<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?>
<codeBook version="1.2.2" ID="IDN_2009_AMS_v01-ID_M" xml-lang="en" xmlns="http://www.icpsr.umich.edu/DDI" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.icpsr.umich.edu/DDI http://www.icpsr.umich.edu/DDI/Version1-2-2.xsd">
  <docDscr>
    <citation>
      <titlStmt>
        <titl>
          Annual Manufacturing Survey 2009
        </titl>
        <IDNo>
          DDI_IDN_2009_AMS_v01-ID_M
        </IDNo>
      </titlStmt>
      <rspStmt>
        <othId role="Mengecek kualitas metadata" affiliation="Sub Direktorat Pengelolaan Teknologi Informasi">
          <p>
            Susi Kastini
          </p>
        </othId>
      </rspStmt>
      <prodStmt>
        <producer affiliation="Sub Direktorat Pengelolaan Teknologi Informasi" role="Membuat metadata pada bagian document dan study description">
          Rr Rokhidah
        </producer>
        <producer affiliation="Sub Direktorat Pengelolaan Teknologi Informasi" role="Membuat metadata pada bagian dataset">
          Murtika
        </producer>
        <copyright>
          <![CDATA[Copyright © 2014, BPS Statistics Indonesia.  All rights reserved.]]>
        </copyright>
        <prodDate date="2020-11-23">
          2020-11-23
        </prodDate>
        <software version="4.0.10" date="2018-05-02">
          Nesstar Publisher
        </software>
      </prodStmt>
      <distStmt>
        <contact affiliation="Badan Pusat Statistik" email="pti@bps.go.id">
          Sub Direktorat Pengelolaan Teknologi Informasi
        </contact>
      </distStmt>
      <verStmt>
        <version>
          Version 01 (November 2020). This version is identical to 00-INDUSTRI-TAHUNAN-2010-M1-ENG, except for the following fields that were modified by the World Bank: study ID and DDI ID.
        </version>
      </verStmt>
    </citation>
  </docDscr>
  <stdyDscr>
    <citation>
      <titlStmt>
        <titl>
          Annual Manufacturing Survey 2009
        </titl>
        <altTitl>
          AMS 2009
        </altTitl>
        <parTitl>
          Survei Tahunan Perusahaan Industri Pengolahan 2009
        </parTitl>
        <IDNo>
          IDN_2009_AMS_v01-ID_M
        </IDNo>
      </titlStmt>
      <rspStmt>
        <AuthEnty affiliation="Badan Pusat Statistik">
          Sub Direktorat Statistik Industri Besar dan Sedang
        </AuthEnty>
      </rspStmt>
      <prodStmt>
        <producer affiliation="Badan Pusat Statistik">
          Sub Direktorat Statistik Industri Besar dan Sedang
        </producer>
        <copyright>
          <![CDATA[Copyright © 2009, BPS Statistics Indonesia.  All rights reserved.]]>
        </copyright>
        <software version="4.0.10" date="2018-05-02">
          Nesstar Publisher
        </software>
        <fundAg abbr="APBN">
          Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara
        </fundAg>
      </prodStmt>
      <distStmt>
        <contact affiliation="Badan Pusat Statistik">
          1.Sub Direktorat Statistik Industri Besar dan Sedang (Masalah Umum)
        </contact>
        <contact affiliation="Badan Pusat Statistik">
          2. Seksi Penyajian Statistik Industri Besar dan Sedang (Metode Pengumpulan Data)
        </contact>
        <contact affiliation="Badan Pusat Statistik">
          3. Seksi Pengolahan Statistik Industri Sedang dan Besar (Metode Pengolahan Data)
        </contact>
        <contact affiliation="Badan Pusat Statistik">
          4. Seksi Evaluasi dan Pelaporan Statistik Industri Sedang dan Besar (Diseminasi Data)
        </contact>
      </distStmt>
      <serStmt>
        <serName>
          Enterprise Census [en/census]
        </serName>
        <serInfo>
          Status kegiatan: baru
        </serInfo>
      </serStmt>
      <verStmt>
        <version>
          Version 1
        </version>
      </verStmt>
    </citation>
    <stdyInfo>
      <subject>
        <keyword>
          Perusahaan
        </keyword>
        <keyword>
          Tenaga kerja
        </keyword>
        <keyword>
          Modal
        </keyword>
        <keyword>
          Upah
        </keyword>
        <keyword>
          Biaya
        </keyword>
        <keyword>
          Produksi
        </keyword>
        <keyword>
          Pengeluaran
        </keyword>
        <keyword>
          Pendapatan
        </keyword>
      </subject>
      <abstract>
        <![CDATA[Sektor industri merupakan sektor yang berperan di dalam perekonomian Indonesia, hal ini ditandai dengan kontribusinya yang sejak tahun 1991 menempati peringkat pertama dalam pembentukan produk domestik bruto (PDB). Data yang dikumpulkan dalam kegiatan Survei Industri Besar dan Sedang tahunan mencakup: Direktori Industri Manufaktur yang memuat nama dan alamat perusahaan, tenaga kerja, upah/gaji yang diterima pekerja, biaa input, nilai output, nilai tambah, pemakaian bahan baku dan penolong, banyaknya dan nilai jenis barang yang diproduksi, persentase kapasitas dan penambahan/pengurangan barang modal tetap.

Survei Industri Besar dan Sedang tahunan menyediakan data dan informasi statistik industri besar dan sedang yang lengkap, akurat, relevan dan tepat waktu untuk bahan evaluasi dan perencanaan pembangunan khususnya di sektor industri manufaktur. Data hasil survei tahunan perusahaan industri manufaktur dibutuhkan oleh banyak pengguna data, antara lain pemerintah dan para peneliti.]]>
      </abstract>
      <sumDscr>
        <collDate date="2009" event="start" cycle="Pelaksanaan/lapangan"/>
        <collDate date="2009" event="end" cycle="Pelaksanaan/lapangan"/>
        <nation abbr="IDN">
          Indonesia
        </nation>
        <geogCover>
          Seluruh Wilayah Indonesia
        </geogCover>
        <geogUnit>
          Rancangan penyajian, sampai dengan tingkat : Kabupaten kota
        </geogUnit>
        <anlyUnit>
          Unit analisis yang digunakan pada kegiatan ini peruhaan industri besar sedang
        </anlyUnit>
        <universe>
          Responden yang digunakan pada Survei Tahunan Perusahaan Industri Pengolahan 2009 adalah perusahaan industri besar sedang yang mempunyai tenaga kerja 20 orang atau lebih, termasuk perusahaan industri yang baru berproduksi secara komersial pada tahun 2009
        </universe>
        <dataKind>
          Census/enumeration data [cen]
        </dataKind>
      </sumDscr>
      <notes>
        Survei ini dilaksanakan sejak tahun 1961, tetapi sejak tahun 1975 dilakukan secara berkesinambungan dan konsisten baik dalam konsep/definisi dan metodologi. Data dalam media komputer tersedia dari tahun 1975 s/d 2011.
      </notes>
    </stdyInfo>
    <method>
      <dataColl>
        <timeMeth>
          Tipe pengumpulan data Survei Industri Besar dan Sedang tahunan yaitu cross sectional.
        </timeMeth>
        <dataCollector>
          Staff BPS
        </dataCollector>
        <dataCollector>
          Mitra
        </dataCollector>
        <frequenc>
          Tahunan
        </frequenc>
        <sampProc>
          <![CDATA[Desain sampling Survei Tahunan Perusahaan Industri Pengolahan 2009

1. Teknik sampling yang digunakan adalah "Probability Proportional to Size" (PPS).

2. Penarikan sampel yang dilakukan  adalah sebagai berikut:
    a. Jumlah sampel yang terpilih adalah 1.703 perusahaan yang mewakili (share) sekitar 74.71% dari output nasional (Lampiran 2).
    b. Nilai "Cut-off Point" diperoleh 739,550 milyar, artinya perusahaan yang nilai outputnya di atas "Cut-off Point" otomatis terpilih sampel. Sampel yang terpilih
        sebanyak 395 perusahaan dikategorikan "C1" dan sebanyak 108 perusahaan dikategorikan "C2" yang dipilih berdasarkan 1% tertinggi dari output per tenaga kerja.
    c. Sampel yang dikategorikan "C3" terpilih sebanyak 246 perusahaan. Sampel yang dikategorikan "C4" terpilih sebanyak 103 perusahaan.
    d. Sisanya sebanyak 851 perusahaan dipilih dengan Probability Proportional to Size (PPS) dengan output sebagai size-nya yang dikategorikan sampel "S".]]>
        </sampProc>
        <collMode>
          Other [oth]
        </collMode>
        <resInstru>
          Surat Pengantar ke Perusahaan, Kuesioner/Daftar, Amplop, Kartu Kunjungan (Kartu Kendali), Bukti tanda terima kuesioner, Buku Pedoman Petugas Pencacah dan Pengawas, Buku KKI 1998 dan Buku Pedoman KBLI 2009.
        </resInstru>
        <sources/>
      </dataColl>
      <notes>
        <![CDATA[1. Metode Pengolahan Survei Tahunan Perusahaan Industri Pengolahan 2009 : 	

- Batching
- Editing
- Coding
- Data Entri/Scan
- Verifikasi
- Validasi
- Tabulasi

2. Software yang digunakan : Database CLARION, SAS, Access, MS Excell]]>
      </notes>
      <anlyInfo>
        <respRate>
          Untuk mengatasi non response: melakukan kunjungan ulang
        </respRate>
        <dataAppr>
          <![CDATA[Perubahan Kualitas Data :  Menyederhanakan kuesioner, desentralisasi pengolahan sampai level kabupaten/kota, megoptimalkan kegiatan pemutakhiran direktori.

Metode Revisi Data : Melakukan backasting.

Informasi Tentang Kualitas Data : Kualitas data baik, respon rate tinggi, pengolahan terintegrasi dengan baik, cakupannya lengkap.]]>
        </dataAppr>
      </anlyInfo>
    </method>
    <dataAccs>
      <setAvail>
        <accsPlac>
          Sub Direktorat Industri Besar Sedang
        </accsPlac>
        <accsPlac>
          Sub Direktorat Pengelolaan Teknologi Informasi
        </accsPlac>
        <accsPlac>
          Sub Direktorat Layanan dan Promosi Statistik
        </accsPlac>
      </setAvail>
      <useStmt>
        <confDec required="yes">
          Data identitas individu yang disertakan dengan identitas perusahaan tidak diberikan kepada pengguna data
        </confDec>
        <contact affiliation="Badan Pusat Statistik" URI="www.bps.go.id" email="bpshq@bps.go.id">
          Direktorat Diseminasi Statistik
        </contact>
        <citReq>
          <![CDATA[1. Nama survei : Survei Tahunan Perusahaan Industri Pengolahan 2009
2. Survei ID number:  00-INDUSTRI-TAHUNAN-2009-M1
3. Produser data: Direktur Statistik Kesejahteraan Rakyat (Badan Pusat Statistik)]]>
        </citReq>
        <disclaimer>
          Pengguna data mengakui bahwa BPS tidak bertanggung jawab atas penggunaan data atau interpretasi atau kesimpulan berdasarkan penggunaan data tersebut.
        </disclaimer>
      </useStmt>
    </dataAccs>
  </stdyDscr>
  <fileDscr ID="F1" URI="IDN_2009_AMS_v01-ID_M.Nesstar?Index=0&amp;Name=mfg09e">
    <fileTxt>
      <fileName>
        mfg09e.NSDstat
      </fileName>
      <fileCont>
        <![CDATA[mfg09e mencakup data kegiatan dari tanggal 1 Januari 2009 sampai dengan 31 Desember 2009.  Daftar Isian/Questionaire II-A terdiri dari : Identitas Bagian/Part I : Keterangan Umum . Bagian/Part II : Pengeluaran/Expenses. Bagian/Part III : Produksi (Barang yang dihasilkan)/Production (Goods Produced). Bagian IV : Pendapatan/Penerimaan Lain Yang Diterima Selama Tahun 2009/Other Income Received During 2009. Bagian V : Modal Tetap/Fixed Capital Bagian. VI : Pernyataan/Certification]]>
      </fileCont>
      <dimensns>
        <caseQnty>
          0
        </caseQnty>
        <varQnty>
          137
        </varQnty>
      </dimensns>
      <fileType>
        Nesstar 200801
      </fileType>
    </fileTxt>
  </fileDscr>
  <dataDscr>
    <var ID="V1" name="DPROVI09" files="F1" intrvl="discrete">
      <location StartPos="1" EndPos="2" width="2" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Propinsi
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Propinsi
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          Tuliskan nama propinsi dan tuliskan kode propinsi pada kotak yang tersedia
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="character" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V2" name="DKABUP09" files="F1" intrvl="discrete">
      <location StartPos="3" EndPos="4" width="2" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Kabupaten
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Kabupaten
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Apabila lokasi perusahaan di Kabupaten maka coret kata “Kota”. Coret kata
“Kabupaten” apabila perusahaan berlokasi di kota. Tuliskan nama
Kabupaten/Kota pada tempatnya dan tuliskan juga kode Kabupaten/Kota pada
kotak yang tersedia. Pencoretan kata Kabupaten atau Kota yang tidak terpakai
harus sesuai dengan kode yang dituliskan pada kotak. Kode Kota biasanya dimulai
dengan angka 7.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="character" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V3" name="DSTATS09" files="F1" intrvl="discrete">
      <location StartPos="5" EndPos="5" width="1" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Status Penanaman Modal
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Status Penanaman Modal :
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          Lingkari salah satu dari tiga pilihan yang ada, kemudian tulis kode pilihan pada kotak yang tersedia.
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[PMDN atau Penanaman Modal Dalam Negeri :
Suatu perusahaan dikatakan mempunyai fasilitas permodalan PMDN apabila perusahaan tersebut telah mendapatkan persetujuan dari BKPM/BKPMD, bahwa
usahanya sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan ketentuan serta persyaratan penanaman modal dalam negeri yang berlaku.

PMA atau Penanaman Modal Asing :
Suatu perusahaan dikatakan mempunyai fasilitas permodalan PMA apabila perusahaan tersebut telah mendapatkan persetujuan pemerintah melalui
BKPM/BKPMD, bahwa usahanya sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan ketentuan serta persyaratan penanaman modal asing yang berlaku.

Non Fasilitas :
Suatu perusahaan yang status permodalannya dikelompokkan dalam kategori ini, apabila permodalan perusahaan dalam rangka usahanya tidak mendapat fasilitas dari BKPM/BKPMD.]]>
      </txt>
      <catgry>
        <catValu>
          1
        </catValu>
        <labl>
          PMDN
        </labl>
      </catgry>
      <catgry>
        <catValu>
          2
        </catValu>
        <labl>
          PMA
        </labl>
      </catgry>
      <catgry>
        <catValu>
          3
        </catValu>
        <labl>
          Non Fasilitas
        </labl>
      </catgry>
      <varFormat type="character" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V4" name="LOCATI09" files="F1" intrvl="discrete">
      <location StartPos="6" EndPos="6" width="1" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Lokasi Perusahaan
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Lokasi Perusahaan :
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          Lingkari salah satu dari dua pilihan yang ada, kemudian tulis kode pilihan pada kotak yang tersedia
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Di dalam kawasan industri apabila lokasi perusahaan/pabrik berada di kawasan industri, seperti di Kawasan Berikat Nusantara di Jakarta, Kawasan Industri Jababeka di Cikarang Bekasi, Kawasan Industri Rungkut di Surabaya, dsb. 

Kawasan Industri yang dimaksud di sini adalah kawasan industri yang ada pengelolanya.

Di dalam sentra industri apabila lokasi perusahaan/pabrik berada di sentra
industri; seperti sentra industri kayu di Klender Jakarta, atau sentra industri sepatu di Cibaduyut Jawa Barat.

Di luar kawasan/sentra industri apabila lokasi perusahaan/pabrik berada di luar kawasan/sentra industri.]]>
      </txt>
      <catgry>
        <catValu>
          1
        </catValu>
        <labl>
          Didalam Kawasan Industri
        </labl>
      </catgry>
      <catgry>
        <catValu>
          2
        </catValu>
        <labl>
          Diluar Kawasan Industri
        </labl>
      </catgry>
      <varFormat type="character" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V5" name="JAN09" files="F1" intrvl="discrete">
      <location StartPos="7" EndPos="7" width="1" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Januari
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Periode data yang dilaporkan bulan Januari
        </qstnLit>
      </qstn>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="character" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V6" name="FEB09" files="F1" intrvl="discrete">
      <location StartPos="8" EndPos="8" width="1" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Februari
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Periode data yang dilaporkan bulan Februari
        </qstnLit>
      </qstn>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="character" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V7" name="MAR09" files="F1" intrvl="discrete">
      <location StartPos="9" EndPos="9" width="1" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Maret
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Periode data yang dilaporkan bulan Maret
        </qstnLit>
      </qstn>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="character" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V8" name="APR09" files="F1" intrvl="discrete">
      <location StartPos="10" EndPos="10" width="1" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        April
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Periode data yang dilaporkan bulan April
        </qstnLit>
      </qstn>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="character" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V9" name="MEI09" files="F1" intrvl="discrete">
      <location StartPos="11" EndPos="11" width="1" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Mei
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Periode data yang dilaporkan bulan Mei
        </qstnLit>
      </qstn>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="character" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V10" name="JUN09" files="F1" intrvl="discrete">
      <location StartPos="12" EndPos="12" width="1" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Juni
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Periode data yang dilaporkan bulan Juni
        </qstnLit>
      </qstn>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="character" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V11" name="JUL09" files="F1" intrvl="discrete">
      <location StartPos="13" EndPos="13" width="1" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Juli
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Periode data yang dilaporkan bulan Juli
        </qstnLit>
      </qstn>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="character" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V12" name="AGS09" files="F1" intrvl="discrete">
      <location StartPos="14" EndPos="14" width="1" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Agustus
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Periode data yang dilaporkan bulan Agustus
        </qstnLit>
      </qstn>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="character" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V13" name="SEP09" files="F1" intrvl="discrete">
      <location StartPos="15" EndPos="15" width="1" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        September
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Periode data yang dilaporkan bulan September
        </qstnLit>
      </qstn>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="character" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V14" name="OKT09" files="F1" intrvl="discrete">
      <location StartPos="16" EndPos="16" width="1" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Oktober
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Periode data yang dilaporkan bulan Oktober
        </qstnLit>
      </qstn>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="character" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V15" name="NOP09" files="F1" intrvl="discrete">
      <location StartPos="17" EndPos="17" width="1" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nopember
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Periode data yang dilaporkan bulan Nopember
        </qstnLit>
      </qstn>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="character" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V16" name="DES09" files="F1" intrvl="discrete">
      <location StartPos="18" EndPos="18" width="1" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Desember
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Periode data yang dilaporkan bulan Desember
        </qstnLit>
      </qstn>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="character" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V17" name="YEAR09" files="F1" intrvl="discrete">
      <location StartPos="19" EndPos="20" width="2" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Jumlah
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Jumlah data yang dilaporkan setahun (2009):
        </qstnLit>
      </qstn>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="character" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V18" name="DISIC509" files="F1" intrvl="discrete">
      <location StartPos="21" EndPos="25" width="5" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Produk Utama
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Produk Utama
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan serinci mungkin barang utama yang dihasilkan oleh perusahaan/usaha, misalnya sepatu pria dari kulit, kain celup dari bahan sintetis, dsb. Dari isian ini
paling tidak dapat dituliskan kode KKI 5 digit.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="character" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V19" name="DPUSAT09" files="F1" dcml="2" intrvl="contin">
      <location StartPos="26" EndPos="30" width="5" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Presentase Permodalan .a : Pemerintah Pusat
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Presentase Permodalan .a : Pemerintah Pusat
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan besarnya persentase modal perusahaan menurut sumber modal. 
Boleh mengisi lebih dari satu jenis, akan tetapi total dari persentase tersebut harus 100%.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="100"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Pemerintah Pusat adalah : Modal perusahaan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Pemerintah Daerah adalah : Modal perusahaan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Swasta Nasional adalah : Modal perusahaan berasal dari badan usaha swasta nasional dan atau warga negara Indonesia.
Asing adalah : Modal perusahaan yang berasal dari pemerintah atau warga negara asing.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V20" name="DPEMDA09" files="F1" dcml="10" intrvl="contin">
      <location StartPos="31" EndPos="42" width="12" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Presentase Permodalan .b : Pemerintah Daerah
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Presentase Permodalan .b : Pemerintah Daerah
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan besarnya persentase modal perusahaan menurut sumber modal. 
Boleh mengisi lebih dari satu jenis, akan tetapi total dari persentase tersebut harus 100%.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="100"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Pemerintah Pusat adalah : Modal perusahaan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Pemerintah Daerah adalah : Modal perusahaan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Swasta Nasional adalah : Modal perusahaan berasal dari badan usaha swasta nasional dan atau warga negara Indonesia.
Asing adalah : Modal perusahaan yang berasal dari pemerintah atau warga negara asing.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V21" name="DDMSTK09" files="F1" dcml="2" intrvl="contin">
      <location StartPos="43" EndPos="47" width="5" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Presentase Permodalan .c : Swasta Nasional
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Presentase Permodalan .c: Swasta Nasional
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan besarnya persentase modal perusahaan menurut sumber modal. 
Boleh mengisi lebih dari satu jenis, akan tetapi total dari persentase tersebut harus 100%.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="100"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Pemerintah Pusat adalah : Modal perusahaan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Pemerintah Daerah adalah : Modal perusahaan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Swasta Nasional adalah : Modal perusahaan berasal dari badan usaha swasta nasional dan atau warga negara Indonesia.
Asing adalah : Modal perusahaan yang berasal dari pemerintah atau warga negara asing.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V22" name="DASING09" files="F1" dcml="2" intrvl="contin">
      <location StartPos="48" EndPos="52" width="5" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Presentase Permodalan .d : Asing
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Presentase Permodalan .d : Asing
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan besarnya persentase modal perusahaan menurut sumber modal.
Boleh mengisi lebih dari satu jenis, akan tetapi total dari persentase tersebut harus 100%.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="100"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Pemerintah Pusat adalah : Modal perusahaan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Pemerintah Daerah adalah : Modal perusahaan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Swasta Nasional adalah : Modal perusahaan berasal dari badan usaha swasta nasional dan atau warga negara Indonesia.
Asing adalah : Modal perusahaan yang berasal dari pemerintah atau warga negara asing.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V23" name="CEKSUM09" files="F1" dcml="6" intrvl="discrete">
      <location StartPos="53" EndPos="61" width="9" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Jumlah/Total
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Jumlah/Total (a+b+c+d) :.........
        </qstnLit>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="99" max="100"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V24" name="CONTR109" files="F1" intrvl="discrete">
      <location StartPos="62" EndPos="91" width="30" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Negara 1
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Negara 1
        </qstnLit>
      </qstn>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="character" schema="other"/>
      <notes>
        Persentase penanaman modal asing termasuk perorangan, badan hukum (PT, Firma atau instansi dan negara lain).
      </notes>
    </var>
    <var ID="V25" name="PRCTR109" files="F1" dcml="2" intrvl="contin">
      <location StartPos="92" EndPos="96" width="5" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Persentase 1
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Persentase 1 :..........%
        </qstnLit>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="903"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
      <notes>
        Persentase penanaman modal asing termasuk perorangan, badan hukum (PT, Firma atau instansi dan negara lain).
      </notes>
    </var>
    <var ID="V26" name="CONTR209" files="F1" intrvl="discrete">
      <location StartPos="97" EndPos="126" width="30" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Negara 2
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Negara 2
        </qstnLit>
      </qstn>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="character" schema="other"/>
      <notes>
        Persentase penanaman modal asing termasuk perorangan, badan hukum (PT, Firma atau instansi dan negara lain).
      </notes>
    </var>
    <var ID="V27" name="PRCTR209" files="F1" dcml="2" intrvl="contin">
      <location StartPos="127" EndPos="131" width="5" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Persentase 2
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Persentase 2 :..........%
        </qstnLit>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="100"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
      <notes>
        Persentase penanaman modal asing termasuk perorangan, badan hukum (PT, Firma atau instansi dan negara lain).
      </notes>
    </var>
    <var ID="V28" name="CONTR309" files="F1" intrvl="discrete">
      <location StartPos="132" EndPos="161" width="30" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Negara 3
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Negara 3
        </qstnLit>
      </qstn>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="character" schema="other"/>
      <notes>
        Persentase penanaman modal asing termasuk perorangan, badan hukum (PT, Firma atau instansi dan negara lain).
      </notes>
    </var>
    <var ID="V29" name="PRCTR309" files="F1" dcml="2" intrvl="contin">
      <location StartPos="162" EndPos="166" width="5" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Persentase 3
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Persentase 3 :.........%
        </qstnLit>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="120"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
      <notes>
        Persentase penanaman modal asing termasuk perorangan, badan hukum (PT, Firma atau instansi dan negara lain).
      </notes>
    </var>
    <var ID="V30" name="LPMLTL09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="167" EndPos="170" width="4" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Jumlah Pekerja Produksi Laki-laki
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Jumlah Pekerja Produksi Laki-laki :
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya pekerja/karyawan rata-rata perhari selama satu tahun.
Untuk perusahaan musiman yang mengalami bulan-bulan tidak produksi, rata-rata tenaga kerja dihitung pada bulan-bulan produksi saja. 

