<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?>
<codeBook version="1.2.2" ID="IDN_2007_AMS_v01-ID_M" xml-lang="en" xmlns="http://www.icpsr.umich.edu/DDI" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.icpsr.umich.edu/DDI http://www.icpsr.umich.edu/DDI/Version1-2-2.xsd">
  <docDscr>
    <citation>
      <titlStmt>
        <titl>
          Annual Manufacturing Survey 2007
        </titl>
        <IDNo>
          DDI_IDN_2007_AMS_v01-ID_M
        </IDNo>
      </titlStmt>
      <rspStmt>
        <othId role="Mengecek kualitas metadata" affiliation="Sub Direktorat Pengelolaan Teknologi Informasi">
          <p>
            Susi Kastini
          </p>
        </othId>
      </rspStmt>
      <prodStmt>
        <producer affiliation="Sub Direktorat Pengelolaan Teknologi Informasi" role="Membuat metadata pada bagian document dan study description">
          Rr Rokhidah
        </producer>
        <producer affiliation="Sub Direktorat Pengelolaan Teknologi Informasi" role="Membuat metadata pada bagian Datasets">
          Murtika
        </producer>
        <copyright>
          <![CDATA[Copyright © 2014, BPS Statistics Indonesia.  All rights reserved.]]>
        </copyright>
        <prodDate date="2020-11-23">
          2020-11-23
        </prodDate>
        <software version="4.0.10" date="2018-05-02">
          Nesstar Publisher
        </software>
      </prodStmt>
      <distStmt>
        <contact affiliation="Badan Pusat Statistik" email="pti@bps.go.id">
          Sub Direktorat Pengelolaan Teknologi Informasi
        </contact>
      </distStmt>
      <verStmt>
        <version>
          Version 01 (November 2020). This version is identical to 00-INDUSTRI-TAHUNAN-2007-M1-ENG, except for the following fields that were modified by the World Bank: study ID and DDI ID.
        </version>
      </verStmt>
    </citation>
  </docDscr>
  <stdyDscr>
    <citation>
      <titlStmt>
        <titl>
          Annual Manufacturing Survey 2007
        </titl>
        <altTitl>
          AMS 2007
        </altTitl>
        <parTitl>
          Survei Tahunan Perusahaan Industri Pengolahan 2007
        </parTitl>
        <IDNo>
          IDN_2007_AMS_v01-ID_M
        </IDNo>
      </titlStmt>
      <rspStmt>
        <AuthEnty affiliation="Badan Pusat Statistik">
          Sub Direktorat Statistik Industri Besar dan Sedang
        </AuthEnty>
      </rspStmt>
      <prodStmt>
        <producer affiliation="Badan Pusat Statistik">
          Sub Direktorat Statistik Industri Besar dan Sedang
        </producer>
        <copyright>
          <![CDATA[Copyright © 2007, BPS Statistics Indonesia.  All rights reserved.]]>
        </copyright>
        <software version="4.0.10" date="2018-05-02">
          Nesstar Publisher
        </software>
        <fundAg abbr="APBN">
          Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara
        </fundAg>
      </prodStmt>
      <distStmt>
        <contact affiliation="Badan Pusat Statistik">
          1. Sub Direktorat Statistik Industri Besar dan Sedang (Penanggung Jawab Masalah Umum)
        </contact>
        <contact affiliation="Badan Pusat Statistik">
          2. Seksi Penyajian Statistik Industri Besar dan Sedang (Penanggung Jawab Metode Pengumpulan Data)
        </contact>
        <contact affiliation="Badan Pusat Statistik">
          <![CDATA[3. Seksi Pengolahan Statistik Industri Sedang dan Besar (Penanggung Jawab  Metode Pengolahan Data)  ]]>
        </contact>
        <contact affiliation="Badan Pusat Statistik">
          4. Seksi Evaluasi dan Pelaporan Statistik Industri Sedang dan Besar (Penanggung Jawab Diseminasi Data)
        </contact>
      </distStmt>
      <serStmt>
        <serName>
          Enterprise Survey [en/oth]
        </serName>
        <serInfo>
          Status kegiatan: baru
        </serInfo>
      </serStmt>
      <verStmt>
        <version>
          Version 1
        </version>
      </verStmt>
      <notes>
        Survei IBS Tahunan menggunakan referensi PBB
      </notes>
    </citation>
    <stdyInfo>
      <subject>
        <keyword>
          Industri
        </keyword>
        <keyword>
          Pengolahan
        </keyword>
        <keyword>
          Manufaktur
        </keyword>
        <keyword>
          Tenaga kerja
        </keyword>
        <topcClas>
          Private Sector Development
        </topcClas>
      </subject>
      <abstract>
        <![CDATA[Survei industri besar dan sedang dilakukan secara pencacahan lengkap. Nilai tambah (value added) industri besar dan sedang mencakup lebih dari 85% dari nilai tambah sektor industri secara keseluruhan sehingga diharapkan melalui survei ini dapat diperoleh gambaran tentang struktur kegiatan ekonomi pada sektor industri. 

Data yang dikumpulkan meliputi: Nama dan alamat perusahaan, banyaknya tenaga kerja, upah/gaji karyawan, biaya input, nilai output, nilai tambah, pemakaian bahan baku, produksi yang dihasilkan, persentase kapasitas terpasang dan penambahan/pengurangan barang modal.

Tujuan: Menyediakan data industri besar dan sedang yang lengkap, akurat dan tepat waktu untuk perencanaan pembangunan di bidang industri.

sumber: www.sirusa.bps.go.id]]>
      </abstract>
      <sumDscr>
        <collDate date="2007" event="start" cycle="1. Pelaksanaan lapangan"/>
        <collDate date="2007" event="end" cycle="1. Pelaksanaan lapangan"/>
        <nation abbr="IDN">
          Indonesia
        </nation>
        <geogCover>
          Seluruh Wilayah Indonesia
        </geogCover>
        <geogUnit>
          Rancangan penyajian, sampai dengan tingkat : Kabupaten/Kota
        </geogUnit>
        <anlyUnit>
          unit analisis terkecil yang digunakan pada kegiatan ini adalah Perusahaan industri pengolahan
        </anlyUnit>
        <universe>
          Survei industri besar sedang mencakup semua perusahaan industri pengolahan yang mempunyai karyawan diatas 20 orang
        </universe>
        <dataKind>
          Census/enumeration data [cen]
        </dataKind>
      </sumDscr>
      <notes>
        Survei ini dilaksanakan sejak tahun 1961, tetapi sejak tahun 1975 dilakukan secara berkesinambungan. Data dalam media computer tersedia mulai tahun 1975 s/d 2006.
      </notes>
    </stdyInfo>
    <method>
      <dataColl>
        <timeMeth>
          Tipe pengumpulan data Survei Tahunan Perusahaan Industri Pengolahan 2007 yaitu cross sectional dimana data dikumpulkan pada waktu yang berbeda dan dilakukan terus-menerus
        </timeMeth>
        <dataCollector>
          Staf BPS
        </dataCollector>
        <dataCollector>
          Mitra
        </dataCollector>
        <frequenc>
          Tahunan
        </frequenc>
        <collMode>
          Face-to-face [f2f]
        </collMode>
        <resInstru>
          Kuesioner, daftar kunjungan dan buku pedoman
        </resInstru>
        <sources>
          <dataSrc>
            ISIC Revisi 3 / KBLI 2005 dalam 5 digit, 3 digit dan 2 digit
          </dataSrc>
        </sources>
        <actMin>
          Untuk menjaga kualitas pelaksanaan survei yaitu dengan mengadakan training petugas
        </actMin>
      </dataColl>
      <anlyInfo>
        <dataAppr>
          <![CDATA[1. Perlakuan Terhadap Outliar, secara umum: Tidak Digunakan

2. Perubahan Kualitas Data: Menyederhanakan kuesioner Sistem pemantauan (Kabsis) Desentralisasi pengolahan

3. Perbandingan Data: Data tahun-tahun sebelumnya

4. Metode Revisi Data: Backcasting

5. Informasi Tentang Kualitas Data: Kualitas data baik, respon rate tinggi, pengolahan baik]]>
        </dataAppr>
      </anlyInfo>
    </method>
    <dataAccs>
      <setAvail>
        <accsPlac>
          Sub Direktorat Statistik Industri Besar dan Sedang
        </accsPlac>
        <accsPlac>
          Sub Direktorat Pengelolaan Teknologi Informasi
        </accsPlac>
        <accsPlac>
          Sub Direktorat Layanan dan Promosi Statistik
        </accsPlac>
      </setAvail>
      <useStmt>
        <confDec required="yes">
          Data identitas individu yang disertakan dengan identitas perusahaan tidak diberikan kepada pengguna data
        </confDec>
        <contact affiliation="Badan Pusat Statistik" URI="www.bps.go.id" email="bpshq@bps.go.id">
          Direktorat Diseminasi Statistik
        </contact>
        <citReq>
          <![CDATA[1. Nama survei, yaitu: Survei Tahunan Perusahaan Industri Pengolahan 2007
2. Survei ID number, yaitu: 00-INDUSTRI-TAHUNAN-2007-M1
3. Produser data: Direktur Statistik Kesejahteraan Rakyat (Badan Pusat Statistik)]]>
        </citReq>
        <disclaimer>
          Pengguna data mengakui bahwa BPS tidak bertanggung jawab atas penggunaan data atau interpretasi atau kesimpulan berdasarkan penggunaan data tersebut.
        </disclaimer>
      </useStmt>
    </dataAccs>
  </stdyDscr>
  <fileDscr ID="F1" URI="IDN_2007_AMS_v01-ID_M.Nesstar?Index=0&amp;Name=mfg07e">
    <fileTxt>
      <fileName>
        mfg07e.NSDstat
      </fileName>
      <dimensns>
        <caseQnty>
          0
        </caseQnty>
        <varQnty>
          128
        </varQnty>
      </dimensns>
      <fileType>
        Nesstar 200801
      </fileType>
    </fileTxt>
  </fileDscr>
  <dataDscr>
    <var ID="V1" name="DPROVI07" files="F1" intrvl="discrete">
      <location StartPos="1" EndPos="2" width="2" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Propinsi
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Propinsi
        </qstnLit>
      </qstn>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="character" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V2" name="DKABUP07" files="F1" intrvl="discrete">
      <location StartPos="3" EndPos="4" width="2" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Kabupaten
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Kabupaten
        </qstnLit>
      </qstn>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="character" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V3" name="DSTATS07" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete">
      <location StartPos="5" EndPos="5" width="1" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Status Perusahaan
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Status Perusahaan :
        </qstnLit>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="1" max="3"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[PMDN atau Penanaman Modal Dalam Negeri :
Suatu perusahaan dikatakan mempunyai fasilitas permodalan PMDN apabila perusahaan tersebut telah mendapatkan persetujuan dari BKPM/BKPMD, bahwa
usahanya sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan ketentuan serta persyaratan penanaman modal dalam negeri yang berlaku.

PMA atau Penanaman Modal Asing :
Suatu perusahaan dikatakan mempunyai fasilitas permodalan PMA apabila perusahaan tersebut telah mendapatkan persetujuan pemerintah melalui
BKPM/BKPMD, bahwa usahanya sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan ketentuan serta persyaratan penanaman modal asing yang berlaku.

Non Fasilitas :
Suatu perusahaan yang status permodalannya dikelompokkan dalam kategori ini, apabila permodalan perusahaan dalam rangka usahanya tidak mendapat fasilitas dari BKPM/BKPMD.]]>
      </txt>
      <catgry>
        <catValu>
          1
        </catValu>
        <labl>
          PMDN
        </labl>
      </catgry>
      <catgry>
        <catValu>
          2
        </catValu>
        <labl>
          PMA
        </labl>
      </catgry>
      <catgry>
        <catValu>
          3
        </catValu>
        <labl>
          Non Fasilitas
        </labl>
      </catgry>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V4" name="LOCATI07" files="F1" dcml="0" intrvl="discrete">
      <location StartPos="6" EndPos="6" width="1" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Lokasi Perusahaan
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Lokasi Perusahaan :
        </qstnLit>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="1" max="2"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Di dalam kawasan industri apabila lokasi perusahaan/pabrik berada di kawasan industri, seperti di Kawasan Berikat Nusantara di Jakarta, Kawasan Industri Jababeka di Cikarang Bekasi, Kawasan Industri Rungkut di Surabaya, dsb. 

Kawasan Industri yang dimaksud di sini adalah kawasan industri yang ada pengelolanya.

Di dalam sentra industri apabila lokasi perusahaan/pabrik berada di sentra
industri; seperti sentra industri kayu di Klender Jakarta, atau sentra industri sepatu di Cibaduyut Jawa Barat.

Di luar kawasan/sentra industri apabila lokasi perusahaan/pabrik berada di luar kawasan/sentra industri.]]>
      </txt>
      <catgry>
        <catValu>
          1
        </catValu>
        <labl>
          Di dalam kawasan industri
        </labl>
      </catgry>
      <catgry>
        <catValu>
          2
        </catValu>
        <labl>
          Diluar kawasan industri
        </labl>
      </catgry>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V5" name="JAN07" files="F1" intrvl="discrete">
      <location StartPos="7" EndPos="7" width="1" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Januari
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Periode data yang dilaporkan bulan Januari
        </qstnLit>
      </qstn>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="character" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V6" name="FEB07" files="F1" intrvl="discrete">
      <location StartPos="8" EndPos="8" width="1" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Februari
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Periode data yang dilaporkan bulan Februari
        </qstnLit>
      </qstn>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="character" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V7" name="MAR07" files="F1" intrvl="discrete">
      <location StartPos="9" EndPos="9" width="1" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Maret
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Periode data yang dilaporkan bulan Maret
        </qstnLit>
      </qstn>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="character" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V8" name="APR07" files="F1" intrvl="discrete">
      <location StartPos="10" EndPos="10" width="1" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        April
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Periode data yang dilaporkan bulan April
        </qstnLit>
      </qstn>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="character" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V9" name="MEI07" files="F1" intrvl="discrete">
      <location StartPos="11" EndPos="11" width="1" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Mei
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Periode data yang dilaporkan bulan Mei
        </qstnLit>
      </qstn>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="character" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V10" name="JUN07" files="F1" intrvl="discrete">
      <location StartPos="12" EndPos="12" width="1" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Juni
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Periode data yang dilaporkan bulan Juni
        </qstnLit>
      </qstn>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="character" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V11" name="JUL07" files="F1" intrvl="discrete">
      <location StartPos="13" EndPos="13" width="1" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Juli
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Periode data yang dilaporkan bulan Juli
        </qstnLit>
      </qstn>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="character" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V12" name="AGS07" files="F1" intrvl="discrete">
      <location StartPos="14" EndPos="14" width="1" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Agustus
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Periode data yang dilaporkan bulan Agustus
        </qstnLit>
      </qstn>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="character" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V13" name="SEP07" files="F1" intrvl="discrete">
      <location StartPos="15" EndPos="15" width="1" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        September
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Periode data yang dilaporkan bulan September
        </qstnLit>
      </qstn>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="character" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V14" name="OKT07" files="F1" intrvl="discrete">
      <location StartPos="16" EndPos="16" width="1" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Oktober
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Periode data yang dilaporkan bulan Oktober
        </qstnLit>
      </qstn>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="character" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V15" name="NOP07" files="F1" intrvl="discrete">
      <location StartPos="17" EndPos="17" width="1" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nopember
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Periode data yang dilaporkan bulan Nopember
        </qstnLit>
      </qstn>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="character" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V16" name="DES07" files="F1" intrvl="discrete">
      <location StartPos="18" EndPos="18" width="1" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Desember
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Periode data yang dilaporkan bulan Desember
        </qstnLit>
      </qstn>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="character" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V17" name="YEAR07" files="F1" intrvl="discrete">
      <location StartPos="19" EndPos="20" width="2" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Jumlah tahun
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Jumlah tahun
        </qstnLit>
      </qstn>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="character" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V18" name="DISIC507" files="F1" intrvl="discrete">
      <location StartPos="21" EndPos="25" width="5" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Produksi utama perusahaan industri ini
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Produksi utama perusahaan industri ini :
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan serinci mungkin barang utama yang dihasilkan oleh perusahaan/usaha, misalnya sepatu pria dari kulit, kain celup dari bahan sintetis, dsb. Dari isian ini
paling tidak dapat dituliskan kode KKI 5 digit.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="character" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V19" name="DPUSAT07" files="F1" dcml="13" intrvl="contin">
      <location StartPos="26" EndPos="40" width="15" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Persentase Permodalan :a. Pemerintah Pusat
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Persentase Permodalan :a. Pemerintah Pusat :........ %
        </qstnLit>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="100"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Pemerintah Pusat adalah : Modal perusahaan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Pemerintah Daerah adalah : Modal perusahaan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Swasta Nasional adalah : Modal perusahaan berasal dari badan usaha swasta nasional dan atau warga negara Indonesia.
Asing adalah : Modal perusahaan yang berasal dari pemerintah atau warga negara asing.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V20" name="DPEMDA07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="41" EndPos="60" width="20" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Persentase Permodalan :b. Pemerintah Daerah
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Persentase Permodalan :b. Pemerintah Daerah :........%
        </qstnLit>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="100"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Pemerintah Pusat adalah : Modal perusahaan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Pemerintah Daerah adalah : Modal perusahaan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Swasta Nasional adalah : Modal perusahaan berasal dari badan usaha swasta nasional dan atau warga negara Indonesia.
Asing adalah : Modal perusahaan yang berasal dari pemerintah atau warga negara asing.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V21" name="DDMSTK07" files="F1" dcml="2" intrvl="contin">
      <location StartPos="61" EndPos="65" width="5" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Persentase Permodalan :a. Swasta Nasional
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Persentase Permodalan :c. Swasta Nasional :......%
        </qstnLit>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="100"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Pemerintah Pusat adalah : Modal perusahaan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Pemerintah Daerah adalah : Modal perusahaan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Swasta Nasional adalah : Modal perusahaan berasal dari badan usaha swasta nasional dan atau warga negara Indonesia.
Asing adalah : Modal perusahaan yang berasal dari pemerintah atau warga negara asing.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V22" name="DASING07" files="F1" dcml="2" intrvl="contin">
      <location StartPos="66" EndPos="70" width="5" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Persentase Permodalan :d. Asing
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Persentase Permodalan :d. Asing :..........%
        </qstnLit>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="100"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Pemerintah Pusat adalah : Modal perusahaan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Pemerintah Daerah adalah : Modal perusahaan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Swasta Nasional adalah : Modal perusahaan berasal dari badan usaha swasta nasional dan atau warga negara Indonesia.
Asing adalah : Modal perusahaan yang berasal dari pemerintah atau warga negara asing.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V23" name="CEKSUM07" files="F1" dcml="6" intrvl="contin">
      <location StartPos="71" EndPos="79" width="9" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Jumlah Persentase Permodalan
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Jumlah Persentase Permodalan (a+b+c+d) :........%
        </qstnLit>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="99.96875" max="100"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Pemerintah Pusat adalah : Modal perusahaan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Pemerintah Daerah adalah : Modal perusahaan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Swasta Nasional adalah : Modal perusahaan berasal dari badan usaha swasta nasional dan atau warga negara Indonesia.
Asing adalah : Modal perusahaan yang berasal dari pemerintah atau warga negara asing.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V24" name="LPMLTL07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="80" EndPos="83" width="4" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Jumlah pekerja produksi laki-laki
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Jumlah pekerja produksi laki-laki :.............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya pekerja/karyawan rata-rata perhari selama satu tahun.
Untuk perusahaan musiman yang mengalami bulan-bulan tidak produksi, rata-rata tenaga kerja dihitung pada bulan-bulan produksi saja. 

Perusahaan yang mempunyai kantor pusat, banyaknya pekerja/karyawan di sini tidak termasuk pekerja/karyawan di kantor pusat.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="9527"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Pekerja tak dibayar biasanya adalah : pekerja pemilik dan pekerja keluarga yang ikut aktif di dalam perusahaan/usaha ini, akan tetapi tidak mendapat upah/gajiBagi pekerja keluarga yang bekerja kurang dari sepertiga jam kerja normal di perusahaan/usaha ini, tidak dihitung sebagai pekerja.

Pekerja dibayar adalah : semua pekerja yang biasanya bekerja di perusahaan/usaha dengan menerima upah/gaji secara langsung dari perusahaan/usaha baik berupa uang maupun barang.

