongan kandang adalah : waktu yang dipakai oleh rumah tangga untuk membersihkan kandang antar siklus dalam satu tahun.

Khusus untuk usaha ayam ras pedaging yang setiap minggu secara rutin memproduksi /memasarkan, maka dalam satu tahun dianggap hanya ada satu siklus, dan produksi harus dijumlahkan selama satu tahun tersebut.

Contoh :
Seorang peternak setiap minggu sekali mengeluarkan 100 ekor ayam, maka dalam satu tahun dianggap hanya mempunyai satu siklus.
Jumlah produksinya adalah : 52 X 100 ekor = 5 200 ekor.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V119" name="b5ar6b" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="119">
            <labl>Rata-rata umur ayam ras pedagang yang dijual (hari)</labl>
            <location StartPos="298" EndPos="299" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas
6. Jika jenis unggul terpilih adalah : penggemukan ayam ras pedaging :
b. Rata-rata umur ayam ras pedagang yang dijual (hari) :..........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah siklus selama setahun yang lalu.

Isikan rata-rata umur ayam ras pedaging yang dijual dalam satuan hari

Isikan rata-rata lama pengosongan kandang

Isikan rata-rata jumlah ayam ras pedaging yang dijual setiap siklus.
Jika pada saat pencacahan responden tidak mengusahakan ayam pedaging, tetapi selama setahun yang lalu mengusahakan ayam pedaging, maka rincian 6 tetap terisi.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Siklus adalah : keadaan sejak Day Old Chicken (DOC) dimasukkan kandang pemeliharaan, sampai
siap diproduksi atau dipasarkan.

Rata rata lama pengosongan kandang adalah : waktu yang dipakai oleh rumah tangga untuk membersihkan kandang antar siklus dalam satu tahun.

Khusus untuk usaha ayam ras pedaging yang setiap minggu secara rutin memproduksi /memasarkan, maka dalam satu tahun dianggap hanya ada satu siklus, dan produksi harus dijumlahkan selama satu tahun tersebut.

Contoh :
Seorang peternak setiap minggu sekali mengeluarkan 100 ekor ayam, maka dalam satu tahun dianggap hanya mempunyai satu siklus.
Jumlah produksinya adalah : 52 X 100 ekor = 5 200 ekor.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V120" name="b5ar6c" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="120">
            <labl>Rata-rata lama pengosongan kandang (minggu)</labl>
            <location StartPos="300" EndPos="301" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas
6. Jika jenis unggul terpilih adalah : penggemukan ayam ras pedaging :
c. Rata-rata lama pengosongan kandang (minggu) : ..........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah siklus selama setahun yang lalu.

Isikan rata-rata umur ayam ras pedaging yang dijual dalam satuan hari

Isikan rata-rata lama pengosongan kandang

Isikan rata-rata jumlah ayam ras pedaging yang dijual setiap siklus.
Jika pada saat pencacahan responden tidak mengusahakan ayam pedaging, tetapi selama setahun yang lalu mengusahakan ayam pedaging, maka rincian 6 tetap terisi.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Siklus adalah : keadaan sejak Day Old Chicken (DOC) dimasukkan kandang pemeliharaan, sampai
siap diproduksi atau dipasarkan.

Rata rata lama pengosongan kandang adalah : waktu yang dipakai oleh rumah tangga untuk membersihkan kandang antar siklus dalam satu tahun.

Khusus untuk usaha ayam ras pedaging yang setiap minggu secara rutin memproduksi /memasarkan, maka dalam satu tahun dianggap hanya ada satu siklus, dan produksi harus dijumlahkan selama satu tahun tersebut.

Contoh :
Seorang peternak setiap minggu sekali mengeluarkan 100 ekor ayam, maka dalam satu tahun dianggap hanya mempunyai satu siklus.
Jumlah produksinya adalah : 52 X 100 ekor = 5 200 ekor.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V121" name="b5ar6d" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="121">
            <labl>Rata-rata jumlah ayam ras pedagang yang dijual setiap siklus (ekor)</labl>
            <location StartPos="302" EndPos="306" width="5" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas
6. Jika jenis unggul terpilih adalah : penggemukan ayam ras pedaging :
d. Rata-rata jumlah ayam ras pedagang yang dijual setiap siklus (ekor) :........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah siklus selama setahun yang lalu.

Isikan rata-rata umur ayam ras pedaging yang dijual dalam satuan hari

Isikan rata-rata lama pengosongan kandang

Isikan rata-rata jumlah ayam ras pedaging yang dijual setiap siklus.
Jika pada saat pencacahan responden tidak mengusahakan ayam pedaging, tetapi selama setahun yang lalu mengusahakan ayam pedaging, maka rincian 6 tetap terisi.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Siklus adalah : keadaan sejak Day Old Chicken (DOC) dimasukkan kandang pemeliharaan, sampai
siap diproduksi atau dipasarkan.

Rata rata lama pengosongan kandang adalah : waktu yang dipakai oleh rumah tangga untuk membersihkan kandang antar siklus dalam satu tahun.

Khusus untuk usaha ayam ras pedaging yang setiap minggu secara rutin memproduksi /memasarkan, maka dalam satu tahun dianggap hanya ada satu siklus, dan produksi harus dijumlahkan selama satu tahun tersebut.

Contoh :
Seorang peternak setiap minggu sekali mengeluarkan 100 ekor ayam, maka dalam satu tahun dianggap hanya mempunyai satu siklus.
Jumlah produksinya adalah : 52 X 100 ekor = 5 200 ekor.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V122" name="b5ar7" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="122">
            <labl>Asal bibit ternak/Unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu</labl>
            <location StartPos="307" EndPos="307" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas
7. Asal bibit ternak/Unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu :]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>Lingkari salah satu asal bibit ternak/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu dan pindahkan kodenya ke dalam kotak yang telah disediakan.</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Produksi sendiri</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Pasar</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3</catValu>
                <labl>Pedagang</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>4</catValu>
                <labl>Peternak</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>5</catValu>
                <labl>Bantuan pemerintah</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>6</catValu>
                <labl>Lainnya (.........)</labl>
            </catgry>
            <txt>
                <![CDATA[Bibit adalah : semua ternak hasil proses penelitian dan pengkajian dan atau ternak yang memenuhi
persyaratan tertentu untuk dikembangkan dan atau untuk berproduksi. 
Bakalan untuk penggemukan sapi dan DOC Broiler tdk termasuk bibit.

Produksi sendiri adalah : bila bibit diperoleh dari pembibitan yang dilakukan oleh peternak itu sendiri.
Pasar/blantik adalah tempat pertemuan antara banyak penjual dan banyak pembeli yang biasanya
mempunyai prasarana tetap dan aktivitas rutin.

Peternak/Rumah tangga lain adalah : peternak/rumah tangga yang menjual bibit ternak/unggas.
Bantuan Pemerintah misalnya ternak yang diperoleh dari banpres dsb.

Lainnya adalah : selain yang diatas misalnya balai bibit (balai penelitian yang melakukan kegiatan
penelitian bibit ternak/unggas), Perusahaan pembibitan ternak/unggas .]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V123" name="b5ar8" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="123">
            <labl>Cara utama pemeliharaan ternak/unggas selama setahun yang lalu</labl>
            <location StartPos="308" EndPos="308" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas
8. Cara utama pemeliharaan ternak/unggas selama setahun yang lalu :]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>Lingkari salah satu kode cara utama pemeliharaan ternak/unggas selama setahun yang lalu dan pindahkan kodenya kedalam kotak yang telah disediakan.</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Dikandangkan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Dikandangkan dan dilepas</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3</catValu>
                <labl>Dilepas sama sekali</labl>
            </catgry>
            <txt>
                <![CDATA[Dikandangkan adalah : pemeliharaan ternak/unggas dengan cara dikandangkan, pemberian pakan,
obat-obatan dan sebagainya dilakukan di kandang.

Cara ini biasanya dilakukan agar penggemukan 
ternak/unggas dapat lebih intensif, karena jumlah
dan komposisi pakan dapat diatur lebih baik, kesehatan ternak/unggas dapat lebih terjamin, bahaya penyakit bisa diketahui secara dini, dan keamanan ternak/unggas lebih baik.

Dikandangkan dan dilepas adalah : pemeliharaan ternak/unggas dengan cara sebagian waktu
dikandangkan (biasanya pada malam hari), dan sebagian waktu yang lain dilepas (biasanya pada
siang hari). 
Sebagian pemberian pakan dilakukan di kandang, dan sebagian lain merumput sendiri waktu dilepas.
Dilepas sama sekali adalah pemeliharaan ternak/unggas dengan cara dilepas sepanjang hari, baik dalam areal pemeliharaan yang tertentu maupun bukan.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V124" name="b5ar9a" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="124">
            <labl>Apakah melakukan Vaksinasi ternak/unggas selama setahun yang lalu</labl>
            <location StartPos="309" EndPos="309" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas
9.a. Apakah melakukan Vaksinasi ternak/unggas selama setahun yang lalu ?]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Lingkari kode 1 dan isikan kedalam kotak yang telah disediakan jika rumah tangga terpilih pernah melakukan vaksinasi ternak/unggas selama setahun yang lalu dan lingkari kode 2 jika tidak.

Apakah vaksinasi dilakukan secara teratur atau tidak teratur. Jika teratur lingkari kode 1 dan jika tidak teratur lingkari kode 2 kemudian isikan kode tersebut kedalam kotak yang telah disediakan.

Tanyakan vaksinasi dilakukan oleh siapa. Lingkari kode 1 jika dilakukan oleh peternak sendiri, kode 2 jika dilakukan oleh dokter hewan/mantri hewan dan kode 3 jika dilakukan sendiri dan dokter hewan/mantri hewan, kemudian pindahkan kode yang dilingkari tersebut kedalam kotak yang disediakan]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>ya</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Tidak</labl>
            </catgry>
            <txt>
                <![CDATA[Vaksinasi adalah : usaha pencegahan terhadap penyakit ternak/unggas tertentu dengan memberikan
/ menyuntikkan vaksin (virus/kuman penyakit yang telah dilemahkan) untuk meberikan kekebalan
tubuh ternak/unggas terhadap penyakit tersebut.

Teratur adalah : memberikan vaksin terhadap ternak/unggas sesuai dengan umur dan jadwal yang
berlaku.

Tidak teratur adalah : memberikan vaksin terhadap ternak/unggas hanya sewaktu-waktu atau karena
ada program mantri hewan untuk memberikan vaksin terhadap seluruh ternak/unggas.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V125" name="b5ar9b" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="125">
            <labl>Jika rincian 9a berkode 1, Vaksinasi dilakukan secara</labl>
            <location StartPos="310" EndPos="310" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <preQTxt>Jika rincian 9a berkode 1</preQTxt>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas
9.b. Jika rincian 9a berkode 1, Vaksinasi dilakukan secara :..............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Lingkari kode 1 dan isikan kedalam kotak yang telah disediakan jika rumah tangga terpilih pernah melakukan vaksinasi ternak/unggas selama setahun yang lalu dan lingkari kode 2 jika tidak.

Apakah vaksinasi dilakukan secara teratur atau tidak teratur. Jika teratur lingkari kode 1 dan jika tidak teratur lingkari kode 2 kemudian isikan kode tersebut kedalam kotak yang telah disediakan.

Tanyakan vaksinasi dilakukan oleh siapa. Lingkari kode 1 jika dilakukan oleh peternak sendiri, kode 2 jika dilakukan oleh dokter hewan/mantri hewan dan kode 3 jika dilakukan sendiri dan dokter hewan/mantri hewan, kemudian pindahkan kode yang dilingkari tersebut kedalam kotak yang disediakan]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Teratur</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Tidak teratur</labl>
            </catgry>
            <txt>
                <![CDATA[Vaksinasi adalah : usaha pencegahan terhadap penyakit ternak/unggas tertentu dengan memberikan
/ menyuntikkan vaksin (virus/kuman penyakit yang telah dilemahkan) untuk meberikan kekebalan
tubuh ternak/unggas terhadap penyakit tersebut.

Teratur adalah : memberikan vaksin terhadap ternak/unggas sesuai dengan umur dan jadwal yang
berlaku.

Tidak teratur adalah : memberikan vaksin terhadap ternak/unggas hanya sewaktu-waktu atau karena
ada program mantri hewan untuk memberikan vaksin terhadap seluruh ternak/unggas.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V126" name="b5ar9c" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="126">
            <labl>Jika rincian 9a berkode 1, Vaksinasi dilakukan oleh</labl>
            <location StartPos="311" EndPos="311" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <preQTxt>Jika rincian 9a berkode 1</preQTxt>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas
9.c. Jika rincian 9a berkode 1, Vaksinasi dilakukan oleh :...........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Lingkari kode 1 dan isikan kedalam kotak yang telah disediakan jika rumah tangga terpilih pernah melakukan vaksinasi ternak/unggas selama setahun yang lalu dan lingkari kode 2 jika tidak.

Apakah vaksinasi dilakukan secara teratur atau tidak teratur. Jika teratur lingkari kode 1 dan jika tidak teratur lingkari kode 2 kemudian isikan kode tersebut kedalam kotak yang telah disediakan.

Tanyakan vaksinasi dilakukan oleh siapa. Lingkari kode 1 jika dilakukan oleh peternak sendiri, kode 2 jika dilakukan oleh dokter hewan/mantri hewan dan kode 3 jika dilakukan sendiri dan dokter hewan/mantri hewan, kemudian pindahkan kode yang dilingkari tersebut kedalam kotak yang disediakan]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Sendiri</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Dokter hewan/mantri hewan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3</catValu>
                <labl>Sendiri dan dokter/mantri hewan</labl>
            </catgry>
            <txt>
                <![CDATA[Vaksinasi adalah : usaha pencegahan terhadap penyakit ternak/unggas tertentu dengan memberikan
/ menyuntikkan vaksin (virus/kuman penyakit yang telah dilemahkan) untuk meberikan kekebalan
tubuh ternak/unggas terhadap penyakit tersebut.

Teratur adalah : memberikan vaksin terhadap ternak/unggas sesuai dengan umur dan jadwal yang
berlaku.

Tidak teratur adalah : memberikan vaksin terhadap ternak/unggas hanya sewaktu-waktu atau karena
ada program mantri hewan untuk memberikan vaksin terhadap seluruh ternak/unggas.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V127" name="b5ar10a" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="127">
            <labl>Apakah selama setahun yang lalu ada ternak yang sakit</labl>
            <location StartPos="312" EndPos="312" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas
10.a. Apakah selama setahun yang lalu ada ternak yang sakit ?]]>
                </qstnLit>
                <postQTxt>Jika Rincian 10a berkode 2 langsung lanjutkan ke Rincian 11</postQTxt>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Lingkari kode 1 jika ada ternak/unggas yang sakit, dan kode 2 jika tidak . Isikan kode tersebut kedalam kotak yang telah disediakan.

Lingkari jenis penyakit yang diderita oleh ternak/unggas selama setahun yang lalu dan isikan kodenya kedalam kotak yang telah disediakan.

Lingkari kode 1 jika pengobatan dilakukan oleh peternak sendiri, kode 2 jika dilakukan oleh dokter/mantri hewan, dan kode 3 jika tidak melakukan pengobatan. Pindahkan kode yang dilingkari kedalam kotak yang telah disediakan.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Ya</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Tidak (langsung ke Rincian 11)</labl>
            </catgry>
            <txt>
                <![CDATA[Anthrax adalah : penyakit yang disebabkan oleh bakteri bacikkus anthracic yang bentuknya panjang
dan terbungkus kapsul.

Radang kuku/mulut adalah : penyakit yang disebabkan virus. Virus ini hidup dalam daging dan
sumsum tulang belakang.

Bloat/Kembung perut adalah : keadaan rumen (perut pertama) yang mengembang, membesar
akibat kelebihan gas yang tak bisa cepat keluar.

Lainnya adalah : penyakit selain yang disebutkan diatas misalnya penyakit kudis dan kurap,
Brucellosis dan lainnya.

Tetelo NCD/pes ayam adalah : merupakan penyakit menular yang dapat menyebabkan kematian tinggi pada ternak ayam.

Snot pilek adalah : juga dikenal sebagai penyakit influensa ayam. 
Umumnya terjadi menjelang pergantian musim hujan atau sebaliknya atau pada kondisi kandang yang dingin dan lembab.
Penyebab penyakit ini adalah : Bakteri Haemophilus Gallinarum, dan menyerang ayam semua umur.

Bubul/Bronchitis adalah : penyakit yang sangat menular, terutama pada anak ayam, yang
disebabkan oleh Virus.

Berak kapur adalah : jenis penyakit yang sangat ganas dan dapat tersebar luas dengan cepat.
Penyebab penyakit ini adalah : bakteri Salmonella Pullorum.

Lainnya adalah : selain yang diatas misalnya Berak darah, Fowl cholera (kolera ayam), Cacing
askaris(cacing gelang), flu burung.

Pengobatan adalah : usaha menyembuhkan ternak/unggas yang sedang sakit dengan menggunakan obat tertentu sesuai dengan penyakitnya.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V128" name="b5ar10b1" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="128">
            <labl>Jika rincian 10a berkode 1, sebutkan jenis penyakitnya</labl>
            <location StartPos="313" EndPos="314" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <preQTxt>Jika rincian 10a berkode 1</preQTxt>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas
10.b.Jika rincian 10a berkode 1, sebutkan jenis penyakitnya : 1. Untuk Ternak :.........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Lingkari kode 1 jika ada ternak/unggas yang sakit, dan kode 2 jika tidak . Isikan kode tersebut kedalam kotak yang telah disediakan.

Lingkari jenis penyakit yang diderita oleh ternak/unggas selama setahun yang lalu dan isikan kodenya kedalam kotak yang telah disediakan.

Lingkari kode 1 jika pengobatan dilakukan oleh peternak sendiri, kode 2 jika dilakukan oleh dokter/mantri hewan, dan kode 3 jika tidak melakukan pengobatan. Pindahkan kode yang dilingkari kedalam kotak yang telah disediakan.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Anthrak</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>16</catValu>
                <labl>Cacingan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Kudis/Kurap</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>32</catValu>
                <labl>Lainnya (...........)</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>4</catValu>
                <labl>Keguguran</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>8</catValu>
                <labl>Bloat/Kembung perut</labl>
            </catgry>
            <txt>
                <![CDATA[Anthrax adalah : penyakit yang disebabkan oleh bakteri bacikkus anthracic yang bentuknya panjang
dan terbungkus kapsul.

Radang kuku/mulut adalah : penyakit yang disebabkan virus. Virus ini hidup dalam daging dan
sumsum tulang belakang.

Bloat/Kembung perut adalah : keadaan rumen (perut pertama) yang mengembang, membesar
akibat kelebihan gas yang tak bisa cepat keluar.

Lainnya adalah : penyakit selain yang disebutkan diatas misalnya penyakit kudis dan kurap,
Brucellosis dan lainnya.

Tetelo NCD/pes ayam adalah : merupakan penyakit menular yang dapat menyebabkan kematian tinggi pada ternak ayam.

Snot pilek adalah : juga dikenal sebagai penyakit influensa ayam. 
Umumnya terjadi menjelang pergantian musim hujan atau sebaliknya atau pada kondisi kandang yang dingin dan lembab.
Penyebab penyakit ini adalah : Bakteri Haemophilus Gallinarum, dan menyerang ayam semua umur.

Bubul/Bronchitis adalah : penyakit yang sangat menular, terutama pada anak ayam, yang
disebabkan oleh Virus.

Berak kapur adalah : jenis penyakit yang sangat ganas dan dapat tersebar luas dengan cepat.
Penyebab penyakit ini adalah : bakteri Salmonella Pullorum.

Lainnya adalah : selain yang diatas misalnya Berak darah, Fowl cholera (kolera ayam), Cacing
askaris(cacing gelang), flu burung.

Pengobatan adalah : usaha menyembuhkan ternak/unggas yang sedang sakit dengan menggunakan obat tertentu sesuai dengan penyakitnya.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V129" name="b5ar10b2" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="129">
            <labl>Jika rincian 10a berkode 1, sebutkan jenis penyakitnya</labl>
            <location StartPos="315" EndPos="316" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <preQTxt>Jika rincian 10a berkode 1</preQTxt>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas
10.b.Jika rincian 10a berkode 1, sebutkan jenis penyakitnya : 2. Untuk Unggas :..........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Lingkari kode 1 jika ada ternak/unggas yang sakit, dan kode 2 jika tidak . Isikan kode tersebut kedalam kotak yang telah disediakan.

Lingkari jenis penyakit yang diderita oleh ternak/unggas selama setahun yang lalu dan isikan kodenya kedalam kotak yang telah disediakan.

Lingkari kode 1 jika pengobatan dilakukan oleh peternak sendiri, kode 2 jika dilakukan oleh dokter/mantri hewan, dan kode 3 jika tidak melakukan pengobatan. Pindahkan kode yang dilingkari kedalam kotak yang telah disediakan.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Tetelo NCD/Pes Ayam</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>16</catValu>
                <labl>Lainnya (..........)</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Snot/Pilek</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>4</catValu>
                <labl>Bubul/Bronchitis</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>8</catValu>
                <labl>Berak Kapur</labl>
            </catgry>
            <txt>
                <![CDATA[Anthrax adalah : penyakit yang disebabkan oleh bakteri bacikkus anthracic yang bentuknya panjang
dan terbungkus kapsul.

Radang kuku/mulut adalah : penyakit yang disebabkan virus. Virus ini hidup dalam daging dan
sumsum tulang belakang.

Bloat/Kembung perut adalah : keadaan rumen (perut pertama) yang mengembang, membesar
akibat kelebihan gas yang tak bisa cepat keluar.

Lainnya adalah : penyakit selain yang disebutkan diatas misalnya penyakit kudis dan kurap,
Brucellosis dan lainnya.

Tetelo NCD/pes ayam adalah : merupakan penyakit menular yang dapat menyebabkan kematian tinggi pada ternak ayam.

Snot pilek adalah : juga dikenal sebagai penyakit influensa ayam. 
Umumnya terjadi menjelang pergantian musim hujan atau sebaliknya atau pada kondisi kandang yang dingin dan lembab.
Penyebab penyakit ini adalah : Bakteri Haemophilus Gallinarum, dan menyerang ayam semua umur.

Bubul/Bronchitis adalah : penyakit yang sangat menular, terutama pada anak ayam, yang
disebabkan oleh Virus.

Berak kapur adalah : jenis penyakit yang sangat ganas dan dapat tersebar luas dengan cepat.
Penyebab penyakit ini adalah : bakteri Salmonella Pullorum.

Lainnya adalah : selain yang diatas misalnya Berak darah, Fowl cholera (kolera ayam), Cacing
askaris(cacing gelang), flu burung.

Pengobatan adalah : usaha menyembuhkan ternak/unggas yang sedang sakit dengan menggunakan obat tertentu sesuai dengan penyakitnya.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V130" name="b5ar10c" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="130">
            <labl>Jika rincian 10a berkode 1, pengobatan yang terbanyak dilakukan oleh</labl>
            <location StartPos="317" EndPos="317" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <preQTxt>Jika rincian 10a berkode 1</preQTxt>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas
10.c. Jika rincian 10a berkode 1, pengobatan yang terbanyak dilakukan oleh :.........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Lingkari kode 1 jika ada ternak/unggas yang sakit, dan kode 2 jika tidak . Isikan kode tersebut kedalam kotak yang telah disediakan.

Lingkari jenis penyakit yang diderita oleh ternak/unggas selama setahun yang lalu dan isikan kodenya kedalam kotak yang telah disediakan.

Lingkari kode 1 jika pengobatan dilakukan oleh peternak sendiri, kode 2 jika dilakukan oleh dokter/mantri hewan, dan kode 3 jika tidak melakukan pengobatan. Pindahkan kode yang dilingkari kedalam kotak yang telah disediakan.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Sendiri</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Dokter hewan/mantri hewan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3</catValu>
                <labl>Tidak melakukan pengobatan</labl>
            </catgry>
            <txt>
                <![CDATA[Anthrax adalah : penyakit yang disebabkan oleh bakteri bacikkus anthracic yang bentuknya panjang
dan terbungkus kapsul.

Radang kuku/mulut adalah : penyakit yang disebabkan virus. Virus ini hidup dalam daging dan
sumsum tulang belakang.

Bloat/Kembung perut adalah : keadaan rumen (perut pertama) yang mengembang, membesar
akibat kelebihan gas yang tak bisa cepat keluar.

Lainnya adalah : penyakit selain yang disebutkan diatas misalnya penyakit kudis dan kurap,
Brucellosis dan lainnya.

Tetelo NCD/pes ayam adalah : merupakan penyakit menular yang dapat menyebabkan kematian tinggi pada ternak ayam.

Snot pilek adalah : juga dikenal sebagai penyakit influensa ayam. 
Umumnya terjadi menjelang pergantian musim hujan atau sebaliknya atau pada kondisi kandang yang dingin dan lembab.
Penyebab penyakit ini adalah : Bakteri Haemophilus Gallinarum, dan menyerang ayam semua umur.

Bubul/Bronchitis adalah : penyakit yang sangat menular, terutama pada anak ayam, yang
disebabkan oleh Virus.

Berak kapur adalah : jenis penyakit yang sangat ganas dan dapat tersebar luas dengan cepat.
Penyebab penyakit ini adalah : bakteri Salmonella Pullorum.

Lainnya adalah : selain yang diatas misalnya Berak darah, Fowl cholera (kolera ayam), Cacing
askaris(cacing gelang), flu burung.

Pengobatan adalah : usaha menyembuhkan ternak/unggas yang sedang sakit dengan menggunakan obat tertentu sesuai dengan penyakitnya.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V131" name="b5ar11a" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="131">
            <labl>Jika terpilih adalah unggas, apakah menggunakan penerangan didalam kandang</labl>
            <location StartPos="318" EndPos="318" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas
11.a. Jika terpilih adalah unggas, apakah menggunakan penerangan didalam kandang ? .........]]>
                </qstnLit>
                <postQTxt>Jika Rincian 11a berkode 2 maka langsung lanjutkan ke Rincian 12.</postQTxt>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Lingkari kode 1 jika menggunakan penerangan didalam kandang dan lingkari kode 2 jika tidak menggunakan penerangan didalam kandang. 
Isikan kodenya kedalam kotak yang telah disediakan.

Lingkari salah satu kode sumber penerangan utama di dalam kandang. Dan Isikan kode tersebut kedalam kotak yang telah disediakan.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Ya</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Tidak ( langsung kerincian 12)</labl>
            </catgry>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V132" name="b5ar11b" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="132">
            <labl>Jika rincian 11a berkode 1, sumber penerangan kandang yang utama</labl>
            <location StartPos="319" EndPos="319" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <preQTxt>Jika rincian 11a berkode 1</preQTxt>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas
11.b. Jika rincian 11a berkode 1, sumber penerangan kandang yang utama : ..........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Lingkari kode 1 jika menggunakan penerangan didalam kandang dan lingkari kode 2 jika tidak menggunakan penerangan didalam kandang. 
Isikan kodenya kedalam kotak yang telah disediakan.

Lingkari salah satu kode sumber penerangan utama di dalam kandang. Dan Isikan kode tersebut kedalam kotak yang telah disediakan.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Listrik PLN</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Listrik Non PLN</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3</catValu>
                <labl>Petromaks</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>4</catValu>
                <labl>Lainnya (............)</labl>
            </catgry>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V133" name="b5ar12a" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="133">
            <labl>Apakah menggunakan air dalam usaha Ternak/Unggas</labl>
            <location StartPos="320" EndPos="320" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas
12.a. Apakah menggunakan air dalam usaha Ternak/Unggas ? ............]]>
                </qstnLit>
                <postQTxt>Jika Rincian 12a berkode 2 maka langsung lanjutkan ke Rincian 13.</postQTxt>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Lingkari kode 1 jika usaha ternak/unggas menggunakan air dan kode 2 jika tidak, serta isikan kodenya kedalam kotak yang telah disediakan.


Lingkari salah satu kode sumber air yang utama dan isikan kode tersebut kedalam kotak yang telah Disediakan.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Ya</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Tidak (langsung kerincian 13)</labl>
            </catgry>
            <txt>
                <![CDATA[Penggunaan air dalam usaha ternak adalah : air yang dipakai untuk membersihkan kandang, air untuk memandikan ternak/unggas dan lain-lain.

Sumber air yang utama adalah : sumber air yang paling banyak dipakai/digunakan dan mempunyai
nilai ekonomis.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V134" name="b5ar12b" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="134">
            <labl>Jika rincian 12a berkode 1, sumber air yang utama berasal dari</labl>
            <location StartPos="321" EndPos="321" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <preQTxt>Jika rincian 12a berkode 1</preQTxt>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas
12.b. Jika rincian 12a berkode 1, sumber air yang utama berasal dari :............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Lingkari kode 1 jika usaha ternak/unggas menggunakan air dan kode 2 jika tidak, serta isikan kodenya kedalam kotak yang telah disediakan.


Lingkari salah satu kode sumber air yang utama dan isikan kode tersebut kedalam kotak yang telah Disediakan.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Leding</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Pompa</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3</catValu>
                <labl>Sumur</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>4</catValu>
                <labl>Sungai</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>5</catValu>
                <labl>Lainnya (............)</labl>
            </catgry>
            <txt>
                <![CDATA[Penggunaan air dalam usaha ternak adalah : air yang dipakai untuk membersihkan kandang, air untuk memandikan ternak/unggas dan lain-lain.

Sumber air yang utama adalah : sumber air yang paling banyak dipakai/digunakan dan mempunyai
nilai ekonomis.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V135" name="b5ar13a" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="135">
            <labl>Sumber kredit/tambahan untuk usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu diperoleh dari</labl>
            <location StartPos="322" EndPos="323" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas
13.a. Sumber kredit/tambahan untuk usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu diperoleh dari :.........]]>
                </qstnLit>
                <postQTxt>
                    <![CDATA[Jika Rincian 13a berkode 00 maka langsung lanjutkan ke Blok VB.

Jika Rincian 13b berkode2 maka langsung lanjutkan ke Rincian 13d.

Jika kode 4 dilingkari tuliskan cara pengembalian Kredit/tambahan modal tersebut.]]>
                </postQTxt>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Tanyakan sumber kredit /tambahan modal untuk usaha ternak unggas selama setahun yang lalu. Kode jawaban bisa lebih dari satu. 
Jumlahkan kode-kode yang dilingkari dan isikan kedalam kotak yang telah disediakan.

Lingkari kode 1 jika mengalami kesulitan memperoleh kredir/tambahan modal, dan kode 2 jika tidak mengalami kesulitan.
Isikan kode tersebut kedalam kotak yang telah disediakan.

Lingkari salah satu kode kesulitan utama dalam memperoleh kredit dan isikan kode
tersebut kedalam kotak yang telah disediakan.

Lingkari kode cara pengembalian kredit/tambahan modal dan masukkan penjumlahan
kode-kode yang dilingkari kedalam kotak yang telah disediakan.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>00</catValu>
                <labl>Tidak mendapatkan kredit/tambahan modal (langsung ke blok v B)</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>01</catValu>
                <labl>Bank</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>02</catValu>
                <labl>Koperasi/kelompok</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>04</catValu>
                <labl>Perorangan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>08</catValu>
                <labl>Lainnya (.........)</labl>
            </catgry>
            <txt>
                <![CDATA[Kredit adalah : pinjaman yang diberikan oleh lembaga keuangan / bank / koperasi / perorangan /lainnya berupa uang dengan atau tanpa jaminan dan wajib dibayar kembali secara angsuran dalam satu periode tertentu.

Kredit yang diperoleh disini adalah : yang benar-benar digunakan untuk usaha peternakan selama setahun yang lalu. 
Bila kredit yang diterima lebih dari setahun yang lalu dan sampai pada saat pencacahan belum lunas, maka dianggab tidak mendapat kredit.

Tambahan modal adalah : modal yang digunakan untuk memperbaiki/menambah usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.

Bunga terlalu tinggi, responden tidak mengambil kredit karena suku bunga yang ditawarkan terlalu
tinggi / tidak ada subsidi.

Harus mempunyai agunan, untuk mendapatkan kredit harus mempunyai agunan padahal responden tidak mempunyai agunan sebagai jaminan untuk memperoleh kredit tersebut, misalnya sertifikat rumah.

Lokasi Bank/koperasi terlalu jauh, tempat tinggal responden letaknya jauh dari lokasi bank/koperasi yang ada dan akses menuju ke bank tersebut sangat sulit.

Proses yang berbelit-belit, untuk mengajukan kredit responden harus menyiapkan berbagai macam
persyaratan dan waktu untuk mendapatkan kredit cukup lama.

Lainnya, selain diatas.


Menjual hasil ke pemberi kredit/modal adalah : seorang peternak harus menjual hasil usahanya ke
pemberi kredit/tambahan modal.

Mengangsur setelah berproduksi adalah : membayar secara mencicil dengan perjanjian harus
berproduksi dulu.

Lainnya adalah selain kedua cara tersebut di atas.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V136" name="b5ar13b" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="136">
            <labl>Apakah dalam memperoleh kredit/tambahan modal mengalami kesulitan</labl>
            <location StartPos="324" EndPos="324" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas
13.b. Apakah dalam memperoleh kredit/tambahan modal mengalami kesulitan ?............]]>
                </qstnLit>
                <postQTxt>
                    <![CDATA[Jika Rincian 13a berkode 00 maka langsung lanjutkan ke Blok VB.

Jika Rincian 13b berkode2 maka langsung lanjutkan ke Rincian 13d.

Jika kode 4 dilingkari tuliskan cara pengembalian Kredit/tambahan modal tersebut.]]>
                </postQTxt>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Tanyakan sumber kredit /tambahan modal untuk usaha ternak unggas selama setahun yang lalu. Kode jawaban bisa lebih dari satu. 
Jumlahkan kode-kode yang dilingkari dan isikan kedalam kotak yang telah disediakan.

Lingkari kode 1 jika mengalami kesulitan memperoleh kredir/tambahan modal, dan kode 2 jika tidak mengalami kesulitan.
Isikan kode tersebut kedalam kotak yang telah disediakan.

Lingkari salah satu kode kesulitan utama dalam memperoleh kredit dan isikan kode tersebut kedalam kotak yang telah disediakan.

Lingkari kode cara pengembalian kredit/tambahan modal dan masukkan penjumlahan kode-kode yang dilingkari kedalam kotak yang telah disediakan.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Ya</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Tidak (langsung ke rincian 13d)</labl>
            </catgry>
            <txt>
                <![CDATA[Kredit adalah : pinjaman yang diberikan oleh lembaga keuangan / bank / koperasi / perorangan /lainnya berupa uang dengan atau tanpa jaminan dan wajib dibayar kembali secara angsuran dalam satu periode tertentu.

Kredit yang diperoleh disini adalah : yang benar-benar digunakan untuk usaha peternakan selama setahun yang lalu. 
Bila kredit yang diterima lebih dari setahun yang lalu dan sampai pada saat pencacahan belum lunas, maka dianggap tidak mendapat kredit.

Tambahan modal adalah : modal yang digunakan untuk memperbaiki/menambah usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.

Bunga terlalu tinggi, responden tidak mengambil kredit karena suku bunga yang ditawarkan terlalu
tinggi / tidak ada subsidi.

Harus mempunyai agunan, untuk mendapatkan kredit harus mempunyai agunan padahal responden tidak mempunyai agunan sebagai jaminan untuk memperoleh kredit tersebut, misalnya sertifikat rumah.

Lokasi Bank/koperasi terlalu jauh, tempat tinggal responden letaknya jauh dari lokasi bank/koperasi yang ada dan akses menuju ke bank tersebut sangat sulit.

Proses yang berbelit-belit, untuk mengajukan kredit responden harus menyiapkan berbagai macam
persyaratan dan waktu untuk mendapatkan kredit cukup lama.

Lainnya, selain diatas.

Menjual hasil ke pemberi kredit/modal adalah : seorang peternak harus menjual hasil usahanya ke
pemberi kredit/tambahan modal.

Mengangsur setelah berproduksi adalah : membayar secara mencicil dengan perjanjian harus
berproduksi dulu.

Lainnya adalah : selain kedua cara tersebut di atas.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V137" name="b5ar13c" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="137">
            <labl>Jika rincian 13b berkode 1, kesulitan yang paling utama adalah</labl>
            <location StartPos="325" EndPos="325" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <preQTxt>Jika rincian 13b berkode 1</preQTxt>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas
13.c. Jika rincian 13b berkode 1, kesulitan yang paling utama adalah : .............]]>
                </qstnLit>
                <postQTxt>
                    <![CDATA[Jika Rincian 13a berkode 00 maka langsung lanjutkan ke Blok VB.

Jika Rincian 13b berkode2 maka langsung lanjutkan ke Rincian 13d.

Jika kode 4 dilingkari tuliskan cara pengembalian Kredit/tambahan modal tersebut.]]>
                </postQTxt>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Tanyakan sumber kredit /tambahan modal untuk usaha ternak unggas selama setahun yang lalu. Kode jawaban bisa lebih dari satu. 
Jumlahkan kode-kode yang dilingkari dan isikan kedalam kotak yang telah disediakan.

Lingkari kode 1 jika mengalami kesulitan memperoleh kredir/tambahan modal, dan kode 2 jika tidak mengalami kesulitan.
Isikan kode tersebut kedalam kotak yang telah disediakan.

Lingkari salah satu kode kesulitan utama dalam memperoleh kredit dan isikan kode tersebut kedalam kotak yang telah disediakan.

Lingkari kode cara pengembalian kredit/tambahan modal dan masukkan penjumlahan kode-kode yang dilingkari kedalam kotak yang telah disediakan.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Bunga terlalu tinggi</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Harus memakai agunan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3</catValu>
                <labl>Lokasi Bank/koperasi terlalu jauh</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>4</catValu>
                <labl>Proses berbelit-belit</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>5</catValu>
                <labl>Lainnya (...........)</labl>
            </catgry>
            <txt>
                <![CDATA[Kredit adalah : pinjaman yang diberikan oleh lembaga keuangan / bank / koperasi / perorangan /lainnya berupa uang dengan atau tanpa jaminan dan wajib dibayar kembali secara angsuran dalam satu periode tertentu.

Kredit yang diperoleh disini adalah : yang benar-benar digunakan untuk usaha peternakan selama setahun yang lalu. 
Bila kredit yang diterima lebih dari setahun yang lalu dan sampai pada saat pencacahan belum lunas, maka dianggap tidak mendapat kredit.

Tambahan modal adalah : modal yang digunakan untuk memperbaiki/menambah usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.

Bunga terlalu tinggi, responden tidak mengambil kredit karena suku bunga yang ditawarkan terlalu
tinggi / tidak ada subsidi.

Harus mempunyai agunan, untuk mendapatkan kredit harus mempunyai agunan padahal responden tidak mempunyai agunan sebagai jaminan untuk memperoleh kredit tersebut, misalnya sertifikat rumah.

Lokasi Bank/koperasi terlalu jauh, tempat tinggal responden letaknya jauh dari lokasi bank/koperasi yang ada dan akses menuju ke bank tersebut sangat sulit.

Proses yang berbelit-belit, untuk mengajukan kredit responden harus menyiapkan berbagai macam
persyaratan dan waktu untuk mendapatkan kredit cukup lama.

Lainnya, selain diatas.

Menjual hasil ke pemberi kredit/modal adalah : seorang peternak harus menjual hasil usahanya ke
pemberi kredit/tambahan modal.

Mengangsur setelah berproduksi adalah : membayar secara mencicil dengan perjanjian harus
berproduksi dulu.

Lainnya adalah : selain kedua cara tersebut di atas.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V138" name="b5ar13d" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="138">
            <labl>Cara pengembalian kredit/tembahan modal yang dipinjam</labl>
            <location StartPos="326" EndPos="326" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Kegiatan Usaha Ternak Unggas
13 d. Cara pengembalian kredit/tembahan modal yang dipinjam :............]]>
                </qstnLit>
                <postQTxt>
                    <![CDATA[Jika Rincian 13a berkode 00 maka langsung lanjutkan ke Blok VB.

Jika Rincian 13b berkode2 maka langsung lanjutkan ke Rincian 13d.

Jika kode 4 dilingkari tuliskan cara pengembalian Kredit/tambahan modal tersebut.]]>
                </postQTxt>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Tanyakan sumber kredit /tambahan modal untuk usaha ternak unggas selama setahun yang lalu. Kode jawaban bisa lebih dari satu. 
Jumlahkan kode-kode yang dilingkari dan isikan kedalam kotak yang telah disediakan.

Lingkari kode 1 jika mengalami kesulitan memperoleh kredir/tambahan modal, dan kode 2 jika tidak mengalami kesulitan.
Isikan kode tersebut kedalam kotak yang telah disediakan.

Lingkari salah satu kode kesulitan utama dalam memperoleh kredit dan isikan kode tersebut kedalam kotak yang telah disediakan.

Lingkari kode cara pengembalian kredit/tambahan modal dan masukkan penjumlahan kode-kode yang dilingkari kedalam kotak yang telah disediakan.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Menjual hasil ke pemberi kredit/modal</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Mencicil setelah berproduksi</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>4</catValu>
                <labl>Lainnya (.............)</labl>
            </catgry>
            <txt>
                <![CDATA[Kredit adalah : pinjaman yang diberikan oleh lembaga keuangan / bank / koperasi / perorangan /lainnya berupa uang dengan atau tanpa jaminan dan wajib dibayar kembali secara angsuran dalam satu periode tertentu.

Kredit yang diperoleh disini adalah : yang benar-benar digunakan untuk usaha peternakan selama setahun yang lalu. 
Bila kredit yang diterima lebih dari setahun yang lalu dan sampai pada saat pencacahan belum lunas, maka dianggap tidak mendapat kredit.

Tambahan modal adalah : modal yang digunakan untuk memperbaiki/menambah usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.

Bunga terlalu tinggi, responden tidak mengambil kredit karena suku bunga yang ditawarkan terlalu
tinggi / tidak ada subsidi.

Harus mempunyai agunan, untuk mendapatkan kredit harus mempunyai agunan padahal responden tidak mempunyai agunan sebagai jaminan untuk memperoleh kredit tersebut, misalnya sertifikat rumah.

Lokasi Bank/koperasi terlalu jauh, tempat tinggal responden letaknya jauh dari lokasi bank/koperasi yang ada dan akses menuju ke bank tersebut sangat sulit.

Proses yang berbelit-belit, untuk mengajukan kredit responden harus menyiapkan berbagai macam
persyaratan dan waktu untuk mendapatkan kredit cukup lama.

Lainnya, selain diatas.

Menjual hasil ke pemberi kredit/modal adalah : seorang peternak harus menjual hasil usahanya ke
pemberi kredit/tambahan modal.

Mengangsur setelah berproduksi adalah : membayar secara mencicil dengan perjanjian harus
berproduksi dulu.

Lainnya adalah : selain kedua cara tersebut di atas.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V139" name="b5br1a1k2" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="139">
            <labl>Pekerja dibayar Laki-laki</labl>
            <location StartPos="327" EndPos="329" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
1. Jumlah dan Pengeluaran upah pekerja selama setahun yang lalu
a. Jumlah pekerja tidak termasuk petani (orang) :
1. Pekerja dibayar Laki-laki :...........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah pekerja dibayar laki-laki pada kolom (2) dan pekerja dibayar perempuan pada kolom (3), jumlah pekerja dibayar laki-laki dan perempuan pada kolom (4).

Isikan jumlah pekerja tidak dibayar laki-laki pada kolom (2) dan pekerja tidak dibayar perempuan pada kolom (3), jumlah pekerja tidak dibayar laki-laki dan perempuan pada kolom (4).]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Pekerja dibayar adalah : mereka yang bekerja secara tetap ataupun tidak tetap (honorer) memperoleh upah/gaji secara tetap/bulanan.

Pekerja tidak dibayar adalah : mereka yang bekerja secara rutin dengan tidak mendapat upah/gaji.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V140" name="b5br1a1k3" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="140">
            <labl>Pekerja dibayar Perempuan</labl>
            <location StartPos="330" EndPos="332" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
1. Jumlah dan Pengeluaran upah pekerja selama setahun yang lalu
a. Jumlah pekerja tidak termasuk petani (orang) :
1. Pekerja dibayar Perempuan :...........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah pekerja dibayar laki-laki pada kolom (2) dan pekerja dibayar perempuan pada kolom (3), jumlah pekerja dibayar laki-laki dan perempuan pada kolom (4).

Isikan jumlah pekerja tidak dibayar laki-laki pada kolom (2) dan pekerja tidak dibayar perempuan pada kolom (3), jumlah pekerja tidak dibayar laki-laki dan perempuan pada kolom (4).]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Pekerja dibayar adalah : mereka yang bekerja secara tetap ataupun tidak tetap (honorer) memperoleh upah/gaji secara tetap/bulanan.

Pekerja tidak dibayar adalah : mereka yang bekerja secara rutin dengan tidak mendapat upah/gaji.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V141" name="b5br1a1k4" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="141">
            <labl>Jumlah pekerja dibayar Laki-laki dan Perempuan</labl>
            <location StartPos="333" EndPos="335" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
1. Jumlah dan Pengeluaran upah pekerja selama setahun yang lalu
a. Jumlah pekerja tidak termasuk petani (orang) :
1. Jumlah pekerja dibayar Laki-laki dan Perempuan :...........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah pekerja dibayar laki-laki pada kolom (2) dan pekerja dibayar perempuan pada kolom (3), jumlah pekerja dibayar laki-laki dan perempuan pada kolom (4).

Isikan jumlah pekerja tidak dibayar laki-laki pada kolom (2) dan pekerja tidak dibayar perempuan pada kolom (3), jumlah pekerja tidak dibayar laki-laki dan perempuan pada kolom (4).]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Pekerja dibayar adalah : mereka yang bekerja secara tetap ataupun tidak tetap (honorer) memperoleh upah/gaji secara tetap/bulanan.

Pekerja tidak dibayar adalah : mereka yang bekerja secara rutin dengan tidak mendapat upah/gaji.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V142" name="b5br1a2k2" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="142">
            <labl>Pekerja tidak dibayar Laki-laki</labl>
            <location StartPos="336" EndPos="338" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
1. Jumlah dan Pengeluaran upah pekerja selama setahun yang lalu
a. Jumlah pekerja tidak termasuk petani (orang) :
2. Pekerja tidak dibayar Laki-laki :...........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah pekerja dibayar laki-laki pada kolom (2) dan pekerja dibayar perempuan pada kolom (3), jumlah pekerja dibayar laki-laki dan perempuan pada kolom (4).

Isikan jumlah pekerja tidak dibayar laki-laki pada kolom (2) dan pekerja tidak dibayar perempuan pada kolom (3), jumlah pekerja tidak dibayar laki-laki dan perempuan pada kolom (4).]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Pekerja dibayar adalah : mereka yang bekerja secara tetap ataupun tidak tetap (honorer) memperoleh upah/gaji secara tetap/bulanan.

Pekerja tidak dibayar adalah : mereka yang bekerja secara rutin dengan tidak mendapat upah/gaji.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V143" name="b5br1a2k3" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="143">
            <labl>Pekerja tidak dibayar Perempuan</labl>
            <location StartPos="339" EndPos="341" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
1. Jumlah dan Pengeluaran upah pekerja selama setahun yang lalu
a. Jumlah pekerja tidak termasuk petani (orang) :
2. Pekerja tidak dibayar Perempuan :...........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah pekerja dibayar laki-laki pada kolom (2) dan pekerja dibayar perempuan pada kolom (3), jumlah pekerja dibayar laki-laki dan perempuan pada kolom (4).

Isikan jumlah pekerja tidak dibayar laki-laki pada kolom (2) dan pekerja tidak dibayar perempuan pada kolom (3), jumlah pekerja tidak dibayar laki-laki dan perempuan pada kolom (4).]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Pekerja dibayar adalah : mereka yang bekerja secara tetap ataupun tidak tetap (honorer) memperoleh upah/gaji secara tetap/bulanan.

Pekerja tidak dibayar adalah : mereka yang bekerja secara rutin dengan tidak mendapat upah/gaji.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V144" name="b5br1a2k4" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="144">
            <labl>Jumlah Pekerja tidak dibayar Laki-laki  dan Perempuan</labl>
            <location StartPos="342" EndPos="344" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
1. Jumlah dan Pengeluaran upah pekerja selama setahun yang lalu
a. Jumlah pekerja tidak termasuk petani (orang) :
2. Jumlah Pekerja tidak dibayar Laki-laki  dan Perempuan :...........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah pekerja dibayar laki-laki pada kolom (2) dan pekerja dibayar perempuan pada kolom (3), jumlah pekerja dibayar laki-laki dan perempuan pada kolom (4).

Isikan jumlah pekerja tidak dibayar laki-laki pada kolom (2) dan pekerja tidak dibayar perempuan pada kolom (3), jumlah pekerja tidak dibayar laki-laki dan perempuan pada kolom (4).]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Pekerja dibayar adalah : mereka yang bekerja secara tetap ataupun tidak tetap (honorer) memperoleh upah/gaji secara tetap/bulanan.

Pekerja tidak dibayar adalah : mereka yang bekerja secara rutin dengan tidak mendapat upah/gaji.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V145" name="b5br1b1k2" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="145">
            <labl>Pekerja dibayar Laki-laki orang-hari  mencari rumput</labl>
            <location StartPos="345" EndPos="347" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
1. Jumlah dan Pengeluaran upah pekerja selama setahun yang lalu.
b. Jumlah pekerja menurut jenis kegiatan :
1. Pekerja dibayar Laki-laki orang-hari  mencari rumput :.............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah orang-hari pekerja dibayar laki-laki pada kolom (2) dan upahnya dalam ribuan rupiah pada kolom (3), serta orang-hari pekerja dibayar perempuan pada kolom (4) dan upahnya pada kolom (5).

Isikan juga jumlah orang-hari pekerja tidak dibayar laki-laki pada kolom (6) dan pekerja tidak dibayar perempuan pada kolom (7) sesuai dengan jenis kegiatannya masing-masing.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V146" name="b5br1b1k3" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="146">
            <labl>Pekerja dibayar Laki-laki Upah (000)  mencari rumput</labl>
            <location StartPos="348" EndPos="351" width="4" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
1. Jumlah dan Pengeluaran upah pekerja selama setahun yang lalu.
b. Jumlah pekerja menurut jenis kegiatan :
1. Pekerja dibayar Laki-laki Upah (000)  mencari rumput : Rp................]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah orang-hari pekerja dibayar laki-laki pada kolom (2) dan upahnya dalam ribuan rupiah pada kolom (3), serta orang-hari pekerja dibayar perempuan pada kolom (4) dan upahnya pada kolom (5).

Isikan juga jumlah orang-hari pekerja tidak dibayar laki-laki pada kolom (6) dan pekerja tidak dibayar perempuan pada kolom (7) sesuai dengan jenis kegiatannya masing-masing.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V147" name="b5br1b1k4" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="147">
            <labl>Pekerja dibayar Perempuan orang-hari  mencari rumput</labl>
            <location StartPos="352" EndPos="354" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
1. Jumlah dan Pengeluaran upah pekerja selama setahun yang lalu.
b. Jumlah pekerja menurut jenis kegiatan :
1. Pekerja dibayar Perempuan Orang-hari mencari rumput : Rp................]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah orang-hari pekerja dibayar laki-laki pada kolom (2) dan upahnya dalam ribuan rupiah pada kolom (3), serta orang-hari pekerja dibayar perempuan pada kolom (4) dan upahnya pada kolom (5).

Isikan juga jumlah orang-hari pekerja tidak dibayar laki-laki pada kolom (6) dan pekerja tidak dibayar perempuan pada kolom (7) sesuai dengan jenis kegiatannya masing-masing.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V148" name="b5br1b1k5" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="148">
            <labl>Pekerja dibayar Perempuan Upah (000)  mencari rumput</labl>
            <location StartPos="355" EndPos="358" width="4" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
1. Jumlah dan Pengeluaran upah pekerja selama setahun yang lalu.
b. Jumlah pekerja menurut jenis kegiatan :
1. Pekerja dibayar Perempuan Upah (000)  mencari rumput : Rp................]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah orang-hari pekerja dibayar laki-laki pada kolom (2) dan upahnya dalam ribuan rupiah pada kolom (3), serta orang-hari pekerja dibayar perempuan pada kolom (4) dan upahnya pada kolom (5).

Isikan juga jumlah orang-hari pekerja tidak dibayar laki-laki pada kolom (6) dan pekerja tidak dibayar perempuan pada kolom (7) sesuai dengan jenis kegiatannya masing-masing.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V149" name="b5br1b1k6" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="149">
            <labl>Pekerja tidak dibayar Laki-laki Orang-hari mencari rumput</labl>
            <location StartPos="359" EndPos="361" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
1. Jumlah dan Pengeluaran upah pekerja selama setahun yang lalu.
b. Jumlah pekerja menurut jenis kegiatan :
1. Pekerja tidak dibayar Laki-laki Orang-hari mencari rumput :..........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah orang-hari pekerja dibayar laki-laki pada kolom (2) dan upahnya dalam ribuan rupiah pada kolom (3), serta orang-hari pekerja dibayar perempuan pada kolom (4) dan upahnya pada kolom (5).

Isikan juga jumlah orang-hari pekerja tidak dibayar laki-laki pada kolom (6) dan pekerja tidak dibayar perempuan pada kolom (7) sesuai dengan jenis kegiatannya masing-masing.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V150" name="b5br1b1k7" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="150">
            <labl>Pekerja tidak dibayar Perempuan Orang-hari mencari rumput</labl>
            <location StartPos="362" EndPos="364" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
1. Jumlah dan Pengeluaran upah pekerja selama setahun yang lalu.
b. Jumlah pekerja menurut jenis kegiatan :
1. Pekerja tidak dibayar Perempuan Orang-hari mencari rumput :............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah orang-hari pekerja dibayar laki-laki pada kolom (2) dan upahnya dalam ribuan rupiah pada kolom (3), serta orang-hari pekerja dibayar perempuan pada kolom (4) dan upahnya pada kolom (5).

Isikan juga jumlah orang-hari pekerja tidak dibayar laki-laki pada kolom (6) dan pekerja tidak dibayar perempuan pada kolom (7) sesuai dengan jenis kegiatannya masing-masing.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V151" name="b5br1b2k2" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="151">
            <labl>Pekerja dibayar Laki-laki orang-hari  mengembalakan ternak</labl>
            <location StartPos="365" EndPos="367" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
1. Jumlah dan Pengeluaran upah pekerja selama setahun yang lalu.
b. Jumlah pekerja menurut jenis kegiatan :
2. Pekerja dibayar Laki-laki orang-hari  mengembalakan ternak :...............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah orang-hari pekerja dibayar laki-laki pada kolom (2) dan upahnya dalam ribuan rupiah pada kolom (3), serta orang-hari pekerja dibayar perempuan pada kolom (4) dan upahnya pada kolom (5).

Isikan juga jumlah orang-hari pekerja tidak dibayar laki-laki pada kolom (6) dan pekerja tidak dibayar perempuan pada kolom (7) sesuai dengan jenis kegiatannya masing-masing.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V152" name="b5br1b2k3" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="152">
            <labl>Pekerja dibayar Laki-laki Upah (000)  mengembalakan ternak</labl>
            <location StartPos="368" EndPos="371" width="4" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
1. Jumlah dan Pengeluaran upah pekerja selama setahun yang lalu.
b. Jumlah pekerja menurut jenis kegiatan :
2. Pekerja dibayar Laki-laki Upah (000)  mengembalakan ternak : Rp...........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah orang-hari pekerja dibayar laki-laki pada kolom (2) dan upahnya dalam ribuan rupiah pada kolom (3), serta orang-hari pekerja dibayar perempuan pada kolom (4) dan upahnya pada kolom (5).

Isikan juga jumlah orang-hari pekerja tidak dibayar laki-laki pada kolom (6) dan pekerja tidak dibayar perempuan pada kolom (7) sesuai dengan jenis kegiatannya masing-masing.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V153" name="b5br1b2k4" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="153">
            <labl>Pekerja dibayar Perempuan orang-hari  mengembalakan ternak</labl>
            <location StartPos="372" EndPos="374" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
1. Jumlah dan Pengeluaran upah pekerja selama setahun yang lalu.
b. Jumlah pekerja menurut jenis kegiatan :
2. Pekerja dibayar Perempuan orang-hari  mengembalakan ternak :...........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah orang-hari pekerja dibayar laki-laki pada kolom (2) dan upahnya dalam ribuan rupiah pada kolom (3), serta orang-hari pekerja dibayar perempuan pada kolom (4) dan upahnya pada kolom (5).

Isikan juga jumlah orang-hari pekerja tidak dibayar laki-laki pada kolom (6) dan pekerja tidak dibayar perempuan pada kolom (7) sesuai dengan jenis kegiatannya masing-masing.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V154" name="b5br1b2k5" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="154">
            <labl>Pekerja dibayar Perempuan Upah (000)  mengembalakan ternak</labl>
            <location StartPos="375" EndPos="378" width="4" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
1. Jumlah dan Pengeluaran upah pekerja selama setahun yang lalu.
b. Jumlah pekerja menurut jenis kegiatan :
2. Pekerja dibayar Perempuan Upah (000)  mengembalakan ternak : Rp..............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah orang-hari pekerja dibayar laki-laki pada kolom (2) dan upahnya dalam ribuan rupiah pada kolom (3), serta orang-hari pekerja dibayar perempuan pada kolom (4) dan upahnya pada kolom (5).

Isikan juga jumlah orang-hari pekerja tidak dibayar laki-laki pada kolom (6) dan pekerja tidak dibayar perempuan pada kolom (7) sesuai dengan jenis kegiatannya masing-masing.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V155" name="b5br1b2k6" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="155">
            <labl>Pekerja tidak dibayar Laki-laki Orang-hari mengembala ternak</labl>
            <location StartPos="379" EndPos="381" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
1. Jumlah dan Pengeluaran upah pekerja selama setahun yang lalu.
b. Jumlah pekerja menurut jenis kegiatan :
2. Pekerja tidak dibayar Laki-laki Orang-hari mengembala ternak :............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah orang-hari pekerja dibayar laki-laki pada kolom (2) dan upahnya dalam ribuan rupiah pada kolom (3), serta orang-hari pekerja dibayar perempuan pada kolom (4) dan upahnya pada kolom (5).

Isikan juga jumlah orang-hari pekerja tidak dibayar laki-laki pada kolom (6) dan pekerja tidak dibayar perempuan pada kolom (7) sesuai dengan jenis kegiatannya masing-masing.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V156" name="b5br1b2k7" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="156">
            <labl>Pekerja tidak dibayar Perempuan Orang-hari mengembalakan ternak</labl>
            <location StartPos="382" EndPos="384" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
1. Jumlah dan Pengeluaran upah pekerja selama setahun yang lalu.
b. Jumlah pekerja menurut jenis kegiatan :
2. Pekerja tidak dibayar Perempuan Orang-hari mengembalakan ternak :............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah orang-hari pekerja dibayar laki-laki pada kolom (2) dan upahnya dalam ribuan rupiah pada kolom (3), serta orang-hari pekerja dibayar perempuan pada kolom (4) dan upahnya pada kolom (5).

Isikan juga jumlah orang-hari pekerja tidak dibayar laki-laki pada kolom (6) dan pekerja tidak dibayar perempuan pada kolom (7) sesuai dengan jenis kegiatannya masing-masing.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V157" name="b5br1b3k2" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="157">
            <labl>Pekerja dibayar Laki-laki orang-hari Pemeliharaan (memandikan, memberi pakan, membersihkan kandang)</labl>
            <location StartPos="385" EndPos="387" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
1. Jumlah dan Pengeluaran upah pekerja selama setahun yang lalu.
b. Jumlah pekerja menurut jenis kegiatan :
3. Pekerja dibayar Laki-laki orang-hari Pemeliharaan (memandikan, memberi pakan, membersihkan kandang) :.............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah orang-hari pekerja dibayar laki-laki pada kolom (2) dan upahnya dalam ribuan rupiah pada kolom (3), serta orang-hari pekerja dibayar perempuan pada kolom (4) dan upahnya pada kolom (5).

Isikan juga jumlah orang-hari pekerja tidak dibayar laki-laki pada kolom (6) dan pekerja tidak dibayar perempuan pada kolom (7) sesuai dengan jenis kegiatannya masing-masing.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V158" name="b5br1b3k3" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="158">
            <labl>Pekerja dibayar Laki-laki Upah (000) Pemeliharaan (memandikan, memberi pakan, membersihkan kandang)</labl>
            <location StartPos="388" EndPos="391" width="4" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
1. Jumlah dan Pengeluaran upah pekerja selama setahun yang lalu.
b. Jumlah pekerja menurut jenis kegiatan :
3. Pekerja dibayar Laki-laki Upah (000) Pemeliharaan (memandikan, memberi pakan, membersihkan kandang) : Rp...............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah orang-hari pekerja dibayar laki-laki pada kolom (2) dan upahnya dalam ribuan rupiah pada kolom (3), serta orang-hari pekerja dibayar perempuan pada kolom (4) dan upahnya pada kolom (5).

Isikan juga jumlah orang-hari pekerja tidak dibayar laki-laki pada kolom (6) dan pekerja tidak dibayar perempuan pada kolom (7) sesuai dengan jenis kegiatannya masing-masing.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V159" name="b5br1b3k4" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="159">
            <labl>Pekerja dibayar Perempuan orang-hari  Pemeliharaan (memandikan, memberi pakan, membersihkan kandang)</labl>
            <location StartPos="392" EndPos="394" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
1. Jumlah dan Pengeluaran upah pekerja selama setahun yang lalu.
b. Jumlah pekerja menurut jenis kegiatan :
3. Pekerja dibayar Perempuan orang-hari  Pemeliharaan (memandikan, memberi pakan, membersihkan kandang)  :.........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah orang-hari pekerja dibayar laki-laki pada kolom (2) dan upahnya dalam ribuan rupiah pada kolom (3), serta orang-hari pekerja dibayar perempuan pada kolom (4) dan upahnya pada kolom (5).

Isikan juga jumlah orang-hari pekerja tidak dibayar laki-laki pada kolom (6) dan pekerja tidak dibayar perempuan pada kolom (7) sesuai dengan jenis kegiatannya masing-masing.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V160" name="b5br1b3k5" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="160">
            <labl>Pekerja dibayar Perempuan Upah (000)  Pemeliharaan (memandikan, memberi pakan, membersihkan kandang)</labl>
            <location StartPos="395" EndPos="398" width="4" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
1. Jumlah dan Pengeluaran upah pekerja selama setahun yang lalu.
b. Jumlah pekerja menurut jenis kegiatan :
3. Pekerja dibayar Perempuan Upah (000)  Pemeliharaan (memandikan, memberi pakan, membersihkan kandang) : Rp..........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah orang-hari pekerja dibayar laki-laki pada kolom (2) dan upahnya dalam ribuan rupiah pada kolom (3), serta orang-hari pekerja dibayar perempuan pada kolom (4) dan upahnya pada kolom (5).

Isikan juga jumlah orang-hari pekerja tidak dibayar laki-laki pada kolom (6) dan pekerja tidak dibayar perempuan pada kolom (7) sesuai dengan jenis kegiatannya masing-masing.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V161" name="b5br1b3k6" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="161">
            <labl>Pekerja tidak dibayar Laki-laki Orang-hari  Pemeliharaan (memandikan, memberi pakan, membersihkan kandang)</labl>
            <location StartPos="399" EndPos="401" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
1. Jumlah dan Pengeluaran upah pekerja selama setahun yang lalu.
b. Jumlah pekerja menurut jenis kegiatan :
3. Pekerja tidak dibayar Laki-laki Orang-hari  Pemeliharaan (memandikan, memberi pakan, membersihkan kandang) :............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah orang-hari pekerja dibayar laki-laki pada kolom (2) dan upahnya dalam ribuan rupiah pada kolom (3), serta orang-hari pekerja dibayar perempuan pada kolom (4) dan upahnya pada kolom (5).

Isikan juga jumlah orang-hari pekerja tidak dibayar laki-laki pada kolom (6) dan pekerja tidak dibayar perempuan pada kolom (7) sesuai dengan jenis kegiatannya masing-masing.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V162" name="b5br1b3k7" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="162">
            <labl>Pekerja tidak dibayar Perempuan Orang-hari  Pemeliharaan (memandikan, memberi pakan, membersihkan kandang)</labl>
            <location StartPos="402" EndPos="404" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
1. Jumlah dan Pengeluaran upah pekerja selama setahun yang lalu.
b. Jumlah pekerja menurut jenis kegiatan :
3. Pekerja tidak dibayar Perempuan Orang-hari  Pemeliharaan (memandikan, memberi pakan, membersihkan kandang) : ............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah orang-hari pekerja dibayar laki-laki pada kolom (2) dan upahnya dalam ribuan rupiah pada kolom (3), serta orang-hari pekerja dibayar perempuan pada kolom (4) dan upahnya pada kolom (5).

Isikan juga jumlah orang-hari pekerja tidak dibayar laki-laki pada kolom (6) dan pekerja tidak dibayar perempuan pada kolom (7) sesuai dengan jenis kegiatannya masing-masing.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V163" name="b5br1b4k2" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="163">
            <labl>Pekerja dibayar Laki-laki orang-hari  Memungut hasil (mengambil telur, memerah susu)</labl>
            <location StartPos="405" EndPos="407" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
1. Jumlah dan Pengeluaran upah pekerja selama setahun yang lalu.
b. Jumlah pekerja menurut jenis kegiatan :
4. Pekerja dibayar Laki-laki orang-hari  Memungut hasil (mengambil telur, memerah susu) :................]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah orang-hari pekerja dibayar laki-laki pada kolom (2) dan upahnya dalam ribuan rupiah pada kolom (3), serta orang-hari pekerja dibayar perempuan pada kolom (4) dan upahnya pada kolom (5).

Isikan juga jumlah orang-hari pekerja tidak dibayar laki-laki pada kolom (6) dan pekerja tidak dibayar perempuan pada kolom (7) sesuai dengan jenis kegiatannya masing-masing.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V164" name="b5br1b4k3" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="164">
            <labl>Pekerja dibayar Laki-laki Upah (000) Memungut hasil (mengambil telur, memerah susu)</labl>
            <location StartPos="408" EndPos="411" width="4" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
1. Jumlah dan Pengeluaran upah pekerja selama setahun yang lalu.
b. Jumlah pekerja menurut jenis kegiatan :
4. Pekerja dibayar Laki-laki Upah (000) Memungut hasil (mengambil telur, memerah susu) : Rp.............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah orang-hari pekerja dibayar laki-laki pada kolom (2) dan upahnya dalam ribuan rupiah pada kolom (3), serta orang-hari pekerja dibayar perempuan pada kolom (4) dan upahnya pada kolom (5).

Isikan juga jumlah orang-hari pekerja tidak dibayar laki-laki pada kolom (6) dan pekerja tidak dibayar perempuan pada kolom (7) sesuai dengan jenis kegiatannya masing-masing.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V165" name="b5br1b4k4" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="165">
            <labl>Pekerja dibayar Perempuan orang-hari  Memungut hasil (mengambil telur, memerah susu)</labl>
            <location StartPos="412" EndPos="414" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
1. Jumlah dan Pengeluaran upah pekerja selama setahun yang lalu.
b. Jumlah pekerja menurut jenis kegiatan :
4. Pekerja dibayar Perempuan orang-hari  Memungut hasil (mengambil telur, memerah susu) :.............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah orang-hari pekerja dibayar laki-laki pada kolom (2) dan upahnya dalam ribuan rupiah pada kolom (3), serta orang-hari pekerja dibayar perempuan pada kolom (4) dan upahnya pada kolom (5).

Isikan juga jumlah orang-hari pekerja tidak dibayar laki-laki pada kolom (6) dan pekerja tidak dibayar perempuan pada kolom (7) sesuai dengan jenis kegiatannya masing-masing.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V166" name="b5br1b4k5" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="166">
            <labl>Pekerja dibayar Perempuan Upah (000) Memungut hasil (mengambil telur, memerah susu)</labl>
            <location StartPos="415" EndPos="418" width="4" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
1. Jumlah dan Pengeluaran upah pekerja selama setahun yang lalu.
b. Jumlah pekerja menurut jenis kegiatan :
4. Pekerja dibayar Perempuan Upah (000) Memungut hasil (mengambil telur, memerah susu) : Rp.............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah orang-hari pekerja dibayar laki-laki pada kolom (2) dan upahnya dalam ribuan rupiah pada kolom (3), serta orang-hari pekerja dibayar perempuan pada kolom (4) dan upahnya pada kolom (5).

Isikan juga jumlah orang-hari pekerja tidak dibayar laki-laki pada kolom (6) dan pekerja tidak dibayar perempuan pada kolom (7) sesuai dengan jenis kegiatannya masing-masing.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V167" name="b5br1b4k6" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="167">
            <labl>Pekerja tidak dibayar Laki-laki Orang-hari Memungut hasil (mengambil telur, memerah susu)</labl>
            <location StartPos="419" EndPos="421" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
1. Jumlah dan Pengeluaran upah pekerja selama setahun yang lalu.
b. Jumlah pekerja menurut jenis kegiatan :
4. Pekerja tidak dibayar Laki-laki Orang-hari Memungut hasil (mengambil telur, memerah susu) :................]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah orang-hari pekerja dibayar laki-laki pada kolom (2) dan upahnya dalam ribuan rupiah pada kolom (3), serta orang-hari pekerja dibayar perempuan pada kolom (4) dan upahnya pada kolom (5).