Perusahaan yang mempunyai kantor pusat, banyaknya pekerja/karyawan di sini tidak termasuk pekerja/karyawan di kantor pusat.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="9042"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Pekerja tak dibayar biasanya adalah : pekerja pemilik dan pekerja keluarga yang ikut aktif di dalam perusahaan/usaha ini, akan tetapi tidak mendapat upah/gajiBagi pekerja keluarga yang bekerja kurang dari sepertiga jam kerja normal di perusahaan/usaha ini, tidak dihitung sebagai pekerja.

Pekerja dibayar adalah : semua pekerja yang biasanya bekerja di perusahaan/usaha dengan menerima upah/gaji secara langsung dari perusahaan/usaha baik berupa uang maupun barang.

Pekerja Produksi adalah : pekerja yang langsung bekerja di dalam proses produksi atau yang berhubungan dengan itu, yaitu sejak bahan-bahan masuk ke pabrik sampai hasil produksinya keluar dari pabrik. 
Contoh pekerja produksi: pengawas yang langsung mengawasi proses produksi, pengemudi forklift di pabrik, pekerja yang melayani, menjaga, dan memelihara mesin-mesin, dsb.

Pekerja lainnya adalah : pekerja selain pekerja produksi, misalnya pimpinan perusahaan, pegawai keuangan, pegawai administrasi, penjaga malam, dsb.
Pekerja di sini tidak termasuk orang yang dibayar hanya berdasarkan komisi, orang yang bekerja sendiri seperti konsultan dan kontraktor, serta pegawai yang bekerja di bukan sektor industri pengolahan seperti pegawai unit perkebunan,
pegawai unit pertambangan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
      <notes>
        <![CDATA[Tidak Termasuk
- Orang yang dibayar hanya berdasarkan komisi.
- Orang yang bekerja sendiri seperti konsultan dan kontraktor.
- Pegawai yang bekerja di sektor bukan industri pengolahan seperti pegawai unit perkebunan, pegawai unit pertambangan]]>
      </notes>
    </var>
    <var ID="V31" name="LPWLTL09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="171" EndPos="175" width="5" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Jumlah Pekerja Produksi Perempuan
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Jumlah Pekerja Produksi Perempuan :............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya pekerja/karyawan rata-rata perhari selama satu tahun.
Untuk perusahaan musiman yang mengalami bulan-bulan tidak produksi, rata-rata tenaga kerja dihitung pada bulan-bulan produksi saja. 

Perusahaan yang mempunyai kantor pusat, banyaknya pekerja/karyawan di sini tidak termasuk pekerja/karyawan di kantor pusat.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="28085"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Pekerja tak dibayar biasanya adalah : pekerja pemilik dan pekerja keluarga yang ikut aktif di dalam perusahaan/usaha ini, akan tetapi tidak mendapat upah/gajiBagi pekerja keluarga yang bekerja kurang dari sepertiga jam kerja normal di perusahaan/usaha ini, tidak dihitung sebagai pekerja.

Pekerja dibayar adalah : semua pekerja yang biasanya bekerja di perusahaan/usaha dengan menerima upah/gaji secara langsung dari perusahaan/usaha baik berupa uang maupun barang.

Pekerja Produksi adalah : pekerja yang langsung bekerja di dalam proses produksi atau yang berhubungan dengan itu, yaitu sejak bahan-bahan masuk ke pabrik sampai hasil produksinya keluar dari pabrik. 
Contoh pekerja produksi: pengawas yang langsung mengawasi proses produksi, pengemudi forklift di pabrik, pekerja yang melayani, menjaga, dan memelihara mesin-mesin, dsb.

Pekerja lainnya adalah : pekerja selain pekerja produksi, misalnya pimpinan perusahaan, pegawai keuangan, pegawai administrasi, penjaga malam, dsb.
Pekerja di sini tidak termasuk orang yang dibayar hanya berdasarkan komisi, orang yang bekerja sendiri seperti konsultan dan kontraktor, serta pegawai yang bekerja di bukan sektor industri pengolahan seperti pegawai unit perkebunan,
pegawai unit pertambangan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
      <notes>
        <![CDATA[Tidak Termasuk
- Orang yang dibayar hanya berdasarkan komisi.
- Orang yang bekerja sendiri seperti konsultan dan kontraktor.
- Pegawai yang bekerja di sektor bukan industri pengolahan seperti pegawai unit perkebunan, pegawai unit pertambangan]]>
      </notes>
    </var>
    <var ID="V32" name="LPRNOU09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="176" EndPos="180" width="5" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Jumlah Pekerja Produksi laki-laki dan Perempuan
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Jumlah Pekerja Produksi laki-laki dan Perempuan :............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya pekerja/karyawan rata-rata perhari selama satu tahun.
Untuk perusahaan musiman yang mengalami bulan-bulan tidak produksi, rata-rata tenaga kerja dihitung pada bulan-bulan produksi saja. 

Perusahaan yang mempunyai kantor pusat, banyaknya pekerja/karyawan di sini tidak termasuk pekerja/karyawan di kantor pusat.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="37127"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Pekerja tak dibayar biasanya adalah : pekerja pemilik dan pekerja keluarga yang ikut aktif di dalam perusahaan/usaha ini, akan tetapi tidak mendapat upah/gajiBagi pekerja keluarga yang bekerja kurang dari sepertiga jam kerja normal di perusahaan/usaha ini, tidak dihitung sebagai pekerja.

Pekerja dibayar adalah : semua pekerja yang biasanya bekerja di perusahaan/usaha dengan menerima upah/gaji secara langsung dari perusahaan/usaha baik berupa uang maupun barang.

Pekerja Produksi adalah : pekerja yang langsung bekerja di dalam proses produksi atau yang berhubungan dengan itu, yaitu sejak bahan-bahan masuk ke pabrik sampai hasil produksinya keluar dari pabrik. 
Contoh pekerja produksi: pengawas yang langsung mengawasi proses produksi, pengemudi forklift di pabrik, pekerja yang melayani, menjaga, dan memelihara mesin-mesin, dsb.

Pekerja lainnya adalah : pekerja selain pekerja produksi, misalnya pimpinan perusahaan, pegawai keuangan, pegawai administrasi, penjaga malam, dsb.
Pekerja di sini tidak termasuk orang yang dibayar hanya berdasarkan komisi, orang yang bekerja sendiri seperti konsultan dan kontraktor, serta pegawai yang bekerja di bukan sektor industri pengolahan seperti pegawai unit perkebunan,
pegawai unit pertambangan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
      <notes>
        <![CDATA[Tidak Termasuk
- Orang yang dibayar hanya berdasarkan komisi.
- Orang yang bekerja sendiri seperti konsultan dan kontraktor.
- Pegawai yang bekerja di sektor bukan industri pengolahan seperti pegawai unit perkebunan, pegawai unit pertambangan]]>
      </notes>
    </var>
    <var ID="V33" name="LNMLTL09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="181" EndPos="184" width="4" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Jumlah Pekerja Lainnya laki-laki
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Jumlah Pekerja Lainnya laki-laki :
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya pekerja/karyawan rata-rata perhari selama satu tahun.
Untuk perusahaan musiman yang mengalami bulan-bulan tidak produksi, rata-rata tenaga kerja dihitung pada bulan-bulan produksi saja. 

Perusahaan yang mempunyai kantor pusat, banyaknya pekerja/karyawan di sini tidak termasuk pekerja/karyawan di kantor pusat.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="7700"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Pekerja tak dibayar biasanya adalah : pekerja pemilik dan pekerja keluarga yang ikut aktif di dalam perusahaan/usaha ini, akan tetapi tidak mendapat upah/gajiBagi pekerja keluarga yang bekerja kurang dari sepertiga jam kerja normal di perusahaan/usaha ini, tidak dihitung sebagai pekerja.

Pekerja dibayar adalah : semua pekerja yang biasanya bekerja di perusahaan/usaha dengan menerima upah/gaji secara langsung dari perusahaan/usaha baik berupa uang maupun barang.

Pekerja Produksi adalah : pekerja yang langsung bekerja di dalam proses produksi atau yang berhubungan dengan itu, yaitu sejak bahan-bahan masuk ke pabrik sampai hasil produksinya keluar dari pabrik. 
Contoh pekerja produksi: pengawas yang langsung mengawasi proses produksi, pengemudi forklift di pabrik, pekerja yang melayani, menjaga, dan memelihara mesin-mesin, dsb.

Pekerja lainnya adalah : pekerja selain pekerja produksi, misalnya pimpinan perusahaan, pegawai keuangan, pegawai administrasi, penjaga malam, dsb.
Pekerja di sini tidak termasuk orang yang dibayar hanya berdasarkan komisi, orang yang bekerja sendiri seperti konsultan dan kontraktor, serta pegawai yang bekerja di bukan sektor industri pengolahan seperti pegawai unit perkebunan,
pegawai unit pertambangan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
      <notes>
        <![CDATA[Tidak Termasuk
- Orang yang dibayar hanya berdasarkan komisi.
- Orang yang bekerja sendiri seperti konsultan dan kontraktor.
- Pegawai yang bekerja di sektor bukan industri pengolahan seperti pegawai unit perkebunan, pegawai unit pertambangan]]>
      </notes>
    </var>
    <var ID="V34" name="LNWLTL09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="185" EndPos="188" width="4" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Jumlah Pekerja Lainnya Permpuan
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Jumlah Pekerja Lainnya Permpuan :
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya pekerja/karyawan rata-rata perhari selama satu tahun.
Untuk perusahaan musiman yang mengalami bulan-bulan tidak produksi, rata-rata tenaga kerja dihitung pada bulan-bulan produksi saja. 

Perusahaan yang mempunyai kantor pusat, banyaknya pekerja/karyawan di sini tidak termasuk pekerja/karyawan di kantor pusat.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="5151"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Pekerja tak dibayar biasanya adalah : pekerja pemilik dan pekerja keluarga yang ikut aktif di dalam perusahaan/usaha ini, akan tetapi tidak mendapat upah/gajiBagi pekerja keluarga yang bekerja kurang dari sepertiga jam kerja normal di perusahaan/usaha ini, tidak dihitung sebagai pekerja.

Pekerja dibayar adalah : semua pekerja yang biasanya bekerja di perusahaan/usaha dengan menerima upah/gaji secara langsung dari perusahaan/usaha baik berupa uang maupun barang.

Pekerja Produksi adalah : pekerja yang langsung bekerja di dalam proses produksi atau yang berhubungan dengan itu, yaitu sejak bahan-bahan masuk ke pabrik sampai hasil produksinya keluar dari pabrik. 
Contoh pekerja produksi: pengawas yang langsung mengawasi proses produksi, pengemudi forklift di pabrik, pekerja yang melayani, menjaga, dan memelihara mesin-mesin, dsb.

Pekerja lainnya adalah : pekerja selain pekerja produksi, misalnya pimpinan perusahaan, pegawai keuangan, pegawai administrasi, penjaga malam, dsb.
Pekerja di sini tidak termasuk orang yang dibayar hanya berdasarkan komisi, orang yang bekerja sendiri seperti konsultan dan kontraktor, serta pegawai yang bekerja di bukan sektor industri pengolahan seperti pegawai unit perkebunan,
pegawai unit pertambangan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
      <notes>
        <![CDATA[Tidak Termasuk
- Orang yang dibayar hanya berdasarkan komisi.
- Orang yang bekerja sendiri seperti konsultan dan kontraktor.
- Pegawai yang bekerja di sektor bukan industri pengolahan seperti pegawai unit perkebunan, pegawai unit pertambangan]]>
      </notes>
    </var>
    <var ID="V35" name="LNPNOU09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="189" EndPos="193" width="5" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Jumlah Pekerja lainnya laki-laki dan Perempuan
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Jumlah Pekerja lainnya laki-laki dan Perempuan :
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya pekerja/karyawan rata-rata perhari selama satu tahun.
Untuk perusahaan musiman yang mengalami bulan-bulan tidak produksi, rata-rata tenaga kerja dihitung pada bulan-bulan produksi saja. 

Perusahaan yang mempunyai kantor pusat, banyaknya pekerja/karyawan di sini tidak termasuk pekerja/karyawan di kantor pusat.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="11288"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Pekerja tak dibayar biasanya adalah : pekerja pemilik dan pekerja keluarga yang ikut aktif di dalam perusahaan/usaha ini, akan tetapi tidak mendapat upah/gajiBagi pekerja keluarga yang bekerja kurang dari sepertiga jam kerja normal di perusahaan/usaha ini, tidak dihitung sebagai pekerja.

Pekerja dibayar adalah : semua pekerja yang biasanya bekerja di perusahaan/usaha dengan menerima upah/gaji secara langsung dari perusahaan/usaha baik berupa uang maupun barang.

Pekerja Produksi adalah : pekerja yang langsung bekerja di dalam proses produksi atau yang berhubungan dengan itu, yaitu sejak bahan-bahan masuk ke pabrik sampai hasil produksinya keluar dari pabrik. 
Contoh pekerja produksi: pengawas yang langsung mengawasi proses produksi, pengemudi forklift di pabrik, pekerja yang melayani, menjaga, dan memelihara mesin-mesin, dsb.

Pekerja lainnya adalah : pekerja selain pekerja produksi, misalnya pimpinan perusahaan, pegawai keuangan, pegawai administrasi, penjaga malam, dsb.
Pekerja di sini tidak termasuk orang yang dibayar hanya berdasarkan komisi, orang yang bekerja sendiri seperti konsultan dan kontraktor, serta pegawai yang bekerja di bukan sektor industri pengolahan seperti pegawai unit perkebunan,
pegawai unit pertambangan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
      <notes>
        <![CDATA[Tidak Termasuk
- Orang yang dibayar hanya berdasarkan komisi.
- Orang yang bekerja sendiri seperti konsultan dan kontraktor.
- Pegawai yang bekerja di sektor bukan industri pengolahan seperti pegawai unit perkebunan, pegawai unit pertambangan]]>
      </notes>
    </var>
    <var ID="V36" name="ZPSVCU09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="194" EndPos="203" width="10" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Upah/Gaji Pekerja Produksi
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Upah/Gaji Pekerja Produksi : Rp.............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya pekerja/karyawan rata-rata perhari selama satu tahun.
Untuk perusahaan musiman yang mengalami bulan-bulan tidak produksi, rata-rata tenaga kerja dihitung pada bulan-bulan produksi saja. 

Perusahaan yang mempunyai kantor pusat, banyaknya pekerja/karyawan di sini tidak termasuk pekerja/karyawan di kantor pusat.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="1112330000"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Upah/gaji adalah : balas jasa perusahaan untuk pekerja/karyawan sebelum dikurangi pajak baik dalam bentuk uang maupun barang. Perkiraan sewa rumah dinas, fasilitas kendaraan dan sejenisnya dimasukkan dalam upah/gaji walaupun
tidak tertulis dalam neraca/catatan perusahaan.

Insentif lainnya, yang meliputi:
Upah lembur adalah : upah yang iberikan/dibayarkan kepada pekerja/karyawan yang bekerja di luar jam kerja biasa.

Hadiah adalah : pengeluaran perusahaan/usaha berupa uang atau barang yang diberikan kepada pekerja/karyawan secara cuma-cuma.

Bonus adalah : sesuatu yang diberikan perusahaan/usaha kepada pekerja/karyawan dalam bentuk uang/barang, yang biasanya dibayarkan
berdasarkan keuntungan perusahaan dan kinerja pegawai masing-masing.

Iuran dana pensiun adalah : tunjangan yang diberikan kepada karyawan yang tidak diterima langsung oleh karyawan yang bersangkutan pada saat itu, akan tetapi dihimpun sebagai dana pensiun.

Tunjangan kecelakaan adalah : tunjangan yang diberikan kepada karyawan yang mengalami kecelakaan saat menjalankan tugas.

Tunjangan Kesehatan adalah : tunjangan yang diberikan kepada karyawan untuk biaya perawatan kesehatan, seperti pembelian obat-obatan, biaya konsultasi kesehatan, biaya rumah sakit, dsb.

Asuransi tenaga kerja adalah : tunjangan yang diberikan kepada karyawan berupa premi asuransi yang dibayarkan kepada perusahaan asuransi.

Tunjangan lainnya adalah : tunjangan yang diberikan kepada karyawan selain yang disebutkan di atas, seperti tiket hiburan, beasiswa untuk keluarga pegawai, dsb]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V37" name="ZPXVCU09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="204" EndPos="212" width="9" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Insentif Lainnya Pekerja Produksi
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Intensif Lainnya Pekerja Produksi : Rp...........
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya pekerja/karyawan rata-rata perhari selama satu tahun.
Untuk perusahaan musiman yang mengalami bulan-bulan tidak produksi, rata-rata tenaga kerja dihitung pada bulan-bulan produksi saja. 

Perusahaan yang mempunyai kantor pusat, banyaknya pekerja/karyawan di sini tidak termasuk pekerja/karyawan di kantor pusat.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="299881276"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Upah/gaji adalah : balas jasa perusahaan untuk pekerja/karyawan sebelum dikurangi pajak baik dalam bentuk uang maupun barang. Perkiraan sewa rumah dinas, fasilitas kendaraan dan sejenisnya dimasukkan dalam upah/gaji walaupun
tidak tertulis dalam neraca/catatan perusahaan.

Insentif lainnya, yang meliputi:
Upah lembur adalah : upah yang iberikan/dibayarkan kepada pekerja/karyawan yang bekerja di luar jam kerja biasa.

Hadiah adalah : pengeluaran perusahaan/usaha berupa uang atau barang yang diberikan kepada pekerja/karyawan secara cuma-cuma.

Bonus adalah : sesuatu yang diberikan perusahaan/usaha kepada pekerja/karyawan dalam bentuk uang/barang, yang biasanya dibayarkan
berdasarkan keuntungan perusahaan dan kinerja pegawai masing-masing.

Iuran dana pensiun adalah : tunjangan yang diberikan kepada karyawan yang tidak diterima langsung oleh karyawan yang bersangkutan pada saat itu, akan tetapi dihimpun sebagai dana pensiun.

Tunjangan kecelakaan adalah : tunjangan yang diberikan kepada karyawan yang mengalami kecelakaan saat menjalankan tugas.