Pekerja Produksi adalah : pekerja yang langsung bekerja di dalam proses produksi atau yang berhubungan dengan itu, yaitu sejak bahan-bahan masuk ke pabrik sampai hasil produksinya keluar dari pabrik. 
Contoh pekerja produksi: pengawas yang langsung mengawasi proses produksi, pengemudi forklift di pabrik, pekerja yang melayani, menjaga, dan memelihara mesin-mesin, dsb.

Pekerja lainnya adalah : pekerja selain pekerja produksi, misalnya pimpinan perusahaan, pegawai keuangan, pegawai administrasi, penjaga malam, dsb.
Pekerja di sini tidak termasuk orang yang dibayar hanya berdasarkan komisi, orang yang bekerja sendiri seperti konsultan dan kontraktor, serta pegawai yang bekerja di bukan sektor industri pengolahan seperti pegawai unit perkebunan,
pegawai unit pertambangan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
      <notes>
        <![CDATA[Tidak Termasuk
- Orang yang dibayar hanya berdasarkan komisi.
- Orang yang bekerja sendiri seperti konsultan dan kontraktor.
- Pegawai yang bekerja di sektor bukan industri pengolahan seperti pegawai unit perkebunan, pegawai unit pertambangan]]>
      </notes>
    </var>
    <var ID="V25" name="LNMLTL07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="84" EndPos="87" width="4" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Jumlah pekerja lainnya laki-laki
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Jumlah pekerja lainnya laki-laki
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya pekerja/karyawan rata-rata perhari selama satu tahun.
Untuk perusahaan musiman yang mengalami bulan-bulan tidak produksi, rata-rata tenaga kerja dihitung pada bulan-bulan produksi saja. 

Perusahaan yang mempunyai kantor pusat, banyaknya pekerja/karyawan di sini tidak termasuk pekerja/karyawan di kantor pusat.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="7700"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Pekerja tak dibayar biasanya adalah : pekerja pemilik dan pekerja keluarga yang ikut aktif di dalam perusahaan/usaha ini, akan tetapi tidak mendapat upah/gajiBagi pekerja keluarga yang bekerja kurang dari sepertiga jam kerja normal di perusahaan/usaha ini, tidak dihitung sebagai pekerja.

Pekerja dibayar adalah : semua pekerja yang biasanya bekerja di perusahaan/usaha dengan menerima upah/gaji secara langsung dari perusahaan/usaha baik berupa uang maupun barang.

Pekerja Produksi adalah : pekerja yang langsung bekerja di dalam proses produksi atau yang berhubungan dengan itu, yaitu sejak bahan-bahan masuk ke pabrik sampai hasil produksinya keluar dari pabrik. 
Contoh pekerja produksi: pengawas yang langsung mengawasi proses produksi, pengemudi forklift di pabrik, pekerja yang melayani, menjaga, dan memelihara mesin-mesin, dsb.

Pekerja lainnya adalah : pekerja selain pekerja produksi, misalnya pimpinan perusahaan, pegawai keuangan, pegawai administrasi, penjaga malam, dsb.
Pekerja di sini tidak termasuk orang yang dibayar hanya berdasarkan komisi, orang yang bekerja sendiri seperti konsultan dan kontraktor, serta pegawai yang bekerja di bukan sektor industri pengolahan seperti pegawai unit perkebunan,
pegawai unit pertambangan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
      <notes>
        <![CDATA[Tidak Termasuk
- Orang yang dibayar hanya berdasarkan komisi.
- Orang yang bekerja sendiri seperti konsultan dan kontraktor.
- Pegawai yang bekerja di sektor bukan industri pengolahan seperti pegawai unit perkebunan, pegawai unit pertambangan]]>
      </notes>
    </var>
    <var ID="V26" name="LPWLTL07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="88" EndPos="92" width="5" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Jumlah pekerja produksi Perempuan
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Jumlah pekerja produksi Perempuan :.....
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya pekerja/karyawan rata-rata perhari selama satu tahun.
Untuk perusahaan musiman yang mengalami bulan-bulan tidak produksi, rata-rata tenaga kerja dihitung pada bulan-bulan produksi saja. 

Perusahaan yang mempunyai kantor pusat, banyaknya pekerja/karyawan di sini tidak termasuk pekerja/karyawan di kantor pusat.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="28335"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Pekerja tak dibayar biasanya adalah : pekerja pemilik dan pekerja keluarga yang ikut aktif di dalam perusahaan/usaha ini, akan tetapi tidak mendapat upah/gajiBagi pekerja keluarga yang bekerja kurang dari sepertiga jam kerja normal di perusahaan/usaha ini, tidak dihitung sebagai pekerja.

Pekerja dibayar adalah : semua pekerja yang biasanya bekerja di perusahaan/usaha dengan menerima upah/gaji secara langsung dari perusahaan/usaha baik berupa uang maupun barang.

Pekerja Produksi adalah : pekerja yang langsung bekerja di dalam proses produksi atau yang berhubungan dengan itu, yaitu sejak bahan-bahan masuk ke pabrik sampai hasil produksinya keluar dari pabrik. 
Contoh pekerja produksi: pengawas yang langsung mengawasi proses produksi, pengemudi forklift di pabrik, pekerja yang melayani, menjaga, dan memelihara mesin-mesin, dsb.

Pekerja lainnya adalah : pekerja selain pekerja produksi, misalnya pimpinan perusahaan, pegawai keuangan, pegawai administrasi, penjaga malam, dsb.
Pekerja di sini tidak termasuk orang yang dibayar hanya berdasarkan komisi, orang yang bekerja sendiri seperti konsultan dan kontraktor, serta pegawai yang bekerja di bukan sektor industri pengolahan seperti pegawai unit perkebunan,
pegawai unit pertambangan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
      <notes>
        <![CDATA[Tidak Termasuk
- Orang yang dibayar hanya berdasarkan komisi.
- Orang yang bekerja sendiri seperti konsultan dan kontraktor.
- Pegawai yang bekerja di sektor bukan industri pengolahan seperti pegawai unit perkebunan, pegawai unit pertambangan]]>
      </notes>
    </var>
    <var ID="V27" name="LNWLTL07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="93" EndPos="96" width="4" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Jumlah pekerja lainnya Perempuan
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Jumlah pekerja lainnya Perempuan :.........
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya pekerja/karyawan rata-rata perhari selama satu tahun.
Untuk perusahaan musiman yang mengalami bulan-bulan tidak produksi, rata-rata tenaga kerja dihitung pada bulan-bulan produksi saja. 

Perusahaan yang mempunyai kantor pusat, banyaknya pekerja/karyawan di sini tidak termasuk pekerja/karyawan di kantor pusat.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="3975"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Pekerja tak dibayar biasanya adalah : pekerja pemilik dan pekerja keluarga yang ikut aktif di dalam perusahaan/usaha ini, akan tetapi tidak mendapat upah/gajiBagi pekerja keluarga yang bekerja kurang dari sepertiga jam kerja normal di perusahaan/usaha ini, tidak dihitung sebagai pekerja.

Pekerja dibayar adalah : semua pekerja yang biasanya bekerja di perusahaan/usaha dengan menerima upah/gaji secara langsung dari perusahaan/usaha baik berupa uang maupun barang.

Pekerja Produksi adalah : pekerja yang langsung bekerja di dalam proses produksi atau yang berhubungan dengan itu, yaitu sejak bahan-bahan masuk ke pabrik sampai hasil produksinya keluar dari pabrik. 
Contoh pekerja produksi: pengawas yang langsung mengawasi proses produksi, pengemudi forklift di pabrik, pekerja yang melayani, menjaga, dan memelihara mesin-mesin, dsb.

Pekerja lainnya adalah : pekerja selain pekerja produksi, misalnya pimpinan perusahaan, pegawai keuangan, pegawai administrasi, penjaga malam, dsb.
Pekerja di sini tidak termasuk orang yang dibayar hanya berdasarkan komisi, orang yang bekerja sendiri seperti konsultan dan kontraktor, serta pegawai yang bekerja di bukan sektor industri pengolahan seperti pegawai unit perkebunan,
pegawai unit pertambangan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
      <notes>
        <![CDATA[Tidak Termasuk
- Orang yang dibayar hanya berdasarkan komisi.
- Orang yang bekerja sendiri seperti konsultan dan kontraktor.
- Pegawai yang bekerja di sektor bukan industri pengolahan seperti pegawai unit perkebunan, pegawai unit pertambangan]]>
      </notes>
    </var>
    <var ID="V28" name="LPRNOU07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="97" EndPos="101" width="5" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Jumlah pekerja produksi Laki-laki dan perempuan
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Jumlah pekerja produksi Laki-laki dan perempuan :..........
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya pekerja/karyawan rata-rata perhari selama satu tahun.
Untuk perusahaan musiman yang mengalami bulan-bulan tidak produksi, rata-rata tenaga kerja dihitung pada bulan-bulan produksi saja. 

Perusahaan yang mempunyai kantor pusat, banyaknya pekerja/karyawan di sini tidak termasuk pekerja/karyawan di kantor pusat.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="37750"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Pekerja tak dibayar biasanya adalah : pekerja pemilik dan pekerja keluarga yang ikut aktif di dalam perusahaan/usaha ini, akan tetapi tidak mendapat upah/gajiBagi pekerja keluarga yang bekerja kurang dari sepertiga jam kerja normal di perusahaan/usaha ini, tidak dihitung sebagai pekerja.

Pekerja dibayar adalah : semua pekerja yang biasanya bekerja di perusahaan/usaha dengan menerima upah/gaji secara langsung dari perusahaan/usaha baik berupa uang maupun barang.

Pekerja Produksi adalah : pekerja yang langsung bekerja di dalam proses produksi atau yang berhubungan dengan itu, yaitu sejak bahan-bahan masuk ke pabrik sampai hasil produksinya keluar dari pabrik. 
Contoh pekerja produksi: pengawas yang langsung mengawasi proses produksi, pengemudi forklift di pabrik, pekerja yang melayani, menjaga, dan memelihara mesin-mesin, dsb.

Pekerja lainnya adalah : pekerja selain pekerja produksi, misalnya pimpinan perusahaan, pegawai keuangan, pegawai administrasi, penjaga malam, dsb.
Pekerja di sini tidak termasuk orang yang dibayar hanya berdasarkan komisi, orang yang bekerja sendiri seperti konsultan dan kontraktor, serta pegawai yang bekerja di bukan sektor industri pengolahan seperti pegawai unit perkebunan,
pegawai unit pertambangan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
      <notes>
        <![CDATA[Tidak Termasuk
- Orang yang dibayar hanya berdasarkan komisi.
- Orang yang bekerja sendiri seperti konsultan dan kontraktor.
- Pegawai yang bekerja di sektor bukan industri pengolahan seperti pegawai unit perkebunan, pegawai unit pertambangan]]>
      </notes>
    </var>
    <var ID="V29" name="LNPNOU07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="102" EndPos="106" width="5" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Jumlah pekerja lainnya laki-laki dan perempuan
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Jumlah pekerja lainnya laki-laki dan perempuan :........
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya pekerja/karyawan rata-rata perhari selama satu tahun.
Untuk perusahaan musiman yang mengalami bulan-bulan tidak produksi, rata-rata tenaga kerja dihitung pada bulan-bulan produksi saja. 

Perusahaan yang mempunyai kantor pusat, banyaknya pekerja/karyawan di sini tidak termasuk pekerja/karyawan di kantor pusat.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="11000"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Pekerja tak dibayar biasanya adalah : pekerja pemilik dan pekerja keluarga yang ikut aktif di dalam perusahaan/usaha ini, akan tetapi tidak mendapat upah/gajiBagi pekerja keluarga yang bekerja kurang dari sepertiga jam kerja normal di perusahaan/usaha ini, tidak dihitung sebagai pekerja.

Pekerja dibayar adalah : semua pekerja yang biasanya bekerja di perusahaan/usaha dengan menerima upah/gaji secara langsung dari perusahaan/usaha baik berupa uang maupun barang.

Pekerja Produksi adalah : pekerja yang langsung bekerja di dalam proses produksi atau yang berhubungan dengan itu, yaitu sejak bahan-bahan masuk ke pabrik sampai hasil produksinya keluar dari pabrik. 
Contoh pekerja produksi: pengawas yang langsung mengawasi proses produksi, pengemudi forklift di pabrik, pekerja yang melayani, menjaga, dan memelihara mesin-mesin, dsb.

Pekerja lainnya adalah : pekerja selain pekerja produksi, misalnya pimpinan perusahaan, pegawai keuangan, pegawai administrasi, penjaga malam, dsb.
Pekerja di sini tidak termasuk orang yang dibayar hanya berdasarkan komisi, orang yang bekerja sendiri seperti konsultan dan kontraktor, serta pegawai yang bekerja di bukan sektor industri pengolahan seperti pegawai unit perkebunan,
pegawai unit pertambangan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
      <notes>
        <![CDATA[Tidak Termasuk
- Orang yang dibayar hanya berdasarkan komisi.
- Orang yang bekerja sendiri seperti konsultan dan kontraktor.
- Pegawai yang bekerja di sektor bukan industri pengolahan seperti pegawai unit perkebunan, pegawai unit pertambangan]]>
      </notes>
    </var>
    <var ID="V30" name="ZPSVCU07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="107" EndPos="115" width="9" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Upah/gaji pekerja Produksi
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Upah/gaji pekerja Produksi : Rp.........
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya pekerja/karyawan rata-rata perhari selama satu tahun.
Untuk perusahaan musiman yang mengalami bulan-bulan tidak produksi, rata-rata tenaga kerja dihitung pada bulan-bulan produksi saja. 

Perusahaan yang mempunyai kantor pusat, banyaknya pekerja/karyawan di sini tidak termasuk pekerja/karyawan di kantor pusat.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="826079000"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Upah/gaji adalah : balas jasa perusahaan untuk pekerja/karyawan sebelum dikurangi pajak baik dalam bentuk uang maupun barang. Perkiraan sewa rumah dinas, fasilitas kendaraan dan sejenisnya dimasukkan dalam upah/gaji walaupun
tidak tertulis dalam neraca/catatan perusahaan.

Insentif lainnya, yang meliputi:
Upah lembur adalah : upah yang iberikan/dibayarkan kepada pekerja/karyawan yang bekerja di luar jam kerja biasa.

Hadiah adalah : pengeluaran perusahaan/usaha berupa uang atau barang yang diberikan kepada pekerja/karyawan secara cuma-cuma.

Bonus adalah : sesuatu yang diberikan perusahaan/usaha kepada pekerja/karyawan dalam bentuk uang/barang, yang biasanya dibayarkan
berdasarkan keuntungan perusahaan dan kinerja pegawai masing-masing.

Iuran dana pensiun adalah : tunjangan yang diberikan kepada karyawan yang tidak diterima langsung oleh karyawan yang bersangkutan pada saat itu, akan tetapi dihimpun sebagai dana pensiun.

Tunjangan kecelakaan adalah : tunjangan yang diberikan kepada karyawan yang mengalami kecelakaan saat menjalankan tugas.

Tunjangan Kesehatan adalah : tunjangan yang diberikan kepada karyawan untuk biaya perawatan kesehatan, seperti pembelian obat-obatan, biaya konsultasi kesehatan, biaya rumah sakit, dsb.

Asuransi tenaga kerja adalah : tunjangan yang diberikan kepada karyawan berupa premi asuransi yang dibayarkan kepada perusahaan asuransi.

Tunjangan lainnya adalah : tunjangan yang diberikan kepada karyawan selain yang disebutkan di atas, seperti tiket hiburan, beasiswa untuk keluarga pegawai, dsb]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V31" name="ZPXVCU07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="116" EndPos="123" width="8" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Intensif lainnya pekerja produksi
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Intensif lainnya pekerja produksi : Rp...........
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya pekerja/karyawan rata-rata perhari selama satu tahun.
Untuk perusahaan musiman yang mengalami bulan-bulan tidak produksi, rata-rata tenaga kerja dihitung pada bulan-bulan produksi saja. 

Perusahaan yang mempunyai kantor pusat, banyaknya pekerja/karyawan di sini tidak termasuk pekerja/karyawan di kantor pusat.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="93872845"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Upah/gaji adalah : balas jasa perusahaan untuk pekerja/karyawan sebelum dikurangi pajak baik dalam bentuk uang maupun barang. Perkiraan sewa rumah dinas, fasilitas kendaraan dan sejenisnya dimasukkan dalam upah/gaji walaupun
tidak tertulis dalam neraca/catatan perusahaan.

Insentif lainnya, yang meliputi:
Upah lembur adalah : upah yang iberikan/dibayarkan kepada pekerja/karyawan yang bekerja di luar jam kerja biasa.

Hadiah adalah : pengeluaran perusahaan/usaha berupa uang atau barang yang diberikan kepada pekerja/karyawan secara cuma-cuma.

Bonus adalah : sesuatu yang diberikan perusahaan/usaha kepada pekerja/karyawan dalam bentuk uang/barang, yang biasanya dibayarkan
berdasarkan keuntungan perusahaan dan kinerja pegawai masing-masing.

Iuran dana pensiun adalah : tunjangan yang diberikan kepada karyawan yang tidak diterima langsung oleh karyawan yang bersangkutan pada saat itu, akan tetapi dihimpun sebagai dana pensiun.

Tunjangan kecelakaan adalah : tunjangan yang diberikan kepada karyawan yang mengalami kecelakaan saat menjalankan tugas.

Tunjangan Kesehatan adalah : tunjangan yang diberikan kepada karyawan untuk biaya perawatan kesehatan, seperti pembelian obat-obatan, biaya konsultasi kesehatan, biaya rumah sakit, dsb.

Asuransi tenaga kerja adalah : tunjangan yang diberikan kepada karyawan berupa premi asuransi yang dibayarkan kepada perusahaan asuransi.

Tunjangan lainnya adalah : tunjangan yang diberikan kepada karyawan selain yang disebutkan di atas, seperti tiket hiburan, beasiswa untuk keluarga pegawai, dsb]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V32" name="ZPZVCU07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="124" EndPos="132" width="9" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Jumlah Upah/gaji dan Intensif lainnya pekerja produksi
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Jumlah Upah/gaji dan Intensif lainnya pekerja produksi : Rp..............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya pekerja/karyawan rata-rata perhari selama satu tahun.
Untuk perusahaan musiman yang mengalami bulan-bulan tidak produksi, rata-rata tenaga kerja dihitung pada bulan-bulan produksi saja. 

Perusahaan yang mempunyai kantor pusat, banyaknya pekerja/karyawan di sini tidak termasuk pekerja/karyawan di kantor pusat.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="826079000"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Upah/gaji adalah : balas jasa perusahaan untuk pekerja/karyawan sebelum dikurangi pajak baik dalam bentuk uang maupun barang. Perkiraan sewa rumah dinas, fasilitas kendaraan dan sejenisnya dimasukkan dalam upah/gaji walaupun
tidak tertulis dalam neraca/catatan perusahaan.

Insentif lainnya, yang meliputi:
Upah lembur adalah : upah yang iberikan/dibayarkan kepada pekerja/karyawan yang bekerja di luar jam kerja biasa.

Hadiah adalah : pengeluaran perusahaan/usaha berupa uang atau barang yang diberikan kepada pekerja/karyawan secara cuma-cuma.

Bonus adalah : sesuatu yang diberikan perusahaan/usaha kepada pekerja/karyawan dalam bentuk uang/barang, yang biasanya dibayarkan
berdasarkan keuntungan perusahaan dan kinerja pegawai masing-masing.

Iuran dana pensiun adalah : tunjangan yang diberikan kepada karyawan yang tidak diterima langsung oleh karyawan yang bersangkutan pada saat itu, akan tetapi dihimpun sebagai dana pensiun.

Tunjangan kecelakaan adalah : tunjangan yang diberikan kepada karyawan yang mengalami kecelakaan saat menjalankan tugas.

Tunjangan Kesehatan adalah : tunjangan yang diberikan kepada karyawan untuk biaya perawatan kesehatan, seperti pembelian obat-obatan, biaya konsultasi kesehatan, biaya rumah sakit, dsb.

Asuransi tenaga kerja adalah : tunjangan yang diberikan kepada karyawan berupa premi asuransi yang dibayarkan kepada perusahaan asuransi.