Isikan juga jumlah orang-hari pekerja tidak dibayar laki-laki pada kolom (6) dan pekerja tidak dibayar perempuan pada kolom (7) sesuai dengan jenis kegiatannya masing-masing.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V168" name="b5br1b4k7" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="168">
            <labl>Pekerja tidak dibayar Perempuan Orang-hari Memungut hasil (mengambil telur, memerah susu)</labl>
            <location StartPos="422" EndPos="424" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
1. Jumlah dan Pengeluaran upah pekerja selama setahun yang lalu.
b. Jumlah pekerja menurut jenis kegiatan :
4. Pekerja tidak dibayar Perempuan Orang-hari Memungut hasil (mengambil telur, memerah susu)]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah orang-hari pekerja dibayar laki-laki pada kolom (2) dan upahnya dalam ribuan rupiah pada kolom (3), serta orang-hari pekerja dibayar perempuan pada kolom (4) dan upahnya pada kolom (5).

Isikan juga jumlah orang-hari pekerja tidak dibayar laki-laki pada kolom (6) dan pekerja tidak dibayar perempuan pada kolom (7) sesuai dengan jenis kegiatannya masing-masing.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V169" name="b5br1b5k2" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="169">
            <labl>Pekerja dibayar Laki-laki orang-hari  Lainnya</labl>
            <location StartPos="425" EndPos="427" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
1. Jumlah dan Pengeluaran upah pekerja selama setahun yang lalu.
b. Jumlah pekerja menurut jenis kegiatan :
5. Pekerja dibayar Laki-laki orang-hari  Lainnya :............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah orang-hari pekerja dibayar laki-laki pada kolom (2) dan upahnya dalam ribuan rupiah pada kolom (3), serta orang-hari pekerja dibayar perempuan pada kolom (4) dan upahnya pada kolom (5).

Isikan juga jumlah orang-hari pekerja tidak dibayar laki-laki pada kolom (6) dan pekerja tidak dibayar perempuan pada kolom (7) sesuai dengan jenis kegiatannya masing-masing.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V170" name="b5br1b5k3" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="170">
            <labl>Pekerja dibayar Laki-laki Upah (000) Lainnya</labl>
            <location StartPos="428" EndPos="431" width="4" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
1. Jumlah dan Pengeluaran upah pekerja selama setahun yang lalu.
b. Jumlah pekerja menurut jenis kegiatan :
5. Pekerja dibayar Laki-laki Upah (000) Lainnya : Rp............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah orang-hari pekerja dibayar laki-laki pada kolom (2) dan upahnya dalam ribuan rupiah pada kolom (3), serta orang-hari pekerja dibayar perempuan pada kolom (4) dan upahnya pada kolom (5).

Isikan juga jumlah orang-hari pekerja tidak dibayar laki-laki pada kolom (6) dan pekerja tidak dibayar perempuan pada kolom (7) sesuai dengan jenis kegiatannya masing-masing.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V171" name="b5br1b5k4" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="171">
            <labl>Pekerja dibayar Perempuan orang-hari  Lainnya</labl>
            <location StartPos="432" EndPos="434" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
1. Jumlah dan Pengeluaran upah pekerja selama setahun yang lalu.
b. Jumlah pekerja menurut jenis kegiatan :
5. Pekerja dibayar Perempuan orang-hari Lainnya :..............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah orang-hari pekerja dibayar laki-laki pada kolom (2) dan upahnya dalam ribuan rupiah pada kolom (3), serta orang-hari pekerja dibayar perempuan pada kolom (4) dan upahnya pada kolom (5).

Isikan juga jumlah orang-hari pekerja tidak dibayar laki-laki pada kolom (6) dan pekerja tidak dibayar perempuan pada kolom (7) sesuai dengan jenis kegiatannya masing-masing.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V172" name="b5br1b5k5" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="172">
            <labl>Pekerja dibayar Perempuan Upah (000)  Lainnya</labl>
            <location StartPos="435" EndPos="438" width="4" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
1. Jumlah dan Pengeluaran upah pekerja selama setahun yang lalu.
b. Jumlah pekerja menurut jenis kegiatan :
5. Pekerja dibayar Perempuan Upah (000)  Lainnya : Rp...........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah orang-hari pekerja dibayar laki-laki pada kolom (2) dan upahnya dalam ribuan rupiah pada kolom (3), serta orang-hari pekerja dibayar perempuan pada kolom (4) dan upahnya pada kolom (5).

Isikan juga jumlah orang-hari pekerja tidak dibayar laki-laki pada kolom (6) dan pekerja tidak dibayar perempuan pada kolom (7) sesuai dengan jenis kegiatannya masing-masing.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V173" name="b5br1b5k6" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="173">
            <labl>Pekerja tidak dibayar Laki-laki Orang-hari Lainnya</labl>
            <location StartPos="439" EndPos="441" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
1. Jumlah dan Pengeluaran upah pekerja selama setahun yang lalu.
b. Jumlah pekerja menurut jenis kegiatan :
5. Pekerja tidak dibayar Laki-laki Orang-hari Lainnya :....................]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah orang-hari pekerja dibayar laki-laki pada kolom (2) dan upahnya dalam ribuan rupiah pada kolom (3), serta orang-hari pekerja dibayar perempuan pada kolom (4) dan upahnya pada kolom (5).

Isikan juga jumlah orang-hari pekerja tidak dibayar laki-laki pada kolom (6) dan pekerja tidak dibayar perempuan pada kolom (7) sesuai dengan jenis kegiatannya masing-masing.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V174" name="b5br1b5k7" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="174">
            <labl>Pekerja tidak dibayar Perempuan Orang-hari Lainnya</labl>
            <location StartPos="442" EndPos="444" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
1. Jumlah dan Pengeluaran upah pekerja selama setahun yang lalu.
b. Jumlah pekerja menurut jenis kegiatan :
5. Pekerja tidak dibayar Perempuan Orang-hari Lainnya :...............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah orang-hari pekerja dibayar laki-laki pada kolom (2) dan upahnya dalam ribuan rupiah pada kolom (3), serta orang-hari pekerja dibayar perempuan pada kolom (4) dan upahnya pada kolom (5).

Isikan juga jumlah orang-hari pekerja tidak dibayar laki-laki pada kolom (6) dan pekerja tidak dibayar perempuan pada kolom (7) sesuai dengan jenis kegiatannya masing-masing.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V175" name="b5br2a1ik2" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="175">
            <labl>Satuan Jenis Pakan Unggas Petelur Starter</labl>
            <location StartPos="445" EndPos="445" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak/unggas selama setahun yang lalu :
a. Khusus pakan unggas : 1. Complete feed :
i. Satuan Jenis Pakan Unggas Petelur Starter : .........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan kode satuan pakan unggas yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4),
serta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan unggas.

Contoh pakan yang bukan pembelian adalah : pakan pemberian orang lain, hasil produksi sendiri.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Kg</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Liter</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3</catValu>
                <labl>Cc</labl>
            </catgry>
            <txt>
                <![CDATA[Pengeluaran pakan ternak/unggas disini adalah : pengeluaran untuk pakan yangbenar-benar telah di pakai selama setahun yang lalu, sehingga untuk pakan yang telah dibeli tetapi belum digunakan tidak dimasukan sebagai pengeluaran pakan.

Pakan ternak dibedakan berdasarkan cara memperolehnya yaitu pembelian dan non pembelian. 

Yang dimaksud dengan non pembelian adalah : pakan ternak yang diperoleh dari pihak lain secara cuma-cuma misalnya dari pemberian orang lain, produksi sendiri, dsb. 

Ternak yang merumput sendiri di padang rumput dan tempat lainnya atau unggas yang mencari makan sendiri di ladang/sawah dan sebaginya, pakannya dianggap tidak ada.

Pakan unggas (pakan jadi dari pabrik) adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk unggas
yang terdiri dari:
1) Complete Feed, atau biasa disebut sebagai ransum yang terdiri dari:
1. Ayam ras petelur
- Petelur stater diberi saat usia ayam 0 – 8 minggu.
- Petelur Grower diberikan saat usia ayam 9 – 20 minggu.
- Petelur layer diberikan saat usia 21 – 75 minggu.

2. Ayam ras pedaging - Broiler starter diberikan saat usia ayam 0 – 4 minggu.
- Broiler Finisher diberikan saat usia ayam 5 – 8 minggu Complete Feed/ransum merupakan jenis pakan yang dapat diberikan langsung (tidak perlu
dicampur dengan bahan makanan lain penggunaannya.

2) Konsentrat adalah : pakan unggas kemasan buatan pabrik yang dalam penggunaannya harus
dicampur dengan dedak atau jagung.

3) Pakan lainnya terdiri dari :
a. Gabah 
b. Jagung
c. Biji-bijian lainnya
d. Kacang-kacangan, meliputi kedelai, kacang tanah, kacang hijau, kacang panjang, kacang kecipir.
e. Umbi-umbian, meliputi ubi kayu, ubi jalar, keladi, bonggol pisang.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V176" name="b5br2a1ik3" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="176">
            <labl>Banyaknya Pembelian Jenis Pakan Unggas Petelur Starter</labl>
            <location StartPos="446" EndPos="451" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak/unggas selama setahun yang lalu :
a. Khusus pakan unggas : 1. Complete feed :
i. Banyaknya Pembelian Jenis Pakan Unggas Petelur Starter:............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan kode satuan pakan unggas yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4),
serta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan unggas.

Contoh pakan yang bukan pembelian adalah : pakan pemberian orang lain, hasil produksi sendiri.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Pengeluaran pakan ternak/unggas disini adalah : pengeluaran untuk pakan yangbenar-benar telah di pakai selama setahun yang lalu, sehingga untuk pakan yang telah dibeli tetapi belum digunakan tidak dimasukan sebagai pengeluaran pakan.

Pakan ternak dibedakan berdasarkan cara memperolehnya yaitu pembelian dan non pembelian. 

Yang dimaksud dengan non pembelian adalah : pakan ternak yang diperoleh dari pihak lain secara cuma-cuma misalnya dari pemberian orang lain, produksi sendiri, dsb. 

Ternak yang merumput sendiri di padang rumput dan tempat lainnya atau unggas yang mencari makan sendiri di ladang/sawah dan sebaginya, pakannya dianggap tidak ada.

Pakan unggas (pakan jadi dari pabrik) adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk unggas
yang terdiri dari:
1) Complete Feed, atau biasa disebut sebagai ransum yang terdiri dari:
1. Ayam ras petelur
- Petelur stater diberi saat usia ayam 0 - 8 minggu.
- Petelur Grower diberikan saat usia ayam 9 - 20 minggu.
- Petelur layer diberikan saat usia 21 - 75 minggu.

2. Ayam ras pedaging - Broiler starter diberikan saat usia ayam 0 - 4 minggu.
- Broiler Finisher diberikan saat usia ayam 5 - 8 minggu Complete Feed/ransum merupakan jenis pakan yang dapat diberikan langsung (tidak perlu
dicampur dengan bahan makanan lain penggunaannya.

2) Konsentrat adalah : pakan unggas kemasan buatan pabrik yang dalam penggunaannya harus
dicampur dengan dedak atau jagung.

3) Pakan lainnya terdiri dari :
a. Gabah 
b. Jagung
c. Biji-bijian lainnya
d. Kacang-kacangan, meliputi kedelai, kacang tanah, kacang hijau, kacang panjang, kacang kecipir.
e. Umbi-umbian, meliputi ubi kayu, ubi jalar, keladi, bonggol pisang.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V177" name="b5br2a1ik4" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="177">
            <labl>Nilai (000) Pembelian Jenis Pakan Unggas Petelur Starter</labl>
            <location StartPos="452" EndPos="457" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak/unggas selama setahun yang lalu :
a. Khusus pakan unggas : 1. Complete feed :
i. Nilai (000) Pembelian Jenis Pakan Unggas Petelur Starter : Rp..............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan kode satuan pakan unggas yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4),
serta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan unggas.

Contoh pakan yang bukan pembelian adalah : pakan pemberian orang lain, hasil produksi sendiri.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Pengeluaran pakan ternak/unggas disini adalah : pengeluaran untuk pakan yangbenar-benar telah di pakai selama setahun yang lalu, sehingga untuk pakan yang telah dibeli tetapi belum digunakan tidak dimasukan sebagai pengeluaran pakan.

Pakan ternak dibedakan berdasarkan cara memperolehnya yaitu pembelian dan non pembelian. 

Yang dimaksud dengan non pembelian adalah : pakan ternak yang diperoleh dari pihak lain secara cuma-cuma misalnya dari pemberian orang lain, produksi sendiri, dsb. 

Ternak yang merumput sendiri di padang rumput dan tempat lainnya atau unggas yang mencari makan sendiri di ladang/sawah dan sebaginya, pakannya dianggap tidak ada.

Pakan unggas (pakan jadi dari pabrik) adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk unggas
yang terdiri dari:
1) Complete Feed, atau biasa disebut sebagai ransum yang terdiri dari:
1. Ayam ras petelur
- Petelur stater diberi saat usia ayam 0 - 8 minggu.
- Petelur Grower diberikan saat usia ayam 9 - 20 minggu.
- Petelur layer diberikan saat usia 21 - 75 minggu.

2. Ayam ras pedaging - Broiler starter diberikan saat usia ayam 0 - 4 minggu.
- Broiler Finisher diberikan saat usia ayam 5 - 8 minggu Complete Feed/ransum merupakan jenis pakan yang dapat diberikan langsung (tidak perlu
dicampur dengan bahan makanan lain penggunaannya.

2) Konsentrat adalah : pakan unggas kemasan buatan pabrik yang dalam penggunaannya harus
dicampur dengan dedak atau jagung.

3) Pakan lainnya terdiri dari :
a. Gabah 
b. Jagung
c. Biji-bijian lainnya
d. Kacang-kacangan, meliputi kedelai, kacang tanah, kacang hijau, kacang panjang, kacang kecipir.
e. Umbi-umbian, meliputi ubi kayu, ubi jalar, keladi, bonggol pisang.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V178" name="b5br2a1ik5" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="178">
            <labl>Banyaknya Non Pembelian Jenis Pakan Unggas Petelur Starter</labl>
            <location StartPos="458" EndPos="462" width="5" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak/unggas selama setahun yang lalu :
a. Khusus pakan unggas : 1. Complete feed :
i. Banyaknya Non Pembelian Jenis Pakan Unggas Petelur Starter : ..................]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan kode satuan pakan unggas yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4),
serta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan unggas.

Contoh pakan yang bukan pembelian adalah : pakan pemberian orang lain, hasil produksi sendiri.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Pengeluaran pakan ternak/unggas disini adalah : pengeluaran untuk pakan yangbenar-benar telah di pakai selama setahun yang lalu, sehingga untuk pakan yang telah dibeli tetapi belum digunakan tidak dimasukan sebagai pengeluaran pakan.

Pakan ternak dibedakan berdasarkan cara memperolehnya yaitu pembelian dan non pembelian. 

Yang dimaksud dengan non pembelian adalah : pakan ternak yang diperoleh dari pihak lain secara cuma-cuma misalnya dari pemberian orang lain, produksi sendiri, dsb. 

Ternak yang merumput sendiri di padang rumput dan tempat lainnya atau unggas yang mencari makan sendiri di ladang/sawah dan sebaginya, pakannya dianggap tidak ada.

Pakan unggas (pakan jadi dari pabrik) adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk unggas
yang terdiri dari:
1) Complete Feed, atau biasa disebut sebagai ransum yang terdiri dari:
1. Ayam ras petelur
- Petelur stater diberi saat usia ayam 0 - 8 minggu.
- Petelur Grower diberikan saat usia ayam 9 - 20 minggu.
- Petelur layer diberikan saat usia 21 - 75 minggu.

2. Ayam ras pedaging - Broiler starter diberikan saat usia ayam 0 - 4 minggu.
- Broiler Finisher diberikan saat usia ayam 5 - 8 minggu Complete Feed/ransum merupakan jenis pakan yang dapat diberikan langsung (tidak perlu
dicampur dengan bahan makanan lain penggunaannya.

2) Konsentrat adalah : pakan unggas kemasan buatan pabrik yang dalam penggunaannya harus
dicampur dengan dedak atau jagung.

3) Pakan lainnya terdiri dari :
a. Gabah 
b. Jagung
c. Biji-bijian lainnya
d. Kacang-kacangan, meliputi kedelai, kacang tanah, kacang hijau, kacang panjang, kacang kecipir.
e. Umbi-umbian, meliputi ubi kayu, ubi jalar, keladi, bonggol pisang.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V179" name="b5br2a1iik2" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="179">
            <labl>Satuan Jenis Pakan Unggas Petelur Grower</labl>
            <location StartPos="463" EndPos="463" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak/unggas selama setahun yang lalu :
a. Khusus pakan unggas : 1. Complete feed :
ii. Satuan Jenis Pakan Unggas Petelur Grower :.............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan kode satuan pakan unggas yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4),
serta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan unggas.

Contoh pakan yang bukan pembelian adalah : pakan pemberian orang lain, hasil produksi sendiri.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Kg</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Liter</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3</catValu>
                <labl>Cc</labl>
            </catgry>
            <txt>
                <![CDATA[Pengeluaran pakan ternak/unggas disini adalah : pengeluaran untuk pakan yangbenar-benar telah di pakai selama setahun yang lalu, sehingga untuk pakan yang telah dibeli tetapi belum digunakan tidak dimasukan sebagai pengeluaran pakan.

Pakan ternak dibedakan berdasarkan cara memperolehnya yaitu pembelian dan non pembelian. 

Yang dimaksud dengan non pembelian adalah : pakan ternak yang diperoleh dari pihak lain secara cuma-cuma misalnya dari pemberian orang lain, produksi sendiri, dsb. 

Ternak yang merumput sendiri di padang rumput dan tempat lainnya atau unggas yang mencari makan sendiri di ladang/sawah dan sebaginya, pakannya dianggap tidak ada.

Pakan unggas (pakan jadi dari pabrik) adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk unggas
yang terdiri dari:
1) Complete Feed, atau biasa disebut sebagai ransum yang terdiri dari:
1. Ayam ras petelur
- Petelur stater diberi saat usia ayam 0 - 8 minggu.
- Petelur Grower diberikan saat usia ayam 9 - 20 minggu.
- Petelur layer diberikan saat usia 21 - 75 minggu.

2. Ayam ras pedaging - Broiler starter diberikan saat usia ayam 0 - 4 minggu.
- Broiler Finisher diberikan saat usia ayam 5 - 8 minggu Complete Feed/ransum merupakan jenis pakan yang dapat diberikan langsung (tidak perlu
dicampur dengan bahan makanan lain penggunaannya.

2) Konsentrat adalah : pakan unggas kemasan buatan pabrik yang dalam penggunaannya harus
dicampur dengan dedak atau jagung.

3) Pakan lainnya terdiri dari :
a. Gabah 
b. Jagung
c. Biji-bijian lainnya
d. Kacang-kacangan, meliputi kedelai, kacang tanah, kacang hijau, kacang panjang, kacang kecipir.
e. Umbi-umbian, meliputi ubi kayu, ubi jalar, keladi, bonggol pisang.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V180" name="b5br2a1iik3" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="180">
            <labl>Banyaknya Pembelian Jenis Pakan Unggas Petelur Grower</labl>
            <location StartPos="464" EndPos="469" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak/unggas selama setahun yang lalu :
a. Khusus pakan unggas : 1. Complete feed :
ii. Banyaknya Pembelian Jenis Pakan Unggas Petelur Grower :..............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan kode satuan pakan unggas yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4),
serta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan unggas.

Contoh pakan yang bukan pembelian adalah : pakan pemberian orang lain, hasil produksi sendiri.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Pengeluaran pakan ternak/unggas disini adalah : pengeluaran untuk pakan yangbenar-benar telah di pakai selama setahun yang lalu, sehingga untuk pakan yang telah dibeli tetapi belum digunakan tidak dimasukan sebagai pengeluaran pakan.

Pakan ternak dibedakan berdasarkan cara memperolehnya yaitu pembelian dan non pembelian. 

Yang dimaksud dengan non pembelian adalah : pakan ternak yang diperoleh dari pihak lain secara cuma-cuma misalnya dari pemberian orang lain, produksi sendiri, dsb. 

Ternak yang merumput sendiri di padang rumput dan tempat lainnya atau unggas yang mencari makan sendiri di ladang/sawah dan sebaginya, pakannya dianggap tidak ada.

Pakan unggas (pakan jadi dari pabrik) adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk unggas
yang terdiri dari:
1) Complete Feed, atau biasa disebut sebagai ransum yang terdiri dari:
1. Ayam ras petelur
- Petelur stater diberi saat usia ayam 0 - 8 minggu.
- Petelur Grower diberikan saat usia ayam 9 - 20 minggu.
- Petelur layer diberikan saat usia 21 - 75 minggu.

2. Ayam ras pedaging - Broiler starter diberikan saat usia ayam 0 - 4 minggu.
- Broiler Finisher diberikan saat usia ayam 5 - 8 minggu Complete Feed/ransum merupakan jenis pakan yang dapat diberikan langsung (tidak perlu
dicampur dengan bahan makanan lain penggunaannya.

2) Konsentrat adalah : pakan unggas kemasan buatan pabrik yang dalam penggunaannya harus
dicampur dengan dedak atau jagung.

3) Pakan lainnya terdiri dari :
a. Gabah 
b. Jagung
c. Biji-bijian lainnya
d. Kacang-kacangan, meliputi kedelai, kacang tanah, kacang hijau, kacang panjang, kacang kecipir.
e. Umbi-umbian, meliputi ubi kayu, ubi jalar, keladi, bonggol pisang.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V181" name="b5br2a1iik4" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="181">
            <labl>Nilai (000) Pembelian Jenis Pakan Unggas Petelur Grower</labl>
            <location StartPos="470" EndPos="475" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak/unggas selama setahun yang lalu :
a. Khusus pakan unggas : 1. Complete feed :
ii. Nilai (000) Pembelian Jenis Pakan Unggas Petelur Grower : Rp.............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan kode satuan pakan unggas yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4),
serta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan unggas.

Contoh pakan yang bukan pembelian adalah : pakan pemberian orang lain, hasil produksi sendiri.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Pengeluaran pakan ternak/unggas disini adalah : pengeluaran untuk pakan yangbenar-benar telah di pakai selama setahun yang lalu, sehingga untuk pakan yang telah dibeli tetapi belum digunakan tidak dimasukan sebagai pengeluaran pakan.

Pakan ternak dibedakan berdasarkan cara memperolehnya yaitu pembelian dan non pembelian. 

Yang dimaksud dengan non pembelian adalah : pakan ternak yang diperoleh dari pihak lain secara cuma-cuma misalnya dari pemberian orang lain, produksi sendiri, dsb. 

Ternak yang merumput sendiri di padang rumput dan tempat lainnya atau unggas yang mencari makan sendiri di ladang/sawah dan sebaginya, pakannya dianggap tidak ada.

Pakan unggas (pakan jadi dari pabrik) adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk unggas
yang terdiri dari:
1) Complete Feed, atau biasa disebut sebagai ransum yang terdiri dari:
1. Ayam ras petelur
- Petelur stater diberi saat usia ayam 0 - 8 minggu.
- Petelur Grower diberikan saat usia ayam 9 - 20 minggu.
- Petelur layer diberikan saat usia 21 - 75 minggu.

2. Ayam ras pedaging - Broiler starter diberikan saat usia ayam 0 - 4 minggu.
- Broiler Finisher diberikan saat usia ayam 5 - 8 minggu Complete Feed/ransum merupakan jenis pakan yang dapat diberikan langsung (tidak perlu
dicampur dengan bahan makanan lain penggunaannya.

2) Konsentrat adalah : pakan unggas kemasan buatan pabrik yang dalam penggunaannya harus
dicampur dengan dedak atau jagung.

3) Pakan lainnya terdiri dari :
a. Gabah 
b. Jagung
c. Biji-bijian lainnya
d. Kacang-kacangan, meliputi kedelai, kacang tanah, kacang hijau, kacang panjang, kacang kecipir.
e. Umbi-umbian, meliputi ubi kayu, ubi jalar, keladi, bonggol pisang.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V182" name="b5br2a1iik5" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="182">
            <labl>Banyaknya Non Pembelian Jenis Pakan Unggas Petelur Grower</labl>
            <location StartPos="476" EndPos="478" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak/unggas selama setahun yang lalu :
a. Khusus pakan unggas : 1. Complete feed :
ii. Banyaknya Non Pembelian Jenis Pakan Unggas Petelur Grower :.............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan kode satuan pakan unggas yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4),
serta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan unggas.

Contoh pakan yang bukan pembelian adalah : pakan pemberian orang lain, hasil produksi sendiri.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Pengeluaran pakan ternak/unggas disini adalah : pengeluaran untuk pakan yangbenar-benar telah di pakai selama setahun yang lalu, sehingga untuk pakan yang telah dibeli tetapi belum digunakan tidak dimasukan sebagai pengeluaran pakan.

Pakan ternak dibedakan berdasarkan cara memperolehnya yaitu pembelian dan non pembelian. 

Yang dimaksud dengan non pembelian adalah : pakan ternak yang diperoleh dari pihak lain secara cuma-cuma misalnya dari pemberian orang lain, produksi sendiri, dsb. 

Ternak yang merumput sendiri di padang rumput dan tempat lainnya atau unggas yang mencari makan sendiri di ladang/sawah dan sebaginya, pakannya dianggap tidak ada.

Pakan unggas (pakan jadi dari pabrik) adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk unggas
yang terdiri dari:
1) Complete Feed, atau biasa disebut sebagai ransum yang terdiri dari:
1. Ayam ras petelur
- Petelur stater diberi saat usia ayam 0 - 8 minggu.
- Petelur Grower diberikan saat usia ayam 9 - 20 minggu.
- Petelur layer diberikan saat usia 21 - 75 minggu.

2. Ayam ras pedaging - Broiler starter diberikan saat usia ayam 0 - 4 minggu.
- Broiler Finisher diberikan saat usia ayam 5 - 8 minggu Complete Feed/ransum merupakan jenis pakan yang dapat diberikan langsung (tidak perlu
dicampur dengan bahan makanan lain penggunaannya.

2) Konsentrat adalah : pakan unggas kemasan buatan pabrik yang dalam penggunaannya harus
dicampur dengan dedak atau jagung.

3) Pakan lainnya terdiri dari :
a. Gabah 
b. Jagung
c. Biji-bijian lainnya
d. Kacang-kacangan, meliputi kedelai, kacang tanah, kacang hijau, kacang panjang, kacang kecipir.
e. Umbi-umbian, meliputi ubi kayu, ubi jalar, keladi, bonggol pisang.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V183" name="b5br2a1iiik2" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="183">
            <labl>Satuan Jenis Pakan Unggas Petelur Layer</labl>
            <location StartPos="479" EndPos="479" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak/unggas selama setahun yang lalu :
a. Khusus pakan unggas : 1. Complete feed :
iii. Satuan Jenis Pakan Unggas Petelur Layer :.............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan kode satuan pakan unggas yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4),
serta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan unggas.

Contoh pakan yang bukan pembelian adalah : pakan pemberian orang lain, hasil produksi sendiri.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Kg</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Liter</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3</catValu>
                <labl>Cc</labl>
            </catgry>
            <txt>
                <![CDATA[Pengeluaran pakan ternak/unggas disini adalah : pengeluaran untuk pakan yangbenar-benar telah di pakai selama setahun yang lalu, sehingga untuk pakan yang telah dibeli tetapi belum digunakan tidak dimasukan sebagai pengeluaran pakan.

Pakan ternak dibedakan berdasarkan cara memperolehnya yaitu pembelian dan non pembelian. 

Yang dimaksud dengan non pembelian adalah : pakan ternak yang diperoleh dari pihak lain secara cuma-cuma misalnya dari pemberian orang lain, produksi sendiri, dsb. 

Ternak yang merumput sendiri di padang rumput dan tempat lainnya atau unggas yang mencari makan sendiri di ladang/sawah dan sebaginya, pakannya dianggap tidak ada.

Pakan unggas (pakan jadi dari pabrik) adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk unggas
yang terdiri dari:
1) Complete Feed, atau biasa disebut sebagai ransum yang terdiri dari:
1. Ayam ras petelur
- Petelur stater diberi saat usia ayam 0 - 8 minggu.
- Petelur Grower diberikan saat usia ayam 9 - 20 minggu.
- Petelur layer diberikan saat usia 21 - 75 minggu.

2. Ayam ras pedaging - Broiler starter diberikan saat usia ayam 0 - 4 minggu.
- Broiler Finisher diberikan saat usia ayam 5 - 8 minggu Complete Feed/ransum merupakan jenis pakan yang dapat diberikan langsung (tidak perlu
dicampur dengan bahan makanan lain penggunaannya.

2) Konsentrat adalah : pakan unggas kemasan buatan pabrik yang dalam penggunaannya harus
dicampur dengan dedak atau jagung.

3) Pakan lainnya terdiri dari :
a. Gabah 
b. Jagung
c. Biji-bijian lainnya
d. Kacang-kacangan, meliputi kedelai, kacang tanah, kacang hijau, kacang panjang, kacang kecipir.
e. Umbi-umbian, meliputi ubi kayu, ubi jalar, keladi, bonggol pisang.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V184" name="b5br2a1iiik3" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="184">
            <labl>Banyaknya Pembelian Jenis Pakan Unggas Petelur Layer</labl>
            <location StartPos="480" EndPos="485" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak/unggas selama setahun yang lalu :
a. Khusus pakan unggas : 1. Complete feed :
iii. Banyaknya Pembelian Jenis Pakan Unggas Petelur Layer :.................]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan kode satuan pakan unggas yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4),
serta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan unggas.

Contoh pakan yang bukan pembelian adalah : pakan pemberian orang lain, hasil produksi sendiri.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Pengeluaran pakan ternak/unggas disini adalah : pengeluaran untuk pakan yangbenar-benar telah di pakai selama setahun yang lalu, sehingga untuk pakan yang telah dibeli tetapi belum digunakan tidak dimasukan sebagai pengeluaran pakan.

Pakan ternak dibedakan berdasarkan cara memperolehnya yaitu pembelian dan non pembelian. 

Yang dimaksud dengan non pembelian adalah : pakan ternak yang diperoleh dari pihak lain secara cuma-cuma misalnya dari pemberian orang lain, produksi sendiri, dsb. 

Ternak yang merumput sendiri di padang rumput dan tempat lainnya atau unggas yang mencari makan sendiri di ladang/sawah dan sebaginya, pakannya dianggap tidak ada.

Pakan unggas (pakan jadi dari pabrik) adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk unggas
yang terdiri dari:
1) Complete Feed, atau biasa disebut sebagai ransum yang terdiri dari:
1. Ayam ras petelur
- Petelur stater diberi saat usia ayam 0 - 8 minggu.
- Petelur Grower diberikan saat usia ayam 9 - 20 minggu.
- Petelur layer diberikan saat usia 21 - 75 minggu.

2. Ayam ras pedaging - Broiler starter diberikan saat usia ayam 0 - 4 minggu.
- Broiler Finisher diberikan saat usia ayam 5 - 8 minggu Complete Feed/ransum merupakan jenis pakan yang dapat diberikan langsung (tidak perlu
dicampur dengan bahan makanan lain penggunaannya.

2) Konsentrat adalah : pakan unggas kemasan buatan pabrik yang dalam penggunaannya harus
dicampur dengan dedak atau jagung.

3) Pakan lainnya terdiri dari :
a. Gabah 
b. Jagung
c. Biji-bijian lainnya
d. Kacang-kacangan, meliputi kedelai, kacang tanah, kacang hijau, kacang panjang, kacang kecipir.
e. Umbi-umbian, meliputi ubi kayu, ubi jalar, keladi, bonggol pisang.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V185" name="b5br2a1iiik4" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="185">
            <labl>Nilai (000) Pembelian Jenis Pakan Unggas Petelur Layer</labl>
            <location StartPos="486" EndPos="491" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak/unggas selama setahun yang lalu :
a. Khusus pakan unggas : 1. Complete feed :
iii. Nilai (000) Pembelian Jenis Pakan Unggas Petelur Layer : Rp............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan kode satuan pakan unggas yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4),
serta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan unggas.

Contoh pakan yang bukan pembelian adalah : pakan pemberian orang lain, hasil produksi sendiri.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Pengeluaran pakan ternak/unggas disini adalah : pengeluaran untuk pakan yangbenar-benar telah di pakai selama setahun yang lalu, sehingga untuk pakan yang telah dibeli tetapi belum digunakan tidak dimasukan sebagai pengeluaran pakan.

Pakan ternak dibedakan berdasarkan cara memperolehnya yaitu pembelian dan non pembelian. 

Yang dimaksud dengan non pembelian adalah : pakan ternak yang diperoleh dari pihak lain secara cuma-cuma misalnya dari pemberian orang lain, produksi sendiri, dsb. 

Ternak yang merumput sendiri di padang rumput dan tempat lainnya atau unggas yang mencari makan sendiri di ladang/sawah dan sebaginya, pakannya dianggap tidak ada.

Pakan unggas (pakan jadi dari pabrik) adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk unggas
yang terdiri dari:
1) Complete Feed, atau biasa disebut sebagai ransum yang terdiri dari:
1. Ayam ras petelur
- Petelur stater diberi saat usia ayam 0 - 8 minggu.
- Petelur Grower diberikan saat usia ayam 9 - 20 minggu.
- Petelur layer diberikan saat usia 21 - 75 minggu.

2. Ayam ras pedaging - Broiler starter diberikan saat usia ayam 0 - 4 minggu.
- Broiler Finisher diberikan saat usia ayam 5 - 8 minggu Complete Feed/ransum merupakan jenis pakan yang dapat diberikan langsung (tidak perlu
dicampur dengan bahan makanan lain penggunaannya.

2) Konsentrat adalah : pakan unggas kemasan buatan pabrik yang dalam penggunaannya harus
dicampur dengan dedak atau jagung.

3) Pakan lainnya terdiri dari :
a. Gabah 
b. Jagung
c. Biji-bijian lainnya
d. Kacang-kacangan, meliputi kedelai, kacang tanah, kacang hijau, kacang panjang, kacang kecipir.
e. Umbi-umbian, meliputi ubi kayu, ubi jalar, keladi, bonggol pisang.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V186" name="b5br2a1iiik5" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="186">
            <labl>Banyaknya Non Pembelian Jenis Pakan Unggas Petelur layer</labl>
            <location StartPos="492" EndPos="495" width="4" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak/unggas selama setahun yang lalu :
a. Khusus pakan unggas : 1. Complete feed :
iii. Banyaknya Non Pembelian Jenis Pakan Unggas Petelur layer :..............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan kode satuan pakan unggas yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4),
serta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan unggas.

Contoh pakan yang bukan pembelian adalah : pakan pemberian orang lain, hasil produksi sendiri.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Pengeluaran pakan ternak/unggas disini adalah : pengeluaran untuk pakan yangbenar-benar telah di pakai selama setahun yang lalu, sehingga untuk pakan yang telah dibeli tetapi belum digunakan tidak dimasukan sebagai pengeluaran pakan.

Pakan ternak dibedakan berdasarkan cara memperolehnya yaitu pembelian dan non pembelian. 

Yang dimaksud dengan non pembelian adalah : pakan ternak yang diperoleh dari pihak lain secara cuma-cuma misalnya dari pemberian orang lain, produksi sendiri, dsb. 

Ternak yang merumput sendiri di padang rumput dan tempat lainnya atau unggas yang mencari makan sendiri di ladang/sawah dan sebaginya, pakannya dianggap tidak ada.

Pakan unggas (pakan jadi dari pabrik) adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk unggas
yang terdiri dari:
1) Complete Feed, atau biasa disebut sebagai ransum yang terdiri dari:
1. Ayam ras petelur
- Petelur stater diberi saat usia ayam 0 - 8 minggu.
- Petelur Grower diberikan saat usia ayam 9 - 20 minggu.
- Petelur layer diberikan saat usia 21 - 75 minggu.

2. Ayam ras pedaging - Broiler starter diberikan saat usia ayam 0 - 4 minggu.
- Broiler Finisher diberikan saat usia ayam 5 - 8 minggu Complete Feed/ransum merupakan jenis pakan yang dapat diberikan langsung (tidak perlu
dicampur dengan bahan makanan lain penggunaannya.

2) Konsentrat adalah : pakan unggas kemasan buatan pabrik yang dalam penggunaannya harus
dicampur dengan dedak atau jagung.

3) Pakan lainnya terdiri dari :
a. Gabah 
b. Jagung
c. Biji-bijian lainnya
d. Kacang-kacangan, meliputi kedelai, kacang tanah, kacang hijau, kacang panjang, kacang kecipir.
e. Umbi-umbian, meliputi ubi kayu, ubi jalar, keladi, bonggol pisang.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V187" name="b5br2a1ivk2" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="187">
            <labl>Satuan Jenis Pakan Unggas Broiler Starter</labl>
            <location StartPos="496" EndPos="496" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak/unggas selama setahun yang lalu :
a. Khusus pakan unggas : 1. Complete feed :
iv. Satuan Jenis Pakan Unggas Broiler Starter : .............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan kode satuan pakan unggas yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4),
serta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan unggas.

Contoh pakan yang bukan pembelian adalah : pakan pemberian orang lain, hasil produksi sendiri.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Kg</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Liter</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3</catValu>
                <labl>Cc</labl>
            </catgry>
            <txt>
                <![CDATA[Pengeluaran pakan ternak/unggas disini adalah : pengeluaran untuk pakan yangbenar-benar telah di pakai selama setahun yang lalu, sehingga untuk pakan yang telah dibeli tetapi belum digunakan tidak dimasukan sebagai pengeluaran pakan.

Pakan ternak dibedakan berdasarkan cara memperolehnya yaitu pembelian dan non pembelian. 

Yang dimaksud dengan non pembelian adalah : pakan ternak yang diperoleh dari pihak lain secara cuma-cuma misalnya dari pemberian orang lain, produksi sendiri, dsb. 

Ternak yang merumput sendiri di padang rumput dan tempat lainnya atau unggas yang mencari makan sendiri di ladang/sawah dan sebaginya, pakannya dianggap tidak ada.

Pakan unggas (pakan jadi dari pabrik) adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk unggas
yang terdiri dari:
1) Complete Feed, atau biasa disebut sebagai ransum yang terdiri dari:
1. Ayam ras petelur
- Petelur stater diberi saat usia ayam 0 - 8 minggu.
- Petelur Grower diberikan saat usia ayam 9 - 20 minggu.
- Petelur layer diberikan saat usia 21 - 75 minggu.

2. Ayam ras pedaging - Broiler starter diberikan saat usia ayam 0 - 4 minggu.
- Broiler Finisher diberikan saat usia ayam 5 - 8 minggu Complete Feed/ransum merupakan jenis pakan yang dapat diberikan langsung (tidak perlu
dicampur dengan bahan makanan lain penggunaannya.

2) Konsentrat adalah : pakan unggas kemasan buatan pabrik yang dalam penggunaannya harus
dicampur dengan dedak atau jagung.

3) Pakan lainnya terdiri dari :
a. Gabah 
b. Jagung
c. Biji-bijian lainnya
d. Kacang-kacangan, meliputi kedelai, kacang tanah, kacang hijau, kacang panjang, kacang kecipir.
e. Umbi-umbian, meliputi ubi kayu, ubi jalar, keladi, bonggol pisang.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V188" name="b5br2a1ivk3" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="188">
            <labl>Banyaknya Pembelian Jenis Pakan Unggas Broiler Starter</labl>
            <location StartPos="497" EndPos="502" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak/unggas selama setahun yang lalu :
a. Khusus pakan unggas : 1. Complete feed
iv. Banyaknya Pembelian Jenis Pakan Unggas Broiler Starter :..................]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan kode satuan pakan unggas yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4),
serta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan unggas.

Contoh pakan yang bukan pembelian adalah : pakan pemberian orang lain, hasil produksi sendiri.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Pengeluaran pakan ternak/unggas disini adalah : pengeluaran untuk pakan yangbenar-benar telah di pakai selama setahun yang lalu, sehingga untuk pakan yang telah dibeli tetapi belum digunakan tidak dimasukan sebagai pengeluaran pakan.

Pakan ternak dibedakan berdasarkan cara memperolehnya yaitu pembelian dan non pembelian. 

Yang dimaksud dengan non pembelian adalah : pakan ternak yang diperoleh dari pihak lain secara cuma-cuma misalnya dari pemberian orang lain, produksi sendiri, dsb. 

Ternak yang merumput sendiri di padang rumput dan tempat lainnya atau unggas yang mencari makan sendiri di ladang/sawah dan sebaginya, pakannya dianggap tidak ada.

Pakan unggas (pakan jadi dari pabrik) adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk unggas
yang terdiri dari:
1) Complete Feed, atau biasa disebut sebagai ransum yang terdiri dari:
1. Ayam ras petelur
- Petelur stater diberi saat usia ayam 0 - 8 minggu.
- Petelur Grower diberikan saat usia ayam 9 - 20 minggu.
- Petelur layer diberikan saat usia 21 - 75 minggu.

2. Ayam ras pedaging - Broiler starter diberikan saat usia ayam 0 - 4 minggu.
- Broiler Finisher diberikan saat usia ayam 5 - 8 minggu Complete Feed/ransum merupakan jenis pakan yang dapat diberikan langsung (tidak perlu
dicampur dengan bahan makanan lain penggunaannya.

2) Konsentrat adalah : pakan unggas kemasan buatan pabrik yang dalam penggunaannya harus
dicampur dengan dedak atau jagung.

3) Pakan lainnya terdiri dari :
a. Gabah 
b. Jagung
c. Biji-bijian lainnya
d. Kacang-kacangan, meliputi kedelai, kacang tanah, kacang hijau, kacang panjang, kacang kecipir.
e. Umbi-umbian, meliputi ubi kayu, ubi jalar, keladi, bonggol pisang.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V189" name="b5br2a1ivk4" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="189">
            <labl>Nilai (000) Pembelian Jenis Pakan Unggas Broiler Starter</labl>
            <location StartPos="503" EndPos="508" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak/unggas selama setahun yang lalu :
a. Khusus pakan unggas : 1. Complete feed :
iv. Nilai (000) Pembelian Jenis Pakan Unggas Broiler Starter :Rp.............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan kode satuan pakan unggas yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4),
serta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan unggas.

Contoh pakan yang bukan pembelian adalah : pakan pemberian orang lain, hasil produksi sendiri.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Pengeluaran pakan ternak/unggas disini adalah : pengeluaran untuk pakan yangbenar-benar telah di pakai selama setahun yang lalu, sehingga untuk pakan yang telah dibeli tetapi belum digunakan tidak dimasukan sebagai pengeluaran pakan.

Pakan ternak dibedakan berdasarkan cara memperolehnya yaitu pembelian dan non pembelian. 

Yang dimaksud dengan non pembelian adalah : pakan ternak yang diperoleh dari pihak lain secara cuma-cuma misalnya dari pemberian orang lain, produksi sendiri, dsb. 

Ternak yang merumput sendiri di padang rumput dan tempat lainnya atau unggas yang mencari makan sendiri di ladang/sawah dan sebaginya, pakannya dianggap tidak ada.

Pakan unggas (pakan jadi dari pabrik) adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk unggas
yang terdiri dari:
1) Complete Feed, atau biasa disebut sebagai ransum yang terdiri dari:
1. Ayam ras petelur
- Petelur stater diberi saat usia ayam 0 - 8 minggu.
- Petelur Grower diberikan saat usia ayam 9 - 20 minggu.
- Petelur layer diberikan saat usia 21 - 75 minggu.

2. Ayam ras pedaging - Broiler starter diberikan saat usia ayam 0 - 4 minggu.
- Broiler Finisher diberikan saat usia ayam 5 - 8 minggu Complete Feed/ransum merupakan jenis pakan yang dapat diberikan langsung (tidak perlu
dicampur dengan bahan makanan lain penggunaannya.

2) Konsentrat adalah : pakan unggas kemasan buatan pabrik yang dalam penggunaannya harus
dicampur dengan dedak atau jagung.

3) Pakan lainnya terdiri dari :
a. Gabah 
b. Jagung
c. Biji-bijian lainnya
d. Kacang-kacangan, meliputi kedelai, kacang tanah, kacang hijau, kacang panjang, kacang kecipir.
e. Umbi-umbian, meliputi ubi kayu, ubi jalar, keladi, bonggol pisang.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V190" name="b5br2a1ivk5" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="190">
            <labl>Banyaknya Non Pembelian Jenis Pakan Unggas Broiler Starter</labl>
            <location StartPos="509" EndPos="513" width="5" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak/unggas selama setahun yang lalu :
a. Khusus pakan unggas : 1. Complete feed :
iv. Banyaknya Non Pembelian Jenis Pakan Unggas Broiler Starter :................]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan kode satuan pakan unggas yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4),
serta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan unggas.

Contoh pakan yang bukan pembelian adalah : pakan pemberian orang lain, hasil produksi sendiri.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Pengeluaran pakan ternak/unggas disini adalah : pengeluaran untuk pakan yangbenar-benar telah di pakai selama setahun yang lalu, sehingga untuk pakan yang telah dibeli tetapi belum digunakan tidak dimasukan sebagai pengeluaran pakan.

Pakan ternak dibedakan berdasarkan cara memperolehnya yaitu pembelian dan non pembelian. 

Yang dimaksud dengan non pembelian adalah : pakan ternak yang diperoleh dari pihak lain secara cuma-cuma misalnya dari pemberian orang lain, produksi sendiri, dsb. 

Ternak yang merumput sendiri di padang rumput dan tempat lainnya atau unggas yang mencari makan sendiri di ladang/sawah dan sebaginya, pakannya dianggap tidak ada.

Pakan unggas (pakan jadi dari pabrik) adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk unggas
yang terdiri dari:
1) Complete Feed, atau biasa disebut sebagai ransum yang terdiri dari:
1. Ayam ras petelur
- Petelur stater diberi saat usia ayam 0 - 8 minggu.
- Petelur Grower diberikan saat usia ayam 9 - 20 minggu.
- Petelur layer diberikan saat usia 21 - 75 minggu.

2. Ayam ras pedaging - Broiler starter diberikan saat usia ayam 0 - 4 minggu.
- Broiler Finisher diberikan saat usia ayam 5 - 8 minggu Complete Feed/ransum merupakan jenis pakan yang dapat diberikan langsung (tidak perlu
dicampur dengan bahan makanan lain penggunaannya.

2) Konsentrat adalah : pakan unggas kemasan buatan pabrik yang dalam penggunaannya harus
dicampur dengan dedak atau jagung.

3) Pakan lainnya terdiri dari :
a. Gabah 
b. Jagung
c. Biji-bijian lainnya
d. Kacang-kacangan, meliputi kedelai, kacang tanah, kacang hijau, kacang panjang, kacang kecipir.
e. Umbi-umbian, meliputi ubi kayu, ubi jalar, keladi, bonggol pisang.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V191" name="b5br2a1vk2" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="191">
            <labl>Satuan Jenis Pakan Unggas Broiler Finisher</labl>
            <location StartPos="514" EndPos="514" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak/unggas selama setahun yang lalu :
a. Khusus pakan unggas : 1. Complete feed :
iv. Satuan Jenis Pakan Unggas Broiler Finisher :................]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan kode satuan pakan unggas yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4),
serta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan unggas.

Contoh pakan yang bukan pembelian adalah : pakan pemberian orang lain, hasil produksi sendiri.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Kg</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Liter</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3</catValu>
                <labl>Cc</labl>
            </catgry>
            <txt>
                <![CDATA[Pengeluaran pakan ternak/unggas disini adalah : pengeluaran untuk pakan yangbenar-benar telah di pakai selama setahun yang lalu, sehingga untuk pakan yang telah dibeli tetapi belum digunakan tidak dimasukan sebagai pengeluaran pakan.

Pakan ternak dibedakan berdasarkan cara memperolehnya yaitu pembelian dan non pembelian. 

Yang dimaksud dengan non pembelian adalah : pakan ternak yang diperoleh dari pihak lain secara cuma-cuma misalnya dari pemberian orang lain, produksi sendiri, dsb. 

Ternak yang merumput sendiri di padang rumput dan tempat lainnya atau unggas yang mencari makan sendiri di ladang/sawah dan sebaginya, pakannya dianggap tidak ada.

Pakan unggas (pakan jadi dari pabrik) adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk unggas
yang terdiri dari:
1) Complete Feed, atau biasa disebut sebagai ransum yang terdiri dari:
1. Ayam ras petelur
- Petelur stater diberi saat usia ayam 0 - 8 minggu.
- Petelur Grower diberikan saat usia ayam 9 - 20 minggu.
- Petelur layer diberikan saat usia 21 - 75 minggu.

2. Ayam ras pedaging - Broiler starter diberikan saat usia ayam 0 - 4 minggu.
- Broiler Finisher diberikan saat usia ayam 5 - 8 minggu Complete Feed/ransum merupakan jenis pakan yang dapat diberikan langsung (tidak perlu
dicampur dengan bahan makanan lain penggunaannya.

2) Konsentrat adalah : pakan unggas kemasan buatan pabrik yang dalam penggunaannya harus
dicampur dengan dedak atau jagung.

3) Pakan lainnya terdiri dari :
a. Gabah 
b. Jagung
c. Biji-bijian lainnya
d. Kacang-kacangan, meliputi kedelai, kacang tanah, kacang hijau, kacang panjang, kacang kecipir.
e. Umbi-umbian, meliputi ubi kayu, ubi jalar, keladi, bonggol pisang.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V192" name="b5br2a1vk3" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="192">
            <labl>Banyaknya Pembelian Jenis Pakan Unggas Broiler Finisher</labl>
            <location StartPos="515" EndPos="520" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak/unggas selama setahun yang lalu :
a. Khusus pakan unggas : 1. Complete feed :
iv. Banyaknya Pembelian Jenis Pakan Unggas Broiler Finisher :..................]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan kode satuan pakan unggas yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4),
serta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan unggas.

Contoh pakan yang bukan pembelian adalah : pakan pemberian orang lain, hasil produksi sendiri.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Pengeluaran pakan ternak/unggas disini adalah : pengeluaran untuk pakan yangbenar-benar telah di pakai selama setahun yang lalu, sehingga untuk pakan yang telah dibeli tetapi belum digunakan tidak dimasukan sebagai pengeluaran pakan.

Pakan ternak dibedakan berdasarkan cara memperolehnya yaitu pembelian dan non pembelian. 

Yang dimaksud dengan non pembelian adalah : pakan ternak yang diperoleh dari pihak lain secara cuma-cuma misalnya dari pemberian orang lain, produksi sendiri, dsb. 

Ternak yang merumput sendiri di padang rumput dan tempat lainnya atau unggas yang mencari makan sendiri di ladang/sawah dan sebaginya, pakannya dianggap tidak ada.

Pakan unggas (pakan jadi dari pabrik) adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk unggas
yang terdiri dari:
1) Complete Feed, atau biasa disebut sebagai ransum yang terdiri dari:
1. Ayam ras petelur
- Petelur stater diberi saat usia ayam 0 - 8 minggu.
- Petelur Grower diberikan saat usia ayam 9 - 20 minggu.
- Petelur layer diberikan saat usia 21 - 75 minggu.

2. Ayam ras pedaging - Broiler starter diberikan saat usia ayam 0 - 4 minggu.
- Broiler Finisher diberikan saat usia ayam 5 - 8 minggu Complete Feed/ransum merupakan jenis pakan yang dapat diberikan langsung (tidak perlu
dicampur dengan bahan makanan lain penggunaannya.

2) Konsentrat adalah : pakan unggas kemasan buatan pabrik yang dalam penggunaannya harus
dicampur dengan dedak atau jagung.

3) Pakan lainnya terdiri dari :
a. Gabah 
b. Jagung
c. Biji-bijian lainnya
d. Kacang-kacangan, meliputi kedelai, kacang tanah, kacang hijau, kacang panjang, kacang kecipir.
e. Umbi-umbian, meliputi ubi kayu, ubi jalar, keladi, bonggol pisang.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V193" name="b5br2a1vk4" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="193">
            <labl>Nilai (000) Pembelian Jenis Pakan Unggas Broiler Finisher</labl>
            <location StartPos="521" EndPos="526" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak/unggas selama setahun yang lalu :
a. Khusus pakan unggas : 1. Complete feed :
iv. Nilai (000) Pembelian Jenis Pakan Unggas Broiler Finisher : Rp.............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan kode satuan pakan unggas yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4),
serta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan unggas.

Contoh pakan yang bukan pembelian adalah : pakan pemberian orang lain, hasil produksi sendiri.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Pengeluaran pakan ternak/unggas disini adalah : pengeluaran untuk pakan yangbenar-benar telah di pakai selama setahun yang lalu, sehingga untuk pakan yang telah dibeli tetapi belum digunakan tidak dimasukan sebagai pengeluaran pakan.

Pakan ternak dibedakan berdasarkan cara memperolehnya yaitu pembelian dan non pembelian. 

Yang dimaksud dengan non pembelian adalah : pakan ternak yang diperoleh dari pihak lain secara cuma-cuma misalnya dari pemberian orang lain, produksi sendiri, dsb. 

Ternak yang merumput sendiri di padang rumput dan tempat lainnya atau unggas yang mencari makan sendiri di ladang/sawah dan sebaginya, pakannya dianggap tidak ada.

Pakan unggas (pakan jadi dari pabrik) adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk unggas
yang terdiri dari:
1) Complete Feed, atau biasa disebut sebagai ransum yang terdiri dari:
1. Ayam ras petelur
- Petelur stater diberi saat usia ayam 0 - 8 minggu.
- Petelur Grower diberikan saat usia ayam 9 - 20 minggu.
- Petelur layer diberikan saat usia 21 - 75 minggu.

2. Ayam ras pedaging - Broiler starter diberikan saat usia ayam 0 - 4 minggu.
- Broiler Finisher diberikan saat usia ayam 5 - 8 minggu Complete Feed/ransum merupakan jenis pakan yang dapat diberikan langsung (tidak perlu
dicampur dengan bahan makanan lain penggunaannya.

2) Konsentrat adalah : pakan unggas kemasan buatan pabrik yang dalam penggunaannya harus
dicampur dengan dedak atau jagung.

3) Pakan lainnya terdiri dari :
a. Gabah 
b. Jagung
c. Biji-bijian lainnya
d. Kacang-kacangan, meliputi kedelai, kacang tanah, kacang hijau, kacang panjang, kacang kecipir.
e. Umbi-umbian, meliputi ubi kayu, ubi jalar, keladi, bonggol pisang.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V194" name="b5br2a1vk5" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="194">
            <labl>Banyaknya Non Pembelian Jenis Pakan Unggas Broiler Finisher</labl>
            <location StartPos="527" EndPos="530" width="4" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak/unggas selama setahun yang lalu :
a. Khusus pakan unggas : 1. Complete feed
iv. Banyaknya Non Pembelian Jenis Pakan Unggas Broiler Finisher : Rp............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan kode satuan pakan unggas yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4),
serta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan unggas.

Contoh pakan yang bukan pembelian adalah : pakan pemberian orang lain, hasil produksi sendiri.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Pengeluaran pakan ternak/unggas disini adalah : pengeluaran untuk pakan yangbenar-benar telah di pakai selama setahun yang lalu, sehingga untuk pakan yang telah dibeli tetapi belum digunakan tidak dimasukan sebagai pengeluaran pakan.

Pakan ternak dibedakan berdasarkan cara memperolehnya yaitu pembelian dan non pembelian. 

Yang dimaksud dengan non pembelian adalah : pakan ternak yang diperoleh dari pihak lain secara cuma-cuma misalnya dari pemberian orang lain, produksi sendiri, dsb. 

Ternak yang merumput sendiri di padang rumput dan tempat lainnya atau unggas yang mencari makan sendiri di ladang/sawah dan sebaginya, pakannya dianggap tidak ada.

Pakan unggas (pakan jadi dari pabrik) adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk unggas
yang terdiri dari:
1) Complete Feed, atau biasa disebut sebagai ransum yang terdiri dari:
1. Ayam ras petelur
- Petelur stater diberi saat usia ayam 0 - 8 minggu.
- Petelur Grower diberikan saat usia ayam 9 - 20 minggu.
- Petelur layer diberikan saat usia 21 - 75 minggu.

2. Ayam ras pedaging - Broiler starter diberikan saat usia ayam 0 - 4 minggu.
- Broiler Finisher diberikan saat usia ayam 5 - 8 minggu Complete Feed/ransum merupakan jenis pakan yang dapat diberikan langsung (tidak perlu
dicampur dengan bahan makanan lain penggunaannya.

2) Konsentrat adalah : pakan unggas kemasan buatan pabrik yang dalam penggunaannya harus
dicampur dengan dedak atau jagung.

3) Pakan lainnya terdiri dari :
a. Gabah 
b. Jagung
c. Biji-bijian lainnya
d. Kacang-kacangan, meliputi kedelai, kacang tanah, kacang hijau, kacang panjang, kacang kecipir.
e. Umbi-umbian, meliputi ubi kayu, ubi jalar, keladi, bonggol pisang.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V195" name="b5br2a2k2" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="195">
            <labl>Satuan Jenis Pakan Unggas Konsentrat</labl>
            <location StartPos="531" EndPos="531" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak/unggas selama setahun yang lalu :
a. Khusus pakan unggas : 
2. Satuan Jenis Pakan Unggas Konsentrat :............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan kode satuan pakan unggas yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4),
serta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan unggas.

Contoh pakan yang bukan pembelian adalah : pakan pemberian orang lain, hasil produksi sendiri.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Kg</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Liter</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3</catValu>
                <labl>Cc</labl>
            </catgry>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V196" name="b5br2a2k3" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="196">
            <labl>Banyaknya Pembelian Jenis Pakan Unggas Konsentrat</labl>
            <location StartPos="532" EndPos="537" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak/unggas selama setahun yang lalu :
a. Khusus pakan unggas : 
2. Banyaknya Pembelian jenis Pakan Unggas Konsentrat :.................]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan kode satuan pakan unggas yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4),
serta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan unggas.

Contoh pakan yang bukan pembelian adalah : pakan pemberian orang lain, hasil produksi sendiri.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V197" name="b5br2a2k4" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="197">
            <labl>Banyaknya Nilai (000) Pembelian Jenis Pakan Unggas Konsentrat</labl>
            <location StartPos="538" EndPos="543" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak/unggas selama setahun yang lalu :
a. Khusus pakan unggas : 
2. Banyaknya Nilai (000) Pembelian Jenis Pakan Unggas Konsentrat : Rp...............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan kode satuan pakan unggas yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4),
serta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan unggas.

Contoh pakan yang bukan pembelian adalah : pakan pemberian orang lain, hasil produksi sendiri.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V198" name="b5br2a2k5" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="198">
            <labl>Banyaknya Non Pembelian Jenis Pakan Unggas Konsentrat</labl>
            <location StartPos="544" EndPos="549" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak/unggas selama setahun yang lalu :
a. Khusus pakan unggas : 
2. Banyaknya Non Pembelian Jenis Pakan Unggas Konsentrat :.................]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan kode satuan pakan unggas yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4),
serta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan unggas.

Contoh pakan yang bukan pembelian adalah : pakan pemberian orang lain, hasil produksi sendiri.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V199" name="b5br2a3k2" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="199">
            <labl>Satuan Jenis Pakan Unggas Lainnya</labl>
            <location StartPos="550" EndPos="550" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak/unggas selama setahun yang lalu :
a. Khusus pakan unggas : 
3. Satuan Jenis Pakan Unggas Lainnya :.............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan kode satuan pakan unggas yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4),
serta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan unggas.

Contoh pakan yang bukan pembelian adalah : pakan pemberian orang lain, hasil produksi sendiri.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Kg</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Liter</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3</catValu>
                <labl>Cc</labl>
            </catgry>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V200" name="b5br2a3k3" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="200">
            <labl>Banyaknya Pembelian Jenis Pakan Unggas Lainnya</labl>
            <location StartPos="551" EndPos="556" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak/unggas selama setahun yang lalu :
a. Khusus pakan unggas : 
3. Banyaknya Pembelian Jenis Pakan Unggas Lainnya :...........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan kode satuan pakan unggas yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4),
serta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan unggas.

Contoh pakan yang bukan pembelian adalah : pakan pemberian orang lain, hasil produksi sendiri.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V201" name="b5br2a3k4" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="201">
            <labl>Banyaknya Nilai (000) Pembelian Jenis Pakan Unggas Lainnya</labl>
            <location StartPos="557" EndPos="562" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak/unggas selama setahun yang lalu :
a. Khusus pakan unggas : 
3. Banyaknya Nilai (000) Pembelian Jenis Pakan Unggas Lainnya : Rp............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan kode satuan pakan unggas yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4),
serta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan unggas.

Contoh pakan yang bukan pembelian adalah : pakan pemberian orang lain, hasil produksi sendiri.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V202" name="b5br2a3k5" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="202">
            <labl>Banyaknya Non Pembelian Jenis Pakan Unggas Lainnya</labl>
            <location StartPos="563" EndPos="568" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak/unggas selama setahun yang lalu :
a. Khusus pakan unggas : 
3. Banyaknya Non Pembelian Jenis Pakan Unggas Lainnya :.............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan kode satuan pakan unggas yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4),
serta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan unggas.

Contoh pakan yang bukan pembelian adalah : pakan pemberian orang lain, hasil produksi sendiri.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V203" name="b5br2a4k4" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="203">
            <labl>Jumlah Nilai (000) pengeluaran Jenis Pakan Unggas lainnya</labl>
            <location StartPos="569" EndPos="574" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak/unggas selama setahun yang lalu :
a. Khusus pakan unggas : 
4. Jumlah Nilai (000) pengeluaran Jenis Pakan Unggas lainnya : Rp..............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan kode satuan pakan unggas yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4),
serta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan unggas.

Contoh pakan yang bukan pembelian adalah : pakan pemberian orang lain, hasil produksi sendiri.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V204" name="b5br2b1k2" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="204">
            <labl>Satuan Jenis Pakan Ternak Hijauan Pakan Ternak</labl>
            <location StartPos="575" EndPos="575" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak/unggas selama setahun yang lalu :
b. Khusus Pakan Ternak :
1. Satuan Jenis Pakan Ternak Hijauan Pakan Ternak :...............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan kode satuan pakan ternak yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4)
serta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan ternak.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Kg</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Liter</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3</catValu>
                <labl>Cc</labl>
            </catgry>
            <txt>
                <![CDATA[Hijauan adalah : pakan ternak yang terdiri dari rumput segar, leguminosa, silage, hijauan kering/hay,daun-daunan.

Rumput segar adalah : rumput yang diberikan langsung kepada ternak tanpa melalui proses terlebih
dahulu, dapat berasal dari rumput lapangan atau rumput yang ditanam secara khusus seperti rumput
gajah, rumput benggala dan setaria.

Leguminosa adalah : hijauan yang berasal dari tanaman polongan seperti lamtoro, turi, stylosantes
dan centrosema.

Silage adalah : rumput atau hijauan lainnya yang telah mengalami proses terlebih dahulu sebelum
diberikan kepada ternak untuk pengawetan dan peningkatan mutu.

Hijauan kering/hay adalah : hijauan yang telah dikeringkan dahulu sebelum diberikan kepada
ternak, sehingga dapat disimpan lebih lama tanpa merubah nilai gizinya.

Daun-daunan adalah : daun-daunan yang dapat diberikan sebagai makanan ternak selain rumput dan
leguminosa seperti daun nangka, daun pisang, daun pepaya dan daun bambu.

Limbah pertanian adalah : hijauan yang berasal dari sisa-sisa hasil pertanian yang dapat dimakan
ternak seperti jerami padi, jerami jagung, sisa tanaman kacang tanah/kedelai, daun ubi kayu, daun
ubi jalar dan pucuk tebu.

Limbah Industri adalah : terdiri dari dedak padi, dedak jagung, tetes tebu, menir, bungkil kedelai,
bungkil kelapa, bungkil gandum, ampas tahu, ampas bir, ampas kelapa, ampas ubi kayu dsb.

Pakan jadi dari pabrik adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk ternak misalnya starter swine, finisher swine dan concentrate swine.

Pakan Lainnya adalah : pakan ternak selain diatas misalnya biji-bijian dan umbi-umbian.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V205" name="b5br2b1k3" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="205">
            <labl>Banyaknya Pembelian Jenis Pakan Ternak Hijauan Pakan Ternak</labl>
            <location StartPos="576" EndPos="581" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak/unggas selama setahun yang lalu :
b. Khusus Pakan Ternak :
1. Banyaknya Pembelian Jenis Pakan Ternak Hijauan Pakan Ternak :..............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan kode satuan pakan ternak yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4)
serta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan ternak.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Hijauan adalah : pakan ternak yang terdiri dari rumput segar, leguminosa, silage, hijauan kering/hay,daun-daunan.

Rumput segar adalah : rumput yang diberikan langsung kepada ternak tanpa melalui proses terlebih
dahulu, dapat berasal dari rumput lapangan atau rumput yang ditanam secara khusus seperti rumput
gajah, rumput benggala dan setaria.

Leguminosa adalah : hijauan yang berasal dari tanaman polongan seperti lamtoro, turi, stylosantes
dan centrosema.

Silage adalah : rumput atau hijauan lainnya yang telah mengalami proses terlebih dahulu sebelum
diberikan kepada ternak untuk pengawetan dan peningkatan mutu.

Hijauan kering/hay adalah : hijauan yang telah dikeringkan dahulu sebelum diberikan kepada
ternak, sehingga dapat disimpan lebih lama tanpa merubah nilai gizinya.

Daun-daunan adalah : daun-daunan yang dapat diberikan sebagai makanan ternak selain rumput dan
leguminosa seperti daun nangka, daun pisang, daun pepaya dan daun bambu.

Limbah pertanian adalah : hijauan yang berasal dari sisa-sisa hasil pertanian yang dapat dimakan
ternak seperti jerami padi, jerami jagung, sisa tanaman kacang tanah/kedelai, daun ubi kayu, daun
ubi jalar dan pucuk tebu.

Limbah Industri adalah : terdiri dari dedak padi, dedak jagung, tetes tebu, menir, bungkil kedelai,
bungkil kelapa, bungkil gandum, ampas tahu, ampas bir, ampas kelapa, ampas ubi kayu dsb.

Pakan jadi dari pabrik adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk ternak misalnya starter swine, finisher swine dan concentrate swine.

Pakan Lainnya adalah : pakan ternak selain diatas misalnya biji-bijian dan umbi-umbian.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V206" name="b5br2b1k4" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="206">
            <labl>Nilai (000) Pembelian Jenis Pakan Ternak Hijauan Pakan Ternak</labl>
            <location StartPos="582" EndPos="587" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak/unggas selama setahun yang lalu :
b. Khusus Pakan Ternak :
1. Nilai (000) Pembelian Jenis Pakan Ternak Hijauan Pakan Ternak : Rp..............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan kode satuan pakan ternak yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4)
serta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan ternak.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Hijauan adalah : pakan ternak yang terdiri dari rumput segar, leguminosa, silage, hijauan kering/hay,daun-daunan.

Rumput segar adalah : rumput yang diberikan langsung kepada ternak tanpa melalui proses terlebih
dahulu, dapat berasal dari rumput lapangan atau rumput yang ditanam secara khusus seperti rumput
gajah, rumput benggala dan setaria.

Leguminosa adalah : hijauan yang berasal dari tanaman polongan seperti lamtoro, turi, stylosantes
dan centrosema.

Silage adalah : rumput atau hijauan lainnya yang telah mengalami proses terlebih dahulu sebelum
diberikan kepada ternak untuk pengawetan dan peningkatan mutu.

Hijauan kering/hay adalah : hijauan yang telah dikeringkan dahulu sebelum diberikan kepada
ternak, sehingga dapat disimpan lebih lama tanpa merubah nilai gizinya.

Daun-daunan adalah : daun-daunan yang dapat diberikan sebagai makanan ternak selain rumput dan
leguminosa seperti daun nangka, daun pisang, daun pepaya dan daun bambu.

Limbah pertanian adalah : hijauan yang berasal dari sisa-sisa hasil pertanian yang dapat dimakan
ternak seperti jerami padi, jerami jagung, sisa tanaman kacang tanah/kedelai, daun ubi kayu, daun
ubi jalar dan pucuk tebu.

Limbah Industri adalah : terdiri dari dedak padi, dedak jagung, tetes tebu, menir, bungkil kedelai,
bungkil kelapa, bungkil gandum, ampas tahu, ampas bir, ampas kelapa, ampas ubi kayu dsb.

Pakan jadi dari pabrik adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk ternak misalnya starter swine, finisher swine dan concentrate swine.

Pakan Lainnya adalah : pakan ternak selain diatas misalnya biji-bijian dan umbi-umbian.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V207" name="b5br2b1k5" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="207">
            <labl>Banyaknya Non Pembelian Jenis Pakan Ternak Hijauan Pakan Ternak</labl>
            <location StartPos="588" EndPos="593" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak/unggas selama setahun yang lalu :
b. Khusus Pakan Ternak :
1. Banyaknya Non Pembelian Jenis Pakan Ternak Hijauan Pakan Ternak :...............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan kode satuan pakan ternak yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4)
serta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan ternak.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Hijauan adalah : pakan ternak yang terdiri dari rumput segar, leguminosa, silage, hijauan kering/hay,daun-daunan.

Rumput segar adalah : rumput yang diberikan langsung kepada ternak tanpa melalui proses terlebih
dahulu, dapat berasal dari rumput lapangan atau rumput yang ditanam secara khusus seperti rumput
gajah, rumput benggala dan setaria.

Leguminosa adalah : hijauan yang berasal dari tanaman polongan seperti lamtoro, turi, stylosantes
dan centrosema.