Tunjangan Kesehatan adalah : tunjangan yang diberikan kepada karyawan untuk biaya perawatan kesehatan, seperti pembelian obat-obatan, biaya konsultasi kesehatan, biaya rumah sakit, dsb.

Asuransi tenaga kerja adalah : tunjangan yang diberikan kepada karyawan berupa premi asuransi yang dibayarkan kepada perusahaan asuransi.

Tunjangan lainnya adalah : tunjangan yang diberikan kepada karyawan selain yang disebutkan di atas, seperti tiket hiburan, beasiswa untuk keluarga pegawai, dsb]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V38" name="ZPZVCU09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="213" EndPos="222" width="10" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Jumlah Upah/Gaji dan Insentif Lainnya Pekerja Produksi
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Jumlah Upah/Gaji dan Intensif Lainnya Pekerja Produksi : Rp..............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya pekerja/karyawan rata-rata perhari selama satu tahun.
Untuk perusahaan musiman yang mengalami bulan-bulan tidak produksi, rata-rata tenaga kerja dihitung pada bulan-bulan produksi saja. 

Perusahaan yang mempunyai kantor pusat, banyaknya pekerja/karyawan di sini tidak termasuk pekerja/karyawan di kantor pusat.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="1112330000"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Upah/gaji adalah : balas jasa perusahaan untuk pekerja/karyawan sebelum dikurangi pajak baik dalam bentuk uang maupun barang. Perkiraan sewa rumah dinas, fasilitas kendaraan dan sejenisnya dimasukkan dalam upah/gaji walaupun
tidak tertulis dalam neraca/catatan perusahaan.

Insentif lainnya, yang meliputi:
Upah lembur adalah : upah yang iberikan/dibayarkan kepada pekerja/karyawan yang bekerja di luar jam kerja biasa.

Hadiah adalah : pengeluaran perusahaan/usaha berupa uang atau barang yang diberikan kepada pekerja/karyawan secara cuma-cuma.

Bonus adalah : sesuatu yang diberikan perusahaan/usaha kepada pekerja/karyawan dalam bentuk uang/barang, yang biasanya dibayarkan
berdasarkan keuntungan perusahaan dan kinerja pegawai masing-masing.

Iuran dana pensiun adalah : tunjangan yang diberikan kepada karyawan yang tidak diterima langsung oleh karyawan yang bersangkutan pada saat itu, akan tetapi dihimpun sebagai dana pensiun.

Tunjangan kecelakaan adalah : tunjangan yang diberikan kepada karyawan yang mengalami kecelakaan saat menjalankan tugas.

Tunjangan Kesehatan adalah : tunjangan yang diberikan kepada karyawan untuk biaya perawatan kesehatan, seperti pembelian obat-obatan, biaya konsultasi kesehatan, biaya rumah sakit, dsb.

Asuransi tenaga kerja adalah : tunjangan yang diberikan kepada karyawan berupa premi asuransi yang dibayarkan kepada perusahaan asuransi.

Tunjangan lainnya adalah : tunjangan yang diberikan kepada karyawan selain yang disebutkan di atas, seperti tiket hiburan, beasiswa untuk keluarga pegawai, dsb]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V39" name="ZNSVCU09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="223" EndPos="231" width="9" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Upah/Gaji Pekerja Lainnya
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Upah/Gaji Pekerja Lainnya : Rp..............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya pekerja/karyawan rata-rata perhari selama satu tahun.
Untuk perusahaan musiman yang mengalami bulan-bulan tidak produksi, rata-rata tenaga kerja dihitung pada bulan-bulan produksi saja. 

Perusahaan yang mempunyai kantor pusat, banyaknya pekerja/karyawan di sini tidak termasuk pekerja/karyawan di kantor pusat.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="352538792"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Upah/gaji adalah : balas jasa perusahaan untuk pekerja/karyawan sebelum dikurangi pajak baik dalam bentuk uang maupun barang. 
Perkiraan sewa rumah dinas, fasilitas kendaraan dan sejenisnya dimasukkan dalam upah/gaji walaupun
tidak tertulis dalam neraca/catatan perusahaan.

Insentif lainnya, yang meliputi:
Upah lembur adalah : upah yang iberikan/dibayarkan kepada pekerja/karyawan yang bekerja di luar jam kerja biasa.

Hadiah adalah : pengeluaran perusahaan/usaha berupa uang atau barang yang diberikan kepada pekerja/karyawan secara cuma-cuma.

Bonus adalah : sesuatu yang diberikan perusahaan/usaha kepada pekerja/karyawan dalam bentuk uang/barang, yang biasanya dibayarkan
berdasarkan keuntungan perusahaan dan kinerja pegawai masing-masing.

Iuran dana pensiun adalah : tunjangan yang diberikan kepada karyawan yang tidak diterima langsung oleh karyawan yang bersangkutan pada saat itu, akan tetapi dihimpun sebagai dana pensiun.

Tunjangan kecelakaan adalah : tunjangan yang diberikan kepada karyawan yang mengalami kecelakaan saat menjalankan tugas.

Tunjangan Kesehatan adalah : tunjangan yang diberikan kepada karyawan untuk biaya perawatan kesehatan, seperti pembelian obat-obatan, biaya konsultasi kesehatan, biaya rumah sakit, dsb.

Asuransi tenaga kerja adalah : tunjangan yang diberikan kepada karyawan berupa premi asuransi yang dibayarkan kepada perusahaan asuransi.

Tunjangan lainnya adalah : tunjangan yang diberikan kepada karyawan selain yang disebutkan di atas, seperti tiket hiburan, beasiswa untuk keluarga pegawai, dsb]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V40" name="ZNXVCU09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="232" EndPos="240" width="9" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Insentif Lainnya Pekerja Lainnya
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Intensif Lainnya Pekerja Lainnya : Rp..............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya pekerja/karyawan rata-rata perhari selama satu tahun.
Untuk perusahaan musiman yang mengalami bulan-bulan tidak produksi, rata-rata tenaga kerja dihitung pada bulan-bulan produksi saja. 

Perusahaan yang mempunyai kantor pusat, banyaknya pekerja/karyawan di sini tidak termasuk pekerja/karyawan di kantor pusat.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="169052953"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Upah/gaji adalah : balas jasa perusahaan untuk pekerja/karyawan sebelum dikurangi pajak baik dalam bentuk uang maupun barang.
 Perkiraan sewa rumah dinas, fasilitas kendaraan dan
sejenisnya dimasukkan dalam upah/gaji walaupun
tidak tertulis dalam neraca/catatan perusahaan.

Insentif lainnya, yang meliputi:
Upah lembur adalah : upah yang iberikan/dibayarkan kepada pekerja/karyawan yang bekerja di luar jam kerja biasa.

Hadiah adalah : pengeluaran perusahaan/usaha berupa uang atau barang yang diberikan kepada pekerja/karyawan secara cuma-cuma.

Bonus adalah : sesuatu yang diberikan perusahaan/usaha kepada pekerja/karyawan dalam bentuk uang/barang, yang biasanya dibayarkan
berdasarkan keuntungan perusahaan dan kinerja pegawai masing-masing.

Iuran dana pensiun adalah : tunjangan yang diberikan kepada karyawan yang tidak diterima langsung oleh karyawan yang bersangkutan pada saat itu, akan tetapi dihimpun sebagai dana pensiun.

Tunjangan kecelakaan adalah : tunjangan yang diberikan kepada karyawan yang mengalami kecelakaan saat menjalankan tugas.

Tunjangan Kesehatan adalah : tunjangan yang diberikan kepada karyawan untuk biaya perawatan kesehatan, seperti pembelian obat-obatan, biaya konsultasi kesehatan, biaya rumah sakit, dsb.

Asuransi tenaga kerja adalah : tunjangan yang diberikan kepada karyawan berupa premi asuransi yang dibayarkan kepada perusahaan asuransi.

Tunjangan lainnya adalah : tunjangan yang diberikan kepada karyawan selain yang disebutkan di atas, seperti tiket hiburan, beasiswa untuk keluarga pegawai, dsb]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V41" name="ZNZVCU09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="241" EndPos="249" width="9" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Jumlah Upah/Gaji dan Insentif Lainnya Pekerja Lainnya
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Jumlah Upah/Gaji dan Intensif Lainnya Pekerja Lainnya : Rp...............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya pekerja/karyawan rata-rata perhari selama satu tahun.
Untuk perusahaan musiman yang mengalami bulan-bulan tidak produksi, rata-rata tenaga kerja dihitung pada bulan-bulan produksi saja. 

Perusahaan yang mempunyai kantor pusat, banyaknya pekerja/karyawan di sini tidak termasuk pekerja/karyawan di kantor pusat.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="387435687"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Upah/gaji adalah : balas jasa perusahaan untuk pekerja/karyawan sebelum dikurangi pajak baik dalam bentuk uang maupun barang. 
Perkiraan sewa rumah dinas, fasilitas kendaraan dan sejenisnya dimasukkan dalam upah/gaji walaupun
tidak tertulis dalam neraca/catatan perusahaan.

Insentif lainnya, yang meliputi:
Upah lembur adalah : upah yang iberikan/dibayarkan kepada pekerja/karyawan yang bekerja di luar jam kerja biasa.

Hadiah adalah : pengeluaran perusahaan/usaha berupa uang atau barang yang diberikan kepada pekerja/karyawan secara cuma-cuma.

Bonus adalah : sesuatu yang diberikan perusahaan/usaha kepada pekerja/karyawan dalam bentuk uang/barang, yang biasanya dibayarkan
berdasarkan keuntungan perusahaan dan kinerja pegawai masing-masing.

Iuran dana pensiun adalah : tunjangan yang diberikan kepada karyawan yang tidak diterima langsung oleh karyawan yang bersangkutan pada saat itu, akan tetapi dihimpun sebagai dana pensiun.

Tunjangan kecelakaan adalah : tunjangan yang diberikan kepada karyawan yang mengalami kecelakaan saat menjalankan tugas.

Tunjangan Kesehatan adalah : tunjangan yang diberikan kepada karyawan untuk biaya perawatan kesehatan, seperti pembelian obat-obatan, biaya konsultasi kesehatan, biaya rumah sakit, dsb.

Asuransi tenaga kerja adalah : tunjangan yang diberikan kepada karyawan berupa premi asuransi yang dibayarkan kepada perusahaan asuransi.

Tunjangan lainnya adalah : tunjangan yang diberikan kepada karyawan selain yang disebutkan di atas, seperti tiket hiburan, beasiswa untuk keluarga pegawai, dsb]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V42" name="EPELIU09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="250" EndPos="257" width="8" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Banyaknya Seluruh Bensin
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Banyaknya Seluruh Bensin :...........
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya dan nilai bahan bakar dan pelumas yang dipakai selama tahun survei. 
Tuliskan banyaknya serta nilai bahan bakar dan pelumas yang khusus digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik selama tahun survei.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="65564841"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Bahan bakar adalah : segala bahan, baik cair maupun padat yang digunakan sebagai bahan pembakar untuk menjalankan mesin, memasak dan lainnya yang
dipakai untuk usaha.

Bensin adalah : bahan bakar fosil yang jenisnya disebut premium, pertamax dan pertamax plus.

Minyak solar, diesel, dan minyak bakar adalah: kelompok BBM berkadar berat,biasanya digunakan untuk bahan bakar pada mesin diesel.

Minyak tanah adalah : minyak mentah yang meliputi campuran hidrokarbon dengan titik nyala 38°C.

Batu bara adalah : barang tambang dengan nilai kalori kotor di atas 5700 kcal/kg.
Kokas adalah sisa padat, terdiri dari karbon yang diperoleh dari penyulingan minyak bumi yang lebih berat. 
Di sini tidak termasuk sisa padat yang didapat dari
kombinasi batu bara.

Gas dari PGN adalah : gas yang diproduksi oleh perusahaan Gas Negara yang didistribusikan ke rumah tangga/industri melalui suatu jaringan pipa. Gas ini hanya ada di 9 kota, yaitu Medan, pekanbaru, Palembang, Jakarta, Bogor,
Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar.

LPG/Liquified Petroleum Gas adalah : penyaringan hidrokarbon dengan mengupas gas alam pada sumber minyak mentah/gas alam.

Arang adalah : sisa-sisa padat pembakaran kayu.
Kayu bakar adalah jumlah seluruh kayu kasar yang digunakan untuk bahan bakar.

Bahan bakar lainnya adalah : bahan bakar selain yang sudah disebutkan, biasanya dari limbah pertanian; seperti sabut kelapa, tempurung/batok kelapa,jerami/merang/batang padi, kulit padi/sekam, kulit tebu, dsb.

Pelumas adalah : campuran pada penyulingan hidrokarbon, volumenya kurang dari 30% pada suhu 300°C. Minyak ini didapat dari pengilangan minyak mentah dan digunakan untuk pelumasan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V43" name="EPEVCU09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="258" EndPos="266" width="9" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai Seluruh Bensin
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai Seluruh Bensin : Rp............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya dan nilai bahan bakar dan pelumas yang dipakai selama tahun survei. 
Tuliskan banyaknya serta nilai bahan bakar dan pelumas yang khusus digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik selama tahun survei.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="403223771"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Bahan bakar adalah : segala bahan, baik cair maupun padat yang digunakan sebagai bahan pembakar untuk menjalankan mesin, memasak dan lainnya yang
dipakai untuk usaha.

Bensin adalah : bahan bakar fosil yang jenisnya disebut premium, pertamax dan pertamax plus.

Minyak solar, diesel, dan minyak bakar adalah: kelompok BBM berkadar berat,biasanya digunakan untuk bahan bakar pada mesin diesel.

Minyak tanah adalah : minyak mentah yang meliputi campuran hidrokarbon dengan titik nyala 38°C.

Batu bara adalah : barang tambang dengan nilai kalori kotor di atas 5700 kcal/kg.
Kokas adalah sisa padat, terdiri dari karbon yang diperoleh dari penyulingan minyak bumi yang lebih berat. 
Di sini tidak termasuk sisa padat yang didapat dari
kombinasi batu bara.

Gas dari PGN adalah : gas yang diproduksi oleh perusahaan Gas Negara yang didistribusikan ke rumah tangga/industri melalui suatu jaringan pipa. Gas ini hanya ada di 9 kota, yaitu Medan, pekanbaru, Palembang, Jakarta, Bogor,
Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar.

LPG/Liquified Petroleum Gas adalah : penyaringan hidrokarbon dengan mengupas gas alam pada sumber minyak mentah/gas alam.

Arang adalah : sisa-sisa padat pembakaran kayu.
Kayu bakar adalah jumlah seluruh kayu kasar yang digunakan untuk bahan bakar.

Bahan bakar lainnya adalah : bahan bakar selain yang sudah disebutkan, biasanya dari limbah pertanian; seperti sabut kelapa, tempurung/batok kelapa,jerami/merang/batang padi, kulit padi/sekam, kulit tebu, dsb.

Pelumas adalah : campuran pada penyulingan hidrokarbon, volumenya kurang dari 30% pada suhu 300°C. Minyak ini didapat dari pengilangan minyak mentah dan digunakan untuk pelumasan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V44" name="EPELIE09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="267" EndPos="272" width="6" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Banyaknya Bensin Untuk Pembangkit Tenaga Listrik
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Banyaknya Bensin Untuk Pembangkit Tenaga Listrik :.................
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya dan nilai bahan bakar dan pelumas yang dipakai selama tahun survei. 
Tuliskan banyaknya serta nilai bahan bakar dan pelumas yang khusus digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik selama tahun survei.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="827472"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Bahan bakar adalah : segala bahan, baik cair maupun padat yang digunakan sebagai bahan pembakar untuk menjalankan mesin, memasak dan lainnya yang
dipakai untuk usaha.

Bensin adalah : bahan bakar fosil yang jenisnya disebut premium, pertamax dan pertamax plus.

Minyak solar, diesel, dan minyak bakar adalah: kelompok BBM berkadar berat,biasanya digunakan untuk bahan bakar pada mesin diesel.

Minyak tanah adalah : minyak mentah yang meliputi campuran hidrokarbon dengan titik nyala 38°C.

Batu bara adalah : barang tambang dengan nilai kalori kotor di atas 5700 kcal/kg.
Kokas adalah sisa padat, terdiri dari karbon yang diperoleh dari penyulingan minyak bumi yang lebih berat. 
Di sini tidak termasuk sisa padat yang didapat dari
kombinasi batu bara.

Gas dari PGN adalah : gas yang diproduksi oleh perusahaan Gas Negara yang didistribusikan ke rumah tangga/industri melalui suatu jaringan pipa. Gas ini hanya ada di 9 kota, yaitu Medan, pekanbaru, Palembang, Jakarta, Bogor,
Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar.

LPG/Liquified Petroleum Gas adalah : penyaringan hidrokarbon dengan mengupas gas alam pada sumber minyak mentah/gas alam.

Arang adalah : sisa-sisa padat pembakaran kayu.
Kayu bakar adalah jumlah seluruh kayu kasar yang digunakan untuk bahan bakar.

Bahan bakar lainnya adalah : bahan bakar selain yang sudah disebutkan, biasanya dari limbah pertanian; seperti sabut kelapa, tempurung/batok kelapa,jerami/merang/batang padi, kulit padi/sekam, kulit tebu, dsb.

Pelumas adalah : campuran pada penyulingan hidrokarbon, volumenya kurang dari 30% pada suhu 300°C. Minyak ini didapat dari pengilangan minyak mentah dan digunakan untuk pelumasan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V45" name="EPEVCE09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="273" EndPos="279" width="7" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai Bensin Untuk Pembangkit Tenaga Listrik
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai Bensin Untuk Pembangkit Tenaga Listrik : Rp............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya dan nilai bahan bakar dan pelumas yang dipakai selama tahun survei. 
Tuliskan banyaknya serta nilai bahan bakar dan pelumas yang khusus digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik selama tahun survei.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="6578193"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Bahan bakar adalah : segala bahan, baik cair maupun padat yang digunakan sebagai bahan pembakar untuk menjalankan mesin, memasak dan lainnya yang
dipakai untuk usaha.

Bensin adalah : bahan bakar fosil yang jenisnya disebut premium, pertamax dan pertamax plus.

Minyak solar, diesel, dan minyak bakar adalah: kelompok BBM berkadar berat,biasanya digunakan untuk bahan bakar pada mesin diesel.

Minyak tanah adalah : minyak mentah yang meliputi campuran hidrokarbon dengan titik nyala 38°C.

Batu bara adalah : barang tambang dengan nilai kalori kotor di atas 5700 kcal/kg.
Kokas adalah sisa padat, terdiri dari karbon yang diperoleh dari penyulingan minyak bumi yang lebih berat. 
Di sini tidak termasuk sisa padat yang didapat dari
kombinasi batu bara.

Gas dari PGN adalah : gas yang diproduksi oleh perusahaan Gas Negara yang didistribusikan ke rumah tangga/industri melalui suatu jaringan pipa. Gas ini hanya ada di 9 kota, yaitu Medan, pekanbaru, Palembang, Jakarta, Bogor,
Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar.

LPG/Liquified Petroleum Gas adalah : penyaringan hidrokarbon dengan mengupas gas alam pada sumber minyak mentah/gas alam.

Arang adalah : sisa-sisa padat pembakaran kayu.
Kayu bakar adalah jumlah seluruh kayu kasar yang digunakan untuk bahan bakar.

Bahan bakar lainnya adalah : bahan bakar selain yang sudah disebutkan, biasanya dari limbah pertanian; seperti sabut kelapa, tempurung/batok kelapa,jerami/merang/batang padi, kulit padi/sekam, kulit tebu, dsb.

Pelumas adalah : campuran pada penyulingan hidrokarbon, volumenya kurang dari 30% pada suhu 300°C. Minyak ini didapat dari pengilangan minyak mentah dan digunakan untuk pelumasan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V46" name="ESOLIU09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="280" EndPos="288" width="9" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Banyaknya Seluruh Solar
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Banyaknya Seluruh Solar :
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya dan nilai bahan bakar dan pelumas yang dipakai selama tahun survei. 
Tuliskan banyaknya serta nilai bahan bakar dan pelumas yang khusus digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik selama tahun survei.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="129131730"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Bahan bakar adalah : segala bahan, baik cair maupun padat yang digunakan sebagai bahan pembakar untuk menjalankan mesin, memasak dan lainnya yang
dipakai untuk usaha.

Bensin adalah : bahan bakar fosil yang jenisnya disebut premium, pertamax dan pertamax plus.

Minyak solar, diesel, dan minyak bakar adalah: kelompok BBM berkadar berat,biasanya digunakan untuk bahan bakar pada mesin diesel.

Minyak tanah adalah : minyak mentah yang meliputi campuran hidrokarbon dengan titik nyala 38°C.

Batu bara adalah : barang tambang dengan nilai kalori kotor di atas 5700 kcal/kg.
Kokas adalah sisa padat, terdiri dari karbon yang diperoleh dari penyulingan minyak bumi yang lebih berat. 
Di sini tidak termasuk sisa padat yang didapat dari
kombinasi batu bara.

Gas dari PGN adalah : gas yang diproduksi oleh perusahaan Gas Negara yang didistribusikan ke rumah tangga/industri melalui suatu jaringan pipa. Gas ini hanya ada di 9 kota, yaitu Medan, pekanbaru, Palembang, Jakarta, Bogor,
Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar.

LPG/Liquified Petroleum Gas adalah : penyaringan hidrokarbon dengan mengupas gas alam pada sumber minyak mentah/gas alam.

Arang adalah : sisa-sisa padat pembakaran kayu.
Kayu bakar adalah jumlah seluruh kayu kasar yang digunakan untuk bahan bakar.