Tunjangan lainnya adalah : tunjangan yang diberikan kepada karyawan selain yang disebutkan di atas, seperti tiket hiburan, beasiswa untuk keluarga pegawai, dsb]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V33" name="ZNSVCU07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="133" EndPos="141" width="9" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Upah/gaji pekerja lainnya
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Upah/gaji pekerja lainnya : Rp...........
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya pekerja/karyawan rata-rata perhari selama satu tahun.
Untuk perusahaan musiman yang mengalami bulan-bulan tidak produksi, rata-rata tenaga kerja dihitung pada bulan-bulan produksi saja. 

Perusahaan yang mempunyai kantor pusat, banyaknya pekerja/karyawan di sini tidak termasuk pekerja/karyawan di kantor pusat.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="222739135"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Upah/gaji adalah : balas jasa perusahaan untuk pekerja/karyawan sebelum dikurangi pajak baik dalam bentuk uang maupun barang. Perkiraan sewa rumah dinas, fasilitas kendaraan dan sejenisnya dimasukkan dalam upah/gaji walaupun
tidak tertulis dalam neraca/catatan perusahaan.

Insentif lainnya, yang meliputi:
Upah lembur adalah : upah yang iberikan/dibayarkan kepada pekerja/karyawan yang bekerja di luar jam kerja biasa.

Hadiah adalah : pengeluaran perusahaan/usaha berupa uang atau barang yang diberikan kepada pekerja/karyawan secara cuma-cuma.

Bonus adalah : sesuatu yang diberikan perusahaan/usaha kepada pekerja/karyawan dalam bentuk uang/barang, yang biasanya dibayarkan
berdasarkan keuntungan perusahaan dan kinerja pegawai masing-masing.

Iuran dana pensiun adalah : tunjangan yang diberikan kepada karyawan yang tidak diterima langsung oleh karyawan yang bersangkutan pada saat itu, akan tetapi dihimpun sebagai dana pensiun.

Tunjangan kecelakaan adalah : tunjangan yang diberikan kepada karyawan yang mengalami kecelakaan saat menjalankan tugas.

Tunjangan Kesehatan adalah : tunjangan yang diberikan kepada karyawan untuk biaya perawatan kesehatan, seperti pembelian obat-obatan, biaya konsultasi kesehatan, biaya rumah sakit, dsb.

Asuransi tenaga kerja adalah : tunjangan yang diberikan kepada karyawan berupa premi asuransi yang dibayarkan kepada perusahaan asuransi.

Tunjangan lainnya adalah : tunjangan yang diberikan kepada karyawan selain yang disebutkan di atas, seperti tiket hiburan, beasiswa untuk keluarga pegawai, dsb]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V34" name="ZNXVCU07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="142" EndPos="149" width="8" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Intensif lainnya untuk pekerja lainnya
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Intensif lainnya untuk pekerja lainnya : Rp............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya pekerja/karyawan rata-rata perhari selama satu tahun.
Untuk perusahaan musiman yang mengalami bulan-bulan tidak produksi, rata-rata tenaga kerja dihitung pada bulan-bulan produksi saja. 

Perusahaan yang mempunyai kantor pusat, banyaknya pekerja/karyawan di sini tidak termasuk pekerja/karyawan di kantor pusat.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="69945008"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Upah/gaji adalah : balas jasa perusahaan untuk pekerja/karyawan sebelum dikurangi pajak baik dalam bentuk uang maupun barang. Perkiraan sewa rumah dinas, fasilitas kendaraan dan sejenisnya dimasukkan dalam upah/gaji walaupun
tidak tertulis dalam neraca/catatan perusahaan.

Insentif lainnya, yang meliputi:
Upah lembur adalah : upah yang iberikan/dibayarkan kepada pekerja/karyawan yang bekerja di luar jam kerja biasa.

Hadiah adalah : pengeluaran perusahaan/usaha berupa uang atau barang yang diberikan kepada pekerja/karyawan secara cuma-cuma.

Bonus adalah : sesuatu yang diberikan perusahaan/usaha kepada pekerja/karyawan dalam bentuk uang/barang, yang biasanya dibayarkan
berdasarkan keuntungan perusahaan dan kinerja pegawai masing-masing.

Iuran dana pensiun adalah : tunjangan yang diberikan kepada karyawan yang tidak diterima langsung oleh karyawan yang bersangkutan pada saat itu, akan tetapi dihimpun sebagai dana pensiun.

Tunjangan kecelakaan adalah : tunjangan yang diberikan kepada karyawan yang mengalami kecelakaan saat menjalankan tugas.

Tunjangan Kesehatan adalah : tunjangan yang diberikan kepada karyawan untuk biaya perawatan kesehatan, seperti pembelian obat-obatan, biaya konsultasi kesehatan, biaya rumah sakit, dsb.

Asuransi tenaga kerja adalah : tunjangan yang diberikan kepada karyawan berupa premi asuransi yang dibayarkan kepada perusahaan asuransi.

Tunjangan lainnya adalah : tunjangan yang diberikan kepada karyawan selain yang disebutkan di atas, seperti tiket hiburan, beasiswa untuk keluarga pegawai, dsb]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V35" name="ZNZVCU07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="150" EndPos="158" width="9" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Jumlah Upah/gaji dan Intensif lainnya untuk pekerja lainnya
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Jumlah Upah/gaji dan Intensif lainnya untuk pekerja lainnya : Rp...........
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya pekerja/karyawan rata-rata perhari selama satu tahun.
Untuk perusahaan musiman yang mengalami bulan-bulan tidak produksi, rata-rata tenaga kerja dihitung pada bulan-bulan produksi saja. 

Perusahaan yang mempunyai kantor pusat, banyaknya pekerja/karyawan di sini tidak termasuk pekerja/karyawan di kantor pusat.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="222739135"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Upah/gaji adalah : balas jasa perusahaan untuk pekerja/karyawan sebelum dikurangi pajak baik dalam bentuk uang maupun barang. Perkiraan sewa rumah dinas, fasilitas kendaraan dan sejenisnya dimasukkan dalam upah/gaji walaupun
tidak tertulis dalam neraca/catatan perusahaan.

Insentif lainnya, yang meliputi:
Upah lembur adalah : upah yang iberikan/dibayarkan kepada pekerja/karyawan yang bekerja di luar jam kerja biasa.

Hadiah adalah : pengeluaran perusahaan/usaha berupa uang atau barang yang diberikan kepada pekerja/karyawan secara cuma-cuma.

Bonus adalah : sesuatu yang diberikan perusahaan/usaha kepada pekerja/karyawan dalam bentuk uang/barang, yang biasanya dibayarkan
berdasarkan keuntungan perusahaan dan kinerja pegawai masing-masing.

Iuran dana pensiun adalah : tunjangan yang diberikan kepada karyawan yang tidak diterima langsung oleh karyawan yang bersangkutan pada saat itu, akan tetapi dihimpun sebagai dana pensiun.

Tunjangan kecelakaan adalah : tunjangan yang diberikan kepada karyawan yang mengalami kecelakaan saat menjalankan tugas.

Tunjangan Kesehatan adalah : tunjangan yang diberikan kepada karyawan untuk biaya perawatan kesehatan, seperti pembelian obat-obatan, biaya konsultasi kesehatan, biaya rumah sakit, dsb.

Asuransi tenaga kerja adalah : tunjangan yang diberikan kepada karyawan berupa premi asuransi yang dibayarkan kepada perusahaan asuransi.

Tunjangan lainnya adalah : tunjangan yang diberikan kepada karyawan selain yang disebutkan di atas, seperti tiket hiburan, beasiswa untuk keluarga pegawai, dsb]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V36" name="EPELIU07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="159" EndPos="166" width="8" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Banyaknya seluruh bensin
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Banyaknya seluruh bensin :........... ltr
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya dan nilai bahan bakar dan pelumas yang dipakai selama tahun survei. 
Tuliskan banyaknya serta nilai bahan bakar dan pelumas yang khusus digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik selama tahun survei.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="27542195"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Bahan bakar adalah : segala bahan, baik cair maupun padat yang digunakan sebagai bahan pembakar untuk menjalankan mesin, memasak dan lainnya yang
dipakai untuk usaha.

Bensin adalah : bahan bakar fosil yang jenisnya disebut premium, pertamax dan pertamax plus.

Minyak solar, diesel, dan minyak bakar adalah: kelompok BBM berkadar berat,biasanya digunakan untuk bahan bakar pada mesin diesel.

Minyak tanah adalah : minyak mentah yang meliputi campuran hidrokarbon dengan titik nyala 38°C.

Batu bara adalah : barang tambang dengan nilai kalori kotor di atas 5700 kcal/kg.
Kokas adalah sisa padat, terdiri dari karbon yang diperoleh dari penyulingan minyak bumi yang lebih berat. 
Di sini tidak termasuk sisa padat yang didapat dari
kombinasi batu bara.

Gas dari PGN adalah : gas yang diproduksi oleh perusahaan Gas Negara yang didistribusikan ke rumah tangga/industri melalui suatu jaringan pipa. Gas ini hanya ada di 9 kota, yaitu Medan, pekanbaru, Palembang, Jakarta, Bogor,
Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar.

LPG/Liquified Petroleum Gas adalah : penyaringan hidrokarbon dengan mengupas gas alam pada sumber minyak mentah/gas alam.

Arang adalah : sisa-sisa padat pembakaran kayu.
Kayu bakar adalah jumlah seluruh kayu kasar yang digunakan untuk bahan bakar.

Bahan bakar lainnya adalah : bahan bakar selain yang sudah disebutkan, biasanya dari limbah pertanian; seperti sabut kelapa, tempurung/batok kelapa,jerami/merang/batang padi, kulit padi/sekam, kulit tebu, dsb.

Pelumas adalah : campuran pada penyulingan hidrokarbon, volumenya kurang dari 30% pada suhu 300°C. Minyak ini didapat dari pengilangan minyak mentah dan digunakan untuk pelumasan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V37" name="EPEVCU07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="167" EndPos="175" width="9" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Seluruh Nilai bensin
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Seluruh Nilai bensin : Rp..........
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya dan nilai bahan bakar dan pelumas yang dipakai selama tahun survei. 
Tuliskan banyaknya serta nilai bahan bakar dan pelumas yang khusus digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik selama tahun survei.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="158367619"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Bahan bakar adalah : segala bahan, baik cair maupun padat yang digunakan sebagai bahan pembakar untuk menjalankan mesin, memasak dan lainnya yang
dipakai untuk usaha.

Bensin adalah : bahan bakar fosil yang jenisnya disebut premium, pertamax dan pertamax plus.

Minyak solar, diesel, dan minyak bakar adalah: kelompok BBM berkadar berat,biasanya digunakan untuk bahan bakar pada mesin diesel.

Minyak tanah adalah : minyak mentah yang meliputi campuran hidrokarbon dengan titik nyala 38°C.

Batu bara adalah : barang tambang dengan nilai kalori kotor di atas 5700 kcal/kg.
Kokas adalah sisa padat, terdiri dari karbon yang diperoleh dari penyulingan minyak bumi yang lebih berat. 
Di sini tidak termasuk sisa padat yang didapat dari
kombinasi batu bara.

Gas dari PGN adalah : gas yang diproduksi oleh perusahaan Gas Negara yang didistribusikan ke rumah tangga/industri melalui suatu jaringan pipa. Gas ini hanya ada di 9 kota, yaitu Medan, pekanbaru, Palembang, Jakarta, Bogor,
Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar.

LPG/Liquified Petroleum Gas adalah : penyaringan hidrokarbon dengan mengupas gas alam pada sumber minyak mentah/gas alam.

Arang adalah : sisa-sisa padat pembakaran kayu.
Kayu bakar adalah jumlah seluruh kayu kasar yang digunakan untuk bahan bakar.

Bahan bakar lainnya adalah : bahan bakar selain yang sudah disebutkan, biasanya dari limbah pertanian; seperti sabut kelapa, tempurung/batok kelapa,jerami/merang/batang padi, kulit padi/sekam, kulit tebu, dsb.

Pelumas adalah : campuran pada penyulingan hidrokarbon, volumenya kurang dari 30% pada suhu 300°C. Minyak ini didapat dari pengilangan minyak mentah dan digunakan untuk pelumasan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V38" name="EPELIE07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="176" EndPos="182" width="7" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Banyaknya bensin untuk pembangkit tenaga listrik
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Banyaknya bensin untuk pembangkit tenaga listrik : ..........ltr
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya dan nilai bahan bakar dan pelumas yang dipakai selama tahun survei. 
Tuliskan banyaknya serta nilai bahan bakar dan pelumas yang khusus digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik selama tahun survei.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="3600000"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Bahan bakar adalah : segala bahan, baik cair maupun padat yang digunakan sebagai bahan pembakar untuk menjalankan mesin, memasak dan lainnya yang
dipakai untuk usaha.

Bensin adalah : bahan bakar fosil yang jenisnya disebut premium, pertamax dan pertamax plus.

Minyak solar, diesel, dan minyak bakar adalah: kelompok BBM berkadar berat,biasanya digunakan untuk bahan bakar pada mesin diesel.

Minyak tanah adalah : minyak mentah yang meliputi campuran hidrokarbon dengan titik nyala 38°C.

Batu bara adalah : barang tambang dengan nilai kalori kotor di atas 5700 kcal/kg.
Kokas adalah sisa padat, terdiri dari karbon yang diperoleh dari penyulingan minyak bumi yang lebih berat. 
Di sini tidak termasuk sisa padat yang didapat dari
kombinasi batu bara.

Gas dari PGN adalah : gas yang diproduksi oleh perusahaan Gas Negara yang didistribusikan ke rumah tangga/industri melalui suatu jaringan pipa. Gas ini hanya ada di 9 kota, yaitu Medan, pekanbaru, Palembang, Jakarta, Bogor,
Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar.

LPG/Liquified Petroleum Gas adalah : penyaringan hidrokarbon dengan mengupas gas alam pada sumber minyak mentah/gas alam.

Arang adalah : sisa-sisa padat pembakaran kayu.
Kayu bakar adalah jumlah seluruh kayu kasar yang digunakan untuk bahan bakar.

Bahan bakar lainnya adalah : bahan bakar selain yang sudah disebutkan, biasanya dari limbah pertanian; seperti sabut kelapa, tempurung/batok kelapa,jerami/merang/batang padi, kulit padi/sekam, kulit tebu, dsb.

Pelumas adalah : campuran pada penyulingan hidrokarbon, volumenya kurang dari 30% pada suhu 300°C. Minyak ini didapat dari pengilangan minyak mentah dan digunakan untuk pelumasan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V39" name="EPEVCE07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="183" EndPos="190" width="8" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai bensin untuk pembangkit tenaga listrik
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai bensin untuk pembangkit tenaga listrik : Rp.............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya dan nilai bahan bakar dan pelumas yang dipakai selama tahun survei. 
Tuliskan banyaknya serta nilai bahan bakar dan pelumas yang khusus digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik selama tahun survei.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="18000000"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Bahan bakar adalah : segala bahan, baik cair maupun padat yang digunakan sebagai bahan pembakar untuk menjalankan mesin, memasak dan lainnya yang
dipakai untuk usaha.

Bensin adalah : bahan bakar fosil yang jenisnya disebut premium, pertamax dan pertamax plus.

Minyak solar, diesel, dan minyak bakar adalah: kelompok BBM berkadar berat,biasanya digunakan untuk bahan bakar pada mesin diesel.

Minyak tanah adalah : minyak mentah yang meliputi campuran hidrokarbon dengan titik nyala 38°C.

Batu bara adalah : barang tambang dengan nilai kalori kotor di atas 5700 kcal/kg.
Kokas adalah sisa padat, terdiri dari karbon yang diperoleh dari penyulingan minyak bumi yang lebih berat. 
Di sini tidak termasuk sisa padat yang didapat dari
kombinasi batu bara.

Gas dari PGN adalah : gas yang diproduksi oleh perusahaan Gas Negara yang didistribusikan ke rumah tangga/industri melalui suatu jaringan pipa. Gas ini hanya ada di 9 kota, yaitu Medan, pekanbaru, Palembang, Jakarta, Bogor,
Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar.

LPG/Liquified Petroleum Gas adalah : penyaringan hidrokarbon dengan mengupas gas alam pada sumber minyak mentah/gas alam.

Arang adalah : sisa-sisa padat pembakaran kayu.
Kayu bakar adalah jumlah seluruh kayu kasar yang digunakan untuk bahan bakar.

Bahan bakar lainnya adalah : bahan bakar selain yang sudah disebutkan, biasanya dari limbah pertanian; seperti sabut kelapa, tempurung/batok kelapa,jerami/merang/batang padi, kulit padi/sekam, kulit tebu, dsb.

Pelumas adalah : campuran pada penyulingan hidrokarbon, volumenya kurang dari 30% pada suhu 300°C. Minyak ini didapat dari pengilangan minyak mentah dan digunakan untuk pelumasan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V40" name="ESOLIU07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="191" EndPos="199" width="9" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Banyaknya seluruh Solar
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          <![CDATA[Banyaknya seluruh Solar/HSD/ADO/Diesel fuel/HSD/ADO  :..........ltr]]>
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya dan nilai bahan bakar dan pelumas yang dipakai selama tahun survei. 
Tuliskan banyaknya serta nilai bahan bakar dan pelumas yang khusus digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik selama tahun survei.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="116072682"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Bahan bakar adalah : segala bahan, baik cair maupun padat yang digunakan sebagai bahan pembakar untuk menjalankan mesin, memasak dan lainnya yang
dipakai untuk usaha.

Bensin adalah : bahan bakar fosil yang jenisnya disebut premium, pertamax dan pertamax plus.

Minyak solar, diesel, dan minyak bakar adalah: kelompok BBM berkadar berat,biasanya digunakan untuk bahan bakar pada mesin diesel.

Minyak tanah adalah : minyak mentah yang meliputi campuran hidrokarbon dengan titik nyala 38°C.

Batu bara adalah : barang tambang dengan nilai kalori kotor di atas 5700 kcal/kg.
Kokas adalah sisa padat, terdiri dari karbon yang diperoleh dari penyulingan minyak bumi yang lebih berat. 
Di sini tidak termasuk sisa padat yang didapat dari
kombinasi batu bara.

Gas dari PGN adalah : gas yang diproduksi oleh perusahaan Gas Negara yang didistribusikan ke rumah tangga/industri melalui suatu jaringan pipa. Gas ini hanya ada di 9 kota, yaitu Medan, pekanbaru, Palembang, Jakarta, Bogor,
Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar.

LPG/Liquified Petroleum Gas adalah : penyaringan hidrokarbon dengan mengupas gas alam pada sumber minyak mentah/gas alam.

Arang adalah : sisa-sisa padat pembakaran kayu.
Kayu bakar adalah jumlah seluruh kayu kasar yang digunakan untuk bahan bakar.

Bahan bakar lainnya adalah : bahan bakar selain yang sudah disebutkan, biasanya dari limbah pertanian; seperti sabut kelapa, tempurung/batok kelapa,jerami/merang/batang padi, kulit padi/sekam, kulit tebu, dsb.

Pelumas adalah : campuran pada penyulingan hidrokarbon, volumenya kurang dari 30% pada suhu 300°C. Minyak ini didapat dari pengilangan minyak mentah dan digunakan untuk pelumasan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V41" name="ESOVCU07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="200" EndPos="208" width="9" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Seluruh Nilai Solar
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Seluruh Nilai Solar/HSD/ADO/Diesel fuel/HSD/ADO : Rp.............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya dan nilai bahan bakar dan pelumas yang dipakai selama tahun survei. 
Tuliskan banyaknya serta nilai bahan bakar dan pelumas yang khusus digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik selama tahun survei.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="574131383"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Bahan bakar adalah : segala bahan, baik cair maupun padat yang digunakan sebagai bahan pembakar untuk menjalankan mesin, memasak dan lainnya yang
dipakai untuk usaha.

Bensin adalah : bahan bakar fosil yang jenisnya disebut premium, pertamax dan pertamax plus.

Minyak solar, diesel, dan minyak bakar adalah: kelompok BBM berkadar berat,biasanya digunakan untuk bahan bakar pada mesin diesel.

Minyak tanah adalah : minyak mentah yang meliputi campuran hidrokarbon dengan titik nyala 38°C.

Batu bara adalah : barang tambang dengan nilai kalori kotor di atas 5700 kcal/kg.
Kokas adalah sisa padat, terdiri dari karbon yang diperoleh dari penyulingan minyak bumi yang lebih berat. 
Di sini tidak termasuk sisa padat yang didapat dari
kombinasi batu bara.