Silage adalah : rumput atau hijauan lainnya yang telah mengalami proses terlebih dahulu sebelum
diberikan kepada ternak untuk pengawetan dan peningkatan mutu.

Hijauan kering/hay adalah : hijauan yang telah dikeringkan dahulu sebelum diberikan kepada
ternak, sehingga dapat disimpan lebih lama tanpa merubah nilai gizinya.

Daun-daunan adalah : daun-daunan yang dapat diberikan sebagai makanan ternak selain rumput dan
leguminosa seperti daun nangka, daun pisang, daun pepaya dan daun bambu.

Limbah pertanian adalah : hijauan yang berasal dari sisa-sisa hasil pertanian yang dapat dimakan
ternak seperti jerami padi, jerami jagung, sisa tanaman kacang tanah/kedelai, daun ubi kayu, daun
ubi jalar dan pucuk tebu.

Limbah Industri adalah : terdiri dari dedak padi, dedak jagung, tetes tebu, menir, bungkil kedelai,
bungkil kelapa, bungkil gandum, ampas tahu, ampas bir, ampas kelapa, ampas ubi kayu dsb.

Pakan jadi dari pabrik adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk ternak misalnya starter swine, finisher swine dan concentrate swine.

Pakan Lainnya adalah : pakan ternak selain diatas misalnya biji-bijian dan umbi-umbian.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V208" name="b5br2b2k2" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="208">
            <labl>Satuan Jenis Pakan Ternak Limbah Pertanian</labl>
            <location StartPos="594" EndPos="594" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak/unggas selama setahun yang lalu :
b. Khusus Pakan Ternak :
2. Satuan Jenis Pakan Ternak Limbah Pertanian :............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan kode satuan pakan ternak yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4)
serta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan ternak.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Kg</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Liter</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3</catValu>
                <labl>Cc</labl>
            </catgry>
            <txt>
                <![CDATA[Hijauan adalah : pakan ternak yang terdiri dari rumput segar, leguminosa, silage, hijauan kering/hay,daun-daunan.

Rumput segar adalah : rumput yang diberikan langsung kepada ternak tanpa melalui proses terlebih
dahulu, dapat berasal dari rumput lapangan atau rumput yang ditanam secara khusus seperti rumput
gajah, rumput benggala dan setaria.

Leguminosa adalah : hijauan yang berasal dari tanaman polongan seperti lamtoro, turi, stylosantes
dan centrosema.

Silage adalah : rumput atau hijauan lainnya yang telah mengalami proses terlebih dahulu sebelum
diberikan kepada ternak untuk pengawetan dan peningkatan mutu.

Hijauan kering/hay adalah : hijauan yang telah dikeringkan dahulu sebelum diberikan kepada
ternak, sehingga dapat disimpan lebih lama tanpa merubah nilai gizinya.

Daun-daunan adalah : daun-daunan yang dapat diberikan sebagai makanan ternak selain rumput dan
leguminosa seperti daun nangka, daun pisang, daun pepaya dan daun bambu.

Limbah pertanian adalah : hijauan yang berasal dari sisa-sisa hasil pertanian yang dapat dimakan
ternak seperti jerami padi, jerami jagung, sisa tanaman kacang tanah/kedelai, daun ubi kayu, daun
ubi jalar dan pucuk tebu.

Limbah Industri adalah : terdiri dari dedak padi, dedak jagung, tetes tebu, menir, bungkil kedelai,
bungkil kelapa, bungkil gandum, ampas tahu, ampas bir, ampas kelapa, ampas ubi kayu dsb.

Pakan jadi dari pabrik adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk ternak misalnya starter swine, finisher swine dan concentrate swine.

Pakan Lainnya adalah : pakan ternak selain diatas misalnya biji-bijian dan umbi-umbian.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V209" name="b5br2b2k3" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="209">
            <labl>Banyaknya Pembelian Jenis Pakan Ternak Limbah Pertanian</labl>
            <location StartPos="595" EndPos="600" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak/unggas selama setahun yang lalu :
b. Khusus Pakan Ternak :
2. Banyaknya Pembelian Jenis Pakan Ternak Limbah Pertanian :....................]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan kode satuan pakan ternak yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4)
serta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan ternak.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Hijauan adalah : pakan ternak yang terdiri dari rumput segar, leguminosa, silage, hijauan kering/hay,daun-daunan.

Rumput segar adalah : rumput yang diberikan langsung kepada ternak tanpa melalui proses terlebih
dahulu, dapat berasal dari rumput lapangan atau rumput yang ditanam secara khusus seperti rumput
gajah, rumput benggala dan setaria.

Leguminosa adalah : hijauan yang berasal dari tanaman polongan seperti lamtoro, turi, stylosantes
dan centrosema.

Silage adalah : rumput atau hijauan lainnya yang telah mengalami proses terlebih dahulu sebelum
diberikan kepada ternak untuk pengawetan dan peningkatan mutu.

Hijauan kering/hay adalah : hijauan yang telah dikeringkan dahulu sebelum diberikan kepada
ternak, sehingga dapat disimpan lebih lama tanpa merubah nilai gizinya.

Daun-daunan adalah : daun-daunan yang dapat diberikan sebagai makanan ternak selain rumput dan
leguminosa seperti daun nangka, daun pisang, daun pepaya dan daun bambu.

Limbah pertanian adalah : hijauan yang berasal dari sisa-sisa hasil pertanian yang dapat dimakan
ternak seperti jerami padi, jerami jagung, sisa tanaman kacang tanah/kedelai, daun ubi kayu, daun
ubi jalar dan pucuk tebu.

Limbah Industri adalah : terdiri dari dedak padi, dedak jagung, tetes tebu, menir, bungkil kedelai,
bungkil kelapa, bungkil gandum, ampas tahu, ampas bir, ampas kelapa, ampas ubi kayu dsb.

Pakan jadi dari pabrik adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk ternak misalnya starter swine, finisher swine dan concentrate swine.

Pakan Lainnya adalah : pakan ternak selain diatas misalnya biji-bijian dan umbi-umbian.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V210" name="b5br2b2k4" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="210">
            <labl>Nilai (000) Pembelian Jenis Pakan Ternak Limbah Pertanian</labl>
            <location StartPos="601" EndPos="606" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak/unggas selama setahun yang lalu :
b. Khusus Pakan Ternak :
2. Nilai (000) Pembelian Jenis Pakan Ternak Limbah Pertanian : Rp..............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan kode satuan pakan ternak yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4)
serta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan ternak.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Hijauan adalah : pakan ternak yang terdiri dari rumput segar, leguminosa, silage, hijauan kering/hay,daun-daunan.

Rumput segar adalah : rumput yang diberikan langsung kepada ternak tanpa melalui proses terlebih
dahulu, dapat berasal dari rumput lapangan atau rumput yang ditanam secara khusus seperti rumput
gajah, rumput benggala dan setaria.

Leguminosa adalah : hijauan yang berasal dari tanaman polongan seperti lamtoro, turi, stylosantes
dan centrosema.

Silage adalah : rumput atau hijauan lainnya yang telah mengalami proses terlebih dahulu sebelum
diberikan kepada ternak untuk pengawetan dan peningkatan mutu.

Hijauan kering/hay adalah : hijauan yang telah dikeringkan dahulu sebelum diberikan kepada
ternak, sehingga dapat disimpan lebih lama tanpa merubah nilai gizinya.

Daun-daunan adalah : daun-daunan yang dapat diberikan sebagai makanan ternak selain rumput dan
leguminosa seperti daun nangka, daun pisang, daun pepaya dan daun bambu.

Limbah pertanian adalah : hijauan yang berasal dari sisa-sisa hasil pertanian yang dapat dimakan
ternak seperti jerami padi, jerami jagung, sisa tanaman kacang tanah/kedelai, daun ubi kayu, daun
ubi jalar dan pucuk tebu.

Limbah Industri adalah : terdiri dari dedak padi, dedak jagung, tetes tebu, menir, bungkil kedelai,
bungkil kelapa, bungkil gandum, ampas tahu, ampas bir, ampas kelapa, ampas ubi kayu dsb.

Pakan jadi dari pabrik adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk ternak misalnya starter swine, finisher swine dan concentrate swine.

Pakan Lainnya adalah : pakan ternak selain diatas misalnya biji-bijian dan umbi-umbian.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V211" name="b5br2b2k5" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="211">
            <labl>Banyaknya Non Pembelian Jenis Pakan Ternak Limbah Pertanian</labl>
            <location StartPos="607" EndPos="612" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak/unggas selama setahun yang lalu :
b. Khusus Pakan Ternak :
2. Banyaknya Non Pembelian Jenis Pakan Ternak Limbah Pertanian :......................]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan kode satuan pakan ternak yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4)
serta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan ternak.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Hijauan adalah : pakan ternak yang terdiri dari rumput segar, leguminosa, silage, hijauan kering/hay,daun-daunan.

Rumput segar adalah : rumput yang diberikan langsung kepada ternak tanpa melalui proses terlebih
dahulu, dapat berasal dari rumput lapangan atau rumput yang ditanam secara khusus seperti rumput
gajah, rumput benggala dan setaria.

Leguminosa adalah : hijauan yang berasal dari tanaman polongan seperti lamtoro, turi, stylosantes
dan centrosema.

Silage adalah : rumput atau hijauan lainnya yang telah mengalami proses terlebih dahulu sebelum
diberikan kepada ternak untuk pengawetan dan peningkatan mutu.

Hijauan kering/hay adalah : hijauan yang telah dikeringkan dahulu sebelum diberikan kepada
ternak, sehingga dapat disimpan lebih lama tanpa merubah nilai gizinya.

Daun-daunan adalah : daun-daunan yang dapat diberikan sebagai makanan ternak selain rumput dan
leguminosa seperti daun nangka, daun pisang, daun pepaya dan daun bambu.

Limbah pertanian adalah : hijauan yang berasal dari sisa-sisa hasil pertanian yang dapat dimakan
ternak seperti jerami padi, jerami jagung, sisa tanaman kacang tanah/kedelai, daun ubi kayu, daun
ubi jalar dan pucuk tebu.

Limbah Industri adalah : terdiri dari dedak padi, dedak jagung, tetes tebu, menir, bungkil kedelai,
bungkil kelapa, bungkil gandum, ampas tahu, ampas bir, ampas kelapa, ampas ubi kayu dsb.

Pakan jadi dari pabrik adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk ternak misalnya starter swine, finisher swine dan concentrate swine.

Pakan Lainnya adalah : pakan ternak selain diatas misalnya biji-bijian dan umbi-umbian.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V212" name="b5br2b3k2" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="212">
            <labl>Satuan Jenis Pakan Ternak Limbah Industri</labl>
            <location StartPos="613" EndPos="613" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak/unggas selama setahun yang lalu :
b. Khusus Pakan Ternak :
3. Satuan Jenis Pakan Ternak Limbah Industri :.................]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan kode satuan pakan ternak yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4)
serta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan ternak.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Kg</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Liter</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3</catValu>
                <labl>Cc</labl>
            </catgry>
            <txt>
                <![CDATA[Hijauan adalah : pakan ternak yang terdiri dari rumput segar, leguminosa, silage, hijauan kering/hay,daun-daunan.

Rumput segar adalah : rumput yang diberikan langsung kepada ternak tanpa melalui proses terlebih
dahulu, dapat berasal dari rumput lapangan atau rumput yang ditanam secara khusus seperti rumput
gajah, rumput benggala dan setaria.

Leguminosa adalah : hijauan yang berasal dari tanaman polongan seperti lamtoro, turi, stylosantes
dan centrosema.

Silage adalah : rumput atau hijauan lainnya yang telah mengalami proses terlebih dahulu sebelum
diberikan kepada ternak untuk pengawetan dan peningkatan mutu.

Hijauan kering/hay adalah : hijauan yang telah dikeringkan dahulu sebelum diberikan kepada
ternak, sehingga dapat disimpan lebih lama tanpa merubah nilai gizinya.

Daun-daunan adalah : daun-daunan yang dapat diberikan sebagai makanan ternak selain rumput dan
leguminosa seperti daun nangka, daun pisang, daun pepaya dan daun bambu.

Limbah pertanian adalah : hijauan yang berasal dari sisa-sisa hasil pertanian yang dapat dimakan
ternak seperti jerami padi, jerami jagung, sisa tanaman kacang tanah/kedelai, daun ubi kayu, daun
ubi jalar dan pucuk tebu.

Limbah Industri adalah : terdiri dari dedak padi, dedak jagung, tetes tebu, menir, bungkil kedelai,
bungkil kelapa, bungkil gandum, ampas tahu, ampas bir, ampas kelapa, ampas ubi kayu dsb.

Pakan jadi dari pabrik adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk ternak misalnya starter swine, finisher swine dan concentrate swine.

Pakan Lainnya adalah : pakan ternak selain diatas misalnya biji-bijian dan umbi-umbian.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V213" name="b5br2b3k3" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="213">
            <labl>Banyaknya Pembelian Jenis Pakan Ternak Limbah Industri</labl>
            <location StartPos="614" EndPos="619" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak/unggas selama setahun yang lalu :
b. Khusus Pakan Ternak :
3. Banyaknya Pembelian Jenis Pakan Ternak Limbah Industri :.................]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan kode satuan pakan ternak yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4)
serta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan ternak.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Hijauan adalah : pakan ternak yang terdiri dari rumput segar, leguminosa, silage, hijauan kering/hay,daun-daunan.

Rumput segar adalah : rumput yang diberikan langsung kepada ternak tanpa melalui proses terlebih
dahulu, dapat berasal dari rumput lapangan atau rumput yang ditanam secara khusus seperti rumput
gajah, rumput benggala dan setaria.

Leguminosa adalah : hijauan yang berasal dari tanaman polongan seperti lamtoro, turi, stylosantes
dan centrosema.

Silage adalah : rumput atau hijauan lainnya yang telah mengalami proses terlebih dahulu sebelum
diberikan kepada ternak untuk pengawetan dan peningkatan mutu.

Hijauan kering/hay adalah : hijauan yang telah dikeringkan dahulu sebelum diberikan kepada
ternak, sehingga dapat disimpan lebih lama tanpa merubah nilai gizinya.

Daun-daunan adalah : daun-daunan yang dapat diberikan sebagai makanan ternak selain rumput dan
leguminosa seperti daun nangka, daun pisang, daun pepaya dan daun bambu.

Limbah pertanian adalah : hijauan yang berasal dari sisa-sisa hasil pertanian yang dapat dimakan
ternak seperti jerami padi, jerami jagung, sisa tanaman kacang tanah/kedelai, daun ubi kayu, daun
ubi jalar dan pucuk tebu.

Limbah Industri adalah : terdiri dari dedak padi, dedak jagung, tetes tebu, menir, bungkil kedelai,
bungkil kelapa, bungkil gandum, ampas tahu, ampas bir, ampas kelapa, ampas ubi kayu dsb.

Pakan jadi dari pabrik adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk ternak misalnya starter swine, finisher swine dan concentrate swine.

Pakan Lainnya adalah : pakan ternak selain diatas misalnya biji-bijian dan umbi-umbian.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V214" name="b5br2b3k4" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="214">
            <labl>Nilai (000) Pembelian Jenis Pakan Ternak Limbah Industri</labl>
            <location StartPos="620" EndPos="625" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak/unggas selama setahun yang lalu :
b. Khusus Pakan Ternak :
3. Nilai (000) Pembelian Jenis Pakan Ternak Limbah Industri : Rp...............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan kode satuan pakan ternak yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4)
serta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan ternak.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Hijauan adalah : pakan ternak yang terdiri dari rumput segar, leguminosa, silage, hijauan kering/hay,daun-daunan.

Rumput segar adalah : rumput yang diberikan langsung kepada ternak tanpa melalui proses terlebih
dahulu, dapat berasal dari rumput lapangan atau rumput yang ditanam secara khusus seperti rumput
gajah, rumput benggala dan setaria.

Leguminosa adalah : hijauan yang berasal dari tanaman polongan seperti lamtoro, turi, stylosantes
dan centrosema.

Silage adalah : rumput atau hijauan lainnya yang telah mengalami proses terlebih dahulu sebelum
diberikan kepada ternak untuk pengawetan dan peningkatan mutu.

Hijauan kering/hay adalah : hijauan yang telah dikeringkan dahulu sebelum diberikan kepada
ternak, sehingga dapat disimpan lebih lama tanpa merubah nilai gizinya.

Daun-daunan adalah : daun-daunan yang dapat diberikan sebagai makanan ternak selain rumput dan
leguminosa seperti daun nangka, daun pisang, daun pepaya dan daun bambu.

Limbah pertanian adalah : hijauan yang berasal dari sisa-sisa hasil pertanian yang dapat dimakan
ternak seperti jerami padi, jerami jagung, sisa tanaman kacang tanah/kedelai, daun ubi kayu, daun
ubi jalar dan pucuk tebu.

Limbah Industri adalah : terdiri dari dedak padi, dedak jagung, tetes tebu, menir, bungkil kedelai,
bungkil kelapa, bungkil gandum, ampas tahu, ampas bir, ampas kelapa, ampas ubi kayu dsb.

Pakan jadi dari pabrik adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk ternak misalnya starter swine, finisher swine dan concentrate swine.

Pakan Lainnya adalah : pakan ternak selain diatas misalnya biji-bijian dan umbi-umbian.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V215" name="b5br2b3k5" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="215">
            <labl>Banyaknya Non Pembelian Jenis Pakan Ternak Limbah Industri</labl>
            <location StartPos="626" EndPos="631" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak/unggas selama setahun yang lalu :
b. Khusus Pakan Ternak :
3. Banyaknya Non Pembelian Jenis Pakan Ternak Limbah Industri :...............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan kode satuan pakan ternak yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4)
serta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan ternak.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Hijauan adalah : pakan ternak yang terdiri dari rumput segar, leguminosa, silage, hijauan kering/hay,daun-daunan.

Rumput segar adalah : rumput yang diberikan langsung kepada ternak tanpa melalui proses terlebih
dahulu, dapat berasal dari rumput lapangan atau rumput yang ditanam secara khusus seperti rumput
gajah, rumput benggala dan setaria.

Leguminosa adalah : hijauan yang berasal dari tanaman polongan seperti lamtoro, turi, stylosantes
dan centrosema.

Silage adalah : rumput atau hijauan lainnya yang telah mengalami proses terlebih dahulu sebelum
diberikan kepada ternak untuk pengawetan dan peningkatan mutu.

Hijauan kering/hay adalah : hijauan yang telah dikeringkan dahulu sebelum diberikan kepada
ternak, sehingga dapat disimpan lebih lama tanpa merubah nilai gizinya.

Daun-daunan adalah : daun-daunan yang dapat diberikan sebagai makanan ternak selain rumput dan
leguminosa seperti daun nangka, daun pisang, daun pepaya dan daun bambu.

Limbah pertanian adalah : hijauan yang berasal dari sisa-sisa hasil pertanian yang dapat dimakan
ternak seperti jerami padi, jerami jagung, sisa tanaman kacang tanah/kedelai, daun ubi kayu, daun
ubi jalar dan pucuk tebu.

Limbah Industri adalah : terdiri dari dedak padi, dedak jagung, tetes tebu, menir, bungkil kedelai,
bungkil kelapa, bungkil gandum, ampas tahu, ampas bir, ampas kelapa, ampas ubi kayu dsb.

Pakan jadi dari pabrik adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk ternak misalnya starter swine, finisher swine dan concentrate swine.

Pakan Lainnya adalah : pakan ternak selain diatas misalnya biji-bijian dan umbi-umbian.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V216" name="b5br2b4k2" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="216">
            <labl>Satuan Jenis Pakan Ternak Pakan jadi dari pabrik</labl>
            <location StartPos="632" EndPos="632" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak/unggas selama setahun yang lalu :
b. Khusus Pakan Ternak :
4. Satuan Jenis Pakan Ternak Pakan jadi dari pabrik :..............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan kode satuan pakan ternak yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4)
serta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan ternak.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Kg</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Liter</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3</catValu>
                <labl>Cc</labl>
            </catgry>
            <txt>
                <![CDATA[Hijauan adalah : pakan ternak yang terdiri dari rumput segar, leguminosa, silage, hijauan kering/hay,daun-daunan.

Rumput segar adalah : rumput yang diberikan langsung kepada ternak tanpa melalui proses terlebih
dahulu, dapat berasal dari rumput lapangan atau rumput yang ditanam secara khusus seperti rumput
gajah, rumput benggala dan setaria.

Leguminosa adalah : hijauan yang berasal dari tanaman polongan seperti lamtoro, turi, stylosantes
dan centrosema.

Silage adalah : rumput atau hijauan lainnya yang telah mengalami proses terlebih dahulu sebelum
diberikan kepada ternak untuk pengawetan dan peningkatan mutu.

Hijauan kering/hay adalah : hijauan yang telah dikeringkan dahulu sebelum diberikan kepada
ternak, sehingga dapat disimpan lebih lama tanpa merubah nilai gizinya.

Daun-daunan adalah : daun-daunan yang dapat diberikan sebagai makanan ternak selain rumput dan
leguminosa seperti daun nangka, daun pisang, daun pepaya dan daun bambu.

Limbah pertanian adalah : hijauan yang berasal dari sisa-sisa hasil pertanian yang dapat dimakan
ternak seperti jerami padi, jerami jagung, sisa tanaman kacang tanah/kedelai, daun ubi kayu, daun
ubi jalar dan pucuk tebu.

Limbah Industri adalah : terdiri dari dedak padi, dedak jagung, tetes tebu, menir, bungkil kedelai,
bungkil kelapa, bungkil gandum, ampas tahu, ampas bir, ampas kelapa, ampas ubi kayu dsb.

Pakan jadi dari pabrik adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk ternak misalnya starter swine, finisher swine dan concentrate swine.

Pakan Lainnya adalah : pakan ternak selain diatas misalnya biji-bijian dan umbi-umbian.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V217" name="b5br2b4k3" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="217">
            <labl>Banyaknya Pembelian Jenis Pakan Ternak Pakan jadi dari pabrik</labl>
            <location StartPos="633" EndPos="638" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak/unggas selama setahun yang lalu :
b. Khusus Pakan Ternak :
4. Banyaknya Pembelian Jenis Pakan Ternak Pakan jadi dari pabrik :...............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan kode satuan pakan ternak yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4)
serta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan ternak.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Hijauan adalah : pakan ternak yang terdiri dari rumput segar, leguminosa, silage, hijauan kering/hay,daun-daunan.

Rumput segar adalah : rumput yang diberikan langsung kepada ternak tanpa melalui proses terlebih
dahulu, dapat berasal dari rumput lapangan atau rumput yang ditanam secara khusus seperti rumput
gajah, rumput benggala dan setaria.

Leguminosa adalah : hijauan yang berasal dari tanaman polongan seperti lamtoro, turi, stylosantes
dan centrosema.

Silage adalah : rumput atau hijauan lainnya yang telah mengalami proses terlebih dahulu sebelum
diberikan kepada ternak untuk pengawetan dan peningkatan mutu.

Hijauan kering/hay adalah : hijauan yang telah dikeringkan dahulu sebelum diberikan kepada
ternak, sehingga dapat disimpan lebih lama tanpa merubah nilai gizinya.

Daun-daunan adalah : daun-daunan yang dapat diberikan sebagai makanan ternak selain rumput dan
leguminosa seperti daun nangka, daun pisang, daun pepaya dan daun bambu.

Limbah pertanian adalah : hijauan yang berasal dari sisa-sisa hasil pertanian yang dapat dimakan
ternak seperti jerami padi, jerami jagung, sisa tanaman kacang tanah/kedelai, daun ubi kayu, daun
ubi jalar dan pucuk tebu.

Limbah Industri adalah : terdiri dari dedak padi, dedak jagung, tetes tebu, menir, bungkil kedelai,
bungkil kelapa, bungkil gandum, ampas tahu, ampas bir, ampas kelapa, ampas ubi kayu dsb.

Pakan jadi dari pabrik adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk ternak misalnya starter swine, finisher swine dan concentrate swine.

Pakan Lainnya adalah : pakan ternak selain diatas misalnya biji-bijian dan umbi-umbian.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V218" name="b5br2b4k4" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="218">
            <labl>Nilai (000) Pembelian Jenis Pakan Ternak Pakan jadi dari pabrik</labl>
            <location StartPos="639" EndPos="644" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak/unggas selama setahun yang lalu :
b. Khusus Pakan Ternak :
4. Nilai (000) Pembelian Jenis Pakan Ternak Pakan jadi dari pabrik : Rp............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan kode satuan pakan ternak yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4)
serta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan ternak.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Hijauan adalah : pakan ternak yang terdiri dari rumput segar, leguminosa, silage, hijauan kering/hay,daun-daunan.

Rumput segar adalah : rumput yang diberikan langsung kepada ternak tanpa melalui proses terlebih
dahulu, dapat berasal dari rumput lapangan atau rumput yang ditanam secara khusus seperti rumput
gajah, rumput benggala dan setaria.

Leguminosa adalah : hijauan yang berasal dari tanaman polongan seperti lamtoro, turi, stylosantes
dan centrosema.

Silage adalah : rumput atau hijauan lainnya yang telah mengalami proses terlebih dahulu sebelum
diberikan kepada ternak untuk pengawetan dan peningkatan mutu.

Hijauan kering/hay adalah : hijauan yang telah dikeringkan dahulu sebelum diberikan kepada
ternak, sehingga dapat disimpan lebih lama tanpa merubah nilai gizinya.

Daun-daunan adalah : daun-daunan yang dapat diberikan sebagai makanan ternak selain rumput dan
leguminosa seperti daun nangka, daun pisang, daun pepaya dan daun bambu.

Limbah pertanian adalah : hijauan yang berasal dari sisa-sisa hasil pertanian yang dapat dimakan
ternak seperti jerami padi, jerami jagung, sisa tanaman kacang tanah/kedelai, daun ubi kayu, daun
ubi jalar dan pucuk tebu.

Limbah Industri adalah : terdiri dari dedak padi, dedak jagung, tetes tebu, menir, bungkil kedelai,
bungkil kelapa, bungkil gandum, ampas tahu, ampas bir, ampas kelapa, ampas ubi kayu dsb.

Pakan jadi dari pabrik adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk ternak misalnya starter swine, finisher swine dan concentrate swine.

Pakan Lainnya adalah : pakan ternak selain diatas misalnya biji-bijian dan umbi-umbian.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V219" name="b5br2b4k5" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="219">
            <labl>Banyaknya Non Pembelian Jenis Pakan Ternak Pakan jadi dari pabrik</labl>
            <location StartPos="645" EndPos="649" width="5" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak/unggas selama setahun yang lalu :
b. Khusus Pakan Ternak :
4. Banyaknya Non Pembelian Jenis Pakan Ternak Pakan jadi dari pabrik :..................]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan kode satuan pakan ternak yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4)
serta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan ternak.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Hijauan adalah : pakan ternak yang terdiri dari rumput segar, leguminosa, silage, hijauan kering/hay,daun-daunan.

Rumput segar adalah : rumput yang diberikan langsung kepada ternak tanpa melalui proses terlebih
dahulu, dapat berasal dari rumput lapangan atau rumput yang ditanam secara khusus seperti rumput
gajah, rumput benggala dan setaria.

Leguminosa adalah : hijauan yang berasal dari tanaman polongan seperti lamtoro, turi, stylosantes
dan centrosema.

Silage adalah : rumput atau hijauan lainnya yang telah mengalami proses terlebih dahulu sebelum
diberikan kepada ternak untuk pengawetan dan peningkatan mutu.

Hijauan kering/hay adalah : hijauan yang telah dikeringkan dahulu sebelum diberikan kepada
ternak, sehingga dapat disimpan lebih lama tanpa merubah nilai gizinya.

Daun-daunan adalah : daun-daunan yang dapat diberikan sebagai makanan ternak selain rumput dan
leguminosa seperti daun nangka, daun pisang, daun pepaya dan daun bambu.

Limbah pertanian adalah : hijauan yang berasal dari sisa-sisa hasil pertanian yang dapat dimakan
ternak seperti jerami padi, jerami jagung, sisa tanaman kacang tanah/kedelai, daun ubi kayu, daun
ubi jalar dan pucuk tebu.

Limbah Industri adalah : terdiri dari dedak padi, dedak jagung, tetes tebu, menir, bungkil kedelai,
bungkil kelapa, bungkil gandum, ampas tahu, ampas bir, ampas kelapa, ampas ubi kayu dsb.

Pakan jadi dari pabrik adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk ternak misalnya starter swine, finisher swine dan concentrate swine.

Pakan Lainnya adalah : pakan ternak selain diatas misalnya biji-bijian dan umbi-umbian.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V220" name="b5br2b5k2" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="220">
            <labl>Satuan Jenis Pakan Ternak Lainnya</labl>
            <location StartPos="650" EndPos="650" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak/unggas selama setahun yang lalu :
b. Khusus Pakan Ternak :
5. Satuan Jenis Pakan Ternak Lainnya :...........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan kode satuan pakan ternak yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4)
serta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan ternak.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Kg</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Liter</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3</catValu>
                <labl>Cc</labl>
            </catgry>
            <txt>
                <![CDATA[Hijauan adalah : pakan ternak yang terdiri dari rumput segar, leguminosa, silage, hijauan kering/hay,daun-daunan.

Rumput segar adalah : rumput yang diberikan langsung kepada ternak tanpa melalui proses terlebih
dahulu, dapat berasal dari rumput lapangan atau rumput yang ditanam secara khusus seperti rumput
gajah, rumput benggala dan setaria.

Leguminosa adalah : hijauan yang berasal dari tanaman polongan seperti lamtoro, turi, stylosantes
dan centrosema.

Silage adalah : rumput atau hijauan lainnya yang telah mengalami proses terlebih dahulu sebelum
diberikan kepada ternak untuk pengawetan dan peningkatan mutu.

Hijauan kering/hay adalah : hijauan yang telah dikeringkan dahulu sebelum diberikan kepada
ternak, sehingga dapat disimpan lebih lama tanpa merubah nilai gizinya.

Daun-daunan adalah : daun-daunan yang dapat diberikan sebagai makanan ternak selain rumput dan
leguminosa seperti daun nangka, daun pisang, daun pepaya dan daun bambu.

Limbah pertanian adalah : hijauan yang berasal dari sisa-sisa hasil pertanian yang dapat dimakan
ternak seperti jerami padi, jerami jagung, sisa tanaman kacang tanah/kedelai, daun ubi kayu, daun
ubi jalar dan pucuk tebu.

Limbah Industri adalah : terdiri dari dedak padi, dedak jagung, tetes tebu, menir, bungkil kedelai,
bungkil kelapa, bungkil gandum, ampas tahu, ampas bir, ampas kelapa, ampas ubi kayu dsb.

Pakan jadi dari pabrik adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk ternak misalnya starter swine, finisher swine dan concentrate swine.

Pakan Lainnya adalah : pakan ternak selain diatas misalnya biji-bijian dan umbi-umbian.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V221" name="b5br2b5k3" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="221">
            <labl>Banyaknya Pembelian Jenis Pakan Ternak Lainnya</labl>
            <location StartPos="651" EndPos="656" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak/unggas selama setahun yang lalu :
b. Khusus Pakan Ternak :
5. Banyaknya Pembelian Jenis Pakan Ternak Lainnya :.................]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan kode satuan pakan ternak yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4)
serta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan ternak.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Hijauan adalah : pakan ternak yang terdiri dari rumput segar, leguminosa, silage, hijauan kering/hay,daun-daunan.

Rumput segar adalah : rumput yang diberikan langsung kepada ternak tanpa melalui proses terlebih
dahulu, dapat berasal dari rumput lapangan atau rumput yang ditanam secara khusus seperti rumput
gajah, rumput benggala dan setaria.

Leguminosa adalah : hijauan yang berasal dari tanaman polongan seperti lamtoro, turi, stylosantes
dan centrosema.

Silage adalah : rumput atau hijauan lainnya yang telah mengalami proses terlebih dahulu sebelum
diberikan kepada ternak untuk pengawetan dan peningkatan mutu.

Hijauan kering/hay adalah : hijauan yang telah dikeringkan dahulu sebelum diberikan kepada
ternak, sehingga dapat disimpan lebih lama tanpa merubah nilai gizinya.

Daun-daunan adalah : daun-daunan yang dapat diberikan sebagai makanan ternak selain rumput dan
leguminosa seperti daun nangka, daun pisang, daun pepaya dan daun bambu.

Limbah pertanian adalah : hijauan yang berasal dari sisa-sisa hasil pertanian yang dapat dimakan
ternak seperti jerami padi, jerami jagung, sisa tanaman kacang tanah/kedelai, daun ubi kayu, daun
ubi jalar dan pucuk tebu.

Limbah Industri adalah : terdiri dari dedak padi, dedak jagung, tetes tebu, menir, bungkil kedelai,
bungkil kelapa, bungkil gandum, ampas tahu, ampas bir, ampas kelapa, ampas ubi kayu dsb.

Pakan jadi dari pabrik adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk ternak misalnya starter swine, finisher swine dan concentrate swine.

Pakan Lainnya adalah : pakan ternak selain diatas misalnya biji-bijian dan umbi-umbian.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V222" name="b5br2b5k4" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="222">
            <labl>Nilai (000) Pembelian Jenis Pakan Ternak Lainnya</labl>
            <location StartPos="657" EndPos="662" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak/unggas selama setahun yang lalu :
b. Khusus Pakan Ternak :
5. Nilai (000) Pembelian Jenis Pakan Ternak Lainnya : Rp............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan kode satuan pakan ternak yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4)
serta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan ternak.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Hijauan adalah : pakan ternak yang terdiri dari rumput segar, leguminosa, silage, hijauan kering/hay,daun-daunan.

Rumput segar adalah : rumput yang diberikan langsung kepada ternak tanpa melalui proses terlebih
dahulu, dapat berasal dari rumput lapangan atau rumput yang ditanam secara khusus seperti rumput
gajah, rumput benggala dan setaria.

Leguminosa adalah : hijauan yang berasal dari tanaman polongan seperti lamtoro, turi, stylosantes
dan centrosema.

Silage adalah : rumput atau hijauan lainnya yang telah mengalami proses terlebih dahulu sebelum
diberikan kepada ternak untuk pengawetan dan peningkatan mutu.

Hijauan kering/hay adalah : hijauan yang telah dikeringkan dahulu sebelum diberikan kepada
ternak, sehingga dapat disimpan lebih lama tanpa merubah nilai gizinya.

Daun-daunan adalah : daun-daunan yang dapat diberikan sebagai makanan ternak selain rumput dan
leguminosa seperti daun nangka, daun pisang, daun pepaya dan daun bambu.

Limbah pertanian adalah : hijauan yang berasal dari sisa-sisa hasil pertanian yang dapat dimakan
ternak seperti jerami padi, jerami jagung, sisa tanaman kacang tanah/kedelai, daun ubi kayu, daun
ubi jalar dan pucuk tebu.

Limbah Industri adalah : terdiri dari dedak padi, dedak jagung, tetes tebu, menir, bungkil kedelai,
bungkil kelapa, bungkil gandum, ampas tahu, ampas bir, ampas kelapa, ampas ubi kayu dsb.

Pakan jadi dari pabrik adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk ternak misalnya starter swine, finisher swine dan concentrate swine.

Pakan Lainnya adalah : pakan ternak selain diatas misalnya biji-bijian dan umbi-umbian.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V223" name="b5br2b5k5" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="223">
            <labl>Banyaknya Non Pembelian Jenis Pakan Ternak Lainnya</labl>
            <location StartPos="663" EndPos="668" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak/unggas selama setahun yang lalu :
b. Khusus Pakan Ternak :
5. Banyaknya Non Pembelian Jenis Pakan Ternak Lainnya :.................]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan kode satuan pakan ternak yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4)
serta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan ternak.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Hijauan adalah : pakan ternak yang terdiri dari rumput segar, leguminosa, silage, hijauan kering/hay,daun-daunan.

Rumput segar adalah : rumput yang diberikan langsung kepada ternak tanpa melalui proses terlebih
dahulu, dapat berasal dari rumput lapangan atau rumput yang ditanam secara khusus seperti rumput
gajah, rumput benggala dan setaria.

Leguminosa adalah : hijauan yang berasal dari tanaman polongan seperti lamtoro, turi, stylosantes
dan centrosema.

Silage adalah : rumput atau hijauan lainnya yang telah mengalami proses terlebih dahulu sebelum
diberikan kepada ternak untuk pengawetan dan peningkatan mutu.

Hijauan kering/hay adalah : hijauan yang telah dikeringkan dahulu sebelum diberikan kepada
ternak, sehingga dapat disimpan lebih lama tanpa merubah nilai gizinya.

Daun-daunan adalah : daun-daunan yang dapat diberikan sebagai makanan ternak selain rumput dan
leguminosa seperti daun nangka, daun pisang, daun pepaya dan daun bambu.

Limbah pertanian adalah : hijauan yang berasal dari sisa-sisa hasil pertanian yang dapat dimakan
ternak seperti jerami padi, jerami jagung, sisa tanaman kacang tanah/kedelai, daun ubi kayu, daun
ubi jalar dan pucuk tebu.

Limbah Industri adalah : terdiri dari dedak padi, dedak jagung, tetes tebu, menir, bungkil kedelai,
bungkil kelapa, bungkil gandum, ampas tahu, ampas bir, ampas kelapa, ampas ubi kayu dsb.

Pakan jadi dari pabrik adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk ternak misalnya starter swine, finisher swine dan concentrate swine.

Pakan Lainnya adalah : pakan ternak selain diatas misalnya biji-bijian dan umbi-umbian.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V224" name="b5br2b6k4" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="224">
            <labl>Jumlah Nilai (000) pengeluaran Pakan Ternak</labl>
            <location StartPos="669" EndPos="674" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
2. Jumlah dan nilai pengeluaran pakan ternak/unggas selama setahun yang lalu :
b. Khusus Pakan Ternak :
6. Jumlah Nilai (000) pengeluaran Pakan Ternak : Rp.................]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan kode satuan pakan ternak yang dipakai pada kolom (2), banyaknya pakan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4)
serta banyaknya pakan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis pakan ternak.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Hijauan adalah : pakan ternak yang terdiri dari rumput segar, leguminosa, silage, hijauan kering/hay,daun-daunan.

Rumput segar adalah : rumput yang diberikan langsung kepada ternak tanpa melalui proses terlebih
dahulu, dapat berasal dari rumput lapangan atau rumput yang ditanam secara khusus seperti rumput
gajah, rumput benggala dan setaria.

Leguminosa adalah : hijauan yang berasal dari tanaman polongan seperti lamtoro, turi, stylosantes
dan centrosema.

Silage adalah : rumput atau hijauan lainnya yang telah mengalami proses terlebih dahulu sebelum
diberikan kepada ternak untuk pengawetan dan peningkatan mutu.

Hijauan kering/hay adalah : hijauan yang telah dikeringkan dahulu sebelum diberikan kepada
ternak, sehingga dapat disimpan lebih lama tanpa merubah nilai gizinya.

Daun-daunan adalah : daun-daunan yang dapat diberikan sebagai makanan ternak selain rumput dan
leguminosa seperti daun nangka, daun pisang, daun pepaya dan daun bambu.

Limbah pertanian adalah : hijauan yang berasal dari sisa-sisa hasil pertanian yang dapat dimakan
ternak seperti jerami padi, jerami jagung, sisa tanaman kacang tanah/kedelai, daun ubi kayu, daun
ubi jalar dan pucuk tebu.

Limbah Industri adalah : terdiri dari dedak padi, dedak jagung, tetes tebu, menir, bungkil kedelai,
bungkil kelapa, bungkil gandum, ampas tahu, ampas bir, ampas kelapa, ampas ubi kayu dsb.

Pakan jadi dari pabrik adalah : makanan jadi yang dibuat oleh pabrik untuk ternak misalnya starter swine, finisher swine dan concentrate swine.

Pakan Lainnya adalah : pakan ternak selain diatas misalnya biji-bijian dan umbi-umbian.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V225" name="b5br3ak2" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="225">
            <labl>Satuan Jenis Obat Golongan Farmasetik</labl>
            <location StartPos="675" EndPos="675" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
3. Jumlah dan Nilai pengeluaran obat-obatan (termasuk vaksinasi) yang digunakan selama setahun yang lalu :
a. Satuan Jenis Obat Golongan Farmasetik :............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>Isikan kode satuan obat-obatan yang dipakai pada kolom (2), banyaknya obatobatan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4), serta banyaknya obat-obatan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis obat.</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Kg</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Liter</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3</catValu>
                <labl>Cc</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>4</catValu>
                <labl>Ml</labl>
            </catgry>
            <txt>
                <![CDATA[Jenis obat ternak/unggas yang sering dijumpai pada petani:
1. Golongan Farmasetik
a. Anastesika / Obat bius.
b. Antiseptika dan Desinfektansia.
c. Antibiotika.
d. Anti fungi/Anti jamur.
e. Anti protozoa/parasit darah.
f. Antelmintika/Obat cacing.
g. Ektoparasit:/obat kutu.
h. Diuretika/pelancar kencing.
i. Kardiovaskuler/obat jantung.
j. Anti diare.
k. Obat kembung.
l. Anti defisiensi vitamin dan mineral.
m. Analgesika, anti piretika dan anti inflamasi.
n. Hormon reproduksi: chorulon. Enzaprost, improoestradiol.
o. Hormon non reproduksi: sanabolicum.
p. Obat-obat lokal: supermastikort, vioform aerosol.

2. Golongan produk biologik.
a. Vaksin unggas.
b. Vaksin ternak besar/Vaksin ternak kecil.
c. Vaksin hewan kesayangan.
d. Serum
e. Diagnostik.
f. Pelarut Vaksin

3. Golongan Premix.
a. Feed additive: albac 100, bayonox, chipox, rhodex, stafac, zinc bacitrasin.
b. Feed supplement:/vitamin dan mineral.

4. Lain-lain.
a. Kosmetika , deodorant ,shampo, bedah.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V226" name="b5br3ak3" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="226">
            <labl>Banyaknya Pembelian Jenis Obat Golongan Farmasetik</labl>
            <location StartPos="676" EndPos="681" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
3. Jumlah dan Nilai pengeluaran obat-obatan (termasuk vaksinasi) yang digunakan selama setahun yang lalu :
a. Banyaknya Pembelian Jenis Obat Golongan Farmasetik :..............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>Isikan kode satuan obat-obatan yang dipakai pada kolom (2), banyaknya obatobatan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4), serta banyaknya obat-obatan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis obat.</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Jenis obat ternak/unggas yang sering dijumpai pada petani:
1. Golongan Farmasetik
a. Anastesika / Obat bius.
b. Antiseptika dan Desinfektansia.
c. Antibiotika.
d. Anti fungi/Anti jamur.
e. Anti protozoa/parasit darah.
f. Antelmintika/Obat cacing.
g. Ektoparasit:/obat kutu.
h. Diuretika/pelancar kencing.
i. Kardiovaskuler/obat jantung.
j. Anti diare.
k. Obat kembung.
l. Anti defisiensi vitamin dan mineral.
m. Analgesika, anti piretika dan anti inflamasi.
n. Hormon reproduksi: chorulon. Enzaprost, improoestradiol.
o. Hormon non reproduksi: sanabolicum.
p. Obat-obat lokal: supermastikort, vioform aerosol.

2. Golongan produk biologik.
a. Vaksin unggas.
b. Vaksin ternak besar/Vaksin ternak kecil.
c. Vaksin hewan kesayangan.
d. Serum
e. Diagnostik.
f. Pelarut Vaksin

3. Golongan Premix.
a. Feed additive: albac 100, bayonox, chipox, rhodex, stafac, zinc bacitrasin.
b. Feed supplement:/vitamin dan mineral.

4. Lain-lain.
a. Kosmetika , deodorant ,shampo, bedah.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V227" name="b5br3ak4" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="227">
            <labl>Nilai (000) Pembelian Jenis Obat Golongan Farmasetik</labl>
            <location StartPos="682" EndPos="687" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
3. Jumlah dan Nilai pengeluaran obat-obatan (termasuk vaksinasi) yang digunakan selama setahun yang lalu :
a. Nilai (000) Pembelian Jenis Obat Golongan Farmasetik : Rp..................]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>Isikan kode satuan obat-obatan yang dipakai pada kolom (2), banyaknya obatobatan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4), serta banyaknya obat-obatan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis obat.</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Jenis obat ternak/unggas yang sering dijumpai pada petani:
1. Golongan Farmasetik
a. Anastesika / Obat bius.
b. Antiseptika dan Desinfektansia.
c. Antibiotika.
d. Anti fungi/Anti jamur.
e. Anti protozoa/parasit darah.
f. Antelmintika/Obat cacing.
g. Ektoparasit:/obat kutu.
h. Diuretika/pelancar kencing.
i. Kardiovaskuler/obat jantung.
j. Anti diare.
k. Obat kembung.
l. Anti defisiensi vitamin dan mineral.
m. Analgesika, anti piretika dan anti inflamasi.
n. Hormon reproduksi: chorulon. Enzaprost, improoestradiol.
o. Hormon non reproduksi: sanabolicum.
p. Obat-obat lokal: supermastikort, vioform aerosol.

2. Golongan produk biologik.
a. Vaksin unggas.
b. Vaksin ternak besar/Vaksin ternak kecil.
c. Vaksin hewan kesayangan.
d. Serum
e. Diagnostik.
f. Pelarut Vaksin

3. Golongan Premix.
a. Feed additive: albac 100, bayonox, chipox, rhodex, stafac, zinc bacitrasin.
b. Feed supplement:/vitamin dan mineral.

4. Lain-lain.
a. Kosmetika , deodorant ,shampo, bedah.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V228" name="b5br3ak5" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="228">
            <labl>Banyaknya Non Pembelian Jenis Obat Golongan Farmasetik</labl>
            <location StartPos="688" EndPos="692" width="5" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
3. Jumlah dan Nilai pengeluaran obat-obatan (termasuk vaksinasi) yang digunakan selama setahun yang lalu :
a. Banyaknya Non Pembelian Jenis Obat Golongan Farmasetik :...................]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>Isikan kode satuan obat-obatan yang dipakai pada kolom (2), banyaknya obatobatan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4), serta banyaknya obat-obatan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis obat.</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Jenis obat ternak/unggas yang sering dijumpai pada petani:
1. Golongan Farmasetik
a. Anastesika / Obat bius.
b. Antiseptika dan Desinfektansia.
c. Antibiotika.
d. Anti fungi/Anti jamur.
e. Anti protozoa/parasit darah.
f. Antelmintika/Obat cacing.
g. Ektoparasit:/obat kutu.
h. Diuretika/pelancar kencing.
i. Kardiovaskuler/obat jantung.
j. Anti diare.
k. Obat kembung.
l. Anti defisiensi vitamin dan mineral.
m. Analgesika, anti piretika dan anti inflamasi.
n. Hormon reproduksi: chorulon. Enzaprost, improoestradiol.
o. Hormon non reproduksi: sanabolicum.
p. Obat-obat lokal: supermastikort, vioform aerosol.

2. Golongan produk biologik.
a. Vaksin unggas.
b. Vaksin ternak besar/Vaksin ternak kecil.
c. Vaksin hewan kesayangan.
d. Serum
e. Diagnostik.
f. Pelarut Vaksin

3. Golongan Premix.
a. Feed additive: albac 100, bayonox, chipox, rhodex, stafac, zinc bacitrasin.
b. Feed supplement:/vitamin dan mineral.

4. Lain-lain.
a. Kosmetika , deodorant ,shampo, bedah.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V229" name="b5br3bk2" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="229">
            <labl>Satuan Jenis Obat Golongan Biologic</labl>
            <location StartPos="693" EndPos="693" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
3. Jumlah dan Nilai pengeluaran obat-obatan (termasuk vaksinasi) yang digunakan selama setahun yang lalu :
b. Satuan Jenis Obat Golongan Biologic :............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>Isikan kode satuan obat-obatan yang dipakai pada kolom (2), banyaknya obatobatan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4), serta banyaknya obat-obatan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis obat.</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Kg</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Liter</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3</catValu>
                <labl>Cc</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>4</catValu>
                <labl>Ml</labl>
            </catgry>
            <txt>
                <![CDATA[Jenis obat ternak/unggas yang sering dijumpai pada petani:
1. Golongan Farmasetik
a. Anastesika / Obat bius.
b. Antiseptika dan Desinfektansia.
c. Antibiotika.
d. Anti fungi/Anti jamur.
e. Anti protozoa/parasit darah.
f. Antelmintika/Obat cacing.
g. Ektoparasit:/obat kutu.
h. Diuretika/pelancar kencing.
i. Kardiovaskuler/obat jantung.
j. Anti diare.
k. Obat kembung.
l. Anti defisiensi vitamin dan mineral.
m. Analgesika, anti piretika dan anti inflamasi.
n. Hormon reproduksi: chorulon. Enzaprost, improoestradiol.
o. Hormon non reproduksi: sanabolicum.
p. Obat-obat lokal: supermastikort, vioform aerosol.

2. Golongan produk biologik.
a. Vaksin unggas.
b. Vaksin ternak besar/Vaksin ternak kecil.
c. Vaksin hewan kesayangan.
d. Serum
e. Diagnostik.
f. Pelarut Vaksin

3. Golongan Premix.
a. Feed additive: albac 100, bayonox, chipox, rhodex, stafac, zinc bacitrasin.
b. Feed supplement:/vitamin dan mineral.

4. Lain-lain.
a. Kosmetika , deodorant ,shampo, bedah.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V230" name="b5br3bk3" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="230">
            <labl>Banyaknya Pembelian Jenis Obat Golongan Biologic</labl>
            <location StartPos="694" EndPos="699" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
3. Jumlah dan Nilai pengeluaran obat-obatan (termasuk vaksinasi) yang digunakan selama setahun yang lalu :
b. Banyaknya Pembelian Jenis Obat Golongan Biologic :...........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>Isikan kode satuan obat-obatan yang dipakai pada kolom (2), banyaknya obatobatan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4), serta banyaknya obat-obatan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis obat.</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Jenis obat ternak/unggas yang sering dijumpai pada petani:
1. Golongan Farmasetik
a. Anastesika / Obat bius.
b. Antiseptika dan Desinfektansia.
c. Antibiotika.
d. Anti fungi/Anti jamur.
e. Anti protozoa/parasit darah.
f. Antelmintika/Obat cacing.
g. Ektoparasit:/obat kutu.
h. Diuretika/pelancar kencing.
i. Kardiovaskuler/obat jantung.
j. Anti diare.
k. Obat kembung.
l. Anti defisiensi vitamin dan mineral.
m. Analgesika, anti piretika dan anti inflamasi.
n. Hormon reproduksi: chorulon. Enzaprost, improoestradiol.
o. Hormon non reproduksi: sanabolicum.
p. Obat-obat lokal: supermastikort, vioform aerosol.

2. Golongan produk biologik.
a. Vaksin unggas.
b. Vaksin ternak besar/Vaksin ternak kecil.
c. Vaksin hewan kesayangan.
d. Serum
e. Diagnostik.
f. Pelarut Vaksin

3. Golongan Premix.
a. Feed additive: albac 100, bayonox, chipox, rhodex, stafac, zinc bacitrasin.
b. Feed supplement:/vitamin dan mineral.

4. Lain-lain.
a. Kosmetika , deodorant ,shampo, bedah.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V231" name="b5br3bk4" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="231">
            <labl>Nilai (000) Pembelian Jenis Obat Golongan Biologic</labl>
            <location StartPos="700" EndPos="705" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
3. Jumlah dan Nilai pengeluaran obat-obatan (termasuk vaksinasi) yang digunakan selama setahun yang lalu :
b. Nilai (000) Pembelian Jenis Obat Golongan Biologic : Rp.............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>Isikan kode satuan obat-obatan yang dipakai pada kolom (2), banyaknya obatobatan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4), serta banyaknya obat-obatan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis obat.</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Jenis obat ternak/unggas yang sering dijumpai pada petani:
1. Golongan Farmasetik
a. Anastesika / Obat bius.
b. Antiseptika dan Desinfektansia.
c. Antibiotika.
d. Anti fungi/Anti jamur.
e. Anti protozoa/parasit darah.
f. Antelmintika/Obat cacing.
g. Ektoparasit:/obat kutu.
h. Diuretika/pelancar kencing.
i. Kardiovaskuler/obat jantung.
j. Anti diare.
k. Obat kembung.
l. Anti defisiensi vitamin dan mineral.
m. Analgesika, anti piretika dan anti inflamasi.
n. Hormon reproduksi: chorulon. Enzaprost, improoestradiol.
o. Hormon non reproduksi: sanabolicum.
p. Obat-obat lokal: supermastikort, vioform aerosol.

2. Golongan produk biologik.
a. Vaksin unggas.
b. Vaksin ternak besar/Vaksin ternak kecil.
c. Vaksin hewan kesayangan.
d. Serum
e. Diagnostik.
f. Pelarut Vaksin

3. Golongan Premix.
a. Feed additive: albac 100, bayonox, chipox, rhodex, stafac, zinc bacitrasin.
b. Feed supplement:/vitamin dan mineral.

4. Lain-lain.
a. Kosmetika , deodorant ,shampo, bedah.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V232" name="b5br3bk5" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="232">
            <labl>Banyaknya Non Pembelian Jenis Obat Golongan Biologic</labl>
            <location StartPos="706" EndPos="710" width="5" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
3. Jumlah dan Nilai pengeluaran obat-obatan (termasuk vaksinasi) yang digunakan selama setahun yang lalu :
b. Banyaknya Non Pembelian Jenis Obat Golongan Biologic :.............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>Isikan kode satuan obat-obatan yang dipakai pada kolom (2), banyaknya obatobatan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4), serta banyaknya obat-obatan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis obat.</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Jenis obat ternak/unggas yang sering dijumpai pada petani:
1. Golongan Farmasetik
a. Anastesika / Obat bius.
b. Antiseptika dan Desinfektansia.
c. Antibiotika.
d. Anti fungi/Anti jamur.
e. Anti protozoa/parasit darah.
f. Antelmintika/Obat cacing.
g. Ektoparasit:/obat kutu.
h. Diuretika/pelancar kencing.
i. Kardiovaskuler/obat jantung.
j. Anti diare.
k. Obat kembung.
l. Anti defisiensi vitamin dan mineral.
m. Analgesika, anti piretika dan anti inflamasi.
n. Hormon reproduksi: chorulon. Enzaprost, improoestradiol.
o. Hormon non reproduksi: sanabolicum.
p. Obat-obat lokal: supermastikort, vioform aerosol.

2. Golongan produk biologik.
a. Vaksin unggas.
b. Vaksin ternak besar/Vaksin ternak kecil.
c. Vaksin hewan kesayangan.
d. Serum
e. Diagnostik.
f. Pelarut Vaksin

3. Golongan Premix.
a. Feed additive: albac 100, bayonox, chipox, rhodex, stafac, zinc bacitrasin.
b. Feed supplement:/vitamin dan mineral.

4. Lain-lain.
a. Kosmetika , deodorant ,shampo, bedah.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V233" name="b5br3ck2" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="233">
            <labl>Satuan Jenis Obat Golongan premix</labl>
            <location StartPos="711" EndPos="711" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
3. Jumlah dan Nilai pengeluaran obat-obatan (termasuk vaksinasi) yang digunakan selama setahun yang lalu :
c. Satuan Jenis Obat Golongan premix :.............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>Isikan kode satuan obat-obatan yang dipakai pada kolom (2), banyaknya obatobatan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4), serta banyaknya obat-obatan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis obat.</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Kg</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Liter</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3</catValu>
                <labl>Cc</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>4</catValu>
                <labl>Ml</labl>
            </catgry>
            <txt>
                <![CDATA[Jenis obat ternak/unggas yang sering dijumpai pada petani:
1. Golongan Farmasetik
a. Anastesika / Obat bius.
b. Antiseptika dan Desinfektansia.
c. Antibiotika.
d. Anti fungi/Anti jamur.
e. Anti protozoa/parasit darah.
f. Antelmintika/Obat cacing.
g. Ektoparasit:/obat kutu.
h. Diuretika/pelancar kencing.
i. Kardiovaskuler/obat jantung.
j. Anti diare.
k. Obat kembung.
l. Anti defisiensi vitamin dan mineral.
m. Analgesika, anti piretika dan anti inflamasi.
n. Hormon reproduksi: chorulon. Enzaprost, improoestradiol.
o. Hormon non reproduksi: sanabolicum.
p. Obat-obat lokal: supermastikort, vioform aerosol.

2. Golongan produk biologik.
a. Vaksin unggas.
b. Vaksin ternak besar/Vaksin ternak kecil.
c. Vaksin hewan kesayangan.
d. Serum
e. Diagnostik.
f. Pelarut Vaksin

3. Golongan Premix.
a. Feed additive: albac 100, bayonox, chipox, rhodex, stafac, zinc bacitrasin.
b. Feed supplement:/vitamin dan mineral.

4. Lain-lain.
a. Kosmetika , deodorant ,shampo, bedah.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V234" name="b5br3ck3" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="234">
            <labl>Banyaknya Pembelian Jenis Obat Golongan Premix</labl>
            <location StartPos="712" EndPos="716" width="5" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
3. Jumlah dan Nilai pengeluaran obat-obatan (termasuk vaksinasi) yang digunakan selama setahun yang lalu :
c. Banyaknya Pembelian Jenis Obat Golongan Premix :..............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>Isikan kode satuan obat-obatan yang dipakai pada kolom (2), banyaknya obatobatan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4), serta banyaknya obat-obatan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis obat.</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Jenis obat ternak/unggas yang sering dijumpai pada petani:
1. Golongan Farmasetik
a. Anastesika / Obat bius.
b. Antiseptika dan Desinfektansia.
c. Antibiotika.
d. Anti fungi/Anti jamur.
e. Anti protozoa/parasit darah.
f. Antelmintika/Obat cacing.
g. Ektoparasit:/obat kutu.
h. Diuretika/pelancar kencing.
i. Kardiovaskuler/obat jantung.
j. Anti diare.
k. Obat kembung.
l. Anti defisiensi vitamin dan mineral.
m. Analgesika, anti piretika dan anti inflamasi.
n. Hormon reproduksi: chorulon. Enzaprost, improoestradiol.
o. Hormon non reproduksi: sanabolicum.
p. Obat-obat lokal: supermastikort, vioform aerosol.

2. Golongan produk biologik.
a. Vaksin unggas.
b. Vaksin ternak besar/Vaksin ternak kecil.
c. Vaksin hewan kesayangan.
d. Serum
e. Diagnostik.
f. Pelarut Vaksin

3. Golongan Premix.
a. Feed additive: albac 100, bayonox, chipox, rhodex, stafac, zinc bacitrasin.
b. Feed supplement:/vitamin dan mineral.

4. Lain-lain.
a. Kosmetika , deodorant ,shampo, bedah.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V235" name="b5br3ck4" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="235">
            <labl>Nilai (000) Pembelian Jenis Obat Golongan Premix</labl>
            <location StartPos="717" EndPos="722" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
3. Jumlah dan Nilai pengeluaran obat-obatan (termasuk vaksinasi) yang digunakan selama setahun yang lalu :
c. Nilai (000) Pembelian Jenis Obat Golongan Premix : Rp..............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>Isikan kode satuan obat-obatan yang dipakai pada kolom (2), banyaknya obatobatan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4), serta banyaknya obat-obatan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis obat.</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Jenis obat ternak/unggas yang sering dijumpai pada petani:
1. Golongan Farmasetik
a. Anastesika / Obat bius.
b. Antiseptika dan Desinfektansia.
c. Antibiotika.
d. Anti fungi/Anti jamur.
e. Anti protozoa/parasit darah.
f. Antelmintika/Obat cacing.
g. Ektoparasit:/obat kutu.
h. Diuretika/pelancar kencing.
i. Kardiovaskuler/obat jantung.
j. Anti diare.
k. Obat kembung.
l. Anti defisiensi vitamin dan mineral.
m. Analgesika, anti piretika dan anti inflamasi.
n. Hormon reproduksi: chorulon. Enzaprost, improoestradiol.
o. Hormon non reproduksi: sanabolicum.
p. Obat-obat lokal: supermastikort, vioform aerosol.

2. Golongan produk biologik.
a. Vaksin unggas.
b. Vaksin ternak besar/Vaksin ternak kecil.
c. Vaksin hewan kesayangan.
d. Serum
e. Diagnostik.
f. Pelarut Vaksin

3. Golongan Premix.
a. Feed additive: albac 100, bayonox, chipox, rhodex, stafac, zinc bacitrasin.
b. Feed supplement:/vitamin dan mineral.

4. Lain-lain.
a. Kosmetika , deodorant ,shampo, bedah.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V236" name="b5br3ck5" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="236">
            <labl>Banyaknya Non Pembelian Jenis Obat Golongan Premix</labl>
            <location StartPos="723" EndPos="726" width="4" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
3. Jumlah dan Nilai pengeluaran obat-obatan (termasuk vaksinasi) yang digunakan selama setahun yang lalu :
c. Banyaknya Non Pembelian Jenis Obat Golongan Premix :................]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>Isikan kode satuan obat-obatan yang dipakai pada kolom (2), banyaknya obatobatan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4), serta banyaknya obat-obatan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis obat.</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Jenis obat ternak/unggas yang sering dijumpai pada petani:
1. Golongan Farmasetik
a. Anastesika / Obat bius.
b. Antiseptika dan Desinfektansia.
c. Antibiotika.
d. Anti fungi/Anti jamur.
e. Anti protozoa/parasit darah.
f. Antelmintika/Obat cacing.
g. Ektoparasit:/obat kutu.
h. Diuretika/pelancar kencing.
i. Kardiovaskuler/obat jantung.
j. Anti diare.
k. Obat kembung.
l. Anti defisiensi vitamin dan mineral.
m. Analgesika, anti piretika dan anti inflamasi.
n. Hormon reproduksi: chorulon. Enzaprost, improoestradiol.
o. Hormon non reproduksi: sanabolicum.
p. Obat-obat lokal: supermastikort, vioform aerosol.

2. Golongan produk biologik.
a. Vaksin unggas.
b. Vaksin ternak besar/Vaksin ternak kecil.
c. Vaksin hewan kesayangan.
d. Serum
e. Diagnostik.
f. Pelarut Vaksin

3. Golongan Premix.
a. Feed additive: albac 100, bayonox, chipox, rhodex, stafac, zinc bacitrasin.
b. Feed supplement:/vitamin dan mineral.

4. Lain-lain.
a. Kosmetika , deodorant ,shampo, bedah.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V237" name="b5br3dk2" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="237">
            <labl>Satuan Jenis Obat Lainnya</labl>
            <location StartPos="727" EndPos="727" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
3. Jumlah dan Nilai pengeluaran obat-obatan (termasuk vaksinasi) yang digunakan selama setahun yang lalu :
d. Satuan Jenis Obat Lainnya :.............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>Isikan kode satuan obat-obatan yang dipakai pada kolom (2), banyaknya obatobatan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4), serta banyaknya obat-obatan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis obat.</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Kg</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Liter</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3</catValu>
                <labl>Cc</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>4</catValu>
                <labl>Ml</labl>
            </catgry>
            <txt>
                <![CDATA[Jenis obat ternak/unggas yang sering dijumpai pada petani:
1. Golongan Farmasetik
a. Anastesika / Obat bius.
b. Antiseptika dan Desinfektansia.
c. Antibiotika.
d. Anti fungi/Anti jamur.
e. Anti protozoa/parasit darah.
f. Antelmintika/Obat cacing.
g. Ektoparasit:/obat kutu.
h. Diuretika/pelancar kencing.
i. Kardiovaskuler/obat jantung.
j. Anti diare.
k. Obat kembung.
l. Anti defisiensi vitamin dan mineral.
m. Analgesika, anti piretika dan anti inflamasi.
n. Hormon reproduksi: chorulon. Enzaprost, improoestradiol.
o. Hormon non reproduksi: sanabolicum.
p. Obat-obat lokal: supermastikort, vioform aerosol.

2. Golongan produk biologik.
a. Vaksin unggas.
b. Vaksin ternak besar/Vaksin ternak kecil.
c. Vaksin hewan kesayangan.
d. Serum
e. Diagnostik.
f. Pelarut Vaksin

3. Golongan Premix.
a. Feed additive: albac 100, bayonox, chipox, rhodex, stafac, zinc bacitrasin.
b. Feed supplement:/vitamin dan mineral.

4. Lain-lain.
a. Kosmetika , deodorant ,shampo, bedah.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V238" name="b5br3dk3" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="238">
            <labl>Banyaknya Pembelian Jenis Obat Lainnya</labl>
            <location StartPos="728" EndPos="733" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
3. Jumlah dan Nilai pengeluaran obat-obatan (termasuk vaksinasi) yang digunakan selama setahun yang lalu :
d. Banyaknya Pembelian Jenis Obat Lainnya : ............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>Isikan kode satuan obat-obatan yang dipakai pada kolom (2), banyaknya obatobatan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4), serta banyaknya obat-obatan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis obat.</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Jenis obat ternak/unggas yang sering dijumpai pada petani:
1. Golongan Farmasetik
a. Anastesika / Obat bius.
b. Antiseptika dan Desinfektansia.
c. Antibiotika.
d. Anti fungi/Anti jamur.
e. Anti protozoa/parasit darah.
f. Antelmintika/Obat cacing.
g. Ektoparasit:/obat kutu.
h. Diuretika/pelancar kencing.
i. Kardiovaskuler/obat jantung.
j. Anti diare.
k. Obat kembung.
l. Anti defisiensi vitamin dan mineral.
m. Analgesika, anti piretika dan anti inflamasi.
n. Hormon reproduksi: chorulon. Enzaprost, improoestradiol.
o. Hormon non reproduksi: sanabolicum.
p. Obat-obat lokal: supermastikort, vioform aerosol.

2. Golongan produk biologik.
a. Vaksin unggas.
b. Vaksin ternak besar/Vaksin ternak kecil.
c. Vaksin hewan kesayangan.
d. Serum
e. Diagnostik.
f. Pelarut Vaksin

3. Golongan Premix.
a. Feed additive: albac 100, bayonox, chipox, rhodex, stafac, zinc bacitrasin.
b. Feed supplement:/vitamin dan mineral.

4. Lain-lain.
a. Kosmetika , deodorant ,shampo, bedah.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V239" name="b5br3dk4" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="239">
            <labl>Nilai (000) Pembelian Jenis Obat Lainnya</labl>
            <location StartPos="734" EndPos="739" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
3. Jumlah dan Nilai pengeluaran obat-obatan (termasuk vaksinasi) yang digunakan selama setahun yang lalu :
d. Nilai (000) Pembelian Jenis Obat Lainnya : Rp...........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>Isikan kode satuan obat-obatan yang dipakai pada kolom (2), banyaknya obatobatan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4), serta banyaknya obat-obatan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis obat.</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Jenis obat ternak/unggas yang sering dijumpai pada petani:
1. Golongan Farmasetik
a. Anastesika / Obat bius.
b. Antiseptika dan Desinfektansia.
c. Antibiotika.
d. Anti fungi/Anti jamur.
e. Anti protozoa/parasit darah.
f. Antelmintika/Obat cacing.
g. Ektoparasit:/obat kutu.
h. Diuretika/pelancar kencing.
i. Kardiovaskuler/obat jantung.
j. Anti diare.
k. Obat kembung.
l. Anti defisiensi vitamin dan mineral.
m. Analgesika, anti piretika dan anti inflamasi.
n. Hormon reproduksi: chorulon. Enzaprost, improoestradiol.
o. Hormon non reproduksi: sanabolicum.
p. Obat-obat lokal: supermastikort, vioform aerosol.

2. Golongan produk biologik.
a. Vaksin unggas.
b. Vaksin ternak besar/Vaksin ternak kecil.
c. Vaksin hewan kesayangan.
d. Serum
e. Diagnostik.
f. Pelarut Vaksin

3. Golongan Premix.
a. Feed additive: albac 100, bayonox, chipox, rhodex, stafac, zinc bacitrasin.
b. Feed supplement:/vitamin dan mineral.

4. Lain-lain.
a. Kosmetika , deodorant ,shampo, bedah.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V240" name="b5br3dk5" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="240">
            <labl>Banyaknya Non Pembelian Jenis Obat Lainnya</labl>
            <location StartPos="740" EndPos="744" width="5" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
3. Jumlah dan Nilai pengeluaran obat-obatan (termasuk vaksinasi) yang digunakan selama setahun yang lalu :
d. Banyaknya Non Pembelian Jenis Obat Lainnya :...........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>Isikan kode satuan obat-obatan yang dipakai pada kolom (2), banyaknya obatobatan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4), serta banyaknya obat-obatan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis obat.</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Jenis obat ternak/unggas yang sering dijumpai pada petani:
1. Golongan Farmasetik
a. Anastesika / Obat bius.
b. Antiseptika dan Desinfektansia.
c. Antibiotika.
d. Anti fungi/Anti jamur.
e. Anti protozoa/parasit darah.
f. Antelmintika/Obat cacing.
g. Ektoparasit:/obat kutu.
h. Diuretika/pelancar kencing.
i. Kardiovaskuler/obat jantung.
j. Anti diare.
k. Obat kembung.
l. Anti defisiensi vitamin dan mineral.
m. Analgesika, anti piretika dan anti inflamasi.
n. Hormon reproduksi: chorulon. Enzaprost, improoestradiol.
o. Hormon non reproduksi: sanabolicum.
p. Obat-obat lokal: supermastikort, vioform aerosol.

2. Golongan produk biologik.
a. Vaksin unggas.
b. Vaksin ternak besar/Vaksin ternak kecil.
c. Vaksin hewan kesayangan.
d. Serum
e. Diagnostik.
f. Pelarut Vaksin

3. Golongan Premix.
a. Feed additive: albac 100, bayonox, chipox, rhodex, stafac, zinc bacitrasin.
b. Feed supplement:/vitamin dan mineral.