Bahan bakar lainnya adalah : bahan bakar selain yang sudah disebutkan, biasanya dari limbah pertanian; seperti sabut kelapa, tempurung/batok kelapa,jerami/merang/batang padi, kulit padi/sekam, kulit tebu, dsb.

Pelumas adalah : campuran pada penyulingan hidrokarbon, volumenya kurang dari 30% pada suhu 300°C. Minyak ini didapat dari pengilangan minyak mentah dan digunakan untuk pelumasan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V47" name="ESOVCU09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="289" EndPos="297" width="9" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai Seluruh Solar
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai Seluruh Solar : Rp............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya dan nilai bahan bakar dan pelumas yang dipakai selama tahun survei. 
Tuliskan banyaknya serta nilai bahan bakar dan pelumas yang khusus digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik selama tahun survei.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="719909397"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Bahan bakar adalah : segala bahan, baik cair maupun padat yang digunakan sebagai bahan pembakar untuk menjalankan mesin, memasak dan lainnya yang
dipakai untuk usaha.

Bensin adalah : bahan bakar fosil yang jenisnya disebut premium, pertamax dan pertamax plus.

Minyak solar, diesel, dan minyak bakar adalah: kelompok BBM berkadar berat,biasanya digunakan untuk bahan bakar pada mesin diesel.

Minyak tanah adalah : minyak mentah yang meliputi campuran hidrokarbon dengan titik nyala 38°C.

Batu bara adalah : barang tambang dengan nilai kalori kotor di atas 5700 kcal/kg.
Kokas adalah sisa padat, terdiri dari karbon yang diperoleh dari penyulingan minyak bumi yang lebih berat. 
Di sini tidak termasuk sisa padat yang didapat dari
kombinasi batu bara.

Gas dari PGN adalah : gas yang diproduksi oleh perusahaan Gas Negara yang didistribusikan ke rumah tangga/industri melalui suatu jaringan pipa. Gas ini hanya ada di 9 kota, yaitu Medan, pekanbaru, Palembang, Jakarta, Bogor,
Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar.

LPG/Liquified Petroleum Gas adalah : penyaringan hidrokarbon dengan mengupas gas alam pada sumber minyak mentah/gas alam.

Arang adalah : sisa-sisa padat pembakaran kayu.
Kayu bakar adalah jumlah seluruh kayu kasar yang digunakan untuk bahan bakar.

Bahan bakar lainnya adalah : bahan bakar selain yang sudah disebutkan, biasanya dari limbah pertanian; seperti sabut kelapa, tempurung/batok kelapa,jerami/merang/batang padi, kulit padi/sekam, kulit tebu, dsb.

Pelumas adalah : campuran pada penyulingan hidrokarbon, volumenya kurang dari 30% pada suhu 300°C. Minyak ini didapat dari pengilangan minyak mentah dan digunakan untuk pelumasan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V48" name="ESOLIE09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="298" EndPos="305" width="8" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Banyaknya Solar Untuk Pembangkit Tenaga Listrik
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Banyaknya Solar Untuk Pembangkit Tenaga Listrik :
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya dan nilai bahan bakar dan pelumas yang dipakai selama tahun survei. 
Tuliskan banyaknya serta nilai bahan bakar dan pelumas yang khusus digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik selama tahun survei.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="50772147"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Bahan bakar adalah : segala bahan, baik cair maupun padat yang digunakan sebagai bahan pembakar untuk menjalankan mesin, memasak dan lainnya yang
dipakai untuk usaha.

Bensin adalah : bahan bakar fosil yang jenisnya disebut premium, pertamax dan pertamax plus.

Minyak solar, diesel, dan minyak bakar adalah: kelompok BBM berkadar berat,biasanya digunakan untuk bahan bakar pada mesin diesel.

Minyak tanah adalah : minyak mentah yang meliputi campuran hidrokarbon dengan titik nyala 38°C.

Batu bara adalah : barang tambang dengan nilai kalori kotor di atas 5700 kcal/kg.
Kokas adalah sisa padat, terdiri dari karbon yang diperoleh dari penyulingan minyak bumi yang lebih berat. 
Di sini tidak termasuk sisa padat yang didapat dari
kombinasi batu bara.

Gas dari PGN adalah : gas yang diproduksi oleh perusahaan Gas Negara yang didistribusikan ke rumah tangga/industri melalui suatu jaringan pipa. Gas ini hanya ada di 9 kota, yaitu Medan, pekanbaru, Palembang, Jakarta, Bogor,
Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar.

LPG/Liquified Petroleum Gas adalah : penyaringan hidrokarbon dengan mengupas gas alam pada sumber minyak mentah/gas alam.

Arang adalah : sisa-sisa padat pembakaran kayu.
Kayu bakar adalah jumlah seluruh kayu kasar yang digunakan untuk bahan bakar.

Bahan bakar lainnya adalah : bahan bakar selain yang sudah disebutkan, biasanya dari limbah pertanian; seperti sabut kelapa, tempurung/batok kelapa,jerami/merang/batang padi, kulit padi/sekam, kulit tebu, dsb.

Pelumas adalah : campuran pada penyulingan hidrokarbon, volumenya kurang dari 30% pada suhu 300°C. Minyak ini didapat dari pengilangan minyak mentah dan digunakan untuk pelumasan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V49" name="ESOVCE09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="306" EndPos="314" width="9" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai Solar Untuk Pembangkit Tenaga Listrik
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai Solar Untuk Pembangkit Tenaga Listrik : Rp..........
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya dan nilai bahan bakar dan pelumas yang dipakai selama tahun survei. 
Tuliskan banyaknya serta nilai bahan bakar dan pelumas yang khusus digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik selama tahun survei.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="288131937"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Bahan bakar adalah : segala bahan, baik cair maupun padat yang digunakan sebagai bahan pembakar untuk menjalankan mesin, memasak dan lainnya yang
dipakai untuk usaha.

Bensin adalah : bahan bakar fosil yang jenisnya disebut premium, pertamax dan pertamax plus.

Minyak solar, diesel, dan minyak bakar adalah: kelompok BBM berkadar berat,biasanya digunakan untuk bahan bakar pada mesin diesel.

Minyak tanah adalah : minyak mentah yang meliputi campuran hidrokarbon dengan titik nyala 38°C.

Batu bara adalah : barang tambang dengan nilai kalori kotor di atas 5700 kcal/kg.
Kokas adalah sisa padat, terdiri dari karbon yang diperoleh dari penyulingan minyak bumi yang lebih berat. 
Di sini tidak termasuk sisa padat yang didapat dari
kombinasi batu bara.

Gas dari PGN adalah : gas yang diproduksi oleh perusahaan Gas Negara yang didistribusikan ke rumah tangga/industri melalui suatu jaringan pipa. Gas ini hanya ada di 9 kota, yaitu Medan, pekanbaru, Palembang, Jakarta, Bogor,
Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar.

LPG/Liquified Petroleum Gas adalah : penyaringan hidrokarbon dengan mengupas gas alam pada sumber minyak mentah/gas alam.

Arang adalah : sisa-sisa padat pembakaran kayu.
Kayu bakar adalah jumlah seluruh kayu kasar yang digunakan untuk bahan bakar.

Bahan bakar lainnya adalah : bahan bakar selain yang sudah disebutkan, biasanya dari limbah pertanian; seperti sabut kelapa, tempurung/batok kelapa,jerami/merang/batang padi, kulit padi/sekam, kulit tebu, dsb.

Pelumas adalah : campuran pada penyulingan hidrokarbon, volumenya kurang dari 30% pada suhu 300°C. Minyak ini didapat dari pengilangan minyak mentah dan digunakan untuk pelumasan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V50" name="EOILIU09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="315" EndPos="321" width="7" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Banyaknya Seluruh Minyak Tanah
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Banyaknya Seluruh Minyak Tanah :...........
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya dan nilai bahan bakar dan pelumas yang dipakai selama tahun survei. 
Tuliskan banyaknya serta nilai bahan bakar dan pelumas yang khusus digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik selama tahun survei.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="6582034"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Bahan bakar adalah : segala bahan, baik cair maupun padat yang digunakan sebagai bahan pembakar untuk menjalankan mesin, memasak dan lainnya yang
dipakai untuk usaha.

Bensin adalah : bahan bakar fosil yang jenisnya disebut premium, pertamax dan pertamax plus.

Minyak solar, diesel, dan minyak bakar adalah: kelompok BBM berkadar berat,biasanya digunakan untuk bahan bakar pada mesin diesel.

Minyak tanah adalah : minyak mentah yang meliputi campuran hidrokarbon dengan titik nyala 38°C.

Batu bara adalah : barang tambang dengan nilai kalori kotor di atas 5700 kcal/kg.
Kokas adalah sisa padat, terdiri dari karbon yang diperoleh dari penyulingan minyak bumi yang lebih berat. 
Di sini tidak termasuk sisa padat yang didapat dari
kombinasi batu bara.

Gas dari PGN adalah : gas yang diproduksi oleh perusahaan Gas Negara yang didistribusikan ke rumah tangga/industri melalui suatu jaringan pipa. Gas ini hanya ada di 9 kota, yaitu Medan, pekanbaru, Palembang, Jakarta, Bogor,
Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar.

LPG/Liquified Petroleum Gas adalah : penyaringan hidrokarbon dengan mengupas gas alam pada sumber minyak mentah/gas alam.

Arang adalah : sisa-sisa padat pembakaran kayu.
Kayu bakar adalah jumlah seluruh kayu kasar yang digunakan untuk bahan bakar.

Bahan bakar lainnya adalah : bahan bakar selain yang sudah disebutkan, biasanya dari limbah pertanian; seperti sabut kelapa, tempurung/batok kelapa,jerami/merang/batang padi, kulit padi/sekam, kulit tebu, dsb.

Pelumas adalah : campuran pada penyulingan hidrokarbon, volumenya kurang dari 30% pada suhu 300°C. Minyak ini didapat dari pengilangan minyak mentah dan digunakan untuk pelumasan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V51" name="EOIVCU09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="322" EndPos="329" width="8" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai Seluruh Minyak Tanah
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai Seluruh Minyak Tanah : Rp..............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya dan nilai bahan bakar dan pelumas yang dipakai selama tahun survei. 
Tuliskan banyaknya serta nilai bahan bakar dan pelumas yang khusus digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik selama tahun survei.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="42125018"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Bahan bakar adalah : segala bahan, baik cair maupun padat yang digunakan sebagai bahan pembakar untuk menjalankan mesin, memasak dan lainnya yang
dipakai untuk usaha.

Bensin adalah : bahan bakar fosil yang jenisnya disebut premium, pertamax dan pertamax plus.

Minyak solar, diesel, dan minyak bakar adalah: kelompok BBM berkadar berat,biasanya digunakan untuk bahan bakar pada mesin diesel.

Minyak tanah adalah : minyak mentah yang meliputi campuran hidrokarbon dengan titik nyala 38°C.

Batu bara adalah : barang tambang dengan nilai kalori kotor di atas 5700 kcal/kg.
Kokas adalah sisa padat, terdiri dari karbon yang diperoleh dari penyulingan minyak bumi yang lebih berat. 
Di sini tidak termasuk sisa padat yang didapat dari
kombinasi batu bara.

Gas dari PGN adalah : gas yang diproduksi oleh perusahaan Gas Negara yang didistribusikan ke rumah tangga/industri melalui suatu jaringan pipa. Gas ini hanya ada di 9 kota, yaitu Medan, pekanbaru, Palembang, Jakarta, Bogor,
Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar.

LPG/Liquified Petroleum Gas adalah : penyaringan hidrokarbon dengan mengupas gas alam pada sumber minyak mentah/gas alam.

Arang adalah : sisa-sisa padat pembakaran kayu.
Kayu bakar adalah jumlah seluruh kayu kasar yang digunakan untuk bahan bakar.

Bahan bakar lainnya adalah : bahan bakar selain yang sudah disebutkan, biasanya dari limbah pertanian; seperti sabut kelapa, tempurung/batok kelapa,jerami/merang/batang padi, kulit padi/sekam, kulit tebu, dsb.

Pelumas adalah : campuran pada penyulingan hidrokarbon, volumenya kurang dari 30% pada suhu 300°C. Minyak ini didapat dari pengilangan minyak mentah dan digunakan untuk pelumasan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V52" name="EOILIE09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="330" EndPos="335" width="6" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Banyaknya Minyak Tanah Untuk Pembangkit Tenaga Listrik
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Banyaknya Minyak Tanah Untuk Pembangkit Tenaga Listrik : ............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya dan nilai bahan bakar dan pelumas yang dipakai selama tahun survei. 
Tuliskan banyaknya serta nilai bahan bakar dan pelumas yang khusus digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik selama tahun survei.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="160600"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Bahan bakar adalah : segala bahan, baik cair maupun padat yang digunakan sebagai bahan pembakar untuk menjalankan mesin, memasak dan lainnya yang
dipakai untuk usaha.

Bensin adalah : bahan bakar fosil yang jenisnya disebut premium, pertamax dan pertamax plus.

Minyak solar, diesel, dan minyak bakar adalah: kelompok BBM berkadar berat,biasanya digunakan untuk bahan bakar pada mesin diesel.

Minyak tanah adalah : minyak mentah yang meliputi campuran hidrokarbon dengan titik nyala 38°C.

Batu bara adalah : barang tambang dengan nilai kalori kotor di atas 5700 kcal/kg.
Kokas adalah sisa padat, terdiri dari karbon yang diperoleh dari penyulingan minyak bumi yang lebih berat. 
Di sini tidak termasuk sisa padat yang didapat dari
kombinasi batu bara.

Gas dari PGN adalah : gas yang diproduksi oleh perusahaan Gas Negara yang didistribusikan ke rumah tangga/industri melalui suatu jaringan pipa. Gas ini hanya ada di 9 kota, yaitu Medan, pekanbaru, Palembang, Jakarta, Bogor,
Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar.

LPG/Liquified Petroleum Gas adalah : penyaringan hidrokarbon dengan mengupas gas alam pada sumber minyak mentah/gas alam.

Arang adalah : sisa-sisa padat pembakaran kayu.
Kayu bakar adalah jumlah seluruh kayu kasar yang digunakan untuk bahan bakar.

Bahan bakar lainnya adalah : bahan bakar selain yang sudah disebutkan, biasanya dari limbah pertanian; seperti sabut kelapa, tempurung/batok kelapa,jerami/merang/batang padi, kulit padi/sekam, kulit tebu, dsb.

Pelumas adalah : campuran pada penyulingan hidrokarbon, volumenya kurang dari 30% pada suhu 300°C. Minyak ini didapat dari pengilangan minyak mentah dan digunakan untuk pelumasan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V53" name="EOIVCE09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="336" EndPos="342" width="7" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai Minyak Tanah Untuk Pembangkit Tenaga Listrik
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai Minyak Tanah Untuk Pembangkit Tenaga Listrik : Rp............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya dan nilai bahan bakar dan pelumas yang dipakai selama tahun survei. 
Tuliskan banyaknya serta nilai bahan bakar dan pelumas yang khusus digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik selama tahun survei.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="1204500"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Bahan bakar adalah : segala bahan, baik cair maupun padat yang digunakan sebagai bahan pembakar untuk menjalankan mesin, memasak dan lainnya yang
dipakai untuk usaha.

Bensin adalah : bahan bakar fosil yang jenisnya disebut premium, pertamax dan pertamax plus.

Minyak solar, diesel, dan minyak bakar adalah: kelompok BBM berkadar berat,biasanya digunakan untuk bahan bakar pada mesin diesel.

Minyak tanah adalah : minyak mentah yang meliputi campuran hidrokarbon dengan titik nyala 38°C.

Batu bara adalah : barang tambang dengan nilai kalori kotor di atas 5700 kcal/kg.
Kokas adalah sisa padat, terdiri dari karbon yang diperoleh dari penyulingan minyak bumi yang lebih berat. 
Di sini tidak termasuk sisa padat yang didapat dari
kombinasi batu bara.

Gas dari PGN adalah : gas yang diproduksi oleh perusahaan Gas Negara yang didistribusikan ke rumah tangga/industri melalui suatu jaringan pipa. Gas ini hanya ada di 9 kota, yaitu Medan, pekanbaru, Palembang, Jakarta, Bogor,
Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar.

LPG/Liquified Petroleum Gas adalah : penyaringan hidrokarbon dengan mengupas gas alam pada sumber minyak mentah/gas alam.

Arang adalah : sisa-sisa padat pembakaran kayu.
Kayu bakar adalah jumlah seluruh kayu kasar yang digunakan untuk bahan bakar.

Bahan bakar lainnya adalah : bahan bakar selain yang sudah disebutkan, biasanya dari limbah pertanian; seperti sabut kelapa, tempurung/batok kelapa,jerami/merang/batang padi, kulit padi/sekam, kulit tebu, dsb.

Pelumas adalah : campuran pada penyulingan hidrokarbon, volumenya kurang dari 30% pada suhu 300°C. Minyak ini didapat dari pengilangan minyak mentah dan digunakan untuk pelumasan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V54" name="ECLKGU09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="343" EndPos="352" width="10" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Banyaknya Seluruh Batubara
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Banyaknya Seluruh Batubara :.............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya dan nilai bahan bakar dan pelumas yang dipakai selama tahun survei. 
Tuliskan banyaknya serta nilai bahan bakar dan pelumas yang khusus digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik selama tahun survei.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="1270950000"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Bahan bakar adalah : segala bahan, baik cair maupun padat yang digunakan sebagai bahan pembakar untuk menjalankan mesin, memasak dan lainnya yang
dipakai untuk usaha.

Bensin adalah : bahan bakar fosil yang jenisnya disebut premium, pertamax dan pertamax plus.

Minyak solar, diesel, dan minyak bakar adalah: kelompok BBM berkadar berat,biasanya digunakan untuk bahan bakar pada mesin diesel.

Minyak tanah adalah : minyak mentah yang meliputi campuran hidrokarbon dengan titik nyala 38°C.

Batu bara adalah : barang tambang dengan nilai kalori kotor di atas 5700 kcal/kg.
Kokas adalah sisa padat, terdiri dari karbon yang diperoleh dari penyulingan minyak bumi yang lebih berat. 
Di sini tidak termasuk sisa padat yang didapat dari
kombinasi batu bara.

Gas dari PGN adalah : gas yang diproduksi oleh perusahaan Gas Negara yang didistribusikan ke rumah tangga/industri melalui suatu jaringan pipa. Gas ini hanya ada di 9 kota, yaitu Medan, pekanbaru, Palembang, Jakarta, Bogor,
Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar.

LPG/Liquified Petroleum Gas adalah : penyaringan hidrokarbon dengan mengupas gas alam pada sumber minyak mentah/gas alam.

Arang adalah : sisa-sisa padat pembakaran kayu.
Kayu bakar adalah jumlah seluruh kayu kasar yang digunakan untuk bahan bakar.

Bahan bakar lainnya adalah : bahan bakar selain yang sudah disebutkan, biasanya dari limbah pertanian; seperti sabut kelapa, tempurung/batok kelapa,jerami/merang/batang padi, kulit padi/sekam, kulit tebu, dsb.

Pelumas adalah : campuran pada penyulingan hidrokarbon, volumenya kurang dari 30% pada suhu 300°C. Minyak ini didapat dari pengilangan minyak mentah dan digunakan untuk pelumasan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V55" name="ECLVCU09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="353" EndPos="361" width="9" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai Seluruh Batubara
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai Seluruh Batubara : Rp............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya dan nilai bahan bakar dan pelumas yang dipakai selama tahun survei. 
Tuliskan banyaknya serta nilai bahan bakar dan pelumas yang khusus digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik selama tahun survei.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="885670281"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Bahan bakar adalah : segala bahan, baik cair maupun padat yang digunakan sebagai bahan pembakar untuk menjalankan mesin, memasak dan lainnya yang
dipakai untuk usaha.

Bensin adalah : bahan bakar fosil yang jenisnya disebut premium, pertamax dan pertamax plus.

Minyak solar, diesel, dan minyak bakar adalah: kelompok BBM berkadar berat,biasanya digunakan untuk bahan bakar pada mesin diesel.

Minyak tanah adalah : minyak mentah yang meliputi campuran hidrokarbon dengan titik nyala 38°C.

Batu bara adalah : barang tambang dengan nilai kalori kotor di atas 5700 kcal/kg.
Kokas adalah sisa padat, terdiri dari karbon yang diperoleh dari penyulingan minyak bumi yang lebih berat. 
Di sini tidak termasuk sisa padat yang didapat dari
kombinasi batu bara.

Gas dari PGN adalah : gas yang diproduksi oleh perusahaan Gas Negara yang didistribusikan ke rumah tangga/industri melalui suatu jaringan pipa. Gas ini hanya ada di 9 kota, yaitu Medan, pekanbaru, Palembang, Jakarta, Bogor,
Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar.

LPG/Liquified Petroleum Gas adalah : penyaringan hidrokarbon dengan mengupas gas alam pada sumber minyak mentah/gas alam.

Arang adalah : sisa-sisa padat pembakaran kayu.
Kayu bakar adalah jumlah seluruh kayu kasar yang digunakan untuk bahan bakar.

Bahan bakar lainnya adalah : bahan bakar selain yang sudah disebutkan, biasanya dari limbah pertanian; seperti sabut kelapa, tempurung/batok kelapa,jerami/merang/batang padi, kulit padi/sekam, kulit tebu, dsb.