Gas dari PGN adalah : gas yang diproduksi oleh perusahaan Gas Negara yang didistribusikan ke rumah tangga/industri melalui suatu jaringan pipa. Gas ini hanya ada di 9 kota, yaitu Medan, pekanbaru, Palembang, Jakarta, Bogor,
Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar.

LPG/Liquified Petroleum Gas adalah : penyaringan hidrokarbon dengan mengupas gas alam pada sumber minyak mentah/gas alam.

Arang adalah : sisa-sisa padat pembakaran kayu.
Kayu bakar adalah jumlah seluruh kayu kasar yang digunakan untuk bahan bakar.

Bahan bakar lainnya adalah : bahan bakar selain yang sudah disebutkan, biasanya dari limbah pertanian; seperti sabut kelapa, tempurung/batok kelapa,jerami/merang/batang padi, kulit padi/sekam, kulit tebu, dsb.

Pelumas adalah : campuran pada penyulingan hidrokarbon, volumenya kurang dari 30% pada suhu 300°C. Minyak ini didapat dari pengilangan minyak mentah dan digunakan untuk pelumasan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V42" name="ESOLIE07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="209" EndPos="216" width="8" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Banyaknya Solar untuk pembangkit tenaga listrik
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Banyaknya Solar/HSD/ADO/Diesel fuel/HSD/ADO untuk pembangkit tenaga listrik :.............ltr
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya dan nilai bahan bakar dan pelumas yang dipakai selama tahun survei. 
Tuliskan banyaknya serta nilai bahan bakar dan pelumas yang khusus digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik selama tahun survei.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="43968600"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Bahan bakar adalah : segala bahan, baik cair maupun padat yang digunakan sebagai bahan pembakar untuk menjalankan mesin, memasak dan lainnya yang
dipakai untuk usaha.

Bensin adalah : bahan bakar fosil yang jenisnya disebut premium, pertamax dan pertamax plus.

Minyak solar, diesel, dan minyak bakar adalah: kelompok BBM berkadar berat,biasanya digunakan untuk bahan bakar pada mesin diesel.

Minyak tanah adalah : minyak mentah yang meliputi campuran hidrokarbon dengan titik nyala 38°C.

Batu bara adalah : barang tambang dengan nilai kalori kotor di atas 5700 kcal/kg.
Kokas adalah sisa padat, terdiri dari karbon yang diperoleh dari penyulingan minyak bumi yang lebih berat. 
Di sini tidak termasuk sisa padat yang didapat dari
kombinasi batu bara.

Gas dari PGN adalah : gas yang diproduksi oleh perusahaan Gas Negara yang didistribusikan ke rumah tangga/industri melalui suatu jaringan pipa. Gas ini hanya ada di 9 kota, yaitu Medan, pekanbaru, Palembang, Jakarta, Bogor,
Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar.

LPG/Liquified Petroleum Gas adalah : penyaringan hidrokarbon dengan mengupas gas alam pada sumber minyak mentah/gas alam.

Arang adalah : sisa-sisa padat pembakaran kayu.
Kayu bakar adalah jumlah seluruh kayu kasar yang digunakan untuk bahan bakar.

Bahan bakar lainnya adalah : bahan bakar selain yang sudah disebutkan, biasanya dari limbah pertanian; seperti sabut kelapa, tempurung/batok kelapa,jerami/merang/batang padi, kulit padi/sekam, kulit tebu, dsb.

Pelumas adalah : campuran pada penyulingan hidrokarbon, volumenya kurang dari 30% pada suhu 300°C. Minyak ini didapat dari pengilangan minyak mentah dan digunakan untuk pelumasan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V43" name="ESOVCE07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="217" EndPos="225" width="9" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai Solar untuk pembangkit tenaga listrik
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai Solar/HSD/ADO/Diesel fuel/HSD/ADO untuk pembangkit tenaga listrik : Rp............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya dan nilai bahan bakar dan pelumas yang dipakai selama tahun survei. 
Tuliskan banyaknya serta nilai bahan bakar dan pelumas yang khusus digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik selama tahun survei.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="225785652"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Bahan bakar adalah : segala bahan, baik cair maupun padat yang digunakan sebagai bahan pembakar untuk menjalankan mesin, memasak dan lainnya yang
dipakai untuk usaha.

Bensin adalah : bahan bakar fosil yang jenisnya disebut premium, pertamax dan pertamax plus.

Minyak solar, diesel, dan minyak bakar adalah: kelompok BBM berkadar berat,biasanya digunakan untuk bahan bakar pada mesin diesel.

Minyak tanah adalah : minyak mentah yang meliputi campuran hidrokarbon dengan titik nyala 38°C.

Batu bara adalah : barang tambang dengan nilai kalori kotor di atas 5700 kcal/kg.
Kokas adalah sisa padat, terdiri dari karbon yang diperoleh dari penyulingan minyak bumi yang lebih berat. 
Di sini tidak termasuk sisa padat yang didapat dari
kombinasi batu bara.

Gas dari PGN adalah : gas yang diproduksi oleh perusahaan Gas Negara yang didistribusikan ke rumah tangga/industri melalui suatu jaringan pipa. Gas ini hanya ada di 9 kota, yaitu Medan, pekanbaru, Palembang, Jakarta, Bogor,
Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar.

LPG/Liquified Petroleum Gas adalah : penyaringan hidrokarbon dengan mengupas gas alam pada sumber minyak mentah/gas alam.

Arang adalah : sisa-sisa padat pembakaran kayu.
Kayu bakar adalah jumlah seluruh kayu kasar yang digunakan untuk bahan bakar.

Bahan bakar lainnya adalah : bahan bakar selain yang sudah disebutkan, biasanya dari limbah pertanian; seperti sabut kelapa, tempurung/batok kelapa,jerami/merang/batang padi, kulit padi/sekam, kulit tebu, dsb.

Pelumas adalah : campuran pada penyulingan hidrokarbon, volumenya kurang dari 30% pada suhu 300°C. Minyak ini didapat dari pengilangan minyak mentah dan digunakan untuk pelumasan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V44" name="EOILIU07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="226" EndPos="234" width="9" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Banyaknya seluruh Minyak Tanah
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Banyaknya seluruh Minyak Tanah :..........ltr
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya dan nilai bahan bakar dan pelumas yang dipakai selama tahun survei. 
Tuliskan banyaknya serta nilai bahan bakar dan pelumas yang khusus digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik selama tahun survei.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="136489189"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Bahan bakar adalah : segala bahan, baik cair maupun padat yang digunakan sebagai bahan pembakar untuk menjalankan mesin, memasak dan lainnya yang
dipakai untuk usaha.

Bensin adalah : bahan bakar fosil yang jenisnya disebut premium, pertamax dan pertamax plus.

Minyak solar, diesel, dan minyak bakar adalah: kelompok BBM berkadar berat,biasanya digunakan untuk bahan bakar pada mesin diesel.

Minyak tanah adalah : minyak mentah yang meliputi campuran hidrokarbon dengan titik nyala 38°C.

Batu bara adalah : barang tambang dengan nilai kalori kotor di atas 5700 kcal/kg.
Kokas adalah sisa padat, terdiri dari karbon yang diperoleh dari penyulingan minyak bumi yang lebih berat. 
Di sini tidak termasuk sisa padat yang didapat dari
kombinasi batu bara.

Gas dari PGN adalah : gas yang diproduksi oleh perusahaan Gas Negara yang didistribusikan ke rumah tangga/industri melalui suatu jaringan pipa. Gas ini hanya ada di 9 kota, yaitu Medan, pekanbaru, Palembang, Jakarta, Bogor,
Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar.

LPG/Liquified Petroleum Gas adalah : penyaringan hidrokarbon dengan mengupas gas alam pada sumber minyak mentah/gas alam.

Arang adalah : sisa-sisa padat pembakaran kayu.
Kayu bakar adalah jumlah seluruh kayu kasar yang digunakan untuk bahan bakar.

Bahan bakar lainnya adalah : bahan bakar selain yang sudah disebutkan, biasanya dari limbah pertanian; seperti sabut kelapa, tempurung/batok kelapa,jerami/merang/batang padi, kulit padi/sekam, kulit tebu, dsb.

Pelumas adalah : campuran pada penyulingan hidrokarbon, volumenya kurang dari 30% pada suhu 300°C. Minyak ini didapat dari pengilangan minyak mentah dan digunakan untuk pelumasan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V45" name="EOIVCU07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="235" EndPos="243" width="9" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Seluruh Nilai Minyak Tanah
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Seluruh Nilai Minyak Tanah : Rp...........
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya dan nilai bahan bakar dan pelumas yang dipakai selama tahun survei. 
Tuliskan banyaknya serta nilai bahan bakar dan pelumas yang khusus digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik selama tahun survei.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="430978000"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Bahan bakar adalah : segala bahan, baik cair maupun padat yang digunakan sebagai bahan pembakar untuk menjalankan mesin, memasak dan lainnya yang
dipakai untuk usaha.

Bensin adalah : bahan bakar fosil yang jenisnya disebut premium, pertamax dan pertamax plus.

Minyak solar, diesel, dan minyak bakar adalah: kelompok BBM berkadar berat,biasanya digunakan untuk bahan bakar pada mesin diesel.

Minyak tanah adalah : minyak mentah yang meliputi campuran hidrokarbon dengan titik nyala 38°C.

Batu bara adalah : barang tambang dengan nilai kalori kotor di atas 5700 kcal/kg.
Kokas adalah sisa padat, terdiri dari karbon yang diperoleh dari penyulingan minyak bumi yang lebih berat. 
Di sini tidak termasuk sisa padat yang didapat dari
kombinasi batu bara.

Gas dari PGN adalah : gas yang diproduksi oleh perusahaan Gas Negara yang didistribusikan ke rumah tangga/industri melalui suatu jaringan pipa. Gas ini hanya ada di 9 kota, yaitu Medan, pekanbaru, Palembang, Jakarta, Bogor,
Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar.

LPG/Liquified Petroleum Gas adalah : penyaringan hidrokarbon dengan mengupas gas alam pada sumber minyak mentah/gas alam.

Arang adalah : sisa-sisa padat pembakaran kayu.
Kayu bakar adalah jumlah seluruh kayu kasar yang digunakan untuk bahan bakar.

Bahan bakar lainnya adalah : bahan bakar selain yang sudah disebutkan, biasanya dari limbah pertanian; seperti sabut kelapa, tempurung/batok kelapa,jerami/merang/batang padi, kulit padi/sekam, kulit tebu, dsb.

Pelumas adalah : campuran pada penyulingan hidrokarbon, volumenya kurang dari 30% pada suhu 300°C. Minyak ini didapat dari pengilangan minyak mentah dan digunakan untuk pelumasan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V46" name="EOILIE07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="244" EndPos="249" width="6" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Banyaknya Minyak Tanah untuk pembangkit tenaga listrik
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Banyaknya Minyak Tanah untuk pembangkit tenaga listrik :.............ltr
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya dan nilai bahan bakar dan pelumas yang dipakai selama tahun survei. 
Tuliskan banyaknya serta nilai bahan bakar dan pelumas yang khusus digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik selama tahun survei.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="476250"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Bahan bakar adalah : segala bahan, baik cair maupun padat yang digunakan sebagai bahan pembakar untuk menjalankan mesin, memasak dan lainnya yang
dipakai untuk usaha.

Bensin adalah : bahan bakar fosil yang jenisnya disebut premium, pertamax dan pertamax plus.

Minyak solar, diesel, dan minyak bakar adalah: kelompok BBM berkadar berat,biasanya digunakan untuk bahan bakar pada mesin diesel.

Minyak tanah adalah : minyak mentah yang meliputi campuran hidrokarbon dengan titik nyala 38°C.

Batu bara adalah : barang tambang dengan nilai kalori kotor di atas 5700 kcal/kg.
Kokas adalah sisa padat, terdiri dari karbon yang diperoleh dari penyulingan minyak bumi yang lebih berat. 
Di sini tidak termasuk sisa padat yang didapat dari
kombinasi batu bara.

Gas dari PGN adalah : gas yang diproduksi oleh perusahaan Gas Negara yang didistribusikan ke rumah tangga/industri melalui suatu jaringan pipa. Gas ini hanya ada di 9 kota, yaitu Medan, pekanbaru, Palembang, Jakarta, Bogor,
Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar.

LPG/Liquified Petroleum Gas adalah : penyaringan hidrokarbon dengan mengupas gas alam pada sumber minyak mentah/gas alam.

Arang adalah : sisa-sisa padat pembakaran kayu.
Kayu bakar adalah jumlah seluruh kayu kasar yang digunakan untuk bahan bakar.

Bahan bakar lainnya adalah : bahan bakar selain yang sudah disebutkan, biasanya dari limbah pertanian; seperti sabut kelapa, tempurung/batok kelapa,jerami/merang/batang padi, kulit padi/sekam, kulit tebu, dsb.

Pelumas adalah : campuran pada penyulingan hidrokarbon, volumenya kurang dari 30% pada suhu 300°C. Minyak ini didapat dari pengilangan minyak mentah dan digunakan untuk pelumasan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V47" name="EOIVCE07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="250" EndPos="256" width="7" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai Minyak Tanah untuk pembangkit tenaga listrik
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai Minyak Tanah untuk pembangkit tenaga listrik : Rp.............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya dan nilai bahan bakar dan pelumas yang dipakai selama tahun survei. 
Tuliskan banyaknya serta nilai bahan bakar dan pelumas yang khusus digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik selama tahun survei.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="1428752"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Bahan bakar adalah : segala bahan, baik cair maupun padat yang digunakan sebagai bahan pembakar untuk menjalankan mesin, memasak dan lainnya yang
dipakai untuk usaha.

Bensin adalah : bahan bakar fosil yang jenisnya disebut premium, pertamax dan pertamax plus.

Minyak solar, diesel, dan minyak bakar adalah: kelompok BBM berkadar berat,biasanya digunakan untuk bahan bakar pada mesin diesel.

Minyak tanah adalah : minyak mentah yang meliputi campuran hidrokarbon dengan titik nyala 38°C.

Batu bara adalah : barang tambang dengan nilai kalori kotor di atas 5700 kcal/kg.
Kokas adalah sisa padat, terdiri dari karbon yang diperoleh dari penyulingan minyak bumi yang lebih berat. 
Di sini tidak termasuk sisa padat yang didapat dari
kombinasi batu bara.

Gas dari PGN adalah : gas yang diproduksi oleh perusahaan Gas Negara yang didistribusikan ke rumah tangga/industri melalui suatu jaringan pipa. Gas ini hanya ada di 9 kota, yaitu Medan, pekanbaru, Palembang, Jakarta, Bogor,
Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar.

LPG/Liquified Petroleum Gas adalah : penyaringan hidrokarbon dengan mengupas gas alam pada sumber minyak mentah/gas alam.

Arang adalah : sisa-sisa padat pembakaran kayu.
Kayu bakar adalah jumlah seluruh kayu kasar yang digunakan untuk bahan bakar.

Bahan bakar lainnya adalah : bahan bakar selain yang sudah disebutkan, biasanya dari limbah pertanian; seperti sabut kelapa, tempurung/batok kelapa,jerami/merang/batang padi, kulit padi/sekam, kulit tebu, dsb.

Pelumas adalah : campuran pada penyulingan hidrokarbon, volumenya kurang dari 30% pada suhu 300°C. Minyak ini didapat dari pengilangan minyak mentah dan digunakan untuk pelumasan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V48" name="ECLKGU07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="257" EndPos="265" width="9" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Banyaknya seluruh batubara
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Banyaknya seluruh batubara/Coal :..........Kg
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya dan nilai bahan bakar dan pelumas yang dipakai selama tahun survei. 
Tuliskan banyaknya serta nilai bahan bakar dan pelumas yang khusus digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik selama tahun survei.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="270000000"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Bahan bakar adalah : segala bahan, baik cair maupun padat yang digunakan sebagai bahan pembakar untuk menjalankan mesin, memasak dan lainnya yang
dipakai untuk usaha.

Bensin adalah : bahan bakar fosil yang jenisnya disebut premium, pertamax dan pertamax plus.

Minyak solar, diesel, dan minyak bakar adalah: kelompok BBM berkadar berat,biasanya digunakan untuk bahan bakar pada mesin diesel.

Minyak tanah adalah : minyak mentah yang meliputi campuran hidrokarbon dengan titik nyala 38°C.

Batu bara adalah : barang tambang dengan nilai kalori kotor di atas 5700 kcal/kg.
Kokas adalah sisa padat, terdiri dari karbon yang diperoleh dari penyulingan minyak bumi yang lebih berat. 
Di sini tidak termasuk sisa padat yang didapat dari
kombinasi batu bara.

Gas dari PGN adalah : gas yang diproduksi oleh perusahaan Gas Negara yang didistribusikan ke rumah tangga/industri melalui suatu jaringan pipa. Gas ini hanya ada di 9 kota, yaitu Medan, pekanbaru, Palembang, Jakarta, Bogor,
Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar.

LPG/Liquified Petroleum Gas adalah : penyaringan hidrokarbon dengan mengupas gas alam pada sumber minyak mentah/gas alam.

Arang adalah : sisa-sisa padat pembakaran kayu.
Kayu bakar adalah jumlah seluruh kayu kasar yang digunakan untuk bahan bakar.

Bahan bakar lainnya adalah : bahan bakar selain yang sudah disebutkan, biasanya dari limbah pertanian; seperti sabut kelapa, tempurung/batok kelapa,jerami/merang/batang padi, kulit padi/sekam, kulit tebu, dsb.

Pelumas adalah : campuran pada penyulingan hidrokarbon, volumenya kurang dari 30% pada suhu 300°C. Minyak ini didapat dari pengilangan minyak mentah dan digunakan untuk pelumasan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V49" name="ECLVCU07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="266" EndPos="274" width="9" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Seluruh Nilai Batubara
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Seluruh Nilai Batubara/Coal : Rp..........
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya dan nilai bahan bakar dan pelumas yang dipakai selama tahun survei. 
Tuliskan banyaknya serta nilai bahan bakar dan pelumas yang khusus digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik selama tahun survei.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="540000000"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Bahan bakar adalah : segala bahan, baik cair maupun padat yang digunakan sebagai bahan pembakar untuk menjalankan mesin, memasak dan lainnya yang
dipakai untuk usaha.

Bensin adalah : bahan bakar fosil yang jenisnya disebut premium, pertamax dan pertamax plus.

Minyak solar, diesel, dan minyak bakar adalah: kelompok BBM berkadar berat,biasanya digunakan untuk bahan bakar pada mesin diesel.

Minyak tanah adalah : minyak mentah yang meliputi campuran hidrokarbon dengan titik nyala 38°C.

Batu bara adalah : barang tambang dengan nilai kalori kotor di atas 5700 kcal/kg.
Kokas adalah sisa padat, terdiri dari karbon yang diperoleh dari penyulingan minyak bumi yang lebih berat. 
Di sini tidak termasuk sisa padat yang didapat dari
kombinasi batu bara.

Gas dari PGN adalah : gas yang diproduksi oleh perusahaan Gas Negara yang didistribusikan ke rumah tangga/industri melalui suatu jaringan pipa. Gas ini hanya ada di 9 kota, yaitu Medan, pekanbaru, Palembang, Jakarta, Bogor,
Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar.

LPG/Liquified Petroleum Gas adalah : penyaringan hidrokarbon dengan mengupas gas alam pada sumber minyak mentah/gas alam.

Arang adalah : sisa-sisa padat pembakaran kayu.
Kayu bakar adalah jumlah seluruh kayu kasar yang digunakan untuk bahan bakar.

Bahan bakar lainnya adalah : bahan bakar selain yang sudah disebutkan, biasanya dari limbah pertanian; seperti sabut kelapa, tempurung/batok kelapa,jerami/merang/batang padi, kulit padi/sekam, kulit tebu, dsb.

Pelumas adalah : campuran pada penyulingan hidrokarbon, volumenya kurang dari 30% pada suhu 300°C. Minyak ini didapat dari pengilangan minyak mentah dan digunakan untuk pelumasan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V50" name="ECLKGE07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="275" EndPos="283" width="9" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Banyaknya batubara untuk pembangkit tenaga listrik
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Banyaknya batubara /Coal untuk pembangkit tenaga listrik :...........Kg
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya dan nilai bahan bakar dan pelumas yang dipakai selama tahun survei. 
Tuliskan banyaknya serta nilai bahan bakar dan pelumas yang khusus digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik selama tahun survei.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="187572376"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Bahan bakar adalah : segala bahan, baik cair maupun padat yang digunakan sebagai bahan pembakar untuk menjalankan mesin, memasak dan lainnya yang
dipakai untuk usaha.