4. Lain-lain.
a. Kosmetika , deodorant ,shampo, bedah.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V241" name="b5br3ek4" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="241">
            <labl>Jumlah Nilai (000) Pengeluaran Pakan Ternak</labl>
            <location StartPos="745" EndPos="750" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
3. Jumlah dan Nilai pengeluaran obat-obatan (termasuk vaksinasi) yang digunakan selama setahun yang lalu :
e. Jumlah Nilai (000) Pengeluaran Pakan Ternak  : Rp..............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>Isikan kode satuan obat-obatan yang dipakai pada kolom (2), banyaknya obatobatan yang dibeli selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya pada kolom (4), serta banyaknya obat-obatan yang tidak dibeli pada kolom (5) menurut jenis obat.</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Jenis obat ternak/unggas yang sering dijumpai pada petani:
1. Golongan Farmasetik
a. Anastesika / Obat bius.
b. Antiseptika dan Desinfektansia.
c. Antibiotika.
d. Anti fungi/Anti jamur.
e. Anti protozoa/parasit darah.
f. Antelmintika/Obat cacing.
g. Ektoparasit:/obat kutu.
h. Diuretika/pelancar kencing.
i. Kardiovaskuler/obat jantung.
j. Anti diare.
k. Obat kembung.
l. Anti defisiensi vitamin dan mineral.
m. Analgesika, anti piretika dan anti inflamasi.
n. Hormon reproduksi: chorulon. Enzaprost, improoestradiol.
o. Hormon non reproduksi: sanabolicum.
p. Obat-obat lokal: supermastikort, vioform aerosol.

2. Golongan produk biologik.
a. Vaksin unggas.
b. Vaksin ternak besar/Vaksin ternak kecil.
c. Vaksin hewan kesayangan.
d. Serum
e. Diagnostik.
f. Pelarut Vaksin

3. Golongan Premix.
a. Feed additive: albac 100, bayonox, chipox, rhodex, stafac, zinc bacitrasin.
b. Feed supplement:/vitamin dan mineral.

4. Lain-lain.
a. Kosmetika , deodorant ,shampo, bedah.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V242" name="b5br4ak2" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="242">
            <labl>Nilai (000) Pengeluaran Bahan Bakar/Pelumas (Bensin, Solar, dll)</labl>
            <location StartPos="751" EndPos="756" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
4. Pengeluaran, Bahan Bakar, Listrik dan Air Selama Setahun Yang Lalu :
a. Nilai (000) Pengeluaran Bahan Bakar/Pelumas (Bensin, Solar, dll) : Rp.................]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan besarnya nilai pemakaian bensin, solar, minyak tanah, pelumas dan bahan bakar minyak lainnya selama setahun yang lalu dalam ribuan rupiah pada kolom (2).

Isikan besarnya nilai pemakaian listrik, baik yang dibeli dari PLN maupun non-PLN selama setahun yang lalu dalam ribuan rupiah pada kolom (2). 
Listrik yang dibangkitkan sendiri dengan menggunakan generator, cukup diisikan nilai bahan
bakar untuk generator tersebut pada rincian 4a.

Isikan besarnya nilai pemakaian air, baik yang dibeli dari PAM maupun non-PAM selama setahun yang lalu dalam ribuan rupiah pada kolom (2).

Isikan besarnya jumlah nilai pemakaian bahan bakar/pelumas, listrik dan air selama setahun yang lalu dalam ribuan rupiah pada kolom (2).
Isian rincian 4d = ( R4a + R4b + R4c).]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>Pengeluaran BBM, listrik dan air adalah : pengeluaran atas penggunaan bahan bakar dan pelumas, listrik serta air yang benar-benar digunakan untuk usaha peternakan terpilih selama setahun yang lalu.</txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V243" name="b5br4bk2" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="243">
            <labl>Nilai (000) Pengeluaran Listrik</labl>
            <location StartPos="757" EndPos="762" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
4. Pengeluaran, Bahan Bakar, Listrik dan Air Selama Setahun Yang Lalu :
b. Nilai (000) Pengeluaran Listrik : Rp.............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan besarnya nilai pemakaian bensin, solar, minyak tanah, pelumas dan bahan bakar minyak lainnya selama setahun yang lalu dalam ribuan rupiah pada kolom (2).

Isikan besarnya nilai pemakaian listrik, baik yang dibeli dari PLN maupun non-PLN selama setahun yang lalu dalam ribuan rupiah pada kolom (2). 
Listrik yang dibangkitkan sendiri dengan menggunakan generator, cukup diisikan nilai bahan
bakar untuk generator tersebut pada rincian 4a.

Isikan besarnya nilai pemakaian air, baik yang dibeli dari PAM maupun non-PAM selama setahun yang lalu dalam ribuan rupiah pada kolom (2).

Isikan besarnya jumlah nilai pemakaian bahan bakar/pelumas, listrik dan air selama setahun yang lalu dalam ribuan rupiah pada kolom (2).
Isian rincian 4d = ( R4a + R4b + R4c).]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>Pengeluaran BBM, listrik dan air adalah : pengeluaran atas penggunaan bahan bakar dan pelumas, listrik serta air yang benar-benar digunakan untuk usaha peternakan terpilih selama setahun yang lalu.</txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V244" name="b5br4ck2" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="244">
            <labl>Nilai (000) Pengeluaran Air</labl>
            <location StartPos="763" EndPos="768" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
4. Pengeluaran, Bahan Bakar, Listrik dan Air Selama Setahun Yang Lalu :
c. Nilai (000) Pengeluaran Air : Rp.................]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan besarnya nilai pemakaian bensin, solar, minyak tanah, pelumas dan bahan bakar minyak lainnya selama setahun yang lalu dalam ribuan rupiah pada kolom (2).

Isikan besarnya nilai pemakaian listrik, baik yang dibeli dari PLN maupun non-PLN selama setahun yang lalu dalam ribuan rupiah pada kolom (2). 
Listrik yang dibangkitkan sendiri dengan menggunakan generator, cukup diisikan nilai bahan
bakar untuk generator tersebut pada rincian 4a.

Isikan besarnya nilai pemakaian air, baik yang dibeli dari PAM maupun non-PAM selama setahun yang lalu dalam ribuan rupiah pada kolom (2).

Isikan besarnya jumlah nilai pemakaian bahan bakar/pelumas, listrik dan air selama setahun yang lalu dalam ribuan rupiah pada kolom (2).
Isian rincian 4d = ( R4a + R4b + R4c).]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>Pengeluaran BBM, listrik dan air adalah : pengeluaran atas penggunaan bahan bakar dan pelumas, listrik serta air yang benar-benar digunakan untuk usaha peternakan terpilih selama setahun yang lalu.</txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V245" name="b5br4dk2" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="245">
            <labl>Jumlah Nilai (000) Pengeluaran</labl>
            <location StartPos="769" EndPos="774" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
4. Pengeluaran, Bahan Bakar, Listrik dan Air Selama Setahun Yang Lalu :
d. Jumlah Nilai (000) Pengeluaran :Rp............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan besarnya nilai pemakaian bensin, solar, minyak tanah, pelumas dan bahan bakar minyak lainnya selama setahun yang lalu dalam ribuan rupiah pada kolom (2).

Isikan besarnya nilai pemakaian listrik, baik yang dibeli dari PLN maupun non-PLN selama setahun yang lalu dalam ribuan rupiah pada kolom (2). 
Listrik yang dibangkitkan sendiri dengan menggunakan generator, cukup diisikan nilai bahan
bakar untuk generator tersebut pada rincian 4a.

Isikan besarnya nilai pemakaian air, baik yang dibeli dari PAM maupun non-PAM selama setahun yang lalu dalam ribuan rupiah pada kolom (2).

Isikan besarnya jumlah nilai pemakaian bahan bakar/pelumas, listrik dan air selama setahun yang lalu dalam ribuan rupiah pada kolom (2).
Isian rincian 4d = ( R4a + R4b + R4c).]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>Pengeluaran BBM, listrik dan air adalah : pengeluaran atas penggunaan bahan bakar dan pelumas, listrik serta air yang benar-benar digunakan untuk usaha peternakan terpilih selama setahun yang lalu.</txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V246" name="b5br5ak2" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="246">
            <labl>Nilai (000) Ongkos dan suku cadang/bahan-bahan untuk pemeliharaan perbaikan kecil barang modal</labl>
            <location StartPos="775" EndPos="780" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
5. Pengeluaran Lainnya selama setahun yang lalu :
a. Nilai (000) Ongkos dan suku cadang/bahan-bahan untuk pemeliharaan perbaikan kecil barang modal : Rp.............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan nilai pengeluaran lain untuk usaha peternakan terpilih di kolom (2), sesuai dengan jenis pengeluaran di kolom (1).

Isikan jumlah pengeluaran lainnya, selain pengeluaran yang tersebut di atas.

Isikan penjumlahan pengeluaran lainnya pada kolom (2).
Isian R5i = (R5a+R5b+R5c+R5d+R5e+R5f+R5g+R5h).]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Pengeluaran untuk ongkos dan pembelian suku cadang/bahan-bahan yang telah dipakai untuk pemeliharaan dan perbaikan kecil barang modal.

Pengeluaran untuk membayar jasa peternakan yang diterima dari pihak lain.
Jasa peternakan meliputi jasa pelayanan kesehatan ternak, jasa pemacekan ternak, jasa penetasan telur serta jasa peternakan lainnya.

Biaya yang telah dikeluarkan untuk membayar sewa tanah, gedung, mesin-mesin dan alat-alat yang digunakan dalam usaha peternakan.

Biaya yang telah dikeluarkan untuk membayar pajak tidak langsung seperti Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Biaya yang dikeluarkan untuk membayar retribusi dan pungutan-pungutan lain.

Biaya yang dikeluarkan untuk membayar bunga atas pinjaman atau kredit kepada pihak lain.

Pengeluaran yang dikeluarkan untuk sewa ternak dan bagi hasil.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V247" name="b5br5bk2" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="247">
            <labl>Nilai (000) Jasa Peternakan yang dibayarkan kepada pihak lain</labl>
            <location StartPos="781" EndPos="786" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
5. Pengeluaran Lainnya selama setahun yang lalu :
b. Nilai (000) Jasa Peternakan yang dibayarkan kepada pihak lain : Rp.............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan nilai pengeluaran lain untuk usaha peternakan terpilih di kolom (2), sesuai dengan jenis pengeluaran di kolom (1).

Isikan jumlah pengeluaran lainnya, selain pengeluaran yang tersebut di atas.

Isikan penjumlahan pengeluaran lainnya pada kolom (2).
Isian R5i = (R5a+R5b+R5c+R5d+R5e+R5f+R5g+R5h).]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Pengeluaran untuk ongkos dan pembelian suku cadang/bahan-bahan yang telah dipakai untuk pemeliharaan dan perbaikan kecil barang modal.

Pengeluaran untuk membayar jasa peternakan yang diterima dari pihak lain.
Jasa peternakan meliputi jasa pelayanan kesehatan ternak, jasa pemacekan ternak, jasa penetasan telur serta jasa peternakan lainnya.

Biaya yang telah dikeluarkan untuk membayar sewa tanah, gedung, mesin-mesin dan alat-alat yang digunakan dalam usaha peternakan.

Biaya yang telah dikeluarkan untuk membayar pajak tidak langsung seperti Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Biaya yang dikeluarkan untuk membayar retribusi dan pungutan-pungutan lain.

Biaya yang dikeluarkan untuk membayar bunga atas pinjaman atau kredit kepada pihak lain.

Pengeluaran yang dikeluarkan untuk sewa ternak dan bagi hasil.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V248" name="b5br5ck2" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="248">
            <labl>Nilai (000) Sewa Tanah, kandang, bangunan, mesin dan alat-alat</labl>
            <location StartPos="787" EndPos="792" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
5. Pengeluaran Lainnya selama setahun yang lalu :
c. Nilai (000) Sewa Tanah, kandang, bangunan, mesin dan alat-alat : Rp.............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan nilai pengeluaran lain untuk usaha peternakan terpilih di kolom (2), sesuai dengan jenis pengeluaran di kolom (1).

Isikan jumlah pengeluaran lainnya, selain pengeluaran yang tersebut di atas.

Isikan penjumlahan pengeluaran lainnya pada kolom (2).
Isian R5i = (R5a+R5b+R5c+R5d+R5e+R5f+R5g+R5h).]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Pengeluaran untuk ongkos dan pembelian suku cadang/bahan-bahan yang telah dipakai untuk pemeliharaan dan perbaikan kecil barang modal.

Pengeluaran untuk membayar jasa peternakan yang diterima dari pihak lain.
Jasa peternakan meliputi jasa pelayanan kesehatan ternak, jasa pemacekan ternak, jasa penetasan telur serta jasa peternakan lainnya.

Biaya yang telah dikeluarkan untuk membayar sewa tanah, gedung, mesin-mesin dan alat-alat yang digunakan dalam usaha peternakan.

Biaya yang telah dikeluarkan untuk membayar pajak tidak langsung seperti Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Biaya yang dikeluarkan untuk membayar retribusi dan pungutan-pungutan lain.

Biaya yang dikeluarkan untuk membayar bunga atas pinjaman atau kredit kepada pihak lain.

Pengeluaran yang dikeluarkan untuk sewa ternak dan bagi hasil.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V249" name="b5br5dk2" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="249">
            <labl>Nilai (000) Pajak tidak langsung (PBB)</labl>
            <location StartPos="793" EndPos="798" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
5. Pengeluaran Lainnya selama setahun yang lalu :
d. Nilai (000) Pajak tidak langsung (PBB) : Rp.............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan nilai pengeluaran lain untuk usaha peternakan terpilih di kolom (2), sesuai dengan jenis pengeluaran di kolom (1).

Isikan jumlah pengeluaran lainnya, selain pengeluaran yang tersebut di atas.

Isikan penjumlahan pengeluaran lainnya pada kolom (2).
Isian R5i = (R5a+R5b+R5c+R5d+R5e+R5f+R5g+R5h).]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Pengeluaran untuk ongkos dan pembelian suku cadang/bahan-bahan yang telah dipakai untuk pemeliharaan dan perbaikan kecil barang modal.

Pengeluaran untuk membayar jasa peternakan yang diterima dari pihak lain.
Jasa peternakan meliputi jasa pelayanan kesehatan ternak, jasa pemacekan ternak, jasa penetasan telur serta jasa peternakan lainnya.

Biaya yang telah dikeluarkan untuk membayar sewa tanah, gedung, mesin-mesin dan alat-alat yang digunakan dalam usaha peternakan.

Biaya yang telah dikeluarkan untuk membayar pajak tidak langsung seperti Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Biaya yang dikeluarkan untuk membayar retribusi dan pungutan-pungutan lain.

Biaya yang dikeluarkan untuk membayar bunga atas pinjaman atau kredit kepada pihak lain.

Pengeluaran yang dikeluarkan untuk sewa ternak dan bagi hasil.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V250" name="b5br5ek2" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="250">
            <labl>Nilai (000) Retribusi dan Pungutan lain</labl>
            <location StartPos="799" EndPos="804" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
5. Pengeluaran Lainnya selama setahun yang lalu :
e. Nilai (000) Retribusi dan Pungutan lain: Rp.............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan nilai pengeluaran lain untuk usaha peternakan terpilih di kolom (2), sesuai dengan jenis pengeluaran di kolom (1).

Isikan jumlah pengeluaran lainnya, selain pengeluaran yang tersebut di atas.

Isikan penjumlahan pengeluaran lainnya pada kolom (2).
Isian R5i = (R5a+R5b+R5c+R5d+R5e+R5f+R5g+R5h).]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Pengeluaran untuk ongkos dan pembelian suku cadang/bahan-bahan yang telah dipakai untuk pemeliharaan dan perbaikan kecil barang modal.

Pengeluaran untuk membayar jasa peternakan yang diterima dari pihak lain.
Jasa peternakan meliputi jasa pelayanan kesehatan ternak, jasa pemacekan ternak, jasa penetasan telur serta jasa peternakan lainnya.

Biaya yang telah dikeluarkan untuk membayar sewa tanah, gedung, mesin-mesin dan alat-alat yang digunakan dalam usaha peternakan.

Biaya yang telah dikeluarkan untuk membayar pajak tidak langsung seperti Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Biaya yang dikeluarkan untuk membayar retribusi dan pungutan-pungutan lain.

Biaya yang dikeluarkan untuk membayar bunga atas pinjaman atau kredit kepada pihak lain.

Pengeluaran yang dikeluarkan untuk sewa ternak dan bagi hasil.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V251" name="b5br5fk2" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="251">
            <labl>Nilai (000) Bunga atas pinjaman</labl>
            <location StartPos="805" EndPos="810" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
5. Pengeluaran Lainnya selama setahun yang lalu :
f. Nilai (000) Bunga atas pinjaman : Rp.............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan nilai pengeluaran lain untuk usaha peternakan terpilih di kolom (2), sesuai dengan jenis pengeluaran di kolom (1).

Isikan jumlah pengeluaran lainnya, selain pengeluaran yang tersebut di atas.

Isikan penjumlahan pengeluaran lainnya pada kolom (2).
Isian R5i = (R5a+R5b+R5c+R5d+R5e+R5f+R5g+R5h).]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Pengeluaran untuk ongkos dan pembelian suku cadang/bahan-bahan yang telah dipakai untuk pemeliharaan dan perbaikan kecil barang modal.

Pengeluaran untuk membayar jasa peternakan yang diterima dari pihak lain.
Jasa peternakan meliputi jasa pelayanan kesehatan ternak, jasa pemacekan ternak, jasa penetasan telur serta jasa peternakan lainnya.

Biaya yang telah dikeluarkan untuk membayar sewa tanah, gedung, mesin-mesin dan alat-alat yang digunakan dalam usaha peternakan.

Biaya yang telah dikeluarkan untuk membayar pajak tidak langsung seperti Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Biaya yang dikeluarkan untuk membayar retribusi dan pungutan-pungutan lain.

Biaya yang dikeluarkan untuk membayar bunga atas pinjaman atau kredit kepada pihak lain.

Pengeluaran yang dikeluarkan untuk sewa ternak dan bagi hasil.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V252" name="b5br5gk2" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="252">
            <labl>Nilai (000) Sewa bagi hasil</labl>
            <location StartPos="811" EndPos="816" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
5. Pengeluaran Lainnya selama setahun yang lalu :
g. Nilai (000) Sewa bagi hasil : Rp.............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan nilai pengeluaran lain untuk usaha peternakan terpilih di kolom (2), sesuai dengan jenis pengeluaran di kolom (1).

Isikan jumlah pengeluaran lainnya, selain pengeluaran yang tersebut di atas.

Isikan penjumlahan pengeluaran lainnya pada kolom (2).
Isian R5i = (R5a+R5b+R5c+R5d+R5e+R5f+R5g+R5h).]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Pengeluaran untuk ongkos dan pembelian suku cadang/bahan-bahan yang telah dipakai untuk pemeliharaan dan perbaikan kecil barang modal.

Pengeluaran untuk membayar jasa peternakan yang diterima dari pihak lain.
Jasa peternakan meliputi jasa pelayanan kesehatan ternak, jasa pemacekan ternak, jasa penetasan telur serta jasa peternakan lainnya.

Biaya yang telah dikeluarkan untuk membayar sewa tanah, gedung, mesin-mesin dan alat-alat yang digunakan dalam usaha peternakan.

Biaya yang telah dikeluarkan untuk membayar pajak tidak langsung seperti Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Biaya yang dikeluarkan untuk membayar retribusi dan pungutan-pungutan lain.

Biaya yang dikeluarkan untuk membayar bunga atas pinjaman atau kredit kepada pihak lain.

Pengeluaran yang dikeluarkan untuk sewa ternak dan bagi hasil.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V253" name="b5br5hk2" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="253">
            <labl>Nilai (000) Pengeluaran Lainnya (tempat wadah/makan ayam,dsb)</labl>
            <location StartPos="817" EndPos="822" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
5. Pengeluaran Lainnya selama setahun yang lalu :
h. Nilai (000) Pengeluaran Lainnya (tempat wadah/makan ayam,dsb) : Rp.............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan nilai pengeluaran lain untuk usaha peternakan terpilih di kolom (2), sesuai dengan jenis pengeluaran di kolom (1).

Isikan jumlah pengeluaran lainnya, selain pengeluaran yang tersebut di atas.

Isikan penjumlahan pengeluaran lainnya pada kolom (2).
Isian R5i = (R5a+R5b+R5c+R5d+R5e+R5f+R5g+R5h).]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Pengeluaran untuk ongkos dan pembelian suku cadang/bahan-bahan yang telah dipakai untuk pemeliharaan dan perbaikan kecil barang modal.

Pengeluaran untuk membayar jasa peternakan yang diterima dari pihak lain.
Jasa peternakan meliputi jasa pelayanan kesehatan ternak, jasa pemacekan ternak, jasa penetasan telur serta jasa peternakan lainnya.

Biaya yang telah dikeluarkan untuk membayar sewa tanah, gedung, mesin-mesin dan alat-alat yang digunakan dalam usaha peternakan.

Biaya yang telah dikeluarkan untuk membayar pajak tidak langsung seperti Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Biaya yang dikeluarkan untuk membayar retribusi dan pungutan-pungutan lain.

Biaya yang dikeluarkan untuk membayar bunga atas pinjaman atau kredit kepada pihak lain.

Pengeluaran yang dikeluarkan untuk sewa ternak dan bagi hasil.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V254" name="b5br5ik2" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="254">
            <labl>Jumlah Nilai (000) Pengeluaran Lainnya</labl>
            <location StartPos="823" EndPos="828" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Ongkos usaha ternak/unggas selama setahun yang lalu.
5. Pengeluaran Lainnya selama setahun yang lalu :
i. Jumlah Nilai (000) Pengeluaran Lainnya :...........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan nilai pengeluaran lain untuk usaha peternakan terpilih di kolom (2), sesuai dengan jenis pengeluaran di kolom (1).

Isikan jumlah pengeluaran lainnya, selain pengeluaran yang tersebut di atas.

Isikan penjumlahan pengeluaran lainnya pada kolom (2).
Isian R5i = (R5a+R5b+R5c+R5d+R5e+R5f+R5g+R5h).]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Pengeluaran untuk ongkos dan pembelian suku cadang/bahan-bahan yang telah dipakai untuk pemeliharaan dan perbaikan kecil barang modal.

Pengeluaran untuk membayar jasa peternakan yang diterima dari pihak lain.
Jasa peternakan meliputi jasa pelayanan kesehatan ternak, jasa pemacekan ternak, jasa penetasan telur serta jasa peternakan lainnya.

Biaya yang telah dikeluarkan untuk membayar sewa tanah, gedung, mesin-mesin dan alat-alat yang digunakan dalam usaha peternakan.

Biaya yang telah dikeluarkan untuk membayar pajak tidak langsung seperti Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Biaya yang dikeluarkan untuk membayar retribusi dan pungutan-pungutan lain.

Biaya yang dikeluarkan untuk membayar bunga atas pinjaman atau kredit kepada pihak lain.

Pengeluaran yang dikeluarkan untuk sewa ternak dan bagi hasil.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V255" name="flag" files="F2" intrvl="discrete" uniqueId="255">
            <labl>flag</labl>
            <location StartPos="829" EndPos="829" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V256" name="version" files="F2" dcml="2" intrvl="contin" uniqueId="256">
            <labl>version</labl>
            <location StartPos="830" EndPos="833" width="4" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="1.1" max="1.1"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">1.1</sumStat>
            <sumStat type="max">1.1</sumStat>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V257" name="prop" files="F3" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="257">
            <labl>Propinsi</labl>
            <location StartPos="1" EndPos="2" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>Propinsi</qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Salin Rincian 1 s.d 7 dari Daftar STU04-DSRT Blok I Rincian 1 s.d 7.
Rincian yang bertanda bintang harus dicoret salah satu kriteria yang tidak sesuai.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="12" max="94"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">12</sumStat>
            <sumStat type="max">94</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>12</catValu>
                <labl>Sumatera Utara</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>13</catValu>
                <labl>Sumatera barat</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>14</catValu>
                <labl>Riau</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>15</catValu>
                <labl>Jambi</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>16</catValu>
                <labl>Sumatera Selatan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>17</catValu>
                <labl>Bengkulu</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>18</catValu>
                <labl>Lampung</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>19</catValu>
                <labl>Bangka Belitung</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>31</catValu>
                <labl>DKI Jakarta</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>32</catValu>
                <labl>Jawa Barat</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>33</catValu>
                <labl>jawa Tengah</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>34</catValu>
                <labl>DI Yogyakarta</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>35</catValu>
                <labl>Jawa Timur</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>36</catValu>
                <labl>Banten</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>51</catValu>
                <labl>Bali</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>53</catValu>
                <labl>Nusa Tenggara Timur</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>61</catValu>
                <labl>Kalimantan Barat</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>62</catValu>
                <labl>Kalimantan Tengah</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>63</catValu>
                <labl>Kalimanta Selatan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>64</catValu>
                <labl>Kalimantan Timur</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>71</catValu>
                <labl>Sulawesi Utara</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>72</catValu>
                <labl>Sulawesi Tengah</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>73</catValu>
                <labl>Sulawesi Selatan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>74</catValu>
                <labl>Sulawesi Tenggara</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>75</catValu>
                <labl>Gorontalo</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>81</catValu>
                <labl>Maluku</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>82</catValu>
                <labl>Maluku Utara</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>94</catValu>
                <labl>Papua</labl>
            </catgry>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V258" name="kab" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="258">
            <labl>Kabupaten/Kota</labl>
            <location StartPos="3" EndPos="4" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>Kabupaten/Kota</qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Salin Rincian 1 s.d 7 dari Daftar STU04-DSRT Blok I Rincian 1 s.d 7.
Rincian yang bertanda bintang harus dicoret salah satu kriteria yang tidak sesuai.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V259" name="kec" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="259">
            <labl>Kecamatan</labl>
            <location StartPos="5" EndPos="7" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>Kecamatan</qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Salin Rincian 1 s.d 7 dari Daftar STU04-DSRT Blok I Rincian 1 s.d 7.
Rincian yang bertanda bintang harus dicoret salah satu kriteria yang tidak sesuai.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V260" name="desa" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="260">
            <labl>Desa/Kelurahan</labl>
            <location StartPos="8" EndPos="10" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>Desa/Kelurahan</qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Salin Rincian 1 s.d 7 dari Daftar STU04-DSRT Blok I Rincian 1 s.d 7.
Rincian yang bertanda bintang harus dicoret salah satu kriteria yang tidak sesuai.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V261" name="nbs" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="261">
            <labl>Nomor Blok Sensus</labl>
            <location StartPos="11" EndPos="14" width="4" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>Nomor Blok Sensus</qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Salin Rincian 1 s.d 7 dari Daftar STU04-DSRT Blok I Rincian 1 s.d 7.
Rincian yang bertanda bintang harus dicoret salah satu kriteria yang tidak sesuai.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V262" name="nks" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="262">
            <labl>Nomor Kode Sampel</labl>
            <location StartPos="15" EndPos="21" width="7" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>Nomor Kode Sampel</qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Salin Rincian 1 s.d 7 dari Daftar STU04-DSRT Blok I Rincian 1 s.d 7.
Rincian yang bertanda bintang harus dicoret salah satu kriteria yang tidak sesuai.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V263" name="segmen" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="263">
            <labl>Nomor Segmen</labl>
            <location StartPos="22" EndPos="24" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>Nomor Segmen</qstnLit>
                <ivuInstr>Salin nomor segmen dari Daftar STU04-DSRT Blok IV atau Blok V Kolom (2).</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V264" name="nubf" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="264">
            <labl>Nomor Urut Bangunan Fisik</labl>
            <location StartPos="25" EndPos="27" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>Nomor Urut Bangunan Fisik</qstnLit>
                <ivuInstr>Salin nomor urut bangunan fisik dari Daftar STU04-DSRT Blok IV atau Blok V Kolom ( 3 ).</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V265" name="nubs" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="265">
            <labl>Nomor Urut Bangunan Sensus</labl>
            <location StartPos="28" EndPos="30" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>Nomor Urut Bangunan Sensus</qstnLit>
                <ivuInstr>Salin nomor urut bangunan sensus dari Daftar STU04-DSRT Blok IV atau Blok V Kolom ( 4 ).</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V266" name="nurt" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="266">
            <labl>Nomor Urut Rumah Tangga</labl>
            <location StartPos="31" EndPos="33" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>Nomor Urut Rumah Tangga</qstnLit>
                <ivuInstr>Salin nomor urut rumah tangga dari Daftar STU04-DSRT Blok IV atau Blok V kolom ( 5 ).</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V267" name="nus" files="F3" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="267">
            <labl>Nomor Urut Sampel</labl>
            <location StartPos="34" EndPos="35" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>Nomor Urut Sampel</qstnLit>
                <ivuInstr>Salin nomor urut sampel dari Daftar STU04-DSRT Blok IV atau blok V kolom (1) untuk rumah tangga usaha peternakan terpilih.</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="1" max="999"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">1</sumStat>
            <sumStat type="max">999</sumStat>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V268" name="b5cr1ak2" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="268">
            <labl>Jumlah Ternak/Unggas stok akhir (saat pencacahan)</labl>
            <location StartPos="36" EndPos="41" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[C. Produksi Ternak/Unggas selama setahun yang lalu :
1. Mutasi ternak/Unggas (untuk sapi perah dan ayam ras petelur kolom(3) tidak ditanyakan)
a. Jumlah Ternak/Unggas stok akhir (saat pencacahan) :.................]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[isikan mutasi ternak/unggas (terpilih) sesuai dengan rincian (1a s.d. 1e) dan rincian (1g s.d. 1j), baik dalam jumlah (kolom (2)) maupun dalam nilai (kolom (3)). 

Harap berhati-hati dalam mengisi rincian mutasi ini karena kesalahan dalam menaksir nilai harga ternak/unggas di kolom nilai (kolom (3)) akan berakibat fatal pada perhitungan Nilai Produksi Penggemukan ternak/unggas pada rincian 1 l.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dikuasai pada saat pencacahan pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).

Jika rumah tangga melakukan penjualan ternak/unggas selama periode setahun yang lalu, isikan jumlah ternak/unggas yang dijual pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).

Jika rumah tangga melakukan pemotongan ternak /unggas selama setahun yang lalu isikan jumlah ternak unggas yang dipotong pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).

isikan jumlah ternak/unggas yang mati selama setahun yang lalu pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).

Isikan jumlah ternak akibat pengurangan lain di kolom (2) dan taksiran nilainya di kolom (3).

Isikan penjumlahan rincian 1a s.d 1e pada kolom (2) dan kolom (3).]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <notes>
                <![CDATA[Rincian ini bertujuan untuk menghitung nilai produksi ternak/unggas terpilih yang diusahakan rumah tangga selama setahun.

Nilai produksi ternak/unggas yang dicatat meliputi (1) Nilai produksi hasil penggemukan ternak/unggas, (2) Nilai Produksi ternak/unggas yang menghasilkan telur, susu,madu dan sarang burung walet, dan (3) Nilai produksi dan Penerimaan Lainnya (kotoran ternak, kulit, jasa ternak, dsb).]]>
            </notes>
            <txt>
                <![CDATA[Nilai yang dimaksud adalah : taksiran harga jual ternak/unggas pada kondisi saat pencacahan.

Nilai yang dimaksud adalah : harga jual ternak/unggas pada saat transaksi pada periode setahun yang lalu.

Dipotong adalah : pemotongan ternak/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual
sebagian atau seluruhnya.

Kematian adalah : kematian ternak/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan,
terbenam, dimakan binatang buas). 
Mati karena dipotong / disembelih tidak termasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.

Pengurangan lain adalah : pengurangan ternak yang disebabkan oleh :
1.Ternak yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.
2. Penyerahan kembali ternak yang dibagi hasilkan kepada pemilik.
3. Hilang karena dicuri atau sebab lain.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V269" name="b5cr1ak3" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="269">
            <labl>Jumlah Nilai (000) Ternak/Unggas stok akhir (saat pencacahan)</labl>
            <location StartPos="42" EndPos="47" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[C. Produksi Ternak/Unggas selama setahun yang lalu :
1. Mutasi ternak/Unggas (untuk sapi perah dan ayam ras petelur kolom(3) tidak ditanyakan)
a. Jumlah Nilai (000) Ternak/Unggas stok akhir (saat pencacahan) : Rp.............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[isikan mutasi ternak/unggas (terpilih) sesuai dengan rincian (1a s.d. 1e) dan rincian (1g s.d. 1j), baik dalam jumlah (kolom (2)) maupun dalam nilai (kolom (3)). 

Harap berhati-hati dalam mengisi rincian mutasi ini karena kesalahan dalam menaksir nilai harga ternak/unggas di kolom nilai (kolom (3)) akan berakibat fatal pada perhitungan Nilai Produksi Penggemukan ternak/unggas pada rincian 1 l.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dikuasai pada saat pencacahan pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).

Jika rumah tangga melakukan penjualan ternak/unggas selama periode setahun yang lalu, isikan jumlah ternak/unggas yang dijual pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).

Jika rumah tangga melakukan pemotongan ternak /unggas selama setahun yang lalu isikan jumlah ternak unggas yang dipotong pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).

isikan jumlah ternak/unggas yang mati selama setahun yang lalu pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).

Isikan jumlah ternak akibat pengurangan lain di kolom (2) dan taksiran nilainya di kolom (3).

Isikan penjumlahan rincian 1a s.d 1e pada kolom (2) dan kolom (3).]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <notes>
                <![CDATA[Rincian ini bertujuan untuk menghitung nilai produksi ternak/unggas terpilih yang diusahakan rumah tangga selama setahun. 

Nilai produksi ternak/unggas yang dicatat meliputi (1) Nilai produksi hasil penggemukan ternak/unggas, (2) Nilai Produksi ternak/unggas yang menghasilkan telur, susu,madu dan sarang burung walet, dan (3) Nilai produksi dan Penerimaan Lainnya (kotoran ternak, kulit, jasa ternak, dsb).]]>
            </notes>
            <txt>
                <![CDATA[Nilai yang dimaksud adalah : taksiran harga jual ternak/unggas pada kondisi saat pencacahan.

Nilai yang dimaksud adalah : harga jual ternak/unggas pada saat transaksi pada periode setahun yang lalu.

Dipotong adalah : pemotongan ternak/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual
sebagian atau seluruhnya.

Kematian adalah : kematian ternak/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan,
terbenam, dimakan binatang buas). 
Mati karena dipotong / disembelih tidak termasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.

Pengurangan lain adalah : pengurangan ternak yang disebabkan oleh :
1.Ternak yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.
2. Penyerahan kembali ternak yang dibagi hasilkan kepada pemilik.
3. Hilang karena dicuri atau sebab lain.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V270" name="b5cr1bk2" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="270">
            <labl>Jumlah Penjualan</labl>
            <location StartPos="48" EndPos="53" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[C. Produksi Ternak/Unggas selama setahun yang lalu :
1. Mutasi ternak/Unggas (untuk sapi perah dan ayam ras petelur kolom(3) tidak ditanyakan)
b. Jumlah Penjualan :...........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[isikan mutasi ternak/unggas (terpilih) sesuai dengan rincian (1a s.d. 1e) dan rincian (1g s.d. 1j), baik dalam jumlah (kolom (2)) maupun dalam nilai (kolom (3)). 

Harap berhati-hati dalam mengisi rincian mutasi ini karena kesalahan dalam menaksir nilai harga ternak/unggas di kolom nilai (kolom (3)) akan berakibat fatal pada perhitungan Nilai Produksi Penggemukan ternak/unggas pada rincian 1 l.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dikuasai pada saat pencacahan pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).

Jika rumah tangga melakukan penjualan ternak/unggas selama periode setahun yang lalu, isikan jumlah ternak/unggas yang dijual pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).

Jika rumah tangga melakukan pemotongan ternak /unggas selama setahun yang lalu isikan jumlah ternak unggas yang dipotong pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).

isikan jumlah ternak/unggas yang mati selama setahun yang lalu pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).

Isikan jumlah ternak akibat pengurangan lain di kolom (2) dan taksiran nilainya di kolom (3).

Isikan penjumlahan rincian 1a s.d 1e pada kolom (2) dan kolom (3).]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <notes>
                <![CDATA[Rincian ini bertujuan untuk menghitung nilai produksi ternak/unggas terpilih yang diusahakan rumah tangga selama setahun. 

Nilai produksi ternak/unggas yang dicatat meliputi (1) Nilai produksi hasil penggemukan ternak/unggas, (2) Nilai Produksi ternak/unggas yang menghasilkan telur, susu,madu dan sarang burung walet, dan (3) Nilai produksi dan Penerimaan Lainnya (kotoran ternak, kulit, jasa ternak, dsb).]]>
            </notes>
            <txt>
                <![CDATA[Nilai yang dimaksud adalah : taksiran harga jual ternak/unggas pada kondisi saat pencacahan.

Nilai yang dimaksud adalah : harga jual ternak/unggas pada saat transaksi pada periode setahun yang lalu.

Dipotong adalah : pemotongan ternak/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual
sebagian atau seluruhnya.

Kematian adalah : kematian ternak/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan,
terbenam, dimakan binatang buas). 
Mati karena dipotong / disembelih tidak termasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.

Pengurangan lain adalah : pengurangan ternak yang disebabkan oleh :
1.Ternak yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.
2. Penyerahan kembali ternak yang dibagi hasilkan kepada pemilik.
3. Hilang karena dicuri atau sebab lain.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V271" name="b5cr1bk3" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="271">
            <labl>Jumlah Nilai (000) Penjualan</labl>
            <location StartPos="54" EndPos="59" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[C. Produksi Ternak/Unggas selama setahun yang lalu :
1. Mutasi ternak/Unggas (untuk sapi perah dan ayam ras petelur kolom(3) tidak ditanyakan)
b. Jumlah Nilai (000) Penjualan : Rp...............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[isikan mutasi ternak/unggas (terpilih) sesuai dengan rincian (1a s.d. 1e) dan rincian (1g s.d. 1j), baik dalam jumlah (kolom (2)) maupun dalam nilai (kolom (3)). 

Harap berhati-hati dalam mengisi rincian mutasi ini karena kesalahan dalam menaksir nilai harga ternak/unggas di kolom nilai (kolom (3)) akan berakibat fatal pada perhitungan Nilai Produksi Penggemukan ternak/unggas pada rincian 1 l.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dikuasai pada saat pencacahan pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).

Jika rumah tangga melakukan penjualan ternak/unggas selama periode setahun yang lalu, isikan jumlah ternak/unggas yang dijual pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).

Jika rumah tangga melakukan pemotongan ternak /unggas selama setahun yang lalu isikan jumlah ternak unggas yang dipotong pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).

isikan jumlah ternak/unggas yang mati selama setahun yang lalu pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).

Isikan jumlah ternak akibat pengurangan lain di kolom (2) dan taksiran nilainya di kolom (3).

Isikan penjumlahan rincian 1a s.d 1e pada kolom (2) dan kolom (3).]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <notes>
                <![CDATA[Rincian ini bertujuan untuk menghitung nilai produksi ternak/unggas terpilih yang diusahakan rumah tangga selama setahun. 

Nilai produksi ternak/unggas yang dicatat meliputi (1) Nilai produksi hasil penggemukan ternak/unggas, (2) Nilai Produksi ternak/unggas yang menghasilkan telur, susu,madu dan sarang burung walet, dan (3) Nilai produksi dan Penerimaan Lainnya (kotoran ternak, kulit, jasa ternak, dsb).]]>
            </notes>
            <txt>
                <![CDATA[Nilai yang dimaksud adalah : taksiran harga jual ternak/unggas pada kondisi saat pencacahan.

Nilai yang dimaksud adalah : harga jual ternak/unggas pada saat transaksi pada periode setahun yang lalu.

Dipotong adalah : pemotongan ternak/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual
sebagian atau seluruhnya.

Kematian adalah : kematian ternak/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan,
terbenam, dimakan binatang buas). 
Mati karena dipotong / disembelih tidak termasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.

Pengurangan lain adalah : pengurangan ternak yang disebabkan oleh :
1.Ternak yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.
2. Penyerahan kembali ternak yang dibagi hasilkan kepada pemilik.
3. Hilang karena dicuri atau sebab lain.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V272" name="b5cr1ck2" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="272">
            <labl>Jumlah Pemotongan</labl>
            <location StartPos="60" EndPos="65" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[C. Produksi Ternak/Unggas selama setahun yang lalu :
1. Mutasi ternak/Unggas (untuk sapi perah dan ayam ras petelur kolom(3) tidak ditanyakan)
c. Jumlah Pemotongan : ..............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[isikan mutasi ternak/unggas (terpilih) sesuai dengan rincian (1a s.d. 1e) dan rincian (1g s.d. 1j), baik dalam jumlah (kolom (2)) maupun dalam nilai (kolom (3)). 

Harap berhati-hati dalam mengisi rincian mutasi ini karena kesalahan dalam menaksir nilai harga ternak/unggas di kolom nilai (kolom (3)) akan berakibat fatal pada perhitungan Nilai Produksi Penggemukan ternak/unggas pada rincian 1 l.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dikuasai pada saat pencacahan pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).

Jika rumah tangga melakukan penjualan ternak/unggas selama periode setahun yang lalu, isikan jumlah ternak/unggas yang dijual pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).

Jika rumah tangga melakukan pemotongan ternak /unggas selama setahun yang lalu isikan jumlah ternak unggas yang dipotong pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).

isikan jumlah ternak/unggas yang mati selama setahun yang lalu pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).

Isikan jumlah ternak akibat pengurangan lain di kolom (2) dan taksiran nilainya di kolom (3).

Isikan penjumlahan rincian 1a s.d 1e pada kolom (2) dan kolom (3).]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <notes>
                <![CDATA[Rincian ini bertujuan untuk menghitung nilai produksi ternak/unggas terpilih yang diusahakan rumah tangga selama setahun. 

Nilai produksi ternak/unggas yang dicatat meliputi (1) Nilai produksi hasil penggemukan ternak/unggas, (2) Nilai Produksi ternak/unggas yang menghasilkan telur, susu,madu dan sarang burung walet, dan (3) Nilai produksi dan Penerimaan Lainnya (kotoran ternak, kulit, jasa ternak, dsb).]]>
            </notes>
            <txt>
                <![CDATA[Nilai yang dimaksud adalah : taksiran harga jual ternak/unggas pada kondisi saat pencacahan.

Nilai yang dimaksud adalah : harga jual ternak/unggas pada saat transaksi pada periode setahun yang lalu.

Dipotong adalah : pemotongan ternak/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual
sebagian atau seluruhnya.

Kematian adalah : kematian ternak/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan,
terbenam, dimakan binatang buas). 
Mati karena dipotong / disembelih tidak termasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.

Pengurangan lain adalah : pengurangan ternak yang disebabkan oleh :
1.Ternak yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.
2. Penyerahan kembali ternak yang dibagi hasilkan kepada pemilik.
3. Hilang karena dicuri atau sebab lain.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V273" name="b5cr1ck3" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="273">
            <labl>Jumlah Nilai (000) Pemotongan</labl>
            <location StartPos="66" EndPos="71" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[C. Produksi Ternak/Unggas selama setahun yang lalu :
1. Mutasi ternak/Unggas (untuk sapi perah dan ayam ras petelur kolom(3) tidak ditanyakan)
c. Jumlah Nilai (000) Pemotongan : Rp............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[isikan mutasi ternak/unggas (terpilih) sesuai dengan rincian (1a s.d. 1e) dan rincian (1g s.d. 1j), baik dalam jumlah (kolom (2)) maupun dalam nilai (kolom (3)). 

Harap berhati-hati dalam mengisi rincian mutasi ini karena kesalahan dalam menaksir nilai harga ternak/unggas di kolom nilai (kolom (3)) akan berakibat fatal pada perhitungan Nilai Produksi Penggemukan ternak/unggas pada rincian 1 l.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dikuasai pada saat pencacahan pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).

Jika rumah tangga melakukan penjualan ternak/unggas selama periode setahun yang lalu, isikan jumlah ternak/unggas yang dijual pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).

Jika rumah tangga melakukan pemotongan ternak /unggas selama setahun yang lalu isikan jumlah ternak unggas yang dipotong pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).

isikan jumlah ternak/unggas yang mati selama setahun yang lalu pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).

Isikan jumlah ternak akibat pengurangan lain di kolom (2) dan taksiran nilainya di kolom (3).

Isikan penjumlahan rincian 1a s.d 1e pada kolom (2) dan kolom (3).]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <notes>
                <![CDATA[Rincian ini bertujuan untuk menghitung nilai produksi ternak/unggas terpilih yang diusahakan rumah tangga selama setahun. 

Nilai produksi ternak/unggas yang dicatat meliputi (1) Nilai produksi hasil penggemukan ternak/unggas, (2) Nilai Produksi ternak/unggas yang menghasilkan telur, susu,madu dan sarang burung walet, dan (3) Nilai produksi dan Penerimaan Lainnya (kotoran ternak, kulit, jasa ternak, dsb).]]>
            </notes>
            <txt>
                <![CDATA[Nilai yang dimaksud adalah : taksiran harga jual ternak/unggas pada kondisi saat pencacahan.

Nilai yang dimaksud adalah : harga jual ternak/unggas pada saat transaksi pada periode setahun yang lalu.

Dipotong adalah : pemotongan ternak/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual
sebagian atau seluruhnya.

Kematian adalah : kematian ternak/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan,
terbenam, dimakan binatang buas). 
Mati karena dipotong / disembelih tidak termasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.

Pengurangan lain adalah : pengurangan ternak yang disebabkan oleh :
1.Ternak yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.
2. Penyerahan kembali ternak yang dibagi hasilkan kepada pemilik.
3. Hilang karena dicuri atau sebab lain.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V274" name="b5cr1dk2" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="274">
            <labl>Jumlah Kematian</labl>
            <location StartPos="72" EndPos="77" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[C. Produksi Ternak/Unggas selama setahun yang lalu :
1. Mutasi ternak/Unggas (untuk sapi perah dan ayam ras petelur kolom(3) tidak ditanyakan)
d. Jumlah Kematian :..........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[isikan mutasi ternak/unggas (terpilih) sesuai dengan rincian (1a s.d. 1e) dan rincian (1g s.d. 1j), baik dalam jumlah (kolom (2)) maupun dalam nilai (kolom (3)). 

Harap berhati-hati dalam mengisi rincian mutasi ini karena kesalahan dalam menaksir nilai harga ternak/unggas di kolom nilai (kolom (3)) akan berakibat fatal pada perhitungan Nilai Produksi Penggemukan ternak/unggas pada rincian 1 l.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dikuasai pada saat pencacahan pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).

Jika rumah tangga melakukan penjualan ternak/unggas selama periode setahun yang lalu, isikan jumlah ternak/unggas yang dijual pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).

Jika rumah tangga melakukan pemotongan ternak /unggas selama setahun yang lalu isikan jumlah ternak unggas yang dipotong pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).

isikan jumlah ternak/unggas yang mati selama setahun yang lalu pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).

Isikan jumlah ternak akibat pengurangan lain di kolom (2) dan taksiran nilainya di kolom (3).

Isikan penjumlahan rincian 1a s.d 1e pada kolom (2) dan kolom (3).]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <notes>
                <![CDATA[Rincian ini bertujuan untuk menghitung nilai produksi ternak/unggas terpilih yang diusahakan rumah tangga selama setahun. 

Nilai produksi ternak/unggas yang dicatat meliputi (1) Nilai produksi hasil penggemukan ternak/unggas, (2) Nilai Produksi ternak/unggas yang menghasilkan telur, susu,madu dan sarang burung walet, dan (3) Nilai produksi dan Penerimaan Lainnya (kotoran ternak, kulit, jasa ternak, dsb).]]>
            </notes>
            <txt>
                <![CDATA[Nilai yang dimaksud adalah : taksiran harga jual ternak/unggas pada kondisi saat pencacahan.

Nilai yang dimaksud adalah : harga jual ternak/unggas pada saat transaksi pada periode setahun yang lalu.

Dipotong adalah : pemotongan ternak/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual
sebagian atau seluruhnya.

Kematian adalah : kematian ternak/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan,
terbenam, dimakan binatang buas). 
Mati karena dipotong / disembelih tidak termasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.

Pengurangan lain adalah : pengurangan ternak yang disebabkan oleh :
1.Ternak yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.
2. Penyerahan kembali ternak yang dibagi hasilkan kepada pemilik.
3. Hilang karena dicuri atau sebab lain.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V275" name="b5cr1dk3" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="275">
            <labl>Jumlah Nilai (000) Kematian</labl>
            <location StartPos="78" EndPos="83" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[C. Produksi Ternak/Unggas selama setahun yang lalu :
1. Mutasi ternak/Unggas (untuk sapi perah dan ayam ras petelur kolom(3) tidak ditanyakan)
d. Jumlah Nilai (000) Kematian : Rp...........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[isikan mutasi ternak/unggas (terpilih) sesuai dengan rincian (1a s.d. 1e) dan rincian (1g s.d. 1j), baik dalam jumlah (kolom (2)) maupun dalam nilai (kolom (3)). 

Harap berhati-hati dalam mengisi rincian mutasi ini karena kesalahan dalam menaksir nilai harga ternak/unggas di kolom nilai (kolom (3)) akan berakibat fatal pada perhitungan Nilai Produksi Penggemukan ternak/unggas pada rincian 1 l.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dikuasai pada saat pencacahan pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).

Jika rumah tangga melakukan penjualan ternak/unggas selama periode setahun yang lalu, isikan jumlah ternak/unggas yang dijual pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).

Jika rumah tangga melakukan pemotongan ternak /unggas selama setahun yang lalu isikan jumlah ternak unggas yang dipotong pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).

isikan jumlah ternak/unggas yang mati selama setahun yang lalu pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).

Isikan jumlah ternak akibat pengurangan lain di kolom (2) dan taksiran nilainya di kolom (3).

Isikan penjumlahan rincian 1a s.d 1e pada kolom (2) dan kolom (3).]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <notes>
                <![CDATA[Rincian ini bertujuan untuk menghitung nilai produksi ternak/unggas terpilih yang diusahakan rumah tangga selama setahun. 

Nilai produksi ternak/unggas yang dicatat meliputi (1) Nilai produksi hasil penggemukan ternak/unggas, (2) Nilai Produksi ternak/unggas yang menghasilkan telur, susu,madu dan sarang burung walet, dan (3) Nilai produksi dan Penerimaan Lainnya (kotoran ternak, kulit, jasa ternak, dsb).]]>
            </notes>
            <txt>
                <![CDATA[Nilai yang dimaksud adalah : taksiran harga jual ternak/unggas pada kondisi saat pencacahan.

Nilai yang dimaksud adalah : harga jual ternak/unggas pada saat transaksi pada periode setahun yang lalu.

Dipotong adalah : pemotongan ternak/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual
sebagian atau seluruhnya.

Kematian adalah : kematian ternak/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan,
terbenam, dimakan binatang buas). 
Mati karena dipotong / disembelih tidak termasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.

Pengurangan lain adalah : pengurangan ternak yang disebabkan oleh :
1.Ternak yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.
2. Penyerahan kembali ternak yang dibagi hasilkan kepada pemilik.
3. Hilang karena dicuri atau sebab lain.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V276" name="b5cr1ek2" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="276">
            <labl>Jumlah Pengurangan lain</labl>
            <location StartPos="84" EndPos="89" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[C. Produksi Ternak/Unggas selama setahun yang lalu :
1. Mutasi ternak/Unggas (untuk sapi perah dan ayam ras petelur kolom(3) tidak ditanyakan)
e. Jumlah Pengurangan lain :...............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[isikan mutasi ternak/unggas (terpilih) sesuai dengan rincian (1a s.d. 1e) dan rincian (1g s.d. 1j), baik dalam jumlah (kolom (2)) maupun dalam nilai (kolom (3)). 

Harap berhati-hati dalam mengisi rincian mutasi ini karena kesalahan dalam menaksir nilai harga ternak/unggas di kolom nilai (kolom (3)) akan berakibat fatal pada perhitungan Nilai Produksi Penggemukan ternak/unggas pada rincian 1 l.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dikuasai pada saat pencacahan pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).

Jika rumah tangga melakukan penjualan ternak/unggas selama periode setahun yang lalu, isikan jumlah ternak/unggas yang dijual pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).

Jika rumah tangga melakukan pemotongan ternak /unggas selama setahun yang lalu isikan jumlah ternak unggas yang dipotong pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).

isikan jumlah ternak/unggas yang mati selama setahun yang lalu pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).

Isikan jumlah ternak akibat pengurangan lain di kolom (2) dan taksiran nilainya di kolom (3).

Isikan penjumlahan rincian 1a s.d 1e pada kolom (2) dan kolom (3).]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <notes>
                <![CDATA[Rincian ini bertujuan untuk menghitung nilai produksi ternak/unggas terpilih yang diusahakan rumah tangga selama setahun. 

Nilai produksi ternak/unggas yang dicatat meliputi (1) Nilai produksi hasil penggemukan ternak/unggas, (2) Nilai Produksi ternak/unggas yang menghasilkan telur, susu,madu dan sarang burung walet, dan (3) Nilai produksi dan Penerimaan Lainnya (kotoran ternak, kulit, jasa ternak, dsb).]]>
            </notes>
            <txt>
                <![CDATA[Nilai yang dimaksud adalah : taksiran harga jual ternak/unggas pada kondisi saat pencacahan.

Nilai yang dimaksud adalah : harga jual ternak/unggas pada saat transaksi pada periode setahun yang lalu.

Dipotong adalah : pemotongan ternak/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual
sebagian atau seluruhnya.

Kematian adalah : kematian ternak/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan,
terbenam, dimakan binatang buas). 
Mati karena dipotong / disembelih tidak termasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.

Pengurangan lain adalah : pengurangan ternak yang disebabkan oleh :
1.Ternak yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.
2. Penyerahan kembali ternak yang dibagi hasilkan kepada pemilik.
3. Hilang karena dicuri atau sebab lain.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V277" name="b5cr1ek3" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="277">
            <labl>Jumlah Nilai (000) Pengurangan lain</labl>
            <location StartPos="90" EndPos="95" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[C. Produksi Ternak/Unggas selama setahun yang lalu :
1. Mutasi ternak/Unggas (untuk sapi perah dan ayam ras petelur kolom(3) tidak ditanyakan)
e. Jumlah Nilai (000) Pengurangan lain : Rp...........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[isikan mutasi ternak/unggas (terpilih) sesuai dengan rincian (1a s.d. 1e) dan rincian (1g s.d. 1j), baik dalam jumlah (kolom (2)) maupun dalam nilai (kolom (3)). 

Harap berhati-hati dalam mengisi rincian mutasi ini karena kesalahan dalam menaksir nilai harga ternak/unggas di kolom nilai (kolom (3)) akan berakibat fatal pada perhitungan Nilai Produksi Penggemukan ternak/unggas pada rincian 1 l.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dikuasai pada saat pencacahan pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).

Jika rumah tangga melakukan penjualan ternak/unggas selama periode setahun yang lalu, isikan jumlah ternak/unggas yang dijual pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).

Jika rumah tangga melakukan pemotongan ternak /unggas selama setahun yang lalu isikan jumlah ternak unggas yang dipotong pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).

isikan jumlah ternak/unggas yang mati selama setahun yang lalu pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).

Isikan jumlah ternak akibat pengurangan lain di kolom (2) dan taksiran nilainya di kolom (3).

Isikan penjumlahan rincian 1a s.d 1e pada kolom (2) dan kolom (3).]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <notes>
                <![CDATA[Rincian ini bertujuan untuk menghitung nilai produksi ternak/unggas terpilih yang diusahakan rumah tangga selama setahun. 

Nilai produksi ternak/unggas yang dicatat meliputi (1) Nilai produksi hasil penggemukan ternak/unggas, (2) Nilai Produksi ternak/unggas yang menghasilkan telur, susu,madu dan sarang burung walet, dan (3) Nilai produksi dan Penerimaan Lainnya (kotoran ternak, kulit, jasa ternak, dsb).]]>
            </notes>
            <txt>
                <![CDATA[Nilai yang dimaksud adalah : taksiran harga jual ternak/unggas pada kondisi saat pencacahan.

Nilai yang dimaksud adalah : harga jual ternak/unggas pada saat transaksi pada periode setahun yang lalu.

Dipotong adalah : pemotongan ternak/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual
sebagian atau seluruhnya.

Kematian adalah : kematian ternak/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan,
terbenam, dimakan binatang buas). 
Mati karena dipotong / disembelih tidak termasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.

Pengurangan lain adalah : pengurangan ternak yang disebabkan oleh :
1.Ternak yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.
2. Penyerahan kembali ternak yang dibagi hasilkan kepada pemilik.
3. Hilang karena dicuri atau sebab lain.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V278" name="b5cr1fk2" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="278">
            <labl>Jumlah (a+b+c+d+e)</labl>
            <location StartPos="96" EndPos="101" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[C. Produksi Ternak/Unggas selama setahun yang lalu :
1. Mutasi ternak/Unggas (untuk sapi perah dan ayam ras petelur kolom(3) tidak ditanyakan)
f. Jumlah (a+b+c+d+e) :..............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[isikan mutasi ternak/unggas (terpilih) sesuai dengan rincian (1a s.d. 1e) dan rincian (1g s.d. 1j), baik dalam jumlah (kolom (2)) maupun dalam nilai (kolom (3)). 

Harap berhati-hati dalam mengisi rincian mutasi ini karena kesalahan dalam menaksir nilai harga ternak/unggas di kolom nilai (kolom (3)) akan berakibat fatal pada perhitungan Nilai Produksi Penggemukan ternak/unggas pada rincian 1 l.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dikuasai pada saat pencacahan pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).

Jika rumah tangga melakukan penjualan ternak/unggas selama periode setahun yang lalu, isikan jumlah ternak/unggas yang dijual pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).

Jika rumah tangga melakukan pemotongan ternak /unggas selama setahun yang lalu isikan jumlah ternak unggas yang dipotong pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).

isikan jumlah ternak/unggas yang mati selama setahun yang lalu pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).

Isikan jumlah ternak akibat pengurangan lain di kolom (2) dan taksiran nilainya di kolom (3).

Isikan penjumlahan rincian 1a s.d 1e pada kolom (2) dan kolom (3).]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <notes>
                <![CDATA[Rincian ini bertujuan untuk menghitung nilai produksi ternak/unggas terpilih yang diusahakan rumah tangga selama setahun. 

Nilai produksi ternak/unggas yang dicatat meliputi (1) Nilai produksi hasil penggemukan ternak/unggas, (2) Nilai Produksi ternak/unggas yang menghasilkan telur, susu,madu dan sarang burung walet, dan (3) Nilai produksi dan Penerimaan Lainnya (kotoran ternak, kulit, jasa ternak, dsb).]]>
            </notes>
            <txt>
                <![CDATA[Nilai yang dimaksud adalah : taksiran harga jual ternak/unggas pada kondisi saat pencacahan.

Nilai yang dimaksud adalah : harga jual ternak/unggas pada saat transaksi pada periode setahun yang lalu.

Dipotong adalah : pemotongan ternak/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual
sebagian atau seluruhnya.

Kematian adalah : kematian ternak/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan,
terbenam, dimakan binatang buas). 
Mati karena dipotong / disembelih tidak termasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.

Pengurangan lain adalah : pengurangan ternak yang disebabkan oleh :
1.Ternak yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.
2. Penyerahan kembali ternak yang dibagi hasilkan kepada pemilik.
3. Hilang karena dicuri atau sebab lain.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V279" name="b5cr1fk3" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="279">
            <labl>Jumlah Nilai (000)  (a+b+c+d+e)</labl>
            <location StartPos="102" EndPos="107" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[C. Produksi Ternak/Unggas selama setahun yang lalu :
1. Mutasi ternak/Unggas (untuk sapi perah dan ayam ras petelur kolom(3) tidak ditanyakan)
f. Jumlah Nilai (000)  (a+b+c+d+e) : Rp..............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[isikan mutasi ternak/unggas (terpilih) sesuai dengan rincian (1a s.d. 1e) dan rincian (1g s.d. 1j), baik dalam jumlah (kolom (2)) maupun dalam nilai (kolom (3)). 

Harap berhati-hati dalam mengisi rincian mutasi ini karena kesalahan dalam menaksir nilai harga ternak/unggas di kolom nilai (kolom (3)) akan berakibat fatal pada perhitungan Nilai Produksi Penggemukan ternak/unggas pada rincian 1 l.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dikuasai pada saat pencacahan pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).

Jika rumah tangga melakukan penjualan ternak/unggas selama periode setahun yang lalu, isikan jumlah ternak/unggas yang dijual pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).

Jika rumah tangga melakukan pemotongan ternak /unggas selama setahun yang lalu isikan jumlah ternak unggas yang dipotong pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).

isikan jumlah ternak/unggas yang mati selama setahun yang lalu pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).

Isikan jumlah ternak akibat pengurangan lain di kolom (2) dan taksiran nilainya di kolom (3).

Isikan penjumlahan rincian 1a s.d 1e pada kolom (2) dan kolom (3).]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <notes>
                <![CDATA[Rincian ini bertujuan untuk menghitung nilai produksi ternak/unggas terpilih yang diusahakan rumah tangga selama setahun. 

Nilai produksi ternak/unggas yang dicatat meliputi (1) Nilai produksi hasil penggemukan ternak/unggas, (2) Nilai Produksi ternak/unggas yang menghasilkan telur, susu,madu dan sarang burung walet, dan (3) Nilai produksi dan Penerimaan Lainnya (kotoran ternak, kulit, jasa ternak, dsb).]]>
            </notes>
            <txt>
                <![CDATA[Nilai yang dimaksud adalah : taksiran harga jual ternak/unggas pada kondisi saat pencacahan.

Nilai yang dimaksud adalah : harga jual ternak/unggas pada saat transaksi pada periode setahun yang lalu.

Dipotong adalah : pemotongan ternak/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual
sebagian atau seluruhnya.

Kematian adalah : kematian ternak/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan,
terbenam, dimakan binatang buas). 
Mati karena dipotong / disembelih tidak termasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.

Pengurangan lain adalah : pengurangan ternak yang disebabkan oleh :
1.Ternak yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.
2. Penyerahan kembali ternak yang dibagi hasilkan kepada pemilik.
3. Hilang karena dicuri atau sebab lain.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V280" name="b5cr1gk2" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="280">
            <labl>Jumlah Pembelian</labl>
            <location StartPos="108" EndPos="113" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[C. Produksi Ternak/Unggas selama setahun yang lalu :
1. Mutasi ternak/Unggas (untuk sapi perah dan ayam ras petelur kolom(3) tidak ditanyakan)
g. Jumlah Pembelian :.............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[isikan jumlah ternak/unggas yang dibeli pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).

Isikan jumlah ternak yang dilahirkan/telur yang menetas selama setahun yang lalu pada kolom (2).

Isikan jumlah ternak/unggas yang diperoleh dari penambahan lain pada kolom (2) dan taksiran nilainya pada kolom (3).

Isikan jumlah ternak/unggas yang dikuasai pada saat setahun yang lalu pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).

Isikan penjumlahan rincian 1g s.d 1j pada kolom (3).
Isian Rincian 1 l kolom (3) adalah  : hasil perhitungan ( R 1f – R 1k ).]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Nilai yang dimaksud adalah : harga pembelian ternak/unggas pada saat transaksi.

Kelahiran/Penetasan adalah : lahir/menetas hidup, yaitu ternak/unggas yang dilahirkan/ditetaskan
hidup selama setahun yang lalu dan pada waktu dilahirkan/ditetaskan menunjukkan tanda-tanda
kehidupan antara lain: jantung berdenyut, bernafas, dan bergerak. Kelahiran tetap dicatat, walaupun
pada saat pencacahan anak maupun induknya sudah tidak ada lagi (karena dijual, dipotong, dll).

Penambahan lain adalah : penambahan ternak/unggas selain penambahan diatas selama setahun yang lalu, misalnya:
1.Ternak/unggas yang diterima dari pihak lain sebagai bantuan, hibah, bagi hasil (digaduhkan).
2. Penerimaan dari pengembalian ternak/unggas bagi hasil.
3. Ternak/unggas yang ditemukan.

Nilai yang dimaksud adalah : taksiran harga jual ternak/unggas pada kondisi/saat setahun yang lalu.
Rincian 1j (kolom 2) dapat diperoleh dari perhitungan rumus sebagai berikut :
R 1j kolom (2) = R( 1f – 1g - 1h - 1i ) Rumus ini tidak berlaku untuk kolom (3).

Jumlah Ternak/Unggas Stok awal (setahun yang lalu) adalah : jumlah ternak/unggas yang dikuasai
oleh rumah tangga setahun yang lalu (dihitung dari saat pencacahan). 
Contoh: Pencacahan dilakukan pada tanggal 1 Oktober 2004, maka yang dimaksud setahun yang lalu adalah keadaan pada tanggal 30 September 2003.

Nilai produksi Ternak/Unggas adalah : Nilai produksi sebagai akibat pertambahan bobot/penggemukan ternak /unggas selama setahun.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V281" name="b5cr1gk3" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="281">
            <labl>Jumlah Nilai (000) Pembelian</labl>
            <location StartPos="114" EndPos="119" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[C. Produksi Ternak/Unggas selama setahun yang lalu :
1. Mutasi ternak/Unggas (untuk sapi perah dan ayam ras petelur kolom(3) tidak ditanyakan)
g. Jumlah Nilai (000) Pembelian : Rp...........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[isikan jumlah ternak/unggas yang dibeli pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).

Isikan jumlah ternak yang dilahirkan/telur yang menetas selama setahun yang lalu pada kolom (2).

Isikan jumlah ternak/unggas yang diperoleh dari penambahan lain pada kolom (2) dan taksiran nilainya pada kolom (3).

Isikan jumlah ternak/unggas yang dikuasai pada saat setahun yang lalu pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).

Isikan penjumlahan rincian 1g s.d 1j pada kolom (3).
Isian Rincian 1 l kolom (3) adalah  : hasil perhitungan ( R 1f - R 1k ).]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Nilai yang dimaksud adalah : harga pembelian ternak/unggas pada saat transaksi.

Kelahiran/Penetasan adalah : lahir/menetas hidup, yaitu ternak/unggas yang dilahirkan/ditetaskan
hidup selama setahun yang lalu dan pada waktu dilahirkan/ditetaskan menunjukkan tanda-tanda
kehidupan antara lain: jantung berdenyut, bernafas, dan bergerak. Kelahiran tetap dicatat, walaupun
pada saat pencacahan anak maupun induknya sudah tidak ada lagi (karena dijual, dipotong, dll).

Penambahan lain adalah : penambahan ternak/unggas selain penambahan diatas selama setahun yang lalu, misalnya:
1.Ternak/unggas yang diterima dari pihak lain sebagai bantuan, hibah, bagi hasil (digaduhkan).
2. Penerimaan dari pengembalian ternak/unggas bagi hasil.
3. Ternak/unggas yang ditemukan.

Nilai yang dimaksud adalah : taksiran harga jual ternak/unggas pada kondisi/saat setahun yang lalu.
Rincian 1j (kolom 2) dapat diperoleh dari perhitungan rumus sebagai berikut :
R 1j kolom (2) = R( 1f - 1g - 1h - 1i ) Rumus ini tidak berlaku untuk kolom (3).

Jumlah Ternak/Unggas Stok awal (setahun yang lalu) adalah : jumlah ternak/unggas yang dikuasai
oleh rumah tangga setahun yang lalu (dihitung dari saat pencacahan). 
Contoh: Pencacahan dilakukan pada tanggal 1 Oktober 2004, maka yang dimaksud setahun yang lalu adalah keadaan pada tanggal 30 September 2003.

Nilai produksi Ternak/Unggas adalah : Nilai produksi sebagai akibat pertambahan bobot/penggemukan]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V282" name="b5cr1hk2" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="282">
            <labl>Jumlah Kelahiran/Penetasan</labl>
            <location StartPos="120" EndPos="125" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[C. Produksi Ternak/Unggas selama setahun yang lalu :
1. Mutasi ternak/Unggas (untuk sapi perah dan ayam ras petelur kolom(3) tidak ditanyakan)
h. Jumlah Kelahiran/Penetasan :...................]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[isikan jumlah ternak/unggas yang dibeli pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).

Isikan jumlah ternak yang dilahirkan/telur yang menetas selama setahun yang lalu pada kolom (2).

Isikan jumlah ternak/unggas yang diperoleh dari penambahan lain pada kolom (2) dan taksiran nilainya pada kolom (3).

Isikan jumlah ternak/unggas yang dikuasai pada saat setahun yang lalu pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).

Isikan penjumlahan rincian 1g s.d 1j pada kolom (3).
Isian Rincian 1 l kolom (3) adalah  : hasil perhitungan ( R 1f - R 1k ).]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Nilai yang dimaksud adalah : harga pembelian ternak/unggas pada saat transaksi.

Kelahiran/Penetasan adalah : lahir/menetas hidup, yaitu ternak/unggas yang dilahirkan/ditetaskan
hidup selama setahun yang lalu dan pada waktu dilahirkan/ditetaskan menunjukkan tanda-tanda
kehidupan antara lain: jantung berdenyut, bernafas, dan bergerak. Kelahiran tetap dicatat, walaupun
pada saat pencacahan anak maupun induknya sudah tidak ada lagi (karena dijual, dipotong, dll).