Pelumas adalah : campuran pada penyulingan hidrokarbon, volumenya kurang dari 30% pada suhu 300°C. Minyak ini didapat dari pengilangan minyak mentah dan digunakan untuk pelumasan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V56" name="ECLKGE09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="362" EndPos="369" width="8" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Banyaknya Batubara Untuk Pembangkit Tenaga Listrik
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Banyaknya Batubara Untuk Pembangkit Tenaga Listrik :..........
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya dan nilai bahan bakar dan pelumas yang dipakai selama tahun survei. 
Tuliskan banyaknya serta nilai bahan bakar dan pelumas yang khusus digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik selama tahun survei.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="14426270"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Bahan bakar adalah : segala bahan, baik cair maupun padat yang digunakan sebagai bahan pembakar untuk menjalankan mesin, memasak dan lainnya yang
dipakai untuk usaha.

Bensin adalah : bahan bakar fosil yang jenisnya disebut premium, pertamax dan pertamax plus.

Minyak solar, diesel, dan minyak bakar adalah: kelompok BBM berkadar berat,biasanya digunakan untuk bahan bakar pada mesin diesel.

Minyak tanah adalah : minyak mentah yang meliputi campuran hidrokarbon dengan titik nyala 38°C.

Batu bara adalah : barang tambang dengan nilai kalori kotor di atas 5700 kcal/kg.
Kokas adalah sisa padat, terdiri dari karbon yang diperoleh dari penyulingan minyak bumi yang lebih berat. 
Di sini tidak termasuk sisa padat yang didapat dari
kombinasi batu bara.

Gas dari PGN adalah : gas yang diproduksi oleh perusahaan Gas Negara yang didistribusikan ke rumah tangga/industri melalui suatu jaringan pipa. Gas ini hanya ada di 9 kota, yaitu Medan, pekanbaru, Palembang, Jakarta, Bogor,
Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar.

LPG/Liquified Petroleum Gas adalah : penyaringan hidrokarbon dengan mengupas gas alam pada sumber minyak mentah/gas alam.

Arang adalah : sisa-sisa padat pembakaran kayu.
Kayu bakar adalah jumlah seluruh kayu kasar yang digunakan untuk bahan bakar.

Bahan bakar lainnya adalah : bahan bakar selain yang sudah disebutkan, biasanya dari limbah pertanian; seperti sabut kelapa, tempurung/batok kelapa,jerami/merang/batang padi, kulit padi/sekam, kulit tebu, dsb.

Pelumas adalah : campuran pada penyulingan hidrokarbon, volumenya kurang dari 30% pada suhu 300°C. Minyak ini didapat dari pengilangan minyak mentah dan digunakan untuk pelumasan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V57" name="ECLVCE09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="370" EndPos="378" width="9" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai Batubara Untuk Pembangkit Tenaga Listrik
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai Batubara Untuk Pembangkit Tenaga Listrik : Rp..............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya dan nilai bahan bakar dan pelumas yang dipakai selama tahun survei. 
Tuliskan banyaknya serta nilai bahan bakar dan pelumas yang khusus digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik selama tahun survei.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="156108160"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Bahan bakar adalah : segala bahan, baik cair maupun padat yang digunakan sebagai bahan pembakar untuk menjalankan mesin, memasak dan lainnya yang
dipakai untuk usaha.

Bensin adalah : bahan bakar fosil yang jenisnya disebut premium, pertamax dan pertamax plus.

Minyak solar, diesel, dan minyak bakar adalah: kelompok BBM berkadar berat,biasanya digunakan untuk bahan bakar pada mesin diesel.

Minyak tanah adalah : minyak mentah yang meliputi campuran hidrokarbon dengan titik nyala 38°C.

Batu bara adalah : barang tambang dengan nilai kalori kotor di atas 5700 kcal/kg.
Kokas adalah sisa padat, terdiri dari karbon yang diperoleh dari penyulingan minyak bumi yang lebih berat. 
Di sini tidak termasuk sisa padat yang didapat dari
kombinasi batu bara.

Gas dari PGN adalah : gas yang diproduksi oleh perusahaan Gas Negara yang didistribusikan ke rumah tangga/industri melalui suatu jaringan pipa. Gas ini hanya ada di 9 kota, yaitu Medan, pekanbaru, Palembang, Jakarta, Bogor,
Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar.

LPG/Liquified Petroleum Gas adalah : penyaringan hidrokarbon dengan mengupas gas alam pada sumber minyak mentah/gas alam.

Arang adalah : sisa-sisa padat pembakaran kayu.
Kayu bakar adalah jumlah seluruh kayu kasar yang digunakan untuk bahan bakar.

Bahan bakar lainnya adalah : bahan bakar selain yang sudah disebutkan, biasanya dari limbah pertanian; seperti sabut kelapa, tempurung/batok kelapa,jerami/merang/batang padi, kulit padi/sekam, kulit tebu, dsb.

Pelumas adalah : campuran pada penyulingan hidrokarbon, volumenya kurang dari 30% pada suhu 300°C. Minyak ini didapat dari pengilangan minyak mentah dan digunakan untuk pelumasan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V58" name="EGAM3U09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="379" EndPos="386" width="8" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Banyaknya Seluruh Gas dari PGN
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Banyaknya Seluruh Gas dari PGN :.............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya dan nilai bahan bakar dan pelumas yang dipakai selama tahun survei. 
Tuliskan banyaknya serta nilai bahan bakar dan pelumas yang khusus digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik selama tahun survei.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="70291430"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Bahan bakar adalah : segala bahan, baik cair maupun padat yang digunakan sebagai bahan pembakar untuk menjalankan mesin, memasak dan lainnya yang
dipakai untuk usaha.

Bensin adalah : bahan bakar fosil yang jenisnya disebut premium, pertamax dan pertamax plus.

Minyak solar, diesel, dan minyak bakar adalah: kelompok BBM berkadar berat,biasanya digunakan untuk bahan bakar pada mesin diesel.

Minyak tanah adalah : minyak mentah yang meliputi campuran hidrokarbon dengan titik nyala 38°C.

Batu bara adalah : barang tambang dengan nilai kalori kotor di atas 5700 kcal/kg.
Kokas adalah sisa padat, terdiri dari karbon yang diperoleh dari penyulingan minyak bumi yang lebih berat. 
Di sini tidak termasuk sisa padat yang didapat dari
kombinasi batu bara.

Gas dari PGN adalah : gas yang diproduksi oleh perusahaan Gas Negara yang didistribusikan ke rumah tangga/industri melalui suatu jaringan pipa. Gas ini hanya ada di 9 kota, yaitu Medan, pekanbaru, Palembang, Jakarta, Bogor,
Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar.

LPG/Liquified Petroleum Gas adalah : penyaringan hidrokarbon dengan mengupas gas alam pada sumber minyak mentah/gas alam.

Arang adalah : sisa-sisa padat pembakaran kayu.
Kayu bakar adalah jumlah seluruh kayu kasar yang digunakan untuk bahan bakar.

Bahan bakar lainnya adalah : bahan bakar selain yang sudah disebutkan, biasanya dari limbah pertanian; seperti sabut kelapa, tempurung/batok kelapa,jerami/merang/batang padi, kulit padi/sekam, kulit tebu, dsb.

Pelumas adalah : campuran pada penyulingan hidrokarbon, volumenya kurang dari 30% pada suhu 300°C. Minyak ini didapat dari pengilangan minyak mentah dan digunakan untuk pelumasan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V59" name="EGAVCU09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="387" EndPos="395" width="9" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai Seluruh Gas dari PGN
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai Seluruh Gas dari PGN : Rp............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya dan nilai bahan bakar dan pelumas yang dipakai selama tahun survei. 
Tuliskan banyaknya serta nilai bahan bakar dan pelumas yang khusus digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik selama tahun survei.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="263592861"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Bahan bakar adalah : segala bahan, baik cair maupun padat yang digunakan sebagai bahan pembakar untuk menjalankan mesin, memasak dan lainnya yang
dipakai untuk usaha.

Bensin adalah : bahan bakar fosil yang jenisnya disebut premium, pertamax dan pertamax plus.

Minyak solar, diesel, dan minyak bakar adalah: kelompok BBM berkadar berat,biasanya digunakan untuk bahan bakar pada mesin diesel.

Minyak tanah adalah : minyak mentah yang meliputi campuran hidrokarbon dengan titik nyala 38°C.

Batu bara adalah : barang tambang dengan nilai kalori kotor di atas 5700 kcal/kg.
Kokas adalah sisa padat, terdiri dari karbon yang diperoleh dari penyulingan minyak bumi yang lebih berat. 
Di sini tidak termasuk sisa padat yang didapat dari
kombinasi batu bara.

Gas dari PGN adalah : gas yang diproduksi oleh perusahaan Gas Negara yang didistribusikan ke rumah tangga/industri melalui suatu jaringan pipa. Gas ini hanya ada di 9 kota, yaitu Medan, pekanbaru, Palembang, Jakarta, Bogor,
Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar.

LPG/Liquified Petroleum Gas adalah : penyaringan hidrokarbon dengan mengupas gas alam pada sumber minyak mentah/gas alam.

Arang adalah : sisa-sisa padat pembakaran kayu.
Kayu bakar adalah jumlah seluruh kayu kasar yang digunakan untuk bahan bakar.

Bahan bakar lainnya adalah : bahan bakar selain yang sudah disebutkan, biasanya dari limbah pertanian; seperti sabut kelapa, tempurung/batok kelapa,jerami/merang/batang padi, kulit padi/sekam, kulit tebu, dsb.

Pelumas adalah : campuran pada penyulingan hidrokarbon, volumenya kurang dari 30% pada suhu 300°C. Minyak ini didapat dari pengilangan minyak mentah dan digunakan untuk pelumasan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V60" name="EGAM3E09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="396" EndPos="402" width="7" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Banyaknya Gas dari PGN Untuk Pembangkit Tenaga Listrik
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Banyaknya Gas dari PGN Untuk Pembangkit Tenaga Listrik :..............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya dan nilai bahan bakar dan pelumas yang dipakai selama tahun survei. 
Tuliskan banyaknya serta nilai bahan bakar dan pelumas yang khusus digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik selama tahun survei.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="1403776"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Bahan bakar adalah : segala bahan, baik cair maupun padat yang digunakan sebagai bahan pembakar untuk menjalankan mesin, memasak dan lainnya yang
dipakai untuk usaha.

Bensin adalah : bahan bakar fosil yang jenisnya disebut premium, pertamax dan pertamax plus.

Minyak solar, diesel, dan minyak bakar adalah: kelompok BBM berkadar berat,biasanya digunakan untuk bahan bakar pada mesin diesel.

Minyak tanah adalah : minyak mentah yang meliputi campuran hidrokarbon dengan titik nyala 38°C.

Batu bara adalah : barang tambang dengan nilai kalori kotor di atas 5700 kcal/kg.
Kokas adalah sisa padat, terdiri dari karbon yang diperoleh dari penyulingan minyak bumi yang lebih berat. 
Di sini tidak termasuk sisa padat yang didapat dari
kombinasi batu bara.

Gas dari PGN adalah : gas yang diproduksi oleh perusahaan Gas Negara yang didistribusikan ke rumah tangga/industri melalui suatu jaringan pipa. Gas ini hanya ada di 9 kota, yaitu Medan, pekanbaru, Palembang, Jakarta, Bogor,
Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar.

LPG/Liquified Petroleum Gas adalah : penyaringan hidrokarbon dengan mengupas gas alam pada sumber minyak mentah/gas alam.

Arang adalah : sisa-sisa padat pembakaran kayu.
Kayu bakar adalah jumlah seluruh kayu kasar yang digunakan untuk bahan bakar.

Bahan bakar lainnya adalah : bahan bakar selain yang sudah disebutkan, biasanya dari limbah pertanian; seperti sabut kelapa, tempurung/batok kelapa,jerami/merang/batang padi, kulit padi/sekam, kulit tebu, dsb.

Pelumas adalah : campuran pada penyulingan hidrokarbon, volumenya kurang dari 30% pada suhu 300°C. Minyak ini didapat dari pengilangan minyak mentah dan digunakan untuk pelumasan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V61" name="EGAVCE09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="403" EndPos="410" width="8" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai Gas dari PGN Untuk Pembangkit Tenaga Listrik
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai Gas dari PGN Untuk Pembangkit Tenaga Listrik : Rp............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya dan nilai bahan bakar dan pelumas yang dipakai selama tahun survei. 
Tuliskan banyaknya serta nilai bahan bakar dan pelumas yang khusus digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik selama tahun survei.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="30034368"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Bahan bakar adalah : segala bahan, baik cair maupun padat yang digunakan sebagai bahan pembakar untuk menjalankan mesin, memasak dan lainnya yang
dipakai untuk usaha.

Bensin adalah : bahan bakar fosil yang jenisnya disebut premium, pertamax dan pertamax plus.

Minyak solar, diesel, dan minyak bakar adalah: kelompok BBM berkadar berat,biasanya digunakan untuk bahan bakar pada mesin diesel.

Minyak tanah adalah : minyak mentah yang meliputi campuran hidrokarbon dengan titik nyala 38°C.

Batu bara adalah : barang tambang dengan nilai kalori kotor di atas 5700 kcal/kg.
Kokas adalah sisa padat, terdiri dari karbon yang diperoleh dari penyulingan minyak bumi yang lebih berat. 
Di sini tidak termasuk sisa padat yang didapat dari
kombinasi batu bara.

Gas dari PGN adalah : gas yang diproduksi oleh perusahaan Gas Negara yang didistribusikan ke rumah tangga/industri melalui suatu jaringan pipa. Gas ini hanya ada di 9 kota, yaitu Medan, pekanbaru, Palembang, Jakarta, Bogor,
Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar.

LPG/Liquified Petroleum Gas adalah : penyaringan hidrokarbon dengan mengupas gas alam pada sumber minyak mentah/gas alam.

Arang adalah : sisa-sisa padat pembakaran kayu.
Kayu bakar adalah jumlah seluruh kayu kasar yang digunakan untuk bahan bakar.

Bahan bakar lainnya adalah : bahan bakar selain yang sudah disebutkan, biasanya dari limbah pertanian; seperti sabut kelapa, tempurung/batok kelapa,jerami/merang/batang padi, kulit padi/sekam, kulit tebu, dsb.

Pelumas adalah : campuran pada penyulingan hidrokarbon, volumenya kurang dari 30% pada suhu 300°C. Minyak ini didapat dari pengilangan minyak mentah dan digunakan untuk pelumasan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V62" name="ELPKGU09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="411" EndPos="417" width="7" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Banyaknya Seluruh LPG
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Banyaknya Seluruh LPG :............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya dan nilai bahan bakar dan pelumas yang dipakai selama tahun survei. 
Tuliskan banyaknya serta nilai bahan bakar dan pelumas yang khusus digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik selama tahun survei.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="8075377"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Bahan bakar adalah : segala bahan, baik cair maupun padat yang digunakan sebagai bahan pembakar untuk menjalankan mesin, memasak dan lainnya yang
dipakai untuk usaha.

Bensin adalah : bahan bakar fosil yang jenisnya disebut premium, pertamax dan pertamax plus.

Minyak solar, diesel, dan minyak bakar adalah: kelompok BBM berkadar berat,biasanya digunakan untuk bahan bakar pada mesin diesel.

Minyak tanah adalah : minyak mentah yang meliputi campuran hidrokarbon dengan titik nyala 38°C.

Batu bara adalah : barang tambang dengan nilai kalori kotor di atas 5700 kcal/kg.
Kokas adalah sisa padat, terdiri dari karbon yang diperoleh dari penyulingan minyak bumi yang lebih berat. 
Di sini tidak termasuk sisa padat yang didapat dari
kombinasi batu bara.

Gas dari PGN adalah : gas yang diproduksi oleh perusahaan Gas Negara yang didistribusikan ke rumah tangga/industri melalui suatu jaringan pipa. Gas ini hanya ada di 9 kota, yaitu Medan, pekanbaru, Palembang, Jakarta, Bogor,
Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar.

LPG/Liquified Petroleum Gas adalah : penyaringan hidrokarbon dengan mengupas gas alam pada sumber minyak mentah/gas alam.

Arang adalah : sisa-sisa padat pembakaran kayu.
Kayu bakar adalah jumlah seluruh kayu kasar yang digunakan untuk bahan bakar.

Bahan bakar lainnya adalah : bahan bakar selain yang sudah disebutkan, biasanya dari limbah pertanian; seperti sabut kelapa, tempurung/batok kelapa,jerami/merang/batang padi, kulit padi/sekam, kulit tebu, dsb.

Pelumas adalah : campuran pada penyulingan hidrokarbon, volumenya kurang dari 30% pada suhu 300°C. Minyak ini didapat dari pengilangan minyak mentah dan digunakan untuk pelumasan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V63" name="ELPVCU09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="418" EndPos="426" width="9" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai Seluruh LPG
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai Seluruh LPG : Rp............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya dan nilai bahan bakar dan pelumas yang dipakai selama tahun survei. 
Tuliskan banyaknya serta nilai bahan bakar dan pelumas yang khusus digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik selama tahun survei.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="173404880"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Bahan bakar adalah : segala bahan, baik cair maupun padat yang digunakan sebagai bahan pembakar untuk menjalankan mesin, memasak dan lainnya yang
dipakai untuk usaha.

Bensin adalah : bahan bakar fosil yang jenisnya disebut premium, pertamax dan pertamax plus.

Minyak solar, diesel, dan minyak bakar adalah: kelompok BBM berkadar berat,biasanya digunakan untuk bahan bakar pada mesin diesel.

Minyak tanah adalah : minyak mentah yang meliputi campuran hidrokarbon dengan titik nyala 38°C.

Batu bara adalah : barang tambang dengan nilai kalori kotor di atas 5700 kcal/kg.
Kokas adalah sisa padat, terdiri dari karbon yang diperoleh dari penyulingan minyak bumi yang lebih berat. 
Di sini tidak termasuk sisa padat yang didapat dari
kombinasi batu bara.

Gas dari PGN adalah : gas yang diproduksi oleh perusahaan Gas Negara yang didistribusikan ke rumah tangga/industri melalui suatu jaringan pipa. Gas ini hanya ada di 9 kota, yaitu Medan, pekanbaru, Palembang, Jakarta, Bogor,
Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar.

LPG/Liquified Petroleum Gas adalah : penyaringan hidrokarbon dengan mengupas gas alam pada sumber minyak mentah/gas alam.

Arang adalah : sisa-sisa padat pembakaran kayu.
Kayu bakar adalah jumlah seluruh kayu kasar yang digunakan untuk bahan bakar.

Bahan bakar lainnya adalah : bahan bakar selain yang sudah disebutkan, biasanya dari limbah pertanian; seperti sabut kelapa, tempurung/batok kelapa,jerami/merang/batang padi, kulit padi/sekam, kulit tebu, dsb.

Pelumas adalah : campuran pada penyulingan hidrokarbon, volumenya kurang dari 30% pada suhu 300°C. Minyak ini didapat dari pengilangan minyak mentah dan digunakan untuk pelumasan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V64" name="ELPKGE09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="427" EndPos="431" width="5" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Banyaknya LPG Untuk Pembangkit Tenaga Listrik
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Banyaknya LPG Untuk Pembangkit Tenaga Listrik :............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya dan nilai bahan bakar dan pelumas yang dipakai selama tahun survei. 
Tuliskan banyaknya serta nilai bahan bakar dan pelumas yang khusus digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik selama tahun survei.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="60000"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Bahan bakar adalah : segala bahan, baik cair maupun padat yang digunakan sebagai bahan pembakar untuk menjalankan mesin, memasak dan lainnya yang
dipakai untuk usaha.

Bensin adalah : bahan bakar fosil yang jenisnya disebut premium, pertamax dan pertamax plus.

Minyak solar, diesel, dan minyak bakar adalah: kelompok BBM berkadar berat,biasanya digunakan untuk bahan bakar pada mesin diesel.

Minyak tanah adalah : minyak mentah yang meliputi campuran hidrokarbon dengan titik nyala 38°C.

Batu bara adalah : barang tambang dengan nilai kalori kotor di atas 5700 kcal/kg.
Kokas adalah sisa padat, terdiri dari karbon yang diperoleh dari penyulingan minyak bumi yang lebih berat. 
Di sini tidak termasuk sisa padat yang didapat dari
kombinasi batu bara.

Gas dari PGN adalah : gas yang diproduksi oleh perusahaan Gas Negara yang didistribusikan ke rumah tangga/industri melalui suatu jaringan pipa. Gas ini hanya ada di 9 kota, yaitu Medan, pekanbaru, Palembang, Jakarta, Bogor,
Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar.

LPG/Liquified Petroleum Gas adalah : penyaringan hidrokarbon dengan mengupas gas alam pada sumber minyak mentah/gas alam.

Arang adalah : sisa-sisa padat pembakaran kayu.
Kayu bakar adalah jumlah seluruh kayu kasar yang digunakan untuk bahan bakar.

Bahan bakar lainnya adalah : bahan bakar selain yang sudah disebutkan, biasanya dari limbah pertanian; seperti sabut kelapa, tempurung/batok kelapa,jerami/merang/batang padi, kulit padi/sekam, kulit tebu, dsb.

Pelumas adalah : campuran pada penyulingan hidrokarbon, volumenya kurang dari 30% pada suhu 300°C. Minyak ini didapat dari pengilangan minyak mentah dan digunakan untuk pelumasan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V65" name="ELPVCE09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="432" EndPos="437" width="6" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai LPG Untuk Pembangkit Tenaga Listrik
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai LPG Untuk Pembangkit Tenaga Listrik : Rp..........
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya dan nilai bahan bakar dan pelumas yang dipakai selama tahun survei. 
Tuliskan banyaknya serta nilai bahan bakar dan pelumas yang khusus digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik selama tahun survei.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="550000"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Bahan bakar adalah : segala bahan, baik cair maupun padat yang digunakan sebagai bahan pembakar untuk menjalankan mesin, memasak dan lainnya yang
dipakai untuk usaha.