Bensin adalah : bahan bakar fosil yang jenisnya disebut premium, pertamax dan pertamax plus.

Minyak solar, diesel, dan minyak bakar adalah: kelompok BBM berkadar berat,biasanya digunakan untuk bahan bakar pada mesin diesel.

Minyak tanah adalah : minyak mentah yang meliputi campuran hidrokarbon dengan titik nyala 38°C.

Batu bara adalah : barang tambang dengan nilai kalori kotor di atas 5700 kcal/kg.
Kokas adalah sisa padat, terdiri dari karbon yang diperoleh dari penyulingan minyak bumi yang lebih berat. 
Di sini tidak termasuk sisa padat yang didapat dari
kombinasi batu bara.

Gas dari PGN adalah : gas yang diproduksi oleh perusahaan Gas Negara yang didistribusikan ke rumah tangga/industri melalui suatu jaringan pipa. Gas ini hanya ada di 9 kota, yaitu Medan, pekanbaru, Palembang, Jakarta, Bogor,
Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar.

LPG/Liquified Petroleum Gas adalah : penyaringan hidrokarbon dengan mengupas gas alam pada sumber minyak mentah/gas alam.

Arang adalah : sisa-sisa padat pembakaran kayu.
Kayu bakar adalah jumlah seluruh kayu kasar yang digunakan untuk bahan bakar.

Bahan bakar lainnya adalah : bahan bakar selain yang sudah disebutkan, biasanya dari limbah pertanian; seperti sabut kelapa, tempurung/batok kelapa,jerami/merang/batang padi, kulit padi/sekam, kulit tebu, dsb.

Pelumas adalah : campuran pada penyulingan hidrokarbon, volumenya kurang dari 30% pada suhu 300°C. Minyak ini didapat dari pengilangan minyak mentah dan digunakan untuk pelumasan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V51" name="ECLVCE07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="284" EndPos="292" width="9" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai batubara untuk pembangkit tenaga listrik
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai batubara untuk pembangkit tenaga listrik : Rp..........
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya dan nilai bahan bakar dan pelumas yang dipakai selama tahun survei. 
Tuliskan banyaknya serta nilai bahan bakar dan pelumas yang khusus digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik selama tahun survei.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="375144751"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Bahan bakar adalah : segala bahan, baik cair maupun padat yang digunakan sebagai bahan pembakar untuk menjalankan mesin, memasak dan lainnya yang
dipakai untuk usaha.

Bensin adalah : bahan bakar fosil yang jenisnya disebut premium, pertamax dan pertamax plus.

Minyak solar, diesel, dan minyak bakar adalah: kelompok BBM berkadar berat,biasanya digunakan untuk bahan bakar pada mesin diesel.

Minyak tanah adalah : minyak mentah yang meliputi campuran hidrokarbon dengan titik nyala 38°C.

Batu bara adalah : barang tambang dengan nilai kalori kotor di atas 5700 kcal/kg.
Kokas adalah sisa padat, terdiri dari karbon yang diperoleh dari penyulingan minyak bumi yang lebih berat. 
Di sini tidak termasuk sisa padat yang didapat dari
kombinasi batu bara.

Gas dari PGN adalah : gas yang diproduksi oleh perusahaan Gas Negara yang didistribusikan ke rumah tangga/industri melalui suatu jaringan pipa. Gas ini hanya ada di 9 kota, yaitu Medan, pekanbaru, Palembang, Jakarta, Bogor,
Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar.

LPG/Liquified Petroleum Gas adalah : penyaringan hidrokarbon dengan mengupas gas alam pada sumber minyak mentah/gas alam.

Arang adalah : sisa-sisa padat pembakaran kayu.
Kayu bakar adalah jumlah seluruh kayu kasar yang digunakan untuk bahan bakar.

Bahan bakar lainnya adalah : bahan bakar selain yang sudah disebutkan, biasanya dari limbah pertanian; seperti sabut kelapa, tempurung/batok kelapa,jerami/merang/batang padi, kulit padi/sekam, kulit tebu, dsb.

Pelumas adalah : campuran pada penyulingan hidrokarbon, volumenya kurang dari 30% pada suhu 300°C. Minyak ini didapat dari pengilangan minyak mentah dan digunakan untuk pelumasan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V52" name="EGAM3U07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="293" EndPos="301" width="9" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Banyaknya seluruh Gas dari PGN
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Banyaknya seluruh Gas dari PGN :............M3
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya dan nilai bahan bakar dan pelumas yang dipakai selama tahun survei. 
Tuliskan banyaknya serta nilai bahan bakar dan pelumas yang khusus digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik selama tahun survei.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="785843423"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Bahan bakar adalah : segala bahan, baik cair maupun padat yang digunakan sebagai bahan pembakar untuk menjalankan mesin, memasak dan lainnya yang
dipakai untuk usaha.

Bensin adalah : bahan bakar fosil yang jenisnya disebut premium, pertamax dan pertamax plus.

Minyak solar, diesel, dan minyak bakar adalah: kelompok BBM berkadar berat,biasanya digunakan untuk bahan bakar pada mesin diesel.

Minyak tanah adalah : minyak mentah yang meliputi campuran hidrokarbon dengan titik nyala 38°C.

Batu bara adalah : barang tambang dengan nilai kalori kotor di atas 5700 kcal/kg.
Kokas adalah sisa padat, terdiri dari karbon yang diperoleh dari penyulingan minyak bumi yang lebih berat. 
Di sini tidak termasuk sisa padat yang didapat dari
kombinasi batu bara.

Gas dari PGN adalah : gas yang diproduksi oleh perusahaan Gas Negara yang didistribusikan ke rumah tangga/industri melalui suatu jaringan pipa. Gas ini hanya ada di 9 kota, yaitu Medan, pekanbaru, Palembang, Jakarta, Bogor,
Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar.

LPG/Liquified Petroleum Gas adalah : penyaringan hidrokarbon dengan mengupas gas alam pada sumber minyak mentah/gas alam.

Arang adalah : sisa-sisa padat pembakaran kayu.
Kayu bakar adalah jumlah seluruh kayu kasar yang digunakan untuk bahan bakar.

Bahan bakar lainnya adalah : bahan bakar selain yang sudah disebutkan, biasanya dari limbah pertanian; seperti sabut kelapa, tempurung/batok kelapa,jerami/merang/batang padi, kulit padi/sekam, kulit tebu, dsb.

Pelumas adalah : campuran pada penyulingan hidrokarbon, volumenya kurang dari 30% pada suhu 300°C. Minyak ini didapat dari pengilangan minyak mentah dan digunakan untuk pelumasan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V53" name="EGAVCU07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="302" EndPos="310" width="9" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Seluruh Nilai Gas dari PGN
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Seluruh Nilai Gas dari PGN : Rp...........
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya dan nilai bahan bakar dan pelumas yang dipakai selama tahun survei. 
Tuliskan banyaknya serta nilai bahan bakar dan pelumas yang khusus digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik selama tahun survei.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="785843423"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Bahan bakar adalah : segala bahan, baik cair maupun padat yang digunakan sebagai bahan pembakar untuk menjalankan mesin, memasak dan lainnya yang
dipakai untuk usaha.

Bensin adalah : bahan bakar fosil yang jenisnya disebut premium, pertamax dan pertamax plus.

Minyak solar, diesel, dan minyak bakar adalah: kelompok BBM berkadar berat,biasanya digunakan untuk bahan bakar pada mesin diesel.

Minyak tanah adalah : minyak mentah yang meliputi campuran hidrokarbon dengan titik nyala 38°C.

Batu bara adalah : barang tambang dengan nilai kalori kotor di atas 5700 kcal/kg.
Kokas adalah sisa padat, terdiri dari karbon yang diperoleh dari penyulingan minyak bumi yang lebih berat. 
Di sini tidak termasuk sisa padat yang didapat dari
kombinasi batu bara.

Gas dari PGN adalah : gas yang diproduksi oleh perusahaan Gas Negara yang didistribusikan ke rumah tangga/industri melalui suatu jaringan pipa. Gas ini hanya ada di 9 kota, yaitu Medan, pekanbaru, Palembang, Jakarta, Bogor,
Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar.

LPG/Liquified Petroleum Gas adalah : penyaringan hidrokarbon dengan mengupas gas alam pada sumber minyak mentah/gas alam.

Arang adalah : sisa-sisa padat pembakaran kayu.
Kayu bakar adalah jumlah seluruh kayu kasar yang digunakan untuk bahan bakar.

Bahan bakar lainnya adalah : bahan bakar selain yang sudah disebutkan, biasanya dari limbah pertanian; seperti sabut kelapa, tempurung/batok kelapa,jerami/merang/batang padi, kulit padi/sekam, kulit tebu, dsb.

Pelumas adalah : campuran pada penyulingan hidrokarbon, volumenya kurang dari 30% pada suhu 300°C. Minyak ini didapat dari pengilangan minyak mentah dan digunakan untuk pelumasan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V54" name="EGAM3E07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="311" EndPos="318" width="8" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Banyaknya Gas dari PGN untuk pembangkit tenaga listrik
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Banyaknya Gas dari PGN untuk pembangkit tenaga listrik : .........M3
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya dan nilai bahan bakar dan pelumas yang dipakai selama tahun survei. 
Tuliskan banyaknya serta nilai bahan bakar dan pelumas yang khusus digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik selama tahun survei.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="68124672"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Bahan bakar adalah : segala bahan, baik cair maupun padat yang digunakan sebagai bahan pembakar untuk menjalankan mesin, memasak dan lainnya yang
dipakai untuk usaha.

Bensin adalah : bahan bakar fosil yang jenisnya disebut premium, pertamax dan pertamax plus.

Minyak solar, diesel, dan minyak bakar adalah: kelompok BBM berkadar berat,biasanya digunakan untuk bahan bakar pada mesin diesel.

Minyak tanah adalah : minyak mentah yang meliputi campuran hidrokarbon dengan titik nyala 38°C.

Batu bara adalah : barang tambang dengan nilai kalori kotor di atas 5700 kcal/kg.
Kokas adalah sisa padat, terdiri dari karbon yang diperoleh dari penyulingan minyak bumi yang lebih berat. 
Di sini tidak termasuk sisa padat yang didapat dari
kombinasi batu bara.

Gas dari PGN adalah : gas yang diproduksi oleh perusahaan Gas Negara yang didistribusikan ke rumah tangga/industri melalui suatu jaringan pipa. Gas ini hanya ada di 9 kota, yaitu Medan, pekanbaru, Palembang, Jakarta, Bogor,
Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar.

LPG/Liquified Petroleum Gas adalah : penyaringan hidrokarbon dengan mengupas gas alam pada sumber minyak mentah/gas alam.

Arang adalah : sisa-sisa padat pembakaran kayu.
Kayu bakar adalah jumlah seluruh kayu kasar yang digunakan untuk bahan bakar.

Bahan bakar lainnya adalah : bahan bakar selain yang sudah disebutkan, biasanya dari limbah pertanian; seperti sabut kelapa, tempurung/batok kelapa,jerami/merang/batang padi, kulit padi/sekam, kulit tebu, dsb.

Pelumas adalah : campuran pada penyulingan hidrokarbon, volumenya kurang dari 30% pada suhu 300°C. Minyak ini didapat dari pengilangan minyak mentah dan digunakan untuk pelumasan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V55" name="EGAVCE07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="319" EndPos="327" width="9" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai Gas dari PGN untuk pembangkit tenaga listrik
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai Gas dari PGN untuk pembangkit tenaga listrik :Rp.............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya dan nilai bahan bakar dan pelumas yang dipakai selama tahun survei. 
Tuliskan banyaknya serta nilai bahan bakar dan pelumas yang khusus digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik selama tahun survei.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="127959040"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Bahan bakar adalah : segala bahan, baik cair maupun padat yang digunakan sebagai bahan pembakar untuk menjalankan mesin, memasak dan lainnya yang
dipakai untuk usaha.

Bensin adalah : bahan bakar fosil yang jenisnya disebut premium, pertamax dan pertamax plus.

Minyak solar, diesel, dan minyak bakar adalah: kelompok BBM berkadar berat,biasanya digunakan untuk bahan bakar pada mesin diesel.

Minyak tanah adalah : minyak mentah yang meliputi campuran hidrokarbon dengan titik nyala 38°C.

Batu bara adalah : barang tambang dengan nilai kalori kotor di atas 5700 kcal/kg.
Kokas adalah sisa padat, terdiri dari karbon yang diperoleh dari penyulingan minyak bumi yang lebih berat. 
Di sini tidak termasuk sisa padat yang didapat dari
kombinasi batu bara.

Gas dari PGN adalah : gas yang diproduksi oleh perusahaan Gas Negara yang didistribusikan ke rumah tangga/industri melalui suatu jaringan pipa. Gas ini hanya ada di 9 kota, yaitu Medan, pekanbaru, Palembang, Jakarta, Bogor,
Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar.

LPG/Liquified Petroleum Gas adalah : penyaringan hidrokarbon dengan mengupas gas alam pada sumber minyak mentah/gas alam.

Arang adalah : sisa-sisa padat pembakaran kayu.
Kayu bakar adalah jumlah seluruh kayu kasar yang digunakan untuk bahan bakar.

Bahan bakar lainnya adalah : bahan bakar selain yang sudah disebutkan, biasanya dari limbah pertanian; seperti sabut kelapa, tempurung/batok kelapa,jerami/merang/batang padi, kulit padi/sekam, kulit tebu, dsb.

Pelumas adalah : campuran pada penyulingan hidrokarbon, volumenya kurang dari 30% pada suhu 300°C. Minyak ini didapat dari pengilangan minyak mentah dan digunakan untuk pelumasan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V56" name="ELPKGU07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="328" EndPos="335" width="8" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Banyaknya seluruh LPG
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Banyaknya seluruh LPG :.........Kg
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya dan nilai bahan bakar dan pelumas yang dipakai selama tahun survei. 
Tuliskan banyaknya serta nilai bahan bakar dan pelumas yang khusus digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik selama tahun survei.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="24463176"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Bahan bakar adalah : segala bahan, baik cair maupun padat yang digunakan sebagai bahan pembakar untuk menjalankan mesin, memasak dan lainnya yang
dipakai untuk usaha.

Bensin adalah : bahan bakar fosil yang jenisnya disebut premium, pertamax dan pertamax plus.

Minyak solar, diesel, dan minyak bakar adalah: kelompok BBM berkadar berat,biasanya digunakan untuk bahan bakar pada mesin diesel.

Minyak tanah adalah : minyak mentah yang meliputi campuran hidrokarbon dengan titik nyala 38°C.

Batu bara adalah : barang tambang dengan nilai kalori kotor di atas 5700 kcal/kg.
Kokas adalah sisa padat, terdiri dari karbon yang diperoleh dari penyulingan minyak bumi yang lebih berat. 
Di sini tidak termasuk sisa padat yang didapat dari
kombinasi batu bara.

Gas dari PGN adalah : gas yang diproduksi oleh perusahaan Gas Negara yang didistribusikan ke rumah tangga/industri melalui suatu jaringan pipa. Gas ini hanya ada di 9 kota, yaitu Medan, pekanbaru, Palembang, Jakarta, Bogor,
Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar.

LPG/Liquified Petroleum Gas adalah : penyaringan hidrokarbon dengan mengupas gas alam pada sumber minyak mentah/gas alam.

Arang adalah : sisa-sisa padat pembakaran kayu.
Kayu bakar adalah jumlah seluruh kayu kasar yang digunakan untuk bahan bakar.

Bahan bakar lainnya adalah : bahan bakar selain yang sudah disebutkan, biasanya dari limbah pertanian; seperti sabut kelapa, tempurung/batok kelapa,jerami/merang/batang padi, kulit padi/sekam, kulit tebu, dsb.

Pelumas adalah : campuran pada penyulingan hidrokarbon, volumenya kurang dari 30% pada suhu 300°C. Minyak ini didapat dari pengilangan minyak mentah dan digunakan untuk pelumasan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V57" name="ELPVCU07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="336" EndPos="343" width="8" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Seluruh Nilai LPG
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Seluruh Nilai LPG : Rp...........
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya dan nilai bahan bakar dan pelumas yang dipakai selama tahun survei. 
Tuliskan banyaknya serta nilai bahan bakar dan pelumas yang khusus digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik selama tahun survei.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="55990301"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Bahan bakar adalah : segala bahan, baik cair maupun padat yang digunakan sebagai bahan pembakar untuk menjalankan mesin, memasak dan lainnya yang
dipakai untuk usaha.

Bensin adalah : bahan bakar fosil yang jenisnya disebut premium, pertamax dan pertamax plus.

Minyak solar, diesel, dan minyak bakar adalah: kelompok BBM berkadar berat,biasanya digunakan untuk bahan bakar pada mesin diesel.

Minyak tanah adalah : minyak mentah yang meliputi campuran hidrokarbon dengan titik nyala 38°C.

Batu bara adalah : barang tambang dengan nilai kalori kotor di atas 5700 kcal/kg.
Kokas adalah sisa padat, terdiri dari karbon yang diperoleh dari penyulingan minyak bumi yang lebih berat. 
Di sini tidak termasuk sisa padat yang didapat dari
kombinasi batu bara.

Gas dari PGN adalah : gas yang diproduksi oleh perusahaan Gas Negara yang didistribusikan ke rumah tangga/industri melalui suatu jaringan pipa. Gas ini hanya ada di 9 kota, yaitu Medan, pekanbaru, Palembang, Jakarta, Bogor,
Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar.

LPG/Liquified Petroleum Gas adalah : penyaringan hidrokarbon dengan mengupas gas alam pada sumber minyak mentah/gas alam.

Arang adalah : sisa-sisa padat pembakaran kayu.
Kayu bakar adalah jumlah seluruh kayu kasar yang digunakan untuk bahan bakar.

Bahan bakar lainnya adalah : bahan bakar selain yang sudah disebutkan, biasanya dari limbah pertanian; seperti sabut kelapa, tempurung/batok kelapa,jerami/merang/batang padi, kulit padi/sekam, kulit tebu, dsb.

Pelumas adalah : campuran pada penyulingan hidrokarbon, volumenya kurang dari 30% pada suhu 300°C. Minyak ini didapat dari pengilangan minyak mentah dan digunakan untuk pelumasan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V58" name="ELPKGE07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="344" EndPos="350" width="7" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Banyaknya LPG untuk pembangkit tenaga listrik
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Banyaknya LPG untuk pembangkit tenaga listrik :......... Kg
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya dan nilai bahan bakar dan pelumas yang dipakai selama tahun survei. 
Tuliskan banyaknya serta nilai bahan bakar dan pelumas yang khusus digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik selama tahun survei.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="8554000"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Bahan bakar adalah : segala bahan, baik cair maupun padat yang digunakan sebagai bahan pembakar untuk menjalankan mesin, memasak dan lainnya yang
dipakai untuk usaha.

Bensin adalah : bahan bakar fosil yang jenisnya disebut premium, pertamax dan pertamax plus.

Minyak solar, diesel, dan minyak bakar adalah: kelompok BBM berkadar berat,biasanya digunakan untuk bahan bakar pada mesin diesel.

Minyak tanah adalah : minyak mentah yang meliputi campuran hidrokarbon dengan titik nyala 38°C.

Batu bara adalah : barang tambang dengan nilai kalori kotor di atas 5700 kcal/kg.
Kokas adalah sisa padat, terdiri dari karbon yang diperoleh dari penyulingan minyak bumi yang lebih berat. 
Di sini tidak termasuk sisa padat yang didapat dari
kombinasi batu bara.

Gas dari PGN adalah : gas yang diproduksi oleh perusahaan Gas Negara yang didistribusikan ke rumah tangga/industri melalui suatu jaringan pipa. Gas ini hanya ada di 9 kota, yaitu Medan, pekanbaru, Palembang, Jakarta, Bogor,
Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar.

LPG/Liquified Petroleum Gas adalah : penyaringan hidrokarbon dengan mengupas gas alam pada sumber minyak mentah/gas alam.

Arang adalah : sisa-sisa padat pembakaran kayu.
Kayu bakar adalah jumlah seluruh kayu kasar yang digunakan untuk bahan bakar.