Penambahan lain adalah : penambahan ternak/unggas selain penambahan diatas selama setahun yang lalu, misalnya:
1.Ternak/unggas yang diterima dari pihak lain sebagai bantuan, hibah, bagi hasil (digaduhkan).
2. Penerimaan dari pengembalian ternak/unggas bagi hasil.
3. Ternak/unggas yang ditemukan.

Nilai yang dimaksud adalah : taksiran harga jual ternak/unggas pada kondisi/saat setahun yang lalu.
Rincian 1j (kolom 2) dapat diperoleh dari perhitungan rumus sebagai berikut :
R 1j kolom (2) = R( 1f - 1g - 1h - 1i ) Rumus ini tidak berlaku untuk kolom (3).

Jumlah Ternak/Unggas Stok awal (setahun yang lalu) adalah : jumlah ternak/unggas yang dikuasai
oleh rumah tangga setahun yang lalu (dihitung dari saat pencacahan). 
Contoh: Pencacahan dilakukan pada tanggal 1 Oktober 2004, maka yang dimaksud setahun yang lalu adalah keadaan pada tanggal 30 September 2003.

Nilai produksi Ternak/Unggas adalah : Nilai produksi sebagai akibat pertambahan bobot/penggemukan]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V283" name="b5cr1ik2" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="283">
            <labl>Jumlah Penambahan lainnya</labl>
            <location StartPos="126" EndPos="131" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[C. Produksi Ternak/Unggas selama setahun yang lalu :
1. Mutasi ternak/Unggas (untuk sapi perah dan ayam ras petelur kolom(3) tidak ditanyakan)
i. Jumlah Penambahan lainnya :..............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[isikan jumlah ternak/unggas yang dibeli pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).

Isikan jumlah ternak yang dilahirkan/telur yang menetas selama setahun yang lalu pada kolom (2).

Isikan jumlah ternak/unggas yang diperoleh dari penambahan lain pada kolom (2) dan taksiran nilainya pada kolom (3).

Isikan jumlah ternak/unggas yang dikuasai pada saat setahun yang lalu pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).

Isikan penjumlahan rincian 1g s.d 1j pada kolom (3).
Isian Rincian 1 l kolom (3) adalah  : hasil perhitungan ( R 1f - R 1k ).]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Nilai yang dimaksud adalah : harga pembelian ternak/unggas pada saat transaksi.

Kelahiran/Penetasan adalah : lahir/menetas hidup, yaitu ternak/unggas yang dilahirkan/ditetaskan
hidup selama setahun yang lalu dan pada waktu dilahirkan/ditetaskan menunjukkan tanda-tanda
kehidupan antara lain: jantung berdenyut, bernafas, dan bergerak. Kelahiran tetap dicatat, walaupun
pada saat pencacahan anak maupun induknya sudah tidak ada lagi (karena dijual, dipotong, dll).

Penambahan lain adalah : penambahan ternak/unggas selain penambahan diatas selama setahun yang lalu, misalnya:
1.Ternak/unggas yang diterima dari pihak lain sebagai bantuan, hibah, bagi hasil (digaduhkan).
2. Penerimaan dari pengembalian ternak/unggas bagi hasil.
3. Ternak/unggas yang ditemukan.

Nilai yang dimaksud adalah : taksiran harga jual ternak/unggas pada kondisi/saat setahun yang lalu.
Rincian 1j (kolom 2) dapat diperoleh dari perhitungan rumus sebagai berikut :
R 1j kolom (2) = R( 1f - 1g - 1h - 1i ) Rumus ini tidak berlaku untuk kolom (3).

Jumlah Ternak/Unggas Stok awal (setahun yang lalu) adalah : jumlah ternak/unggas yang dikuasai
oleh rumah tangga setahun yang lalu (dihitung dari saat pencacahan). 
Contoh: Pencacahan dilakukan pada tanggal 1 Oktober 2004, maka yang dimaksud setahun yang lalu adalah keadaan pada tanggal 30 September 2003.

Nilai produksi Ternak/Unggas adalah : Nilai produksi sebagai akibat pertambahan bobot/penggemukan]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V284" name="b5cr1ik3" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="284">
            <labl>Jumlah Nilai (000) Penambahan lainnya</labl>
            <location StartPos="132" EndPos="137" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[C. Produksi Ternak/Unggas selama setahun yang lalu :
1. Mutasi ternak/Unggas (untuk sapi perah dan ayam ras petelur kolom(3) tidak ditanyakan)
i. Jumlah Nilai (000) Penambahan lainnya : Rp...........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[isikan jumlah ternak/unggas yang dibeli pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).

Isikan jumlah ternak yang dilahirkan/telur yang menetas selama setahun yang lalu pada kolom (2).

Isikan jumlah ternak/unggas yang diperoleh dari penambahan lain pada kolom (2) dan taksiran nilainya pada kolom (3).

Isikan jumlah ternak/unggas yang dikuasai pada saat setahun yang lalu pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).

Isikan penjumlahan rincian 1g s.d 1j pada kolom (3).
Isian Rincian 1 l kolom (3) adalah  : hasil perhitungan ( R 1f - R 1k ).]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Nilai yang dimaksud adalah : harga pembelian ternak/unggas pada saat transaksi.

Kelahiran/Penetasan adalah : lahir/menetas hidup, yaitu ternak/unggas yang dilahirkan/ditetaskan
hidup selama setahun yang lalu dan pada waktu dilahirkan/ditetaskan menunjukkan tanda-tanda
kehidupan antara lain: jantung berdenyut, bernafas, dan bergerak. Kelahiran tetap dicatat, walaupun
pada saat pencacahan anak maupun induknya sudah tidak ada lagi (karena dijual, dipotong, dll).

Penambahan lain adalah : penambahan ternak/unggas selain penambahan diatas selama setahun yang lalu, misalnya:
1.Ternak/unggas yang diterima dari pihak lain sebagai bantuan, hibah, bagi hasil (digaduhkan).
2. Penerimaan dari pengembalian ternak/unggas bagi hasil.
3. Ternak/unggas yang ditemukan.

Nilai yang dimaksud adalah : taksiran harga jual ternak/unggas pada kondisi/saat setahun yang lalu.
Rincian 1j (kolom 2) dapat diperoleh dari perhitungan rumus sebagai berikut :
R 1j kolom (2) = R( 1f - 1g - 1h - 1i ) Rumus ini tidak berlaku untuk kolom (3).

Jumlah Ternak/Unggas Stok awal (setahun yang lalu) adalah : jumlah ternak/unggas yang dikuasai
oleh rumah tangga setahun yang lalu (dihitung dari saat pencacahan). 
Contoh: Pencacahan dilakukan pada tanggal 1 Oktober 2004, maka yang dimaksud setahun yang lalu adalah keadaan pada tanggal 30 September 2003.

Nilai produksi Ternak/Unggas adalah : Nilai produksi sebagai akibat pertambahan bobot/penggemukan]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V285" name="b5cr1jk2" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="285">
            <labl>Jumlah Ternak/Unggas stok awal (setahun yang lalu) kol (2) (f-g-h-i)</labl>
            <location StartPos="138" EndPos="143" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[C. Produksi Ternak/Unggas selama setahun yang lalu :
1. Mutasi ternak/Unggas (untuk sapi perah dan ayam ras petelur kolom(3) tidak ditanyakan)
j. Jumlah Ternak/Unggas stok awal (setahun yang lalu) kol (2) (f-g-h-i) :................]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[isikan jumlah ternak/unggas yang dibeli pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).

Isikan jumlah ternak yang dilahirkan/telur yang menetas selama setahun yang lalu pada kolom (2).

Isikan jumlah ternak/unggas yang diperoleh dari penambahan lain pada kolom (2) dan taksiran nilainya pada kolom (3).

Isikan jumlah ternak/unggas yang dikuasai pada saat setahun yang lalu pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).

Isikan penjumlahan rincian 1g s.d 1j pada kolom (3).
Isian Rincian 1 l kolom (3) adalah  : hasil perhitungan ( R 1f - R 1k ).]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Nilai yang dimaksud adalah : harga pembelian ternak/unggas pada saat transaksi.

Kelahiran/Penetasan adalah : lahir/menetas hidup, yaitu ternak/unggas yang dilahirkan/ditetaskan
hidup selama setahun yang lalu dan pada waktu dilahirkan/ditetaskan menunjukkan tanda-tanda
kehidupan antara lain: jantung berdenyut, bernafas, dan bergerak. Kelahiran tetap dicatat, walaupun
pada saat pencacahan anak maupun induknya sudah tidak ada lagi (karena dijual, dipotong, dll).

Penambahan lain adalah : penambahan ternak/unggas selain penambahan diatas selama setahun yang lalu, misalnya:
1.Ternak/unggas yang diterima dari pihak lain sebagai bantuan, hibah, bagi hasil (digaduhkan).
2. Penerimaan dari pengembalian ternak/unggas bagi hasil.
3. Ternak/unggas yang ditemukan.

Nilai yang dimaksud adalah : taksiran harga jual ternak/unggas pada kondisi/saat setahun yang lalu.
Rincian 1j (kolom 2) dapat diperoleh dari perhitungan rumus sebagai berikut :
R 1j kolom (2) = R( 1f - 1g - 1h - 1i ) Rumus ini tidak berlaku untuk kolom (3).

Jumlah Ternak/Unggas Stok awal (setahun yang lalu) adalah : jumlah ternak/unggas yang dikuasai
oleh rumah tangga setahun yang lalu (dihitung dari saat pencacahan). 
Contoh: Pencacahan dilakukan pada tanggal 1 Oktober 2004, maka yang dimaksud setahun yang lalu adalah keadaan pada tanggal 30 September 2003.

Nilai produksi Ternak/Unggas adalah : Nilai produksi sebagai akibat pertambahan bobot/penggemukan]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V286" name="b5cr1jk3" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="286">
            <labl>Jumlah Nilai (000) Ternak/Unggas stok awal (setahun yang lalu) kol (2) (f-g-h-i)</labl>
            <location StartPos="144" EndPos="149" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[C. Produksi Ternak/Unggas selama setahun yang lalu :
1. Mutasi ternak/Unggas (untuk sapi perah dan ayam ras petelur kolom(3) tidak ditanyakan)
j. Jumlah Nilai (000) Ternak/Unggas stok awal (setahun yang lalu) kol (2) (f-g-h-i) : Rp...........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[isikan jumlah ternak/unggas yang dibeli pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).

Isikan jumlah ternak yang dilahirkan/telur yang menetas selama setahun yang lalu pada kolom (2).

Isikan jumlah ternak/unggas yang diperoleh dari penambahan lain pada kolom (2) dan taksiran nilainya pada kolom (3).

Isikan jumlah ternak/unggas yang dikuasai pada saat setahun yang lalu pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).

Isikan penjumlahan rincian 1g s.d 1j pada kolom (3).
Isian Rincian 1 l kolom (3) adalah  : hasil perhitungan ( R 1f - R 1k ).]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Nilai yang dimaksud adalah : harga pembelian ternak/unggas pada saat transaksi.

Kelahiran/Penetasan adalah : lahir/menetas hidup, yaitu ternak/unggas yang dilahirkan/ditetaskan
hidup selama setahun yang lalu dan pada waktu dilahirkan/ditetaskan menunjukkan tanda-tanda
kehidupan antara lain: jantung berdenyut, bernafas, dan bergerak. Kelahiran tetap dicatat, walaupun
pada saat pencacahan anak maupun induknya sudah tidak ada lagi (karena dijual, dipotong, dll).

Penambahan lain adalah : penambahan ternak/unggas selain penambahan diatas selama setahun yang lalu, misalnya:
1.Ternak/unggas yang diterima dari pihak lain sebagai bantuan, hibah, bagi hasil (digaduhkan).
2. Penerimaan dari pengembalian ternak/unggas bagi hasil.
3. Ternak/unggas yang ditemukan.

Nilai yang dimaksud adalah : taksiran harga jual ternak/unggas pada kondisi/saat setahun yang lalu.
Rincian 1j (kolom 2) dapat diperoleh dari perhitungan rumus sebagai berikut :
R 1j kolom (2) = R( 1f - 1g - 1h - 1i ) Rumus ini tidak berlaku untuk kolom (3).

Jumlah Ternak/Unggas Stok awal (setahun yang lalu) adalah : jumlah ternak/unggas yang dikuasai
oleh rumah tangga setahun yang lalu (dihitung dari saat pencacahan). 
Contoh: Pencacahan dilakukan pada tanggal 1 Oktober 2004, maka yang dimaksud setahun yang lalu adalah keadaan pada tanggal 30 September 2003.

Nilai produksi Ternak/Unggas adalah : Nilai produksi sebagai akibat pertambahan bobot/penggemukan]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V287" name="b5cr1kk3" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="287">
            <labl>Jumlah Nilai (000) (g+i+j)</labl>
            <location StartPos="150" EndPos="155" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[C. Produksi Ternak/Unggas selama setahun yang lalu :
1. Mutasi ternak/Unggas (untuk sapi perah dan ayam ras petelur kolom(3) tidak ditanyakan)
k. Jumlah Nilai (000) (g+i+j) : Rp............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[isikan jumlah ternak/unggas yang dibeli pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).

Isikan jumlah ternak yang dilahirkan/telur yang menetas selama setahun yang lalu pada kolom (2).

Isikan jumlah ternak/unggas yang diperoleh dari penambahan lain pada kolom (2) dan taksiran nilainya pada kolom (3).

Isikan jumlah ternak/unggas yang dikuasai pada saat setahun yang lalu pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).

Isikan penjumlahan rincian 1g s.d 1j pada kolom (3).
Isian Rincian 1 l kolom (3) adalah  : hasil perhitungan ( R 1f - R 1k ).]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Nilai yang dimaksud adalah : harga pembelian ternak/unggas pada saat transaksi.

Kelahiran/Penetasan adalah : lahir/menetas hidup, yaitu ternak/unggas yang dilahirkan/ditetaskan
hidup selama setahun yang lalu dan pada waktu dilahirkan/ditetaskan menunjukkan tanda-tanda
kehidupan antara lain: jantung berdenyut, bernafas, dan bergerak. Kelahiran tetap dicatat, walaupun
pada saat pencacahan anak maupun induknya sudah tidak ada lagi (karena dijual, dipotong, dll).

Penambahan lain adalah : penambahan ternak/unggas selain penambahan diatas selama setahun yang lalu, misalnya:
1.Ternak/unggas yang diterima dari pihak lain sebagai bantuan, hibah, bagi hasil (digaduhkan).
2. Penerimaan dari pengembalian ternak/unggas bagi hasil.
3. Ternak/unggas yang ditemukan.

Nilai yang dimaksud adalah : taksiran harga jual ternak/unggas pada kondisi/saat setahun yang lalu.
Rincian 1j (kolom 2) dapat diperoleh dari perhitungan rumus sebagai berikut :
R 1j kolom (2) = R( 1f - 1g - 1h - 1i ) Rumus ini tidak berlaku untuk kolom (3).

Jumlah Ternak/Unggas Stok awal (setahun yang lalu) adalah : jumlah ternak/unggas yang dikuasai
oleh rumah tangga setahun yang lalu (dihitung dari saat pencacahan). 
Contoh: Pencacahan dilakukan pada tanggal 1 Oktober 2004, maka yang dimaksud setahun yang lalu adalah keadaan pada tanggal 30 September 2003.

Nilai produksi Ternak/Unggas adalah : Nilai produksi sebagai akibat pertambahan bobot/penggemukan]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V288" name="b5cr1lk3" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="288">
            <labl>Nilai produksi Ternak/Unggas kol (3) (f-k)</labl>
            <location StartPos="156" EndPos="161" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[C. Produksi Ternak/Unggas selama setahun yang lalu :
1. Mutasi ternak/Unggas (untuk sapi perah dan ayam ras petelur kolom(3) tidak ditanyakan)
l. Nilai produksi Ternak/Unggas kol (3) (f-k) : Rp...........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[isikan jumlah ternak/unggas yang dibeli pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).

Isikan jumlah ternak yang dilahirkan/telur yang menetas selama setahun yang lalu pada kolom (2).

Isikan jumlah ternak/unggas yang diperoleh dari penambahan lain pada kolom (2) dan taksiran nilainya pada kolom (3).

Isikan jumlah ternak/unggas yang dikuasai pada saat setahun yang lalu pada kolom (2) dan nilainya pada kolom (3).

Isikan penjumlahan rincian 1g s.d 1j pada kolom (3).
Isian Rincian 1 l kolom (3) adalah  : hasil perhitungan ( R 1f - R 1k ).]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Nilai yang dimaksud adalah : harga pembelian ternak/unggas pada saat transaksi.

Kelahiran/Penetasan adalah : lahir/menetas hidup, yaitu ternak/unggas yang dilahirkan/ditetaskan
hidup selama setahun yang lalu dan pada waktu dilahirkan/ditetaskan menunjukkan tanda-tanda
kehidupan antara lain: jantung berdenyut, bernafas, dan bergerak. Kelahiran tetap dicatat, walaupun
pada saat pencacahan anak maupun induknya sudah tidak ada lagi (karena dijual, dipotong, dll).

Penambahan lain adalah : penambahan ternak/unggas selain penambahan diatas selama setahun yang lalu, misalnya:
1.Ternak/unggas yang diterima dari pihak lain sebagai bantuan, hibah, bagi hasil (digaduhkan).
2. Penerimaan dari pengembalian ternak/unggas bagi hasil.
3. Ternak/unggas yang ditemukan.

Nilai yang dimaksud adalah : taksiran harga jual ternak/unggas pada kondisi/saat setahun yang lalu.
Rincian 1j (kolom 2) dapat diperoleh dari perhitungan rumus sebagai berikut :
R 1j kolom (2) = R( 1f - 1g - 1h - 1i ) Rumus ini tidak berlaku untuk kolom (3).

Jumlah Ternak/Unggas Stok awal (setahun yang lalu) adalah : jumlah ternak/unggas yang dikuasai
oleh rumah tangga setahun yang lalu (dihitung dari saat pencacahan). 
Contoh: Pencacahan dilakukan pada tanggal 1 Oktober 2004, maka yang dimaksud setahun yang lalu adalah keadaan pada tanggal 30 September 2003.

Nilai produksi Ternak/Unggas adalah : Nilai produksi sebagai akibat pertambahan bobot/penggemukan]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V289" name="b5cr2ak3" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="289">
            <labl>Jumlah Produksi susu</labl>
            <location StartPos="162" EndPos="167" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[C. Produksi Ternak/Unggas selama setahun yang lalu :
2. Produksi Ternak/Unggas yang menghasilkan telur, susu, madu dan sarang burung walet.
a. Jumlah Produksi susu :........... Liter]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah telur dalam kg yang diproduksi selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya dalam ribuan rupiah pada kolom (4).

Isikan jumlah madu dalam liter yang diproduksi selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya dalam ribuan rupiah pada kolom (4).

Isikan jumlah sarang burung walet dalam kg yang diproduksi selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya dalam ribuan rupiah pada kolom (4). 
Jika jenis ternak/unggas terpilih Burung Walet maka rincian ini akan ada isian.

Isikan penjumlahan nilai produksi pada kolom (4). Rincian 2e = R2a + R2b + R2c +R2d.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <notes>
                <![CDATA[Rincian ini digunakan untuk menampung produksi ternak yang menghasilkan susu seperti sapi perah, kerbau, kambing ; unggas yang menghasilkan telur seperti ayam ras petelur, ayam buras, itik ; lebah yang menghasilkan madu ; dan burung walet yang
menghasilkan sarang burung walet. Rincian ini akan terisi sesuai dengan jenis ternak/unggas yang terpilih.]]>
            </notes>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V290" name="b5cr2ak4" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="290">
            <labl>Nilai (000) Produksi Susu</labl>
            <location StartPos="168" EndPos="173" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[C. Produksi Ternak/Unggas selama setahun yang lalu :
2. Produksi Ternak/Unggas yang menghasilkan telur, susu, madu dan sarang burung walet.
a. Nilai (000) Produksi Susu : Rp.............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah telur dalam kg yang diproduksi selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya dalam ribuan rupiah pada kolom (4).

Isikan jumlah madu dalam liter yang diproduksi selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya dalam ribuan rupiah pada kolom (4).

Isikan jumlah sarang burung walet dalam kg yang diproduksi selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya dalam ribuan rupiah pada kolom (4). 
Jika jenis ternak/unggas terpilih Burung Walet maka rincian ini akan ada isian.

Isikan penjumlahan nilai produksi pada kolom (4). Rincian 2e = R2a + R2b + R2c +R2d.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <notes>
                <![CDATA[Rincian ini digunakan untuk menampung produksi ternak yang menghasilkan susu seperti sapi perah, kerbau, kambing ; unggas yang menghasilkan telur seperti ayam ras petelur, ayam buras, itik ; lebah yang menghasilkan madu ; dan burung walet yang
menghasilkan sarang burung walet. Rincian ini akan terisi sesuai dengan jenis ternak/unggas yang terpilih.]]>
            </notes>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V291" name="b5cr2bk3" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="291">
            <labl>Jumlah Produksi Telur</labl>
            <location StartPos="174" EndPos="179" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[C. Produksi Ternak/Unggas selama setahun yang lalu :
2. Produksi Ternak/Unggas yang menghasilkan telur, susu, madu dan sarang burung walet.
b. Jumlah Produksi Telur :...............Kg]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah telur dalam kg yang diproduksi selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya dalam ribuan rupiah pada kolom (4).

Isikan jumlah madu dalam liter yang diproduksi selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya dalam ribuan rupiah pada kolom (4).

Isikan jumlah sarang burung walet dalam kg yang diproduksi selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya dalam ribuan rupiah pada kolom (4). 
Jika jenis ternak/unggas terpilih Burung Walet maka rincian ini akan ada isian.

Isikan penjumlahan nilai produksi pada kolom (4). Rincian 2e = R2a + R2b + R2c +R2d.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <notes>
                <![CDATA[Rincian ini digunakan untuk menampung produksi ternak yang menghasilkan susu seperti sapi perah, kerbau, kambing ; unggas yang menghasilkan telur seperti ayam ras petelur, ayam buras, itik ; lebah yang menghasilkan madu ; dan burung walet yang
menghasilkan sarang burung walet. Rincian ini akan terisi sesuai dengan jenis ternak/unggas yang terpilih.]]>
            </notes>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V292" name="b5cr2bk4" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="292">
            <labl>Nilai (000) Produksi Telur</labl>
            <location StartPos="180" EndPos="185" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[C. Produksi Ternak/Unggas selama setahun yang lalu :
2. Produksi Ternak/Unggas yang menghasilkan telur, susu, madu dan sarang burung walet.
b. Nilai (000) Produksi Telur : Rp...........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah telur dalam kg yang diproduksi selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya dalam ribuan rupiah pada kolom (4).

Isikan jumlah madu dalam liter yang diproduksi selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya dalam ribuan rupiah pada kolom (4).

Isikan jumlah sarang burung walet dalam kg yang diproduksi selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya dalam ribuan rupiah pada kolom (4). 
Jika jenis ternak/unggas terpilih Burung Walet maka rincian ini akan ada isian.

Isikan penjumlahan nilai produksi pada kolom (4). Rincian 2e = R2a + R2b + R2c +R2d.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <notes>
                <![CDATA[Rincian ini digunakan untuk menampung produksi ternak yang menghasilkan susu seperti sapi perah, kerbau, kambing ; unggas yang menghasilkan telur seperti ayam ras petelur, ayam buras, itik ; lebah yang menghasilkan madu ; dan burung walet yang
menghasilkan sarang burung walet. Rincian ini akan terisi sesuai dengan jenis ternak/unggas yang terpilih.]]>
            </notes>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V293" name="b5cr2ck3" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="293">
            <labl>Jumlah Produksi Madu</labl>
            <location StartPos="186" EndPos="190" width="5" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[C. Produksi Ternak/Unggas selama setahun yang lalu :
2. Produksi Ternak/Unggas yang menghasilkan telur, susu, madu dan sarang burung walet.
c. Jumlah Produksi Madu :...............Liter]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah telur dalam kg yang diproduksi selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya dalam ribuan rupiah pada kolom (4).

Isikan jumlah madu dalam liter yang diproduksi selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya dalam ribuan rupiah pada kolom (4).

Isikan jumlah sarang burung walet dalam kg yang diproduksi selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya dalam ribuan rupiah pada kolom (4). 
Jika jenis ternak/unggas terpilih Burung Walet maka rincian ini akan ada isian.

Isikan penjumlahan nilai produksi pada kolom (4). Rincian 2e = R2a + R2b + R2c +R2d.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <notes>
                <![CDATA[Rincian ini digunakan untuk menampung produksi ternak yang menghasilkan susu seperti sapi perah, kerbau, kambing ; unggas yang menghasilkan telur seperti ayam ras petelur, ayam buras, itik ; lebah yang menghasilkan madu ; dan burung walet yang
menghasilkan sarang burung walet. Rincian ini akan terisi sesuai dengan jenis ternak/unggas yang terpilih.]]>
            </notes>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V294" name="b5cr2ck4" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="294">
            <labl>Nilai (000) Produksi Madu</labl>
            <location StartPos="191" EndPos="196" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[C. Produksi Ternak/Unggas selama setahun yang lalu :
2. Produksi Ternak/Unggas yang menghasilkan telur, susu, madu dan sarang burung walet.
c. Nilai (000) Produksi Madu : Rp.............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah telur dalam kg yang diproduksi selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya dalam ribuan rupiah pada kolom (4).

Isikan jumlah madu dalam liter yang diproduksi selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya dalam ribuan rupiah pada kolom (4).

Isikan jumlah sarang burung walet dalam kg yang diproduksi selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya dalam ribuan rupiah pada kolom (4). 
Jika jenis ternak/unggas terpilih Burung Walet maka rincian ini akan ada isian.

Isikan penjumlahan nilai produksi pada kolom (4). Rincian 2e = R2a + R2b + R2c +R2d.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <notes>
                <![CDATA[Rincian ini digunakan untuk menampung produksi ternak yang menghasilkan susu seperti sapi perah, kerbau, kambing ; unggas yang menghasilkan telur seperti ayam ras petelur, ayam buras, itik ; lebah yang menghasilkan madu ; dan burung walet yang
menghasilkan sarang burung walet. Rincian ini akan terisi sesuai dengan jenis ternak/unggas yang terpilih.]]>
            </notes>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V295" name="b5cr2dk3" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="295">
            <labl>Jumlah Produksi Sarang burung walet</labl>
            <location StartPos="197" EndPos="199" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[C. Produksi Ternak/Unggas selama setahun yang lalu :
2. Produksi Ternak/Unggas yang menghasilkan telur, susu, madu dan sarang burung walet.
d. Jumlah Produksi Sarang burung walet :...........Kg]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah telur dalam kg yang diproduksi selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya dalam ribuan rupiah pada kolom (4).

Isikan jumlah madu dalam liter yang diproduksi selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya dalam ribuan rupiah pada kolom (4).

Isikan jumlah sarang burung walet dalam kg yang diproduksi selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya dalam ribuan rupiah pada kolom (4). 
Jika jenis ternak/unggas terpilih Burung Walet maka rincian ini akan ada isian.

Isikan penjumlahan nilai produksi pada kolom (4). Rincian 2e = R2a + R2b + R2c +R2d.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <notes>
                <![CDATA[Rincian ini digunakan untuk menampung produksi ternak yang menghasilkan susu seperti sapi perah, kerbau, kambing ; unggas yang menghasilkan telur seperti ayam ras petelur, ayam buras, itik ; lebah yang menghasilkan madu ; dan burung walet yang
menghasilkan sarang burung walet. Rincian ini akan terisi sesuai dengan jenis ternak/unggas yang terpilih.]]>
            </notes>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V296" name="b5cr2dk4" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="296">
            <labl>Nilai (000) Produksi Sarang burung walet</labl>
            <location StartPos="200" EndPos="205" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[C. Produksi Ternak/Unggas selama setahun yang lalu :
2. Produksi Ternak/Unggas yang menghasilkan telur, susu, madu dan sarang burung walet.
d. Nilai (000) Produksi Sarang burung walet : Rp............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah telur dalam kg yang diproduksi selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya dalam ribuan rupiah pada kolom (4).

Isikan jumlah madu dalam liter yang diproduksi selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya dalam ribuan rupiah pada kolom (4).

Isikan jumlah sarang burung walet dalam kg yang diproduksi selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya dalam ribuan rupiah pada kolom (4). 
Jika jenis ternak/unggas terpilih Burung Walet maka rincian ini akan ada isian.

Isikan penjumlahan nilai produksi pada kolom (4). Rincian 2e = R2a + R2b + R2c +R2d.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <notes>
                <![CDATA[Rincian ini digunakan untuk menampung produksi ternak yang menghasilkan susu seperti sapi perah, kerbau, kambing ; unggas yang menghasilkan telur seperti ayam ras petelur, ayam buras, itik ; lebah yang menghasilkan madu ; dan burung walet yang
menghasilkan sarang burung walet. Rincian ini akan terisi sesuai dengan jenis ternak/unggas yang terpilih.]]>
            </notes>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V297" name="b5cr2ek4" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="297">
            <labl>Jumlah Nilai (000)</labl>
            <location StartPos="206" EndPos="211" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[C. Produksi Ternak/Unggas selama setahun yang lalu :
2. Produksi Ternak/Unggas yang menghasilkan telur, susu, madu dan sarang burung walet.
e. Jumlah Nilai (000) : Rp.............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah telur dalam kg yang diproduksi selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya dalam ribuan rupiah pada kolom (4).

Isikan jumlah madu dalam liter yang diproduksi selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya dalam ribuan rupiah pada kolom (4).

Isikan jumlah sarang burung walet dalam kg yang diproduksi selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya dalam ribuan rupiah pada kolom (4). 
Jika jenis ternak/unggas terpilih Burung Walet maka rincian ini akan ada isian.

Isikan penjumlahan nilai produksi pada kolom (4). Rincian 2e = R2a + R2b + R2c +R2d.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <notes>
                <![CDATA[Rincian ini digunakan untuk menampung produksi ternak yang menghasilkan susu seperti sapi perah, kerbau, kambing ; unggas yang menghasilkan telur seperti ayam ras petelur, ayam buras, itik ; lebah yang menghasilkan madu ; dan burung walet yang
menghasilkan sarang burung walet. Rincian ini akan terisi sesuai dengan jenis ternak/unggas yang terpilih.]]>
            </notes>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V298" name="b5cr3a" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="298">
            <labl>Nilai (000) Kotoran Ternak</labl>
            <location StartPos="212" EndPos="217" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[C. Produksi Ternak/Unggas selama setahun yang lalu :
3. Produksi dan Penerimaan lainnya.
a. Nilai (000) Kotoran Ternak : Rp..............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah susu dalam liter yang diproduksi selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya dalam ribuan rupiah pada kolom (4).

Isikan nilai kotoran ternak/unggas dalam ribuan rupiah yang dihasilkan selama setahun yang lalu pada kolom (4).

Isikan nilai kulit, tanduk, dsb. dalam ribuan rupiah yang dihasilkan selama setahun yang lalu pada kolom (4) .

Isikan penerimaan lain dalam ribuan rupiah yang diperoleh selama setahun yang lalu pada kolom (4)

Isikan penjumlahan nilai produksi dan penerimaan lain pada kolom (4) . R 3d = R3a + R3b + R3c.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <notes>Rincian ini digunakan untuk menampung selain produksi utama ternak/unggas (produk ikutan) dan penerimaan lain yang berkaitan dengan kegiatan usaha ternak/unggas terpilih.</notes>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V299" name="b5cr3b" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="299">
            <labl>Nilai (000) Kulit, Tanduk, dsb</labl>
            <location StartPos="218" EndPos="222" width="5" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[C. Produksi Ternak/Unggas selama setahun yang lalu :
3. Produksi dan Penerimaan lainnya.
b. Nilai (000) Kulit, Tanduk, dsb : Rp...............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah susu dalam liter yang diproduksi selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya dalam ribuan rupiah pada kolom (4).

Isikan nilai kotoran ternak/unggas dalam ribuan rupiah yang dihasilkan selama setahun yang lalu pada kolom (4).

Isikan nilai kulit, tanduk, dsb. dalam ribuan rupiah yang dihasilkan selama setahun yang lalu pada kolom (4) .

Isikan penerimaan lain dalam ribuan rupiah yang diperoleh selama setahun yang lalu pada kolom (4)

Isikan penjumlahan nilai produksi dan penerimaan lain pada kolom (4) . R 3d = R3a + R3b + R3c.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <notes>Rincian ini digunakan untuk menampung selain produksi utama ternak/unggas (produk ikutan) dan penerimaan lain yang berkaitan dengan kegiatan usaha ternak/unggas terpilih.</notes>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V300" name="b5cr3c" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="300">
            <labl>Nilai (000) Penerimaan Lain ( Jasa kesehatan ternak, pemacekan ternak, penetasan telur, dsb )</labl>
            <location StartPos="223" EndPos="228" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[C. Produksi Ternak/Unggas selama setahun yang lalu :
3. Produksi dan Penerimaan lainnya.
c. Nilai (000) Penerimaan Lain ( Jasa kesehatan ternak, pemacekan ternak, penetasan telur, dsb ) : Rp....................]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah susu dalam liter yang diproduksi selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya dalam ribuan rupiah pada kolom (4).

Isikan nilai kotoran ternak/unggas dalam ribuan rupiah yang dihasilkan selama setahun yang lalu pada kolom (4).

Isikan nilai kulit, tanduk, dsb. dalam ribuan rupiah yang dihasilkan selama setahun yang lalu pada kolom (4) .

Isikan penerimaan lain dalam ribuan rupiah yang diperoleh selama setahun yang lalu pada kolom (4)

Isikan penjumlahan nilai produksi dan penerimaan lain pada kolom (4) . R 3d = R3a + R3b + R3c.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <notes>Rincian ini digunakan untuk menampung selain produksi utama ternak/unggas (produk ikutan) dan penerimaan lain yang berkaitan dengan kegiatan usaha ternak/unggas terpilih.</notes>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V301" name="b5cr3d" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="301">
            <labl>Jumlah Nilai (000)</labl>
            <location StartPos="229" EndPos="234" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[C. Produksi Ternak/Unggas selama setahun yang lalu :
3. Produksi dan Penerimaan lainnya.
d. Jumlah Nilai (000) : Rp............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah susu dalam liter yang diproduksi selama setahun yang lalu pada kolom (3) dan nilainya dalam ribuan rupiah pada kolom (4).

Isikan nilai kotoran ternak/unggas dalam ribuan rupiah yang dihasilkan selama setahun yang lalu pada kolom (4).

Isikan nilai kulit, tanduk, dsb. dalam ribuan rupiah yang dihasilkan selama setahun yang lalu pada kolom (4) .

Isikan penerimaan lain dalam ribuan rupiah yang diperoleh selama setahun yang lalu pada kolom (4)

Isikan penjumlahan nilai produksi dan penerimaan lain pada kolom (4) . R 3d = R3a + R3b + R3c.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <notes>Rincian ini digunakan untuk menampung selain produksi utama ternak/unggas (produk ikutan) dan penerimaan lain yang berkaitan dengan kegiatan usaha ternak/unggas terpilih.</notes>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V302" name="b5dr1a" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="302">
            <labl>Pemanfaatan hasil produksi yang Dijual (persen)</labl>
            <location StartPos="235" EndPos="237" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[D. PASCA PANEN
1. Pemanfaatan hasil produksi selama setahun yang lalu (khusus telur, susu, madu, atau sarang burung walet) :
a. Pemanfaatan hasil produksi yang Dijual (persen) :....................%]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah persentase telur, susu, madu atau sarang burung walet yang dijual selama setahun yang lalu dan pindahkan ke dalam kotak yang telah disediakan.

Isikan jumlah persentase telur, susu, madu atau sarang burung walet yang dikonsumsi oleh rumah tangga selama setahun yang lalu dan pindahkan ke dalam kotak yang telah disediakan. 
Jenis produksi yang dikonsumsi dapat berupa produksi yang belum diproses, maupun yang telah diproses.

Isikan jumlah persentase telur yang ditetaskan atau jumlah persentase susu yang diberikan pada anak ternak selama setahun yang lalu dan pindahkan ke dalam kotak yang telah disediakan.

Isikan jumlah persentase telur, susu, madu atau sarang burung walet yang dimanfaatkan selain yang di atas selama setahun yang lalu misalnya rusak, hilang, diberikan kepada pihak lain, dsb dan pindahkan ke dalam kotak yang telah disediakan.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Ditetaskan adalah : penetasan telur yang berasal dari produksi sendiri, bukan yang berasal dari pihak
lain, pembelian, dsb. Dengan cara tradisional atau dengan cara modern (penetasan dengan mesin).

Disusukan kepada anak ternak adalah : produksi susu yang sengaja dipisahkan untuk diberikan kepada anak ternak.

Rusak adalah : produksi yang secara ekonomis tidak dapat digunakan lagi.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V303" name="b5dr1b" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="303">
            <labl>Pemanfaatan hasil produksi yang Dikonsumsi sendiri (persen)</labl>
            <location StartPos="238" EndPos="240" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[D. PASCA PANEN
1. Pemanfaatan hasil produksi selama setahun yang lalu (khusus telur, susu, madu, atau sarang burung walet) .
b. Pemanfaatan hasil produksi yang Dikonsumsi sendiri (persen) :................%]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah persentase telur, susu, madu atau sarang burung walet yang dijual selama setahun yang lalu dan pindahkan ke dalam kotak yang telah disediakan.

Isikan jumlah persentase telur, susu, madu atau sarang burung walet yang dikonsumsi oleh rumah tangga selama setahun yang lalu dan pindahkan ke dalam kotak yang telah disediakan. 
Jenis produksi yang dikonsumsi dapat berupa produksi yang belum diproses, maupun yang telah diproses.

Isikan jumlah persentase telur yang ditetaskan atau jumlah persentase susu yang diberikan pada anak ternak selama setahun yang lalu dan pindahkan ke dalam kotak yang telah disediakan.

Isikan jumlah persentase telur, susu, madu atau sarang burung walet yang dimanfaatkan selain yang di atas selama setahun yang lalu misalnya rusak, hilang, diberikan kepada pihak lain, dsb dan pindahkan ke dalam kotak yang telah disediakan.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Ditetaskan adalah : penetasan telur yang berasal dari produksi sendiri, bukan yang berasal dari pihak
lain, pembelian, dsb. Dengan cara tradisional atau dengan cara modern (penetasan dengan mesin).

Disusukan kepada anak ternak adalah : produksi susu yang sengaja dipisahkan untuk diberikan kepada anak ternak.

Rusak adalah : produksi yang secara ekonomis tidak dapat digunakan lagi.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V304" name="b5dr1c" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="304">
            <labl>Pemanfaatan hasil produksi yang Ditetaskan/disusukan kepada anak ternak (persen)</labl>
            <location StartPos="241" EndPos="243" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[D. PASCA PANEN
1. Pemanfaatan hasil produksi selama setahun yang lalu (khusus telur, susu, madu, atau sarang burung walet) .
c. Pemanfaatan hasil produksi yang Ditetaskan/disusukan kepada anak ternak (persen) :............%]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah persentase telur, susu, madu atau sarang burung walet yang dijual selama setahun yang lalu dan pindahkan ke dalam kotak yang telah disediakan.

Isikan jumlah persentase telur, susu, madu atau sarang burung walet yang dikonsumsi oleh rumah tangga selama setahun yang lalu dan pindahkan ke dalam kotak yang telah disediakan. 
Jenis produksi yang dikonsumsi dapat berupa produksi yang belum diproses, maupun yang telah diproses.

Isikan jumlah persentase telur yang ditetaskan atau jumlah persentase susu yang diberikan pada anak ternak selama setahun yang lalu dan pindahkan ke dalam kotak yang telah disediakan.

Isikan jumlah persentase telur, susu, madu atau sarang burung walet yang dimanfaatkan selain yang di atas selama setahun yang lalu misalnya rusak, hilang, diberikan kepada pihak lain, dsb dan pindahkan ke dalam kotak yang telah disediakan.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Ditetaskan adalah : penetasan telur yang berasal dari produksi sendiri, bukan yang berasal dari pihak
lain, pembelian, dsb. Dengan cara tradisional atau dengan cara modern (penetasan dengan mesin).

Disusukan kepada anak ternak adalah : produksi susu yang sengaja dipisahkan untuk diberikan kepada anak ternak.

Rusak adalah : produksi yang secara ekonomis tidak dapat digunakan lagi.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V305" name="b5dr1d" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="305">
            <labl>Pemanfaatan hasil produksi yang Lainnya (persen)</labl>
            <location StartPos="244" EndPos="246" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[D. PASCA PANEN
1. Pemanfaatan hasil produksi selama setahun yang lalu (khusus telur, susu, madu, atau sarang burung walet) .
d. Pemanfaatan hasil produksi yang Lainnya (persen) :................%]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah persentase telur, susu, madu atau sarang burung walet yang dijual selama setahun yang lalu dan pindahkan ke dalam kotak yang telah disediakan.

Isikan jumlah persentase telur, susu, madu atau sarang burung walet yang dikonsumsi oleh rumah tangga selama setahun yang lalu dan pindahkan ke dalam kotak yang telah disediakan. 
Jenis produksi yang dikonsumsi dapat berupa produksi yang belum diproses, maupun yang telah diproses.

Isikan jumlah persentase telur yang ditetaskan atau jumlah persentase susu yang diberikan pada anak ternak selama setahun yang lalu dan pindahkan ke dalam kotak yang telah disediakan.

Isikan jumlah persentase telur, susu, madu atau sarang burung walet yang dimanfaatkan selain yang di atas selama setahun yang lalu misalnya rusak, hilang, diberikan kepada pihak lain, dsb dan pindahkan ke dalam kotak yang telah disediakan.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Ditetaskan adalah : penetasan telur yang berasal dari produksi sendiri, bukan yang berasal dari pihak
lain, pembelian, dsb. Dengan cara tradisional atau dengan cara modern (penetasan dengan mesin).

Disusukan kepada anak ternak adalah : produksi susu yang sengaja dipisahkan untuk diberikan kepada anak ternak.

Rusak adalah : produksi yang secara ekonomis tidak dapat digunakan lagi.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V306" name="b5dr1e" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="306">
            <labl>Jumlah Pemanfaatan hasil produksi (persen)</labl>
            <location StartPos="247" EndPos="249" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[D. PASCA PANEN
1. Pemanfaatan hasil produksi selama setahun yang lalu (khusus telur, susu, madu, atau sarang burung walet) .
e. Jumlah Pemanfaatan hasil produksi (persen) :............%]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah persentase telur, susu, madu atau sarang burung walet yang dijual selama setahun yang lalu dan pindahkan ke dalam kotak yang telah disediakan.

Isikan jumlah persentase telur, susu, madu atau sarang burung walet yang dikonsumsi oleh rumah tangga selama setahun yang lalu dan pindahkan ke dalam kotak yang telah disediakan. 
Jenis produksi yang dikonsumsi dapat berupa produksi yang belum diproses, maupun yang telah diproses.

Isikan jumlah persentase telur yang ditetaskan atau jumlah persentase susu yang diberikan pada anak ternak selama setahun yang lalu dan pindahkan ke dalam kotak yang telah disediakan.

Isikan jumlah persentase telur, susu, madu atau sarang burung walet yang dimanfaatkan selain yang di atas selama setahun yang lalu misalnya rusak, hilang, diberikan kepada pihak lain, dsb dan pindahkan ke dalam kotak yang telah disediakan.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Ditetaskan adalah : penetasan telur yang berasal dari produksi sendiri, bukan yang berasal dari pihak
lain, pembelian, dsb. Dengan cara tradisional atau dengan cara modern (penetasan dengan mesin).

Disusukan kepada anak ternak adalah : produksi susu yang sengaja dipisahkan untuk diberikan kepada anak ternak.

Rusak adalah : produksi yang secara ekonomis tidak dapat digunakan lagi.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V307" name="b5dr2" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="307">
            <labl>Sebagian besar produksi (ternak/unggas/susu/telur/madu/sarang burung walet) setahun yang lalu dijual kepada</labl>
            <location StartPos="250" EndPos="251" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[D. PASCA PANEN
2. Sebagian besar produksi (ternak/unggas/susu/telur/madu/sarang burung walet) setahun yang lalu dijual kepada :............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Lingkari salah satu kode yang sesuai dengan jenis penjualan produksi/hasil terbanyak.

Kemudian isikan kode yang dilingkari pada kotak yang disediakan.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>0</catValu>
                <labl>Tidak menjual</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Koperasi/Kelompok</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Pedagang</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3</catValu>
                <labl>Pasar</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>4</catValu>
                <labl>Restoran/Hotel</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>5</catValu>
                <labl>Industri Pengolahan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>6</catValu>
                <labl>Konsumen Akhir</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>7</catValu>
                <labl>Lainnya (........)</labl>
            </catgry>
            <txt>
                <![CDATA[Pedagang, adalah : pedagang yang membeli hasil panen para petani, kemudian menjual kepada
pihak lain.

Industri Pengolahan, adalah : tempat melakukan kegiatan mengolah produksi ternak/unggas.

Restoran/Rumah Makan, bila petani menjual langsung hasil panen ke restoran/rumah makan.

Lainnya, bila petani tersebut menjual hasil selain yang tersebut di atas.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V308" name="b5dr3a" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="308">
            <labl>Jika rincian 2 tidak berkode 00, apakah menggunakan sarana angkutan dalam penjualan produksi</labl>
            <location StartPos="252" EndPos="252" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <preQTxt>Jika rincian 2 tidak berkode 00</preQTxt>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[D. PASCA PANEN
3.a. Jika rincian 2 tidak berkode 00, apakah menggunakan sarana angkutan dalam penjualan produksi ?..............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>Lingkari kode 1 bila dalam penjualan produksi menggunakan sarana angkutan , kode 2 bila tidak menggunakan sarana angkutan dan langsung ke Rincian 3.</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Ya</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Tidak</labl>
            </catgry>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V309" name="b5dr3b" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="309">
            <labl>Jika rincian 3a berkode 1, sarana angkutan utama yang digunakan untuk pengangkutan produksi ke pedagang</labl>
            <location StartPos="253" EndPos="253" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <preQTxt>Jika rincian 3a berkode 1</preQTxt>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[D. PASCA PANEN
3.b. Jika rincian 3a berkode 1, sarana angkutan utama yang digunakan untuk pengangkutan produksi ke pedagang :.........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Rincian ini untuk mengetahui sarana pengangkutan produksi ke pedagang. 

Lingkari kode sarana utama pengangkutan produksi dan pindahkan kode yang dilingkari ke kotak yang tersedia.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Kendaraan bermotor roda tiga/lebih</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Kendaraan bermotor roda dua</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3</catValu>
                <labl>Kendaraan tidak bermotor</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>4</catValu>
                <labl>Angkutan air</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>5</catValu>
                <labl>Tenaga hewan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>6</catValu>
                <labl>Tenaga manusia</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>7</catValu>
                <labl>Lainnya (..........)</labl>
            </catgry>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V310" name="b5dr4" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="310">
            <labl>Produksi utama yang dijual dalam bentuk</labl>
            <location StartPos="254" EndPos="254" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[D. PASCA PANEN.
4. Produksi utama yang dijual dalam bentuk :..........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>Lingkari kode bentuk dari produksi utama yang dijual, lingkari kode 1 jika penjualan produksi utama dalam bentuk hidup, kode 2 bila segar, dan kode 3 bila bentuk olahan kemudian pindahkan ke kotak yang tersedia.</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Hidup</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Segar</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3</catValu>
                <labl>Olahan</labl>
            </catgry>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V311" name="b5dr5a" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="311">
            <labl>Apakah dalam pemasaran produksi ternak/unggas mengalami kesulitan</labl>
            <location StartPos="255" EndPos="255" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[D. PASCA PANEN
5.a. Apakah dalam pemasaran produksi ternak/unggas mengalami kesulitan ? ............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>Lingkari kode 1 jika dalam pemasaran produksi ternak/unggas mengalami kesulitan,dan kode 2 bila “tidak”, dan isikan ke kotak yang tersedia.</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Ya</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Tidak</labl>
            </catgry>
            <txt>
                <![CDATA[Sarana Angkutan Terbatas adalah : kurangnya jumlah angkutan atau frekuensi angkutan yang
beroperasi di daerah setempat.

Kualitas adalah : mutu, jenis, ukuran dari produksi ternak unggas yang tidak sesuai dengan permintaan pasar.
Produk melimpah adalah : produksi sangat banyak atau produk melimpah di daerah setempat.

Harga rendah adalah : ongkos produksi lebih besar dari harga penjualan.

Lainnya, penyebab utama kesulitan yang lain.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V312" name="b5dr5b" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="312">
            <labl>Jika rincian 5.a berkode 1, penyebab utama kesulitan</labl>
            <location StartPos="256" EndPos="256" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <preQTxt>Jika rincian 5.a berkode 1</preQTxt>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[D. PASCA PANEN
5.b. Jika rincian 5.a berkode 1, penyebab utama kesulitan : ............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>Lingkari salah satu kode penyebab utama kesulitan dan pindahkan kode yang dilingkari ke kotak yang tersedia.</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Sarana angkutan terbatas</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Kualitas</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3</catValu>
                <labl>Produk melimpah</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>4</catValu>
                <labl>Harga rendah</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>5</catValu>
                <labl>Lainnya (............)</labl>
            </catgry>
            <txt>
                <![CDATA[Sarana Angkutan Terbatas adalah : kurangnya jumlah angkutan atau frekuensi angkutan yang
beroperasi di daerah setempat.

Kualitas adalah : mutu, jenis, ukuran dari produksi ternak unggas yang tidak sesuai dengan permintaan pasar.
Produk melimpah adalah : produksi sangat banyak atau produk melimpah di daerah setempat.

Harga rendah adalah : ongkos produksi lebih besar dari harga penjualan.

Lainnya, penyebab utama kesulitan yang lain.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V313" name="b6a0" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="313">
            <labl>Uraian Jenis Ternak/Unggas ke (0)</labl>
            <location StartPos="257" EndPos="259" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Mutasi Ternak/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)
Uraian Jenis Ternak/Unggas ke (0) :.............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Tuliskan jenis dan kode ternak/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.

Ternak/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak/unggas yang mempunyai nilai produksi
terbesar. 
Jumlah ternak/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada
kolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.

Isikan jumlah ternak/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].

Isikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Nilai ternak/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak/unggas, bukan nilai ternak/unggas pada saat pencacahan.

Mutasi ternak/unggas adalah :perubahan jumlah ternak/unggas yang disusahakan yang terjadi
selama setahun yang lalu.

Dijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.

Dipotong adalah : pemotongan ternak/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual
sebagian atau seluruhnya.

Kematian adalah : kematian ternak/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).
Mati karena dipotong atau disembelih tidak
termasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.

Pengurangan lain adalah : pengurangan ternak/unggas yang disebabkan oleh:
1.Ternak/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.
2.Penyerahan kembali ternak/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.
3.Ternak/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V314" name="b6ar1k2" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="314">
            <labl>Jumlah Ternak  Stok Akhir Ternak/Unggas ke (0)</labl>
            <location StartPos="260" EndPos="263" width="4" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Mutasi Ternak/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)
1. Jumlah Ternak Stok Akhir Ternak/Unggas ke (0) :............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Tuliskan jenis dan kode ternak/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.

Ternak/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak/unggas yang mempunyai nilai produksi
terbesar. 
Jumlah ternak/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada
kolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.

Isikan jumlah ternak/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].

Isikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Nilai ternak/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak/unggas, bukan nilai ternak/unggas pada saat pencacahan.

Mutasi ternak/unggas adalah :perubahan jumlah ternak/unggas yang disusahakan yang terjadi
selama setahun yang lalu.

Dijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.

Dipotong adalah : pemotongan ternak/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual
sebagian atau seluruhnya.

Kematian adalah : kematian ternak/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).
Mati karena dipotong atau disembelih tidak
termasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.

Pengurangan lain adalah : pengurangan ternak/unggas yang disebabkan oleh:
1.Ternak/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.
2.Penyerahan kembali ternak/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.
3.Ternak/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V315" name="b6ar1k3" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="315">
            <labl>Nilai (000) Jumlah Ternak Stok Akhir Ternak/Unggas ke (0)</labl>
            <location StartPos="264" EndPos="268" width="5" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Mutasi Ternak/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)
1. Nilai (000) Jumlah Ternak Stok Akhir Ternak/Unggas ke (0) :Rp............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Tuliskan jenis dan kode ternak/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.

Ternak/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak/unggas yang mempunyai nilai produksi
terbesar. 
Jumlah ternak/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada
kolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.

Isikan jumlah ternak/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].

Isikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Nilai ternak/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak/unggas, bukan nilai ternak/unggas pada saat pencacahan.

Mutasi ternak/unggas adalah :perubahan jumlah ternak/unggas yang disusahakan yang terjadi
selama setahun yang lalu.

Dijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.

Dipotong adalah : pemotongan ternak/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual
sebagian atau seluruhnya.

Kematian adalah : kematian ternak/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).
Mati karena dipotong atau disembelih tidak
termasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.

Pengurangan lain adalah : pengurangan ternak/unggas yang disebabkan oleh:
1.Ternak/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.
2.Penyerahan kembali ternak/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.
3.Ternak/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V316" name="b6ar2k2" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="316">
            <labl>Jumlah Penjualan Ternak/Unggas ke (0)</labl>
            <location StartPos="269" EndPos="272" width="4" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Mutasi Ternak/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)
2. Jumlah Penjualan Ternak/Unggas ke (0):............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Tuliskan jenis dan kode ternak/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.

Ternak/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak/unggas yang mempunyai nilai produksi
terbesar. 
Jumlah ternak/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada
kolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.

Isikan jumlah ternak/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].

Isikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Nilai ternak/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak/unggas, bukan nilai ternak/unggas pada saat pencacahan.

Mutasi ternak/unggas adalah :perubahan jumlah ternak/unggas yang disusahakan yang terjadi
selama setahun yang lalu.

Dijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.

Dipotong adalah : pemotongan ternak/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual
sebagian atau seluruhnya.

Kematian adalah : kematian ternak/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).
Mati karena dipotong atau disembelih tidak
termasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.

Pengurangan lain adalah : pengurangan ternak/unggas yang disebabkan oleh:
1.Ternak/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.
2.Penyerahan kembali ternak/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.
3.Ternak/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V317" name="b6ar2k3" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="317">
            <labl>Nilai (000) Penjualan Ternak/Unggas ke (0)</labl>
            <location StartPos="273" EndPos="277" width="5" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Mutasi Ternak/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)
2. Nilai (000) Penjualan Ternak/Unggas ke (0): Rp...........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Tuliskan jenis dan kode ternak/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.

Ternak/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak/unggas yang mempunyai nilai produksi
terbesar. 
Jumlah ternak/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada
kolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.

Isikan jumlah ternak/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].

Isikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Nilai ternak/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak/unggas, bukan nilai ternak/unggas pada saat pencacahan.

Mutasi ternak/unggas adalah :perubahan jumlah ternak/unggas yang disusahakan yang terjadi
selama setahun yang lalu.

Dijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.

Dipotong adalah : pemotongan ternak/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual
sebagian atau seluruhnya.

Kematian adalah : kematian ternak/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).
Mati karena dipotong atau disembelih tidak
termasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.

Pengurangan lain adalah : pengurangan ternak/unggas yang disebabkan oleh:
1.Ternak/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.
2.Penyerahan kembali ternak/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.
3.Ternak/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V318" name="b6ar3k2" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="318">
            <labl>Jumlah Pemotongan Ternak/Unggas ke (0)</labl>
            <location StartPos="278" EndPos="281" width="4" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Mutasi Ternak/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)
3. Jumlah Pemotongan Ternak/Unggas ke (0):............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Tuliskan jenis dan kode ternak/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.

Ternak/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak/unggas yang mempunyai nilai produksi
terbesar. 
Jumlah ternak/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada
kolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.

Isikan jumlah ternak/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].

Isikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Nilai ternak/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak/unggas, bukan nilai ternak/unggas pada saat pencacahan.

Mutasi ternak/unggas adalah :perubahan jumlah ternak/unggas yang disusahakan yang terjadi
selama setahun yang lalu.

Dijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.

Dipotong adalah : pemotongan ternak/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual
sebagian atau seluruhnya.

Kematian adalah : kematian ternak/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).
Mati karena dipotong atau disembelih tidak
termasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.

Pengurangan lain adalah : pengurangan ternak/unggas yang disebabkan oleh:
1.Ternak/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.
2.Penyerahan kembali ternak/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.
3.Ternak/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V319" name="b6ar3k3" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="319">
            <labl>Nilai (000) Pemotongan Ternak/Unggas ke (0)</labl>
            <location StartPos="282" EndPos="286" width="5" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Mutasi Ternak/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)
3.Nilai (000) Pemotongan Ternak/Unggas ke (0): Rp............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Tuliskan jenis dan kode ternak/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.

Ternak/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak/unggas yang mempunyai nilai produksi
terbesar. 
Jumlah ternak/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada
kolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.

Isikan jumlah ternak/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].

Isikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Nilai ternak/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak/unggas, bukan nilai ternak/unggas pada saat pencacahan.

Mutasi ternak/unggas adalah :perubahan jumlah ternak/unggas yang disusahakan yang terjadi
selama setahun yang lalu.

Dijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.

Dipotong adalah : pemotongan ternak/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual
sebagian atau seluruhnya.

Kematian adalah : kematian ternak/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).
Mati karena dipotong atau disembelih tidak
termasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.

Pengurangan lain adalah : pengurangan ternak/unggas yang disebabkan oleh:
1.Ternak/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.
2.Penyerahan kembali ternak/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.
3.Ternak/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V320" name="b6ar4k2" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="320">
            <labl>Jumlah Kematian Ternak/Unggas ke (0)</labl>
            <location StartPos="287" EndPos="290" width="4" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Mutasi Ternak/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)
4. Jumlah Kematian Ternak/Unggas ke (0) :..........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Tuliskan jenis dan kode ternak/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.

Ternak/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak/unggas yang mempunyai nilai produksi
terbesar. 
Jumlah ternak/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada
kolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.

Isikan jumlah ternak/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].

Isikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Nilai ternak/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak/unggas, bukan nilai ternak/unggas pada saat pencacahan.

Mutasi ternak/unggas adalah :perubahan jumlah ternak/unggas yang disusahakan yang terjadi
selama setahun yang lalu.

Dijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.

Dipotong adalah : pemotongan ternak/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual
sebagian atau seluruhnya.

Kematian adalah : kematian ternak/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).
Mati karena dipotong atau disembelih tidak
termasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.

Pengurangan lain adalah : pengurangan ternak/unggas yang disebabkan oleh:
1.Ternak/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.
2.Penyerahan kembali ternak/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.
3.Ternak/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V321" name="b6ar4k3" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="321">
            <labl>Nilai (000) Kematian Ternak/Unggas ke (0)</labl>
            <location StartPos="291" EndPos="295" width="5" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Mutasi Ternak/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)
4. Nilai (000) Kematian Ternak/Unggas ke (0) : Rp.........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Tuliskan jenis dan kode ternak/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.

Ternak/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak/unggas yang mempunyai nilai produksi
terbesar. 
Jumlah ternak/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada
kolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.

Isikan jumlah ternak/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].

Isikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Nilai ternak/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak/unggas, bukan nilai ternak/unggas pada saat pencacahan.

Mutasi ternak/unggas adalah :perubahan jumlah ternak/unggas yang disusahakan yang terjadi
selama setahun yang lalu.

Dijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.

Dipotong adalah : pemotongan ternak/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual
sebagian atau seluruhnya.

Kematian adalah : kematian ternak/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).
Mati karena dipotong atau disembelih tidak
termasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.

Pengurangan lain adalah : pengurangan ternak/unggas yang disebabkan oleh:
1.Ternak/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.
2.Penyerahan kembali ternak/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.
3.Ternak/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V322" name="b6ar5k2" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="322">
            <labl>Jumlah Pengurangan lain Ternak/Unggas ke (0)</labl>
            <location StartPos="296" EndPos="298" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Mutasi Ternak/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)
5. Jumlah Pengurangan lain Ternak/Unggas ke (0) :............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Tuliskan jenis dan kode ternak/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.

Ternak/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak/unggas yang mempunyai nilai produksi
terbesar. 
Jumlah ternak/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada
kolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.

Isikan jumlah ternak/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].

Isikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Nilai ternak/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak/unggas, bukan nilai ternak/unggas pada saat pencacahan.

Mutasi ternak/unggas adalah :perubahan jumlah ternak/unggas yang disusahakan yang terjadi
selama setahun yang lalu.

Dijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.

Dipotong adalah : pemotongan ternak/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual
sebagian atau seluruhnya.

Kematian adalah : kematian ternak/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).
Mati karena dipotong atau disembelih tidak
termasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.

Pengurangan lain adalah : pengurangan ternak/unggas yang disebabkan oleh:
1.Ternak/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.
2.Penyerahan kembali ternak/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.
3.Ternak/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V323" name="b6ar5k3" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="323">
            <labl>Nilai (000) Pengurangan lain Ternak/Unggas ke (0)</labl>
            <location StartPos="299" EndPos="303" width="5" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Mutasi Ternak/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)
5. Nilai (000) Pengurangan lain Ternak/Unggas ke (0) : Rp............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Tuliskan jenis dan kode ternak/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.

Ternak/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak/unggas yang mempunyai nilai produksi
terbesar. 
Jumlah ternak/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada
kolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.

Isikan jumlah ternak/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].

Isikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Nilai ternak/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak/unggas, bukan nilai ternak/unggas pada saat pencacahan.

Mutasi ternak/unggas adalah :perubahan jumlah ternak/unggas yang disusahakan yang terjadi
selama setahun yang lalu.

Dijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.

Dipotong adalah : pemotongan ternak/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual
sebagian atau seluruhnya.

Kematian adalah : kematian ternak/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).
Mati karena dipotong atau disembelih tidak
termasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.

Pengurangan lain adalah : pengurangan ternak/unggas yang disebabkan oleh:
1.Ternak/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.
2.Penyerahan kembali ternak/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.
3.Ternak/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V324" name="b6ar6k2" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="324">
            <labl>Jumlah (1+2+3+4+5) Ternak/Unggas ke (0)</labl>
            <location StartPos="304" EndPos="307" width="4" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Mutasi Ternak/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)
6. Jumlah (1+2+3+4+5) Ternak/Unggas ke (0) :..........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Tuliskan jenis dan kode ternak/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.

Ternak/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak/unggas yang mempunyai nilai produksi
terbesar. 
Jumlah ternak/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada
kolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.

Isikan jumlah ternak/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].

Isikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Nilai ternak/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak/unggas, bukan nilai ternak/unggas pada saat pencacahan.

Mutasi ternak/unggas adalah :perubahan jumlah ternak/unggas yang disusahakan yang terjadi
selama setahun yang lalu.

Dijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.

Dipotong adalah : pemotongan ternak/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual
sebagian atau seluruhnya.

Kematian adalah : kematian ternak/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).
Mati karena dipotong atau disembelih tidak
termasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.

Pengurangan lain adalah : pengurangan ternak/unggas yang disebabkan oleh:
1.Ternak/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.
2.Penyerahan kembali ternak/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.
3.Ternak/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V325" name="b6ar6k3" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="325">
            <labl>Nilai (000) Jumlah (1+2+3+4+5) Ternak/Unggas ke (0)</labl>
            <location StartPos="308" EndPos="312" width="5" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Mutasi Ternak/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)
6. Nilai (000) Jumlah (1+2+3+4+5) Ternak/Unggas ke (0) : Rp.............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Tuliskan jenis dan kode ternak/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.

Ternak/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak/unggas yang mempunyai nilai produksi
terbesar. 
Jumlah ternak/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada
kolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.

Isikan jumlah ternak/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].

Isikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Nilai ternak/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak/unggas, bukan nilai ternak/unggas pada saat pencacahan.

Mutasi ternak/unggas adalah :perubahan jumlah ternak/unggas yang disusahakan yang terjadi
selama setahun yang lalu.

Dijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.

Dipotong adalah : pemotongan ternak/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual
sebagian atau seluruhnya.

Kematian adalah : kematian ternak/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).
Mati karena dipotong atau disembelih tidak
termasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.

Pengurangan lain adalah : pengurangan ternak/unggas yang disebabkan oleh:
1.Ternak/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.
2.Penyerahan kembali ternak/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.
3.Ternak/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V326" name="b6ar7k2" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="326">
            <labl>Jumlah Pembelian Ternak/Unggas ke (0)</labl>
            <location StartPos="313" EndPos="316" width="4" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Mutasi Ternak/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)
7. Jumlah Pembelian Ternak/Unggas ke (0):...........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah pembelian ternak/unggas selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pembelian per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak yang dilahirkan atau unggas yang ditetaskan selama setahun yang lalu pada kolom (2), (4) dan (6).

Isikan jumlah ternak/unggas yang diperoleh dari penambahan lain selama setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)] per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dikuasai pada kondisi setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilainya pada kolom nilai [kolom (3), (5),dan (7)] per jenis ternak
Nilai yang dimaksud adalah taksiran harga jual ternak pada kondisi setahun yang lalu.

Isikan nilai ternak/unggas dari rincian 7 sampai dengan 10 untuk kolom (3), kolom (5), dan kolom (7).

Isikan nilai produksi ternak [Rincian (6 - 11)] pada]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Kelahiran/Penetasan adalah : lahir/menetas hidup, yaitu ternak/unggas yang dilahirkan atau ditetaskan hidup selama setahun yang lalu dan pada waktu dilahirkan/ditetaskan menunjukkan tanda-tanda kehidupan antara lain: jantung berdenyut, bernafas, dan bergerak.
Kelahiran tetap dicatat, walaupun pada saat pencacahan anak maupun induknya sudah tidak ada lagi (karena dijual, dipotong, dll).

Penambahan lain adalah : penambahan ternak/unggas selain penambahan diatas selama
setahun yang lalu, misalnya:
1.Ternak/unggas yang diterima dari pihak lain sebagai bantuan, hibah, bagi hasil (digaduhkan).
2.Penerimaan dari pengembalian ternak/unggas bagi hasil.
3.Ternak/unggas yang ditemukan.

Jumlah Ternak/Unggas setahun yang lalu adalah : jumlah ternak/unggas yang diusahakan oleh rumah tangga kondisi setahun yang lalu (dihitung dari saat pencacahan).
Pencacahan dilakukan pada bulan Oktober 2004, maka yang dimaksud setahun yang lalu adalah :
keadaan bulan Oktober 2003 sampai dengan september 2004.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V327" name="b6ar7k3" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="327">
            <labl>Nilai (000) pembelian Ternak/Unggas ke (0)</labl>
            <location StartPos="317" EndPos="321" width="5" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Mutasi Ternak/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)
7. Nilai (000) pembelian Ternak/Unggas ke (0) : Rp..........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah pembelian ternak/unggas selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pembelian per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak yang dilahirkan atau unggas yang ditetaskan selama setahun yang lalu pada kolom (2), (4) dan (6).

Isikan jumlah ternak/unggas yang diperoleh dari penambahan lain selama setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)] per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dikuasai pada kondisi setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilainya pada kolom nilai [kolom (3), (5),dan (7)] per jenis ternak
Nilai yang dimaksud adalah taksiran harga jual ternak pada kondisi setahun yang lalu.

Isikan nilai ternak/unggas dari rincian 7 sampai dengan 10 untuk kolom (3), kolom (5), dan kolom (7).

Isikan nilai produksi ternak [Rincian (6 – 11)] pada kolom (3), kolom (5) dan kolom (7).]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Kelahiran/Penetasan adalah : lahir/menetas hidup, yaitu ternak/unggas yang dilahirkan atau ditetaskan hidup selama setahun yang lalu dan pada waktu dilahirkan/ditetaskan menunjukkan tanda-tanda kehidupan antara lain: jantung berdenyut, bernafas, dan bergerak.
Kelahiran tetap dicatat, walaupun pada saat pencacahan anak maupun induknya sudah tidak ada lagi (karena dijual, dipotong, dll).

Penambahan lain adalah : penambahan ternak/unggas selain penambahan diatas selama
setahun yang lalu, misalnya:
1.Ternak/unggas yang diterima dari pihak lain sebagai bantuan, hibah, bagi hasil (digaduhkan).
2.Penerimaan dari pengembalian ternak/unggas bagi hasil.
3.Ternak/unggas yang ditemukan.

Jumlah Ternak/Unggas setahun yang lalu adalah : jumlah ternak/unggas yang diusahakan oleh rumah tangga kondisi setahun yang lalu (dihitung dari saat pencacahan).
Pencacahan dilakukan pada bulan Oktober 2004, maka yang dimaksud setahun yang lalu adalah :
keadaan bulan Oktober 2003 sampai dengan september 2004.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V328" name="b6ar8k2" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="328">
            <labl>Jumlah Kelahiran/Penetasan Ternak/Unggas ke (0)</labl>
            <location StartPos="322" EndPos="325" width="4" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Mutasi Ternak/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)
8. Jumlah Kelahiran/Penetasan Ternak/Unggas ke (0) :..............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah pembelian ternak/unggas selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pembelian per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak yang dilahirkan atau unggas yang ditetaskan selama setahun yang lalu pada kolom (2), (4) dan (6).

Isikan jumlah ternak/unggas yang diperoleh dari penambahan lain selama setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)] per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dikuasai pada kondisi setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilainya pada kolom nilai [kolom (3), (5),dan (7)] per jenis ternak
Nilai yang dimaksud adalah taksiran harga jual ternak pada kondisi setahun yang lalu.