Bensin adalah : bahan bakar fosil yang jenisnya disebut premium, pertamax dan pertamax plus.

Minyak solar, diesel, dan minyak bakar adalah: kelompok BBM berkadar berat,biasanya digunakan untuk bahan bakar pada mesin diesel.

Minyak tanah adalah : minyak mentah yang meliputi campuran hidrokarbon dengan titik nyala 38°C.

Batu bara adalah : barang tambang dengan nilai kalori kotor di atas 5700 kcal/kg.
Kokas adalah sisa padat, terdiri dari karbon yang diperoleh dari penyulingan minyak bumi yang lebih berat. 
Di sini tidak termasuk sisa padat yang didapat dari
kombinasi batu bara.

Gas dari PGN adalah : gas yang diproduksi oleh perusahaan Gas Negara yang didistribusikan ke rumah tangga/industri melalui suatu jaringan pipa. Gas ini hanya ada di 9 kota, yaitu Medan, pekanbaru, Palembang, Jakarta, Bogor,
Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar.

LPG/Liquified Petroleum Gas adalah : penyaringan hidrokarbon dengan mengupas gas alam pada sumber minyak mentah/gas alam.

Arang adalah : sisa-sisa padat pembakaran kayu.
Kayu bakar adalah jumlah seluruh kayu kasar yang digunakan untuk bahan bakar.

Bahan bakar lainnya adalah : bahan bakar selain yang sudah disebutkan, biasanya dari limbah pertanian; seperti sabut kelapa, tempurung/batok kelapa,jerami/merang/batang padi, kulit padi/sekam, kulit tebu, dsb.

Pelumas adalah : campuran pada penyulingan hidrokarbon, volumenya kurang dari 30% pada suhu 300°C. Minyak ini didapat dari pengilangan minyak mentah dan digunakan untuk pelumasan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V66" name="ENCVCU09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="438" EndPos="447" width="10" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai Bahan Bakar Lainnya
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai Bahan Bakar Lainnya : Rp.........
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya dan nilai bahan bakar dan pelumas yang dipakai selama tahun survei. 
Tuliskan banyaknya serta nilai bahan bakar dan pelumas yang khusus digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik selama tahun survei.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="-1" max="2351808516"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Bahan bakar adalah : segala bahan, baik cair maupun padat yang digunakan sebagai bahan pembakar untuk menjalankan mesin, memasak dan lainnya yang
dipakai untuk usaha.

Bensin adalah : bahan bakar fosil yang jenisnya disebut premium, pertamax dan pertamax plus.

Minyak solar, diesel, dan minyak bakar adalah: kelompok BBM berkadar berat,biasanya digunakan untuk bahan bakar pada mesin diesel.

Minyak tanah adalah : minyak mentah yang meliputi campuran hidrokarbon dengan titik nyala 38°C.

Batu bara adalah : barang tambang dengan nilai kalori kotor di atas 5700 kcal/kg.
Kokas adalah sisa padat, terdiri dari karbon yang diperoleh dari penyulingan minyak bumi yang lebih berat. 
Di sini tidak termasuk sisa padat yang didapat dari
kombinasi batu bara.

Gas dari PGN adalah : gas yang diproduksi oleh perusahaan Gas Negara yang didistribusikan ke rumah tangga/industri melalui suatu jaringan pipa. Gas ini hanya ada di 9 kota, yaitu Medan, pekanbaru, Palembang, Jakarta, Bogor,
Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar.

LPG/Liquified Petroleum Gas adalah : penyaringan hidrokarbon dengan mengupas gas alam pada sumber minyak mentah/gas alam.

Arang adalah : sisa-sisa padat pembakaran kayu.
Kayu bakar adalah jumlah seluruh kayu kasar yang digunakan untuk bahan bakar.

Bahan bakar lainnya adalah : bahan bakar selain yang sudah disebutkan, biasanya dari limbah pertanian; seperti sabut kelapa, tempurung/batok kelapa,jerami/merang/batang padi, kulit padi/sekam, kulit tebu, dsb.

Pelumas adalah : campuran pada penyulingan hidrokarbon, volumenya kurang dari 30% pada suhu 300°C. Minyak ini didapat dari pengilangan minyak mentah dan digunakan untuk pelumasan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V67" name="ENCVCE09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="448" EndPos="456" width="9" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai Bahan Bakar Lainnya untuk Pembangkit Tenaga Listrik
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai Bahan Bakar Lainnya untuk Pembangkit Tenaga Listrik : Rp............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya dan nilai bahan bakar dan pelumas yang dipakai selama tahun survei. 
Tuliskan banyaknya serta nilai bahan bakar dan pelumas yang khusus digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik selama tahun survei.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="538018606"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Bahan bakar adalah : segala bahan, baik cair maupun padat yang digunakan sebagai bahan pembakar untuk menjalankan mesin, memasak dan lainnya yang
dipakai untuk usaha.

Bensin adalah : bahan bakar fosil yang jenisnya disebut premium, pertamax dan pertamax plus.

Minyak solar, diesel, dan minyak bakar adalah: kelompok BBM berkadar berat,biasanya digunakan untuk bahan bakar pada mesin diesel.

Minyak tanah adalah : minyak mentah yang meliputi campuran hidrokarbon dengan titik nyala 38°C.

Batu bara adalah : barang tambang dengan nilai kalori kotor di atas 5700 kcal/kg.
Kokas adalah sisa padat, terdiri dari karbon yang diperoleh dari penyulingan minyak bumi yang lebih berat. 
Di sini tidak termasuk sisa padat yang didapat dari
kombinasi batu bara.

Gas dari PGN adalah : gas yang diproduksi oleh perusahaan Gas Negara yang didistribusikan ke rumah tangga/industri melalui suatu jaringan pipa. Gas ini hanya ada di 9 kota, yaitu Medan, pekanbaru, Palembang, Jakarta, Bogor,
Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar.

LPG/Liquified Petroleum Gas adalah : penyaringan hidrokarbon dengan mengupas gas alam pada sumber minyak mentah/gas alam.

Arang adalah : sisa-sisa padat pembakaran kayu.
Kayu bakar adalah jumlah seluruh kayu kasar yang digunakan untuk bahan bakar.

Bahan bakar lainnya adalah : bahan bakar selain yang sudah disebutkan, biasanya dari limbah pertanian; seperti sabut kelapa, tempurung/batok kelapa,jerami/merang/batang padi, kulit padi/sekam, kulit tebu, dsb.

Pelumas adalah : campuran pada penyulingan hidrokarbon, volumenya kurang dari 30% pada suhu 300°C. Minyak ini didapat dari pengilangan minyak mentah dan digunakan untuk pelumasan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V68" name="ELULIU09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="457" EndPos="463" width="7" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Banyaknya Seluruh Pelumas
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Banyaknya Seluruh Pelumas :.............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya dan nilai bahan bakar dan pelumas yang dipakai selama tahun survei. 
Tuliskan banyaknya serta nilai bahan bakar dan pelumas yang khusus digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik selama tahun survei.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="7141000"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Bahan bakar adalah : segala bahan, baik cair maupun padat yang digunakan sebagai bahan pembakar untuk menjalankan mesin, memasak dan lainnya yang
dipakai untuk usaha.

Bensin adalah : bahan bakar fosil yang jenisnya disebut premium, pertamax dan pertamax plus.

Minyak solar, diesel, dan minyak bakar adalah: kelompok BBM berkadar berat,biasanya digunakan untuk bahan bakar pada mesin diesel.

Minyak tanah adalah : minyak mentah yang meliputi campuran hidrokarbon dengan titik nyala 38°C.

Batu bara adalah : barang tambang dengan nilai kalori kotor di atas 5700 kcal/kg.
Kokas adalah sisa padat, terdiri dari karbon yang diperoleh dari penyulingan minyak bumi yang lebih berat. 
Di sini tidak termasuk sisa padat yang didapat dari
kombinasi batu bara.

Gas dari PGN adalah : gas yang diproduksi oleh perusahaan Gas Negara yang didistribusikan ke rumah tangga/industri melalui suatu jaringan pipa. Gas ini hanya ada di 9 kota, yaitu Medan, pekanbaru, Palembang, Jakarta, Bogor,
Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar.

LPG/Liquified Petroleum Gas adalah : penyaringan hidrokarbon dengan mengupas gas alam pada sumber minyak mentah/gas alam.

Arang adalah : sisa-sisa padat pembakaran kayu.
Kayu bakar adalah jumlah seluruh kayu kasar yang digunakan untuk bahan bakar.

Bahan bakar lainnya adalah : bahan bakar selain yang sudah disebutkan, biasanya dari limbah pertanian; seperti sabut kelapa, tempurung/batok kelapa,jerami/merang/batang padi, kulit padi/sekam, kulit tebu, dsb.

Pelumas adalah : campuran pada penyulingan hidrokarbon, volumenya kurang dari 30% pada suhu 300°C. Minyak ini didapat dari pengilangan minyak mentah dan digunakan untuk pelumasan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V69" name="ELUVCU09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="464" EndPos="472" width="9" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai Seluruh Pelumas
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai Seluruh Pelumas : Rp...........
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya dan nilai bahan bakar dan pelumas yang dipakai selama tahun survei. 
Tuliskan banyaknya serta nilai bahan bakar dan pelumas yang khusus digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik selama tahun survei.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="113448545"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Bahan bakar adalah : segala bahan, baik cair maupun padat yang digunakan sebagai bahan pembakar untuk menjalankan mesin, memasak dan lainnya yang
dipakai untuk usaha.

Bensin adalah : bahan bakar fosil yang jenisnya disebut premium, pertamax dan pertamax plus.

Minyak solar, diesel, dan minyak bakar adalah: kelompok BBM berkadar berat,biasanya digunakan untuk bahan bakar pada mesin diesel.

Minyak tanah adalah : minyak mentah yang meliputi campuran hidrokarbon dengan titik nyala 38°C.

Batu bara adalah : barang tambang dengan nilai kalori kotor di atas 5700 kcal/kg.
Kokas adalah sisa padat, terdiri dari karbon yang diperoleh dari penyulingan minyak bumi yang lebih berat. 
Di sini tidak termasuk sisa padat yang didapat dari
kombinasi batu bara.

Gas dari PGN adalah : gas yang diproduksi oleh perusahaan Gas Negara yang didistribusikan ke rumah tangga/industri melalui suatu jaringan pipa. Gas ini hanya ada di 9 kota, yaitu Medan, pekanbaru, Palembang, Jakarta, Bogor,
Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar.

LPG/Liquified Petroleum Gas adalah : penyaringan hidrokarbon dengan mengupas gas alam pada sumber minyak mentah/gas alam.

Arang adalah : sisa-sisa padat pembakaran kayu.
Kayu bakar adalah jumlah seluruh kayu kasar yang digunakan untuk bahan bakar.

Bahan bakar lainnya adalah : bahan bakar selain yang sudah disebutkan, biasanya dari limbah pertanian; seperti sabut kelapa, tempurung/batok kelapa,jerami/merang/batang padi, kulit padi/sekam, kulit tebu, dsb.

Pelumas adalah : campuran pada penyulingan hidrokarbon, volumenya kurang dari 30% pada suhu 300°C. Minyak ini didapat dari pengilangan minyak mentah dan digunakan untuk pelumasan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V70" name="ELULIE09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="473" EndPos="478" width="6" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Banyaknya Pelumas Untuk Pembangkit Tenaga Listrik
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Banyaknya Pelumas Untuk Pembangkit Tenaga Listrik :...........
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya dan nilai bahan bakar dan pelumas yang dipakai selama tahun survei. 
Tuliskan banyaknya serta nilai bahan bakar dan pelumas yang khusus digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik selama tahun survei.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="500498"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Bahan bakar adalah : segala bahan, baik cair maupun padat yang digunakan sebagai bahan pembakar untuk menjalankan mesin, memasak dan lainnya yang
dipakai untuk usaha.

Bensin adalah : bahan bakar fosil yang jenisnya disebut premium, pertamax dan pertamax plus.

Minyak solar, diesel, dan minyak bakar adalah: kelompok BBM berkadar berat,biasanya digunakan untuk bahan bakar pada mesin diesel.

Minyak tanah adalah : minyak mentah yang meliputi campuran hidrokarbon dengan titik nyala 38°C.

Batu bara adalah : barang tambang dengan nilai kalori kotor di atas 5700 kcal/kg.
Kokas adalah sisa padat, terdiri dari karbon yang diperoleh dari penyulingan minyak bumi yang lebih berat. 
Di sini tidak termasuk sisa padat yang didapat dari
kombinasi batu bara.

Gas dari PGN adalah : gas yang diproduksi oleh perusahaan Gas Negara yang didistribusikan ke rumah tangga/industri melalui suatu jaringan pipa. Gas ini hanya ada di 9 kota, yaitu Medan, pekanbaru, Palembang, Jakarta, Bogor,
Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar.

LPG/Liquified Petroleum Gas adalah : penyaringan hidrokarbon dengan mengupas gas alam pada sumber minyak mentah/gas alam.

Arang adalah : sisa-sisa padat pembakaran kayu.
Kayu bakar adalah jumlah seluruh kayu kasar yang digunakan untuk bahan bakar.

Bahan bakar lainnya adalah : bahan bakar selain yang sudah disebutkan, biasanya dari limbah pertanian; seperti sabut kelapa, tempurung/batok kelapa,jerami/merang/batang padi, kulit padi/sekam, kulit tebu, dsb.

Pelumas adalah : campuran pada penyulingan hidrokarbon, volumenya kurang dari 30% pada suhu 300°C. Minyak ini didapat dari pengilangan minyak mentah dan digunakan untuk pelumasan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V71" name="ELUVCE09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="479" EndPos="486" width="8" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai Pelumas Untuk Pembangkit Tenaga Listrik
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai Pelumas Untuk Pembangkit Tenaga Listrik : Rp..............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya dan nilai bahan bakar dan pelumas yang dipakai selama tahun survei. 
Tuliskan banyaknya serta nilai bahan bakar dan pelumas yang khusus digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik selama tahun survei.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="12815875"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Bahan bakar adalah : segala bahan, baik cair maupun padat yang digunakan sebagai bahan pembakar untuk menjalankan mesin, memasak dan lainnya yang
dipakai untuk usaha.

Bensin adalah : bahan bakar fosil yang jenisnya disebut premium, pertamax dan pertamax plus.

Minyak solar, diesel, dan minyak bakar adalah: kelompok BBM berkadar berat,biasanya digunakan untuk bahan bakar pada mesin diesel.

Minyak tanah adalah : minyak mentah yang meliputi campuran hidrokarbon dengan titik nyala 38°C.

Batu bara adalah : barang tambang dengan nilai kalori kotor di atas 5700 kcal/kg.
Kokas adalah sisa padat, terdiri dari karbon yang diperoleh dari penyulingan minyak bumi yang lebih berat. 
Di sini tidak termasuk sisa padat yang didapat dari
kombinasi batu bara.

Gas dari PGN adalah : gas yang diproduksi oleh perusahaan Gas Negara yang didistribusikan ke rumah tangga/industri melalui suatu jaringan pipa. Gas ini hanya ada di 9 kota, yaitu Medan, pekanbaru, Palembang, Jakarta, Bogor,
Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar.

LPG/Liquified Petroleum Gas adalah : penyaringan hidrokarbon dengan mengupas gas alam pada sumber minyak mentah/gas alam.

Arang adalah : sisa-sisa padat pembakaran kayu.
Kayu bakar adalah jumlah seluruh kayu kasar yang digunakan untuk bahan bakar.

Bahan bakar lainnya adalah : bahan bakar selain yang sudah disebutkan, biasanya dari limbah pertanian; seperti sabut kelapa, tempurung/batok kelapa,jerami/merang/batang padi, kulit padi/sekam, kulit tebu, dsb.

Pelumas adalah : campuran pada penyulingan hidrokarbon, volumenya kurang dari 30% pada suhu 300°C. Minyak ini didapat dari pengilangan minyak mentah dan digunakan untuk pelumasan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V72" name="EFUVCU09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="487" EndPos="496" width="10" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Jumlah seluruh Nilai Bahan Bakar
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Jumlah seluruh Nilai Bahan Bakar : Rp........
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya dan nilai bahan bakar dan pelumas yang dipakai selama tahun survei. 
Tuliskan banyaknya serta nilai bahan bakar dan pelumas yang khusus digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik selama tahun survei.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="2351808516"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Bahan bakar adalah : segala bahan, baik cair maupun padat yang digunakan sebagai bahan pembakar untuk menjalankan mesin, memasak dan lainnya yang
dipakai untuk usaha.

Bensin adalah : bahan bakar fosil yang jenisnya disebut premium, pertamax dan pertamax plus.

Minyak solar, diesel, dan minyak bakar adalah: kelompok BBM berkadar berat,biasanya digunakan untuk bahan bakar pada mesin diesel.

Minyak tanah adalah : minyak mentah yang meliputi campuran hidrokarbon dengan titik nyala 38°C.

Batu bara adalah : barang tambang dengan nilai kalori kotor di atas 5700 kcal/kg.
Kokas adalah sisa padat, terdiri dari karbon yang diperoleh dari penyulingan minyak bumi yang lebih berat. 
Di sini tidak termasuk sisa padat yang didapat dari
kombinasi batu bara.

Gas dari PGN adalah : gas yang diproduksi oleh perusahaan Gas Negara yang didistribusikan ke rumah tangga/industri melalui suatu jaringan pipa. Gas ini hanya ada di 9 kota, yaitu Medan, pekanbaru, Palembang, Jakarta, Bogor,
Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar.

LPG/Liquified Petroleum Gas adalah : penyaringan hidrokarbon dengan mengupas gas alam pada sumber minyak mentah/gas alam.

Arang adalah : sisa-sisa padat pembakaran kayu.
Kayu bakar adalah jumlah seluruh kayu kasar yang digunakan untuk bahan bakar.

Bahan bakar lainnya adalah : bahan bakar selain yang sudah disebutkan, biasanya dari limbah pertanian; seperti sabut kelapa, tempurung/batok kelapa,jerami/merang/batang padi, kulit padi/sekam, kulit tebu, dsb.

Pelumas adalah : campuran pada penyulingan hidrokarbon, volumenya kurang dari 30% pada suhu 300°C. Minyak ini didapat dari pengilangan minyak mentah dan digunakan untuk pelumasan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V73" name="EFUVCE09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="497" EndPos="505" width="9" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Jumlah Nilai Bahan Bakar Untuk Pembangkit Tenaga Listrik
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Jumlah Nilai Bahan Bakar Untuk Pembangkit Tenaga Listrik : Rp..............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya dan nilai bahan bakar dan pelumas yang dipakai selama tahun survei. 
Tuliskan banyaknya serta nilai bahan bakar dan pelumas yang khusus digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik selama tahun survei.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="538851302"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Bahan bakar adalah : segala bahan, baik cair maupun padat yang digunakan sebagai bahan pembakar untuk menjalankan mesin, memasak dan lainnya yang
dipakai untuk usaha.

Bensin adalah : bahan bakar fosil yang jenisnya disebut premium, pertamax dan pertamax plus.

Minyak solar, diesel, dan minyak bakar adalah: kelompok BBM berkadar berat,biasanya digunakan untuk bahan bakar pada mesin diesel.

Minyak tanah adalah : minyak mentah yang meliputi campuran hidrokarbon dengan titik nyala 38°C.

Batu bara adalah : barang tambang dengan nilai kalori kotor di atas 5700 kcal/kg.
Kokas adalah sisa padat, terdiri dari karbon yang diperoleh dari penyulingan minyak bumi yang lebih berat. 
Di sini tidak termasuk sisa padat yang didapat dari
kombinasi batu bara.

Gas dari PGN adalah : gas yang diproduksi oleh perusahaan Gas Negara yang didistribusikan ke rumah tangga/industri melalui suatu jaringan pipa. Gas ini hanya ada di 9 kota, yaitu Medan, pekanbaru, Palembang, Jakarta, Bogor,
Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar.

LPG/Liquified Petroleum Gas adalah : penyaringan hidrokarbon dengan mengupas gas alam pada sumber minyak mentah/gas alam.

Arang adalah : sisa-sisa padat pembakaran kayu.
Kayu bakar adalah jumlah seluruh kayu kasar yang digunakan untuk bahan bakar.

Bahan bakar lainnya adalah : bahan bakar selain yang sudah disebutkan, biasanya dari limbah pertanian; seperti sabut kelapa, tempurung/batok kelapa,jerami/merang/batang padi, kulit padi/sekam, kulit tebu, dsb.

Pelumas adalah : campuran pada penyulingan hidrokarbon, volumenya kurang dari 30% pada suhu 300°C. Minyak ini didapat dari pengilangan minyak mentah dan digunakan untuk pelumasan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V74" name="MGENOU09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="506" EndPos="513" width="8" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Banyaknya Generator yang digunakan
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Banyaknya Generator yang digunakan :...........
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          Tuliskan banyaknya generator yang digunakan untuk membangkitkan listrik pada perusahaan/usaha, beserta kapasitasnya.
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="12278096"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Generator adalah : mesin yang mengubah tenaga mekanis menjadi tenaga listrik.

Kapasitas adalah : kemampuan maksimum generator menghasilkan tenaga listrik.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V75" name="MGEKWU09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="514" EndPos="522" width="9" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Kekuatan Generator Yang digunakan
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Kekuatan Generator Yang digunakan : ............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          Tuliskan banyaknya generator yang digunakan untuk membangkitkan listrik pada perusahaan/usaha, beserta kapasitasnya.
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="300250150"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Generator adalah : mesin yang mengubah tenaga mekanis menjadi tenaga listrik.