Bahan bakar lainnya adalah : bahan bakar selain yang sudah disebutkan, biasanya dari limbah pertanian; seperti sabut kelapa, tempurung/batok kelapa,jerami/merang/batang padi, kulit padi/sekam, kulit tebu, dsb.

Pelumas adalah : campuran pada penyulingan hidrokarbon, volumenya kurang dari 30% pada suhu 300°C. Minyak ini didapat dari pengilangan minyak mentah dan digunakan untuk pelumasan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V59" name="ELPVCE07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="351" EndPos="358" width="8" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai LPG untuk pembangkit tenaga listrik
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai LPG untuk pembangkit tenaga listrik : Rp............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya dan nilai bahan bakar dan pelumas yang dipakai selama tahun survei. 
Tuliskan banyaknya serta nilai bahan bakar dan pelumas yang khusus digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik selama tahun survei.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="23278688"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Bahan bakar adalah : segala bahan, baik cair maupun padat yang digunakan sebagai bahan pembakar untuk menjalankan mesin, memasak dan lainnya yang
dipakai untuk usaha.

Bensin adalah : bahan bakar fosil yang jenisnya disebut premium, pertamax dan pertamax plus.

Minyak solar, diesel, dan minyak bakar adalah: kelompok BBM berkadar berat,biasanya digunakan untuk bahan bakar pada mesin diesel.

Minyak tanah adalah : minyak mentah yang meliputi campuran hidrokarbon dengan titik nyala 38°C.

Batu bara adalah : barang tambang dengan nilai kalori kotor di atas 5700 kcal/kg.
Kokas adalah sisa padat, terdiri dari karbon yang diperoleh dari penyulingan minyak bumi yang lebih berat. 
Di sini tidak termasuk sisa padat yang didapat dari
kombinasi batu bara.

Gas dari PGN adalah : gas yang diproduksi oleh perusahaan Gas Negara yang didistribusikan ke rumah tangga/industri melalui suatu jaringan pipa. Gas ini hanya ada di 9 kota, yaitu Medan, pekanbaru, Palembang, Jakarta, Bogor,
Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar.

LPG/Liquified Petroleum Gas adalah : penyaringan hidrokarbon dengan mengupas gas alam pada sumber minyak mentah/gas alam.

Arang adalah : sisa-sisa padat pembakaran kayu.
Kayu bakar adalah jumlah seluruh kayu kasar yang digunakan untuk bahan bakar.

Bahan bakar lainnya adalah : bahan bakar selain yang sudah disebutkan, biasanya dari limbah pertanian; seperti sabut kelapa, tempurung/batok kelapa,jerami/merang/batang padi, kulit padi/sekam, kulit tebu, dsb.

Pelumas adalah : campuran pada penyulingan hidrokarbon, volumenya kurang dari 30% pada suhu 300°C. Minyak ini didapat dari pengilangan minyak mentah dan digunakan untuk pelumasan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V60" name="ENCVCU07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="359" EndPos="367" width="9" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Seluruh Nilai Bahan bakar lainnya
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Seluruh Nilai Bahan bakar lainnya : Rp...........
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya dan nilai bahan bakar dan pelumas yang dipakai selama tahun survei. 
Tuliskan banyaknya serta nilai bahan bakar dan pelumas yang khusus digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik selama tahun survei.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="615124549"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Bahan bakar adalah : segala bahan, baik cair maupun padat yang digunakan sebagai bahan pembakar untuk menjalankan mesin, memasak dan lainnya yang
dipakai untuk usaha.

Bensin adalah : bahan bakar fosil yang jenisnya disebut premium, pertamax dan pertamax plus.

Minyak solar, diesel, dan minyak bakar adalah: kelompok BBM berkadar berat,biasanya digunakan untuk bahan bakar pada mesin diesel.

Minyak tanah adalah : minyak mentah yang meliputi campuran hidrokarbon dengan titik nyala 38°C.

Batu bara adalah : barang tambang dengan nilai kalori kotor di atas 5700 kcal/kg.
Kokas adalah sisa padat, terdiri dari karbon yang diperoleh dari penyulingan minyak bumi yang lebih berat. 
Di sini tidak termasuk sisa padat yang didapat dari
kombinasi batu bara.

Gas dari PGN adalah : gas yang diproduksi oleh perusahaan Gas Negara yang didistribusikan ke rumah tangga/industri melalui suatu jaringan pipa. Gas ini hanya ada di 9 kota, yaitu Medan, pekanbaru, Palembang, Jakarta, Bogor,
Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar.

LPG/Liquified Petroleum Gas adalah : penyaringan hidrokarbon dengan mengupas gas alam pada sumber minyak mentah/gas alam.

Arang adalah : sisa-sisa padat pembakaran kayu.
Kayu bakar adalah jumlah seluruh kayu kasar yang digunakan untuk bahan bakar.

Bahan bakar lainnya adalah : bahan bakar selain yang sudah disebutkan, biasanya dari limbah pertanian; seperti sabut kelapa, tempurung/batok kelapa,jerami/merang/batang padi, kulit padi/sekam, kulit tebu, dsb.

Pelumas adalah : campuran pada penyulingan hidrokarbon, volumenya kurang dari 30% pada suhu 300°C. Minyak ini didapat dari pengilangan minyak mentah dan digunakan untuk pelumasan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
      <notes>
        Bahan Bakar lainnya terdiri dari : Kokas, Minyak Bakar/FO/Bunker C/MFO
      </notes>
    </var>
    <var ID="V61" name="ENCVCE07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="368" EndPos="376" width="9" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai Bahan bakar lainnya untuk pembangkit tenaga listrik
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai Bahan bakar lainnya untuk pembangkit tenaga listrik : Rp.............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya dan nilai bahan bakar dan pelumas yang dipakai selama tahun survei. 
Tuliskan banyaknya serta nilai bahan bakar dan pelumas yang khusus digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik selama tahun survei.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="206692783"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Bahan bakar adalah : segala bahan, baik cair maupun padat yang digunakan sebagai bahan pembakar untuk menjalankan mesin, memasak dan lainnya yang
dipakai untuk usaha.

Bensin adalah : bahan bakar fosil yang jenisnya disebut premium, pertamax dan pertamax plus.

Minyak solar, diesel, dan minyak bakar adalah: kelompok BBM berkadar berat,biasanya digunakan untuk bahan bakar pada mesin diesel.

Minyak tanah adalah : minyak mentah yang meliputi campuran hidrokarbon dengan titik nyala 38°C.

Batu bara adalah : barang tambang dengan nilai kalori kotor di atas 5700 kcal/kg.
Kokas adalah sisa padat, terdiri dari karbon yang diperoleh dari penyulingan minyak bumi yang lebih berat. 
Di sini tidak termasuk sisa padat yang didapat dari
kombinasi batu bara.

Gas dari PGN adalah : gas yang diproduksi oleh perusahaan Gas Negara yang didistribusikan ke rumah tangga/industri melalui suatu jaringan pipa. Gas ini hanya ada di 9 kota, yaitu Medan, pekanbaru, Palembang, Jakarta, Bogor,
Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar.

LPG/Liquified Petroleum Gas adalah : penyaringan hidrokarbon dengan mengupas gas alam pada sumber minyak mentah/gas alam.

Arang adalah : sisa-sisa padat pembakaran kayu.
Kayu bakar adalah jumlah seluruh kayu kasar yang digunakan untuk bahan bakar.

Bahan bakar lainnya adalah : bahan bakar selain yang sudah disebutkan, biasanya dari limbah pertanian; seperti sabut kelapa, tempurung/batok kelapa,jerami/merang/batang padi, kulit padi/sekam, kulit tebu, dsb.

Pelumas adalah : campuran pada penyulingan hidrokarbon, volumenya kurang dari 30% pada suhu 300°C. Minyak ini didapat dari pengilangan minyak mentah dan digunakan untuk pelumasan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
      <notes>
        Bahan Bakar lainnya terdiri dari : Kokas, Minyak Bakar/FO/Bunker C/MFO
      </notes>
    </var>
    <var ID="V62" name="ELULIU07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="377" EndPos="384" width="8" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Banyaknya seluruh Pelumas
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Banyaknya seluruh Pelumas :...........ltr
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya dan nilai bahan bakar dan pelumas yang dipakai selama tahun survei. 
Tuliskan banyaknya serta nilai bahan bakar dan pelumas yang khusus digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik selama tahun survei.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="50020955"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Bahan bakar adalah : segala bahan, baik cair maupun padat yang digunakan sebagai bahan pembakar untuk menjalankan mesin, memasak dan lainnya yang
dipakai untuk usaha.

Bensin adalah : bahan bakar fosil yang jenisnya disebut premium, pertamax dan pertamax plus.

Minyak solar, diesel, dan minyak bakar adalah: kelompok BBM berkadar berat,biasanya digunakan untuk bahan bakar pada mesin diesel.

Minyak tanah adalah : minyak mentah yang meliputi campuran hidrokarbon dengan titik nyala 38°C.

Batu bara adalah : barang tambang dengan nilai kalori kotor di atas 5700 kcal/kg.
Kokas adalah sisa padat, terdiri dari karbon yang diperoleh dari penyulingan minyak bumi yang lebih berat. 
Di sini tidak termasuk sisa padat yang didapat dari
kombinasi batu bara.

Gas dari PGN adalah : gas yang diproduksi oleh perusahaan Gas Negara yang didistribusikan ke rumah tangga/industri melalui suatu jaringan pipa. Gas ini hanya ada di 9 kota, yaitu Medan, pekanbaru, Palembang, Jakarta, Bogor,
Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar.

LPG/Liquified Petroleum Gas adalah : penyaringan hidrokarbon dengan mengupas gas alam pada sumber minyak mentah/gas alam.

Arang adalah : sisa-sisa padat pembakaran kayu.
Kayu bakar adalah jumlah seluruh kayu kasar yang digunakan untuk bahan bakar.

Bahan bakar lainnya adalah : bahan bakar selain yang sudah disebutkan, biasanya dari limbah pertanian; seperti sabut kelapa, tempurung/batok kelapa,jerami/merang/batang padi, kulit padi/sekam, kulit tebu, dsb.

Pelumas adalah : campuran pada penyulingan hidrokarbon, volumenya kurang dari 30% pada suhu 300°C. Minyak ini didapat dari pengilangan minyak mentah dan digunakan untuk pelumasan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V63" name="ELUVCU07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="385" EndPos="393" width="9" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Seluruh Nilai Pelumas
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Seluruh Nilai Pelumas : Rp............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya dan nilai bahan bakar dan pelumas yang dipakai selama tahun survei. 
Tuliskan banyaknya serta nilai bahan bakar dan pelumas yang khusus digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik selama tahun survei.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="173897697"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Bahan bakar adalah : segala bahan, baik cair maupun padat yang digunakan sebagai bahan pembakar untuk menjalankan mesin, memasak dan lainnya yang
dipakai untuk usaha.

Bensin adalah : bahan bakar fosil yang jenisnya disebut premium, pertamax dan pertamax plus.

Minyak solar, diesel, dan minyak bakar adalah: kelompok BBM berkadar berat,biasanya digunakan untuk bahan bakar pada mesin diesel.

Minyak tanah adalah : minyak mentah yang meliputi campuran hidrokarbon dengan titik nyala 38°C.

Batu bara adalah : barang tambang dengan nilai kalori kotor di atas 5700 kcal/kg.
Kokas adalah sisa padat, terdiri dari karbon yang diperoleh dari penyulingan minyak bumi yang lebih berat. 
Di sini tidak termasuk sisa padat yang didapat dari
kombinasi batu bara.

Gas dari PGN adalah : gas yang diproduksi oleh perusahaan Gas Negara yang didistribusikan ke rumah tangga/industri melalui suatu jaringan pipa. Gas ini hanya ada di 9 kota, yaitu Medan, pekanbaru, Palembang, Jakarta, Bogor,
Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar.

LPG/Liquified Petroleum Gas adalah : penyaringan hidrokarbon dengan mengupas gas alam pada sumber minyak mentah/gas alam.

Arang adalah : sisa-sisa padat pembakaran kayu.
Kayu bakar adalah jumlah seluruh kayu kasar yang digunakan untuk bahan bakar.

Bahan bakar lainnya adalah : bahan bakar selain yang sudah disebutkan, biasanya dari limbah pertanian; seperti sabut kelapa, tempurung/batok kelapa,jerami/merang/batang padi, kulit padi/sekam, kulit tebu, dsb.

Pelumas adalah : campuran pada penyulingan hidrokarbon, volumenya kurang dari 30% pada suhu 300°C. Minyak ini didapat dari pengilangan minyak mentah dan digunakan untuk pelumasan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V64" name="ELULIE07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="394" EndPos="400" width="7" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Banyaknya Pelumas untuk pembangkit tenaga listrik
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Banyaknya Pelumas untuk pembangkit tenaga listrik :...........ltr
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya dan nilai bahan bakar dan pelumas yang dipakai selama tahun survei. 
Tuliskan banyaknya serta nilai bahan bakar dan pelumas yang khusus digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik selama tahun survei.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="2245096"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Bahan bakar adalah : segala bahan, baik cair maupun padat yang digunakan sebagai bahan pembakar untuk menjalankan mesin, memasak dan lainnya yang
dipakai untuk usaha.

Bensin adalah : bahan bakar fosil yang jenisnya disebut premium, pertamax dan pertamax plus.

Minyak solar, diesel, dan minyak bakar adalah: kelompok BBM berkadar berat,biasanya digunakan untuk bahan bakar pada mesin diesel.

Minyak tanah adalah : minyak mentah yang meliputi campuran hidrokarbon dengan titik nyala 38°C.

Batu bara adalah : barang tambang dengan nilai kalori kotor di atas 5700 kcal/kg.
Kokas adalah sisa padat, terdiri dari karbon yang diperoleh dari penyulingan minyak bumi yang lebih berat. 
Di sini tidak termasuk sisa padat yang didapat dari
kombinasi batu bara.

Gas dari PGN adalah : gas yang diproduksi oleh perusahaan Gas Negara yang didistribusikan ke rumah tangga/industri melalui suatu jaringan pipa. Gas ini hanya ada di 9 kota, yaitu Medan, pekanbaru, Palembang, Jakarta, Bogor,
Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar.

LPG/Liquified Petroleum Gas adalah : penyaringan hidrokarbon dengan mengupas gas alam pada sumber minyak mentah/gas alam.

Arang adalah : sisa-sisa padat pembakaran kayu.
Kayu bakar adalah jumlah seluruh kayu kasar yang digunakan untuk bahan bakar.

Bahan bakar lainnya adalah : bahan bakar selain yang sudah disebutkan, biasanya dari limbah pertanian; seperti sabut kelapa, tempurung/batok kelapa,jerami/merang/batang padi, kulit padi/sekam, kulit tebu, dsb.

Pelumas adalah : campuran pada penyulingan hidrokarbon, volumenya kurang dari 30% pada suhu 300°C. Minyak ini didapat dari pengilangan minyak mentah dan digunakan untuk pelumasan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V65" name="ELUVCE07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="401" EndPos="408" width="8" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai Pelumas untuk Pembangkit tenaga listrik
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai Pelumas untuk Pembangkit tenaga listrik : Rp..............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya dan nilai bahan bakar dan pelumas yang dipakai selama tahun survei. 
Tuliskan banyaknya serta nilai bahan bakar dan pelumas yang khusus digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik selama tahun survei.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="28063697"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Bahan bakar adalah : segala bahan, baik cair maupun padat yang digunakan sebagai bahan pembakar untuk menjalankan mesin, memasak dan lainnya yang
dipakai untuk usaha.

Bensin adalah : bahan bakar fosil yang jenisnya disebut premium, pertamax dan pertamax plus.

Minyak solar, diesel, dan minyak bakar adalah: kelompok BBM berkadar berat,biasanya digunakan untuk bahan bakar pada mesin diesel.

Minyak tanah adalah : minyak mentah yang meliputi campuran hidrokarbon dengan titik nyala 38°C.

Batu bara adalah : barang tambang dengan nilai kalori kotor di atas 5700 kcal/kg.
Kokas adalah sisa padat, terdiri dari karbon yang diperoleh dari penyulingan minyak bumi yang lebih berat. 
Di sini tidak termasuk sisa padat yang didapat dari
kombinasi batu bara.

Gas dari PGN adalah : gas yang diproduksi oleh perusahaan Gas Negara yang didistribusikan ke rumah tangga/industri melalui suatu jaringan pipa. Gas ini hanya ada di 9 kota, yaitu Medan, pekanbaru, Palembang, Jakarta, Bogor,
Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar.

LPG/Liquified Petroleum Gas adalah : penyaringan hidrokarbon dengan mengupas gas alam pada sumber minyak mentah/gas alam.

Arang adalah : sisa-sisa padat pembakaran kayu.
Kayu bakar adalah jumlah seluruh kayu kasar yang digunakan untuk bahan bakar.

Bahan bakar lainnya adalah : bahan bakar selain yang sudah disebutkan, biasanya dari limbah pertanian; seperti sabut kelapa, tempurung/batok kelapa,jerami/merang/batang padi, kulit padi/sekam, kulit tebu, dsb.

Pelumas adalah : campuran pada penyulingan hidrokarbon, volumenya kurang dari 30% pada suhu 300°C. Minyak ini didapat dari pengilangan minyak mentah dan digunakan untuk pelumasan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V66" name="EFUVCU07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="409" EndPos="418" width="10" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai Jumlah seluruh Bahan bakar dan Pelumas
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai Jumlah seluruh Bahan bakar dan Pelumas : Rp..............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya dan nilai bahan bakar dan pelumas yang dipakai selama tahun survei. 
Tuliskan banyaknya serta nilai bahan bakar dan pelumas yang khusus digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik selama tahun survei.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="1029891307"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Bahan bakar adalah : segala bahan, baik cair maupun padat yang digunakan sebagai bahan pembakar untuk menjalankan mesin, memasak dan lainnya yang
dipakai untuk usaha.

Bensin adalah : bahan bakar fosil yang jenisnya disebut premium, pertamax dan pertamax plus.

Minyak solar, diesel, dan minyak bakar adalah: kelompok BBM berkadar berat,biasanya digunakan untuk bahan bakar pada mesin diesel.

Minyak tanah adalah : minyak mentah yang meliputi campuran hidrokarbon dengan titik nyala 38°C.

Batu bara adalah : barang tambang dengan nilai kalori kotor di atas 5700 kcal/kg.
Kokas adalah sisa padat, terdiri dari karbon yang diperoleh dari penyulingan minyak bumi yang lebih berat. 
Di sini tidak termasuk sisa padat yang didapat dari
kombinasi batu bara.

Gas dari PGN adalah : gas yang diproduksi oleh perusahaan Gas Negara yang didistribusikan ke rumah tangga/industri melalui suatu jaringan pipa. Gas ini hanya ada di 9 kota, yaitu Medan, pekanbaru, Palembang, Jakarta, Bogor,
Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar.

LPG/Liquified Petroleum Gas adalah : penyaringan hidrokarbon dengan mengupas gas alam pada sumber minyak mentah/gas alam.

Arang adalah : sisa-sisa padat pembakaran kayu.
Kayu bakar adalah jumlah seluruh kayu kasar yang digunakan untuk bahan bakar.

Bahan bakar lainnya adalah : bahan bakar selain yang sudah disebutkan, biasanya dari limbah pertanian; seperti sabut kelapa, tempurung/batok kelapa,jerami/merang/batang padi, kulit padi/sekam, kulit tebu, dsb.

Pelumas adalah : campuran pada penyulingan hidrokarbon, volumenya kurang dari 30% pada suhu 300°C. Minyak ini didapat dari pengilangan minyak mentah dan digunakan untuk pelumasan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V67" name="EFUVCE07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="419" EndPos="427" width="9" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai seluruh Bahan bakar dan Pelumas untuk pembangkit tenaga listrik
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai seluruh Bahan bakar dan Pelumas untuk pembangkit tenaga listrik : Rp.............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya dan nilai bahan bakar dan pelumas yang dipakai selama tahun survei. 
Tuliskan banyaknya serta nilai bahan bakar dan pelumas yang khusus digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik selama tahun survei.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="922365014"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Bahan bakar adalah : segala bahan, baik cair maupun padat yang digunakan sebagai bahan pembakar untuk menjalankan mesin, memasak dan lainnya yang
dipakai untuk usaha.