Isikan nilai ternak/unggas dari rincian 7 sampai dengan 10 untuk kolom (3), kolom (5), dan kolom (7).

Isikan nilai produksi ternak [Rincian (6 - 11)] pada kolom (3), kolom (5) dan kolom (7).]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Kelahiran/Penetasan adalah : lahir/menetas hidup, yaitu ternak/unggas yang dilahirkan atau ditetaskan hidup selama setahun yang lalu dan pada waktu dilahirkan/ditetaskan menunjukkan tanda-tanda kehidupan antara lain: jantung berdenyut, bernafas, dan bergerak.
Kelahiran tetap dicatat, walaupun pada saat pencacahan anak maupun induknya sudah tidak ada lagi (karena dijual, dipotong, dll).

Penambahan lain adalah : penambahan ternak/unggas selain penambahan diatas selama
setahun yang lalu, misalnya:
1.Ternak/unggas yang diterima dari pihak lain sebagai bantuan, hibah, bagi hasil (digaduhkan).
2.Penerimaan dari pengembalian ternak/unggas bagi hasil.
3.Ternak/unggas yang ditemukan.

Jumlah Ternak/Unggas setahun yang lalu adalah : jumlah ternak/unggas yang diusahakan oleh rumah tangga kondisi setahun yang lalu (dihitung dari saat pencacahan).
Pencacahan dilakukan pada bulan Oktober 2004, maka yang dimaksud setahun yang lalu adalah :
keadaan bulan Oktober 2003 sampai dengan september 2004.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V329" name="b6ar9k2" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="329">
            <labl>Jumlah Penambahan lain Ternak/Unggas ke (0)</labl>
            <location StartPos="326" EndPos="329" width="4" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Mutasi Ternak/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)
9. Jumlah Penambahan lain Ternak/Unggas ke (0) :..........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah pembelian ternak/unggas selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pembelian per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak yang dilahirkan atau unggas yang ditetaskan selama setahun yang lalu pada kolom (2), (4) dan (6).

Isikan jumlah ternak/unggas yang diperoleh dari penambahan lain selama setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)] per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dikuasai pada kondisi setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilainya pada kolom nilai [kolom (3), (5),dan (7)] per jenis ternak
Nilai yang dimaksud adalah taksiran harga jual ternak pada kondisi setahun yang lalu.

Isikan nilai ternak/unggas dari rincian 7 sampai dengan 10 untuk kolom (3), kolom (5), dan kolom (7).

Isikan nilai produksi ternak [Rincian (6 - 11)] pada kolom (3), kolom (5) dan kolom (7).]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Kelahiran/Penetasan adalah : lahir/menetas hidup, yaitu ternak/unggas yang dilahirkan atau ditetaskan hidup selama setahun yang lalu dan pada waktu dilahirkan/ditetaskan menunjukkan tanda-tanda kehidupan antara lain: jantung berdenyut, bernafas, dan bergerak.
Kelahiran tetap dicatat, walaupun pada saat pencacahan anak maupun induknya sudah tidak ada lagi (karena dijual, dipotong, dll).

Penambahan lain adalah : penambahan ternak/unggas selain penambahan diatas selama
setahun yang lalu, misalnya:
1.Ternak/unggas yang diterima dari pihak lain sebagai bantuan, hibah, bagi hasil (digaduhkan).
2.Penerimaan dari pengembalian ternak/unggas bagi hasil.
3.Ternak/unggas yang ditemukan.

Jumlah Ternak/Unggas setahun yang lalu adalah : jumlah ternak/unggas yang diusahakan oleh rumah tangga kondisi setahun yang lalu (dihitung dari saat pencacahan).
Pencacahan dilakukan pada bulan Oktober 2004, maka yang dimaksud setahun yang lalu adalah :
keadaan bulan Oktober 2003 sampai dengan september 2004.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V330" name="b6ar9k3" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="330">
            <labl>Nilai (000) Penambahan lain Ternak/Unggas ke (0)</labl>
            <location StartPos="330" EndPos="334" width="5" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Mutasi Ternak/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)
9. Nilai (000) Penambahan lain Ternak/Unggas ke (0): Rp...............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah pembelian ternak/unggas selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pembelian per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak yang dilahirkan atau unggas yang ditetaskan selama setahun yang lalu pada kolom (2), (4) dan (6).

Isikan jumlah ternak/unggas yang diperoleh dari penambahan lain selama setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)] per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dikuasai pada kondisi setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilainya pada kolom nilai [kolom (3), (5),dan (7)] per jenis ternak
Nilai yang dimaksud adalah taksiran harga jual ternak pada kondisi setahun yang lalu.

Isikan nilai ternak/unggas dari rincian 7 sampai dengan 10 untuk kolom (3), kolom (5), dan kolom (7).

Isikan nilai produksi ternak [Rincian (6 - 11)] pada kolom (3), kolom (5) dan kolom (7).]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Kelahiran/Penetasan adalah : lahir/menetas hidup, yaitu ternak/unggas yang dilahirkan atau ditetaskan hidup selama setahun yang lalu dan pada waktu dilahirkan/ditetaskan menunjukkan tanda-tanda kehidupan antara lain: jantung berdenyut, bernafas, dan bergerak.
Kelahiran tetap dicatat, walaupun pada saat pencacahan anak maupun induknya sudah tidak ada lagi (karena dijual, dipotong, dll).

Penambahan lain adalah : penambahan ternak/unggas selain penambahan diatas selama
setahun yang lalu, misalnya:
1.Ternak/unggas yang diterima dari pihak lain sebagai bantuan, hibah, bagi hasil (digaduhkan).
2.Penerimaan dari pengembalian ternak/unggas bagi hasil.
3.Ternak/unggas yang ditemukan.

Jumlah Ternak/Unggas setahun yang lalu adalah : jumlah ternak/unggas yang diusahakan oleh rumah tangga kondisi setahun yang lalu (dihitung dari saat pencacahan).
Pencacahan dilakukan pada bulan Oktober 2004, maka yang dimaksud setahun yang lalu adalah :
keadaan bulan Oktober 2003 sampai dengan september 2004.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V331" name="b6ar10k2" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="331">
            <labl>Jumlah Ternak Stok awal (setahun yang lalu) untuk kol 2.4.6 (6-7-8-9) ke (0)</labl>
            <location StartPos="335" EndPos="338" width="4" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Mutasi Ternak/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)
10. Jumlah Ternak Stok awal (setahun yang lalu) untuk kol 2.4.6 (6-7-8-9) ke (0) :...............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah pembelian ternak/unggas selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pembelian per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak yang dilahirkan atau unggas yang ditetaskan selama setahun yang lalu pada kolom (2), (4) dan (6).

Isikan jumlah ternak/unggas yang diperoleh dari penambahan lain selama setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)] per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dikuasai pada kondisi setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilainya pada kolom nilai [kolom (3), (5),dan (7)] per jenis ternak
Nilai yang dimaksud adalah taksiran harga jual ternak pada kondisi setahun yang lalu.

Isikan nilai ternak/unggas dari rincian 7 sampai dengan 10 untuk kolom (3), kolom (5), dan kolom (7).

Isikan nilai produksi ternak [Rincian (6 - 11)] pada kolom (3), kolom (5) dan kolom (7).]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Kelahiran/Penetasan adalah : lahir/menetas hidup, yaitu ternak/unggas yang dilahirkan atau ditetaskan hidup selama setahun yang lalu dan pada waktu dilahirkan/ditetaskan menunjukkan tanda-tanda kehidupan antara lain: jantung berdenyut, bernafas, dan bergerak.
Kelahiran tetap dicatat, walaupun pada saat pencacahan anak maupun induknya sudah tidak ada lagi (karena dijual, dipotong, dll).

Penambahan lain adalah : penambahan ternak/unggas selain penambahan diatas selama
setahun yang lalu, misalnya:
1.Ternak/unggas yang diterima dari pihak lain sebagai bantuan, hibah, bagi hasil (digaduhkan).
2.Penerimaan dari pengembalian ternak/unggas bagi hasil.
3.Ternak/unggas yang ditemukan.

Jumlah Ternak/Unggas setahun yang lalu adalah : jumlah ternak/unggas yang diusahakan oleh rumah tangga kondisi setahun yang lalu (dihitung dari saat pencacahan).
Pencacahan dilakukan pada bulan Oktober 2004, maka yang dimaksud setahun yang lalu adalah :
keadaan bulan Oktober 2003 sampai dengan september 2004.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V332" name="b6ar10k3" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="332">
            <labl>Nilai (000) Jumlah Ternak Stok awal (setahun yang lalu) untuk kol 2.4.6 (6-7-8-9) ke (0)</labl>
            <location StartPos="339" EndPos="343" width="5" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Mutasi Ternak/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)
10. Nilai (000) Jumlah Ternak Stok awal (setahun yang lalu) untuk kol 2.4.6 (6-7-8-9) ke (0): Rp..............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah pembelian ternak/unggas selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pembelian per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak yang dilahirkan atau unggas yang ditetaskan selama setahun yang lalu pada kolom (2), (4) dan (6).

Isikan jumlah ternak/unggas yang diperoleh dari penambahan lain selama setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)] per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dikuasai pada kondisi setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilainya pada kolom nilai [kolom (3), (5),dan (7)] per jenis ternak
Nilai yang dimaksud adalah taksiran harga jual ternak pada kondisi setahun yang lalu.

Isikan nilai ternak/unggas dari rincian 7 sampai dengan 10 untuk kolom (3), kolom (5), dan kolom (7).

Isikan nilai produksi ternak [Rincian (6 - 11)] pada kolom (3), kolom (5) dan kolom (7).]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Kelahiran/Penetasan adalah : lahir/menetas hidup, yaitu ternak/unggas yang dilahirkan atau ditetaskan hidup selama setahun yang lalu dan pada waktu dilahirkan/ditetaskan menunjukkan tanda-tanda kehidupan antara lain: jantung berdenyut, bernafas, dan bergerak.
Kelahiran tetap dicatat, walaupun pada saat pencacahan anak maupun induknya sudah tidak ada lagi (karena dijual, dipotong, dll).

Penambahan lain adalah : penambahan ternak/unggas selain penambahan diatas selama
setahun yang lalu, misalnya:
1.Ternak/unggas yang diterima dari pihak lain sebagai bantuan, hibah, bagi hasil (digaduhkan).
2.Penerimaan dari pengembalian ternak/unggas bagi hasil.
3.Ternak/unggas yang ditemukan.

Jumlah Ternak/Unggas setahun yang lalu adalah : jumlah ternak/unggas yang diusahakan oleh rumah tangga kondisi setahun yang lalu (dihitung dari saat pencacahan).
Pencacahan dilakukan pada bulan Oktober 2004, maka yang dimaksud setahun yang lalu adalah :
keadaan bulan Oktober 2003 sampai dengan september 2004.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V333" name="b6ar11k3" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="333">
            <labl>Nilai (000) Jumlah (7+9+10) ke (0)</labl>
            <location StartPos="344" EndPos="348" width="5" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Mutasi Ternak/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)
11. Nilai (000) Jumlah (7+9+10) ke (0) : Rp..........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah pembelian ternak/unggas selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pembelian per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak yang dilahirkan atau unggas yang ditetaskan selama setahun yang lalu pada kolom (2), (4) dan (6).

Isikan jumlah ternak/unggas yang diperoleh dari penambahan lain selama setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)] per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dikuasai pada kondisi setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilainya pada kolom nilai [kolom (3), (5),dan (7)] per jenis ternak
Nilai yang dimaksud adalah taksiran harga jual ternak pada kondisi setahun yang lalu.

Isikan nilai ternak/unggas dari rincian 7 sampai dengan 10 untuk kolom (3), kolom (5), dan kolom (7).

Isikan nilai produksi ternak [Rincian (6 - 11)] pada kolom (3), kolom (5) dan kolom (7).]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Kelahiran/Penetasan adalah : lahir/menetas hidup, yaitu ternak/unggas yang dilahirkan atau ditetaskan hidup selama setahun yang lalu dan pada waktu dilahirkan/ditetaskan menunjukkan tanda-tanda kehidupan antara lain: jantung berdenyut, bernafas, dan bergerak.
Kelahiran tetap dicatat, walaupun pada saat pencacahan anak maupun induknya sudah tidak ada lagi (karena dijual, dipotong, dll).

Penambahan lain adalah : penambahan ternak/unggas selain penambahan diatas selama
setahun yang lalu, misalnya:
1.Ternak/unggas yang diterima dari pihak lain sebagai bantuan, hibah, bagi hasil (digaduhkan).
2.Penerimaan dari pengembalian ternak/unggas bagi hasil.
3.Ternak/unggas yang ditemukan.

Jumlah Ternak/Unggas setahun yang lalu adalah : jumlah ternak/unggas yang diusahakan oleh rumah tangga kondisi setahun yang lalu (dihitung dari saat pencacahan).
Pencacahan dilakukan pada bulan Oktober 2004, maka yang dimaksud setahun yang lalu adalah :
keadaan bulan Oktober 2003 sampai dengan september 2004.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V334" name="b6ar12k3" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="334">
            <labl>Nilai Produksi Ternak/Unggas (6-11) ke (0)</labl>
            <location StartPos="349" EndPos="353" width="5" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Mutasi Ternak/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)
12. Nilai Produksi Ternak/Unggas (6-11) ke (0): Rp...........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah pembelian ternak/unggas selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pembelian per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak yang dilahirkan atau unggas yang ditetaskan selama setahun yang lalu pada kolom (2), (4) dan (6).

Isikan jumlah ternak/unggas yang diperoleh dari penambahan lain selama setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)] per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dikuasai pada kondisi setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilainya pada kolom nilai [kolom (3), (5),dan (7)] per jenis ternak
Nilai yang dimaksud adalah taksiran harga jual ternak pada kondisi setahun yang lalu.

Isikan nilai ternak/unggas dari rincian 7 sampai dengan 10 untuk kolom (3), kolom (5), dan kolom (7).

Isikan nilai produksi ternak [Rincian (6 - 11)] pada kolom (3), kolom (5) dan kolom (7).]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Kelahiran/Penetasan adalah : lahir/menetas hidup, yaitu ternak/unggas yang dilahirkan atau ditetaskan hidup selama setahun yang lalu dan pada waktu dilahirkan/ditetaskan menunjukkan tanda-tanda kehidupan antara lain: jantung berdenyut, bernafas, dan bergerak.
Kelahiran tetap dicatat, walaupun pada saat pencacahan anak maupun induknya sudah tidak ada lagi (karena dijual, dipotong, dll).

Penambahan lain adalah : penambahan ternak/unggas selain penambahan diatas selama
setahun yang lalu, misalnya:
1.Ternak/unggas yang diterima dari pihak lain sebagai bantuan, hibah, bagi hasil (digaduhkan).
2.Penerimaan dari pengembalian ternak/unggas bagi hasil.
3.Ternak/unggas yang ditemukan.

Jumlah Ternak/Unggas setahun yang lalu adalah : jumlah ternak/unggas yang diusahakan oleh rumah tangga kondisi setahun yang lalu (dihitung dari saat pencacahan).
Pencacahan dilakukan pada bulan Oktober 2004, maka yang dimaksud setahun yang lalu adalah :
keadaan bulan Oktober 2003 sampai dengan september 2004.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V335" name="b6a1" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="335">
            <labl>Uraian Jenis Ternak/Unggas (1)</labl>
            <location StartPos="354" EndPos="356" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Mutasi Ternak/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)
Uraian Jenis Ternak/Unggas (1) :..............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Tuliskan jenis dan kode ternak/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.

Ternak/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak/unggas yang mempunyai nilai produksi
terbesar. 
Jumlah ternak/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada
kolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.

Isikan jumlah ternak/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].

Isikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Nilai ternak/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak/unggas, bukan nilai ternak/unggas pada saat pencacahan.

Mutasi ternak/unggas adalah :perubahan jumlah ternak/unggas yang disusahakan yang terjadi
selama setahun yang lalu.

Dijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.

Dipotong adalah : pemotongan ternak/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual
sebagian atau seluruhnya.

Kematian adalah : kematian ternak/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).
Mati karena dipotong atau disembelih tidak
termasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.

Pengurangan lain adalah : pengurangan ternak/unggas yang disebabkan oleh:
1.Ternak/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.
2.Penyerahan kembali ternak/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.
3.Ternak/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V336" name="b6ar1k4" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="336">
            <labl>Jumlah Ternak  Stok Akhir Ternak/Unggas ke (1)</labl>
            <location StartPos="357" EndPos="360" width="4" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Mutasi Ternak/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)
1. Jumlah Ternak  Stok Akhir Ternak/Unggas ke (1) :..........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Tuliskan jenis dan kode ternak/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.

Ternak/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak/unggas yang mempunyai nilai produksi
terbesar. 
Jumlah ternak/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada
kolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.

Isikan jumlah ternak/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].

Isikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Nilai ternak/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak/unggas, bukan nilai ternak/unggas pada saat pencacahan.

Mutasi ternak/unggas adalah :perubahan jumlah ternak/unggas yang disusahakan yang terjadi
selama setahun yang lalu.

Dijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.

Dipotong adalah : pemotongan ternak/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual
sebagian atau seluruhnya.

Kematian adalah : kematian ternak/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).
Mati karena dipotong atau disembelih tidak
termasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.

Pengurangan lain adalah : pengurangan ternak/unggas yang disebabkan oleh:
1.Ternak/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.
2.Penyerahan kembali ternak/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.
3.Ternak/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V337" name="b6ar1k5" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="337">
            <labl>Nilai (000) Jumlah Ternak Stok Akhir Ternak/Unggas ke (1)</labl>
            <location StartPos="361" EndPos="365" width="5" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Mutasi Ternak/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)
1. Nilai (000) Jumlah Ternak Stok Akhir Ternak/Unggas ke (1) : Rp..............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Tuliskan jenis dan kode ternak/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.

Ternak/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak/unggas yang mempunyai nilai produksi
terbesar. 
Jumlah ternak/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada
kolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.

Isikan jumlah ternak/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].

Isikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Nilai ternak/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak/unggas, bukan nilai ternak/unggas pada saat pencacahan.

Mutasi ternak/unggas adalah :perubahan jumlah ternak/unggas yang disusahakan yang terjadi
selama setahun yang lalu.

Dijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.

Dipotong adalah : pemotongan ternak/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual
sebagian atau seluruhnya.

Kematian adalah : kematian ternak/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).
Mati karena dipotong atau disembelih tidak
termasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.

Pengurangan lain adalah : pengurangan ternak/unggas yang disebabkan oleh:
1.Ternak/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.
2.Penyerahan kembali ternak/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.
3.Ternak/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V338" name="b6ar2k4" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="338">
            <labl>Jumlah Penjualan Ternak/Unggas ke (1)</labl>
            <location StartPos="366" EndPos="369" width="4" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Mutasi Ternak/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)
2. Jumlah Penjualan Ternak/Unggas ke (1) :............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Tuliskan jenis dan kode ternak/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.

Ternak/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak/unggas yang mempunyai nilai produksi
terbesar. 
Jumlah ternak/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada
kolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.

Isikan jumlah ternak/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].

Isikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Nilai ternak/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak/unggas, bukan nilai ternak/unggas pada saat pencacahan.

Mutasi ternak/unggas adalah :perubahan jumlah ternak/unggas yang disusahakan yang terjadi
selama setahun yang lalu.

Dijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.

Dipotong adalah : pemotongan ternak/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual
sebagian atau seluruhnya.

Kematian adalah : kematian ternak/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).
Mati karena dipotong atau disembelih tidak
termasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.

Pengurangan lain adalah : pengurangan ternak/unggas yang disebabkan oleh:
1.Ternak/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.
2.Penyerahan kembali ternak/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.
3.Ternak/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V339" name="b6ar2k5" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="339">
            <labl>Nilai (000) Penjualan Ternak/Unggas ke (1)</labl>
            <location StartPos="370" EndPos="374" width="5" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Mutasi Ternak/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)
2. Nilai (000) Penjualan Ternak/Unggas ke (1): Rp...........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Tuliskan jenis dan kode ternak/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.

Ternak/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak/unggas yang mempunyai nilai produksi
terbesar. 
Jumlah ternak/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada
kolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.

Isikan jumlah ternak/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].

Isikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Nilai ternak/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak/unggas, bukan nilai ternak/unggas pada saat pencacahan.

Mutasi ternak/unggas adalah :perubahan jumlah ternak/unggas yang disusahakan yang terjadi
selama setahun yang lalu.

Dijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.

Dipotong adalah : pemotongan ternak/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual
sebagian atau seluruhnya.

Kematian adalah : kematian ternak/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).
Mati karena dipotong atau disembelih tidak
termasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.

Pengurangan lain adalah : pengurangan ternak/unggas yang disebabkan oleh:
1.Ternak/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.
2.Penyerahan kembali ternak/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.
3.Ternak/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V340" name="b6ar3k4" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="340">
            <labl>Jumlah Pemotongan Ternak/Unggas ke (1)</labl>
            <location StartPos="375" EndPos="377" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Mutasi Ternak/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)
3. Jumlah Pemotongan Ternak/Unggas ke (1) :..............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Tuliskan jenis dan kode ternak/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.

Ternak/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak/unggas yang mempunyai nilai produksi
terbesar. 
Jumlah ternak/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada
kolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.

Isikan jumlah ternak/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].

Isikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Nilai ternak/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak/unggas, bukan nilai ternak/unggas pada saat pencacahan.

Mutasi ternak/unggas adalah :perubahan jumlah ternak/unggas yang disusahakan yang terjadi
selama setahun yang lalu.

Dijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.

Dipotong adalah : pemotongan ternak/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual
sebagian atau seluruhnya.

Kematian adalah : kematian ternak/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).
Mati karena dipotong atau disembelih tidak
termasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.

Pengurangan lain adalah : pengurangan ternak/unggas yang disebabkan oleh:
1.Ternak/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.
2.Penyerahan kembali ternak/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.
3.Ternak/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V341" name="b6ar3k5" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="341">
            <labl>Nilai (000) Pemotongan Ternak/Unggas ke (1)</labl>
            <location StartPos="378" EndPos="382" width="5" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Mutasi Ternak/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)
3. Nilai (000) Pemotongan Ternak/Unggas ke (1) : Rp...............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Tuliskan jenis dan kode ternak/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.

Ternak/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak/unggas yang mempunyai nilai produksi
terbesar. 
Jumlah ternak/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada
kolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.

Isikan jumlah ternak/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].

Isikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Nilai ternak/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak/unggas, bukan nilai ternak/unggas pada saat pencacahan.

Mutasi ternak/unggas adalah :perubahan jumlah ternak/unggas yang disusahakan yang terjadi
selama setahun yang lalu.

Dijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.

Dipotong adalah : pemotongan ternak/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual
sebagian atau seluruhnya.

Kematian adalah : kematian ternak/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).
Mati karena dipotong atau disembelih tidak
termasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.

Pengurangan lain adalah : pengurangan ternak/unggas yang disebabkan oleh:
1.Ternak/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.
2.Penyerahan kembali ternak/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.
3.Ternak/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V342" name="b6ar4k4" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="342">
            <labl>Jumlah Kematian Ternak/Unggas ke (1)</labl>
            <location StartPos="383" EndPos="386" width="4" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>A. Mutasi Ternak/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)</qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Tuliskan jenis dan kode ternak/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.

Ternak/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak/unggas yang mempunyai nilai produksi
terbesar. 
Jumlah ternak/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada
kolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.

Isikan jumlah ternak/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].

Isikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Nilai ternak/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak/unggas, bukan nilai ternak/unggas pada saat pencacahan.

Mutasi ternak/unggas adalah :perubahan jumlah ternak/unggas yang disusahakan yang terjadi
selama setahun yang lalu.

Dijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.

Dipotong adalah : pemotongan ternak/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual
sebagian atau seluruhnya.

Kematian adalah : kematian ternak/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).
Mati karena dipotong atau disembelih tidak
termasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.

Pengurangan lain adalah : pengurangan ternak/unggas yang disebabkan oleh:
1.Ternak/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.
2.Penyerahan kembali ternak/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.
3.Ternak/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V343" name="b6ar4k5" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="343">
            <labl>Nilai (000) Kematian Ternak/Unggas ke (1)</labl>
            <location StartPos="387" EndPos="391" width="5" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>A. Mutasi Ternak/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)</qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Tuliskan jenis dan kode ternak/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.

Ternak/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak/unggas yang mempunyai nilai produksi
terbesar. 
Jumlah ternak/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada
kolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.

Isikan jumlah ternak/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].

Isikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Nilai ternak/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak/unggas, bukan nilai ternak/unggas pada saat pencacahan.

Mutasi ternak/unggas adalah :perubahan jumlah ternak/unggas yang disusahakan yang terjadi
selama setahun yang lalu.

Dijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.

Dipotong adalah : pemotongan ternak/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual
sebagian atau seluruhnya.

Kematian adalah : kematian ternak/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).
Mati karena dipotong atau disembelih tidak
termasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.

Pengurangan lain adalah : pengurangan ternak/unggas yang disebabkan oleh:
1.Ternak/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.
2.Penyerahan kembali ternak/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.
3.Ternak/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V344" name="b6ar5k4" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="344">
            <labl>Jumlah Pengurangan lain Ternak/Unggas ke (1)</labl>
            <location StartPos="392" EndPos="395" width="4" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>A. Mutasi Ternak/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)</qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Tuliskan jenis dan kode ternak/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.

Ternak/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak/unggas yang mempunyai nilai produksi
terbesar. 
Jumlah ternak/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada
kolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.

Isikan jumlah ternak/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].

Isikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Nilai ternak/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak/unggas, bukan nilai ternak/unggas pada saat pencacahan.

Mutasi ternak/unggas adalah :perubahan jumlah ternak/unggas yang disusahakan yang terjadi
selama setahun yang lalu.

Dijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.

Dipotong adalah : pemotongan ternak/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual
sebagian atau seluruhnya.

Kematian adalah : kematian ternak/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).
Mati karena dipotong atau disembelih tidak
termasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.

Pengurangan lain adalah : pengurangan ternak/unggas yang disebabkan oleh:
1.Ternak/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.
2.Penyerahan kembali ternak/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.
3.Ternak/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V345" name="b6ar5k5" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="345">
            <labl>Nilai (000) Pengurangan lain Ternak/Unggas ke (1)</labl>
            <location StartPos="396" EndPos="399" width="4" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>A. Mutasi Ternak/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)</qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Tuliskan jenis dan kode ternak/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.

Ternak/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak/unggas yang mempunyai nilai produksi
terbesar. 
Jumlah ternak/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada
kolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.

Isikan jumlah ternak/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].

Isikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Nilai ternak/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak/unggas, bukan nilai ternak/unggas pada saat pencacahan.

Mutasi ternak/unggas adalah :perubahan jumlah ternak/unggas yang disusahakan yang terjadi
selama setahun yang lalu.

Dijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.

Dipotong adalah : pemotongan ternak/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual
sebagian atau seluruhnya.

Kematian adalah : kematian ternak/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).
Mati karena dipotong atau disembelih tidak
termasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.

Pengurangan lain adalah : pengurangan ternak/unggas yang disebabkan oleh:
1.Ternak/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.
2.Penyerahan kembali ternak/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.
3.Ternak/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V346" name="b6ar6k4" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="346">
            <labl>Jumlah (1+2+3+4+5) Ternak/Unggas ke (1)</labl>
            <location StartPos="400" EndPos="403" width="4" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>A. Mutasi Ternak/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)</qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Tuliskan jenis dan kode ternak/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.

Ternak/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak/unggas yang mempunyai nilai produksi
terbesar. 
Jumlah ternak/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada
kolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.

Isikan jumlah ternak/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].

Isikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Nilai ternak/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak/unggas, bukan nilai ternak/unggas pada saat pencacahan.

Mutasi ternak/unggas adalah :perubahan jumlah ternak/unggas yang disusahakan yang terjadi
selama setahun yang lalu.

Dijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.

Dipotong adalah : pemotongan ternak/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual
sebagian atau seluruhnya.

Kematian adalah : kematian ternak/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).
Mati karena dipotong atau disembelih tidak
termasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.

Pengurangan lain adalah : pengurangan ternak/unggas yang disebabkan oleh:
1.Ternak/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.
2.Penyerahan kembali ternak/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.
3.Ternak/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V347" name="b6ar6k5" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="347">
            <labl>Nilai (000) Jumlah (1+2+3+4+5) Ternak/Unggas ke (1)</labl>
            <location StartPos="404" EndPos="408" width="5" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>A. Mutasi Ternak/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)</qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Tuliskan jenis dan kode ternak/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.

Ternak/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak/unggas yang mempunyai nilai produksi
terbesar. 
Jumlah ternak/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada
kolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.

Isikan jumlah ternak/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].

Isikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Nilai ternak/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak/unggas, bukan nilai ternak/unggas pada saat pencacahan.

Mutasi ternak/unggas adalah :perubahan jumlah ternak/unggas yang disusahakan yang terjadi
selama setahun yang lalu.

Dijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.

Dipotong adalah : pemotongan ternak/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual
sebagian atau seluruhnya.

Kematian adalah : kematian ternak/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).
Mati karena dipotong atau disembelih tidak
termasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.

Pengurangan lain adalah : pengurangan ternak/unggas yang disebabkan oleh:
1.Ternak/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.
2.Penyerahan kembali ternak/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.
3.Ternak/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V348" name="b6ar7k4" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="348">
            <labl>Jumlah Pembelian Ternak/Unggas ke (1)</labl>
            <location StartPos="409" EndPos="412" width="4" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>A. Mutasi Ternak/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)</qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah pembelian ternak/unggas selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pembelian per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak yang dilahirkan atau unggas yang ditetaskan selama setahun yang lalu pada kolom (2), (4) dan (6).

Isikan jumlah ternak/unggas yang diperoleh dari penambahan lain selama setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)] per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dikuasai pada kondisi setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilainya pada kolom nilai [kolom (3), (5),dan (7)] per jenis ternak
Nilai yang dimaksud adalah taksiran harga jual ternak pada kondisi setahun yang lalu.

Isikan nilai ternak/unggas dari rincian 7 sampai dengan 10 untuk kolom (3), kolom (5), dan kolom (7).

Isikan nilai produksi ternak [Rincian (6 - 11)] pada]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Kelahiran/Penetasan adalah : lahir/menetas hidup, yaitu ternak/unggas yang dilahirkan atau ditetaskan hidup selama setahun yang lalu dan pada waktu dilahirkan/ditetaskan menunjukkan tanda-tanda kehidupan antara lain: jantung berdenyut, bernafas, dan bergerak.
Kelahiran tetap dicatat, walaupun pada saat pencacahan anak maupun induknya sudah tidak ada lagi (karena dijual, dipotong, dll).

Penambahan lain adalah : penambahan ternak/unggas selain penambahan diatas selama
setahun yang lalu, misalnya:
1.Ternak/unggas yang diterima dari pihak lain sebagai bantuan, hibah, bagi hasil (digaduhkan).
2.Penerimaan dari pengembalian ternak/unggas bagi hasil.
3.Ternak/unggas yang ditemukan.

Jumlah Ternak/Unggas setahun yang lalu adalah : jumlah ternak/unggas yang diusahakan oleh rumah tangga kondisi setahun yang lalu (dihitung dari saat pencacahan).
Pencacahan dilakukan pada bulan Oktober 2004, maka yang dimaksud setahun yang lalu adalah :
keadaan bulan Oktober 2003 sampai dengan september 2004.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V349" name="b6ar7k5" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="349">
            <labl>Nilai (000) pembelian Ternak/Unggas ke (1)</labl>
            <location StartPos="413" EndPos="417" width="5" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>A. Mutasi Ternak/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)</qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah pembelian ternak/unggas selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pembelian per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak yang dilahirkan atau unggas yang ditetaskan selama setahun yang lalu pada kolom (2), (4) dan (6).

Isikan jumlah ternak/unggas yang diperoleh dari penambahan lain selama setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)] per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dikuasai pada kondisi setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilainya pada kolom nilai [kolom (3), (5),dan (7)] per jenis ternak
Nilai yang dimaksud adalah taksiran harga jual ternak pada kondisi setahun yang lalu.

Isikan nilai ternak/unggas dari rincian 7 sampai dengan 10 untuk kolom (3), kolom (5), dan kolom (7).

Isikan nilai produksi ternak [Rincian (6 - 11)] pada]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Kelahiran/Penetasan adalah : lahir/menetas hidup, yaitu ternak/unggas yang dilahirkan atau ditetaskan hidup selama setahun yang lalu dan pada waktu dilahirkan/ditetaskan menunjukkan tanda-tanda kehidupan antara lain: jantung berdenyut, bernafas, dan bergerak.
Kelahiran tetap dicatat, walaupun pada saat pencacahan anak maupun induknya sudah tidak ada lagi (karena dijual, dipotong, dll).

Penambahan lain adalah : penambahan ternak/unggas selain penambahan diatas selama
setahun yang lalu, misalnya:
1.Ternak/unggas yang diterima dari pihak lain sebagai bantuan, hibah, bagi hasil (digaduhkan).
2.Penerimaan dari pengembalian ternak/unggas bagi hasil.
3.Ternak/unggas yang ditemukan.

Jumlah Ternak/Unggas setahun yang lalu adalah : jumlah ternak/unggas yang diusahakan oleh rumah tangga kondisi setahun yang lalu (dihitung dari saat pencacahan).
Pencacahan dilakukan pada bulan Oktober 2004, maka yang dimaksud setahun yang lalu adalah :
keadaan bulan Oktober 2003 sampai dengan september 2004.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V350" name="b6ar8k4" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="350">
            <labl>Jumlah Kelahiran/Penetasan Ternak/Unggas ke (1)</labl>
            <location StartPos="418" EndPos="421" width="4" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>A. Mutasi Ternak/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)</qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah pembelian ternak/unggas selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pembelian per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak yang dilahirkan atau unggas yang ditetaskan selama setahun yang lalu pada kolom (2), (4) dan (6).

Isikan jumlah ternak/unggas yang diperoleh dari penambahan lain selama setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)] per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dikuasai pada kondisi setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilainya pada kolom nilai [kolom (3), (5),dan (7)] per jenis ternak
Nilai yang dimaksud adalah taksiran harga jual ternak pada kondisi setahun yang lalu.

Isikan nilai ternak/unggas dari rincian 7 sampai dengan 10 untuk kolom (3), kolom (5), dan kolom (7).

Isikan nilai produksi ternak [Rincian (6 - 11)] pada]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Kelahiran/Penetasan adalah : lahir/menetas hidup, yaitu ternak/unggas yang dilahirkan atau ditetaskan hidup selama setahun yang lalu dan pada waktu dilahirkan/ditetaskan menunjukkan tanda-tanda kehidupan antara lain: jantung berdenyut, bernafas, dan bergerak.
Kelahiran tetap dicatat, walaupun pada saat pencacahan anak maupun induknya sudah tidak ada lagi (karena dijual, dipotong, dll).

Penambahan lain adalah : penambahan ternak/unggas selain penambahan diatas selama
setahun yang lalu, misalnya:
1.Ternak/unggas yang diterima dari pihak lain sebagai bantuan, hibah, bagi hasil (digaduhkan).
2.Penerimaan dari pengembalian ternak/unggas bagi hasil.
3.Ternak/unggas yang ditemukan.

Jumlah Ternak/Unggas setahun yang lalu adalah : jumlah ternak/unggas yang diusahakan oleh rumah tangga kondisi setahun yang lalu (dihitung dari saat pencacahan).
Pencacahan dilakukan pada bulan Oktober 2004, maka yang dimaksud setahun yang lalu adalah :
keadaan bulan Oktober 2003 sampai dengan september 2004.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V351" name="b6ar9k4" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="351">
            <labl>Jumlah Penambahan lain Ternak/Unggas ke (1)</labl>
            <location StartPos="422" EndPos="424" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>A. Mutasi Ternak/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)</qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah pembelian ternak/unggas selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pembelian per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak yang dilahirkan atau unggas yang ditetaskan selama setahun yang lalu pada kolom (2), (4) dan (6).

Isikan jumlah ternak/unggas yang diperoleh dari penambahan lain selama setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)] per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dikuasai pada kondisi setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilainya pada kolom nilai [kolom (3), (5),dan (7)] per jenis ternak
Nilai yang dimaksud adalah taksiran harga jual ternak pada kondisi setahun yang lalu.

Isikan nilai ternak/unggas dari rincian 7 sampai dengan 10 untuk kolom (3), kolom (5), dan kolom (7).

Isikan nilai produksi ternak [Rincian (6 - 11)] pada]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Kelahiran/Penetasan adalah : lahir/menetas hidup, yaitu ternak/unggas yang dilahirkan atau ditetaskan hidup selama setahun yang lalu dan pada waktu dilahirkan/ditetaskan menunjukkan tanda-tanda kehidupan antara lain: jantung berdenyut, bernafas, dan bergerak.
Kelahiran tetap dicatat, walaupun pada saat pencacahan anak maupun induknya sudah tidak ada lagi (karena dijual, dipotong, dll).

Penambahan lain adalah : penambahan ternak/unggas selain penambahan diatas selama
setahun yang lalu, misalnya:
1.Ternak/unggas yang diterima dari pihak lain sebagai bantuan, hibah, bagi hasil (digaduhkan).
2.Penerimaan dari pengembalian ternak/unggas bagi hasil.
3.Ternak/unggas yang ditemukan.

Jumlah Ternak/Unggas setahun yang lalu adalah : jumlah ternak/unggas yang diusahakan oleh rumah tangga kondisi setahun yang lalu (dihitung dari saat pencacahan).
Pencacahan dilakukan pada bulan Oktober 2004, maka yang dimaksud setahun yang lalu adalah :
keadaan bulan Oktober 2003 sampai dengan september 2004.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V352" name="b6ar9k5" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="352">
            <labl>Nilai (000) Penambahan lain Ternak/Unggas ke (1)</labl>
            <location StartPos="425" EndPos="428" width="4" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>A. Mutasi Ternak/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)</qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah pembelian ternak/unggas selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pembelian per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak yang dilahirkan atau unggas yang ditetaskan selama setahun yang lalu pada kolom (2), (4) dan (6).

Isikan jumlah ternak/unggas yang diperoleh dari penambahan lain selama setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)] per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dikuasai pada kondisi setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilainya pada kolom nilai [kolom (3), (5),dan (7)] per jenis ternak
Nilai yang dimaksud adalah taksiran harga jual ternak pada kondisi setahun yang lalu.

Isikan nilai ternak/unggas dari rincian 7 sampai dengan 10 untuk kolom (3), kolom (5), dan kolom (7).

Isikan nilai produksi ternak [Rincian (6 - 11)] pada]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Kelahiran/Penetasan adalah : lahir/menetas hidup, yaitu ternak/unggas yang dilahirkan atau ditetaskan hidup selama setahun yang lalu dan pada waktu dilahirkan/ditetaskan menunjukkan tanda-tanda kehidupan antara lain: jantung berdenyut, bernafas, dan bergerak.
Kelahiran tetap dicatat, walaupun pada saat pencacahan anak maupun induknya sudah tidak ada lagi (karena dijual, dipotong, dll).

Penambahan lain adalah : penambahan ternak/unggas selain penambahan diatas selama
setahun yang lalu, misalnya:
1.Ternak/unggas yang diterima dari pihak lain sebagai bantuan, hibah, bagi hasil (digaduhkan).
2.Penerimaan dari pengembalian ternak/unggas bagi hasil.
3.Ternak/unggas yang ditemukan.

Jumlah Ternak/Unggas setahun yang lalu adalah : jumlah ternak/unggas yang diusahakan oleh rumah tangga kondisi setahun yang lalu (dihitung dari saat pencacahan).
Pencacahan dilakukan pada bulan Oktober 2004, maka yang dimaksud setahun yang lalu adalah :
keadaan bulan Oktober 2003 sampai dengan september 2004.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V353" name="b6ar10k4" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="353">
            <labl>Jumlah Ternak Stok awal (setahun yang lalu) untuk kol 2.4.6 (6-7-8-9) ke (1)</labl>
            <location StartPos="429" EndPos="432" width="4" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>A. Mutasi Ternak/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)</qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah pembelian ternak/unggas selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pembelian per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak yang dilahirkan atau unggas yang ditetaskan selama setahun yang lalu pada kolom (2), (4) dan (6).

Isikan jumlah ternak/unggas yang diperoleh dari penambahan lain selama setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)] per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dikuasai pada kondisi setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilainya pada kolom nilai [kolom (3), (5),dan (7)] per jenis ternak
Nilai yang dimaksud adalah taksiran harga jual ternak pada kondisi setahun yang lalu.

Isikan nilai ternak/unggas dari rincian 7 sampai dengan 10 untuk kolom (3), kolom (5), dan kolom (7).

Isikan nilai produksi ternak [Rincian (6 - 11)] pada]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Kelahiran/Penetasan adalah : lahir/menetas hidup, yaitu ternak/unggas yang dilahirkan atau ditetaskan hidup selama setahun yang lalu dan pada waktu dilahirkan/ditetaskan menunjukkan tanda-tanda kehidupan antara lain: jantung berdenyut, bernafas, dan bergerak.
Kelahiran tetap dicatat, walaupun pada saat pencacahan anak maupun induknya sudah tidak ada lagi (karena dijual, dipotong, dll).

Penambahan lain adalah : penambahan ternak/unggas selain penambahan diatas selama
setahun yang lalu, misalnya:
1.Ternak/unggas yang diterima dari pihak lain sebagai bantuan, hibah, bagi hasil (digaduhkan).
2.Penerimaan dari pengembalian ternak/unggas bagi hasil.
3.Ternak/unggas yang ditemukan.

Jumlah Ternak/Unggas setahun yang lalu adalah : jumlah ternak/unggas yang diusahakan oleh rumah tangga kondisi setahun yang lalu (dihitung dari saat pencacahan).
Pencacahan dilakukan pada bulan Oktober 2004, maka yang dimaksud setahun yang lalu adalah :
keadaan bulan Oktober 2003 sampai dengan september 2004.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V354" name="b6ar10k5" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="354">
            <labl>Nilai (000) Jumlah Ternak Stok awal (setahun yang lalu) untuk kol 2.4.6 (6-7-8-9) ke (1)</labl>
            <location StartPos="433" EndPos="437" width="5" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>A. Mutasi Ternak/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)</qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah pembelian ternak/unggas selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pembelian per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak yang dilahirkan atau unggas yang ditetaskan selama setahun yang lalu pada kolom (2), (4) dan (6).

Isikan jumlah ternak/unggas yang diperoleh dari penambahan lain selama setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)] per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dikuasai pada kondisi setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilainya pada kolom nilai [kolom (3), (5),dan (7)] per jenis ternak
Nilai yang dimaksud adalah taksiran harga jual ternak pada kondisi setahun yang lalu.

Isikan nilai ternak/unggas dari rincian 7 sampai dengan 10 untuk kolom (3), kolom (5), dan kolom (7).

Isikan nilai produksi ternak [Rincian (6 - 11)] pada]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Kelahiran/Penetasan adalah : lahir/menetas hidup, yaitu ternak/unggas yang dilahirkan atau ditetaskan hidup selama setahun yang lalu dan pada waktu dilahirkan/ditetaskan menunjukkan tanda-tanda kehidupan antara lain: jantung berdenyut, bernafas, dan bergerak.
Kelahiran tetap dicatat, walaupun pada saat pencacahan anak maupun induknya sudah tidak ada lagi (karena dijual, dipotong, dll).

Penambahan lain adalah : penambahan ternak/unggas selain penambahan diatas selama
setahun yang lalu, misalnya:
1.Ternak/unggas yang diterima dari pihak lain sebagai bantuan, hibah, bagi hasil (digaduhkan).
2.Penerimaan dari pengembalian ternak/unggas bagi hasil.
3.Ternak/unggas yang ditemukan.

Jumlah Ternak/Unggas setahun yang lalu adalah : jumlah ternak/unggas yang diusahakan oleh rumah tangga kondisi setahun yang lalu (dihitung dari saat pencacahan).
Pencacahan dilakukan pada bulan Oktober 2004, maka yang dimaksud setahun yang lalu adalah :
keadaan bulan Oktober 2003 sampai dengan september 2004.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V355" name="b6ar11k5" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="355">
            <labl>Nilai (000) Jumlah (7+9+10) ke (1)</labl>
            <location StartPos="438" EndPos="442" width="5" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>A. Mutasi Ternak/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)</qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah pembelian ternak/unggas selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pembelian per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak yang dilahirkan atau unggas yang ditetaskan selama setahun yang lalu pada kolom (2), (4) dan (6).

Isikan jumlah ternak/unggas yang diperoleh dari penambahan lain selama setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)] per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dikuasai pada kondisi setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilainya pada kolom nilai [kolom (3), (5),dan (7)] per jenis ternak
Nilai yang dimaksud adalah taksiran harga jual ternak pada kondisi setahun yang lalu.

Isikan nilai ternak/unggas dari rincian 7 sampai dengan 10 untuk kolom (3), kolom (5), dan kolom (7).

Isikan nilai produksi ternak [Rincian (6 - 11)] pada]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Kelahiran/Penetasan adalah : lahir/menetas hidup, yaitu ternak/unggas yang dilahirkan atau ditetaskan hidup selama setahun yang lalu dan pada waktu dilahirkan/ditetaskan menunjukkan tanda-tanda kehidupan antara lain: jantung berdenyut, bernafas, dan bergerak.
Kelahiran tetap dicatat, walaupun pada saat pencacahan anak maupun induknya sudah tidak ada lagi (karena dijual, dipotong, dll).

Penambahan lain adalah : penambahan ternak/unggas selain penambahan diatas selama
setahun yang lalu, misalnya:
1.Ternak/unggas yang diterima dari pihak lain sebagai bantuan, hibah, bagi hasil (digaduhkan).
2.Penerimaan dari pengembalian ternak/unggas bagi hasil.
3.Ternak/unggas yang ditemukan.

Jumlah Ternak/Unggas setahun yang lalu adalah : jumlah ternak/unggas yang diusahakan oleh rumah tangga kondisi setahun yang lalu (dihitung dari saat pencacahan).
Pencacahan dilakukan pada bulan Oktober 2004, maka yang dimaksud setahun yang lalu adalah :
keadaan bulan Oktober 2003 sampai dengan september 2004.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V356" name="b6ar12k5" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="356">
            <labl>Nilai Produksi Ternak/Unggas (6-11) ke (1)</labl>
            <location StartPos="443" EndPos="447" width="5" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>A. Mutasi Ternak/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)</qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah pembelian ternak/unggas selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pembelian per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak yang dilahirkan atau unggas yang ditetaskan selama setahun yang lalu pada kolom (2), (4) dan (6).

Isikan jumlah ternak/unggas yang diperoleh dari penambahan lain selama setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)] per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dikuasai pada kondisi setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilainya pada kolom nilai [kolom (3), (5),dan (7)] per jenis ternak
Nilai yang dimaksud adalah taksiran harga jual ternak pada kondisi setahun yang lalu.

Isikan nilai ternak/unggas dari rincian 7 sampai dengan 10 untuk kolom (3), kolom (5), dan kolom (7).

Isikan nilai produksi ternak [Rincian (6 - 11)] pada]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Kelahiran/Penetasan adalah : lahir/menetas hidup, yaitu ternak/unggas yang dilahirkan atau ditetaskan hidup selama setahun yang lalu dan pada waktu dilahirkan/ditetaskan menunjukkan tanda-tanda kehidupan antara lain: jantung berdenyut, bernafas, dan bergerak.
Kelahiran tetap dicatat, walaupun pada saat pencacahan anak maupun induknya sudah tidak ada lagi (karena dijual, dipotong, dll).

Penambahan lain adalah : penambahan ternak/unggas selain penambahan diatas selama
setahun yang lalu, misalnya:
1.Ternak/unggas yang diterima dari pihak lain sebagai bantuan, hibah, bagi hasil (digaduhkan).
2.Penerimaan dari pengembalian ternak/unggas bagi hasil.
3.Ternak/unggas yang ditemukan.

Jumlah Ternak/Unggas setahun yang lalu adalah : jumlah ternak/unggas yang diusahakan oleh rumah tangga kondisi setahun yang lalu (dihitung dari saat pencacahan).
Pencacahan dilakukan pada bulan Oktober 2004, maka yang dimaksud setahun yang lalu adalah :
keadaan bulan Oktober 2003 sampai dengan september 2004.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V357" name="b6a2" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="357">
            <labl>Uraian Jenis Ternak/Unggas (2)</labl>
            <location StartPos="448" EndPos="450" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Mutasi Ternak/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)
Uraian Jenis Ternak/Unggas (2)]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Tuliskan jenis dan kode ternak/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.

Ternak/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak/unggas yang mempunyai nilai produksi
terbesar. 
Jumlah ternak/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada
kolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.

Isikan jumlah ternak/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].

Isikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Nilai ternak/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak/unggas, bukan nilai ternak/unggas pada saat pencacahan.

Mutasi ternak/unggas adalah :perubahan jumlah ternak/unggas yang disusahakan yang terjadi
selama setahun yang lalu.

Dijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.

Dipotong adalah : pemotongan ternak/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual
sebagian atau seluruhnya.

Kematian adalah : kematian ternak/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).
Mati karena dipotong atau disembelih tidak
termasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.

Pengurangan lain adalah : pengurangan ternak/unggas yang disebabkan oleh:
1.Ternak/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.
2.Penyerahan kembali ternak/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.
3.Ternak/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V358" name="b6ar1k6" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="358">
            <labl>Jumlah Ternak  Stok Akhir Ternak/Unggas ke (2)</labl>
            <location StartPos="451" EndPos="453" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Mutasi Ternak/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)
1. Jumlah Ternak  Stok Akhir Ternak/Unggas ke (2) :..........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Tuliskan jenis dan kode ternak/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.

Ternak/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak/unggas yang mempunyai nilai produksi
terbesar. 
Jumlah ternak/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada
kolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.

Isikan jumlah ternak/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].

Isikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Nilai ternak/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak/unggas, bukan nilai ternak/unggas pada saat pencacahan.

Mutasi ternak/unggas adalah :perubahan jumlah ternak/unggas yang disusahakan yang terjadi
selama setahun yang lalu.

Dijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.

Dipotong adalah : pemotongan ternak/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual
sebagian atau seluruhnya.

Kematian adalah : kematian ternak/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).
Mati karena dipotong atau disembelih tidak
termasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.

Pengurangan lain adalah : pengurangan ternak/unggas yang disebabkan oleh:
1.Ternak/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.
2.Penyerahan kembali ternak/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.
3.Ternak/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V359" name="b6ar1k7" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="359">
            <labl>Nilai (000) Jumlah Ternak Stok Akhir Ternak/Unggas ke (2)</labl>
            <location StartPos="454" EndPos="458" width="5" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Mutasi Ternak/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)
1. Nilai (000) Jumlah Ternak Stok Akhir Ternak/Unggas ke (2) : Rp................]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Tuliskan jenis dan kode ternak/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.

Ternak/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak/unggas yang mempunyai nilai produksi
terbesar. 
Jumlah ternak/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada
kolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.

Isikan jumlah ternak/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].

Isikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Nilai ternak/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak/unggas, bukan nilai ternak/unggas pada saat pencacahan.

Mutasi ternak/unggas adalah :perubahan jumlah ternak/unggas yang disusahakan yang terjadi
selama setahun yang lalu.

Dijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.

Dipotong adalah : pemotongan ternak/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual
sebagian atau seluruhnya.

Kematian adalah : kematian ternak/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).
Mati karena dipotong atau disembelih tidak
termasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.

Pengurangan lain adalah : pengurangan ternak/unggas yang disebabkan oleh:
1.Ternak/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.
2.Penyerahan kembali ternak/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.
3.Ternak/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V360" name="b6ar2k6" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="360">
            <labl>Jumlah Penjualan Ternak/Unggas ke (2)</labl>
            <location StartPos="459" EndPos="461" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Mutasi Ternak/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)
2. Jumlah Penjualan Ternak/Unggas ke (2) :............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Tuliskan jenis dan kode ternak/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.

Ternak/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak/unggas yang mempunyai nilai produksi
terbesar. 
Jumlah ternak/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada
kolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.

Isikan jumlah ternak/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].

Isikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Nilai ternak/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak/unggas, bukan nilai ternak/unggas pada saat pencacahan.

Mutasi ternak/unggas adalah :perubahan jumlah ternak/unggas yang disusahakan yang terjadi
selama setahun yang lalu.

Dijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.

Dipotong adalah : pemotongan ternak/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual
sebagian atau seluruhnya.

Kematian adalah : kematian ternak/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).
Mati karena dipotong atau disembelih tidak
termasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.

Pengurangan lain adalah : pengurangan ternak/unggas yang disebabkan oleh:
1.Ternak/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.
2.Penyerahan kembali ternak/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.
3.Ternak/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V361" name="b6ar2k7" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="361">
            <labl>Nilai (000) Penjualan Ternak/Unggas ke (2)</labl>
            <location StartPos="462" EndPos="465" width="4" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Mutasi Ternak/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)
2. Nilai (000) Penjualan Ternak/Unggas ke (2) : Rp..........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Tuliskan jenis dan kode ternak/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.

Ternak/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak/unggas yang mempunyai nilai produksi
terbesar. 
Jumlah ternak/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada
kolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.

Isikan jumlah ternak/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].

Isikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Nilai ternak/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak/unggas, bukan nilai ternak/unggas pada saat pencacahan.

Mutasi ternak/unggas adalah :perubahan jumlah ternak/unggas yang disusahakan yang terjadi
selama setahun yang lalu.

Dijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.

Dipotong adalah : pemotongan ternak/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual
sebagian atau seluruhnya.

Kematian adalah : kematian ternak/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).
Mati karena dipotong atau disembelih tidak
termasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.

Pengurangan lain adalah : pengurangan ternak/unggas yang disebabkan oleh:
1.Ternak/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.
2.Penyerahan kembali ternak/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.
3.Ternak/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V362" name="b6ar3k6" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="362">
            <labl>Jumlah Pemotongan Ternak/Unggas ke (2)</labl>
            <location StartPos="466" EndPos="467" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Mutasi Ternak/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)
3. Jumlah Pemotongan Ternak/Unggas ke (2) :..........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Tuliskan jenis dan kode ternak/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.

Ternak/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak/unggas yang mempunyai nilai produksi
terbesar. 
Jumlah ternak/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada
kolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.

Isikan jumlah ternak/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].

Isikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Nilai ternak/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak/unggas, bukan nilai ternak/unggas pada saat pencacahan.

Mutasi ternak/unggas adalah :perubahan jumlah ternak/unggas yang disusahakan yang terjadi
selama setahun yang lalu.

Dijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.

Dipotong adalah : pemotongan ternak/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual
sebagian atau seluruhnya.

Kematian adalah : kematian ternak/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).
Mati karena dipotong atau disembelih tidak
termasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.

Pengurangan lain adalah : pengurangan ternak/unggas yang disebabkan oleh:
1.Ternak/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.
2.Penyerahan kembali ternak/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.
3.Ternak/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V363" name="b6ar3k7" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="363">
            <labl>Nilai (000) Pemotongan Ternak/Unggas ke (2)</labl>
            <location StartPos="468" EndPos="471" width="4" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Mutasi Ternak/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)
3. Nilai (000) Pemotongan Ternak/Unggas ke (2) : Rp.................]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Tuliskan jenis dan kode ternak/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.

Ternak/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak/unggas yang mempunyai nilai produksi
terbesar. 
Jumlah ternak/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada
kolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.

Isikan jumlah ternak/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].

Isikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Nilai ternak/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak/unggas, bukan nilai ternak/unggas pada saat pencacahan.

Mutasi ternak/unggas adalah :perubahan jumlah ternak/unggas yang disusahakan yang terjadi
selama setahun yang lalu.

Dijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.

Dipotong adalah : pemotongan ternak/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual
sebagian atau seluruhnya.

Kematian adalah : kematian ternak/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).
Mati karena dipotong atau disembelih tidak
termasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.

Pengurangan lain adalah : pengurangan ternak/unggas yang disebabkan oleh:
1.Ternak/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.
2.Penyerahan kembali ternak/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.
3.Ternak/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V364" name="b6ar4k6" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="364">
            <labl>Jumlah Kematian Ternak/Unggas ke (2)</labl>
            <location StartPos="472" EndPos="473" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Mutasi Ternak/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)
4. Jumlah Kematian Ternak/Unggas ke (2) :.............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Tuliskan jenis dan kode ternak/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.

Ternak/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak/unggas yang mempunyai nilai produksi
terbesar. 
Jumlah ternak/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada
kolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.

Isikan jumlah ternak/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].

Isikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Nilai ternak/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak/unggas, bukan nilai ternak/unggas pada saat pencacahan.

Mutasi ternak/unggas adalah :perubahan jumlah ternak/unggas yang disusahakan yang terjadi
selama setahun yang lalu.

Dijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.

Dipotong adalah : pemotongan ternak/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual
sebagian atau seluruhnya.

Kematian adalah : kematian ternak/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).
Mati karena dipotong atau disembelih tidak
termasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.

Pengurangan lain adalah : pengurangan ternak/unggas yang disebabkan oleh:
1.Ternak/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.
2.Penyerahan kembali ternak/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.
3.Ternak/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V365" name="b6ar4k7" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="365">
            <labl>Nilai (000) Kematian Ternak/Unggas ke (2)</labl>
            <location StartPos="474" EndPos="477" width="4" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Mutasi Ternak/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)
4. Nilai (000) Kematian Ternak/Unggas ke (2) : Rp............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Tuliskan jenis dan kode ternak/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.

Ternak/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak/unggas yang mempunyai nilai produksi
terbesar. 
Jumlah ternak/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada
kolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.

Isikan jumlah ternak/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].

Isikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Nilai ternak/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak/unggas, bukan nilai ternak/unggas pada saat pencacahan.

Mutasi ternak/unggas adalah :perubahan jumlah ternak/unggas yang disusahakan yang terjadi
selama setahun yang lalu.

Dijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.

Dipotong adalah : pemotongan ternak/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual
sebagian atau seluruhnya.

Kematian adalah : kematian ternak/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).
Mati karena dipotong atau disembelih tidak
termasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.

Pengurangan lain adalah : pengurangan ternak/unggas yang disebabkan oleh:
1.Ternak/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.
2.Penyerahan kembali ternak/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.
3.Ternak/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V366" name="b6ar5k6" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="366">
            <labl>Jumlah Pengurangan lain Ternak/Unggas ke (2)</labl>
            <location StartPos="478" EndPos="479" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Mutasi Ternak/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)
5. Jumlah Pengurangan lain Ternak/Unggas ke (2) :.................]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Tuliskan jenis dan kode ternak/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.

Ternak/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak/unggas yang mempunyai nilai produksi
terbesar. 
Jumlah ternak/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada
kolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.

Isikan jumlah ternak/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].

Isikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Nilai ternak/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak/unggas, bukan nilai ternak/unggas pada saat pencacahan.

Mutasi ternak/unggas adalah :perubahan jumlah ternak/unggas yang disusahakan yang terjadi
selama setahun yang lalu.

Dijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.

Dipotong adalah : pemotongan ternak/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual
sebagian atau seluruhnya.

Kematian adalah : kematian ternak/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).
Mati karena dipotong atau disembelih tidak
termasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.

Pengurangan lain adalah : pengurangan ternak/unggas yang disebabkan oleh:
1.Ternak/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.
2.Penyerahan kembali ternak/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.
3.Ternak/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V367" name="b6ar5k7" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="367">
            <labl>Nilai (000) Pengurangan lain Ternak/Unggas ke (2)</labl>
            <location StartPos="480" EndPos="484" width="5" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Mutasi Ternak/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)
5. Nilai (000) Pengurangan lain Ternak/Unggas ke (2) : Rp..............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Tuliskan jenis dan kode ternak/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.

Ternak/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak/unggas yang mempunyai nilai produksi
terbesar. 
Jumlah ternak/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada
kolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.

Isikan jumlah ternak/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].

Isikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Nilai ternak/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak/unggas, bukan nilai ternak/unggas pada saat pencacahan.

Mutasi ternak/unggas adalah :perubahan jumlah ternak/unggas yang disusahakan yang terjadi
selama setahun yang lalu.

Dijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.

Dipotong adalah : pemotongan ternak/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual
sebagian atau seluruhnya.

Kematian adalah : kematian ternak/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).
Mati karena dipotong atau disembelih tidak
termasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.

Pengurangan lain adalah : pengurangan ternak/unggas yang disebabkan oleh:
1.Ternak/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.
2.Penyerahan kembali ternak/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.
3.Ternak/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V368" name="b6ar6k6" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="368">
            <labl>Jumlah (1+2+3+4+5) Ternak/Unggas ke (2)</labl>
            <location StartPos="485" EndPos="487" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Mutasi Ternak/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)
6. Jumlah (1+2+3+4+5) Ternak/Unggas ke (2) :...........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Tuliskan jenis dan kode ternak/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.

Ternak/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak/unggas yang mempunyai nilai produksi
terbesar. 
Jumlah ternak/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada
kolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.

Isikan jumlah ternak/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].

Isikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Nilai ternak/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak/unggas, bukan nilai ternak/unggas pada saat pencacahan.

Mutasi ternak/unggas adalah :perubahan jumlah ternak/unggas yang disusahakan yang terjadi
selama setahun yang lalu.

Dijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.

Dipotong adalah : pemotongan ternak/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual
sebagian atau seluruhnya.

Kematian adalah : kematian ternak/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).
Mati karena dipotong atau disembelih tidak
termasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.

Pengurangan lain adalah : pengurangan ternak/unggas yang disebabkan oleh:
1.Ternak/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.
2.Penyerahan kembali ternak/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.
3.Ternak/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V369" name="b6ar6k7" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="369">
            <labl>Nilai (000) Jumlah (1+2+3+4+5) Ternak/Unggas ke (2)</labl>
            <location StartPos="488" EndPos="492" width="5" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Mutasi Ternak/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)
6. Nilai (000) Jumlah (1+2+3+4+5) Ternak/Unggas ke (2) : Rp.............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Tuliskan jenis dan kode ternak/unggas yang diusahakan selama setahun yang lalu.

Ternak/unggas yang dicatat adalah tiga jenis ternak/unggas yang mempunyai nilai produksi
terbesar. 
Jumlah ternak/unggas dicatat pada kolom (2), (4), dan (6) sedangkan nilainnya pada
kolom (3), (5) dan (7) dalam ribuan rupiah.

Isikan jumlah ternak/unggas pada saat pencacahan dan nilainya per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dijual selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat penjualan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dipotong selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pemotongan per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang mati selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat mati per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas akibat pengurangan lain selama setahun yang lalu dikolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan taksir nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)].

Isikan jumlah dari Rincian 1 sampai dengan Rincian 5 pada kolom (2), (4), dan (6) serta nilainya pada kolom (3), (5), dan (7) dalam ribuan rupiah.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Nilai ternak/unggas yang diisikan adalah : nilai ternak pada saat terjadinya mutasi ternak/unggas, bukan nilai ternak/unggas pada saat pencacahan.

Mutasi ternak/unggas adalah :perubahan jumlah ternak/unggas yang disusahakan yang terjadi
selama setahun yang lalu.

Dijual adalah : penjualan ternak selama setahun yang lalu yang dilakukan rumah tangga.

Dipotong adalah : pemotongan ternak/unggas baik untuk tujuan dikonsumsi sendiri maupun dijual
sebagian atau seluruhnya.

Kematian adalah : kematian ternak/unggas karena sakit atau kecelakaan seperti ditabrak kendaraan, terbenam, dimakan binatang buas).
Mati karena dipotong atau disembelih tidak
termasuk dalam kategori mati, tetapi termasuk kategori pemotongan.

Pengurangan lain adalah : pengurangan ternak/unggas yang disebabkan oleh:
1.Ternak/unggas yang diberikan kepada pihak lain sebagai bantuan, hibah atau bagi hasil.
2.Penyerahan kembali ternak/unggas yang dibagi hasilkan kepada pemilik.
3.Ternak/unggas hilang karena dicuri atau sebab lain]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V370" name="b6ar7k6" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="370">
            <labl>Jumlah Pembelian Ternak/Unggas ke (2)</labl>
            <location StartPos="493" EndPos="495" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Mutasi Ternak/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)
7. Jumlah Pembelian Ternak/Unggas ke (2) :............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah pembelian ternak/unggas selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pembelian per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak yang dilahirkan atau unggas yang ditetaskan selama setahun yang lalu pada kolom (2), (4) dan (6).

Isikan jumlah ternak/unggas yang diperoleh dari penambahan lain selama setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)] per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dikuasai pada kondisi setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilainya pada kolom nilai [kolom (3), (5),dan (7)] per jenis ternak
Nilai yang dimaksud adalah taksiran harga jual ternak pada kondisi setahun yang lalu.

Isikan nilai ternak/unggas dari rincian 7 sampai dengan 10 untuk kolom (3), kolom (5), dan kolom (7).

Isikan nilai produksi ternak [Rincian (6 - 11)] pada]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Kelahiran/Penetasan adalah : lahir/menetas hidup, yaitu ternak/unggas yang dilahirkan atau ditetaskan hidup selama setahun yang lalu dan pada waktu dilahirkan/ditetaskan menunjukkan tanda-tanda kehidupan antara lain: jantung berdenyut, bernafas, dan bergerak.
Kelahiran tetap dicatat, walaupun pada saat pencacahan anak maupun induknya sudah tidak ada lagi (karena dijual, dipotong, dll).

Penambahan lain adalah : penambahan ternak/unggas selain penambahan diatas selama
setahun yang lalu, misalnya:
1.Ternak/unggas yang diterima dari pihak lain sebagai bantuan, hibah, bagi hasil (digaduhkan).
2.Penerimaan dari pengembalian ternak/unggas bagi hasil.
3.Ternak/unggas yang ditemukan.

Jumlah Ternak/Unggas setahun yang lalu adalah : jumlah ternak/unggas yang diusahakan oleh rumah tangga kondisi setahun yang lalu (dihitung dari saat pencacahan).
Pencacahan dilakukan pada bulan Oktober 2004, maka yang dimaksud setahun yang lalu adalah :
keadaan bulan Oktober 2003 sampai dengan september 2004.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V371" name="b6ar7k7" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="371">
            <labl>Nilai (000) pembelian Ternak/Unggas ke (2)</labl>
            <location StartPos="496" EndPos="499" width="4" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Mutasi Ternak/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)
7. Nilai (000) pembelian Ternak/Unggas ke (2) : Rp.........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah pembelian ternak/unggas selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pembelian per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak yang dilahirkan atau unggas yang ditetaskan selama setahun yang lalu pada kolom (2), (4) dan (6).

Isikan jumlah ternak/unggas yang diperoleh dari penambahan lain selama setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)] per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dikuasai pada kondisi setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilainya pada kolom nilai [kolom (3), (5),dan (7)] per jenis ternak
Nilai yang dimaksud adalah taksiran harga jual ternak pada kondisi setahun yang lalu.

Isikan nilai ternak/unggas dari rincian 7 sampai dengan 10 untuk kolom (3), kolom (5), dan kolom (7).

Isikan nilai produksi ternak [Rincian (6 - 11)] pada]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Kelahiran/Penetasan adalah : lahir/menetas hidup, yaitu ternak/unggas yang dilahirkan atau ditetaskan hidup selama setahun yang lalu dan pada waktu dilahirkan/ditetaskan menunjukkan tanda-tanda kehidupan antara lain: jantung berdenyut, bernafas, dan bergerak.
Kelahiran tetap dicatat, walaupun pada saat pencacahan anak maupun induknya sudah tidak ada lagi (karena dijual, dipotong, dll).

Penambahan lain adalah : penambahan ternak/unggas selain penambahan diatas selama
setahun yang lalu, misalnya:
1.Ternak/unggas yang diterima dari pihak lain sebagai bantuan, hibah, bagi hasil (digaduhkan).
2.Penerimaan dari pengembalian ternak/unggas bagi hasil.
3.Ternak/unggas yang ditemukan.

Jumlah Ternak/Unggas setahun yang lalu adalah : jumlah ternak/unggas yang diusahakan oleh rumah tangga kondisi setahun yang lalu (dihitung dari saat pencacahan).
Pencacahan dilakukan pada bulan Oktober 2004, maka yang dimaksud setahun yang lalu adalah :
keadaan bulan Oktober 2003 sampai dengan september 2004.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V372" name="b6ar8k6" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="372">
            <labl>Jumlah Kelahiran/Penetasan Ternak/Unggas ke (2)</labl>
            <location StartPos="500" EndPos="502" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Mutasi Ternak/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)
8. Jumlah Kelahiran/Penetasan Ternak/Unggas ke (2) :..............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah pembelian ternak/unggas selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pembelian per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak yang dilahirkan atau unggas yang ditetaskan selama setahun yang lalu pada kolom (2), (4) dan (6).

Isikan jumlah ternak/unggas yang diperoleh dari penambahan lain selama setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)] per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dikuasai pada kondisi setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilainya pada kolom nilai [kolom (3), (5),dan (7)] per jenis ternak
Nilai yang dimaksud adalah taksiran harga jual ternak pada kondisi setahun yang lalu.

Isikan nilai ternak/unggas dari rincian 7 sampai dengan 10 untuk kolom (3), kolom (5), dan kolom (7).