Kapasitas adalah : kemampuan maksimum generator menghasilkan tenaga listrik.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V76" name="EPLKHU09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="523" EndPos="531" width="9" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Banyaknya Tenaga Listrik yang di beli dari PLN
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Banyaknya Tenaga Listrik yang di beli dari PLN :
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Apabila menggunakan tenaga listrik yang dibeli, tuliskan berapa KWH tenaga listrik yang dibeli dari PLN dan berapa KWH tenaga listrik yang dibeli dari perusahaan non PLN. 
Tuliskan pula nilai pembelian untuk masing-masing sumber pembelian tersebut.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="693286837"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
      <notes>
        <![CDATA[Apabila ada kesulitan mengukur besarnya tenaga listrik yang dibangkitkan, maka
gunakan salah satu pendekatan berikut:
a. Pendekatan bahan bakar 1 liter minyak solar bisa membangkitkan listrik sebanyak 11.33 KWH. 
1 liter minyak diesel bisa menghasilkan 10.39 KWH tenaga listrik, I liter bensin menghasilkan 8.98 KWH, 1 Kg batu bara menghasilkan 6.57 KWH.

b. Pendekatan penggunaan Tenaga listrik yang dibangkitkan = kapasitas generator x jumlah hari pemakaian generator selama satu tahun x rata-rata jam kerja per hari x 80%.]]>
      </notes>
    </var>
    <var ID="V77" name="EPLVCU09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="532" EndPos="541" width="10" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai Tenaga Listrik yang di beli dari PLN
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai Tenaga Listrik yang di beli dari PLN : Rp...........
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Apabila menggunakan tenaga listrik yang dibeli, tuliskan berapa KWH tenaga listrik yang dibeli dari PLN dan berapa KWH tenaga listrik yang dibeli dari perusahaan non PLN. 
Tuliskan pula nilai pembelian untuk masing-masing sumber pembelian tersebut.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="1074594597"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
      <notes>
        <![CDATA[Apabila ada kesulitan mengukur besarnya tenaga listrik yang dibangkitkan, maka
gunakan salah satu pendekatan berikut:
a. Pendekatan bahan bakar 1 liter minyak solar bisa membangkitkan listrik sebanyak 11.33 KWH. 
1 liter minyak diesel bisa menghasilkan 10.39 KWH tenaga listrik, I liter bensin menghasilkan 8.98 KWH, 1 Kg batu bara menghasilkan 6.57 KWH.

b. Pendekatan penggunaan Tenaga listrik yang dibangkitkan = kapasitas generator x jumlah hari pemakaian generator selama satu tahun x rata-rata jam kerja per hari x 80%.]]>
      </notes>
    </var>
    <var ID="V78" name="ENPKHU09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="542" EndPos="551" width="10" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Banyaknya Tenaga Listrik yang di beli dari NON PLN
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Banyaknya Tenaga Listrik yang di beli dari NON PLN :........
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Apabila menggunakan tenaga listrik yang dibeli, tuliskan berapa KWH tenaga listrik yang dibeli dari PLN dan berapa KWH tenaga listrik yang dibeli dari perusahaan non PLN. 
Tuliskan pula nilai pembelian untuk masing-masing sumber pembelian tersebut.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="2059142320"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
      <notes>
        <![CDATA[Apabila ada kesulitan mengukur besarnya tenaga listrik yang dibangkitkan, maka
gunakan salah satu pendekatan berikut:
a. Pendekatan bahan bakar 1 liter minyak solar bisa membangkitkan listrik sebanyak 11.33 KWH. 
1 liter minyak diesel bisa menghasilkan 10.39 KWH tenaga listrik, I liter bensin menghasilkan 8.98 KWH, 1 Kg batu bara menghasilkan 6.57 KWH.

b. Pendekatan penggunaan Tenaga listrik yang dibangkitkan = kapasitas generator x jumlah hari pemakaian generator selama satu tahun x rata-rata jam kerja per hari x 80%.]]>
      </notes>
    </var>
    <var ID="V79" name="ENPVCU09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="552" EndPos="561" width="10" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai Tenaga Listrik yang di beli dari Non PLN
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai Tenaga Listrik yang di beli dari Non PLN : Rp..........
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Apabila menggunakan tenaga listrik yang dibeli, tuliskan berapa KWH tenaga listrik yang dibeli dari PLN dan berapa KWH tenaga listrik yang dibeli dari perusahaan non PLN. 
Tuliskan pula nilai pembelian untuk masing-masing sumber pembelian tersebut.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="3603499060"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
      <notes>
        <![CDATA[Apabila ada kesulitan mengukur besarnya tenaga listrik yang dibangkitkan, maka
gunakan salah satu pendekatan berikut:
a. Pendekatan bahan bakar 1 liter minyak solar bisa membangkitkan listrik sebanyak 11.33 KWH. 
1 liter minyak diesel bisa menghasilkan 10.39 KWH tenaga listrik, I liter bensin menghasilkan 8.98 KWH, 1 Kg batu bara menghasilkan 6.57 KWH.

b. Pendekatan penggunaan Tenaga listrik yang dibangkitkan = kapasitas generator x jumlah hari pemakaian generator selama satu tahun x rata-rata jam kerja per hari x 80%.]]>
      </notes>
    </var>
    <var ID="V80" name="ESGKHU09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="562" EndPos="570" width="9" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Banyaknya Tenaga Listrik yang dibangkitkan sendiri oleh Perusahaan
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Banyaknya Tenaga Listrik yang dibangkitkan sendiri oleh Perusahaan :............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan berapa KWH listrik yang dibangkitkan sendiri.
Apabila pertanyaan ini ada isiannya, maka pertanyaan mengenai bahan bakar yang digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik harus ada isiannya.
Begitu pula sebaliknya.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="575248426"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
      <notes>
        <![CDATA[Apabila ada kesulitan mengukur besarnya tenaga listrik yang dibangkitkan, maka
gunakan salah satu pendekatan berikut:
a. Pendekatan bahan bakar 1 liter minyak solar bisa membangkitkan listrik sebanyak 11.33 KWH. 
1 liter minyak diesel bisa menghasilkan 10.39 KWH tenaga listrik, I liter bensin menghasilkan 8.98 KWH, 1 Kg batu bara menghasilkan 6.57 KWH.

b. Pendekatan penggunaan Tenaga listrik yang dibangkitkan = kapasitas generator x jumlah hari pemakaian generator selama satu tahun x rata-rata jam kerja per hari x 80%.]]>
      </notes>
    </var>
    <var ID="V81" name="OELKHU09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="571" EndPos="578" width="8" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Banyaknya Tenaga Listrik yang Dijual
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Banyaknya Tenaga Listrik yang Dijual :..........
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Apabila perusahaan menjual listrik yang di bangkitkannya, tuliskan berapa KWH tenaga listrik yang dijual dan berapa nilainya.

Tenaga listrik yang dijual tidak boleh lebih besar dari tenaga listrik yang dibangkitkan.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="15646464"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
      <notes>
        <![CDATA[Apabila ada kesulitan mengukur besarnya tenaga listrik yang dibangkitkan, maka
gunakan salah satu pendekatan berikut:
a. Pendekatan bahan bakar 1 liter minyak solar bisa membangkitkan listrik sebanyak 11.33 KWH. 
1 liter minyak diesel bisa menghasilkan 10.39 KWH tenaga listrik, I liter bensin menghasilkan 8.98 KWH, 1 Kg batu bara menghasilkan 6.57 KWH.

b. Pendekatan penggunaan Tenaga listrik yang dibangkitkan = kapasitas generator x jumlah hari pemakaian generator selama satu tahun x rata-rata jam kerja per hari x 80%.]]>
      </notes>
    </var>
    <var ID="V82" name="YELVCU09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="579" EndPos="586" width="8" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai Tenaga Listrik Yang Dijual
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai Tenaga Listrik Yang Dijual : Rp...........
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Apabila perusahaan menjual listrik yang di bangkitkannya, tuliskan berapa KWH tenaga listrik yang dijual dan berapa nilainya.

Tenaga listrik yang dijual tidak boleh lebih besar dari tenaga listrik yang dibangkitkan.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="28945958"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
      <notes>
        <![CDATA[Apabila ada kesulitan mengukur besarnya tenaga listrik yang dibangkitkan, maka
gunakan salah satu pendekatan berikut:
a. Pendekatan bahan bakar 1 liter minyak solar bisa membangkitkan listrik sebanyak 11.33 KWH. 
1 liter minyak diesel bisa menghasilkan 10.39 KWH tenaga listrik, I liter bensin menghasilkan 8.98 KWH, 1 Kg batu bara menghasilkan 6.57 KWH.

b. Pendekatan penggunaan Tenaga listrik yang dibangkitkan = kapasitas generator x jumlah hari pemakaian generator selama satu tahun x rata-rata jam kerja per hari x 80%.]]>
      </notes>
    </var>
    <var ID="V83" name="IBRVCU09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="587" EndPos="595" width="9" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai Pengeluaran untuk sewa atau kontrak Gedung, mesin, serta alat-alat
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          <![CDATA[Pengeluaran untuk sewa atau kontrak
1. Nilai Gedung, mesin, serta alat-alat : Rp........]]>
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          Tuliskan pengeluaran-pengeluaran lain sesuai dengan jenisnya.
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="576742552"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Pengeluaran untuk sewa atau kontrak meliputi sewa gedung, tanah, mesin, serta peralatan. Pembayaran sewa untuk jangka waktu lebih dari satu tahun agar
dituliskan untuk satu tahun survei saja.

Kalau tidak ada pembayaran sewa karena sudah dibayarkan tahun sebelumnya atau belum dibayarkan, akan tetapi pada tahun tersebut menggunakan barang hasil sewaan, maka isikan perkiraan biaya sewa untuk satu tahun yang bersangkutan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V84" name="ILRVCU09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="596" EndPos="603" width="8" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        NIlai Pengeluaran untuk sewa atau kontrak Tanah
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          <![CDATA[Pengeluaran untuk sewa atau kontrak
2. Nilai Tanah : Rp...............]]>
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          Tuliskan pengeluaran-pengeluaran lain sesuai dengan jenisnya.
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="40316434"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Pengeluaran untuk sewa atau kontrak meliputi sewa gedung, tanah, mesin, serta peralatan. Pembayaran sewa untuk jangka waktu lebih dari satu tahun agar
dituliskan untuk satu tahun survei saja.

Kalau tidak ada pembayaran sewa karena sudah dibayarkan tahun sebelumnya atau belum dibayarkan, akan tetapi pada tahun tersebut menggunakan barang hasil sewaan, maka isikan perkiraan biaya sewa untuk satu tahun yang bersangkutan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V85" name="ITXVCU09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="604" EndPos="614" width="11" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai Pajak /Tax
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai Pajak /Tax : Rp..........
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          Tuliskan pengeluaran-pengeluaran lain sesuai dengan jenisnya.
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="19243000000"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        Pajak tak langsung misalnya pajak penjualan, ijin perusahaan, PBB, SWDKLLJ, bea balik nama, bea masuk, cukai, dsb.
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V86" name="IISVCU09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="615" EndPos="623" width="9" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai Jasa Industri
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai Jasa Industri : Rp.............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          Tuliskan pengeluaran-pengeluaran lain sesuai dengan jenisnya.
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="407000000"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Jasa industri adalah : biaya yang dikeluarkan untuk ongkos produksi/pengolahan yang dilakukan oleh perusahaan/usaha lain atau pihak lain (makloon). 

Perusahaan hanya menyediakan bahan-bahan serta menerima hasil produksinya.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V87" name="IINVCU09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="624" EndPos="632" width="9" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai Bunga atas Pinjaman
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai Bunga atas Pinjaman : Rp............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          Tuliskan pengeluaran-pengeluaran lain sesuai dengan jenisnya.
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="445230000"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        Bunga atas pinjaman adalah : biaya yang dikeluarkan untuk membayar bunga atas modal pinjaman.
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V88" name="ICOVCU09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="633" EndPos="641" width="9" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai Hadiah, sumbangan, derma dan sejenisnya
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai Hadiah, sumbangan, derma dan sejenisnya : Rp...........
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          Tuliskan pengeluaran-pengeluaran lain sesuai dengan jenisnya.
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="432183475"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        Hadiah, sumbangan, derma, dsb. yang diberikan ke pihak lain, bukan untuk pekerja/karyawan sendiri.
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V89" name="IOTVCU09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="642" EndPos="651" width="10" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai Lainnya
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai Lainnya : Rp............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          Tuliskan pengeluaran-pengeluaran lain sesuai dengan jenisnya.
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="3381160000"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Management fee adalah : biaya kegiatan managemen yang dilakukan pihak lain.

Biaya promosi adalah : biaya yang digunakan dalam kegiatan pemasaran, untuk mempromosikan produk yang dihasilkan agar dikenal konsumen.

Biaya perjalanan dinas adalah : biaya yang dikeluarkan untuk membiayai perjalanan karyawan ke suatu tempat sebagai bagian dari kegiatan perusahaan (tiket, akomodasi, dan uang saku).

Biaya pencegahan pencemaran lingkungan adalah: biaya yang dikeluarkan untuk mengolah limbah yang dihasilkan atau pencemar lain dari kegiatan pabrik agar tidak mencemari/mengganggu lingkungan.

Biaya peningkatan kemampuan SDM adalah : biaya yang dikeluarkan untuk meningkatkan kemampuan pegawai seperti pelatihan, kursus, dsb.

Biaya riset dan pengembangan adalah : pengeluaran untuk kegiatan riset/penelitian dan pengembangan produk atau management.

Biaya rekening air adalah : biaya yang dikeluarkan untuk pembelian air yang digunakan bukan untuk bahan baku.

Biaya telepon, fax, teleks, internet, surat menyurat adalah : biaya yang digunakan untuk korespondensi dan komunikasi lainnya.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
      <notes>
        Termasuk : Biaya representasi, royalti mangement fee, promosi/iklan, air, pos, telepon, fax, perjalanan dinas, pencegahan pencemaran lingkungan, biaya penelitian, biaya peningkatan sdm.
      </notes>
    </var>
    <var ID="V90" name="IT1VCU09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="652" EndPos="662" width="11" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Jumlah nilai Pengeluaran lain selama tahun 2009
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Jumlah nilai Pengeluaran lain selama tahun 2009 : Rp............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          Tuliskan pengeluaran-pengeluaran lain sesuai dengan jenisnya.
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="19700135000"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V91" name="RDNVCU09" files="F1" dcml="11" intrvl="contin">
      <location StartPos="663" EndPos="680" width="18" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai Bahan Baku yang berasal dari Produksi Dalam Negeri
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai Bahan baku yang berasal dari Produksi Dalam Negeri : Rp............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan nama bahan baku dan bahan penolong dan satuan standar yang digunakan sejelas-jelasnya.

Jangan menuliskan nama barang dalam bentuk kode atau istilah yang hanya dimengerti oleh perusahaan.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="18018419617"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Bahan baku adalah : barang yang diolah menjadi bentuk lain.

Bahan penolong adalah : barang lain yang digunakan dalam pemrosesan bahan baku. 

Bahan penolong bukan alat, tetapi berbaur dengan bahan baku dalam proses pengolahan.

Bahan baku/penolong yang digunakan berasal dari impor atau lokal.  

Yang dimaksud impor adalah : asal barang tersebut dari luar negeri, terlepas siapa yang melakukan impor.  

Sedangkan yang dimaksud bahan baku/penolong lokal adalah : bahan baku/penolong yang diproduksi di dalam negeri, terlepas apakah produsen
tersebut milik asing atau bukan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V92" name="RIMVCU09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="681" EndPos="691" width="11" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai Bahan Baku yang berasal dari Impor
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai Bahan Baku yang berasal dari Impor : Rp...........
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan nama bahan baku dan bahan penolong dan satuan standar yang digunakan sejelas-jelasnya.

Jangan menuliskan nama barang dalam bentuk kode atau istilah yang hanya dimengerti oleh perusahaan.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="69908500000"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Bahan baku adalah : barang yang diolah menjadi bentuk lain.

Bahan penolong adalah : barang lain yang digunakan dalam pemrosesan bahan baku. 

Bahan penolong bukan alat, tetapi berbaur dengan bahan baku dalam proses pengolahan.

Bahan baku/penolong yang digunakan berasal dari impor atau lokal.  

Yang dimaksud impor adalah : asal barang tersebut dari luar negeri, terlepas siapa yang melakukan impor.  

Sedangkan yang dimaksud bahan baku/penolong lokal adalah : bahan baku/penolong yang diproduksi di dalam negeri, terlepas apakah produsen
tersebut milik asing atau bukan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V93" name="RTLVCU09" files="F1" dcml="11" intrvl="contin">
      <location StartPos="692" EndPos="709" width="18" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Jumlah Nilai Bahan Baku
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Jumlah Nilai Bahan Baku : Rp.........
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan nama bahan baku dan bahan penolong dan satuan standar yang digunakan sejelas-jelasnya.

Jangan menuliskan nama barang dalam bentuk kode atau istilah yang hanya dimengerti oleh perusahaan.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="72986780000"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Bahan baku adalah : barang yang diolah menjadi bentuk lain.

Bahan penolong adalah : barang lain yang digunakan dalam pemrosesan bahan baku. 

Bahan penolong bukan alat, tetapi berbaur dengan bahan baku dalam proses pengolahan.

Bahan baku/penolong yang digunakan berasal dari impor atau lokal.  

Yang dimaksud impor adalah : asal barang tersebut dari luar negeri, terlepas siapa yang melakukan impor.  

Sedangkan yang dimaksud bahan baku/penolong lokal adalah : bahan baku/penolong yang diproduksi di dalam negeri, terlepas apakah produsen
tersebut milik asing atau bukan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V94" name="EKSPOR09" files="F1" intrvl="discrete">
      <location StartPos="710" EndPos="710" width="1" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Apakah ada produksi yang di ekspor
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Apakah ada produksi yang di ekspor, baik yang di ekspor sendiri atau pihak lain ?
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          Tuliskan apakah ada barang hasil produksi yang diekspor, baik oleh perusahaan sendiri atau pihak lain. Lingkari kode jawaban dan tuliskan kode pada kotak yang tersedia.
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <catgry>
        <catValu>
          1
        </catValu>
        <labl>
          ya
        </labl>
      </catgry>
      <catgry>
        <catValu>
          2
        </catValu>
        <labl>
          Tidak
        </labl>
      </catgry>
      <varFormat type="character" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V95" name="YPRVCU09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="711" EndPos="722" width="12" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai Nama barang yang dihasilkan
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai Nama barang yang dihasilkan : Rp............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          Tuliskan semua nama barang hasil produksi (barang yang dihasilkan) selama tahun survei.
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="135068000000"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V96" name="PRPRCA09" files="F1" dcml="2" intrvl="contin">
      <location StartPos="723" EndPos="727" width="5" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Persentase barang yang di ekspor
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Persentase barang yang di ekspor :.....%
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan persentase realisasi produksi terhadap kapasitas terpasang. 

Apabila perusahaan memproduksi tanpa mesin maka apabila perusahaan sudah menetapkan target awal, realisasi kapasitas produksi bisa lebih dari 100%.

Tetapi jika perusahaan tidak menetapkan target produksinya maka realisasi kapasitas
produksi tidak boleh lebih dari 100%.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="950"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V97" name="YISVCU09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="728" EndPos="737" width="10" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai Pendapatan dari Jasa Industri (makloon)
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai Pendapatan dari Jasa Industri (makloon) : Rp...........
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan pendapatan dari jasa industri perusahaan/usaha, apabila perusahaan/usaha ini menerima upah dari jasa industri (makloon), dalam ribuan
rupiah.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="7546789803"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        Jasa industri (makloon) di sini pada dasarnya adalah: kegiatan pengolahan, tetapi bahan baku berasal dari pihak lain dan hasil olahannya diserahkan kepada pihak pemesan. Perusahaan hanya menerima upah mengolah.
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V98" name="YRNVCU09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="738" EndPos="747" width="10" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai Pendapatan lainnya
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai Pendapatan lainnya : Rp..........
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan pendapatan lainnya yang berasal dari penjualan barang yang tidak diproses, jasa-jasa non industri lainnya, atau penjualan limbah/sampah produksi
dalam ribuan rupiah.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="2631700000"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Keuntungan dari penjualan barang yang tidak mengalami proses pengolahan adalah : barang yang dijual oleh perusahaan dalam bentuk yang sama dengan bentuk pada saat dibeli oleh perusahaan. 
Barang tersebut bisa bahan baku, bahan penolong, pembungkus, dsb.