Bensin adalah : bahan bakar fosil yang jenisnya disebut premium, pertamax dan pertamax plus.

Minyak solar, diesel, dan minyak bakar adalah: kelompok BBM berkadar berat,biasanya digunakan untuk bahan bakar pada mesin diesel.

Minyak tanah adalah : minyak mentah yang meliputi campuran hidrokarbon dengan titik nyala 38°C.

Batu bara adalah : barang tambang dengan nilai kalori kotor di atas 5700 kcal/kg.
Kokas adalah sisa padat, terdiri dari karbon yang diperoleh dari penyulingan minyak bumi yang lebih berat. 
Di sini tidak termasuk sisa padat yang didapat dari
kombinasi batu bara.

Gas dari PGN adalah : gas yang diproduksi oleh perusahaan Gas Negara yang didistribusikan ke rumah tangga/industri melalui suatu jaringan pipa. Gas ini hanya ada di 9 kota, yaitu Medan, pekanbaru, Palembang, Jakarta, Bogor,
Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar.

LPG/Liquified Petroleum Gas adalah : penyaringan hidrokarbon dengan mengupas gas alam pada sumber minyak mentah/gas alam.

Arang adalah : sisa-sisa padat pembakaran kayu.
Kayu bakar adalah jumlah seluruh kayu kasar yang digunakan untuk bahan bakar.

Bahan bakar lainnya adalah : bahan bakar selain yang sudah disebutkan, biasanya dari limbah pertanian; seperti sabut kelapa, tempurung/batok kelapa,jerami/merang/batang padi, kulit padi/sekam, kulit tebu, dsb.

Pelumas adalah : campuran pada penyulingan hidrokarbon, volumenya kurang dari 30% pada suhu 300°C. Minyak ini didapat dari pengilangan minyak mentah dan digunakan untuk pelumasan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V68" name="MGENOU07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="428" EndPos="435" width="8" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Banyaknya Generator yang digunakan
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Banyaknya Generator yang digunakan :.........
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          Tuliskan banyaknya generator yang digunakan untuk membangkitkan listrik pada perusahaan/usaha, beserta kapasitasnya.
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="12278096"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Generator adalah : mesin yang mengubah tenaga mekanis menjadi tenaga listrik.

Kapasitas adalah : kemampuan maksimum generator menghasilkan tenaga listrik.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V69" name="MGEKWU07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="436" EndPos="443" width="8" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Kekuatan Generator yanga di gunakan
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Kekuatan Generator yanga di gunakan :..........
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          Tuliskan banyaknya generator yang digunakan untuk membangkitkan listrik pada perusahaan/usaha, beserta kapasitasnya.
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="90381000"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Generator adalah : mesin yang mengubah tenaga mekanis menjadi tenaga listrik.

Kapasitas adalah : kemampuan maksimum generator menghasilkan tenaga listrik.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V70" name="EPLKHU07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="444" EndPos="452" width="9" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Banyaknya Tenaga listrik yang di beli dari PLN
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Banyaknya Tenaga listrik yang di beli dari PLN :............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          Tuliskan banyaknya generator yang digunakan untuk membangkitkan listrik pada perusahaan/usaha, beserta kapasitasnya.
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="650000000"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V71" name="EPLVCU07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="453" EndPos="461" width="9" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai tenaga listrik yang di beli dari PLN
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai tenaga listrik yang di beli dari PLN : Rp..........
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          Tuliskan banyaknya generator yang digunakan untuk membangkitkan listrik pada perusahaan/usaha, beserta kapasitasnya.
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="748378511"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V72" name="ENPKHU07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="462" EndPos="471" width="10" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Banyaknya Tenaga listrik yang di beli dari Non PLN
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Banyaknya tenaga listrik yang di beli dari Non PLN :...........
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          Tuliskan banyaknya generator yang digunakan untuk membangkitkan listrik pada perusahaan/usaha, beserta kapasitasnya.
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="1157980000"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V73" name="ENPVCU07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="472" EndPos="481" width="10" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai Tenaga listrik yang di beli dari Non PLN
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai Tenaga listrik yang di beli dari Non PLN : Rp..........
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          Tuliskan banyaknya generator yang digunakan untuk membangkitkan listrik pada perusahaan/usaha, beserta kapasitasnya.
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="1781415755"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V74" name="ESGKHU07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="482" EndPos="490" width="9" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Banyaknya Tenaga listrik yang di bangkitkan sendiri oleh perusahaan
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Banyaknya Tenaga listrik yang di bangkitkan sendiri oleh perusahaan :..........Kwh
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan berapa KWH listrik yang dibangkitkan sendiri.
Apabila pertanyaan ini ada isiannya, maka pertanyaan mengenai bahan bakar yang digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik harus ada isiannya.
Begitu pula sebaliknya.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="584858270"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V75" name="OELKHU07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="491" EndPos="498" width="8" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Banyaknya Tenaga listrik yang dijual
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Banyaknya Tenaga listrik yang dijual :...........Kwh
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Apabila perusahaan menjual listrik yang di bangkitkannya, tuliskan berapa KWH tenaga listrik yang dijual dan berapa nilainya.

Tenaga listrik yang dijual tidak boleh lebih besar dari tenaga listrik yang dibangkitkan.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="53857193"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V76" name="YELVCU07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="499" EndPos="506" width="8" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai Tenaga listrik yang di jual
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai Tenaga listrik yang di jual : Rp..........
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Apabila perusahaan menjual listrik yang di bangkitkannya, tuliskan berapa KWH tenaga listrik yang dijual dan berapa nilainya.

Tenaga listrik yang dijual tidak boleh lebih besar dari tenaga listrik yang dibangkitkan.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="94250087"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
      <notes>
        <![CDATA[Apabila ada kesulitan mengukur besarnya tenaga listrik yang dibangkitkan, maka
gunakan salah satu pendekatan berikut:
a. Pendekatan bahan bakar 1 liter minyak solar bisa membangkitkan listrik sebanyak 11.33 KWH. 
1 liter minyak diesel bisa menghasilkan 10.39 KWH tenaga listrik, I liter bensin menghasilkan 8.98 KWH, 1 Kg batu bara menghasilkan 6.57 KWH.

b. Pendekatan penggunaan Tenaga listrik yang dibangkitkan = kapasitas generator x jumlah hari pemakaian generator selama satu tahun x rata-rata jam kerja per hari x 80%.]]>
      </notes>
    </var>
    <var ID="V77" name="IBRVCU07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="507" EndPos="515" width="9" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai Pengeluaran untuk sewa atau kontrak Gedung
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai Pengeluaran untuk sewa atau kontrak : a. Gedung : Rp..............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan pengeluaran-pengeluaran lain sesuai dengan jenisnya.

Kalau tidak ada pembayaran sewa karena sudah dibayarkan tahun sebelumnya atau belum dibayarkan, akan tetapi pada tahun tersebut menggunakan barang hasil sewaan, maka isikan perkiraan biaya sewa untuk satu tahun yang bersangkutan.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="147998469"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Pengeluaran untuk sewa atau kontrak meliputi sewa gedung, tanah, mesin, serta peralatan. Pembayaran sewa untuk jangka waktu lebih dari satu tahun agar
dituliskan untuk satu tahun survei saja.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V78" name="ILRVCU07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="516" EndPos="524" width="9" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai Pengeluaran untuk sewa atau kontrak Tanah
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai Pengeluaran untuk sewa atau kontrak : B. Tanah : Rp..........
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan pengeluaran-pengeluaran lain sesuai dengan jenisnya.

Kalau tidak ada pembayaran sewa karena sudah dibayarkan tahun sebelumnya atau belum dibayarkan, akan tetapi pada tahun tersebut menggunakan barang hasil sewaan, maka isikan perkiraan biaya sewa untuk satu tahun yang bersangkutan.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="335521134"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Pengeluaran untuk sewa atau kontrak meliputi sewa gedung, tanah, mesin, serta peralatan. Pembayaran sewa untuk jangka waktu lebih dari satu tahun agar
dituliskan untuk satu tahun survei saja.

Kalau tidak ada pembayaran sewa karena sudah dibayarkan tahun sebelumnya atau belum dibayarkan, akan tetapi pada tahun tersebut menggunakan barang hasil sewaan, maka isikan perkiraan biaya sewa untuk satu tahun yang bersangkutan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V79" name="ITXVCU07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="525" EndPos="535" width="11" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai Pengeluaran untuk Pajak
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai Pengeluaran untuk Pajak/Tax : Rp.............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan pengeluaran-pengeluaran lain sesuai dengan jenisnya.

Kalau tidak ada pembayaran sewa karena sudah dibayarkan tahun sebelumnya atau belum dibayarkan, akan tetapi pada tahun tersebut menggunakan barang hasil sewaan, maka isikan perkiraan biaya sewa untuk satu tahun yang bersangkutan.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="17087307000"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        Pajak tak langsung misalnya pajak penjualan, ijin perusahaan, PBB, SWDKLLJ, bea balik nama, bea masuk, cukai, dsb.
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V80" name="IISVCU07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="536" EndPos="544" width="9" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai Pengeluaran Jasa Industri
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai Pengeluaran Jasa Industri : Rp............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan pengeluaran-pengeluaran lain sesuai dengan jenisnya.

Kalau tidak ada pembayaran sewa karena sudah dibayarkan tahun sebelumnya atau belum dibayarkan, akan tetapi pada tahun tersebut menggunakan barang hasil sewaan, maka isikan perkiraan biaya sewa untuk satu tahun yang bersangkutan.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="449139209"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Jasa industri adalah : biaya yang dikeluarkan untuk ongkos produksi/pengolahan yang dilakukan oleh perusahaan/usaha lain atau pihak lain (makloon). 

Perusahaan hanya menyediakan bahan-bahan serta menerima hasil produksinya.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V81" name="IINVCU07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="545" EndPos="554" width="10" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai Pengeluaran Bunga atas pinjaman
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai pengeluaran Bunga atas pinjaman : Rp...........
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan pengeluaran-pengeluaran lain sesuai dengan jenisnya.

Kalau tidak ada pembayaran sewa karena sudah dibayarkan tahun sebelumnya atau belum dibayarkan, akan tetapi pada tahun tersebut menggunakan barang hasil sewaan, maka isikan perkiraan biaya sewa untuk satu tahun yang bersangkutan.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="2076020000"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        Bunga atas pinjaman adalah : biaya yang dikeluarkan untuk membayar bunga atas modal pinjaman.
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V82" name="ICOVCU07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="555" EndPos="563" width="9" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai Pengeluaran Hadiah, sumbangan, derma dan sejenisnya
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai Pengeluaran Hadiah, sumbangan, derma dan sejenisnya : Rp...............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan pengeluaran-pengeluaran lain sesuai dengan jenisnya.

Kalau tidak ada pembayaran sewa karena sudah dibayarkan tahun sebelumnya atau belum dibayarkan, akan tetapi pada tahun tersebut menggunakan barang hasil sewaan, maka isikan perkiraan biaya sewa untuk satu tahun yang bersangkutan.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="432183475"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        Hadiah, sumbangan, derma, dsb. yang diberikan ke pihak lain, bukan untuk pekerja/karyawan sendiri .
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V83" name="IOTVCU07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="564" EndPos="573" width="10" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai Pengeluaran lainnya
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai Pengeluaran lainnya : Rp..............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan pengeluaran-pengeluaran lain sesuai dengan jenisnya.

Kalau tidak ada pembayaran sewa karena sudah dibayarkan tahun sebelumnya atau belum dibayarkan, akan tetapi pada tahun tersebut menggunakan barang hasil sewaan, maka isikan perkiraan biaya sewa untuk satu tahun yang bersangkutan.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="1167247637"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Management fee adalah : biaya kegiatan managemen yang dilakukan pihak lain.

Biaya promosi adalah : biaya yang digunakan dalam kegiatan pemasaran, untuk mempromosikan produk yang dihasilkan agar dikenal konsumen.

Biaya perjalanan dinas adalah : biaya yang dikeluarkan untuk membiayai perjalanan karyawan ke suatu tempat sebagai bagian dari kegiatan perusahaan (tiket, akomodasi, dan uang saku).

Biaya pencegahan pencemaran lingkungan adalah: biaya yang dikeluarkan untuk mengolah limbah yang dihasilkan atau pencemar lain dari kegiatan pabrik agar tidak mencemari/mengganggu lingkungan.

Biaya peningkatan kemampuan SDM adalah : biaya yang dikeluarkan untuk meningkatkan kemampuan pegawai seperti pelatihan, kursus, dsb.

Biaya riset dan pengembangan adalah : pengeluaran untuk kegiatan riset/penelitian dan pengembangan produk atau management.

Biaya rekening air adalah : biaya yang dikeluarkan untuk pembelian air yang digunakan bukan untuk bahan baku.

Biaya telepon, fax, teleks, internet, surat menyurat adalah : biaya yang digunakan untuk korespondensi dan komunikasi lainnya.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V84" name="IT1VCU07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="574" EndPos="584" width="11" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai Jumlah Pengeluaran lain selama tahun 2009
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai Jumlah Pengeluaran lain selama tahun 2009 : Rp............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan pengeluaran-pengeluaran lain sesuai dengan jenisnya.

Kalau tidak ada pembayaran sewa karena sudah dibayarkan tahun sebelumnya atau belum dibayarkan, akan tetapi pada tahun tersebut menggunakan barang hasil sewaan, maka isikan perkiraan biaya sewa untuk satu tahun yang bersangkutan.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="17441129000"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Pengeluaran untuk sewa atau kontrak meliputi sewa gedung, tanah, mesin, serta peralatan. Pembayaran sewa untuk jangka waktu lebih dari satu tahun agar
dituliskan untuk satu tahun survei saja.

Pajak tak langsung misalnya pajak penjualan, ijin perusahaan, PBB, SWDKLLJ, bea balik nama, bea masuk, cukai, dsb.

Jasa industri adalah :biaya yang dikeluarkan untuk ongkos produksi/pengolahan yang dilakukan oleh perusahaan/usaha lain atau pihak lain (makloon). Perusahaan hanya menyediakan bahan-bahan serta menerima hasil produksinya.

Bunga atas pinjaman adalah :biaya yang dikeluarkan untuk membayar bunga atas modal pinjaman.

Hadiah, sumbangan, derma, dsb. yang diberikan ke pihak lain, bukan untuk pekerja/karyawan sendiri.

Management fee adalah : biaya kegiatan managemen yang dilakukan pihak lain.

Biaya promosi adalah : biaya yang digunakan dalam kegiatan pemasaran, untuk mempromosikan produk yang dihasilkan agar dikenal konsumen.

Biaya perjalanan dinas adalah : biaya yang dikeluarkan untuk membiayai perjalanan karyawan ke suatu tempat sebagai bagian dari kegiatan perusahaan (tiket, akomodasi, dan uang saku).

Biaya pencegahan pencemaran lingkungan adalah :
biaya yang dikeluarkan untuk mengolah limbah yang dihasilkan atau pencemar lain dari kegiatan pabrik agar tidak mencemari/mengganggu lingkungan.

Biaya peningkatan kemampuan SDM adalah : biaya yang dikeluarkan untuk meningkatkan kemampuan pegawai seperti pelatihan, kursus, dsb.

Biaya riset dan pengembangan adalah : pengeluaran untuk kegiatan riset/penelitian dan pengembangan produk atau management.

Biaya rekening air adalah : biaya yang dikeluarkan untuk pembelian air yang digunakan bukan untuk bahan baku.

Biaya telepon, fax, teleks, internet, surat menyurat adalah : biaya yang digunakan untuk korespondensi dan komunikasi lainnya.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
      <notes>
        Termasuk : Biaya respresentasi, royalti management fee, promosi /iklan,air ,pos,telepon,fax,perjalanan dinas, pencegahan pencemaran lingkungan, biaya penelitian, biaya peningkatan SDM
      </notes>
    </var>
    <var ID="V85" name="RDNVCU07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="585" EndPos="595" width="11" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Jumlah Nilai bahan baku dan bahan penolong yang berasal dari produksi dalam negri
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Jumlah nilai bahan baku dan bahan penolong yang berasal dari produksi dalam negri : Rp............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan nama bahan baku dan bahan penolong dan satuan standar yang digunakan sejelas-jelasnya.

Jangan menuliskan nama barang dalam bentuk kode atau istilah yang hanya dimengerti oleh perusahaan.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="13969600000"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Bahan baku adalah : barang yang diolah menjadi bentuk lain.

Bahan penolong adalah : barang lain yang digunakan dalam pemrosesan bahan baku. 

Bahan penolong bukan alat, tetapi berbaur dengan bahan baku dalam proses pengolahan.

Bahan baku/penolong yang digunakan berasal dari impor atau lokal.  

Yang dimaksud impor adalah : asal barang tersebut dari luar negeri, terlepas siapa yang melakukan impor.  

Sedangkan yang dimaksud bahan baku/penolong lokal adalah : bahan baku/penolong yang diproduksi di dalam negeri, terlepas apakah produsen
tersebut milik asing atau bukan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V86" name="RIMVCU07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="596" EndPos="605" width="10" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Jumlah Nilai bahan baku dan bahan penolong yang berasal dari impor
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Jumlah Nilai bahan baku dan bahan penolong yang berasal dari impor : Rp............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan nama bahan baku dan bahan penolong dan satuan standar yang digunakan sejelas-jelasnya.

Jangan menuliskan nama barang dalam bentuk kode atau istilah yang hanya dimengerti oleh perusahaan.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="7797632061"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Bahan baku adalah : barang yang diolah menjadi bentuk lain.

Bahan penolong adalah : barang lain yang digunakan dalam pemrosesan bahan baku. 

Bahan penolong bukan alat, tetapi berbaur dengan bahan baku dalam proses pengolahan.

Bahan baku/penolong yang digunakan berasal dari impor atau lokal.  

Yang dimaksud impor adalah : asal barang tersebut dari luar negeri, terlepas siapa yang melakukan impor.  

Sedangkan yang dimaksud bahan baku/penolong lokal adalah : bahan baku/penolong yang diproduksi di dalam negeri, terlepas apakah produsen
tersebut milik asing atau bukan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V87" name="RTLVCU07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="606" EndPos="616" width="11" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Jumlah Nilai bahan baku dan bahan penolong yang berasal dari produksi dalam negeri dan berasal dari Impor
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Jumlah Nilai bahan baku dan bahan penolong yang berasal dari produksi dalam negeri dan berasal dari Impor : Rp.............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan nama bahan baku dan bahan penolong dan satuan standar yang digunakan sejelas-jelasnya.

Jangan menuliskan nama barang dalam bentuk kode atau istilah yang hanya dimengerti oleh perusahaan.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="20704840000"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Bahan baku adalah : barang yang diolah menjadi bentuk lain.

Bahan penolong adalah : barang lain yang digunakan dalam pemrosesan bahan baku. 

Bahan penolong bukan alat, tetapi berbaur dengan bahan baku dalam proses pengolahan.

Bahan baku/penolong yang digunakan berasal dari impor atau lokal.  

Yang dimaksud impor adalah : asal barang tersebut dari luar negeri, terlepas siapa yang melakukan impor.  

Sedangkan yang dimaksud bahan baku/penolong lokal adalah : bahan baku/penolong yang diproduksi di dalam negeri, terlepas apakah produsen
tersebut milik asing atau bukan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V88" name="EKSPOR07" files="F1" intrvl="discrete">
      <location StartPos="617" EndPos="617" width="1" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Apakah ada produksi yang di ekspor, baik yang di ekspor sendiri atau pihak lain
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Apakah ada produksi yang di ekspor, baik yang di ekspor sendiri atau pihak lain :.........
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan apakah ada barang hasil produksi yang diekspor, baik oleh perusahaan sendiri atau pihak lain. Lingkari kode jawaban dan tuliskan kode pada kotak yang tersedia.

Jangan menuliskan nama barang hasil produksi dalam bentuk kode atau istilah yang hanya dimengerti oleh perusahaan, seperti BP II, BT tetapi teh hitam bubuk.