Isikan nilai produksi ternak [Rincian (6 - 11)] pada]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Kelahiran/Penetasan adalah : lahir/menetas hidup, yaitu ternak/unggas yang dilahirkan atau ditetaskan hidup selama setahun yang lalu dan pada waktu dilahirkan/ditetaskan menunjukkan tanda-tanda kehidupan antara lain: jantung berdenyut, bernafas, dan bergerak.
Kelahiran tetap dicatat, walaupun pada saat pencacahan anak maupun induknya sudah tidak ada lagi (karena dijual, dipotong, dll).

Penambahan lain adalah : penambahan ternak/unggas selain penambahan diatas selama
setahun yang lalu, misalnya:
1.Ternak/unggas yang diterima dari pihak lain sebagai bantuan, hibah, bagi hasil (digaduhkan).
2.Penerimaan dari pengembalian ternak/unggas bagi hasil.
3.Ternak/unggas yang ditemukan.

Jumlah Ternak/Unggas setahun yang lalu adalah : jumlah ternak/unggas yang diusahakan oleh rumah tangga kondisi setahun yang lalu (dihitung dari saat pencacahan).
Pencacahan dilakukan pada bulan Oktober 2004, maka yang dimaksud setahun yang lalu adalah :
keadaan bulan Oktober 2003 sampai dengan september 2004.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V373" name="b6ar9k6" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="373">
            <labl>Jumlah Penambahan lain Ternak/Unggas ke (2)</labl>
            <location StartPos="503" EndPos="504" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Mutasi Ternak/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)
9. Jumlah Penambahan lain Ternak/Unggas ke (2) :.........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah pembelian ternak/unggas selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pembelian per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak yang dilahirkan atau unggas yang ditetaskan selama setahun yang lalu pada kolom (2), (4) dan (6).

Isikan jumlah ternak/unggas yang diperoleh dari penambahan lain selama setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)] per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dikuasai pada kondisi setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilainya pada kolom nilai [kolom (3), (5),dan (7)] per jenis ternak
Nilai yang dimaksud adalah taksiran harga jual ternak pada kondisi setahun yang lalu.

Isikan nilai ternak/unggas dari rincian 7 sampai dengan 10 untuk kolom (3), kolom (5), dan kolom (7).

Isikan nilai produksi ternak [Rincian (6 - 11)] pada]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Kelahiran/Penetasan adalah : lahir/menetas hidup, yaitu ternak/unggas yang dilahirkan atau ditetaskan hidup selama setahun yang lalu dan pada waktu dilahirkan/ditetaskan menunjukkan tanda-tanda kehidupan antara lain: jantung berdenyut, bernafas, dan bergerak.
Kelahiran tetap dicatat, walaupun pada saat pencacahan anak maupun induknya sudah tidak ada lagi (karena dijual, dipotong, dll).

Penambahan lain adalah : penambahan ternak/unggas selain penambahan diatas selama
setahun yang lalu, misalnya:
1.Ternak/unggas yang diterima dari pihak lain sebagai bantuan, hibah, bagi hasil (digaduhkan).
2.Penerimaan dari pengembalian ternak/unggas bagi hasil.
3.Ternak/unggas yang ditemukan.

Jumlah Ternak/Unggas setahun yang lalu adalah : jumlah ternak/unggas yang diusahakan oleh rumah tangga kondisi setahun yang lalu (dihitung dari saat pencacahan).
Pencacahan dilakukan pada bulan Oktober 2004, maka yang dimaksud setahun yang lalu adalah :
keadaan bulan Oktober 2003 sampai dengan september 2004.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V374" name="b6ar9k7" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="374">
            <labl>Nilai (000) Penambahan lain Ternak/Unggas ke (2)</labl>
            <location StartPos="505" EndPos="508" width="4" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Mutasi Ternak/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)
9. Nilai (000) Penambahan lain Ternak/Unggas ke (2) : Rp...............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah pembelian ternak/unggas selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pembelian per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak yang dilahirkan atau unggas yang ditetaskan selama setahun yang lalu pada kolom (2), (4) dan (6).

Isikan jumlah ternak/unggas yang diperoleh dari penambahan lain selama setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)] per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dikuasai pada kondisi setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilainya pada kolom nilai [kolom (3), (5),dan (7)] per jenis ternak
Nilai yang dimaksud adalah taksiran harga jual ternak pada kondisi setahun yang lalu.

Isikan nilai ternak/unggas dari rincian 7 sampai dengan 10 untuk kolom (3), kolom (5), dan kolom (7).

Isikan nilai produksi ternak [Rincian (6 - 11)] pada]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Kelahiran/Penetasan adalah : lahir/menetas hidup, yaitu ternak/unggas yang dilahirkan atau ditetaskan hidup selama setahun yang lalu dan pada waktu dilahirkan/ditetaskan menunjukkan tanda-tanda kehidupan antara lain: jantung berdenyut, bernafas, dan bergerak.
Kelahiran tetap dicatat, walaupun pada saat pencacahan anak maupun induknya sudah tidak ada lagi (karena dijual, dipotong, dll).

Penambahan lain adalah : penambahan ternak/unggas selain penambahan diatas selama
setahun yang lalu, misalnya:
1.Ternak/unggas yang diterima dari pihak lain sebagai bantuan, hibah, bagi hasil (digaduhkan).
2.Penerimaan dari pengembalian ternak/unggas bagi hasil.
3.Ternak/unggas yang ditemukan.

Jumlah Ternak/Unggas setahun yang lalu adalah : jumlah ternak/unggas yang diusahakan oleh rumah tangga kondisi setahun yang lalu (dihitung dari saat pencacahan).
Pencacahan dilakukan pada bulan Oktober 2004, maka yang dimaksud setahun yang lalu adalah :
keadaan bulan Oktober 2003 sampai dengan september 2004.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V375" name="b6ar10k6" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="375">
            <labl>Jumlah Ternak Stok awal (setahun yang lalu) untuk kol 2.4.6 (6-7-8-9) ke (2)</labl>
            <location StartPos="509" EndPos="510" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Mutasi Ternak/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)
10. Jumlah Ternak Stok awal (setahun yang lalu) untuk kol 2.4.6 (6-7-8-9) ke (2) :...........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah pembelian ternak/unggas selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pembelian per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak yang dilahirkan atau unggas yang ditetaskan selama setahun yang lalu pada kolom (2), (4) dan (6).

Isikan jumlah ternak/unggas yang diperoleh dari penambahan lain selama setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)] per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dikuasai pada kondisi setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilainya pada kolom nilai [kolom (3), (5),dan (7)] per jenis ternak
Nilai yang dimaksud adalah taksiran harga jual ternak pada kondisi setahun yang lalu.

Isikan nilai ternak/unggas dari rincian 7 sampai dengan 10 untuk kolom (3), kolom (5), dan kolom (7).

Isikan nilai produksi ternak [Rincian (6 - 11)] pada]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Kelahiran/Penetasan adalah : lahir/menetas hidup, yaitu ternak/unggas yang dilahirkan atau ditetaskan hidup selama setahun yang lalu dan pada waktu dilahirkan/ditetaskan menunjukkan tanda-tanda kehidupan antara lain: jantung berdenyut, bernafas, dan bergerak.
Kelahiran tetap dicatat, walaupun pada saat pencacahan anak maupun induknya sudah tidak ada lagi (karena dijual, dipotong, dll).

Penambahan lain adalah : penambahan ternak/unggas selain penambahan diatas selama
setahun yang lalu, misalnya:
1.Ternak/unggas yang diterima dari pihak lain sebagai bantuan, hibah, bagi hasil (digaduhkan).
2.Penerimaan dari pengembalian ternak/unggas bagi hasil.
3.Ternak/unggas yang ditemukan.

Jumlah Ternak/Unggas setahun yang lalu adalah : jumlah ternak/unggas yang diusahakan oleh rumah tangga kondisi setahun yang lalu (dihitung dari saat pencacahan).
Pencacahan dilakukan pada bulan Oktober 2004, maka yang dimaksud setahun yang lalu adalah :
keadaan bulan Oktober 2003 sampai dengan september 2004.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V376" name="b6ar10k7" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="376">
            <labl>Nilai (000) Jumlah Ternak Stok awal (setahun yang lalu) untuk kol 2.4.6 (6-7-8-9) ke (2)</labl>
            <location StartPos="511" EndPos="515" width="5" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Mutasi Ternak/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)
10. Nilai (000) Jumlah Ternak Stok awal (setahun yang lalu) untuk kol 2.4.6 (6-7-8-9) ke (2) : Rp............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah pembelian ternak/unggas selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pembelian per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak yang dilahirkan atau unggas yang ditetaskan selama setahun yang lalu pada kolom (2), (4) dan (6).

Isikan jumlah ternak/unggas yang diperoleh dari penambahan lain selama setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)] per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dikuasai pada kondisi setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilainya pada kolom nilai [kolom (3), (5),dan (7)] per jenis ternak
Nilai yang dimaksud adalah taksiran harga jual ternak pada kondisi setahun yang lalu.

Isikan nilai ternak/unggas dari rincian 7 sampai dengan 10 untuk kolom (3), kolom (5), dan kolom (7).

Isikan nilai produksi ternak [Rincian (6 - 11)] pada]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Kelahiran/Penetasan adalah : lahir/menetas hidup, yaitu ternak/unggas yang dilahirkan atau ditetaskan hidup selama setahun yang lalu dan pada waktu dilahirkan/ditetaskan menunjukkan tanda-tanda kehidupan antara lain: jantung berdenyut, bernafas, dan bergerak.
Kelahiran tetap dicatat, walaupun pada saat pencacahan anak maupun induknya sudah tidak ada lagi (karena dijual, dipotong, dll).

Penambahan lain adalah : penambahan ternak/unggas selain penambahan diatas selama
setahun yang lalu, misalnya:
1.Ternak/unggas yang diterima dari pihak lain sebagai bantuan, hibah, bagi hasil (digaduhkan).
2.Penerimaan dari pengembalian ternak/unggas bagi hasil.
3.Ternak/unggas yang ditemukan.

Jumlah Ternak/Unggas setahun yang lalu adalah : jumlah ternak/unggas yang diusahakan oleh rumah tangga kondisi setahun yang lalu (dihitung dari saat pencacahan).
Pencacahan dilakukan pada bulan Oktober 2004, maka yang dimaksud setahun yang lalu adalah :
keadaan bulan Oktober 2003 sampai dengan september 2004.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V377" name="b6ar11k7" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="377">
            <labl>Nilai (000) Jumlah (7+9+10) ke (2)</labl>
            <location StartPos="516" EndPos="520" width="5" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Mutasi Ternak/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)
11. Nilai (000) Jumlah (7+9+10) ke (2) : Rp............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah pembelian ternak/unggas selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pembelian per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak yang dilahirkan atau unggas yang ditetaskan selama setahun yang lalu pada kolom (2), (4) dan (6).

Isikan jumlah ternak/unggas yang diperoleh dari penambahan lain selama setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)] per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dikuasai pada kondisi setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilainya pada kolom nilai [kolom (3), (5),dan (7)] per jenis ternak
Nilai yang dimaksud adalah taksiran harga jual ternak pada kondisi setahun yang lalu.

Isikan nilai ternak/unggas dari rincian 7 sampai dengan 10 untuk kolom (3), kolom (5), dan kolom (7).

Isikan nilai produksi ternak [Rincian (6 - 11)] pada]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Kelahiran/Penetasan adalah : lahir/menetas hidup, yaitu ternak/unggas yang dilahirkan atau ditetaskan hidup selama setahun yang lalu dan pada waktu dilahirkan/ditetaskan menunjukkan tanda-tanda kehidupan antara lain: jantung berdenyut, bernafas, dan bergerak.
Kelahiran tetap dicatat, walaupun pada saat pencacahan anak maupun induknya sudah tidak ada lagi (karena dijual, dipotong, dll).

Penambahan lain adalah : penambahan ternak/unggas selain penambahan diatas selama
setahun yang lalu, misalnya:
1.Ternak/unggas yang diterima dari pihak lain sebagai bantuan, hibah, bagi hasil (digaduhkan).
2.Penerimaan dari pengembalian ternak/unggas bagi hasil.
3.Ternak/unggas yang ditemukan.

Jumlah Ternak/Unggas setahun yang lalu adalah : jumlah ternak/unggas yang diusahakan oleh rumah tangga kondisi setahun yang lalu (dihitung dari saat pencacahan).
Pencacahan dilakukan pada bulan Oktober 2004, maka yang dimaksud setahun yang lalu adalah :
keadaan bulan Oktober 2003 sampai dengan september 2004.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V378" name="b6ar12k7" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="378">
            <labl>Nilai Produksi Ternak/Unggas (6-11) ke (2)</labl>
            <location StartPos="521" EndPos="524" width="4" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[A. Mutasi Ternak/Unggas (tidak untuk sapi perah dan ayam ras petelur)
12. Nilai Produksi Ternak/Unggas (6-11) ke (2) : Rp...........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan jumlah pembelian ternak/unggas selama setahun yang lalu dan nilainya pada saat pembelian per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak yang dilahirkan atau unggas yang ditetaskan selama setahun yang lalu pada kolom (2), (4) dan (6).

Isikan jumlah ternak/unggas yang diperoleh dari penambahan lain selama setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilai dikolom nilai [kolom (3), (5), dan (7)] per jenis ternak/unggas.

Isikan jumlah ternak/unggas yang dikuasai pada kondisi setahun yang lalu pada kolom jumlah [kolom (2), (4), dan (6)] dan nilainya pada kolom nilai [kolom (3), (5),dan (7)] per jenis ternak
Nilai yang dimaksud adalah taksiran harga jual ternak pada kondisi setahun yang lalu.

Isikan nilai ternak/unggas dari rincian 7 sampai dengan 10 untuk kolom (3), kolom (5), dan kolom (7).

Isikan nilai produksi ternak [Rincian (6 - 11)] pada]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Kelahiran/Penetasan adalah : lahir/menetas hidup, yaitu ternak/unggas yang dilahirkan atau ditetaskan hidup selama setahun yang lalu dan pada waktu dilahirkan/ditetaskan menunjukkan tanda-tanda kehidupan antara lain: jantung berdenyut, bernafas, dan bergerak.
Kelahiran tetap dicatat, walaupun pada saat pencacahan anak maupun induknya sudah tidak ada lagi (karena dijual, dipotong, dll).

Penambahan lain adalah : penambahan ternak/unggas selain penambahan diatas selama
setahun yang lalu, misalnya:
1.Ternak/unggas yang diterima dari pihak lain sebagai bantuan, hibah, bagi hasil (digaduhkan).
2.Penerimaan dari pengembalian ternak/unggas bagi hasil.
3.Ternak/unggas yang ditemukan.

Jumlah Ternak/Unggas setahun yang lalu adalah : jumlah ternak/unggas yang diusahakan oleh rumah tangga kondisi setahun yang lalu (dihitung dari saat pencacahan).
Pencacahan dilakukan pada bulan Oktober 2004, maka yang dimaksud setahun yang lalu adalah :
keadaan bulan Oktober 2003 sampai dengan september 2004.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V379" name="b6br1k2" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="379">
            <labl>Kode Jenis Ternak/Unggas ke 1</labl>
            <location StartPos="525" EndPos="527" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Produksi Ternak/Unggas yang menghasilkan telur, susu, madu, dan sarang burung walet.
1. Kode Jenis Ternak/Unggas ke 1:..............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>Isikan nama jenis ternak/unggas pada kolom (1) dan kodenya pada kolom (2) sesuai Daftar STU04-Kode, isikan kode satuan produksi pada kolom (3), jumlah produksi sesuai dengan satuannya pada kolom (4), serta nilai produksi dalam ribuan rupiah pada kolom (5).</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>707</catValu>
                <labl>Kambing</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>708</catValu>
                <labl>Kelinci</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>709</catValu>
                <labl>Lebah</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>710</catValu>
                <labl>Rusa</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>711</catValu>
                <labl>Angsa</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>712</catValu>
                <labl>Ayam beras/kampung</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>713</catValu>
                <labl>Ayam Ras Pedaging</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>714</catValu>
                <labl>Ayam Ras Petelur</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>715</catValu>
                <labl>Burung Dara</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>716</catValu>
                <labl>Burung Puyuh</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>717</catValu>
                <labl>Itik</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>718</catValu>
                <labl>Itik Manila</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>719</catValu>
                <labl>Ternak/Unggas Lainnya</labl>
            </catgry>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V380" name="b6br1k3" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="380">
            <labl>Kode Satuan Produksi Jenis Ternak/Unggas ke 1</labl>
            <location StartPos="528" EndPos="528" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Produksi Ternak/Unggas yang menghasilkan telur, susu, madu, dan sarang burung walet.
1. Kode Satuan Produksi Jenis Ternak/Unggas ke 1:............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>Isikan nama jenis ternak/unggas pada kolom (1) dan kodenya pada kolom (2) sesuai Daftar STU04-Kode, isikan kode satuan produksi pada kolom (3), jumlah produksi sesuai dengan satuannya pada kolom (4), serta nilai produksi dalam ribuan rupiah pada kolom (5).</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Kg</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Liter</labl>
            </catgry>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V381" name="b6br1k4" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="381">
            <labl>Produksi Jenis Ternak/Unggas ke 1</labl>
            <location StartPos="529" EndPos="534" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Produksi Ternak/Unggas yang menghasilkan telur, susu, madu, dan sarang burung walet.
1. Produksi Jenis Ternak/Unggas ke 1:................]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>Isikan nama jenis ternak/unggas pada kolom (1) dan kodenya pada kolom (2) sesuai Daftar STU04-Kode, isikan kode satuan produksi pada kolom (3), jumlah produksi sesuai dengan satuannya pada kolom (4), serta nilai produksi dalam ribuan rupiah pada kolom (5).</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V382" name="b6br1k5" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="382">
            <labl>Nilai (000) Produksi Jenis Ternak/Unggas ke 1</labl>
            <location StartPos="535" EndPos="540" width="6" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Produksi Ternak/Unggas yang menghasilkan telur, susu, madu, dan sarang burung walet.
1. Nilai (000) Produksi Jenis Ternak/Unggas ke 1: Rp................]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>Isikan nama jenis ternak/unggas pada kolom (1) dan kodenya pada kolom (2) sesuai Daftar STU04-Kode, isikan kode satuan produksi pada kolom (3), jumlah produksi sesuai dengan satuannya pada kolom (4), serta nilai produksi dalam ribuan rupiah pada kolom (5).</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V383" name="b6br2k2" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="383">
            <labl>Kode Jenis Ternak/Unggas ke 2</labl>
            <location StartPos="541" EndPos="543" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Produksi Ternak/Unggas yang menghasilkan telur, susu, madu, dan sarang burung walet.
2. Kode Jenis Ternak/Unggas ke 2 :..............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>Isikan nama jenis ternak/unggas pada kolom (1) dan kodenya pada kolom (2) sesuai Daftar STU04-Kode, isikan kode satuan produksi pada kolom (3), jumlah produksi sesuai dengan satuannya pada kolom (4), serta nilai produksi dalam ribuan rupiah pada kolom (5).</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>707</catValu>
                <labl>Kambing</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>708</catValu>
                <labl>Kelinci</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>709</catValu>
                <labl>Lebah</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>710</catValu>
                <labl>Rusa</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>711</catValu>
                <labl>Angsa</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>712</catValu>
                <labl>Ayam beras/kampung</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>713</catValu>
                <labl>Ayam Ras Pedaging</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>714</catValu>
                <labl>Ayam Ras Petelur</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>715</catValu>
                <labl>Burung Dara</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>716</catValu>
                <labl>Burung Puyuh</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>717</catValu>
                <labl>Itik</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>718</catValu>
                <labl>Itik Manila</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>719</catValu>
                <labl>Ternak/Unggas Lainnya</labl>
            </catgry>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V384" name="b6br2k3" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="384">
            <labl>Kode Satuan Produksi Jenis Ternak/Unggas ke 2</labl>
            <location StartPos="544" EndPos="544" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Produksi Ternak/Unggas yang menghasilkan telur, susu, madu, dan sarang burung walet.
2. Kode Satuan Produksi Jenis Ternak/Unggas ke 2 :................]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>Isikan nama jenis ternak/unggas pada kolom (1) dan kodenya pada kolom (2) sesuai Daftar STU04-Kode, isikan kode satuan produksi pada kolom (3), jumlah produksi sesuai dengan satuannya pada kolom (4), serta nilai produksi dalam ribuan rupiah pada kolom (5).</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Kg</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Liter</labl>
            </catgry>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V385" name="b6br2k4" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="385">
            <labl>Produksi Jenis Ternak/Unggas ke 2</labl>
            <location StartPos="545" EndPos="548" width="4" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Produksi Ternak/Unggas yang menghasilkan telur, susu, madu, dan sarang burung walet.
2. Produksi Jenis Ternak/Unggas ke 2 :............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>Isikan nama jenis ternak/unggas pada kolom (1) dan kodenya pada kolom (2) sesuai Daftar STU04-Kode, isikan kode satuan produksi pada kolom (3), jumlah produksi sesuai dengan satuannya pada kolom (4), serta nilai produksi dalam ribuan rupiah pada kolom (5).</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V386" name="b6br2k5" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="386">
            <labl>Nilai (000) Produksi Jenis Ternak/Unggas ke 2</labl>
            <location StartPos="549" EndPos="552" width="4" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Produksi Ternak/Unggas yang menghasilkan telur, susu, madu, dan sarang burung walet.
2. Nilai (000) Produksi Jenis Ternak/Unggas ke 2 : Rp............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>Isikan nama jenis ternak/unggas pada kolom (1) dan kodenya pada kolom (2) sesuai Daftar STU04-Kode, isikan kode satuan produksi pada kolom (3), jumlah produksi sesuai dengan satuannya pada kolom (4), serta nilai produksi dalam ribuan rupiah pada kolom (5).</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V387" name="b6br3k2" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="387">
            <labl>Kode Jenis Ternak/Unggas ke 3</labl>
            <location StartPos="553" EndPos="555" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Produksi Ternak/Unggas yang menghasilkan telur, susu, madu, dan sarang burung walet.
3. Kode Jenis Ternak/Unggas ke 3 :.............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>Isikan nama jenis ternak/unggas pada kolom (1) dan kodenya pada kolom (2) sesuai Daftar STU04-Kode, isikan kode satuan produksi pada kolom (3), jumlah produksi sesuai dengan satuannya pada kolom (4), serta nilai produksi dalam ribuan rupiah pada kolom (5).</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>707</catValu>
                <labl>Kambing</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>708</catValu>
                <labl>Kelinci</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>709</catValu>
                <labl>Lebah</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>710</catValu>
                <labl>Rusa</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>711</catValu>
                <labl>Angsa</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>712</catValu>
                <labl>Ayam beras/kampung</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>713</catValu>
                <labl>Ayam Ras Pedaging</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>714</catValu>
                <labl>Ayam Ras Petelur</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>715</catValu>
                <labl>Burung Dara</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>716</catValu>
                <labl>Burung Puyuh</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>717</catValu>
                <labl>Itik</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>718</catValu>
                <labl>Itik Manila</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>719</catValu>
                <labl>Ternak/Unggas Lainnya</labl>
            </catgry>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V388" name="b6br3k3" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="388">
            <labl>Kode Satuan Produksi Jenis Ternak/Unggas ke 3</labl>
            <location StartPos="556" EndPos="556" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Produksi Ternak/Unggas yang menghasilkan telur, susu, madu, dan sarang burung walet.
3. Kode Satuan Produksi Jenis Ternak/Unggas ke 3 :...............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>Isikan nama jenis ternak/unggas pada kolom (1) dan kodenya pada kolom (2) sesuai Daftar STU04-Kode, isikan kode satuan produksi pada kolom (3), jumlah produksi sesuai dengan satuannya pada kolom (4), serta nilai produksi dalam ribuan rupiah pada kolom (5).</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V389" name="b6br3k4" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="389">
            <labl>Produksi Jenis Ternak/Unggas ke 3</labl>
            <location StartPos="557" EndPos="560" width="4" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Produksi Ternak/Unggas yang menghasilkan telur, susu, madu, dan sarang burung walet.
3. Produksi Jenis Ternak/Unggas ke 3 :...............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>Isikan nama jenis ternak/unggas pada kolom (1) dan kodenya pada kolom (2) sesuai Daftar STU04-Kode, isikan kode satuan produksi pada kolom (3), jumlah produksi sesuai dengan satuannya pada kolom (4), serta nilai produksi dalam ribuan rupiah pada kolom (5).</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Kg</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Liter</labl>
            </catgry>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V390" name="b6br3k5" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="390">
            <labl>Nilai (000) Produksi Jenis Ternak/Unggas ke 3</labl>
            <location StartPos="561" EndPos="564" width="4" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[B. Produksi Ternak/Unggas yang menghasilkan telur, susu, madu, dan sarang burung walet.
3. Nilai (000) Produksi Jenis Ternak/Unggas ke 3 : Rp.....................]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>Isikan nama jenis ternak/unggas pada kolom (1) dan kodenya pada kolom (2) sesuai Daftar STU04-Kode, isikan kode satuan produksi pada kolom (3), jumlah produksi sesuai dengan satuannya pada kolom (4), serta nilai produksi dalam ribuan rupiah pada kolom (5).</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V391" name="b7r1k4" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="391">
            <labl>Kode pendapatan Ternak/Unggas terpilih sebagai Kode usaha atau Kode Buruh/Karyawan atau Kode usaha dan Kode Buruh/Karyawan</labl>
            <location StartPos="565" EndPos="565" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[Sumber pendapatan dan penerimaan Rumah Tangga selama setahun yang lalu.
1. Kode pendapatan Ternak/Unggas terpilih sebagai Kode usaha atau Kode Buruh/Karyawan atau Kode usaha dan Kode Buruh/Karyawan : ................]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Lingkari kode di kolom (2) apabila selama setahun yang lalu ada anggota rumah tangga yang memperoleh pendapatan berupa usaha dari salah satu atau lebih sumber pendapatan yang tertera pada kolom (1) .

Lingkari kode di kolom (3) apabila selama setahun yang lalu ada anggota rumah tangga yang memperoleh pendapatan berupa upah/gaji (buruh/karyawan) dari salah satu atau lebih sumber pendapatan yang tertera pada kolom (1) .

Pindahkan kode yang dilingkari dari kolom (2) atau kolom (3) ke dalam kotak yang disediakan pada kolom (4). Jika kode 1 dan 2 dilingkari untuk sumber
pendapatan yang sama, jumlahkan kode tersebut dan isikan kode 3 ke dalam kotak yang disediakan pada kolom (4).

Tanyakan sumber utama pendapatan rumah tangga berserta statusnya dan tuliskan pada tempat yang disediakan. Pindahkan kode sumber penghasilan utama ke kotak pertama , sedangkan kode status pekerjaan pada kotak kedua.
Isian kotak kedua harus berkode 1 atau 2. Isikan persentase dari sumber pendapatan utama terhadap seluruh pendapatan rumah tangga pada kotak yang telah disediakan.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <notes>
                <![CDATA[Blok ini digunakan untuk mendapatkan keterangan mengenai sumber
pendapatan/penerimaan rumah tangga, status pekerjaan dan sumber pendapatan yang utama
selama setahun yang lalu. 

Sumber pendapatan rumah tangga dapat berasal dari bekerja sebagai buruh/karyawan, dari usaha di sektor peternakan, usaha diluar sektor peternakan maupun dari usaha lainnya termasuk pendapatan dari pensiun, transfer dan sebagainya selama setahun yang lalu dalam ribuan rupiah.]]>
            </notes>
            <txt>
                <![CDATA[Pendapatan usaha rumah tangga didefinisikan sebagai selisih antara nilai produksi dengan seluruh ongkos-ongkos produksi.

Sumber pendapatan utama adalah : sumber pendapatan terbesar dari seluruh jenis pendapatan
rumah tangga tersebut menurut jenis sumber pendapatan dan status pekerjaan.

Peternakan adalah : kegiatan/usaha pemeliharaan ternak besar, ternak kecil, unggas, lebah, dan
lainnya dengan tujuan untuk dibesarkan, diambil daging, air susu, bulu, telur atau bibit, dimana sebagian atau seluruhnya untuk dijual atas resiko sendiri.

Ternak lainnya adalah : pendapatan dari usaha dan atau buruh dari ternak lain selain ternak terpilih. Misalnya sebuah rumah tangga mengusahakan tiga jenis ternak yaitu: ayam kampung, kambing, dan kerbau. Jika ternak kambing merupakan jenis ternak sampel terpilih maka ayam kampung dan kerbau merupakan ‘ternak lainnya’.

Pertanian lainnya meliputi:
a. Penangkapan ikan/biota lain di laut dan perairan umum.
b. Budidaya ikan/biota lain di kolam air tawar/sawah, perairan umum, tambak air payau,dan budidaya laut.
c. Pertanian tanaman pangan.
d. Perkebunan.
e. Kehutanan.
f. Perburuan/penangkapan satwa liar.
g. Jasa pertanian (tidak termasuk jasa peternakan).
Sektor lain meliputi:

a. Perdagangan adalah : kegiatan jual beli suatu barang atau jasa, termasuk juga restoran/rumah makan dan minum, klub malam, jasa boga (catering), restorasi di kereta api, cafetaria, kantin, warung sate, warung kopi, penginapan/hotel, motel dan losmen dan jasa perdagangan.

b. Industri/kerajinan adalah : suatu kegiatan untuk mengubah bahan baku atau bahan setengah jadi dari yang kurang nilainya menjadi yang lebih tinggi nilainya dengan maksud untuk dijual, termasuk usaha pengolahan hasil pertanian dan jasa industri/kerajinan.

c . Pertambangan dan penggalian adalah : suatu kegiatan pertambangan batubara, minyak
dan gas bumi, bijih logam, penggalian garam, pertambangan mineral, bahan kimia, bahan pupuk, penambangan gips, aspal gamping, peat dan jasa pertambangan/penggalian.

d. Pengangkutan termasuk penggudangan, komunikasi, dan jasa penunjang angkutan.

e. Angkutan adalah : suatu kegiatan pengangkutan barang atau penumpang (orang) dengan kereta api, mobil angkutan penumpang roda 4 atau lebih, bemo, minicar, helicak, mobil angkutan barang,delman/bendi/andong/dokar, becak, ojek, gerobak, kapal laut, ferry,perahu motor, perahu tak bermotor, speedboat, sampan, angkutan dengan saluran pipa dan pesawat terbang. 
Termasuk juga angkutan seperti jalan tol, parkir kendaraan, terminal, penyewaan kendaraan dengan pengemudi, pemeliharaan dan pelayanan dermaga,
pelabuhan udara, dok kapal/perahu, kapal pandu, mercu suar, peralatan navigasi dengan fasilitas-fasilitas lain.

f. Jasa penunjang angkutan adalah : suatu kegiatan/usaha dan pengepakan barang,
keagenan/biro perjalanan, gudang pendingin (cold storage), bounded warehousing dan
fasilitas-fasilitas pergudangan lain.

g. Komunikasi adalah : suatu kegiatan/usaha pelayanan komunikasi untuk umum baik melalui
pos, telepon, telegraf/teleks atau hubungan radio.

h. Jasa kemasyarakatan, sosial dan perorangan mencakup kegiatan lembaga legislatif,
lembaga tinggi negara dan pemerintah, pertahanan dan keamanan, badan internasional
dan badan ekstra teritorial lain.
Termasuk pendidikan, kesehatan, kebersihan, hiburan dan kebudayaan, kesejahteraan sosial baik diselenggarakan oleh pemerintah maupun swasta.

i. Jasa perorangan dan rumahtangga antara lain guru private, binatu, tukang cukur, tukang
reparasi, dokter yang melayani di tempat praktek pribadi, bidan, salon kecantikan, tukang pijat, pembantu rumahtangga.

Jasa lainnya adalah : semua kegiatan perorangan, badan/lembaga yang tidak tercakup dalam
salah satu sektor di atas ataupun yang tidak atau belum jelas batasannya, misalnya listrik, gas
dan air, konstruksi.

Pendapatan lain dari rumah tangga diantaranya: pensiun, persewaan, kontrak, dan penerimaan
bunga.

Penerimaan lainnya dari rumah tangga diantaranya: meminjam uang, warisan, menggadaikan
barang, transfer, keuntungan dari usaha yang berbentuk badan hukum (PT, CV, Firma, dsb).]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V392" name="b7r2k4" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="392">
            <labl>Kode pendapatan Ternak lainnya sebagai Kode usaha atau Kode Buruh/Karyawan atau Kode usaha dan Kode Buruh/Karyawan</labl>
            <location StartPos="566" EndPos="566" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[Sumber pendapatan dan penerimaan Rumah Tangga selama setahun yang lalu.
2. Kode pendapatan Ternak lainnya sebagai Kode usaha atau Kode Buruh/Karyawan atau Kode usaha dan Kode Buruh/Karyawan : ...............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Lingkari kode di kolom (2) apabila selama setahun yang lalu ada anggota rumah tangga yang memperoleh pendapatan berupa usaha dari salah satu atau lebih sumber pendapatan yang tertera pada kolom (1) .

Lingkari kode di kolom (3) apabila selama setahun yang lalu ada anggota rumah tangga yang memperoleh pendapatan berupa upah/gaji (buruh/karyawan) dari salah satu atau lebih sumber pendapatan yang tertera pada kolom (1) .

Pindahkan kode yang dilingkari dari kolom (2) atau kolom (3) ke dalam kotak yang disediakan pada kolom (4). Jika kode 1 dan 2 dilingkari untuk sumber
pendapatan yang sama, jumlahkan kode tersebut dan isikan kode 3 ke dalam kotak yang disediakan pada kolom (4).

Tanyakan sumber utama pendapatan rumah tangga berserta statusnya dan tuliskan pada tempat yang disediakan. Pindahkan kode sumber penghasilan utama ke kotak pertama , sedangkan kode status pekerjaan pada kotak kedua.
Isian kotak kedua harus berkode 1 atau 2. Isikan persentase dari sumber pendapatan utama terhadap seluruh pendapatan rumah tangga pada kotak yang telah disediakan.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <notes>
                <![CDATA[Blok ini digunakan untuk mendapatkan keterangan mengenai sumber pendapatan/penerimaan rumah tangga, status pekerjaan dan sumber pendapatan yang utama
selama setahun yang lalu.

Sumber pendapatan rumah tangga dapat berasal dari bekerja sebagai buruh/karyawan, dari usaha di sektor peternakan, usaha diluar sektor peternakan maupun dari usaha lainnya termasuk pendapatan dari pensiun, transfer dan sebagainya selama setahun yang lalu dalam ribuan rupiah.]]>
            </notes>
            <txt>
                <![CDATA[Pendapatan usaha rumah tangga didefinisikan sebagai selisih antara nilai produksi dengan seluruh ongkos-ongkos produksi.

Sumber pendapatan utama adalah : sumber pendapatan terbesar dari seluruh jenis pendapatan
rumah tangga tersebut menurut jenis sumber pendapatan dan status pekerjaan.

Peternakan adalah : kegiatan/usaha pemeliharaan ternak besar, ternak kecil, unggas, lebah, dan
lainnya dengan tujuan untuk dibesarkan, diambil daging, air susu, bulu, telur atau bibit, dimana sebagian atau seluruhnya untuk dijual atas resiko sendiri.

Ternak lainnya adalah : pendapatan dari usaha dan atau buruh dari ternak lain selain ternak terpilih. Misalnya sebuah rumah tangga mengusahakan tiga jenis ternak yaitu: ayam kampung, kambing, dan kerbau. Jika ternak kambing merupakan jenis ternak sampel terpilih maka ayam kampung dan kerbau merupakan 'ternak lainnya'.

Pertanian lainnya meliputi:
a. Penangkapan ikan/biota lain di laut dan perairan umum.
b. Budidaya ikan/biota lain di kolam air tawar/sawah, perairan umum, tambak air payau,dan budidaya laut.
c. Pertanian tanaman pangan.
d. Perkebunan.
e. Kehutanan.
f. Perburuan/penangkapan satwa liar.
g. Jasa pertanian (tidak termasuk jasa peternakan).
Sektor lain meliputi:

a. Perdagangan adalah : kegiatan jual beli suatu barang atau jasa, termasuk juga restoran/rumah makan dan minum, klub malam, jasa boga (catering), restorasi di kereta api, cafetaria, kantin, warung sate, warung kopi, penginapan/hotel, motel dan losmen dan jasa perdagangan.

b. Industri/kerajinan adalah : suatu kegiatan untuk mengubah bahan baku atau bahan setengah jadi dari yang kurang nilainya menjadi yang lebih tinggi nilainya dengan maksud untuk dijual, termasuk usaha pengolahan hasil pertanian dan jasa industri/kerajinan.

c . Pertambangan dan penggalian adalah : suatu kegiatan pertambangan batubara, minyak
dan gas bumi, bijih logam, penggalian garam, pertambangan mineral, bahan kimia, bahan pupuk, penambangan gips, aspal gamping, peat dan jasa pertambangan/penggalian.

d. Pengangkutan termasuk penggudangan, komunikasi, dan jasa penunjang angkutan.

e. Angkutan adalah : suatu kegiatan pengangkutan barang atau penumpang (orang) dengan kereta api, mobil angkutan penumpang roda 4 atau lebih, bemo, minicar, helicak, mobil angkutan barang,delman/bendi/andong/dokar, becak, ojek, gerobak, kapal laut, ferry,perahu motor, perahu tak bermotor, speedboat, sampan, angkutan dengan saluran pipa dan pesawat terbang. 
Termasuk juga angkutan seperti jalan tol, parkir kendaraan, terminal, penyewaan kendaraan dengan pengemudi, pemeliharaan dan pelayanan dermaga,
pelabuhan udara, dok kapal/perahu, kapal pandu, mercu suar, peralatan navigasi dengan fasilitas-fasilitas lain.

f. Jasa penunjang angkutan adalah : suatu kegiatan/usaha dan pengepakan barang,
keagenan/biro perjalanan, gudang pendingin (cold storage), bounded warehousing dan
fasilitas-fasilitas pergudangan lain.

g. Komunikasi adalah : suatu kegiatan/usaha pelayanan komunikasi untuk umum baik melalui
pos, telepon, telegraf/teleks atau hubungan radio.

h. Jasa kemasyarakatan, sosial dan perorangan mencakup kegiatan lembaga legislatif,
lembaga tinggi negara dan pemerintah, pertahanan dan keamanan, badan internasional
dan badan ekstra teritorial lain.
Termasuk pendidikan, kesehatan, kebersihan, hiburan dan kebudayaan, kesejahteraan sosial baik diselenggarakan oleh pemerintah maupun swasta.

i. Jasa perorangan dan rumahtangga antara lain guru private, binatu, tukang cukur, tukang
reparasi, dokter yang melayani di tempat praktek pribadi, bidan, salon kecantikan, tukang pijat, pembantu rumahtangga.

Jasa lainnya adalah : semua kegiatan perorangan, badan/lembaga yang tidak tercakup dalam
salah satu sektor di atas ataupun yang tidak atau belum jelas batasannya, misalnya listrik, gas
dan air, konstruksi.

Pendapatan lain dari rumah tangga diantaranya: pensiun, persewaan, kontrak, dan penerimaan
bunga.

Penerimaan lainnya dari rumah tangga diantaranya: meminjam uang, warisan, menggadaikan
barang, transfer, keuntungan dari usaha yang berbentuk badan hukum (PT, CV, Firma, dsb).]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V393" name="b7r3k4" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="393">
            <labl>Kode pendapatan Pertanian lainnya sebagai Kode usaha atau Kode Buruh/Karyawan atau Kode usaha dan Kode Buruh/Karyawan</labl>
            <location StartPos="567" EndPos="567" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[Sumber pendapatan dan penerimaan Rumah Tangga selama setahun yang lalu.
3.  Kode pendapatan Pertanian lainnya sebagai Kode usaha atau Kode Buruh/Karyawan atau Kode usaha dan Kode Buruh/Karyawan : .............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Lingkari kode di kolom (2) apabila selama setahun yang lalu ada anggota rumah tangga yang memperoleh pendapatan berupa usaha dari salah satu atau lebih sumber pendapatan yang tertera pada kolom (1) .

Lingkari kode di kolom (3) apabila selama setahun yang lalu ada anggota rumah tangga yang memperoleh pendapatan berupa upah/gaji (buruh/karyawan) dari salah satu atau lebih sumber pendapatan yang tertera pada kolom (1) .

Pindahkan kode yang dilingkari dari kolom (2) atau kolom (3) ke dalam kotak yang disediakan pada kolom (4). Jika kode 1 dan 2 dilingkari untuk sumber
pendapatan yang sama, jumlahkan kode tersebut dan isikan kode 3 ke dalam kotak yang disediakan pada kolom (4).

Tanyakan sumber utama pendapatan rumah tangga berserta statusnya dan tuliskan pada tempat yang disediakan. Pindahkan kode sumber penghasilan utama ke kotak pertama , sedangkan kode status pekerjaan pada kotak kedua.
Isian kotak kedua harus berkode 1 atau 2. Isikan persentase dari sumber pendapatan utama terhadap seluruh pendapatan rumah tangga pada kotak yang telah disediakan.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <notes>
                <![CDATA[Blok ini digunakan untuk mendapatkan keterangan mengenai sumber pendapatan/penerimaan rumah tangga, status pekerjaan dan sumber pendapatan yang utama
selama setahun yang lalu.

Sumber pendapatan rumah tangga dapat berasal dari bekerja sebagai buruh/karyawan, dari usaha di sektor peternakan, usaha diluar sektor peternakan maupun dari usaha lainnya termasuk pendapatan dari pensiun, transfer dan sebagainya selama setahun yang lalu dalam ribuan rupiah.]]>
            </notes>
            <txt>
                <![CDATA[Pendapatan usaha rumah tangga didefinisikan sebagai selisih antara nilai produksi dengan seluruh ongkos-ongkos produksi.

Sumber pendapatan utama adalah : sumber pendapatan terbesar dari seluruh jenis pendapatan
rumah tangga tersebut menurut jenis sumber pendapatan dan status pekerjaan.

Peternakan adalah : kegiatan/usaha pemeliharaan ternak besar, ternak kecil, unggas, lebah, dan
lainnya dengan tujuan untuk dibesarkan, diambil daging, air susu, bulu, telur atau bibit, dimana sebagian atau seluruhnya untuk dijual atas resiko sendiri.

Ternak lainnya adalah : pendapatan dari usaha dan atau buruh dari ternak lain selain ternak terpilih. Misalnya sebuah rumah tangga mengusahakan tiga jenis ternak yaitu: ayam kampung, kambing, dan kerbau. Jika ternak kambing merupakan jenis ternak sampel terpilih maka ayam kampung dan kerbau merupakan 'ternak lainnya'.

Pertanian lainnya meliputi:
a. Penangkapan ikan/biota lain di laut dan perairan umum.
b. Budidaya ikan/biota lain di kolam air tawar/sawah, perairan umum, tambak air payau,dan budidaya laut.
c. Pertanian tanaman pangan.
d. Perkebunan.
e. Kehutanan.
f. Perburuan/penangkapan satwa liar.
g. Jasa pertanian (tidak termasuk jasa peternakan).
Sektor lain meliputi:

a. Perdagangan adalah : kegiatan jual beli suatu barang atau jasa, termasuk juga restoran/rumah makan dan minum, klub malam, jasa boga (catering), restorasi di kereta api, cafetaria, kantin, warung sate, warung kopi, penginapan/hotel, motel dan losmen dan jasa perdagangan.

b. Industri/kerajinan adalah : suatu kegiatan untuk mengubah bahan baku atau bahan setengah jadi dari yang kurang nilainya menjadi yang lebih tinggi nilainya dengan maksud untuk dijual, termasuk usaha pengolahan hasil pertanian dan jasa industri/kerajinan.

c . Pertambangan dan penggalian adalah : suatu kegiatan pertambangan batubara, minyak
dan gas bumi, bijih logam, penggalian garam, pertambangan mineral, bahan kimia, bahan pupuk, penambangan gips, aspal gamping, peat dan jasa pertambangan/penggalian.

d. Pengangkutan termasuk penggudangan, komunikasi, dan jasa penunjang angkutan.

e. Angkutan adalah : suatu kegiatan pengangkutan barang atau penumpang (orang) dengan kereta api, mobil angkutan penumpang roda 4 atau lebih, bemo, minicar, helicak, mobil angkutan barang,delman/bendi/andong/dokar, becak, ojek, gerobak, kapal laut, ferry,perahu motor, perahu tak bermotor, speedboat, sampan, angkutan dengan saluran pipa dan pesawat terbang. 
Termasuk juga angkutan seperti jalan tol, parkir kendaraan, terminal, penyewaan kendaraan dengan pengemudi, pemeliharaan dan pelayanan dermaga,
pelabuhan udara, dok kapal/perahu, kapal pandu, mercu suar, peralatan navigasi dengan fasilitas-fasilitas lain.

f. Jasa penunjang angkutan adalah : suatu kegiatan/usaha dan pengepakan barang,
keagenan/biro perjalanan, gudang pendingin (cold storage), bounded warehousing dan
fasilitas-fasilitas pergudangan lain.

g. Komunikasi adalah : suatu kegiatan/usaha pelayanan komunikasi untuk umum baik melalui
pos, telepon, telegraf/teleks atau hubungan radio.

h. Jasa kemasyarakatan, sosial dan perorangan mencakup kegiatan lembaga legislatif,
lembaga tinggi negara dan pemerintah, pertahanan dan keamanan, badan internasional
dan badan ekstra teritorial lain.
Termasuk pendidikan, kesehatan, kebersihan, hiburan dan kebudayaan, kesejahteraan sosial baik diselenggarakan oleh pemerintah maupun swasta.

i. Jasa perorangan dan rumahtangga antara lain guru private, binatu, tukang cukur, tukang
reparasi, dokter yang melayani di tempat praktek pribadi, bidan, salon kecantikan, tukang pijat, pembantu rumahtangga.

Jasa lainnya adalah : semua kegiatan perorangan, badan/lembaga yang tidak tercakup dalam
salah satu sektor di atas ataupun yang tidak atau belum jelas batasannya, misalnya listrik, gas
dan air, konstruksi.

Pendapatan lain dari rumah tangga diantaranya: pensiun, persewaan, kontrak, dan penerimaan
bunga.

Penerimaan lainnya dari rumah tangga diantaranya: meminjam uang, warisan, menggadaikan
barang, transfer, keuntungan dari usaha yang berbentuk badan hukum (PT, CV, Firma, dsb).]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V394" name="b7r4k4" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="394">
            <labl>Kode pendapatan Sektor Lainnya sebagai Kode usaha atau Kode Buruh/Karyawan atau Kode usaha dan Kode Buruh/Karyawan</labl>
            <location StartPos="568" EndPos="568" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[Sumber pendapatan dan penerimaan Rumah Tangga selama setahun yang lalu.
4.  Kode pendapatan Sektor Lainnya sebagai Kode usaha atau Kode Buruh/Karyawan atau Kode usaha dan Kode Buruh/Karyawan : ................]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Lingkari kode di kolom (2) apabila selama setahun yang lalu ada anggota rumah tangga yang memperoleh pendapatan berupa usaha dari salah satu atau lebih sumber pendapatan yang tertera pada kolom (1) .

Lingkari kode di kolom (3) apabila selama setahun yang lalu ada anggota rumah tangga yang memperoleh pendapatan berupa upah/gaji (buruh/karyawan) dari salah satu atau lebih sumber pendapatan yang tertera pada kolom (1) .

Pindahkan kode yang dilingkari dari kolom (2) atau kolom (3) ke dalam kotak yang disediakan pada kolom (4). Jika kode 1 dan 2 dilingkari untuk sumber
pendapatan yang sama, jumlahkan kode tersebut dan isikan kode 3 ke dalam kotak yang disediakan pada kolom (4).

Tanyakan sumber utama pendapatan rumah tangga berserta statusnya dan tuliskan pada tempat yang disediakan. Pindahkan kode sumber penghasilan utama ke kotak pertama , sedangkan kode status pekerjaan pada kotak kedua.
Isian kotak kedua harus berkode 1 atau 2. Isikan persentase dari sumber pendapatan utama terhadap seluruh pendapatan rumah tangga pada kotak yang telah disediakan.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <notes>
                <![CDATA[Blok ini digunakan untuk mendapatkan keterangan mengenai sumber pendapatan/penerimaan rumah tangga, status pekerjaan dan sumber pendapatan yang utama
selama setahun yang lalu.

Sumber pendapatan rumah tangga dapat berasal dari bekerja sebagai buruh/karyawan, dari usaha di sektor peternakan, usaha diluar sektor peternakan maupun dari usaha lainnya termasuk pendapatan dari pensiun, transfer dan sebagainya selama setahun yang lalu dalam ribuan rupiah.]]>
            </notes>
            <txt>
                <![CDATA[Pendapatan usaha rumah tangga didefinisikan sebagai selisih antara nilai produksi dengan seluruh ongkos-ongkos produksi.

Sumber pendapatan utama adalah : sumber pendapatan terbesar dari seluruh jenis pendapatan
rumah tangga tersebut menurut jenis sumber pendapatan dan status pekerjaan.

Peternakan adalah : kegiatan/usaha pemeliharaan ternak besar, ternak kecil, unggas, lebah, dan
lainnya dengan tujuan untuk dibesarkan, diambil daging, air susu, bulu, telur atau bibit, dimana sebagian atau seluruhnya untuk dijual atas resiko sendiri.

Ternak lainnya adalah : pendapatan dari usaha dan atau buruh dari ternak lain selain ternak terpilih. Misalnya sebuah rumah tangga mengusahakan tiga jenis ternak yaitu: ayam kampung, kambing, dan kerbau. Jika ternak kambing merupakan jenis ternak sampel terpilih maka ayam kampung dan kerbau merupakan 'ternak lainnya'.

Pertanian lainnya meliputi:
a. Penangkapan ikan/biota lain di laut dan perairan umum.
b. Budidaya ikan/biota lain di kolam air tawar/sawah, perairan umum, tambak air payau,dan budidaya laut.
c. Pertanian tanaman pangan.
d. Perkebunan.
e. Kehutanan.
f. Perburuan/penangkapan satwa liar.
g. Jasa pertanian (tidak termasuk jasa peternakan).
Sektor lain meliputi:

a. Perdagangan adalah : kegiatan jual beli suatu barang atau jasa, termasuk juga restoran/rumah makan dan minum, klub malam, jasa boga (catering), restorasi di kereta api, cafetaria, kantin, warung sate, warung kopi, penginapan/hotel, motel dan losmen dan jasa perdagangan.

b. Industri/kerajinan adalah : suatu kegiatan untuk mengubah bahan baku atau bahan setengah jadi dari yang kurang nilainya menjadi yang lebih tinggi nilainya dengan maksud untuk dijual, termasuk usaha pengolahan hasil pertanian dan jasa industri/kerajinan.

c . Pertambangan dan penggalian adalah : suatu kegiatan pertambangan batubara, minyak
dan gas bumi, bijih logam, penggalian garam, pertambangan mineral, bahan kimia, bahan pupuk, penambangan gips, aspal gamping, peat dan jasa pertambangan/penggalian.

d. Pengangkutan termasuk penggudangan, komunikasi, dan jasa penunjang angkutan.

e. Angkutan adalah : suatu kegiatan pengangkutan barang atau penumpang (orang) dengan kereta api, mobil angkutan penumpang roda 4 atau lebih, bemo, minicar, helicak, mobil angkutan barang,delman/bendi/andong/dokar, becak, ojek, gerobak, kapal laut, ferry,perahu motor, perahu tak bermotor, speedboat, sampan, angkutan dengan saluran pipa dan pesawat terbang. 
Termasuk juga angkutan seperti jalan tol, parkir kendaraan, terminal, penyewaan kendaraan dengan pengemudi, pemeliharaan dan pelayanan dermaga,
pelabuhan udara, dok kapal/perahu, kapal pandu, mercu suar, peralatan navigasi dengan fasilitas-fasilitas lain.

f. Jasa penunjang angkutan adalah : suatu kegiatan/usaha dan pengepakan barang,
keagenan/biro perjalanan, gudang pendingin (cold storage), bounded warehousing dan
fasilitas-fasilitas pergudangan lain.

g. Komunikasi adalah : suatu kegiatan/usaha pelayanan komunikasi untuk umum baik melalui
pos, telepon, telegraf/teleks atau hubungan radio.

h. Jasa kemasyarakatan, sosial dan perorangan mencakup kegiatan lembaga legislatif,
lembaga tinggi negara dan pemerintah, pertahanan dan keamanan, badan internasional
dan badan ekstra teritorial lain.
Termasuk pendidikan, kesehatan, kebersihan, hiburan dan kebudayaan, kesejahteraan sosial baik diselenggarakan oleh pemerintah maupun swasta.

i. Jasa perorangan dan rumahtangga antara lain guru private, binatu, tukang cukur, tukang
reparasi, dokter yang melayani di tempat praktek pribadi, bidan, salon kecantikan, tukang pijat, pembantu rumahtangga.

Jasa lainnya adalah : semua kegiatan perorangan, badan/lembaga yang tidak tercakup dalam
salah satu sektor di atas ataupun yang tidak atau belum jelas batasannya, misalnya listrik, gas
dan air, konstruksi.

Pendapatan lain dari rumah tangga diantaranya: pensiun, persewaan, kontrak, dan penerimaan
bunga.

Penerimaan lainnya dari rumah tangga diantaranya: meminjam uang, warisan, menggadaikan
barang, transfer, keuntungan dari usaha yang berbentuk badan hukum (PT, CV, Firma, dsb).]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V395" name="b7r5k4" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="395">
            <labl>Kode pendapatan lainnya (pensiun, sewa, kontrak) sebagai Kode usaha atau Kode Buruh/Karyawan atau Kode usaha dan Kode Buruh/Karyawan</labl>
            <location StartPos="569" EndPos="569" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[Sumber pendapatan dan penerimaan Rumah Tangga selama setahun yang lalu.
5.  Kode pendapatan lainnya (pensiun, sewa,kontrak, dsb) sebagai Kode usaha atau Kode Buruh/Karyawan atau Kode usaha dan Kode Buruh/Karyawan : .................]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Lingkari kode di kolom (2) apabila selama setahun yang lalu ada anggota rumah tangga yang memperoleh pendapatan berupa usaha dari salah satu atau lebih sumber pendapatan yang tertera pada kolom (1) .

Lingkari kode di kolom (3) apabila selama setahun yang lalu ada anggota rumah tangga yang memperoleh pendapatan berupa upah/gaji (buruh/karyawan) dari salah satu atau lebih sumber pendapatan yang tertera pada kolom (1) .

Pindahkan kode yang dilingkari dari kolom (2) atau kolom (3) ke dalam kotak yang disediakan pada kolom (4). Jika kode 1 dan 2 dilingkari untuk sumber
pendapatan yang sama, jumlahkan kode tersebut dan isikan kode 3 ke dalam kotak yang disediakan pada kolom (4).

Tanyakan sumber utama pendapatan rumah tangga berserta statusnya dan tuliskan pada tempat yang disediakan. Pindahkan kode sumber penghasilan utama ke kotak pertama , sedangkan kode status pekerjaan pada kotak kedua.
Isian kotak kedua harus berkode 1 atau 2. Isikan persentase dari sumber pendapatan utama terhadap seluruh pendapatan rumah tangga pada kotak yang telah disediakan.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <notes>
                <![CDATA[Blok ini digunakan untuk mendapatkan keterangan mengenai sumber pendapatan/penerimaan rumah tangga, status pekerjaan dan sumber pendapatan yang utama
selama setahun yang lalu.

Sumber pendapatan rumah tangga dapat berasal dari bekerja sebagai buruh/karyawan, dari usaha di sektor peternakan, usaha diluar sektor peternakan maupun dari usaha lainnya termasuk pendapatan dari pensiun, transfer dan sebagainya selama setahun yang lalu dalam ribuan rupiah.]]>
            </notes>
            <txt>
                <![CDATA[Pendapatan usaha rumah tangga didefinisikan sebagai selisih antara nilai produksi dengan seluruh ongkos-ongkos produksi.

Sumber pendapatan utama adalah : sumber pendapatan terbesar dari seluruh jenis pendapatan
rumah tangga tersebut menurut jenis sumber pendapatan dan status pekerjaan.

Peternakan adalah : kegiatan/usaha pemeliharaan ternak besar, ternak kecil, unggas, lebah, dan
lainnya dengan tujuan untuk dibesarkan, diambil daging, air susu, bulu, telur atau bibit, dimana sebagian atau seluruhnya untuk dijual atas resiko sendiri.

Ternak lainnya adalah : pendapatan dari usaha dan atau buruh dari ternak lain selain ternak terpilih. Misalnya sebuah rumah tangga mengusahakan tiga jenis ternak yaitu: ayam kampung, kambing, dan kerbau. Jika ternak kambing merupakan jenis ternak sampel terpilih maka ayam kampung dan kerbau merupakan 'ternak lainnya'.

Pertanian lainnya meliputi:
a. Penangkapan ikan/biota lain di laut dan perairan umum.
b. Budidaya ikan/biota lain di kolam air tawar/sawah, perairan umum, tambak air payau,dan budidaya laut.
c. Pertanian tanaman pangan.
d. Perkebunan.
e. Kehutanan.
f. Perburuan/penangkapan satwa liar.
g. Jasa pertanian (tidak termasuk jasa peternakan).
Sektor lain meliputi:

a. Perdagangan adalah : kegiatan jual beli suatu barang atau jasa, termasuk juga restoran/rumah makan dan minum, klub malam, jasa boga (catering), restorasi di kereta api, cafetaria, kantin, warung sate, warung kopi, penginapan/hotel, motel dan losmen dan jasa perdagangan.

b. Industri/kerajinan adalah : suatu kegiatan untuk mengubah bahan baku atau bahan setengah jadi dari yang kurang nilainya menjadi yang lebih tinggi nilainya dengan maksud untuk dijual, termasuk usaha pengolahan hasil pertanian dan jasa industri/kerajinan.

c . Pertambangan dan penggalian adalah : suatu kegiatan pertambangan batubara, minyak
dan gas bumi, bijih logam, penggalian garam, pertambangan mineral, bahan kimia, bahan pupuk, penambangan gips, aspal gamping, peat dan jasa pertambangan/penggalian.

d. Pengangkutan termasuk penggudangan, komunikasi, dan jasa penunjang angkutan.

e. Angkutan adalah : suatu kegiatan pengangkutan barang atau penumpang (orang) dengan kereta api, mobil angkutan penumpang roda 4 atau lebih, bemo, minicar, helicak, mobil angkutan barang,delman/bendi/andong/dokar, becak, ojek, gerobak, kapal laut, ferry,perahu motor, perahu tak bermotor, speedboat, sampan, angkutan dengan saluran pipa dan pesawat terbang. 
Termasuk juga angkutan seperti jalan tol, parkir kendaraan, terminal, penyewaan kendaraan dengan pengemudi, pemeliharaan dan pelayanan dermaga,
pelabuhan udara, dok kapal/perahu, kapal pandu, mercu suar, peralatan navigasi dengan fasilitas-fasilitas lain.

f. Jasa penunjang angkutan adalah : suatu kegiatan/usaha dan pengepakan barang,
keagenan/biro perjalanan, gudang pendingin (cold storage), bounded warehousing dan
fasilitas-fasilitas pergudangan lain.

g. Komunikasi adalah : suatu kegiatan/usaha pelayanan komunikasi untuk umum baik melalui
pos, telepon, telegraf/teleks atau hubungan radio.

h. Jasa kemasyarakatan, sosial dan perorangan mencakup kegiatan lembaga legislatif,
lembaga tinggi negara dan pemerintah, pertahanan dan keamanan, badan internasional
dan badan ekstra teritorial lain.
Termasuk pendidikan, kesehatan, kebersihan, hiburan dan kebudayaan, kesejahteraan sosial baik diselenggarakan oleh pemerintah maupun swasta.

i. Jasa perorangan dan rumahtangga antara lain guru private, binatu, tukang cukur, tukang
reparasi, dokter yang melayani di tempat praktek pribadi, bidan, salon kecantikan, tukang pijat, pembantu rumahtangga.

Jasa lainnya adalah : semua kegiatan perorangan, badan/lembaga yang tidak tercakup dalam
salah satu sektor di atas ataupun yang tidak atau belum jelas batasannya, misalnya listrik, gas
dan air, konstruksi.

Pendapatan lain dari rumah tangga diantaranya: pensiun, persewaan, kontrak, dan penerimaan
bunga.

Penerimaan lainnya dari rumah tangga diantaranya: meminjam uang, warisan, menggadaikan
barang, transfer, keuntungan dari usaha yang berbentuk badan hukum (PT, CV, Firma, dsb).]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V396" name="b7r6k4" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="396">
            <labl>Kode pendapatan Penerimaan lainnya (meminjam uang, warisan, menggadaikan barang, tranfer, dsb)sebagai Kode usaha atau Kode Buruh/Karyawan atau Kode usaha dan Kode Buruh/Karyawan</labl>
            <location StartPos="570" EndPos="570" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[Sumber pendapatan dan penerimaan Rumah Tangga selama setahun yang lalu.
6.  Kode pendapatan Penerimaan lainnya (meminjam uang, warisan, menggadaikan barang, tranfer, dsb)sebagai Kode usaha atau Kode Buruh/Karyawan atau Kode usaha dan Kode Buruh/Karyawan :]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Lingkari kode di kolom (2) apabila selama setahun yang lalu ada anggota rumah tangga yang memperoleh pendapatan berupa usaha dari salah satu atau lebih sumber pendapatan yang tertera pada kolom (1) .

Lingkari kode di kolom (3) apabila selama setahun yang lalu ada anggota rumah tangga yang memperoleh pendapatan berupa upah/gaji (buruh/karyawan) dari salah satu atau lebih sumber pendapatan yang tertera pada kolom (1) .

Pindahkan kode yang dilingkari dari kolom (2) atau kolom (3) ke dalam kotak yang disediakan pada kolom (4). Jika kode 1 dan 2 dilingkari untuk sumber
pendapatan yang sama, jumlahkan kode tersebut dan isikan kode 3 ke dalam kotak yang disediakan pada kolom (4).

Tanyakan sumber utama pendapatan rumah tangga berserta statusnya dan tuliskan pada tempat yang disediakan. Pindahkan kode sumber penghasilan utama ke kotak pertama , sedangkan kode status pekerjaan pada kotak kedua.
Isian kotak kedua harus berkode 1 atau 2. Isikan persentase dari sumber pendapatan utama terhadap seluruh pendapatan rumah tangga pada kotak yang telah disediakan.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <notes>
                <![CDATA[Blok ini digunakan untuk mendapatkan keterangan mengenai sumber pendapatan/penerimaan rumah tangga, status pekerjaan dan sumber pendapatan yang utama
selama setahun yang lalu.

Sumber pendapatan rumah tangga dapat berasal dari bekerja sebagai buruh/karyawan, dari usaha di sektor peternakan, usaha diluar sektor peternakan maupun dari usaha lainnya termasuk pendapatan dari pensiun, transfer dan sebagainya selama setahun yang lalu dalam ribuan rupiah.]]>
            </notes>
            <txt>
                <![CDATA[Pendapatan usaha rumah tangga didefinisikan sebagai selisih antara nilai produksi dengan seluruh ongkos-ongkos produksi.

Sumber pendapatan utama adalah : sumber pendapatan terbesar dari seluruh jenis pendapatan
rumah tangga tersebut menurut jenis sumber pendapatan dan status pekerjaan.

Peternakan adalah : kegiatan/usaha pemeliharaan ternak besar, ternak kecil, unggas, lebah, dan
lainnya dengan tujuan untuk dibesarkan, diambil daging, air susu, bulu, telur atau bibit, dimana sebagian atau seluruhnya untuk dijual atas resiko sendiri.

Ternak lainnya adalah : pendapatan dari usaha dan atau buruh dari ternak lain selain ternak terpilih. Misalnya sebuah rumah tangga mengusahakan tiga jenis ternak yaitu: ayam kampung, kambing, dan kerbau. Jika ternak kambing merupakan jenis ternak sampel terpilih maka ayam kampung dan kerbau merupakan 'ternak lainnya'.

Pertanian lainnya meliputi:
a. Penangkapan ikan/biota lain di laut dan perairan umum.
b. Budidaya ikan/biota lain di kolam air tawar/sawah, perairan umum, tambak air payau,dan budidaya laut.
c. Pertanian tanaman pangan.
d. Perkebunan.
e. Kehutanan.
f. Perburuan/penangkapan satwa liar.
g. Jasa pertanian (tidak termasuk jasa peternakan).
Sektor lain meliputi:

a. Perdagangan adalah : kegiatan jual beli suatu barang atau jasa, termasuk juga restoran/rumah makan dan minum, klub malam, jasa boga (catering), restorasi di kereta api, cafetaria, kantin, warung sate, warung kopi, penginapan/hotel, motel dan losmen dan jasa perdagangan.

b. Industri/kerajinan adalah : suatu kegiatan untuk mengubah bahan baku atau bahan setengah jadi dari yang kurang nilainya menjadi yang lebih tinggi nilainya dengan maksud untuk dijual, termasuk usaha pengolahan hasil pertanian dan jasa industri/kerajinan.

c . Pertambangan dan penggalian adalah : suatu kegiatan pertambangan batubara, minyak
dan gas bumi, bijih logam, penggalian garam, pertambangan mineral, bahan kimia, bahan pupuk, penambangan gips, aspal gamping, peat dan jasa pertambangan/penggalian.

d. Pengangkutan termasuk penggudangan, komunikasi, dan jasa penunjang angkutan.

e. Angkutan adalah : suatu kegiatan pengangkutan barang atau penumpang (orang) dengan kereta api, mobil angkutan penumpang roda 4 atau lebih, bemo, minicar, helicak, mobil angkutan barang,delman/bendi/andong/dokar, becak, ojek, gerobak, kapal laut, ferry,perahu motor, perahu tak bermotor, speedboat, sampan, angkutan dengan saluran pipa dan pesawat terbang. 
Termasuk juga angkutan seperti jalan tol, parkir kendaraan, terminal, penyewaan kendaraan dengan pengemudi, pemeliharaan dan pelayanan dermaga,
pelabuhan udara, dok kapal/perahu, kapal pandu, mercu suar, peralatan navigasi dengan fasilitas-fasilitas lain.

f. Jasa penunjang angkutan adalah : suatu kegiatan/usaha dan pengepakan barang,
keagenan/biro perjalanan, gudang pendingin (cold storage), bounded warehousing dan
fasilitas-fasilitas pergudangan lain.

g. Komunikasi adalah : suatu kegiatan/usaha pelayanan komunikasi untuk umum baik melalui
pos, telepon, telegraf/teleks atau hubungan radio.

h. Jasa kemasyarakatan, sosial dan perorangan mencakup kegiatan lembaga legislatif,
lembaga tinggi negara dan pemerintah, pertahanan dan keamanan, badan internasional
dan badan ekstra teritorial lain.
Termasuk pendidikan, kesehatan, kebersihan, hiburan dan kebudayaan, kesejahteraan sosial baik diselenggarakan oleh pemerintah maupun swasta.

i. Jasa perorangan dan rumahtangga antara lain guru private, binatu, tukang cukur, tukang
reparasi, dokter yang melayani di tempat praktek pribadi, bidan, salon kecantikan, tukang pijat, pembantu rumahtangga.

Jasa lainnya adalah : semua kegiatan perorangan, badan/lembaga yang tidak tercakup dalam
salah satu sektor di atas ataupun yang tidak atau belum jelas batasannya, misalnya listrik, gas
dan air, konstruksi.

Pendapatan lain dari rumah tangga diantaranya: pensiun, persewaan, kontrak, dan penerimaan
bunga.

Penerimaan lainnya dari rumah tangga diantaranya: meminjam uang, warisan, menggadaikan
barang, transfer, keuntungan dari usaha yang berbentuk badan hukum (PT, CV, Firma, dsb).]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V397" name="b7r7a" files="F3" dcml="0" intrvl="contin" uniqueId="397">
            <labl>Kode Sumber Pendapatan Utama Rumah Tangga</labl>
            <location StartPos="571" EndPos="572" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[Sumber pendapatan dan penerimaan Rumah Tangga selama setahun yang lalu.
7.a. Kode Sumber Pendapatan Utama Rumah Tangga :..................]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Lingkari kode di kolom (2) apabila selama setahun yang lalu ada anggota rumah tangga yang memperoleh pendapatan berupa usaha dari salah satu atau lebih sumber pendapatan yang tertera pada kolom (1) .

Lingkari kode di kolom (3) apabila selama setahun yang lalu ada anggota rumah tangga yang memperoleh pendapatan berupa upah/gaji (buruh/karyawan) dari salah satu atau lebih sumber pendapatan yang tertera pada kolom (1) .

Pindahkan kode yang dilingkari dari kolom (2) atau kolom (3) ke dalam kotak yang disediakan pada kolom (4). Jika kode 1 dan 2 dilingkari untuk sumber
pendapatan yang sama, jumlahkan kode tersebut dan isikan kode 3 ke dalam kotak yang disediakan pada kolom (4).

Tanyakan sumber utama pendapatan rumah tangga berserta statusnya dan tuliskan pada tempat yang disediakan. Pindahkan kode sumber penghasilan utama ke kotak pertama , sedangkan kode status pekerjaan pada kotak kedua.
Isian kotak kedua harus berkode 1 atau 2. Isikan persentase dari sumber pendapatan utama terhadap seluruh pendapatan rumah tangga pada kotak yang telah disediakan.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="11" max="41"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">11</sumStat>
            <sumStat type="max">41</sumStat>
            <notes>
                <![CDATA[Blok ini digunakan untuk mendapatkan keterangan mengenai sumber pendapatan/penerimaan rumah tangga, status pekerjaan dan sumber pendapatan yang utama
selama setahun yang lalu.