Pendapatan dari menyewakan barang modal, penerimaan jasa angkutan, dan penerimaan jasa-jasa non industri lainnya. Pendapatan dari hasil menjual limbah/sisa produksi yang tidak terpakai.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V99" name="SRJVCU09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="748" EndPos="758" width="11" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai Awal stok bahan baku, bahan penolong, bahan bakar, bahan pembungkus, dan lain-lain
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai Awal stok bahan baku, bahan penolong, bahan bakar, bahan pembungkus, dan lain-lain : Rp.........
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan nilai bahan baku, bahan penolong, bahan bakar, pembungkus, dan bahan lainnya yang tersedia pada awal tahun dan akhir tahun pada sel yang telah
disediakan.
Tuliskan pula nilai selisih stok akhir tahun dengan stok awal tahun.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="10405996125"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V100" name="SRDVCU09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="759" EndPos="769" width="11" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai Akhir stok bahan baku, bahan penolong, bahan bakar, bahan pembungkus, dan lain-lain
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai Akhir stok bahan baku, bahan penolong, bahan bakar, bahan pembungkus, dan lain-lain : Rp...........
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan nilai bahan baku, bahan penolong, bahan bakar, pembungkus, dan bahan lainnya yang tersedia pada awal tahun dan akhir tahun pada sel yang telah
disediakan.
Tuliskan pula nilai selisih stok akhir tahun dengan stok awal tahun.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="14141307441"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V101" name="SRMVCU09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="770" EndPos="780" width="11" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai Awal dan Akhir stok bahan baku, bahan penolong, bahan bakar, bahan pembungkus, dan lain-lain
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai Awal dan Akhir stok bahan baku, bahan penolong, bahan bakar, bahan pembungkus, dan lain-lain : Rp............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan nilai bahan baku, bahan penolong, bahan bakar, pembungkus, dan bahan lainnya yang tersedia pada awal tahun dan akhir tahun pada sel yang telah
disediakan.
Tuliskan pula nilai selisih stok akhir tahun dengan stok awal tahun.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="-1751331277" max="3735311316"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V102" name="SHJVCU09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="781" EndPos="790" width="10" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai Awal stok barang produksi setengah jadi
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai Awal stok barang produksi setengah jadi : Rp..........
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan nilai bahan baku, bahan penolong, bahan bakar, pembungkus, dan bahan lainnya yang tersedia pada awal tahun dan akhir tahun pada sel yang telah
disediakan.
Tuliskan pula nilai selisih stok akhir tahun dengan stok awal tahun.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="4073658839"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Produksi setengah jadi adalah : barang yang masih dikerjakan/diproses oleh perusahaan.

Nilai barang setengah jadi diperkirakan sama dengan jumlah biaya yang dikeluarkan untuk memmbeli bahan baku yang dipakai, ditambah dengan ongkos pengerjaan yang sudah dilakukan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V103" name="SHDVCU09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="791" EndPos="800" width="10" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai Akhir stok barang produksi setengah jadi
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai Akhir stok barang produksi setengah jadi : Rp..........
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan nilai bahan baku, bahan penolong, bahan bakar, pembungkus, dan bahan lainnya yang tersedia pada awal tahun dan akhir tahun pada sel yang telah
disediakan.
Tuliskan pula nilai selisih stok akhir tahun dengan stok awal tahun.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="4151806051"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Produksi setengah jadi adalah : barang yang masih dikerjakan/diproses oleh perusahaan.

Nilai barang setengah jadi diperkirakan sama dengan jumlah biaya yang dikeluarkan untuk memmbeli bahan baku yang dipakai, ditambah dengan ongkos pengerjaan yang sudah dilakukan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V104" name="SHFVCU09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="801" EndPos="811" width="11" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai Awal dan Akhir stok barang produksi setengah jadi
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai Awal dan Akhir stok barang produksi setengah jadi : Rp...........
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan nilai bahan baku, bahan penolong, bahan bakar, pembungkus, dan bahan lainnya yang tersedia pada awal tahun dan akhir tahun pada sel yang telah
disediakan.
Tuliskan pula nilai selisih stok akhir tahun dengan stok awal tahun.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="-1365462342" max="998523207"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Produksi setengah jadi adalah : barang yang masih dikerjakan/diproses oleh perusahaan.

Nilai barang setengah jadi diperkirakan sama dengan jumlah biaya yang dikeluarkan untuk memmbeli bahan baku yang dipakai, ditambah dengan ongkos pengerjaan yang sudah dilakukan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V105" name="SFJVCU09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="812" EndPos="822" width="11" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai Awal stok barang jadi yang dihasilkan
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai Awal stok barang jadi yang dihasilkan : Rp.........
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan nilai bahan baku, bahan penolong, bahan bakar, pembungkus, dan bahan lainnya yang tersedia pada awal tahun dan akhir tahun pada sel yang telah
disediakan.
Tuliskan pula nilai selisih stok akhir tahun dengan stok awal tahun.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="89814400000"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V106" name="SFDVCU09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="823" EndPos="832" width="10" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai Akhir stok barang jadi yang dihasilkan
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai Akhir stok barang jadi yang dihasilkan : Rp...........
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan nilai bahan baku, bahan penolong, bahan bakar, pembungkus, dan bahan lainnya yang tersedia pada awal tahun dan akhir tahun pada sel yang telah
disediakan.
Tuliskan pula nilai selisih stok akhir tahun dengan stok awal tahun.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="4581798461"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V107" name="SFNVCU09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="833" EndPos="844" width="12" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai Awal dan Akhir stok barang jadi yang dihasilkan
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai Awal dan Akhir stok barang jadi yang dihasilkan : Rp............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan nilai bahan baku, bahan penolong, bahan bakar, pembungkus, dan bahan lainnya yang tersedia pada awal tahun dan akhir tahun pada sel yang telah
disediakan.
Tuliskan pula nilai selisih stok akhir tahun dengan stok awal tahun.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="-89706360917" max="2413776000"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V108" name="STJVCU09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="845" EndPos="855" width="11" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Jumlah nilai stok Awal
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Jumlah nilai stok Awal : Rp............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan nilai bahan baku, bahan penolong, bahan bakar, pembungkus, dan bahan lainnya yang tersedia pada awal tahun dan akhir tahun pada sel yang telah
disediakan.
Tuliskan pula nilai selisih stok akhir tahun dengan stok awal tahun.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="89966886934"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V109" name="STDVCU09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="856" EndPos="866" width="11" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Jumlah nilai stok Akhir
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Jumlah nilai stok Akhir : Rp..........
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan nilai bahan baku, bahan penolong, bahan bakar, pembungkus, dan bahan lainnya yang tersedia pada awal tahun dan akhir tahun pada sel yang telah
disediakan.
Tuliskan pula nilai selisih stok akhir tahun dengan stok awal tahun.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="14423380327"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V110" name="STLVCU09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="867" EndPos="878" width="12" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Jumlah nilai stok Awal dan Akhir
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Jumlah nilai stok Awal dan Akhir : Rp.............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan nilai bahan baku, bahan penolong, bahan bakar, pembungkus, dan bahan lainnya yang tersedia pada awal tahun dan akhir tahun pada sel yang telah
disediakan.
Tuliskan pula nilai selisih stok akhir tahun dengan stok awal tahun.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="-89607327715" max="3780528706"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V111" name="CLTTCU09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="879" EndPos="890" width="12" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai Tanah Pembelian/penambahan dan pembuatan/perbaikan besar
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai Tanah Pembelian/penambahan dan pembuatan/perbaikan besar : Rp..............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan nilai penambahan/pembelian/pembuatan/perbaikan besar barang modal yang dilakukan pada tahun yang bersangkutan.
Penambahan ini bisa terdiri dari barang baru dan barang bekas dalam negeri.
Barang bekas yang diimpor dianggap barang baru.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="197371000000"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Perbaikan besar adalah pembaruan yang menjadikan barang modal tersebut bertambah kapasitasnya, mengubah bentuk, atau memperpanjang umur barang modal.

Untuk barang modal yang perbaikannya memerlukan waktu lebih dari satu tahun, maka yang dicatat hanya yang benar-benar terjadi pada tahun yang bersangkutan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V112" name="CLSACU09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="891" EndPos="901" width="11" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai Tanah Penjualan/pengurangan barang modal
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai Tanah Penjualan/pengurangan barang modal : Rp..........
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          Tuliskan nilai penjualan/pengurangan barang modal yang dilakukan pada tahun yang bersangkutan.
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="13530200000"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V113" name="V1101" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="902" EndPos="913" width="12" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai Tanah Taksiran seluruh barang modal tetap menurut harga
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai Tanah Taksiran seluruh barang modal tetap menurut harga berlaku per 31 des 2009 : Rp............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          Tuliskan nilai taksiran untuk tiap-tiap barang modal tetap menurut harga yang berlaku pada akhir tahun survei.
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="268307000000"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V114" name="CBTTCU09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="914" EndPos="924" width="11" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai Gedung Pembelian/penambahan dan pembuatan/perbaikan besar
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai Gedung Pembelian/penambahan dan pembuatan/perbaikan besar : Rp..........
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          Tuliskan nilai taksiran untuk tiap-tiap barang modal tetap menurut harga yang berlaku pada akhir tahun survei.
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="57729000000"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V115" name="CBSACU09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="925" EndPos="935" width="11" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai Gedung Penjualan/pengurangan barang modal
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai Gedung Penjualan/pengurangan barang modal : Rp..........
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          Tuliskan nilai taksiran untuk tiap-tiap barang modal tetap menurut harga yang berlaku pada akhir tahun survei.
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="38289700000"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V116" name="V1103" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="936" EndPos="947" width="12" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai Gedung Taksiran seluruh barang modal tetap menurut harga
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai Gedung Taksiran seluruh barang modal tetap menurut harga : Rp...........
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          Tuliskan nilai taksiran untuk tiap-tiap barang modal tetap menurut harga yang berlaku pada akhir tahun survei.
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="540296000000"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V117" name="CMTTCU09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="948" EndPos="959" width="12" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai Mesin dan perlengkapan Pembelian/penambahan dan pembuatan/perbaikan besar
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai Mesin dan perlengkapan Pembelian/penambahan dan pembuatan/perbaikan besar : Rp..........
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          Tuliskan nilai taksiran untuk tiap-tiap barang modal tetap menurut harga yang berlaku pada akhir tahun survei.
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="532429000000"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V118" name="CMSACU09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="960" EndPos="970" width="11" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        <![CDATA[Nilai Mesin dan perlengkapan  Penjualan/pengurangan barang modal]]>
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          <![CDATA[Nilai Mesin dan perlengkapan  Penjualan/pengurangan barang modal : Rp..........]]>
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          Tuliskan nilai taksiran untuk tiap-tiap barang modal tetap menurut harga yang berlaku pada akhir tahun survei.
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="14665400000"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V119" name="V1106" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="971" EndPos="984" width="14" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai Mesin dan perlengkapan Taksiran seluruh barang modal tetap menurut harga
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai Mesin dan perlengkapan Taksiran seluruh barang modal tetap menurut harga : Rp..........
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          Tuliskan nilai taksiran untuk tiap-tiap barang modal tetap menurut harga yang berlaku pada akhir tahun survei.
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="14463600000000"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V120" name="CVTTCU09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="985" EndPos="995" width="11" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai Kendaraan Pembelian/penambahan dan pembuatan/perbaikan besar
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai Kendaraan Pembelian/penambahan dan pembuatan/perbaikan besar : Rp............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          Tuliskan nilai taksiran untuk tiap-tiap barang modal tetap menurut harga yang berlaku pada akhir tahun survei.
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="12061300000"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V121" name="CVSACU09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="996" EndPos="1005" width="10" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai Kendaraan Penjualan/pengurangan barang modal
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai Kendaraan Penjualan/pengurangan barang modal : Rp............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          Tuliskan nilai taksiran untuk tiap-tiap barang modal tetap menurut harga yang berlaku pada akhir tahun survei.
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="3662860000"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V122" name="V1109" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="1006" EndPos="1016" width="11" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai Kendaraan Taksiran seluruh barang modal tetap menurut harga
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai Kendaraan Taksiran seluruh barang modal tetap menurut harga : Rp..............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          Tuliskan nilai taksiran untuk tiap-tiap barang modal tetap menurut harga yang berlaku pada akhir tahun survei.
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="28598800000"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V123" name="COTTCU09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="1017" EndPos="1027" width="11" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai Lainnya Pembelian/Penambahan dan pembuatan/Perbaikan besar
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai Lainnya Pembelian/Penambahan dan pembuatan/Perbaikan besar : Rp...........
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          Tuliskan nilai taksiran untuk tiap-tiap barang modal tetap menurut harga yang berlaku pada akhir tahun survei.
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="11675380173"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V124" name="COSACU09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="1028" EndPos="1037" width="10" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai Lainnya Penjualan/pengurangan barang modal
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai Lainnya Penjualan/pengurangan barang modal : Rp............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          Tuliskan nilai taksiran untuk tiap-tiap barang modal tetap menurut harga yang berlaku pada akhir tahun survei.
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="4109040000"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V125" name="V1112" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="1038" EndPos="1048" width="11" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai Lainnya Taksiran seluruh barang modal tetap menurut harga
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai Lainnya Taksiran seluruh barang modal tetap menurut harga : Rp............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          Tuliskan nilai taksiran untuk tiap-tiap barang modal tetap menurut harga yang berlaku pada akhir tahun survei.
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="80189900000"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V126" name="CTTTCU09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="1049" EndPos="1060" width="12" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Jumlah Nilai Seluruh Pembelian/Penambahan dan Pembuatan/Perbaikan besar
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Jumlah Nilai Seluruh Pembelian/Penambahan dan Pembuatan/Perbaikan besar : Rp...........
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          Tuliskan nilai taksiran untuk tiap-tiap barang modal tetap menurut harga yang berlaku pada akhir tahun survei.
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="592936560000"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V127" name="CTSACU09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="1061" EndPos="1071" width="11" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        <![CDATA[Jumlah Nilai Seluruh  Penjualan/pengurangan barang modal]]>
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          <![CDATA[Jumlah Nilai Seluruh  Penjualan/pengurangan barang modal : Rp.............]]>
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          Tuliskan nilai taksiran untuk tiap-tiap barang modal tetap menurut harga yang berlaku pada akhir tahun survei.
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="39900377500"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V128" name="V1115" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="1072" EndPos="1085" width="14" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Jumlah Seluruh Nilai Taksiran seluruh barang modal tetap menurut harga
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Jumlah Seluruh Nilai Taksiran seluruh barang modal tetap menurut harga : Rp..........
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          Tuliskan nilai taksiran untuk tiap-tiap barang modal tetap menurut harga yang berlaku pada akhir tahun survei.
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="15290415880000"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V129" name="IINPUT09" files="F1" dcml="10" intrvl="contin">
      <location StartPos="1086" EndPos="1103" width="18" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Cumulative value of all Expenses
      </labl>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="72987121719"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V130" name="OUTPUT09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="1104" EndPos="1115" width="12" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Cumulative value of all Income
      </labl>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="3500" max="135074576832"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V131" name="VTLVCU09" files="F1" dcml="10" intrvl="contin">
      <location StartPos="1116" EndPos="1133" width="18" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Value added
      </labl>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="975" max="62087455113"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        Nilai tambah adalah besarnya nilai output dikurangi besarnya biaya input (biaya antara).
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V132" name="LTMNOU09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="1134" EndPos="1138" width="5" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Jumlah Pekerja laki-laki Produksi dan lainnya
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Jumlah Pekerja laki-laki Produksi dan Pekerja lainnya :.........
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya pekerja/karyawan rata-rata perhari selama satu tahun.

Untuk perusahaan musiman yang mengalami bulan-bulan tidak produksi, rata-rata tenaga kerja dihitung pada bulan-bulan produksi saja.

Perusahaan yang mempunyai kantor pusat, banyaknya pekerja/karyawan di sini tidak termasuk pekerja/karyawan di kantor pusat.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="10486"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Pekerja tak dibayar biasanya adalah : pekerja pemilik dan pekerja keluarga yang ikut aktif di dalam perusahaan/usaha ini, akan tetapi tidak mendapat upah/gaji.
Bagi pekerja keluarga yang bekerja kurang dari sepertiga jam kerja normal di perusahaan/usaha ini, tidak dihitung sebagai pekerja.

Pekerja dibayar adalah : semua pekerja yang biasanya bekerja di perusahaan/usaha dengan menerima upah/gaji secara langsung dari perusahaan/usaha baik berupa uang maupun barang.

Pekerja Produksi adalah : pekerja yang langsung bekerja di dalam proses produksi
atau yang berhubungan dengan itu, yaitu sejak bahan-bahan masuk ke pabrik sampai hasil produksinya keluar dari pabrik.
Contoh pekerja produksi: pengawas yang langsung mengawasi proses produksi, pengemudi forklift di pabrik, pekerja yang melayani, menjaga, dan memelihara mesin-mesin, dsb.

Pekerja lainnya adalah : pekerja selain pekerja produksi, misalnya pimpinan perusahaan, pegawai keuangan, pegawai administrasi, penjaga malam, dsb.
Pekerja di sini tidak termasuk orang yang dibayar hanya berdasarkan komisi, orang yang bekerja sendiri seperti konsultan dan kontraktor, serta pegawai yang bekerja di bukan sektor industri pengolahan seperti pegawai unit perkebunan,
pegawai unit pertambangan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V133" name="LTWNOU09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="1139" EndPos="1143" width="5" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Jumlah Pekerja Perempuan Produksi dan pekerja Lainnya
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Jumlah Pekerja Perempuan Produksi dan pekerja Lainnya : .........
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya pekerja/karyawan rata-rata perhari selama satu tahun.

Untuk perusahaan musiman yang mengalami bulan-bulan tidak produksi, rata-rata tenaga kerja dihitung pada bulan-bulan produksi saja.

Perusahaan yang mempunyai kantor pusat, banyaknya pekerja/karyawan di sini tidak termasuk pekerja/karyawan di kantor pusat.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="28085"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Pekerja tak dibayar biasanya adalah : pekerja pemilik dan pekerja keluarga yang ikut aktif di dalam perusahaan/usaha ini, akan tetapi tidak mendapat upah/gaji.
Bagi pekerja keluarga yang bekerja kurang dari sepertiga jam kerja normal di perusahaan/usaha ini, tidak dihitung sebagai pekerja.

Pekerja dibayar adalah : semua pekerja yang biasanya bekerja di perusahaan/usaha dengan menerima upah/gaji secara langsung dari perusahaan/usaha baik berupa uang maupun barang.

Pekerja Produksi adalah : pekerja yang langsung bekerja di dalam proses produksi
atau yang berhubungan dengan itu, yaitu sejak bahan-bahan masuk ke pabrik sampai hasil produksinya keluar dari pabrik.
Contoh pekerja produksi: pengawas yang langsung mengawasi proses produksi, pengemudi forklift di pabrik, pekerja yang melayani, menjaga, dan memelihara mesin-mesin, dsb.

Pekerja lainnya adalah : pekerja selain pekerja produksi, misalnya pimpinan perusahaan, pegawai keuangan, pegawai administrasi, penjaga malam, dsb.
Pekerja di sini tidak termasuk orang yang dibayar hanya berdasarkan komisi, orang yang bekerja sendiri seperti konsultan dan kontraktor, serta pegawai yang bekerja di bukan sektor industri pengolahan seperti pegawai unit perkebunan,
pegawai unit pertambangan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V134" name="LTLNOU09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="1144" EndPos="1148" width="5" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Jumlah Pekerja Produksi dan Pekerja Lainnya
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Jumlah Pekerja Produksi dan Pekerja Lainnya : ............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan banyaknya pekerja/karyawan rata-rata perhari selama satu tahun.

Untuk perusahaan musiman yang mengalami bulan-bulan tidak produksi, rata-rata tenaga kerja dihitung pada bulan-bulan produksi saja.

Perusahaan yang mempunyai kantor pusat, banyaknya pekerja/karyawan di sini tidak termasuk pekerja/karyawan di kantor pusat.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="20" max="37127"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <txt>
        <![CDATA[Pekerja tak dibayar biasanya adalah : pekerja pemilik dan pekerja keluarga yang ikut aktif di dalam perusahaan/usaha ini, akan tetapi tidak mendapat upah/gaji.
Bagi pekerja keluarga yang bekerja kurang dari sepertiga jam kerja normal di perusahaan/usaha ini, tidak dihitung sebagai pekerja.

Pekerja dibayar adalah : semua pekerja yang biasanya bekerja di perusahaan/usaha dengan menerima upah/gaji secara langsung dari perusahaan/usaha baik berupa uang maupun barang.

Pekerja Produksi adalah : pekerja yang langsung bekerja di dalam proses produksi
atau yang berhubungan dengan itu, yaitu sejak bahan-bahan masuk ke pabrik sampai hasil produksinya keluar dari pabrik.
Contoh pekerja produksi: pengawas yang langsung mengawasi proses produksi, pengemudi forklift di pabrik, pekerja yang melayani, menjaga, dan memelihara mesin-mesin, dsb.

Pekerja lainnya adalah : pekerja selain pekerja produksi, misalnya pimpinan perusahaan, pegawai keuangan, pegawai administrasi, penjaga malam, dsb.
Pekerja di sini tidak termasuk orang yang dibayar hanya berdasarkan komisi, orang yang bekerja sendiri seperti konsultan dan kontraktor, serta pegawai yang bekerja di bukan sektor industri pengolahan seperti pegawai unit perkebunan,
pegawai unit pertambangan.]]>
      </txt>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V135" name="YT1VCU09" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="1149" EndPos="1158" width="10" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        Nilai Pendapatan dari jasa industri(makloon) dan pendapatan lainnya
      </labl>
      <qstn>
        <qstnLit>
          Nilai Pendapatan dari jasa industri(makloon) dan pendapatan lainnya : Rp.............
        </qstnLit>
        <ivuInstr>
          <![CDATA[Tuliskan pendapatan dari jasa industri perusahaan/usaha, apabila perusahaan/usaha ini menerima upah dari jasa industri (makloon), dalam ribuan
rupiah.]]>
        </ivuInstr>
      </qstn>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="7546789803"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V136" name="V136" files="F1" dcml="2" intrvl="contin">
      <location StartPos="1159" EndPos="1163" width="5" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        YT1VCU09
      </labl>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="0" max="100"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
    <var ID="V137" name="PSID" files="F1" dcml="0" intrvl="contin">
      <location StartPos="1164" EndPos="1168" width="5" RecSegNo="1"/>
      <labl>
        PSID
      </labl>
      <valrng>
        <range UNITS="REAL" min="1761" max="69465"/>
      </valrng>
      <sumStat type="vald">
        0
      </sumStat>
      <sumStat type="invd">
        0
      </sumStat>
      <varFormat type="numeric" schema="other"/>
    </var>
  </dataDscr>
</codeBook>