Jangan menuliskan nama dagang, misalnya Oskadon, tetapi obat analgetika/antipyretika bentuk tablet]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <catgry>
        <catValu>
          1
        </catValu>
        <labl>
          Ya
        </labl>
      </catgry>
      <catgry>
        <catValu>
          2
        </catValu>
        <labl>
          Tidak
        </labl>
      </catgry>
      <varFormat type="character" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V89" name="YPRVCU07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="618" EndPos="628" width="11" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Jumlah Nilai barang yang dihasilkan
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Jumlah Nilai barang yang dihasilkan : Rp............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          Tuliskan semua nama barang hasil produksi (barang yang dihasilkan) selama tahun survei.
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="-1" max="25280500000"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V90" name="PRPRCA07" files="F1" dcml="7" intrvl="contin">
      <location StartPos="629" EndPos="638" width="10" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Persentase realisasi produksi selama tahun 2009
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Persentase realisasi produksi selama tahun 2007:..........%
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan persentase realisasi produksi terhadap kapasitas terpasang. 

Apabila perusahaan memproduksi tanpa mesin maka apabila perusahaan sudah menetapkan target awal, realisasi kapasitas produksi bisa lebih dari 100%.

Tetapi jika perusahaan tidak menetapkan target produksinya maka realisasi kapasitas
produksi tidak boleh lebih dari 100%.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="950"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V91" name="YISVCU07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="639" EndPos="648" width="10" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai Pendapatan dari jasa industri
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai Pendapatan dari jasa industri : Rp...........
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan pendapatan dari jasa industri perusahaan/usaha, apabila perusahaan/usaha ini menerima upah dari jasa industri (makloon), dalam ribuan
rupiah.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="4000000000"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Jasa industri (makloon) di sini pada dasarnya adalah: kegiatan pengolahan, tetapi bahan baku berasal dari pihak lain dan hasil olahannya diserahkan kepada pihak
pemesan.
Perusahaan hanya menerima upah mengolah.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V92" name="YRNVCU07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="649" EndPos="658" width="10" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai pendapatan lainnya
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai pendapatan lainnya (keuntungan penjualan barang yang tidak di proses. jasa jasa industri lainnya, penjualan limbah/sampah produksi) : Rp..........
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan pendapatan lainnya yang berasal dari penjualan barang yang tidak diproses, jasa-jasa non industri lainnya, atau penjualan limbah/sampah produksi
dalam ribuan rupiah.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="4517630000"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Keuntungan dari penjualan barang yang tidak mengalami proses pengolahan adalah : barang yang dijual oleh perusahaan dalam bentuk yang sama dengan bentuk pada saat dibeli oleh perusahaan. 
Barang tersebut bisa bahan baku, bahan
penolong, pembungkus, dsb.

Pendapatan dari menyewakan barang modal, penerimaan jasa angkutan, dan penerimaan jasa-jasa non industri lainnya.
Pendapatan dari hasil menjual limbah/sisa produksi yang tidak terpakai.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V93" name="YT1VCU07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="659" EndPos="668" width="10" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Jumlah pendapatan/penerimaan yang diterima selama tahun 2007
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Jumlah pendapatan/penerimaan yang diterima selama tahun 2007 : Rp...........
        </qstnLit>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="4517630000"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V94" name="SRJVCU07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="669" EndPos="678" width="10" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai stok bahan baku, bahan penolong, bahan bakar, bahan pembungkus dan lain-lain pada awal tahun 2007
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai stok bahan baku, bahan penolong, bahan bakar, bahan pembungkus dan lain-lain pada awal tahun 2007 : Rp...........
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan nilai bahan baku, bahan penolong, bahan bakar, pembungkus, dan bahan lainnya yang tersedia pada awal tahun dan akhir tahun pada sel yang telah
disediakan.
Tuliskan pula nilai selisih stok akhir tahun dengan stok awal tahun.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="9708330000"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V95" name="SRDVCU07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="679" EndPos="688" width="10" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai stok bahan baku, bahan penolong, bahan bakar, bahan pembungkus dan lain-lain pada akhir tahun 2007
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai stok bahan baku, bahan penolong, bahan bakar, bahan pembungkus dan lain-lain pada akhir tahun 2007 : Rp.............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan nilai bahan baku, bahan penolong, bahan bakar, pembungkus, dan bahan lainnya yang tersedia pada awal tahun dan akhir tahun pada sel yang telah
disediakan.
Tuliskan pula nilai selisih stok akhir tahun dengan stok awal tahun.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="6899849744"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V96" name="SRMVCU07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="689" EndPos="699" width="11" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai stok bahan baku, bahan penolong, bahan bakar, bahan pembungkus dan lain-lain pada awal dan akhir tahun 2007
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai stok bahan baku, bahan penolong, bahan bakar, bahan pembungkus dan lain-lain pada awal dan akhir tahun 2007 : Rp..............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan nilai bahan baku, bahan penolong, bahan bakar, pembungkus, dan bahan lainnya yang tersedia pada awal tahun dan akhir tahun pada sel yang telah
disediakan.
Tuliskan pula nilai selisih stok akhir tahun dengan stok awal tahun.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="-8692450000" max="3161688895"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V97" name="SHJVCU07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="700" EndPos="709" width="10" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai stok barang produksi setengah jadi (dinilai sesuai dengan nilai bahan baku di tambah nilai perkerjaan yang dilakukan) pada awal tahun 2007
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai stok barang produksi setengah jadi (dinilai sesuai dengan nilai bahan baku di tambah nilai perkerjaan yang dilakukan) pada awal tahun 2007 : Rp.............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan nilai bahan baku, bahan penolong, bahan bakar, pembungkus, dan bahan lainnya yang tersedia pada awal tahun dan akhir tahun pada sel yang telah
disediakan.
Tuliskan pula nilai selisih stok akhir tahun dengan stok awal tahun.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="5109524466"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V98" name="SHDVCU07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="710" EndPos="719" width="10" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai stok barang produksi setengah jadi (dinilai sesuai dengan nilai bahan baku di tambah nilai perkerjaan yang dilakukan) pada akhir tahun 2007
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai stok barang produksi setengah jadi (dinilai sesuai dengan nilai bahan baku di tambah nilai perkerjaan yang dilakukan) pada akhir tahun 2007 : Rp............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan nilai bahan baku, bahan penolong, bahan bakar, pembungkus, dan bahan lainnya yang tersedia pada awal tahun dan akhir tahun pada sel yang telah
disediakan.
Tuliskan pula nilai selisih stok akhir tahun dengan stok awal tahun.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="8224417589"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V99" name="SHFVCU07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="720" EndPos="729" width="10" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai stok barang produksi setengah jadi (dinilai sesuai dengan nilai bahan baku di tambah nilai perkerjaan yang dilakukan) pada awal dan akhir tahun 2007
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai stok barang produksi setengah jadi (dinilai sesuai dengan nilai bahan baku di tambah nilai perkerjaan yang dilakukan) pada awal dan akhir tahun 2007 : Rp............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan nilai bahan baku, bahan penolong, bahan bakar, pembungkus, dan bahan lainnya yang tersedia pada awal tahun dan akhir tahun pada sel yang telah
disediakan.
Tuliskan pula nilai selisih stok akhir tahun dengan stok awal tahun.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="-404164000" max="3114893123"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V100" name="SFJVCU07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="730" EndPos="739" width="10" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai stok barang jadi yang dihasilkan pada awal tahun 2007
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai stok barang jadi yang dihasilkan pada awal tahun 2007 : Rp..............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan nilai bahan baku, bahan penolong, bahan bakar, pembungkus, dan bahan lainnya yang tersedia pada awal tahun dan akhir tahun pada sel yang telah
disediakan.
Tuliskan pula nilai selisih stok akhir tahun dengan stok awal tahun.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="3442310000"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V101" name="SFDVCU07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="740" EndPos="749" width="10" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai stok barang jadi yang dihasilkan pada akhir tahun 2007
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai stok barang jadi yang dihasilkan pada akhir tahun 2007 : Rp..............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan nilai bahan baku, bahan penolong, bahan bakar, pembungkus, dan bahan lainnya yang tersedia pada awal tahun dan akhir tahun pada sel yang telah
disediakan.
Tuliskan pula nilai selisih stok akhir tahun dengan stok awal tahun.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="4409430000"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V102" name="SFNVCU07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="750" EndPos="759" width="10" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai stok barang jadi yang dihasilkan pada awal dan akhir tahun 2007
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai stok barang jadi yang dihasilkan pada awal dan akhir tahun 2007: Rp.............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan nilai bahan baku, bahan penolong, bahan bakar, pembungkus, dan bahan lainnya yang tersedia pada awal tahun dan akhir tahun pada sel yang telah
disediakan.
Tuliskan pula nilai selisih stok akhir tahun dengan stok awal tahun.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="-421104707" max="1365598157"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V103" name="STJVCU07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="760" EndPos="770" width="11" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Jumlah nilai stok pada awal tahun 2007
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Jumlah nilai stok pada awal tahun 2007 : Rp...........
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan nilai bahan baku, bahan penolong, bahan bakar, pembungkus, dan bahan lainnya yang tersedia pada awal tahun dan akhir tahun pada sel yang telah
disediakan.
Tuliskan pula nilai selisih stok akhir tahun dengan stok awal tahun.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="10174252000"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V104" name="STDVCU07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="771" EndPos="780" width="10" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Jumlah nilai stok pada akhir tahun 2007
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Jumlah nilai stok pada akhir tahun 2007 : Rp.........
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan nilai bahan baku, bahan penolong, bahan bakar, pembungkus, dan bahan lainnya yang tersedia pada awal tahun dan akhir tahun pada sel yang telah
disediakan.
Tuliskan pula nilai selisih stok akhir tahun dengan stok awal tahun.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="9304306794"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V105" name="STLVCU07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="781" EndPos="791" width="11" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Jumlah nilai stok pada awal dan akhir tahun 2007
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Jumlah nilai stok pada awal dan akhir tahun 2007 : Rp............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan nilai bahan baku, bahan penolong, bahan bakar, pembungkus, dan bahan lainnya yang tersedia pada awal tahun dan akhir tahun pada sel yang telah
disediakan.
Tuliskan pula nilai selisih stok akhir tahun dengan stok awal tahun.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="-8730292000" max="3275407378"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V106" name="CLTTCU07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="792" EndPos="800" width="9" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai taksiran pembelian/penambahan dan pembuatan/perbaikan besar Tanah
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai taksiran pembelian/penambahan dan pembuatan/perbaikan besar Tanah : Rp...........
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan nilai penambahan/pembelian/pembuatan/perbaikan besar barang modal yang dilakukan pada tahun yang bersangkutan.
Penambahan ini bisa terdiri dari barang baru dan barang bekas dalam negeri.
Barang bekas yang diimpor dianggap barang baru.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="800000000"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Perbaikan besar adalah pembaruan yang menjadikan barang modal tersebut bertambah kapasitasnya, mengubah bentuk, atau memperpanjang umur barang modal.

Untuk barang modal yang perbaikannya memerlukan waktu lebih dari satu tahun, maka yang dicatat hanya yang benar-benar terjadi pada tahun yang bersangkutan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V107" name="CLSACU07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="801" EndPos="809" width="9" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai taksiran penjualan/pengurangan barang modal tanah
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai taksiran penjualan/pengurangan barang modal tanah : Rp.............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          Tuliskan nilai penjualan/pengurangan barang modal yang dilakukan pada tahun yang bersangkutan.
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="225000000"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V108" name="V1101" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="810" EndPos="819" width="10" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai taksiran seluruh barang modal tetap baik pembelian maupun penjualan Tanah
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai taksiran seluruh barang modal tetap baik pembelian/penambahan dan pembuatan/perbaikan besar maupun penjualan/pengurangan barang modal Tanah: Rp............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          Tuliskan nilai taksiran untuk tiap-tiap barang modal tetap menurut harga yang berlaku pada akhir tahun survei.
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="7320230000"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V109" name="CBTTCU07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="820" EndPos="829" width="10" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai taksiran pembelian/penambahan dan pembuatan/perbaikan besar gedung
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai taksiran pembelian/penambahan dan pembuatan/perbaikan besar gedung : Rp...............
        </qstnLit>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="3837110000"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V110" name="CBSACU07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="830" EndPos="839" width="10" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai taksiran penjualan/pengurangan barang modal Gedung
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai taksiran penjualan/pengurangan barang modal Gedung : Rp.............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          Tuliskan nilai taksiran untuk tiap-tiap barang modal tetap menurut harga yang berlaku pada akhir tahun survei.
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="3298070000"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V111" name="V1103" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="840" EndPos="849" width="10" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai taksiran seluruh barang modal tetap baik pembelian maupun penjualan gedung
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai taksiran seluruh barang modal tetap baik pembelian/penambahan dan pembuatan/perbaikan besar maupun penjualan/pengurangan barang modal Gedung : Rp............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          Tuliskan nilai taksiran untuk tiap-tiap barang modal tetap menurut harga yang berlaku pada akhir tahun survei.
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="5704330000"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V112" name="CMTTCU07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="850" EndPos="859" width="10" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai taksiran pembelian/penambahan dan pembuatan/perbaikan besar Mesin dan perlengkapan
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai taksiran pembelian/penambahan dan pembuatan/perbaikan besar Mesin dan perlengkapan : Rp...............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          Tuliskan nilai taksiran untuk tiap-tiap barang modal tetap menurut harga yang berlaku pada akhir tahun survei.
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="-657757" max="9586902000"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V113" name="CMSACU07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="860" EndPos="869" width="10" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai taksiran penjualan/pengurangan barang modal Mesin dan perlengkapan
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai taksiran penjualan/pengurangan barang modal Mesin dan perlengkapan : Rp...............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          Tuliskan nilai taksiran untuk tiap-tiap barang modal tetap menurut harga yang berlaku pada akhir tahun survei.
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="2859100000"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V114" name="V1106" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="870" EndPos="879" width="10" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai taksiran seluruh barang modal tetap baik pembelian maupun penjualan mesin dan perlengkapan
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai taksiran seluruh barang modal tetap baik pembelian/penambahan dan pembuatan/perbaikan besar maupun penjualan/pengurangan barang modal Mesin dan perlengkapan : Rp............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          Tuliskan nilai taksiran untuk tiap-tiap barang modal tetap menurut harga yang berlaku pada akhir tahun survei.
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="6613240000"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V115" name="CVTTCU07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="880" EndPos="889" width="10" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai taksiran pembelian/penambahan dan pembuatan/perbaikan besar kendaraan
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai taksiran pembelian/penambahan dan pembuatan/perbaikan besar kendaraan : Rp...........
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          Tuliskan nilai taksiran untuk tiap-tiap barang modal tetap menurut harga yang berlaku pada akhir tahun survei.
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="1003630000"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V116" name="CVSACU07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="890" EndPos="899" width="10" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai taksiran penjualan/pengurangan barang modal Kendaraaan
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai taksiran penjualan/pengurangan barang modal Kendaraaan : Rp............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          Tuliskan nilai taksiran untuk tiap-tiap barang modal tetap menurut harga yang berlaku pada akhir tahun survei.
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="1101536207"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V117" name="V1109" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="900" EndPos="909" width="10" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai taksiran seluruh barang modal tetap baik pembelian maupun penjualan kendaraan
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai taksiran seluruh barang modal tetap baik pembelian/penambahan dan pembuatan/perbaikan besar maupun penjualan/pengurangan barang modal kendaraan : Rp............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          Tuliskan nilai taksiran untuk tiap-tiap barang modal tetap menurut harga yang berlaku pada akhir tahun survei.
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="5984000000"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V118" name="COTTCU07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="910" EndPos="919" width="10" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai taksiran pembelian/penambahan dan pembuatan/perbaikan besar Lainnya
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai taksiran pembelian/penambahan dan pembuatan/perbaikan besar Tanah
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          Tuliskan nilai taksiran untuk tiap-tiap barang modal tetap menurut harga yang berlaku pada akhir tahun survei.
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="1454790000"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V119" name="COSACU07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="920" EndPos="928" width="9" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai taksiran penjualan/pengurangan barang modal Lainnya
      </labl>
      <qstn>
        <ivuInstr>
          Tuliskan nilai taksiran untuk tiap-tiap barang modal tetap menurut harga yang berlaku pada akhir tahun survei.
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="293560000"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V120" name="V1112" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="929" EndPos="938" width="10" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai taksiran seluruh barang modal tetap baik pembelian maupun penjualan lainnya
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai taksiran seluruh barang modal tetap baik pembelian maupun penjualan lainnya : Rp............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          Tuliskan nilai taksiran untuk tiap-tiap barang modal tetap menurut harga yang berlaku pada akhir tahun survei.
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="4890000000"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V121" name="CTTTCU07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="939" EndPos="949" width="11" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Jumlah Nilai taksiran pembelian/penambahan dan pembuatan/perbaikan besar lainnya
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Jumlah Nilai taksiran pembelian/penambahan dan pembuatan/perbaikan besar lainnya : Rp...........
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          Tuliskan nilai taksiran untuk tiap-tiap barang modal tetap menurut harga yang berlaku pada akhir tahun survei.
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="14612903000"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V122" name="CTSACU07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="950" EndPos="959" width="10" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Jumlah Nilai taksiran penjualan/pengurangan barang modal lainnya
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Jumlah Nilai taksiran penjualan/pengurangan barang modal lainnya : Rp..........
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          Tuliskan nilai taksiran untuk tiap-tiap barang modal tetap menurut harga yang berlaku pada akhir tahun survei.
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="4562565237"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V123" name="V1115" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="960" EndPos="970" width="11" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Jumlah Nilai taksiran seluruh barang modal tetap
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Jumlah Nilai taksiran seluruh barang modal tetap dan penambahan/pengurangan/perbaikan besar barang modal tetap : Rp..............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          Tuliskan nilai taksiran untuk tiap-tiap barang modal tetap menurut harga yang berlaku pada akhir tahun survei.
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="12613000000"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V124" name="IINPUT07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="971" EndPos="981" width="11" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Cumulative value of all Expenses
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Cumulative value of all Expenses :.........
        </qstnLit>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="23514669949"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V125" name="OUTPUT07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="982" EndPos="992" width="11" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Cumulative value of all Income
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Cumulative value of all Income :............
        </qstnLit>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="4000" max="28479330000"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V126" name="VTLVCU07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="993" EndPos="1003" width="11" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Value added
      </labl>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="32" max="25486337000"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V127" name="LTLNOU07" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="1004" EndPos="1008" width="5" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Jumlah pekerja produksi dan lainnya laki-laki dan perempuan
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Jumlah pekerja produksi dan lainnya laki-laki dan perempuan :
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya pekerja/karyawan rata-rata perhari selama satu tahun.

Untuk perusahaan musiman yang mengalami bulan-bulan tidak produksi, rata-rata tenaga kerja dihitung pada bulan-bulan produksi saja.

Perusahaan yang mempunyai kantor pusat, banyaknya pekerja/karyawan di sini tidak termasuk pekerja/karyawan di kantor pusat.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="20" max="37750"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Pekerja tak dibayar biasanya adalah : pekerja pemilik dan pekerja keluarga yang ikut aktif di dalam perusahaan/usaha ini, akan tetapi tidak mendapat upah/gaji.
Bagi pekerja keluarga yang bekerja kurang dari sepertiga jam kerja normal di perusahaan/usaha ini, tidak dihitung sebagai pekerja.

Pekerja dibayar adalah : semua pekerja yang biasanya bekerja di perusahaan/usaha dengan menerima upah/gaji secara langsung dari perusahaan/usaha baik berupa uang maupun barang.

Pekerja Produksi adalah : pekerja yang langsung bekerja di dalam proses produksi
atau yang berhubungan dengan itu, yaitu sejak bahan-bahan masuk ke pabrik sampai hasil produksinya keluar dari pabrik.
Contoh pekerja produksi: pengawas yang langsung mengawasi proses produksi, pengemudi forklift di pabrik, pekerja yang melayani, menjaga, dan memelihara mesin-mesin, dsb.

Pekerja lainnya adalah : pekerja selain pekerja produksi, misalnya pimpinan perusahaan, pegawai keuangan, pegawai administrasi, penjaga malam, dsb.
Pekerja di sini tidak termasuk orang yang dibayar hanya berdasarkan komisi, orang yang bekerja sendiri seperti konsultan dan kontraktor, serta pegawai yang bekerja di bukan sektor industri pengolahan seperti pegawai unit perkebunan,
pegawai unit pertambangan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V128" name="PSID" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="1009" EndPos="1013" width="5" RecSegNo="1"/>
      <labl/>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="1761" max="68192"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
  </dataDscr>
</codeBook>