Sumber pendapatan rumah tangga dapat berasal dari bekerja sebagai buruh/karyawan, dari usaha di sektor peternakan, usaha diluar sektor peternakan maupun dari usaha lainnya termasuk pendapatan dari pensiun, transfer dan sebagainya selama setahun yang lalu dalam ribuan rupiah.]]>
            </notes>
            <txt>
                <![CDATA[Pendapatan usaha rumah tangga didefinisikan sebagai selisih antara nilai produksi dengan seluruh ongkos-ongkos produksi.

Sumber pendapatan utama adalah : sumber pendapatan terbesar dari seluruh jenis pendapatan
rumah tangga tersebut menurut jenis sumber pendapatan dan status pekerjaan.

Peternakan adalah : kegiatan/usaha pemeliharaan ternak besar, ternak kecil, unggas, lebah, dan
lainnya dengan tujuan untuk dibesarkan, diambil daging, air susu, bulu, telur atau bibit, dimana sebagian atau seluruhnya untuk dijual atas resiko sendiri.

Ternak lainnya adalah : pendapatan dari usaha dan atau buruh dari ternak lain selain ternak terpilih. Misalnya sebuah rumah tangga mengusahakan tiga jenis ternak yaitu: ayam kampung, kambing, dan kerbau. Jika ternak kambing merupakan jenis ternak sampel terpilih maka ayam kampung dan kerbau merupakan 'ternak lainnya'.

Pertanian lainnya meliputi:
a. Penangkapan ikan/biota lain di laut dan perairan umum.
b. Budidaya ikan/biota lain di kolam air tawar/sawah, perairan umum, tambak air payau,dan budidaya laut.
c. Pertanian tanaman pangan.
d. Perkebunan.
e. Kehutanan.
f. Perburuan/penangkapan satwa liar.
g. Jasa pertanian (tidak termasuk jasa peternakan).
Sektor lain meliputi:

a. Perdagangan adalah : kegiatan jual beli suatu barang atau jasa, termasuk juga restoran/rumah makan dan minum, klub malam, jasa boga (catering), restorasi di kereta api, cafetaria, kantin, warung sate, warung kopi, penginapan/hotel, motel dan losmen dan jasa perdagangan.

b. Industri/kerajinan adalah : suatu kegiatan untuk mengubah bahan baku atau bahan setengah jadi dari yang kurang nilainya menjadi yang lebih tinggi nilainya dengan maksud untuk dijual, termasuk usaha pengolahan hasil pertanian dan jasa industri/kerajinan.

c . Pertambangan dan penggalian adalah : suatu kegiatan pertambangan batubara, minyak
dan gas bumi, bijih logam, penggalian garam, pertambangan mineral, bahan kimia, bahan pupuk, penambangan gips, aspal gamping, peat dan jasa pertambangan/penggalian.

d. Pengangkutan termasuk penggudangan, komunikasi, dan jasa penunjang angkutan.

e. Angkutan adalah : suatu kegiatan pengangkutan barang atau penumpang (orang) dengan kereta api, mobil angkutan penumpang roda 4 atau lebih, bemo, minicar, helicak, mobil angkutan barang,delman/bendi/andong/dokar, becak, ojek, gerobak, kapal laut, ferry,perahu motor, perahu tak bermotor, speedboat, sampan, angkutan dengan saluran pipa dan pesawat terbang. 
Termasuk juga angkutan seperti jalan tol, parkir kendaraan, terminal, penyewaan kendaraan dengan pengemudi, pemeliharaan dan pelayanan dermaga,
pelabuhan udara, dok kapal/perahu, kapal pandu, mercu suar, peralatan navigasi dengan fasilitas-fasilitas lain.

f. Jasa penunjang angkutan adalah : suatu kegiatan/usaha dan pengepakan barang,
keagenan/biro perjalanan, gudang pendingin (cold storage), bounded warehousing dan
fasilitas-fasilitas pergudangan lain.

g. Komunikasi adalah : suatu kegiatan/usaha pelayanan komunikasi untuk umum baik melalui
pos, telepon, telegraf/teleks atau hubungan radio.

h. Jasa kemasyarakatan, sosial dan perorangan mencakup kegiatan lembaga legislatif,
lembaga tinggi negara dan pemerintah, pertahanan dan keamanan, badan internasional
dan badan ekstra teritorial lain.
Termasuk pendidikan, kesehatan, kebersihan, hiburan dan kebudayaan, kesejahteraan sosial baik diselenggarakan oleh pemerintah maupun swasta.

i. Jasa perorangan dan rumahtangga antara lain guru private, binatu, tukang cukur, tukang
reparasi, dokter yang melayani di tempat praktek pribadi, bidan, salon kecantikan, tukang pijat, pembantu rumahtangga.

Jasa lainnya adalah : semua kegiatan perorangan, badan/lembaga yang tidak tercakup dalam
salah satu sektor di atas ataupun yang tidak atau belum jelas batasannya, misalnya listrik, gas
dan air, konstruksi.

Pendapatan lain dari rumah tangga diantaranya: pensiun, persewaan, kontrak, dan penerimaan
bunga.

Penerimaan lainnya dari rumah tangga diantaranya: meminjam uang, warisan, menggadaikan
barang, transfer, keuntungan dari usaha yang berbentuk badan hukum (PT, CV, Firma, dsb).]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V398" name="b7r7b" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="398">
            <labl>Persentase Sumber Pendapatan Rumah Tangga</labl>
            <location StartPos="573" EndPos="575" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[Sumber pendapatan dan penerimaan Rumah Tangga selama setahun yang lalu.
7.b. Persentase Sumber Pendapatan Rumah Tangga :.................%]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Lingkari kode di kolom (2) apabila selama setahun yang lalu ada anggota rumah tangga yang memperoleh pendapatan berupa usaha dari salah satu atau lebih sumber pendapatan yang tertera pada kolom (1) .

Lingkari kode di kolom (3) apabila selama setahun yang lalu ada anggota rumah tangga yang memperoleh pendapatan berupa upah/gaji (buruh/karyawan) dari salah satu atau lebih sumber pendapatan yang tertera pada kolom (1) .

Pindahkan kode yang dilingkari dari kolom (2) atau kolom (3) ke dalam kotak yang disediakan pada kolom (4). Jika kode 1 dan 2 dilingkari untuk sumber
pendapatan yang sama, jumlahkan kode tersebut dan isikan kode 3 ke dalam kotak yang disediakan pada kolom (4).

Tanyakan sumber utama pendapatan rumah tangga berserta statusnya dan tuliskan pada tempat yang disediakan. Pindahkan kode sumber penghasilan utama ke kotak pertama , sedangkan kode status pekerjaan pada kotak kedua.
Isian kotak kedua harus berkode 1 atau 2. Isikan persentase dari sumber pendapatan utama terhadap seluruh pendapatan rumah tangga pada kotak yang telah disediakan.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <notes>
                <![CDATA[Blok ini digunakan untuk mendapatkan keterangan mengenai sumber pendapatan/penerimaan rumah tangga, status pekerjaan dan sumber pendapatan yang utama
selama setahun yang lalu.

Sumber pendapatan rumah tangga dapat berasal dari bekerja sebagai buruh/karyawan, dari usaha di sektor peternakan, usaha diluar sektor peternakan maupun dari usaha lainnya termasuk pendapatan dari pensiun, transfer dan sebagainya selama setahun yang lalu dalam ribuan rupiah.]]>
            </notes>
            <txt>
                <![CDATA[Pendapatan usaha rumah tangga didefinisikan sebagai selisih antara nilai produksi dengan seluruh ongkos-ongkos produksi.

Sumber pendapatan utama adalah : sumber pendapatan terbesar dari seluruh jenis pendapatan
rumah tangga tersebut menurut jenis sumber pendapatan dan status pekerjaan.

Peternakan adalah : kegiatan/usaha pemeliharaan ternak besar, ternak kecil, unggas, lebah, dan
lainnya dengan tujuan untuk dibesarkan, diambil daging, air susu, bulu, telur atau bibit, dimana sebagian atau seluruhnya untuk dijual atas resiko sendiri.

Ternak lainnya adalah : pendapatan dari usaha dan atau buruh dari ternak lain selain ternak terpilih. Misalnya sebuah rumah tangga mengusahakan tiga jenis ternak yaitu: ayam kampung, kambing, dan kerbau. Jika ternak kambing merupakan jenis ternak sampel terpilih maka ayam kampung dan kerbau merupakan 'ternak lainnya'.

Pertanian lainnya meliputi:
a. Penangkapan ikan/biota lain di laut dan perairan umum.
b. Budidaya ikan/biota lain di kolam air tawar/sawah, perairan umum, tambak air payau,dan budidaya laut.
c. Pertanian tanaman pangan.
d. Perkebunan.
e. Kehutanan.
f. Perburuan/penangkapan satwa liar.
g. Jasa pertanian (tidak termasuk jasa peternakan).
Sektor lain meliputi:

a. Perdagangan adalah : kegiatan jual beli suatu barang atau jasa, termasuk juga restoran/rumah makan dan minum, klub malam, jasa boga (catering), restorasi di kereta api, cafetaria, kantin, warung sate, warung kopi, penginapan/hotel, motel dan losmen dan jasa perdagangan.

b. Industri/kerajinan adalah : suatu kegiatan untuk mengubah bahan baku atau bahan setengah jadi dari yang kurang nilainya menjadi yang lebih tinggi nilainya dengan maksud untuk dijual, termasuk usaha pengolahan hasil pertanian dan jasa industri/kerajinan.

c . Pertambangan dan penggalian adalah : suatu kegiatan pertambangan batubara, minyak
dan gas bumi, bijih logam, penggalian garam, pertambangan mineral, bahan kimia, bahan pupuk, penambangan gips, aspal gamping, peat dan jasa pertambangan/penggalian.

d. Pengangkutan termasuk penggudangan, komunikasi, dan jasa penunjang angkutan.

e. Angkutan adalah : suatu kegiatan pengangkutan barang atau penumpang (orang) dengan kereta api, mobil angkutan penumpang roda 4 atau lebih, bemo, minicar, helicak, mobil angkutan barang,delman/bendi/andong/dokar, becak, ojek, gerobak, kapal laut, ferry,perahu motor, perahu tak bermotor, speedboat, sampan, angkutan dengan saluran pipa dan pesawat terbang. 
Termasuk juga angkutan seperti jalan tol, parkir kendaraan, terminal, penyewaan kendaraan dengan pengemudi, pemeliharaan dan pelayanan dermaga,
pelabuhan udara, dok kapal/perahu, kapal pandu, mercu suar, peralatan navigasi dengan fasilitas-fasilitas lain.

f. Jasa penunjang angkutan adalah : suatu kegiatan/usaha dan pengepakan barang,
keagenan/biro perjalanan, gudang pendingin (cold storage), bounded warehousing dan
fasilitas-fasilitas pergudangan lain.

g. Komunikasi adalah : suatu kegiatan/usaha pelayanan komunikasi untuk umum baik melalui
pos, telepon, telegraf/teleks atau hubungan radio.

h. Jasa kemasyarakatan, sosial dan perorangan mencakup kegiatan lembaga legislatif,
lembaga tinggi negara dan pemerintah, pertahanan dan keamanan, badan internasional
dan badan ekstra teritorial lain.
Termasuk pendidikan, kesehatan, kebersihan, hiburan dan kebudayaan, kesejahteraan sosial baik diselenggarakan oleh pemerintah maupun swasta.

i. Jasa perorangan dan rumahtangga antara lain guru private, binatu, tukang cukur, tukang
reparasi, dokter yang melayani di tempat praktek pribadi, bidan, salon kecantikan, tukang pijat, pembantu rumahtangga.

Jasa lainnya adalah : semua kegiatan perorangan, badan/lembaga yang tidak tercakup dalam
salah satu sektor di atas ataupun yang tidak atau belum jelas batasannya, misalnya listrik, gas
dan air, konstruksi.

Pendapatan lain dari rumah tangga diantaranya: pensiun, persewaan, kontrak, dan penerimaan
bunga.

Penerimaan lainnya dari rumah tangga diantaranya: meminjam uang, warisan, menggadaikan
barang, transfer, keuntungan dari usaha yang berbentuk badan hukum (PT, CV, Firma, dsb).]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V399" name="b8r1a" files="F3" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="399">
            <labl>Apakah ada anggota rumah tangga (termasuk kepala rumah tangga) yang menjadi anggota koperasi pada saat pencacahan</labl>
            <location StartPos="576" EndPos="576" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[Keterangan Rumah Tangga Usaha Peternakan
1. Keanggotaan koperasi :
a. Apakah ada anggota rumah tangga (termasuk kepala rumah tangga) yang menjadi anggota koperasi pada saat pencacahan ? ..............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Lingkari kode 1 bila pernah, kode 2 bila tidak pernah, kemudian pindahkan isiannya ke kotak yang telah disediakan.

Tuliskan apabila ada jumlah anggota rumah tangga yang menjadi anggota koperasi berdasarkan jenis kelamin laki-laki (rincian 1.b1) dan perempuan (rincian 1.b2), kemudian pindahkan ke kotak yang tersedia.

Lingkari kode 1 bila alasannya belum ada koperasi, kode 2 bila sudah ada koperasi tetapi belum berminat, kode 3 bila tidak berminat karena tidak ada gunanya, kode 4 bila proses administrasi yang sulit, dan kode 5 untuk lainnya.
Kemudian isikan kode yang dilingkari ke dalam kotak yang disediakan.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="1" max="2"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">1</sumStat>
            <sumStat type="max">2</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Ya</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Tidak</labl>
            </catgry>
            <notes>Blok ini bertujuan untuk mendapatkan keterangan umum rumah tangga yang berkaitan dengan usaha peternakan antara lain Keanggotaan Koperasi dan Kelompok, Pelayanan Koperasi dan Kelompok dan Penyuluhan Usaha Peternakan.</notes>
            <txt>Anggota Koperasi adalah : mereka yang telah berumur > 18 tahun atau sudah kawin, telah lunas membayar simpanan pokok dan simpanan wajib secara teratur, telah terdaftar dan menandatangani buku daftar anggota koperasi serta telah disyahkan oleh pengurus koperasi yang bersangkutan mempunyai hak suara, hak pilih dan dipilih dalam rapat anggota.</txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V400" name="b8r1b1" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="400">
            <labl>Jika rincian 1a, berkode 1, jumlah anggota rumah tangga yang menjadi anggota koperasi Laki-laki</labl>
            <location StartPos="577" EndPos="578" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <preQTxt>Jika rincian 1a, berkode 1</preQTxt>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[Keterangan Rumah Tangga Usaha Peternakan
1. Keanggotaan Koperasi :
b. Jika rincian 1a, berkode 1, jumlah anggota rumah tangga yang menjadi anggota koperasi :
1. Laki-laki :................ Orang]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Lingkari kode 1 bila pernah, kode 2 bila tidak pernah, kemudian pindahkan isiannya ke kotak yang telah disediakan.

Tuliskan apabila ada jumlah anggota rumah tangga yang menjadi anggota koperasi berdasarkan jenis kelamin laki-laki (rincian 1.b1) dan perempuan (rincian 1.b2), kemudian pindahkan ke kotak yang tersedia.

Lingkari kode 1 bila alasannya belum ada koperasi, kode 2 bila sudah ada koperasi tetapi belum berminat, kode 3 bila tidak berminat karena tidak ada gunanya, kode 4 bila proses administrasi yang sulit, dan kode 5 untuk lainnya.
Kemudian isikan kode yang dilingkari ke dalam kotak yang disediakan.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <notes>Blok ini bertujuan untuk mendapatkan keterangan umum rumah tangga yang berkaitan dengan usaha peternakan antara lain Keanggotaan Koperasi dan Kelompok, Pelayanan Koperasi dan Kelompok dan Penyuluhan Usaha Peternakan.</notes>
            <txt>Anggota Koperasi adalah : mereka yang telah berumur > 18 tahun atau sudah kawin, telah lunas membayar simpanan pokok dan simpanan wajib secara teratur, telah terdaftar dan menandatangani buku daftar anggota koperasi serta telah disyahkan oleh pengurus koperasi yang bersangkutan mempunyai hak suara, hak pilih dan dipilih dalam rapat anggota.</txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V401" name="b8r1b2" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="401">
            <labl>Jika rincian 1a, berkode 1, jumlah anggota rumah tangga yang menjadi anggota koperasi Perempuan</labl>
            <location StartPos="579" EndPos="580" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <preQTxt>Jika rincian 1a, berkode 1</preQTxt>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[Keterangan Rumah Tangga Usaha Peternakan
1. Keanggotaan Koperasi :
b. Jika rincian 1a, berkode 1, jumlah anggota rumah tangga yang menjadi anggota koperasi :
2. Perempuan :............ Orang]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Lingkari kode 1 bila pernah, kode 2 bila tidak pernah, kemudian pindahkan isiannya ke kotak yang telah disediakan.

Tuliskan apabila ada jumlah anggota rumah tangga yang menjadi anggota koperasi berdasarkan jenis kelamin laki-laki (rincian 1.b1) dan perempuan (rincian 1.b2), kemudian pindahkan ke kotak yang tersedia.

Lingkari kode 1 bila alasannya belum ada koperasi, kode 2 bila sudah ada koperasi tetapi belum berminat, kode 3 bila tidak berminat karena tidak ada gunanya, kode 4 bila proses administrasi yang sulit, dan kode 5 untuk lainnya.
Kemudian isikan kode yang dilingkari ke dalam kotak yang disediakan.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <notes>Blok ini bertujuan untuk mendapatkan keterangan umum rumah tangga yang berkaitan dengan usaha peternakan antara lain Keanggotaan Koperasi dan Kelompok, Pelayanan Koperasi dan Kelompok dan Penyuluhan Usaha Peternakan.</notes>
            <txt>Anggota Koperasi adalah : mereka yang telah berumur > 18 tahun atau sudah kawin, telah lunas membayar simpanan pokok dan simpanan wajib secara teratur, telah terdaftar dan menandatangani buku daftar anggota koperasi serta telah disyahkan oleh pengurus koperasi yang bersangkutan mempunyai hak suara, hak pilih dan dipilih dalam rapat anggota.</txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V402" name="b8r1c" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="402">
            <labl>Jika rincian 1a berkode 2, alasan utama tidak menjadi anggota koperasi</labl>
            <location StartPos="581" EndPos="581" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <preQTxt>Jika rincian 1a berkode 2</preQTxt>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[Keterangan Rumah Tangga Usaha Peternakan
1. Keanggotaan Koperasi :
c. Jika rincian 1a berkode 2, alasan utama tidak menjadi anggota koperasi :...................]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Lingkari kode 1 bila pernah, kode 2 bila tidak pernah, kemudian pindahkan isiannya ke kotak yang telah disediakan.

Tuliskan apabila ada jumlah anggota rumah tangga yang menjadi anggota koperasi berdasarkan jenis kelamin laki-laki (rincian 1.b1) dan perempuan (rincian 1.b2), kemudian pindahkan ke kotak yang tersedia.

Lingkari kode 1 bila alasannya belum ada koperasi, kode 2 bila sudah ada koperasi tetapi belum berminat, kode 3 bila tidak berminat karena tidak ada gunanya, kode 4 bila proses administrasi yang sulit, dan kode 5 untuk lainnya.
Kemudian isikan kode yang dilingkari ke dalam kotak yang disediakan.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Belum ada koperasi didesanya</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Belum/tidak berminat</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3</catValu>
                <labl>Pelayanan koperasi tidak memuaskan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>4</catValu>
                <labl>Proses administrasinya yang sulit</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>5</catValu>
                <labl>Lainnya (...............)</labl>
            </catgry>
            <notes>Blok ini bertujuan untuk mendapatkan keterangan umum rumah tangga yang berkaitan dengan usaha peternakan antara lain Keanggotaan Koperasi dan Kelompok, Pelayanan Koperasi dan Kelompok dan Penyuluhan Usaha Peternakan.</notes>
            <txt>Anggota Koperasi adalah : mereka yang telah berumur > 18 tahun atau sudah kawin, telah lunas membayar simpanan pokok dan simpanan wajib secara teratur, telah terdaftar dan menandatangani buku daftar anggota koperasi serta telah disyahkan oleh pengurus koperasi yang bersangkutan mempunyai hak suara, hak pilih dan dipilih dalam rapat anggota.</txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V403" name="b8r2a" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="403">
            <labl>Apakah pernah mendapatkan pelayanan untuk usaha peternakan dari koperasi selama setahun yang lalu</labl>
            <location StartPos="582" EndPos="582" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[Keterangan Rumah Tangga Usaha Peternakan
2. Pelayanan Koperasi :
a. Apakah pernah mendapatkan pelayanan untuk usaha peternakan dari koperasi selama setahun yang lalu ?
................]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Lingkari kode 1 bila pernah, kode 2 bila tidak pernah, kemudian pindahkan isiannya ke kotak yang telah disediakan.

Lingkari kode yang sesuai dengan jenis pelayanan yang pernah diterima, dan pindahkan isian pada kotak yang disediakan. Apabila dalam rumah tangga ini menerima pelayanan lebih dari satu jenis, maka jumlahkan kode yang dilingkari, kemudian tuliskan kode yang dijumlahkan pada kotak yang disediakan.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Ya</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Tidak</labl>
            </catgry>
            <txt>
                <![CDATA[Kredit uang adalah pinjaman uang dari unit usaha koperasi yang digunakan untuk usaha peternakan dimana pengembaliannya dengan cara mencicil.
Pengadaan sapronak adalah unit usaha koperasi yang dapat menyediakan sarana produksi ternak
misal pakan, obat-obatan.
Pemasaran Produksi adalah unit koperasi tersebut dapat menampung hasil dari usaha
ternak/unggas.
Pelayanan Kesehatan Ternak adalah unit usaha koperasi yang dapat menyediakan pelayanan
kesehatan ternak terhadap rumah tangga yang mengusahakan ternak/unggas.
Lainnya adalah : pelayanan yang diberikan unit koperasi selain di atas untuk menunjang usaha dalam
beternak, misalnya pelayanan IB (Inseminasi buatan).]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V404" name="b8r2b" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="404">
            <labl>Jika rincian 2a berkode 1, jenis pelayanan yang pernah diterima dari koperasi</labl>
            <location StartPos="583" EndPos="584" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <preQTxt>Jika rincian 2a berkode 1</preQTxt>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[Keterangan Rumah Tangga Usaha Peternakan
2. Pelayanan Koperasi :
b. Jika rincian 2a berkode 1, jenis pelayanan yang pernah diterima dari koperasi :.........................]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Lingkari kode 1 bila pernah, kode 2 bila tidak pernah, kemudian pindahkan isiannya ke kotak yang telah disediakan.

Lingkari kode yang sesuai dengan jenis pelayanan yang pernah diterima, dan pindahkan isian pada kotak yang disediakan. Apabila dalam rumah tangga ini menerima pelayanan lebih dari satu jenis, maka jumlahkan kode yang dilingkari, kemudian tuliskan kode yang dijumlahkan pada kotak yang disediakan.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Kredit Uang</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>16</catValu>
                <labl>Kesehatan ternak</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Pengadaan bibit(anak)</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>32</catValu>
                <labl>Lainnya (..........)</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>4</catValu>
                <labl>Pengadaan sapronak</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>8</catValu>
                <labl>Pemasaran produksi</labl>
            </catgry>
            <txt>
                <![CDATA[Lainnya adalah : pelayanan yang diberikan unit koperasi selain di atas untuk menunjang usaha dalam
beternak, misalnya pelayanan IB (Inseminasi buatan).]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V405" name="b8r3a" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="405">
            <labl>Apakah ada anggota rumah tangga (termasuk kepala rumah tangga) yang menjadi anggota kelompok pada saat pencacahan</labl>
            <location StartPos="585" EndPos="585" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[Keterangan Rumah Tangga Usaha Peternakan
3. Keanggotaan kelompok peternak :
a. Apakah ada anggota rumah tangga (termasuk kepala rumah tangga) yang menjadi anggota kelompok pada saat pencacahan ? ..............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Lingkari kode 1 bila ada anggota rumah tangga yang menjadi anggota kelompok Peternakan, dan kode 2 bila tidak ada, kemudian pindahkan isiannya ke kotak yang telah disediakan.

Tuliskan apabila ada jumlah anggota rumah tangga yang menjadi anggota koperasi berdasarkan jenis kelamin laki-laki (rincian 3.b1) dan perempuan (rincian 3.b2), kemudian pindahkan ke kotak yang tersedia.

Lingkari kode 1 bila alasannya belum ada kelompok Peternak di dalamnya, kode 2 bila sudah ada kelompok Peternak tetapi belum berminat, kode 3 bila tidak berminat karena pelayanan tidak memuaskan, kode 4 untuk lainnya. Kemudian isikan kode yang dilingkari ke dalam kotak yang disediakan.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Ya</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Tidak</labl>
            </catgry>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V406" name="b8r3b1" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="406">
            <labl>Jika rincian 3a, berkode 1, jumlah anggota rumah tangga yang menjadi anggota kelompok Laki-laki</labl>
            <location StartPos="586" EndPos="587" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <preQTxt>Jika rincian 3a, berkode 1</preQTxt>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[Keterangan Rumah Tangga Usaha Peternakan
b. Jika rincian 3a, berkode 1, jumlah anggota rumah tangga yang menjadi anggota kelompok :
1. Laki-laki :............... Orang]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Lingkari kode 1 bila ada anggota rumah tangga yang menjadi anggota kelompok Peternakan, dan kode 2 bila tidak ada, kemudian pindahkan isiannya ke kotak yang telah disediakan.

Tuliskan apabila ada jumlah anggota rumah tangga yang menjadi anggota koperasi berdasarkan jenis kelamin laki-laki (rincian 3.b1) dan perempuan (rincian 3.b2), kemudian pindahkan ke kotak yang tersedia.

Lingkari kode 1 bila alasannya belum ada kelompok Peternak di dalamnya, kode 2 bila sudah ada kelompok Peternak tetapi belum berminat, kode 3 bila tidak berminat karena pelayanan tidak memuaskan, kode 4 untuk lainnya. Kemudian isikan kode yang dilingkari ke dalam kotak yang disediakan.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V407" name="b8r3b2" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="407">
            <labl>Jika rincian 3a, berkode 1, jumlah anggota rumah tangga yang menjadi anggota kelompok perempuan</labl>
            <location StartPos="588" EndPos="589" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <preQTxt>Jika rincian 3a, berkode 1</preQTxt>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[Keterangan Rumah Tangga Usaha Peternakan
b. Jika rincian 3a, berkode 1, jumlah anggota rumah tangga yang menjadi anggota kelompok :
2. Perempuan :............... Orang]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Lingkari kode 1 bila ada anggota rumah tangga yang menjadi anggota kelompok Peternakan, dan kode 2 bila tidak ada, kemudian pindahkan isiannya ke kotak yang telah disediakan.

Tuliskan apabila ada jumlah anggota rumah tangga yang menjadi anggota koperasi berdasarkan jenis kelamin laki-laki (rincian 3.b1) dan perempuan (rincian 3.b2), kemudian pindahkan ke kotak yang tersedia.

Lingkari kode 1 bila alasannya belum ada kelompok Peternak di dalamnya, kode 2 bila sudah ada kelompok Peternak tetapi belum berminat, kode 3 bila tidak berminat karena pelayanan tidak memuaskan, kode 4 untuk lainnya. Kemudian isikan kode yang dilingkari ke dalam kotak yang disediakan.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V408" name="b8r3c" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="408">
            <labl>Jika rincian 3a, berkode 2, alasan utama tidak menjadi anggota kelompok</labl>
            <location StartPos="590" EndPos="590" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[Keterangan Rumah Tangga Usaha Peternakan
c. Jika rincian 3a, berkode 2, alasan utama tidak menjadi anggota kelompok : ...........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Lingkari kode 1 bila ada anggota rumah tangga yang menjadi anggota kelompok Peternakan, dan kode 2 bila tidak ada, kemudian pindahkan isiannya ke kotak yang telah disediakan.

Tuliskan apabila ada jumlah anggota rumah tangga yang menjadi anggota koperasi berdasarkan jenis kelamin laki-laki (rincian 3.b1) dan perempuan (rincian 3.b2), kemudian pindahkan ke kotak yang tersedia.

Lingkari kode 1 bila alasannya belum ada kelompok Peternak di dalamnya, kode 2 bila sudah ada kelompok Peternak tetapi belum berminat, kode 3 bila tidak berminat karena pelayanan tidak memuaskan, kode 4 untuk lainnya. Kemudian isikan kode yang dilingkari ke dalam kotak yang disediakan.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Belum ada kelompok di desanya</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Belum/tidak berminat</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3</catValu>
                <labl>Pelayanan kelompok tidak memuaskan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>4</catValu>
                <labl>Lainnya (..............)</labl>
            </catgry>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V409" name="b8r4a" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="409">
            <labl>Apakah pernah mendapatkan pelayanan untuk usaha peternakan dari kelompok selama setahun yang lalu</labl>
            <location StartPos="591" EndPos="591" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[Keterangan Rumah Tangga Usaha Peternakan
4. Pelayanan kelompok peternak :
a. Apakah pernah mendapatkan pelayanan untuk usaha peternakan dari kelompok selama setahun yang lalu ?
............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Lingkari kode 1 bila pernah mendapatkan pelayanan untuk usaha Peternakan dari kelompok Peternak selama setahun yang lalu, dan kode 2 bila tidak ada kemudian pindahkan isiannya ke kotak yang telah disediakan.

Lingkari kode jenis pelayanan yang pernah diterima dari kelompok Peternakan.
Kemudian isikan kode yang dilingkari ke dalam kotak yang disediakan.
Apabila dalam rumah tangga ini menerima pelayanan lebih dari satu jenis, maka jumlahkan kode yang dilingkari, kemudian tuliskan kode yang dijumlahkan pada kotak yang disediakan.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Ya</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Tidak</labl>
            </catgry>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V410" name="b8r4b" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="410">
            <labl>Jika rincian 4a, berkode 1, jenis pelayanan yang pernah diterima dari kelompok</labl>
            <location StartPos="592" EndPos="593" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <preQTxt>Jika rincian 4a, berkode 1</preQTxt>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[Keterangan Rumah Tangga Usaha Peternakan
4. Pelayanan kelompok peternak :
b. Jika rincian 4a, berkode 1, jenis pelayanan yang pernah diterima dari kelompok :............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Lingkari kode 1 bila pernah mendapatkan pelayanan untuk usaha Peternakan dari kelompok Peternak selama setahun yang lalu, dan kode 2 bila tidak ada kemudian pindahkan isiannya ke kotak yang telah disediakan.

Lingkari kode jenis pelayanan yang pernah diterima dari kelompok Peternakan.
Kemudian isikan kode yang dilingkari ke dalam kotak yang disediakan.
Apabila dalam rumah tangga ini menerima pelayanan lebih dari satu jenis, maka jumlahkan kode yang dilingkari, kemudian tuliskan kode yang dijumlahkan pada kotak yang disediakan.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Kredit Uang</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>16</catValu>
                <labl>Lainnya (............)</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Pengadaan bibit(anak)</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>4</catValu>
                <labl>Pengadaan sapronak</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>8</catValu>
                <labl>Pelayanan kesehatan ternak</labl>
            </catgry>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V411" name="b8r5a" files="F3" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="411">
            <labl>Apakah ada anggota rumah tangga yang pernah mengikuti bimbingan penyuluhan dalam budidaya/pembibitan Ternak/unggas selama setahun yang lalu</labl>
            <location StartPos="594" EndPos="594" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[Keterangan Rumah Tangga Usaha Peternakan
5. Penyuluhan usaha peternakan :
a. Apakah ada anggota rumah tangga yang pernah mengikuti bimbingan penyuluhan dalam budidaya/pembibitan Ternak/unggas selama setahun yang lalu ?.............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Lingkari kode 1 bila ada anggota rumah tangga yang pernah mengikuti bimbingan penyuluhan dalam budidaya/pembibitan ternak/unggas selama setahun yang lalu, dan kode 2 bila tidak ada kemudian pindahkan isiannya ke kotak yang telah disediakan.

Tuliskan apabila ada jumlah anggota rumah tangga yang menjadi anggota koperasi berdasarkan jenis kelamin laki-laki (rincian 5.b1) dan perempuan (rincian 5.b2), kemudian pindahkan ke kotak yang tersedia.

Lingkari kode jenis penyuluhan yang diikuti dari bimbingan penyuluhan. Kemudian isikan kode yang dilingkari ke dalam kotak yang disediakan.
Apabila dalam rumah tangga ini pernah mengikuti jenis penyuluhan lebih dari satu, maka jumlahkan kode yang dilingkari, kemudian pindahkan ke dalam kotak yang disediakan.

Lingkari kode 1 bila alasannya tidak pernah ada penyuluhan, kode 2 merasa tidak perlu, kode 3 materi penyuluhan tidak sesuai, kode 4 lokasi penyuluhan jauh, dan kode 5 untuk lainnya. Kemudian isikan kode yang dilingkari ke dalam kotak yang disediakan.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="1" max="2"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">1</sumStat>
            <sumStat type="max">2</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Ya</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Tidak</labl>
            </catgry>
            <txt>
                <![CDATA[Penyuluhan adalah : kegiatan penerangan yang dilakukan oleh orang/instansi yang mengetahui/ahli
di dalam pengetahuan pembudidayaan ternak/unggas. Misalnya oleh dinas peternakan, dokter hewan, dan PPL.

Teknis budidaya ternak/unggas adalah : cara pemeliharaan dan perawatan ternak/ungas yang
baik sejak kecil sampai dewasa guna mendapatkan produksi ternak/unggas yang optimal.

Penyusunan ransum ternak/unggas adalah : cara penyusunan pakan ternak/unggas dengan
menggunakan berbagai pedoman seperti umur, berat badan ternak/unggas dan pengaturan komposisi protein yang digunakan untuk ternak/unggas.

Pengobatan ternak/unggas adalah : suatu materi yang diberikan kepada peternak untuk melakukan tindakan pengobatan terhadap ternak/unggas baik secara tradisional maupun pengobatan sederhana.

Pemasaran hasil produksi adalah : materi tentang penjualan hasil produksi dengan melihat harga pasar dan tempat penjualan.

Lainnya adalah : jenis penyuluhan yang diikuti peternak selain tersebut di atas.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V412" name="b8r5b1" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="412">
            <labl>Jika rincian 5a berkode 1, jumlah anggota rumah tangga yang mengikuti bimbingan penyuluhan usaha peternakan Laki-laki</labl>
            <location StartPos="595" EndPos="596" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <preQTxt>Jika rincian 5a berkode 1</preQTxt>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[Keterangan Rumah Tangga Usaha Peternakan
5. Penyuluhan usaha peternakan :
b. Jika rincian 5a berkode 1, jumlah anggota rumah tangga yang mengikuti bimbingan penyuluhan usaha peternakan :
1. Laki-laki :................ Orang]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Lingkari kode 1 bila ada anggota rumah tangga yang pernah mengikuti bimbingan penyuluhan dalam budidaya/pembibitan ternak/unggas selama setahun yang lalu, dan kode 2 bila tidak ada kemudian pindahkan isiannya ke kotak yang telah disediakan.

Tuliskan apabila ada jumlah anggota rumah tangga yang menjadi anggota koperasi berdasarkan jenis kelamin laki-laki (rincian 5.b1) dan perempuan (rincian 5.b2), kemudian pindahkan ke kotak yang tersedia.

Lingkari kode jenis penyuluhan yang diikuti dari bimbingan penyuluhan. Kemudian isikan kode yang dilingkari ke dalam kotak yang disediakan.
Apabila dalam rumah tangga ini pernah mengikuti jenis penyuluhan lebih dari satu, maka jumlahkan kode yang dilingkari, kemudian pindahkan ke dalam kotak yang disediakan.

Lingkari kode 1 bila alasannya tidak pernah ada penyuluhan, kode 2 merasa tidak perlu, kode 3 materi penyuluhan tidak sesuai, kode 4 lokasi penyuluhan jauh, dan kode 5 untuk lainnya. Kemudian isikan kode yang dilingkari ke dalam kotak yang disediakan.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Penyuluhan adalah : kegiatan penerangan yang dilakukan oleh orang/instansi yang mengetahui/ahli
di dalam pengetahuan pembudidayaan ternak/unggas. Misalnya oleh dinas peternakan, dokter hewan, dan PPL.

Teknis budidaya ternak/unggas adalah : cara pemeliharaan dan perawatan ternak/ungas yang
baik sejak kecil sampai dewasa guna mendapatkan produksi ternak/unggas yang optimal.

Penyusunan ransum ternak/unggas adalah : cara penyusunan pakan ternak/unggas dengan
menggunakan berbagai pedoman seperti umur, berat badan ternak/unggas dan pengaturan komposisi protein yang digunakan untuk ternak/unggas.

Pengobatan ternak/unggas adalah : suatu materi yang diberikan kepada peternak untuk melakukan tindakan pengobatan terhadap ternak/unggas baik secara tradisional maupun pengobatan sederhana.

Pemasaran hasil produksi adalah : materi tentang penjualan hasil produksi dengan melihat harga pasar dan tempat penjualan.

Lainnya adalah : jenis penyuluhan yang diikuti peternak selain tersebut di atas.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V413" name="b8r5b2" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="413">
            <labl>Jika rincian 5a berkode 1, jumlah anggota rumah tangga yang mengikuti bimbingan penyuluhan usaha peternakan perempuan</labl>
            <location StartPos="597" EndPos="598" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <preQTxt>Jika rincian 5a berkode 1</preQTxt>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[Keterangan Rumah Tangga Usaha Peternakan
5. Penyuluhan usaha peternakan :
b. Jika rincian 5a berkode 1, jumlah anggota rumah tangga yang mengikuti bimbingan penyuluhan usaha peternakan :
2. Perempuan :................ Orang]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Lingkari kode 1 bila ada anggota rumah tangga yang pernah mengikuti bimbingan penyuluhan dalam budidaya/pembibitan ternak/unggas selama setahun yang lalu, dan kode 2 bila tidak ada kemudian pindahkan isiannya ke kotak yang telah disediakan.

Tuliskan apabila ada jumlah anggota rumah tangga yang menjadi anggota koperasi berdasarkan jenis kelamin laki-laki (rincian 5.b1) dan perempuan (rincian 5.b2), kemudian pindahkan ke kotak yang tersedia.

Lingkari kode jenis penyuluhan yang diikuti dari bimbingan penyuluhan. Kemudian isikan kode yang dilingkari ke dalam kotak yang disediakan.
Apabila dalam rumah tangga ini pernah mengikuti jenis penyuluhan lebih dari satu, maka jumlahkan kode yang dilingkari, kemudian pindahkan ke dalam kotak yang disediakan.

Lingkari kode 1 bila alasannya tidak pernah ada penyuluhan, kode 2 merasa tidak perlu, kode 3 materi penyuluhan tidak sesuai, kode 4 lokasi penyuluhan jauh, dan kode 5 untuk lainnya. Kemudian isikan kode yang dilingkari ke dalam kotak yang disediakan.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Penyuluhan adalah : kegiatan penerangan yang dilakukan oleh orang/instansi yang mengetahui/ahli
di dalam pengetahuan pembudidayaan ternak/unggas. Misalnya oleh dinas peternakan, dokter hewan, dan PPL.

Teknis budidaya ternak/unggas adalah : cara pemeliharaan dan perawatan ternak/ungas yang
baik sejak kecil sampai dewasa guna mendapatkan produksi ternak/unggas yang optimal.

Penyusunan ransum ternak/unggas adalah : cara penyusunan pakan ternak/unggas dengan
menggunakan berbagai pedoman seperti umur, berat badan ternak/unggas dan pengaturan komposisi protein yang digunakan untuk ternak/unggas.

Pengobatan ternak/unggas adalah : suatu materi yang diberikan kepada peternak untuk melakukan tindakan pengobatan terhadap ternak/unggas baik secara tradisional maupun pengobatan sederhana.

Pemasaran hasil produksi adalah : materi tentang penjualan hasil produksi dengan melihat harga pasar dan tempat penjualan.

Lainnya adalah : jenis penyuluhan yang diikuti peternak selain tersebut di atas.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V414" name="b8r5c" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="414">
            <labl>Jenis penyuluhan yang diikuti</labl>
            <location StartPos="599" EndPos="600" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[Keterangan Rumah Tangga Usaha Peternakan
5. Penyuluhan usaha peternakan :
c. Jenis penyuluhan yang diikuti :]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Lingkari kode 1 bila ada anggota rumah tangga yang pernah mengikuti bimbingan penyuluhan dalam budidaya/pembibitan ternak/unggas selama setahun yang lalu, dan kode 2 bila tidak ada kemudian pindahkan isiannya ke kotak yang telah disediakan.

Tuliskan apabila ada jumlah anggota rumah tangga yang menjadi anggota koperasi berdasarkan jenis kelamin laki-laki (rincian 5.b1) dan perempuan (rincian 5.b2), kemudian pindahkan ke kotak yang tersedia.

Lingkari kode jenis penyuluhan yang diikuti dari bimbingan penyuluhan. Kemudian isikan kode yang dilingkari ke dalam kotak yang disediakan.
Apabila dalam rumah tangga ini pernah mengikuti jenis penyuluhan lebih dari satu, maka jumlahkan kode yang dilingkari, kemudian pindahkan ke dalam kotak yang disediakan.

Lingkari kode 1 bila alasannya tidak pernah ada penyuluhan, kode 2 merasa tidak perlu, kode 3 materi penyuluhan tidak sesuai, kode 4 lokasi penyuluhan jauh, dan kode 5 untuk lainnya. Kemudian isikan kode yang dilingkari ke dalam kotak yang disediakan.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Teknis budaya ternak/unggas</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>16</catValu>
                <labl>Lainnya (..............)</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Penyususnan ransum ternak/unggas</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>4</catValu>
                <labl>Pengobatan ternak/unggas</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>8</catValu>
                <labl>Pemasaran hasil produksi</labl>
            </catgry>
            <txt>
                <![CDATA[Penyuluhan adalah : kegiatan penerangan yang dilakukan oleh orang/instansi yang mengetahui/ahli
di dalam pengetahuan pembudidayaan ternak/unggas. Misalnya oleh dinas peternakan, dokter hewan, dan PPL.

Teknis budidaya ternak/unggas adalah : cara pemeliharaan dan perawatan ternak/ungas yang
baik sejak kecil sampai dewasa guna mendapatkan produksi ternak/unggas yang optimal.

Penyusunan ransum ternak/unggas adalah : cara penyusunan pakan ternak/unggas dengan
menggunakan berbagai pedoman seperti umur, berat badan ternak/unggas dan pengaturan komposisi protein yang digunakan untuk ternak/unggas.

Pengobatan ternak/unggas adalah : suatu materi yang diberikan kepada peternak untuk melakukan tindakan pengobatan terhadap ternak/unggas baik secara tradisional maupun pengobatan sederhana.

Pemasaran hasil produksi adalah : materi tentang penjualan hasil produksi dengan melihat harga pasar dan tempat penjualan.

Lainnya adalah : jenis penyuluhan yang diikuti peternak selain tersebut di atas.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V415" name="b8r5d" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="415">
            <labl>Jika rincian 5a berkode 2, alasan utama tidak mengikuti penyuluhan</labl>
            <location StartPos="601" EndPos="601" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <preQTxt>Jika rincian 5a berkode 2</preQTxt>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[Keterangan Rumah Tangga Usaha Peternakan
5. Penyuluhan usaha peternakan :
d. Jika rincian 5a berkode 2, alasan utama tidak mengikuti penyuluhan :...............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Lingkari kode 1 bila ada anggota rumah tangga yang pernah mengikuti bimbingan penyuluhan dalam budidaya/pembibitan ternak/unggas selama setahun yang lalu, dan kode 2 bila tidak ada kemudian pindahkan isiannya ke kotak yang telah disediakan.

Tuliskan apabila ada jumlah anggota rumah tangga yang menjadi anggota koperasi berdasarkan jenis kelamin laki-laki (rincian 5.b1) dan perempuan (rincian 5.b2), kemudian pindahkan ke kotak yang tersedia.

Lingkari kode jenis penyuluhan yang diikuti dari bimbingan penyuluhan. Kemudian isikan kode yang dilingkari ke dalam kotak yang disediakan.
Apabila dalam rumah tangga ini pernah mengikuti jenis penyuluhan lebih dari satu, maka jumlahkan kode yang dilingkari, kemudian pindahkan ke dalam kotak yang disediakan.

Lingkari kode 1 bila alasannya tidak pernah ada penyuluhan, kode 2 merasa tidak perlu, kode 3 materi penyuluhan tidak sesuai, kode 4 lokasi penyuluhan jauh, dan kode 5 untuk lainnya. Kemudian isikan kode yang dilingkari ke dalam kotak yang disediakan.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Tidak pernah ada penyuluhan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Merasa tidak perlu</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3</catValu>
                <labl>Materi penyuluhan tidak sesuai</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>4</catValu>
                <labl>Lokasi penyuluhan jauh</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>5</catValu>
                <labl>Lainnya (..............)</labl>
            </catgry>
            <txt>
                <![CDATA[Penyuluhan adalah : kegiatan penerangan yang dilakukan oleh orang/instansi yang mengetahui/ahli
di dalam pengetahuan pembudidayaan ternak/unggas. Misalnya oleh dinas peternakan, dokter hewan, dan PPL.

Teknis budidaya ternak/unggas adalah : cara pemeliharaan dan perawatan ternak/ungas yang
baik sejak kecil sampai dewasa guna mendapatkan produksi ternak/unggas yang optimal.

Penyusunan ransum ternak/unggas adalah : cara penyusunan pakan ternak/unggas dengan
menggunakan berbagai pedoman seperti umur, berat badan ternak/unggas dan pengaturan komposisi protein yang digunakan untuk ternak/unggas.

Pengobatan ternak/unggas adalah : suatu materi yang diberikan kepada peternak untuk melakukan tindakan pengobatan terhadap ternak/unggas baik secara tradisional maupun pengobatan sederhana.

Pemasaran hasil produksi adalah : materi tentang penjualan hasil produksi dengan melihat harga pasar dan tempat penjualan.

Lainnya adalah : jenis penyuluhan yang diikuti peternak selain tersebut di atas.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V416" name="b8r6a" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="416">
            <labl>Kode pengambil keputusan Jenis ternak/unggas yang diusahakan</labl>
            <location StartPos="602" EndPos="602" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[Keterangan Rumah Tangga Usaha Peternakan
6. Pengambil Keputusan ;
Siapakah pengambil keputusan untuk kegiatan-kegiatan dibawah ini ? 
a. Kode pengambil keputusan Jenis ternak/unggas yang diusahakan :...............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>Isikan kode 1 bila pengambil keputusan adalah kepala rumah tangga/ART laki-laki,kode 2 bila pengambil keputusan adalah kepala rumah tangga/ART perempuan, dan kode 3 bila bersama-sama, untuk setiap jenis kegiatan yang dilakukan.</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Kepala RT/ART Laki-laki</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Kepala RT/ART Perempuan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3</catValu>
                <labl>Bersama-sama</labl>
            </catgry>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V417" name="b8r6b" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="417">
            <labl>Kode pengambil keputusan jumlah ternak/unggas yang diusahakan</labl>
            <location StartPos="603" EndPos="603" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[Keterangan Rumah Tangga Usaha Peternakan
6. Pengambil Keputusan ;
Siapakah pengambil keputusan untuk kegiatan-kegiatan dibawah ini ? 
b. Kode pengambil keputusan jumlah ternak/unggas yang diusahakan :...............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>Isikan kode 1 bila pengambil keputusan adalah kepala rumah tangga/ART laki-laki,kode 2 bila pengambil keputusan adalah kepala rumah tangga/ART perempuan, dan kode 3 bila bersama-sama, untuk setiap jenis kegiatan yang dilakukan.</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Kepala RT/ART Laki-laki</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Kepala RT/ART Perempuan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3</catValu>
                <labl>Bersama-sama</labl>
            </catgry>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V418" name="b8r6c" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="418">
            <labl>Kode pengambil keputusan Penjualan ternak/unggas</labl>
            <location StartPos="604" EndPos="604" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[Keterangan Rumah Tangga Usaha Peternakan
6. Pengambil Keputusan ;
Siapakah pengambil keputusan untuk kegiatan-kegiatan dibawah ini ? 
c. Kode pengambil keputusan Penjualan ternak/unggas :..............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>Isikan kode 1 bila pengambil keputusan adalah kepala rumah tangga/ART laki-laki,kode 2 bila pengambil keputusan adalah kepala rumah tangga/ART perempuan, dan kode 3 bila bersama-sama, untuk setiap jenis kegiatan yang dilakukan.</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Kepala RT/ART Laki-laki</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Kepala RT/ART Perempuan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3</catValu>
                <labl>Bersama-sama</labl>
            </catgry>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V419" name="b8r6d" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="419">
            <labl>Kode pengambil keputusan Jenis pakan ternak/unggas yang diberikan</labl>
            <location StartPos="605" EndPos="605" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[Keterangan Rumah Tangga Usaha Peternakan
6. Pengambil Keputusan ;
Siapakah pengambil keputusan untuk kegiatan-kegiatan dibawah ini ? 
d. Kode pengambil keputusan Jenis pakan ternak/unggas yang diberikan :...............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>Isikan kode 1 bila pengambil keputusan adalah kepala rumah tangga/ART laki-laki,kode 2 bila pengambil keputusan adalah kepala rumah tangga/ART perempuan, dan kode 3 bila bersama-sama, untuk setiap jenis kegiatan yang dilakukan.</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Kepala RT/ART Laki-laki</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Kepala RT/ART Perempuan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3</catValu>
                <labl>Bersama-sama</labl>
            </catgry>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V420" name="b9r1" files="F3" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="420">
            <labl>Status penguasaan bangunan tempat tinggal yang ditempati</labl>
            <location StartPos="606" EndPos="606" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[Keadaan sosial ekonomi Rumah Tangga
1. Status penguasaan bangunan tempat tinggal yang ditempati :]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>Lingkari salah satu kode 1 s.d 6 sesuai dengan jawaban responden. Status rumah yang ditempati ini harus dilihat dari sisi anggota rumah tangga.</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="1" max="6"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">1</sumStat>
            <sumStat type="max">6</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Milik Sendiri</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Sewa/Kontrak</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3</catValu>
                <labl>Bebas/Sewa</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>4</catValu>
                <labl>Rumah Dinas</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>5</catValu>
                <labl>Rumah milik orang tua/sanak/saudara</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>6</catValu>
                <labl>Lainnya (..........)</labl>
            </catgry>
            <notes>
                <![CDATA[Tujuan blok ini untuk mengetahui pendapat kepala rumah tangga tentang keadaan sosial
ekonomi rumah tangganya.

Cara pengisian blok ini adalah : melingkari salah satu jawaban yang sesuai, lalu memindahkan
angkanya ke kotak yang disediakan.
Khusus untuk rincian 5 pindahkan isian pada titik-titik sebelah kiri, dan khusus untuk Rincian 14c jumlahkan terlebih dahulu kode kode yang dilingkari, baru dipindahkan ke kotak jawaban.]]>
            </notes>
            <txt>
                <![CDATA[Milik Sendiri, jika tempat tinggal tersebut pada waktu pencacahan betul-betul sudah milik kepala rumah tangga atau salah seorang anggota rumah tangga. Rumah yang dibeli secara angsuran melalui kredit bank atau rumah dengan status sewa beli dianggap rumah milik sendiri.

Sewa/kontrak, jika tempat tinggal tersebut disewa oleh kepala rumah tangga/anggota rumah
tangga dalam jangka waktu tertentu berdasarkan perjanjian sewa/kontrak antara pemilik dan pemakai.
Cara pembayaran biasanya sekaligus di muka atau dapat diangsur menurut persetujuan kedua belah pihak.

Bebas sewa, jika tempat tinggal tersebut diperoleh dari pihak lain ( bukan famili/orang tua) dan ditempati oleh rumah tangga tanpa mengeluarkan suatu pembayaran.

Rumah dinas, jika tempat tinggal tersebut dimiliki dan disediakan oleh suatu instansi tempat bekerja salah satu anggota rumah tangga baik dengan membayar sewa maupun tidak.

Rumah milik orang tua/sanak/saudara, jika tempat tinggal tersebut bukan milik sendiri melainkan milik orang tua/sanak/saudara dan tidak mengeluarkan suatu pembayaran apapun untuk mendiami tempat tinggal tersebut.

Lainnya, jika tempat tinggal tersebut tidak dapat digolongkan ke dalam salah satu kategori diatas, misalnya tempat tinggal milik bersama, rumah adat.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V421" name="b9r2" files="F3" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="421">
            <labl>Jenis Atap Terluas</labl>
            <location StartPos="607" EndPos="607" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[Keadaan sosial ekonomi Rumah Tangga
2. Jenis Atap Terluas :]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>Lingkari salah satu kode jenis atap terluas dari bangunan fisik, dimana rumah tangga responden berada.</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="1" max="7"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">1</sumStat>
            <sumStat type="max">7</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>beton</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Genteng</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3</catValu>
                <labl>Sirap</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>4</catValu>
                <labl>Seng</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>5</catValu>
                <labl>Asbes</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>6</catValu>
                <labl>Ijuk/Rumbia</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>7</catValu>
                <labl>Lainnya (.............)</labl>
            </catgry>
            <txt>
                <![CDATA[Atap adalah :penutup bagian atas suatu bangunan sehingga orang yang mendiami di bawahnya
terlindung dari terik matahari, hujan dan sebagainya.

Untuk bangunan bertingkat, atap yang dimaksud 
adalah : bagian teratas dari bangunan tersebut.

Beton adalah :atap yang terbuat dari campuran semen, kerikil dan pasir yang dicampur dengan air.

Genteng adalah : atap yang terbuat dari tanah liat yang dicetak dan dibakar. Termasuk pula genteng beton (genteng yang terbuat dari campuran semen dan pasir), genteng fiber cement dan genteng keramik.

Sirap adalah : atap yang terbuat dari kepingan kayu yang tipis dan biasanya terbuat dari kayu ulin
atau kayu besi.

Seng adalah : atap yang terbuat dari bahan seng. Atap seng bisa berbentuk seng rata, seng
gelombang, termasuk genteng seng yang lazim disebut decrabond (seng yang dilapisi epoxy dan
acrylic).

Asbes adalah : atap yang terbuat dari campuran serat asbes dan semen. Pada umumnya atap
asbes berbentuk gelombang.

Ijuk/rumbia adalah : atap yang terbuat dari serat pohon aren/enau atau sejenisnya yang umumnya
berwarna hitam.

Lainnya adalah atap selain jenis atap diatas, misalnya papan, bambu dan daun-daunan.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V422" name="b9r3" files="F3" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="422">
            <labl>Jenis Diniding Terluas</labl>
            <location StartPos="608" EndPos="608" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[Keadaan sosial ekonomi Rumah Tangga
3. Jenis Diniding Terluas :]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>Lingkari salah satu kode jenis dinding terluas dari bangunan fisik, dimana rumah tangga responden berada.</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="1" max="4"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">1</sumStat>
            <sumStat type="max">4</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Tembok</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Kayu</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3</catValu>
                <labl>Bambu</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>4</catValu>
                <labl>Lainnya (.............)</labl>
            </catgry>
            <txt>
                <![CDATA[Dinding adalah : sisi luar/batas dari suatu bangunan atau penyekat dengan bangunan fisik lain.
Bila bangunan tersebut menggunakan lebih dari satu jenis dinding yang luasnya sama, maka yang dianggap sebagai dinding terluas adalah dinding yang bernilai lebih tinggi.

Tembok adalah : dinding yang terbuat dari susunan bata merah atau batako biasanya dilapisi plesteran semen.

Di daerah tertentu ada dinding yang terbuat dari anyaman bambu dengan luas ? 1m x 1m yang
dibingkai oleh balok, kemudian diplester dengan campuran semen dan pasir. Bentuk dinding seperti ini dikategorikan bambu, namun bila anyamannya berupa kawat dikategorikan lainnya. 

Didaerah lain ada juga dinding yang terbuat dari pasangan batu merah dan diplester namun dengan
tiang kolom berupa kayu balok, yang biasanya berjarak 1-11/2m, dinding seperti itu dicatat
sebagai dinding tembok.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V423" name="b9r4" files="F3" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="423">
            <labl>Jenis lantai terluas</labl>
            <location StartPos="609" EndPos="609" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[Keadaan sosial ekonomi Rumah Tangga
4. Jenis lantai terluas :]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>Lingkari salah satu kode jenis lantai terluas dari bangunan tempat tinggal yang dirumah tangga responden.</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="1" max="2"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">1</sumStat>
            <sumStat type="max">2</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Bukan Tanah</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Tanah</labl>
            </catgry>
            <txt>
                <![CDATA[Yang dimaksud dengan lantai disini adalah : bagian bawah/dasar/alas suatu ruangan, baik terbuat
dari tanah maupun bukan tanah seperti keramik, marmer, papan dan semen.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V424" name="b9r5" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="424">
            <labl>Luas Lantai</labl>
            <location StartPos="610" EndPos="612" width="3" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[Keadaan sosial ekonomi Rumah Tangga
5. Luas Lantai :............m2]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>Isikan luas lantai dari bangunan tempat tinggal yang dihuni oleh rumah tangga responden dalam satuan meter persegi.</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Luas lantai, yang dimaksud disini adalah : luas lantai yang ditempati dan digunakan untuk keperluan sehari-hari (sebatas atap). 
Untuk bangunan bertingkat, luas lantai adalah jumlah luas dari semua tingkat yang ditempati.

Bila suatu tempat tinggal dihuni oleh lebih dari satu rumah tangga, maka luas lantai dari ruangan yang dipakai bersama dibagi banyaknya rumah tangga ditambah dengan luas lantai pribadi rumah tangga yang bersangkutan.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V425" name="b9r6" files="F3" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="425">
            <labl>Sumber air minum yang utama</labl>
            <location StartPos="613" EndPos="613" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[Keadaan sosial ekonomi Rumah Tangga
6. Sumber air minum yang utama :................]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Tanyakan sumber air minum utama yang digunakan oleh rumah tangga responden. Lingkari salah satu kode jawaban yang sesuai.

Perlu pula diingat bahwa yang ditanyakan disini adalah sumbernya. Jadi kalau rumah tangga
responden mendapatkan air dari mata air yang disalurkan sampai ke rumah, maka sumber airnya
adalah mata air. 
Bila responden menggunakan air yang berasal dari beberapa sumber air, maka pilih salah satu sumber air yang volume airnya paling banyak digunakan oleh rumah tangga tersebut.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="1" max="8"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">1</sumStat>
            <sumStat type="max">8</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Air dalam kemasan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Leding</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3</catValu>
                <labl>Pompa</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>4</catValu>
                <labl>Sumur</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>5</catValu>
                <labl>Mata air</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>6</catValu>
                <labl>Air Sungai</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>7</catValu>
                <labl>Air Hujan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>8</catValu>
                <labl>Lainnya (.............)</labl>
            </catgry>
            <txt>
                <![CDATA[Air dalam kemasan adalah :air yang diproduksi dan didistribusikan oleh suatu perusahaan dalam
kemasan botol/galon dan kemasan gelas, seperti aqua, ades dsb.

Air leding adalah :air yang diproduksi melalui proses penjernihan dan penyehatan sebelum dialirkan kepada konsumen melalui suatu instalasi berupa saluran air. 
Sumber air ini diusahakan oleh PAM, PDAM, atau BPAM baik dikelola pemerintah maupun swasta.

Pompa adalah : air tanah yang cara pengambilannya dengan menggunakan pompa tangan,pompa listrik atau kincir angin, termasuk sumur artesis (sumur pantek).

Sumur/perigi adalah : air yang berasal dari dalam tanah yang digali. 
Cara pengambilannya dengan menggunakan gayung atau ember, baik dengan katrol maupun tidak.

Dikategorikan sebagai sumur terlindung (kode 4) bila lingkar sumur/perigi tersebut dilindungi oleh
tembok paling sedikit 0,8 meter diatas tanah dan 3 meter ke bawah tanah, serta ada lantai semen
sejauh 1 meter dari lingkar sumur atau perigi.

Pompa adalah : air tanah yang cara pengambilannya dengan menggunakan pompa tangan,pompa listrik atau kincir angin, termasuk sumur artesis (sumur pantek).

Sumur/perigi adalah : air yang berasal dari dalam tanah yang digali. Cara pengambilannya dengan menggunakan gayung atau ember, baik dengan katrol maupun tidak.
Dikategorikan sebagai sumur terlindung (kode 4) bila lingkar sumur/perigi tersebut dilindungi oleh
tembok paling sedikit 0,8 meter diatas tanah dan 3 meter ke bawah tanah, serta ada lantai semen
sejauh 1 meter dari lingkar sumur atau perigi.

Mata air adalah : sumber air permukaan tanah dimana air timbul dengan sendirinya.

Lainnya adalah : sumber air selain yang tersebut diatas seperti air waduk/danau]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V426" name="b9r7" files="F3" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="426">
            <labl>Penggunaan fasilitas tempat buang air besar yang utama</labl>
            <location StartPos="614" EndPos="614" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[Keadaan sosial ekonomi Rumah Tangga
7. Penggunaan fasilitas tempat buang air besar yang utama :...................]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>Lingkari salah satu kode yang sesuai.</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="1" max="4"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">1</sumStat>
            <sumStat type="max">4</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Sendiri</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Bersama</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3</catValu>
                <labl>Umum</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>4</catValu>
                <labl>Tidak ada</labl>
            </catgry>
            <txt>
                <![CDATA[Yang dimaksud dengan fasilitas buang air besar adalah : ketersedian jamban/kakus yang dapat digunakan oleh rumah tangga responden.

Penggunaan fasilitas/tempat membuang air besar dibedakan menjadi 3 kategori, yaitu sendiri, bersama dan umum.]]>
            </txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V427" name="b9r8" files="F3" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="427">
            <labl>Sumber penerangan yang utama</labl>
            <location StartPos="615" EndPos="615" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[Keadaan sosial ekonomi Rumah Tangga
8. Sumber penerangan yang utama :................]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Lingkari salah satu kode sumber penerangan yang digunakan oleh responden.

Apabila responden menggunakan lebih dari satu sumber penerangan, maka pilih sumber penerangan yang mempunyai nilai lebih tinggi (kode terkecil).]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="1" max="5"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">1</sumStat>
            <sumStat type="max">5</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Listrik PLN</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Listrik Non PLN</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3</catValu>
                <labl>Petromak/Aladin</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>4</catValu>
                <labl>Pelita/Sentir/Obor</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>5</catValu>
                <labl>Lainnya (............)</labl>
            </catgry>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V428" name="b9r9" files="F3" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="428">
            <labl>Jenis bahan bakar yang utama</labl>
            <location StartPos="616" EndPos="616" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[Keadaan sosial ekonomi Rumah Tangga
9. Jenis bahan bakar yang utama :.............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Lingkari salah satu kode jenis bahan bakar yang digunakan oleh responden.

Apabila responden menggunakan lebih dari satu jenis bahan bakar, maka pilih jenis bahan bakar yang mempunyai nilai lebih tinggi (kode terkecil).]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="1" max="6"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">1</sumStat>
            <sumStat type="max">6</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Listrik</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Gas/Elpiji</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3</catValu>
                <labl>Minyak Tanah</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>4</catValu>
                <labl>Arang kayu/tempurung</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>5</catValu>
                <labl>Kayu</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>6</catValu>
                <labl>Lainnya (.............)</labl>
            </catgry>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V429" name="b9r10" files="F3" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="429">
            <labl>Bagaimanakah keadaan ekonomi rumah tangga sekarang dibanding setahun yang lalu</labl>
            <location StartPos="617" EndPos="617" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[Keadaan sosial ekonomi Rumah Tangga
10. Bagaimanakah keadaan ekonomi rumah tangga sekarang dibanding setahun yang lalu :.............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>Lingkari salah satu kode yang sesuai dan pindahkan ke kotak yang disediakan.</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="1" max="5"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">1</sumStat>
            <sumStat type="max">5</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Sangat Meningkat</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Meningkat</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3</catValu>
                <labl>Sama saja</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>4</catValu>
                <labl>Sedikit menurun</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>5</catValu>
                <labl>Sangat Menurun</labl>
            </catgry>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V430" name="b9r11a" files="F3" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="430">
            <labl>Apakah Rumah Tangga saudara pernah kekurangan uang yang cykyp besar selama setahun yang lalu</labl>
            <location StartPos="618" EndPos="618" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[Keadaan sosial ekonomi Rumah Tangga
11. a. Apakah Rumah Tangga saudara pernah kekurangan uang yang cykyp besar selama setahun yang lalu ?.............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>Lingkari salah satu kode yang sesuai dan pindahkan ke kekotak yang disediakan.</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="1" max="2"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">1</sumStat>
            <sumStat type="max">2</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Pernah</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Tidak Pernah</labl>
            </catgry>
            <txt>Kekurangan uang yang cukup besar, adalah : kekurangan uang dikarenakan adanya kebutuhan yang membutuhkan biaya besar, misalnya : ada anggota rumah tangga yang sakit, mengalami musibah/kecelakaan dan sebagainya.</txt>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V431" name="b9r11b" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="431">
            <labl>Jika rincian 11a berkode 1, apakah upaya utama yang dilakukan</labl>
            <location StartPos="619" EndPos="619" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[Keadaan sosial ekonomi Rumah Tangga
11.b. Jika rincian 11a berkode 1, apakah upaya utama yang dilakukan ?.........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>Lingkari salah satu kode yang sesuai dan pindahkan ke kotak yang disediakan.</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Mengambil tabungan</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Meminjam</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>3</catValu>
                <labl>Menggadaikan/menjual barang</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>4</catValu>
                <labl>Menggadaikan/menjual tanah</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>5</catValu>
                <labl>Menjual ternak/unggas</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>6</catValu>
                <labl>Lainnya (..............)</labl>
            </catgry>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V432" name="b9r12a" files="F3" dcml="0" intrvl="discrete" uniqueId="432">
            <labl>Apakah ada anggota rumah tangga yang masih sekolah selama setahun yang lalu</labl>
            <location StartPos="620" EndPos="620" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[Keadaan sosial ekonomi Rumah Tangga
12.a. Apakah ada anggota rumah tangga yang masih sekolah selama setahun yang lalu ?.............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>Lingkari kode 1 bila ada anggota rumah tangga yang masih sekolah , kode 2 bila tidak ada anggota rumah tangga yang masih sekolah dan pertanyaan selesai.</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="1" max="2"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">1</sumStat>
            <sumStat type="max">2</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Ada</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Tidak ada</labl>
            </catgry>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V433" name="b9r12b" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="433">
            <labl>Jika rincian 12a berkode 1, apakah ada jenis pengeluaran yang dianggap berat</labl>
            <location StartPos="621" EndPos="621" width="1" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <preQTxt>Jika rincian 12a berkode 1</preQTxt>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[Keadaan sosial ekonomi Rumah Tangga
12.b. Jika rincian 12a berkode 1, apakah ada jenis pengeluaran yang dianggap berat ?............]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>Lingkari kode 1 bila ada anggota rumah tangga yang merasa ada pengeluaran yang dianggap berat , kode 2 bila tidak ada dan pertanyaan selesai.</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <catgry>
                <catValu>1</catValu>
                <labl>Ada</labl>
            </catgry>
            <catgry>
                <catValu>2</catValu>
                <labl>Tidak ada</labl>
            </catgry>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V434" name="b9r12c" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="434">
            <labl>Jika rincian 12b berkode 1, jenis pengeluaran mana yang dianggap berat</labl>
            <location StartPos="622" EndPos="623" width="2" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <preQTxt>Jika rincian 12b berkode 1</preQTxt>
                <qstnLit>
                    <![CDATA[Keadaan sosial ekonomi Rumah Tangga
12.c. Jika rincian 12b berkode 1, jenis pengeluaran mana yang dianggap berat ?..........]]>
                </qstnLit>
                <ivuInstr>Lingkari salah satu kode yang sesuai, jenis pengeluaran mana yang dianggap berat oleh responden.</ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <txt>
                <![CDATA[Pengeluaran untuk sekolah, adalah : biaya yang dikeluarkan untuk sekolah yaitu bayaran sekolah,
buku dan alat tulis, sumbangan serta biaya lainnya seperti biaya untuk kost, jajan dan transportasi.]]>
            </txt>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V435" name="b10" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="435">
            <labl>Catatan</labl>
            <location StartPos="624" EndPos="723" width="100" RecSegNo="1"/>
            <qstn>
                <qstnLit>Catatan</qstnLit>
                <ivuInstr>
                    <![CDATA[Isikan keterangan dan penjelasan yang berkaitan dengan kegiatan survei rumah tangga usaha
peternakan.
Isian blok catatan ini berguna dalam pemeriksaan dan pengolahan.]]>
                </ivuInstr>
            </qstn>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V436" name="flag" files="F3" intrvl="discrete" uniqueId="436">
            <labl>flag</labl>
            <location StartPos="724" EndPos="724" width="1" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <varFormat type="character" schema="other"/>
        </var>
        <var ID="V437" name="version" files="F3" dcml="2" intrvl="contin" uniqueId="437">
            <labl>version</labl>
            <location StartPos="725" EndPos="728" width="4" RecSegNo="1"/>
            <valrng>
                <range UNITS="REAL" min="1.1" max="1.3"/>
            </valrng>
            <sumStat type="vald">0</sumStat>
            <sumStat type="invd">0</sumStat>
            <sumStat type="min">1.1</sumStat>
            <sumStat type="max">1.3</sumStat>
            <varFormat type="numeric" schema="other"/>
        </var>
    </dataDscr>
</codeBook>